GMM Jambi Pertanyakan Proses Hukum Kasus 3 Ton Solar di Merangin

Merangin, Merdekapost.com – Gerakan Mahasiswa Merangin (GMM) Jambi mempertanyakan perkembangan proses hukum terkait kasus dugaan pengangkutan atau penimbunan sekitar 3 ton bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang sebelumnya diamankan oleh Polres Merangin.

Ketua Umum GMM Jambi, Zaki Janasta, mengatakan bahwa pihaknya telah berupaya meminta klarifikasi kepada pihak kepolisian, khususnya Kasat Reskrim Polres Merangin, mengenai perkembangan penanganan perkara tersebut. Namun, hingga saat ini belum ada penjelasan resmi yang diterima.

"Kami telah mencoba menghubungi Kasat Reskrim Polres Merangin untuk meminta informasi terkait perkembangan kasus tersebut. Namun, pesan yang kami sampaikan hanya dibaca tanpa adanya tanggapan ataupun penjelasan resmi," ujar Zaki Janasta.

Baca Juga: Sembunyi di Kebun Sawit, 2 Buron Kasus Narkoba di Tanjabbar ditangkap

Menurut Zaki, GMM Jambi menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Namun demikian, keterbukaan informasi kepada masyarakat dinilai penting guna menjaga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.

"Kami menghormati proses hukum yang sedang berlangsung. Akan tetapi, masyarakat juga berhak mengetahui sejauh mana perkembangan penanganan kasus ini. Transparansi sangat diperlukan agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat," tegasnya.

GMM Jambi menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kasus tersebut hingga adanya kepastian hukum yang jelas. Organisasi mahasiswa itu juga tidak menutup kemungkinan akan melakukan aksi penyampaian pendapat apabila tidak ada kejelasan informasi yang disampaikan kepada publik.

Melalui pernyataannya, GMM Jambi mendesak Polres Merangin untuk segera memberikan penjelasan resmi terkait perkembangan proses hukum kasus dugaan pengangkutan atau penimbunan 3 ton solar tersebut demi terwujudnya transparansi, akuntabilitas, dan kepastian hukum.

"Kami berharap aparat penegak hukum dapat memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat terkait perkembangan kasus ini, sehingga tidak menimbulkan berbagai asumsi maupun pertanyaan di ruang publik," tutup Zaki. (*)

Berikut Daftar nama Pejabat Eselon III,IV dan Kapus yang di lantik Wawako Sungai Penuh Malam ini

SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh kembali melakukan penyegaran birokrasi. Wakil Wali Kota Sungai Penuh melantik sebanyak 56 pejabat administrator, pengawas dan kepala puskesmas dalam sebuah prosesi pelantikan yang berlangsung pada malam hari.

Pelantikan tersebut mencakup 26 pejabat Eselon III, 27 pejabat Eselon IV, serta 3 Kepala Puskesmas yang akan menempati sejumlah posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, sekaligus mengoptimalkan pelaksanaan program pembangunan di berbagai sektor.

Daftar Pejabat Eselon III, Eselon IV dan Kepala Puskesmas yang Dilantik Beserta Jabatannya

Pejabat Eselon III

1. Damhar, SKM, M.Si – Kepala Bidang Penegakan Perda dan Sumber Daya Aparatur, Satpol PP dan Damkar.

2. drh. Verry Irfan, MM – Sekretaris Kecamatan Pesisir Bukit.

3. Safrizal, SP, MSi – Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD.

4. Zamroni, SH, M.H. – Kepala Bidang Ketentraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat Satpol PP dan Damkar.

5. Ir. Khalik Munawar, SE, ST, M.Si – Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD.

6. Aries Armen, S.Pt, M.Si – Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan.

7. Ramles B, S.Sos, MM – Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial.

8. Novirma, S.Pd – Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup.

9. Rendra Hadinata, SP, MM – Kepala Bidang Prasarana, Sarana dan Penyuluhan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan.

10. Reni Tomanova, SH – Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Pemenuhan Hak Anak DP3AP2KB.

11. Syafwan Iskandar, SE, MM – Kepala Bidang Kesatuan Bangsa Badan Kesbangpol.

12. Alon Irawan, SH, MH – Kepala Bagian Hukum Setda Kota Sungai Penuh.

13. Indra Harsa, S.Pd.I., M.M – Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Sungai Penuh.

14. Indra Jaya, SKM – Sekretaris Inspektorat.

15. Melya Elfa, S.Pt, M.Si – Sekretaris Kecamatan Kumun Debai.

Baca Juga: Sempat Dinonjobkan, 3 Mantan Kadis Kembali Dilantik, Ini Jabatan Baru Mereka di Pemkot Sungai Penuh

16. Wendi Joni Putra, SE, MM – Sekretaris Kecamatan Tanah Kampung.

17. Gusdanir Dwinta, SE – Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik.

18. Sev Eka Putra, S.Pd, ME – Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

19. Paspita Wati, S.Pd, MM – Camat Tanah Kampung.

20. Deddy Karyadi, S.IP, M.Si – Sekretaris Kecamatan Pondok Tinggi.

21. Johandra, S.H.I., M.H. – Sekretaris Kecamatan Hamparan Rawang.

22. Hasnan, SH, MH – Sekretaris Kecamatan Sungai Bungkal.

23. Bdn. Rike Irmanengsih, S.Tr.Keb – Kepala Bagian Umum RSUD Mayjen H.A. Thalib.

24. Eva Mardawati, S.Pd – Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial.

25. Thedi Fisher, AM.Kep., SE., MM – Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Penggerakan DP3AP2KB.

Pejabat Eselon IV

1. Masriah, A.Md.Farm – Kepala Sub Bagian Umum dan Kehumasan RSUD Mayjen H.A. Thalib.

2. Peri Aryansyah, S.P – Kepala Sub Bagian Keuangan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan.

3. Rosmaida, S.Sos, M.M – Kepala Kasubbag Tata Usaha RSUD H. Bakri.

4. Operianti Lestari, S.AP, M.M – Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Pondok Tinggi.

5. Ripi Hamdani, S.AP., M.H – Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Bapenda.

6. Ns. Irmaneli, S.Kep – Kepala Seksi Pelayanan Medis RSUD Mayjen H.A. Thalib.

7. Deni Harveni, S.K.M – Kepala Seksi Pelayanan Penunjang Non Medis dan Rekam Medis RSUD Mayjen H.A. Thalib.

8. Elia Yusnaini, A.Md.Kes – Kepala Seksi Pelayanan Penunjang Medis RSUD Mayjen H.A. Thalib.

9. Arya Vermasari, SKM, MARS – Kepala Seksi Perencanaan dan Evaluasi RSUD Mayjen H.A. Thalib.

10. Arnadi, SKM – Kepala Tata Usaha Puskesmas Rawang.

11. Hasridawati, SE – Kepala Sub Bagian Keuangan DP3AP2KB.

12. Yevi Zefgenia, SP – Kepala Sub Bagian Umum Sekretariat DPRD.

13. Simop Oktaria, SKM, M.M – Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Tanah Kampung.

14. Roni Maiwandri, S.K.M, MM – Kepala Sub Bagian Tata Usaha Puskesmas Tanjung.

15. Tuti Sumiyanti, SH, M.H – Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Kecamatan Pesisir Bukit.

16. Irfantri, SE – Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Kecamatan Pondok Tinggi.

17. Yesi Yeni Kristina, SE – Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Kecamatan Sungai Penuh.

18. Andrian, SE – Kepala Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan Kecamatan Sungai Bungkal.

19. Rino Anthoni, SE, M.M – Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Kecamatan Pesisir Bukit.

20. Metti Fitrida, S.Sos – Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Kecamatan Hamparan Rawang.

21. Mar Putra, S.Sos – Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Pesisir Bukit.

22. Yusi Nila Krisna, SE – Kepala Sub Bidang Pengelolaan Sistem Informasi Pendapatan Daerah Bapenda.

23. Emi Syafrida, S.Pd – Sekretaris Kecamatan Sungai Penuh.

24. Dodi Indra, SE – Kepala Seksi Pelayanan Umum Kecamatan Sungai Bungkal.

25. Sepnurdin, SE – Kepala Seksi Angkutan dan Pengujian Sarana Dinas Perhubungan.

26. Heri Maryanto, S.Sos – Lurah Pondok Tinggi.

27. Faizal Heryanto, S.Sos – Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Sungai Bungkal.

Kepala Puskesmas

1. Afrina, S.Kep (Ners) – Kepala Puskesmas Kumun.

2. Ns. Zubir, S.Kep, MM – Kepala Puskesmas Tanah Kampung.

3. Ns. Eli Amrina, S.Kep – Kepala Puskesmas Rawang.

(Adz)

Sempat Dinonjobkan, 3 Mantan Kadis Kembali Dilantik, Ini Jabatan Baru Mereka di Pemkot Sungai Penuh

SUNGAI PENUH – Wakil Walikota Azhar Hamzah, melantik sebanyak 50-an orang pejabat Eselon III dan IV, di Lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh, Kamis (18/6/2026) malam.

Pelantikan kali ini menjadi perhatian publik. Pasalnya, tiga pejabat yang sebelumnya kehilangan jabatan strategis kini kembali dipercaya menduduki posisi baru dalam struktur pemerintahan daerah.

Tiga mantan Kepala Dinas (Kadis) di Pemkot Sungai Penuh yang sempat dinonjobkan, kini kembali dilantik dan mendapatkan jabatan baru. Mereka dilantik bersama puluhan pejabat eselon III dan IV  malam ini.

Pelantikan dijajaran Pemerintah Kota Sungai Penuh tersebut menjadi perhatian publik. Pasalnya, tiga pejabat yang sebelumnya kehilangan jabatan strategis kini kembali dipercaya menduduki posisi baru dalam struktur pemerintahan daerah.

Salah satu pejabat yang kembali dilantik adalah Damhar. Mantan Kepala Dinas Kesehatan yang juga pernah menjabat Kepala Badan Ketahanan Pangan itu kini dipercaya mengemban tugas sebagai Kepala Bidang pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Satuan Polisi Pamong Praja (Damkar dan Satpol PP) Kota Sungai Penuh.

Selain itu, drh. Irvan, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Peternakan, juga kembali masuk dalam daftar pejabat yang dilantik. Ia kini menempati posisi baru sebagai Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Pesisir Bukit.

Sementara itu, Safrizal, mantan Kepala Dinas Perdagangan Kota Sungai Penuh, dipercaya menduduki jabatan sebagai Kepala Bidang pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sungai Penuh.

Kembalinya ketiga mantan kepala dinas tersebut menandakan adanya penyesuaian dan penataan ulang organisasi di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya memperkuat kinerja birokrasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam pelantikan yang sama, sebanyak 56 pejabat lainnya juga mendapatkan promosi, rotasi maupun mutasi jabatan. Perombakan ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam mengoptimalkan sumber daya aparatur sipil negara sesuai kebutuhan organisasi.

Reshuffle pejabat yang berlangsung pada malam hari tersebut berlangsung lancar dan dihadiri sejumlah pejabat daerah. Pemerintah berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dan menjalankan tugas sesuai tanggung jawab yang diberikan.

Siapa saja mantan Kadis yang kembali dilantik di Sungai Penuh?

  • Tiga mantan Kadis yang kembali dilantik adalah Damhar, drh. Irvan, dan Safrizal.Damhar, SKM, M.Si – Kepala Bidang Penegakan Perda dan Sumber Daya Aparatur, Satpol PP dan Damkar.
  • Ir. Khalik Munawar, SE, ST, M.Si – Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD.
  • Safrizal, SP, MSi – Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD.

Informasi sementara, Camat Pondok Tinggi dijabat oleh Romi Sumpari, S.E., M.M.

Hingga berita ini dipublish, prosesi pelantikan masih berlangsung.

(Red)


Sembunyi di Kebun Sawit, 2 Buron Kasus Narkoba di Tanjabbar ditangkap

Dua orang Buron Kasus Narkoba di Tanjab Barat Ditangkap di Kebun Sawit

TANJAB BARAT - Pelarian dua orang yang masuk daftar pencarian orang (DPO) kasus narkotika di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) berakhir di tangan polisi. 

Keduanya diciduk tanpa perlawanan saat bersembunyi di area perkebunan kelapa sawit.

Penangkapan dipimpin langsung oleh Kasatresnarkoba Polres Tanjab Barat, AKP Agus Alexander Purba, S.H., M.H., bersama jajaran personel Satresnarkoba pada Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.

"Setelah melakukan penyelidikan keberadaan DPO yang akurat, tim langsung bergerak menuju lokasi. Setibanya di lokasi, petugas berhasil mengamankan dua orang yang merupakan DPO dalam perkara narkotika tanpa perlawanan," ujar AKP Agus Alexander Purba kepada wartawan, Rabu (17/6/2026).

Operasi senyap ini bermula dari laporan berharga yang diterima polisi dari masyarakat. Warga melaporkan adanya aktivitas mencurigakan dan mengendus keberadaan dua buron yang selama ini paling dicari oleh Satresnarkoba Polres Tanjab Barat.

Mendapat informasi valid, polisi langsung bergerak cepat melakukan pengintaian. Kedua tersangka akhirnya berhasil dikepung dan diamankan di area kebun sawit Kilometer 91, Desa Dusun Mudo, Kecamatan Muara Papalik, Kabupaten Tanjab Barat.

Berdasarkan data dari kepolisian, kedua tersangka yang berhasil diamankan merupakan warga Kecamatan Tungkal Ilir, dengan rincian identitas mulai dari Fikri Permana alias Benjo (±28 tahun) dan Ryatina alias Ria (±28 tahun). 

Atas perbuatannya, Benjo dan Ria kini harus bersiap menghadapi ancaman hukuman berat. Keduanya diduga kuat terlibat dalam tindak pidana narkotika berskala serius.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana dan/atau Pasal 609 Ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka saat ini telah dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Tanjab Barat. Polisi masih terus melakukan proses penyidikan mendalam serta pengembangan kasus untuk membongkar jaringan narkoba yang melibatkan kedua DPO tersebut. (adz) 

Malam Ini, Pemkot Sungai Penuh Rombak Kabinet lagi, Sekitar 50 Pejabat Eselon III dan IV Dilantik

SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh kembali melakukan perombakan birokrasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan puluhan pejabat administrator dan pengawas pada Kamis (18/6/2026) malam.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, prosesi pelantikan mulai berlangsung sekitar pukul 21.00 WIB dan melibatkan pejabat eselon III serta eselon IV dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Sungai Penuh.Referensi Geografis

Agenda tersebut langsung menjadi perhatian publik karena jumlah pejabat yang dilantik cukup banyak. Berdasarkan informasi dari sumber internal pemerintahan, jumlah pejabat yang mengikuti pelantikan diperkirakan mencapai sekitar 50 orang.

Perombakan ini disebut sebagai bagian dari langkah strategis Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam meningkatkan efektivitas birokrasi, memperkuat pelayanan publik, serta melakukan penyegaran organisasi guna mendukung percepatan program pembangunan daerah.

“Ya, malam ini memang ada pelantikan. Informasinya pejabat eselon III dan IV. Jumlahnya sekitar 50 orang,” ujar salah seorang sumber yang mengetahui agenda tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh daftar lengkap nama-nama pejabat yang dilantik maupun posisi jabatan baru yang ditempati. Pemerintah Kota Sungai Penuh juga belum memberikan keterangan resmi terkait rincian mutasi dan rotasi tersebut.Referensi Geografis

Namun, reshuffle ini diperkirakan akan membawa perubahan pada sejumlah posisi strategis di OPD yang selama ini menjadi sorotan dalam pelaksanaan program pemerintah dan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara media masih menghimpun informasi lebih lanjut terkait daftar pejabat yang dilantik, jabatan yang mengalami pergeseran, serta alasan di balik kebijakan rotasi dan mutasi tersebut. (red)

Monadi Perkuat Old Star Siulak di Final Kapolres Cup U-40, Tundukkan Old Star Rawang 3-1

Bupati Kerinci Monadi Perkuat Old Star Siulak di Final Kapolres Cup U-40, Berhasil Tundukkan Old Star Rawang 3-1 dan menjuarai Turnamen tersebut.(Ist) 

KERINCI – Final Turnamen Sepak Bola Kapolres Cup U-40 berlangsung sengit. 

Laga final yang mempertemukan Old Star Siulak melawan Old Star Rawang berlangsung sengit di Lapangan Desa Penawar, Kecamatan Setinjau Laut, Kabupaten Kerinci, Kamis (18/6/2026).

Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung tampil menyerang dan saling jual beli serangan. Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi dengan tensi yang cukup ketat.

Wasit Dahliana beberapa kali harus mengeluarkan kartu kuning kepada pemain dari kedua kesebelasan untuk menjaga jalannya pertandingan tetap kondusif.

Baca Juga: Dua Kepala Daerah Satu Suara, Dorong Percepatan IAIN Kerinci Menjadi UIN

Memasuki babak pertama, baik Old Star Siulak maupun Old Star Rawang sama-sama gagal memanfaatkan peluang yang diperoleh. Hingga turun minum, skor tetap bertahan 0-0.

Pada babak kedua, Old Star Siulak terus menggempur pertahanan Old Star Rawang. Namun, rapatnya lini belakang lawan membuat sejumlah peluang gagal berbuah gol. Di sisi lain, Old Star Rawang juga beberapa kali melancarkan serangan balik yang cukup berbahaya, namun belum mampu mengubah kedudukan.

Untuk menambah daya gedor tim, Old Star Siulak melakukan sejumlah pergantian pemain, termasuk memasukkan Bupati Kerinci, Monadi. Kehadiran Monadi menambah semangat permainan tim. Meski hanya bermain sekitar delapan menit, Monadi mampu menarik perhatian para penonton yang memadati lapangan.

Hingga waktu normal berakhir, kedua tim tetap gagal memecah kebuntuan. Skor 0-0 bertahan dan pertandingan pun harus ditentukan melalui babak adu penalti.

Pada babak adu penalti tersebut, para eksekutor Old Star Siulak tampil lebih tenang dan berhasil mengungguli Old Star Rawang dengan skor 3-1. Kemenangan itu sekaligus mengantarkan Old Star Siulak keluar sebagai juara Turnamen Kapolres Cup U-40 Tahun 2026.

Sementara itu, Old Star Rawang harus puas menjadi runner-up setelah memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan.

Dalam sambutannya usai pertandingan, Kapolres Kerinci menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia, perangkat pertandingan, serta para peserta yang telah menyukseskan turnamen dengan menjunjung tinggi sportivitas dan kebersamaan.

“Dengan mengucapkan Alhamdulillahirabbil’alamin, Turnamen Sepak Bola Kapolres Cup U-40+ secara resmi saya tutup,” ujar Kapolres Kerinci.

Penutupan turnamen tersebut disambut meriah oleh para pemain dan penonton yang memadati Lapangan Desa Penawar. Turnamen Kapolres Cup U-40 dinilai sukses menjadi ajang silaturahmi sekaligus mempererat persaudaraan antarpecinta sepak bola di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. (*)

Memprihatinkan! Salah satu Ikon Wisata Kota Sungai Penuh Tidak Terurus

Kondisi objek wisata Bukit Khayangan yang selama ini menjadi salah satu ikon pariwisata Kota Sungai Penuh memprihatinkan.(Ist)

SUNGAI PENUH – Kondisi objek wisata Bukit Khayangan yang selama ini menjadi salah satu ikon pariwisata Kota Sungai Penuh memprihatinkan. Sejumlah fasilitas terlihat tidak terurus, sementara semak belukar mulai menutupi berbagai sudut kawasan wisata tersebut.

Dilansir dari Malalaipos Berdasarkan pantauan dilapangan, Selasa (16/6/2026), kondisi di lapangan menunjukkan kawasan wisata yang dikenal memiliki panorama alam pegunungan yang indah itu tampak kurang mendapat perhatian dari segi pemeliharaan.

Rumput liar dan semak belukar terlihat tumbuh di beberapa titik, sehingga mengurangi kenyamanan serta keindahan destinasi yang selama ini menjadi salah satu tujuan wisata unggulan di Kota Sungai Penuh.

Kondisi tersebut pun menuai perhatian masyarakat yang berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah penataan dan perawatan agar objek wisata tersebut kembali menarik untuk dikunjungi.

Sebagai salah satu ikon pariwisata daerah, Bukit Khayangan memiliki potensi besar untuk mendatangkan wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah. Namun, apabila tidak dikelola secara optimal, dikhawatirkan dapat berdampak pada menurunnya minat kunjungan wisatawan.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kota Sungai Penuh, khususnya instansi yang membidangi sektor pariwisata, terkait kondisi terkini kawasan wisata tersebut.

Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan pembersihan dan penataan kembali kawasan Bukit Khayangan agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya sebagai destinasi wisata andalan daerah.(adz) 

Dua Kepala Daerah Satu Suara, Dorong Percepatan IAIN Kerinci Menjadi UIN

Bupati Kerinci bersama Walikota Sungai Penuh saat menghadiri acara Wisuda ke-XII IAIN Kerinci. (ist) 

Kerinci – Wisuda ke-XII Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci Tahun Akademik 2025/2026 tidak hanya menjadi momentum pengukuhan 538 wisudawan dan wisudawati, tetapi juga menandai semakin dekatnya langkah kampus tersebut menuju transformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Kerinci.

Dalam Sidang Senat Terbuka yang digelar di Aula Perpustakaan Digital IAIN Kerinci, Rektor IAIN Kerinci, Dr. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si., mengungkapkan bahwa proses alih status IAIN menjadi UIN terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.

Berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Agama Republik Indonesia, IAIN Kerinci masuk dalam lima perguruan tinggi yang dinyatakan memenuhi syarat dari 15 kampus yang mengajukan perubahan status kelembagaan.

“Perjalanan menuju UIN bukan hanya cita-cita kampus, tetapi juga harapan masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh. Dukungan pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh masyarakat, alumni, dan seluruh stakeholder sangat besar dalam mendorong terwujudnya UIN Kerinci,” ujar Jafar Ahmad.

Ia optimistis jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, status UIN Kerinci dapat terwujud paling lambat pada tahun 2027 atau awal 2028.

Menurutnya, transformasi menjadi UIN akan memberikan dampak strategis bagi kemajuan pendidikan tinggi di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh. Selain memperluas pilihan program studi, perubahan status tersebut juga akan meningkatkan daya saing daerah di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia.

Sebagai bagian dari penguatan institusi, IAIN Kerinci juga mengumumkan rencana pembukaan Program Doktor (S3) untuk Program Studi Islam dan Program Studi Pendidikan Agama Islam. Langkah ini menjadi tonggak baru sekaligus bukti kesiapan kampus dalam menyongsong perubahan status menjadi universitas.

“Pembukaan program doktoral merupakan bagian dari penguatan kapasitas akademik kampus dan menjadi salah satu indikator kesiapan IAIN Kerinci menuju UIN,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Sungai Penuh Alfin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Angkatan XII IAIN Kerinci.

“Hari ini merupakan momentum bersejarah yang menandai keberhasilan saudara menyelesaikan satu tahapan penting dalam perjalanan pendidikan. Di balik toga yang dikenakan terdapat perjuangan panjang, kerja keras, serta pengorbanan orang tua dan keluarga yang patut dihargai,” ujarnya.

Alfin juga menegaskan komitmen dan dukungan penuh Pemerintah Kota Sungai Penuh terhadap upaya peningkatan status IAIN Kerinci menjadi UIN Kerinci.

“Transformasi IAIN Kerinci menjadi UIN Kerinci akan menjadi batu loncatan besar yang membawa manfaat lebih luas bagi masyarakat dan generasi mendatang,” katanya.

Sementara itu, Bupati Kerinci Monadi turut menyampaikan dukungan penuh terhadap percepatan perubahan status IAIN Kerinci menjadi UIN. Menurutnya, kehadiran UIN Kerinci nantinya akan menjadi kebanggaan masyarakat serta memperkuat posisi Kerinci dan Sungai Penuh sebagai pusat pendidikan di wilayah barat Provinsi Jambi.

Monadi menegaskan Pemerintah Kabupaten Kerinci siap bersinergi dan memberikan dukungan dalam berbagai bentuk untuk mewujudkan cita-cita besar tersebut.

“Keberadaan UIN Kerinci akan membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda daerah untuk mengakses pendidikan tinggi berkualitas tanpa harus keluar daerah. Ini investasi penting bagi masa depan Kerinci dan Sungai Penuh,” ungkap Monadi.

Wisuda ke-XII IAIN Kerinci, Momentum Percepatan Transformasi Menuju UIN Kerinci

Momen pengukuhan 538 wisudawan dan wisudawati, IAIN Kerinci.

MERDEKAPOST.COM, KERINCI – Wisuda ke-XII Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci Tahun Akademik 2025/2026 tidak hanya menjadi momen pengukuhan 538 wisudawan dan wisudawati, tetapi juga menandai semakin kuatnya langkah kampus tersebut menuju transformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Kerinci.

Hal itu disampaikan Rektor IAIN Kerinci, Dr. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si., dalam Sidang Senat Terbuka yang digelar di Aula Perpustakaan Digital IAIN Kerinci. Menurutnya, proses alih status IAIN menjadi UIN terus menunjukkan perkembangan yang positif.

Berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Agama Republik Indonesia, IAIN Kerinci masuk dalam lima perguruan tinggi yang dinyatakan memenuhi persyaratan dari 15 perguruan tinggi yang mengajukan perubahan status kelembagaan.

“Perjalanan menuju UIN bukan hanya cita-cita kampus, tetapi juga harapan masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh. Dukungan pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh masyarakat, alumni, dan seluruh stakeholder sangat besar dalam mendorong terwujudnya UIN Kerinci,” ujar Jafar Ahmad.

Ia menjelaskan, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh civitas akademika yang didukung oleh berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Kerinci dan Pemerintah Kota Sungai Penuh yang selama ini aktif mengawal proses pengembangan kampus.

Rektor optimistis proses transformasi tersebut dapat segera terealisasi. Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, status UIN Kerinci ditargetkan dapat terwujud paling lambat pada tahun 2027 atau awal 2028.

Transformasi menjadi UIN dinilai akan membawa dampak strategis bagi kemajuan pendidikan tinggi di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh. Selain memperluas pilihan program studi, perubahan status tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing daerah dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia.

Sebagai bagian dari penguatan institusi, IAIN Kerinci juga mengumumkan rencana pembukaan Program Doktor (S3) pada Program Studi Islam dan Program Studi Pendidikan Agama Islam. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kapasitas akademik kampus sekaligus memperkuat kesiapan menuju status universitas.

“Pembukaan program doktoral merupakan bagian dari penguatan kapasitas akademik kampus. Ini menjadi salah satu indikator kesiapan IAIN Kerinci dalam menyongsong perubahan status menjadi UIN,” katanya.

Prosesi wisuda turut dihadiri Bupati Kerinci, Wali Kota Sungai Penuh, unsur Forkopimda, pimpinan perguruan tinggi, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai mitra strategis. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bukti kuat bahwa transformasi IAIN Kerinci menuju UIN mendapat dukungan luas dari berbagai elemen daerah.

Dengan dikukuhkannya 538 lulusan pada tahun ini, IAIN Kerinci kembali menegaskan perannya sebagai salah satu pusat pendidikan tinggi Islam yang terus berkembang di Provinsi Jambi. Wisuda ke-XII tidak hanya menjadi perayaan akademik, tetapi juga momentum untuk memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan cita-cita besar lahirnya UIN Kerinci sebagai kebanggaan masyarakat Kerinci, Sungai Penuh, dan Provinsi Jambi.(adz)

Harga Tiket Pesawat Bungo-Jakarta bersama Batik Air Rp1,5 Jutaan, Terbang Setiap Hari

MUARA BUNGO, MERDEKAPOST.COM - Mulai 15 Juni 2026, Batik Air membuka penerbangan langsung Muara Bungo-Jakarta.

Hal ini untuk menghadirkan perjalanan yang lebih cepat, praktis, dan nyaman menuju salah satu wilayah strategis di Provinsi Jambi.

Hadirnya rute ini diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat untuk perjalanan bisnis, aktivitas pemerintahan, pendidikan, layanan kesehatan, hingga kunjungan keluarga. 

Berikut jadwal pesawat rute Bandara Muara Bungo (BUU) Jambi menuju Bandara Soekarno Hatta (CKG) pada Juni 2026, dilansir dari Traveloka pada 15 Juni 2026.

Batik Air

Selasa, 16 Juni 2026

14:05 - 15:35 WIB, harga tiket Rp1.514.800

Rabu, 17 Juni 2026

14:05 - 15:35 WIB, harga tiket Rp1.447.800

Kamis, 18 Juni 2026

14:05 - 15:35 WIB, harga tiket Rp1.514.800

Jumat, 19 Juni 2026

14:05 - 15:35 WIB, harga tiket Rp1.514.800

Sabtu, 20 Juni 2026

14:05 - 15:35 WIB, harga tiket Rp1.514.800

Minggu, 21 Juni 2026

14:05 - 15:35 WIB, harga tiket Rp1.514.800

Nam Air

Rabu, 17 Juni 2026

16:25 - 18.00 WIB, harga tiket Rp1.360.400

Kamis, 18 Juni 2026

16:25 - 18.00 WIB, harga tiket Rp1.419.700

Jumat, 19 Juni 2026

16:25 - 18.00 WIB, harga tiket Rp1.419.700

Minggu, 21 Juni 2026

16:25 - 18.00 WIB, harga tiket Rp1.419.700

(adz/red)

Bongkar Jaringan Sabu Sumbar-Jambi, Polres Kerinci Sita 15,25 Gram Sabu, Dua Pelaku Ditangkap, Salah satunya PNS

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kerinci kembali menorehkan prestasi dalam pemberantasan narkotika. Kali ini, aparat berhasil membongkar jaringan peredaran narkoba antar-provinsi Sumatera Barat-Jambi dan mengamankan dua orang pelaku, salah satunya berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Kapolres Kerinci melalui Kasat Resnarkoba, AKP Yandra, mengungkapkan bahwa kedua tersangka yang diamankan yakni Z (56), seorang karyawan swasta asal Kota Padang, Sumatera Barat, dan N alias H (49), seorang PNS warga Kota Sungai Penuh.

"Pengungkapan kasus ini berawal dari strategi undercover buy atau pembelian terselubung yang dilakukan Tim Opsnal melalui media sosial. Dari penyelidikan tersebut, kami berhasil mengurai jaringan peredaran sabu lintas provinsi dan menangkap pelaku yang berperan sebagai kurir serta penempel barang haram tersebut," ujar AKP Yandra.

Kasus ini bermula pada Jumat (12/6/2026), ketika Tim Opsnal mendeteksi aktivitas transaksi narkotika secara online melalui akun WhatsApp bernama "ANAK PAKAN" yang diduga dikendalikan oleh seorang bandar berinisial J di Kota Padang.

Para pelaku menggunakan modus "tempel", yakni pembeli memesan sabu secara online dan mentransfer uang melalui aplikasi DANA. Setelah pembayaran dilakukan, pembeli menerima foto lokasi tempat sabu disembunyikan di pinggir jalan.

Dari hasil penyelidikan awal, petugas berhasil menemukan satu paket sabu seberat 0,55 gram yang disimpan di dalam kotak peluru senapan angin di wilayah Desa Karya Bakti, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh.

Berbekal temuan tersebut, Tim Opsnal melakukan pengembangan selama tiga hari. Pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 12.00 WIB, petugas berhasil mengadang tersangka Z saat melintas di Desa Pelompek menggunakan sepeda motor tanpa pelat nomor.

Dari hasil pemeriksaan, Z mengaku diperintahkan oleh bandar berinisial J untuk mengantarkan sabu dari Padang kepada tersangka N alias H di Kota Sungai Penuh. Namun, karena merasa dibuntuti petugas, Z sempat membuang barang bukti di sepanjang jalan kawasan Perkebunan Teh Kayu Aro.

Tim kemudian memancing tersangka N alias H untuk bertemu di kawasan ATM depan Pabrik Teh Kayu Aro. Saat tiba di lokasi, petugas langsung melakukan penangkapan. N alias H pun mengakui perannya sebagai penempel sabu di wilayah Kota Sungai Penuh.

Usai mengamankan kedua pelaku, Tim Opsnal bergerak cepat melakukan penyisiran di sepanjang jalan Perkebunan Teh Bedeng 8, Kayu Aro. Hasilnya, petugas berhasil menemukan 41 paket sabu siap edar dengan berat bruto mencapai 14,7 gram.

Secara keseluruhan, barang bukti yang berhasil diamankan berupa narkotika jenis sabu seberat 15,25 gram bruto, satu kotak peluru senapan angin merek Super warna merah, dua unit telepon genggam, serta dua unit sepeda motor yang digunakan para pelaku.

Saat ini kedua tersangka telah diamankan di Mapolres Kerinci guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Keduanya dijerat Pasal 114 Ayat (1) Jo Pasal 132 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan ketentuan terkait dalam UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Polres Kerinci mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran gelap narkotika di lingkungan sekitar.(Ale)


Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut 1 Muharam 1448 H, Wako Alfin Ajak Bangun Generasi Qur'ani

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Ribuan warga memadati Lapangan Merdeka Kota Sungai Penuh untuk mengikuti Pawai Obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, Senin (15/6/2026) malam. Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H. secara resmi melepas peserta sekaligus mengajak masyarakat menjadikan momen hijrah sebagai semangat membangun generasi Qur'ani.

Pawai Obor mengusung tema "Membangun Generasi Qur'ani, 1000 Hafidz-Hafidzah Menuju Sungai Penuh Juara." Kegiatan ini menjadi ajang syiar Islam sekaligus mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam menyambut tahun baru Hijriah.

Ribuan peserta mengikuti pawai dengan penuh antusias. Mereka berasal dari siswa SD, SMP, dan SMA, para guru, kepala sekolah, jajaran Pemerintah Kota Sungai Penuh, serta masyarakat dari berbagai kalangan.

Baca Juga: Perbaikan Selesai, Jembatan Kerinduan Sungai Penuh Kembali Dibuka, Akses ke Pasar Normal Lagi

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin mengatakan Pawai Obor tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai Islam kepada generasi muda. Ia mengajak masyarakat menjadikan semangat hijrah sebagai motivasi untuk terus memperbaiki diri dan memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur'an.

"Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kota Sungai Penuh, saya mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah. Mari berhijrah menuju kebaikan, membangun generasi Qur'ani, mewujudkan 1.000 Hafidz-Hafidzah, dan bersama-sama mengantarkan Kota Sungai Penuh menjadi Kota Juara yang diberkahi Allah SWT," ujar Alfin.

Menurutnya, Tahun Baru Islam menjadi momentum untuk melakukan refleksi diri, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta memperkuat semangat hijrah dalam kehidupan pribadi maupun bermasyarakat.

Usai pelepasan, peserta bergerak dari Lapangan Merdeka dan menyusuri sejumlah ruas jalan utama Kota Sungai Penuh. Cahaya obor yang menyala sepanjang perjalanan berpadu dengan penampilan marching band sehingga menciptakan suasana yang meriah dan penuh semangat.

Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap peringatan Tahun Baru Islam ini semakin memperkuat persatuan masyarakat, menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur'an, serta mendorong lahirnya generasi Qur'ani yang berakhlak mulia, berprestasi, dan mampu membawa Kota Sungai Penuh menuju daerah yang semakin maju, religius, dan penuh keberkahan. (*Adz)

Bupati Fadhil Arief Ajak Masyarakat Jadikan Tahun Baru Hijriah Momentum Perbaikan Diri

 

Merdekapost.com – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Bupati Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief menghadiri kegiatan doa bersama dan tausiah yang berlangsung di Serambi Rumah Dinas Bupati, Muara Bulian, Senin (15/6/2026). 

Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat sebagai bentuk rasa syukur sekaligus refleksi memasuki tahun baru Islam. 

Dalam sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan pergantian tahun Hijriah sebagai sarana evaluasi diri terhadap berbagai capaian dan kekurangan selama setahun terakhir. Menurutnya, semangat hijrah harus diwujudkan melalui perubahan sikap, peningkatan kualitas ibadah, serta kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar. 

Fadhil Arief juga menekankan pentingnya menjaga optimisme dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Ia meyakini bahwa setiap ujian yang dihadapi akan membawa hikmah dan kemudahan bagi mereka yang terus berusaha serta mendekatkan diri kepada Allah SWT. 

Selain itu, Bupati mengapresiasi meningkatnya aktivitas keagamaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang Hari, termasuk keterlibatan para kepala OPD dalam kegiatan mengaji. Menurutnya, penguatan nilai-nilai spiritual sangat penting untuk membangun pemerintahan yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. 

Menutup kegiatan tersebut, Bupati mengajak seluruh warga Batang Hari untuk menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan semangat kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta terus meningkatkan amal ibadah demi mewujudkan kehidupan yang lebih baik dan penuh keberkahan. (*)

Perbaikan Selesai, Jembatan Kerinduan Sungai Penuh Kembali Dibuka, Akses ke Pasar Normal Lagi

Perbaikan Selesai, Jembatan Kerinduan Sungai Penuh Kembali Dibuka, Akses ke Pasar Normal Lagi

SUNGAI PENUH – Kabar gembira bagi masyarakat Kota Sungai Penuh dan pengguna jalan yang setiap hari melintasi Jembatan Kerinduan. Setelah beberapa waktu dilakukan pengerjaan perbaikan portal, akses jalan yang menghubungkan Kecamatan Tanah Kampung dengan kawasan Pasar Sungai Penuh kini kembali dibuka dan dapat dilalui secara normal.

Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Sungai Penuh, Dianda Putra, pada Minggu (15/6/2026). Ia menyebutkan bahwa seluruh pekerjaan perbaikan portal Jembatan Kerinduan telah selesai dilaksanakan sesuai rencana.

Dengan selesainya pekerjaan tersebut, kendaraan dari arah Jambi melalui Kecamatan Tanah Kampung menuju Pasar Sungai Penuh sudah dapat melintas tanpa hambatan. Begitu pula kendaraan dari arah sebaliknya yang menuju Kecamatan Tanah Kampung dan jalur penghubung ke Kota Jambi.Referensi Geografis

Jembatan Kerinduan sendiri merupakan salah satu akses penting yang menjadi jalur mobilitas masyarakat. Setiap harinya, jalan ini digunakan oleh warga yang melakukan aktivitas perdagangan, pendidikan, pelayanan publik hingga distribusi barang menuju pusat kota.Panduan & Petunjuk Perjalanan

Selama proses perbaikan berlangsung, sejumlah pengguna jalan harus menyesuaikan rute perjalanan mereka. Namun demikian, kondisi tersebut dapat berjalan dengan baik berkat dukungan dan pengertian masyarakat yang tetap mematuhi pengaturan lalu lintas yang diterapkan oleh petugas di lapangan.

Dianda Putra menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah bersabar selama proses pengerjaan berlangsung. Menurutnya, keberhasilan penyelesaian pekerjaan tersebut tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak, termasuk warga yang mendukung kelancaran pekerjaan perbaikan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kerja sama yang baik dari seluruh masyarakat pengguna jalan Jembatan Kerinduan selama proses perbaikan berlangsung,” ujar Dianda Putra.

Meski akses telah kembali normal, pengguna jalan tetap diimbau untuk mengutamakan keselamatan saat berkendara. Pengendara diminta mematuhi rambu lalu lintas, menjaga kecepatan kendaraan, serta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi area jembatan terutama pada jam-jam sibuk.

Dengan kembali berfungsinya Jembatan Kerinduan, diharapkan aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat Kota Sungai Penuh dapat berjalan lebih lancar. Normalnya akses penghubung ini juga menjadi kabar positif bagi para pedagang dan warga yang bergantung pada jalur tersebut sebagai urat nadi transportasi harian.

Informasi disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Sungai Penuh, Dianda Putra. Perbaikan portal telah selesai dan akses jalan dari kedua arah sudah kembali dibuka untuk pengguna jalan. Akses kembali normal setelah pekerjaan perbaikan portal dinyatakan selesai pada 15 Juni 2026.

Jalur yang bisa dilalui dari arah Jambi melalui Kecamatan Tanah Kampung menuju Pasar Sungai Penuh dan sebaliknya.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Sungai Penuh, Dianda Putra. juga menyampaikan, Pengguna jalan diminta tetap berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, dan menjaga keselamatan saat melintasi Jembatan Kerinduan.(*)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs