Wakapolres Kerinci: Kompol Eko Prasetyo Resmi Pindah Tugas ke Polda Jambi

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Suasana penuh khidmat bercampur haru menyelimuti jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kerinci dalam upacara serah terima jabatan (sertijab) baru-baru ini. Wakapolres Kerinci, Kompol Eko Prasetyo, S.I.K., secara resmi mengakhiri masa pengabdiannya di Bumi Sakti Alam Kerinci untuk mengemban amanah baru di jajaran Polda Jambi.

Selama menjabat sebagai Wakapolres, Kompol Eko Prasetyo dikenal sebagai sosok perwira yang memiliki dedikasi tinggi, disiplin, dan dekat dengan anggota maupun masyarakat. Kepindahan beliau ke Polda Jambi merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan pengembangan karier di tubuh Polri.

Momen Penuh Kehangatan

Dalam rangkaian kegiatan perpisahan, terpancar kekeluargaan yang erat saat Kompol Eko berpamitan dengan rekan sejawat dan personil lainnya. Beliau menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan seluruh pihak selama dirinya bertugas di Polres Kerinci.

Baca Juga: AKP Fajar Nugroho Sosok Polisi Humanis Pindah Tugas, Tinggalkan Kesan Mendalam bagi Masyarakat Kerinci

"Terima kasih atas dedikasi dan kerja sama seluruh personel Polres Kerinci selama ini. Mohon doa restunya untuk tugas baru saya di Polda Jambi," ungkapnya di sela-sela kegiatan.

Harapan dan Do'a

Keluarga besar Polres Kerinci beserta masyarakat turut mendoakan kesuksesan beliau di tempat tugas yang baru. Segenap rekan sejawat menyampaikan harapan terbaik untuk perjalanan karier beliau ke depan.

Sukses di Tempat Baru: Semoga Bapak Kompol Eko Prasetyo semakin sukses dalam menjalankan amanah dan tanggung jawab di Polda Jambi.

Doa tulus agar beliau senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa dalam setiap langkah pengabdiannya bagi bangsa dan negara.

AKP Fajar Nugroho Sosok Polisi Humanis Pindah Tugas, Tinggalkan Kesan Mendalam bagi Masyarakat Kerinci

Sosok Humanis Pindah Tugas, Kasat Intelkam AKP Fajar Nugroho Tinggalkan Kesan Mendalam bagi Masyarakat Kerinci. (Insert: Kunjungan ke Bapak penyandang cacat tuna netra di Desa Tebing Tinggi Danau Kerinci)

KERINCI – Rotasi kepemimpinan di tubuh Polri kembali bergulir. Kasat Intelkam Polres Kerinci, AKP Fajar Nugroho, resmi berpindah tugas untuk mengemban amanah baru di Polres Muaro Bungo. Kepindahan ini membawa rasa bangga sekaligus haru bagi masyarakat Kerinci yang selama ini mengenal beliau sebagai sosok polisi yang sangat peduli.

Selama menjabat sebagai Kasat Intel di Polres Kerinci, AKP Fajar Nugroho tidak hanya dikenal karena ketegasannya dalam menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga karena sisi humanisnya. Ia kerap terlihat turun langsung ke tengah masyarakat, merangkul berbagai lapisan, serta memberikan bantuan nyata bagi warga yang membutuhkan.

Polisi yang Dekat dengan Rakyat

Bagi warga Kerinci, AKP Fajar bukan sekadar pejabat kepolisian. Kedekatannya dengan tokoh masyarakat, pemuda, hingga warga di pelosok desa menjadikannya sosok yang dicintai. Ia dikenal sebagai pribadi yang rendah hati dan selalu siap mendengarkan keluh kesah masyarakat, membuktikan bahwa fungsi Intelkam juga bisa menjadi jembatan empati antara Polri dan rakyat.

"Pak Fajar adalah sosok yang sangat peduli. Beliau tidak pernah memberi sekat antara petugas dan warga. Kehadirannya selalu memberikan rasa aman sekaligus nyaman," ujar salah satu warga setempat.

Harapan dan Doa untuk Tugas Baru

Kini, AKP Fajar Nugroho akan melanjutkan pengabdiannya di tanah Muaro Bungo. Masyarakat Kerinci mendoakan agar kesuksesan dan keberkahan selalu menyertai langkah beliau di tempat yang baru.

"Selamat bertugas di Polres Muaro Bungo, Pak Kasat Intel Fajar Nugroho. Semoga di tempat yang baru, Bapak semakin sukses, tetap amanah, dan terus menjadi pelindung serta pengayom masyarakat yang inspiratif seperti yang Bapak tunjukkan selama di Kerinci."

Terima kasih atas segala dedikasi dan pengabdiannya untuk Bumi Sakti Alam Kerinci. Sampai jumpa di lain kesempatan, komandan!

PKB Kerinci Sukses Gelar Muscab, 5 Nama Calon Ketua Diusulkan ke DPP

MUSCAB: DPC PKB Kerinci Sukses Gelar Muscab, 5 Nama Calon Ketua Diusulkan ke DPP untuk dilakukan fit and proper test sebagai ketua. Muscab dilaksanakan di Hotel Mahkota Sungai Penuh, Rabu, 01/04. (adz)

KERINCI - Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa Kabupaten Kerinci sukses laksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) tahun 2026

Pelaksanaan Muscab PKB kali ini dengan nuansa yang berbeda, karena selain Kerinci juga dilaksanakan Muscab PKB Kota Sungai Penuh yang bertempat di Hotel Mahkota Sutis di Sungai Penuh

Hadir pada Muscab PKB Kerinci dan Sungai Penuh kali ini, Sekretaris DPW PKB Provinsi Jambi, Juwanda, S.Pdi, bersama Tim yang ditugaskan oleh DPP Muhammad Jupri, S.Pdi, MM dan Dr. Saidina Usman Elquraisy.

Acara pembukaan Muscab DPC PKB Kerinci dan Kota Sungai Penuh di Hotel Mahkota. (Ali)

Informasi yang dihimpun, pelaksanakan Muscab kali ini dilaksanakan dalam rangka Muscab Serentak Seluruh Indonesia dan Kerinci bersama Sungai Penuh masuk di Zona 5 Provinsi Jambi, sesuai dengan instruksi DPP jadwal Pelaksanaannya ditetapkan tanggal 1 April 2026

Pembukaannya serentak atau gabung untuk kedua DPCnya di aula hotel Mahkota, dan proses sidang pleno Muscab-nya ditempat atau ruangan yang berbeda

Ketua DPC PKB Kerinci dalam sambutannya, menyampaikan bahwa Muscab PKB kali ini berbeda dengan pelaksanaan Muscab sebelumnya, karena pada Muscab yang lalu proses pemilihan Ketua DPC dilaksanakan secara voting (pemilihan langsung) oleh 18 DPAC (Dewan Pengurus Anak Cabang) Kecamatan, namun sekarang, sesuai juknis dari DPP, Peserta Muscab atau PAC Kecamatan berhak mengusulkan beberapa nama ke DPP untuk dilakukan penilaian (fit and proper test) menjadi Ketua DPC.

Penyampaian LPJ pengurus periode 2022-2026 oleh Ketua DPC Heri Zaldi, S.Pt.(Ali) 

Dilanjutkannya, DPP sebelumnya juga telah melaksanakan penilaian dan evaluasi kinerja pengurus yang lama, dan DPP merekomendasikan beberapa nama yang dinilai layak untuk menjadi calon ketua. nama-nama tersebut disampaikan ke forum Muscab dan selanjutnya jika ada usulan nama tambahan dari PAC yang dinilai berkapasitas untuk dicalonkan menjadi Ketua maka akan ikut disertakan dalam tahapan selanjutnya

"Kami bersyukur karena telah bisa melaksanakan Muscab yang dihadiri oleh 18 PAC lengkap dan sebagai pengurus periode 2022-2026 kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran pengurus yang telah bersama-sama berjuang membesarkan PKB Kerinci dan kami memohon maaf jika selama kami memimpin ada kesalahan, kekurangan dan kealpaan kami". Pungkas Heri Zaldi.

5 Nama Calon Ketua Diusulkan

Pelaksanaan Muscab dan sidang Pleno dipimpin langsung oleh Tim DPP yaitu Dr Saidina Usman Elquraisy sebagai Ketua dan Muhammad Jupri, MM sebagai sekretaris 

"Lima nama ditetapkan sebagai calon ketua". Ujar Muhammad Jupri.

Hasil dari Muscab mengusulkan 5 nama yang ditetapkan sebagai calon ketua yaitu:

1. Heri Zaldi, S.Pt

2. Arwiyanto, SE

3. Iqbal Arif Pratama

4. Yanti Maria Susanti, SE

5. Tomi Emiral

Kemudian, lanjut Muhammad Jupri yang biasa dipanggil Uje, Proses selanjutnya 5 nama yang diusulkan tersebut akan mengikuti tahapan selanjutnya, yaitu fit and Proper test atau UKK (Uji Kelayakan dan Kepatutan) oleh DPP dan selanjutnya satu diantaranya akan ditetapkan atau di SK-kan oleh DPP sebagai Ketua DPC Kerinci.

"Kami ucapkan selamat dan sukses kepada DPC PKB Kerinci telah melaksanakan tahapan Muscab yang dihadiri oleh 18 PAC lengkap, mari kita bersama-sama berjuang membesarkan PKB ". Pungkasnya.(*)

Terminal Baru Bandara Depati Parbo Resmi Beroperasi, Akses Jalan Utama Lewat Desa Agung Koto Iman

KERINCI – Kabupaten Kerinci memasuki babak baru dalam layanan transportasi udara. Sejak 1 April 2026, operasional penerbangan di Bandara Depati Parbo resmi di pusatkan di terminal baru yang telah mulai difungsikan penuh.

Perubahan ini bukan sekadar perpindahan lokasi, tetapi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi penumpang. Seluruh aktivitas penerbangan, baik keberangkatan maupun kedatangan, kini tidak lagi di lakukan di terminal lama.

Seluruh Layanan Pindah ke Terminal Baru

Kepala Bandara Depati Parbo, Ramadan Subhan, memastikan bahwa seluruh operasional telah di alihkan sepenuhnya. Ia menegaskan tidak ada lagi aktivitas penerbangan di terminal lama.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak keliru lokasi saat hendak bepergian. Penumpang di minta langsung menuju terminal baru sesuai jadwal penerbangan agar tidak tertinggal pesawat.

Baca Juga: Tarif Travel Kerinci–Sungai Penuh Naik Pasca Idul Fitri

Perpindahan ini sudah di sosialisasikan secara bertahap, namun pihak bandara tetap mengimbau agar calon penumpang lebih teliti terhadap informasi terbaru.

Akses Baru dan Imbauan untuk Penumpang

Terminal baru Bandara Depati Parbo dapat di akses melalui Jalan Raya Desa Agung Koto Iman, Kecamatan Tanah Cogok. Untuk membantu pengguna jasa, pengelola bandara telah memasang berbagai petunjuk arah di sejumlah titik strategis menuju lokasi.

Penumpang juga di sarankan datang lebih awal dari jadwal keberangkatan. Langkah ini penting untuk mengantisipasi kemungkinan keterlambatan akibat penyesuaian lokasi baru, sekaligus memberi waktu lebih untuk proses check-in dan pemeriksaan.

Keberadaan terminal baru ini membawa harapan besar terhadap peningkatan kenyamanan. Fasilitas yang lebih modern di harapkan mampu mendukung kelancaran arus penumpang, terutama pada jam-jam sibuk.

Baca Juga :  

Musrenbang RKPD 2027 Digelar, Bupati Fadhil Tekankan Penguatan Potensi Unggulan Daerah

Di sisi lain, pengembangan bandara seperti ini juga menjadi indikator pertumbuhan wilayah. Infrastruktur transportasi udara yang lebih baik biasanya beriringan dengan peningkatan sektor pariwisata dan ekonomi lokal.

Kerinci sendiri di kenal dengan potensi wisata alamnya yang kuat, mulai dari kawasan pegunungan hingga danau. Dengan fasilitas bandara yang lebih representatif, akses menuju daerah ini di perkirakan akan semakin mudah di jangkau wisatawan.

Langkah modernisasi ini sekaligus menjadi sinyal bahwa konektivitas daerah terus di perkuat. Bagi masyarakat setempat, kehadiran terminal baru bukan hanya soal kenyamanan perjalanan, tetapi juga peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi di masa mendatang.(Adz)

Tarif Travel Kerinci–Sungai Penuh Naik Pasca Idul Fitri

KERINCI – Arus balik Lebaran 2026 membawa dampak pada sektor transportasi darat di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh. Sejak 1 April 2026, tarif jasa travel resmi mengalami penyesuaian setelah para pelaku usaha mencapai kesepakatan bersama.

Kenaikan ini berlaku untuk sejumlah rute favorit, baik menuju Kota Jambi, Padang, hingga Pekanbaru. Besaran penyesuaian tarif rata-rata berkisar Rp30 ribu di bandingkan harga sebelumnya.

Seorang pengusaha travel di Sungai Penuh menjelaskan bahwa perubahan tarif bukan karena kenaikan bahan bakar, melainkan meningkatnya biaya operasional kendaraan. Ia menggambarkan, tarif rute Kerinci–Jambi yang sebelumnya Rp250 ribu kini menjadi Rp280 ribu. Kenaikan serupa juga terjadi pada rute menuju Padang.

Kenaikan Di picu Biaya Perawatan Kendaraan

Lonjakan biaya suku cadang menjadi faktor dominan di balik keputusan ini. Harga onderdil yang terus merangkak naik membuat pelaku usaha harus menyesuaikan tarif agar operasional tetap berjalan.

Baca Juga : Tegas! Pemkab Muaro Jambi Nyatakan Dukung PT SAS Percepat Penyelesaian Jalan Khusus 

Di sisi lain, berakhirnya masa tuslah angkutan Lebaran pada 31 Maret 2026 ikut menjadi momentum penyesuaian harga. Para operator memanfaatkan periode ini untuk menyelaraskan tarif baru yang di anggap lebih realistis dengan kondisi biaya saat ini.

Kesepakatan antar pelaku usaha travel di Kerinci dan Sungai Penuh juga berperan penting. Mereka berupaya menjaga keseimbangan antara keberlangsungan bisnis dan kemampuan daya beli masyarakat.

Daftar Tarif Travel Terbaru dari Kerinci

Berikut rincian tarif terbaru perjalanan travel dari Kerinci dan Sungai Penuh ke berbagai kota tujuan:

Kerinci/Sungai Penuh – Jambi: Rp280.000

Kerinci/Sungai Penuh – Padang: Rp180.000

Kerinci/Sungai Penuh – Pekanbaru: Rp300.000

Kerinci/Sungai Penuh – Bukittinggi: Rp230.000

Kerinci/Sungai Penuh – Dumai: Rp400.000

Kerinci/Sungai Penuh – Palembang: Rp430.000

Kerinci/Sungai Penuh – Bengkulu: Rp180.000

Kondisi ini mencerminkan dinamika sektor transportasi darat yang sangat bergantung pada biaya perawatan armada. Dalam beberapa tahun terakhir, harga komponen kendaraan seperti ban, rem, hingga oli mengalami kenaikan bertahap, yang pada akhirnya membebani operasional harian.

Baca Juga: Musrenbang RKPD 2027 Digelar, Bupati Fadhil Tekankan Penguatan Potensi Unggulan Daerah

Bagi masyarakat, perubahan tarif ini tentu berdampak pada perencanaan perjalanan. Namun di sisi lain, penyesuaian harga juga menjadi upaya menjaga standar keselamatan dan kenyamanan penumpang.

Kendaraan yang terawat dengan baik di nilai mampu mengurangi risiko di perjalanan, terutama untuk rute jarak jauh antar provinsi.

Pelaku usaha berharap pengguna jasa bisa memahami kondisi tersebut. Mereka menegaskan bahwa layanan tetap di upayakan optimal, baik dari sisi ketepatan waktu maupun kualitas armada yang di gunakan.(Red)

Tegas! Pemkab Muaro Jambi Nyatakan Dukung PT SAS Percepat Penyelesaian Jalan Khusus

 

Merdekapost.com – Tegas! Pemkab Muaro Jambi menyatakan dukungan terhadap PT Sinar Anugerah Sukses untuk segera menyelesaikan jalan khusus batu bara di wilayah mereka. 

Pemkab sepertinya juga sudah mulai gerah dengan segala dampak yang ditimbulkan gerombolan angkutan batubara yang setiap saat melewati jalan umum di Muaro Jambi.

Kabupaten Muaro Jambi memang telah menanggung dampak langsung dari penggunaan jalan umum oleh angkutan batubara sejak beberapa tahun terakhir, mulai dari kemacetan, kerusakan jalan, kecelakaan lalu lintas, hingga gangguan aktivitas ekonomi warga.

Sekda Muaro Jambi, Budhi Hartono, dikutip dari Antara, Rabu (1/4/2026), mengatakan pemerintah daerah secara prinsip siap mendukung investasi yang bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan mengurangi beban yang harus ditanggung masyarakat. 

Katanya, jalur angkutan batubara di Jambi selama ini banyak menempuh wilayah Muaro Jambi dan ini telah menimbulkan berbagai dampak negatif yang signifikan.

"Penyelesaian jalan khusus PT SAS diharapkan nanti bisa mengurai segala permasalahan yang ada," ujar Budhi.

Budhi menegaskan, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi sangat mendukung investasi yang masuk ke daerah mereka dan meminta PT SAS juga memenuhi segala ketentuan dan mengedepankan kepentingan dan aspirasi dari masyarakat. 

Pemkab juga telah rapat pemaparan progres jalan khusus di Kantor Bupati Muaro Jambi belum lama ini. 

Budhi mencontohkan, dalam rapat pemaparan dengan PT SAS baru-baru ini, muncul masukan-masukan dari perwakilan masyarakat yang desanya dilewati trase jalan khusus PT SAS.

Sejumlah masukan antara lain terkait akses perlintasan di jalur jalan khusus untuk warga menuju kebun maupun ke rumahnya. “Para kades meminta agar dibangun jalan perlintasan agar warga bisa semakin dekat menuju ke kebun dan rumah mereka mereka,” ujarnya.

Masukan lain yaitu keterlibatan tenaga kerja lokal serta mitigasi terhadap dampak lingkungan seperti kebisingan dan polusi debu agar tidak menimbulkan permasalahan baru di kemudian hari.

Ia menyebut terhadap aspirasi tersebut, pihak PT SAS telah memberikan respons positif dan menyatakan kesiapannya. Mereka juga menyatakan bahwa pembangunan yang dilakukan mengedepankan praktik yang bertanggung jawab dengan minimal dampak lingkungan. 

"Kita berharap PT SAS segera bisa menyelesaikan jalan khusus ini  agar apa yang selama ini jadi permasalahan di Kabupaten Muaro Jambi bisa menemukan titik terang dan jalan keluar," lanjutnya lagi.

--Sebelumnya Pemkab Batang Hari Juga Dukung PT SAS--

Sebelumnya, Pemkab Batang Hari juga menyatakan dukungan percepatan penyelesaian jalan khusus di Batang Hari.

Terlalu banyak dampak negatif yang harus ditanggung masyarakat Kabupaten Batanghari akibat jalan umum masih terus digunakan sebagai jalur angkutan tambang. 

Hal ini membuat Pemkab Batanghari mendesak agar jalan khusus yang kini sedang dibangun PT SAS untuk segera bisa diselesaikan. 

Sekda Mula P. Rambe, baru-baru ini mengatakan, Pemkab bahkan siap hadir dan berperan jika ada kendala yang dihadapi  PT SAS selama proses pembangunan di wilayah Kabupaten Batang Hari, karena bagaimanapun, percepatan pembangunan jalan khusus untuk kepentingan masyarakat luas.

"Secara aturan jalan khusus menjadi sesuatu yang harus dikejar dan didorong percepatannya, disamping secara ekonomi memang sangat dibutuhkan oleh pemerintah," Tegas Rambe.

Dukungan terhadap PT SAS, juga berhubungan dengan segala permasalahan yang terkait langsung dengan masyarakat, mulai dari kemacetan yang tak berkesudahan yang membuat warga menderita, hingga kecelakaan yang telah menelan korban jiwa, serta perekonomian yang ikut terganggu.

Pemkab Batang Hari katanya juga telah mendengar langsung pemaparan manajemen PT SAS, dari progres pembangunan jalan khusus, hingga kendala yang dihadapi. Dalam pertemuan itu, juga dihadiri semua dinas terkait di lingkungan Pemkab Batanghari, desa dan perwakilan masyarakat serta jajaran manajemen PT SAS. Pemda harus mengetahui perkembangannya mengingat kebutuhan jalan khusus sudah kian mendesak khususnya di Kabupaten Batang Hari.

Jalan khusus menjadi sesuatu yang harus dikejar dan didorong percepatan nya. Apalagi untuk membuat jalan khusus, APBD tentu tidak akan sanggup, maka ketika ada swasta yang bersedia, harus dikejar dan didukung, tegasnya lagi. 

Pihak PT SAS kata Rambe, dalam pemaparanya juga telah menyampaikan kesiapan mereka untuk menindaklanjuti berbagai masukan dari Pemkab Batang Hari dan Forkopimda serta warga yang hadir, serta berkomitmen menjalankan pembangunan sesuai dengan regulasi yang berlaku. 

Sekedar informasi, PT SAS saat ini sedang membangun jalan khusus sepanjang 108 kilometer, dari mulut tambang di Kabupaten Sarolangun, melewati wilayah Batang Hari, Muaro Jambi hingga ke TUKS di Kota Jambi. (*)

Musrenbang RKPD 2027 Digelar, Bupati Fadhil Tekankan Penguatan Potensi Unggulan Daerah

 

Merdekapost.com - Pemerintah Kabupaten Batang Hari menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) sebagai langkah strategis dalam menyusun arah kebijakan pembangunan tahun 2027. 

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Pemuda Muara Bulian, Senin (30/3/2026). 

Musrenbang ini dihadiri berbagai unsur penting, mulai dari perwakilan pemerintah pusat dan daerah, anggota DPRD, organisasi perangkat daerah (OPD), hingga tokoh masyarakat. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bagian penting dalam menyerap aspirasi guna menentukan prioritas pembangunan daerah. 

Bupati Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief, dalam sambutannya menegaskan bahwa Musrenbang RKPD bukan sekadar agenda tahunan, melainkan forum utama untuk menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan program prioritas pemerintah daerah. Ia menekankan pentingnya perencanaan yang tepat sasaran agar pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. 

Untuk tahun 2027, tema pembangunan yang diusung difokuskan pada pemenuhan kebutuhan utama dan penunjang, dengan penekanan pada pengembangan keunggulan komparatif daerah. Tema ini disusun dengan mempertimbangkan tahapan pembangunan, target RPJMD, serta kebutuhan pendanaan dan sumber daya yang tersedia. 

Selain itu, Musrenbang RKPD tahun ini juga menjadi bagian dari tahun kedua pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Pemerintah daerah berharap forum ini mampu menghasilkan perencanaan yang terarah, terukur, dan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. 


Melalui forum ini, seluruh pihak diharapkan dapat bersinergi dalam merumuskan program pembangunan yang efektif dan berorientasi pada potensi unggulan daerah, sehingga Batang Hari dapat terus berkembang dan bersaing di tingkat regional maupun nasional. (*)

Geger! Warga Seleman Danau Kerinci Temukan Mayat Laki-laki di Warung Bakso

DANAU KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Warga Desa Seleman, Kecamatan Danau Kerinci, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki disebuah warung makan "Bakso & Mie Ayam Tombo Luwe", Senin (30/03/2026). 

Kejadian ini tentu saja memancing kerumunan warga yang ingin melihat langsung di lokasi kejadian.

Kronologi Penemuan

Penemuan mayat ini bermula saat warga sekitar merasa curiga dengan kondisi di dalam warung tersebut. Setelah diperiksa, ditemukan seorang pria sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Sontak, kabar ini menyebar dengan cepat dan membuat warga setempat geger.

Pihak kepolisian dari Polsek Danau Kerinci segera tiba di lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Garis polisi (police line) telah dipasang di sekitar warung untuk mencegah warga mendekat demi kelancaran proses evakuasi dan identifikasi.

Warga berkemumun di Lokasi kejadian.(adz)

Penyebab Kematian

Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun di lapangan, pria tersebut diduga meninggal dunia akibat penyakit darah tinggi (hipertensi) yang dideritanya. 

Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mencolok pada tubuh korban saat pemeriksaan awal.

"Iya, tadi warga langsung ramai. Katanya meninggal karena sakit darah tinggi. Polisi sudah di lokasi untuk menangani," ujar salah satu warga yang berada di kerumunan.

Aparat Kepolisian dan Medis saat melakukan evakuasi.(Ali)

Evakuasi Korban

Hingga berita ini diturunkan, jenazah telah dievakuasi oleh petugas medis dan kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. Situasi di lokasi saat ini masih terpantau ramai oleh warga yang penasaran, namun tetap kondusif di bawah pengawasan petugas.(Ali)

Penemuan Jasad Lansia di Pondok Tinggi, Polisi Pastikan Meninggal Karena Sakit

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Personel Polres Kerinci bersama Unit Reskrim Polsek Sungai Penuh mengevakuasi jasad seorang perempuan lanjut usia (lansia) yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Dusun Singaro, Desa Pondok Agung, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh, Minggu (29/03/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Korban diketahui bernama Fatmawati (78), yang pertama kali ditemukan oleh anak kandungnya, Hardizal (52), saat datang untuk menjenguk orang tuanya.

Kapolres Kerinci melalui Kasi Humas Iptu DS Sitinjak, menjelaskan, penemuan tersebut bermula ketika saksi merasa curiga karena pintu rumah korban terkunci dari dalam. Selain itu, saksi juga mencium aroma tidak sedap dari dalam rumah serta melihat banyak lalat di sekitar pintu.

Karena khawatir terjadi sesuatu, saksi bersama seorang tetangga korban, Sesmita Yeti (56), akhirnya membuka pintu secara paksa menggunakan linggis. Setelah pintu berhasil dibuka, korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di lantai, tepat di belakang pintu, dan sudah dalam keadaan tidak bernyawa.

Peristiwa tersebut kemudian segera dilaporkan kepada Kepala Dusun setempat dan diteruskan ke pihak kepolisian. Mendapatkan laporan, petugas langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan hasil olah TKP yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Kerinci bersama Unit Reskrim Polsek Sungai Penuh, tidak ditemukan adanya tanda-tanda yang mengarah pada tindak pidana. Kondisi rumah dalam keadaan aman, tanpa kerusakan, tidak ada barang yang hilang, maupun bercak darah di lokasi kejadian. 

Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RSU Mayjen H.A. Thalib untuk dilakukan pemeriksaan visum luar. Dari hasil pemeriksaan medis yang dilakukan oleh dokter, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar dua hari sebelum ditemukan.

Keluarga Menerima sebagai Musibah

Pihak keluarga juga menyampaikan bahwa korban selama ini tinggal seorang diri dan memiliki riwayat penyakit, di antaranya asam lambung, gangguan penglihatan, serta kondisi fisik yang telah menurun akibat faktor usia.

“Keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah murni dan menolak untuk dilakukan autopsi. Hal tersebut diperkuat dengan surat pernyataan resmi dari pihak ahli waris,” ujar Kasi Humas Polres Kerinci Iptu DS Sitinjak.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Polres Kerinci juga berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Pondok Agung guna membantu kelancaran proses pemulasaraan jenazah.

Polres Kerinci turut mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan perhatian terhadap anggota keluarga, khususnya para lansia yang tinggal sendiri, guna mencegah terjadinya peristiwa serupa di kemudian hari.(*)

Jaga Tradisi Leluhur, Masyarakat Koto Ujung Pasir Gelar Ziarah Kubur Massal Usai Puasa Enam

 

Merdekapost.com – Semangat kebersamaan dan pelestarian tradisi leluhur terpancar jelas di Desa Koto Ujung Pasir. Tepat enam hari setelah Hari Raya Idul Fitri, masyarakat setempat menggelar kegiatan ziarah bersama di Pemakaman Umum desa yang dilanjutkan ke makam leluhur, sako Barajo, pada momen perayaan Hari Raya Puasa Enam.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh ratusan warga, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, hingga pemuda. Suasana religius kental terasa saat lantunan sholawat bergema mengiringi perjalanan rombongan menuju lokasi pemakaman.

Apresiasi Kepala Desa atas Kekompakan Warga

Kepala Desa Koto Ujung Pasir, Sunandar AZ, S.Pd., yang hadir langsung di tengah masyarakat, menyampaikan rasa bangga dan sanjungannya atas antusiasme warga yang luar biasa. Menurutnya, kekompakan ini adalah aset berharga bagi desa.

"Saya sangat menyanjung tinggi kekompakan dan antusiasme masyarakat Desa Koto Ujung Pasir. Tradisi yang telah diwariskan oleh orang tua dan leluhur kita terdahulu ini tidak pernah luntur. Ini membuktikan bahwa warga kita sangat menghargai sejarah dan akar budayanya," ujar Sunandar.

Beliau juga berharap agar nilai-nilai luhur ini terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang. "Semoga tradisi ziarah dan sholawat ini tidak pernah hilang sampai ke anak cucu kita nanti. Ini adalah jati diri kita," tambahnya.

Momen Silaturahmi Lintas Desa

Selain sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu, momen ziarah bersama ini juga menjadi wadah silaturahmi yang efektif. Tidak hanya warga lokal, masyarakat dari luar desa pun turut hadir dan berbaur dalam suasana Idul Fitri yang masih terasa hangat.

Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama di pemakaman nenek moyang sako Barajo, memohon keberkahan dan keselamatan bagi seluruh masyarakat desa. Dengan suksesnya acara ini, Desa Koto Ujung Pasir kembali membuktikan bahwa kemajuan zaman tidak harus menggerus adat istiadat yang telah lama mengakar. (*)

Kembali Tinjau Pasar Tanjung Bajure, Pemkot Sungai Penuh Dorong Penataan dan Kesejahteraan Pedagang

Wawako Azhar dan Sekda Alfian Kembali turun meninjau Pasar Tanjung Bajure, Pemkot Sungai Penuh Dorong Penataan dan Kesejahteraan Pedagang.(Ist)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah bersama Sekretaris Daerah Alpian kembali melakukan peninjauan ke Pasar Tanjung Bajure, Sabtu (3/2025), guna memastikan kondisi pasar sekaligus menyerap aspirasi pedagang dan pekerja.

Dalam kunjungan tersebut, keduanya meninjau langsung aktivitas perdagangan serta berdialog dengan para pedagang. Sejumlah masukan, keluhan, hingga harapan terkait pengelolaan pasar disampaikan secara terbuka oleh para pelaku usaha.

Wawako Azhar menekankan bahwa keberadaan pasar memiliki peran strategis sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga diperlukan tata kelola yang baik dan berkelanjutan.

Selain menyerap aspirasi, Wawako Azhar dan Sekda Alpian juga melakukan pemantauan terhadap pemasangan tenda sosial di kawasan pasar. Mereka turut menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan para buruh yang bekerja di lingkungan pasar tersebut.

Kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat, sekaligus menciptakan suasana pasar yang lebih tertata, nyaman, dan produktif.

“Pemerintah daerah berharap adanya keterlibatan aktif masyarakat, khususnya para pedagang, dalam memberikan masukan demi perbaikan sektor pasar. Dengan pengelolaan yang baik, pasar tidak hanya menjadi pusat ekonomi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi optimal bagi daerah,” ujar Wawako Azhar.(Adz)

Bupati Merangin Kesal, Soroti Warga Buang Sampah Sembarangan: “Anda Tak Punya Rasa Malu”

Unggahan Facebook Bupati Merangin Muhammad Syukur yang kesal dengan warga yang buang sampah sembarangan.(Facebook)

MERANGIN, MERDEKAPOST.COM – Bupati Merangin H M Syukur Menumpahkan kekesalannya terhadap perilaku sebagian warganya. Melalui unggahan di akun Facebook pribadinya, orang nomor satu di Kabupaten Merangin itu melontarkan kritik keras terkait kebiasaan membuang sampah sembarangan dan merusak fasilitas umum.

Dalam status yang ditulis dengan nada emosional, bupati menyoroti masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, meski pemerintah telah berupaya memperbaiki dan mempercantik kawasan publik.

“Sekedar buang sampah ke tempatnya anda tidak mau, anda jatuhkan dari turap yang sudah dicat rapi, luar biasa perilaku yang begini… anda benar-benar tidak punya rasa malu,” tulisnya.

Pernyataan tersebut sontak menjadi perhatian warganet. Sebagian mendukung sikap tegas bupati sebagai bentuk kekecewaan yang wajar, namun tak sedikit pula yang menilai penyampaian tersebut terlalu keras untuk disampaikan di ruang publik.

Fenomena buang sampah sembarangan memang masih menjadi persoalan klasik di sejumlah titik di Merangin. Padahal, pemerintah daerah dalam beberapa waktu terakhir gencar melakukan penataan lingkungan, termasuk pengecatan turap dan perbaikan ruang publik.

Kemarahan bupati ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa persoalan kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran kolektif masyarakat.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan lanjutan dari pihak resmi pemerintah daerah terkait langkah konkret yang akan diambil menyusul pernyataan tersebut. Namun, desakan agar ada edukasi dan penegakan aturan yang lebih tegas terhadap pelanggar kebersihan mulai mengemuka di tengah masyarakat.(Adz)

Kebakaran Hebat di Semurup Kerinci, Api Melalap Tiga Rumah Warga

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Desa Koto Datuk, Semurup, Kecamatan Air Hangat Barat, Kabupaten Kerinci, Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kebakaran melanda tiga unit rumah semi permanen. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp350 juta.

Api pertama kali diketahui sekitar pukul 15.15 WIB oleh seorang warga, Yura Sartika, yang melihat kepulan asap tebal disertai teriakan “api” dari arah rumah korban. Warga yang panik segera berhamburan menuju lokasi untuk memastikan kondisi.

Setibanya di tempat kejadian, api sudah membesar dan melahap bagian lantai dua rumah milik Jamali dan Raunah. Warga berupaya memadamkan api secara manual sembari menunggu bantuan datang, khawatir kobaran merembet ke bangunan lain yang berdekatan.

"Saat kejadian, seluruh pemilik rumah tidak berada di lokasi. Jamali dan Raunah diketahui sedang berada di sawah, sedangkan Don Porgatmi menghadiri acara syukuran," jelas Kapolsek Air Hangat Iptu Julisman kepada wartawan

Sekitar 10 menit kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Air Hangat tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Upaya tersebut diperkuat dengan kedatangan tiga unit mobil tambahan pada pukul 16.00 WIB.

Api baru berhasil dijinakkan sekitar pukul 16.50 WIB setelah petugas pemadam dibantu personel Polsek Air Hangat dan warga melakukan pemadaman intensif.

Akibat kebakaran itu, tiga rumah mengalami kerusakan berat. Bangunan semi permanen yang sebagian besar berbahan mudah terbakar diduga mempercepat penyebaran api.

Diketahui, saat kejadian berlangsung para pemilik rumah tidak berada di tempat. Jamali dan Raunah sedang berada di sawah, sementara Don Porgetmi (48), pemilik rumah lainnya, tengah menghadiri acara syukuran.

Kepolisian telah melakukan pengamanan lokasi, memasang garis polisi, serta melakukan olah tempat kejadian perkara. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran.

Dari hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Dugaan ini diperkuat oleh tidak adanya aktivitas penghuni di dalam rumah saat api mulai muncul.

Pasca kejadian, situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif. Aparat kepolisian bersama pemerintah setempat kini melakukan pendataan korban serta menyiapkan langkah bantuan sosial bagi warga terdampak.(*)

Haji 2026 Dipastikan Tetap Berjalan, Saudi Jamin Keamanan Jemaah

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al-Amoudi, menegaskan kondisi keamanan di dalam negeri Saudi tetap stabil dan terkendali, Haji 2026 Dipastikan Tetap Berjalan.(iST)

JAKARTA – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi memastikan pelaksanaan ibadah haji 2026 tetap berlangsung sesuai jadwal. Kepastian ini di sampaikan untuk meredam kekhawatiran publik terkait situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al-Amoudi, menegaskan kondisi keamanan di dalam negeri Saudi tetap stabil dan terkendali. Ia memastikan seluruh rangkaian persiapan haji berjalan sesuai rencana pemerintah.

“Kami pastikan pelaksanaan haji tetap berjalan sesuai perencanaan, dan kondisi di Arab Saudi aman,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta.

Menurut Faisal, pemerintah Saudi terus melakukan koordinasi teknis guna memastikan kelancaran keberangkatan jemaah, termasuk dari Indonesia. Ia menegaskan, situasi ketegangan di kawasan tidak berdampak langsung terhadap pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

Selain itu, Arab Saudi juga terus mengintensifkan upaya diplomasi dengan sejumlah negara untuk meredakan konflik regional, khususnya yang berpotensi mengganggu jalur laut internasional dan stabilitas global.

Ia mengakui, dinamika keamanan kawasan dapat berdampak pada ekonomi dunia. Namun, Saudi bersama komunitas internasional terus mendorong langkah kolektif guna menjaga stabilitas dan keamanan global.

Pernyataan ini sekaligus memberikan kepastian bagi calon jemaah, khususnya dari Indonesia, bahwa pelaksanaan ibadah haji 2026 tetap aman dan tidak mengalami gangguan.

Sejumlah biro perjalanan haji dan umrah juga mengimbau jemaah untuk tetap tenang dan fokus mempersiapkan keberangkatan, seiring jaminan keamanan yang telah di sampaikan otoritas Arab Saudi.(*)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs