Kuasa Hukum Kepala Puskesmas Siap Bongkar Peran Banyak Pihak dalam Skandal BOK-TPP

Kuasa Hukum Kepala Puskesmas Siap Ungkap Peran Banyak Pihak dalam Skandal BOK-TPP Puskesmas Kebun IX, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.(adz/mpc)

MUARO JAMBI, MERDEKAPOST.COM - Pihak kuasa hukum tersangka dalam perkara dugaan korupsi Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) di Puskesmas Kebun IX, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi) meminta penanganan perkara dilakukan secara menyeluruh dan tidak tebang pilih.

Kuasa hukum Kepala Puskesmas Kebun IX (DL), Fikri Riza, menegaskan kliennya kooperatif dan siap mengikuti seluruh proses hukum yang tengah berjalan.

Namun demikian, ia menilai perkara tersebut tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada kliennya tanpa menelusuri peran pihak lain dalam sistem pengelolaan anggaran kesehatan.

Berita Terkait: Diduga Korupsi Dana BOK dan TPP, Kejari Muaro Jambi Tahan Kepala Puskesmas dan Bendahara BOK

Perkara ini telah memasuki tahap pelimpahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) di Kejaksaan Negeri Muaro Jambi setelah sebelumnya disidik oleh Unit Tipikor Satreskrim Polres Muaro Jambi.

Libatkan Banyak Pihak, APH Harus Periksa Menyeluruh

Fikri menegaskan, dalam pengelolaan dana BOK maupun TPP terdapat struktur dan mekanisme yang melibatkan banyak pihak, baik di tingkat puskesmas maupun dinas kesehatan.

Karena itu, ia meminta aparat penegak hukum memeriksa secara menyeluruh semua unsur yang memiliki kewenangan.

“Kami menghormati proses hukum yang berjalan. Namun untuk dana TPP, kami meminta pihak kejaksaan memeriksa pelaksana TPP karena merekalah yang menjalankan program tersebut.

Selain itu, bendahara di tingkat dinas kesehatan serta mantan kepala dinas terdahulu juga perlu dimintai keterangan agar perkara ini terang benderang,” ujarnya.

Baca Juga:

Pimpin Sertijab Dandim 0416/Bute, Ini Pesan Penting Danrem 042/Gapu

Satresnarkoba Polres Kerinci Berhasil Amankan Dua Pengedar dan 28 Gram Sabu

Menurutnya, pengelolaan TPP bukan hanya berada pada kewenangan kepala puskesmas, melainkan merupakan program yang dirancang dan dikendalikan secara struktural.

Oleh sebab itu, penelusuran harus dilakukan hingga ke pihak pelaksana program di Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi.

Ia juga mendorong agar dinas kesehatan membuka seluruh data dan mekanisme pengelolaan dana BOK dan TPP, sehingga tidak menimbulkan kesan adanya pihak yang dijadikan satu-satunya penanggung jawab.

“Klien kami siap membuka semua fakta di persidangan. Namun kami berharap penegakan hukum dilakukan objektif, profesional, dan menyeluruh. Jika ingin adil, semua pihak yang terkait harus diperiksa, bukan hanya di tingkat puskesmas,” tegasnya.

Pilihan Redaksi:

Kejati Jambi Geledah Sekretariat DPRD Merangin, Sejumlah Dokumen dan Barang Bukti Elektronik Diamankan

Pihak kuasa hukum juga berharap aparat penegak hukum dapat menelusuri dugaan aliran dana dan peran sejumlah pihak lain, termasuk pelaksana program, bendahara dinas, serta mantan Kepala Dinas Kesehatan Muaro Jambi, agar perkara ini terungkap secara utuh dan transparan.

Selain itu, kuasa hukum turut menyoroti dugaan adanya setoran dari 18 kepala puskesmas sebesar Rp30 juta kepada salah seorang kepala puskesmas di Sekernan Ilir. Dana tersebut diduga digunakan untuk meredam laporan sejumlah LSM ke Kejaksaan Tinggi Jambi dan disebut telah menjadi bagian dari penyelidikan pidana khusus.

Menurutnya, jika dugaan tersebut benar, maka seharusnya dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut agar tidak muncul kesan tebang pilih dalam penanganan perkara dana BOK dan TPP di wilayah Muaro Jambi.(*)

(Aldie Prasetya / Sumber: Benuanews.com)

Kejati Jambi Geledah Sekretariat DPRD Merangin, Sejumlah Dokumen dan Barang Bukti Elektronik Diamankan

Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi melakukan penggeledahan di Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Merangin terkait penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan anggaran tahun 2019-2024.(Istimewa)

Merdekapost.com, Merangin - Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi melakukan penggeledahan di Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Merangin terkait penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan anggaran tahun 2019-2024.

Dilansir dari laman Cctv Merangin, Penggeledahan dimulai pada pukul 10.30 WIB tersebut merupakan bagian dari tahapan penyidikan untuk menghimpun dan menemukan alat bukti yang sah sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Bacaan Lainnya:

Satresnarkoba Polres Kerinci Berhasil Amankan Dua Pengedar dan 28 Gram Sabu

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jambi, Noly Wiyaya, di Jambi, Kamis, membenarkan adanya kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa langkah ini dilakukan guna memperkuat pembuktian serta mengungkap secara terang konstruksi perkara dugaan tindak pidana korupsi dimaksud.

Dalam kegiatan itu, tim penyidik menemukan dan mengamankan sejumlah dokumen serta barang bukti elektronik berupa komputer, laptop, dan telepon genggam yang diduga memiliki keterkaitan langsung dengan perkara.

Baca Juga:

Diduga Korupsi Dana BOK dan TPP, Kejari Muaro Jambi Tahan Kepala Puskesmas dan Bendahara BOK

Seluruh barang bukti yang diperoleh kemudian dibawa ke Kantor Kejaksaan Tinggi Jambi sekitar pukul 17.30 WIB untuk dilakukan analisis lebih lanjut. Selanjutnya, barang bukti tersebut akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku terkait penyitaan.

“Penggeledahan dilakukan berdasarkan kebutuhan penyidikan untuk mencari dan mengamankan barang bukti yang memiliki keterkaitan langsung dengan perkara. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara profesional, terukur, dan sesuai prosedur hukum serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Noly Wiyaya.

Diduga Korupsi Dana BOK dan TPP, Kejari Muaro Jambi Tahan Kepala Puskesmas dan Bendahara BOK

Diduga Korupsi Dana BOK dan TPP, Kejari Muaro Jambi Tahan Kepala Puskesmas dan Bendahara BOK.(ist)

MUAROJAMBI, MERDEKAPOST.COM - Kejaksaan Negeri Muaro Jambi menahan Kepala Puskesmas Kebun IX, DL, dan Bendahara Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), LB, Rabu sore, 11 Februari 2026. Jaksa menjerat keduanya dalam perkara dugaan korupsi pengelolaan dana BOK dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) tahun anggaran 2022–2023.

Jaksa Penuntut Umum menerima pelimpahan tahap II berupa tersangka dan barang bukti dari penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Satreskrim Polres Muaro Jambi sebelum melakukan penahanan.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Muaro Jambi, Bukhari, menyatakan pihaknya menerima secara resmi pelimpahan perkara tersebut. “Hari ini kami menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan dana BOK dan TPP tahun 2022 sampai 2023 di Puskesmas Kebun IX,” ujarnya.

Bacaan Lainnya:

Satresnarkoba Polres Kerinci Berhasil Amankan Dua Pengedar dan 28 Gram Sabu

Inspektorat sebelumnya mengungkap selisih penggunaan anggaran yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dalam hasil audit. Aparat menghitung dugaan kerugian negara mencapai sekitar Rp650 juta.

Dana BOK dan TPP tersebut semestinya mendukung operasional layanan kesehatan dan pembayaran tambahan penghasilan pegawai. Namun penyidik menemukan indikasi penyimpangan dalam pengelolaan serta pertanggungjawaban anggaran.

Setelah menyelesaikan administrasi pelimpahan, jaksa menggiring kedua tersangka keluar kantor kejaksaan dengan mengenakan rompi tahanan merah muda dan borgol. Petugas kemudian membawa keduanya ke Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Jambi untuk menjalani penahanan selama 20 hari, terhitung sejak 11 Februari 2026.

Bacaan Lainnya: Pimpin Sertijab Dandim 0416/Bute, Ini Pesan Penting Danrem 042/Gapu

Jaksa menahan tersangka untuk mempercepat penyusunan surat dakwaan dan pelimpahan perkara ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jambi.

Penyidik menjerat keduanya dengan Pasal 603 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, subsider Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, serta alternatif Pasal 12 huruf e UU Tipikor. Ancaman hukuman maksimal dalam pasal tersebut mencapai pidana penjara seumur hidup.

Kejari Muaro Jambi memastikan proses hukum berjalan transparan dan profesional hingga perkara ini disidangkan di Pengadilan Tipikor Jambi.(Tim)

Jelang Ramadhan, Satreskrim Polres Kerinci Ambil Langkah Proaktif Pastikan Stabilitas Harga dan Stok Bahan Pokok

Pastikan Kestabilan Harga dan Ketersediaan Stok, Satreskrim Polres Kerinci Kordinasi Intensif dengan Tim Saber Pangan.(ist/mpc)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kerinci mengambil langkah proaktif dengan menggelar koordinasi intensif bersama Tim Saber Pangan. 

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Gelar Satreskrim ini bertujuan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan stok bahan pokok bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.

Fokus pada Stabilitas Harga dan Stok

Langkah antisipatif ini diambil guna mencegah terjadinya lonjakan harga yang kerap terjadi akibat meningkatnya permintaan pasar menjelang bulan puasa. Pihak Polres Kerinci menegaskan bahwa pengawasan akan diperketat, mulai dari tingkat distributor hingga pengecer di pasar-pasar tradisional.

Beberapa poin utama yang menjadi fokus dalam rapat koordinasi tersebut antara lain:

Pemantauan Stok: Memastikan ketersediaan beras, minyak goreng, gula, dan daging dalam posisi aman.

Pengawasan Rantai Pasok: Mencegah adanya praktik penimbunan barang oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Update Harga Harian: Melakukan monitoring harga secara real-time untuk mendeteksi anomali harga di lapangan.

Komitmen Penegakan Hukum

Kapolres Kerinci melalui Kasat Reskrim menekankan bahwa Tim Saber Pangan tidak akan segan mengambil tindakan tegas jika ditemukan adanya praktik mafia pangan atau spekulan yang sengaja mempermainkan harga sehingga memberatkan masyarakat.

"Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa harus terbebani oleh kelangkaan barang maupun harga yang tidak wajar," ujar salah satu perwakilan dalam pertemuan tersebut.

Imbauan kepada Masyarakat

Selain penguatan internal, Polres Kerinci juga mengimbau masyarakat untuk:

Berbelanja Bijak: Membeli kebutuhan sesuai keperluan dan tidak melakukan panic buying

Lapor Segera: Menghubungi pihak berwajib jika menemukan gudang yang diduga menjadi tempat penimbunan atau melihat lonjakan harga yang ekstrem.

Dengan adanya sinergi yang kuat antara kepolisian dan instansi terkait, diharapkan situasi kamtibmas dan ketahanan pangan di wilayah hukum Polres Kerinci tetap kondusif hingga Idul Fitri mendatang.(Ali/Mpc)

Pimpin Sertijab Dandim 0416/Bute, Ini Pesan Penting Danrem 042/Gapu

Danrem 042/GapuKolonel Inf Nyamin, S.I.P., M.M Pimpin Sertijab Dandim 0416/Butedari Letkol Inf Dedi Pungky Irawanto, S.I.P., M. I.Pol. kepada Letkol Inf Yudi Susilo Yudhanto, S.E., M.A.P.. Jum'at 13/02/2026. (mpc/ist) 

JAMBI | MERDEKAPOST.COM – Komandan Korem (Danrem) 042/Garuda Putih Kolonel Inf Nyamin, S.I.P., M.M. memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Dandim 0416/Bute dari Letkol Inf Dedi Pungky Irawanto, S.I.P., M. I.Pol. kepada Letkol Inf Yudi Susilo Yudhanto, S.E., M.A.P. bertempat di Aula Balai Prajurit Korem 042/Gapu. Jum’at (13/02/2026)

Dalam sambutannya, Dirinya menyampaikan bahwa pergantian jabatan di lingkungan TNI AD merupakan hal yang wajar dan rutin dilaksanakan sebagai bagian dari dinamika organisasi, pembinaan karier personel serta upaya penyegaran kepemimpinan guna meningkatkan kinerja satuan.

Danrem menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdiannya selama menjabat sebagai Dandim 0416/Bute. Berbagai program pembinaan teritorial dinilai telah berjalan dengan baik dan memberikan kontribusi positif bagi stabilitas wilayah.

Danrem 042/GapuKolonel Inf Nyamin, S.I.P., M.M Pimpin Sertijab Dandim 0416/Butedari Letkol Inf Dedi Pungky Irawanto, S.I.P., M. I.Pol. kepada Letkol Inf Yudi Susilo Yudhanto, S.E., M.A.P.. Jum'at 13/02/2026. (mpc/ist)

“Saya mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan kerja keras kepada Letkol Inf Dedi Pungky yang telah menunjukkan kinerja optimal dalam membina satuan serta menjaga sinergitas dengan pemerintah daerah dan masyarakat,” ujar Danrem.

Perhatian Khusus Pembangunan Yon TP dan Koperasi Merah Putih

Kepada pejabat baru, Danrem menekankan pentingnya melanjutkan serta meningkatkan program-program teritorial yang telah berjalan, sekaligus mampu menjawab tantangan tugas ke depan yang semakin kompleks.

Secara khusus, Danrem menegaskan agar pejabat baru memberikan perhatian terhadap kesiapan pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) dan Koperasi Merah Putih yang harus disiapkan secara optimal.

Danrem Sorot Masalah Sampah

Selain itu, Danrem juga menyoroti pentingnya penanganan sampah di wilayah. Ia menekankan agar Kodim mampu berperan aktif melalui koordinasi yang solid dengan pemerintah daerah serta melibatkan partisipasi masyarakat guna menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

“Permasalahan sampah menjadi tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara aparat TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat agar penanganannya dapat berjalan efektif dan berkelanjutan,” tegas Danrem.

Danrem berharap kepemimpinan baru mampu membawa Kodim 0416/Bute semakin profesional, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan situasi wilayah, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Upacara sertijab turut dihadiri oleh para pejabat Utama Korem, para Dandim, Ketua Persit beserta pengurus serta pejabat Korem lainnya. Acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada pejabat lama dan pejabat baru sebagai wujud penghormatan serta dukungan dalam melanjutkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.( Aldie Prasetya | Merdekapost)

Bupati Monadi Lantik Direktur dan Pejabat di Dua RSUD, Ini Nama-namanya!

Bupati Monadi Melantik Direktur dan Para Pejabat di Dua RSUD.(adz/mpc)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM -- Bupati Kerinci, Monadi, melantik sejumlah pejabat struktural di dua rumah sakit milik pemerintah daerah, yakni RSU Bukit Kerman dan RSUD Kerinci, pada Jumat siang (13/2/2026). Pelantikan ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola serta kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pejabat daerah, tenaga kesehatan, serta unsur manajemen rumah sakit. Dalam sambutannya, Bupati Monadi menegaskan bahwa rumah sakit daerah memegang peranan vital sebagai garda terdepan pelayanan publik di bidang kesehatan.

“Jabatan ini bukan sekadar posisi administratif, tetapi amanah besar untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan profesional, cepat, dan humanis. Rumah sakit harus menjadi tempat yang memberi rasa aman dan harapan bagi masyarakat,” tegas Monadi.

Para Pejabat yang Dilantik di RSU Bukit Kerman:

  • Direktur: dr. H. Syafrial
  • Kasi Pelayanan: Ns. Mauliah, S.Kep
  • Kasi Pelayanan Non Medis: Sandra Cassia A, S.Kep., Ners., M.Kep

Para Pejabat yang Dilantik di RSUD Kerinci:

  • Direktur: Abdul Harpan, SKM., M.Si
  • Kasi Pelayanan Non Medis: Saman Nudin, A.Md Kep
  • Kasi Pelayanan Medis: Gusmunardi, S.Kep., M.Kep
  • Kasubag Tata Usaha: Dodi Siska, SKM

Bupati Monadi berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi, membangun koordinasi yang solid, serta menghadirkan inovasi dalam sistem pelayanan rumah sakit.

“Rumah sakit tidak hanya dituntut memberikan pelayanan medis yang baik, tetapi juga manajemen yang tertib, ramah, dan transparan. Kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan harus terus kita jaga,” ujarnya.

Baca Juga:

Tak Perlu Keluar Daerah, IAIN Kerinci Resmi Kantongi Izin Program Doktor S3 Studi Islam

Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum pembenahan internal di tubuh rumah sakit, baik dari sisi pelayanan medis, non medis, maupun tata usaha. Pemerintah Kabupaten Kerinci menilai penguatan struktur organisasi di rumah sakit menjadi kunci dalam menjawab tantangan kebutuhan layanan kesehatan yang terus meningkat.

Para pejabat yang dilantik diharapkan mampu meningkatkan standar pelayanan, mempercepat proses administrasi pasien, serta menciptakan lingkungan rumah sakit yang nyaman bagi pasien dan keluarga.

Dengan pelantikan ini, Pemkab Kerinci menegaskan komitmennya menghadirkan layanan kesehatan yang semakin berkualitas, merata, dan profesional di seluruh wilayah Kabupaten Kerinci.(*Adz)

Tak Perlu Keluar Daerah, IAIN Kerinci Resmi Kantongi Izin Program Doktor S3 Studi Islam

IAIN Kerinci melaksanakan penyerahan Surat Keputusan (SK) pembukaan Program Doktor (S3) Program Studi Islam dari Direktorat Pendidikan Islam (Pendis) Program Pascasarjana.(ist)

Kerinci, Merdekapost.com  – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci resmi mengantongi izin penyelenggaraan Program Doktor (S3) Studi Islam. Program ini menjadi yang pertama di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, sekaligus menandai babak baru pengembangan pendidikan tinggi di wilayah tersebut.

IAIN Kerinci melaksanakan penyerahan Surat Keputusan (SK) pembukaan Program Doktor (S3) Program Studi Studi Islam dari Direktorat Pendidikan Islam (Pendis) Program Pascasarjana. SK tersebut secara resmi diserahkan oleh Rektor Dr Jafar Ahmad, M.Si,. kepada Ketua Senat, Prof. Dr. H. As’ari, M.Ag., dan selanjutnya diteruskan kepada Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Wisnarni, Jumat (13/2).

Baca Juga: 

Pimpin Rakor Indonesia ASRI, Bupati Monadi Tegaskan Komitmen Kerinci Bersih Pariwisata Maju Ekonomi Tumbuh

Rektor IAIN Kerinci, Dr. Ja’far Ahmad, M.Si., menyampaikan bahwa terbitnya SK Program Doktor Studi Islam merupakan hasil kerja keras kolektif seluruh unsur pimpinan dan tim pengembangan program pascasarjana. Ia menegaskan bahwa pembukaan program doktor (S3) ini bukan sekadar pencapaian administratif, tetapi amanah besar untuk meningkatkan kualitas tridharma perguruan tinggi.

“Program Doktor Studi Islam ini adalah langkah strategis dalam menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia akademik akan sumber daya manusia yang unggul, kompeten, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan keilmuan Islam,” ujarnya.

“Ini program doktor pertama di Kabupaten Kerinci dan Sungai Penuh. Kami ingin menghadirkan pusat studi Islam yang unggul, progresif, dan berdampak,” ujarnya.

Baca Juga:

Bupati Monadi Panen Padi Perdana dan Gotong Royong Bersama warga Desa Baru Semerah

Penyerahan SK dilaksanakan beriringan dengan kegiatan Asesmen Lapangan (AL) Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) tersebut berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur. Kegiatan ini disaksikan jajaran pimpinan, anggota senat, dosen, serta tamu undangan.

Momen ini sekaligus menandai babak baru dalam pengembangan akademik IAIN Kerinci dalam memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam yang terus bertransformasi dan berinovasi.

Ketua Senat, Prof. Dr. H. As’ari, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh tim serta dukungan berbagai pihak yang telah mengawal proses pengajuan hingga terbitnya keputusan resmi tersebut. Ia menekankan pentingnya menjaga mutu dan integritas akademik dalam pelaksanaan program doktor ke depan.

Baca Juga:

Kasdim 0417/Kerinci Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pasar Beringin Jaya Sungai Penuh

“Senat akan terus mengawal implementasi program ini agar berjalan sesuai standar akademik dan regulasi yang berlaku. Kualitas harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Wisnarni, menyatakan kesiapan Pascasarjana IAIN Kerinci dalam mengelola dan menyelenggarakan Program Doktor Studi Islam secara profesional dan berkualitas. Berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari penyusunan kurikulum berbasis riset, penguatan sumber daya dosen, hingga penyediaan sarana dan prasarana pendukung pembelajaran.

“Program ini diharapkan mampu melahirkan doktor-doktor yang memiliki kedalaman ilmu, keluasan wawasan, serta sensitivitas terhadap dinamika sosial-keagamaan kontemporer,” jelasnya.

Pilihan Redaksi:

Jaga Ekosistem dan Dorong Kesejahteraan Nelayan, Bupati Monadi Bersama PT KMH Restocking Ikan Endemik di Danau Kerinci

Dengan diterbitkannya SK Program Doktor (S3) Studi Islam ini, IAIN Kerinci kembali menunjukkan diri sebagai pusat pengembangan kajian keislaman yang progresif dan adaptif di wilayah Kota Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci, dan sekitarnya. Kehadiran program doktor ini membuka akses lebih luas bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menempuh jenjang pendidikan tertinggi tanpa harus keluar daerah.

Langkah strategis ini diharapkan mampu mendorong percepatan kualitas riset dan publikasi ilmiah, sekaligus menjadi motor penggerak peningkatan reputasi akademik dan kontribusi keilmuan di tingkat nasional hingga internasional.(Red)

Kasdim 0417/Kerinci Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pasar Beringin Jaya Sungai Penuh

Kasdim 0417/Kerinci Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pasar Beringin Jaya Kota Sungai Penuh.(ist)

Sungai Penuh, Merdekapost.com – Kasdim 0417/Kerinci Mayor Inf Mohd Arifin menghadiri kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Pasar Beringin Jaya yang dilaksanakan di Kota Sungai Penuh, Kamis (12.02.26).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam upaya peningkatan sarana dan prasarana perekonomian masyarakat, khususnya bagi para pedagang kecil dan pelaku UMKM di wilayah Kota Sungai Penuh. Pembangunan Pasar Beringin Jaya diharapkan mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi baru yang lebih tertata, nyaman, dan representatif.

Dalam kesempatan tersebut, Mayor Inf Mohd Arifin menyampaikan bahwa TNI melalui Kodim 0417/Kerinci siap mendukung setiap program pembangunan pemerintah daerah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bacaan Lainnya:

Satresnarkoba Polres Kerinci Berhasil Amankan Dua Pengedar dan 28 Gram Sabu

Jaga Ekosistem dan Dorong Kesejahteraan Nelayan, Bupati Monadi Bersama PT KMH Restocking Ikan Endemik di Danau Kerinci

“Pembangunan pasar ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan ekonomi masyarakat. Kami dari Kodim 0417/Kerinci akan selalu bersinergi dan mendukung setiap program positif demi kemajuan daerah,” ujar Mayor Arifin.

Acara peletakan batu pertama berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh unsur Forkopimda, perwakilan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta para pedagang setempat. Suasana penuh optimisme terlihat dari antusiasme masyarakat yang berharap pasar tersebut dapat segera selesai dan dimanfaatkan.

Dengan dimulainya pembangunan Pasar Beringin Jaya, diharapkan roda perekonomian masyarakat Kota Sungai Penuh semakin bergerak maju dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga.(Red)

Satresnarkoba Polres Kerinci Berhasil Amankan Dua Pengedar dan 28 Gram Sabu

 

Perang dengan Narkoba Terus digencarkan, Satresnarkoba Polres Kerinci Amankan Dua Pengedar dan 28 Gram Sabu.(mpc)

​KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Kepolisian Resor (Polres) Kerinci melalui jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) kembali menunjukkan komitmen nyata dalam memerangi peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya. 

Dalam operasi yang digelar pada Senin malam (09/02/2026), tim Opsnal berhasil mengamankan dua orang tersangka beserta barang bukti narkotika jenis sabu dengan total berat bruto lebih dari 28 gram.

​Kapolres Kerinci melalui Kasat Resnarkoba mengonfirmasi bahwa penangkapan ini merupakan hasil tindak lanjut dari laporan masyarakat mengenai maraknya transaksi narkotika di wilayah Kecamatan Tanah Kampung dan Kecamatan Sitinjau Laut.

​Kronologis Penangkapan

Operasi dimulai sekira pukul 20.00 WIB di Desa Koto Padang Kota Sungai Penuh. Petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial EM (41). Saat dilakukan penggeledahan yang didampingi oleh perangkat desa setempat, ditemukan satu paket kecil sabu yang sempat dibuang oleh pelaku.

FOTO: ILUSTRASI

​Petugas kemudian melakukan pengembangan ke kediaman tersangka EM di Desa Angkasa Pura. Di lokasi kedua ini, tim menemukan barang bukti yang signifikan berupa paket-paket sabu siap edar, timbangan digital, serta puluhan potongan sedotan plastik yang digunakan untuk mengemas narkotika. Dari tangan EM, total barang bukti yang disita mencapai 28,6 gram.

​Pengembangan Kasus

Berdasarkan keterangan tersangka EM, selanjutnya petugas bergerak cepat melakukan pengejaran terhadap pelaku lain. Sekira pukul 21.00 WIB, tim berhasil meringkus tersangka kedua berinisial MZ alias WY (46) di kediamannya, Desa Hiang Lestari. Dalam penangkapan tersebut, petugas menyita barang bukti tambahan berupa satu paket sabu seberat 0,45 gram beserta alat hisap (bong) dan kaca pirek.

Modus Operandi dan Pasal yang Disangkakan

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa tersangka EM menjalankan aksinya dengan modus operandi transaksi daring (online) dan sistem "tempel", di mana pelaku tidak bertemu langsung dengan pembeli. EM mengaku mendapatkan upah mingguan dari seorang bandar yang saat ini identitasnya telah dikantongi petugas (DPO).

​Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan:

  • ​Tersangka EM: Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal pidana mati atau penjara seumur hidup.
  • ​Tersangka MZ: Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

​Saat ini kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Kerinci guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. 

Polres Kerinci mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus bersinergi dengan pihak kepolisian dalam memberikan informasi terkait peredaran narkoba demi mewujudkan wilayah Kerinci dan Sungai Penuh yang bersih dari narkotika.(adz)

Pimpin Rakor Indonesia ASRI, Bupati Monadi Tegaskan Komitmen Kerinci Bersih Pariwisata Maju Ekonomi Tumbuh

 

Pimpin Rapat Koordinasi Gerakan Indonesia ASRI, Bupati Monadi Tegaskan Komitmen Kerinci Bersih Pariwisata Maju Ekonomi Tumbuh.(mpc)

Kerinci, Merdekapost.com  - Bupati Kerinci Monadi Memimpin langsung Rapat Koordinasi Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kerinci bertempat di ruang Pola Kantor Bupati Kerinci, Kamis (12/02/2026). 

Bupati Monadi menegaskan komitmen mewujudkan Kerinci yang bersih demi pariwisata maju dan ekonomi masyarakat yang tumbuh berkelanjutan.

Baca Juga:

Jaga Ekosistem dan Dorong Kesejahteraan Nelayan, Bupati Monadi Bersama PT KMH Restocking Ikan Endemik di Danau Kerinci

Rakor ini menjadi langkah konkret menindaklanjuti instruksi Presiden RI dalam membangun budaya peduli lingkungan. Diawali dengan aksi kurve lintas sektor di kawasan Danau Kerinci, gerakan ini akan dilaksanakan rutin setiap bulan di berbagai wilayah.

“Kebersihan adalah wajah daerah. Jika lingkungan aman, sehat, resik, dan indah, maka pariwisata tumbuh dan ekonomi masyarakat ikut bergerak,” tegas Bupati Monadi.

Pemkab Kerinci juga menekankan pengelolaan sampah yang terencana tanpa praktik open dumping, serta optimalisasi peran kecamatan dalam menangani persoalan persampahan.(adz)

Jaga Ekosistem dan Dorong Kesejahteraan Nelayan, Bupati Monadi Bersama PT KMH Restocking Ikan Endemik di Danau Kerinci

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Pemerintah Kabupaten Kerinci kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan melalui kegiatan restocking atau penebaran kembali ikan endemik di Danau Kerinci, Rabu (11/2/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si, bersama jajaran dinas terkait dan didukung oleh pihak swasta, PT KMH, sebagai bentuk kolaborasi dalam menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan daerah.

Penebaran ikan endemik dilakukan di perairan Danau Kerinci menggunakan perahu motor, dengan melepas ribuan benih ikan lokal yang selama ini menjadi bagian penting dari keseimbangan ekosistem danau.

Baca Juga: Geledah Kantor Damkar Sungai Penuh, Kejari Amankan Berangkas dan Barang Elektronik

Dalam kesempatan itu, Bupati Monadi menyampaikan bahwa langkah ini merupakan upaya konkret pemerintah daerah dalam menjaga populasi ikan endemik yang menjadi sumber penghidupan masyarakat sekitar danau.

“Kita ingin ekosistem tetap terjaga dan masyarakat nelayan dapat merasakan manfaatnya dalam jangka panjang,” ujar Monadi.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan PT KMH yang turut berkontribusi dalam mendukung program pelestarian lingkungan di Kabupaten Kerinci. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha menjadi kunci dalam memperkuat pembangunan berwawasan lingkungan.

Baca Juga: Bupati Monadi Panen Padi Perdana dan Gotong Royong Bersama warga Desa Baru Semerah

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kerinci, Tito Rivano, menjelaskan bahwa kegiatan restocking ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan populasi ikan endemik sekaligus memperkuat sektor perikanan daerah.

Dengan meningkatnya populasi ikan lokal, masyarakat yang menggantungkan hidup dari aktivitas perikanan di Danau Kerinci diharapkan dapat merasakan dampak ekonomi yang lebih baik.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam menjaga Danau Kerinci sebagai warisan alam sekaligus sumber kehidupan masyarakat. Melalui semangat kolaborasi dan tanggung jawab bersama, keberlanjutan ekosistem danau diharapkan tetap terjaga untuk generasi mendatang. (adz)

Geledah Kantor Damkar Sungai Penuh, Kejari Amankan Berangkas dan Barang Elektronik

Tim Kejari Sungai Penuh saat menggeledah Kantor Damkar Sungai Penuh, Kejari Amankan Berangkas dan Barang Elektronik.(ist)

Sungai Penuh – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungai Penuh resmi meningkatkan penanganan perkara di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Sungai Penuh dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan. Sebagai tindak lanjut, tim penyidik melakukan penggeledahan di kantor dinas tersebut pada Kamis (12/2/2026).

Penggeledahan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu dipimpin langsung oleh Kasi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Beni Pranata, didampingi Kasi Intelijen Moehargung Alsonta serta Kasi Pidum Wahyu Nugraha Efendi.

Baca Juga:

Jalan Provinsi Dikerok Tanpa Kejelasan, Warga Terancam Kecelakaan

Hukum Adat Masuk KUHP Baru, LAM Jambi-Aparat Penegak Hukum Godok Aturan Perda

Langkah tegas tersebut dilakukan setelah Kejari Sungai Penuh melaksanakan serangkaian penyelidikan mendalam dan pemeriksaan sejumlah saksi terkait pengelolaan anggaran di lingkungan Damkar.

Dari hasil pendalaman awal, penyidik menemukan adanya indikasi kuat perbuatan melawan hukum yang mengarah pada dugaan tindak pidana korupsi. Dugaan tersebut berkaitan dengan penggunaan dana operasional Tahun Anggaran 2022 hingga 2024 yang berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara.

Dalam penggeledahan tersebut, tim penyidik menyita ratusan dokumen penting, sejumlah barang elektronik, serta satu unit berangkas yang diduga berkaitan dengan pengelolaan anggaran. Hingga berita ini diturunkan, proses penggeledahan masih berlangsung dan penyidik terus melakukan pendalaman terhadap barang bukti yang diamankan.

Baca Juga:

Jalan Depan Gedung Nasional Rusak Parah, Warga: "Jangan Dibiarkan Terlalu Lama"

Disdik Sungai Penuh Pindah ke Kantor Baru, Kantor Lama di Rusak, Dewan Kecam Pengrusakan Aset

Peningkatan status perkara ke tahap penyidikan menunjukkan bahwa aparat penegak hukum telah menemukan indikasi unsur pidana dalam kasus ini. Namun demikian, hingga saat ini Kejari Sungai Penuh belum mengumumkan pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.

Penetapan tersangka akan dilakukan setelah penyidik mengantongi minimal dua alat bukti yang sah sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kasus ini menjadi perhatian publik mengingat Damkar merupakan instansi vital yang berkaitan langsung dengan pelayanan keselamatan masyarakat. Kejari Sungai Penuh menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas dugaan penyimpangan anggaran tersebut secara profesional dan transparan.

Perkembangan lebih lanjut terkait hasil penyidikan dan kemungkinan penetapan tersangka masih menunggu keterangan resmi dari Kejaksaan Negeri Sungai Penuh.(Red)

Bupati Monadi Panen Padi Perdana dan Gotong Royong Bersama warga Desa Baru Semerah

 

Bupati Kerinci bersama warga melaksanakan panen padi perdana dalam rangka Program Ketahanan Pangan di Desa Baru Semerah. (11/2/26).(adz/mpc)

Kerinci | Merdekapost.com - Bupati Kerinci melaksanakan panen padi perdana dalam rangka Program Ketahanan Pangan di Desa Baru Semerah. Kegiatan ini langsung memberikan dampak positif bagi petani karena pemerintah daerah memperkuat dukungan terhadap peningkatan produksi dan kesejahteraan mereka (11/2/26)

Bupati turun langsung ke sawah bersama para petani dan memanen padi sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mendorong sektor pertanian agar mampu meningkatkan hasil panen dan pendapatan petani.

Baca Juga:  

Jalan Provinsi Dikerok Tanpa Kejelasan, Warga Terancam Kecelakaan

“Kami ingin memastikan petani merasakan langsung dukungan pemerintah melalui program ketahanan pangan yang berkelanjutan,” ujar Bupati Monadi.

Selain melaksanakan panen padi perdana, Bupati juga mengikuti kegiatan gotong royong bersama masyarakat Desa Baru Semerah. Ia mengajak warga untuk menjaga kebersamaan dan memperkuat kolaborasi dalam membangun sektor pertanian yang lebih maju dan produktif.

Baca Juga :  

Jalan Depan Gedung Nasional Rusak Parah, Warga: "Jangan Dibiarkan Terlalu Lama"

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah mendorong peningkatan kesejahteraan petani, mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, serta menumbuhkan semangat kerja sama dalam pembangunan pertanian berkelanjutan. Bupati menekankan bahwa pertanian menjadi pilar penting perekonomian Kerinci sehingga pemerintah harus hadir dan terlibat langsung di lapangan.

Ia juga meminta kelompok tani untuk terus meningkatkan kualitas produksi serta memanfaatkan program pemerintah secara optimal agar hasil panen semakin maksimal.

Dengan langkah konkret ini, Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap para petani Desa Baru Semerah dapat meningkatkan produktivitas, menjaga stabilitas pangan, dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. (Adz)

Jalan Depan Gedung Nasional Rusak Parah, Warga: "Jangan Dibiarkan Terlalu Lama"

Jalan Depan Gedung Nasional Rusak Parah, Warga bilang Jangan Dibiarkan Terlalu Lama.(adz/mpc)

Sungai Penuh – Di tengah gencarnya pembangunan infrastruktur yang digaungkan Pemerintah Kota Sungai Penuh, kondisi jalan di depan Gedung Nasional—tepat di kawasan rumah dinas Wakil Wali Kota, justru memunculkan sorotan. Ruas jalan yang menggunakan batu andesit itu kini terlihat rusak, bergelombang, dan sejumlah batunya dilaporkan terlepas.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pekerjaan jalan tersebut telah dua kali dilakukan perbaikan. Namun hingga kini, permukaan jalan masih belum rata dan bahkan dinilai semakin memburuk. Kondisi itu dikhawatirkan membahayakan pengendara, terutama pada jam-jam sibuk ketika arus lalu lintas meningkat.

Baca Juga: Disdik Sungai Penuh Pindah ke Kantor Baru, Kantor Lama di Rusak, Dewan Kecam Pengrusakan Aset

“Kami hampir setiap hari melintas di sini. Jalannya makin parah, bergelombang dan batu andesit banyak yang lepas. Sangat berbahaya bagi pengendara,” ujar salah seorang warga yang ditemui di lokasi.

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret tanpa harus menunggu kondisi semakin parah. Menurut mereka, perbaikan jalan di kawasan strategis seharusnya menjadi prioritas demi keselamatan pengguna jalan.

Selain itu, masyarakat juga berharap fungsi pengawasan DPRD Kota Sungai Penuh dapat berjalan optimal dalam mengawal kualitas pekerjaan infrastruktur. “Jangan sampai persoalan seperti ini berlarut-larut. Keselamatan masyarakat harus diutamakan,” tambah warga tersebut.

Baca Juga: Jalan Provinsi Dikerok Tanpa Kejelasan, Warga Terancam Kecelakaan

Pantauan media di lapangan menunjukkan sejumlah titik permukaan jalan mengalami gelombang cukup tajam dan celah antar batu yang berpotensi menyebabkan kendaraan kehilangan keseimbangan, khususnya bagi pengendara roda dua.

Sementara itu, Ketua Umum LSM Petisi Sakti, Indra Wirawan, S.Pd., menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan tidak seharusnya menunggu viral atau sorotan publik.

“Pemerintah perlu lebih peka. Jalan rusak, apalagi berada di kawasan strategis, tidak boleh dibiarkan terlalu lama. Kritik masyarakat ini adalah bentuk partisipasi publik agar pembangunan berjalan lebih baik dan tepat sasaran,” tegas Indra.

Baca Juga:

Wako Alfin Serahkan Sembako Ramadhan dan Bantuan Renovasi Rumah Baznaz 

Hukum Adat Masuk KUHP Baru, LAM Jambi-Aparat Penegak Hukum Godok Aturan Perda

Ia juga menekankan pentingnya respons cepat dan transparan dari pemerintah daerah terhadap keluhan warga.

“Kalau segera diperbaiki dan dikomunikasikan dengan baik, masyarakat pasti mengapresiasi. Ini bukan soal lokasi pejabat, tetapi soal keselamatan dan kenyamanan bersama,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari dinas terkait mengenai rencana penanganan kerusakan jalan tersebut.(*)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs