Gempa Berkekuatan Magnitudo 7,2 dan 7,5 guncang Venezuela: 920 orang tewas

Gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 guncang Venezuela, 920 orang dilaporkan tewas.(BBC)

MERDEKAPOST.COM - Jumlah korban tewas akibat gempa di Venezuela kini meningkat menjadi 920 orang, menurut Presiden sementara Venezuela Delcy Rodríguez.Sumber gambar,Reuters

Jumlah korban tewas akibat gempa di Venezuela kini meningkat menjadi 920 orang, dengan 3.360 lainnya dilaporkan terluka, menurut Presiden sementara Venezuela Delcy Rodríguez.

Tim SAR juga masih berupaya mencari korban selamat di antara puing-puing setelah dua gempa bumi dahsyat mengguncang negara tersebut.

Di sisi lain, Rodríguez mengatakan puluhan orang telah berhasil diselamatkan dalam keadaan hidup.

Keterangan gambar: Banyak keluarga kehilangan kerabat mereka akibat dua gempa dahsyat di Venezuela.

"Ini membawa kebahagiaan bagi kami karena mereka bisa kembali memeluk keluarga dan orang-orang tercinta," ujarnya pada Jumat (26/06).

Dia juga menyebutkan bahwa hingga kini telah terjadi 214 gempa susulan, setelah dua gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5.

Rodríguez menambahkan bahwa wilayah La Guaira akan "dimiliterisasi" untuk membantu penanganan darurat.

La Guaira merupakan salah satu daerah yang paling parah terdampak oleh dua gempa tersebut.

Sedikitnya 2.927 keluarga telah kehilangan rumah mereka akibat gempa, kata Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez.

Upaya bantuan internasional juga mulai berdatangan. Sebuah tim penyelamat dari Belanda telah berangkat dari Eindhoven Air Base menuju Venezuela untuk membantu proses evakuasi dan pemulihan. Tim tersebut terdiri dari 65 personel dan delapan anjing pelacak, menurut European Press Agency.

Tim bantuan dari El Salvador juga telah tiba di negara tersebut, bersama personel penyelamat dari Meksiko dan Swiss.

Koordinator kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Tom Fletcher, mengatakan bencana ini membutuhkan respons global yang terkoordinasi.

"Kita memerlukan respons internasional, dan kami akan mengoordinasikannya serta memastikan bantuan tersalurkan," ujarnya pada BBC Radio 4. "Saya ingin masyarakat di Venezuela tahu bahwa bantuan sedang dalam perjalanan."

Rodríguez sebelumnya menyatakan bahwa dana sebesar US$200 juta (Rp3,26 triliun) telah dikucurkan dari Dana Moneter Internasional (IMF) untuk membantu pembangunan kembali infrastruktur dan rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan.

Baik Palang Merah maupun PBB kini telah memobilisasi bantuan untuk Venezuela pasca-gempa.

Pihak Palang Merah menyatakan bahwa cabang Palang Merah di Venezuela saat ini telah "beroperasi dan bergerak memberikan respons."

Dalam sebuah pernyataan daring, Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) menyebutkan bahwa "kebutuhan paling mendesak yang diantisipasi" adalah pencarian orang, penyelamatan, serta tempat penampungan darurat, dan layanan kesehatan.

Gempa di Caracas, Venezuela, pada 24 Juni 2026. (Sumber gambar:AFP via Getty Images)

Keterangan gambar,Tim SAR mengevakuasi korban gempa dari dalam reruntuhan sebuah bangunan di Caracas, Venezuela, pada 24 Juni 2026.

Air bersih dan sanitasi, bersama dengan kebutuhan pokok rumah tangga, diperkirakan akan menjadi prioritas dalam beberapa hari ke depan.

Tom Fletcher sebelumnya menyampaikan bahwa sebuah tim gerak cepat sedang dipersiapkan untuk mendukung tim PBB yang sudah ada di Venezuela.

Ia menambahkan bahwa bencana ini "berisiko memperparah kerentanan yang sudah ada sebelumnya".

Fletcher mengatakan bahwa delapan juta orang sebenarnya sudah membutuhkan bantuan kemanusiaan di negara tersebut sebelum gempa terjadi, dan ia mendesak adanya "upaya kolektif masif" untuk mendukung penanggulangan yang dipimpin oleh pemerintah.


Polisi menolong seorang perempuan di antara reruntuhan bangunan di Caracas.(Sumber:Getty Images)

Sebelumnya, gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela, menurut laporan Lembaga Survei Geologi Amerika Serikat (USGS).

Gempa pertama terjadi pada pukul 18:04 waktu setempat dan berpusat di dekat Kota San Felipe, sekitar 280 km di sebelah barat Ibu Kota Caracas.

USGS melaporkan adanya gempa susulan yang lebih kuat sesaat setelah gempa pertama, dengan magnitudo 7,5.

Pusat gempa kedua berada dekat kawasan Yumare, sedikit lebih ke utara dari gempa pertama.

USGS mengatakan ada 44% kemungkinan bahwa jumlah korban jiwa melebihi 10.000 orang.

"Bencana ini kemungkinan meluas" dan gempa susulan dengan guncangan kuat dapat terjadi, kata USGS.

Selain itu, terdapat juga risiko terjadinya tanah longsor dan likuifaksi di permukaan tanah.

Bantuan dari berbagai negara akan segera berdatangan

"Dua gempa besar yang baru saja melanda masyarakat Venezuela berskala sangat besar dan telah menyebabkan jumlah korban tewas yang menghancurkan," tulis Presiden AS Donald Trump dalam sebuah unggahan di Truth Social.

"Amerika Serikat siap, bersedia, dan mampu membantu!"

Trump mengatakan ia telah "menginstruksikan semua lembaga pemerintah kami untuk bersiap bergerak dengan cepat.

"Kami akan ada untuk sahabat baru dan hebat kami. Laporan awal tidak baik!!!"

Tim SAR mencari korban di antara reruntuhan bangunan di Caracas.(Getty images)

Jeremy Lewin, Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat di bidang Bantuan Luar Negeri, mengatakan AS akan mengirimkan tim SAR, pasokan medis, dan bantuan kemanusiaan ke Venezuela.

Departemen Luar Negeri AS punya tim bantuan bencana yang sedang bekerja sama dengan pemerintahan sementara Venezuela, kata Lewin.

Negara-negara di Amerika Latin juga telah menawarkan bantuan.

Presiden El Salvador, Nayib Bukele, mengatakan negaranya telah menyiapkan 50 ton peralatan dan logistik, serta 300 anggota tim SAR yang "siap diberangkatkan ke Caracas".

Ekuador juga telah mengatur bantuan untuk segera dikirim ke Venezuela, kata Presiden Daniel Noboa Azin.

Sementara itu, Presiden Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva, mengatakan negaranya akan menilai langkah bantuan yang dapat diambil untuk mendukung "negara saudara" tersebut.

Menteri Luar Negeri Meksiko, Roberto Velasco Álvarez, juga menawarkan kepada Venezuela "seluruh solidaritas dan dukungan yang dibutuhkan".

Semua WNI dalam keadaan selamat

Menteri Dalam Negeri Venezuela, Diosdado Cabello, mengonfirmasi dalam pernyataan melalui siaran televisi pemerintah bahwa sejumlah rumah dan gedung runtuh akibat gempa.

Dia menambahkan bahwa "semua badan keamanan dan bantuan, perlindungan sipil, relawan, pemadam kebakaran, polisi" telah dikerahkan.

Cabello mendesak semua warga Venezuela di daerah terdampak untuk meninggalkan bangunan.

Layanan gas alam yang memasok ribuan rumah di kota-kota Venezuela, dihentikan sebagai langkah pencegahan untuk menghindari "jenis kecelakaan apa pun", kata Menteri Cabello.

Layanan listrik dan sinyal internet terputus setelah gempa di beberapa bagian kota.

Gempa terjadi pada hari libur di Venezuela, sehingga lebih banyak orang berada di rumah dibandingkan hari kerja biasa.

Tanggal 24 Juni merupakan hari peringatan Pertempuran Carabobo pada 1821.

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat puluhan orang berteriak dan berlari di dalam Bandara Internasional Maiquetía ketika terjadi kerusakan signifikan.

Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar RI di Caracas telah memastikan seluruh WNI yang terdata di Venezuela, yakni sebanyak tiga orang, dalam kondisi aman, selamat, dan sehat.

"Gedung Kantor KBRI Caracas beserta Wisma Duta tidak mengalami kerusakan struktural yang berarti dan seluruh staf dalam keadaan selamat," kata Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kementerian Luar Negeri RI, Heni Hamidah.

KBRI Caracas, menurut Heni, telah melakukan koordinasi dan komunikasi cepat pascagempa. Jalur komunikasi darurat telah dibuka untuk memantau perkembangan situasi dan memastikan pemutakhiran kondisi WNI secara berkala.

'Ini adalah gempa terkuat seumur hidup'

Jurnalis dan kontributor BBC Mundo, Nicole Koster, merasakan gempa di lantai 7 apartemennya di pusat Caracas.

"Ini adalah gempa terkuat yang pernah saya rasakan seumur hidup," katanya.

"Saya melihat jendela-jendela besar bergerak. Yang terpikir oleh saya adalah berdiri di antara pintu masuk dan dinding batu, yang menurut saya cukup kuat, untuk mencoba melindungi diri," ujarnya.

"Guncangannya begitu kuat hingga saya pikir bangunan itu akan runtuh menimpa saya," katanya.

Nicole menambahkan dirinya bisa mendengar suara orang-orang meminta pertolongan di antara reruntuhan sebuah bangunan.

"'Tolong, kami di sini'. Itu yang saya dengar," kata Nicole.

Setelah gempa, sambungnya, warga diminta menunggu di luar bangunan untuk mengantisipasi jika terjadi gempa susulan.

Keterangan Foto: Bangunan runtuh di Caracas akibat gempa.

Maria Elise, warga lain di kawasan pusat Caracas, mengatakan: "Beberapa dinding apartemen kami retak. Ada tiang listrik yang tumbang, kami tidak memiliki listrik, tidak ada sinyal."

Seorang perempuan berusia 80 tahun yang tinggal di selatan Caracas mengatakan kepada kantor berita Reuters: "Bangunan tempat tinggal saya bergoyang. Polisi membantu saya turun karena saya tidak bisa."

Lembaga Survei Geologi Amerika Serikat memperingatkan bahwa gempa susulan dapat terjadi.

Apa penyebab gempa di Venezuela?

Venezuela terletak di zona aktif seismik, tempat dua lempeng tektonik—Karibia dan Amerika Selatan—bertemu.

Menurut Lembaga Survei Geologi AS (USGS), gempa kedua dengan kekuatan lebih besar terjadi akibat "pergeseran patahan mendatar yang dangkal" di dekat batas kedua lempeng tersebut.

Hal ini terjadi ketika patahan, atau retakan di antara lempeng, bergerak secara horisontal. Gempa bumi terjadi ketika pergerakan ini berlangsung dengan cepat.

"Meski sering digambarkan sebagai titik pada peta, gempa sebesar ini lebih tepat dijelaskan sebagai pergeseran pada area patahan yang lebih luas," lapor USGS.

Dua gempa hari ini "kemungkinan menunjukkan proses interaksi patahan yang kompleks," kata lembaga tersebut.

Gempa susulan, termasuk yang "berpotensi menimbulkan guncangan kuat", masih mungkin terjadi, tambah USGS.(Adz/BBC)

Dinas PUTR Provinsi Jambi: Progres Jalan Renah Pemetik Capai 45 persen

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPTD Workshop dan Peralatan (WDP) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) bersama tim teknis turun langsung meninjau lokasi proyek di Kawasan Renah Pemetik Kabupaten Kerinci.Progres Jalan Renah Pemetik Capai 45%. (Istimewa)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM - Pemerintah terus mempercepat pelaksanaan proyek pemeliharaan ruas jalan di kawasan Ranah Pemetik. Hingga saat ini, progres pekerjaan telah mencapai 45 persen, sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi hasil pertanian dan perkebunan.

Dilansir dari laman Dinas PUTR Provinsi Jambi menuliskan, Untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target dan memenuhi standar kualitas, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPTD Workshop dan Peralatan (WDP) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) bersama tim teknis turun langsung meninjau lokasi proyek di Kawasan Renah Pemetik Kabupaten Kerinci.

Peninjauan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Gubernur dan Kepala Dinas PUTR agar pelaksanaan pekerjaan terus dikawal secara intensif. Selain memantau perkembangan fisik di lapangan, kunjungan ini juga bertujuan mengidentifikasi berbagai kendala sehingga dapat segera ditangani tanpa menghambat proses pengerjaan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPTD Workshop dan Peralatan (WDP) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) bersama tim teknis turun langsung meninjau lokasi proyek di Kawasan Renah Pemetik Kabupaten Kerinci.Progres Jalan Renah Pemetik Capai 45%. (Istimewa)

"Sesuai arahan Bapak Gubernur dan Kepala Dinas PUTR, kami berkomitmen untuk terus mengawal proyek ini agar berjalan optimal. Saat ini progres pekerjaan telah mencapai 45 persen," ujar Plt Kepala UPTD WDP saat melakukan peninjauan di lokasi.

Saat ini, pekerjaan pemeliharaan berkala difokuskan pada ruas jalan yang menghubungkan Desa Pungut Mudik hingga Desa Pasir Jaya. Setelah segmen tersebut rampung, pengerjaan akan langsung dilanjutkan menuju Lubuk Tabun guna memastikan seluruh ruas jalan Ranah Pemetik dapat segera difungsikan secara optimal.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala UPTD Workshop dan Peralatan (WDP) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) bersama tim teknis turun langsung meninjau lokasi proyek di Kawasan Renah Pemetik Kabupaten Kerinci.Progres Jalan Renah Pemetik Capai 45%. (Istimewa)

Seluruh pekerjaan dilaksanakan secara swakelola oleh Dinas PUTR melalui UPTD Workshop dan Peralatan. Skema ini dipilih untuk mengoptimalkan efisiensi anggaran, memaksimalkan pemanfaatan alat berat milik pemerintah, serta memberikan fleksibilitas dalam mempercepat penanganan titik-titik jalan yang menjadi prioritas.

Pemerintah daerah berharap percepatan pemeliharaan jalan ini dapat segera menghadirkan akses transportasi yang lebih aman, nyaman, dan fungsional bagi masyarakat. Jalan yang semakin baik diyakini akan memangkas waktu tempuh, memperlancar arus logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi tulang punggung perekonomian wilayah tersebut.(Adz)

Kronologis Lengkap, Taufik Hidayat Pria yang 'Sekap dan Aniaya' Kekasih Selama 3 tahun Bakal dituntut Pasal Berlapis

 

Keterangan gambar: Tersangka Taufik Hidayat saat dihadirkan Polda Jabar kehadapan publik.(Ist/Ant)

Laporan Peristiwa Sadis:

Taufik Hidayat, Pria yang 'menyekap dan menganiaya' Kekasih selama 3 tahun dituntut pasal berlapis Bagaimana kronologinya?

Kepolisian Daerah Jawa Barat akan menerapkan pasal berlapis terhadap Taufik Hidayat, tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR, perempuan berusia 29 tahun asal Rancaekek, Kabupaten Bandung. Kasus ini dinilai sebagai bentuk kekerasan ekstrem.

Polisi memberikan kesempatan biacara bagi tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat (kedua kanan) saat konferensi pers di Mapolda Jabar, Bandung, Jawa Barat, Jumat (26/6/2026). (Sumber: ANTARA FOTO)

"Kalau dilihat dari peristiwanya dan perbuatannya, tersangka ini termasuk sesuatu yang tidak wajar, sadis, kekerasan yang kita kutuk bersama," kata Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan, saat jumpa pers di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Jumat (26/06).

"Untuk itu, kami Polda Jabar semaksimal mungkin akan mempersangkakan tersangka dengan pasal yang seberat-beratnya," tambahnya.

Menurut Rudi, pasal pertama yang disangkakan pada Taufik adalah Pasal 466 ayat 2 Undang-Undang Nomor 1 tahun 2023 tentang KUHP. Pasal ini terkait tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan luka berat dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Berikutnya, Pasal 451 tentang penyanderaan dengan ancaman hukuman paling lama 12 tahun.

Ketiga, Pasal 446 ayat 2 tentang perampasan kemerdekaan yang ancaman hukumannya paling lama 9 tahun penjara. Pasal-pasal tersebut akan dijuntokan dengan Pasal 126 ayat 2 dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara.

Rudi menyebut, pasal-pasal tersebut akan diterapkan secara kumulatif dengan menggabungkan sejumlah persangkaan pidana terhadap Taufik dalam perkara tersebut.

Lebih lanjut, Polda Jabar juga mengungkap bahwa Taufik sebelumnya pernah terlibat kasus kekerasan terhadap perempuan, dan telah divonis satu tahun delapan bulan penjara.

Status residivis ini, kata Rudi, akan juga diterapkan kepada tersangka guna memperberat hukumannya.

"Ada empat pasal dan kami lapis lagi dengan pasal residivis untuk lebih memperberat lagi dan kami pasalkan dengan kumulatif. Jadi nanti dikumpulkan semua itu. Hukuman pasal satu dan berikutnya sehingga dapat dikumpulkan [hukumannya], " ujar Rudi.

Keterangan gambar:Tersangka Taufik Hidayat

Diketahui, sebelumnya, Kepolisian Daerah Jawa Barat telah menangkap Taufik di sebuah komplek perumahan di Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, pada Selasa (23/06).

Taufik disebut sempat kabur dan bersembunyi di Tangerang, Banten. Namun kemudian kembali ke kawasan Bandung Raya karena merasa tidak aman.

Di Kabupaten Bandung, Taufik juga sempat berada di Kecamatan Majalaya.

Setelah ditangkap pada Selasa (23/6) malam, Taufik Hidayat langsung menjalani serangkaian pemeriksaan di Mapolda Jawa Barat. Saat ini dia ditahan di sel khusus.

"Kami akan lakukan penahanan di sel khusus yang sudah kita pasang CCTV dan berada sendiri dan dalam pengawasan kami semua," ujar Kapolda Jabar, Irjen Polisi Rudi Setiawan, di Mapolda Jabar, Selasa (23/06) malam.

Polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain dua buah helm, senjata tajam, benda seperti senjata api, dan dua buah botol infus.

Bagaimana kronologi kasus?

Menurut keterangan polisi, tersangka Taufik Hidayat dan YTR disebut berkenalan melalui aplikasi kencan pada 2024. Korban, yang kala itu bekerja di sebuah pabrik makanan di Bandung, kemudian tinggal bersama Taufik di sebuah kamar kos.

Kepada keluarga, korban sempat mengaku pindah kerja ke Majalengka untuk mendapatkan upah yang lebih besar. Keluarga mencoba mengecek keberadaan korban sesuai informasi yang diberikan, tapi tidak pernah berhasil menemui YTR.

Korban juga sempat mengaku bekerja di sebuah perusahaan media di Jakarta.

Keluarga, yang merasa kehilangan korban, kemudian mencoba menghubungi korban melalui Facebook karena nomor telepon seluler korban tidak bisa dihubungi.

"Dan direspon sama korban bahwa pihak keluarga jangan mengurus yang bersangkutan karena yang bersangkutan sudah dewasa atau merasa besar," beberapa Rudi.

Tersangka dan Korban Berpindah-Pindah Tempat Kos

Tersangka dan korban diketahui berpindah-pindah tempat kos sebanyak empat kali dalam rentang waktu sejak Mei 2024 hingga Juni 2026. Pertama, di Cicaheum, Kota Bandung, kemudian Krisna Jaya, Kota Bandung. Keduanya kemudian pindah ke Cilengkrang, Kabupaten Bandung, dan terakhir di Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Keberadaan korban akhirnya diketahui keluarga pada 10 Juni 2026. Keluarga mendapat informasi bahwa korban berasa di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) dengan kondisi luka berat.

Korban berada di RSHS dibawa oleh tersangka dengan diantar penjaga kos. Awalnya korban dibawa ke RSUD Ujung Berung, Kota Bandung. Namun, dia kemudian dirujuk ke RSHS karena kondisi luka parah.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan (tengah) bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi (kiri) dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (kanan) menyampaikan keterangan pers saat pengungkapan kasus penyekapan dan penganiayaan berat di Mapolda Jabar, Bandung, Jawa Barat, Jumat (26/06). (Sumber: ANTARA FOTO)

Melihat kondisi korban yang terluka parah, keluarga kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polda Jabar, pada Jumat (12/06).

Lebih lanjut, Rudi menjelaskan, selama bersama tersangka, korban kerap mengalami penganiayaan. Kekerasan itu dialami korban di empat tempat kos, yang kini telah ditetapkan sebagai Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh polisi.

Di tempat kos pertama, kata Rudi, korban mengalami pukulan dan sundutan rokok di tubuhnya. Kondisi itu terjadi dalam kurun waktu 15 Mei 2024 hingga 15 September 2024.

"Di TKP kedua, terjadilah pemukulan terhadap mata kiri dengan besi. Itu yang menyebabkan (korban) tidak bisa melihat, " ujar Rudi.

Di TKP ketiga, mata kanan korban dipukul menggunakan helm sehingga kondisi korban tidak bisa melihat melalui dua matanya. Kekerasan ini terjadi pada bulan Februari 2025 sampai Desember 2025.

"Ini juga terjadi kekerasan di lutut, ditebas dengan benda tajam sehingga korban sulit berjalan, " imbuh Rudi.

Di TKP keempat, penganiayaan berlanjut hingga korban dibawa ke RSHS.

Bagaimana kondisi YTR?

Direktur Utama RSHS, Rahim Dinata Marsudi, menyatakan kondisi luka korban sudah infeksi berat.

"Boleh diatakan belatung sudah ada. Kami segera melakukan operasi pembersihan lukanya. Dan kami temukan ada bakteri, yang memang cukup berat," ungkap Rahim pada jumpa pers.

Rahim juga menambahkan telah membentuk tim yang beranggotakan 40 orang dokter dengan berbagai spesialisasi untuk menangani korban.

Sebelumnya, Kapolda Rudi Setiawan mengungkapkan, YTR mengalami luka berat di sekujur tubuhnya. Untuk keperluan penyelidikan, kata Rudi, dokter forensik telah mengidentifikasi organ-organ tubuh yang rusak.

"[Organ-organ tubuh] yang tidak berfungsi di antaranya adalah mata, kemudian bibir, ada bekas sayatan di kaki. Ini benda tajam. Kemudian ada sundutan rokok dan sebagainya. Tentunya, ini menjadi bukti dari apa yang telah terjadi atau dilakukan tersangka," kata Rudi.

Pihak Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung membentuk tim dokter untuk menangani kondisi luka yang dialami YTR. Tim itu berisi sejumlah dokter, antara lain dokter spesialis bedah plastik, spesialis mata, dan spesialis penyakit dalam.

Saat ini, kondisi YTR disebut mulai membaik dan bisa berkomunikasi.

"Kondisi pasien saat ini sudah mengalami perbaikan. Alhamdulillah sudah bisa berbicara, " ungkap Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian RSHS, Fitra Hergyana, kepada wartawan, Selasa (23/06).

Seiring membaiknya kondisi YTR, tim penyidik Polda Jabar melakukan pemeriksaan terhadap perempuan itu guna mendalami kasus.

Lebih lanjut, Irjen Polisi Rudi Setiawan menjelaskan, pihaknya telah bekerja sama dengan Lembaga Pelindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk melindungi YTR dan saksi.

Kuasa hukum korban, Januar Solehuddin menyatakan, kondisi korban yang sudah membaik akan membantu proses penyidikan tim Polda Jabar.

Adapun pihak keluarga, imbuh Januar, berharap ingin mengembalikan kemerdekaan dan hak-hak korban yang sudah dirampas.

"[Keluarga ingin] benar-benar mendapatkan keadilan seadil-adilnya terkait pasal-pasal 466, 469. Tetapi, kami juga ingin pasalnya yang relevan dengan perkara ini, " kata Januar.

Apa alasan tersangka?

Menurut Irjen Polisi Rudi Setiawan, Taufik Hidayat mengaku terbiasa mengonsumsi minuman keras setiap hari. Taufik, kata Rudi, mengklaim penganiayaan terhadap YTR dilakukan dalam keadaan mabuk.

"Semua [perbuatan] yang dia [tersangka] lakukan, dia mengakui dan sempat menyatakan bahwa dia menyesal karena ini dilakukannya di bawah kesadaran akibat konsumsi alkohol," papar Rudi.

"Setiap hari dia konsumsi alkohol dan selalu bercekcok dengan kekasihnya dan terjadilah penganiayaan," sambungnya.

Polisi menduga YTR disekap dan dianiaya Taufik Hidayat menggunakan tangan, benda tumpul, dan senjata tajam selama tiga tahun. Barang berharga YTR juga hilang.

"Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka berat, di antaranya mata tidak bisa melihat secara normal, bibir sumbing, sulit berbicara, tidak bisa berjalan, serta megalami kerugian materil sebesar Rp52 juta," sebut laporan kepolisian.

Kepolisian menyebut terduga pelaku bernama Taufik Hidayat yang diketahui sebagai kekasih korban. Menurut polisi, Taufik merupakan warga Nagreg, Kabupaten Bandung, dan berprofesi sebagai penagih utang.

Bagaimana respons keluarga?

Pada jumpa pers Jumat (26/06), keluarga menyebut menolak permintaan maaf tersangka.

Tersangka Taufik Hidayat, pada kesempatan itu, mengaku bersalah dan meminta maaf.

"Saya mohon maaf atas semua yang saya lakukan. Saya salah. Saya menyesal, saya minta maaf, " kata Taufik, yang dihadirkan saat jumpa pers.

Menanggapi permintaan maaf tersebut, kakak korban, Afif Shandy Shandely, menyatakan, pihak keluarga tidak akan memaafkan Taufik.

"Dari keluarga gak ada kata maaf. Dia enteng ngomong maaf, sedang adik saya sudah kayak gini, dia baru minta maaf. Gak ada kata maaf, " ucap Afif.

Afif bahkan menyatakan, keluarga ingin menghakimi sendiri si pelaku.

"Harapannya dari saya pribadi untuk pelaku, saya gak mau pelaku dihukum mati. Saya pengin dia diserahkan ke keluarga biar saya yang menghakimi dia atas perbuatan dia terhadap adik saya, " kata Afif dengan suara tercekat.

Bagaimana respons pemerintah dan Komnas Perempuan?

Kasus ini memantik kemarahan masyarakat serta sorotan dari pemerintah.

Komisioner Komnas Perempuan, Rr Sri Agustini, menilai, korban mengalami perlakuan kejam dan tidak manusiawi berupa penyekapan dan penganiayaan berat. Sri menegaskan, keselamatan, pemulihan, dan perlindungan korban harus menjadi prioritas utama.

"Komnas Perempuan juga mengecam keras tindakan yang dilakukan pelaku dan menegaskan bahwa peristiwa ini kekerasan berbasis gender dalam relasi personal. Dan Komnas Perempuan juga melihat ini sebagai bentuk kekerasan berbasis gender yang sangat ekstrim. Apabila kasus ini tidak diketahui oleh masyarakat, bisa berujung pada kematian," kata Sri, dalam jumpa pers hari Jumat (26/06).

"Ini sangat jelas indikator-indikator eskalasi kekerasan itu, salah satu indikator femisida atau pembunuhan terhadap perempuan di dalam relasi yang sangat panjang."

Kalau melihat dalam konteks femisida, Sri menjelaskan, ada spektrum kekerasan yang eskalasinya berlanjut dan berjalan terus menerus, mulai dari Mei 2024 hingga Juni 2026. Jika tidak terselamatkan, kata Sri, korban bisa kehilangan nyawa.

Terkait femisida, Sri menjelaskan, Komnas Perempuan melakukan pendataan dan sejauh ini menemukan 10 kasus femisida, yang terdiri dari tujuh kasus femisida intim dan tiga kasus nonintim.

"Kalau melihat polanya, kekerasan yang terjadi hampir sama dengan kasus yang dialami YTR. Kekerasan bertingkat, mulai dari di kontrakan pertama mengalami kekerasan satu, dua, tiga, hingga mengakibatkan disabilitas permanen. Ini salah satu bentuk dari indikator-indikator femisida," tambah Sri.

Keterangan gambar: Komisioner Komnas Perempuan, Sri Agustin

Sebelumnya, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, mengaku prihatin dengan kasus yang dialami korban. Pernyataan itu disampaikan melalui siaran pers yang dilansir di situs Kementerian PPPA, Senin (22/06).

"Kami sangat prihatin atas kondisi korban yang mengalami kekerasan keji dalam waktu yang sangat panjang hingga menimbulkan luka fisik dan psikis yang serius. Korban harus memperoleh perlindungan, pendampingan hukum, serta pemulihan yang maksimal. Kami mendorong agar pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku," ujar Arifah.

Arifah menyampaikan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Provinsi Jawa Barat telah melakukan berbagai langkah penanganan, mulai dari koordinasi dengan pihak rumah sakit, kepolisian, hingga pengajuan perlindungan kepada LPSK.

UPTD PPA juga mendampingi keluarga korban dalam proses pelaporan kepada Polda Jawa Barat terkait dugaan tindak pidana penganiayaan berat.

"Sebagai tindak lanjut, Kementerian PPPA bersama UPTD PPA Jawa Barat akan terus berkoordinasi dengan penyidik Polda Jawa Barat, tim medis RSUP Dr. Hasan Sadikin, LPSK, dan pihak terkait lainnya guna memastikan proses hukum dan pemulihan korban berjalan optimal. Pendampingan hukum juga akan dilakukan melalui koordinasi dengan Tim Hukum Jabar Istimewa," kata Arifah.

Kepala Kanwil Kementerian HAM Jabar, Hasbullah Fudail menilai, perbuatan tersangka sudah termasuk dalam pelanggaran HAM berat.

"Saya melihat bahwa pelanggaran HAM yang dilakukan ini, bagi saya sistematis. Karena tidak mungkin dilakukan hanya dalam waktu yang singkat. Ini kan dua tahun," kata Hasbullah.(*)

(Adz/BBC/Berbagai Sumber)

Sejumlah Pejabat Utama, Dansat Brimob dan Kapolres Jajaran Polda Jambi Dimutasi, Ini Daftarnya!

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji (Dokumentasi/Polda Jambi)

JAMBI - Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan penyegaran organisasi melalui mutasi sejumlah pejabat di lingkungan Polda Jambi.

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1336/VI/KEP./2026, ST/1338/VI/KEP./2026, ST/1339/VI/KEP./2026, ST/1340/VI/KEP./2026, dan ST/1341/VI/KEP./2026 yang ditandatangani oleh Asisten SDM Polri, Irjen Pol. Dr. Anwar, pada 26 Juni 2026.

Dalam mutasi tersebut, Karo SDM Polda Jambi, Kombes Pol. Handoko, mendapat promosi jabatan sebagai Assessor SDM Kepolisian Madya Tingkat I SSDM Polri.

Jabatan Karo SDM Polda Jambi selanjutnya diemban oleh Kombes Pol. Ricko Abdullah Andang Taruna, yang saat ini menjabat sebagai Assessor SDM Kepolisian Madya Tingkat III SSDM Polri.

Baca Juga: Daftar Lengkap Nama 190 Kapolres Se-Indonesia, Termasuk Polda Sumut, Rotasi Baru Kapolri Juni 2026

Pada jajaran pengawasan, Irwasda Polda Jambi, Kombes Pol. Jannus Parlindungan Siregar, dimutasi sebagai Irwasda Polda Papua. Posisinya digantikan oleh Kombes Pol. Subandi, yang saat ini menjabat sebagai Irwasda Polda Papua Barat.

Dalam surat telegram yang sama, AKBP dr. Alfons Silawa, yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara Kabid Dokkes Polda Jambi, dikukuhkan sebagai Kabid Dokkes Polda Jambi.

Selanjutnya Kabid TIK Polda Jambi, Kombes Pol. Muhammad Ali Hadinur, dimutasi sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Kom Div TIK Polri dalam rangka Dikbangti TA 2026.

Jabatan tersebut kemudian diisi oleh Kombes Pol. Sony Sanjaya, yang saat ini bertugas sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Misinter Divhubinter Polri.

Baca Juga: TERBARU! Daftar Nama Mutasi dan Rotasi Polri Juni 2026

Mutasi juga menyentuh jajaran kewilayahan. Kapolres Muaro Jambi, AKBP Heri Supriawan, dipercaya mengemban jabatan baru sebagai Wadirlantas Polda Jambi.

Posisi Kapolres Muaro Jambi akab dijabat oleh AKBP Bayu Noormansyah, yang saat ini bertugas sebagai Kanit V Subdit IV Dittipideksus Bareskrim Polri.

Sementara itu Kapolresta Jambi, Kombes Pol. Boy Sutan Binanga Siregar, dimutasi sebagai Dansat Brimob Polda Kalimantan Selatan.

Baca Juga: Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Kerinci AKBP Ramadhanil Pimpin Ziarah Makam Pahlawan di Semumu

Jabatan Kapolresta Jambi selanjutnya dipercayakan kepada Kombes Pol. Anang Herlambang, yang saat ini menjabat sebagai Agen Intelijen Kepolisian Madya Tingkat III Baintelkam Polri.

Pada jajaran Brimob, Dansat Brimob Polda Jambi, Kombes Pol. Muhammad Faishal Aris, dimutasi sebagai Teknisi Jibom Madya Tingkat II Korbrimob Polri.

Posisinya digantikan oleh Kombes Pol. Budi Hidayat, yang saat ini menjabat sebagai Teknisi KBR Madya Tingkat III Korbrimob Polri.

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa mutasi merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi Polri sebagai bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan kinerja institusi.

"Mutasi jabatan merupakan bagian dari proses pembinaan sumber daya manusia di lingkungan Polri," kata Erlan, Jumat (26/6).

Baca Juga: Daftar Perwira Polisi di Polda Jambi dan Jajaran yang Dimutasi Terbaru Juni 2026

"Selain sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi personel, mutasi juga bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, memperkuat organisasi, serta menjawab tantangan tugas yang semakin dinamis," lanjutnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas di Polda Jambi serta menyambut para pejabat baru untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Kami mengucapkan selamat kepada para pejabat yang mendapatkan amanah baru. Semoga dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga soliditas, serta terus menghadirkan pelayanan Polri yang Presisi bagi masyarakat Provinsi Jambi," tutupnya.(Adz)

Wawako Azhar Hamzah Sambut 128 Jamaah Haji Kloter 23 Asal Sungai Penuh

Wawako Azhar Hamzah Sambut 128 Jamaah Haji Kloter 23 Asal Sungai Penuh di Asrama Haji Jambi

JAMBI – Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti Aula Asrama Haji Jambi saat 128 jamaah haji Kloter 23 asal Kota Sungai Penuh tiba dari Tanah Suci, Sabtu (27/6/2026). Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, hadir langsung menyambut kepulangan para tamu Allah tersebut bersama Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Sungai Penuh, Mawarti Azhar.

Penyambutan berlangsung sebagai bagian dari rangkaian pemulangan jamaah haji Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Seluruh proses mengacu pada jadwal resmi yang diterbitkan Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Sungai Penuh melalui Surat Nomor J-87/KK.05.05/06/2026 tanggal 22 Juni 2026 tentang Jadwal Pemulangan Jamaah Haji Kota Sungai Penuh.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Azhar Hamzah mengungkapkan rasa syukur karena seluruh jamaah tiba di Tanah Air dengan selamat dan dalam kondisi sehat.

Ia berharap ibadah yang telah dijalankan di Tanah Suci diterima Allah SWT sehingga seluruh jamaah memperoleh predikat haji yang mabrur. Selain itu, Azhar juga mengajak para jamaah untuk menjadi teladan dengan menebarkan nilai-nilai kebaikan, kebersamaan, dan kepedulian di tengah masyarakat.

Pemerintah Kota Sungai Penuh terus berkoordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah, panitia penyelenggara, serta seluruh pihak terkait agar proses pemulangan jamaah berjalan tertib, aman, dan lancar hingga seluruh jamaah tiba di rumah masing-masing.

Kepulangan 128 jamaah haji Kloter 23 ini menjadi momen penuh kebahagiaan bagi keluarga yang telah menanti sejak keberangkatan mereka ke Tanah Suci. Pemerintah Kota Sungai Penuh pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang telah mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji hingga proses pemulangan selesai.(Adz) 

Daftar Perwira Polisi di Polda Jambi dan Jajaran yang Dimutasi Terbaru Juni 2026

Kombes Pol Jannus P Siregar dimutasi dari Irwasda Polda Jambi ke Polda Papua.(ist)

JAMBI –  Daftar perwira polisi di Polda Jambi dan jajaran yang mausk daftar mutasi Polri pada Juni 2026.

Sejumlah perwira menengah Polda Jambi dan jajaran dimutasi bulan ini.

Termasuk Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar yang dimutasi menjadi Dansat Brimob Polda Kalimantan Selatan.

Pergantian tersebut merupakan bagian dari mutasi sejumlah pejabat utama dan kapolres di lingkungan Polda Jambi.

Hal tersebut sesuai dengan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1336/VI/KEP./2026, ST/1338/VI/KEP./2026, ST/1339/VI/KEP./2026, ST/1340/VI/KEP./2026, dan ST/1341/VI/KEP./2026 yang ditandatangani Asisten SDM Polri Irjen Pol Anwar pada 26 Juni 2026.

Untuk diketahui, nantinya jabatan Kapolresta Jambi akan diisi Kombes Pol Anang Herlambang.

Selain pergantian Kapolresta Jambi, mutasi juga menyasar sejumlah jabatan strategis di Polda Jambi.

Daftar perwira Polda Jambi dan jajaran yang dimutasi pada Juni 2026:

  • Karo SDM Polda Jambi Kombes Pol Handoko mendapat promosi jabatan sebagai Assessor SDM Kepolisian Madya Tingkat I SSDM Polri. Posisi Karo SDM selanjutnya diisi Kombes Pol Ricko Abdullah Andang Taruna yang sebelumnya menjabat Assessor SDM Kepolisian Madya Tingkat III SSDM Polri.
  • Irwasda Polda Jambi Kombes Pol Jannus Parlindungan Siregar dimutasi sebagai Irwasda Polda Papua. Jabatan tersebut kini diemban Kombes Pol Subandi yang sebelumnya menjabat Irwasda Polda Papua Barat.

Bidang kesehatan

  • AKBP dr. Alfons Silawa yang sebelumnya menjabat sebagai Pejabat Sementara Kabid Dokkes Polda Jambi kini dikukuhkan sebagai Kabid Dokkes Polda Jambi.
  • Kabid TIK Polda Jambi Kombes Pol Muhammad Ali Hadinur dimutasi sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Kom Div TIK Polri dalam rangka Dikbangspes Tahun Anggaran 2026, posisinya digantikan oleh Kombes Pol Sony Sanjaya.

Polres Muaro Jambi

  • Kapolres Muaro Jambi AKBP Heri Supriawan dipercaya mengemban jabatan baru sebagai Wadirlantas Polda Jambi. 
  • Jabatan Kapolres Muaro Jambi kini diisi AKBP Bayu Noormansyah yang sebelumnya bertugas di Bareskrim Polri.

Polresta Muaro Jambi

  • Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar yang dimutasi menjadi Dansat Brimob Polda Kalimantan Selatan.
  • Jabatan Kapolresta Jambi akan diisi Kombes Pol Anang Herlambang.

Brimob

  • Dansat Brimob Polda Jambi Kombes Pol Muhammad Faishal Aris dipindahkan sebagai Teknisi Jibom Madya Tingkat II Korbrimob Polri. Jabatan tersebut kini dijabat Kombes Pol Budi Hidayat.

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji mengatakan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi di lingkungan Polri.

"Mutasi jabatan merupakan bagian dari proses pembinaan sumber daya manusia di lingkungan Polri. 

Selain sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi personel, mutasi juga bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, memperkuat organisasi, serta menjawab tantangan tugas yang semakin dinamis," ujarnya pada Jumat (26/6/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas pengabdian selama bertugas di Polda Jambi serta mengucapkan selamat kepada pejabat baru.

"Kami mengucapkan selamat kepada para pejabat yang mendapatkan amanah baru. Semoga dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga soliditas, serta terus menghadirkan pelayanan Polri yang Presisi bagi masyarakat Provinsi Jambi," pungkasnya.(red) 

Aksi Demo Warga Surabaya Turun ke Jalan Bertajuk #Indonesia Sekarat Berakhir Ricuh

Aksi Demo Warga Surabaya Turun ke Jalan Bertajuk #Indonesia Sekarat Berakhir Ricuh.(Ist)

Surabaya - Aksi demonstrasi bertajuk "Warga Surabaya Turun ke Jalan #IndonesiaSekarat" di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat, 26 Juni 2026, berujung ricuh pada sekitar pukul 18.30 WIB.

Sebelumnya, massa menggelar long march dan menyampaikan orasi sejak sekitar pukul 16.20 WIB. Situasi yang semula berlangsung kondusif berubah memanas setelah sekelompok orang diduga melakukan pelemparan botol dan benda lainnya ke arah kompleks Grahadi hingga merusak pagar sisi timur.

Kelompok tersebut juga terlihat merusak rangka pagar pembatas serta menyalakan dan melemparkan petasan ke arah aparat kepolisian yang berjaga di dalam kompleks Grahadi.

Di tengah kericuhan, tiga sepeda motor juga terlihat melawan arus lalu lintas dan berputar-putar di depan gerbang timur Grahadi sambil menggeber mesin.

Selama kejadian, petugas kepolisian beberapa kali mengimbau massa melalui pengeras suara agar tetap menyampaikan aspirasi secara tertib dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum.

Menghadapi situasi tersebut, personel kepolisian memilih bertahan dengan menarik barisan ke belakang sambil berlindung di balik kendaraan taktis untuk mengamankan kawasan Grahadi.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan kemudian memberikan peringatan tegas kepada massa agar segera menghentikan aksi anarkis.

"Kami akan melayani aksi unjuk rasa, tolong hentikan atau kita akan melakukan tindakan tegas. Sekali lagi kami berikan kesempatan meninggalkan lokasi ini, atau kita melakukan langkah-langkah tegas terukur," tegasnya.

Hingga sekitar pukul 18.48 WIB, aksi pelemparan dilaporkan berhenti dan massa masih berkumpul di depan Gedung Grahadi.(Red)

128 Jamaah Haji Kota Sungai Penuh 2026 Dijadwalkan Tiba Pada hari Minggu

128 Jamaah Haji Kota Sungai Penuh Dijadwalkan Tiba pada hari Minggu.(Ist)

SUNGAI PENUH - Sebanyak 128 orang Jemaah Haji asal Kota Sungai Penuh yang tergabung dalam Kloter BTH 23 dijadwalkan tiba di Jambi pada Sabtu 27 Juni 2026.

Berdasarkan jadwal pemulangan, rombongan dijadwalkan berangkat dari Tanah Suci dan tiba di Debarkasi Batam, sebelum terbang ke Jambi pada 27-28 Juni 2026.

Jamaah Haji Bakal disambut Wawako Azhar di Asrama Haji Jambi

Tamu Allah ini akan disambut oleh Wakil Walikota Azhar Hamzah, di asrama Haji Jambi. 

Setelah itu, jamaah Haji akan melanjutkan perjalanan pulang ke Kota Sungai Penuh Via jalan darat.

Baca Juga: 

Kemenhaj Kerinci: "Jamaah Haji Kloter BTH 19 hingga 25 Segera Kembali ke Tanah Air"

Tindak Tegas Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Satreskrim Polres Kerinci Amankan 59 Jerigen Solar di Sungai Penuh

Pertahankan Opini WTP, Wako Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

“Insya allah, Minggu jamaah haji asal Kota Sungai Penuh sudah tiba di tempat masing-masing” ujar Kepala Bagian Kesra Setda Kota Sungai Penuh, Kamis (25/6/2026).

Ia menambahkan, alhamdulillah 128 orang yang berangkat dan kembali sesuai jumlah yang berangkat.

Kepulangan ini menjadi penutup perjalanan Haji di Arab Saudi. Para jemaah telah menyelesaikan seluruh rukun dan wajib haji, mulai dari wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, hingga melontar jumrah yang menjadi puncak pelaksanaan ibadah haji. (adz)

Pertahankan Opini WTP, Wako Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

SUNGAIPENUH - Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H, menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Sungai Penuh Tahun Anggaran 2025 pada Rapat Paripurna Kesatu Masa Persidangan Ketiga, Jumat (26/06/2026)..

Sidang paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, S.Sos., M.H., didampingi Wakil Ketua Hardizal, S.Sos., M.H., dan Amrizal, S.Pt. .

Wali Kota Alfin, dalam pidatonya menyampaikan bahwa penyampaian Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 merupakan amanat peraturan perundang-undangan sebagai bentuk pertanggungjawaban pemerintah daerah atas pelaksanaan APBD yang telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Berdasarkan hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 oleh BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi, Pemerintah Kota Sungai Penuh kembali berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Capaian tersebut merupakan opini WTP ke-14 yang diraih Pemerintah Kota Sungai Penuh, yaitu pada tahun 2009, 2012, serta secara berturut-turut sejak tahun 2014 hingga 2025.

Orang nomor satu di Kota Sungai Penuh juga memaparkan gambaran pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 yang meliputi realisasi pendapatan daerah, belanja daerah, serta pembiayaan daerah.

Menurutnya, pelaksanaan APBD Tahun 2025 telah berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan menjadi instrumen penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Wako Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025.(iST)

“Alhamdulillah, Pemerintah Kota Sungai Penuh kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK RI. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, sinergi, dan komitmen seluruh jajaran pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.

“Kami berharap dukungan DPRD agar Raperda ini dapat dibahas dan disetujui sesuai mekanisme yang berlaku demi keberlanjutan pembangunan daerah,” ujarnya..

Paripurna ditutup dengan penyerahan dokumen Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Sungai Penuh Tahun Anggaran 2025 kepada pimpinan DPRD Kota Sungai Penuh untuk selanjutnya dibahas sesuai tahapan dan mekanisme yang berlaku.(ADZ)

Tak Pernah Bosan dengan Kerinci, Edi Purwanto Siap Perjuangkan Infrastruktur dan Pariwisata

Tak Pernah Bosan dengan Kerinci, Edi Purwanto Siap Perjuangkan Infrastruktur dan Pariwisata.(DOC.ISTIMEWA)

Kerinci – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (PDI-P) Daerah Pemilihan (Dapil) Jambi, Edi Purwanto, kembali menyoroti pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kerinci. Hal itu disampaikannya melalui unggahan di media sosial usai menikmati panorama Muara Hemat (Muara Imat), salah satu pintu masuk menuju Kabupaten Kerinci.

Dalam unggahannya, Edi Purwanto mengaku telah puluhan kali berkunjung ke Kerinci dan tidak pernah bosan menikmati keindahan alam daerah yang dijuluki sebagai “Sekepal Tanah Surga” tersebut.

“Siapapun ke Kerinci pasti melalui jalan ini dan mampir sambil menyeruput kopi di sore hari. Puluhan kali saya sudah berkunjung ke Kerinci namun tak bosan dengan indahnya panorama Kerinci. ‘Sekepal Tanah Surga’ yang Allah persembahkan buat masyarakat Kerinci, Provinsi Jambi, Indonesia bahkan dunia,” tulis Edi Purwanto. Jumat (26/6/2026).

Meski memiliki potensi wisata dan panorama alam yang luar biasa, Edi menilai Kerinci belum berkembang secara optimal sebagai destinasi kelas dunia karena masih terkendala oleh infrastruktur yang belum memadai.

“Saya bermimpi Kerinci akan menjadi destinasi dunia, namun sampai saat ini belum optimal dikarenakan infrastrukturnya belum memadai,” ujarnya.

Politisi PDI-P yang juga anggota Komisi V DPR RI itu berharap seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kabupaten Kerinci, Pemerintah Kota Sungai Penuh, hingga unsur legislatif dapat bersinergi mewujudkan pembangunan infrastruktur yang lebih baik.

“Semoga saya bersama Pak Gubernur, Bupati Kerinci, Wali Kota Sungai Penuh, dan anggota legislatif mampu mewujudkan impian semua orang,” tutup Edi Purwanto.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa potensi besar pariwisata Kerinci perlu ditopang oleh pembangunan infrastruktur yang memadai agar mampu bersaing sebagai destinasi unggulan di tingkat nasional maupun internasional.(Adz)

Tindak Tegas Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Satreskrim Polres Kerinci Amankan 59 Jerigen Solar di Sungai Penuh

 

Merdekapost.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kerinci berhasil membongkar praktik penyalahgunaan pengangkutan dan niaga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Desa Air Teluh, Kecamatan Kumun Debai, Kota Sungai Penuh. Dalam operasi ini, petugas mengamankan dua orang terduga pelaku berinisial M (47) dan D (47) beserta puluhan jerigen BBM solar.

​Kapolres Kerinci melalui Kasat Reskrim menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari patroli rutin personel SPKT Polres Kerinci di SPBU Koto Lebu, Kecamatan Pondok Tinggi, pada Kamis (25/6/2026).

​"Saat patroli, petugas mendapati seorang warga berinisial D sedang mengisi solar menggunakan jerigen. Saat dilakukan pemeriksaan administrasi, yang bersangkutan kedapatan membawa lima lembar surat rekomendasi dari Dinas Koperasi dan UMKM dengan nama-nama yang berbeda," ujar Kasat Reskrim.

​Menindaklanjuti temuan tersebut, tim Satreskrim melakukan pengembangan ke kediaman terduga pelaku M di Desa Air Teluh. Di lokasi, petugas menemukan sebanyak 59 jerigen berisi solar. Sebanyak 22 jerigen di antaranya berada di atas mobil Mitsubishi L300 dengan nopol BH 8218 RC, dan 37 jerigen lainnya tersimpan di area rumah.

​Kasat Reskrim menambahkan, berdasarkan keterangan pelaku, solar tersebut dikumpulkan dengan memanfaatkan barcode milik pribadi serta surat rekomendasi untuk usaha UMKM. Pelaku D diketahui berperan menyuplai solar yang didapatnya dari SPBU Koto Lebu secara bertahap kepada M.

​"Saat ini, kedua tersangka berinisial M dan D sudah kami tahan di Mapolres Kerinci bersama barang bukti berupa 59 jerigen solar, satu unit mobil Mitsubishi L300, dan peralatan selang untuk proses penyidikan lebih lanjut," tegasnya.

​Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dengan Pasal 40 angka 9 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang.

​Lebih lanjut, Kasat Reskrim menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan melakukan pendalaman intensif, termasuk memeriksa pihak Dinas terkait yang mengeluarkan barcode UMKM serta operator SPBU Koto Lebu.

​"Kami akan terus mendalami kasus ini guna memastikan apakah ada keterlibatan pihak lain. Polres Kerinci berkomitmen untuk terus mengawasi distribusi BBM bersubsidi agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang mencari keuntungan pribadi," pungkasnya. (*)

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Kerinci AKBP Ramadhanil Pimpin Ziarah Makam Pahlawan di Semumu

 

Merdekapost.com – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Resor (Polres) Kerinci menggelar upacara ziarah rombongan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Semumu. Kegiatan khidmat ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kerinci, AKBP Ramadhanil, S.I.K., M.H.

Upacara ziarah ini diikuti oleh seluruh personel dan jajaran pejabat utama Polres Kerinci. Tampak hadir mendampingi Kapolres di antaranya Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, Kasat Lantas, serta Kasat Intelkam Polres Kerinci.

Kegiatan diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, dan peletakan karangan bunga oleh Kapolres Kerinci selaku pimpinan rombongan. Setelah upacara selesai, Kapolres bersama seluruh jajaran melakukan prosesi tabur bunga dan doa bersama di atas pusara para pejuang, sebagaimana terlihat dalam dokumentasi resmi pada file 117377.png.

Kapolres Kerinci, AKBP Ramadhanil, menyampaikan bahwa ziarah ke makam pahlawan ini merupakan agenda rutin tahunan menjelang Hari Bhayangkara. Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk mengenang, menghormati, serta meneladani nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan yang telah diberikan oleh para pahlawan kepada bangsa dan negara.

"Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin menanamkan kembali semangat juang para pahlawan di dalam diri setiap personel Polri, khususnya Polres Kerinci. Semangat inilah yang menjadi bahan bakar bagi kami untuk terus memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman terbaik kepada masyarakat," ujar AKBP Ramadhanil.

Pelaksanaan ziarah rombongan berjalan dengan khidmat, tertib, dan penuh rasa nasionalisme. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, seluruh jajaran Polres Kerinci dapat terus menjaga integritas dan profesionalitas dalam menjalankan tugas demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. (*)

TERBARU! Daftar Nama Mutasi dan Rotasi Polri Juni 2026

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan besar-besaran terhadap 1.121 personel perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Mutasi ini tertuang dalam tujuh Surat Telegram (ST) yang diterbitkan pada 25 Juni 2026.(Istimewa)

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan besar-besaran terhadap 1.121 personel perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen).

Mutasi ini tertuang dalam tujuh Surat Telegram (ST) yang diterbitkan pada 25 Juni 2026.

Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Karo Penmas Divhumas Polri, menegaskan bahwa mutasi adalah hal wajar dalam organisasi sebagai bentuk penyegaran dan pembinaan karier.

“Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (26/6/2026).

Berikut daftar mutasi polri Juni 2026 yang dirangkum media: 

Pergantian Kapolda

Kapolda Aceh: Brigjen Pol Rudi Setiawan

Kapolda Papua Barat Daya: Brigjen Pol Yulius Audie Sonny Latuheru

Pergantian Wakapolda

Wakapolda Banten

Wakapolda Maluku

Wakapolda Papua Barat Daya

Promosi

Kapolres/Kapolresta/Kapolrestabes. Sebanyak 190 jabatan Kapolres mengalami rotasi.

Beberapa nama di antaranya:

Kapolres Tasikmalaya: AKBP Ade Papa Rihi

Kapolres Salatiga: AKBP Jonathan David Harianthono

Kapolres Metro Bekasi Kota: Kombes Putu Kholis Aryana

Kapolresta Malang Kota: AKBP Danang Setiyo Pambudi Sukarno

Kapolres Purwakarta: AKBP Febri Nurzam

Kapolres Bangka Tengah: AKBP Samuel Simanjuntak

Kapolres Bau Bau: AKBP Noer Alam

Kapolres Muaro Jambi: AKBP Bayu Noormansyah

Kapolres Ogan Ilir: AKBP Rizka Aprianti

Kapolres Kapuas: AKBP Rina Perwitasari

Kapolres Barito Kuala: AKBP Susilawati

Kapolres Timor Tengah Selatan: AKBP Kristiyan Beorbel Martino

Kapolres Fakfak: AKBP Naim Ishak

Kapolres Bireuen: AKBP Yulhendri

Kapolres Kendal: AKBP Ratna Quratul Ainy

Kapolres Semarang: AKBP Hery Dwi Purnomo

Kapolres Kudus: AKBP Wahyu Sulistyo

Kapolres Wonogiri: AKBP Haris Munandar Hasyim

Mutasi Kapolres di Polda Sumut

Tercatat 7 Kapolres di jajaran Polda Sumut berganti:

Kapolres Tapanuli Utara: AKBP Ferry Mulyana

Kapolres Nias Selatan: AKBP Alfian Tri Permadi

Kapolres Padangsidempuan: AKBP Noval Nanusa

Kapolres Padang Lawas Utara: AKBP Dhery Fajariandono

Kapolres Pelabuhan Belawan: AKBP Aditya Simangara

Kapolres Labuhanbatu Selatan: AKBP Rosef Efendi

Kapolres Tapanuli Selatan: AKBP Anton Santoso

Pejabat Utama Polda Sumut

Kabid Labfor: Kombes Rio Ronald Risbohal Nababan

Dirreskrimum: Kombes Cornelius Mangarahon Simanjuntak

Dirpamobvit: Kombes Ramses Tampubolon

Kabid Hukum: Kombes Anggie Yulianto Putro

Dansat Brimob: Kombes M Rendra Salipu

Dirreskrimsus: Kombes Irfan Rifai

Karo SDM: Kombes Yusup Rahmanto

Kepala SPN Polda Sumut: Kombes Wiyono Eko Prasetyo

Pembentukan Polres Baru

Polresta IKN (Ibu Kota Nusantara)

4 Polres Tipe D baru: Padang Lawas Utara, Sumba Tengah, Konawe Kepulauan, Banggai Laut

8 Polres naik status menjadi Polresta: Karawang, Batang, Klaten, Tuban, Sumenep, Gowa, Banggai, Lombok Tengah

Promosi Polwan

Sebanyak 45 Polwan mendapat promosi, dengan 17 di antaranya menjadi Kapolres setingkat IIIA2.

Hal ini menunjukkan komitmen Polri terhadap kesetaraan gender dan pengembangan SDM berbasis kompetensi.

Mutasi kali ini juga mencakup:

Pengukuhan jabatan terhadap 8 personel

Penempatan 68 lulusan Dikbangti dan S3 STIK

Pemberangkatan 37 personel untuk pendidikan pengembangan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berharap seluruh personel yang mendapat amanah baru dapat segera beradaptasi dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi serta masyarakat.(adz/berbagai sumber)

Daftar Lengkap Nama 190 Kapolres Se-Indonesia, Termasuk Polda Sumut, Rotasi Baru Kapolri Juni 2026

Ilustrasi Polisi - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi dan rotasi besar-besaran pada jabatan kapolres/kapolrestro/kapolresta seluruh Indonesia, termasuk di Polda Sumatera Utara (Sumut). 

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi dan rotasi besar-besaran pada jabatan kapolres/kapolrestro/kapolresta seluruh Indonesia, termasuk di Polda Sumatera Utara (Sumut).

Dari total 1.121 personel yang dimutasi, 190 di antaranya jabatan kapolres/kapolrestro/kapolresta.

Di jajaran Polda Sumut, sebanyak tujuh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) berganti pada Juni 2026.

Rotasi tersebut tertuang dalam tujuh Surat Telegram yang diterbitkan pada tanggal 25 Juni 2026, meliputi ST/1335/VI/KEP./2026 sebanyak 74 personel, ST/1336/VI/KEP./2026 sebanyak 359 personel, ST/1337/VI/KEP./2026 sebanyak 65 personel, ST/1338/VI/KEP./2026 sebanyak 174 personel, ST/1339/VI/KEP./2026 sebanyak 150 personel, ST/1340/VI/KEP./2026 sebanyak 104 personel, dan ST/1341/VI/KEP./2026 sebanyak 195 personel.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan mutasi merupakan hal yang lazim dalam organisasi sebagai bentuk pembinaan karier sekaligus upaya meningkatkan kinerja institusi.

Baca Juga: Divonis Bersalah, Razman Nasution Dijebloskan ke Lapas Cipinang, Begini Reaksi Menohok Hotman Paris

Berikut beberapa di antaranya daftar pejabat baru kapolres tersebut:

- Kapolres Tasikmalaya Polda Jabar AKBP Ade Papa Rihi

- Kapolres Salatiga Polda Jateng AKBP Jonathan David Harianthono

- Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Papa Yanto

- Kapolres Metro Bekasi Kota Polda Metro Jaya Kombes Putu Kholis Aryana

- Kapolresta Malang Kota Polda Jatim AKBP Danang Setiyo Pambudi Sukarno

- Kapolres Purwakarta Polda Jabar AKBP Febri Nurzam

- Kapolres Bangka Tengah Polda Kepulauan Babel AKBP Samuel Simanjuntak

- Kapolres Bau Bau Polda Sultra AKBP Noer Alam

- Kapolres Konawe Polda Suktra AKBP Edi Raharjono

- Kapolres Muaro Jambi Polda Jambi AKBP Bayu Noormansyah

- Kapolres Ogan Ilir Polda Sumsel AKBP Rizka Aprianti

- Kapolres Kapuas Polda Kalteng AKBP Rina Perwitasari

- Kapulres Murung Raya Polda Kalteng AKBP Agung Gima Sunarya

- Kapolres Barito Kuala Polda Kalsel AKBP Susilawati

- Kapolres Timor Tengah Selatan Polda NTT AKBP Kristiyan Beorbel Martino

- Kapolres Fakfak Polda Papua Barap AKBP Naim Ishak

- Kapolres Bireuen Polda Aceh AKBP Yulhendri

- Kapolres Aceh Tenggara Polda Aceh AKBP Rujiyanto Poernomo

- Kapolres Sanggau Polda Kalbar AKBP Kadek Ary Mahardika

- Kapolres Kubu Raya Polda Kalbar AKBP Rensa Sastika Akta Divia Robinson

- Kapolres Pangkep Polda Sulsel AKBP Aditya Pradana

- Kapolres Soppeng Polda Sulsel AKBP Hari Budiyanto

- Kapolres Enrekang Polda Sulsel AKBP Ketut Yoga Saputra

- Kapolres Belitung Polda Kepulauan Babel AKBP Satria Darma

- Kapolres Prabumulih Polda Sumsel AKBP Gunarto

- Kapolres Ogan Komering Ulu (Oku) Polda Sumsel AKBP Helmy Tamaela

- Kapolres Mamuju Tengah Polda Sulbar AKBP Ari Prayitno

- Kapolres Lombok Barat Polda NTB AKBP Mellysa Amalia

- Kapolres Jembrana Polda Bali AKBP Cherry Sinta Maygrand Simamora

- Kapolres Luwu Polda Sulsel AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo

- Kapolres Teluk Bintuni Polda Papua Barat AKBP Marully Rachmat Azwar

- Kapolres Aceh Tamiang Polda Aceh AKBP Robby Ansyari

- Kapolres Nunukan Polda Kaltara AKBP Ruslaeni

- Kapolres Tarakan Polda Kaltara AKBP Bonifasius Rumbewas

- Kapolres Buton Utara AKBP Ida Bagus Kade Sutha Astama

- Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi

- Kapolres Aceh Barat Polda Aceh AKBP Agus Sulistianto

- Kapolres Aceh Barat Daya Polda Aceh AKBP Ade Gita Rachmadi

- Kapolres Kotabaru Polda Kalsel AKBP Ade Harri Sistriawan

- Kapolresta Cilacap Polda Jateng Kombes Yovan Fatika Handhiska Aprilaya

- Kapolres Purbalingga Polda Jateng AKBP Hendry Susanto Sianipar

- Kapolres Kendal Polda Jateng AKBP Ratna Quratul Ainy

- Kapolres Semarang Polda Jateng AKBP Hery Dwi Purnomo

- Kapolres Kudus Polda Jateng AKBP Wahyu Sulistyo

- Kapolres Wonogiri Polda Jateng AKBP Haris Munandar Hasyim

Polda Sumut Rotasi 7 Kapolres

Sebanyak tujuh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) di jajaran Polda Sumut berganti pada Juni 2026.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merotasi jabatan di Polda Sumut. Selain jajaran pejabat utama, Kapolri juga merotasi jabatan Kapolres di Sumut.

Mutasi maupun promosi jabatan tertuang dalam Telegram nomor 1335/VI/KEP./2026 tanggal 25 Juni 2026. Berikut daftarnya:

1.Kapolres Tapanuli Utara

AKBP Ernis Sitinjak dimutasi menjadi Kabag Bin Ops Roops Polda Sumut. 

Sebagai gantinya, AKBP Ferry Mulyana akan menjabat sebagai Kapolres Tapanuli Utara. 

2. Kapolres Nias Selatan

AKBP Ferry Mulyana dimutasi menjadi Kapolres Tapanuli Utara.

Jabatan Kapolres Nias Selatan akan diisi oleh AKBP Alfian Tri Permadi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Bin Ops Dirressiber Polda Sumut. 

3. Kapolres Padangsidempuan

AKBP Wira Prayatna dimutasi menjadi Kasubagrenmin Dittipideksus Bareskrim Polri. 

Sebagai gantinya, AKBP Noval Nanusa akan menjabat sebagai Kapolres Padangsidempuan. 

4. Kapolres Padang Lawas Utara

AKBP Dodik Yulianto dimutasi. 

Sebagai gantinya, AKBP Dhery Fajariandono diangkat menjadi Kapolres Paluta. 

5. Kapolres Pelabuhan Belawan

AKBP Rosef Efendi dimutasi menjadi Kapolres Labuhanbatu Selatan. 

Sebagai gantinya, AKBP Aditya Simangara akan menjabat Kapolres Pelabuhan Belawan. 

6. Kapolres Labuhanbatu Selatan

AKBP Aditya Simangara dimutasi menjabat Kapolres Pelabuhan Belawan. 

7. Kapolres Tapanuli Selatan

AKBP Yon Edi Winara dimutasi sebagai Wadir PPA dan PPO Polda Sumut. 

Sebagai gantinya, AKBP Anton Santoso akan menjabat sebagai Kapolres Tapanuli Selatan. 

AKBP Anton, sebelumnya menjabat sebagai Kanit IV Subdit 1, Dittipideksus Polri.

Pejabat Utama di Polda Sumut Dirotasi

Berikut daftar terbaru pejabat utama di Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) usai Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi.

Adapun diantaranya Dirreskrimum, Dirreskrimsus dan Dansat Brimob Polda Sumut.

Mutasi maupun promosi jabatan tertuang dalam Telegram nomor 1335/VI/KEP./2026 tanggal 25 Juni 2026.

1.Kepala Bidang Labfor

Kombes Rio Ronald Risbohal Nababan ditunjuk menjabat Kabid Labfor Polda Sumut. 

2.Direktur Reserse Kriminal Umum

Kombes Ricko Taruna Mauruh dipromosikan menjadi penyidik utama tingkat II, Bareskrim Polri. 

Sebagai penggantinya, Kombes Cornelius Mangarahon Simanjuntak akan menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum. 

Kombes Cornelius Mangarahon Simanjuntak, sebelumnya menjabat sebagai Kabagbingadikwa Robindiklat Lemdiklat Polri. 

3.Direktur Pengamanan Objek Vital

Kombes Parhorian Lumban Gaol dimutasi menjadi penyidik tindak pidana madya tingkat 1 Bareskrim Polri. 

Sebagai gantinya, Kombes Ramses Tampubolon ditunjuk sebagai Dirpamobvit. 

4.Kepala Bidang Hukum

Kabidkum Polda Sumut Kombes Ramses Tampubolon dimutasi menjadi Direktur Pengamanan Objek Vital. 

Baca Juga: Pasca Pengakuan Ketua BEM FH UBK Abdi cs Terima Rp20 Juta, Istana Selidiki Dugaan Dana Suap Aksi Mahasiswa

Untuk posisi Dirpamobvit diisi Kombes Anggie Yulianto Putro, yang sebelumnya menjabat sebagai analis kebijakan madya bidang Binmas Baharkam Polri. 

5.Dansat Brimob

Kombes Rantau Isnur Eka dimutasi menjadi teknisi Kimia Biologi Radiologi (KBR) Madya Tk II, Korbrimob Polri. 

Sebagai gantinya, jabatan Dansat Brimob aka diisi Kombes M Rendra Salipu, yang sebelumnya menjabat sebagai Dirsamapta Polda Sumatera Selatan. 

6.Dirreskrimsus Polda Sumut

Kombes Rahmat Budi Handoko dimutasi menjadi Kabagfung Rorenmin Bareskrim Polri. 

Sebagai gantinya, Kombes Irfan Rifai akan menjabat sebagai Dirreskrimsu Polda Sumut. 

Kombes Irfan, sebelumnya menjabat sebagai analis kebijakan madya bidang pidter Bareskrim. 

7.Koorspripim Polda Sumut

AKBP Bellen Anggara Pratama dipromosikan menjadi Kapolres Kuningan, Polda Jawa Barat. 

8.Karo Sumber Daya Manusia

Kombes Philemon Ginting dimutasi menjadi Kabagjiansis Rojianstra SSDM Polri. 

Sebagai gantinya, jabatan Karo SDM Polda Sumut diisi oleh Kombes Yusup Rahmanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Asessor Madya TK II SDM Polri. 

9. Kepala Sekolah Polisi Negara

Kombes Wiyono Eko Prasetyo dipromosikan menjabat sebagai kepala SPN Polda Sumut. (ADZ/BERBAGAI SUMBER)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs