Bupati Batang Hari Tegaskan Komitmen Percepat Penurunan Stunting Lewat Rakor Regional Sumatera 2026

 

Merdekapost.com – Bupati Batang Hari, Mhd. Fadhil Arief, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Batang Hari dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting. Komitmen tersebut disampaikan saat mengikuti Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Sumatera Tahun 2026 secara virtual melalui Zoom Meeting, dari Ruang Kerja Kantor Bupati Batang Hari, Kamis (27/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Fadhil Arief turut menandatangani Surat Pernyataan Komitmen Pelaksanaan Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Batang Hari. Penandatanganan komitmen itu disaksikan langsung oleh Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Peningkatan Kesejahteraan dan Pembangunan Sumber Daya Manusia, Edi Cahyono.

Bupati Fadhil Arief menegaskan, percepatan penurunan stunting di Batang Hari harus dilakukan secara aktif, terorganisir, dan berlandaskan data yang akurat. Menurutnya, data menjadi dasar penting dalam menyusun langkah-langkah penanganan yang tepat sasaran.

“Dengan data yang nyata, pemerintah dapat merencanakan program secara teknis, terukur, dan berkelanjutan, mulai dari data risiko stunting hingga status stunting yang tercatat di Kabupaten Batang Hari,” ujarnya.

Melalui komitmen ini, Pemerintah Kabupaten Batang Hari berharap upaya penurunan stunting dapat berjalan lebih efektif, sehingga mampu meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan anak-anak di Bumi Serentak Bak Regam. (*)

Komunitas Indonesia Peduli Sesama Akan Galang Bantuan Dana untuk Korban Gempa di NTT

 

Merdekapost.com - Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendorong Komunitas Indonesia Peduli Sesama Jambi menggelar aksi penggalangan dana di Kota Jambi.

Aksi bertajuk “Solidaritas Aksi Peduli Gempa Flores NTT” itu akan dipusatkan di kawasan Tugu Keris, Kotabaru, Kota Jambi. Kegiatan dijadwalkan berlangsung pada Jumat (28/8/2026), Minggu (30/8/2026), serta 4, 5, dan 6 September 2026, mulai pukul 15.00 hingga 21.00 WIB.

Penanggung jawab kegiatan, Stepanus Hendra, yang juga Ketua Bintang Timur Indonesia (BTI) Provinsi Jambi, mengatakan aksi tersebut lahir dari keinginan untuk membantu masyarakat Flores yang tengah menghadapi dampak bencana.

Menurut Hendra , bantuan yang dihimpun nantinya diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak sekaligus mendukung proses pemulihan setelah bencana.

“Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, sangat berarti bagi mereka yang sedang membutuhkan,” tuturnya. Kamis (27/8/2026).

Hendra mengatakan, kepedulian terhadap korban bencana tidak harus selalu diwujudkan dalam bentuk bantuan besar. Dukungan dari masyarakat, menurutnya, dapat menjadi bagian dari kekuatan bersama ketika diberikan secara gotong royong.

Karena itu, Komunitas Indonesia Peduli Sesama membuka ruang bagi masyarakat, komunitas, seniman, budayawan, aktivis, organisasi, dunia usaha, dan berbagai elemen lainnya yang ingin turut mengambil bagian dalam aksi tersebut.

"Kegiatan ini bukan sekadar upaya mengumpulkan bantuan. tetapi penggalangan dana ini juga menjadi cara untuk menjaga semangat solidaritas dan persaudaraan antarmasyarakat di tengah situasi bencana," jelas Hendra.

Komunitas Indonesia Peduli Sesama sendiri merupakan wadah yang menghimpun penggiat seni dan budaya serta aktivis yang memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial dan kemanusiaan.

Ia berharap, bantuan yang terkumpul dapat memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak gempa di Flores.

"Kepedulian terhadap sesama dapat dimulai dari langkah sederhana. Ketika dilakukan bersama, langkah tersebut diharapkan dapat menjadi dukungan bagi saudara saudara kita yang sedang berusaha bangkit setelah bencana,' pungkasnya. (*)

Udara Jambi Tak Sehat, PT SAS Bergerak Bagikan 10.000 Masker

 

Merdekapost.com –  Di tengah kondisi udara yang tidak sehat akibat bencana karhutla, PT Sinar Anugerah Sukses (PT SAS) turun langsung membantu warga dengan membagikan 10.000 masker.

Masker disebar ke sejumlah titik di Kota Jambi, Muaro Jambi, Batanghari, dan Kabupaten Sarolangun.

Langkah ini dilakukan PT SAS setelah perusahaan mendapat informasi bahwa banyak warga membutuhkan perlindungan dari paparan asap yang semakin pekat.

Pembagian masker dimulai pada Rabu (26/8/2026) di Kota Jambi dan Muaro Jambi. Selanjutnya akan dilanjutkan ke sejumlah wilayah kabupaten lainnya.

Pada hari pertama pembagian, PT SAS juga berkolaborasi dengan Batalyon Infanteri (Yonif) 142/Ksatria Jaya (KJ) yang kebetulan sedang menjalankan program serupa, membantu masyarakat yang terpapar dampak kabut asap.

Direktur PT SAS Kameswara Helly mengatakan kesehatan dan keselamatan masyarakat menjadi perhatian utama. "Semoga masker yang kami berikan dapat ikut membantu melindungi masyarakat, khususnya mereka yang harus tetap beraktivitas di luar rumah,” ujar Helly.

Di tengah kabut asap yang belum sepenuhnya reda, satu masker untuk satu warga yang memperoleh mungkin terlihat sederhana. "Namun kita berharap masker ini bisa membantu mereka yang harus tetap beraktivitas, dan menjalani kehidupan sehari-hari di tengah udara yang tidak sehat, inilah bentuk kepedulian kami PT SAS," lanjut Helly lagi. 

*Tim ERT PT SAS Siaga Hadapi Karhutla*

Tak hanya membantu masyarakat melalui pembagian masker, PT SAS juga memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar wilayah operasional perusahaan di Kabupaten Sarolangun.

Perusahaan menyiagakan Emergency Response Team (ERT) yang diperkuat personel firefighter terlatih. Tim tersebut didukung water truck serta berbagai perlengkapan pemadaman yang siap digunakan kapan saja.

Tim ERT PT SAS juga terus berkoordinasi dengan Manggala Agni untuk mengantisipasi sekaligus merespons potensi karhutla, baik di sekitar wilayah operasional maupun wilayah Kabupaten Sarolangun secara umum.

Kesiapan itu bukan tanpa alasan, baru-baru ini tim ERT PT SAS dan group turut menangani karhutla di seberang Embung Beluru, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, Senin (17/8/2026).

Saat menerima informasi kebakaran, tim langsung bergerak menuju lokasi dengan membawa tujuh personel, satu unit water truck, dan tiga kendaraan light vehicle (LV).

Tim ERT PT SAS dan group akhirnya berhasil melakukan pemadaman hingga proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala

*PT SAS Juga Edukasi Warga untuk Menjaga Hutan*

Upaya mencegah karhutla juga dilakukan PT SAS melalui edukasi kepada masyarakat.

Bekerja sama dengan UPTD KPHP Unit VIII Hilir Sarolangun, perusahaan mengajak masyarakat ikut menjaga hutan sekaligus memahami berbagai aktivitas yang berpotensi menyebabkan kerusakan kawasan hutan dan konservasi.

Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai konsekuensi hukum terhadap aktivitas yang dilakukan secara melanggar ketentuan di kawasan hutan.

Edukasi tersebut menghadirkan Kepala UPTD KPHP Unit VIII Hilir Sarolangun Budi Kus Yulianto, S.Hut sebagai narasumber.

Kegiatan berlangsung di Balai Desa Seko Besar, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, Kamis (20/8/2026), dan diikuti masyarakat Desa Seko Besar serta Desa Lubuk Napal.

Kepala Teknik Tambang PT SAS Fadlan mengatakan, menjaga hutan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau perusahaan, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat.

“Kita berharap masyarakat tidak hanya memahami larangan dan sanksi, tetapi juga turut berperan aktif dalam menjaga keutuhan kawasan konservasi hutan,” ujar Fadlan.

Bagi PT SAS, kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat tidak berhenti pada penanganan ketika bencana terjadi. Pencegahan, kesiapsiagaan, edukasi, hingga bantuan langsung kepada masyarakat menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk hadir di tengah kondisi yang membutuhkan perhatian bersama. (*)

Pemkab Batang Hari Evaluasi Kinerja Pelayanan Publik, Dorong Layanan Semakin Berkualitas

 

Merdekapost.com – Pemerintah Kabupaten Batang Hari terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Lingkup Pemerintah Daerah Tahun 2026 yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Batang Hari, Senin (24/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Batang Hari, H. Muhamad Rifa’i, S.P., M.E., bersama para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala sekolah, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Pelaksanaan PEKPPP merupakan tindak lanjut Surat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Nomor B/69/PP.00.02/2026 tertanggal 31 Mei 2026 tentang pelaksanaan evaluasi pelayanan publik tahun berjalan.

Melalui kegiatan ini, kinerja penyelenggaraan pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang Hari dipantau dan dievaluasi untuk mengetahui capaian sekaligus mengidentifikasi berbagai aspek yang masih perlu dilakukan perbaikan.

Evaluasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan bagi pemerintah daerah dalam menyusun langkah perbaikan secara berkelanjutan, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat diberikan secara lebih efektif dan tepat sasaran.

Pemkab Batang Hari juga berkomitmen agar penyelenggaraan pelayanan publik ke depan semakin transparan, akuntabel, responsif, serta berorientasi pada kebutuhan dan kepentingan masyarakat.

Dengan adanya PEKPPP, setiap perangkat daerah diharapkan terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan pelayanan publik yang semakin optimal. (*)

Edi Purwanto Soroti Tebing Sungai Batanghari yang Longsor, Penanganan Diupayakan Masuk Anggaran

 

Anggota DPR RI, Edi Purwanto. Foto: Jambiseru.com

Merdekapost.com - Ancaman longsor akibat gerusan arus Sungai Batanghari menjadi perhatian serius di kawasan Seberang Kota Jambi. Sejumlah titik tebing sungai mengalami longsor, bahkan berada tidak jauh dari permukiman warga, belakang Pondok Pesantren As’ad, serta kawasan yang berdekatan dengan sejumlah objek vital.

Anggota DPR RI Dapil Jambi, Edi Purwanto, turun langsung meninjau kondisi tersebut bersama Kepala Balai dan jajaran. Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung tingkat kerusakan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan penanganan yang diperlukan.

Menurut Edi, kondisi tebing Sungai Batanghari membutuhkan perhatian dan penanganan yang terencana. Gerusan arus sungai yang terus terjadi berpotensi memperparah kondisi tebing apabila tidak segera ditangani.

"Insyaallah kita dorong agar penanganan tebing ini bisa dianggarkan tahun depan. Harapannya, kawasan Seberang Kota Jambi ke depan semakin tertata dan lebih indah," kata Edi.

Namun, kata Edi, aspek keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Penanganan tebing tidak hanya berkaitan dengan penataan kawasan, tetapi juga sebagai upaya memberikan rasa aman bagi masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai Batanghari.

"Yang paling penting masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Batanghari merasa lebih aman,” tegasnya.

Edi berharap hasil peninjauan lapangan tersebut dapat segera ditindaklanjuti melalui perencanaan teknis yang matang. Dengan adanya dukungan anggaran dan koordinasi lintas instansi, penanganan tebing diharapkan mampu mencegah kerusakan yang lebih luas sekaligus menjaga kawasan Seberang Kota Jambi tetap aman, tertata, dan nyaman bagi masyarakat. (*)

Edi Purwanto: Pemuda Desa Belajar ke Jepang Harus Pulang Bawa Inovasi untuk Desa

 

Merdekapost.com - Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Jambi, Edi Purwanto, menyambut baik rencana Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) menyiapkan program beasiswa ke Jepang bagi pemuda desa.

Namun, Edi mengingatkan agar program tersebut tidak berhenti pada pengiriman peserta untuk mengikuti pelatihan atau studi banding. Menurutnya, pemerintah perlu menyiapkan konsep yang matang sejak proses seleksi hingga peserta kembali dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di desa masing-masing.

“Bagus ya, tetapi memang harus kita mitigasi sedemikian rupa. Siapa orang yang akan dikirim, setelah dikirim kira-kira seperti apa, fungsinya apa, itu harus jelas,” ujar Edi.

Edi menilai pengalaman berbagai program studi banding sebelumnya menunjukkan bahwa persoalan terbesar justru kerap muncul setelah peserta kembali ke daerah. Ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan belum tentu dapat dimanfaatkan secara optimal jika tidak disertai tindak lanjut yang jelas.

“Kadang-kadang sering kita mengirim seseorang untuk studi banding, untuk belajar. Pasca pulang dari sana pemberdayaannya kurang, sehingga tidak optimal,” katanya.

Karena itu, Edi menekankan pentingnya tahap pascapelatihan. Para peserta yang telah mendapatkan kesempatan belajar di Jepang harus terus diasah dan diarahkan agar pengetahuan yang diperoleh benar-benar dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan desa.

Menurutnya, desa memiliki banyak persoalan yang membutuhkan sumber daya manusia dengan kemampuan dan wawasan yang baik. Mulai dari pengelolaan dan operasional desa, penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), peningkatan efektivitas program, hingga optimalisasi peran pendamping desa.

“Kalau cuma belajar sebentar kan harus diasah. Tindak lanjutnya yang paling penting,” tegasnya.

Edi menilai program beasiswa semacam ini dapat menjadi investasi penting dalam meningkatkan kualitas pemuda desa. Namun, keberhasilannya tidak boleh hanya diukur dari berapa banyak pemuda yang diberangkatkan atau mengikuti pelatihan.

Lebih dari itu, harus ada ukuran yang jelas mengenai apa yang dilakukan peserta setelah kembali, inovasi apa yang dihasilkan, serta seberapa besar kontribusinya terhadap pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

“Artinya inovasi-inovasi itu kita dukung, tapi bukan hanya pada saat pelatihan. Yang paling penting pascapelatihan itu baik, tepat guna nggak, mampu nggak mereka belajar dengan baik untuk mencapai tujuan dari Kementerian Desa itu sendiri,” pungkas Edi. (*)

Isi Kemerdekaan dengan Aksi Nyata, Bupati Monadi Pimpin Warga Bersihkan Sungai Siulak Mukai

KERINCI - Semangat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan dengan aksi nyata. 

Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si, turun langsung bersama masyarakat melaksanakan aksi bersih sungai di wilayah Kecamatan Siulak Mukai, Senin (24/8/2026).

Dengan semangat gotong royong, Bupati Monadi bersama Kadis Lingkungan Hidup Neneng Susanti, S.Hut., M.Si., Camat Siulak Mukai, unsur Forkopimcam, pemerintah desa, dan masyarakat bahu-membahu membersihkan sungai.

Karena kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga tentang mengisi kemerdekaan dengan kepedulian dan aksi nyata untuk daerah dan lingkungan.

Mari jaga sungai, jaga lingkungan, dan terus hidupkan semangat gotong royong demi Kerinci yang bersih, sehat, dan nyaman.

Dirgahayu Republik Indonesia ke-81

Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.(Adz)

Polres Batang Hari Ungkap 11 Kasus Narkotika, 13 Tersangka Diamankan dalam Operasi Antik Siginjai 2026

 

Merdekapost.com – Kepolisian Resor (Polres) Batang Hari berhasil mengungkap 11 kasus tindak pidana narkotika dalam pelaksanaan Operasi Antik Siginjai Tahun 2026 yang berlangsung selama 8 hingga 22 Agustus 2026.

Dalam operasi tersebut, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Batang Hari mengungkap sebanyak 11 Laporan Polisi (LP). Dari jumlah tersebut, enam kasus merupakan Target Operasi (TO), sementara lima kasus lainnya merupakan Non-Target Operasi (Non-TO).

Dari pengungkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan 13 orang tersangka. Mereka terdiri dari 11 laki-laki dan dua perempuan yang diduga terlibat dalam tindak pidana penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.

Selain mengamankan para tersangka, petugas juga menyita sejumlah barang bukti narkotika dengan total berat mencapai 376,5 gram.

Kapolres Batang Hari AKBP Arya Tesa Brahmana, S.I.K., menegaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan bentuk komitmen jajaran Polres Batang Hari dalam memerangi peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya.

“Pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Kami akan terus melakukan penindakan terhadap para pelaku maupun jaringan yang terlibat,” tegas AKBP Arya Tesa Brahmana.

Menurutnya, keberhasilan dalam mengungkap berbagai kasus narkotika tersebut juga tidak terlepas dari peran serta masyarakat yang memberikan informasi kepada pihak kepolisian.

Kapolres mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi peredaran narkoba. Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan, khususnya yang berkaitan dengan penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

Dengan hasil Operasi Antik Siginjai 2026 tersebut, Polres Batang Hari menegaskan akan terus meningkatkan upaya penindakan dan pemberantasan narkotika guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman, nyaman, dan kondusif di Kabupaten Batang Hari. (*)

1.521 PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Menanti Kepastian Status Jadi Penuh Waktu

Sejumlah 1.521 PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Menanti Kepastian Status Penuh Waktu.(Ist)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Sebanyak 1.521 tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kota Sungai Penuh terus mencermati kabar peralihan status kepegawaian.

Para pegawai dari lini pendidikan, kesehatan, hingga teknis ini menggantungkan harapan besar pada kebijakan terbaru pemerintah pusat.

Jon, salah seorang tenaga PPPK Paruh Waktu di Sungai Penuh, menyambut positif kabar peluang kenaikan status ini. Dirinya berharap pemerintah memberikan kesempatan setara bagi semua sektor, tidak hanya terfokus pada tenaga guru.

Menurutnya, tenaga kesehatan dan teknis memegang peranan yang sama pentingnya dalam mendukung pelayanan publik harian.

Baca Juga: Kelompok Brajo Sakti Gelar Aksi Penghijauan Tanam Bibit Buah di Tanah Cogok Kerinci

“Semoga saja informasi itu benar, tapi tidak hanya berlaku bagi tenaga PPPK Guru Paruh Waktu saja, tapi juga bagi PPPK paruh waktu nakes dan teknis. Kami semua menjalankan tugas pelayanan publik yang sama pentingnya,” katanya penuh harap.

Pemerintah Kota Sungai Penuh membenarkan keberadaan 1.521 pegawai paruh waktu yang terdata dalam sistem.

Kepala BKPSDM Kota Sungai Penuh, Affan, bersama Kabid Pengadaan, Mutasi, dan Informasi, Rhoma Usman, menegaskan bahwa Pemkot terus memantau arahan resmi dari BKN dan Kementerian PANRB.

“Kita juga berharap yang terbaik bagi PPPK paruh waktu di Kota Sungai Penuh, kita tunggu saja aturan terbarunya dari pemerintah pusat,” kaatanya.

Baca Juga: 8 Program Prioritas Masuk APBN 2027, Edi Purwanto Minta Dana Daerah Jangan Sampai Terabaikan

Senada dengan hal tersebut, Kepala BKPSDM Kota Sungai Penuh, Affan, menegaskan kesiapan jajarannya untuk langsung memproses perubahan status begitu regulasi resmi terbit:

“Jika ada peluang peningkatan status PPPK paruh waktu atau apapun yang baik bagi ASN Sungai Penuh, maka kita akan langsung bergerak,” tambahnya.

Pemkot Sungai Penuh siap mengeksekusi petunjuk teknis begitu regulasi resmi terbit. Langkah ini diambil untuk memastikan proses transisi berjalan sesuai payung hukum dan tidak memicu simpang siur informasi.

Berdasarkan UU Nomor 20 Tahun 2023, PPPK Paruh Waktu merupakan bagian sah dari aparatur sipil negara (ASN). Skema ini hadir sebagai solusi transisi dalam menata tenaga honorer.

Data BKN Semester I 2026 mencatat 1.147 PPPK Paruh Waktu berhasil beralih status menjadi PPPK Penuh Waktu di instansi baru.

Baca Juga: 

Pelantikan Pengurus ISMI Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh Berlangsung Khidmat

Peralihan status memerlukan pemenuhan syarat khusus, ketersediaan anggaran, kebutuhan formasi, dan regulasi resmi.

Status paruh waktu tidak serta-merta berubah secara otomatis tanpa mekanisme seleksi atau aturan pendukung.

Pemkot Sungai Penuh mengimbau seluruh PPPK Paruh Waktu agar memvalidasi setiap dokumen kepegawaian dan terus memantau kanal informasi resmi Pemkot, BKN, serta Kementerian PANRB. Langkah ini jauh lebih aman daripada mempercayai rumor yang beredar di media sosial. (**)

Pelantikan Pengurus ISMI Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh Berlangsung Khidmat

KERINCI – Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) resmi melantik jajaran pengurus baru untuk Wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Hj. Ernawati dan berlangsung khidmat di Aula IAIN Kerinci.

Dalam prosesi tersebut, Hj. Ernawati secara resmi melantik Prof. Dr. H. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si., sebagai Ketua ISMI Kabupaten Kerinci dan Hartono sebagai Ketua ISMI Kota Sungai Penuh.

 Pelantikan ditandai dengan penandatanganan berita acara serta penyerahan pataka organisasi di hadapan para tamu undangan dan jajaran pengurus yang hadir.

Dalam arahannya, Hj. Ernawati memberikan motivasi mendalam kepada seluruh pengurus ISMI yang baru dilantik. 

Dia menegaskan pentingnya peran strategis para sarjana dan akademisi Melayu untuk terus berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah, memajukan nilai-nilai kebudayaan, serta menjadi wadah pemikir yang responsif terhadap isu-isu sosial-masyarakat di Kabupaten Kerinci maupun Kota Sungai Penuh.

Poin Penting Pelantikan Pengurus ISMI:

Lokasi Acara: Aula Kampus IAIN Kerinci.

Ketua ISMI Kabupaten Kerinci: Prof. Dr. H. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si.

Ketua ISMI Kota Sungai Penuh: Hartono.

Pimpinan Pelantik: Hj. Ernawati.

Dengan kepengurusan yang baru ini, ISMI diharapkan mampu membawa semangat baru, mempererat tali silaturahmi antar-akademisi, serta melahirkan program kerja nyata yang memberikan dampak positif bagi kemajuan daerah.(Adz)

Aklamasi! Hutri Randa Jadi Ketua Golkar Sungai Penuh 2026-2031

Aklamasi! Hutri Randa Jadi Ketua Golkar Sungai Penuh 2026-2031

SUNGAI PENUH – Hutri Randa kini memegang kendali DPD ll Partai Golkar Kota Sungai Penuh periode 2026–2031. 

Ketua DPRD Kota Sungai Penuh itu meraih dukungan penuh dalam Musyawarah Daerah (Musda) IV Golkar Kota Sungai Penuh di Hotel Kerinci, Minggu (23/8/2026).

Randa melaju sebagai calon tunggal setelah seluruh tahapan pencalonan berjalan hingga forum Musda. Kondisi tersebut membuat pemilihan berlangsung tanpa persaingan antar calon. 

Selanjutnya, forum Musda menetapkan Randa melalui mekanisme aklamasi.

Baca Juga: Benny Wirsa Mundur dari Bursa Ketua Golkar Sungai Penuh, Ada Pesan Kuat Jelang Musda

Kemenangan tanpa rival itu sekaligus membuka lembaran baru bagi Golkar Sungai Penuh. Kini, Randa perlu mengonsolidasikan kader, memperkuat struktur partai, dan menyiapkan strategi untuk menghadapi pemilu berikutnya.

Randa Raih Dukungan Penuh di Musda IV

Musda IV Golkar Kota Sungai Penuh membahas sejumlah agenda organisasi, termasuk pemilihan ketua DPD II untuk periode lima tahun ke depan.

Wakil Ketua DPD I Golkar Provinsi Jambi, Gusrizal, memimpin sidang pemilihan. Setelah seluruh proses pencalonan selesai, forum hanya mencatat nama Hutri Randa sebagai kandidat.

Gusrizal kemudian mengumumkan keputusan forum dan menetapkan Randa sebagai Ketua DPD II Golkar Kota Sungai Penuh periode 2026–2031.

Baca Juga: Kualitas Udara Buruk, Dinkes Kerinci Imbau Warga Gunakan Masker Saat Beraktivitas Diluar Rumah

“Mengingat hanya satu calon, maka dengan ini kami menetapkan Hutri Randa sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kota Sungai Penuh masa bakti 2026–2031,” tegas Gusrizal saat memimpin sidang.

Dengan hasil tersebut, Randa langsung menerima mandat untuk memimpin Golkar Sungai Penuh hingga 2031.

Hutri Randa Minta Kader Bergerak Bersama

Usai menerima mandat, Randa menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader dan pemilik suara yang memberikan kepercayaan kepadanya.

Namun, Randa menegaskan bahwa dirinya tidak ingin menjalankan roda organisasi seorang diri. Menurutnya, seluruh kader harus mengambil peran untuk membangun kekuatan partai.

Karena itu, ia mengajak pengurus dan kader Golkar Sungai Penuh memperkuat kerja sama. Selain menjaga soliditas internal, Randa ingin seluruh kader bergerak lebih aktif di tengah masyarakat.

“Saya tidak ingin bekerja sendiri. Saya membutuhkan kerja sama seluruh kader untuk membesarkan Partai Golkar agar kembali berjaya pada pemilu berikutnya,” ujar Randa.

Target Besar Golkar Sungai Penuh

Setelah Musda IV, Randa menghadapi pekerjaan besar. Ia perlu menyatukan seluruh kader sekaligus memperkuat koordinasi antar pengurus.

Di sisi lain, Golkar juga perlu meningkatkan konsolidasi hingga tingkat akar rumput. Langkah tersebut penting agar mesin partai dapat bekerja lebih efektif menjelang pemilu berikutnya.

Baca Juga: BSPS Jambi Naik Jadi Rp23 Juta pada 2027, Edi Purwanto Ungkap Perjuangan Lebih dari 3.000 Rumah Warga

Karena itu, Randa tidak cukup hanya mengandalkan dukungan dalam forum Musda. Ia juga harus menerjemahkan dukungan tersebut menjadi kerja organisasi yang konsisten.

Selain itu, komunikasi dengan masyarakat perlu mendapat perhatian. Golkar harus menghadirkan program dan pendekatan politik yang mampu menjawab kebutuhan warga Sungai Penuh.

Aklamasi Jadi Modal Awal Kepemimpinan Randa

Dukungan penuh dalam Musda menjadi modal awal bagi Randa untuk menjalankan kepemimpinannya. Tanpa rival dalam pemilihan, ia memiliki ruang lebih luas untuk membangun konsolidasi internal.

Meski begitu, tantangan berikutnya justru muncul setelah Musda. Randa harus menjaga kekompakan kader dan memastikan seluruh jajaran pengurus memiliki agenda yang sama.(Adz)

Kualitas Udara Buruk, Dinkes Kerinci Imbau Warga Gunakan Masker Saat Beraktivitas Diluar Rumah

Kualitas Udara Buruk, Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci Imbau Warga Gunakan Masker Saat Beraktivitas di Luar Rumah.(MPC)

​KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penurunan kualitas udara yang memburuk di wilayah Kerinci dan sekitarnya. Kondisi cuaca dan kualitas udara saat ini dinilai berada dalam kategori buruk sehingga berpotensi membahayakan kesehatan.

​Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, H. Hermendizal, SE, SKM, MM, menegaskan pentingnya penggunaan alat pelindung diri berupa masker untuk menekan risiko gangguan pernapasan.

​"Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci menghimbau kepada seluruh masyarakat, terutama lansia, anak-anak, dan masyarakat yang memiliki penyakit pernafasan diharapkan menggunakan masker setiap beraktivitas di luar ruangan," ujar H. Hermendizal.

​Poin-Poin Imbauan Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci:

​Wajib Gunakan Masker: Gunakan masker setiap kali keluar rumah atau beraktivitas di luar ruangan untuk menyaring paparan polusi dan debu.

​Perlindungan Kelompok Rentan: Anak-anak, lansia, serta warga dengan riwayat penyakit saluran pernapasan (seperti asma atau ISPA) diminta ekstra hati-hati dan membatasi kegiatan luar ruangan jika tidak mendesak.

​Kurangi Aktivitas Luar Ruangan: Batasi kegiatan fisik yang berat di luar ruangan selama kualitas udara belum membaik.

​Langkah pencegahan ini diharapkan dapat menekan angka kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di tengah kondisi cuaca yang kurang menguntungkan saat ini.

​Udara Bersih Harapan Kita, Masker Melindungi Kita! 

(Ali/Merdekapost.com)

BSPS Jambi Naik Jadi Rp23 Juta pada 2027, Edi Purwanto Ungkap Perjuangan Lebih dari 3.000 Rumah Warga

 

Opini Oleh: Edi Purwanto *

Alhamdulillah, sepanjang 2025–2026 saya berkesempatan memperjuangkan aspirasi masyarakat Jambi melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai program bedah rumah. Lebih dari 3.000 rumah warga di Provinsi Jambi berhasil mendapatkan dukungan melalui program ini, dengan nilai bantuan sebesar Rp20 juta untuk setiap penerima.

Bagi saya, angka lebih dari 3.000 rumah bukan sekadar angka dalam sebuah laporan. Di balik setiap rumah terdapat keluarga, ada orang tua, ada anak-anak, ada harapan, dan ada keinginan sederhana untuk bisa tinggal di tempat yang lebih layak. Karena itu, sejak awal saya melihat program bedah rumah sebagai salah satu bentuk perjuangan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Rumah adalah kebutuhan dasar. Kita semua tentu ingin memiliki tempat tinggal yang aman ketika hujan turun, tidak khawatir dengan kondisi atap ketika angin kencang, serta memiliki lingkungan rumah yang lebih sehat bagi keluarga. Namun, saya memahami bahwa tidak semua masyarakat memiliki kemampuan ekonomi yang cukup untuk memperbaiki rumah secara mandiri.

Ada keluarga yang penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ada yang harus membiayai pendidikan anak, memenuhi kebutuhan pangan, membayar berbagai keperluan rumah tangga, sementara kondisi rumah sudah membutuhkan perbaikan. Dalam keadaan seperti itu, biaya untuk memperbaiki rumah sering kali menjadi sesuatu yang sangat berat.

Karena itulah saya terus mendorong agar aspirasi masyarakat mengenai rumah layak huni dapat diperjuangkan melalui program pemerintah. Saya ingin bantuan yang ada benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan dan memberikan perubahan nyata terhadap kualitas tempat tinggal mereka.

Lebih dari 3.000 Rumah Warga Jambi

Sepanjang 2025 hingga 2026, lebih dari 3.000 rumah warga di Provinsi Jambi mendapatkan dukungan melalui aspirasi BSPS yang saya perjuangkan. Masing-masing penerima memperoleh bantuan sebesar Rp20 juta untuk mendukung proses perbaikan rumah.

Tentu saya sangat bersyukur atas capaian tersebut. Namun, saya juga melihat masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Jumlah rumah yang membutuhkan perhatian masih cukup besar. Karena itu, perjuangan untuk menghadirkan rumah layak huni bagi masyarakat Jambi tidak boleh berhenti hanya karena satu program atau satu tahun anggaran.

* Edi Purwanto, Anggota DPR RI Komisi V Fraksi PDI Perjuangan Dapil Provinsi Jambi 

BACA LENGKAPNYA DI JAMBISERU.COM

Kelompok Brajo Sakti Gelar Aksi Penghijauan Tanam Bibit Buah di Tanah Cogok Kerinci

KERINCI — Sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung ketahanan pangan lokal, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Brajo Sakti menggelar kegiatan penanaman bibit pohon buah-buahan di kawasan Kecamatan Tanah Cogok dan Sitinjau Laut, Kabupaten Kerinci, Jambi.

Ketua LSM Brajo Sakti, Hafis, menyampaikan bahwa aksi penanaman ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian komunitas terhadap kondisi ekologis wilayah sekitar sekaligus memberikan manfaat ekonomi jangka panjang bagi warga.

"Penanaman bibit tanaman buah ini kita harapkan tidak hanya menjadikan lingkungan lebih hijau dan asri, tetapi kelak hasil panennya juga bisa dinikmati oleh masyarakat sekitar," ujar Hafis di sela-sela kegiatan.

Dalam aksi sosial ini, total sebanyak 1.000 batang bibit pohon buah disalurkan dan ditanam secara bertahap di sejumlah titik. Berdasarkan data pengiriman bibit, rincian bantuan tanaman yang disiapkan meliputi:

Bibit Durian: 250 batang

Bibit Alpukat Ijo Panjang: 100 batang

Bibit Alpukat Ijo Bundar: 100 batang

Bibit Rambutan: 100 batang

Bibit Mangga: 100 batang

Bibit Jambu Air: 100 batang

Bibit Sirsak: 250 batang

Kegiatan penanaman berlangsung secara gotong royong melibatkan pengurus LSM Brajo Sakti dan warga setempat. Salah satu lokasi penanaman terpantau di kawasan Bunga Tanjung, di mana para anggota langsung turun ke lapangan membawa cangkul dan menanam bibit seperti jambu air serta sirsak secara presisi.

Melalui gerakan penghijauan ini, LSM Brajo Sakti berharap kesadaran menjaga alam terus tumbuh di kalangan masyarakat Kerinci demi menciptakan lingkungan yang asri, lestari, dan produktif bagi generasi mendatang.(Adz)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs