Reses di Desa Sembubuk, Zulkifli I Tampung Berbagai Keluhan Warga

Merdekapost.com - Setelah melaksanakan kegiatan reses di Desa Kedemangan, Anggota DPRD Muaro Jambi Daerah Pemilihan (Dapil) V Jambi Luar Kota (Jaluko), Zulkifli I,SH kembali melanjutkan kegiatan reses di Desa Sembubuk, Kecamatan Jambi Luar Kota, pada Kamis (11/2/2021) siang.

Kegiatan reses yang dilaksanakan politisi Gerindra ini di Desa Sembubuk dihadiri langsung Kepala Desa Sembubuk,  ketua dan anggota BPD, para kepala dusun, Ketua RT, dan ratusan masyarakat Desa Sembubuk.

Zulkifli I dalam sambutannya menyampaikan kepada masyarakat bahwa kegiatan reses anggota DPRD Muaro Jambi diagendakan dua kali dalam satu tahun dengan jumlah titik  reses sebanyak empat lokasi.

“ Hari ini saya reses di Desa Kedemangan dan Desa Sembubuk. Pagi tadi di Desa Kedemangan,” Kata Zulkifli I memulai sambutannya, Kamis (11/2/2021).

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Muaro Jambi ini menghimbau agar masyarakat memanfaatkan agenda reses ini untuk menyampaikan berbagai hal. Baik itu tentang pembangunan insfrastruktur, ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan berbagai aspek lainnya.

“ Harus dimanfaatkan betul, supaya aspirasi dari warga bisa kita bawa untuk diparipurnakan di DPRD,” katanya.

Zulkifli I kemudian mempersilahkan warga untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan yang terjadi di tengah masyarakat Desa Sembubuk. Tidak perlu menunggu lama, Didi Subianto anggota BPD Desa Sembubuk dengan lugas langsung menyampaikan beberapa keluhan. Salah satunya terkait kesulitan warga Desa Sembubuk untuk mendapat gas LPG 3 kilogram bersubsidi.

” Di Desa Sembubuk ini sangat sulit sekali untuk mendapatkan gas LPG 3 kilogram. Gas itu ada, tetapi tidak cukup karena kuota gas untuk Desa Sembubuk sangat minim sekali. Kami minta kuota gas LPG ini dapat ditambah,” kata Didi.

Kepala Sekolah SD 60 yang berdomisili di Desa Sembubuk, Safrina mengusulkan pagar sekolah dasar yang dipimpinnya itu segera dibangun. Usulan pembangunan pagar telah beberapa disampaikan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muaro Jambi, tetapi tidak kunjung terealisasi.

“ Kami mohon bantuan pagar karena dari anggaran dana BOS itu tidak bisa dianggarkan,” ujarnya.

Tak hanya itu, Safrina turut meminta agar gaji tenaga honorer di SD 60 dinaikkan, serta pembayarannya dibebankan pada APBD Muaro Jambi. Fakta yang terjadi selama ini, gaji honorer sangat kecil dan pembayarannya dibebankan pada dana BOS.

“ Kalau bisa ya dinaikkan gajinya. Kasihan, gajinya tidak seberapa. kalau bisa kan dinaikkan dan dianggarkan di APBD, tidak di dana BOS gitu,” ujarnya.

Menanggapi berbagai usulan, keluhan dan aspirasi warga tersebut, Zulkifli I mengatakan bahwa terhadap seluruh poin-poin yang disampaikan itu telah ditampung dan akan disampaikan pada paripurna DPRD Muaro Jambi. Asprasi warga secara bertahap akan diperjuangkan untuk direalisasikan ke depan.

“ Semua usulan dari masyarakat akan Kami rangkum dan Kami bawa ke paripurna dewan, kalau tidak segera terealisasi jangan langsung berkecil hati, yang jelas saya akan berupaya untuk memperjuangkan setiap aspirasi yang disampaikan tersebut,” kata Ketua Fraksi Gerindra DPRD Muaro Jambi ini. (064)

Related Posts

0 Comments:

Posting Komentar


Recent Posts

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Sejarah Kerinci | Peta Situs