Edi Purwanto Raih Gelar Doktor di Universitas Jambi

 

Merdekapost.com - Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto mendapatkan gelar Doktor setelah dinyatakan lulus dengan nilai A dan angka Indeks Predikat Kumulatif (IPK) 4,00

dalam sidang terbuka promosi Doktor di Universitas Jambi, yang dilaksanakan pada Jumat (6/9/2024).


Pada sidang terbuka promosi Doktor ini, Edi Purwanto memberikan judul disertasinya 'Politik Hukum Penyelesaian Konflik Lahan Yang Berkeadilan di Indonesia'. Adapun disertasi ini dibuat oleh Edi Purwanto melihat dalam perjalanan menjabat sebagai Ketua DPRD Provinsi Jambi menemukan persoalan konflik lahan.


Pada penelitian dalam disertasi yang dipaparkan oleh tokoh muda jambi ini, bahwa pengaturan penyelesaian konfik lahan yang terjadi di Indonesia harus melibatkan masyarakat dan para pengusaha yang melakukan investasi di Indonesia, juga antara masyarakat dengan masyarakat.


“Pengaturan ini disederhanakan dan dilakukan secara terintegrasi, sehingga tidak, terjadi tumpang tindih aturan yang berakibat lemahnya kepastian hukum dan mengabaikan kepentingan masyarakat dan rasa keadilan,” paparnya.


Edi Purwanto juga memaparkan bahwa Politik hukum penyelesaian konfik lahan di Indonesia sebaiknya tidak lagi menggunakan berbagai sistem penyelesaian melalui Non Litigasi yang tidak mendapat legitimasi pengadian, untuk itu perlu penyesuaian pengaturannya yang berintegrasi melalui Badan Penyelesaian Konfik Nasional yang melegitimasi cara-cara Non Litigasi sehingga tercapainya Kepastian Hukum.


“Hasil penelitian ini adalah penelitian awal. Diharapkan kepada peneliti berikutnya dapat melanjutkan penelitian yang lebih mendalam terhadap penyelesaian konflik lahan yang terjadi di Indonesia,” ucapnya.


Sementara itu, dalam sesi wawancara Edi Purwanto menyebut bahwa judul disertasi yang diambil sejalan dengan semangat dirinya dan teman-teman di DPRD Provinsi Jambi. Ia menyebut bahwa dimana DPRD Provinsi Jambi membuat pansus konflik lahan dan konflik lahan ini menjadi serius bagi bangsa yang kita cintai, maka dalam disertasi inilah dirinya menuangkan gagasan-gagasan terkait konflik lahan.


“Mudah-mudahan apa yang saya paparkan tadi bisa memberikan warna tersendiri dan bisa memberikan manfaat bagi bangsa yang kita cintai,” ungkapnya.


Disisi lain, Edi Purwanto menerangkan bahwa proses sampai dengan sidang hari ini melalui proses yang cukup panjang. Apalagi dirinya mengambil pendidikan dokter dalam suasana Covid-19 pada 2021 lalu.


“Satu sisi saya tetap menjalankan dan tidak melupakan tugas sebagai ketua dprd provinsi jambi, namun alhamdulillah atas dukungan istri dan kawan-kawan semua saya bisa menyelesaikan ini. Terima kasih kepada seluruh masyarakat Jambi, atas suport dan dukungan teman-teman semua,” katanya.


“Ini rahmat Allah, ini karunia Alllah
Terima kasih kepada orang tua saya, kepada mama saya, mertua saya, almarhum bapak saya dan almarhum bapak mertua saya, keluarga dan semuanya yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu,” pungkasnya.


Adapun penguji eksternal Prof. Dr. Iskandar, S.H., M. Hum, Ketua Penguji, Dr. Usman, S.H., M.H, anggota penguji, Prof. Dr. Elita Rahmi, S.H., M.H, Prof. Dr. Sukamto Satoto, S.H., M.H, Dr. Hartati, S.H., M.H, Dr. Hj. Rosmidah, S.H.,M.H dan dengan Promotor, Prof. Dr. Helmi, S.H., M.H, Co- Promotor, Dr. A. Zarkasi,S.H., M.H.


Hadir pada kesempatan ini, anggota keluarga, anggota DPR RI, Hasan Basri Agus, Ketua DPD PDIP Sulawesi Barat, Agus Ambi Djiwa, Ketua DPD PDIP Kalimantan Selatan, Syaripuddin, Kepala Dinas Koperasi, UMKM Provinsi Jambi, Sardaini, H. Abdul Rahman dan sejumlah unsur forkompimda dan instansi vertikal dilingkup pemerintahan Provinsi Jambi. (*)

Jelang Akhir Masa Jabatan: Edi Purwanto: Terima Kasih Sudah Komitmen Jaga Marwah DPRD Jambi

Merdekapost.com - Pimpinan dewan hingga seluruh anggota fraksi di DPRD Provinsi Jambi saling mengucapkan terima kasih dan ucapan mohon maaf. Hal ini disampaikan oleh Pimpinan dan masing-masing fraksi yang ada di DPRD Provinsi Jambi dalam rapat paripurna terakhir, Minggu (1/9/2024).

Rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto didampingi Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Faisal Riza, Pinto Jayanegara, dan Burhanudin Mahir dengan agenda pengesahan Rancangan Peraturan Daerah Perubahan APBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2024 merupakan rapat terakhir yang digelar oleh DPRD Provinsi Jambi periode 2019-2024.


Momentum Rapat Paripurna terakhir ini juga menjadi momentum perpisahan bagi Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Jambi bersama Pemerintah Provinsi Jambi. Hadir dalam rapat paripurna ini Gubernur Jambi, Al Haris, Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman, dan sejumlah OPD dilingkup Pemerintahan Provinsi Jambi.


Edi Purwanto dalam kesempatan ini mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2019-2024 yang berkomitmen sejak awal hingga akhir masa jabatan menjaga marwah DPRD Provinsi Jambi.


“Saya atas nama Pribadi dan Pimpinan DPRD Provinsi Jambi mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada seluruh anggota DPRD yang sudah berkomitmen untuk menjaga marwah DPRD Provinsi Jambi hingga akhir masa jabatan ini,” ujarnya.


Edi Purwanto mengenang bahwa selama lima tahun bersama duduk di DPRD Provinsi Jambi tentu ada kekurangan dan kekhilafan serta suka cita. Untuk itu, dirinya meminta maaf jika selama menjadi Ketua DPRD Provinsi Jambi dianggap terlalu keras ataupun tegas, karena menurutnya semata-mata seluruh anggota DPRD Provinsi Jambi bekerja untuk kepentingan masyarakat Jambi.


“Kadang sampai jam 5 subuh kita rapat, ini semua untuk masyarakat Provinsi Jambi, semoga amal ibadah kita di catat oleh allah dan teman-teman yang kembali duduk, jagalah nama lembaga ini dengan baik dan bagi teman-teman yang bertugas di tempat lain, saya yakin kesuksesan akan menanti kita semua,” pungkasnya.


Pada akhir rapat paripurna ini, turut dilakukan foto bersama seluruh anggota DPRD Provinsi Jambi dan Gubernur Jambi. (*)

DPRD Bersama Pemprov Jambi Sahkan APBD Perubahan 2024

Merdekapost.com - DPRD Provinsi Jambi bersama dengan Gubernur Jambi mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah Perubahan APBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2024. Pengesahan ini disampaikan dalam kesepakatan Rapat Paripurna yang digelar pada Minggu (01/09/2024).

Rapat paripurna dengan agenda Pengesahan Rancangan Perda Perubahan APBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2024 ini dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto didampingi Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Faisal Riza, Pinto Jayanegara, dan Burhanudin Mahir dan dihadiri sejumlah anggota DPRD Provinsi Jambi.


Pada kesempatan ini, hadir Gubernur Jambi, Al Haris dan Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman, serta turut hadir sejumlah unsur forkompimda di lingkup pemerintahan Provinsi Jambi. Adapun agenda dalam rapat paripurna ini meliputi penyampaian laporan hasil banggar yang disampaikan oleh Kamaludin Havis.


Sebelum dilakukan Pengambilan Keputusan Dewan dan Penandatanganan Berita Acara
Persetujuan Bersama antara Gubernur dan DPRD Provinsi Jambi, turut dilakukan penyampaian dari masing-masing juru bicara fraksi DPRD Provinsi Jambi.


Pada umumnya dari berbagai penyampaian juru fraksi disampaikan bahwa pihaknya menyetujui untuk Ranperda Perubahan APBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2024 disahkan, meskipun dengan berbagai catatan yang pada umumnya mendorong agar TAPD Provinsi Jambi lebih inovatif dan menggali potensi pendapatan daerah.


Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto menyebut bahwa dengan telah disahkannya Ranperda Perubahan APBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2024 diharapkan dengan sisa waktu yang ada, APBD Perubahan dapat berjalan dengan efektif dan terlaksana sesuai dengan target.


“Saya berharap program-program bisa terlaksana dengan baik dan program-program Jambi Mantap yang dapat dirasakan oleh masyarakat. Disisi lain, pelaksanaannya perlu diawasi sehingga kegiatan-kegiatan dalam anggaran APBD Perubahan bisa terlaksana dengan baik,” ungkapnya.


Rapat paripurna diakhiri dengan Penandatanganan Berita Acara Persetujuan Bersama antara Gubernur dan DPRD Provinsi Jambi. (*)

Konsepkan Kawasan Hingga Hunian Bagi SAD Jambi, Edi Purwanto: Penting Untuk Keberlangsungan Hidup Mereka

 

Merdekapost.com - Keberlangsungan hidup kelompok Suku Anak Dalam (SAD) masih jauh dari kata kesetaraan, baik di aspek pemberdayaan masyarakat SAD, aspek kesehatan, pendidikan, dan sosial. Hal ini menjadi aspek perhatian yang harus dilakukan pemerintah Provinsi Jambi dimana ada berbagai kelompok SAD di Kabupaten Provinsi Jambi yang bertempat tinggal jauh dari permukiman masyarakat umumnya.


Ada berbagai persoalan yang telah diserap oleh pemerintah dari berbagai persoalan yang dihadapi oleh masyarakat SAD dalam keberlangsungan hidupnya. Hal ini dikemukakan oleh Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto saat mendampingi Menteri Sosial, Tri Rismaharini beberapa waktu lalu.


Edi Purwanto bersama Risma sudah beberapa kali menempuh jarak puluhan kilometer untuk dapat bertemu dengan kelompok-kelompok SAD diantaranya kelompok SAD yang berada di Kabupaten Batanghari. Pada Agustus 2024 ini, Edi Purwanto bersama Risma dan berbagai pihak terkait secara langsung bertemu dengan kelompok SAD melakukan diskusi.


“Ada berbagai persoalan yang mana dipertemuan sebelumnya sudah kita lakukan diskusi, eksekusinya juga sudah kita lakukan, berjalan tapi tidak lama. Makanya kita turun lagi kita diskusikan baiknya gimana dan keinginan mereka kita dengar lagi,” ungkapnya, Minggu (25/8/2024).


Edi Purwanto menyebut bahwa persoalan pendidikan dan kesehatan termasuk rumah hunian telah terjawab dengan bantuan dari pemerintah pusat. Rumah pendidikan dengan fasilitas penunjang, termasuk ruang pemeriksaan kesehatan dan rumah hunian bagi kelompok SAD di tahun 2023 telah dilaksanakan.


Namun, kini fasilitas tersebut ditinggal begitu saja lantaran ada kebiasan atau adat istiadat dari SAD yang berpindah-pindah tempat atau dikenal dengan istilah Melangun. Menurut salah satu Tumenggung (Ketua kelompok) SAD, kegiatan Melangun akan dilakukan ketika ada satu dari anggota kelompoknya yang mendapat kemalanggan.


“Jadi rumah pendidikan, fasilitas tempat kesehatan, hunian mereka ini sekarang dibiarkan saja, inilah kita datang untuk diskusi dengan mereka bagaimana anak-anak mereka ini bisa dapat pendidikan, kesehatan mereka, sampai ke hunian mereka tapi tidak lagi di tinggalkan,” terangnya.


Edi Purwanto mengungkapkan bahwa ketika mereka pindah, akan sangat sulit untuk menemukan mereka sehingga sulit juga ketika memberikan bantuan kepada mereka. Ia menyebut bahwa dirinya sudah berbicara dengan Menteri Sosial bahwa harus ada satu kawasan yang memang disiapkan oleh pemerintah untuk menjadi kawasan milik SAD.


Ini bertujuan memberikan kepastian hukum terhadap SAD atas kepemilikan satu kawasan lahan untuk keberlangsungan hidup mereka, hal ini juga untuk meminimalisir konflik lahan yang terjadi antara SAD dengan pihak lainnya.


“Pertama memang kita dorong bagaimana SAD ini memiliki satu kawasan untuk keberlangsungan hidup mereka. Konsep kita ya sama seperti sebelumnya, kita berikan sertifikat komunal,” ungkapnya.


Sementara itu, Edi Purwanto memberikan solusi soal hunian rumah bagi SAD. Sebelumnya pemerintah telah membuat hunian bagi SAD, namun dianggap tidak nyaman dan merasa panas. Edi Purwanto menyebut bahwa pihak Tumenggung setuju dengan konsep rumah hunian yang ditawarkan olehnya.


“Kita akan bangun rumah itu dari papan dimana kita kasih jarak papannya itu, istilahnya kita kasih sela-sela sehingga ada udara masuk nah kemudian atapnya kita buat dari rumbai. Jadi kita bangun ini menyesuaikan dengan kondisi dilingkungan dan alhamdulillah mereka setuju konsep rumahnya seperti itu,” pungkasnya. (*)

DPRD Provinsi Jambi Gelar Rapat Paripurna Nota Pengantar Ranperda Perubahan APBD 2024

Merdekapost.com - DPRD Provinsi Jambi menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian nota pengatar Rancangan Peraturan Daerah Perubahan APBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2024, Sabtu malam (24/8/2024). Rapat paripurna ini dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Pinto Jayanegara, dan Burhanudin Mahir.

Rapat turut dihadiri sejumlah anggota DPRD Provinsi Jambi dan turut dihadiri Gubernur Jambi, Al Haris, Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman dan sejumlah pejabat dilingkup Pemerintahan Provinsi Jambi. Pada kesempatan ini, penyampaian Nota pengantar Ranperda Perubahan APBD 2024 disampaikan oleh Gubernur Jambi.


Ada beberapa poin yang disampaikan oleh Gubernur Jambi, Al Haris dalam penyampaiannya diantaranya ada peningkatan target pendapatan dengan presentase 9,88 persen dari pendapatan APBD Murni pada tahun 2024.


Sementara itu, dalam kesempatan ini, Edi Purwanto menyebut bahwa dari apa yang disampaikan oleh Gubernur Jambi dalam nota penyampaiannya, nantinya akan di tindaklanjuti dengan pembahasan dari masing-masing fraksi yang ada di DPRD Provinsi Jambi.


“Dengan telah diserahkannya secara simbolis nota pengantar dari pemerintah daerah ke DPRD Provinsi Jambi, Ranperda tersebut akan menjadi pembahasan fraksi-fraksi di DPRD Provinsi Jambi untuk nantinya menjadi pandangan umum fraksi,” sampainya.


Edi Purwanto dalam kesempatan ini, berharap apa yang menjadi nota pengantar APBD Perubahan anggaran tahun 2024 ini bisa menjawab tantangan serta mewujudkan visi misi Gubernur Jambi yang pada akhrinya untuk kesejahteraan masyarakat Provinsi Jambi. (*)

Pinto Dorong Pemprov Jambi untuk Penetapan Harga TBS per Periode

 

Merdekapost.com - Provinsi Jambi adalah salah satu Penghasil CPO terbesar di Indonesia, bahkan CPO di Provinsi Jambi hampir lebih dari 70 persen di ekspor ke luar negeri, pertanyaan besarnya kenapa petani-petani di Provinsi Jambi belum merasakan kesejahteraan.


Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Pinto Jayanegara mengatakan harusnya harga TBS bisa dikontrol oleh Pemerintahan Provinsi Jambi, storage CPO di Dermaga Talang Duku sudah tidak bisa di jadikan patokan lagi, seharusnya ada dermaga storage CPO di Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang bisa langsung ekspor CPO ke luar negeri, bukan transit ke Batam lagi. Ini akan membuat harga sawit lebih tinggi lagi dan petani pun merasakan kesejahteraan.


"CPO di dermaga talang duku melalui kapal transit lagi ke Dermaga Batam tidak langsung di ekspor ke luar negeri, ini lah yang menjadi catatan besar untuk gubernur terpilih, gimana kedepannya CPO yang ada di Provinsi Jambi langsung di ekspor ke luar negeri bukan transit di dermaga Batam lagi," kata Pinto, Sabtu (24/8/2024).


"Sudah saatnya ada pelabuhan di Tanjung Jabung Barat, agar CPO yang ada di Provinsi Jambi di ekspor ke luar negeri langsung. Dan akan membuat petani perkebunan sawit sejahtera kedepannya," tukasnya. (*)

Kemas Alfarabi Sambut Baik Pembukaan Dua Rute Baru PT Angkas Pura II

Merdekapost.com - Anggota DPRD Provinsi Jambi Kemas Alfarabi menyambut baik rencana pembukaan dua rute baru oleh PT Angkasa Pura II dari Bandara Sultan Thaha Jambi. Yakni ke Bandara Kualanamu Medan dan ke Bandara Jogjakarta.

Alfarabi mengapresiasi terobosan yang dilakukan PT Angkasa Pura terkait penerbangan langsung tanpa transit lagi ke Jakarta. Menurutnya dengan adanya penerbangan ke Medan 4 kali seminggu mulai 8 September 2024 dan ke Yogyakarta mulai 13 September 2024 mendatang.


"Tentunya akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan konektivitas masyarakat Jambi," kata Alfarabi, Sabtu (24/8/2024).


Politisi PKB ini juga menyebut sebelum musim pandemi COVID-19 tahun 2020 lalu, Bandara Jambi sudah memiliki rute ke beberapa daerah seperti Palembang, Padang, Lampung dan Pekanbaru, sehingga dengan dibukanya rute baru ini Alfarabi berharap nantinya akan semakin banyak alternatif rute penerbangan domestik.


"Untuk jangka panjang Bandara Sultan Thaha Jambi dapat meningkatkan infrastruktur sarana prasarana menjadi Bandara Internasional yang dapat melakukan rute penerbangan langsung ke luar negeri seperti Singapura, Malaysia dan Saudi Arabia," kata Alfarabi.


Sebelumnya, Bandara Sultan Thaha Jambi akan meluncurkan dua rute penerbangan baru yang menghubungkan daerah, Kualanamu, Sumatera Utara dan Yogyakarta pada awal September 2024. Rute penerbangan ini langsung tanpa transit.


Executive General Manager Sultan Thaha Airport Jambi, Siswanto mengumumkan bahwa rute Jambi-Kualanamu, Sumatera Utara, akan mulai beroperasi pada 8 September 2024. Sedangkan, rute Jambi-Yogyakarta akan dibuka pada 13 September 2024.


"Maskapai Super Air Jet akan melayani kedua rute baru ini. Ini berdasarkan survei yang telah kami lakukan kepada penumpang, jadi tujuan penumpang itu banyak ke dua rute itu," ujar Siswanto. (*)

Pinto: Hari Maritim Jangan Hanya Seremonial, Optimalkan Hasil Laut di Jambi

 

Merdekapost.com - Hari Maritim Nasional diperingati tiap tahunnya pada tanggal 21 Agustus, sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah maritim yang panjang dan kaya.


Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Pinto jayanegara mengimbau, meskipun Jambi tidak punya pulau tapi kekayaan maritimnya harus dijaga.


Ia meminta pemerintah, dalam hal ini Dinas Kelautan dan Perikanan/KKP, dan pemkab setempat untuk terus mengawal dan memperjuangkan kesejahteraan nelayan Jambi, dikarenakan nelayan merupakan garda terdepan yang berperan dalam pengelolaan dan pendistribusian sumber hasil maritim untuk pasar lokal Jambi maupun luar.


"Potensi perikanan laut masih perlu dikelola dengan hati-hati oleh Pemerintah Provinsi Jambi, karena hanya ada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, program-program yang dijalankan dalam sektor industri perikanan tetap harus senantiasa berpaling kepada kelompok nelayan guna memberdayakan pelaku usaha di garis terdepan kelautan yang ada di daerah tersebut," ujarnya, Kamis (22/8/2024).


"Apa lagi wilayah maritim di Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Tanjung Jabung Barat, adalah wilayah yang sering sekali terjadi penyelundupan benih lobster karna banyaknya pelabuhan pelabuhan tikus," tukasnya. (*)

Garbarata Bandara Rusak: Pinto Harap Manajemen Segera Lakukan Perbaikan


Merdekapost.com - Salah satu fasilitas di Bandara Sulthan Thaha Saifudin Jambi, yakni Garbarata Bandara jembatan yang menghubungkan ruang tunggu penumpang ke pintu pesawat terbang, memudahkan penumpang masuk ke dalam dan keluar dari pesawat, mengalami kerusakan. Hal ini mendapat reaksi dari Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Pinto Jayanegara.


Menurutnya, hal tersebut tidak seharusnya terjadi, pihak manajemen Bandara diharapkan segera melakukan perbaikan mengingat Bandara yang menjadi kebanggaan Provinsi Jambi itu, aktivitasnya terus mengalami peningkatan.


“Saya sebagai masyarakat, tentunya prihatin dengan adanya kerusakan ini. Kita berharap agar pihak Bandara segera melakukan perbaikan,” katanya, Senin (19/8/2024).


Pinto juga menegaskan, bahwa Bandara merupakan salah satu fasilitas umum yang dipergunakan semua masyarakat. Oleh karenanya, dia meminta kepada pihak Bandara agar persoalan teknis seperti ini, diselesaikan dengan cepat.


“Ini harus segera diperbaiki, kasihan masyarakat kita seperti penumpang yang divabel ataupun lansia. Pihak Bandara harus cepat memperbaiki ini,” tegas Pinto lagi. (*)

DPRD dan Gubernur Jambi Sepakati KUPA dan PPAS Perubahan APBD 2024

Merdekapost.com - DPRD Provinsi Jambi menggelar rapat paripurna dengan agenda Pembahasan KUPA dan PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2024 dan penyampaian Jawaban DPRD terhadap pendapat Gubernur Jambi atas Ranperda Inisiatif DPRD tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik Regional Provinsi Jambi dan Pembentukan Pansus, Minggu (18/08/2024).

Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Faisal Riza, Pinto Jayanegara, dan Burhanudin Mahir dan dihadiri sejumlah anggota DPRD Provinsi Jambi. Turut hadir dalam kesempatan ini, Gubernur Jambi, Al Haris dan sejumlah pejabat di lingkup pemerintahan Provinsi Jambi.


Pada Pembahasan KUPA dan PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2024 dilakukan Penyampaian Laporan Badan Anggaran yang disampaikan oleh anggota DPRD Provinsi Jambi, Ririn Novianty. Pada penyampaian tersebut, disebutkan bahwa berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan tahun berjalan, ada ketidaksesuaian antara asumsi yang digunakan dalam penyusunan APBD tahun anggaran 2024 dengan perkembangan keadaan.


“Pemerintah Provinsi Jambi mengambil beberapa kebijakan untuk menyeimbangkan kembali neraca keuangan daerah dengan cara merasionalisasi atau mengurangi belanja yang sudah direncanakan serta menaikkan pendapatan.,”sebut Ririn.


Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto usai rapat menyebutkan bahwa memang dari hasil rapat terjadi defisit anggaran. Namun, hal tersebut masih bisa di toleransi karena ada asumsi pendapatan lain.


“Seperti ada transfer daerah dan Patisipan Interest, jadi memang kalau hanya sekitar 52 miliar dan TAPD melihat bahwa itu masih sehat dan masih bisa dilaksanakan,”ujarnya.


Lebih lanjut disampaikan oleh Edi Purwanto bahwa dalam pembahasan yang dilakukan oleh tim banggar DPRD Provinsi Jambi juga telah melakukan sinkronisasi dan efisiensi dalam penggunaan anggaran. Namun Edi Purwanto memastikan bahwa pelaksanaan tupoksi program atau kegiatan mandatory spending tetap berjalan.


“Kita kemarin sudah mencoba untuk melakukan beberapa efesiensi penggunaan anggaran, jadi memang ada program-program yang mohon maaf bisa di tunda di tahun 2025. Tapi untuk yang mandatoring spending itu tetap seperti KPU, Bawaslu, Pendidikan, Kesehatan itu tentu tidak dikurangi,”pungkasnya.


Sementara itu, dalam Rapat Paripurna ini dilakukan Penandatanganan Nota Kesepakatan KUPA dan PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2024 antara Gubernur bersama Pimpinan DPRD Provinsi Jambi.


Pada rapat paripurna kali ini juga digelar Ranperda Inisiatif DPRD tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik Regional Provinsi Jambi yang dalam hal ini disampaikan oleh juru bicara DPRD Provinsi Jambi, Asriadi serta dilakukan Pembentukan Pansus untuk pembahasan Ranperda tersebut.(*)

HUT Ke 79 RI: Edi Purwanto Bacakan Teks Proklamasi

 

Merdekapost.com - Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto berkesempatan membacakan teks Proklamasi dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun HUT ke 79 Republik Indonesia yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Jambi, Sabtu (17/8/2024) yang berlangsung di lapangan kantor Gubernur Jambi.


Momentum HUT ke 79 Republik Indonesia ini diharapkan oleh Edi Purwanto sebagai momentum untuk terus memajukan pembangunan ke arah yang lebih baik secara merata baik di tingkat Nasional maupun Provinsi Jambi. Pembangunan dikatakan oleh Edi Purwanto harus terus berlanjut dengan memperhatikan kesejahteraan masyarakat.


“79 tahun kita telah merdeka adalah perjalanan yang begitu panjang oleh pahlawan bangsa. Saatnya kita sebagai penerus bangsa Indonesia mengisi kemerdekaan ini dengan baik, mendidikasikan diri untuk bangsa kita.” ujarnya.


Pada kesempatan ini, Edi Purwanto berbicara soal Provinsi Jambi dimana kita dapat mengisi dan mendidikasikan diri untuk pembangunan dan kemajuan Jambi. Provinsi Jambi adalah provinsi yang memiliki sumber daya alam yang luar biasa, ada gunung kerinci, ada sungai batanghari sebagai sungai terpanjang di sumatera, punya candi terluas di asia tenggara.


“Potensi-potensi itu menadakan bahwa jambi sebetulnya dan harusnya menjadi provinsi yang lebih baik, pergerakan pembangunan juga harus terus dilakukan melalui momentum Kemerdekaan ini mari kita bangun Jambi yang lebih baik lagi,” ungkapnya.


Lebih lanjut disampaikan oleh Edi Purwanto, Ia mengajak seluruh masyarakat khususnya masyarakat Provinsi Jambi untuk mengisi kemerdekaan ini dengan berinovasi dan berkontribusi dengan caranya masing-masing untuk kemajuan Jambi yang jauh lebih baik.


“Artinya bagaimana kita memposisikan pasca merdeka mengisi ini dengan betul-betul menjadikan jambi bisa berdaulat, bisa berdikari dan berkepribadian karena itu adalah esensi dari merdeka yang sejatinya,” pungkasnya. (*)

RUU APBN 2025, Edi Purwanto: Secara Keuangan Harusnya Bisa Realisasikan Makan Siang Gratis

Merdekapost.com - Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto mengharapkan visi misi Presiden terpilih, Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka dapat berjalan sesuai dengan janji politiknya dan dijalankan dengan sebaik-baiknya.

Hal ini disampaikan oleh Edi Purwanto usai memimpin Rapat Paripurna yang didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Burhanudin Mahir, dengan agenda mengikuti pidato Presiden RI dalam rangka Penyampaian RUU APBN Tahun Anggaran 2025 disertai Nota Keuangan dan Dokumen Pendukungnya, Jumat siang (16/8) di Ruang Rapat DPRD Provinsi Jambi.


Hadir pada rapat ini sejumlah anggota DPRD Provinsi Jambi dan dihadiri pula oleh Gubernur Jambi, Al Haris, Wakil Gubernur Jambi, Abdulah Sani dan sejumlah unsur forkompimda dilingkup pemerintahan Provinsi Jambi.


Edi Purwanto menilai dengan keuangan yang disampaikan oleh Presiden RI, Joko Widodo dalam penyampaiannya, bahwa pertumbuhan ekonomi dikatakan stabil, dan juga melihat postur anggaran 2025, maka Edi Purwanto menilai dan berharap janji-janji politik Presiden terpilih dapat terlaksana dengan baik.


“Dimana pada tahun 2024 Anggaran Belanja Negara diangka Rp. 3.325,1 triliun sementara di 2025 sebesar Rp3.613,1 triliun, itu artinya secara keuangan harusnya bisa mengejawantahkan visi misi bapak presiden (terpilih),” tegasnya.


Edi Purwanto menyebut bahwa salah satu janji politik yang dinanti realisasinya oleh seluruh masyarakat Indonesia diantaranya makan siang gratis. Ia berharap, janji atau program ini dapat terlaksana dengan baik. Disisi lain, program-program kerakyatan juga dapat berjalan dengan baik dan lebih dirasakan oleh masyarakat secara adil dan merata.


“Bapak presiden terpilih punya visi misi makan siang gratis atau makan sehat gratis dan bagaimana janji-janji politik ini bisa terpenuhi, sehigga kontrak politik antara rakyat dengan pemerintah itu bisa sesuai dengan yang diharapkan,” pungkasnya. (*)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs