Pesan Gubernur Al Haris: Pemkab Muaro Jambi Terus Tingkatkan Pelayanan Publik

 

Gubernur Al Hari menghadiri Paripurna HUT Kabupaten Muaro Jambi ke-23. Foto: 064

Merdekapost.com-Gubernur Jambi, Dr.H.Al Haris,S.Sos.,M.H., berpesan kepada Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi untuk terus meningkatkan pelayanan publik terhadap masyarakat, sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan yang maksimal. Pesan tersebut disampaikan Al Haris pada Rapat Paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muaro Jambi dalam rangka Hari Ulang Tahun ke 23 Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2022, bertempat di Gedung DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Selasa (18/10/2022).


Al Haris mengemukakan, peringatan ulang tahun merupakan momentum untuk evaluasi, mempertahankan hal-hal yang sudah baik bahkan harus meningkatkannya di masa mendatang, serta memperbaiki hal hal yang kurang. Evalusi ini sangat penting, untuk terus meningkatkan kinerja dalam perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan serta pelayanan publik, agar program pembangunan semakin efektif dan efisien, dalam upaya meningkatkan kemajuan dan daya saing daerah, yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.


“Kian hari, ekspektasi dan harapan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik kian tinggi, ini merupakan hal yang positif, sebagai cerminan bahwa masyarakat semakin cerdas, semakin peduli, dan semakin kritis. Ekspektasi tinggi tersebut harus kita respon dengan kinerja tinggi, yakni penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik yang tanggap terhadap kebutuhan masyarakat, transparan, akuntabel, serta adanya inovasi dan terobosan,” ujar Al Haris.


“Sebagai salah satu strategi untuk mempercepat pencapaian tujuan pembangunan di Provinsi Jambi, saya mengajak Kabupaten Muaro Jambi dan seluruh Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi untuk terus meningkatkan sinergi dalam pembangunan guna lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jambi,” tambah Al Haris.


Al Haris memberikan apresiasi berbagai hasil dan capaian pembangunan Kabupaten Muaro Jambi selama ini dengan kerja sama dan sinergi semua pihak terkait, dimana capaian pembangunan itu bukan hanya kerja pemerintah, tetapi juga semua pemangku kepentingan, yakni dunia usaha, akademisi, masyarakat, dan semua pihak terkait, serta Pemerintah Provinsi Jambi terus mendukung pembangunan dan mendorong kemajuan seluruh Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi.


Al Haris menyampaikan alokasi program pembangunan Provinsi Jambi untuk Kabupaten Muaro Jambi pada tahun 2022 ini antara lain: Penyelenggaraan jalan Provinsi, jalan Tempino-Muara Bulian senilai 26 miliar rupiah, Jalan Sungai Duren-Sungai Buluh senilai 7 miliar rupiah dan jalan Sp.Talang Pudak-Suak Kandis senilai 39,6 miliar rupiah dengan multi years contract. Pembangunan Perkuatan Tebing Sungai Suak Kandis senilai 1 miliar rupiah, sedangkan pemeliharaan sungai Candi Muaro Jambi senilai 500 juta rupiah, pembangunan gedung Stadion senilai 15 miliar rupiah secara multi years contract dan pembangunan drainase perkotaan sengeti senilai 1 miliar rupiah.


Al Haris mengajak Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi untuk terus berusaha dalam meningkatkan pengelolaan Kawasan Percandian Muaro Jambi sebagai Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN). Sinergi yang sudah terjalin antara Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Pusat, bersama semua pihak terkait, termasuk dengan kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, dan Presiden Republik Indonesia ke Candi Muaro Jambi bisa membuahkan hasil besar, yaitu alokasi dana ABPN yang semakin besar dalam pengembangan Kawasan Percandian Muaro Jambi sebagai destinasi wisata nasional.


“Sinergi untuk penataan dan pengembangan kawasan Percandian Muaro Jambi juga harus terus kita tingkatkan untuk memperjuangan agar Candi Muaro Jambi masuk dalam UNESCO World Heritage,” kata Al Haris.


Lebih lanjut, Al Haris juga mengharapkan agar pembangunan Kawasan Industri Kemingking yang berlokasi di Kabupaten Muaro Jambi, yang sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional bisa berlangsung lancar. Keberadaan Kawasan Industri Kemingking tentunya akan memberikan multiplier effect, bukan hanya bagi Kabupaten Muaro Jambi tetapi juga bagi Provinsi Jambi, dimana Pemerintah Provinsi Jambi terus mendukung pembangunan Kawasan Industri Kemingking, sesuai dengan kewenangan. (064)

Gubernur Al Haris: Pemrov Jambi Lakukan Pembatasan Angkutan Batubara Sebanyak 3500 Unit

 

Pemrov Jambi Lakukan Pembatasan Angkutan Batubara Sebanyak 3500 Unit. Foto: 064

Merdekapost.com - Gubernur Jambi, Dr.H.Al Haris,S.Sos.,M.H., mengemukakan Pemerintah Provinsi Jambi bekerja sama dengan Kepolisian Daerah Jambi telah memberlakukan pembatasan kendaraan angkutan batubara sebanyak 3.500 unit kendaraan. 


Hal tersebut dikemukakan Al Haris usai menerima Audiensi Forum Rukun Tetangga (RT) Kecamatan Paal Merah Kota Jambi, bertempat di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Jum'at (14/10/2022) malam.


“Kami selaku Pemerintah Provinsi Jambi harus memberikan rasa nyaman kepada masyarakat dan hari ini kita melihat ada keluhan dari masyarakat yang luar biasa yaitu terkait kemacetan beberapa titik ruas jalan di Jambi ini, sehingga perlu solusi yang tepat. Malam hari ini Sekretaris Daerah Provinsi Jambi mengadakan rapat dengan jajaran Polda Jambi dengan hasil yang telah diputuskan bahwa Pemerintah akan mengurangi jumlah kendaraan yang akan mengangkut batubara, dimana pada tahap awal ini akan di uji coba pengurangan sebanyak 3.500 unit kendaraan, sehingga harapannya langkah ini bisa mengurangi secara langsung angkutan batubara yang memadati beberapa titik ruas jalan di Jambi,” ujar Al Haris.


Baca Juga: Hasil Uji Publik Pendataan Tenaga Non ASN Pemkot Sungai Penuh, Cek Namanya Disini


“Angkutan batubara sudah bisa beroperasi kembali dengan pembatasan 3.500 unit kendaraan, dimana kendaraan ini akan dihitung dari mulut-mulut tambang yang berada di Kabupaten Sarolangun, Kabupaten Batanghari dan Kabupaten Tebo. Kendaraan Batubara ini akan mulai jalan dari mulut tambang Kabupaten Sarolangun pada pukul 20.00 wib, kemudian di mulut tambang Koto Boyo Kabupaten Batanghari mulai jalan pada pukul 24.00 wib, yang mana lalu lintas ini akan diatur sedemikian rupa oleh Polda Jambi,” lanjut Al Haris.


Al Haris mengungkapkan Pemerintah Provinsi Jambi akan melakukan pengawalan terkait pembatasan kendaraan angkutan Batubara, nantinya akan ada tim yang menghitung jumlah angkutan batubara yang beroperasi, mulai dari mulut-mulut tambang, Simpang BBC Bulian, Mendalo dan Mestong, dimana ketika angkutan batubara tersebut melebihi kuota yang sudah ditentukan maka kendaraan tersebut akan disuruh putar balik.


“Saya mengintruksikan kepada Dinas Perhubungan Provinsi Jambi untuk mengawal langkah pembatasan kendaraan dan menyiapkan nomor lambung angkutan batubara sehingga ketika ada kendaraan yang melanggar bisa mengatahui identitas perusahaan tersebut,” ungkap Al Haris.


Baca Juga: Rakor SPBE, Sekda Alpian: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Efektif, Transparan dan Akuntabel


Lebih lanjut, Al Haris menuturkan, saat ini Pemerintah Provinsi Jambi sudah berupaya dengan segala langkah dalam membenahi permasalahan angkutan batubara di Provinsi Jambi ini. Salah satunya adalah mulai dari pembangunan jalan dari Simpang Karmeo menuju Kilangan, penggunaan jalur sungai Batanghari dan pembangun jalan khusus batubara dari Dusun Mudo sampai Kilangan.


“Saat ini kita sedang berupaya membangun itu semua, proses jalan Simpang Karmeo sampai kilang Insha Allah akan selesai pada bulan Desember ini. Untuk jalur sungai Batanghari, Pemerintah Provinsi Jambi sudah meminta Kementerian Perhubungan untuk mengeruk sungai Batanghari di 13 titik, serta jalan khusus batubara dari dusun mudo sampai kilangan, masih menunggu izin AMDAL dari Kementerian Lingkungan Hidup selasai nantinya akan segera dibangun,” tutur Al Haris.


“Kita mengharapkan upaya yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Jambi ini berjalan dengan baik sehingga bisa mengurangi kemacetan yang terjadi saat ini sehingga pengguna jalan merasa nyaman, meminimalisir kecelakaan yang terjadi selama ini dan batubara bisa diangkut sampai ke pelabuhan, sehingga membuat Provinsi Jambi menjadi lebih kondusif,” tutup Al Haris.


Baca Juga: Jadwal, Sesi dan Pembagian Hari Tes CAT Panwascam, Cek Disini


Ketua Forum RT Kecamatan Paal Merah, Wandi mengatakan tujuan dari Audiensi Forum Ketua RT Kecamatan Paal Merah ini untuk meminta Pemerintah Provinsi Jambi menertibkan kendaraan batubara yang melintasi kota Jambi khususnya yang berada di Kecamatan Paal Merah karena saat ini kendaraan batubara sudah sangat meresahkan masyarakat dan memenuhi bahu bahu jalan. 

Gubernur Al Haris Harap APBDes Hasilkan Inovasi

Merdekapost.com - Gubernur Jambi, Al Haris mengharapkan, aparatur dan masyarakat desa bisa menghasilkan inovasi dalam pemanfaatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) dengan memedomani aturan yang berlaku serta dengan menerapkan prinsip-prinsip pembangunan ramah lingkungan dan berkelanjutan, agar masyarakat desa semakin maju, sejahtera dan berdaya saing sehingga berakumulasi pada kemajuan daerah dan nasional. 

Hal tersebut disampaikan Gubernur Al Haris saat membuka Workshop Penggunaan APBDes dalam Mendukung Pemberdayaan Masyarakat di Provinsi Jambi, yang berlangsung di Hotel Golden Harvest Kota Jambi, Selasa (4/10/2022).


“Pemerintah Pusat menaruh perhatian besar terhadap pembangunan desa, dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa, begitu juga dengan Pemerintah Provnsi Jambi. Membangun Provinsi Jambi dengan jumlah penduduk lebih kurang 3,6 juta jiwa, perlu kebersamaan dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kesatuan prioritas pemerintah, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang kemudian berkorelasi dengan digulirkanlah dana Desa merupakan bukti kepedulian dan perhatian besar negara dalam pembangunan desa," kata Gubernur Al Haris.


Gubernur Al Haris menuturkan, dana Desa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan bantuan keuangan dari Provinsi Jambi yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta alokasi dana Desa dari APBD Kabupaten. Dana Desa, bantuan keuangan Provinsi, dan alokasi dana Desa yang tergabung dalam APBDes merupakan sumber daya besar dalam pembangunan desa.


“Desa memerlukan kewenangan dalam mengelola hutan yang ada disekitar wilayahnya masing masing, dengan sumber daya yang besar tentu kita harapkan bisa menghasilkan manfaat yang besar pula terhadap peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa," tutur Gubernur Al Haris.


“Supaya APBDes bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, pemerintah memberikan bimbingan dan pendampingan kepada aparatur desa dalam tata kelola dan pemanfaatan dana Desa dan APBDes, melalui sosialisasi regulasi/aturan, supervisi perencanaan dan pelaksanaan, serta pengawasan pelaksanaan APBDes," lanjut Gubernur Al Haris.


Gubernur Al Haris memberikan apresiasi kepada Komunitas Konservasi Indonesia WARSI yang telah melaksanakan workshop penggunaan APBDes dengan tujuan akhir untuk lebih meningkatkan perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakat desa. Pelaksanaan workshop ini akan membuat aparatur dan masyarakat desa semakin cakap dalam mengelola dan menggunakan APBDes, baik dari sisi aturan dan prosedur maupun secara teknis operasionalisasi.


"Kita semua mengharapkan penggunaan APBDes tersebut bisa menjadi pemicu dan pemacu untuk lebih meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa, baik melalui maksimalisasi pelaksanaan program BUMDes, peningkatan pemberdayaan kelompok tani, kelompok pengelola hutan, kelompok usaha, dan sebagainya dalam menjaga hutan hutan bisa menghasilkan sebuah perekonomian bagi masyarakat sekitar," pungkasnya.


Perwakilan Komunitas Konservasi Indonesia WARSI Jambi, Adi Junedi menyampaikan, ada 3 (tiga) hal dalam komposisi pengembangan pemberdayaan masyarakat, pertama adalah mengembangkan kemampuan masyarakat desa, kedua adalah mengubah perilaku masyarakat desa, dan yang terakhir adalah menkondisikan masyarakat kurang mampu untuk ikut memperdayakan diri dan meningkatkan kebersamaan ikut serta program.(*)

Sidak Kantor Pelayanan Provinsi di Tebo, Gubernur Al Haris Berang Kepala UPTD Tak Ngantor

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi, Al Haris melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke kantor Samsat Tebo dan UPTD Kehutanan Tebo, Senin (3/10/2022).


Pertama Gubernur Al Haris melakukan Sidak ke kantor Samsat Tebo. Gubernur Al Haris melakukan pemantauan mulai dari pelayanan hingga sarana pelayanan Kantor Samsat.


Usai melakukan Sidak, Al Haris mengatakan ada beberapa yang perlu dilakukan perbaikan untuk pelayanan Satsat Tebo.


“Kita melihat pelayanan kantor Samsat yang saat ini ada program diskon pajak, tujuannya agar kendaraan lama mati pajak bisa aktif lagi, agar nantinya bertambah daftar objek pajak,” kata Gubernur Al Haris.


“Kita juga melihat sarana dan prasarana, kita melihat ruang mesin cetak plat yang kondisinya sudah tidak layak. Ini perlu kita lakukan pembenahan,” tambahnya.


Usai itu, Gubernur Al Haris didampingi Pj Bupati Tebo Aspan melakukan Sidak ke Kantor UPTD KPHP Kehutanan Tebo Barat dan UPTD KPHP Kehutanan Tebo Timur di Kelurahan Muaro Tebo.


Di dua Kantor UPTD ini Gubernur Al Haris menemukan Kepala UPTD KPHP Tebo Barat Taufik, dan Kepala UPTD KPHP Tebo Timur Oktobrani sama-sama tidak berada di kantor.


Selain Kepala UPTD, pegawai dua kantor UPTD Kehutanan yang masih satu bangunan itu sangat dikit masuk kantor.


“Ini mana dan siapa Kepala UPTD,” kata Gubernur Al Haris kepada pegawai yang masuk.

Dan didapati informasi bahwa Kepala UPTD KPHP Tebo Barat dan KPHP Tebo Timur itu beralasan ada rapat di Jambi.


Gubernur Al Haris langsung menelpon Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, A Bestari dan menanyakan terkait kegiatan rapat di Jambi dan didapati rapat itu berlangsung Selasa besok.


“Ini rapatnya besok, semestinya masih masuk kantor pagi ini. Sore kan bisa ke Jambi,” kata Gubernur Al Haris.


Kepada pegawai UPTD KPHP Tebo Timur dan KPHP Tebo Barat, Gubernur Al Haris berpesan untuk disiplin.


“Tolong masuk kantor iya, nanti kami evaluasi yang jarang masuk kantor,” tukasnya.(*)

Gubernur Al Haris Dorong Kerja Sama dengan Sumbar Kembangkan Sektor Pariwisata

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi Al Haris mendorong kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jambi dengan Pemerintah Sumatera Barat dalam mengembangkan sektor pariwisata.


“Alhamdulillah pada hari ini kita sudah menghadiri Sidang Paripurna DPRD Provinsi Sumatera Barat dalam agenda hari Jadi Provinsi Sumatera Barat ke-77. Dalam kesempatan ini saya menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi dengan Provinsi Sumatera Barat sudah melakukan MoU terutama dalam mengembangkan sektor pariwisata,” ujar Gubernur Al Haris usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Hari Jadi Provinsi Sumatera Barat Ke-77 Tahun 2022, Sabtu (1/10/2023).


Gubernur Al Haris menuturkan bahwa saat ini Pemerintah Provinsi Jambi sudah melakukan kerja sama dengan pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dan kerja sama ini sudah ditindaklanjuti oleh Bappeda Provinsi Jambi. Dimana akan berkolaborasi dibidang pariwisata dengan tujuan memaksimalkan potensi daerah. Karena antara Jambi dan Sumatera Barat memiliki potensi yang sama yaitu pada sektor Pariwisata.


“Kita sudah melakukan MoU dan sudah diteruskan oleh Bappeda kami. Dengan harapan kedepan bisa dapat memaksimalkan potensi pariwisata di daerah masing-masing. Misalnya pada Event Tour De Singkarak yang diadakan Provinsi Sumatera Barat, Kabupaten Kerinci juga masuk dalam event tersebut,” tutur Gubernur Al Haris.


Gubernur Al Haris mengatakan, Provinsi Sumatera Barat sudah banyak berkembang dalam segala sektor, terutama dalam bidang pariwisata. Namun ketika Covid-19 melanda Sumatera Barat yang mengandalkan sektor pariwisata juga mengalami penurunan yang drastis. Dengan demikian, Covid sudah melandai dan Sektor Pariwisata sudah mulai bangkit kembali.


Lebih lanjut Gubernur Al Haris mengatakan, antara Provinsi Jambi dengan Provinsi Sumatera Barat memiliki banyak kesamaan terutama dalam hal adat dan kebudayaan, dimana adat budaya Jambi sebagian besar berasal dari Sumatera Barat.


“Oleh karena itu, dengan banyak kesamaan kita melihat budaya Minangkabau ini sangat luar biasa, pengelolaan pariwisata juga luar biasa dan yang paling penting yaitu Sumber Daya Manusia. Semoga dengan kerja sama dan kolaborasi ini banyak manfaat untuk anak-anak Jambi terutama yang bersekolah di Sumbar ini,” ujarnya.


Dalam kesempatan Hari Jadi Sumatera Barat Ke-77, Gubernur Al Haris turut mendoakan Provinsi Sumatera Barat dibawah kepemimpinan H. Mahyeldi Ansharullah beserta jajaran semakin banyak kemajuan.


“Kita doakan ditangan Gubernur Sumatera Barat Buya Mahyeldi bekerja sama yang baik dengan DPRD, kita berharap Provinsi Sumatera Barat semakin banyak mengalami kemajuan. Dan juga ditangan Gubernur Sumbar bisa mengangkat derajat ulama di Provinsi Sumatera Barat yang sesuai dengan background beliau sesorang pendakwah,” tutup Gubernur Al Haris. (*)

Gubernur Al Haris Harap Samsat Berikan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat


Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH mengharapkan, sebagai pelayan publik, sudah menjadi tugas pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Samsat merupakan garda terdepan dalam pelayanan kepada masyarakat, berikan pelayanan semaksimal mungkin yang terbaik kepada masyarakat. Harapan tersebut disampaikan Gubernur Al Haris pada saat membuka Rapat Koordinasi Tim Pembina Samsat Dalam Rangka Peningkatan Kinerja Kesamsatan Semester I Provinsi Jambi Tahun 2022 yang diselenggarakan di Hotel Wiltop Jambi (Selasa, 27/09/2022).

 

"Sebagai pelayan publik, sudah tugas kita untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Berikan layanan yang terbaik kepada masyarakat, pertama, setiap pelayanan ada kepastian hukumnya, kedua, kepastian pembiayaannya, ketiga, tujuan akhirnya, azas manfaatnya. Jangan ada lagi masyarakat yang mengeluh karena pelayanan yang tidak baik," ungkap Al Haris.

 

Dikatakan Gubernur Al Haris, petugas Samsat harus memberikan pelayanan terbaik kepada para wajib pajak dengan prinsip kalau urusan bisa  dipercepat kenapa diperlambat, kalau bisa dipermudah kenapa dipersulit. 


"Kita tidak mau lagi mendengar ada wajib pajak yang mengeluh tentang waktu, juga masih ada cara kongkalingkong dalam pembayaran pajak atau ada istilahnya, mau cepat selesai apa mau berapa hari selesai. Ini tidak jamannya lagi, kita sudah bersiap siap memasuki era digital, cara dan pikiran kita harus berubah," kata Al Haris.

 

"Sekarang ini kita sudah memasuki era digital, memanfaatkan kanal-kanal transaksi tidak harus bertatap muka, cukup mempergunakan jasa layanan Teknologi Informasi. Demikian juga dengan pelayanan kesamsatan, kita telah memiliki aplikasi pembayaran melalui aplikasi E-Samsat dan Signal (Samsat Digital Nasional). Orang sudah beralih kedigital, era keterbukaan," sambung Al Haris.

 

Gubernur Al Haris juga menekankan agar kinerja Samsat di wilayah Provinsi Jambi perlu ditingkatkan lagi. "Kinerja Samsat perlu ditingkatkan, sinergitas dan koordinasi guna penguatan team work yang solid. Sinergi tersebut diharapkan mampu memberi dampak terhadap peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat," tekan Al Haris.

 

Orang nomor satu di Provinsi Jambi ini juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Kapolda Jambi beserta jajaran serta pihak terkait lainnya yang telah memberikan dukungan dalam kegiatan operasional Samsat. 


"Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya saya sampaikan kepada Kapolda Jambi beserta jajaran Polres/Polresta yang telah memberikan dukungannya dalam kegiatan operasional Samsat. Demikian juga kepada Tim Pembina Samsat Provinsi Jambi dan Saudara Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota  beserta jajarannya yang telah ikut membantu dalam penyiapan sarana prasarana pendukung terkait kegiatan pemungutan pajak provinsi di wilayahnya, terutama Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor," ucap Al Haris.


Pada kesempatan ini Gubernur Al Haris juga meresmikan Gerai Samsat WTC dan penggunaan mesin cetak Plat Nomor Polisi Kendaraan Bermotor Samsat Tanjung Jabung Timur bantuan dari Pemkab Tanjung Jabung Timur.

 

Sementara itu,  Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Provinsi Jambi Agus Pringadi menyampaikan, melalui Rakor ini dapat meningkatkan koordinasi dan sinergitas serta mengevaluasi beberapa kebijakan yang telah dilakukan dalam rangka melaksanakan oprasional kesamsatan se-Provinsi Jambi dalam rangka pemungutan pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor serta pajak-pajak lain yang melekat BPKPD dengan tujuan untuk menganalisir permasalahan yang dihadapi di samsat, merumuskan dan menyepakati bersama dalam rangka meningkatkan kualitas tata kelola pelayanan serta melakukan sinkronisasi kepada pemerintah kabupaten/kota dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Jambi.

 

Rakor yang dilaksanakan selama satu hari ini dihadiri seluruh kepala samsat kabupaten/kota se Provinsi Jambi. (*)

Gubernur AL Haris: Ini Upaya Dalam Menangani Inflasi di Provinsi Jambi


Merdekapost.com - Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., menyatakan, penyerahan bantuan bibit cabai dan kacang merupakan upaya dalam membangkitkan semangat masyarakat untuk mengolah lahan tidur. Hal ini dinyatakan Al Haris saat memberikan sambutan dalam acara Penanaman Perdana Cabai dan Kacang Tanah Melalui Program Kelompok Tani, bertempat di Desa Baru Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi, Jum'at (23/09/2022).


"Hari ini, kita melakukan penanaman perdana bibit cabai dan kacang tanah, program ini bertujuan untuk membangkitkan semangat masyarakat untuk mengolah lahan tidur," ujar Al Haris.

 

Al Haris menjelaskan, program bantuan bibit ini merupakan program dalam mengatasi inflasi. "Program ini merupakan upaya kita bersama dalam menanggulangi persoalan inflasi, kedepannya kita bersama mengharapkan setiap rumah warga memulai untuk melakukan penanaman cabai," jelas Al Haris.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Al Haris juga menuturkan, Pemerintah Provinsi Jambi telah mempersiapkan Program Bantuan Kelompok Wanita Tani. "Kita telah mempersiapkan Program Bantuan untuk kelompok wanita tani sebesar Rp. 50.000.000,- untuk tiap kelompok tani, dan juga nantinya kita akan memberikan bantuan pupuk, dan kita berharap lahan 2 hektar ini dalam 3 bulan kedepan segera panen," tuturnya.

Sementara itu, Habib, yang mewakili warga Desa Baru dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jambi. "Mewakili warga Desa Baru Kecamatan Mestong, saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah karena ini pertama kali Gubernur Provinsi Jambi datang ke Desa Baru, dan bersama kita mendoakan supaya bantuan bibit ini memberi barokah dan manfaat bagi umat," pungkas Habib. (*) 

Gubernur Al Haris Ajak Mahasiswa dan Ormas Diskusi Kenaikan BBM dan Inflasi

 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr.H.Al Haris,S.Sos.,M.H., secara langsung memimpin Dialog bersama antara Pemerintah Daerah, Forkopimda dan Organisasi Mahasiswa, Organisasi Kemasyarakatan dan Organisasi Kepemudaan di Provinsi Jambi, yang berlangsung di Ruang Sumatera Ratu Hotel Resort, Kamis (08/09/2022). 

Hadir pada kesempatan tersebut unsur Forkompimda, Kapolda Jambi, Kepala BI Perwakilan Provinsi Jambi, Ketua DPRD Provinsi Jambi dan tamu undangan lainnya.

Dalam dialog tersebut Gubernur memberikan penjelasan tentang kondisi yang dihadapi bangsa Indonesia, diantaranya apa yang menjadi dasar pemerintah menaikkan BBM, inflasi dan bagaimana upaya pemerintah dalam mengatasi masalah tersebut. 

“Saya mengundang adek-adek, teman-teman semua untuk hadir hari ini, terutama terkait dengan isu-isu yang sedang diperbicangkan, terutama tentang BBM, inflasi, hal ini perlu kita bahas bersama agar tidak ada yang tersembunyi karena kita ingin bersama-sama memahami situasi yang terjadi, dan kami akan memberikan penjelasan kepada masyarakat,” ungkap Al Haris.

Al Haris memberikan apresiasi atas penyelenggeraan dialog ini untuk bertemu secara langsung, menyampaikan pendapat/aspirasi, dan berbagi pemikiran serta ide dalam menyikapi berbagai permasalahan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. 

“Secara khusus, saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua dan para Pengurus Organisasi Kemahasiswaaan Intra dan Ekstra Kampus, BEM, dan Organisaasi Kemasyarakatan yang hadir pada kesempatan ini, untuk menyampaikan pendapat/aspirasi dan pemikiran. Aspirasi dan pemikiran yang Bapak, Ibu, Saudara, dan Saudari sampaikan merupakan masukan penting yang sangat berharga bagi kami dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan, dalam membangun Provinsi Jambi,” kata Al Haris.

Al Haris menyatakan, Pemerintah Daerah telah berupaya untuk mencegah terjadinya inflasi, dimana pada tanggal 2 Agustus 2022, hasil survei BPS menyatakan bahwa Jambi memiliki inflasi tertinggi di Indonesia yaitu gabungan dari Kota Jambi dan Kabupaten Bungo, sebesar 8,55%, dimana Pemerintah Provinsi Jambi melakukan berbagai upaya intervensi kita dan saat ini sudah turun menjadi 7,7%.

Al Haris menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jambi melalui tim TPID melakukan upaya bersama untuk menurunkan inflasi tersebut dengan melihat dan mempelajari apa saja yang menyebabkan inflasi di Jambi, salah satunya adalah kebutuhan pangan antara lain: cabe merah dan cabe rawit, sehingga Pemerintah Provinsi Jambi melakukan intervensi dengan melakukan upaya memastikan ketersediaan barangnya, harga terjangkau, distirbusi lancar dan melakukan kerjasama antar daerah, antar provinsi. untuk memastikan barang komiditi tersebut tersedia.

Pada tanggal 03 September 2022, Pemerintah Pusat mengambil kebijakan mengurangi alokasi anggaran negara/APBN untuk subsidi BBM, sehingga harga BBM bersubsidi naik, harga Pertalite dari Rp.7.650,- menjadi Rp.10.000,- harga Solar dari Rp.5.150,- menjadi Rp.6.800,- dan Pertamax (RON 92), dari Rp.12.500,- menjadi Rp.14.500,-.

“Sebelum kebijakan untuk penaikan harga BBM bersubsidi tersebut, Presiden dan Menteri Keuangan sudah terlebih dahulu memberikan penjelasan kepada publik tentang pertimbangan untuk menaikkan harga BBM bersubsidi. Kenaikan harga BBM itu berpengaruh besar terhadap perekonomian masyarakat dan juga terhadap industri, dampak yang tentunya sulit bagi masyarakat dan juga bagi industry, kita yakin bahwa tujuan Pemerintah Pusat sesungguhnya tidaklah untuk menyulitkan masyarakat, tetapi menjaga keseimbangan perekonomian negara, sekaligus menjaga keberlanjutan perekonomian dan pembangunan negara,” ungkap Al Haris.

Al Haris menuturkan, banyak respon atas penaikan harga BBM bersubsidi tersebut, baik pernyataan pendapat maupun aksi, termasuk aksi demonstrasi menyampaikan pendapat dari rekan-rekan mahasiswa mahasiswi di Provinsi Jambi. 

“Saya sangat menghargai aksi rekan-rekan mahasiswa mahasiswi dan organisasi lainnya, yang saya yakin merupakan wujud kepedulian rekan-rekan mahasiswa mahasiswi dan organisasi yang mengadakan aksi kepada masyarakat. Hal tersebut sangat lumrah dalam demokrasi, dan saya sagat mengapresiasi aksi tersebut dilaksanakan dengan tertib serta sangat menghargai dan mengapresiasi mahasiswa mahasiswi dan berbagai organisasi yang menyampaikan aspirasi,” tutup Al Haris. (*)

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs