Pilwako Sungai Penuh Tercoreng, Saat kampanye Fikar-Yos Beberapa Orang Jadi Korban Perang Batu Di Koto Baru

Aksi pelemparan batu yang dilakukan oleh simpatisan salah satu Paslon Pilwako Sungai Penuh. (ist)

SUNGAI PENUH - Kontestasi Pilwako Kota Sungaipenuh tercoreng, setelah kericuhan meledak kembali di Kecamatan Koto Baru. Perang batu antara pendukung Pasangan Calon Walikota (Paslon) nomor urut dua dan massa setempat tak bisa dihindari. Tiga korban terkapar mengalami luka dan lebam kena lemparan batu.

Informasi yang beredar, ada 3 orang korban dari aksi pelemparan batu saat Kampanye salah satu paslon di kecamatan Koto Baru, data yang diperoleh ketiganya mengalami luka dan lebam dibagian dada dan kepala. Ketiga korban diketahui bernama Nasri, Deswar dan Fadil. Ketiganya warga Koto Baru, disamping itu juga ada laporan dari warga yang mengaku satu unit mobil miliknya yang diparkir di garasi depan rumahnya juga mengalami kerusakan sebagai akibat dari aksi pelemparan batu.

Kericuhan terjadi saat kampanye tatap muka/blusukan Paslon 02 Fikar Azami-Yos Adrino di Desa Sri Menanti kecamatan Koto Baru, Kamis, (12/11). Kampanye dimulai pukul 14.00 WIB itu diikuti sekitar 150 orang dari massa pendukung 02.

Baca Juga: Lagi, Untuk Kedua Kalinya Anak Jantan Koto Baru Tolak Kedatangan Fikar-Yos, Mohon Jangan Memaksakan Diri

Video : Video Keributan Saat Kampanye Fikar-Yos di Koto Baru

Sebelumnya  kampanye Paslon 02 di Koto Baru sempat ditolak oleh masyarakat setempat yang mengaku anak jantan dan anak batino 9 luhah Koto Baru. Pihak Paslon 02 ngotot untuk menggelar kampanye, dengan alasan kegiatan kampanye sudah terjadwal dan resmi.

Pada saat paslon 02 hendak memasuki Desa Sri Menanti, terjadi aksi dorong mendorong dan lempar-lemparan yang berlangsung sekitar 10 menit. Aparat keamanan berupaya meredam agar tidak terjadi tindakan anarkis.

Penolakan terhadap Paslon Fikar-Yos yang dilakukan oleh anak jantan Koto Baru. (adz)

Sekitar pukul 15.45 Wib Kapolres Kerinci dan Dandim 0417 Kerinci sempat melakukan mediasi dengan ketua tim kampanye Paslon 02 Fajran. Pihak aparat keamanan minta kampanye di Koto Baru ditunda karena factor keamanan. Sayangnya, permintaan penundaan tersebut tidak diterima dengan alasan bahwa kegiatan kampanye terjadwal dan resmi. 

“Ya, sempat dimediasi Kapolres, tapi ditolak,” kata salah seorang aparat kepolisian di TKP.

Usai solat Ashar, tim kampanye 02 melakukan orasi di Desa Sri Menanti. Pada saat orasi tim kampanye tetap menyerukan maju. Ratusan massa yang menunggu, berupaya menghadang, Dalam penghadangan tersebut suasana kian tak kondusif.

Sementara dari pihak masyarakat setempat, yang mayoritas ibu-ibu yang menunggu juga ikut meneriakan yel-yel dengan nyanyian “Asanyo lahai, Asanyo lahai... (suruh dia pergi_red).”

Baca Juga: Fikar-Yos ditolak di Pesisir Bukit, Zainal : Yang Menolak adalah Murni Masyarakat, Bukan Tim Paslon lain

Sementara ratusan pria berjaga-jaga disetiap pintu masuk. Kabarnya massa kampanye dari pendukung Fiyos membawa massa dari luar Kecamatan Koto Baru masuk,  berupaya menerobos. Disaat itulah batu beterbangan. Baku hantam sempat terjadi. Dari sejumlah video yang beredar di media social terlihat jelas arah lemparan batu. Bahkan ada pelemparan batu dari salah satu rumah warga yang disebut-sebut pro 02.

“Ada yang melempar batu. Pelakunya jelas bukan masyarakat Koto Baru tapi massa dari luar. Kami tidak begitu kenal, tahu-tahu batu sudah beterbangan,” kata Hajri dan Kamhadi Karim warga setempat.

Karena kondisi tidak kondusif, sejumlah masssa berupaya mencari perlindungan. Sementara salah satu warga setempat sempat dikeroyok. Kabarnya, warga korban pengeroyokan itu merupakan simpatisan tim 01.

Menurut informasi dari pihak kepolisian, saat ini kondisi di Koto Baru sudah kondusif. Namun aparat keamanan masih bersiaga. (red)

Related Posts

0 Comments:

Post a Comment


Recent Posts

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Privacy Policy | Disclaimer | Peta Situs