Merdekapost.com – Semangat kebersamaan dan pelestarian tradisi leluhur terpancar jelas di Desa Koto Ujung Pasir. Tepat enam hari setelah Hari Raya Idul Fitri, masyarakat setempat menggelar kegiatan ziarah bersama di Pemakaman Umum desa yang dilanjutkan ke makam leluhur, sako Barajo, pada momen perayaan Hari Raya Puasa Enam.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh ratusan warga, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, hingga pemuda. Suasana religius kental terasa saat lantunan sholawat bergema mengiringi perjalanan rombongan menuju lokasi pemakaman.
Apresiasi Kepala Desa atas Kekompakan Warga
Kepala Desa Koto Ujung Pasir, Sunandar AZ, S.Pd., yang hadir langsung di tengah masyarakat, menyampaikan rasa bangga dan sanjungannya atas antusiasme warga yang luar biasa. Menurutnya, kekompakan ini adalah aset berharga bagi desa.
"Saya sangat menyanjung tinggi kekompakan dan antusiasme masyarakat Desa Koto Ujung Pasir. Tradisi yang telah diwariskan oleh orang tua dan leluhur kita terdahulu ini tidak pernah luntur. Ini membuktikan bahwa warga kita sangat menghargai sejarah dan akar budayanya," ujar Sunandar.
Beliau juga berharap agar nilai-nilai luhur ini terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang. "Semoga tradisi ziarah dan sholawat ini tidak pernah hilang sampai ke anak cucu kita nanti. Ini adalah jati diri kita," tambahnya.
Momen Silaturahmi Lintas Desa
Selain sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu, momen ziarah bersama ini juga menjadi wadah silaturahmi yang efektif. Tidak hanya warga lokal, masyarakat dari luar desa pun turut hadir dan berbaur dalam suasana Idul Fitri yang masih terasa hangat.
Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama di pemakaman nenek moyang sako Barajo, memohon keberkahan dan keselamatan bagi seluruh masyarakat desa. Dengan suksesnya acara ini, Desa Koto Ujung Pasir kembali membuktikan bahwa kemajuan zaman tidak harus menggerus adat istiadat yang telah lama mengakar. (*)
