Tikam Suami dan Anak hingga Tewas

Foto : Ilustrasi
MERDEKAPOST.COM – Setelah setahun lamanya tak bertemu, Said akhirnya menemukan istrinya, Mariati. Tetapi peristiwa mengenaskan terjadi. Ia ditikam.

Bukan Mariati yang menikam Said (32), tetapi selingkuhannya, lelaki berinisi FT (42) di depan SPBU Tanetea, Desa Bontosunggu, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Kamis malam, 28 Mei, sekitar pukul 19.50 wita.

Baca Juga : Warga Karang Mendapo Sarolangun Blokir Jalan, Gara-gara Ini Pemicunya

Said datang menemui Mariati bersama anaknya, Arifuddin (18), beserta dua orang kemenakannya, Wiwin (22), dan Muhammad Fadel Dg Maro (32). Mereka sebenarnya tidak memiliki niat bertengkar. Hanya minta penjelasan.

Akan tetapi, kekasih Mariati yang menyaksikan kedatangan Said, membuatnya marah. Emosinya diluapkan dengan menikam Said. Arifuddin, Wiwin, dan Fadel yang menyaksikan aksi tragis itu juga bertindak. Hanya berusaha menyelamatkan Said saja. Akan tetapi, senjata tajam yang digenggam FT juga diarahkan kepada Wiwin dan Fadel.

Baca Juga :  Bejat, Seorang Ayah di Batanghari “Garap” Dua Anak Tiri Sampai Hamil

FT kemudian melarikan diri setelah warga mendekat ke lokasi kejadian. Mariati ikut bersamanya. “Kemenankan Said dinyatakan meninggal dunia,” kata Kasubag Humas Polres Gowa, AKP M Tambunan, Jumat, 28 Mei.

Sementara Said dan Fadel dirujuk ke rumah sakit Syech Yusuf untuk mendapatkan perawatan intensif. “Pelaku bersama istri korban (Said) masih dalam pengejaran,” ungkapnya.

Sejumlah barang bukti sudah diamankan. Begitu juga dengan keterangan saksi. Karena perbuatan pelaku, penyidik menerapkan Pasal 338 Subs Pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Berdasarkan keterangan saksi, Arifuddin kepada penyidik kepolisian, pertemuan ibu dan ayahnya itu tiba-tiba. Awalnya dia melihat ibunya berjualan buah semangka. Makanya ia memberitahukan ayahnya.

“Korban ini sebenarnya mau kunjungan ke rumah keluarganya. Tetapi anak korban melihat ibunya, lalu singgah. Tetapi mereka diserang,” ungkap Arifuddin diulangi Tambunan.

Kapolres Gowa, AKBP Boy Samola mengatakan, akan memberikan tindakan tegas kepada para pelaku.

“Saya menghimbau kepada pihak keluarga untuk tidak melakukan aksi balas dendam,” kata Boy. (Arg/www.fin.co.id)

Related Posts

0 Comments:

Post a Comment


Recent Posts

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Privacy Policy | Disclaimer | Peta Situs