Featured Posts

Perbedaan Pendapat Pimpinan DKPP RI Terkait Putusan Perkara Sanusi

Sidang DKPP

Merdekapost.com - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI menjatuhkan sanksi peringatan keras pada Rabu, 21 April 2021 terhadap Komisioner KPU Provinsi Jambi, M. Sanusi atas kasus pembocoran data yang dikecualikan.

Pada putusan sanksi Sanusi ini, ada dua pimpinan DKPP RI yakni Didik Supriyanto, M.IP dan Dr. Idha Budiati yang tak sependapat dengan putusan itu. Perbedaan pendapat ini terjadi karena adanya pernyataan data identik yang dimiliki oleh tim paslon satu dengan yang dimiliki KPU.

Pada persidangan yang lalu, Didik mengatakan, teradu awalnya tidak mengakui permintaan data pemilih, namun setelah saksi (Ivan Orizal Fikri) memberikan keterangan pada persidangan baru teradu mengakuinya.

"Apabila teradu tidak mempunyai agenda tersembunyi, seharusnya teradu bersikap terbuka menyampaikan data pemilih yang diterima dari Ivan pada persidangan. Teradu berdalih meminta data untuk mengantisipasi PSU oleh Mahkamah Konstitusi," kata Didik.

"Selain itu dengan paslon nomor 1 yang didukung oleh PDIP dan Golkar, permintaan penyerahan data tersebut kepada Habibi. Sudah sangat jelas tautan dari perkara ini," ujar Didik.

Berdasarkan beberapa rangkaian tersebut, teradu disampaikannya terbukti mempunyai conflict interest pada data yang sudah terdaftar di DPT namun belum melakukan perekaman e-KTP yang berkepentingan dengan Paslon 01 (CE - Ratu) untuk mempersoalkan dengan melaporkan dugaan pelanggaran administrasi kepada Bawaslu dan sengketa hasil pemilihan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Sikap dan tindakan teradu berkhianat kepada paripurna dengan mengabaikan lembaga KPU yang bersifat kolektif kolegial, teradu meminta data dengan Ivan tanpa koordinasi dengan ketua dan anggota KPU Provinsi Jambi," ucapnya.

Sebelumnya pada tahun 2014 teradu juga telah dijatuhi sanksi peringatan keras karena dinilai memberikan dukungan ke calon DPRD Provinsi Jambi atas nama Yaser Arafat, karenanya DKPP menyatakan jika kemudian hari teradu terbukti mengabaikan kode etik penyelenggara pemilu akan menjadi pertimbangan khusus DKPP menjatuhkan sanksi seberat-beratnya.

"Dalam perkara ini teradu terbukti kembali mengulang pelanggaran azas jujur dan kemandirian, untuk itu selayaknya diberikan sanksi pemberhentian tetap sebagai anggota KPU Provinsi Jambi," katanya. (*)

KPK Geledah Rumdis Wako Tanjungbalai Terkait Korupsi Lelang Jabatan

KPK tengah mengusut dugaan korupsi lelang jabatan di lingkungan pemerintah kota Tanjung Balai, Sumatera Utara. KPK tengah mengusut dugaan korupsi lelang jabatan di Pemkot Tanjungbalai, Sumatera Utara (ist)

Jakarta | Merdekapost.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengusut kasus dugaan korupsi terkait lelang jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, Tahun 2019.

Pengusutan dilakukan dengan menggeledah rumah dinas Wali Kota Tanjungbalai, M. Syahrial, yang beralamat di Jalan Sriwijaya, Kelurahan Pahang, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai, Selasa (20/4) kemarin.

Baca Juga: Putusan Perkara Sanusi, Ansori Harap DKPP Memutuskan Seadil-adilnya

"Benar, setelah menemukan dua bukti permulaan yang cukup, maka saat ini KPK sedang melakukan penyidikan dugaan TPK [Tindak Pidana Korupsi] terkait penerimaan hadiah atau janji terkait lelang/ mutasi jabatan di Pemerintah Kota Tanjungbalai Tahun 2019," kata Plt. Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, Rabu (21/4).

KPK sudah menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi ini, tetapi belum mengumumkannya kepada publik. Ali menerangkan penyidik masih terus mengumpulkan alat bukti untuk melengkapi berkas perkara.

"Kronologi mengenai uraian dan para pihak yang telah KPK tetapkan sebagai tersangka belum dapat kami informasikan kepada masyarakat," ujar Ali.

"Namun demikian, KPK tetap berkomitmen sebagai bentuk keterbukaan informasi kami akan selalu menyampaikan perkembangan penanganan perkara ini kepada masyarakat," lanjutnya.

Baca Juga: Nama Hasyim Asy'ari Tak Dicantumkan di Kamus Sejarah Indonesia, PKB Protes ke Kemendikbud

Proses pengusutan kasus tersebut juga diwarnai kabar pemerasan oleh penyidik KPK yang berasal dari unsur kepolisian. Menurut sumber CNNIndonesia.com di internal KPK, penyidik yang bersangkutan meminta Rp1,5 miliar dari Wali Kota Tanjungbalai, M. Syahrial dengan mengiming-imingi penghentian kasus.

"Memang sudah ramai dari kemarin sore di grup-grup WA pegawai KPK mengenai berita itu, mereka terkejut dan tidak menyangka berani meras wali kota sampai Rp1,5 miliar," ujar sumber tersebut kepada CNNIndonesia.com, Rabu (21/4).

Mengenai hal itu, Ketua Dewan Pengawas KPK, Tumpak Hatorangan Panggabean, mengaku sudah mendengar informasi terkait dugaan pemerasan tersebut.

"Ya, sudah [mendengar], akan ditangani KPK. Kita baru terima informasi lisan, belum resmi. Tentu secara etik akan kita periksa," kata Tumpak.

(ald/adz)


Satgas Yonif 512 Bantu Masyarakat Panen Bawang Merah di Keerom Papua

  

Satgas Yonif 512 Bantu Masyarakat Panen Bawang Merah di Keerom Papua

Merdekapost.com - Di tengah bulan suci ramadhan, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY Pos Arso XIII  membantu masyarakat memanen bawang merah di Kampung Naramben, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Papua. Selasa (20/04/2021)

Dengan bantuan dari anggota Pos Arso XIII, panen yang dilakukan warga tersebut menghasilkan 1,3 Ton bawang merah dari lahan seluas setengah hektare.

Kegiatan yang dipimpin oleh Lettu Inf Suwandi Danpos Arso XIII ini merupakan wadah untuk mempererat tali silatirahmi yang dapat meningkatkan kerukunan TNI dengan masyarakat khusnya warga Kampung  Naramben dengan Pos Arso XIII.

Ini merupakan salah satu wujud nyata kepedulian Satgas Yonif 512 dalam bidang pertanian di wilayah perbatasan untuk meningkatkan ketahanan pangan. 

Pemilik kebun bawang merah yang bernama Sutadi (53) mengucapkan terima kasih kepada anggota Pos Arso XIII yang telah membantu warga memanen bawang merah di kebunya.

“Kami sangat berterima kasih kepada anggota Pos Arso XIII yang mau menyempatkan waktu untuk membantu kami memanen bawang merah disamping tugasnya menjaga perbatasan negara" ucap Sutadi.

Baca Juga: Wujudkan Kampung Sehat, Satgas Yonif 512 Lakukan Pengobatan Keliling di Perbatasan Papua

"Semoga ketulusan dan keikhlasan anggota TNI ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, menjalin ikatan kekeluargaan yang semakin erat antara TNI dan masyarakat" imbuhnya.

Wadansatgas Mayor Inf Sarasin Celianto mengatakan pertanian bawang merah tersebut merupakan komoditi yang di kembangkan di Kampung Naramben, ia menjelaskan komoditi pertanian ini merupakan upaya untuk membangun ketahanan pangan di Kampung Naramben.

"Di Kampung Naramben hampir 80% warganya bermata pencaharian sebagai petani, tidak hanya bawang merah saja akan tetapi juga ada cabai, terong dan jenis tanaman sayur lainya. Bulan puasa tidak menghalangi semangat anggota kami dari Pos Arso XIII untuk membantu masyarakat memanem bawang merah tersebut" tutur Mayor Sarasin.

"Kami akan selalu berupaya untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di perbatasan khususnya dalam bidang pertanian, kehadiran Satgas di tengah masyarakat untuk mempererat tali silaturahmi agar tercipta kemanunggalan TNI-rakyat selalu ada dan nyata" imbuhnya. (064)

Wujud Toleransi Umat beragama, Satgas Yonif 512 Bersama Warga Bersihkan Lingkungan Gereja

Merdekapost.com - Anggota Pos Kalilapar Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY melaksanakan Karya Bhakti bersama warga membersihkan lingkungan Gereja Katolik Emanuel Stasi Sach di Kampung Sach Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua. Selasa (20/04/21).

Dansatgas Letkol Inf Taufik Hidayat dalam rilis tertulisanya di Pos Kotis Distrik Mannem mengungkapkan Satgas Yonif 512 selalu siap membantu masyarakat dalam bentuk apapun termasuk dalam gotong-royong pembersihan tempat maupun rumah Ibadah yang ada diwilayah perbatasan.

"Kegiatan yang dilakukan Pos Kalilapar ini merupakan upaya agar warga Kampung Sach dan sekitaranya merasa nyaman dan Khidmat dalam beribadah" tutur Letkol Taufik.

Baca Juga: Satgas Yonif 512 Ciptakan Rasa Kebersamaan Melalui Karya Bakti di Perbatasan Papua

“Ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang harus terus kita bina dan kita tingkatkan, supaya terjalin kerja sama dan toleransi yang baik antara TNI dengan rakyat yang berada di wilayah perbatasan" imbuhnya.

Sementara itu, warga kampung Sach mengucapkan terimakasih kepada anggota Pos Kalilapar yang telah memberikan sumbangsihnya dalam membantu membersihkan tempat ibadah yang ada di Kampung Sach

“Kami masyarakat sangat berterima kasih kepada Bapak TNI khususnya anggota Pos Kalilapar yang telah membantu membersihkan Gereja ini sehingga terlihat bersih dan rapi, semoga warga Kampung Sach lebih bersemangat dalam Beribadah" ucap Steven (28) pemuda Kampung Sach yang merupakan jemaat Gereja Katolik Emanuel Stasi Sach. (064)

Putusan Perkara Sanusi, Ansori Harap DKPP Memutuskan Seadil-adilnya

 

Merdekapost.com - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI dijadwalkan Rabu (21/4/2021) akan memutuskan 14 perkara yang telah disindangkan. Dari 14 perkara tersebut salah satunya yakni Komisioner KPU Provinsi Jambi, M. Sanusi.

Ansori selaku pengadu pada perkara M. Sanusi ini mengatakan dirinya telah mendapat surat undangan DKPP pada pukul 15.00 WIB tadi.

"Insya Allah saya akan mengikuti sidang putusan itu,  dan berharap DKPP memutuskan perkara Ini dengan seadil-adilnya, apalagi ini menyangkut masa depan Jambi," kata Ansori, Selasa (20/4/2021).

Ia mengungkap jika melihat dari jalannya sidang lalu, teradu mengakui apa yang kami laporkan soal permintaan data rahasia KPU Provinsi Jambi.  Dan 

"Saksi (Ivan, red) juga sudah memberikan keterangan untuk menguatkan aduan kami," ungkapnya.

Untuk diketahui, persidangan perkara M. Sanusi ini digelar pada 5 Maret lalu. Kasus dengan nomor perkara 43-PKE-DKPP ini mengenai dugaan memberikan data yang tidak diperbolehkan dimiliki orang luar. 

Putusan kasus ini akan dibacakan hari ini, Rabu (21/4/2021) pada pukul 9.30 WIB. Putusan persidangan ini disiarkan secara langsung lewat akun resmi DKPP RI.(*)

Nama Hasyim Asy'ari Tak Dicantumkan di Kamus Sejarah Indonesia, PKB Protes ke Kemendikbud

 

Sekjen DPP PKB Hasanuddin Wahid 

Merdekapost.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melayangkan protes soal kamus sejarah Indonesia yang diterbitkan oleh Kemendikbud, karena tak mencantumkan nama tokoh pendiri Nahdlatul Ulama (NU) Syekh Hasyim Asy'ari.

Sekjen PKB Hasanuddin Wahid mengatakan, Pahlawan Nasional sekaligus pendiri NU, tidak diakui oleh buku terbitan Kemendikbud.

"PKB protes keras karena KH Hasyim Asy'ari tak tertulis dalam kamus sejarah Indonesia terbitan dari Dirjen Kebudayaan Kemendikbud, sementara Abu Bakar Ba'asyir yang ditahan negara malah ada," kata Hasanuddin, Selasa (20/4/2021).

Menurutnya, informasi yang berada dalam kamus sejarah Indonesia itu berbahaya bagi pengetahuan generasi muda karena pengaburan akan sejarah.

"Sungguh akan menjadi pengaburan sejarah dan berbahaya bagi pengetahuan generasi muda Indonesia karena dicekoki oleh buku yang tampak tuna sejarah," kata dia.

Hal senada juga disampaikan Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda yang meminta Kemendikbud menarik kamus sejarah Indonesia dari peredaran untuk direvisi terlebih dahulu.

“Setelah membaca dan mendengar pandangan dari banyak kalangan, kami meminta Kemendikbud untuk menarik sementara Kamus Sejarah Indonesia baik jilid I dan jilid II dari peredaran. Kami berharap ada perbaikan konten atau revisi sebelum kembali diterbitkan dan digunakan sebagai salah satu bahan ajar mata pelajaran sejarah,” ujar Huda.

Politikus PKB itu kemudian menjelaskan sejumlah kejanggalan dalam kamus sejarah Indonesia jilid 1 dan 2. Pada jilid 1, tak ada keterangan kiprah pendiri NU Syekh Hasyim Asy'ari.

“Anehnya di sampul Kamus Sejarah Jilid I ini ada gambar KH Hasyim Asy'ari tapi dalam kontennya tidak dimasukkan sejarah dan kiprah perjuangan beliau. Lebih aneh lagi ada nama-nama tokoh lain yang masuk kamus ini termasuk nama Gubernur Belanda HJ Van Mook dan tokoh militer Jepang Harada Kumaichi yang dipandang berkontribusi dalam proses pembentukan negara Indonesia,” jelasnya.

Kejanggalan lain juga ditemukan dalam kamus sejarah Indonesia jilid II, yakni nama Sukarno dan Hatta tidak masuk dalam entry khusus meski masuk pada penjelasan di awal kamus. Dengan format penyusunan kamus yang memasukkan tokoh yang berperan dalam pembentukan maupun pembangunan negara secara alfabetis, tidak ada alasan nama Sukarno dan Hatta tidak dicantumkan.

“Justru ada nama tokoh yang tidak jelas kontribusinya dalam proses pembentukan maupun pembangunan bangsa masuk entry khusus untuk diuraikan background personalnya,” ungkap Huda.

Sumber: Kumparan

Giat Sosial Satgas Yonif 512/QY di Ujung Timur Indonesia

 

Giat Sosial Satgas Yonif 512/QY di Ujung Timur Indonesia

Merdekapost.com – Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan bagi generasi penerus bangsa di wilayah perbatasan Papua, Komandan Yonif Mekanis 512/QY, Letkol Inf. Taufik Hidayat memerintahkan Perwira Hukum (Pakum) Satgas Pamtas RI-PNG untuk membantu Proses belajar mengajar di SMP V Arso, Pir IV Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Papua.  

Memberikan bimbingan belajar merupakan salah satu kegiatan tambahan selain tugas perang bagi anggota TNI, dan kegiatan tersebut dilaksanakan oleh seluruh jajaran Pos Satgas Yonif 512/QY untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan di wilayah perbatasan Papua khususnya di Kabupaten Keerom.

Dalam rilis tertulisnya di Pos Kotis Distrik Mannem, Dansatgas Letkol Inf Taufik Hidayat mengungkapkan bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah melainkan tanggung jawab setiap warga negara yang ada di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Senin (19/04/2021).

Bantuan "Bimbingan belajar atau menjadi tenaga pendidik baik disekolah maupun di lingkungan Kampung, merupakan upaya yang dilakukan oleh anggota Yonif 512/QY sebagai bagian pengabdian prajurit kepada masyarakat di daerah yang masih membutuhkan khususnya dalam bidang pendidikan, seperti wilayah perbatasan RI-PNG” tutur Letkol Inf Taufik Hidayat.

Kegiatan tersebut mendapatkan apresiasi yang menggembirakan baik dari murid-murid maupun para guru, di SMP V Arso.

Tidak hanya memberikan materi pelajaran umum, Pakum Satgas yang dipercaya sebagai tenaga bantuan di SMP V Arso,  juga memberikan motivasi pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan yang memadai sehingga diharapkan nantinya para siswa-siswi di Arso dapat menyamakan kemampuan akademiknya dengan daerah lain di Indonesia.

Para guru di SMP V Arso merasa senang dan berterima kasih dengan adanya bantuan tenaga pendidik dari anggota TNI tersebut, Wakil Kepala Sekolah SMP V Arso Henni Maharani Simarmata,S.PAK (54) mengungkapkan bahwa kedatangan anggota TNI di SMP V Arso merupakan suatu hal positif dalam proses belajar mengajar.

"Kami sangat senang ketika anggota Pos TNI datang ke sekolah kami, anak-anak sangat antusias ketika menerima pembelajaran dari anggota TNI,  kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan rutin, ke sekolah-sekolah lain khususnya yang ada di wilayah perbatasan” ucap wanita yang menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah SMP V Arso tersebut. (064)

Baca Juga: Satgas Yonif 512 Berbagi Kasih dengan Masyarakat Perbatasan Papua

Satgas Yonif 512 Berikan Bimbingan Belajar dan Bagikan Seragam Sekolah di Perbatasan Papua

Satgas Yonif 512 Berikan Bimbingan Belajar dan Bagikan Seragam Sekolah di Perbatasan Papua

Merdekapost.com - Dalam rangka membantu pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak di wilayah perbatasan, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY Pos Yabanda memberikan bimbingan belajar kepada anak-anak di ruang belajar Pos Yabanda Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom, Papua. Senin(19/04/21).

Kegiatan bimbingan belajar tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan khususnya tingkat sekolah dasar dengan memberikan tambahan waktu belajar.

Tidak hanya belajar, anggota Pos Yabanda juga membagikan seragam sekolah kepada anak yang kurang mampu setelah kegiatan bimbingan belajar tersebut.

Simon (13) salah satu anak dari Kampung Yabanda yang mendapat seragam sekolah baru terlihat sangat senang, karena sebelumnya Simon pernah bercerita kepada anggota Pos bahwa seragamnya sudah robek dan usang.

"Hari ini saya sangat senang karena dapat seragam baru dari kaka Pos yang baik hati, jadi besok saya kalau ke sekolah tidak malu lagi karena seragam saya sudah baru, kita juga senang karena dapat bimbingan belajar dari kaka Pos, terima kasih kaka Pos" ucap Simon.

Anak-anak yang mendapatkan bimbingan belajar sangat antusias dan mengucapkan terima kasih kepada anggota Pos Yabanda.

Anggota Pos Yabanda sebelum melaksanakan tugas operasi sudah memiliki bekal pengetahuan di bidang pendidikan, sehingga dalam pelaksanaan bimbingan belajar dapat berjalan sesuai dengan tujuan dan sasaran.

Dansatgas Letkol Inf Taufik Hidayat dalam rilis tertulisnya berharap semoga bimbingan belajar yang telah dilakukan oleh anggota Pos Yabanda mendapat dukungan dari masyarakat.

“Kami berharap upaya yang telah dilakukan ini mendapat dukungan dari masyarakat, agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan” terang Dansatgas.

“Karena pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, namun tanggung jawab kita semua dalam memajukan dan menciptakan generasi muda yang berkualitas” imbuhnya. (064)

Baca Juga: Satgas Yonif 512 Bagikan Tas Sekolah di Kampung Suskun Perbatasan Papua

Perempuan Bangsa Jambi Bagikan takjil Untuk Masyarakat

  

DPW Perempuan Bangsa Jambi

Merdekapost.com - Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perempuan Bangsa (PB) membagikan takjil berbuka puasa untuk warga Jambi, selasa (20/4/2021). 

Kegiatan berbagi takjil sesuai dengan arahan DPP Perempuan Bangsa berbagi sejuta takjil untuk Indonesia dalam rangka memperingati hari Kartini ke 143, dan juga sebagai wujud kepedulian Perempuan Bangsa kepada masyarakat jambi dalam bulan ramadhan 2021 ini. 



Ketua DPW Perempuan Bangsa Jambi, Syofni Herawati menyampaikan bahwa kegiatan ini selain bentuk hidmat ramadhan juga dalam rangka memperingati hari kartini ke 143. 

“Dengan memperingati hari Kartini ke 143, kita tingkatkan kreatifitas dan kualitas peran perempuan dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya. 

Melalui kegiatan ini, Syofni mengajak masyarakat Jambi untuk terus membangun kepedulian kepada sesama dan meraih kemuliaan di bulan suci Ramadhan. 

“Mari kita tingkatkan kepedulian antar sesama dan meraih kemuliaan di bulan suci ramadhan,” serunya. 

Syofni juga tak lupa mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momen bulan suci ramadhan untuk berdoa agar pendemi covid-19 bisa segera berlalu dari indonesia dan dunia. 

“Sama-sama kita semua berdoa agar pandemi Covid-19 bisa segera berakhir,” ungkapnya. (064)

Villa Tanah Betuah Jambi

 


SELAYANG PANDANG

Villa Tanah Betuah merupakan VILLA ASLI PERTAMA dan satu-satunya di Jambi dengan konsep Etnik Nusantara berupa kombinasi rumah adat Nusantara dan modern minimalis dengan material kayu pilihan (pabrikasi Palembang yang sudah terkenal mendunia).


Keunggulan

Lokasi strategis di pinggir Kota Jambi dikelilingi Kawasan kebun tropis yang hijau dan asri

Akses lokasi mudah dan dekat berupa:

15 menit dari Bandara Sultan Thaha Jambi

20 menit dari pusat kota dan pasar Angsoduo Jambi

10 menit dari Kawasan perkantoran Kota Jambi

5 menit dari Rumah Sakit Teresia Baru

6 menit dari pasar induk Pal 10 dan Indogrosir

7 menit dari objek wisata Jambi Paradise

Villa Tanah Betuah merupakan VILLA ASLI PERTAMA dan satu-satunya di Jambi dengan konsep Etnik Nusantara berupa kombinasi rumah adat Nusantara dan modern minimalist dengan material kayu pilihan (pabrikasi Palembang yang sudah terkenal mendunia).

Cash dan kredit tanpa riba tanpa bankTANPA BI CHECKING




Fasilitas

Luas tanah mulai dari 200m2 (2 tumbuk) s.d. 400m2 (4tumbuk)

800 meter dari Jalan Lintas Lingkar Barat Jambi (Belakang Asrama Brimob Kebun Bohok)

Sertifikat Hak Milih (SHM)

Jalan utama dicor dengan lebar 12m

Menyediakan Condotel system (beli untuk disewakan)

Terdapat tempat ibadah arsitektur

Terdapat ruko dan kavling komersil

Fasilitas olahraga berupa: jogging track, jalur sepeda, dan kawasan kampung Inggris

Free access Kolam Renang

Jogging track

Jalur sepeda

Nature Cafe (Kafe nuansa alam) bisa juga buat acara garden party berupa gathering, wedding, dan lain-lain

Kolam Pemancingan

Children Playground

Free bibit buah unggul




Berminat Hubungi:

Lokasi : Jalan Lingkar Selatan Lorong Tanah Betuah Desa Mekar Jaya Muaro Jambi

Kantor Pemasaran

PT. Tanah Bertuah Indonesia

Multatuli No.99 RT.03 Kel. Mayang Mangurai Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi

Contact Person

Thobarie 0821 2749 9886

Novaldi 0812 8064 0618 

Warga Sungaigelam Diminta Antisipasi Kampanye Terselubung Jelang PSU

Warga Sungaigelam Diminta Antisipasi Kampanye Terselubung Jelang PSU

Merdekapost.com - Kapolres Muarojambi, AKBP Ardiyanto SIK. MH mengimbau masyarakat Muarojambi agar mengantisipasi kampanye terselubung oleh calon Gubernur Jambi jelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Jambi 27 Mei 2021 mendatang.

Imbauan tersebut disampaikan Kapolres saat melakukan Safari Ramadan bersama Bupati Muarojambi di Desa Sungaigelam, pada Senin 19 April 2021.

"Saya imbau agar mengantisipasi giat kampanyenya yang terselubung menjelang PSU ini," kata Kapolres.

Tidak hanya itu, masyarakat Sungaigelam juga diminta untuk tidak melakukan buka puasa bersama.

"Mengingat angka penularan Covid 19 di Kabupaten Muarojambi yang meningkat," ujar Kapolres.

Diketahui, untuk Kabupaten Muarojambi terdapat tiga kecamatan yang akan mengikuti PSU Pilgub Jambi pada Mei 2021 mendatang diantaranya Jaluko, Sungaibahar dan Sungaigelam.

Dalam putusan MK, pasangan calon dilarang melakukan kampanye menjelang PSU ini. (*)

Ini Waktu Berhubungan Suami Istri di Bulan Ramadhan yang Diperbolehkan

Ilustrasi

Merdekapost.com - Saat Memasuki Bulan suci Ramadhan, tentunya kita sebagai umat muslim harus menjalankan kewajiban untuk berpuasa, mematuhi larangan-larangan dalam berpuasa, namun bagaimana kalau berhubungan suami istri di Bulan Ramadhan?

Berhubungan suami istri pada bulan Ramadhan boleh, tapi waktunya tidak pada siang hari, akan menjadi salah satu hal yang membatalkan puasa kalau dilakukan pada siang hari. Karena pada prinsipnya, puasa tidak hanya mengajarkan kita untuk menahan syahwat perut saja, tetapi juga hasrat seksual.

Bagi umat Muslim yang melanggarnya tidak hanya diharuskan untuk mengganti puasa, tetapi juga dikenai kafarat atau denda. Ketentuan ini termaktub dalam hadits riwayat Bukhari berikut ini:

“Abu Hurairah meriwayatkan, ada seorang laki-laki datang kepada Rasulullah ﷺ lantas berkata, ‘Celakalah aku! Aku mencampuri istriku (siang hari) di bulan Ramadan’. Beliau bersabda, ‘Merdekakanlah seorang hamba sahaya perempuan.’ Dijawab oleh laki-laki itu, ‘Aku tidak mampu.’ Beliau kembali bersabda, ‘Berpuasalah selama dua bulan berturut-turut.’ Dijawab lagi oleh laki-laki itu, ‘Aku tak mampu.’ Beliau kembali bersabda, ‘Berikanlah makanan kepada enam puluh orang miskin’,” (HR al-Bukhari).

Baca Selengkapnya>>

TNI Bersama Masyarakat Perbatasan Vaksinasi Covid-19

TNI Bersama Masyarakat Perbatasan Vaksinasi Covid-19 

Merdekapost.com - Guna memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19 yang sedang mewabah, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY Pos Kotis bersama dengan warga Pir IV melaksanakan Vaksinasi tahap pertama di Puskesmas Arso Pir IV Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Papua.

Vaksinasi Covid-19 ini sudah melewati beberapa uji coba dan sudah dinyatakan legal memenuhi syarat oleh kemenkes sehingga sudah pasti aman.

Hal tersebut di ungkapkan oleh Dansatgas Letkol Inf Taufik Hidayat dalam rilis tertulisnya di Pos Kotis Distrik Mannem. Sabtu (17/04/2021).

"Saya menghimbau kepada seluruh anggota agar melakukan koordinasi dengan tenaga kesehatan setempat, terkait dengan pelaksanaan Vaksinasi di jajaran Pos masing-masing" tutur Dansatgas.

Vaksinasi yang dilakukan oleh anggota Pos Kotis bersama dengan masyarakat ini merupakan Vaksin yang pertama, selanjutnya akan dilaksanakan Vaksin Kedua setelah dua Minggu kemudian.

Dengan banyaknya berita yang beredar bahwa Vaksin berbahaya membuat masyarakat enggan untuk di Vaksin, dengan adanya anggota TNI yang di Vaksin membuktikan bahwa berita tersebut adalah Hoax, Vaksin yang diberikan oleh pemerintah terbukti aman.

Linda (35) salah satu warga Pir IV ketika di temui mengungkapkan bahwa dirinya awalnya ragu untuk Vaksin, akan tetapi setelah melihat anggota Pos Kotis di Vaksin ia menjadi yakin bahwa Vaksin tersebut benar-benar aman.

"kami semua disini awalnya ragu untuk melakukan Vaksin, karena banyak berita Vaksin itu berbahaya, ketika melihat anggota TNI juga di Vaksin kami jadi berani dan ikut Vaksin" ucap Linda. (064)

Baca Juga: Satgas Yonif 512 Ajarkan Cara Berhitung Sejak Dini di Perbatasan Papua

Satgas Yonif 512 Bantu Cerdaskan Anak Bangsa di Ujung Timur Indonesia

Satgas Yonif 512 Bantu Cerdaskan Anak Bangsa di Ujung Timur Indonesia

Merdekapost.com - Untuk meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa yang ada di wilayah perbatasan Papua, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY dari Pos Km 76 memberikan bimbingan belajar secara sukarela kepada anak-anak di Kampung Uskuar, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Papua. Sabtu (17/04/2021)

Ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh anggota Pos KM 76 untuk meningkatkan semangat belajar anak-anak terlebih di tengah masa pandemi Covid-19 yang masih melanda seluruh wilayah Indonesia.

Anggota Pos KM 76 memberikan materi pelajaran tentang dasar-dasar berhitung matematika serta menambahkan sedikit pengetahuan tentang wawasan kebangsaan. 

Anak-anak yang mendapat bimbingan belajar terlihat sangat antusias ketika mendengarkan materi yang di ajarkan, di sela-sela waktu belajar Serda subhan juga memberikan motivasi kepada anak-anak agar rajin belajar sehingga nantinya bisa menjadi generasi penerus yang berguna bagi nusa dan bangsa.

Viktor (41) orang tua dari salah satu anak yang ikut belajar mengucapkan terima kasih kepada anggota Pos KM 76 yang sudah memberikan bimbingan belajar kepada anak-anak secara sukarela tanpa mengharap imbalan.

"Kami salut dengan anggota Pos yang sangat peduli dengan pendidikan, kami berharap sering diadakan kegiatan belajar seperti ini supaya anak-anak lebih pintar dan rajin belajar. Kami semua di Kampung ini akan selalu mendukung kegiatan anggota Pos demi kebaikan bersama, semoga apa yang telah dilakukan anggota Pos ini diberkati oleh Tuhan" ucap Viktor.

Sementara itu Wadansatgas Mayor Inf Sarasin Celianto mengungkapkan bahwa kegiatan bimbingan belajar ini adalah salah satu upaya Satgas Yonif 512 untuk memajukan pendidikan di perbatasan Papua.

“Selain melaksanakan tugas pokok untuk menjaga perbatasan wilayah NKRI, kami juga memiliki program untuk memberikan bimbingan belajar khususnya kepada anak-anak di wilayah perbatasan, agar nantinya anak-anak menjadi lebih cerdas serta memiliki wawasan yang luas” terang Mayor Inf Sarasin.

“Anggota kami yang ada di masing-masing Pos juga memberikan motivasi kepada anak-anak agar lebih semangat lagi dalam belajar, sehingga nantinya mereka dapat meraih cita-cita yang diinginkan” imbuhnya. (064)

Baca Juga: Satgas Yonif 512 Cegah Peredaran Miras di Perbatasan Papua


Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Sejarah Kerinci | Peta Situs