Sejumlah Ruas Jalan di Kerinci Mulai Digarap

KERINCI – Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus memprioritaskan pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan di berbagai wilayah. Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran serta kebijakan efisiensi, pemerintah daerah tetap berupaya merealisasikan pembangunan secara bertahap dengan mengedepankan skala prioritas.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, meningkatkan akses pelayanan kesehatan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan pengembangan sektor pariwisata daerah.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, Ir. Maya Novefry Handayani, S.T., melalui Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, Ir. Frans Mellas Pratama, S.T., M.T., menjelaskan bahwa Bidang Bina Marga saat ini menerapkan sistem pemetaan dan skala prioritas terintegrasi dalam menentukan ruas jalan yang menjadi sasaran penanganan.

Menurut Frans, keterbatasan anggaran tidak menjadi alasan untuk menghentikan upaya peningkatan infrastruktur. Sebaliknya, diperlukan perencanaan yang matang agar setiap program pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami di Bidang Bina Marga melakukan pemetaan secara berkala dan fokus pada penanganan jangka pendek maupun jangka panjang yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Target utama kami adalah jalan penunjang pelayanan kesehatan, jalur logistik ekonomi warga, serta konektivitas kawasan wisata strategis daerah,” ujar Frans.

Sejumlah ruas jalan strategis di Kabupaten Kerinci saat ini mulai dikerjakan :

Ruas Jalan Siulak Gedang–Mukai Tinggi.

Ruas Jalan Siulak Mukai–Mukai Pintu.

Ruas Jalan Lingkar Sungai Asam.

Ruas Jalan Pulau Sangkar–Jembatan Lubuk Sahab.

Jalan Kersik tuo-Sungai asam, ruas utama dari jalan nasional menuju pasar sungai tanduk

Peningkatan Ruas Jalan Belui–Koto Lanang.

Akses jalan menuju kawasan wisata Pintu Rimba dan Danau Gunung Tujuh.

Pembangunan Jalan Sungai tutung pungut mudik.

Peningkatan Jalan Lindung jaya Mekar Sari Sudah rampung.

(Adz)

Jalan Strategis di Kayu Aro Akhirnya Mulai Dikerjakan

KERINCI – Kabar baik bagi masyarakat Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci. Ruas jalan strategis yang menghubungkan wilayah Mekar Jaya menuju Desa Sungai Tanduk, melalui ruas Kersik Tuo–Sungai Asam, akhirnya mulai dikerjakan pada Minggu (8/11/2026).

Pembangunan infrastruktur jalan tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kerinci dengan nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) mencapai Rp6,7 miliar.

Dimulainya pengerjaan jalan ini menjadi kabar menggembirakan sekaligus menjawab penantian panjang masyarakat yang selama ini mengharapkan peningkatan kualitas akses transportasi di wilayah tersebut.

Anggota DPRD Kabupaten Kerinci dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Dosi Arafiq, membenarkan bahwa pekerjaan jalan tersebut telah mulai dilaksanakan.

“Alhamdulillah, Minggu 8 November 2026, jalan mulai dikerjakan, Tadi kami bersama Pak Jumadi Anggota DPRD Fraksi Golkar Turut melihat dan mengawasi proses memulainya pekerjaan,” ujar Dosi saat dikonfirmasi awak media.

Menurutnya, pembangunan jalan tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat, terutama dalam menunjang kelancaran mobilitas antarwilayah serta memperkuat aktivitas perekonomian masyarakat.

Ia berharap pengerjaan dapat berjalan sesuai perencanaan dan menghasilkan infrastruktur berkualitas yang mampu bertahan dalam jangka panjang.

“Semoga pembangunan sesuai harapan sehingga mempercepat transportasi hasil pertanian dan perkebunan lokal di sekitar wilayah Kayu Aro, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan berkendara bagi masyarakat,” tutur Dosi.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, Ir. Maya Novefry Handayani, S.T., melalui Kepala Bidang Bina Marga, Ir. Frans Mellas Pratama, S.T., M.T., menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek, baik dari sisi kualitas pekerjaan maupun ketepatan waktu penyelesaian.

Menurut Frans, kondisi geografis dan karakteristik lalu lintas di kawasan Kayu Aro membutuhkan konstruksi jalan dengan kualitas yang memadai demi menunjang kelancaran lalu lintas serta keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

“Kami telah menginstruksikan tim teknis dan pihak kontraktor pelaksana di lapangan untuk memastikan material yang digunakan sesuai spesifikasi teknis. Hal ini penting agar hasil pekerjaan berkualitas dan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” jelas Frans.

Dinas PUPR Kabupaten Kerinci juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung sekaligus mengawasi pelaksanaan pembangunan tersebut.

“Mari sama-sama kita dukung dan awasi proses pekerjaan agar berjalan sesuai rencana,” pungkas Frans.

Dimulainya pembangunan jalan tersebut turut mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Sejumlah warga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kerinci di bawah kepemimpinan Bupati Monadi dan Wakil Bupati Murison yang dinilai terus berupaya merealisasikan aspirasi masyarakat melalui pembangunan infrastruktur.

“Terima kasih atas jawaban nyata yang langsung diberikan oleh Pak Bupati Kerinci Monadi dan Wakil Bupati Murison. Kami berharap pembangunan jalan ini dapat diselesaikan dengan baik sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ungkap salah seorang warga.

“Kami berharap pembangunan ruas Kersik Tuo–Sungai Asam tersebut dapat berjalan lancar hingga selesai. Selain memperlancar akses transportasi, keberadaan jalan yang lebih baik diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya sektor pertanian dan perkebunan,”ungkap Warga.(Adz)

Harumkan Nama Kampus, 2 Mahasiswi IAIN Kerinci Sabet Juara di Ajang Nasional OASE

 

Harumkan Nama Kampus, 2 Mahasiswi IAIN Kerinci Sabet Juara di Ajang Nasional OASE 

MERDEKAPOST.COM – Civitas akademika Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Dua mahasiswi berprestasi dari Fakultas Syariah sukses meraih Juara Harapan I pada Cabang Sosial Kemasyarakatan dalam ajang Olimpiade Agama, Sains dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia.

Ajang kompetisi ilmiah dan riset tingkat nasional yang diikuti oleh ratusan delegasi mahasiswa terbaik dari berbagai pelosok negeri ini diselenggarakan di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, berlangsung sejak tanggal 3 hingga 7 November 2026.

Kedua srikandi kampus yang sukses mengharumkan nama IAIN Kerinci di kancah nasional tersebut adalah:

1. Tata Firma Ajaronnisa, mahasiswi dari Program Studi Hukum Pidana Islam.

2. Durratul Humaira, mahasiswi dari Program Studi Hukum Keluarga Islam.

Keberhasilan luar biasa ini disambut hangat dan penuh rasa syukur oleh pihak rektorat maupun dekanat. Dekan Fakultas Syariah IAIN Kerinci, Dr. H. Arzam, S.Ag., M.Ag., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi, kerja keras, dan daya juang yang ditunjukkan oleh kedua mahasiswi tersebut mulai dari tahap persiapan hingga babak final.

“Kami sangat bangga dan bersyukur atas capaian luar biasa dari ananda Tata Firma Ajaronnisa dan Durratul Humaira. Kompetisi OASE III ini merupakan ajang yang sangat kompetitif karena mempertemukan talenta-talenta terbaik dari seluruh PTKIN di Indonesia. Meraih Juara Harapan I di Cabang Sosial Kemasyarakatan membuktikan bahwa kualitas riset, analisis sosial, dan intelektualitas mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Kerinci mampu bersaing kuat di tingkat nasional,” ujar Dr. H. Arzam, Sabtu (7/11/2026).

Dekan Arzam juga menambahkan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari bimbingan intensif para dosen pendamping serta dukungan penuh dari seluruh sivitas akademika kampus.

“Prestasi ini dapat menjadi pemantik motivasi dan inspirasi bagi mahasiswa-mahasiswa lain untuk terus aktif berkarya, meneliti, dan berinovasi demi kemajuan masyarakat,”ungkapnya.

Sebagai informasi, Olimpiade Agama, Sains dan Riset (OASE) III PTKIN tahun ini difokuskan pada penguatan integrasi antara nilai-nilai keagamaan dengan khazanah sains dan riset terapan. Pada Cabang Sosial Kemasyarakatan, para peserta dituntut untuk mempresentasikan gagasan solutif, kritis, dan aplikatif terhadap berbagai dinamika serta problematika sosial yang sedang berkembang di tengah masyarakat saat ini.

Delegasi IAIN Kerinci berhasil memukau dewan juri melalui pemaparan hasil riset mereka yang dinilai orisinal dan memiliki dampak kemanfaatan yang nyata. Keberhasilan ini semakin mempertegas komitmen IAIN Kerinci dalam mencetak generasi muda Islam yang unggul, moderat, serta responsif terhadap isu-isu sosial kemanusiaan.

Dengan selesainya gelaran OASE III di Yogyakarta, rombongan delegasi IAIN Kerinci dijadwalkan bertolak kembali ke Jambi dengan membawa kebanggaan dan piala penghargaan yang menjadi bukti nyata dari jargon kampus yang unggul dan berdaya saing.(Adz)

Sungai Penuh Masuk 4 Besar MTQH Jambi 2026, Wako Alfin Apresiasi Perjuangan Kafilah

 

Sungai Penuh Kembali Masuk 4 Besar MTQH Jambi 2026, Wako Alfin Apresiasi Perjuangan Kafilah

JAMBI – Kafilah Kota Sungai Penuh berhasil menorehkan prestasi dengan menempati peringkat keempat pada Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) ke-55 tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026. Dalam ajang yang berlangsung di Kota Jambi tersebut, kafilah Sungai Penuh berhasil mengumpulkan 246 poin dari berbagai cabang dan golongan perlombaan.

Berdasarkan keputusan resmi Dewan Hakim yang ditetapkan pada Sabtu (7/11/2026), raihan tersebut mengantarkan Kota Sungai Penuh masuk dalam jajaran empat besar dari seluruh peserta MTQH ke-55 tingkat Provinsi Jambi.

Capaian ini mendapat apresiasi dari Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H. Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh anggota kafilah yang telah berjuang membawa nama baik Kota Sungai Penuh dalam ajang keagamaan tingkat provinsi tersebut.

Menurut Alfin, prestasi ini merupakan buah dari kerja keras, kesungguhan, dan persiapan para peserta bersama pelatih, pembina, serta pendamping selama mengikuti kompetisi.

"Alhamdulillah, kita patut bersyukur atas pencapaian kafilah Kota Sungai Penuh yang berhasil masuk empat besar MTQH tingkat Provinsi Jambi tahun ini. Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta, pelatih, pembina, serta pendamping yang telah berjuang dan memberikan kemampuan terbaik untuk mengharumkan nama Kota Sungai Penuh," ujar Alfin.

Ia berharap capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan generasi Qurani di Kota Sungai Penuh.

Alfin menegaskan bahwa pembinaan harus terus berjalan secara terarah dan berkelanjutan agar para peserta semakin matang, baik dari segi kemampuan maupun penguasaan cabang perlombaan.

"Jangan cepat berpuas diri. Jadikan hasil ini sebagai motivasi untuk terus belajar, berlatih, dan meningkatkan kemampuan. Saya berharap pada MTQH mendatang, kafilah Kota Sungai Penuh mampu meraih prestasi yang lebih baik," tambahnya.

Lebih lanjut, Alfin berharap semangat mengikuti MTQH dapat mendorong generasi muda untuk semakin mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an serta Hadis dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan raihan 246 poin, prestasi pada MTQH ke-55 ini menjadi modal penting bagi Kota Sungai Penuh untuk memperkuat pembinaan qari, qariah, hafiz, hafizah, dan peserta pada cabang lainnya.

Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap capaian tersebut menjadi awal peningkatan prestasi sekaligus memperkuat lahirnya generasi Qurani yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu mengharumkan nama daerah pada tingkat yang lebih tinggi.(Adz)

GEBRAKAN BESAR POLDA JAMBI! Ini 23 Personel yang Dimutasi, Kasat Narkoba Hingga 13 Kapolsek Dirombak Total

GEBRAKAN BESAR POLDA JAMBI! 23 Personel Dimutasi, Kasat Narkoba Hingga 13 Kapolsek Dirombak Total

JAMBI - Kepolisian Daerah (Polda) Jambi kembali menunjukkan dinamika organisasi yang progresif melalui rotasi dan mutasi besar-besaran di lingkungan Polda Jambi hingga Polres hingga Polsek. 

Pergeseran posisi strategis ini mencakup berbagai lini pelayanan dan penegakan hukum, mulai dari jabatan kepala satuan (kasat), kepala bagian (kabag), hingga jajaran kepala kepolisian sektor (kapolsek).

Mutasi lanjutan ini termuat secara resmi dalam Surat Telegram Kapolda Jambi Nomor ST/852/XI/KEP/2026 tertanggal 6 November 2026. 

Kebijakan penyegaran ini melibatkan puluhan perwira menengah (pamen) dan perwira pertama (pama) guna mengoptimalkan kinerja operasional serta merespons dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Provinsi Jambi.

Sejumlah posisi kunci yang mengalami penyegaran di antaranya meliputi jajaran Kasat Resnarkoba, Kasat Samapta, Kasat Intelkam, hingga Kasat Lantas di berbagai polres. 

Di Polresta Jambi, posisi Kasatresnarkoba kini dipercayakan kepada Kompol Denny Eko Saputra yang sebelumnya menjabat sebagai Kasatsamapta Polresta Jambi. 

Sementara itu, posisi Kasatsamapta Polresta Jambi diisi oleh AKP M. Faisal Siregar.

Daftar Lengkap

Berikut daftar lengkap mutasi personel Polda Jambi terbaru:

1. Kasat Resnarkoba (2 Posisi)

Polresta Jambi: Kompol Denny Eko Saputra (sebelumnya Kasatsamapta Polresta Jambi).

Pejabat Lama: AKP Tito Al Hafezt (mutasi ke Ps Kanit 2 Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Jambi).

Polres Tanjung Jabung Barat: AKP Andhi Styawan (sebelumnya Kapolsek Muara Bungo).

Pejabat Lama: AKP Agus Alexander Purba (mutasi ke Ps Kanit 1 Subdit Waster Ditpamobvit Polda Jambi).

2. Kasat Samapta (2 Posisi)

Polresta Jambi: AKP M. Faisal Siregar (sebelumnya Kasatsamapta Polres Muaro Jambi).

Polres Muaro Jambi: IPTU Yohanes Candra Putra (sebelumnya Kanit Unit 2 Siturjawali Subditgasum Ditsamapta Polda Jambi).

3. Kasat Intelkam (3 Posisi)

Polres Muaro Jambi: IPTU Ade Hidayat (sebelumnya Ps Kapolsek Kawasan Pelabuhan Talang Duku).

Pejabat Lama: AKP Ardi (mutasi ke Panit 1 Subdit 4 Ditintelkam Polda Jambi).

Polres Sarolangun: AKP Agung Heru Widiyanto (sebelumnya Kapolsek Muara Siau).

Polres Tebo: AKP Moh Hasyim Asy'ari (sebelumnya Kapolsek VII Koto).

4. Kasat Lantas (2 Posisi)

Polres Batang Hari: AKP Adha Fristanto (sebelumnya Kapolsek Tebo Ilir).

Polres Bungo: AKP Agung Prasetyo Soegiono (sebelumnya Kasat Lantas Polres Batang Hari).

Pejabat Lama: IPTU Ahmad Nur Azizy (mutasi ke Paur Sisim Subdit Regident Ditlantas Polda Jambi).

5. Kabagops / Ps Kabagops (1 Posisi)

Polres Bungo: AKP Rafno (sebelumnya Kanit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Jambi).

Pejabat Lama: AKP Botben Mingan Pasaribu (mutasi ke Pama Yanma Polda Jambi dalam rangka pemeriksaan).

6. Jajaran Kapolsek (13 Posisi)

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Talang Duku (Polresta Jambi): AKP Bambang Soestyo (sebelumnya Kasistandarecegahdantindak Subditkamsel Ditlantas Polda Jambi).

Kapolsek Sungai Gelam (Polres Muaro Jambi): IPTU Erwin (sebelumnya Kanit Reskrim Polsek Pemayung).

Pejabat Lama: IPTU Doli Donoran (mutasi ke Ps Panit 1 Subdit Wisata Ditpamobvit Polda Jambi).

Kapolsek Sabak Barat (Polres Tanjab Timur): IPDA Andi Ilham Junaidi (sebelumnya Pamin 5 Subbag Renmin Ditreskrimum Polda Jambi).

Pejabat Lama: IPTU Nurhadi Sutrisno (mutasi ke Ps Kasi Propam Polres Tanjab Timur).

Kapolsek Muara Siau (Polres Merangin/Sarolangun): IPTU Didik Sadikin (sebelumnya Ps Kasubbag Dalpers Bag SDM Polres Merangin).

Kapolsek Limun (Polres Sarolangun): IPTU Heri Cipta (sebelumnya Kaur Bin Opsnal Satresnarkoba Polres Sarolangun).

Kapolsek VII Koto Ilir (Polres Tebo): IPTU Usaha Sitepu (sebelumnya Kapolsek Limun).

Kapolsek Tanah Sepenggal (Polres Bungo): IPTU Jalpahdi (sebelumnya Kapolsek Tanah Sepenggal Lintas).

Kapolsek Tanah Sepenggal Lintas (Polres Bungo): IPTU Feri Irawan (sebelumnya Kaur Bin Opsnal Satresnarkoba Polres Bungo).

Kapolsek Muara Bungo (Polres Bungo): AKP Budi Santoso (sebelumnya Kapolsek Jujuhan).

Kapolsek Jujuhan (Polres Bungo): AKP Winarno (sebelumnya Kasubbag Kerma Bag Ops Polres Bungo).

Kapolsek VII Koto (Polres Tebo): IPTU Muhammad Mustari (sebelumnya Ps Kapolsek Tanah Sepenggal).

Kapolsek Sumay (Polres Tebo): IPTU Ansori (sebelumnya Wakapolsek Jambi Luar Kota).

Pejabat Lama: AKP Irvan Pane (mutasi ke Panit 2 Unit 2 Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Jambi).

Kapolsek Tengah Ilir (Polres Tebo): IPTU Diky Fribadi (sebelumnya Kapolsek VII Koto Ilir).

Pejabat Lama: AKP Dedi Tanto Manurung (mutasi ke Ps Auditor 2 Itbid 2 Itwasda Polda Jambi).

Kapolsek Tebo Ilir (Polres Tebo): IPTU Jonson Sianturi (sebelumnya Ps Kapolsek Tebo Ilir).

Dengan formasi kepemimpinan yang baru ini, diharapkan seluruh jajaran kepolisian dapat semakin responsif, profesional, dan solid dalam memberikan pelayanan prima serta pengamanan maksimal bagi masyarakat di Bumi Sepucuk Jambi Nine Lurah.(Red)

Akad Massal Nava Village 5, Pemprov Jambi dan BP Tapera Dorong Hunian Berkualitas dan Terjangkau

Akad Massal Nava Village 5, Pemprov Jambi dan BP Tapera Dorong Hunian Berkualitas dan Terjangkau

 Merdekapost.com | JAMBI – Upaya memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak dan terjangkau terus didorong melalui kolaborasi pemerintah, lembaga pembiayaan, perbankan, dan pengembang perumahan. Komitmen tersebut tercermin dalam Seremonial Akad Massal dan Soft Launching Nava Village 5 di kawasan Simpang Rimbo, Kenali Besar, Kota Jambi, Sabtu (7/11/2026).

Kegiatan ini dihadiri Komisioner BP Tapera, Dr. Heru Pudyo Nugroho, serta Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Jambi, Ir. Nasrul, ST., MT., yang hadir mewakili Gubernur Jambi. Akad massal tersebut diselenggarakan oleh LIP House Jambi bekerja sama dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN.

Dalam kesempatan tersebut, Nasrul menyampaikan bahwa pengembangan sektor perumahan membutuhkan sinergi dan kolaborasi berbagai pihak. Menurutnya, penyediaan hunian tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik bangunan, tetapi juga menyangkut pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terhadap tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman.

"Pengembangan sektor perumahan harus didukung kolaborasi antara pemerintah, pengembang, perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang mendapatkan kesempatan untuk memiliki rumah layak huni dengan harga yang terjangkau," ungkap Nasrul.

Senada dengan hal tersebut, Komisioner BP Tapera, Dr. Heru Pudyo Nugroho, menekankan pentingnya dukungan ekosistem pembiayaan perumahan dalam memperluas kesempatan masyarakat memiliki rumah.

Menurutnya, sinergi antara BP Tapera, perbankan, pemerintah, dan pengembang menjadi bagian penting dalam mendorong akses kepemilikan rumah, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan fasilitas pembiayaan perumahan.

"Program perumahan tidak hanya berbicara tentang kepemilikan rumah, tetapi juga bagaimana menghadirkan hunian yang berkualitas dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Karena itu, kolaborasi seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan agar akses masyarakat terhadap rumah semakin terbuka," demikian rancangan pernyataan yang perlu dikonfirmasi kepada Heru.

Sementara itu, CEO LIP House Jambi, Raymond Tanoto, menjelaskan bahwa Nava Village 5 dikembangkan dengan mengedepankan keterjangkauan harga tanpa mengesampingkan kualitas bangunan dan kenyamanan penghuni.

Nava Village 5 mengusung konsep desain Futuristic Japandi, perpaduan gaya modern dan minimalis. Rumah subsidi tersebut dirancang dengan plafon setinggi empat meter, dua kamar tidur, ruang tamu, serta carport.

Dari sisi lokasi, kawasan perumahan ini berada di Simpang Rimbo, Kenali Besar, Kota Baru, Kota Jambi, dengan jarak sekitar lima menit dari Terminal Alam Barajo.

Raymond menegaskan, pihaknya tidak hanya ingin menyediakan rumah dengan harga terjangkau, tetapi juga menghadirkan hunian yang dapat menjadi awal kehidupan baru bagi masyarakat.

"Kami tidak hanya menjual rumah, tetapi juga memberikan hunian berkualitas. Kami ingin masyarakat mendapatkan rumah yang terjangkau, nyaman, dan memiliki kualitas bangunan yang baik. Bukan sekadar tempat tinggal, tetapi tempat untuk memulai hidup baru," ujarnya.

Melalui peluncuran Nava Village 5 dan pelaksanaan akad massal ini, diharapkan kolaborasi antara pemerintah, BP Tapera, BTN, dan pengembang dapat terus diperkuat dalam mendukung pengembangan sektor perumahan serta memperluas akses kepemilikan hunian bagi masyarakat di Provinsi Jambi.(Ali)

Sejarah Baru Kerinci! 21 Puskesmas + 2 RSUD Sekaligus Jadi BLUD di Tangan Monadi-Murison

  • Dari Puskesmas Sampai RSUD, Semua Naik Kelas: 23 Faskes Kerinci Resmi BLUD.(Ist)

Kerinci – Pemerintah Kabupaten Kerinci terus memperkuat transformasi sektor kesehatan. Sebanyak 21 Puskesmas dan dua Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kini resmi berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), sebuah langkah strategis untuk meningkatkan kualitas, fleksibilitas, dan profesionalisme pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Kebijakan yang mulai berlaku sejak Agustus 2026 tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Kerinci dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih mudah diakses, cepat, dan berkualitas.

  • Dari Puskesmas Sampai RSUD, Semua Naik Kelas: 23 Faskes Kerinci Resmi BLUD

Bupati Kerinci, Monadi, menegaskan bahwa peningkatan pelayanan kesehatan merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah. Menurutnya, pembenahan tidak hanya dilakukan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas pelayanan dan fasilitas kesehatan.

“Kita ingin masyarakat Kerinci mendapatkan pelayanan kesehatan yang semakin baik. Karena itu, fasilitas rumah sakit harus terus dibenahi, begitu juga dengan kualitas pelayanan, sehingga masyarakat merasa nyaman dan mendapatkan penanganan yang maksimal,” ujar Monadi.

Saat ini, pelayanan kesehatan di Kabupaten Kerinci didukung dua rumah sakit yang berada di Bukit Kerman dan Bukit Tengah, 21 Puskesmas, serta satu Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, H. Hermendizal, menjelaskan bahwa penerapan pola pengelolaan BLUD memberikan fleksibilitas lebih besar kepada fasilitas kesehatan dalam mengelola keuangan dan memenuhi kebutuhan operasional pelayanan.

Dengan pola tersebut, fasilitas kesehatan diharapkan mampu mengambil langkah lebih cepat dan responsif dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, tanpa mengabaikan ketentuan pengelolaan keuangan daerah.

“Kita ingin seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Kerinci semakin profesional dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan BLUD, pengelolaan kebutuhan pelayanan bisa lebih fleksibel dan responsif,” ungkap Hermendizal.

RSUD Bukit Tengah Kembangkan Layanan Spesialistik

Selain transformasi kelembagaan melalui BLUD, Pemkab Kerinci juga melakukan pembenahan infrastruktur kesehatan.

Salah satunya melalui pembangunan gedung pelayanan baru di RSUD Kabupaten Kerinci, Bukit Tengah. Pembangunan ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas pelayanan sekaligus mengantisipasi kebutuhan pasien rawat jalan maupun rawat inap yang terus berkembang.

Direktur RSUD Kabupaten Kerinci, Abdul Harpan, mengatakan pihaknya juga terus mengupayakan pengembangan layanan spesialistik, termasuk pelayanan cuci darah (hemodialisis) dan kemoterapi.

“Kami berkomitmen memberikan akses layanan kesehatan seluas-luasnya kepada masyarakat. Pengembangan fasilitas dan layanan terus diupayakan agar kebutuhan kesehatan masyarakat bisa semakin terpenuhi,” ujar Abdul Harpan.

Harapan Masyarakat, Tak Perlu Lagi Berobat ke Luar Daerah

Langkah pembenahan sektor kesehatan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Reki, salah seorang warga Kerinci, berharap perubahan status BLUD dan pembangunan fasilitas kesehatan benar-benar berdampak terhadap kualitas pelayanan di lapangan.

“Kami sangat mengapresiasi pemerintah Kabupaten Kerinci yang terus memperbaiki kualitas pelayanan kesehatan. Harapan kami, pembangunan rumah sakit dan penambahan fasilitas ini benar-benar diikuti dengan pelayanan yang semakin baik. Semoga ke depan masyarakat Kerinci tidak perlu lagi berobat jauh-jauh ke luar daerah,” katanya.

Transformasi 21 Puskesmas dan dua RSUD menjadi BLUD, ditambah pembangunan infrastruktur serta pengembangan layanan spesialistik, menjadi langkah penting dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan di Kabupaten Kerinci.(adz)

Polres Kerinci Gelar Sertijab Wakapolres, Inilah Sosok Wakapolres Kerinci yang Baru

Polres Kerinci Gelar Sertijab Wakapolres (Humas Polres Kerinci)

KERINCI — Kepolisian Resor (Polres) Kerinci menggelar Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakapolres Kerinci bertempat di Aula Tathya Dharaka Polres Kerinci, Sabtu (07/11/2026) pagi.

Upacara yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kerinci, AKBP Hernawan R.Y., S.H., S.I.K., M.I.K., bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), sementara Komandan Upacara (Danup) diemban oleh PA Binmas Polres Kerinci, IPDA Nazar.

Adapun jabatan Wakapolres Kerinci resmi diserahterimakan dari pejabat lama, Kompol Gumuntar Aritonang, S.H., M.H., kepada pejabat baru, Kompol Deni Mulyadi, S.E.

Kegiatan sakral ini turut dihadiri oleh para pejabat utama (PJU) Polres Kerinci, di antaranya Kabag Ops AKP Edi Mardi Siswoyo, S.E., Kabag SDM Kompol Safrudin Amir, S.H., Kabag Ren AKP Julisman, Kabag Log AKP Maizardi, S.H., M.H., para Kasat, para Kapolsek jajaran, para Kasi, perwira, serta diikuti oleh pasukan upacara dari unsur staf, perwira, gabungan fungsi, dan barisan Bhayangkari.

Rangkaian acara berlangsung khidmat, mulai dari pembacaan Keputusan Kapolda Jambi, penanggalan dan penyematan tanda jabatan, pengambilan sumpah jabatan didampingi rohaniwan, hingga penandatanganan berita acara sertijab, pakta integritas, serta komitmen moral dalam pelaksanaan tugas.

Dalam amanatnya, Kapolres Kerinci AKBP Hernawan R.Y. menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kompol Gumuntar Aritonang atas dedikasi serta loyalitas yang telah diberikan selama bertugas di Polres Kerinci. Kepada pejabat baru, Kompol Deni Mulyadi, Kapolres mengucapkan selamat datang dan berpesan agar dapat segera beradaptasi.

"Kepada pejabat yang baru, saya ucapkan selamat atas kepercayaan dan amanah yang diberikan. Segera menyesuaikan diri, pahami tugas dan tanggung jawab masing-masing, serta lanjutkan hal-hal positif yang telah dilakukan oleh pejabat sebelumnya. Kami juga menyadari pentingnya koordinasi lintas instansi pemerintah dalam menjaga Kamtibmas di wilayah hukum Polres Kerinci," pesan Kapolres Kerinci.

Kapolres juga berharap momentum serah terima jabatan ini dapat semakin menumbuhkan semangat baru dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Upacara serah terima jabatan selesai pada pukul 09.45 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, tertib, dan situasi dalam keadaan aman serta kondusif. 

Bupati Kerinci Bersama Forkopimda Hadiri Kenduri Sko Tigo Luhah Semurup, Lestarikan Warisan Adat Leluhur

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Tradisi adat dan budaya masyarakat Kerinci kembali menjadi perhatian. Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri acara Kenduri Sko Tigo Luhah Pemuncak Tanah Mendapo Semurup, Kabupaten Kerinci, Sabtu (7/11/2026).

Kehadiran Bupati Kerinci Monadi bersama H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si., Alfin, S.H., Kapolres Kerinci AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro, S.H., S.I.K., M.I.K., serta sejumlah unsur Forkopimda menjadi bentuk perhatian terhadap pelestarian adat dan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Kerinci.

Kenduri Sko merupakan salah satu tradisi adat masyarakat Kerinci yang memiliki nilai sejarah, kebersamaan, serta penghormatan terhadap para leluhur. Tradisi ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antara pemangku adat, pemerintah, tokoh masyarakat, dan seluruh lapisan masyarakat.

Kapolres Kerinci saat tiba di lokasi acara.(ist)

Di tengah perkembangan zaman, keberadaan tradisi adat seperti Kenduri Sko memiliki arti penting dalam menjaga identitas budaya masyarakat Kerinci agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda.

Selain Kenduri Sko, masyarakat Tigo Luhah Semurup juga memiliki tradisi Mandi Balimau yang telah berlangsung sejak ratusan tahun silam. Tradisi ini bukan sekadar ritual mandi menggunakan air limau atau jeruk, tetapi mengandung makna filosofis tentang pentingnya membersihkan diri, baik secara zahir maupun batin.

Nilai-nilai adat masyarakat Kerinci senantiasa berlandaskan falsafah:

"Adat Bersendi Syarak, Syarak Bersendi Kitabullah."

Sementara itu, pepatah adat yang menjadi pedoman kehidupan masyarakat berbunyi:

"Syarak Mengato, Adat Memakai."

Falsafah tersebut menggambarkan bahwa adat dan agama merupakan dua unsur yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan masyarakat. Adat menjadi pedoman dalam kehidupan sosial, sementara syariat Islam menjadi landasan dalam menjalankan kehidupan sesuai tuntunan agama.

Melalui pelaksanaan Kenduri Sko Tigo Luhah Pemuncak Tanah Mendapo Semurup, diharapkan nilai-nilai luhur peninggalan nenek moyang terus terpelihara, sekaligus memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat.

Tradisi ini bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat Semurup, tetapi juga merupakan bagian dari kekayaan budaya Kabupaten Kerinci yang patut dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus.(*)

Bupati Kerinci Hadiri Kenduri Sko Tigo Luhah Pemuncak Semurup


 Merdekapost.com | Kerinci - Tradisi adat dan budaya masyarakat Kerinci kembali menjadi perhatian. Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri acara Kenduri Sko Tigo Luhah Pemuncak Tanah Mendapo Semurup, Kabupaten Kerinci, Sabtu (7/11/2026).

Kehadiran Bupati Kerinci Monadi bersama H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si., Alfin, S.H., Kapolres Kerinci AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro, S.H., S.I.K., M.I.K., serta sejumlah unsur Forkopimda menjadi bentuk perhatian terhadap pelestarian adat dan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Kerinci.

Kenduri Sko merupakan salah satu tradisi adat masyarakat Kerinci yang memiliki nilai sejarah, kebersamaan, serta penghormatan terhadap para leluhur. Tradisi ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antara pemangku adat, pemerintah, tokoh masyarakat, dan seluruh lapisan masyarakat.

Di tengah perkembangan zaman, keberadaan tradisi adat seperti Kenduri Sko memiliki arti penting dalam menjaga identitas budaya masyarakat Kerinci agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda.

Selain Kenduri Sko, masyarakat Tigo Luhah Semurup juga memiliki tradisi Mandi Balimau yang telah berlangsung sejak ratusan tahun silam. Tradisi ini bukan sekadar ritual mandi menggunakan air limau atau jeruk, tetapi mengandung makna filosofis tentang pentingnya membersihkan diri, baik secara zahir maupun batin.

Nilai-nilai adat masyarakat Kerinci senantiasa berlandaskan falsafah:

"Adat Bersendi Syarak, Syarak Bersendi Kitabullah."

Sementara itu, pepatah adat yang menjadi pedoman kehidupan masyarakat berbunyi:

"Syarak Mengato, Adat Memakai."

Falsafah tersebut menggambarkan bahwa adat dan agama merupakan dua unsur yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan masyarakat. Adat menjadi pedoman dalam kehidupan sosial, sementara syariat Islam menjadi landasan dalam menjalankan kehidupan sesuai tuntunan agama.

Melalui pelaksanaan Kenduri Sko Tigo Luhah Pemuncak Tanah Mendapo Semurup, diharapkan nilai-nilai luhur peninggalan nenek moyang terus terpelihara, sekaligus memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat.

Tradisi ini bukan hanya menjadi kebanggaan masyarakat Semurup, tetapi juga merupakan bagian dari kekayaan budaya Kabupaten Kerinci yang patut dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus. (Ali)

Perumda Tirta Sakti Kebut Pemasangan Pompa, Distribusi Air Ditargetkan Normal

Perumda Tirta Sakti Kebut Pemasangan Pompa, Distribusi Air Ditargetkan Normal kembali.(ist)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Kabar baik bagi pelanggan Perumda Air Minum Tirta Sakti Kabupaten Kerinci. Upaya pemulihan distribusi air bersih terus dipercepat. Tim teknis kini mulai melakukan pemasangan pompa submersible di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Koto Petai.

Pemasangan pompa tersebut menjadi langkah penting untuk mengatasi gangguan operasional yang berdampak terhadap kelancaran distribusi air bersih kepada masyarakat.

Bahkan, Perumda Tirta Sakti menargetkan pompa tersebut dapat kembali dioperasikan pada malam hari ini, apabila seluruh tahapan pemasangan dan pemeriksaan teknis berjalan lancar tanpa kendala.

PLT Direktur Utama Perumda Tirta Sakti Kerinci, Maya Novefri Handayani, terus mendorong tim teknis agar bekerja maksimal dalam mempercepat proses penanganan.

Namun, ia menegaskan bahwa percepatan pekerjaan tetap harus memperhatikan ketelitian dan aspek keamanan, sehingga pompa dapat berfungsi optimal saat dioperasikan.

“Kami terus berupaya maksimal mempercepat penanganan gangguan pada IPA Koto Petai. Saat ini, tim teknis tengah melakukan pemasangan pompa submersible. Insyaallah, jika seluruh tahapan berjalan lancar dan tidak ada kendala teknis, malam ini kami upayakan untuk menghidupkan pompa,” ujarnya.

Menurutnya, setelah pemasangan selesai, tim teknis akan melakukan pemeriksaan terhadap komponen pendukung serta kesiapan instalasi sebelum pompa dioperasikan.

Selanjutnya, petugas juga akan memantau tekanan dan aliran air untuk memastikan proses distribusi menuju jaringan pelanggan dapat kembali berjalan secara bertahap.

Maya mengakui bahwa ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar masyarakat. Karena itu, pihaknya memahami harapan pelanggan agar gangguan distribusi segera teratasi.

“Kami sangat memahami harapan dan kebutuhan masyarakat terhadap ketersediaan air bersih. Karena itu, kami terus mendorong petugas bekerja maksimal agar proses perbaikan segera tuntas,” ungkapnya.

Ia juga meminta doa dan kesabaran seluruh pelanggan agar proses pemasangan hingga pengoperasian pompa berjalan sesuai harapan.

“Kami mohon doa dan kesabaran seluruh pelanggan. Mudah-mudahan malam ini tidak ada kendala sehingga aliran air dapat kembali normal secara bertahap ke rumah-rumah pelanggan,” tambahnya.

Dengan dimulainya pemasangan pompa submersible tersebut, Perumda Tirta Sakti berharap pelayanan air bersih melalui IPA Koto Petai segera pulih.

Meski demikian, pelanggan diharapkan memahami bahwa pemulihan distribusi ke setiap wilayah dapat berlangsung secara bertahap, bergantung pada kondisi tekanan dan jaringan perpipaan.

Perumda Tirta Sakti pun terus berupaya memberikan pelayanan terbaik agar kebutuhan air bersih masyarakat Kabupaten Kerinci dapat kembali terpenuhi.(ADZ)

5 Hari Dicari, Janal Pemancing yang Hanyut Di Sungai Dalam Sangir Akhirnya Ditemukan

EVAKUASI: Setelah 5 Hari Dicari, Janal Pemancing yang Hanyut Di Sungai Dalam Sangir Akhirnya Ditemukan.(Ist)

Solok Selatan, Merdekapost.com - Operasi pencarian pemancing yang hanyut di Sungai Dalam, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, akhirnya resmi ditutup hari ini, Jumat (6/11/2026).

Korban atas nama Pak Janal (48) adalah warga Pelompek Pasar Baru Gunung Tujuh yang sudah dilaporkan hilang sejak Senin (2/11) lalu, berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan sejauh kurang lebih 4,36 kilometer dari lokasi awal kejadian. 

Begitu ditemukan, jenazah almarhum langsung dievakuasi dan diserahkan ke pihak keluarga di rumah duka.

Baca Juga: Sudah 3 Orang Korban Hanyut di Air Terjun Sungai Dalam Sangir, Janal Korban yang Ketiga

Lima hari pencarian ini benar-benar jadi bukti solidaritas yang luar biasa dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, relawan, hingga warga setempat yang ikutan bahu-membahu menyisir pinggiran sungai. 

Informasi yang diterima media ini, Jenazah Janal di evakuasi dan diantar  kerumah duka dan diserahkan kepada keluarga, dan tidak menunggu lama korban langsung dimakamkan.

Ucapan duka dari warga mengalir deras di media sosial, terjatuh dan hanyutnya Pak Janal telah menjadi perhatian warga dikarenakan proses pencarian yang berlangsung cukup lama yaitu sampai 5 hari

Sementara itu, pihak keluarga mengucapkan ribuan terima kasih kepada Basarnas Solok Selatan, BPBD Kerinci, TNKS, Kepolisian dan seluruh masyarakat yang telah ikut turun langsung dalam proses pencarian yang cukup panjang selama 5 hari. 

Selain itu, keluarga juga mengharapkan do'a dari seluruh masyarakat untuk almarhum serta memaafkan seandainya Almarhum pernah berbuat salah dan khilaf semasa hidup

Baca Juga: 

Pergi Mancing, Warga Pelompek Kerinci Dikabarkan Hanyut di Sungai Sangir Solok Selatan

Hari Ke-4 Pencarian Janal Warga yang Hanyut di Sungai Sangir, Basarnas: Masih Nihil

Segenap keluarga besar Merdekapost.com turut berdukacita yang mendalam. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, dan almarhum husnul khatimah.

Buat warga sekalian sekalian, selalu stay safe dan ekstra hati-hati ya kalau lagi beraktivitas di dekat arus sungai yang deras! (Adz)

Sudah Banyak Berbuat Untuk Jambi, Warga Muaro Jambi Dorong Edi Purwanto Jadi Gubernur

 

Merdekapost.com - Nama Edi Purwanto semakin diperhitungkan sebagai salah satu figur yang dinilai layak memimpin Provinsi Jambi.

Rekam jejak, pengalaman politik, serta kontribusinya selama menjabat sebagai anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jambi menjadi alasan munculnya dukungan dari sejumlah warga.

Edi Purwanto saat ini menjabat sebagai anggota DPR RI Komisi V. Sebelumnya, ia juga pernah mengemban amanah sebagai Ketua DPRD Provinsi Jambi periode 2019-2024. Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting untuk memahami persoalan dan kebutuhan masyarakat Jambi.

Evi Warga Muaro Jambi menilai, Edi Purwanto bukan sosok baru dalam pembangunan daerah. Selama duduk di DPR RI, ia dinilai turut memperjuangkan berbagai program pemerintah pusat untuk dibawa ke Provinsi Jambi, mulai dari pembangunan infrastruktur jalan hingga program bedah rumah bagi masyarakat.

"Menurut kami, Pak Edi sudah punya pengalaman yang cukup. Beliau pernah menjadi Ketua DPRD Provinsi Jambi dan sekarang duduk di DPR RI. Kami melihat banyak program pembangunan yang diperjuangkan untuk Jambi. Ini menunjukkan bahwa beliau punya perhatian terhadap daerah," katanya.

Selain itu, Eko warga lainnya juga menilai, Jambi membutuhkan pemimpin yang tidak hanya memiliki pengalaman pemerintahan, tetapi juga memahami langsung kondisi masyarakat hingga ke tingkat bawah.

"Sudah saatnya Pak Edi diberi kesempatan memimpin Jambi. Beliau sudah memahami persoalan daerah dan punya pengalaman memperjuangkan program pembangunan. Harapan kami, pembangunan ke depan bisa semakin merata dan masyarakat lebih sejahtera," sebut Eko.

Sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jambi, Edi Purwanto juga memiliki pengalaman dalam membangun komunikasi politik dan memperjuangkan berbagai aspirasi masyarakat.

Dengan rekam jejak yang dimiliki, Edi Purwanto dinilai menjadi salah satu figur yang patut diperhitungkan dalam kepemimpinan Provinsi Jambi ke depan.

"Jambi membutuhkan pemimpin yang sudah mengenal persoalan daerah dan tahu apa yang harus dikerjakan. Kami berharap ke depan Jambi dipimpin oleh sosok yang benar-benar memperjuangkan rakyat," pungkasnya.(*)

Hari Ke-4 Pencarian Janal Warga yang Hanyut di Sungai Sangir, Basarnas: Masih Nihil

Hari Ke-4 Pencarian Janal Warga yang Hanyut di Sungai Sangir, Basarnas: Masih Nihil

SOLOK SELATAN - Memasuki hari Keempat proses pencarian Janal (48) seorang warga asal Pelompek pasar Baru yang hanyut terseret arus dikawasan Air Terjun Nomor 2, Sungai Dalam, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), Senin (2/11/2026).

Proses pencarian korban hari keempat (Kamis, 5 November) belum membuahkan hasil, upaya pencarian akan dilanjutkan lagi besok, Jum'at (6/11)

"Hari ini hari keempat masih nihil, akan terus kami upayakan, jika tidak hari ini, semoga besok akan ditemukan" Ujar salah seorang tim pencari

Dalam proses pencarian pada hari keempat ini, Tim Gabungan yang terdiri dari Tim SAR Dari Solok Selatan, Tim BPBD Kerinci, TNKS, TNI-Polri serta pihak keluarga dan masyarakat dibagi menjadi 3 kelompok 

"Hari ini tim gabungan menyisir sampai beberapa kilometer dari lokasi korban jatuh, 

"mengingat medannya agak ekstrem dan disertai arus sungai yang cukup deras kami berharap kepada seluruh personil dan warga yang ikut dalam proses pencarian agar bisa menjaga diri dan ekstra hati-hati, jangan sampai nanti terjadi hal yang tidak-tidak" Ujar salah seorang tim SAR.

Selain menyusuri sungai dan juga darat, proses pencarian juga menggunakan drone 

Namun demikian, Hingga sore menjelang maghrib Korban belum juga ditemukan dan pencarian akan dilanjutkan besok (Rabu, 4 November) 

Laporan BASARNAS Padang

Sementara itu, Berdasarkan laporan Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Padang, peristiwa itu terjadi pada Senin (2/11) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, korban bersama rekannya menyeberangi sungai menggunakan tali. Namun, tali pegangan korban terputus sehingga ia terseret arus.

Satu rekan korban, Alex, 43, berhasil selamat. Sementara itu, Janal belum ditemukan.

Operasi pencarian, tim SAR gabungan mengerahkan tiga satuan pencarian (SRU) dengan luas area sekitar 17,5 kilometer. Tim melakukan penyisiran melalui jalur darat dan sungai.

Operasi SAR pada Rabu kemaren berakhir pukul 18.00 WIB dengan hasil nihil, Pencarian kembali dilanjutkan pada Kamis (5/11) mulai pukul 07.00 WIB.

Namun hingga hari keempat juga masih nihil

Pencarian melibatkan personel Unit Siaga SAR Solok Selatan, BPBD, TNI, Polri, petugas Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), serta masyarakat setempat.

(Adz / 🙇🏻 sumber Kantor SAR Padang)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs