Featured Posts




Salurkan Bantuan Sembako, Wagub Abdullah Sani Imbau Warga Patuhi Prokes

 

Wagub Abdullah Sani menyerahkan bantuan sembako untuk warga

Merdekapost.com-  Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menghimbau warga Jambi untuk selalu mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) yang ditetapkan oleh Pemerintah, agar terhindar dari Virus Covid-19, hal ini dikemukakan dalam wawancaranya usai menyalurkan bantuan sembako bagi warga RT.11 Desa Kebon Sembilan Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi, Sabtu (31/7/2021).

“Kami sampaikan pada seluruh masyarakat khususnya di Desa Kebon Sembilan Kecamatan Sungai Gelam Muaro Jambi, dan semuanya, mari kita sama-sama melakukan, mengikuti petunjuk protokol kesehatan, ya memang itu kalau boleh kita katakanan upaya ikhtiar kita, kalau bahasa agama itu syari’at”, himbau Abdullah sani.

Pada kesempatan yang sama, Abdullah Sani mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi telah mengupayakan berbagai hal, untuk mengatasi kondisi Pandemi Covid-19, diantaranya dengan menyalurkan bantuan sembako bagi warga Jambi yang terdampak Covid-19.

“Kami mewakili Pemerintah Provinsi Jambi, menyampaikan, ya alakadarnya bantuan sembako ini, yang memang ini adalah merupakan kewajiban dan bagian dari program pemerintah”, ungkap Sani.

Abdullah Sani yang didampingi oleh Kapolsek Sungai Gelam dan Camat Sungai Gelam beserta Jajaranya, menyampaikan bantuan sembako secara simbolis bagi 40 warga Desa Kebon Sembilan Kecamatan Sungai Gelam yang terdampak Covid-19. (064)

Gelapkan Mobil, Pria Asal Manjuto Lempur Ditangkap Polisi

 

Pelaku penggelapan mobil diamankan Tim Tungau Polres Kerinci

Merdekapost.com - Tim Tungau Polres Kerinci berhasil menangkap seorang pria bernama Rolly Yodistira (32), warga Desa Manjuto Lempur, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci, kasus penggelapan mobil Suzuki APV, kamis (29/7/2021). 

Kejadian tersebut terjadi Pada hari Sabtu tanggal 23 Januari 2021 sekitar pukul 15.30 WIB, di Desa Lolo Hilir, Kecamatan Bukit Kerman, Kabupaten Kerinci.

Kapolres Kerinci, AKBP Agung Wahyu Nugroho, melalui Kasat Reskrim Polres Kerinci IPTU Edi Mardi Siswoyo, kepada BIRU (Jambi Seru) mengatakan, pangkapan tersebut berdasarkan laporan korban pada bulan Februari lalu, setelah dilakukan penyelidikan berdasarkan STNK dan BPKB mobil milik korban dan juga identitas pelaku tersebut, Anggota Satreskrim Polres Kerinci melakukan penangkapan terhadap Pelaku di kediamannya Desa Manjuto Lempur.

"Pada hari Sabtu tanggal 23 Januari 2021 sekitar pukul 15.30 WIB bertempat di Desa Lolo Hilir, tersangka menemui korban di rumahnya untuk menyewa mobil milik korban, mobil Suzuki APV, warna merah metalik, tahun 2013, No. Polisi BH 1257 RM, No. Rangka : MHYGDN42VDJ377773, No. Mesin : G15AID285252. Tersangka menyewa untuk selama 3 hari dg biaya Rp 300.000,-/ hari," terang Kasat Reskrim.

Namun, lanjut Kasat Edi Mardi, Setelah 3 hari tersangka menelpon korban meminta tambah 3 hari lagi, hari ke-8 mobil belum juga dikembalikan, lalu korban menelpon tersangka dan dijawabnya masih berada di Bangko. 

"Setelah 10 hari jg belum dikembalikan, saat ditelpon tersangka menjawab mobil telah kecelakaan dan berada di bengkel. Kemudian korban mendapat informasi bahwa mobil tsb telah digadaikan kpd orang lain, saksi menelusuri dimana mobil digadaikan," ujar Edi Mardi. 

Setelah mobil berhasil ditemukan, orang yang menerima gadai meminta tebusan sebanyak Rp 6.500.000,-. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp 10.000.000,- lalu melaporkannya ke Polres Kerinci supaya ditindak lanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Saat ini, tersangka sudah ditahan di Polres Kerinci, untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," ungkapnya. (064)

Percepat Pemulihan Ekonomi, Gubernur Al Haris Minta Tenaga Kerja Dilatih dan Dimodali

 

Rapat Gubernur Al Haris bersama paparan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Jambi Penerima Dana PEN dan Penanganan Covid 19 

Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr. H.Al Haris, S.Sos., MH menyatakan rencananya untuk memberi modal kerja kepada para tenaga kerja yang telah dilatih oleh pemerintah. Modal kerja ini dimaksud sebagai salah satu stimulus yang diberikan oleh pemerintah untuk membantu pemulihan ekonomi masyarakat. 

Hal ini diungkapkannya ketika memimpin rapat paparan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Jambi Penerima Dana PEN dan Penanganan Covid 19 di rumah dinas Gubernur Jambi Jum'at (30/7/2021). 

Hadir di kesempatan ini juga Wakil Gubernur Jambi Drs H Abdullah Sani M.Pd, Sekretaris Daerah, Para Asisten  dan pimpinan OPD Penerima Dana PEN dan Penanganan Covid 19 lingkup pemerintah Provinsi Jambi.

"Bagaimana mungkin kita melepas begitu saja tenaga kerja yang telah kita bina. Kalau kita melepas begitu saja sama dengan percuma mereka mengikuti pembinaan," ungkap Gubernur.

Gubernur menyatakan bahwa kalau kita membicarakan pemulihan ekonomi nasional, para pengangguran yang tidak memiliki pekerjaan kita  beri pelatihan, setelah itu berikan modal.

"Karena hari ini kita bicara tentang ekonomi nasional jangka pendek yang mungkin buat oleh para petani dalam waktu relatif singkat adalah kita berikan ilmu, lalu ilmu itu ia terapkan dengan modalnya, bisa berikan pembinaan dan penyuluhan sehingga hasilnya kelihatan, itulah yang membuat kita bisa berbangga," jelas Gubernur Haris. (064)

Jumat Bersih, Wako Ahmadi Ingatkan Perilaku Sehat dan Disiplin Prokes

  

Wako Ahmadi saat meninjau pelaksanaan Jumat bersih

Merdekapost.com - Walikota Ahmadi Zubir kembali mengingatkan pentingnya penerapan perilaku sehat dan disiplin protokol kesehatan ditengah Pandemi .

Hal ini ditegaskan Wako Ahmadi saat meninjau pelaksanaan Jumat bersih yang dilaksanakan masyarakat bersama jajaran pemerintah Kota Sungai Penuh di kawasan Dusun Baru, Jumat (30/7).

Dikatakan Wako Ahmadi, kesadaran menjaga kebersihan dan perilaku sehat harus tumbuh ditengah masyarakat.

Termasuk kesadaran dan kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang belakangan memperlihatkan kecendrungan meningkat. (064)

Wakil Gubernur Abdullah Sani Ungkapkan Butuh Masukan dan Pemikiran dari Komda Lansia

 

Wagub Abdullah Sani membuka Rapat Koordinasi Kebijakan Fasilitasi Komisi Daerah Lanjut Usia Provinsi Jambi Tahun 2021

Merdekapost.com - Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M. Pd. I menyatakan sangat mengharapkan masukan dari Komda Lansia dalam pelaksanaan pembangunan Provinsi Jambi. 

Ia yakin bahwa berbagai pandangan dan pemikiran dari Lansia sangat dibutuhkan dalam mewujudkan Visi Pembangunan Provinsi Jambi, Jambi MANTAP (Maju, Aman, Nyaman, Tertib, Amanah, dan Profesional). Hal ini diungkapkan oleh Wakil Gubernur saat membuka Rapat Koordinasi Kebijakan Fasilitasi Komisi Daerah Lanjut Usia Provinsi Jambi Tahun 2021, di hotel Aston, , Kamis (29/1/2021). 

Hadir pada kesempatan tersebut Ketua Komda Lansia Kab/Kota.

Menurutnya, negara berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya, semua golongan, semua kalangan, termasuk untuk golongan umur Lanjut Usia (Lansia). 

Pemerintah, yakni Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota bekerja sama dan bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, berupaya memberikan perhatian kepada Lansia. 

Dan, sebagai salah satu wujud perhatian khusus negara kepada Lansia, diadakan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN), yang diperingati setiap tanggal 29 Mei setiap tahunnya.

“Keberadaan para orangtua kita, golongan Lanjut Usia (Lansia) adalah salah satu anugerah besar, umur yang panjang/lanjut usia yang diberikan Allah kepada mereka merupakan berkat luar biasa yang harus kita syukuri. Keberadaan Lansia ini juga menandakan semakin tingginya harapan hidup di daerah dan negara kita. Dan, melalui pembangunan, kita terus berupaya meningkatkan harapan hidup, yakni melalui pelayanan kesehatan, pendidikan, pembangunan sektor perekonomian, dan semua sektor,” ungkapnya. (064)

Ini Nama-nama Pimpinan Baznas Kabupaten Kerinci Periode 2021-2026

 

Nama-nama Pimpinan Baznas Kabupaten Kerinci

Merdekapost.com - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), secara resmi mengirimkan surat kepada Bupati Kerinci, perihal Pertimbangan Pengangkatan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kerinci Periode 2021-2026.

Hal ini diketahui, setelah diputuskan Baznas pusat sesuai surat Nomor 481/ANG/BAZNAS/VII/2021Perihal : Pertimbangan Pengangkatan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kerinci Periode 2021-2026.

Dimana, menindaklanjuti Surat Bupati Kerinci Nomor 451/10/Kesra tanggal 27 Januari 2021, perihal Permohonan Pertimbangan Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kerinci 2021-2026 yang

mengusulkan 9 (sembilan) orang Calon Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kerinci Periode 2021-2026, yang diterima pada tanggal 03 Maret 2021 dan dokumen susulan yang kami terima pada tanggal 16 Maret 2021 dinyatakan lengkap pada tanggal 19 April 2021.

BAZNAS telah melakukan verifikasi administrasi dan verifikasi faktual (wawancara) Calon Pimpinan

BAZNAS Kabupaten Kerinci Periode 2021-2026 bersama BAZNAS Provinsi Jambi pada tanggal 24 Juni 2021 untuk mengetahui dan menilai pemahaman serta penjabaran masing-masing Calon

Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kerinci yang meliputi Uji Kompetensi Subtantif tentang Regulasi Zakat, Fikih Zakat, Manajemen Pengelolaan Zakat yang meliputi Perencanaan, Pelaksanaan, Pengendalian dan Pelaporan serta Pertanggungjawaban Pengelolaan Zakat yang meliputi Pengumpulan, Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat yang akan dilakukan oleh para calon pimpinan BAZNAS Kabupaten Kerinci selama periode 2021-2026 mendatang, sebagaimana diatur Pasal 12 ayat (3) huruf (a) Peraturan BAZNAS Nomor 1 Tahun 2019 tentang Tata Cara Pengangkatan Pimpinan BAZNAS Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Selain proses wawancara, BAZNAS RI juga telah melakukan investigasi sebagaimana diatur dalam

Pasal 12 ayat (3) huruf (b) Peraturan BAZNAS Nomor 1 Tahun 2019 tentang Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian Pimpinan BAZNAS Provinsi dan Pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota, yaitu meliputi

Integritas, Kapabilitas, Akseptabilitas, Profesionalitas serta Penelusuran Rekam Jejak para calon pimpinan yang diusulkan.

Berdasarkan hal tersebut, serta memperhatikan Keputusan Rapat Pleno BAZNAS RI pada tanggal 30 Juni 2021 dengan membaca Bismillahirahmanirrahim memutuskan dan menetapkan bahwa 5 (lima) orang yang namanya sebutkan di bawah ini dinyatakan.

Dapat Dipertimbangkan Untuk diangkat sebagai Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kerinci Periode 2021-2026. Berikut nama-nama yang dapat diangkat sebagai Pimpinan BAZNAS Kabupaten Kerinci Periode 2021-2026:

1. Nahri, S.Ag, warga Kemantan Mudik, RT 010 RW -, Desa Kemantan Mudik,

Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.

2. Irwanto, S.Ag., M.Pd, warga Bento, RT 003 RW 001, Desa Bento, Kecamatan Kayu Aro Barat, Kabupaten Kerici, Provinsi Jambi.

3. Drs. H. Yusman warga Koto Majidin Mudik, RT 002 RW -, Desa Koto Majidin Mudik, Kecamatan Air Hangat, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.

4. Lisnadra, S.HI, warga Koto Salak, RT 001 RW 000, Desa Koto Salak, Kecamatan Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi.

5. Jailani, S.Ag, warga Sebukar, RT 002 RW 000, Desa Sebukar, Kecamatan Sitinjau Laut, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. (064)

Wako Ahmadi dan Ketua DPRD Provinsi Edi Purwanto Duduk Bersama Tokoh Masyarakat Sungai Penuh

Ketua DPRD Provinsi Jambi bersama Wako Ahmadi membahas penanganan Covid-19

Merdekapost.com - Walikota Ahmadi Zubir bersama Ketua DPRD Provinsi, Edi Purwanto, SH,i. MSi, melaksanakan pertemuan dengan para tokoh masyarakat dan tokoh adat dari 8 Kecamatan dalam Kota Sungai Penuh terkait upaya penanganan Covid-19, Kamis (29/7/2021).


Dalam paparannya, Walikota Sungai Penuh, Ahmadi Zubir menyampaikan bahwa kasus Covid 19 setiap harinya memperlihatkan kecendrungan meningkat, karena itu  diperlukan kerjasama semua pihak termasuk tokoh masyarakat dan tokoh adat dalam membantu pemerintah memberikan pemahaman agar warga bisa disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Wako Ahmadi meminta kepada Ketua DPRD, Edi Purwanto, untuk dapat membantu memperjuangkan agar Kota Sungai Penuh dapat memiliki Labaratorium khusus.

Karena Kota Sungai Penuh sejauh ini mengalami kesulitan dalam proses Tes PCR yang selama ini harus di kirim ke provinsi sehingga memperlambat penanganan.

Aspirasi tersebut mendapat respon positif dari Ketua DPRD Provinsi.

Edi Purwanto juga  menyampaikan bahwa masyarakat Kota Sungai penuh harus waspada terhadap Covid 19 varian baru yang dikenal lebih membahayakan.

Namun begitu,  hal ini jangan lantas membuat masyarakat panik. Masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

"Tetaplah membiasakan diri dalam kebersihan dan tingakatkan imun demi menjaga jiwa", pesan Edi Purwanto.

Pertemuan yang berlansung di ruang pola ini diikut dihadiri Pj. Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh. (064)

Tinjau Fasilitas Isolasi Pasien Covid 19 RS Bakri, Wako Ahmadi Minta Semua Pasien Terlayani

 

Wako Ahmadi Zubir saat meninjau fasilitas RS Bakri

Merdekapost.com - Penanganan Covid 19 tetap menjadi perhatian utama Walikota Ahmadi Zubir bersama jajaran Pemkot Sungai Penuh.

Kamis (29/7) Walikota Ahmadi Zubir bersama Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto, S.Hi, M.Si, meninjau fasilitas isolasi sementara Covid 19 Rumah Sakit H.Bakri Sungai Penuh.

Pada kesempatan tersebut Wako Ahmadi bersama Ketua DPRD Provinsi,  berkeliling mengecek kondisi rumah sakit dan berdialog bersama direktur dan manajemen RS H.Bakri terkait kesiapan RS Bakri dalam menerima pasien yang terpapar Covid-19

Dihadapan direktur rumah sakit H.Bakri, Wako Ahmadi mememta agar setiap pasien Covid 19 yang masuk harus terlayani.

"Kita tidak mau ada yang tidak terlayani," ujar Wako Ahmadi.

Bahkan Wako Ahmadi meminta agar Puskesmas rawat inap juga harus disiagakan sebagai alternatif lokasi isolasi pasien Covid-19 manakala kasus terkonfirmasi terus bertambah.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Edi Purwanto menyarankan agar RS H Bakri diusulkan sebagai RS rujukan Covid 19 untuk wilayah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci  agar segala fasilitas bisa tersedia lebih lengkap.

Direktur RS H Bakri , dr Yuliani, mengatakan, saat ini RS H.Bakri hanya bisa menerima pasien Covid 19 dengan gejala ringan karena fasilitas yang tersedia belum memadai.

RS H Bakri memiliki kapasitas sekitar 50 tempat tidur bagi pasien Covid 19 untuk isolasi sementara. (064)

Perintah

 

Musri Nauli

Setelah menggelar berbagai pertemuan koordinasi, berbagai rangkaian kegiatan mengecek kesiapan perangkat menghadapi pandemik, mendatangi berbagai rumah sakit termasuk ke Rumah sakit swasta, memastikan ketersediaan tempat tidur, akhirnya Al haris sebagai Gubernur Jambi kemudian menandatangani Peraturan Gubernur No. 16 Tahun 2021 (Pergub No. 16 Tahun 2021). 

Pergub No. 16 Tahun 2021 mengikuti Kebijakan nasional terutama Pemerintah Pusat dalam penanganan covid 19.

Menurut media massa yang memuat kegiatan penandatangan Pergub No. 16 Tahun 2021, sasaran Pergub Refocusing Anggaran untuk menentukan langkah-langkah dalam penanganan covid-19 di Bidang Kesehatan dan Pemulihan Ekonomi Nasional. 

Dua konsentrasi yang menjadi pidato dan kata sambutan didepan Istana paska pelantikan Gubernur/Wakil Gubernur. 

Dengan telah ditandatangani Pergub No. 16 Tahun 2021 maka Pergub dapat digunakan dalam Operasional. Sekaligus menjadi pengawasan dari kejati, Polda, BPKP. Sehingga kegiatan dapat terararh, akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan. 

Sebagaimana telah sering disampaikan oleh Al haris, Provinsi Jambi menganggarkan 500 Miliar lebih dana untuk anggaran penanganan covid-19. Pergub No. 16 Tahun 2021 juga mengatur bidang Kesehatan senilai Rp.143.114.911.830 untuk Pemulihan Ekonomi Nasional Rp.398.319.565.872 dan belanja Jaring Pengaman Sosial sebesar Rp.49.275.041.142.

Konsentrasi awal untuk menghadapi pandemik dan pemulihan ekonomi memang menjadi tugas utama dan konsentrasi diawal-awal Pekerjaan sebagai Kepala Daerah. Sekaligus juga turunan dan implementasi dari Visi-misi Jambi mantap. 

Dengan menempatkan Pergub Refocusing Anggaran dalam penanganan covid-19 di Bidang Kesehatan dan Pemulihan Ekonomi Nasional maka diharapkan Jambi dapat melewati krisis yang berkepanjangan. Sekaligus memastikan dapat melewati krisis dengan baik. 

Semoga perintah tegas yang disampaikan oleh Al haris dapat diikuti langkah cepat dari Seluruh perangkat dan birokrat. Sehingga kerja-kerja yang dikejar pada tahun pertama dapat dilewati. Dan tidak mengganggu kerja-kerja yang Sudah menunggu pada tahun kedua. 

Mari kita berikan dukungan kepada Al haris dan Yai sani untuk berkonsentrasi melaksanakan tugasnya. 

Dukungan diperlukan dari berbagai multi stakeholders. Sembari bergandengan tangan sembari menatap optimis menuju langkah ke depan.

Gubernur Jambi Al Haris: Zona Integritas Samsat dan RSUD Raden Mattaher Bentuk Komitmen Tata Kelola Pemerintah Bersih

 Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK)

Merdekapost.com - Gubernur Jambi Dr.H.Alharis,S.Sos,M.H., lakukan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Pemerintah Provinsi Jambi Pada UPTD PPD Samsat Kota Jambi Badan Keuangan Daerah Provinsi Jambi Dan RSUD Raden Mattaher Dalam Rangka Mewujudkan Visi Jambi Mantap Dengan Misi Memantapkan Tata Kelola Pemerintah, Rabu (28/7/21).

"Kita ini pelayan masyarakat maka layani dengan baik, jauhkan diri dari korupsi dan hari ini kita membangun komitmen mulai dari diri sendiri," tegas Gubernur Jambi.

Bertempat di Kantor Samsat Kota Jambi dengan memukul gong Gubernur Jambi H.Alharis mengatakan UPTD Samsat dan RSUD Raden Mattaher jadi zona integritas mengingat dua instansi tersebut memberikan pelayanan pada masyarakat banyak.

"Komitmen dan mendukung pembangunan zona integritas menuju WBK dan WBBM  sehingga pelayanan semakin baik," tegas Alharis.

Gubernur Jambi berpandangan selama ini banyak hal terlihat oleh dirinya terutama pada bidang pelayanan langsung kepada masyarakat, adanya keluhan pelayanan yang tidak profesional masih terdengar untuk itu dirinya mengharapkan kepada para petugas mampu membangun integritas dalam bekerja dengan adanya zona integritas Samsat dan RSUD Raden Mattaher sebagai bentuk komitmen tata kelola pemerintah bersih.

Komitmen Zona Integritas dengan penandatangan Fakta Integritas oleh Dirlantas Polda Jambi, Jasa Raharja Jambi, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher, Kepala Samsat Kota Jambi.

Ikut hadir para pejabat terkait di Lingkup Pemerintah Provinsi Jambi. (064)

Wako Ahmadi Buka Pelatihan Perkoperasian dan Uji Kompetensi

 

Wako Ahmadi Buka Pelatihan Perkoperasian

Merdekapost.com -  Walikota Sungai Penuh Ahmadi Zubir, membuka secara resmi kegiatan pelatihan perkoperasian dan uji kompetensi, Rabu (28/7/2021). 

Acara yang digagas Dinas Koperasi dan UMKM dalam rangka penguatan koperasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Kota Sungai Penuh.  

Wako Ahmadi mengatakan, koperasi merupakan urat nadi perekonomian dalam mensejahterakan anggota dan masyarakat. Untuk itu, Pemkot berkomitmen melakukan pemberdayaan dan pembinaan serta mencari solusi, supaya UMKM berjalan dan berkembang. 

Lebih jauh, Wako Ahmadi menyampaikan, masa depan koperasi dan UKM berada pada generasi millenial. Oleh karena itu koperasi harus masuk pada sektor ekonomi kreatif, penuh ide-ide tentunya terobosan baru. 

" Manfaatkan perkembangan teknologi untuk mengali informasi, libatkan anak-anak muda yang banyak terlibat dalam sektor tersebut," Ucap wako. (064)

Lumbung

 


Musri Nauli 

Ditengah pandemik yang belum adanya kepastian akan berakhir, pengecekkan padi di berbagai tempat penyimpanan terus dilakukan Al haris sebagai Gubernur Jambi. 

Belum seminggu menjabat setelah pelantikan, Al Haris langsung bergerak cepat. Mendatangi Bulog Jambi. 

Menurut Kepala Perum Bulog Kanwil Jambi, stok beras berjumlah 7.600 ton. Kualitas medium yang tersebar di lima gudang bulog di wilayah Provinsi Jambi. Sedangkan kualitas premiun bisa mencapai 800 ton. Sehingga totalnya mencapai 8000 ton. 

Mengutip dari antara Jambi, kebutuhan beras di Jambi dua ribu ton perbulan. Sehingga dengan stok yang tersedia maka diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat untuk 4 bulan ke depan. 

Memastikan beras di gudang adalah memberikan kenyamanan ditengah masyarakat. Sehingga pandemik yang melanda Indonesia dan Jambi tidak terpengaruh kebutuhan mendasar masyarakat Jambi. 

Namun ditengah masyarakat Melayu Jambi, setiap pemimpin yang kemudian dipercaya kemudian baru terpilih, selalu melihat isi padi d lumbung. Biasanya untuk mengukur, apakah hasil panen padi terakhir mampu tersedia hingga menjelang panen berikutnya. 

Cara Pandang kepemimpinan ini adalah kelaziman yang sering dipraktekkan didalam rapat-rapat adat. Dengan adanya kepastian ketersediaan isi padi di lumbung maka Pemimpin yang telah dipilih kemudian tenang menjalankan tugas-tugasnya.  

Didalam rapat-rapat adat, para mangku kemudian melaporkan kepada Pemimpin yang baru terpilih. Biasanya disampaikan dengan muka ceria isi padi di lumbung. Dan tentu saja sembari menegaskan akan terus menjaga isi padi di lumbung. 

Jabatan tidak berkaitan dengan periode jabatan Pemimpin ditengah masyarakat . Terus melekat dan memegang Teguh kepercayaan diberikan. Sehingga dengan ditugaskan terus menjaga isi padi di lumbung, mangku dapat memberikan informasi dan perkembangan terus menerus kepada pemimpin. 

Hampir disetiap dusun-dusun di Jambi memiliki lumbung padi. Menyimpan padi. Sebagai kebutuhan sehari-hari. Dan itu terus dijaga oleh mangku. Sehingga masyarakat tetap tenang beraktivitas kehidupan sehari-hari. 

Dan setiap memulai penanaman padi yang ditandai dengan peristiwa adat seperti “kenduri sko”, “rapat kenduri”, secara serentak kemudian masyarakat mulai melakukan prosesi penanaman padi. 

Istilah-istilah seperti “nurun Benih”, “nyemai”, “nugal”, “nanam” hingga “tuai” tanaman padi masih banyak dipraktekkan di masyarakat. 

Kepastian isi padi lumbung adalah bagian prosesi kebudayaan yang masih berlangsung hingga kini. 

Dan Pemimpin terpilih selalu menggunakan amanah yang diberikan untuk memantau isi padi di lumbung.

Angka Kemiskinan

Musri Nauli 

Ketika Al Haris mendatangi BPS Jambi dan mendengarkan pemaparan mengenai pengaruh perekonomian akibat pandemik, konsentrasi Al Haris sebagai Gubernur Jambi ditujukan kepada nasib pedagang Kecil dan UMKM. 

Catatan BPS menarik untuk ditelusuri. Selain menjadikan basis data untuk melihat kenyataan ditengah masyarakat sekaligus juga mengukur kinerja awal-awal Al Haris menjabat. Dan sekaligus mengukur kekuatan untuk mencapai visi-misi Jambi Mantap. 

Kalau istilah di Jambi dikenal dengan “Mengaji diatas kitab. Menangis diatas bangkai’. Sehingga perdebatan kita tidak mengawang, pokoke, asal nyimplak ataupun menimbulkan kehebohan. 

Membicarakan angka-angka BPS, menarik diikuti. Tiga tahun yang lalu, gonjang-ganjing politik di Jambi dihebohkan dengan pernyataan tentang kurang gizi di Jambi yang mencapai 30%. Bahkan angka nasional mencapai 40 %. Angka yang cukup mengerikan dan dapat meninggalkan generasi “kurang gizi”. 

Sayapun kaget. Apakah angka 30% busung lapar di Jambi dan 40% di Indonesia sudah mengintai kita. Apakah angka itu begitu mengerikan sehingga kita lalai atau luput memperhatikannya. 

Dalam literature sering disebutkan kurang gizi akibat gizi buruk (malnutrisi) disebabkan penyakit akibat kekurangan energy dan protein. Akibat kurang gizi maka sering dikenal “busung lapar”. Penyakit ini menyerang balita usia 0 – 4 tahun. Penyakit yang menyerang dinegara-negara berkembang. Termasuk di Indonesia. 

Mengikuti jejak busung lapar yang telah dipaparkan angkanya mencapai 30 % di Jambi dan 40 % di Indonesia alangkah baiknya kita mempelototi data-data resmi dari lembaga negara. Entah Kementerian Kesehatan ataupun BPS. Angka resmi yang menggambarkan keadaan dan dapat menjadi rujukan. 

Memasuki tahun 2018 apabila kita bandingkan dengan angka gizi buruk mencapai 30% di Jambi sebagaimana telah dipaparkan maka kita dapat merujuk kepada data-data resmi. 

Dengan penduduk  Jambi 3,5 juta jiwa (BPS, 2018) dengan angka kemiskinan 7,9% maka penduduk yang termasuk kategori miskin mencapai 277.685. 

Apabila kita sandingkan gizi buruk (30 %) dengan jumlah penduduk miskin 277.685 jiwa maka terdapat 83 ribu jiwa. 

Atau apabila kita konsentrasi kepada gizi buruk terhadap kelahiran bayi 25 ribu pertahun di Jambi maka terdapat 7,5 ribu bayi yang terpapar gizi buruk. Padahal kasus gizi buruk tahun 2017 hanya mencapai 55 kasus (0,22 %). Jauh dari angka 30% yang dipaparkan. 

Tapi berapapun angka gizi buruk yang menimpa Indonesia dan Jambi maka kita akan menghasilkan generasi yang hilang (lost generation). Sehingga terjadinya angka busung lapar mencapai 30% apalagi 40 % Indonesia dapat menyatakan “keadaan luar biasa’. 

Didalam Laporan 2020 yang disampaikan Februari 2021, BPS menyebutkan “Jumlah penduduk miskin di Provinsi Jambi pada Maret 2021 sebanyak 293,86 ribu orang. Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk miskin pada September 2020, maka selama enam bulan tersebut terjadi penambahan jumlah penduduk miskin sebanyak 5,8 ribu orang.

Dengan demikian, secara umum akibat pandemik justru meningkatkan jumlah penduduk miskin bertambah. 

Angka-angka inilah yang dikhawatirkan oleh Al Haris. Dengan meningkatnya angka kemiskinan dan semakin tinggi orang miskin maka dapat meningkatkan angka kriminal dan kerawanan sosial. 

Badai pandemik yang panjang dan belum berkesudahan yang menimbulkan dampak perekonomian justru akan menimbulkan masalah baru. Angka kriminal dan kerawanan sosial.

Dengan membaca angka-angka yang dipaparkan oleh BPS maka langkah dan strategi yang digunakan harus tepat sasaran. Konsentrasi menghadapi pandemi dilakukan dengan memprioritaskan Jaring Pengaman Sosial berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) Covid-19 untuk keluarga miskin dan keluarga yang terdampak dan  Bantuan modal usaha untuk pedagang kecil atau usaha rumah tangga guna menggerakkan sektor nonformal akibat covid-19. 

Program ini termaktub didalam rencana aksi 1 didalam menghadapi pandemi covid-19. 

Tentu saja masih banyak program-program yang telah disusun. Kita menunggu langkah-langkah kongkrit yang dilakukan Al Haris sebagai Gubernur. 

Sembari memberikan dukungan nyata untuk mendukung program-program yang langsung menyentuh pedagang kaki lima dan UMKM. Dan terutama program-program untuk Rakyat Kecil. 

Kegiatan Temu Mitra Usaha UMKM, Wako Ahmadi Minta Terobosan Baru Bagi Dunia Usaha

Temu Mitra Usaha UMKM

Merdekapost.com - Walikota Sungai Penuh, Ahmadi Zubir, didampingi Pj. Sekda Alpian, membuka secara resmi kegiatan Temu Mitra Usaha, UMKM, pelayanan perizinan keliling dan pelatihan desain grafis bagi pencari kerja, Selasa (27/7/2021).

Wako Ahmadi pada arahannya mengharapakan adanya terobasan baru dalam kewirausahaan dan para pelaku usaha untuk dapat menciptakan ide-ide kreatif dan berinovasi dalam pengembangan kualitas produk, sehingga dapat di kenal secara luas. 

Untuk itu, Wako berharap agar masyarakat Kota Sungai Penuh dapat merubah orientasi atau pola pikir sebagai pencipta lapangan kerja bukan pencari kerja sehingga memberikan peluang kepada orang lain untuk bekerja.

"Hendaknya kita bisa merubah orientasi kita sebagai pegawai menjadi pelaku usaha yang mampu menciptakan peluang kerja", tutur Wako Ahmadi.

Selain itu, Wako Ahmadi juga berpesan kepada para peserta pelatihan untuk dapat memanfaatkan ilmunya dan mengasahnya hingga mampu menciptakan lapangan kerja sendiri. (064)

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Sejarah Kerinci | Peta Situs