Jambi Berduka! Anggota DPR RI Asal Jambi H. A. Bakri Meninggal Dunia

Anggota DPR RI yang juga mantan Ketua DPW PAN Provinsi Jambi H. A. Bakri tutup usia, Selasa (28/6/2026).(Istimewa)

JAMBI - Kabar duka datang dari Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Jambi. Anggota DPR RI yang juga mantan Ketua DPW PAN Provinsi Jambi H. A. Bakri tutup usia, Selasa (28/6/2026).

Almarhum H. A. Bakri mengembuskan napas terakhir pada pukul 20.30 WIB, di RS Siloam Lippo Village, Karawaci, Tangerang, setelah menjalani perawatan.

Kepergian almarhum membawa duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan masyarakat yang mengenalnya. Sosok H. A. Bakri dikenal sebagai pribadi yang bersahaja, mengayomi keluarga, serta memiliki hubungan yang baik dengan lingkungan sekitarnya.

Sekretaris DPW PAN Provinsi Jambi, Madian Siswadi membenarkan kabar duka tersebut. Ia menyebut jenazah akan diberangkatkan dari RS Siloam menuju San Diego Funeral House, Lippo Karawaci, sebelum diterbangkan melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Rabu pagi. 

"Almarhum akan dikebumikan di pemakaman keluarga di Jalan Mekar Jaya, Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi," katanya.

Madian menyebutkan bahwa pihak keluarga mengajak seluruh kerabat, sahabat, dan masyarakat untuk mendoakan almarhum. Keluarga juga memohon maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan beliau semasa hidup, seraya berharap Allah SWT mengampuni segala dosa-dosanya, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.

"Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala khilafnya, dan memberikan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan." pungkasnya. (*)

Ini Daftar 16 pejabat di Tanjung Jabung Barat yang Dilantik Wabup Katamso

Pelantikan Pejabat: 16 pejabat di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Jambi yang dilantik Wakil Bupati Katamso. Senin (27/7/2026).(Foto: Istimewa)

JAMBI, MERDEKAPOST.COM - Daftar 16 pejabat di Kabupaten Tanjung Jbaung Barat (Tanjabbar), Jambi yang dilantik Wakil Bupati Katamso. bertempat di Pola Utama Kantor Bupati, Senin (27/7/2026).

Pejabat yang dilantikmerupakan pejabat manajerial.

Dalam sambutannya, Katamso mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. 

Ia menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremonial, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, profesionalisme, dan dedikasi.

Menurutnya, setiap jabatan merupakan kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada masyarakat maupun kepada Tuhan Yang Maha Esa. 

Oleh karena itu, seluruh pejabat diminta segera beradaptasi, bekerja cepat, serta menunjukkan kinerja terbaik sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

Berikut 16 pejabat di Tanjabbar yang dilantik Wabup Katamso:

1. Eriansyah, sebagai Camat Kuala Betara.

2. Hilman Hidayat, sebagai Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup.

3. Eka Hartati Ningsih, sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

4. Zulfawati, sebagai Kepala Bidang Pengawasan, Pemantauan dan Penegakan Hukum Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup.

5. Dessy Hartaty, sebagai Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga.

6. Dian Lovita, sebagai Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Pemenuhan Hak Anak pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

7. Agus Priansyakh, sebagai Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan.

8. Mahfuzan, sebagai Sekretaris Camat Batang Asam.

9. Anita Fitriana, sebagai Kepala Bidang Perencanaan, Pengembangan Iklim dan Promosi Penanaman Modal pada DPMPTSP.

10. Reza Eldo Emargi, sebagai Kasubbag Umum dan Kepegawaian Dinas Lingkungan Hidup.

11. Astrini Nurmala Sari, sebagai Kasubbag Umum dan Kepegawaian Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura.

12. Aswad, sebagai Kepala Seksi Angkutan Dinas Perhubungan.

13. Rudi, sebagai Kepala UPT Pengelola Prasarana Perhubungan Dinas Perhubungan.

14. Mike Armalina, sebagai Kasubbag Tata Usaha UPT Pengelola Prasarana Perhubungan Dinas Perhubungan.

15. Z. Muttaqin, sebagai Sekretaris Lurah Tungkal V, Kecamatan Seberang Kota.

16. Algusmar, sebagai Kepala Seksi Pendapatan Kelurahan Bram Itam Kiri, Kecamatan Bram Itam. (adz)

Wakajati Jambi Bima Suprayoga Dimutasi, Penggantinya Mia Banulita Mantan Kajari Batang Hari

Kajati Sugeng Hariadi bersama Wakajati Bima Suprayoga.(Doc/Istimewa)

JAMBI | MERDEKAPOST.COM - Kejaksaan Agung (Kejagung) melakutan rotasi dan mutasi terhadap 29 pejabat struktural di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia (RI).

Satu di antaranya adalah jabatan Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Jambi. Bima Suprayoga, yang sebelumnya menjabat Wakajati Jambi, kini ditarik ke Kejagung.

Bima yang pernah menjabat Direktur Penuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini mendapat promosi jabatan sebagai  Direktur V di Jamintel Kejagung.

Baca Juga:Polda Jambi Limpahkan Varial Adhi Putra dan 2 Tersangka Korupsi DAK Disdik ke Kejati

Sementara kursi Wakajati Jambi yang ditinggalkannya, diisi oleh  Mia Banulita yang sebelumnya menjabat Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi, Sugeng Hariadi, SH, MH membenarkan adanya rotasi dan mutasi jabatan Wakajati Jambi.

Baca Juga: 

Viral di Medsos, Razia Tambang Emas Ilegal di Tebo Jambi Memanas

Begini Penjelasan Pihak Safa Marwa, Terkait Dugaan Sopir Turunkan Penumpang Wanita Sendirian di Jalan Saat Hujan

"Iya beliau dapat amanah jadi Direktur  V intelijen," ujar Kajati Jambi kepada Metro Jambi, Kamis (23/7/2026).

Posisi Wakajati Jambi dijabat oleh Mia Banulita, yang dulu juga pernah bertugas di Provinsi Jambi.

"Ibu Mia Banulita mantan Kajari Batang Hari," tambah Kajati.(Red)

Dampingi Ketum Tani Merdeka, Candra Andika Tegaskan Don Muzakkir Sangat Layak Mengemban Amanah Wakil Menteri Pertanian

 ​

Merdekapost.com – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia Provinsi Jambi, Candra Andika, mendampingi kunjungan kerja Ketua Umum Tani Merdeka Indonesia, Don Muzakkir, dalam rangkaian konsolidasi organisasi dan penguatan jaringan petani di daerah.

​Di sela-sela agenda mendampingi Ketua Umum tersebut, Candra Andika secara tegas menyampaikan pandangan dan dukungannya terkait figur kepemimpinan nasional di sektor pertanian. Menurutnya, Don Muzakkir merupakan sosok yang sangat kompeten dan layak untuk mengemban amanah sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamenpertan) Republik Indonesia.

​Candra mengungkapkan bahwa rekam jejak Don Muzakkir dalam memperjuangkan hak-hak petani di seluruh penjuru tanah air sudah tidak perlu diragukan lagi.

​"Beliau adalah figur yang tidak hanya memahami teori pertanian di atas kertas, tetapi turun langsung menyelami persoalan riil para petani hingga ke tingkat desa dan dusun. Pengalaman serta kedekatannya dengan akar rumput menjadikan beliau sangat paham apa yang dibutuhkan rakyat kecil untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional," ujar Candra Andika.

​Punya Jaringan Kuat hingga Akar Rumput

​Lebih lanjut, Candra Menjelaskan bahwa di bawah kepemimpinan Don Muzakkir, Tani Merdeka Indonesia berhasil membangun struktur jaringan organisasi yang solid dan tersebar luas di berbagai pelosok daerah. Hal ini menjadi modal sosial yang amat penting untuk menjembatani aspirasi petani dengan kebijakan pemerintah pusat.

​Dukungan dari DPW Tani Merdeka Jambi ini sejalan dengan aspirasi yang disuarakan oleh berbagai pengurus daerah Tani Merdeka di wilayah Indonesia lainnya. Mereka menilai, kolaborasi antara pemerintah dan tokoh yang memiliki dedikasi nyata seperti Don Muzakkir akan memberikan dorongan akselerasi yang signifikan bagi program-program pembangunan pertanian nasional.

​Candra Andika berharap, dalam struktur kepemimpinan dan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, sosok Don Muzakkir dapat dipertimbangkan untuk mengisi posisi strategis di Kementerian Pertanian.

​"Kami dari DPW Tani Merdeka Jambi siap berada di barisan terdepan mengawal dan mendukung penuh Bapak Don Muzakkir. Kami meyakini, dengan rekam jejak, komitmen, dan kerja nyatanya selama ini, beliau mampu membawa sektor pertanian Indonesia semakin maju, mandiri, dan menyejahterakan para petani," pungkas Candra. (*)

5 Pejabat Eselon II Pemprov Jambi Dilantik Malam ini, Putra Kerinci Nasrul Dilantik sebagai Kadis Perkim

5 Pejabat Eselon II Pemprov Jambi Dilantik Gubernur Al Haris Malam ini, Bertemapt di Rumah Dinas Gubernur Jambi.(Adz) 

JAMBI, MERDEKAPOST.COM – Gubernur Jambi Al Haris dijadwalkan melantik lima pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) Pemerintah Provinsi Jambi pada Kamis (16/7/2026) malam di rumah dinas gubernur. Pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil seleksi terbuka jabatan yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Salah satu pejabat yang menjadi perhatian masyarakat adalah Nasrul, putra Kabupaten Kerinci, yang akan resmi mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Jambi. Kepercayaan yang diberikan kepada Nasrul dinilai menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kerinci karena salah satu putra daerah dipercaya menduduki jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi.

Baca Juga:

Dampingi Wapres Gibran, Gubernur Al Haris Perjuangkan MRI Baru dan Tambahan Dokter Spesialis RSUD Raden Mattaher

Tertunda, Ini Daftar 5 Pejabat di Pemprov Jambi yang akan Dilantik Gubernur Al Haris

Pelantikan lima pejabat tersebut awalnya dijadwalkan berlangsung pada Kamis pagi. Namun, agenda itu ditunda karena Gubernur Al Haris mendampingi kunjungan kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Provinsi Jambi. Setelah agenda kenegaraan selesai, pelantikan dijadwalkan berlangsung pada Kamis malam.

Kelima pejabat yang akan dilantik merupakan peserta dengan nilai terbaik dalam seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama. Pengisian jabatan definitif ini diharapkan mampu memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Selain Nasrul, pejabat lain yang akan dilantik adalah M. Umar sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Bustanul Arifin sebagai Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Jambi, drg. Iwan Hendrawan sebagai Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi, serta Atma Jaya sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) Provinsi Jambi.

5 Pejabat Eselon II Pemprov Jambi yang dilantik.(Adz)

Pelantikan ini menandai berakhirnya proses seleksi terbuka yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jambi untuk mengisi sejumlah jabatan strategis. Dengan hadirnya pejabat definitif, diharapkan pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan optimal.

Bagi masyarakat Kerinci, pelantikan Nasrul menjadi momentum yang membanggakan. Kehadirannya sebagai kepala dinas di tingkat provinsi diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dengan kabupaten dan kota di Jambi.

Masyarakat kini menantikan langkah awal para pejabat yang baru dilantik dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di instansi masing-masing. Gubernur Al Haris juga diharapkan memberikan arahan agar seluruh pejabat bekerja secara profesional, berintegritas, serta berorientasi pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Daftar 5 Pejabat yang Dilantik:

  • M. Umar – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi.
  • Nasrul – Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Jambi.
  • Bustanul Arifin – Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Jambi.
  • drg. Iwan Hendrawan – Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi.
  • Atma Jaya – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) Provinsi Jambi.(Red) 

Dampingi Wapres Gibran, Gubernur Al Haris Perjuangkan MRI Baru dan Tambahan Dokter Spesialis RSUD Raden Mattaher

Gubernur Jambi, Al Haris dampingi Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja ke RSUD Raden Mattaher Jambi, Kamis (16/7/2026).(mpc) 

Jambi, Merdekapost.com – Gubernur Jambi, Al Haris dampingi Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja ke RSUD Raden Mattaher Jambi, Kamis (16/7/2026). 

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Pusat memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terus mengalami peningkatan, baik dari sisi fasilitas maupun sumber daya manusia (SDM).

Setibanya di rumah sakit, Wapres Gibran langsung meninjau sejumlah ruang pelayanan. Ia menyapa pasien yang sedang berobatsekaligus berdialog dengan keluarga pasien, di RSUD Raden Mattaher Jambi.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Provinsi Jambi memanfaatkan kunjungan Wakil Presiden untuk menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak yang masih dihadapi RSUD Raden Mattaher. Salah satunya adalah pengadaan alat Magnetic Resonance Imaging (MRI) baru guna menggantikan alat lama yang telah beroperasi sejak tahun 2014.

"Kami menyampaikan bahwa MRI kita yang lama tahun 2014. Kita minta ada percepatan dari Kementerian Kesehatan, yang semula direncanakan tahun 2027, agar bisa didatangkan tahun ini," ujar Gubernur Jambi Al Haris melalui Direktur Utama RSUD Raden Mattaher Jambi, drg. Iwan Hendrawan.

Selain kebutuhan peralatan medis, Iwan Hendrawan juga menyoroti keterbatasan tenaga dokter spesialis, khususnya dokter jantung. Menurutnya, proses pendidikan dokter spesialis membutuhkan waktu cukup lama sehingga pelayanan masih terkendala oleh minimnya SDM.

"Untuk dokter jantung juga kami sampaikan, karena kalau yang sekolah harus menunggu dua tahun lagi. Ini memang persoalan SDM yang masih menjadi kendala," katanya.

Ia menambahkan, masih terdapat beberapa dokter spesialis yang belum tersedia di RSUD Raden Mattaher. Namun, kebutuhan tersebut diharapkan dapat dipenuhi melalui dukungan Kementerian Kesehatan.

Iwan Hendrawan menyebut, Wakil Presiden Gibran memberikan respons positif terhadap berbagai usulan yang disampaikan. Pemerintah Pusat, kata dia, siap membantu pemenuhan kebutuhan rumah sakit, mulai dari percepatan pengadaan alat kesehatan hingga penguatan layanan bedah yang selama ini masih memerlukan waktu tunggu cukup lama.

"Pak Wapres akan membantu apa yang kita butuhkan, termasuk bedah yang membutuhkan waktu lama," pungkasnya. (adz)

Jangan Biarkan Pengkhianat Duduk di Kursi Kehormatan, Zikrillah Bisma Ajak Masyarakat Tetap Kritis

Zikrillah Bisma Ajak Masyarakat Tetap Kritis

 Merdekapost.com | Jambi – Aktivis muda Zikrillah Bisma mengajak masyarakat untuk tetap menjaga sikap kritis terhadap para pemegang jabatan publik. Menurutnya, kepercayaan rakyat merupakan amanah yang harus dijaga melalui integritas, transparansi, dan tanggung jawab moral.

Dalam pernyataannya, Zikrillah menilai masyarakat tidak boleh mudah terbuai oleh citra maupun kekuasaan seseorang. Ia menegaskan bahwa setiap pejabat publik memiliki kewajiban untuk menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh rakyat.

"Kepercayaan publik bukanlah sesuatu yang diberikan begitu saja. Kepercayaan harus dijaga dengan integritas, transparansi, dan tanggung jawab moral," ujar Zikrillah.

Ia juga menyoroti maraknya praktik judi online yang dinilai telah menjadi ancaman serius bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Menurutnya, aktivitas perjudian daring yang banyak disebut beroperasi dari luar negeri, termasuk di Kamboja, telah menyebabkan berbagai dampak negatif, mulai dari kerugian finansial hingga rusaknya keharmonisan keluarga.

Selain itu, Zikrillah menyinggung munculnya nama Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Ahmad Dasco Ahmad, dalam sejumlah perbincangan publik terkait isu tersebut. Ia menegaskan bahwa apabila seorang pejabat menjadi sorotan publik, maka yang diperlukan adalah keterbukaan dan klarifikasi yang jujur agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Namun demikian, hingga saat ini belum terdapat putusan pengadilan yang menyatakan keterlibatan Sufmi Ahmad Dasco Ahmad dalam aktivitas judi online. Karena itu, setiap dugaan tetap harus menghormati asas praduga tak bersalah dan didasarkan pada proses hukum serta bukti yang sah.

Zikrillah menegaskan bahwa kritik yang disampaikannya bukan bertujuan menjatuhkan individu tertentu, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap kehidupan demokrasi dan upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

"Kritik adalah bentuk cinta terhadap negeri. Masyarakat harus tetap kritis, tidak mudah percaya pada informasi yang belum terbukti, dan terus mendorong akuntabilitas dari setiap pejabat publik," katanya.

Ia menutup pernyataannya dengan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

"Bukan soal menjatuhkan seseorang, tetapi soal menjaga agar kepercayaan rakyat tidak dikhianati. Setiap dugaan harus diuji melalui mekanisme hukum yang adil dan transparan," pungkasnya. (fdl)

Pengakuan Bocah Kelas 3 SD Dilecehkan Ayah Tiri, Kronologis Hingga Pelaku Diamuk Massa

RUDAPAKSA  - Kemarahan melanda masyarakat Maro Sebo Ulu, Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi oleh aksi seorang ayah tiri diduga lecehkan anak tiri.(Ist)

JAMBI, MERDEKAPOST – Kemarahan besar melanda masyarakat Kecamatan Maro Sebo Ulu, Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi oleh aksi seorang ayah tiri diduga lecehkan anak tiri. 

Kemarahan warga itu awalnya dipicu oleh pengakuan polos seorang bocah perempuan, ratusan warga yang tersulut emosi nekat mengepung kantor desa setempat.

Mereka datang untuk menghakimi seorang ayah tiri berumur 50 tahun yang diduga kuat telah melakukan aksi pelecehan seksual secara keji.

Insiden ketegangan di tengah malam tersebut mendadak viral setelah disiarkan secara langsung oleh akun TikTok @s***a dan Bibikbila pada Selasa (23/6/2026).

Keberanian Korban Mengungkap Aksi Bejat

Rentetan peristiwa memilukan ini bermula dari keberanian CY, seorang anak perempuan yang baru menginjak usia 9 tahun dan kini duduk di bangku kelas 3 Sekolah Dasar (SD). 

Setelah sekian lama memendam trauma, CY akhirnya memutuskan untuk mengadu dan menceritakan tindakan tidak senonoh yang dilakukan oleh ayah tirinya sendiri kepada pihak keluarga.

Mendengar penuturan jujur dari sang bocah, pihak keluarga yang terkejut langsung menyebarkan kabar tersebut kepada warga sekitar. 

Baca juga: Prabowo Ungkap Ada Demo Bayaran, Massa Dibayar Rp200 Ribu: Hati-Hati! Saya Tahu Siapa yang Membiayai

Keterangan dari warga setempat mengonfirmasi bahwa laporan dari mulut ke mulut mengenai penderitaan CY langsung memicu gelombang solidaritas sekaligus kemarahan kolektif dari masyarakat desa.

Langkah Darurat Kepala Desa dan Kepungan Massa

Sadar bahwa situasi di lingkungan tempat tinggal korban mulai tidak kondusif, pihak kepala desa setempat mengambil langkah darurat. 

Demi mencegah terjadinya aksi main hakim sendiri yang dapat mengancam nyawa, perangkat desa berinisiatif mengamankan terduga pelaku ke dalam kantor atau rumah kepala desa.

Namun, upaya lokalisasi pelaku justru memicu konsentrasi massa yang jauh lebih besar. 

Berdasarkan rekaman video amatir dari siaran langsung akun B**ik Bi*a, ratusan warga pria dan wanita tampak merapatkan barisan mengepung rumah panggung kayu tempat pelaku disembunyikan. 

Warga yang emosional terus tertahan di luar pagar pembatas kayu sembari menuntut pelaku dikeluarkan. 

Meskipun pihak kepolisian dilaporkan sudah tiba di lokasi, petugas terpaksa menahan pelaku di dalam ruangan untuk menghindari amukan langsung di lapangan.

Teriakan Histeris Warga yang Mencekam

Suasana di lokasi berubah menjadi sangat mencekam sebagaimana terdokumentasi dalam siaran langsung akun TikTok @s***a. 

Di tengah kegelapan malam di sekitar halaman terbuka dekat pohon pepaya, riuh kemarahan warga sudah berada di titik puncak. 

BACA JUGA: Layanan M-Banking Bank Jambi Segera Beroperasi, Al Haris Minta APH Sikat Pelaku

Ratusan masyarakat yang tidak lagi mampu membendung rasa geram mereka terdengar berteriak histeris secara berulang-ulang, mendesak agar terduga pelaku segera dibunuh di tempat akibat perbuatan bejatnya kepada anak di bawah umur.

Hingga saat ini, jurnalis Tribunjambi.com masih terus menggali kebenaran informasi lebih mendalam dan berupaya mengonfirmasi pihak berwajib guna mengetahui proses hukum serta evakuasi terduga pelaku dari kepungan massa tersebut.

Persoalan Serius Kekerasan Seksual di Jambi

Kasus dugaan yang terjadi di Sungai Ruan Ilir menambah daftar perhatian terhadap tindak kekerasan seksual terhadap anak di Provinsi Jambi.

Data Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Provinsi Jambi menunjukkan bahwa hingga awal September 2025 tercatat 120 laporan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, dengan 43 kasus menimpa anak-anak. 

Kekerasan seksual masih menjadi salah satu bentuk kekerasan yang dominan dilaporkan.

Di Kota Jambi, UPTD PPA mencatat 149 laporan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sepanjang 2025. 

Lembaga tersebut menyebut pelecehan seksual terhadap anak masih menjadi kasus yang paling banyak ditangani.

Sementara itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Jambi melaporkan hingga Agustus 2025 terdapat 57 anak yang menjadi korban kekerasan. 

Sejumlah kasus disebut melibatkan pelaku yang berasal dari lingkungan terdekat korban.

Khusus di Kabupaten Batanghari, UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak mencatat 60 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sepanjang 2025. 

Meski secara total mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, aparat daerah mencatat adanya peningkatan kasus kekerasan seksual terhadap anak pada akhir tahun.

Pengamat perlindungan anak menilai pengungkapan kasus-kasus kekerasan seksual terhadap anak membutuhkan dukungan masyarakat, keluarga dan aparat penegak hukum agar korban memperoleh pendampingan psikologis, bantuan hukum serta perlindungan selama proses penyidikan berlangsung.(Adz)

Waldi Eks Polisi Pelaku Pembunuhan Dosen di Muara Bungo Dituntut Seumur Hidup

Waldi Adiyat, terdakwa perkara pembunuhan dosen di Muara Bungo menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Muara Bungo, Kamis (18/6/2026).(iST)

MUARA BUNGO - Waldi Adiyat, terdakwa perkara pembunuhan dosen di Muara Bungo menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Muara Bungo, Kamis (18/6/2026).

Mantan polisi itu dituntut dengan pidana penjara seumur hidup setelah melakukan pembunuhan terhadap dosen berinisial EY di sebuah rumah di Kelurahan Cadika, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo.

Dalam sidang tuntutan, jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri Bungo yang menangani perkara tersebut, Ricky Amin Nur Hadiwianto, Prastyoso, dan Ivan Day Iswandy (merujuk pada sistem informasi penelusuran perkara Pengadilan Negeri Muara Bungo), menuntut terdakwa sebagaimana dakwaan alternatif pertama.

“Menyatakan Terdakwa Waldi Adiyat alias Waldi bersalah melakukan tindak pidana ‘dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain’ sebagaimana dalam dakwaan alternatif pertama, melanggar Pasal 459 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana,” demikian bunyi amar tuntutan jaksa.

Pasal tersebut mengatur tentang tindak pidana pembunuhan berencana, yang merupakan pembaruan dari Pasal 340 dalam KUHP

“Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa Waldi Adiyat alias Waldi dengan pidana penjara seumur hidup.”(Adz) 

Antrean Panjang BBM Solar di Jambi, Al Haris Akan Panggil Pertamina

ANTREAN PANJANG - Gubernur Jambi Al Haris mempertanyakan penyebab antrean panjang kendaraan di SPBU meski Pertamina menyatakan stok BBM di wilayah Jambi masih aman.(iST)

JAMBI - Gubernur Jambi, Al Haris, menanggapi antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Terkait hal itu, dia menyebut telah telah menanyakan kondisi pasokan BBM kepada pihak Pertamina. Berdasarkan informasi yang diterimanya, stok BBM di wilayah Jambi disebut masih dalam kondisi aman.

 “Kemarin saya tanya ke Pertamina, katanya tidak ada masalah. Mungkin ada keterlambatan distribusi atau masuknya minyak ke SPBU,” katanya.

Al Haris merasa heran terkait antrean kendaraan BBM solar, sebab antrean itu masih terlihat panjang di sejumlah daerah.

 “Saya tanya, stok masih aman atau tidak. Tapi kenapa antreannya panjang sekali. Saya lihat waktu perjalanan ke Merangin dan Kerinci, dari malam sampai pagi antreannya masih panjang. Ada apa ini?,” ujarnya.

Dia menjelaskan, fenomena itu perlu ditelusuri lebih lanjut. Hal itu bertujuan untuk mengetahui penyebab sebenarnya.

 “Apa memang stok solar kita sedikit? Nah, ini yang akan saya tanyakan lagi kepada Pertamina. Kenapa bisa terjadi seperti ini,” jelasnya.

 Dia menerangkan, Pemerintah Provinsi Jambi akan melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan Pertamina. Hal itu bertujuan untuk memastikan pasokan BBM subsidi tetap tersedia bagi masyarakat, serta mencari solusi atas antrean panjang yang terjadi di sejumlah SPBU.(*) 

Inilah Daftar Puluhan Pejabat Pemkab Muaro Jambi yang Dilantik Bupati BBS

Pemkab Muaro Jambi melantik puluhan pejabat mulai dari camat, pejabat eselon, kepala sekolah, hingga tenaga fungsional untuk meningkatkan kinerja pelayanan publik.(Ist) 

SENGETI | MERDEKAPOST.COM – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi kembali melakukan penyegaran birokrasi guna meningkatkan efektivitas pelayanan publik dan memperkuat kinerja organisasi pemerintahan.

Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, melantik sekaligus mengambil sumpah jabatan terhadap 28 pejabat administrator, pejabat fungsional, serta kepala sekolah di lingkungan Pemkab Muaro Jambi.

Pelantikan berlangsung di Aula Utama Kantor Bupati Muaro Jambi, Sengeti, dan dihadiri para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta sejumlah undangan lainnya.

Ini Daftar Pejabat Pemkab Muaro Jambi Dilantik Hari Ini

Camat dan Sekretaris Camat

1. Yulianti – Camat Bahar Utara

2. Agus Riadi – Camat Bahar Selatan

3. Irawan – Camat Sungai Bahar

4. Muhammad Hanan – Camat Taman Rajo

5. Fauzan Abdillah H – Sekretaris Camat Mestong

Baca Juga: Profil Irjen (Pol) Sony Sonjaya, Berpengalaman di Reskrim, Tumbang dan Ditahan Kejagung di Kasus MBG

Kepala Bagian, Sekretaris Dinas, dan Pejabat Eselon III

6. Ade Rahmaputra – Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah

7. Aditya Warman – Kepala Bagian Pembangunan dan Sumber Daya Alam

8. Darsono – Sekretaris Inspektorat

9. Hardiyan – Sekretaris Dinas Kesehatan

10. Rizky Armaini – Sekretaris Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak

11. Royan – Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa

12. Fahmi Julira – Inspektur Pembantu Wilayah IV Inspektorat

13. Surya Kencana – Kepala Bidang Riset dan Inovasi pada Bapperida

14. Rozali – Lurah Jambi Kecil

Baca Juga: Bupati Merangin Kecewa Pimpinan Perusahaan Sawit Tak Hadir Rapat: Preseden Buruk

Kepala Sekolah SMP

15. Asmoni – Kepala SMP Negeri 10

16. Nanang – Kepala SMP Negeri 62

17. Harminingsih – Kepala SMP Negeri 41

Kepala Sekolah SD

18. Yantaufik – Kepala SD Negeri 011 Arang-arang

19. Antar – Kepala SD Negeri 45 Senaung

20. Arliman – Kepala SD Negeri 61 Kasang Pudak

21. Husyaini – Kepala SD Negeri 139 Ramin

Pejabat Fungsional

22. Wiyona Merleya Ishwara – Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintah Daerah Ahli Pertama

23. Nuraihan – Guru Ahli Pertama

24. Dewi Mustika – Guru Ahli Pertama

25. Benny Muhammad Ikhwan Harahap – Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Ahli Muda

26. Aini – Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Ahli Muda

27. Devita – Administrator Kesehatan Ahli Pertama

28. Ari Susilo – Epidemiolog Kesehatan Ahli Muda

29. Weni Syafitri – Epidemiolog Kesehatan Ahli Muda

Catatan: Media Mendapati ada perbedaan jumlah pejabat berdasarkan keterangan dan rilis nama pejabat yang dilantik. Dalam keterangan disebut 28 pejabat, namun terdata ada 29 pejabat dilantik.

Amanat Bupati BBS

Dalam sambutannya, Bambang Bayu Suseno menyampaikan bahwa mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian yang wajar dalam dinamika organisasi pemerintahan.

Menurutnya, penempatan pejabat dilakukan berdasarkan hasil evaluasi kinerja, kompetensi, serta kebutuhan organisasi dan daerah.

Baca Juga: Daftar Proyek yang Dikorupsi Eks Kepala BGN Dadan dan 2 Wakilnya terkait Tata Kelola MBG

Ia menjelaskan bahwa proses pelantikan dan pengukuhan telah melalui seluruh tahapan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian, dirinya memiliki kewenangan dalam pembinaan dan manajemen aparatur sipil negara, termasuk dalam penataan jabatan.

"Saya bupati Muaro Jambi dengan ini secara resmi melantik dan mengukuhkan saudara-saudari dalam jabatan administrator jabatan pengawas jabatan fungsional dan kepala sekolah di bidang SD dan SMP di lingkungan pemerintah.

"Saya percaya bahwa saudara-saudari akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala Tuhan Yang Maha Esa meridhoi kita," kata Bambang Bayu Suseno.

Menurutnya, setiap jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada masyarakat maupun kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Bacaan Lainnya:

Profil Lodewyk Pusung Jenderal TNI Bintang 3, Eks Pangdam I/BB yang Ditahan Kasus Korupsi MBG

Karena itu, ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru serta menunjukkan loyalitas dan integritas dalam menjalankan tugas.

"Saya berharap silakan melakukan inovasi yang terbaik, mudah-mudahan memperkuat koordinasi. Kemudian tujuan kita pasti sama, yaitu Muaro Jambi Berbakti untuk terwujudnya Muaro Jambi yang Berkeadilan, Berakhlak, Maju, serta Unggul di bidang Pertanian, Industri, dan Pariwisata," ungkapnya.

Bupati juga menegaskan bahwa penyegaran organisasi melalui mutasi dan promosi jabatan dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat roda pemerintahan daerah.

"Jabatan adalah amanah. Saya minta kepada pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi di lingkungan kerja yang baru dan langsung tancap gas menjalankan program kerja," tegas Bupati BBS.(Adz)

Harga Sawit di Batang Hari Mulai Naik, TBS Pabrik Dekati Rp3.000 per Kilogram

Harga TBS sawit di sejumlah pabrik mulai naik dan mendekati Rp3.000 per kilogram, disambut positif pelaku usaha yang berharap tren tersebut tetap stabil. (Ist)

MUARA BULIAN – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di sejumlah pabrik mulai menunjukkan tren kenaikan dalam beberapa hari terakhir, Minggu (31/5/2026).

Kenaikan tersebut disambut positif oleh pelaku usaha yang berharap harga dapat terus stabil di tengah meningkatnya harga kebutuhan pokok.

Pelaku usaha sawit sekaligus pemilik Ramvino Sawit di Kabupaten Batang Hari, Raden Jufri, mengatakan harga sawit mengalami kenaikan secara bertahap dalam dua hari terakhir.

"Saat ini harga di tingkat pabrik sudah mendekati Rp3.000 per kilogram. Sementara untuk pembelian di tempat usaha kami, harga TBS berada di kisaran Rp2.850 per kilogram," katanya.

Ia menjelaskan, kenaikan harga terjadi dalam dua tahap. Dua hari lalu harga sawit naik sebesar Rp200 per kilogram, kemudian kembali mengalami kenaikan sebesar Rp40 per kilogram pada malam harinya.

"Saat ini harga sawit memang mulai merangkak naik. Dua hari lalu naik Rp200, kemudian tadi malam naik lagi Rp40," jelasnya.

Menurutnya, harga sawit di tingkat pabrik saat ini sudah mendekati Rp3.000 per kilogram, meski masih terdapat perbedaan harga antar-pabrik.

"Untuk saat ini memang mulai naik, tetapi tetap tergantung kebijakan masing-masing pabrik," ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap tren kenaikan harga sawit dapat terus berlanjut dan bertahan dalam jangka panjang.

Menurutnya, kestabilan harga sangat dibutuhkan petani mengingat berbagai kebutuhan hidup saat ini juga mengalami kenaikan.

"Harapan kami ke depan harga ini bisa stabil seperti biasanya. Karena sekarang semua harga bahan pokok dan kebutuhan lainnya juga ikut naik," pungkasnya.(*adz)

Idul Adha 2026 PT SAS dan Group Salurkan 40 Hewan Kurban

 

Merdekapost.com – Pada perayaan Idul Adha 2026, PT Sinar Anugerah Sukses (SAS) dan group telah menyalurkan 40 hewan kurban untuk masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Direktur PT SAS dan Group Kameswara Helly, mengatakan kegiatan ini merupakan agenda rutin perusahaan setiap tahun sebagai bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian sosial untuk masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Kegiatan sosial adalah komitmen perusahaan untuk terus berbagi manfaat kepada masyarakat. Kami berharap daging kurban yang telah disalurkan di hari Idul Adha kemarin, bisa memberikan kebahagiaan bagi warga yang menerima,” kata Helly, Jumat (29/5/2026).

Penyaluran hewan kurban juga menjadi momentum untuk terus mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat. PT SAS berupaya agar keberadaan perusahaan tidak hanya memberikan dampak ekonomi, tetapi juga manfaat sosial yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Rincian hewan kurban yang diserahkan kepada panitia yaitu sebanyak 12 ekor sapi dan 28 kambing.  Semua telah didistribusikan ke sejumlah titik di sekitar area operasional perusahaan, dari Kabupaten Sarolangun hingga Kota Jambi.

Helly berharap semangat berbagi dan gotong royong yang menjadi nilai utama Idul Adha dapat terus terjaga di tengah masyarakat. Selain sebagai bentuk ibadah, program kurban yang dilaksanakan PT SAS dan group juga menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat sekitar. (*)

Harga Sawit TBS Turun, Masyarakat Jambi Menjerit: Di Mana Peran Pemerintah?

Merdekapost.com | Jambi - Turunnya harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit saat ini kembali menjadi pukulan berat bagi masyarakat Jambi, khususnya para petani kecil yang selama ini menggantungkan hidup dari hasil kebun sawit. Ironisnya, di tengah kondisi ekonomi yang semakin sulit, belum terlihat langkah nyata dan tegas dari pemerintah untuk melindungi kesejahteraan petani.

Sawit selama bertahun-tahun disebut sebagai tulang punggung ekonomi Jambi. Namun ketika harga TBS jatuh, masyarakat kecil justru menjadi pihak yang paling menderita. Pendapatan petani menurun drastis, sementara harga kebutuhan pokok tetap tinggi. Banyak keluarga petani mulai kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, membayar cicilan, hingga membiayai pendidikan anak.

Yang paling memprihatinkan adalah lemahnya pengawasan terhadap harga di tingkat pabrik dan tengkulak. Tidak sedikit petani mengeluhkan harga pembelian yang jauh di bawah ketetapan pemerintah daerah. Dalam situasi seperti ini, petani berada pada posisi yang lemah karena tidak memiliki kekuatan menentukan harga. Mereka terpaksa menjual hasil panen demi memenuhi kebutuhan hidup meskipun dengan harga rendah.

Kondisi ini menunjukkan bahwa ekonomi masyarakat Jambi terlalu bergantung pada sektor sawit tanpa adanya perlindungan ekonomi yang kuat. Ketika harga naik, pemerintah sering menjadikan sawit sebagai simbol keberhasilan ekonomi daerah. Namun saat harga turun dan masyarakat mulai tertekan, solusi yang diberikan justru lambat dan tidak menyentuh akar persoalan.

Dari sisi ekonomi moneter, penurunan harga sawit jelas berdampak besar terhadap perputaran uang di desa-desa. Daya beli masyarakat melemah, usaha kecil mulai sepi, dan aktivitas ekonomi menurun. Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin akan terjadi peningkatan pengangguran dan kemiskinan di wilayah perkebunan.

Lebih jauh lagi, pemerintah seharusnya mulai menyadari bahwa ketergantungan berlebihan terhadap sawit merupakan kebijakan ekonomi yang berisiko. Hingga hari ini, diversifikasi ekonomi daerah masih berjalan lambat. Sektor pertanian pangan, industri kecil, dan usaha produktif masyarakat belum mendapat perhatian maksimal. Akibatnya, masyarakat terus berada dalam lingkaran ketidakpastian ekonomi setiap kali harga sawit bergejolak.

Masyarakat Jambi tidak membutuhkan janji atau sekadar pernyataan prihatin. Yang dibutuhkan adalah kebijakan nyata, pengawasan harga yang ketat, keberpihakan kepada petani kecil, dan strategi ekonomi yang mampu melindungi masyarakat dari gejolak pasar. Jika tidak, maka setiap penurunan harga sawit akan terus menjadi ancaman besar bagi kestabilan ekonomi daerah dan kesejahteraan rakyat kecil.(*)

Tim Penulis : M.Hazzel Alfarizi,Nena Anggraini,Dwi Lestari,Kurnia Asa,Citra Agung,Putri Seragih,Ulfa Nurhayati (Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Jambi), Dr. Iwan Putra, S.E. M.S.Ak, Novia Sri Dwijayanti, M.Pd

Tiga Hari Dicari, Remaja yang Hanyut di Sungai Batang Merangin Ditemukan sudah Meninggal Dunia

Setelah Tiga Hari Dicari, Akhirnya Faqih (15) Remaja yang Hanyut di Sungai Batang Merangin Ditemukan sudah Meninggal Dunia, Minggu 24/05. (Ist)

MERANGIN – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan Fakih (15), remaja yang sebelumnya dilaporkan hanyut saat mandi di Sungai Batang Merangin, Desa Pulau Rengas, Kecamatan Bangko Barat, Kabupaten Merangin, Jambi. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu pagi setelah tiga hari pencarian intensif.

Komandan Pos SAR Bungo, M. Andri, mengatakan proses pencarian dilakukan dengan memperluas area penyisiran. Tim gabungan dibagi menjadi dua kelompok untuk menyusuri aliran sungai dari lokasi awal korban tenggelam.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil sekitar pukul 10.00 WIB. Jenazah korban ditemukan sejauh kurang lebih 10 kilometer dari titik awal kejadian sebelum langsung dievakuasi menuju rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Baca Juga: Warga Kerinci dan Sungai Penuh Keluhkan Pemadaman Bergilir Tanpa Jadwal Pasti

“Korban berhasil ditemukan dan langsung dievakuasi oleh tim gabungan ke rumah duka,” ujar Andri.

Setelah proses evakuasi selesai, operasi pencarian resmi ditutup. Seluruh personel yang terlibat kemudian dikembalikan ke instansi masing-masing.

Andri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang ikut membantu proses pencarian korban, mulai dari Basarnas, BPBD, aparat keamanan, hingga masyarakat setempat.

Baca Juga: PLTA Batang Merangin Berkapasitas Besar, Kenapa Kerinci-Sungai Penuh Masih Padam? Ini Kata PLN

Operasi SAR tersebut melibatkan berbagai perlengkapan pendukung seperti rescue car, perahu karet, alat komunikasi, perlengkapan medis, alat evakuasi, hingga drone pemantau udara. Sebanyak 7 personel Basarnas dan 6 personel BPBD Merangin diterjunkan dalam operasi, dibantu Babinsa, Bhabinkamtibmas, warga, dan keluarga korban.

Sebelumnya, Fakih dilaporkan hanyut saat mandi bersama rekannya di Sungai Batang Merangin pada Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Korban diduga terseret arus sungai yang cukup deras.

Humas Kantor SAR Jambi, Lutfi Mulyawan, mengatakan warga sempat melakukan pencarian secara mandiri dengan peralatan seadanya. Namun korban belum berhasil ditemukan hingga akhirnya tim SAR turun melakukan operasi pencarian.(Adz)

Jambi Mati Lampu Massal, 6 Kabupaten Terdampak Malam Ini

Enam kabupaten di Provinsi Jambi mati lampu pada Jumat (22/5/2026) malam ini. Informasi yang dihimpun, aliran listrik padam di beberapa kabupaten mulai sekira pukul 19.00 WIB.(Ist) 

JAMBI - Enam kabupaten di Provinsi Jambi mati lampu pada Jumat (22/5/2026) malam.

Informasi yang dihimpun malam ini, aliran listrik padam di beberapa kabupaten mulai sekira pukul 19.00 WIB.

Daftar daerah mati lampu di Jambi malam ini:

1. Kota Jambi: Mayang, Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Telanaipura, Pematang Sulur, Aur Kenali, Penyengat Rendah.

2. Kerinci -Sungai penuh

3. Kabupaten Muaro jambi

4. Kabupaten Muaro Jambi: Mendalo Darat, Sungai Gelam

5. Batang hari dan sekitarnya

6. Sarolangun dan sekitarnya

Berdasarkan laporan warga, aliran listrik mulai padam sekitar pukul 19.00 WIB dan berlangsung hampir merata di sejumlah wilayah.

Di Kota Jambi, pemadaman terjadi di kawasan Mayang, Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Telanaipura, Pematang Sulur, Aur Kenali, hingga Penyengat Rendah.

Selain Kota Jambi, pemadaman juga dilaporkan terjadi di wilayah Kerinci-Sungai Penuh.

Kemudian di Kabupaten Muaro Jambi, khususnya Mendalo Darat dan Sungai Gelam.

Kabupaten Batang Hari dan sekitarnya pun putus aliran listrik.

Begitu juga Sarolangun dan wilayah sekitarnya.

"Sarolangun ini mati lampu, ini masih mati lampu," ujar Nuri, warga Sarolangun.

Akibat pemadaman tersebut, aktivitas warga terganggu. 

Sejumlah rumah tangga, pelaku usaha kecil, hingga perkantoran terpaksa menghentikan kegiatan yang bergantung pada listrik.

Tak hanya aliran listrik, jaringan internet di sejumlah wilayah juga dilaporkan ikut terputus, sehingga menyulitkan komunikasi dan aktivitas daring warga.

“Lampu mati mendadak pas malam. Internet juga langsung hilang, jadi tidak bisa kerja dan anak-anak tidak bisa belajar,” ujar Rendi, warga Telanaipura.

Keluhan serupa disampaikan warga di Mendalo Darat, Muaro Jambi. 

Mereka menyebut pemadaman listrik pada malam hari cukup menyulitkan, terutama bagi warga yang memiliki usaha rumahan.

"Usaha warung langsung tutup. Mesin mati, lampu tidak ada, pembeli juga sepi," kata Siti, warga Mendalo Darat.

"Kerinci sempat mati dan baru hidup sekitar pukul 19.30 WIB," kata Hendri, warga Kerinci.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada penjelasan resmi dari PT PLN (Persero) terkait penyebab mati lampu massal disejumlah kabupaten tersebut. (*)

Daftar Vonis Para Terdakwa Korupsi DAK SMK Jambi, Komisaris PT ILP dan Broker Diganjal 7 Tahun Penjara

Sidang Putusan Para Terdakwa Korupsi DAK SMK Disdik Provinsi Jambi, Komisaris PT ILP dan Broker Diganjal 7 Tahun Penjara.(Istimewa)

JAMBI – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jambi membacakan putusan terhadap para terdakwa dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi kegiatan Pengadaan Praktik Utama Dana Alokasi Khusus (DAK) SMK pada Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2022, Rabu (20/05/2026).

Dalam amar putusannya, Majelis Hakim menyatakan para terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan primer Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Berikut putusan terhadap masing-masing terdakwa:

1. Endah Susanti binti H. Ali Kartubi selaku Direktur PT TDI dijatuhi pidana penjara selama 2 tahun serta denda Rp100 juta subsidair 60 hari kurungan.

Selain itu, terdakwa dibebankan membayar biaya perkara sebesar Rp5 ribu. Dalam putusan tersebut, satu aset berupa tanah dikembalikan kepada terdakwa dan tidak dibebankan pembayaran uang pengganti.

2. Zainul Havis, S.Kom bin Delyus selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada kegiatan Pengadaan Praktik Utama DAK SMK Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2022 dijatuhi pidana penjara selama 2 tahun dan denda Rp100 juta subsidair 60 hari kurungan.

Majelis Hakim juga menghukum terdakwa membayar uang pengganti sebesar Rp205 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti pidana penjara selama 2 bulan. Terdakwa turut dibebankan membayar biaya perkara sebesar Rp5 ribu.

3. H. Wawan Setiawan selaku Komisaris PT ILP dijatuhi pidana penjara selama 7 tahun dan denda Rp400 juta subsidair 120 hari kurungan.

Terdakwa juga diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp6,586 miliar. Apabila uang pengganti tersebut tidak dibayar, maka diganti dengan pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan.

Majelis Hakim turut menetapkan tiga aset yang telah disita pada tahap penyidikan dirampas untuk negara dan diperhitungkan sebagai pembayaran uang pengganti. Selain itu, terdakwa dibebankan membayar biaya perkara sebesar Rp5 ribu.

4. Rudy Wage Soeparman selaku broker kegiatan dijatuhi pidana penjara selama 7 tahun dan denda Rp200 juta subsidair 80 hari kurungan.

Terdakwa juga dihukum membayar uang pengganti sebesar Rp1,681 miliar subsidair pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan. Terdakwa turut dibebankan membayar biaya perkara sebesar Rp5 ribu.

Atas putusan tersebut, Majelis Hakim memberikan waktu selama tujuh hari kepada Jaksa Penuntut Umum, para terdakwa, dan penasihat hukum untuk menyatakan sikap menerima atau mengajukan upaya hukum.

Putusan ini menjadi bagian dari komitmen penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi, khususnya dalam pengelolaan anggaran pendidikan yang seharusnya diperuntukkan bagi peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan kejuruan di Provinsi Jambi.

Kejaksaan Tinggi Jambi menegaskan akan terus mengawal proses penegakan hukum secara profesional, transparan, dan akuntabel guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih serta memberikan efek jera terhadap pelaku tindak pidana korupsi.(*)

Ayah Dapat Kabar Jam Dua Dini Hari setelah Truk Tabrak Anaknya di Mendalo

Tangkapan layar rekaman CCTV yang merekam detik-detik kecelakaan yang terjadi Desa Mendalo Indah, Kecamatan Jambi Luar Kota, Muaro Jambi, pada Senin (18/5/2026) dini hari. Seorang pemotor meninggal akibat insiden ini.(Ist)

JAMBI – Di gelapnya Jalan Lintas Sumatra, Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, tidak jauh dari gerbang Citra Raya City Jambi dini hari tadi, tabrakan terjadi. 

Seorang pria bernama Alam meninggal dunia akibat kecelakaan pada Senin (18/5/2026) dini hari.

Suripto, ayah korban, mengenang sosok Alam sebagai pribadi yang pendiam dan mudah bergaul.

Menurutnya, sang anak juga dikenal rajin bekerja dan selalu menjalankan apa yang diminta orang tuanya.

Alam tinggal bersama ayahnya di kawasan belakang Terminal Alam Barajo, Simpang Rimbo, Kota Jambi.

Terkait insiden yang terjadi pada Senin (18/5/2026) dini hari itu, Suripto mengaku informasi yang diterimanya masih simpang siur.

Saat mendengar kabar tersebut, dirinya langsung panik dan bergegas menuju RSUD Raden Mattaher.

Informasi mengenai kecelakaan itu ia peroleh dari sejumlah teman korban.

Namun, ia mengaku baru mengetahui kabar setelah kecelakaan terjadi, bukan saat peristiwa berlangsung.

“Dalam berita itu saya juga tidak tahu anak saya sudah meninggal ataupun di ICU.

"Makanya saya sempat bingung juga saat di rumah sakit. Ternyata anak saya sudah tiada,” katanya lirih.

“Enggak ada, kalau pokoknya teman cuma cerita anak saya kecelakaan, enggak ada berita sudah meninggal ataupun sakit. Ya. Seperti itulah yang saya dapat dari kawan-kawan,” lanjutnya.

Suripto menjelaskan dirinya menerima informasi kecelakaan sekitar pukul 02.00 WIB.

Namun, ia mengaku tidak terlalu memperhatikan waktu karena fokus memikirkan kondisi anaknya.

Sementara informasi awal menyebut kecelakaan terjadi sekitar pukul 00.30 WIB.

“Saya juga Enggak fokus dengan jam dan sebagainya. Yang penting saya dengan keadaan anak saya lah,” tuturnya.

Terkait kendaraan yang diduga terlibat, Suripto memperoleh informasi serta rekaman video yang menunjukkan adanya kendaraan jenis truk.

Meski begitu, ia belum bisa memastikan identitas maupun warna kendaraan tersebut karena hasil CCTV dinilai belum begitu jelas.

“Belum berani saya bilang, karena dari hasil CCTV itu belum ada yang jelas. Tapi bayangan mobil, mobil Fuso (truk) sepertinya,” ucapnya.

Karenaitu, ia berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

“Harapan saya kepada bapak-bapak pihak kepolisian khususnya di sekitaran wilayah Muaro Jambi, semoga bisa mendapatkan keterangan baik itu CCTV, mungkin di sekitaran sini bisa menjadi petunjuk terang,” harapnya.

Ia juga meminta agar pengemudi kendaraan tersebut segera ditemukan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.

“Pelaku juga (kami harap) mempertanggungjawabkan apa yang dilakukan.

"Ini sudah terjadi. Karena (bagi) kami, ya sudah ajal, siapa yang mau. Ya, kami pun terima juga kan, bertanggungjawablah. Kalau seperti ini kan, tidak ada tanggung jawab,” ucapnya.

Sebelum insiden yang dialami Alam, pada Minggu (17/5/2026) malam, kecelakaan lain juga sempat terjadi tidak jauh dari lokasi yang sama. Dalam kejadian tersebut, seorang pengendara motor mengalami luka-luka.

Dentuman Keras

Budi, warga setempat yang juga bekerja di rumah makan dekat lokasi kejadian, mengaku mendengar suara dentuman keras saat peristiwa terjadi.

Awalnya ia mengira suara itu berasal dari kendaraan yang menghantam jalan berlubang.

Namun tak lama kemudian terdengar suara jeritan, sehingga ia langsung melihat ke arah lokasi dari jendela kamar di lantai dua ruko tempatnya berada.

“Terus ngelihat dari luar ada yang tergeletak gitu, terus teman-teman saya pada lari ke bawah mau ngelihat,” katanya, Senin (18/5).

Budi mengatakan awalnya ia mengira kecelakaan tersebut tidak terlalu serius dan korban hanya mengalami luka ringan seperti keseleo atau terkilir.

Akan tetapi, semakin lama warga mulai berdatangan dan berkerumun di lokasi kejadian.

“Makin lama, beberapa menit udah pada rame ngumpul, kok rame gitu, kayaknya parah, jadi saya pun ikut turun ngelihat dan ternyata, innalillahi, rupanya parah,” tuturnya.

Menurutnya, korban mengalami luka cukup serius sehingga warga tidak berani memindahkan tubuh korban.

Saat itu, ponsel korban sempat berdering dan bos tempat Budi bekerja mengambil telepon tersebut menggunakan kantong plastik sebagai pelindung tangan.

“Terus nelepon diambil lah nih HP-nya pakai sarung tangan plastik sama bos kita nih, bos warung kan. Terus kita ambil nih HP-nya, nomornya kita catat, kita ketik, kita telepon,” jelasnya.

Ia mengatakan, orang yang menghubungi korban diminta segera datang ke lokasi. Belakangan diketahui penelepon tersebut merupakan teman dekat korban.

Sekitar 30 menit setelah kejadian, ambulans bersama aparat kepolisian tiba di lokasi.

Tak lama kemudian sejumlah teman, keluarga, dan kerabat korban juga berdatangan.

Budi mengaku suasana saat kejadian membuatnya merasa merinding karena insiden itu terjadi larut malam hingga dini hari.

“Suasananya ya merinding juga, kejadiannya udah kayak larut malam gitu, enggak ada yang berani nyentuh,” ujarnya.

Dari rekaman CCTV di warung tempatnya bekerja, Budi menyebut kendaraan yang diduga terlibat adalah truk fuso berwarna hijau.

“Yang saya lihat itu, kayak mobilnya terlihat juga dia yang sedang posisi terjatuhnya juga terlihat gitu, karena kan dibantu dengan cahaya lampu motornya gitu. Kalau platnya sih kurang jelas karena kan jauh ya,” ucapnya.

Ia menambahkan, kawasan tersebut sebelumnya juga pernah menjadi lokasi kecelakaan antarsepeda motor saat bulan Ramadan 2026 lalu, meski tidak menimbulkan korban jiwa.

Karena itu, Budi berharap peristiwa serupa tidak kembali terjadi dan meminta perbaikan jalan berlubang serta penerangan jalan di kawasan tersebut.

“Harapannya, mudah-mudahan jangan ada korban lagi di sini, kita juga prihatin,” pungkasnya.

 (Adz |Tribunjambi.com)

Kecelakaan Maut Kembali Terjadi di Mendalo Jambi, Karyawan Restoran Tewas di TKP, Penabrak Kabur

Kecelakaan Maut Kembali Terjadi di Mendalo Jambi, Karyawan Restoran Tewas, Penabrak Kabur

JAMBI – Insiden kecelakaan maut yang merenggut nyawa seorang pemuda di Jalan Lintas Timur Sumatera, Provinsi Jambi kembali menggemparkan warga Kabupaten Muaro Jambi. 

Peristiwa tragis yang menimpa seorang karyawan restoran ini terjadi tepat di depan gerbang perumahan Citra Raya City, Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko).

Urutan kejadian atau kronologi kecelakaan maut yang terjadi pada Senin (18/5/2026) dini hari sekira pukul 00.20 WIB tersebut menguak bagaimana korban menjadi sasaran hantaman kendaraan misterius yang langsung melarikan diri.

Peristiwa kelam ini bermula ketika malam kian larut di jalur padat Mendalo Darat. Korban berjenis kelamin laki-laki bernama Alam, yang diketahui merupakan seorang karyawan di salah satu restoran sekitar, tengah berada di kawasan tepi jalan raya di depan gerbang Citra Raya City.

Secara tidak terduga, muncul sebuah mobil yang melaju kencang dari arah jalan lintas. Berdasarkan informasi dari rekaman dan data yang diunggah oleh akun Instagram @jambihits_id, kendaraan roda empat yang belum diketahui identitasnya tersebut langsung menghantam tubuh Alam secara telak di tempat kejadian perkara (TKP).

Bukannya menghentikan laju kendaraan pasca-tabrakan hebat tersebut, pengemudi mobil misterius itu justru langsung menginjak gas sedalam-dalamnya. 

Mobil pelaku langsung kabur melarikan diri, meninggalkan tubuh korban yang terkapar di atas aspal di tengah kegelapan malam jalur Lintas Timur Sumatera.

Warga sekitar dan pengguna jalan yang menyaksikan dampak kecelakaan tersebut langsung berhamburan ke lokasi guna memberikan pertolongan. 

Namun, akibat benturan yang sangat keras, nyawa pekerja restoran tersebut sudah tidak dapat diselamatkan di tempat kejadian. 

Masyarakat kemudian segera menghubungi aparat penegak hukum dari Kepolisian Resor (Polres) Muaro Jambi. (Ist)

DISCLAIMER

Berita ini bersifat informasi dan tidak bermaksud untuk menyinggung pihak manapun, melainkan sebagai bentuk penyampaian informasi publik.


GMM Jambi Kecewa Minimnya Dukungan Pemkab Merangin dalam Kegiatan Pelantikan


 Merdekapoat.com | Jambi - Pelantikan Badan Pengurus Harian (BPH) GMM Jambi yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan menyisakan kekecewaan dari sejumlah kader dan pengurus organisasi. Kekecewaan tersebut muncul akibat minimnya perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Merangin terhadap kegiatan pelantikan yang digelar oleh mahasiswa asal Merangin di Jambi tersebut.

Sebagai organisasi yang membawa nama daerah dan menjadi wadah generasi muda Merangin, GMM Jambi menilai seharusnya ada perhatian serta dukungan moral dari Pemerintah Kabupaten Merangin terhadap kegiatan positif kepemudaan dan kemahasiswaan. Namun hingga kegiatan berlangsung, tidak terlihat adanya bentuk kehadiran maupun support yang diberikan kepada organisasi.

Ketua Umum GMM Jambi, Zaki Janasta, menyampaikan bahwa pihaknya tetap menghormati seluruh pihak, namun berharap ke depan pemerintah daerah dapat lebih peduli terhadap organisasi mahasiswa yang berupaya membawa nama baik daerah di tingkat provinsi.

“Kami tentu merasa kecewa, karena GMM Jambi hadir sebagai wadah mahasiswa Merangin untuk belajar, berkembang, dan berkontribusi bagi daerah. Harapan kami ke depan, pemerintah daerah dapat lebih membuka ruang komunikasi dan memberikan perhatian terhadap organisasi kepemudaan,” ujarnya.

Meski demikian, GMM Jambi menegaskan akan tetap bergerak dan berkomitmen menjadi organisasi yang aktif, independen, serta terus berkontribusi untuk kemajuan Kabupaten Merangin dan Provinsi Jambi. (*)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs