Putra Kerinci Jambi Ini Dipercaya Menjadi Plt Sekretaris Menpora

 Menpora Zainudin Amali telah menunjuk Dr.Jonni Madrizal sebagai pelaksana tugas Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Plt) Seskemenpora atau sesmenpora. (ist)

JAMBI, MERDEKAPOST.COM - Menpora Zainudin Amali telah menunjuk pelaksana tugas Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Plt) Seskemenpora atau sesmenpora. Sosok Jonni Madrizal dipilih sebagai pengganti sementara seskemenpora setelah Gatot S Dewa Broto memasuki masa pensiun.

"Setelah melalui pertimbangan, karena Pak Jonni ini staf ahli dan juga eselon satu, kami putuskan beliau yang jadi Plt Sesmenpora," kata Menpora Zainudin Amali seperti dikutip dari jpnn.com, Selasa (2/11).

Nama Jonni Madrizal yang dipercaya Menpora Zainudin Amali memang sudah tak asing dan menjadi salah satu ASN yang menjabat sebagai Eselon 1 di Kemenpora. Sebelum ditunjuk menjadi Plt Seskemenpora, Jonni juga menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Inovasi Kepemudaan dan Keolahragaan. Posisi Plt Deputi juga pernah diemban oleh pria asal Jambi itu,tepatnya di Kedeputian Bidang Pengembangan Pemuda di Kemenpora.

Melihat deretan pengalaman yang dimiliki, tak salah apabila Menpora Amali mempercayakan posisi tersebut kepada Jonni yang juga menjadi dosen di salah satu universitas di Padang tersebut.

"Terima kasih, mohon doa dan dukungannya" ujar Jonni saat dikonfirmasi koran ini, kemarin.

Di sisi lain, Gatot S Dewa Broto yang sudah pensiun dipastikan tetap bekerja di Kemenpora karena mendapatkan tugas dari Menpora Amali untuk menjadi salah satu tenaga ahli menteri.

Menpora Zainudin Amali telah menunjuk Dr.Jonni Madrizal sebagai pelaksana tugas Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Plt) Seskemenpora atau sesmenpora

Pernah jadi Kasi di Diknas Provinsi Jambi

Jonni Mardizal Lahir di Sungai Penuh, Kerinci 24 Maret 1962, anak pertama dari lima bersaudara pasangan Bapak H. Djanid Sjarif (Alm) dan ibunda Hj. Noerjana Soekarni (Alm).

Menyelesaikan pendidikan formal pada SDN 2 Sungai Penuh (1974), SMPN 1 Sungai Penuh (1977), SMAN 1 Sungai Penuh (1981), Program Sarjana (S1) Teknik Bangunan IKIP Padang (1985). Program Magister (S2) Manajemen Pemasaran di Program Pasca Sarjana Universitas Jambi 2005.

Berkesempatan melanjutkan Program Doktoral (S3) Manajemen Pendidikan di Program Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta tahun 2016.

Jonni juga pernah berdinas di Kanwil Depdikbud Provinsi Jambi: Pembantu Pimpinan Seksi Kurikulum Bidang Dikmenjur (1990-1993), Kasi Sarana Dikmenjur (1993-2000), Kanwil Depdiknas Provinsi Jambi: Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Kasi Sarana Dikmas (2000-2001),Dinas Pendidikan Provinsi Jambi: Kasi Sarana Prasana Pendidikan SMK (2001-2007).

(ald/mpc/jpnn)

Wako Ahmadi Kukuhkan Forum Kota Sungai Penuh Bersatu

 

Walikota Sungai Penuh, Ahmadi Zubir mengukuhkan FKSB

Merdekapost.com - Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir menghadiri Deklarasi sekaligus mengkukuh dan Melantik Dewan Pengurus Forum Kota Sungai Penuh Bersatu (FKSB), diruang Aula Kantor Wako, Rabu (3/11/2021). 

Turut hadir Wawako Antos, Ketua DPRD dan  Anggota, Unsur Forkomoimda Pj. Sekda Alpian, Dewan Penasihat, Kol. CHK Irman Putra (Secara Virtual) dan Para SKPD. 

Acara diawali kata Deklarasi oleh Forum Kota Sungai Penuh (FKSB) serta dilanjutkan  Pengukuhan dan Pelantikan oleh Wako Ahmadi Zubir. 

Ketua terpilih Ferry Siswandi, mengatakan keberadaan Forum Kota Sungai Penuh Bersatu berawal dari diskusi kecil yang dilaksanakan tokoh-tokoh dan pengiat Perubahan Kota Sungai Penuh, lalu beranjak ke tempat resmi. 

Wako Ahmadi,  menyambut hangat dan baik berdiri Forum Kota Sungai Penuh Bersatu. Wako berharap Forum Kota Sungai Penuh Bersatu dapat bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam membangun Kota Sungai Penuh. 

" Mudah-mudahan kehadiran FKSB bisa mempersatukan dan memberi kontribusi untuk Kota Sungai Penuh,." Harap Wako Ahmadi. 

Lebih jauh, Ia mengatakan, dilihat struktur Forum diisi oleh tokoh yang berada dalam Kota Sungai Penuh maupun diluar daerah. 

" Untuk itu, mohon saran dan kritikan serta solusi dalam membangun Kota Sungai Penuh.," Pintanya

Diakhir sambutannya Wako Ahmadi menyampaikan selamat kepada pengurus yang dilantik, semoga kedepan silaturahmi dan kekompakan ini terus dapat terjalin.

Selaku Dewan Penasihat Forum Kota Sungai Penuh Bersatu, Kolonel CHK. Irman Putra, melalui Virtual mengatakan, Forum Kota Sungai Penuh Bersatu  harus memilki tujuan yang sama dengan pemerintah Daerah dalam mengatasi berbagai permasalahan seperti permasalahan sosial, ekonomi maupun SDM. 

" Untuk itu FKSB siap bermitra dengan Pemerintah dalam menjalankan berbagai program pembangunan untuk mewujudkan Sungai Penuh Maju Berkeadilan.,"Ucapnya (064)

Dewan Muarojambi Minta Bupati Pilih Sekda yang Paham Anggaran

 

Merdekapost.com - Saat ini Pemkab Muarojambi tengah melaksanakan lelang Sekda Muarojambi. Lelang Sekda tersebut telah memasuki tahap akhir atau penentuan siapa yang terpilih sebagai Sekda Muarojambi.

Untuk itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Muarojambi meminta bupati selektif dalam memilik sekda Muarojambi.

''Saya selaku dewan minta bupati untuk memilih Sekda yang paham akan pengelolalan anggaran,'' tutur Anggota Dewan Muarojambi Usman Halik, dihubungi kemarin (03/11/2021). Tak hanya paham akan pengelolan anggaran saja, namun Politisi PDIP ini juga meminta Sekda terpilih bisa kerja sama dengan semua OPD.

''OPD harus bisa bekerja dengan sekda yang baru dengan baik. Sebab, jika tidak ada singkronisasi kerjasama OPD dan Sekda, akan sulit,'' ujar Usman Halik.

Seperti diketahui saat ini proses lelang sekda Muarojambi telah memasuki 3 besar. ASN yang masuk tiga besar tersebut, Budi Hartono Kepala Inpektorat, Faturrahman Kepala Dispenda dan Riduwan Kepala Dinas Pariwisata.

Lelang sekda akan memasuk tahap akhir yaitu penentuan yang terpilih sebagai Sekda. (064)

Seorang IRT Di Pondok Tinggi Ditemukan Tewas Gantung Diri Di Kontrakan

Merdekapost.com - Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial YZ (39), ditemukan meninggal gantung diri di rumah kontrakannya di RT.02 Desa Lawang Agung, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh, Selasa, 2 November 2021 sekitar pukul 08.00 WIB.

Korban diduga nekad mengakhiri hidupnya dengan gantung diri lantaran dipicu permasalahan keluarga atau perceraian.

Kapolsek Sungai Penuh, AKP Ragil Titisari, mengakui adanya kejadian tersebut. Kejadian ini pertama kali diketahui oleh pemilik kontrakan sekitar pukul 07.00 WIB, dikarenakan sudah 2 hari lampu rumah kontrakan tersebut tidak di hidupkan pada malam hari.

“Maka sekitar pukul 07.00 WIB pemilik kontrakan sudah mencium aroma tidak sedap, lalu melakukan pengecekan kerumah sebelah dan ditemukan seorang wanita YZ dalam keadaan posisi tergantung lidah menjulur,” ungkap Kapolsek.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kerinci Edi Mardi Siswoyo mengatakan, saat di TKP guna untuk membantu evakuasi korban, Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

”Sudah tidak dapat dilihat adanya lebam mayat karena kondisinya sudah membusuk dan Diperkirakan korban meninggal dunia sekitar 5-6 hari yg lalu,”ujar Kasat Reskrim.

Ditambahkannya lagi, Korban sedang ada masalah dengan suami (pisah ranjang), sudah beberapa waktu suami tidak pulang, diduga nekad mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri.

“Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Kerinci telah melakukan olah TKP dan Jenazah tersebut tidak di laksanakan otopsi. Karena jenazah telah di terima oleh pihak keluarga dan keluarga telah membuat surat pernyataan,” ungkapnya. (064)

Nilai Ekspor Provinsi Jambi pada bulan September Turun Sebesar 0,21 Persen

 

Ilustrasi Ekspor

Merdekapost.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi merilis data Nilai Ekspor asal Provinsi Jambi, data per bulan September 2021, senin (1/11/2021).

Koordinator fungsi statistik distribusi, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, Toto Abdul Fatah mengatakan, Nilai ekspor asal Provinsi Jambi pada bulan September 2021 turun sebesar 0,21 persen.

"Dibandingkan bulan sebelumnya yaitu dari US$ 241,27 juta pada bulan Agustus 2021 menjadi US$ 240,77 juta pada bulan September 2021," ujarnya.

Lima negara tujuan ekspor terbesar pada Bulan September 2021 adalag Singapura, Cina, Jepang, Amerika Serikat, dan Thailand.

"Sampai dengan bulan September 2021, kelompok pertambangan memberikan kontribusi terbesar terhadap total ekspor di Jambi, yaitu sebesar 53,45 persen," ungkapnya.

Kemudian diikuti dari kelompok Industri sebesar 37,94 persen, dan kelompok pertanian sebesar 8,62 persen," ungkapnya. (064)

Breaking News: Seorang Pemuda Tewas Gantung Diri di Perumahan Telkom Sungai Penuh

Sungai Penuh – Seorang pemuda ditemukan tewas gantung diri di sebuah perumahan Telkom Sungaipenuh Desa Karya Bakti, Jalan depati Parbo, sekitar pukul 18.00 WIB Senin (1/11/2021).

Kapolres Kerinci AKBP Agung Wahyu Nugroho melalui Kasat Reskrim IPTU Edi Mardi dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, menurut hasil sementara kuat dugaan korban meninggal gantung diri.

“Dari hasil olah TKP, dugaan sementara gantung diri, karena dilihat ciri-ciri di TKP, ” kata Kasat Reskrim.

Hingga saat berita dipublish, korban dibawa ke RSU MHA Thalib Sungaipenuh, belum diketahui penyebab korban mengakhiri hidup dengan gantung diri tersebut. Sejumlah aparat kepolisian melakukan identifikasi korban.(*)

Sumber : indojatipos.com

Jenguk Pemain Persikota, Ini Pesan Wako Ahmadi dan Wawako Antos


SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Walikota Ahmadi Zubir dan Wakil Walikota Alvia Santoni (Ketua PSSI Kota SUngai Penuh) menunjukkan kepedulian kepada para pemain Persikota Sungai Penuh yang mengalami musibah kecelakaan di Merangin (Bangko) saat hendak pulang dari mengikuti Liga3 PSSI Provinsi jambi yang dihelat di Batanghari kemarin.

Wako Ahmadi dan Wawako Antos membezuk langsung para pemain Persikota di RSUD M.H Thalib, Senin (1/11/2021).

Pada kesempatan itu Wako Ahmadi menegaskan Pemkot Sungai Penuh akan menjamin semua biaya pengobatan para pemain sampai sembuh.

“Kita menjamin pengobatan para pemain sampai sembuh,” tegas Wako Ahmadi.

Wako Ahmadi dan Wawako Antos juga memberikan motivasi kepada para pemain agar tetap semangat dan terus berkarya.

"Teruslah berbuat dan berkarya untuk Kota Sungai Penuh, pemerintah akan mendukung penuh". pungkasnya.

untuk diketahui, perjuangan tim Persikota Sungai Penuh terhenti di Liga3 Provinsi Jambi setelah pada semi final dikalahkan oleh PS.Jambi United. (ald)

Wako Terima Arsip Dokumen Pemekaran Kota Sungai Penuh, Ahmadi: "Terima Kasih Banyak H Fauzi Si'in"

Serahkan Piagam Penghargaan Pada Tim Pemekaran 

SUNGAI PENUH - Walikota Ahmadi Zubir memberikan Piagam Penghargaan kepada Tim Pemekaran Pembentukan Kota Sungai Penuh yang diprakarsai Bupati Kerinci saat itu H. Fauzi Ziin.

Piagam penghargaan diberikan Atas sumbangsih sebagai pejuang memory kolektif bangsa berdasarkan peraturan Kepala ANRI Nomor 25 Tahun 2015 tentang Pedoman Penghargaan Kearsipan dalam Penyelamatan Dokumen Pembentukan Kota Sungai Penuh. 

Piagam Penghargaan diserahkan saat pelaksanaan Apel Kerja Pemkot Sungai Penuh, Senin (1/10). 

Acara diawali dengan penyerahan surat keputusan Bupati Kerinci tentang pembentukan tim persiapan, tim kegiatan dan tim peresmian dan Penyerahan Prasasti Peresmian Kota Sungai Penuh dan Dokumen serta Penyerahan Peta Wilayah Kota Sungai Penuh dan Dokumen pendukung lainnya kepada Walikota oleh tim Pembentukan Pemekaran Kota Sungai Penuh.

Selanjutnya, Wako Ahmadi memberikan piagam penghargaan kepada tim pemekaran yang diwakili oleh Drs. H. Damhar Dahlan, Drs. Maihadi, MM dan Indri Firman, S.Sos., M.Si.

Wako Ahmadi mengucapkan terima kasih kepada tim pemekaran yang telah menyerahkan arsip pemekaran pada Pemkot.

"Atas nama Pemkot saya mengucapkan terima kasih kepada tim pemekaran Kota Sungai Penuh yang telah menyerahkan arsip pemekaran kepada Pemkot," ujar Wako Ahmadi.

Wako Ahmadi juga menyampaikan ucapan terima kasih atas perjuangan tim pemekaran Kota Sungai Penuh.

"Terima kasih banyak kepada H. Fauzi Si'in dan tim pemekaran yang telah berjuang mengorbankan jiwa dan raga sehingga terbentuknya Kota Sungai Penuh yang kita cintai ini," ungkap Wako Ahmadi terharu. (ald/HMS).

Melepas Jebakan Khittah, Kembali ke Spirit Walisongo; Saatnya NU Move On!


Ketum PBNU Said Aqil Siradj (kanan), Wapres (tengah) dan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (kiri). (doc/ist) 

Melepas Jebakan Khittah, Kembali ke Spirit Walisongo; Saatnya NU Move On !

Oleh: KH. Imam Jazuli, Lc. MA*

MERDEKAPOST.COM - Nahdlatul Ulama (NU) adalah ormas yang paling bangga mewarisi spirit dakwah Islamiah ala Walisongo. Setiap figur dari sembilan waliyullah menjadi road maps perjuangan membela agama, bangsa dan negara. Sementara itu tidak ada guideline yang tegas bagaimana menentukan posisi masing-masing para wali; siapa yang pertama dan siapa yang terakhir.

Generasi muda Nahdliyyin terpaksa menjadi terbelah. Mereka yang memilih jalur khittah menemukan pijakannya pada figur-figur anggota Walisongo yang tidak berada di pucuk kepemimpinan politik. Bagi golongan ini, NU sebagai sebuah organisasi modern lebih baik bergerak di ranah politik kebangsaan dari pada terjun ke ranah politik kekuasaan.

Warga Nahdliyyin yang lain memilih jalur tafsir yang berbeda. Mereka menemukan pijakan pemikirannya pada figur-figur waliyullah seperti Sunan Giri Kedaton yang pertama dan Sunan Gunung Jati yang terakhir. Atau, figur Raden Fattah yang melepas statusnya sebagai anggota Walisongo sebelum diangkat secara mufakat untuk menjadi Raja Demak. Kelompok Nahdliyyin ini memandang politik kekuasaan jauh lebih penting daripada politik kebangsaan.

Logo Nahdlatul Ulama

Perdebatan antara pendukung politik kebangsaan dan politik kekuasaan sudah pasti tidak akan selesai sampai kapanpun. Bahkan, Muktamar NU ke-34 di Lampung nanti tidak menjamin dua kubu ini sepakat satu suara tentang hermeneutika tafsir atas peran Walisongo. Sebab, figur para wali memang beragam sejak awal. Sejarah tidak bisa diubah, walaupun tafsir atas sejarah bisa terus berkembang.

Memang benar ada satu upaya yang mencoba untuk memadukan dua paradigma berpikir umat Islam di Nusantara kala itu. Misalnya Sultan Agung dari Mataram Islam melakukan profanisasi atas konsep teologis Manunggaling Kawulo-Gusti, yang semula bermakna spiritual (manusia dan Tuhan) menjadi politis (rakyat dan raja). Pengaruhnya berupa perubahan status seorang raja, yang sekaligus adalah waliyullah.

Konsep baru Sultan Agung Mataram Islam ini secara substansial tidak cukup baru, karena masih menyimpan aspek ortodoksi Islam Nusantara itu sendiri, yang bisa dirujuk pada figur Sunan Giri, Sunan Gunung Jati, dan Raden Fatah. Tiga figur ini bukan saja waliyullah melainkan juga raja; bukan saja raja tetapi juga waliyullah. Raja dan Wali manunggal dalam satu figur.

Penyatuan konsep Raja dan Wali adalah konsep paling matang yang bisa kita nikmati sebagai warisan agung dari Mataram Islam. Hal ini harus terus dipertahankan sebagai wujud kecintaan kita pada bentuk interpretasi Islam versi Nusantara. Walaupun Islam Nusantara semacam ini juga mengandung sisi ortodoksi, yaitu sebuah pemahaman keislaman yang sudah eksis sejarah era Rasulullah dan Khalafaurrasyidin.

BACA JUGA: Potensi dan Peluang Duet Kyai Said - Cak Imin di Muktamar NU 

Warga Nahdliyyin tidak satupun yang akan menolak kenyataan sejarah bahwa Muhammad bin Abdullah adalah Utusan Allah sekaligus penguasa politik Madinah. Sahabat Abu Bakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib adalah penguasa politik sekaligus sahabat terpilih yang dijamin masuk surga. Artinya, kombinasi agama dan politik kekuasaan bertahan sejak awal Islam sampai wujud terbarunya di Nusantara.

Adalah kenyataan yang cukup sulit diterima dalam konteks mutakhir perkembangan kebangsaan kita hari ini untuk memisahkan Nahdlatul Ulama dari politik. Sebab, atmosfer politik hari ini adalah atmosfer demokrasi yang berbeda total dari demokrasi ala orde lama. Kepimpinan Soeharto memang sangat represif. Jika saat itu ada wacana khittah maka sangat rasional. Karena di bawah otoritarianisme hanya sentralisasi yang mungkin hidup. Kebebasan direpresi sedemikian mengerikan.

Konsep NU kembali ke Khittah, yakni meninggalkan politik kekuasaan dan memilih politik kebangsaan, hari ini tidak relevan. Hari ini bukan lagi zaman Orde Baru yang otoriter represif. Mempertahankan produk pemikiran yang tidak kontekstual adalah bentuk kejumudan yang logis. Karena konsekuensinya adalah menganggap era reformasi hari ini masih serupa dengan era orde baru Soeharto. Hanya dengan meninggalkan produk pemikiran era orde baru kita bisa sepenuhnya masuk ke era reformasi, termasuk meninggalkan Khittah itu sendiri.

Meninggalkan Khittah bukan berarti menyalahi jalan dakwah Islamiah ala Walisongo. Tetapi, kita sedang mencontoh beberapa figur Walisongo dengan meninggalkan figur yang lain. Kita mencontoh anggota Walisongo yang memilih jalur politik kekuasaan dengan meninggalkan anggota Walisongo lain yang memilih jalur politik kebangsaan. Ini modal konseptual yang perlu dibahas pada muktamar 34 nanti.

Ketum DPP PKB Muhaimin Iskandar (Gus AMI) bersama Ketum PBNU Kiyai Said Aqil Sirodj 

Dengan demikian, hemat penulis, PBNU yang baru harus lahir dari muktamar 34 nanti, yaitu berorientasi pada kekuasaan bukan sekedar kebangsaan, Kepemimpinan PBNU yang baru harus terlepas dari Jebakan Khittah yang secara nyata telah merugikan NU secara politik, Khittah adalah "masa lalu" dan saat ini NU membutuhkan masa depan, muktamar adalah momentum NU untuk move on bahkan NU membutuhkan kepemimpinan baru yaitu PBNU yang Ketua Umum Tanfidziah dipimpin oleh politisi ulung kader terbaik Nahdliyyin. Sedangkan Rais 'Amm dipimpin oleh ulama, keduannya menyatu sebagai kepemimpinan konsep era walisongo seperti Sunan Giri, Sunan Gunung Jati dan Raden Fatah. Tidak ada pilihan yang lebih baik, karena berdasarkan pengalaman NU paling mutakhir; ada upaya menjadikan warga Nahdliyyin sebagai objek politik kekuasaan bukan subjek politik kekuasaan. Wallahu a'lam bis shawab.

*Penulis adalah Alumni Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri; Alumni Universitas Al-Azhar, Mesir, Dept. Theology and Philosophy; Alumni Universiti Kebangsaan Malaysia, Dept. Politic and Strategy; Alumni Universiti Malaya, Dept. International Strategic and Defence Studies; Pengasuh Pondok Pesantren Bina Insan Mulia, Cirebon; Wakil Ketua Pimpinan Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyah (Asosiasi Pondok Pesantren se-Indonesia); Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Periode 2010-2015.*

Ketum PKB: Jokowi Hebat, Indonesia Jadi Leader G20


Siapa Bakal Dipilih Jokowi Menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto? Ini 3 Sinyal Panglima Pilihan Presiden

KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa dan KSAL Laksamana TNI Yudo Margono 

JAKARTA - Sampai saat ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih belum mengirimkan surat ke DPR tentang kandidat Panglima TNI yang baru.

Padahal, sesuai usia jabatan, Marsekal Hadi Tjahjanto akan pensiun sebagai Panglima akhir bulan ini.

Pengamat militer Ridlwan Habib menilai nama Panglima TNI yang baru sudah di meja presiden Jokowi.

"Dugaan saya surat presiden akan dikirimkan pekan ini, mungkin menunggu Presiden pulang dari KTT G-20," ujar Ridlwan saat dimintai tanggapan, Senin (1/11/2021).

Presiden Jokowi dijadwalkan pulang dari rangkaian kunjungan luar negeri pada 5 November mendatang.

"Bisa juga Mensesneg mewakili Presiden mengirimkan suratnya, namun saat ini parlemen kan sedang reses masa sidang," ujar Ridlwan.

Lantas siapa yang dipilih Presiden?

Hingga saat ini, belum ada yang tahu.

Namun ada beberapa kode-kode Jokowi yang muncul sebulan terakhir.

Kode pertama, ucapan Presiden Jokowi pada ibu negara Iriana saat melihat pameran alutsista di peringatan HUT TNI 5 Oktober.

Saat itu, Jokowi menawari Iriana mencoba naik kendaraan alutsista darat dengan bercanda akan disopiri oleh KSAD Jenderal Andika Perkasa.

Kode kedua adalah kunjungan Mensesneg Pratikno di Mabes Angkatan Darat.

Dalam video yang dirilis channel Youtube resmi TNI AD pada 11 Oktober itu Pratikno tampak berkeliling markas dengan didampingi Andika.

Kode terbaru yakni saat Jokowi hendak terbang ke Roma, Italia. Tampak KSAD Jenderal Andika Perkasa ikut mengantar di tangga pesawat.

Ridlwan menyebut semua jenderal bintang empat berpeluang menjadi Panglima TNI.

"Tentu Bapak Presiden mempertimbangkan banyak faktor, termasuk masa jabatan juga," ujar alumni S2 Kajian Intelijen UI itu.

Ridlwan menjelaskan semua Kepala Staf akan pensiun sebelum Pilpres 2024.

KSAD Andika Perkasa pensiun tahun depan, KSAL Yudo Margono pensiun 2023, dan KSAU pensiun pada April 2024 atau pada saat Pilpres akan dihelat.

"Kalau melihat dinamikanya memang KSAD Jenderal Andika yang paling berpeluang dipilih. Sehingga tahun depan bisa ada Panglima TNI yang baru lagi dengan masa jabatan panjang melampaui pelaksanaan Pilpres 2024," ujar Ridlwan.

Namun, semua kembali pada prerogatif Presiden Jokowi.

"Ingat pemilihan Panglima hak Presiden. Ini bukan pilkada, atau pemilihan lurah yang pakai tim sukses. Kita tunggu saja surat resmi Presiden," ujar Ridlwan.

Tak Ada yang Istimewa

Sebelumnya Pengamat Militer Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi mengatakan berlebihan jika kehadiran Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa melepas Presiden Joko Widodo ke Roma dinilai sebagai sinyal positif penunjukan Panglima TNI pengganti Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Menurutnya, tidak ada yang istimewa dari peristiwa tersebut.

Ia mengatakan pelepasan keberangkatan Presiden ke luar negeri memang agenda protokoler kenegaraan yang lazimnya dihadiri oleh pimpinan TNI-Polri dan kepala daerah setempat.

Menurutnya, Hadi tidak hadir dan diwakili oleh Andika karena memang Hadi sedang tidak berada di Jakarta. 

Ia mengatakan Hadi menghadiri pelantikan Taruna akademi TNI, sedangkan hari ini Hadi ada agenda di Surabaya, dan Singapura.

"Jadi menurut saya agak berlebihan jika kehadiran KSAD hari ini dimaknai sebagai sinyal positif penunjukan Panglima TNI," kata Fahmi saat dihubungi Tribunnews.com, Jumat (29/10/2021).

Kecuali, kata dia, jika Hadi sedang di Jakarta tapi yang diminta hadir adalah Andika.

Menurutnya, apabila itu yang terjadi baru aneh dan layak ditangkap sebagai sinyal.

"Justru yang menarik bagi saya adalah ketidakhadiran KSAD diwakili oleh Wakasad dalam sejumlah agenda internal TNI yang dihadiri oleh Panglima TNI dan para kepala staf yang lain seperti di TMP Kalibata maupun kemarin di Magelang," kata Fahmi.

Punya Peluang Sama

Sementara itu Anggota Komisi I DPR RI Bobby Rizaldi tak melihat hal tersebut sebagai sesuatu yang istimewa.

"Hanya standar protokol kenegaraan saja, karena Panglima TNI berhalangan sedang menghadiri acara lain di Surabaya," kata Bobby lewat pesan singkat yang diterima, Sabtu (30/10/2021).

Bobby menilai kehadiran KSAD di beberapa event Presiden Jokowi, tidak perlu dijadikan spekulasi bahwa peluang menjadi Panglima TNI lebih besar dari Kepala Staf lainnya.

"Bila Pak Andika yang diusulkan bapak Presiden, saya yakin Komisi I akan 100 persen mendukung," sambung Bobby.

Namun, Politisi Golkar itu mengatakan Komisi I tetap objektif selama belum ada Surat Presiden (surpres) soal Panglima TNI ke DPR.

"Semua kepala staf memiliki peluang yang sama menjadi Panglima TNI setelah Pak Hadi pensiun," tandasnya.

Andika Dampingi Jokowi

KSAD Andika Perkasa saat melepas Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertolak menuju Roma, Italia, dalam rangka menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Group of Twenty (G20), Jumat, (29/10/2021).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertolak menuju Roma, Italia, dalam rangka menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Group of Twenty (G20), Jumat, (29/10/2021).

Kepala Negara bersama rombongan lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, dengan menggunakan Pesawat Garuda Indonesia (GIA-1) pada pukul 09.15 WIB.

Dalam keterangannya sebelum lepas landas, Presiden Jokowi menyatakan bahwa kunjungan ke Italia merupakan rangkaian awal kunjungan kerjanya ke tiga negara, yaitu Italia, Britania Raya, dan Persatuan Emirat Arab. 

Di Roma, Italia, Presiden Jokowi akan berpartisipasi pada KTT G20 yang digelar pada 30-31 Oktober 2021. Sedangkan di Glasgow, Britania Raya, Presiden akan berpartisipasi dalam KTT Pemimpin Dunia COP26, pada tanggal 1-2 November 2021.

Selain itu, Presiden juga akan melakukan kunjungan bilateral ke Persatuan Emirat Arab.

"Ini adalah kunjungan bilateral pertama saya di masa pandemi. Saya akan pergunakan kunjungan ini untuk memperkuat kerjasama, terutama di bidang perdagangan dan investasi," ungkap Presiden.

Presiden Jokowi dan rombongan akan menempuh penerbangan menuju Roma selama kurang lebih 13 jam.

Presiden diperkirakan akan tiba di Fiumicino Airport, Roma, pada pukul 17.25 Waktu Setempat (WS) dan akan langsung menuju hotel tempatnya bermalam selama di Roma, Italia.

Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan menuju Roma, Italia, adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Erick Thohir, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono.

Sekretaris Militer Marsda TNI M Tonny Harjono, Dirjen Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri/Kepala Protokol Negara Andy Rachmianto, Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo, serta Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

Nampak melepas keberangkatan Presiden di Bandara Internasional Soekarno-Hatta adalah Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa, dan Gubernur Banten Wahidin Halim.(sumber: tribunnews.com)

Ketum PKB: Jokowi Hebat, Indonesia Jadi Leader G20

Ketum PKB Muhaimin Iskandar bersama Presiden Jokowi. (doc: ant)

JAKARTA – Indonesia untuk pertama kalinya dipercaya negara-negara dunia sebagai Presidensi G20 selama setahun ke depan.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan, Presidensi G20 menjadi bukti pengakuan dan kepercayaan dunia kepada Indonesia.

“Presidensi G20 menjadi bukti pengakuan dan kepercayaan dunia kepada negara kita tercinta. Pengakuan ini saya lihat karena pak Jokowi hebat. Jadi kalau ditanya kenapa dunia percaya? Ya jawabannya cuma satu, itu berkat pak Jokowi,” katanya, Minggu, (31/10/ 21).

Baca Juga: Gus Muhaimin Ditetapkan Jadi Wakil Presiden Centrist Democrat International

Wakil Ketua DPR RI ini menyatakan, kepercayaan dunia kepada Presiden Jokowi atasnama Indonesia sebagai leader G20 tersebut membangkitkan optimisme yang dibangun untuk bangkit di tengah transisi kepemimpinan.

Selain itu, dirinya tak menampik jika dirinya bersama dengan PKB juga terus mendorong optimisme dalam membangun kepercayaan dunia bagi Indonesia.

Menurutnya perjuangan Jokowi mengangkat nama baik Indonesia di dunia senafas dengan perjuangan PKB.

“PKB terus berupaya dan ikut berkontribusi menanamkan kepercayaan dunia bagi Indonesia. Banyak sekali kegiatan-kegiatan internasional yang kita lakukan, mau itu politik, ekonomi, dan lingkungan. Jadi saat Indonesia diberi amanah Presidensi G20, itu sama artinya pak Jokowi PKB banget,” tuturnya.

Dia berharap, agar momentum Presidensi G20 ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh Indonesia.

Ada empat prinsip universal yang dititipkan Gus Muhaimin agar turut diperjuangkan dalam G20 nanti. Pertama, prinsip adil dan sederajat tanpa memandang suku dan agama.

Kedua, prinsip menerima dan menghormati negara bangsa yang berdaulat sebagai sistem politik yang mengikat tanpa menyebarkan atau mengejar agenda supremasi terhadap bangsa lain. Ketiga, prinsip menerima dan menghormati hukum negara sebagai tatanan yang mengikat.

“Dan prinsip yang keempat adalah Indonesia juga perlu mendorong ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, gotong royong, dan keadilan sosial. Keempat prinsip ini saya yakini bisa menjadi pintu stabilitas dunia, dan juru kuncinya adalah Indonesia melalui forum G20 nanti,” tuturnya.

Untuk diketahui, forum G20 terdiri dari 20 negara yaitu AS, Argentina, Brasil, Australia, Kanada, Meksiko, Turki, Indonesia, Korea Selatan, Jepang, China, Jerman, Inggris, India, Arab Saudi, Afrika Selatan, Italia, Indonesia, Prancis, Rusia, ditambah Uni Eropa.

Indonesia juga menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang menjadi anggota G20.

Secara umum, G20 menjadi representasi perekonomian dunia dan memiliki posisi strategis. Negara-negara yang tergabung di G20 ini menguasai 85% PDB dunia, 80% investasi global, 75% perdagangan dunia, dan 66% populasi dunia.(Sumber: britaind.com/editor:ald/merdekapost.com)

Potensi dan Peluang Duet Kyai Said - Cak Imin di Muktamar NU

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj (kedua kiri) bersama Wakil Ketua MPR sekaligus Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (ketiga kiri) dan para pejuang NU menghadiri acara Haul Para Pejuang NU di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (10/4/2019). Kegiatan tersebut merupakan kerja sama antara PBNU dan MPR RI yang bermaksud untuk mendoakan para pejuang NU yang telah wafat. (foto:Tribunnews) 

MERDEKAPOST.COM – Figur atau tokoh-tokoh yang pantas menduduki posisi nomor satu di Nahdlatul Ulama (NU) terus mengemuka meski mulai mengerucut pada dua calon Ketua Umum PBNU yakni KH. Said Aqil Siradj dan KH. Yahya Cholil Staquf.

Namun mengaca dari setiap muktamar jam’iyyah berlambang Bintang Sembilan ini selalu saja ada dinamika yang berkembang jelang pelaksanaan muktamar yang pada tahun ini akan digelar di Lampung pada 23-25 Desember mendatang.

Termasuk juga dinamika kemungkinan majunya figur tak terduga seperti Abdul Muhaimin Iskandar berduet dengan KH. Said Aqil Siradj. Hal ini bisa saja terjadi, Muhaimin yang juga dipanggil Cak Imin berada di posisi Rois Tanfidziyah dan Said Aqil di posisi Rois Syuriah.

Cak Imin yang saat ini sebagai Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bisa saja tiba-tiba memutar haluan merangsek masuk ke PBNU bila melihat skenario PKB yang dipimpinnya terganggu jika yang jadi Ketua Umum PBNU nantinya adalah Gus Yahya.

BACA JUGA: Gus Muhaimin Ditetapkan Jadi Wakil Presiden Centrist Democrat International

Meski NU selama ini secara tegas telah menyatakan memisahkan diri dari politik praktis namun harus diakui bahwa juga sel-sel PKB memiliki irisan yang kuat dengan NU. Bisa jadi juga Muktamar NU ke-34 kali ini jadi pintu dibukanya kembali pembahasan Khittah NU ketika para elite NU membahas bab politik dimana yang hadir di muktamar nanti beberapa anggota NU yang aktif di PKB.

Kenyataan ini bisa saja terjadi berdasarkan atas pernyataan Direktur Eksekutif Indostrategic, A. Khoirul Umam yang menilai bahwa salah satu faktor kemenangan calon ketua umum PBNU akan ditentukan oleh keberpihakan politik Abdul Muhaimin Iskandar lewat manuver sel-sel politik PKB di daerah.

Umam berpendapat memang sekilas ini tidak memiliki kaitan. Namun dalam kalkulasi politik praktis, perubahan status quo di elit PBNU ini bisa berimplikasi serius pada dominasi kepemimpinan dan stabilitas politik internal PKB

“Jika kita petakan, Kiai Yahya Cholil Staquf merupakan kakak kandung Menteri Agama Gus Yaqut, yang notabene berada di gerbong tersendiri dalam dinamika internal PKB. Jika Kiai Yahya menang di Muktamar NU nanti, maka hal itu berpotensi mengonsolidasikan kekuatan politik yang mengancam dominasi politik Cak Imin yang mampu bertahan sekitar 20 tahun di pucuk kepemimpinan PKB ”. katanya seperti dilansir Antara. 

Sementara itu, KH. Imam Jazuli, Pimpinan Pondok Pesantren Bina Insan Mulia, Cirebon, berpendapat berbeda. Antara PKB dan NU menurutnya seharusnya bersatu jika ingin menjadi sebuah kekuatan politik yang disegani.

“Saya kira sudah saatnya PKB dan NU bersatu lewat Muktamar ini. NU dan PKB akan sama-sama mendapatkan keuntungan dan menjadi kekuatan politik besar,” kata Kyai Imam.

Untuk itu menurut Kyai Imam ide menduetkan Cak Imin dengan Kyai Said sangat memungkinkan di PBNU. Cak Imin yang sudah malang melintang di dunia politik praktis menduduki posisi Tanfidziyah sementara Kyai Said yang lebih senior menempati posisi Rois Syuriah.

“Saya kira jika duet ini benar-benar terwujud akan sangat dahsyat dampaknya bagi warga Nahdliyyin meski akan ada resistensi terkait dengan khittoh NU. Tapi selama komunikasi politik terjalin dengan baik apapun bisa terjadi,” kata Kyai Imam. (Sumber : Tribunnews.com)

Bandar Ganja Di Sungai Penuh Dibekuk Saat Mau Transaksi

Pelaku dan barang bukti yang diamankan Satres Narkoba Polres Kerinci. foto: 064

Merdekapost.com - Satresnarkoba Polres Kerinci menangkap seorang pria di Kota Sungai Penuh yang diduga sebagai bandar narkoba golongan 1 jenis ganja.

Kapolres Kerinci, AKBP Agung Wahyu Nugroho, melalui Kasat Narkoba Iptu Masrizal, diterangkan langsung oleh Kanit, Ipda Yandra mengatakan, Kali ini penangkapan bandar narkotika Golongan 1 jenis Ganja, dengan berat bruto 159,14 gram yang akan di edarkan di Kota Sungai Penuh.

“Bandar narkotika tersebut seorang Laki-Laki yang berinisial DA (20) warga Kelurahan Sungai Penuh, Kota Sungai Penuh. berhasil di tangkap oleh anggota opsnal Resnarkoba Polres Kerinci pada Jumat (29/10/2021) sekira pukul 16.30 wib di Desa Karya Bakti, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh,“ ujarnya Ipda Yandra, senin (1/11/2021).

Penangkapan Bandar barang haram ini karena adanya informasi masyarakat bahwa di TKP akan adanya transaksi Narkotika Jenis ganja.

"Setelah Anggota opsnal Satresnarkoba Polres Kerinci mendapatkan informasi dari masyarakat akan adanya transaksi Narkotika, tim langsung melakukan ke TKP dan melakukan penggeledahan, di temukan barang berupa (satu) kantong plastik warna hitam berisi narkotika golongan I jenis ganja yang tergantung dekat dashboard sepeda motor pelaku,“ terang Kanit.

7 barang bukti yang di amankan, barang bukti dan pelaku dibawa ke Polres Kerinci untuk di lakukan penyelidikan proses lebih lanjut

“Barang bukti yang kita amankan, 1 Kantong plastik warna hitam yang berisi Ganja, 1 kantong plastik warna Merah juga berisikan ganja, 1 paket ukuran Sedang yg berikan ganja, 1 paket ukuran Kecil berisikan Ganja, 1 linting ganja, 1 unit sepeda motor Honda Beat warna Putih tanpa Plat no Polisi dan 1 unit ponsel merk Oppo warna Hitam. Ganja yang kita amankan di tangan pelaku sebanyak 159,14 gram dan pelaku terancam Pasal 114 ayat (1), pasal 111 ayat (1) undang undang Republik Indonesia no 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” ungkapnya. (064)

Kecelakaan Bus Pemain Persikota di Bangko, Ketua PSSI Kota Sungaipenuh Jamin Keselamatan Para Pemain

Bus yang membawa rombongan para pemain Persikota Sungai Penuh yang terbalik di Bangko. tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal ini. (hza)

MERDEKAPOST.COM, Sungai Penuh– Setelah mendapat kabar rombongan bus pemain kecelakaan, Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kota Sungaipenuh Alvia Santoni langsung memerintahkan tim dari Sungaipenuh untuk melihat kondisi pemain pasca kecelakaan di jalan Lintas Dusun Bangko Merangin.

“Tim sudah berangkat ke Bangko, melihat dan menjemput pemain yang alami kecelakaan di Bangko, yang mengalami sakit sudah dirawat di RSU” kata Antos.

Berita Terkait: Kecelakaan Bus Pemain Persikota di Bangko, Ketua PSSI Kota Sungaipenuh Jamin Keselamatan Para Pemain

Antos juga menjamin semua pengobatan pemain yang terlibat kecelakaan di Bangko dan pemain lainnya dibawa pulang.

“Kita juga sudah koordinasi dengan tim lainnya, kemungkinan sudah sampai dibangko. Mobil travel dari Bangko sudah kita siapkan untuk membawa pemain pulang ke Sungaipenuh,” ungkap Antos.

Sementara itu, informasi yang berhasil dihimpun merdekapost.com bahwa tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, dan pemain yang mengalami luka-luka sudah dirawat di RSU di Bangko.(adz)

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Sejarah Kerinci | Peta Situs