Wabup Kerinci H. Murison Hadiri Pelantikan Al Haris Jadi Ketua DMDI Provinsi Jambi

Pelantikan Gubernur Al Haris Jadi Ketua DMDI Provinsi Jambi. (ist)

Jambi, MP – Wakil Bupati Kerinci, H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si., menghadiri acara pelantikan dan pengukuhan Ketua Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Provinsi Jambi yang berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Minggu (11/05/2025).

Dalam suasana yang khidmat, Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., resmi dilantik dan dikukuhkan sebagai Ketua DMDI Provinsi Jambi oleh perwakilan pengurus pusat DMDI. Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi kemasyarakatan, serta tamu undangan dari berbagai kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi.

Baca Juga : Balai Besar TNKS Mendukung Penuh Jalan Renah Pemetik  

Wakil Bupati Murison menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Gubernur Al Haris atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin DMDI di tingkat provinsi. Ia juga menyatakan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kerinci terhadap kiprah DMDI dalam memperkuat identitas budaya Melayu dan nilai-nilai keislaman.

“Selamat kepada Bapak Gubernur Al Haris atas pelantikan ini. Kami berharap DMDI di bawah kepemimpinan beliau dapat menjadi motor penggerak dalam pelestarian budaya serta peningkatan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat,” ujar Murison.

Baca Juga: Swasembada Pangan Berkelanjutan, Sinergi lintas Sektor PUPR dan DTPH Kerinci Tingkatkan Sistem Irigasi  

Lebih lanjut, Murison menegaskan bahwa DMDI merupakan forum strategis dalam mempererat persaudaraan umat Islam serumpun Melayu dan dapat menjadi jembatan kerja sama antarwilayah, baik dalam skala nasional maupun internasional.

Acara pelantikan tersebut turut dimeriahkan dengan penampilan seni budaya tradisional Melayu, pembacaan ikrar pengurus DMDI Provinsi Jambi, serta penyerahan cinderamata sebagai simbol penghargaan dan kebersamaan.(*)

Langkah Awal Menuju Kerinci Lumbung Padi Jambi, Monadi : Kita Pastikan Irigasi Persawahan Bagus

Bupati Kerinci Monadi melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik irigasi di Desa Talang Kemulun, Kecamatan Danau Kerinci dan Desa Ambai, Kecamatan Sitinjau Laut, Senin (12/05/2025).(ist)

KERINCI, MP – Dalam upaya mewujudkan program strategis “Jambi Swasembada Pangan 2025”, Bupati Kerinci Monadi melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik irigasi di Desa Talang Kemulun, Kecamatan Danau Kerinci dan Desa Ambai, Kecamatan Sitinjau Laut, Senin (12/05/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari agenda besar Pemerintah Kabupaten Kerinci untuk mencetak surplus produksi beras hingga 100 ribu ton.

Langkah ini juga dinilai krusial, mengingat penguatan sektor irigasi menjadi fondasi utama dalam meningkatkan produktivitas pertanian secara signifikan dan berkelanjutan.

“Tentu persiapan awal kita harus pastikan irigasi persawahan bagus dan kunci utamanya adalah aliran air. Karena itu, saya minta Dinas PUPR bergerak cepat untuk peningkatan jaringan irigasi di titik-titik strategis,” tegas Bupati Monadi saat meninjau langsung kondisi saluran irigasi.

Baca Juga: 

Swasembada Pangan Berkelanjutan, Sinergi lintas Sektor PUPR dan DTPH Kerinci Tingkatkan Sistem Irigasi 

Balai Besar TNKS Mendukung Penuh Jalan Renah Pemetik

Menurut Monadi, sistem irigasi yang andal dan merata akan menjadi kunci agar para petani tidak hanya bisa panen sekali dalam setahun, tetapi mampu meningkatkan indeks pertanaman menjadi dua hingga tiga kali dalam satu musim.

“Peningkatan irigasi adalah prioritas, karena dari sinilah kehidupan pertanian dimulai,” tambahnya.

Peninjauan ini, lanjut dia, menjadi bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Kerinci sangat serius menjadikan pertanian sebagai pilar utama pembangunan daerah.

“Artinya, program surplus beras ini tidak hanya untuk Kerinci, tapi untuk mendukung Jambi sebagai provinsi swasembada pangan pada 2025,” jelasnya.

Monadi juga menyampaikan bahwa koordinasi lintas sektor dengan Dinas Pertanian, kelompok tani, hingga dukungan dari pusat dan provinsi terus diperkuat demi mewujudkan cita-cita besar tersebut. “Koordinasi akan terus kita gelar, agar program ini berjalan sesuai dengan harapan kita bersama,” imbuhnya.

Baca Juga: Menkeu Sri Mulyani Pastikan PNS dan Pensiunan Akan Terima Gaji ke-13 

Sementara, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, Maya Nofevri, yang mendampingi langsung Bupati dalam peninjauan tersebut, memastikan pihaknya akan segera melakukan percepatan rehabilitasi dan pembangunan irigasi di wilayah pertanian produktif.

“Kami telah memetakan titik-titik rawan irigasi dan akan segera menindaklanjuti dengan rencana teknis. Tahun ini, program kami fokus pada irigasi tersier dan sekunder yang langsung mendukung lahan sawah aktif,” jelasnya

Dia menyatakan bahwa PUPR Kerinci siap bersinergi menyukseskan program ini. 

“Kami juga siap bersinergi dengan program pusat maupun provinsi,” demikian kata Maya.(*)

Balai Besar TNKS Mendukung Penuh Jalan Renah Pemetik

Silaturahmi dan koordinasi dari Kepala Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), Haidir, S.Hut., M.Si., beserta jajaran dengan Bupati Kerinci Monadi (Atas). Kondisi jalan Renah Pemetik saat ini. (Bawah). (Doc/Istimewa) 
KERINCI, MP - Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., menerima kunjungan silaturahmi dan koordinasi dari Kepala Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), Haidir, S.Hut., M.Si., beserta jajaran, bertempat di ruang kerja Bupati Kerinci di Bukit Tengah, Siulak.

Pertemuan tersebut membahas rencana pembangunan ruas jalan Pungut Mudik menuju Sungai Kuning sepanjang 26 kilometer, di mana sekitar 2,61 kilometer di antaranya akan melintasi kawasan konservasi Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Monadi turut didampingi oleh pejabat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kerinci, Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP), serta instansi terkait bidang lingkungan. Kehadiran mereka menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mengkaji secara komprehensif rencana pembangunan tersebut, khususnya dalam aspek teknis dan kelestarian lingkungan.

Bupati Monadi menyampaikan apresiasi atas inisiatif koordinasi yang dilakukan oleh pihak TNKS. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pihak taman nasional dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang tetap memperhatikan aspek lingkungan hidup.

“Kita mendukung pembangunan akses jalan untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah, namun tetap harus menjunjung tinggi prinsip kelestarian lingkungan, terutama karena sebagian ruas jalan melewati kawasan TNKS,” ujar Bupati Monadi.

Baca Juga:  

Swasembada Pangan Berkelanjutan, Sinergi lintas Sektor PUPR dan DTPH Kerinci Tingkatkan Sistem Irigasi

Lebih lanjut, Bupati juga mengusulkan adanya kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Kerinci dengan TNKS dalam pengelolaan objek wisata yang berada di dalam kawasan taman nasional. Ia menilai potensi wisata alam Kerinci yang berada di kawasan TNKS sangat besar, dan jika dikelola bersama dapat memberi manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung konservasi.

“Kami berharap kerja sama ini tidak hanya sebatas pembangunan jalan, tetapi juga mencakup pengembangan objek wisata dalam kawasan TNKS yang bisa dikelola bersama demi kesejahteraan masyarakat dan pelestarian lingkungan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar TNKS, Haidir, mengapresiasi sambutan hangat dan keterbukaan Bupati Kerinci dalam pertemuan tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas perhatian dan komitmen Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam membangun secara berwawasan lingkungan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan yang sangat baik dari Bupati Kerinci dan jajaran. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus menjalin koordinasi yang konstruktif,” ujar Haidir.

Haidir juga menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh rencana pembangunan jalan tersebut, dan menambahkan bahwa proses pembangunan di kawasan TNKS akan dilakukan secara legal dan terstruktur.

Baca Juga:  

“Bunga Desa” Bupati Nginap di Desa, Gandeng Gubernur Jambi Nginap di Renah Pemetik

Bupati Kerinci dan Gubernur Jambi Tebar 5000 Benih Ikan di Renah Pemetik

“Upaya yang dilakukan untuk membangun di kawasan TNKS akan dilakukan melalui kerja sama resmi antara Pemerintah Kabupaten Kerinci dan TNKS terkait pemanfaatan wilayah kawasan. Kami mendukung usulan pembangunan jalan dan akan mengubah status wilayah dari zona rehabilitasi menjadi zona khusus agar sesuai dengan ketentuan dan tidak merusak ekosistem,” jelas Haidir.

Sebagai langkah lanjutan, Bupati Monadi menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kerinci bersama Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat di wilayah setempat. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pembangunan jalan dalam wilayah hutan produksi serta pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Salah satu mobil dinas 'nyangkut' tidak bisa melewati ruas jalan Renah Pemetik pada saat mengikuti kunjungan Gubernur Jambi di Renah Pemetik pekan lalu. (ist)

“Pemerintah Kabupaten Kerinci bersama KPHP akan mensosialisasikan pembangunan ini kepada masyarakat di wilayah terkait. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan demi masa depan yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Kerinci dan Balai Besar TNKS untuk terus menjaga komunikasi, koordinasi, dan prinsip kehati-hatian dalam pelaksanaan pembangunan yang menyentuh kawasan konservasi.(AFR)

Bupati dan Wabup Kerinci Hadiri Paparan RPJMD Bersama Tim Bappenas RI

Bupati Kerinci, Monadi dan Wakil Bupati Kerinci, H. Murison menghadiri paparan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Nasional (Bappenas) RI di Aula Bappeda Kabupaten Kerinci.(Doc.Istimewa)

KERINCI, MP -  Bupati Kerinci, Monadi dan Wakil Bupati Kerinci, H. Murison menghadiri paparan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Nasional (Bappenas) RI di Aula Bappeda Kabupaten Kerinci.

Paparan RPJMD ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran pemerintah daerah tentang rencana pembangunan jangka menengah Daerah.

Bappenas RI menyampaikan paparan tentang RPJMD, termasuk visi, misi, dan tujuan pembangunan daerah selama 5 tahun ke depan.

Baca Juga:

Wabup Kerinci H Murison Buka MTQ ke-29 Tingkat Kecamatan Batang Merangin

LAMDIK Tetapkan IAIN Kerinci Raih Predikat Akreditasi Unggul

Bupati dan Wabup Hadiri Pelepasan 326 Jemaah Calon Haji Kerinci

Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos,. M.Si, menyampaikan apresiasi kepada Bappenas RI atas paparan RPJMD yang telah disampaikan.

“Kami berharap paparan ini dapat membantu kami dalam menyusun RPJMD yang efektif dan terintegrasi dengan RPJMN,” ujarnya.

Wakil Bupati Murison menambahkan bahwa sinkronisasi RPJMD dengan RPJMN sangat penting, untuk menciptakan keterkaitan dan integrasi antara dokumen perencanaan pusat dan daera

Paparan RPJMD ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja pembangunan daerah dan mencapai tujuan pembangunan yang telah ditetapkan.

“Bupati dan Wakil Bupati Kerinci berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama dengan Bappenas RI dan stakeholder lainnya untuk mencapai tujuan pembangunan daerah,” tutupnya.(*).

Benahi Parkir, Wako Alfin: "Kita Ingin Parkir ini tertib dan lalu lintas lancar"

Sungai Penuh - Jajaran Pemerintah Kota Sungai Penuh yang terdiri Inspektorat dan Badan Keuangan Daerah (Bakauda) serta Dinas Perhubungan melakukan Monitoring dan pengawasan lokasi titik parkir dikawasan pusat Kota Sungai Penuh, Rabu (7/5).

Monitoring dan pengawasan tersebut merupakan bagian rangkaian aksi cepat strategis program walikota, Alfin dan Wakil Walikota Azhar Hamzah dalam meningkatkan transparansi dan optimalisasi pendapatan daerah.

Monitoring dilakukan bersama tim Inspektorat Daerah yang berkolaborasi dengan Bidang Pendapatan Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) serta Dinas Perhubungan melakukan pengawasan langsung terhadap sejumlah titik lokasi parkir di Kota Sungai Penuh

Walikota Alfin menegaskan pentingnya sinergi antar perangkat daerah untuk memastikan pelayanan publik berjalan dengan baik. Selain itu, hasil monitoring ini akan menjadi dasar evaluasi kebijakan pengelolaan parkir ke depan.

”Kita ingin pengelolaan parkir di Kota Sungai Penuh ini tertib, dan lalu lintas berjalan dengan lancar, ” sampainya

sebagai bentuk pelayanan terbaik kepada masyarakat, Wako Alfin juga mengintruksikan petugas Dishub untuk disiagakan di setiap simpang-simpang dipusat Kota Sungai Penuh.(*)

Diduga Pelaku Pengedar Uang Palsu di Kerinci Diciduk Polisi

Ilustrasi : Uang Palsu. (ist) 

KERINCI, MP – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kerinci dikabarkan telah berhasil mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pengedar uang palsu (upal) yang sempat meresahkan warga, khususnya saat aktivitas di balai Semurup.

Penangkapan terjadi pada Rabu (7/5/2025) sekitar pukul 13.00 WIB di kediaman pribadi pelaku yang berinisial WEP di kawasan Semurup.

Berdasarkan informasi yang dilansir dari bekabar.id, penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan intensif terkait peredaran uang palsu yang mulai mencuat beberapa waktu terakhir di sejumlah titik keramaian. 

Dari hasil penggerebekan, petugas mengamankan sejumlah barang bukti penting berupa satu unit printer dan laptop yang diduga digunakan pelaku untuk mencetak uang palsu.

“Tadi sekitar jam satu siang ditangkap di rumahnya. yang disita printer dan laptop,” ujar sumber.

Yang mengejutkan, sumber juga mengungkapkan bahwa terduga pelaku merupakan anak buah dari seorang pengusaha ternama di Kerinci yang namanya cukup dikenal di kalangan elite. "Iya dia itu tangan kanan serta orang kepercayaan pengusaha besar di Kerinci," tukasnya

Namun, hingga berita ini diterbitkan, Kasat Reskrim Polres Kerinci, AKP Very Prasetyawan, belum memberikan keterangan resmi saat dikonfirmasi media.(adz) 

Editor: Aldie Prasetya/Sumber: Bekabar.id

PLTA Kerinci Telah Rampung, Bakal Diresmikan Presiden Prabowo Subianto

PLTA Kerinci Telah Rampung, Tinggal menunggu Diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto. (ist/mpc)

KERINCI, MP - Selama Pertisun di Kerinci, Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. sempat mampir ke salah satu proyek energi terbesar yang pernah dibangun di Tanah Sepucuk Jambi Sembilan Lurah, Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kerinci. 

Mega proyek ini dibangun PT Kerinci Merangin Hydro. Secara teknis, proyek milik mantan Wapres Jusuf Kalla itu telah rampung. Tinggal satu hal yang ditunggu: peresmian oleh Presiden Republik Indonesia.

“Secara teknis PLTA sudah siap. Kita berharap di bulan Mei ini, ada kabar baik. Bapak Presiden bisa datang langsung meresmikan,” ujar Al Haris, di sela peninjauannya, Selasa (6/5/2025) sore.

Baca Juga: “Bunga Desa” Bupati Nginap di Desa, Gandeng Gubernur Jambi Nginap di Renah Pemetik

PLTA Kerinci bukan sekadar proyek kelistrikan. Ia adalah lompatan peradaban energi dari hulu ke hilir. Dengan kapasitas besar dan potensi distribusi lintas provinsi, PLTA ini bukan hanya memasok listrik untuk rumah tangga di Jambi, tapi juga untuk provinsi-provinsi lain di Sumatera.

“Kita bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Jusuf Kalla dan tim. PLTA ini membuat Jambi bisa menjadi penyangga energi Sumatera,” tegas Al Haris, menyebut peran tokoh nasional yang terlibat sejak tahap perencanaan.

Dengan rampungnya infrastruktur ini, Jambi tidak lagi hanya dikenal sebagai daerah kaya hasil bumi, tapi juga penyumbang energi bersih berbasis air.

Baca Juga: Bupati Kerinci dan Gubernur Jambi Tebar 5000 Benih Ikan di Renah Pemetik

PLTA Kerinci menjadi ikon transisi energi hijau di Pulau Sumatera. Di tengah krisis iklim global dan sorotan terhadap energi fosil, kehadiran pembangkit listrik dari air menjadi pesan kuat: bahwa Jambi berinvestasi pada masa depan.

“PLTA ini kita harapkan bisa menyuplai energi rumah tangga di Jambi, juga ke Pelabuhan Ujung Jabung, yang nantinya akan membutuhkan energi besar untuk operasional,” ujar Gubernur.

Hingga kini, Pemerintah Provinsi Jambi masih menunggu kepastian jadwal dari Kementerian Sekretariat Negara untuk peresmian PLTA. Namun menurut Gubernur, semua kesiapan teknis sudah rampung. Tidak ada lagi pengerjaan berat di lapangan.

“Kalau bisa 15 Mei ini, lebih bagus. Yang jelas kita siap,” ujar Al Haris dengan nada optimistis.

Pilihan Redaksi:

Bupati dan Wabup Kerinci Hadiri Syukuran dan Panen Perdana Benih Kentang G0 di Kayu Aro

Ini 5 Pahlawan asal Jambi yang Pantang Menyerah, Ada Sultan Thaha Syaifuddin hingga Abundjani

Ketika air Batang Merangin mengalir deras, tak banyak yang tahu bahwa di balik arusnya kini mengalir juga arus listrik harapan. PLTA Kerinci tak hanya menyuplai energi, tapi membangun ketahanan, menyinari rumah-rumah, dan membawa Jambi masuk ke babak baru perannya di Sumatera.

Dan ketika Presiden meresmikan PLTA ini nanti, yang dihidupkan bukan hanya jaringan listrik, tapi juga status Jambi sebagai poros energi bersih regional.(*)

Bupati dan Wabup Kerinci Hadiri Syukuran dan Panen Perdana Benih Kentang G0 di Kayu Aro

Bupati Kerinci Monadi bersama Wakil Bupati H Murison, menghadiri acara syukuran sekaligus panen perdana benih kentang kelas G0 di Screen House (SGH) Balai Benih Induk (BBI) Kentang Kayu Aro, pada Rabu (07/05/2025).(ist) 

Bukti Nyata Kemandirian Petani Kerinci

KERINCI, MP – Bupati Kerinci Monadi bersama Wakil Bupati H Murison, menghadiri acara syukuran sekaligus panen perdana benih kentang kelas G0 di Screen House (SGH) Balai Benih Induk (BBI) Kentang Kayu Aro, pada Rabu (07/05/2025).

Acara ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan pertanian hortikultura di Kabupaten Kerinci, khususnya dalam peningkatan kualitas dan ketersediaan benih unggul kentang. Benih kelas G0 merupakan benih dasar yang memiliki kualitas genetik dan kesehatan tertinggi, sehingga sangat penting untuk mendukung keberhasilan budidaya kentang di daerah dataran tinggi seperti Kayu Aro.

Dalam sambutannya Bupati Kerinci, Monadi mengapresiasi kerja keras Dinas Pertanian dan seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan BBI Kentang Kayu Aro. "Kita patut bersyukur karena kini Kerinci sudah mampu memproduksi benih G0 sendiri. Ini langkah besar untuk mewujudkan kemandirian benih dan meningkatkan kesejahteraan petani," ujarnya.

Baca Juga: Al Haris Panen Padi dan Ikan di Pungut Ilir: Ketahanan Pangan Bukan Slogan, Tapi Jalan Menuju Kedaulatan

Ditambahkannya bahwa keberadaan BBI ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam mendorong sektor pertanian menjadi tulang punggung ekonomi Kerinci. "Ini akan menjadi model pengembangan benih hortikultura yang bisa direplikasi di wilayah lain," katanya.

Dijelaskannya bahwa, untuk mendapatkan Planlet itu bukanlah perkara mudah, Alhamdulillah untuk Kabupaten Kerinci sudah bisa meraih itu. Kedepannya seluruh peralatan yang ada di laboratorium harus lengkap, dan ini menjadi perhatian bersama. 

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Kabupaten Kerinci, Radium Khalis, turut menyampaikan rasa syukur dan optimisme atas capaian ini. “Panen perdana benih G0 ini merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan teknologi dan sumber daya manusia yang andal. Ini bukan hanya keberhasilan teknis, tapi juga pencapaian strategis untuk kemandirian benih dan ketahanan pangan daerah,” ujarnya.

Sementara itu Tim Supervisi Delegasi Legalitas Kentang (Planlet), Nunik, menyampaikan bahwa kehadirannya disini untuk melihat ketidaksesuaian, dengan tujuan untuk melihat bahwa jaringan disini sudah sesuai dituliskan dengan dikerjakan apa tidak.

"Alhamdulillah supervisi sudah selesai. Potensi tidak hanya kentang, dari lahan, iklim dan SDM sungguh memadai, bahwa sayang jika tidak digunakan. Sehingga saya yakin, Kerinci bisa mandiri benih kentang. Saya yakin kerinci bisa, sehingga petani tidak akan beli benih dari daerah lain. Karna potensi sangat tinggi," tegasnya.

Acara syukuran dan panen perdana ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, perwakilan petani, serta tokoh masyarakat setempat. Selain panen benih G0, turut ditampilkan proses budidaya kentang modern di dalam screen house yang higienis dan terkontrol.

Dengan keberhasilan ini, diharapkan Kabupaten Kerinci semakin dikenal sebagai sentra produksi benih dan kentang berkualitas di tingkat nasional.(adz)

Al Haris Panen Padi dan Ikan di Pungut Ilir: Ketahanan Pangan Bukan Slogan, Tapi Jalan Menuju Kedaulatan

KERINCI - Gubernur Jambi Al Haris mengemukakan, Pemerintah Provinsi Jambi bersama seluruh jajaran dan pemerintah kabupaten/kota bersinergi membenahi sistem pertanian agar para petani bisa menghasilkan produksi panen meningkat, sebagaimana program prioritas nasional yang tertuang dalam Asta Cita Presiden.

Hal tersebut dikemukakan Gubernur saat melakukan Panen Padi Sawah dan Pembukaan Lubuk Larangan serta penyebaran benih ikan, masih dalam rangka Perjalanan Pejabat Tidur di Dusun (Pertisun) Pemerintah Provinsi Jambi Tahun 2025, bertempat di Desa Pungut Ilir Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci, Selasa (06/05/2025).

Dalam sambutan dan arahannya Gubernur Al Haris mengatakan bahwa Gerakan Tanam Padi Sawah merupakan salah satu bentuk aksi nyata Pemerintah Provinsi Jambi untuk menekan inflasi dan penguatan ketahanan pangan serta upaya mendukung percepatan swasembada pangan Indonesia.

"Disini saya tekankan pentingnya ketahanan pangan sebagai bagian dari program prioritas nasional yang tertuang dalam Asta Cita Presiden, pemerintah menargetkan untuk tidak lagi mengimpor beras pada tahun 2027, sehingga kerja keras dari seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan," kata Gubernur Al Haris.

Baca Juga: Bupati Kerinci dan Gubernur Jambi Tebar 5000 Benih Ikan di Renah Pemetik

Gubernur Al Haris menjelaskan, Kabupaten Kerinci semenjak dulu dikenal sebagai daerah penghasil padi terbesar di Provinsi Jambi. "Kerinci ini kita kenal semenjak dulu penghasil padi yang banyak, yang menopang Provinsi Jambi dari hasil pertanian termasuk padi," jelasnya.

Gubernur Al Haris menyampaikan, ke depan tidak ada lagi alih fungsi lahan pertanian untuk kepentingan lain, karena akan berdampak langsung terhadap produksi pangan. "Saya mengharapkan kepada para petani kita tidak lagi mengalih fungsikan lahan. Kalau lahan sawah kita berubah fungsi, hasil produksi akan terganggu. Ini yang harus kita jaga bersama,” ungkapnya.

"Panen yang dilaksanakan hari ini juga menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk mendorong semangat petani dan memperkuat komitmen dalam menjaga ketahanan pangan daerah maupun nasional," pungkasnya.

Baca Juga: Kota Sungai Penuh Digempur Limbah Sampah Berkepanjangan

Sementara itu Bupati Kerinci Monadi, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Al Haris bersama rombongan yang telah datang ke desa Pungut ilir, Pemerintah Kabupaten Kerinci. “Pungut Ilir pada hari ini ada panen padi sawah, juga panen ikan, juga penyebaran 20.000 bibit ikan ke lubuk larangan pungut Ilir,” kata Bupati Monadi.

Penyebaran 20 ribu bibit ikan oleh Gubernur dan Bupati Kerinci. (ist)

“Pemerintah Kabupaten Kerinci akan terus berkerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jambi dalam pembibitan ikan dan juga pertanian. Tujuan utama kita bagaimana pendapatan masyarakat bisa meningkat dan perekonomian juga meningkat,” tambahnya.

Pada kesempatan ini juga Gubernur Al Haris secara simbolis menyerahkan bantuan masjid sebesar Rp. 25 juta, karpet badminton, bibit padi dan alat alsintan kepada para petani. (*)

Kelulusan Rayakan dengan Kegiatan Bermanfaat, Ini Imbauan Polres Kerinci untuk Siswa SMA/SMK

Kelulusan Rayakan dengan Kegiatan Bermanfaat, Ini Imbauan Polres Kerinci untuk para Siswa SMA/SMK di Kerinci dan Sungai Penuh. (ist)

Kerinci - Dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan ketertiban umum pada momentum kelulusan siswa SMA/SMK, Kepolisian Resor (Polres) Kerinci menyampaikan imbauan kepada para pelajar dan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Langsung oleh Kapolres Kerinci, AKBP Arya Tesa Brahmana, S.I.K, menegaskan bahwa siswa yang merayakan kelulusan diminta untuk tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan aksi yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Polres Kerinci melarang beberapa aktivitas yang sering dilakukan saat kelulusan, seperti melakukan konvoi yang dapat mengganggu ketertiban umum serta berpotensi menimbulkan tawuran,”ujar Kapolres Kerinci AKBP Arya Tesa Brahmana, Selasa (6/5/2025).

Baca Juga:  

Kurang dari 2 Jam, Polres Kerinci Berhasil Tangkap Pelaku Pelecehan Seksual Anak di Bawah Umur

Bupati Kerinci dan Gubernur Jambi Tebar 5000 Benih Ikan di Renah Pemetik

Lebih lanjut Kata Kapolres Kerinci, Siswa SMA/SMK juga Dilarang mencoret-coret seragam atau pakaian, serta mengecat tembok atau jalan dengan menggunakan pewarna seperti cat semprot atau pilox, juga Dilarang menggunakan knalpot brong (tidak sesuai spesifikasi teknis) dan tidak melengkapi diri dengan kelengkapan berkendara seperti helm dan spion.

“Imbauan ini sejalan dengan semangat Polri untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif, serta mendorong siswa merayakan kelulusan dengan cara yang positif dan bermanfaat,”tambah Kapolres Kerinci.

“Rayakan kelulusan dengan kegiatan yang bermanfaat dan tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain,” pesan Kapolres Kerinci.(*)

Kota Sungai Penuh Digempur Limbah Sampah Berkepanjangan

Jika hujan turun di Desa Sungai Ning Kota Sungai Penuh maka aliran air akan menggulung tumpukan sampah dari TPAS RPT.(ist) 

SUNGAI PENUH - Hujan turun seperti biasa di Desa Sungai Ning, Kecamatan Sungai Bungkal. Tapi, kali ini, aliran air yang datang menggulung tumpukan plastik, pecahan botol, potongan kasur, serta bau tak tertahankan dari Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Renah Padang Tinggi (RPT). Tempat pembuangan sampah ini, memang sudah lama dianggap tak layak lagi beroperasi.

Dan seperti luka yang dibiarkan terbuka terlalu lama, TPAS RPT kini bukan hanya tempat pembuangan—tapi sumber bencana.

Setiap kali hujan turun, TPAS RPT seperti tak mampu lagi menahan dirinya. Sampah meluber keluar dari pagar, terbawa arus air hingga mencemari sungai dan melintasi jalan nasional Sungaipenuh–Tapan. Aroma busuk bercampur banjir menciptakan jalur maut yang siap menyeret siapa pun yang lengah.

Insiden terbaru terjadi pekan lalu. Satu unit mobil dilaporkan terseret arus bercampur sampah hingga masuk ke sungai. Tak ada korban jiwa, tapi trauma dan kemarahan warga tak terbendung.

“Kami ini hidup di pinggir sungai, tapi sekarang sungainya berubah jadi tempat buangan,” ujar seorang warga Desa Sungai Ning.

Sungai yang dulunya menjadi sumber air untuk mandi, mencuci, bahkan konsumsi, kini berubah menjadi aliran limbah yang mencemari tubuh dan mental masyarakat.

Merespons krisis ini, Wali Kota Sungaipenuh Alfin akhirnya memanggil seluruh Kepala OPD dan Kepala Desa dalam rapat koordinasi di Aula Kantor Wali Kota, Sabtu (3/5). Dalam pertemuan itu, Wako Alfin menginstruksikan secara tegas:

“Aktifkan kembali seluruh fasilitas TPS3R. Segera.”

TPS3R atau Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle—yang selama ini mangkrak dan minim operasional—didorong untuk menjadi garda depan penanggulangan sampah. Tapi pertanyaannya: mengapa reaksi ini baru muncul setelah ada mobil terseret banjir?

Kota Sungaipenuh terus berkembang. Populasi bertambah. Aktivitas ekonomi naik. Tapi pengelolaan sampah seperti tertinggal di masa lalu. TPAS RPT yang sudah lama dikeluhkan tetap jadi andalan. Tidak ada perluasan. Tidak ada relokasi. Tidak ada revitalisasi serius.

Sementara di lapangan, warga desa menjadi saksi dan korban paling awal dari pembiaran sistemik ini. Sungai tercemar. Jalan nasional terganggu. Keselamatan pengguna jalan dipertaruhkan. Bahkan hanya soal waktu sebelum insiden berikutnya kembali terjadi.

Baca Juga: Mobil Dirut PDAM Sungai Penuh Terseret Longsor Bersama Sampah

Instruksi pengaktifan kembali TPS3R bisa menjadi titik balik. Tapi pengalaman warga mengajarkan mereka untuk skeptis. Banyak TPS3R dibangun, tapi tak terkelola. Alat rusak. Tenaga kerja minim. Koordinasi antar desa dan OPD tak berjalan.

“Bukan hanya aktifkan TPS3R, tapi juga benahi sistemnya. Kalau cuma aktif nama, itu bukan solusi,” ujar seorang warga.

Sungaipenuh pernah bangga pada airnya. Pada udara sejuknya. Pada hijaunya pegunungan yang mengelilingi. Tapi kini, krisis sampah menjadi noda yang mengalir bersama waktu.

Air yang seharusnya memberi kehidupan, kini membawa racun dari pengelolaan yang gagal.

Dan jika sistem tak dibenahi dari hulu, maka derita di hilir hanya tinggal menunggu giliran.(*)

Editor: Aldie Prasetya / Sumber: JambiSatu.id

Bupati Kerinci dan Gubernur Jambi Tebar 5000 Benih Ikan di Renah Pemetik

Bupati dan Gubernur Tebar 5000 Benih Ikan di Renah Pemetik, Sinergi Program Bunga Desa dan Pertisun.(ist)

KERINCI, MP – Bupati Kerinci Monadi bersama Gubernur Jambi Al Haris beserta rombongan menebar sebanyak 5.000 benih ikan di aliran sungai Desa Pasir Jaya, Kecamatan Renah Pemetik, Siulak Mukai, Senin (5/5/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi antara program unggulan Pemerintah Kabupaten Kerinci dan Pemerintah Provinsi Jambi yang menyentuh langsung masyarakat desa.

Istimewanya, Monadi dan Gubernur Al Haris beserta rombongan turut bermalam di Desa Pasir Jaya dalam rangkaian sinergi dua program pro-rakyat, yakni “Bunga Desa” (Bupati Nginap di Desa) yang diusung oleh pasangan Monadi–Murison dan “Pertisun” (Pejabat Tidur di Dusun) dari pasangan Haris–Sani.

Kegiatan ini tidak hanya dimaknai sebagai agenda seremonial, tetapi juga sebagai wujud nyata kedekatan pemimpin dengan rakyat serta upaya memahami secara langsung persoalan dan potensi desa.

“Desa adalah nadi pembangunan daerah. Dengan menginap dan berbaur langsung dengan masyarakat, kita tahu apa yang mereka butuhkan, apa yang harus dibenahi, dan apa yang bisa kita kembangkan,” ujar Bupati Monadi.

Berita Lainnya: “Bunga Desa” Bupati Nginap di Desa, Gandeng Gubernur Jambi Nginap di Renah Pemetik

Ia menegaskan bahwa program Bunga Desa akan terus menjadi pendekatan utama dalam menyerap aspirasi rakyat secara langsung dan mempercepat solusi pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan lapangan.

“Penebaran benih ikan hari ini adalah simbol dari harapan. Kita tanam harapan, dan bersama rakyat kita rawat harapan itu agar memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat desa. Potensi perikanan dan pertanian di wilayah ini sangat besar, tinggal kita dorong dan kawal,” lanjut Monadi.

Sementara itu, Murison yang mendampingi kegiatan tersebut menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi adalah langkah strategis dalam menjawab tantangan desa secara menyeluruh.

“Program ini bukan sekadar tidur di dusun, tetapi bagaimana membawa solusi ke desa. Kita ingin memastikan bahwa pembangunan tidak hanya terlihat di kota, tapi benar-benar menyentuh sampai ke hulu, ke masyarakat akar rumput,” tegas Murison.

Ia juga menekankan bahwa pemberdayaan ekonomi desa, seperti melalui budidaya ikan dan pengembangan UMKM, akan menjadi prioritas utama dalam pemerintahan Monadi–Murison ke depan.

Kehadiran Gubernur Jambi Al Haris dalam kegiatan ini turut memperkuat sinergi lintas pemerintahan yang bertujuan membangun dari desa ke kota, dari pinggir ke pusat. Warga Pasir Jaya pun menyambut penuh antusiasme dan harapan atas perhatian yang begitu dekat dari para pemimpinnya.(afr)

“Bunga Desa” Bupati Nginap di Desa, Gandeng Gubernur Jambi Nginap di Renah Pemetik

Program Bunga Desa (Bupati Nginap di Desa), kali ini Bupati dan Wabup Kerinci Gandeng Gubernur Jambi Al Haris Nginap di Renah Pemetik.(ist)

Kerinci – Senin (5/5/2025) Pemerintah Kabupaten Kerinci menggelar kegiatan “Bunga Desa” (Bupati Nginap di Desa) di Desa Pasir Jaya pada 5–6 Mei 2025. Kegiatan ini menjadi istimewa karena dihadiri langsung oleh Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., yang juga tercatat sebagai gubernur pertama yang menginjakkan kaki di wilayah Renah Pemetik.

“Bunga Desa” merupakan program andalan Bupati Kerinci Monadi dan Wakil Bupati Kerinci Murison yang bertujuan mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat desa secara langsung. Melalui kegiatan ini, bupati dan jajaran pemerintah turun ke desa, bermalam bersama warga, serta meninjau langsung berbagai kebutuhan dan potensi desa.

Program “Bunga Desa” diharapkan mampu menjadi model pendekatan baru dalam pelayanan publik dan pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.

Baca Juga:

Herman Hadi Resmi Dilantik Jadi Kades (PAW) Sawahan Koto Majidin

Permudah Pelayanan Warga di Dukcapil, Bupati Monadi Rencanakan Pendelegasian Wewenang ke Kecamatan  

Gubernur Al Haris menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat desa. Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi untuk terus mendorong pembangunan di daerah-daerah terpencil agar tidak tertinggal dari pusat pertumbuhan lainnya.

“Ini menjadi Suasana keakraban yang tercermin dalam berbagai kegiatan gotong royong dan interaksi hangat antara pejabat daerah dan masyarakat turun langsung ditengah masyarakat,”ujar Al Haris.

Sementara itu Bupati Kerinci Monadi menyampaikan, Bunga Desa ini merupakan program lanjutan dari visi misi Pemerintah Kabupaten Kerinci untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih dekat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat desa.

“Kami ingin memastikan bahwa pelayanan publik benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke pelosok desa. Dengan bermalam di desa, kami bisa mendengar langsung aspirasi warga dan melihat potensi lokal yang bisa dikembangkan,” ujar Bupati Monadi.

Bupati Monadi juga mengucapkan Terimakasih kepada Gubernur Jambi Al Haris hadir dalam meninjau yang insyaallah pembangunan jalan ke arah Desa Pasir Jaya Renah Pemetik akan dibangun.

“Terimakasih, ini Gubernur Jambi yang pertama injak kaki di Renah Pemetik semoga apa yang kita niatkan bersama (pembangunan jalan Renah Pemetik) bisa tercapai dan akses masyarakat di wilayah tersebut lancar,”harap Bupati Kerinci Monadi.

Selama kegiatan berlangsung, sejumlah pelayanan publik dibuka di lokasi, seperti pelayanan administrasi kependudukan, kesehatan.

Program “Bunga Desa” di Desa Pasir Jaya ini diharapkan menjadi contoh bagaimana sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dapat mempercepat pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Kerinci.(afr)

Herman Hadi Resmi Dilantik Jadi Kades (PAW) Sawahan Koto Majidin

Prosesi pengambilan sumpah PAW Kades Sawahan Koto Majidin. (ist)

KERINCI, MP – Pemerintah Kecamatan Air Hangat melantik Herman Hadi, SP, MTG sebagai Kepala Desa Antar Waktu (PAW) Desa Sawahan Koto Majidin di Aula Kantor Camat Air Hangat, Senin (05/05/25).

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung khidmat dan dihadiri para tokoh masyarakat, perangkat desa, serta pejabat kecamatan.

Camat Air Hangat, Drs. Dafrisman, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan harapan besar terhadap kepemimpinan Herman Hadi. Ia menekankan bahwa kehadiran kepala desa yang baru diharapkan membawa kemaslahatan dan kemajuan, tidak hanya untuk Desa Sawahan Koto Majidin, tetapi juga berdampak positif terhadap empat desa Koto Majidin secara keseluruhan, bahkan bagi Kecamatan Air Hangat secara luas.

“Selama ini belum ada keluhan dalam pelayanan pemerintahan di desa, dan saya berharap ini bisa terus dipertahankan. Kerja sama dengan mitra kerja seperti BPD dan struktur lainnya harus dioptimalkan,” ujarnya.

Dafrisman juga mengingatkan pentingnya koordinasi dan konsolidasi dalam merancang dan melaksanakan pembangunan desa. Ia mendorong agar Herman Hadi aktif berdiskusi dengan kepala desa lainnya di empat desa Koto Majidin untuk menyusun prioritas pembangunan yang terintegrasi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Pemberdayaan masyarakat juga harus jadi perhatian utama. Kelompok-kelompok masyarakat di desa harus diberdayakan agar berperan aktif dalam pembangunan,” tambahnya.

Terkait stabilitas wilayah, Camat mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban demi mendukung suasana kondusif dalam pelaksanaan program-program desa.

Sementara itu, usai dilantik, Herman Hadi menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk menjalankan amanah yang diberikan masyarakat dengan sebaik-baiknya.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Sesuai arahan pak Camat, saya akan bekerja dengan sungguh-sungguh, merangkul semua elemen desa, menjaga sinergi dengan BPD dan tokoh masyarakat, serta fokus dalam pelayanan, pembangunan, dan pemberdayaan,” kata Herman Hadi.

Dirinya mengungkapkan komitmen untuk mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab dan keterbukaan.

“Pelantikan ini juga merupakan titik awal pengabdian saya kepada masyarakat, tentulah kami bekerja sama dengan semua unsur,” ujar Herman.

Ia menegaskan bahwa ke depan dirinya akan segera mengonsolidasikan program dan menyelaraskan visi pembangunan dengan para kepala desa di wilayah Koto Majidin.

“Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Saya percaya, jika seluruh kepala desa bersinergi, maka dampaknya akan besar dan dirasakan masyarakat. Saya juga berkomitmen untuk mendorong pemberdayaan masyarakat, membuka ruang partisipasi publik, serta menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam setiap program,” tegasnya.

Acara pelantikan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah yang mempererat silaturahmi antara perangkat desa, tokoh adat, dan masyarakat sekitar. (Adz/Sumber: Bekabar.id)

Permudah Pelayanan Warga di Dukcapil, Bupati Monadi Rencanakan Pendelegasian Wewenang ke Kecamatan

Permudah Layanan Administrasi Warga di Dukcapil, Bupati Monadi Rencanakan Pendelegasian Wewenang ke Kecamatan.(ist)

KERINCI, MP – Dalam upaya meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat, Bupati Kerinci, Monadi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kerinci pada Kamis (1/5).

Dalam sidaknya, Bupati Monadi menyoroti pentingnya kecepatan dan kemudahan layanan bagi masyarakat, terutama di wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan. Untuk itu, ia menyampaikan rencana strategis untuk mendelegasikan sebagian kewenangan pelayanan administrasi ke tingkat kecamatan.

“Kita ingin masyarakat yang tinggal di daerah terpencil tidak perlu lagi jauh-jauh datang ke kantor pusat hanya untuk mengurus dokumen kependudukan. Maka dari itu, kami akan kaji pendelegasian kewenangan ini agar layanan bisa dilakukan langsung di kantor kecamatan,” ujar Bupati Monadi di sela kunjungannya.

Baca Juga:

Wabup Kerinci Murison Pimpin Rapat Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih

Audiensi dengan Menhub Bersama Gubernur Jambi, Bupati Monadi Usulkan Pengembangan Bandara Depati Parbo

Lebih lanjut, Bupati Monadi juga mengusulkan agar Dukcapil menjadwalkan layanan keliling menggunakan mobil ke titik-titik tertentu yang sulit dijangkau. “Saya berharap Dukcapil dapat menjadwalkan mobil layanan ke lokasi-lokasi strategis, seperti desa terpencil atau pusat keramaian, agar masyarakat bisa mendapatkan layanan langsung di tempat,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di kantor kecamatan agar mampu menjalankan tugas pelayanan administrasi dengan baik. Selain itu, penguatan sistem teknologi informasi menjadi prioritas agar proses administrasi berjalan lebih efisien dan transparan.

Kunjungan ini turut didampingi oleh Kepala Dinas Dukcapil Kerinci serta beberapa pejabat terkait. Bupati Monadi berharap langkah ini dapat menjadi bagian dari reformasi birokrasi di Kabupaten Kerinci untuk memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan ramah kepada masyarakat.(Adz)

Momen Dua Tokoh GOW Kerinci Hadiri Puncak Peringatan Hari Kartini Provinsi Jambi

Dua Tokoh GOW Kerinci: Ketua Penasehat Ny Novra Wenti Monadi, SE., bersama Ketua GOW Kerinci, Ny Septi Malinda Murison, menghadiri puncak peringatan Hari Kartini ke-147 tingkat Provinsi Jambi yang digelar di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (30/4/2025).(mpc/ist)

Jambi, MP – Ketua Penasehat Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kerinci, Novra Wenti Monadi, SE., bersama Ketua GOW Kerinci, Septi Malinda Murison, menghadiri puncak peringatan Hari Kartini ke-147 tingkat Provinsi Jambi yang digelar di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (30/4/2025).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., unsur Forkopimda Provinsi Jambi, Ketua Pembina BKOW, para ketua GOW se-Provinsi Jambi, organisasi wanita, serta tamu undangan lainnya.

Kehadiran dua tokoh perempuan Kerinci tersebut menjadi wujud dukungan nyata terhadap perjuangan dan semangat emansipasi yang diwariskan oleh R.A. Kartini.

Dalam sambutannya, Gubernur Jambi mengajak seluruh perempuan di Provinsi Jambi untuk meneladani semangat juang R.A. Kartini sebagai tokoh emansipasi perempuan.

Baca Juga:  Wabup Kerinci Murison Pimpin Rapat Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih

“Kartini-Kartini Provinsi Jambi diharapkan dapat terus merefleksikan diri dan menyalakan semangat perjuangan. Saya juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh perempuan Jambi yang selama ini telah berkontribusi aktif dalam mendukung pembangunan daerah, baik di sektor sosial, ekonomi, pendidikan, maupun pemberdayaan masyarakat,” ujar Gubernur.

Di kesempatan terpisah, Novra Wenti Monadi turut menyampaikan ucapan selamat Hari Kartini kepada seluruh perempuan Jambi, khususnya di Kabupaten Kerinci. Ia berharap momentum ini menjadi dorongan bagi perempuan untuk terus berkembang, menjadi pribadi yang cerdas, bijak, serta memberi kontribusi positif bagi masyarakat.

Tak lupa, ia juga memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Kaliyem, utusan perempuan inspiratif dari Kabupaten Kerinci yang menerima penghargaan “Perempuan Berjasa dan Inspiratif Provinsi Jambi” yang diberikan langsung oleh Gubernur Jambi.

Baca Juga: 

Audiensi dengan Menhub Bersama Gubernur Jambi, Bupati Monadi Usulkan Pengembangan Bandara Depati Parbo

Raih Izin Menhut, Jalan Renah Pemetik Segera Direalisasikan  

“Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus berkarya dan memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat,” tutup Novra Wenti.

Sementara itu, Septi Malinda Murison mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jambi bersama organisasi-organisasi wanita. Ia berharap semangat Kartini terus menjadi inspirasi bagi kaum perempuan di Kerinci, khususnya generasi muda, untuk tidak ragu mengejar mimpi dan memperjuangkan hak-haknya.

Wabup Kerinci Murison Pimpin Rapat Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih


Kerinci, Merdekapost.com – Wakil Bupati Kerinci, H. Murison, memimpin rapat percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih Kabupaten Kerinci pada Rabu (30/04/2025) bertempat di ruang rapat Kantor Bupati Kerinci. 

Rapat ini dihadiri oleh sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, serta unsur terkait lainnya.

Dalam arahannya, Wabup Murison menekankan pentingnya pembentukan Koperasi Merah Putih yang merupakan program nasional sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi berbasis koperasi. Ia menyampaikan bahwa koperasi ini diharapkan menjadi wadah produktif yang mampu menghimpun potensi-potensi lokal di seluruh kecamatan.

“Pemerintah Kabupaten Kerinci sangat mendukung percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih. Kami ingin koperasi ini menjadi wadah gotong royong ekonomi masyarakat, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara merata,” ujar Murison.

Baca Juga: 

Audiensi dengan Menhub Bersama Gubernur Jambi, Bupati Monadi Usulkan Pengembangan Bandara Depati Parbo

Raih Izin Menhut, Jalan Renah Pemetik Segera Direalisasikan

Rapat ini juga membahas langkah-langkah teknis, mulai dari sosialisasi di tingkat kecamatan, pembentukan struktur koperasi, hingga persiapan legalitas formal koperasi. Seluruh camat diminta untuk segera melakukan koordinasi di wilayah masing-masing guna menyukseskan program ini.

Wabup juga meminta agar OPD terkait memberikan dukungan maksimal dalam bentuk pendampingan, pelatihan, dan fasilitasi administrasi, agar pembentukan koperasi dapat berjalan sesuai target.

Dengan semangat kolaboratif, Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap Koperasi Merah Putih akan menjadi simbol persatuan dan kemandirian ekonomi masyarakat, sejalan dengan nilai-nilai kebangsaan dan pembangunan daerah.(afr)

Mobil Dirut PDAM Sungai Penuh Terseret Longsor Bersama Sampah

SUNGAI PENUH, MP.Com - Hujan lebat yang melanda kota Sungai Penuh, beberapa hari terakhir kembali mengakibatkan sampah longsor ke badan jalan puncak Sungai Penuh - Tapan (Sumbar) pada Kamis pagi (30/04).

Informasi yang diperoleh banjir membawa material Sampah dari TPA Renah Padang Tinggi, desa Sungai Ning, kecamatan Sungai Bungkal, kota Sungai Penuh, mengakibatkan mobil milik Dirut PDAM Tirta Khayangan Sungai Penuh, terseret longsor sampah. kejadian jam 03.00 WIB pagi tadi 

"Pagi ini Rabu 30 April 2025 telah terjadi longsor SAMPAH lagi dan telah memakan korban satu unit minibus hanyut terbawa longsoran sampah. Sebagian sampah sudah hanyut memenuhi Sungai Batang Bungkal. Harus berapa kali untuk menjelaskan kepada penguasa Kota Sungai Penuh akan bahaya TPA di RPT ini? Lantas siapa yg bertanggung jawab jika sudah adanya korban? Masih jugo, ntah lah gi. Kami akan tuntut," tulis Deky Hamdani dalam akun Facebooknya.

Baca Juga:

Raih Izin Menhut, Jalan Renah Pemetik Segera Direalisasikan

Untuk diketahui sebelumnya TPA di RPT Sungai Ning pernah jebol akibat hujan lebat, dimana material sampah dari bukit menutupi badan jalan Nasional Sungai Penuh - Tapan (Sumbar). 

Sementara itu. Gunariadi Kasubsi Umum PDAM Tirta Khayangan Kota Sungai Penuh menyampaikan,bahwa kejadian ini bermula saat Edi Alfarizi bersama keluarga melintas di kawasan Sungai Penuh – puncak dari Padang Sumatera Barat pada pukul 21.00 WIB.Dan secara tiba-tiba datang longsor, sehingga menyeret mobil tersebut kebawah.

“Alhamdulillah, kondisi Dirut Edi Alfarizi beserta istri beliau Buk Nelli, dan Gilang anak nya selamat”,ujar Gunar (30/4)

Akan tetapi untuk saat Direktur Edi Alfarizi dan keluarga masih belum bisa diajak berbicara banyak, karena masih trauma.

”Pak Edi Alfarizi dan keluarganya masih dalam kondisi trauma dan belum dapat memberikan banyak keterangan“. pungkas Gunar.

(TIM)

Raih Izin Menhut, Jalan Renah Pemetik Segera Direalisasikan

Bupati Kerinci Monadi bergerak Cepat menemui Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemenhut) di Jakarta, untuk memperjuangkan izin pembangunan jalan yang melewati kawasan hutan.(ist)

Merdekapost.com – Bupati Kerinci, Monadi, kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun infrastruktur daerah dengan bergerak cepat merealisasikan pembangunan jalan menuju Renah Pemetik, wilayah terpencil yang selama ini sulit diakses.

Dalam langkah strategisnya, Bupati Monadi langsung menemui Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kemenhut) di Jakarta, untuk memperjuangkan izin pembangunan jalan yang melewati kawasan hutan. Upaya ini dilakukan agar program unggulan bisa terealisasi segera. Upayakan agar izin dari kementerian kehutanan bisa terbit untuk jalan renah pemetik.

“Jalan renah pemetik sudah ada sejak 1960, Jalan ini merupakan urat nadi pertanian dan telah menjadi keluhan masyarakat terhadap akses jalan yang sulit, sehingga menjadi dorongan kuat pemkab mengupayakan jalan ini untuk layak dilalui,” jelasnya.

Beginilah gambaran kondisi jalan Renah Pemetik akhir-akhir ini terutama jika musim hujan. Hal inilah yang membuat prihatin dengan kondisi masyarakat yang berada disana, terutama dalam hal transportasi hasil pertanian mereka. (ist)

Pertemuan tersebut membuahkan hasil positif, di mana pemerintah pusat memberikan lampu hijau dan memberikan izin pembangunan jalan tersebut. Dimana Kementerian kehutanan menyambut baik kedatangan pemkab kerinci, Sekjend kementerian kehutanan sampaikan kepedulian terhadap masyarakat petani di area renah pemetik dan Sekjend izinkan Kabupaten kerinci membangun jalan renah pemetik dan Sekjend harap masyarakat berkomitmen menjaga hutan TNKS.

“Ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan pusat demi membuka akses bagi masyarakat Renah Pemetik,” ujar Monadi. Ia menegaskan bahwa jalan ini bukan hanya akses fisik, tapi juga menjadi kunci pemerataan pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat setempat yang umumnya merupakan petani.

Rencana pembangunan jalan ini disambut antusias oleh masyarakat Renah Pemetik, yang mayoritas berprofesi sebagai petani. Mereka mengaku selama ini harus menempuh medan sulit untuk membawa hasil pertanian ke pasar.

“Kami sangat bersyukur, akhirnya ada perhatian dari pemerintah. Dulu kami harus memikul hasil tani berjam-jam ke jalan besar. Kalau jalan ini jadi nanti, ekonomi kami pasti meningkat,” ujar Zaini salah seorang petani kopi di Renah Pemetik.

Pembangunan jalan Renah Pemetik menjadi bukti nyata bahwa pemerintahan Monadi – Murison dengan slogan Pejuang Petani tidak tinggal diam dalam menghadapi tantangan infrastruktur, terutama di wilayah-wilayah tertinggal.(afr)

Bupati Kerinci Pimpin Apel Peringatan Hari Otonomi Daerah Ke 29 Tahun 2025

Bupati Kerinci Pimpin Apel Peringatan Hari Otonomi Daerah XXIX Tahun 2025.(ist)

KERINCI – Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos, M.Si, memimpin Apel Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-XXIX tahun 2025 yang digelar di halaman Kantor Bupati Kerinci, Bukit Tengah Siulak, pada Senin (28/4/2025).

Dengan tema nasional “Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan.

Turut hadir dalam apel tersebut Wakil Bupati Kerinci H. Murison, S.Pd, S.Sos, M.Si, Ketua DPRD Kerinci Irwandri, SE, unsur Forkopimda Kerinci, Sekda Zainal Efendi, para staf ahli, asisten, kepala OPD, para camat, serta seluruh jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kerinci.

Dalam amanatnya, Bupati Monadi menyampaikan sambutan Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian. Ia mengajak seluruh komponen bangsa, khususnya pemerintah daerah, untuk terus memperkuat komitmen dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Baca juga: Hasil Wisata Lebaran 2025, BUMDes Pertiwi Pentagen Serahkan Rp24 Juta ke Masjid Taqwa

“Mari kita jadikan otonomi daerah sebagai sarana untuk mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat integrasi nasional, serta meningkatkan daya saing daerah demi kemajuan bangsa,” ujar Bupati Monadi mengutip Mendagri.

Bupati Monadi juga menekankan bahwa tantangan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan tidaklah mudah. Oleh karena itu, sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam menjawab berbagai tantangan tersebut.

“Koordinasi yang kuat antar tingkatan pemerintahan penting untuk memastikan setiap kebijakan nasional dapat diimplementasikan secara efektif dan tepat sasaran di daerah,” tegasnya.

Pilihan Redaksi:

Dukung Pemekaran, Warga Hibahkan 20 Ha Tanah untuk Ibukota Kerinci Hilir

Temuan Warga, Diduga Jejak Kaki Harimau, Ini Kata BKSDA Kerinci

Lebih lanjut, dalam sambutan tersebut disampaikan tiga fokus utama untuk memperkuat kapasitas daerah, yaitu:

1. Penguatan sumber daya manusia aparatur, melalui pelatihan, sertifikasi kompetensi, serta kerja sama dengan perguruan tinggi dan pemberian beasiswa.

2. Peningkatan kapasitas keuangan daerah, melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), desain APBD berbasis kinerja, serta kerja sama pembiayaan dengan perbankan.

3. Penguatan kelembagaan dan tata kelola, melalui reformasi birokrasi, digitalisasi pelayanan publik, serta peningkatan transparansi dan akuntabilitas.

Menutup sambutannya, Bupati Monadi mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk menjadikan peringatan Hari Otonomi Daerah ke-29 ini sebagai momentum memperkuat tata kelola pemerintahan yang adaptif, responsif, serta mampu menjawab harapan masyarakat secara berkelanjutan.

Apel yang berlangsung dengan tertib ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.(*)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs