Gugatan Perpanjangan Jabatan DPRD hingga 2031 Ditolak MK

Jakarta – Harapan memperpanjang masa jabatan anggota DPRD periode 2024–2029 hingga 2031 melalui jalur pengujian undang-undang di Mahkamah Konstitusi (MK) kandas. MK menyatakan permohonan tersebut tidak dapat diterima karena para pemohon dinilai tidak memiliki kedudukan hukum (legal standing) untuk mengajukan gugatan.

Putusan tersebut dibacakan Ketua MK Suhartoyo dalam sidang pleno di Jakarta, Kamis (29/10/2026), terhadap perkara Nomor 374/PUU-XXIV/2026 yang diajukan Muhammad Zulfan Raghibie, M. Khairu Mamnun, dan Jaif Saputra.

Dalam pertimbangannya, Wakil Ketua MK Saldi Isra menjelaskan bahwa tidak terdapat hubungan sebab-akibat antara kerugian hak konstitusional yang diklaim para pemohon dengan ketentuan undang-undang yang mereka persoalkan.

MK juga menilai ketentuan mengenai masa jabatan anggota DPRD tersebut tidak menghalangi hak konstitusional para pemohon untuk menggunakan hak pilih dalam pemilihan umum.

Dengan demikian, permohonan tidak dapat diterima karena persoalan kedudukan hukum pemohon. Artinya, putusan ini tidak boleh ditafsirkan sebagai pengesahan ataupun penolakan terhadap seluruh argumentasi substantif mengenai kemungkinan perpanjangan masa jabatan DPRD hingga 2031.

Gugatan Berawal dari Persoalan Pemilu Lokal 2031

Sebelumnya, gugatan tersebut diajukan dengan menguji Pasal 318 ayat (4) dan Pasal 367 ayat (4) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MD3.

Kedua ketentuan itu mengatur masa jabatan anggota DPRD provinsi serta DPRD kabupaten/kota selama lima tahun dan berakhir ketika anggota DPRD yang baru mengucapkan sumpah atau janji. Para pemohon beralasan, persoalan muncul setelah adanya Putusan MK Nomor 135/PUU-XXII/2024 yang mengubah desain penyelenggaraan pemilu dengan memisahkan pemilu nasional dan pemilu lokal.

Dalam skema tersebut, pemilu lokal untuk memilih anggota DPRD provinsi serta kabupaten/kota dilaksanakan paling singkat dua tahun atau paling lama dua tahun enam bulan setelah pelantikan hasil pemilu nasional.

Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan persoalan transisi masa jabatan. Sebab, anggota DPRD hasil Pemilu 2024 secara normatif memiliki masa jabatan lima tahun, sementara pemilu lokal berikutnya diperkirakan berlangsung pada 2031.

Atas dasar itu, para pemohon meminta agar masa jabatan anggota DPRD hasil Pemilu 2024 diperpanjang sampai anggota DPRD hasil pemilu lokal 2031 mengucapkan sumpah atau janji. 

Persoalan Transisi Masih Menjadi Pekerjaan Rumah

Meski gugatan tidak dapat diterima, persoalan mengenai kepastian hukum masa transisi DPRD tetap menjadi perhatian penting.

Sebab, persoalan yang dipersoalkan para pemohon bukan semata-mata menyangkut lamanya masa jabatan anggota dewan, tetapi juga menyangkut kesinambungan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan DPRD di daerah.

Di sisi lain, perpanjangan masa jabatan pejabat publik tidak dapat dilakukan hanya berdasarkan pertimbangan kebutuhan administratif. Harus ada landasan hukum yang jelas, konstitusional, dan sesuai dengan prinsip demokrasi.

Media Indonesia melaporkan bahwa MK juga mempertimbangkan proses perubahan sejumlah undang-undang oleh pembentuk undang-undang sebagai tindak lanjut Putusan MK Nomor 135/PUU-XXII/2024. Karena itu, pengujian terhadap norma transisi tersebut dinilai belum waktunya dilakukan. 

Dengan demikian, putusan ini menjadi pengingat bahwa persoalan transisi penyelenggaraan pemilu tidak boleh dibiarkan menggantung. Pemerintah dan DPR sebagai pembentuk undang-undang perlu memastikan adanya aturan yang tegas agar tidak terjadi ketidakpastian hukum dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.(*)

Kejati Jambi Sita Dua Mobil Hybrid dan Barang Mewah, Kasus Dugaan Korupsi Anggaran DPRD Merangin

Kejati Jambi Menyita Dua unit Mobil Hybrid dan Barang Mewah, Dugaan Korupsi Anggaran DPRD Merangin.(Ist)

JAMBI  – 2 (Dua) unit mobil hybrid dan puluhan barang bukti lainnya diamankan Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi dalam pengembangan kasus dugaan korupsi pengelolaan anggaran Sekretariat DPRD Kabupaten Merangin periode 2019–2024.

Penyitaan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penggeledahan yang dilakukan penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Jambi di sejumlah tempat di Kabupaten Merangin dan Kabupaten Muaro Bungo pada 26 hingga 29 Oktober 2026.

Dua kendaraan yang masuk dalam daftar penyitaan yakni Suzuki XL7 Hybrid dan Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid. Keduanya diamankan bersama kunci kendaraan dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Selain kendaraan, penyidik turut mengamankan dokumen transaksi perbankan, buku tabungan, sertifikat hak milik, bukti pengeluaran anggaran, dokumen perjalanan dinas, hingga sejumlah barang mewah berupa tas, dompet, dan sepatu bermerek.

Baca Juga: Tim Macan Kincai Bekuk Residivis Curanmor, Satu Unit Sepeda Motor dan Kunci T Disita

Dalam penggeledahan di Kabupaten Merangin, penyidik mendatangi dua lokasi di Kelurahan Pematang Kandis, Kecamatan Bangko.

Lokasi pertama merupakan rumah di Perumahan Kyky Regency Blok Nangka, RT 37/RW 05. Dari tempat tersebut, sebanyak 39 jenis barang bukti disita, termasuk dokumen perjanjian jual beli dan pembiayaan, bukti belanja rumah tangga pimpinan DPRD, dokumen belanja konsumsi rapat, cek tunai Bank BPD Jambi, serta buku tabungan dari sejumlah bank.

Penyidik juga mengamankan dokumen pembelian logam mulia seberat 100 gram, bukti setoran, STNK kendaraan roda dua, dan sertifikat hak milik.

Sementara di lokasi kedua, yakni ruko Rumah Makan Bu Yus yang sekaligus digunakan sebagai kantor CV Berkah Bersama Group di RT 37/RW 05, penyidik menyita 46 jenis barang bukti.

Baca Juga: Tebing Penahan Jalan di Depan Dendeng Batokok Pelayang Raya Kembali Longsor, PUPR Sungai Penuh Sigap Turun Atasi

Barang bukti tersebut didominasi dokumen administrasi dan keuangan, di antaranya Surat Permintaan Pembayaran (SPP), GU Nihil, mutasi rekening, dokumen belanja rumah tangga Ketua DPRD, bon Sekretariat DPRD Merangin, slip penarikan tunai, kuitansi, dan tanda terima.

Sejumlah dokumen lainnya berupa pemindahbukuan Sekretariat DPRD, surat pesanan Tahun 2024, buku Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD), akta pendirian CV Berkah Bersama Group, serta rekening koran juga turut disita.

Pengembangan penyidikan tidak hanya dilakukan di Kabupaten Merangin. Tim Pidsus Kejati Jambi juga melakukan penggeledahan di sebuah rumah yang berlokasi di Lorong Pulai, Desa Sungai Pinang, Jalan Abdul Manap, RT 06/RW 02, Kelurahan Sungai Pinang, Kecamatan Bungo Dani, Kabupaten Muaro Bungo.

Dari lokasi tersebut, penyidik menyita satu unit Suzuki XL7 Hybrid beserta kunci dan STNK serta dua buah buku catatan.

Adapun satu unit Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid diamankan dalam kegiatan penyitaan saat pemeriksaan saksi di Kantor Kejaksaan Negeri Merangin.

Kejati Jambi menyebutkan, seluruh barang bukti yang disita dalam rangkaian kegiatan tersebut berasal dari tersangka YUSMARNI, yang merupakan Bendahara Pengeluaran Sekretariat DPRD Kabupaten Merangin selama periode Tahun Anggaran 2019 sampai 2024.

Penyidik menduga berbagai dokumen dan aset tersebut memiliki keterkaitan dengan perkara yang tengah diusut. Selanjutnya, seluruh barang bukti akan dianalisis untuk mendukung pembuktian serta menelusuri dugaan penyimpangan dalam pengelolaan anggaran.

Rangkaian penggeledahan dan penyitaan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kepala Kejati Jambi Nomor PRINT-1629/L.5/Fd.2/10/2026 tentang Penggeledahan dan Nomor PRINT-1628/L.5/Fd.2/10/2026 tentang Penyitaan, tertanggal 22 Oktober 2026.

Kejati Jambi memastikan proses penyidikan masih terus dikembangkan, terutama untuk menelusuri aliran dana, mekanisme penggunaan anggaran, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain yang bertanggung jawab dalam perkara tersebut.

Selain mengumpulkan alat bukti, langkah penyidikan ini juga diarahkan untuk mendukung penyelamatan dan pemulihan keuangan negara. Kejati Jambi menegaskan penanganan perkara dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan dengan tetap mengedepankan profesionalitas, transparansi, akuntabilitas, dan asas praduga tak bersalah.(*)

Fahruddin Minta Pengentasan Kemiskinan Dianggarkan di APBD 2027, Jangan Bebankan ASN Iuran

Sungai Penuh, Merdekapost.com – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Sungai Penuh, Fahruddin, meminta Pemerintah Kota Sungai Penuh mengalokasikan anggaran khusus untuk program pengentasan kemiskinan dalam APBD Murni Tahun Anggaran 2027.

Permintaan tersebut disampaikannya dalam pembahasan tindak lanjut hasil evaluasi Gubernur terhadap APBD Perubahan Tahun 2026, yang berlangsung Jumat malam (30/10/2026) bersama Tim Banggar DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Melalui unggahan di akun Facebook pribadinya, Fahruddin mengungkapkan bahwa dirinya secara langsung telah menyampaikan usulan tersebut kepada tim anggaran pemerintah daerah agar program pengentasan kemiskinan tidak lagi mengandalkan sumbangan sukarela dari Aparatur Sipil Negara (ASN). 

Baca Juga: Tebing Penahan Jalan di Depan Dendeng Batokok Pelayang Raya Kembali Longsor, PUPR Sungai Penuh Sigap Turun Atasi

"Saya langsung menyampaikan kepada tim anggaran pemerintah agar program pengentasan kemiskinan dimasukkan ke dalam anggaran daerah pada APBD Murni Tahun 2027, bukan lagi patungan sukarela ASN. Karena tanggung jawab negara sesuai amanat UUD 1945," tulis Fahruddin.

Dalam video rapat yang turut diunggahnya ke Facebook, Fahruddin juga meminta pemerintah daerah agar tidak lagi membebani ASN dengan berbagai bentuk iuran, termasuk yang disebutnya sebagai iuran 3S.

Menurut Fahruddin, penanganan fakir miskin dan masyarakat kurang mampu merupakan tanggung jawab negara sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 34 ayat (1) UUD 1945, yang menyatakan bahwa fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.

Baca Juga: GP Ansor Sungai Penuh Laksanakan PKD-PAC Tanah Kampung: Edi: Gerbang Pertama untuk Bergabung

Ia juga menyinggung potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor parkir. Fahruddin menyebut, pengelolaan parkir di rumah sakit yang sebelumnya tidak masuk dalam cakupan Kota Sungai Penuh kini telah masuk dalam pengelolaan daerah, disertai bertambahnya titik parkir dan setoran parkir.

"Dulu parkir rumah sakit tidak masuk Kota Sungai Penuh, sekarang sudah masuk dan titik parkir serta setoran parkir sudah bertambah. Berarti pendapatan daerah bertambah," ungkapnya.

Ia menilai, peningkatan pendapatan daerah tersebut perlu menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam menyusun kebijakan anggaran, sehingga tidak terus membebankan berbagai iuran kepada ASN.

"Kalau itu sudah dipotong pajak, jangan lagi dibebankan dengan potongan ini dan itu," tambahnya.

Dorong Kebijakan Anggaran yang Berpihak kepada Masyarakat

Pernyataan Fahruddin tersebut menyoroti pentingnya keberpihakan kebijakan anggaran daerah terhadap masyarakat kurang mampu. Program pengentasan kemiskinan diharapkan dapat direncanakan secara terukur, memiliki alokasi anggaran yang jelas, serta dilaksanakan melalui mekanisme APBD sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui tanggapan maupun jawaban resmi dari pihak Pemerintah Kota Sungai Penuh, khususnya TAPD, terhadap usulan Fahruddin tersebut.

Pembahasan ini diharapkan dapat menjadi perhatian bersama dalam penyusunan APBD 2027, terutama agar program penanggulangan kemiskinan tidak hanya bergantung pada kepedulian atau sumbangan sukarela ASN, tetapi memperoleh dukungan kebijakan dan penganggaran yang jelas dari pemerintah daerah.(Adz/Source: wartasatu.info)

Kabar Gembira! Jalan Sungai Tutung-Pungut Mudik Mulai Dibangun

 

KERINCI – Pembangunan jalan Sungai Tutung-Pungut di Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci, mulai dikerjakan. Bupati Kerinci Monadi meminta masyarakat ikut mengawal proses pengerjaan agar proyek tersebut berjalan sesuai harapan dan memberikan manfaat bagi warga.

Jalan ini sudah sangat lama dikeluhkan masyarakat, terutama bagi para petani yang menuju Renah Pemetik

Hal itu disampaikan Monadi saat menghadiri pertemuan bersama masyarakat di Masjid Nurul Iman 4, Desa Sungai Tutung, Jumat (30/10/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kerinci Murison, pimpinan dan anggota DPRD, serta sejumlah pejabat daerah.

Monadi mengatakan, pembangunan jalan tersebut merupakan hasil perjuangan dan komunikasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, DPRD hingga masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kerinci, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan serta anggota DPRD, seluruh pihak terkait, dan masyarakat yang telah bersama-sama memperjuangkan pembangunan jalan ini. Apa yang kita wujudkan hari ini merupakan hasil kerja sama dan perjuangan bersama,” kata Monadi.

Namun, menurutnya, dukungan terhadap pembangunan tidak cukup berhenti pada tahap perencanaan maupun penganggaran. Masyarakat juga perlu ikut mengawasi pelaksanaan pekerjaan agar kualitas jalan yang dibangun sesuai dengan kebutuhan.

“Kami berharap masyarakat dapat bersama-sama mengawal pelaksanaan pekerjaan jalan ini. Mari kita jaga dan dukung agar proses pembangunannya berjalan lancar, baik, dan hasilnya benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Monadi menegaskan, pembangunan infrastruktur harus dilakukan secara merata dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Kerinci, baik Kerinci Mudik, Kerinci Tengah maupun Kerinci Hilir.

Dia berharap peningkatan konektivitas jalan dapat memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Pembangunan jalan Sungai Tutung-Pungut kini menjadi salah satu pekerjaan yang dinantikan masyarakat. Pengawasan bersama diharapkan dapat memastikan pekerjaan berjalan baik dan hasilnya bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang.(Adz)

Monadi-Murison Ajak Masyarakat Kawal Pembangunan Jalan Sungai Tutung-Pungut Mudik

Jalan Sungai Tutung menuju Pungut Mudik Mulai dikerjakan, Monadi-Murison Ajak Masyarakat ikut mengawal Pembangunannya.(Ist)

Kerinci, Merdekapost.com – Pembangunan jalan Sungai Tutung–Pungut menjadi salah satu perhatian Pemerintah Kabupaten Kerinci. Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawal proses pengerjaan proyek tersebut agar berjalan sesuai rencana dan menghasilkan kualitas pembangunan yang optimal.

Ajakan itu disampaikan Monadi saat menghadiri kegiatan silaturahmi bersama masyarakat di Masjid Nurul Iman 4, Desa Sungai Tutung, Kecamatan Air Hangat Timur, Jumat (30/10/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Kerinci H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si.

Dalam sambutannya, Monadi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berjuang dan berkolaborasi sehingga pembangunan jalan Sungai Tutung–Pungut dapat direalisasikan.

Baca Juga: Tebing Penahan Jalan di Depan Dendeng Batokok Pelayang Raya Kembali Longsor, PUPR Sungai Penuh Sigap Turun Atasi

Menurutnya, pembangunan tersebut merupakan hasil perjuangan bersama antara pemerintah daerah, DPRD, serta dukungan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kerinci, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan serta anggota DPRD, seluruh pihak terkait, dan masyarakat yang telah bersama-sama memperjuangkan pembangunan jalan ini. Apa yang kita wujudkan hari ini merupakan hasil kerja sama dan perjuangan bersama,” ungkap Monadi.

Baca Juga: Tim Macan Kincai Bekuk Residivis Curanmor, Satu Unit Sepeda Motor dan Kunci T Disita

Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur harus dilaksanakan secara merata dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Kerinci, baik Kerinci Mudik, Kerinci Tengah maupun Kerinci Hilir.

Monadi bersama Wakil Bupati Murison, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan daerah yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Secara khusus, ia meminta masyarakat tidak hanya menyambut baik pembangunan jalan tersebut, tetapi juga ikut mengawasi pelaksanaannya.

“Kami berharap masyarakat dapat bersama-sama mengawal pelaksanaan pekerjaan jalan ini. Mari kita jaga dan dukung agar proses pembangunannya berjalan lancar, baik, dan hasilnya benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ajak Bupati.

Selain membahas pembangunan infrastruktur, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jambi sebesar Rp20 juta untuk mendukung pembangunan dua masjid di Desa Sungai Tutung.

Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian Bank Jambi terhadap pembangunan sarana keagamaan dan kehidupan sosial masyarakat.

Bacaan Lainnya: GP Ansor Sungai Penuh Laksanakan PKD-PAC Tanah Kampung: Edi: Gerbang Pertama untuk Bergabung

Turut hadir dalam kegiatan itu pimpinan DPRD Kabupaten Kerinci Ir. Boy Edward dan Dr. Surmila Apri Yulisa, anggota DPRD Jafrul, Tomi Emiral dan Irwandi, Sekda Kerinci Zainal Efensi, S.P., M.Si., Kepala Dinas PUPR Kerinci Ir. Maya Novefry Handayani, S.T., Kepala Bank Jambi Cabang Kerinci Abdel Haq, Camat Air Hangat Timur Widya Maya Sari, S.STP., Kapolsek Air Hangat Timur, serta para kepala desa se-Kecamatan Air Hangat Timur.

Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap pembangunan jalan Sungai Tutung–Pungut dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif terhadap konektivitas antarwilayah, kelancaran mobilitas masyarakat, serta pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.

Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dunia perbankan, dan masyarakat diharapkan terus terjaga demi mewujudkan pembangunan Kabupaten Kerinci yang merata dan berkelanjutan.(Adz/Merdekapost)

Tebing Penahan Jalan di Depan Dendeng Batokok Pelayang Raya Kembali Longsor, PUPR Sungai Penuh Sigap Turun Atasi

Tebing Penahan Jalan di Pelayang Raya Depan Dendeng Batokok Kembali Longsor, Dinas PUPR Sigap Turun Atasi.(ist)

Sungai Penuh – Tebing penahan di ruas Jalan Nasional Sukarno-Hatta,  depan rumah makan Dendeng Batokok Desa Pelayang Raya, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh, kembali mengalami longsor setelah diguyur hujan deras pada Jumat sore (30/10/2026), sekitar pukul 16.30 WIB.

Hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung kurang lebih satu jam diduga menjadi pemicu longsornya tebing penahan tersebut. Akibatnya, bagian tebing dengan ketinggian diperkirakan mencapai 3,5 meter mengalami jebol. Material longsoran berupa tanah bercampur batu berukuran besar kemudian menutupi sebagian badan jalan, bahkan menghalangi lebih dari separuh jalur kendaraan.

Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas di kawasan itu terganggu. Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) bersama Dinas Perhubungan (Dishub) terlihat bekerja ekstra melakukan pengaturan lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan serta menjaga keselamatan pengguna jalan.

Baca Juga: Tekan Angka Pengangguran, Polres Kerinci Gelar Sosialisasi Program "POLIRAN" di BLK Kerinci

Untuk sementara, kendaraan roda empat yang melintas harus diberlakukan sistem buka-tutup secara bergantian karena kondisi badan jalan yang tertutup material longsoran.

Peristiwa ini kembali menyoroti kondisi tebing di sepanjang ruas Jalan Sukarno-Hatta, khususnya di kawasan Desa Pelayang Raya. Pasalnya, lokasi tersebut disebut-sebut kerap mengalami longsor ketika hujan deras mengguyur wilayah itu.

Kondisi ini tentu perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah dan instansi teknis terkait. Penanganan tidak cukup hanya dengan membersihkan material longsoran, tetapi juga diperlukan kajian teknis untuk mengetahui penyebab kerusakan serta menentukan langkah penanganan permanen, termasuk kemungkinan pembangunan atau penguatan kembali dinding penahan tanah.

Mengingat ruas tersebut merupakan jalan nasional dengan aktivitas kendaraan yang cukup padat, pemerintah melalui instansi berwenang diharapkan segera mengambil langkah konkret guna mencegah terjadinya longsor susulan yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat dan pengguna jalan.

Baca Juga: Sambut Direksi Cassia Coop, Wako Alfin Dorong Investasi Berkelanjutan

Berdasarkan pantauan Wartasatu.info hingga berita ini di naikkan sudah terlihat alat berat dari instansi Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berada di lokasi untuk melakukan pembersihan material longsoran. 

Sigapnya PUPR  kota Sungai Penuh yang di pimpin langsung oleh kepala bidang Bina Marga, Dede Koswara, membuat longsoran tanah mulai di bersihkan. Dede mengatakan keselamatan dan lancarnya arus lalulintas menjadi prioritas bidang Bina Marga PUPR.

"Bagi PUPR bidang bina marga, keselamatan pengguna jalan dan lancarnya arus lalulintas  menjadi prioritas kami, Sehingga kami berusaha melakukan penanganan cepat di lakukan agar arus lalu lintas kembali normal," kata Dede.(Adz)

GP Ansor Sungai Penuh Laksanakan PKD-PAC Tanah Kampung: Edi: Gerbang Pertama untuk Bergabung

Gerakan Pemuda Ansor, Sungai Penuh, kembali melaksanakan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) untuk PAC Tanah Kampung, pada Jumat (30/10/2026) di Aula Kemenag Sungai Penuh.(Ist)

Sungai Penuh, Merdekapost.com – Gerakan Pemuda Ansor, Sungai Penuh, kembali melaksanakan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) untuk PAC Tanah Kampung, pada Jumat (30/10/2026) di Aula Kemenag Sungai Penuh.

Turut Hadir Pengurus Wilayah GP Ansor Provinsi Jambi, Penasehat GP Ansor Sungai Penuh, Prof Dr M. Jamin, Pengurus GP Ansor Kerinci, dan para peserta PKD. 

Pada PKD GP Ansor Sungai Penuh ini, mengambil tema “Meneguhkan Tradisi menjawab tantangan zaman mewujudkan kader yang berdaya dan Berdampak”.

Baca Juga: Tekan Angka Pengangguran, Polres Kerinci Gelar Sosialisasi Program "POLIRAN" di BLK Kerinci

“Jumlah Peserta yang mendaftar untuk ikut PKD ini sebanyak 28 orang. Pelaksanaannya dilaksanakan selama Tiga Hari, dari 30 Oktober hingga 01 November 2026,”kata Ketua Panitia Taufik Hidayat.

Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Sungai Penuh, Edi Saputra, S.H, dalam sambutannya menyampaikan bahwa PKD ini merupakan gerbang pertama untuk bergabung dengan GP Ansor, dan menjadi bagian dari Keluarga besar Nahdlatul Ulama.

“Selamat mengikuti PKD, kami berharap peserta dapat mengikuti proses materi PKD dengan baik, agar bisa lulus menjadi Keluarga besar Nahdlatul Ulama,”ujarnya.

Penasehat GP Ansor Sungai Penuh, Prof Dr, M. Jamin,S.Ag, S.IP M.Pd, dalam arahannya menyampaikan agar peserta mengikuti PKD dengan serius dan mengikuti seluruh materi.

Selain itu dia juga menyampaikan untuk menjaga tradisi dari Nahdatul ulama, sesuai dengan tema meneguhkan tradisi menjawab tantangan zaman.

“Meneguhkan tradisi, bukan berati menolak kemajuan zaman, tapi tetap merawat agar terus di jaga, terutama Ahlussunah Wajamaah,”ujarnya.

Dia juga berharap kepada seluruh peserta untuk mengikuti materi yang di sampai narasumber selama PKD. “Semoga bisa lulus semua peserta dan bergabung di GP Ansor,”tandasnya.(Red)

Tim Macan Kincai Bekuk Residivis Curanmor, Satu Unit Sepeda Motor dan Kunci T Disita

​SUNGAI PENUH – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kerinci di bawah kepemimpinan AKP R. Fifin Ritonga, S.H. bersama Satuan Intelkam berhasil mengungkap kasus tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan (Curanmor) di wilayah hukum Polres Kerinci. Seorang pemuda yang juga merupakan residivis kasus serupa berhasil diringkus berikut barang bukti sepeda motor milik korban.

​Pengungkapan ini dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Kerinci, AKP R. Fifin Ritonga, S.H., mewakili Kapolres Kerinci, dalam laporan resmi kepada Direktur Reserse Kriminal Umum (Dir Reskrimum) Polda Jambi, Jumat (30/10/2026).

​Penangkapan bermula dari Laporan Polisi Nomor: LP/B/106/X/2026/SPK/POLRES KERINCI/POLDA JAMBI, yang dilayangkan oleh seorang perempuan bernama Rica Octaria (41), warga Desa Gedang.

​Kronologis Kejadian

​Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Selasa, 27 September 2026 lalu, sekira pukul 20.00 WIB di Dusun Empeh, Desa Sumur Anyir, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh.

​Kejadian bermula ketika korban baru saja pulang membeli makanan ke rumahnya di Desa Sumur Anyir sekira pukul 19.45 WIB. Korban kemudian memarkirkan sepeda motor miliknya di halaman luar rumah dalam kondisi stang tidak terkunci.

​Tidak lama berselang, pada pukul 20.00 WIB, adik ipar korban menanyakan siapa yang membawa sepeda motor tersebut keluar. Sontak, korban yang merasa tidak ada yang menggunakan kendaraan langsung mengecek ke luar rumah. Betapa terkejutnya korban mendapati sepeda motor miliknya sudah raib dicuri. Akibat kejadian tersebut, korban segera melapor ke SPKT Polres Kerinci untuk pengusutan lebih lanjut.

​Gerak Cepat Polisi dan Penangkapan Pelaku

​Mendapat laporan tersebut, Tim Opsnal Satreskrim bersama Anggota Sat Intelkam Polres Kerinci langsung bergerak cepat melakukan serangkaian penyelidikan di lapangan.

​Dari hasil penyelidikan, tim mendapatkan petunjuk akurat mengenai keberadaan terduga pelaku yang tengah berada di sekitar kawasan GOR Kota Sungai Penuh. Dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP R. Fifin Ritonga, S.H., petugas gabungan langsung mendatangi lokasi dan berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial S (19) tanpa perlawanan, beserta barang bukti 1 unit sepeda motor Honda Beat berwarna hitam.

​Saat diinterogasi petugas, terduga pelaku yang tercatat sebagai residivis Curanmor dan merupakan warga Desa Koto Tengah, Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh ini mengakui perbuatannya. Ia nekat mengambil sepeda motor korban yang terparkir di depan rumah dengan cara merusak kunci kontak menggunakan kunci T. Dalam aksinya, pelaku S tidak sendirian, melainkan bersama seorang rekannya berinisial R yang saat ini masih dalam pencarian (DPO) dan tengah diselidiki keberadaannya oleh pihak kepolisian.

​Barang Bukti dan Langkah Kepolisian

​Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa:

​1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat warna hitam

​1 (satu) buah kunci T (alat yang digunakan untuk beraksi)

​Saat ini, terduga pelaku S beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Kerinci guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga telah melengkapi administrasi penyidikan, memeriksa saksi-saksi, serta akan segera mengirimkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SPDP) kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU).

​Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada saat memarkirkan kendaraan, termasuk memastikan kendaraan dalam keadaan terkunci ganda (kunci stang atau menggunakan pengaman tambahan) guna meminimalisir aksi kejahatan serupa.(*)

8 Pelaku Perusakan Mapolres Merangin Ditangkap Beserta Senjatanya, Dibawa ke Polda Jambi

 

Sekitar 20 orang bersenjata senapan mendatangi Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Merangin, Kabupaten Merangin, Rabu (28/10/2026). Orang-orang tersebut mendatangi Polres Merangin diduga terkait penangkapan orang yang disinyalir terlibat aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI).(Istimewa) 

MERDEKAPOST.COM, JAMBI - Delapan terduga perusakan Markas Polres Merangin ditangkap polisi Kamis (29/10/2026) malam.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa senjata rakitan.

Informasi yang dihimpun TribunJambi.com, delapan orang tersebut kini dibawa dari Merangin ke Polda Jambi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Media ini masih menunggu konfirmasi dari Polda Jambi terkait identitas delapan orang itu serta peran mereka dalam peristiwa perusakan Polres Merangin.

Sekelompok warga Suku Anak Dalam (SAD) dari kelompok Tumenggung Jang mendatangi Mapolres Merangin pada Rabu (28/10/2026), diduga ingin membebaskan dua orang yang ditangkap karena aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI). (ADZ/Sumber:TRIBUN JAMBI)

Kapolda Jambi Perintah Tangkap Pelaku dalam 24 Jam

Sebelumnya, Kapolda Jambi Irjen Pol Widodo memerintahkan jajarannya menangkap pelaku perusakan Markas Polres Merangin dalam waktu 24 jam.

Peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan penindakan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Merangin.

Widodo menjelaskan, Polres Merangin sebelumnya telah menindak aktivitas PETI dan mengamankan dua orang yang diduga terlibat.

Penindakan itu menyasar aktivitas tambang yang menggunakan alat dompeng, belum sampai pada penggunaan alat berat.

“Yang saya sesalkan, kok bisa berani masuk Polres itu. Saya perintahkan untuk 24 jam ini bisa menangkap orangnya yang melakukan perusakan di Mako Polres Merangin,” kata Widodo.

Menurut Widodo, kepolisian telah memperkirakan adanya kendala dan hambatan dalam penertiban PETI.

Baca Juga: Tekan Angka Pengangguran, Polres Kerinci Gelar Sosialisasi Program "POLIRAN" di BLK Kerinci

Ia juga menyebut ada pihak-pihak yang berupaya mengurus persoalan tersebut setelah dua orang diamankan.

Widodo turut menyinggung dugaan keterlibatan kelompok tertentu di balik aktivitas PETI. Namun, dugaan itu masih perlu dibuktikan melalui proses penyelidikan.

Kapolda menginstruksikan seluruh polres di wilayah Jambi agar tidak mengendurkan penindakan terhadap aktivitas tambang ilegal.

Menurutnya, masyarakat mulai resah terhadap dampak kerusakan lingkungan akibat PETI, terutama saat musim hujan.

“Untuk polres lain saya imbau jangan kendur. Tetap lakukan upaya penertiban dan penindakan terhadap semua kegiatan PETI yang ada di Jambi,” ujarnya.

Polda Jambi Perkuat Dukungan Brimob

Terkait pengamanan setelah peristiwa di Merangin, Widodo mengatakan tidak ada penambahan personel secara khusus.

Namun, dukungan dari Satuan Brimob akan diperkuat untuk membantu penindakan di sejumlah titik yang telah dipetakan.

“Penebalan tidak, tapi memang backup kita perkuat dari Brimob untuk segera melakukan penindakan, tidak hanya di Merangin, di beberapa titik yang sudah kami petakan,” katanya.

Widodo juga menegaskan kepolisian akan menindak pihak yang sengaja menghalangi proses penyidikan atau melawan petugas saat menjalankan tugas kepolisian.

“Setiap kegiatan kepolisian yang mendapat hambatan, sengaja menghalangi penyidikan, tentunya akan kami tindak tegas. Itu ada pasalnya,” tegasnya.

Sementara itu, terkait dugaan penyerangan, Widodo sebelumnya menyebut pelakunya belum ditangkap. Ia mengatakan penanganan perkara tersebut telah ditarik ke Polda Jambi dengan pertimbangan keamanan. (Adz/ SOuce: TribunJambi)

Sambut Direksi Cassia Coop, Wako Alfin Dorong Investasi Berkelanjutan

SUNGAI PENUH – Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., menyambut baik kunjungan Direksi Cassia Coop sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan membangun hubungan yang harmonis antara Pemerintah Kota Sungai Penuh dengan pelaku usaha yang telah berinvestasi di daerah.

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Alfin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan Cassia Coop yang telah memilih Kota Sungai Penuh sebagai lokasi investasi. Menurutnya, kehadiran investor memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat

"Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Cassia Coop untuk berinvestasi di Kota Sungai Penuh. Pemerintah daerah akan terus mendukung terciptanya iklim usaha yang kondusif sehingga investasi dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Wako Alfin.

Baca Juga:

Peringati Sumpah Pemuda, Pemkot Sungai Penuh Berikan Penghargaan Kepada Pemuda Berprestasi, Ini Para Penerimanya! 

Tekan Angka Pengangguran, Polres Kerinci Gelar Sosialisasi Program "POLIRAN" di BLK Kerinci

Ia berharap Cassia Coop dapat terus bertahan dan berkembang serta menjadikan Kota Sungai Penuh sebagai lokasi usaha yang nyaman, aman, dan strategis untuk investasi jangka panjang.

Pada kesempatan itu, Wali Kota juga menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan, pemenuhan persyaratan perizinan, serta pelaksanaan kegiatan usaha yang tetap memperhatikan kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Pemerintah Kota Sungai Penuh, lanjutnya, berkomitmen menciptakan iklim investasi yang sehat melalui kepastian hukum, kemudahan berusaha sesuai regulasi, serta tata kelola pemerintahan yang baik dan transparan.

Melalui komunikasi yang terbuka dan kerja sama yang konstruktif antara pemerintah daerah dan dunia usaha, diharapkan Cassia Coop dapat terus tumbuh dan berkembang sebagai mitra strategis dalam mendukung kemajuan ekonomi dan pembangunan Kota Sungai Penuh.(Red)

Tekan Angka Pengangguran, Polres Kerinci Gelar Sosialisasi Program "POLIRAN" di BLK Kerinci

Tekan Angka Pengangguran, Polres Kerinci Gelar Sosialisasi Program "POLIRAN" di BLK Kerinci.(Ist)

​KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Dalam upaya mendukung program prioritas untuk membantu perekonomian masyarakat serta mengurangi angka pengangguran, Polres Kerinci menggelar kegiatan Sosialisasi POLIRAN (Polisi Peduli Pengangguran). Kegiatan tersebut dilangsungkan di Kantor Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Kerinci pada Kamis (29/10/2026) siang.

​Kegiatan yang dimulai pukul 12.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kerinci, AKBP Hernawan Ry,S.H., S.I.K., M.I.K. Turut mendampingi Kepala Dinas BLK Kabupaten Kerinci Saukani, S.H., Kabag Ops Polres Kerinci AKP Edi Mardi Siswoyo, S.E., M.M., Kasat Binmas AKP Sumardi, Kapolsek Gunung Kerinci Iptu Alti Irawan, S.H., para pejabat utama (PJU) Polres Kerinci, serta personel terkait. Hadir pula para peserta pelatihan kerja, khususnya calon pekerja migran dan peserta pelatihan bidang Waiters.

​Dalam sambutannya, Kepala Dinas BLK Kabupaten Kerinci, Saukani, S.H., memaparkan bahwa terdapat dua pengelolaan pelatihan di instansinya, yakni pengelolaan Disnaker untuk pekerja lokal dan pengelolaan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Baca Juga: Disdik Kota Sungai Penuh Tindak lanjuti Penyegelan SD 064/XI Koto Tuo, Mediasi Akhirnya Kepsek Mundur

​"Di BLK ini terdapat satu kelas khusus yang berfokus pada PMI dengan bidang kerja sebagai Waiters dan Housekeeping. Minat pelatihan kerja dari tamatan SMA dan SMK di wilayah Kabupaten Kerinci cukup tinggi, di mana Kabupaten Kerinci juga tercatat sebagai penyumbang pekerja PMI terbesar di wilayah Provinsi Jambi," ungkap Saukani.

​Sementara itu, Kapolres Kerinci AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada pihak Dinas BLK Kabupaten Kerinci atas sinergi yang terjalin dalam pelaksanaan program POLIRAN ini.

​Kapolres berpesan kepada seluruh peserta magang dan pelatihan agar mengikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh, mematuhi peraturan, serta menjaga etika dan sopan santun.

​"Selain keterampilan teknis, kedisiplinan, integritas, kejujuran, dan kemampuan bekerja sama adalah modal utama. Manfaatkan kesempatan ini untuk menambah pengalaman, memperluas wawasan, dan membentuk karakter positif," tegas AKBP Hernawan.

​Lebih lanjut, Kapolres juga memberikan imbauan penting kepada para peserta agar senantiasa menjaga ketertiban, menjauhi penyalahgunaan narkoba, tidak terlibat tindakan kriminal maupun pergaulan berisiko, serta bijak dalam menggunakan media sosial.

Baca Juga: Wujudkan Generasi Berkarakter, Polres Kerinci Hadiri dan Amankan Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kota Sungai Penuh

​Kepada pihak pengelola dan instruktur BLK, Kapolres berharap pembinaan dan pendampingan dapat terus diberikan secara optimal sehingga kegiatan pelatihan ini berjalan aman, tertib, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Kerinci.

​"Polri senantiasa mendukung upaya peningkatan kualitas generasi muda melalui pendidikan, pelatihan, dan pembentukan karakter. Harapannya, para peserta kelak menjadi tenaga kerja yang terampil, mandiri, produktif, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah," pungkasnya.

​Sebagai informasi, program POLIRAN (Polisi Peduli Pengangguran) merupakan salah satu wujud nyata program prioritas yang bertujuan membantu masyarakat melalui pendekatan sosial dan ekonomi, menekan angka pengangguran, sekaligus mempererat kebersamaan antara Polri dan masyarakat.

​Rangkaian kegiatan sosialisasi ini selesai pada pukul 13.10 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali.(adz/ali)

Peringati Sumpah Pemuda, Pemkot Sungai Penuh Berikan Penghargaan Kepada Pemuda Berprestasi, Ini Para Penerimanya!

MERDEKAPOST.COM, SUNGAI PENUH - Pemerintah Kota Sungai Penuh menyerahkan Piagam Penghargaan dan Pemuda berprestasi yang telah mengharumkan nama Kota Sungai Penuh tingkat Provinsi, Nasional dan Internasional. Pemberian penghargaan tersebut bersamaan HUT-ke 98 Sumpah Pemuda tahun 2026.

Penyerahan Piagam penghargaan ini sebagai bentuk penghormatan Pemerintah kepada generasi muda yang telah menunjukkan dedikasi, prestasi, dan kontribusi di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, olahraga, seni budaya, kepemudaan hingga lingkungan hidup.

Wali Kota Alfin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberhasilan para pemuda merupakan aset berharga bagi daerah sekaligus bukti bahwa generasi muda Sungai Penuh mampu bersaing di tingkat nasional.

“Prestasi yang diraih para pemuda ini adalah kebanggaan seluruh masyarakat Kota Sungai Penuh. Kami berharap penghargaan ini menjadi motivasi agar terus berkarya, berprestasi, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya,” ujar Alfin, Rabu (28/10/2026).

Berikut Ini Pemuda Berprestasi yang Menerima Penghargaan:

Penghargaan diberikan kepada pemuda dan pemudi yang berhasil mengukir prestasi sepanjang tahun 2025 hingga 2026.

Biidang akademik dan kepemimpinan pelajar, Bolsia Atilla dari SMAN 1 Sungai Penuh berhasil mencatat sederet prestasi membanggakan.

Di antaranya meraih, Putra Generasi Hijau Utama Nasional 2026, masuk Top 100 Ketua OSIS Indonesia Student Leadership Camp (ISLC) XV 2026 Universitas Indonesia, dua kali menjadi Juara II National Schools Debating Championship (NSDC) Tingkat Provinsi Jambi pada 2025 dan 2026, menyandang predikat Best Speaker NSDC, serta masuk Top 7 Olimpiade Sains Nasional (OSN-K) Ekonomi 2025.

Masih dari SMAN 1 Sungai Penuh, Dinda Rezki Ramadhani menerima penghargaan atas berbagai prestasi di bidang lingkungan hidup, akademik, dan olahraga.

Ia juga menjadi Duta Generasi Hijau 2026, masuk Top 2 OSN-S Fisika, serta menorehkan berbagai gelar juara pada kejuaraan bulutangkis tingkat provinsi, termasuk Juara I Tunggal Remaja Putri dan sejumlah gelar ganda putri.

Sementara itu, Mohd. Febri Habiburrahman diapresiasi berkat prestasinya sebagai atlet pencak silat mewakili Provinsi Jambi pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) 2025, meraih medali emas Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Cup, Hafiz Al-Qur’an dengan hafalan 23 juz, finalis Bujang Gadis Kota Sungai Penuh, serta peraih prestasi nasional di cabang olahraga taekwondo dan pencak silat.

Penghargaan juga diberikan kepada Lathifa Hendelisia sukses menjadi Paskibraka Provinsi Jambi 2026, Duta Paskibraka Provinsi Jambi 2026, serta meraih gelar Juara II Gadis Pariwisata Kota Sungai Penuh.

Kemudian Ratu Azzahra Liswar menerima penghargaan setelah menjadi Juara II Lomba Debat Indonesia Cabang Bahasa Inggris Tingkat Provinsi Jambi 2026 serta dinobatkan sebagai Gadis Kota Sungai Penuh 2025.

Bidang olahraga, sejumlah atlet muda yang memperoleh penghargaan, diantaranya:

Rahma Hidayah dari SMAN 2 Sungai Penuh berhasil meraih Juara I Kejuaraan Pencak Silat Terbuka Se-Sumatera, Juara III Siginjai Championship II Tahun 2026, serta berbagai gelar juara lainnya.

Rekan satu sekolahnya, Zulfirman, juga mencatat prestasi membanggakan dengan menjadi Juara I Kejuaraan Pencak Silat Terbuka Se-Sumatera Tahun 2026, Juara III Siginjai Championship, serta Juara I pada sejumlah kejuaraan pencak silat.

Dari SMAN 4 Sungai Penuh, Asyraf Fairuz Edisa memperoleh penghargaan berkat raihan Juara I Junior Putra U-48 Kg Kejuaraan Nasional Kapolri Cup 2026, Juara I Kejuaraan Menteri Pertahanan Tahun 2025 kategori Kyourugi Junior, serta aktif sebagai Duta Generasi Hijau 2026.

Penggiat Budaya dan Atlet Nasional

Tidak hanya pelajar, penghargaan juga diberikan kepada Marten Agung Laksono, M.Sn, sebagai penggiat budaya dan ekonomi kreatif.

Marten dikenal aktif dan membawa nama Kota Sungai Penuh di berbagai forum nasional dan internasional.

di antaranya menjadi narasumber Rembuk Kebudayaan Kota Kita di Singkawang, serta Youth City Changer (YCC) 2026,

Dan penerima Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan (FPK), Pemuda Pelopor Kota Sungai Penuh Bidang Seni dan Budaya 2025,

Setelah penerima Dana Indonesiana, mewakili Indonesia dalam pameran internasional di Galeri Nasional Malaysia, hingga meraih Juara II Lomba Desain Batik Kerinci.

M. Rizki Mahindra, S.Pd., M.Pd., Gr, olahragawan yang berhasil menorehkan prestasi pada ajang World Natural Bodybuilding Federation (WNBF) Internasional di Malaysia.(*)

Disdik Kota Sungai Penuh Tindak lanjuti Penyegelan SD 064/XI Koto Tuo, Mediasi Akhirnya Kepsek Mundur

Disdik Kota Sungai Penuh Tindak lanjuti Penyegelan SD 064/XI Koto Tuo, Mediasi Akhirnya Kepsek Mundur.(Ist)

Merdekapost.com - Rabu, 28/10/2026, Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh menindaklanjuti aksi penutupan akses sekolah (penyegelan) di SDN 064/XI Koto Tuo melalui mediasi bersama wali murid, pihak sekolah, Kepala Desa Koto Tuo, serta Kapolsek Sitinjau Laut. 

Mediasi tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan melalui Kepala Bidang PTK, Deri Nopalion, S.Pd., sebagai upaya menampung aspirasi masyarakat dan mencari penyelesaian atas permasalahan yang terjadi.

Setelah mediasi, Dinas Pendidikan memanggil kepala sekolah yang bersangkutan untuk membahas tindak lanjut atas aspirasi yang disampaikan masyarakat. Dalam proses tersebut, kepala sekolah menyatakan bersedia mengundurkan diri dan selanjutnya telah resmi mengundurkan diri dari jabatannya.

Baca Juga: Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Wabup Murison Ajak Pemuda Kerinci Patriotik, Gigih, dan Berempati

Menindaklanjuti hal tersebut, Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh akan memproses penunjukan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Sekolah SD Negeri 064/XI Koto Tuo sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Penunjukan ini diharapkan dapat menjaga kelangsungan pengelolaan sekolah serta memastikan kegiatan pendidikan berjalan dengan baik.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Bovi Handriyanto, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa pihaknya menghargai kepedulian masyarakat terhadap peningkatan mutu pendidikan. Setiap aspirasi yang disampaikan menjadi perhatian dan akan ditindaklanjuti secara profesional, objektif, serta bertanggung jawab.

Baca Juga: Bupati Monadi dan 28 pemuda Ikrarkan Sumpah Pemuda di 'Atap Sumatera" Puncak Gunung Kerinci 3805 MDPL

“Kami menghargai kepedulian masyarakat terhadap peningkatan mutu pendidikan. Setiap aspirasi yang disampaikan akan kami terima, pelajari, dan tindak lanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Ia juga berharap Plt. kepala sekolah yang nantinya ditunjuk dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik, membangun koordinasi dengan guru dan tenaga kependidikan, serta menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif demi meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan.

Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh turut mengimbau agar para siswa dapat kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasa, sementara guru dan tenaga kependidikan tetap melaksanakan tugas secara optimal. Keberlangsungan pembelajaran dan pemenuhan hak siswa untuk memperoleh pendidikan harus menjadi prioritas bersama.(*)

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Wabup Murison Ajak Pemuda Kerinci Patriotik, Gigih, dan Berempati

Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98, Wabup Murison Ajak Pemuda Kerinci Patriotik, Gigih, dan Berempati.(Ist)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Wakil Bupati Kerinci, H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si., mengajak generasi muda untuk memperkuat semangat patriotisme, meningkatkan daya juang, dan menumbuhkan kepedulian sosial. Ajakan tersebut ia sampaikan saat memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026. di halaman Kantor Bupati Kerinci, Bukit Tengah, Rabu (28/10/2026).

Peringatan tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”. Melalui tema tersebut, Pemerintah Kabupaten Kerinci mendorong generasi muda agar tidak hanya mengenang sejarah perjuangan bangsa. Tetapi juga mengambil peran nyata dalam pembangunan daerah.

Baca Juga: Pasca Sekolah Disegel Wali Murid, Kepala SDN 064/XI Koto Tuo Tanah Kampung Mundur

Upacara berlangsung khidmat dengan kehadiran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Kerinci Zainal Efendi, S.P., M.Si. para staf ahli, asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, serta aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Kerinci.

Wabup Murison Tegaskan Semangat Persatuan dan Perjuangan Pemuda

Dalam kesempatan tersebut, Murison membacakan amanat Bupati Kerinci yang menegaskan bahwa Sumpah Pemuda bukan sekadar catatan sejarah. Sebaliknya, ikrar 28 Oktober 1928 menjadi simbol persatuan, semangat perjuangan, dan tekad generasi muda. Untuk mengutamakan kepentingan bangsa daripada kepentingan pribadi maupun golongan.

Karena itu, Murison mengajak pemuda Kerinci untuk terus menjaga persatuan, menghormati keberagaman, dan memperkuat semangat gotong royong. Selain itu, generasi muda perlu mengambil bagian dalam berbagai kegiatan yang mendorong kemajuan masyarakat.

Baca Juga: Bupati Monadi dan 28 pemuda Ikrarkan Sumpah Pemuda di 'Atap Sumatera" Puncak Gunung Kerinci 3805 MDPL

“Pemuda harus memiliki karakter, daya juang, kepedulian sosial, serta komitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, daerah, dan bangsa. Jangan hanya menjadi penonton perubahan, tetapi jadilah pelaku yang membawa perubahan,” demikian pesan dalam amanat Bupati Kerinci.

Lebih lanjut, pemerintah daerah mengajak pemuda untuk menerapkan tiga nilai utama dalam kehidupan sehari-hari, yakni patriotik, gigih, dan berempati.

Nilai patriotik mendorong generasi muda mencintai tanah air, menjaga persatuan, melestarikan alam dan budaya, serta menggunakan teknologi dan media sosial secara bijak. Sementara itu, sikap gigih menuntut pemuda untuk terus belajar, mengembangkan keterampilan. Menguasai teknologi digital, dan membangun jiwa kewirausahaan.

Adapun nilai berempati mengajak pemuda untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Dengan demikian, mereka dapat berkontribusi melalui kegiatan sosial, membantu masyarakat, dan menjaga kelestarian lingkungan.

Pemkab Kerinci Dorong Pemuda Berinovasi dan Jauhi Narkoba

Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Kerinci mendorong organisasi kepemudaan, pelajar, mahasiswa, komunitas kreatif. Serta pelaku usaha muda agar mengambil peran lebih besar dalam pembangunan daerah.

Pemerintah daerah membuka ruang kontribusi pemuda pada berbagai sektor strategis, mulai dari pendidikan, ekonomi kreatif, pariwisata. Pertanian, teknologi digital, pelestarian lingkungan, hingga pengembangan budaya lokal.

Selain mengembangkan kemampuan, generasi muda juga perlu menjaga diri dari narkoba, kekerasan, dan pergaulan yang dapat merusak masa depan. Oleh sebab itu, pemuda hendaknya mengisi waktu dengan kegiatan produktif, meraih prestasi, memperluas wawasan. Dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Melalui langkah tersebut, pemuda Kerinci dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus menjawab tantangan zaman. Terlebih lagi, perkembangan teknologi menuntut generasi muda untuk terus beradaptasi, berpikir kreatif, dan berani menciptakan peluang baru.

Pemuda Berprestasi Terima Penghargaan, Randi Pitora Raih Juara Provinsi

Pada rangkaian upacara tersebut, Pemkab Kerinci juga memberikan piagam penghargaan kepada sejumlah pemuda berprestasi. Yang menunjukkan kemampuan dan potensi dalam berbagai bidang kepemudaan.

Dalam Seleksi Pemuda Pelopor Tingkat Kabupaten Kerinci, panitia menetapkan tiga pemenang, yaitu:

Juara I: Randi Pitora

Juara II: Lukyana Azmia Putri

Juara III: Zaidatul Adawiyah

Selain itu, Arya Geni Permana meraih juara kategori putra dalam Pertukaran Pelajar Antar provinsi (PPAP), sedangkan Marsa Higro Pratiwi meraih juara kategori putri.

Prestasi lainnya datang dari Marsa Hijro Pratiwi yang terpilih sebagai delegasi Provinsi Jambi untuk mengikuti Wira Sena Youth Camp 2026 tingkat nasional. Sementara itu, Randi Pitora mengukuhkan prestasinya dengan meraih Juara I Seleksi Pemuda Pelopor Tingkat Provinsi Jambi.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap kreativitas, semangat, dan pencapaian generasi muda. Pada saat yang sama, prestasi para penerima penghargaan diharapkan mampu menginspirasi pemuda lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini sekaligus mengingatkan masyarakat bahwa masa depan Kabupaten Kerinci tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah. Sebaliknya, kemajuan daerah juga membutuhkan keterlibatan generasi muda yang cerdas, berkarakter, inovatif, dan memiliki kepedulian sosial.

Karena itu, Pemkab Kerinci mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan ruang, kepercayaan. Dan dukungan kepada pemuda agar mereka mampu berkembang serta bersaing pada tingkat regional maupun nasional.

Dengan semangat Sumpah Pemuda, generasi muda Kerinci diharapkan terus bergerak, berkarya. Dan menghadirkan perubahan positif demi mewujudkan Kabupaten Kerinci yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.(ADZ)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs