Featured Posts

Terkait Jalan Menuju Rumah Dinas Bupati, PT. BNI Laporkan Panitia Lelang Barang dan Jasa Kabupaten Kerinci ke Kejari Sungaipenuh

Surat laporan PT Bukit Nusa Indah. (ald) 
KERINCI, MERDEKAPOST.COM - Lelang Pembangunan Jalan Menuju Rumah Dinas Bupati Kerinci yang diduga bermasalah akhirnya berlanjut ke Kejaksaan Negeri Sungaipenuh, pihak yang merasa dirugikan PT. Bukit Nusa Indah (BNI) Secara resmi melayangkan surat laporan dan pengaduan ke Kejari Sungai Penuh.

Ada 2 hal pokok yang diadukan pihak  PT. Bukit Nusa  Indah selaku peserta lelang Pembangunan Jalan Menuju Rumah Dinas Bupati Kerinci, Yaitu :
Bahwasanya Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Kerinci tidak pernah membalas sanggahan yang kami layangkan dan ini menimbulkan dugaan kuat terjadinya persengkongkolan diantara Pemenang tender.

Adapun dukungan PT. Danau Belidang sebagai pemenang yang mendapatkan dukungan AMP diduga tidak ada izin kalibrasi dan timbangan, ini berarti penggunaan AMP tersebut masih berlanjut yang tahun sebelumnya telah mengerjakan Jalan Simpang Tutup dengan nilai 1.2 M adalah proyek milik oknum DPRD Kabupaten Kerinci berinisial YH/BH yang juga peminjam PT. Danau Belidang sebagai pemenang tender tersebut, adapun saksi yang dapat dimintai keterangan adalah : 1. Inisial SA 2. inisial ZI.

Laporan pengaduan PT. Bukit Nusa  Indah tersebut juga ditembuskan kepada KPK Jakarta, Kepala Kejaksaan Agung dan Kejati.

Baca Juga : Pembangunan Jalan Menuju Rumah Dinas Bupati Kerinci Terkesan Dipaksakan, Dinilai Sarat Kepentingan Oknum Pejabat

Ditempat terpisah aktifis senior Kerinci dan Sungaipenuh, Emil Peria, S.Ag mengatakan bahwa ada indikasi bagi-bagi kue proyek di Kabupaten Kerinci, diduga ada titipan oknum anggota DPRD Kerinci.

“Saya ke Pokja ULP Kabupaten Kerinci bulan lalu, tepatnya hari selasa (28/04/2020), Ketua Pokja Yoses mengatakan ada paket proyek titipan dari Anggota DPRD Kerinci kepada Kepala ULP Almi”. ungkap Emil dengan tegas.

Emil Peria, S.Ag

Hal itu sontak membuat Emil  Peria yang merupakan Relawan Jokowi itu berang, sebab tidak dibenarkan Pimpinan dan Anggota DPRD ikut bermain proyek, atau terlibat dalam pembagian Proyek.

Karena itu ia langsung menghubungi Badan Kehormatan DPRD Kerinci, untuk menindaklanjuti, keikutsertaan oknum anggota DPRD Kerinci terhadap kue proyek tersebut. Dan Ia. bahkan sudah melayangkan surat permohonan Audiensi ke BK DPRD Kerinci.

Baca Juga: Mencuat, Dugaan Proyek Fiktif Dinkes Kerinci 2019, Erduan : Aneh, Kenapa Mereka Tidak Bisa Melampirkan DPA

Surat yang diajukan Emil Feria ini, meminta kepada BK DPRD Kerinci, mengagendakan jadwal Audiensi, terkait Dugaan pelanggaran Kode Etik yang dilakukan salah seorang oknum anggota DPRD Kerinci Berinisial YH atau BH.

"Saya sudah menyurati Badan Kehormatan (BK) DPRD Kerinci, terkait  Dugaan pelanggaran Kode Etik yang dilakukan salah seorang oknum anggota DPRD Kerinci berinisial YH atau BH, tapi sampai saat ini belum ada balasan dari sekretariat DPRD Kerinci dan BK DPRD Kerinci," Jelas Emil Feria, S.Ag.

Lebih jauh, dikarenakan tidak ada balasan atas surat permohonan yang telah dilayangkan ke BK DPRD Kerinci, aktifis senior ini berencana akan menurunkan massa ke DPRD Kerinci dalam waktu dekat.

"Insya Allah kami akan melakukan aksi di gedung rakyat tersebut, terkait pelanggaran kode etik yang telah dilakukan salah satu oknum pimpinan DPRD Kerinci tersebut," Pungkas Emil. (hza)

Lanjut! Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 4 Dibuka Hari Ini

Ilustrasi Kartu Pra Kerja (ant)
Merdekapost.com - Pendaftaran program kartu prakerja gelombang 4 dijadwalkan buka mulai hari ini atau tepat setelah perayaan lebaran, Selasa (26/5).
"Gelombang 4 akan dibuka pada 26 Mei, begitu setelah lebaran langsung dibuka," ujar Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Denni P Purbasari, mengutip pernyataannya pekan lalu.

Denni mengatakan pembukaan pendaftaran sebelumnya sempat terganjal oleh sistem yang bermasalah.

Penundaan juga dilakukan karena pemerintah ingin memberikan kesempatan terlebih dulu kepada pekerja yang terdampak virus corona untuk mendaftar di program kartu prakerja
Karenanya, ia berharap masyarakat bisa bersabar. "Mungkin ada teman-teman yang masih gagal, sabar, ini batch (gelombang) akan dibuka terus sampai November," jelasnya.

Hingga 19 Mei 2020, calon peserta yang mendaftar program kartu prakerja mencapai 10,4 juta orang.
Denny mengatakan bawah jumlah pendaftar program membludak. Sementara, jumlah peserta yang lolos seleksi terpaut jauh lebih sedikit. Ia bahkan menyebut seleksi jadi lebih ketat dengan kemungkinan hanya 1 dari 10 peserta yang diterima.

Saat seleksi batch pertama berlangsung, misalnya, hanya 800 ribu dari 2 juta pendaftar yang lolos tahap seleksi. Sementara, di batch 2 dan 3 jumlah pendaftar membludak, sehingga perbandingan jumlah peserta yang diterima dan pendaftar makin melebar.

"Untuk batch 2 kan yang mendaftar 1,4 juta orang yang diterima hampir 300 ribu. Jadi, sekali lagi dibandingkan yang diterima, masih banyak pendaftar. Karenanya, teman-teman bersabar ini dibuka terus sampai September," tutur Denni. (rdp)

BREAKING NEWS! Wakil Bupati Batanghari Sofia Fattah Meninggal Dunia


JAMBI, MERDEKAPOST.COM - Innalillahi wainnailaihi rojiuun, Wakil Bupati Batanghari Ibu Hj. Sofia Joesoef Fattah meninggal dunia. Senin, 25 Mei 2020.

Hal ini diketahui dari ramainya ucapan duka di media sosisal, salah satunya dari akun facebook Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto.

"Inna lillahi wainna Ilaihi roji'un... Selamat jalan Bu Sofiah Fattah (Wakil Bupati Batang Hari dan Mantan Anggota DPRD Provinsi Jambi)Atas nama Anggota dan seluruh Staf Sekretariat DPRD Provinsi Jambi turut berduka cita.
Semoga Almarhumah diampuni semua dosanya, diterima semual amal ibadahnya serta mendapat tempat yg terbaik di sisi-Nya.. Amin". tulis Edi Purwanto.

Ucapan duka dari Ketua DPRD Provinsi Jambi via akun facebook Edi Purwanto. (ist)
"Semoga diterima semua amal ibadahnya dan mendapatkan tempat terbaik disisi Allah SWT. Serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Amin". tulis akun lainnya. (ald)

Anggota Dewan Sayangkan Pernyataan Bupati Adirozal yang Ajak Orang Datang ke Kerinci

Beberapa Objek wisata di Kerinci (ald/14n)
KERINCI - Anggota DPRD Kerinci menyayangkan pernyataan Bupati Adirozal yang mempersilakan pengunjung datang ke tempat wisata di Kerinci.

Saat ini pandemi COVID-19 sudah menjadi persoalan multidimensi yang dihadapi dunia termasuk Indonesia.

"Mohon maaf, sayo dak sepaham. Meski pasien 02 asal Kerinci sudah dinyatakan sembuh, tapi bukan berarti Kerinci sudah aman," ungkap Mensediar, Anggota DPRD Kerinci, menanggapi video pernyataan Bupati Kerinci.

Politikus PKB ini menyebutkan di tengah pandemi saat ini, semestinya semuanya harus tetap waspada dan semakin menambah ikhtiar untuk antisipasi.

"Pelaksanaan tarawih dan sholat ied saja kita perketat, masa objek wisata seolah kita bebaskan," sesalnya.

"Yang jelas kita sangat menyayangkan pernyataan itu. Kita semua senang dan memberi apresiasi dengan nol kasus di Kerinci, tapi jangan terlalu euforia sehingga melemahkan upaya pencegahan," tambahnya menegaskan.

Dia mengatakan, bahwa nol kasus belum tentu aman. Untuk itu jangan membuka celah untuk munculnya kasus baru

"Kita tetap minta objek wisata ditutup," pintanya.

Sementara itu dewan lainnya, Boy Edwar menilai pernyataan Bupati Adirozal di video yang beredar itu adalah bentuk statement spontanitas. Yakni rasa optimisme Kerinci bisa meminimalkan kasus covid-19 di Kabupaten Kerinci.

Karena info yang didapatkannya, saat ini Kabupaten Kerinci zero positif Covid-19.

"Ini kaitannya untuk menggairahkan potensi dan geliat ekonomi pariwisata dan hasil produk pertanian/ hortikultura". ujar Boy Edwar menanggapi.(14N)

Pelaku Pembunuhan di Kebun Teh Kayu Aro Kerinci Ditangkap, Ternyata Ini Motifnya!

Polres Kerinci berhasil menangkap pelaku pembunuhan seorang petani Desa Sungai Jernih, Gunung Tujuh, Kerinci Jambi, pada Minggu (24/5/2020) di kebun teh objek wisata Aroma Pecco Kayuaro. (hza)
MERDEKAPOST.COM, KERINCI – Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Kerinci berhasil mengungkapkan kasus pembunuhan seorang petani Desa Sungai Jernih, Gunung Tujuh, Kerinci Jambi, pada Minggu (24/5/2020) di kebun teh objek wisata Aroma Pecco Kayuaro.

Kapolres Kerinci AKBP Heru Ekwanto dikonfirmasi Awak media membenarkan, pelaku pembunuhan Zulkarnaini (54) telah ditangkap dikediamanya yang merupakan satu desa dengan korban.

“Hari ini Senin 25 Mei 2020 telah diamankan 1 orang Pelaku pembunuhan yang telah direncanakan dengan menggunakan racun dan dibakar dengan bensin,” jelas Kapolres AKBP Heru Ekwanto.

BERITA TERKAIT : Heboh, Warga Kayu Aro Kerinci Temukan Mayat di Kebun Teh

Ditanya motif pelaku tega membunuh? Hasil penyidikan dan hasil otopsi oleh dokter forensik. Pelaku memiliki hubungan gelap dengan Zulkarniani yang telah memiliki istri.

“Merasa kesal dengan korban (Zulkarnaini red), karena korban hidup bersenang- senang dengan istrinya, sedangkan pelaku (sebagai selingkuhan) sering dimarah-dimarahi,” kata Kapolres.

Penemuan mayat laki-laki dan satu unit motor korban di perkebunan teh Aroma Pecco Kayu Aro Minggu 24/05 kemarin. (hza)
Adapun identitas pelaku, adalah seorang perempuan Alismita (45) warga RT 01 Desa Sungai Jernih, Gunungtujuh, Kerinci yang merupakan seorang ibu rumah tangga.

Sementara Kasat Reskrim IPTU Edi Mardi S juga mengukapkan, pelaku berhasil ditangkap setelah penyidikan dan dilakukan otopsi jasad korban oleh 8 dokter forensik yang didatangkan.

“Mayat ditemukan jam 12.00 WIb hari Minggu kemarin, sore tadi jam 16.00 WIb pelaku berhasil kita amankan lebih kurang 16 Jam,” ujar kasat.(*)

Sumber: IndoJatiPos / Editor: Heri / Merdekapost.com

No Political Without Cost


Oleh:
Dr (c) Riswanto Bakhtiar, S.AP, M.A.P Pengamat Politik Universitas Ekasakti Padang,
Konsultan Politik Indo Jarinusa Jakarta.

Tahun 2020 adalah tahun politik, kalau kita berpatokan pada Perppu No. 2 Tahun 2020 yang menetapkan tanggal 9 Desember 2020 pelaksanaan Pilkada Serentak di Indonesia, walaupun masih ada pasal karet yang menyatakan apabila pandemi Covid-19 masih mewabah maka akan ditunda lagi 2021.

Menyikapi fenomena dan sikap yang banyak bermunculan dari masyarakat awam (bawah) sampai masyaralat awan (atas), bahwasanya politik di Indonesia akan sulit menghasilkan pejabat atau pemerintah yang bersih, jujur, berkualitas, dan lain-lain, jika masih ada budaya poitik uang yang menjadi tolak ukur masyarakat utk memilih dan modal dasar kandidat untuk dipilih.

Hal ini sudah menjadi tradisi yang dibentuk secara masif di tengah masyarakat sejak pilkada langsung tahun 2005. Artinya, pilkada langsung sejak 2005 sampai 2020, seluruh kandidat yang akan maju jika tidak ada modal yang kuat atau biaya politik yg cukup jangan ikut berkontestasi di pilkada langsung.

Kenapa demikian, karena modal dasar untuk menang sekarang adalah uang atau biaya politik. Kalau ada yang mengatakan tanpa biaya politik juga bisa ikut berkontestasi, ya sah-sah saja karena mungkin memiliki kemampuan lebih dibidang lain.

Tapi yang namanya politik tetap saja ada biayanya, diantaranya adalah dukungan (baik melalui jalur partai politik ataupun perseorangan), kok bisa? Ya bisa dan wajib, karena dukungan partai politik gak ada yang gratis (kalau ada alhamdulillah, parpol tersebut sangat luar biasa, tapi perlu disurvey ke kandidat yang pernah maju lewat parpol).

Bagaimana dengan dukungan ke perseorangan, bukankah tidak perlu biaya? Siapa bilang? Dukungan perseorangan sekarang harus satu paket (gubernur/wakil gubernur, bupati/wakil bupati, walikota/wakil walikota) dibuktikan dengan copy KTP dan ditandatangani diatas meterai.

Pertanyaannya apakah ada foto copy ktp dan meterai gratis? (ada, kalau dia keluarga kandidat/pendukung fanatik), selanjutnya apakah ada Alat Peraga Kampanye (APK) yang gratis? (ada dari sumbangan sukarela simpatisan), apakah cukup sumbangan saja? Jawabannya sudah pasti tidak.

Seterusnya, kampanye dalam bentuk rapat terbatas atau rapat umum, apakah perlu biaya? Sudah pasti lah, gak mungkin bisa mobilisasi massa tanpa biaya (kalau ada jg masuk kategori luar biasa), berikutnya saat pemilihan, apakah ada saksi kandidat yg gratis? Kalaupun ada ini juga masuk luar biasa juga.

Itu hanya sebagian kecil realita ditengah masyarakat bahwa mau maju di politik harus ada dana dan biaya yang dikeluarkan. Kalau ada yang mau maju di pilkada dengan menyalahkan sistim dan masyarakat, menurut saya lebih baik diam saja jadi penonton, gak usah berkoar-koar lagi, membuat malu diri sendiri.

Apalagi mengatakan kalau masyarakat masih mau dibayar berakibat nanti pemerintahan tidak berjalan efektif dan penuh KKN, kalau menurut saya semua kembali ke individu masing-masing. Jangan salahkan masyarakat, tapi salahkan cara anda memimpin.

Jadi, jangan mimpi untuk saat ini mau masuk dunia politik terutama pilkada tanpa biaya. Simpan dulu mimpinya sampai anda bisa membuat sistim, serta aturan sendiri untuk anda sendiri dan aturannya tanpa diberlakukan ke orang lain.

Stop salahkan sistim politik, stop salahkan masyarakat. Cause no political without cost. (hza)

Bupati Adirozal Persilahkan Pengunjung Datang ke Kerinci, Sebut Tak Ada Pasien Positif Covid-19

Video Bupati Kerinci Adirozal saat berada di Home Stay Kayu Aro (doc/ist)
Merdekapost.com - Bupati Kerinci, Adirozal mempersilahkan pengunjung datang ke Kerinci di libur lebaran saat ini. Ia menyebutkan, bahwa saat ini sudah tidak ada lagi pasien positif Covid-19 di Kabupaten Kerinci. 

Hal itu disampaikan Adirozal saat berada di Family Homestay & Resort Kayu Aro Kerinci bersama sejumlah pejabat, Sabtu (23/5) malam. Video pernyataan Bupati Adirozal tersebut beredar di media sosial.

Adalah akun Family Homestay & Resort Kayu Aro Kerinci yang pertama membagikan video tersebut pada Minggu (24/5) pukul 00.15. Video itu kemudian dibagikan lagi oleh akun Sakti Alam Kerinci di group Facebook Suara Rakyat Kerinci dan Kota Sungai Penuh. 

Hingga minggu malam, video pernyataan Bupati Kerinci itu telah ditonton 11.000 lebih. 

Dalam video berdurasi 1:56 menit itu, Adirozal menyebut bahwa Kerinci adalah daerah wisata. Untuk itu dia mempersilahkan pengunjung datang ke Kerinci. 

"Jangan ragu-ragu untuk ke Kerinci. Alhamdulillah sampai dengan malam idul fitri ini, satu orang yang sebelumnya terkena Covid-19 di Kerinci telah pulang ke rumah. Dalam dalam keadaan zero kasus di Kerinci, dengan demikian silakan untuk ke Kerinci," ujar Adirozal. 

"Tetapi tetap mengikuti SOP dari Pamerintah. Sesuai protokol Covid-19, seperti memakai masker, jaga jarak dan sering cuci tangan," tambah bupati. 

Setelah menyampaikan hal itu, dalam video tersebut bupati Adirozal terlihat sangat bahagia. Bersama sejumlah pejabat, mereka menikmati kopi khas Kerinci yang terkenal sangat nikmat. 

Diketahui di Kabupaten Kerinci sejauh ini terdapat 1 orang pasien covid-19. Dan kini pasien tersebut telah dinyatakan sembuh dan kembali ke rumah. (rdp)

Alhamdulillah, 5 Pasien Corona Jambi Dinyatakan Sembuh, Ini Identitasnya



Baca Jambi – Jubir Penanganan Covid 19 Provinsi Jambi, Johansyah, Minggu sore (24/5), menjelaskan ada penambahan pasien positif corona hari ini yang dinyatakan sembuh.

Johansyah menyebutkan ada 5 pasien positif corona yang dinyatakan sembuh.

Adapun datanya sebagai berikut:


Sementara itu, untuk sebaran ODP hari ini berjumlah 81 orang, PDP berjumlah 63 orang dan 26 orang masih menunggu hasil uji swab. (ald)

Libur Lebaran, Wisata Taman Pertiwi Pentagen Tutup Sementara, Bumdes Rela Rugi Ratusan Juta


MERDEKAPOST.COM - KERINCI. Karena masih meminimalisir penyebaran Covid-19, Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Desa Wisata Pentagen Kecamatan Danau Kerinci  akan melakukan penutupan sementara objek wisata saat libur lebaran.


Penutupan objek wisata dan imbauan untuk tidak ke tempat keramaian demi mencegah penyebaran (COVID-19).

Direktur Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Desa Wisata Pentagen, Abdul Basit  mengatakan hampir sudah tidak lagi memiliki pendapatan. Seperti diketahui, sejak adanya wabah Covid 19 ini, sejumlah wahana taman tidak berjalan.

"Di bawah objek wisata terdapat berbagai wahana wisata yang berjenis di dalamnya. Ada Flying Fox, ada Bebek dayung, bermain dengan ikan jinak, Sepeda Gantung, warung warung didalamnya. Akibat dari Corona ini dengan segala penutupan kegiatan itu pasti pendapatan kami menurun, mungkin hampir mendekati zero (nol)," kata Basit.

Basit menjelaskan, pendapatan dari objek wisata salah satunya besar berasal dari penjualan karcis. Dengan adanya pandemi ini, petugas taman pertiwi kebingungan bagaimana caranya bertahan mengingat belum diketahui kapan wabah ini akan berakhir.

"Pendapatan dari objek wisata adalah sebagian besar dari jual karcis dan usaha-usaha lainnya. Untuk kegiatan-kegiatan seperti itu maka manajemen objek wisata tentunya merasakan (kebingungan) bagaimana jalan keluarnya," ucapnya.

Bumdes Pentagen pada lebaran tahun ini mengalami kerugian ratusan juta rupiah dari perhitungan pada lebaran lalu karena untuk mencegah penyebaran Covid 19.

"Wisata kami pada tahun ini akan melakukan penutupan sementara dan tidak tahu kapan akan dibuka kembali, bumdes kami mengalami kerugian ratusan juta kalau di banding kan dengan lebaran tahun lalu." Ujar Habil.


Pendamping Lokal Desa (PLD) Firdaus juga menyetujui wisata taman pertiwi pentagen ditutup demi keselamatan masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid 19.

"Saya sangat setuju taman pertiwi ditutup sementara, karena mengingat himbauan pemerintah tidak ada yang kerumunan. Tidak apa - apa bumdes rugi ratusan juta demi keselamatan kita semua. Mari kita patuhi himbauan pemerintah." Kata Firdaus.
(Rdp)

Empat Tambahan Pasien Positif Hari Ini Asal Kota Sungai Penuh

Jubir tim gugus tugas penanaganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah.

MERDEKAPOST.COM – Jubir tim gugus tugas penanaganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah membenarkan penambahan pasien positif corona di Jambi hari ini, Minggu (24/5/2020).

“Ada penambahan 4 pasien positif,” kata Johan.

Dikatakan Johan, empat pasien terbaru hari ini berasal dari Kota Sungai Penuh.

“Dua laki-laki dan dua perempuan,” ujarnya.

Berikut identitas empat pasien terbaru :

Pasien 92 inisial NF (29) perempuan, riwayat kontak pasien 07 dari cluster Malaysia.

Pasien 93 inisial WD  (35) laki-laki, riwayat kontak dengan pasien 65, cluster Pasar Sungai Penuh.

Pasien 94 inisial TR (65) laki-laki, riwayat kontak pasien 51, cluster Malaysia.

Pasien 95 inisial ML (43) perempuan, riwayat kontak dengan pasien 60, cluster Malaysia.

“Ke empat pasien merupakan orang tanpa gejala (OTG) dan kini dirawat di RSU Bakri Sungai Penuh,” tutupnya. (oga)

Heboh, Warga Kayu Aro Kerinci Temukan Mayat di Kebun Teh


Merdekapost.com, Kerinci - warga Kayuaro, Kabupaten Kerinci, penemuan Mayat jenis laki-laki diperkebunan teh Kayuaro tepatnya dibelakang objek wisata aroma peco, sekitar 11.00 WIB Minggu (24/5/2020).

Menurut informasi, mayat laki-laki yang diketahui identitas ditemukan warga sedang terkelungkup dikawasan kebun teh Aroma Peco Kayuaro. Selain mayat, sepeda motor beat steret BH 3848 ZK warna hitam ditemukan 200 meter dari mayat.

Kapolsek Kayuaro IPTU Dolizar dikonfirmasi membenarkan, mayat laki-laki ditemukan dibelakang aroma peco dalam kebun teh.

“Iya, kita sedang berada di lokasi,” kata Kapolsek.

Ia mengatakan, dugaan sementara mayat ditemukan sudah membusuk. “Motor dengan mayat ditemukan 200 meter dari mayat.

Dugaan sementara ada luka bakar dibagian bokong dan baju robek-robek,” ujarnya.(tom)

Beredar Kabar Ada Pemotongan, Warga Desa Padang Jantung Siulak Hanya Terima BLT Rp 200.000.-



KERINCI, MERDEKAPOST.COM - Dampak dari virus Covid-19 yang membuat penghasilan masyarakat merosot sehingga tidak mencukupi kebutuhan sehari hari. Atas dampak tersebut pemerintah telah menyalurkan berbagai bantuan. Begitu juga dari desa telah menyalurkan bantuan dalam bentuk BLT dengan nilai 600.000 Rupiah perbulan selama 3 bulan dari Dana Desa.

Namun dalam penyaluran BLT ke masyarakat di desa Padang Jantung kecamatan Siulak Kabupaten Kerinci diduga terjadi pemotongan yang dilakukan oleh kades Rohis S.Pd, dana BLT yang seharusnya diterima Rp 600.000/KK namun masyarakat hanya menerima Rp 200.000.

Baca Juga : Terbaru! Data Corona Jambi Hari Ini, Pasien Positif dan Pasien Sembuh Bertambah

Salah seorang warga Desa Padang Jantung yang menerima BLT saat diconfirmasi via handpone menyebutkan dirinya hanya menerima BLT Rp 200.000.

"masa iya kami menerima uang BLT hanya Rp 200.000, Setau saya Rp 600.000/KK". Ujarnya.

"Saya pun tanyakan sama kades Padang Jantung kok segini saya terima, kades hanya menjawab uang yang 600.000 dibagi 3 penerima BLT lain. kan aneh dana BLT dibagi lagi sehingga menerima sebanyak Rp 200.000 dari Rp 600.000 yang seharusnya saya terima. " ungkap warga. Yang tidak mau disebutkan namanya

Ditempat terpisah ketua DPD KPK TIPIKOR menyebutkan. Kalau memang benar apa yang disampaikan warga padang jantung hanya menerima dana BLT sebesar Rp 200.000. Ini tidak bisa dibiarkan. Adanya indikasi korupsi terang terangan.

Berita Lainnya : Tidak Sesuai Aturan, Penyaluran BLT DD Desa Debai Dipertanyakan !!!

"Sudah jelas dari presiden memerintahkan untuk menyalurkan dana BLT ke masyarakat yang terdampak Covid-19 selama 3 bulan sebesar 600.000. Jangan main main dengan dana BLT ini". Ujarnya.

"Dalam hal ini saya akan usut dan akan giring keranah hukum untuk ditindak lanjuti agar diproses Kades Padang Jantung Rohis S.Pd atas dugaan korupsi dana BLT". Pungkas ketua DPD KPK TIPIKOR Boy Bunyamin.

Hal senada juga disampaikan oleh salah seorang Pendamping Desa, Fahrual, kepada merdekapost.com dia menyebutkan bahwa ini sudah jelas-jelas menyalahi aturan yang ada.

Dikatakannya, Jika memang terjadi pemotongan secara sepihak, Ini sudah menyalahi aturan didalam PMK nomor 205/PMK.07/2019 tentang pengelolaan dana desa serta Permendes PDTT Nomor 6 tahun 2020 tentang Mekanisme pemberian BLT Dana desa". Ujarnya singkat.

(ald/Sumber: FortalBuana.com)

Terbaru! Data Corona Jambi Hari Ini, Pasien Positif dan Pasien Sembuh Bertambah

Ilustrasi Covid-19 (ist)
JAMBI, MERDEKAPOST.COM – Pasien positif virus corona (Covid-19) di Provinsi Jambi hari ini, Jumat (22/5/2020) bertambah 2 orang.

Baca Juga : Alhamdulillah, Ini Data 4 Pasien Corona di Provinsi Jambi yang Dinyatakan Sembuh 

Berdasarkan data dari pusatkrisis.kemenkes.go.id, update per tanggal 22 Mei 2020, sekitar pukul 16.00 WIB, pasien terkonfirmasi di Jambi sebanyak 91 orang.

Sebelumnya, pasien positif di Jambi sebanyak 89 orang. Kini menjadi 91, maka di Jambi bertambah 2 orang.

Dan untuk pasien sembuh di Jambi bertambah 4, total menjadi 8, Sedangkan pasien yang meninggal dunia tidak ada.

Di hari ini juga, pasien terkonfirmasi di Indonesia telah mencapai angka 20.796 Sedangkan untuk kasus sembuh sebanyak 5.0507. Kasus yang meninggal berjumlah 1.326.

Baca Juga : Lebaran Sebentar Lagi, BLT DD dan Gaji Perades di 153 Desa di Kerinci Terancam Tidak Cair

Sementara, untuk identitas pasien dan alamat pasien masih menunggu keterangan resmi dari tim gugus tugas Provinsi Jambi.

Kemudian, berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Jubir Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah, Kabar baik, Jum’at sore (22/5), menyampaikan pers rilis terkait perkembangan virus corona di Provinsi Jambi.



Johansyah menuturkan, hari ini terdapat 4 pasien sembuh, secara kumulatif total pasien sembuh menjadi total 8 orang.(Arg)

Alhamdulillah, Ini Data 4 Pasien Corona di Provinsi Jambi yang Dinyatakan Sembuh

Johansyah Jubir Covid-19 Provinsi Jambi
Merdekapost Jambi – Jubir Penanganan Covid 19 Provinsi Jambi, Johansyah, Jum’at sore (22/5), menyampaikan pers rilis terkait perkembangan virus corona di Provinsi Jambi.

Johansyah menuturkan, hari ini terdapat 4 pasien sembuh, secara kumulatif total pasien sembuh menjadi 8 orang.

Adapun datanya sebagai berikut:

Untuk itu, Johansyah mengingatkan Masyarakat Jambi untuk mematuhi instruksi pemerintah, menggunakan masker, menerapkan social distancing, tetap berada dirumah, menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta rutin mencuci tangan apabila seusai melakukan aktivitas. (rki)


Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Privacy Policy | Disclaimer | Peta Situs