Terbaru! Data Corona Jambi Hari Ini, Pasien Positif dan Pasien Sembuh Bertambah

Ilustrasi Covid-19 (ist)
JAMBI, MERDEKAPOST.COM – Pasien positif virus corona (Covid-19) di Provinsi Jambi hari ini, Jumat (22/5/2020) bertambah 2 orang.

Baca Juga : Alhamdulillah, Ini Data 4 Pasien Corona di Provinsi Jambi yang Dinyatakan Sembuh 

Berdasarkan data dari pusatkrisis.kemenkes.go.id, update per tanggal 22 Mei 2020, sekitar pukul 16.00 WIB, pasien terkonfirmasi di Jambi sebanyak 91 orang.

Sebelumnya, pasien positif di Jambi sebanyak 89 orang. Kini menjadi 91, maka di Jambi bertambah 2 orang.

Dan untuk pasien sembuh di Jambi bertambah 4, total menjadi 8, Sedangkan pasien yang meninggal dunia tidak ada.

Di hari ini juga, pasien terkonfirmasi di Indonesia telah mencapai angka 20.796 Sedangkan untuk kasus sembuh sebanyak 5.0507. Kasus yang meninggal berjumlah 1.326.

Baca Juga : Lebaran Sebentar Lagi, BLT DD dan Gaji Perades di 153 Desa di Kerinci Terancam Tidak Cair

Sementara, untuk identitas pasien dan alamat pasien masih menunggu keterangan resmi dari tim gugus tugas Provinsi Jambi.

Kemudian, berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Jubir Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah, Kabar baik, Jum’at sore (22/5), menyampaikan pers rilis terkait perkembangan virus corona di Provinsi Jambi.



Johansyah menuturkan, hari ini terdapat 4 pasien sembuh, secara kumulatif total pasien sembuh menjadi total 8 orang.(Arg)

Alhamdulillah, Ini Data 4 Pasien Corona di Provinsi Jambi yang Dinyatakan Sembuh

Johansyah Jubir Covid-19 Provinsi Jambi
Merdekapost Jambi – Jubir Penanganan Covid 19 Provinsi Jambi, Johansyah, Jum’at sore (22/5), menyampaikan pers rilis terkait perkembangan virus corona di Provinsi Jambi.

Johansyah menuturkan, hari ini terdapat 4 pasien sembuh, secara kumulatif total pasien sembuh menjadi 8 orang.

Adapun datanya sebagai berikut:

Untuk itu, Johansyah mengingatkan Masyarakat Jambi untuk mematuhi instruksi pemerintah, menggunakan masker, menerapkan social distancing, tetap berada dirumah, menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta rutin mencuci tangan apabila seusai melakukan aktivitas. (rki)

Warga Sungai Penuh Positif Covid-19 Berasal dari Aur Duri Pondok Tinggi, Pernah Kontak dengan Pasien 53

Ilustrasi Covid-19
MERDEKAPOST – Seorang pria warga Kota Sungai Penuh Terkonfirmasi Positif Covid-19, Selasa, (19/05/2020).

Baca Juga : TAMBAH LAGI!!! Pasien Positif Corona Jambi Hari Ini dari Pasar Sungai Penuh

Jubir Tim Gugus Covid-19 Sungai Penuh, Zamri Sidik, saat dikonfirmasi membenarkan bertambah Pasien positif Covid-19 asal Sungai Penuh.

“Ya, terjadi penambahan terkonfirmasi positif Covid-19 di Sungai Penuh 1 orang, dengan inisial YS (33) Laki-laki warga Aur Duri, kecamatan Pondok Tinggi,” jelasnya.

Zamri menyebutkan YS sehari-harinya berprofesi sebagai tukang servis Kunci, riwayat perjalanan dari YS, pernah kontak dengan pasien 03 Sungai Penuh atau 53 Provinsi berinisial MN (49) yang merupakan pedagang.

Baca Juga : Keluhan Perawat Honorer RSU MHAT Kerinci Pasca 1 Rekannya Positif Rapid Test, Pemkot Sungai Penuh Mohon Pedulikan Kami!

“Dengan bertambah 1 orang pasien terkonfirmasi positif hari ini, maka jumlah pasien positif di Sungai Penuh menjadi 9 orang,” ungkapnya. (oga)

Ini Asal Pasien Terbaru 81 Jambi

Update data gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi Jambi.
MERDEKAPOST.COM –  Satu pasien positif corona virus disease 2019 (Covid-19) yang terbaru hari ini, merupakan pasien hasil screening rapid test di Pasar Jambi.

Juru bicara tim gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah menyebutkan, pasien positif terbaru asal Kota Jambi itu, dinamakan pasien 81.

Baca Juga: Jambi Bertambah 1 Lagi, Total Pasien Positif Jadi 81 Orang

Ia merupakan orang dari hasil screning rapid test salah satu pasar di Kota Jambi.

“Pasien inisial OF (23) laki-laki, kini dirawat di RSU Abdul Manap Kota Jambi,” kata Johansyah, Senin (18/5/2020).

Sementara, berdasar sebaran corona di Jambi hari ini, tercatat orang dalam pemantauan sebanyak 79, pasien dalam pengawasan sebanyak 70, positif 81, pasien yang masih menunggu uji lab sebanyak 32 orang dan pasien sembuh sebanyak 4 orang.

Baca Juga : Salah Satu Tim Medis Kerinci Positif Rapid Test

Bisa dilihat dari rincian sebaran corona di Provinsi Jambi, Update per 18 Mei 2020 :

Kota Jambi

ODP : 20

PDP : 23

Positif : 26

Sarolangun

ODP : 8

PDP : 1

Positif : 2

Batanghari

ODP : 0

PDP : 2

Positif : 5

Merangin

ODP : 1

PDP : 23

Positif : 18

Sungai Penuh

ODP : 1

PDP : 2

Positif : 8

Sembuh : 1

Kerinci

ODP : 29

PDP : 1

Positif : 1

Bungo

ODP : 15

PDP : 6

Positif : 3

Sembuh : 1

Tebo

ODP : 1

PDP : 1

Positif : 3

Sembuh : 1

Baca Juga : Pasien Terbanyak dari Sungai Penuh, Satgas Covid-19 RSU MHAT Kecewa Pemkot Dinilai Kurang Peduli

Muaro Jambi

ODP : 4

PDP : 1

Positif : 9

Tanjung Jabung Barat

ODP : 0

PDP : 6

Positif : 5

Sembuh : 1

Tanjung Jabung Timur

ODP : 0

PDP : 4

Positif : 1

(Oga)

Jambi Bertambah 1 Lagi, Total Pasien Positif Jadi 81 Orang


MERDEKAPOST.COM, JAMBI - Jumlah pasien positif Covid-19 di provinsi Jambi terus bertambah, berdasarkan data pusat krisis.kemkes.go.id, hari ini senin tanggal 18 mei 2020 terjadi penambahan 1 kasus positif covid-19 di provinsi Jambi.

Dengan penambahan itu, maka sampai saat ini di Jambi sudah 81 orang positif, dengan rincian 77 orang dalam perawatan dan 4 sudah dinyatakan sembuh.

Baca Juga: Salah Satu Tim Medis Kerinci Positif Rapid Test 

Hingga berita ini dipublish, belum ada keterangan resmi dari tim gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi Jambi terkait penambahan 1 orang pasien positif tersebut. (ald)


Selama Corona PNS Pemprov Jambi Dilarang Mudik Lebaran, Nekat, Siap-Siap Dipecat!

Kantor Gubernur Jambi. (ist)
MERDEKAPOST - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) nomor 55 tahun 2020 tentang perubahan atas SE Menteri nomor 46 tahun 2020 terkait dengan pembatasan mudik lebaran selama cuti bersama bagi ASN.

Itu juga merupakan upaya pemerintah dalam pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) khususnya di lingkungan Pemprov Jambi yang bersifat segera dan keberadaan ASN selama cuti lebaran Idul Fitri 1441 Hijriah (H) akan dipantau.

Baca Juga: Corona Jambi Hari Ini 17 Mei; Satu Tambahan Positif, Satu Dinyatakan Sembuh!

Berdasarkan surat nomor S-1195/BKD -4.2/V/2020, 15 Mei 2020 yang tertandatangan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKD Provinsi Jambi Pahari menyampaikan, libur nasional dan Cuti bersama hari raya Idul Fitri hanya dilaksanakan selama 4 hari, yakni dari tanggal 21 sampai dengan 25 Mei 2020.

"Untuk memastikan pelaksanaan pembatasan mudik atau cuti bersama bagi ASN maka seluruh ASN harus melaporkan posisi keberadaannya melalui aplikasi siAbon Pemprov Jambi yang diunduh melalui Android pada Link : https:/bit.ly/siAbon," bunyi dalam surat tersebut.

Kemudian seluruh ASN di lingkungan Pemprov Jambi selama libur cuti bersama dari pukul 7.00 sampai dengan 9.00 WIB pagi dan pukul 15 sampai 17.00 WIb sore mengaktifkan GPS/lokasi pada Android dan mengirimkan foto diri melalui aplikasi, jika tidak melaporkan keberadaannya tanpa keterangan yang sah maka dianggap bepergian atau mudik.

"Pegawai ASN yang melanggar ketentuan di atas maka yang bersangkutan diberikan hukuman disiplin sebagaimana diatur dalam peraturan pemerintah nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin PNS," jelasnya.

Pasal 7 PP nomor 53 tahun 2010 dijelaskan tingkat dan jenis hukuman disiplin itu mulai dari hukuman ringan, sedang dan berat. Jenis hukuman mulai dari teguran secara lisan, tertulis dan pernyataan tidak puas secara tertulis.

Baca Juga : Gara-gara Pembatasan Jam Pasar Tanjung Bajure Sungai Penuh, Puluhan Pedagang Menjerit, Ini Alasannya!

Selanjutnya jenis hukuman disiplin sedang bagi PNS mulai dari penundaan kenaikan gaji selama 1 tahun, penundaan kenaikan pangkat selama 1 tahun dan penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 tahun.

Untuk hukuman disiplin berat bagi PNS itu mulai dari dilakukan penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 3 tahun, pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah, pembebasan dari jabatan alias dipecat dan pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS.(*)

Sumber : Jamberita.com | Editor: Heri | Merdekapost.com

Corona Jambi Hari Ini 17 Mei; Satu Tambahan Positif, Satu Dinyatakan Sembuh!

Data sebaran Covid-19 Jambi Hari ini, Minggu 17 Mei 2020. (oga)
MERDEKAPOST.COM – Juru bicara (Jubir) tim gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah menyatakan bahwa satu pasien corona yang sembuh hari ini, Minggu (17/5/2020) adalah pasien 05 asal Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat).

Dikatakan Johan, hasil uji swab kedua pasien 05 ini dinyatakan negatif. Pasien pun telah diperbolehkan pulang.

“Pasien 05 inisial NY (42) perempuan asal Tanjab Barat. Riwayat pasien perjalanan Jakarta dan Bogor,” kata Johan.
Sementara, berdasar data sebaran, pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah 4. Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) turun dua kasus.

Pasien positif hari ini bertambah 1 orang. Maka pasien positif di Jambi saat ini sebanyak 80 orang. Lalu, untuk pasien yang sembuh dari corona sebanyak 4 orang.

Sebaran corona di Jambi hari ini, tercatat orang dalam pemantauan sudah mencapai total 90, pasien dalam pengawasan sebanyak 68, positif 80, pasien yang masih menunggu uji lab sebanyak 33 orang.

Bisa dilihat dari rincian sebaran corona di Provinsi Jambi, Update per 17 Mei 2020 :

Kota Jambi
ODP : 18
PDP : 23
Positif : 25

Sarolangun
ODP : 8
PDP : 1
Positif : 2

Batanghari
ODP : 0
PDP : 2
Positif : 5

Merangin
ODP : 1
PDP : 23
Positif : 18

Sungai Penuh
ODP : 1
PDP : 2
Positif : 8
Sembuh : 1

Kerinci
ODP : 42
PDP : 1
Positif : 1

Bungo
ODP : 15
PDP : 6
Positif : 3
Sembuh : 1

Tebo
ODP : 1
PDP : 1
Positif : 3
Sembuh : 1

Muaro Jambi
ODP : 4
PDP : 1
Positif : 9

Tanjung Jabung Barat
ODP : 0
PDP : 6
Positif : 5
Sembuh : 1

Tanjung Jabung Timur
ODP : 0
PDP : 2
Positif : 1

Penulis: Oga | Editor: Herizaldi | Merdekapost.com

Ternyata, Dari 10 Pasien Positif Corona Jambi Terbaru, 2 Masih Anak-anak

Juru bicara (Jubir) tim gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah. (ist)
MERDEKAPOST.COM, JAMBI– Dari 10 pasien positif corona terbaru, Sabtu (16/5/2020), Ternyata dua diantaranya termasuk pasien anak-anak.

Juru bicara (Jubir) tim gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah mengatakan, dua pasien anak-anak tersebut berasal dari Kota Jambi.

Kedua anak itu adalah, pasien 70 inisial NF (5) perempuan dan pasien 71 inisial AF (10) laki-laki.

“Kedua pasien dirawat di RSUD Abdul Manap Kota Jambi. Keduanya pun mulanya berstatus orang tanpa gejala (OTG),” sebutnya.

Baca Juga: Malam Ini, Satu Keluarga di Pondok Tinggi Sungai Penuh di Jemput Petugas Ber-APD Lengkap

Selain itu, kata Johan, hasil uji swab hari ini juga telah keluar sebanyak 12 orang. 10 diantaranya positif, dan 2 negatif.

“Dua negatif ini sudah dilakukan dua kali uji swab. Hari ini yang kedua hasilnya juga negatif,” ujarnya.

Dibeberkan Johan, dua pasien negatif ini berasal dari Kabupaten Muaro Jambi.

“Berinisial SG 50 tahun seorang laki-laki dan kini dirawat di RSUD Ahmad Ripin. Pasien ini dari cluster Temboro. Kemudian, SY berusia 47 tahun seorang perempuan melakukan cuci darah di RS Siloam,” tutupnya.(064)

Pastikan Warga Positif Rapid Tes di Isolasi di RS H Bakri, Wako AJB Pantau Langsung Proses Penjemputan

Wako AJB bersama Pj Sekda Sungai Penuh dan jajaran serta pihak terkait  saat memantau Langsung Proses Penjemputan Warga Reaktif Covid-19. Minggu,17/05. (Oga)
MERDEKAPOST, JAMBI – Walikota Asafri Jaya Bakri (AJB) bersama jajaran Pemkot Sungai penuh menunjukkan keseriusan dalam penanganan CoVid-19. Sabtu malam (16/5) hingga dini hari, Wako AJB didampingi Pj Sekda Alpian, SE.MM, bersama pejabat terkait, memilih bertahan di lapangan, guna memantau langsung petugas medis melakukan penjemputan sejumlah warga yang reaktif 19 (positif rapid test).

Baca : Malam Ini, Satu Keluarga di Pondok Tinggi Sungai Penuh di Jemput Petugas Ber-APD Lengkap

Walikota dua periode itu ingin memastikan warga yang reaktif Covid-19 itu menjalani karantina di rumah Sakit H.Bakri yang telah dipersiapkan sebelumnya oleh Pemkot Sungai penuh.

Informasi terbaru, warga yang positif rapid test tersebut berdomisili di beberapa kecamatan yakni Koto Baru, Pondok tinggi, Hamparan Rawang, Sungai penuh dan Tanah Kampung.

Bahkan, Wako AJB dan Pj Sekda saling berbagi lokasi pemantauan. Wako AJB memimpin pemantauan proses penjemputan di Kecamatan Koto Baru, sedangkan Pj Sekda Alpian memimpin pemantauan di Kecamatan Pondok Tinggi.

Baca Juga: Askot PSSI Sungai Penuh Serahkan APD untuk Para Medis

Sebelum turun ke lapangan, Wako AJB didampingi Pj Sekda menggelar pertemuan di kantor Walikota bersama tim gugus tugas untuk memantapkan langkah di lapangan.

Adapun rincian jumlah warga yang dinyatakan positif rapid test yakni, Kecamatan Pondok tinggi 4 orang, kecamatan Hamparan Rawang 2 orang, Kecamatan Koto Baru 5 orang, kecamatan Sungai penuh 1 orang dan kecamatan Tanah Kampung 1 orang. (hms/oga)

Malam Ini, Satu Keluarga di Pondok Tinggi Sungai Penuh di Jemput Petugas Ber-APD Lengkap

Tim medis dengan ambulance dan pakaian APD lengkap menjemput suami istri dan anaknya umur 4 tahun ke RSU H Bakri Kota Sungaipenuh. satu Keluarga ini dinyatakan Positif rapid test. (ald)
Sungai Penuh, Merdekapost.com – Setelah beberapa hari isolasi mandiri dirumah, satu keluarga warga RT 01 Dusun Batu Lumut Desa Aur Duri, Pondok Tinggi, Kota Sungaipenuh akhirnya dijemput oleh tim medis sekitar pukul 11.30 WIB, Sabtu (16/5/2020).

Kedatangan tim medis dengan ambulan untuk membawa suami istri dan anaknya umur 4 tahun ke RSU H Bakri Kota Sungaipenuh. Karena satu keluarga tersebut berdasarkan hasil rapid test dinyatakan positif Covid-19.

Hal ini diakui oleh Kades Aur Duri Hendri ketika dikonfirmasi media, Dia membenarkan, satu keluarga YA Warga Dusun Batu Lumut telah dibawa ke RSU H Bakri Sungaipenuh.

Baca Juga: Askot PSSI Sungai Penuh Serahkan APD untuk Para Medis

“Iya, sekitar jam 23.10 WIB tadi, tim medis membawa satu keluarga warga Kami untuk dirawat di RSU H Bakri,” kata Kades Aurduri.

Sementara, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19 Kota Sungaipenuh, Zamri Sidik membenarkan, satu keluarga yang merupakan hasil rapid test positif Covid-19 telah dibawah oleh tim medis gugus Kota Sungaipenuh.

“Satu keluarga terdiri suami, istri dan anaknya sementara kita rawat (isolasi) di RSU H Bakri,” kata Zamri ketika dihubungi indojatipos.com.(ald)

Askot PSSI Sungai Penuh Serahkan APD untuk Para Medis

Askot PSSI Sungai Penuh Menyerahkan bantuan APD untuk IDI Kerinci. Bantuan ini sebagai wujud apresiasi Askot PSSI Sungaipenuh dan Asprov PSSI Provinsi Jambi kepada para medis. (ist/ori)
Sungaipenuh, Merdekapost.com - Hari ini Asosiasi Kota PSSI Sungaipenuh serahkan bantuan berupa APD kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kerinci.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Dede Pramurza yang mewakili Dr. Alvia Santoni, S.E., M.M selaku ketua PSSI Sungaipenuh dan diterima langsung oleh ketua IDI Kerinci di Klinik Melati Sungai Penuh.

“Ya, hari ini kita menyerahkan bantuan APD untuk IDI Kerinci. Bantuan ini sebagai wujud apresiasi Askot PSSI Sungaipenuh dan Asprov PSSI Provinsi Jambi kepada dokter dan para medis yang berada di garda terdepan dalam mengatasi Covid-19,” kata Dede. Sabtu (16/5/20).

Sementara itu, Dr Alvia Santoni menjelaskan bahwa bantuan yang  diserahkan tersebut merupakan wujud kepedulian PSSI dalam mendukung program pemerintah dalam mengatasi Covid-19 dan bentuk apresiasi PSSI terhadap petugas medis yang berjuang di garda terdepan.

“Bantuan ini adalah wujud dukungan PSSI khususnya Askot PSSI Sungaipenuh dalam mendukung program pemerintah dalam menangani Covid-19. Selain itu bantuan ini juga sebagai apresiasi PSSI terhadap petugas medis yang berjuang di garda terdepan,” ungkapnya.

Terkait bantuan ini, Ketua IDi Kerinci mengungkapkan rasa terimakasihnya atas kepedulian PSSI dan bantuan tersebut akan dipergunakan oleh petugas medis untuk mengatasi Covid-19.

“Terimakasih kepada Askot PSSI Sungaipenuh, bantuan ini akan kita dipergunakan oleh petugas medis dala. mengatasi Covid-19,” pungkasnya. (ald)

Update Corona Jambi Hari Ini (16/5/2020) : Kota Jambi Tertinggi

Update data gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi Jambi. (ist)
Merdekapost.com – Tim gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi Jambi merilis data sebaran corona Jambi hari ini, Sabtu (16/5/2020).

Berdasar data sebaran, pasien dalam pengawasan (PDP) masih tetap. Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) turun satu kasus.

Pasien positif hari ini bertambah 10 orang. Maka pasien positif di Jambi saat ini sebanyak 79 orang. Lalu, untuk pasien yang sembuh dari corona sebanyak 3 orang.

Sebaran corona di Jambi hari ini, tercatat orang dalam pemantauan sudah mencapai total 92, pasien dalam pengawasan sebanyak 64, positif 79, pasien yang masih menunggu uji lab sebanyak 35 orang.

Bisa dilihat dari rincian sebaran corona di Provinsi Jambi, Update per 16 Mei 2020 :

Kota Jambi
ODP : 18
PDP : 21
Positif : 24

Sarolangun
ODP : 8
PDP : 1
Positif : 2

Batanghari
ODP : 0
PDP : 2
Positif : 5

Merangin
ODP : 1
PDP : 23
Positif : 18

Sungai Penuh
ODP : 1
PDP : 0
Positif : 8
Sembuh : 1

Kerinci
ODP : 42
PDP : 1
Positif : 1

Bungo
ODP : 16
PDP : 6
Positif : 3
Sembuh : 1

Tebo
ODP : 1
PDP : 1
Positif : 3
Sembuh : 1

Muaro Jambi
ODP : 5
PDP : 1
Positif : 9

Tanjung Jabung Barat
ODP : 0
PDP : 6
Positif : 5

Tanjung Jabung Timur
ODP : 0
PDP : 2
Positif : 1

(ali/jambiseru)

Pasien Covid-19 Bertambah, Kota Jambi Akan Lakukan Rapid Tes Massal


Merdekapost, Kota Jambi - Pasca bertambahnya pasien positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Jambi, Pemerintah Kota Jambi, melalui Ketua tim gugus Kota Jambi, Syarif Fasha, kembali mengingatkan kepada seluruh masyarakat kota Jambi bahwa kasus positif Covid-19 meningkat menjadi 24 orang untuk wilayah Kota Jambi.

Kepada masyarakat agar tetap mematuhi apa yang sudah menjadi kebijakan maupun intruksi yang sudah di keluarkan, jangan intruksi dan larangan-larangan yang kami keluarkan hanya menjadi bahan bacaan saja,” ujarnya, Sabtu (16/5/2020).

Kata Fasha, Virus Corona/Covid-19 ini bisa terkena siapa saja, tidak memandang usia, jenis kelamin, jabatan hingga profesi sekaligus. Masyarakat diminta untuk melakukan protokol kesehatan seperti memakai masker, cuci tangan, kemudian juga menjaga jarak dalam setiap kegiatan.

“Dalam waktu dekat ini, Pemerintah Kota Jambi akan kembali mengadakan uji Rapid Test massal, kepada pelaku-pelaku usaha yang berinteraksi dengan masyarakat umum,” tambahnya.

Fasha melanjutkan, waktu dan siapa saja pelaku usaha yang akan di Rapid Test, dalam waktu dekat ini akan di tentukan dengan memanggil pelaku-pelaku usaha terkait perdagangan umum, perdagangan sembako, untuk melaksanakan protokol kesehatan menjaga jarak physical Distancing.

“Ini akan kami laksanakan, paling tidak dikeluarkan surat khusus kepada pelaku-pelaku usaha dengan terjadinya peningkatan-peningkatan kasus seperti ini,” lanjutnya.

Sebelumnya, Fasha telah menjelaskan, Sabtu (16/5/2020), pukul 16:00 WIB, Kementerian Kesehatan mengumumkan penambahan Covid-19 positif Provinsi Jambi sebanyak 9 orang dari kota Jambi.

Adapun data pasien yang terkonfirmasi Covid-19 di Kota Jambi yakni (AH) kasus 16 Kota Jambi, laki-laki berusia 33 tahun merupakan Cluster Gowa, alamat Kecamatan Jelutung.

(MR) kasus 17 Kota Jambi, laki-laki berusia 38 tahun, Cluster Gowa, alamat Kecamatan Jelutung (NF) kasus 18 Kota Jambi, perempuan berusia 5 tahun merupakan kontak dekat dengan Cluster Gowa, alamat kecamatan alam barajo.

(AG) kasus 19 kota Jambi, Laki-laki usia 11 tahun, kontak dengan Cluster Gowa, alamat kecamatan Alam Barajo, (ABS) kasus 20 Kota Jambi, laki-laki berusia 50 tahun, kontak dekat dengan Cluster Gowa, alamat Kecamatan Alam Barajo.

(FY) kasus 21 kota Jambi, perempuan usia 14 tahun, kontrak dengan Cluster Gowa, alamat Kecamatan Alam Barajo, (LP) kasus 22 kota Jambi, perempuan usia 39 tahun, alamat Kecamatan Jelutung, salah satu Cluster Gowa,

(ONJ) kasus 23 kota Jambi, perempuan usia 71 tahun, alamat kecamatan pasar, kemudian (MD) kasus 24 Kota Jambi, perempuan usia 50 tahun Alamat Kecamatan Palmerah.

“Jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di kota Jambi pada tanggal 16 Mei 2020 berjumlah 24 kasus. Kali ini bertambah 9 orang dan 7 orang diketahui sudah dirawat di rumah sakit Abdul Manap, 2 orang lagi dirawat di rumah sakit swasta di kota Jambi,” tutupnya. (rki/jambiseru)

Hampir Tembus 17Ribu, Covid-19 Indonesia Hari Ini

Data sebaran Covid-19 hari ini
Jakarta, Merdekapost.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengungkapkan terdapat penambahan 490 kasus baru positif Covid-19 di Indonesia selama 24 jam hingga hari ini, Jumat (15/5/2020) pada pukul 12.00 WIB. Angka tersebut membuat total kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 16.496.

Penambahan ini masih tergolong tinggi. Sehari sebelumnya, jumlah penambahan kasus positif mencapai jumlah tertinggi yakni mencapai 586.

"Terdapat penambahan 285 pasien sembuh dalam 24 jam terakhir sehingga total menjadi 3.803 pasien sembuh. Adapun pasien positif corona yang meninggal bertambah 33 orang sehingga total menjadi 1.076," ujar Achmad Yurianto di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (15/5/2020).

Baca Juga: Breaking News! Warga di Jambi Temukan Mayat, Tak Berani Dekat Karena Diduga Corona

Hingga hari ini jumlah spesimen yang diperiksa 178.602 sedangkan jumlah kasus yang diperiksa 132,060. Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) hingga hari ini bertambah 4.280 sehingga total mencapai 262.919. Untuk data pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah 688 sehingga menjadi 34.360.

Seluruh provinsi yang ada di Indonesia atau 34 provinsi sudah terpapar. Sementara jumlah kabupaten/kota yang terpapar bertambah satu dari sehari sebelumnya sehingga menjadi 383.

Sehari sebelumnya atau pada Kamis (14/5/2020), jumlah penambahan kasus positif adalah 586 dan total kasus positif menjadi 16.006. Terdapat penambahan 231 pasien sembuh sehingga total 3.518 pasien sembuh, serta terdapat tambahan 15 pasien meninggal sehingga total menjadi 1.043.

Jumlah penambahan kasus positif yang tertinggi selama ini terjadi pada pada Rabu (13/5/2020) yakni 689.

Baca Juga: Jambi Nambah 3 Lagi Positif, Semua Berasal dari Merangin, Ini Identitasnya!

Achmad juga mengungkapkan kebiasaan yang dilakukan saat pandemi ini harus menjadi norma hidup baru seperti selalu mencuci tangan setiap akan melakukan kegiatan atau menyentuh muka, memakai masker saat ke luar rumah, serta menghindari membuat kerumunan.

"Kita bukan hanya harus menghindari kerumunan tapi juga harus menghindari membuat kerumunan. Ini penting untuk memutus rantai penularan Covid-19," paparnya.

"Mari kita sama-sama memiliki komitmen kuat untuk menjaga diri, melindungi keluarga, juga melindungi lingkungan agar tidak tertular," kata Achmad Yurianto.

Baca Juga: Instruksi Mendes, BLT Harus Disalurkan Sebelum 24 Mei !

 "Pandemi Covid-19 ini telah memberikan dampak yang luar biasa pada semua segi kehidupan kita. Oleh karena itu ini mutlak membutuhkan kerja sama yang harus semakin erat. Membutuhkan perubahan tata nilai yang harus lebih baru lagi dalam menghadapinya," ungkap Achmad Yurianto.

Menurut Achmad Yurianto, menegaskan bahwa penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) harus berjalan efektif sehingga bisa menekan angka kasus positif Covid-19. "PSBB semata-mata untuk menurunkan atau memutus penularan Covid-19," ungkapnya.)*

Sumber: BeritaSatu.com

Breaking News! Warga di Jambi Temukan Mayat, Tak Berani Dekat Karena Diduga Corona

Lokasi tempat penemuan mayat di kumpeh. (Foto: Uda)
MERDEKAPOST.COM – Warga Desa Kasang Kumpeh, Kecamatan Kumpeh Ulu, Muaro Jambi, geger dengan penemuan mayat, Jumat (15/5/2020) sekitar pukul 22.30 WIB. Namun warga tak berani mendekat karena pandemi Covid 19, diduga korban terjangkit corona.

Informasi yang didapat Jambiseru.com Media partners Merdekapost.com, warga Kasang Kumpeh yang meninggal mendadak tersebut tinggal sendirian. Belum diketahui secara pasti identitas warga yang meninggal tersebut

Baca Juga: Satu PDP di Jambi Meninggal, Dimakamkan Pakai Protokol Covid

“Warga tersebut tinggal sendiri. Karena sekarang jamannya corona warga takut untuk mendekat,” kata salah seorang warga di sana.

Kabid P2P Dinkes Muaro Jambi, Apifuddin saat dikonfirmasi membenarkan ada seorang warga di Kasang Kumpeh meninggal mendadak.

Kendati demikian, dia memastikan dari riwayat dan infirmasi yang dia dapat bahwa warga tersebut tidak ada kriteria Covid-19.

“Memang meninggal mendadak namun dari riwayatnya dan identifikasi sementara terhadap mayat yersebut tidak ada riwayat terpapar Covid-19,” sebut Apifudin.

Apif menyebutkan, informasi sementara mayat tersebut berusia sekitar 50 tahun. Dan untuk identitasnya belum diketahui.

“Mayat tersebut tinggal sendirian di rumah itu. Riwayat perjalanan mayat itu juga dari Bangko,  tapi itu sudah lama sekali. Dan juga tidak ada termasuk ke dalam kontak pasien positif,”  jelasnya.

Baca Juga : Penyaluran BLT di 153 Desa Kerinci Terhambat, Gara-gara Pjs Kades Belum di SK-kan

Ia pun mengimbau warga tak perlu takut dan kwuatir. Petugas kesehatan dari Puskesmas setempat dan juga pihak kepolisian juga sudah ada di lokasi.

“Petugas kita sudah di sana,” pungkasnya. (oga)

Mau Lapor Tentang Covid-19 ke Ombudsman Jambi, Isi Form ini

Dr Jafar Ahmad Kepala Ombudsman Perwakilan Jambi. (ald)
JAMBI, Merdekapost - Menyikapi semakin mewabahnya Covid-19 di Provinsi Jambi akhir-akhir ini, Ombudsman RI Perwakilan Jambi baru saja melakukan koordinasi dengan BPBD se-Provinsi Jambi.

Dijelaskan Dr. Jafar Ahmad, Kepala Perwakilan Ombudsman Provinsi jambi, bahwa Pihaknya baru saja melakukan koordinasi dengan BPBD se-Provinsi Jambi terkait upaya penanganan Covid-19.

Ombudsman berharap dengan adanya koordinasi itu, laporan-laporan yang masuk terkait Covid-19 bisa secepatnya diselesaikan oleh Provinsi, Kabupaten dan Kota yang ada di jambi.

"Diharapkan dari koordinasi tersebut,laporan-laporan terkait covid19 yang masuk ke Ombudsman RI Perwakilan Jambi akan bisa cepat diselesaikan oleh Provinsi, Kab/Kota di Jambi". Ujar Jafar.

Ditambahkannya, Bagi masyarakat yang ingin melapor terkait covid19 silahkan mengisi form ini:

Youtube : OmbudsmanJambi

covid19ombudsman

#ombudsmanri137
#OMBUDSMANJAMBI
#ᴅɪʀᴜᴍᴀʜᴀᴊᴀ
#stayhome

(hza)

1 Pasien Terbaru Nomor 66 Jambi Ternyata Orang Tanpa Gejala

Jubir gugus corona provinsi jambi, Johansyah (Foto : oga/Biru)

Merdekapost.Com – Juru bicara (Jubir) tim gugus tugas penanganab Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah menyebutkan bahwa pasien 66 terbaru berstatus orang tanpa gejala (OTG).

Disebutkan Johan, pasien 66 tersebut berasal dari Kabupaten Muaro Jambi. Pasien berinisial R seorang perempuan berusia 51 tahun.

“Riwayat perjalanan pasien dari Batam dan Medan,” kata Johan, Kamis (14/5/2020).

Johan menambahkan, selama pasien berstatus OTG, pasien melakukan isolasi mandiri di rumahnya.
“Saat ini telah dinyatakan positif virus corona (Covid-19) maka pasien akan dirawat di rumah sakit,” ujarnya.

Baca : Satu Warga di Tungkal Mendadak Jatuh dan Meninggal Dunia, Medis Lakukan Evakuasi Pakai APD Covid-19

Johan menjelaskan, hari ini uji swab juga telah keluar sebanyak 7. Diantaranya satu orang positif dan 6 orang negatif.

“Saat ini pasien sembuh di Jambi masih sebanyak 3 orang. Yakni, pasien 01, 03 dan 07,” tutupnya.

Terpisah, jubir tim gugus penanganan Covid-19 Kabupaten Muaro Jambi, M Fadhil Arief mengatakan bahwa, pasien corona terbaru dari Muaro Jambi ini berasal dari Kecamatan Sungai Gelam.

“Pasien terbaru ini kita namakan pasien 08. Pasien tinggal di Kecamatan Sungai Gelam,” kata Fadhil Arief.

Sementara itu, data Sebaran corona di Jambi hari ini, tercatat orang dalam pemantauan sudah mencapai total 93, pasien dalam pengawasan sebanyak 55, positif 66, pasien yang masih menunggu uji lab sebanyak 24 orang.

Bisa dilihat dari rincian sebaran corona di Provinsi Jambi, Update per 14 Mei 2020 :

Kota Jambi

ODP : 18

PDP : 18

Positif : 15

Sarolangun

ODP : 2

PDP : 1

Positif : 2

Batanghari

ODP : 0

PDP : 2

Positif : 5

Merangin

ODP : 1

PDP : 23

Positif : 15

Sungai Penuh

ODP : 1

PDP : 0

Positif : 8

Sembuh : 1

Kerinci

ODP : 41

PDP : 1

Positif : 1

Bungo

ODP : 20

PDP : 1

Positif : 3

Sembuh : 1

Tebo

ODP : 2

PDP : 1

Positif : 3

Sembuh : 1

Muaro Jambi

ODP : 8

PDP : 1

Positif : 8

Tanjung Jabung Barat

ODP : 0

PDP : 5

Positif : 5

Tanjung Jabung Timur

ODP : 0

PDP : 2

Positif : 1

(oga)

Satu PDP di Jambi Meninggal, Dimakamkan Pakai Protokol Covid

Proses pemakaman pasien PDP yang meninggal di RSUD Raden Mattaher. (Foto: Oga/Biru)
MERDEKAPOST.COM – Satu pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di rumah sakit umum daerah Raden Mattaher Jambi (RSUD) meninggal dunia, Kamis (15/5/2020) sekitar pukul 03.15 dini hari.

Informasi yang didapat Jambiseru.com Media Partners pasien PDP yang meninggal dunia tersebut bernisial P (53) seorang perempuan. Pasien juga merupakan warga Desa Simpang Limo, Kecamatan Jaluko, Muaro Jambi.

Baca : Satu Warga di Tungkal Mendadak Jatuh dan Meninggal Dunia, Medis Lakukan Evakuasi Pakai APD Covid-19

Juru bicara (Jubir) tim gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Muaro Jambi, M Fadhil Arief membenarkan.

“Jenazah itu merupakan pasien PDP. Pasien pun belum dilakukan uji swab,” kata Fadhil Arief, Kamis malam.

“Untuk mengantisipasi, jenazah kita makamkam menerapkan protokol Covid-19. Pasien dimakamkan di KM 36, Desa Bukit Baling,” tambahnya.

Dikatakan Fadhil, pasien itupun dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi lantaran yang bersangkutan alami penyakit Hipertensi.

“Pasien dirawat karena sakit Hipertensi,” ujarnya.

Baca : Ini Hasil Rapid Test Massal Satgas Covid-19 Jambi

Hal senada juga dibenarkan Kepala Desa Simpang Limo, Kecamatan Jaluko, Muaro Jambi, Jamel. Ia mengatakan bahwa, jenazah merupakan warganya.

“Setau saya almarhumah tidak pernah berpergian,” sebutnya kepada wartawan, Kamis malam.

Jamel juga menyebutkan bahwa, jenazah tidak makamkan di desanya. Melainkan pula dimakam di Desa Bukit Baling, Kecamatan Sekernan.

“Di desa kita saat ini sedang banjir. Jadi tidak bisa dimakamkan di sini dan juga atas permintaan Pemkab Muaro Jambi,” jelasnya.

Baca Juga: Dua Dusun Bentrok, Satu Unit Rumah Belasan Motor Dibakar Massa

Untuk diketahui, pemakaman jenazah tersebut sempat viral di media sosial. Di dalam video tersebut warga setempat sempat menolak jenazah dimakamkan di sana.

Akan tetapi, penolakan itu cepat dilerai oleh pihak Kepolisian resort (Polres) Muaro Jambi, Koramil Sekernan dan BPBD Muaro Jambi.

“Tadi awalnya memang ada penolakan dari warga setempat, tapi setelah diberikan pengertian dan penjelasan akhirnya warga menerima,” kata Kepala BPBD Muaro Jambi, Zakir.)*

Penulis: Oga Oktavora | Editor : Herizaldi | Merdekapost.com

Bertambah 1, Pasien Positif Corona di Jambi Terbaru Asal Muaro Jambi

Update data gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi Jambi. (Foto: Uda)
JAMBI, MERDEKAPOST – Satu pasien positif virus corona (Covid-19) terbaru hari ini, Kamis (14/5/2020) berasal dari Kabupaten Muaro Jambi.

Baca Juga : Ini Hasil Rapid Test Massal Satgas Covid-19 Jambi

Berdasarkan peta sebaran corona Jambi yang dirilis tim gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, di peta sebaran terlihat pasien positif bertambah satu di Kabupaten Muaro Jambi.

Di mana sebelumnya di Kabupaten Muaro Jambi terdapat 7 terkonfirmasi positif. Namun, kini menjadi 8 orang.

Sementara, untuk indentitas dan alamat pasien corona terbaru hari ini masih belum diketahui.

Baca Juga : Pemkot Sungai Penuh Terima Bantuan Sembako dan Masker dari BNI

Sebaran corona Jambi hari ini, Kamis (14/5/2020), jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 93 kasus. Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 55 kasus dan menunggu uji swab sebanyak 24 orang. (Oga)

Ketua DPRD Usulkan Rapid Test Massal di 4 Kecamatan di Sungai Penuh

H. Fajran SP, M.Si (Ketua DPRD Kota Sungai Penuh)
SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST - Terkait wabah Virus Corona atau Covid-19, yang saat ini tengah melanda Provinsi Jambi umumnya. Ketua DPRD usulkan empat kecamatan di Sungai Penuh dilakukan Rapid Test Massal.

Sebagimana diketahui, saat ini kasus Penyebaran Wabah Corona di Kota Sungai Penuh, makin meningkat. Tentu h ini menimbulkan keprihatinan oleh semua pihak, tak terkecuali wakil rakyat di kota tersebut.

Baca juga : Pemkot Sungai Penuh Terima Bantuan Sembako dan Masker dari BNI

Seperti yang dikatakan oleh  Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Fajran, yang selaku wakil rakyat mengusulkan agar di 4 Kecamatan di Kota tersebut, dilakukan Rapid Test Massal.

Hal ini disampaikan dalam sambutan, ketika menghadiri kegiatan rapat bersama tim gugus tugas, di Ruang Pola Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Rabu (13/05/2020).

Fajran meminta Tim Gugus Tugas melakukan Rapid Test Massal. Selain kepada para pedagang pasar, juga di Empat Kecamatan dalam Kota Sungai Penuh.

Pemilihan Empat Kecamatan ini, untuk di lakukan Rapid Test di karenakan ada penemuan kasus Pasien yang terpapar Covid-19.

“Saya meminta kepada tim gugus tugas untuk melakukan Rapid test massal, di empat kecamatan. Diantaranya yakni Kecamatan Koto Baru, Hamparan Rawang, Pondok Tinggi dan Kecamatan Sungai Bungkal,” katanya.

Baca Juga: Ini Hasil Rapid Test Massal Satgas Covid-19 Jambi

Dirinya berharap, dengan dilakukan hal tersebut, nantinya dapat mempermudah Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19, mendeteksi masyarakat yang terkenal virus Corona.

Dengan demikian, proses pemulihan dan penyembuhannya pun dapat lebih mudah dilakukan, dan Pandemi Covid-19 ini dapat segera berakhir.

“Kita berharap dengan adanya Rapid Test ini, bisa mendeteksi dini perkembangan Wabah Corona ini.” Pungkasnya. (Oga)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs