Warga Semerah Gelar Aksi Damai Tuntut Pemberhentian Kades, DPRD kerinci Beri Tenggat Hingga 22 Agustus

 ​

Merdekapost.com – Warga Desa Semerah, Kecamatan Tanah Cogok, menggelar aksi damai untuk menyuarakan tuntutan tegas terkait pemberhentian Kepala Desa Semerah dari jabatannya. Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan dan desakan warga agar proses pemakzulan atau penonaktifan kades tersebut segera direalisasikan secara resmi.

​Dalam aksi yang berlangsung tertib tersebut, warga menyampaikan aspirasinya secara terbuka dan meminta kejelasan ketegasan dari pihak pemerintah daerah maupun lembaga legislatif.

​Menanggapi gejolak dan desakan masyarakat tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Kerinci, Irwandri, turun langsung memberikan pernyataan di hadapan massa aksi. Dalam keterangannya, Irwandri menegaskan bahwa pihak terkait telah memproses tuntutan warga dan menjanjikan kepastian hukum secepatnya.

​"Paling lambat tanggal 22 Agustus mendatang, surat keputusan (SK) pemberhentian Kepala Desa Semerah sudah diterbitkan," ujar Irwandri di hadapan warga.

​Menanti Realisasi Janji Politisi

​Pernyataan tegas dari Ketua DPRD ini menjadi angin segar sekaligus ujian ketepatan komitmen bagi lembaga perwakilan rakyat. Di satu sisi, komitmen waktu hingga 22 Agustus tersebut memberikan harapan bagi warga yang menginginkan perubahan kepemimpinan di desa mereka.

​Namun di sisi lain, masyarakat kini bersikap wait and see (menunggu dan memantau). Warga menantikan apakah komitmen tanggal 22 Agustus tersebut benar-benar akan direalisasikan dalam bentuk dokumen resmi pemberhentian, atau sekadar langkah taktis diplomatis untuk meredam tensi dan kemarahan warga di lapangan.

​Situasi di lokasi aksi hingga akhir kegiatan berjalan aman, kondusif, dan terkendali. Warga menegaskan akan terus mengawal janji tersebut hingga tanggal yang telah disepakati tiba. (*)

Diduga Curi Kotak Amal Masjid di Pondok Bukit Kerman, Seorang Pria asal Lampung Diamankan Warga

Diduga Curi Kotak Amal di Pondok Bukit Kerman, Seorang Pria asal Lampung Diamankan Warga

Kerinci – Warga di wilayah Pondok, Kecamatan Bukit Kerman, Kabupaten Kerinci, digegerkan dengan dugaan aksi pencurian kotak amal Masjid Al-Azhar, Desa Pondok, Kec. Bukit Kerman yang terjadi pada Sabtu dini hari sekitar pukul 02.30 WIB (18/07/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, seorang pria yang diduga sebagai pelaku berhasil diamankan usai diduga melakukan pencurian kotak amal  tersebut. Peristiwa itu sontak mengundang perhatian warga yang kemudian berdatangan ke lokasi kejadian.

Baca Juga:

Uang dan Emas di Rumah Febrie Adriansyah Diklaim Milik Yayasan Dakwah, MAKI: Karangan Tingkat Dewa!

Cegah Penyelewengan Pengisian BBM Bersubsidi, Ketua DPRD Jambi Sarankan QR Code Pertalite Kendaraan Nunggak Pajak Dihapus

Dari informasi yang beredar di masyarakat, pria yang diamankan diketahui bernama Supriadi. Ia disebut berasal dari Lampung dan dikabarkan memiliki istri yang berdomisili di wilayah Kerinci. Namun demikian, identitas tersebut masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak kepolisian.

Belum diperoleh informasi pasti mengenai kronologi lengkap kejadian, nilai kerugian yang ditimbulkan, maupun modus yang diduga digunakan dalam aksi tersebut. 

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui apakah kotak amal tersebut berhasil dibawa pelaku atau aksi tersebut berhasil digagalkan sebelum pelaku melarikan diri.

Sementara itu, pihak kepolisian juga belum memberikan keterangan resmi terkait penanganan perkara, status hukum pria yang diamankan, maupun hasil pemeriksaan awal terhadap yang bersangkutan.(Adz)

Hidayah di Tanah Sakti Alam Kerinci, Perempuan Cantik Asal Medan Resmi Memeluk Islam

KERINCI – Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti prosesi pengucapan ikrar masuk Islam (syahadat) yang dilaksanakan di Masjid Kecamatan Siulak Mukai, Kabupaten Kerinci, Jumat (10/7/2026). Seorang perempuan bernama Rezia Labora Ginting, warga asal Medan, Sumatera Utara, dengan penuh kesadaran dan keyakinan hati menyatakan diri memeluk agama Islam.

Prosesi syahadat dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Siulak Mukai, Novisetiawan, dan berlangsung dengan tertib serta penuh kekhusyukan. Sebelum mengucapkan dua kalimat syahadat, Rezia terlebih dahulu mendapatkan pembinaan dan bimbingan mengenai dasar-dasar ajaran Islam sebagai bekal awal menjalani kehidupan sebagai seorang muslimah.

Usai menuntun pengucapan syahadat, Novisetiawan juga memberikan nasihat agar mualaf dapat menjalankan ajaran Islam dengan penuh keimanan, kesabaran, dan istiqamah.

Baca Juga: Di Balik Layar Pelepasan KKN IAIN Kerinci ke Kancah Nasional: Manuver Taktis 4 Mahasiswa yang Bikin Satu Daerah Beri Dukungan Total

Prosesi tersebut turut disaksikan oleh Ketua MUI Kecamatan Siulak Mukai, Buya Ismail Idris, Kepala Desa Talang Tinggi, tokoh masyarakat, keluarga, serta warga setempat yang hadir memberikan dukungan, doa, dan semangat kepada mualaf.

Novisetiawan menegaskan bahwa keputusan memeluk agama Islam merupakan pilihan yang lahir dari keyakinan dan kesadaran pribadi. Karena itu, KUA memiliki tanggung jawab untuk terus mendampingi dan membina para mualaf agar mampu memahami ajaran Islam secara bertahap, baik dari aspek akidah, ibadah, maupun akhlak.

“Pendampingan tidak berhenti setelah prosesi syahadat. KUA akan terus memberikan pembinaan agar mualaf dapat menjalankan ajaran Islam dengan baik dan mantap,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua MUI Kecamatan Siulak Mukai, Buya Ismail Idris, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memberikan perhatian dan dukungan kepada para mualaf agar mereka merasa diterima sebagai bagian dari umat Islam serta semakin teguh dalam menjalankan ajaran agama.

Di kesempatan terpisah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci, H. Pahrizal, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya prosesi syahadat tersebut. Menurutnya, pembinaan terhadap mualaf merupakan bagian dari tugas Kementerian Agama untuk memastikan setiap mualaf memperoleh pemahaman keislaman yang benar dan dapat menjalankan ajaran Islam dengan baik.

Baca Juga: Bupati Monadi Tutup Festival Usia Dini ESA Pratama, Pembinaan Talenta Muda Sepak Bola Kerinci

“Alhamdulillah, saudari Rezia Labora Ginting telah mengucapkan dua kalimat syahadat dengan penuh kesadaran dan keyakinan. Kami mengucapkan selamat datang dalam keluarga besar umat Islam. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan hidayah, kekuatan iman, serta kemudahan dalam mempelajari dan mengamalkan ajaran Islam,” ujar H. Pahrizal.

Ia menambahkan, Kementerian Agama Kabupaten Kerinci melalui KUA akan terus memberikan pendampingan dan pembinaan secara berkelanjutan kepada para mualaf.

“Kami tidak hanya mendampingi pada saat prosesi syahadat, tetapi juga memastikan para mualaf memperoleh bimbingan keagamaan yang baik, mulai dari penguatan akidah, tata cara ibadah, hingga pembinaan akhlak. Kami juga mengajak masyarakat untuk merangkul, membimbing, dan memberikan dukungan agar para mualaf merasa diterima sebagai bagian dari umat Islam serta mampu menjalani kehidupan barunya dengan penuh ketenangan dan istiqamah,” pungkasnya.(Adz)

Warga Desa Sungai Abu Resah Diteror Beruang, Jebol Dinding Rumah Acak-acak Dapur

KERINCI – Teror beruang liar di wilayah Kabupaten Kerinci kembali terjadi. Setelah sebelumnya kemunculan satwa dilindungi itu meresahkan warga Desa Sanggaran Agung, kini giliran masyarakat Desa Sungai Abu yang dihantui rasa takut.

Seekor beruang liar dilaporkan masuk ke salah satu rumah warga yang berada di pinggir Desa Sungai Abu pada malam hari. Tidak sekadar melintas, beruang tersebut diduga sengaja mencari makanan dengan merusak dinding dapur rumah sebelum masuk ke dalam. Senen malam (6/7/26)

Akibat kejadian itu, dapur rumah mengalami kerusakan. Beruang mengacak-acak isi dapur, memakan telur yang tersimpan di dalam rumah, serta membuat sejumlah peralatan memasak berserakan. Beruntung saat kejadian tidak ada korban jiwa, namun peristiwa tersebut meninggalkan trauma dan kekhawatiran bagi pemilik rumah maupun warga sekitar.

Baca Juga:

LSM Tamperak Sebut Camat Depati Tujuh Lakukan Pungli kepada Kades dan Perangkat Desa Puluhan Juta Rupiah

Tak Terima Dituduh Pungli, Camat Depati Tujuh Balik Laporkan Ketua LSM Tamperak ke Polres Kerinci

Anggota DPRD Muaro Jambi AA Meski Tak Reses Selama Setahun, Tetapi Tetap Terima Dana Rp106,9 Juta

“Kami benar-benar takut. Beruang sekarang sudah berani masuk ke rumah warga. Kalau malam hari kami jadi waswas untuk keluar rumah. Kami khawatir jangan sampai ada korban, apalagi anak-anak,” ujar salah seorang warga.

Kepala Desa Sungai Abu membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kemunculan beruang bukan hanya sekali, melainkan berulang dalam satu malam.

“Semalam beruang itu datang dua kali. Setelah pergi, tidak lama kemudian kembali lagi ke rumah yang sama.,” jelas Kepala Desa.

Ia mengatakan, warga yang tinggal di sekitar lokasi kini semakin resah karena satwa liar tersebut sudah memasuki kawasan permukiman.

Kondisi ini dinilai sangat berbahaya apabila tidak segera ditangani, mengingat rumah-rumah warga berada saling berdekatan.

Peristiwa ini juga menambah daftar konflik antara manusia dan satwa liar di Kabupaten Kerinci.

Sebelumnya, warga Desa Sanggaran Agung juga sempat diresahkan dengan kemunculan beruang di sekitar permukiman. Kini, kejadian serupa kembali terjadi di Desa Sungai Abu sehingga menimbulkan kekhawatiran bahwa pergerakan beruang semakin mendekati kawasan tempat tinggal masyarakat.

Bacaan Lainnya:

Ketua LSM Tamperak Tegaskan Tak Gentar Hadapi Laporan Camat, Klaim Kantongi Bukti Dugaan Pungutan dari Sejumlah Kades

Terpantau! Kapolda Sebut Di Kota Jambi Ada 116 Kelompok Geng Motor, Tersebar di 17 Lokasi

Pemerintah Desa Sungai Abu bersama masyarakat berharap instansi terkait, khususnya Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), segera turun ke lokasi untuk melakukan identifikasi, pemantauan, dan penanganan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Kami memohon kepada pemerintah dan BKSDA agar segera datang ke lokasi. Jangan sampai menunggu ada korban baru dilakukan tindakan. Warga sekarang hidup dalam ketakutan karena beruang sudah masuk ke permukiman,” tegas perangkat desa

Masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada, tidak beraktivitas sendirian pada malam hari di sekitar lokasi kejadian, serta segera melaporkan kepada pemerintah desa atau petugas apabila kembali melihat kemunculan beruang.

Warga berharap penanganan cepat dapat dilakukan agar keselamatan masyarakat tetap terjaga, sekaligus mencegah terjadinya konflik yang dapat membahayakan satwa liar yang dilindungi tersebut.(*)

Tak Terima Dituduh Pungli, Camat Depati Tujuh Balik Laporkan Ketua LSM Tamperak ke Polres Kerinci

Camat Depati Tujuh Indra Hermawan Bantah Tudingan Pungli ke para kades, Balik Laporkan Ketua LSM Tamperak ke Polres Kerinci Pencemaran Nama Baik. (Ist)

Kerinci, Merdekapost.com – Camat Depati Tujuh, Indra Hermawan, memberikan hak jawab sekaligus klarifikasi atas pemberitaan terkait dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang sebelumnya disampaikan Ketua LSM Tameng Perjuangan Rakyat Anti Korupsi (Tamperak) DPW Provinsi Jambi, Fachrurrozi Sukmana, S.Pd.I., M.Pd.I.

Sebelumnya, Ketua LSM Tamperak melalui media menyampaikan dugaan adanya pungutan sebesar Rp1.150.000 kepada masing-masing kepala desa di Kecamatan Depati Tujuh untuk kegiatan Pelatihan Anti Korupsi yang dilaksanakan di Kantor Camat Depati Tujuh. Dengan jumlah 19 kepala desa, dana yang disebut-sebut terkumpul diperkirakan mencapai Rp21,85 juta.

Berita Terkait: LSM Tamperak Sebut Camat Depati Tujuh Lakukan Pungli kepada Kades dan Perangkat Desa Puluhan Juta Rupiah

Selain itu, LSM Tamperak juga menyoroti dugaan pungutan sebesar Rp100.000 kepada sekitar 200 perangkat desa yang dikaitkan dengan pendataan usulan Nomor Induk Perangkat Desa (NIPD). Camat Depati Tujuh juga dikaitkan dengan dugaan pungutan dalam pelaksanaan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2025.

Menanggapi tudingan tersebut, Indra Hermawan membantah seluruh dugaan yang dialamatkan kepadanya. Ia menegaskan tidak pernah melakukan pungutan sebagaimana yang dituduhkan dan siap memberikan keterangan apabila sewaktu-waktu diminta oleh aparat penegak hukum maupun instansi yang berwenang.

“Tuduhan tersebut tidak benar. Saya tidak pernah melakukan pungutan seperti yang disampaikan. Saya siap memberikan keterangan dan mengikuti seluruh proses apabila dibutuhkan oleh aparat penegak hukum,” tegas Indra.

Baca Juga: Terpantau! Kapolda Sebut Di Kota Jambi Ada 116 Kelompok Geng Motor, Tersebar di 17 Lokasi

Terkait pelaksanaan Pelatihan Anti Korupsi, Indra menjelaskan bahwa kegiatan tersebut memang benar dilaksanakan di Kantor Camat Depati Tujuh. Namun, menurutnya, penyelenggara kegiatan adalah Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Depati Tujuh, sedangkan pihak kecamatan hanya memfasilitasi penggunaan tempat dan tidak terlibat dalam pengelolaan maupun penghimpunan dana kegiatan.

Merasa nama baik, kehormatan, dan integritasnya telah dirugikan akibat tuduhan yang beredar, Indra memilih menempuh jalur hukum. Ia mengungkapkan bahwa pada Rabu, 8 Juli 2026, dirinya secara resmi telah melaporkan Ketua LSM Tameng Perjuangan Rakyat Anti Korupsi (Tamperak) DPW Provinsi Jambi, Fachrurrozi Sukmana, S.Pd.I., M.Pd.I., ke Polres Kerinci atas dugaan pencemaran nama baik.

Baca Juga: Anggota DPRD Muaro Jambi AA Meski Tak Reses Selama Setahun, Tetapi Tetap Terima Dana Rp106,9 Juta

Ia berharap laporan yang telah disampaikan dapat diproses secara objektif, profesional, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku sehingga seluruh pihak memperoleh kepastian hukum berdasarkan fakta, alat bukti, serta hasil penyelidikan aparat penegak hukum.

Indra juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum teruji kebenarannya dan tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Menurutnya, setiap persoalan harus diselesaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

Sebagai informasi, Berita ini merupakan pemuatan hak jawab dari Camat Depati Tujuh atas pemberitaan sebelumnya mengenai dugaan pungutan liar, memberikan ruang yang berimbang kepada seluruh pihak sesuai prinsip jurnalistik dan tetap menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.(Adz/Dari Berbagai Sumber***)

DISCLAIMER

Berita ini bersifat informasi dan tidak bermaksud untuk menyinggung pihak manapun, melainkan sebagai bentuk penyampaian informasi publik

Pemilik Mobil HRV yang Rusak Disiram Cairan Kimia Saat Kenduri Sko Resmi Lapor Ke Polres Kerinci

LAPOR POLISI : Pemilik Mobil HRV yang Rusak Diduga Disiram Cairan Kimia Saat parkir diacara Kenduri Sko Tanjung Pauh Mudik Resmi Lapor Ke Polres Kerinci.(@Facebook/Adz)

Kerinci – Sebuah mobil Honda HR-V berwarna merah dengan nomor polisi BH 1805 PT milik Koprawi SP., M.Si. diduga menjadi korban penyiraman cairan kimia saat diparkir di kawasan acara Kenduri Sko di Desa Tanjung Pauh Mudik, Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci, Minggu (5/7/2026).

Peristiwa tersebut terjadi saat kendaraan diparkir di pinggir jalan utama, sebelah kiri dari arah Sungai Penuh, sekitar pukul 13.00 WIB. Namun, kerusakan baru diketahui ketika pemilik kembali ke lokasi parkir sekitar pukul 17.30 WIB.

Saat diperiksa, kendaraan mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan, sisi kiri, serta bagian atas bodi mobil. Cat kendaraan tampak terkelupas di sejumlah titik dengan tingkat kerusakan yang diperkirakan mencapai sekitar 50 persen.

Pemilik Mobil HRV yang Rusak Diduga Disiram Cairan Kimia Saat parkir diacara Kenduri Sko Tanjung Pauh Mudik Resmi Lapor Ke Polres Kerinci.(@Facebook/Adz)

Korban menduga kerusakan tersebut disebabkan oleh cairan kimia yang bersifat korosif. Meski demikian, penyebab pasti masih belum diketahui dan akan menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.

Baca Juga: Kado Manis Hari Bhayangkara ke-80: Sat Intelkam Polres Bungo Raih Juara 1 Tingkat Provinsi Jambi

“Kalau dugaan pelaku, kami tidak tahu karena kami tidak memiliki masalah dengan siapa pun,” ujar Koprawi.

Informasinya Korban telah melaporkan kejadian ini ke Polres Kerinci agar segera dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Dirinya berharap aparat dapat mengungkap penyebab pasti kerusakan sekaligus menemukan pihak yang bertanggung jawab.

Baca Juga: Akhirnya, PN Muara Bungo Vonis Seumur Hidup Terdakwa Eks Polisi Pembunuh Dosen

“Kami berharap setelah laporan disampaikan, pihak kepolisian dapat mengungkap pelakunya agar kejadian serupa tidak terulang lagi,” harapnya.

Insiden ini sempat mengejutkan para pengunjung acara adat Kenduri Sko di Tanjung Pauh Mudik. Pasalnya, kendaraan diparkir di area terbuka yang saat itu dipadati pengunjung, sehingga peristiwa tersebut menjadi perhatian masyarakat sekitar.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai dugaan penyiraman cairan kimia tersebut.

Untuk diketahui, Tindakan penyiraman cairan perontok cat (paint remover atau cairan kimia keras lainnya) pada kendaraan merupakan tindak pidana pengrusakan. Dalam hukum Indonesia, pelaku dapat dijerat dengan Pasal 406 ayat (1) KUHP tentang pengrusakan barang milik orang lain.(*)

Ketika Adat, Pemimpin dan Harapan Bertemu di Kenduri Sko 5 Desa Tanjung Pauh Mudik

Kerinci - Langit cerah menaungi Lapangan Bola Kaki Bukit Pulai, Tanjung Pauh Mudik, Kecamatan Danau Kerinci Barat, Kabupaten Kerinci, Minggu (5/7/2026) sore. Ribuan masyarakat memadati lokasi Kenduri Sko Lima Desa, sebuah perayaan adat yang hanya digelar sekali dalam lima tahun.

Momentum sakral ini bukan sekadar ajang berkumpulnya anak jantan dan anak batino yang pulang ke kampung halaman. Kenduri Sko juga menjadi ruang pertemuan antara masyarakat adat dan para pemimpin daerah. Tiga kepala daerah hadir langsung dalam perhelatan tersebut, yakni Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. bergelar Datuk Mangkubumi Setio Alam bersama istri Hj. Hesnidar Haris, S.E. bergelar Karang Setio, Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., dan Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H.

Turut hadir pula Ketua TP PKK Kabupaten Kerinci Novra Wenti Monadi, S.Pd., Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh Sri Kartini Alfin, S.Kep., Ners., Wakil Bupati Kerinci, Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Sekda Kabupaten Kerinci, Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, anggota DPRD Provinsi Jambi Daerah Pemilihan Kerinci-Kota Sungai Penuh, jajaran OPD Provinsi Jambi dan Kabupaten Kerinci, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Baca Juga:Merinding! Langit nan Kelabu jadi saksi, Pengasungan Sko Menyatukan Ingatan pada Leluhur

Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa Kenduri Sko bukan sekadar perayaan budaya, melainkan momentum untuk merawat sejarah, adat istiadat, dan identitas masyarakat Kerinci.

“Hidup dengan sejarah panjang, budaya, kemudian juga adat istiadat yang hari ini kita kumpulkan di lima tahun sekali,” ujar Al Haris.

Menurutnya, tradisi yang berlangsung secara berkala ini menjadi kesempatan istimewa untuk menghidupkan kembali nilai-nilai leluhur agar tetap terjaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Para Pemimpin Negeri saat berfoto bersama penari massal yang ikut mensukseskan acara Festival Kenduri Sko 5 Desa Tajung Pauh Mudik.(Ist)

Di tengah kemeriahan Kenduri Sko, masyarakat juga menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi, terutama ancaman banjir dan kondisi infrastruktur di Tanjung Pauh Mudik. Menanggapi hal itu, Gubernur Al Haris berjanji akan memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan instansi terkait untuk segera melakukan kajian serta menyusun langkah penanganan.

“Kalau tidak ada dana di daerah, kita akan mengajukan ke pusat. Kalau perlu, kami tangani secara bertahap dari anggaran provinsi. Meski pelan-pelan, insya Allah akan kami upayakan,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Gubernur Al Haris juga menyerahkan bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jambi sebesar Rp25 juta untuk lima desa di Tanjung Pauh Mudik.

Baca Juga: Perkuat Komitmen Lestarikan Budaya: Dari Tanah Mendapo Sunge Pnoh 4 Gelar Adat Kehormatan Dianugerahkan

Sementara itu, Bupati Kerinci Monadi mengajak masyarakat untuk terus menjaga pusat-pusat adat yang menjadi identitas dan kekuatan sosial masyarakat Kerinci.

“Adat lamo, pusako, dan tradisi turun-temurun yang diwariskan oleh nenek moyang merupakan identitas dan kekuatan sosial kita. Kita harus bersama-sama menjaganya agar nilai-nilai kearifan lokal tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang,” ujarnya.

Baca Juga: Lantunan Syair Tari Iyo-Iyo Lagu Pusako Hipnotis Ribuan Pengunjung pada Kenduri Sko Tanjung Pauh Mudik

Monadi juga mengapresiasi kekayaan ungkapan adat yang masih terpelihara di tengah masyarakat, mulai dari Iyo-Iyo, Nek Mamak, Depati, Kato Rajo, hingga Kato Melimpah, yang selama ini menjadi peneguh tata kehidupan adat di desa-desa.

Di sisi lain, ia mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan tantangan zaman. Perkembangan teknologi, katanya, menghadirkan kemudahan sekaligus ancaman, seperti maraknya judi online dan peredaran narkotika yang dapat merusak sendi keluarga dan kehidupan bermasyarakat.

“Kepada para orang tua, khususnya anak batino dan anak jantan di Tanjung Pauh, tunjukkan teladan yang baik. Ajarkan mereka kearifan lokal, disiplin, serta kemampuan menghadapi godaan teknologi,” pungkasnya.

Di bawah langit cerah Tanjung Pauh Mudik, Kenduri Sko Lima Desa kembali membuktikan dirinya bukan sekadar seremoni adat. Ia menjadi ruang pulang bagi ingatan kolektif, tempat bertemunya pemimpin dan masyarakat, sekaligus panggung untuk memastikan warisan leluhur tetap hidup di tengah arus perubahan zaman.(Adz)

Perkuat Sinergi, BPC HIPMI Kerinci Audiensi bersama BSI Sungai Penuh

BPC HIPMI Kabupaten Kerinci melakukan langkah strategis dengan menggelar audiensi bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Sungai Penuh pada Rabu (10/06).(MPC)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupaten Kerinci melakukan langkah strategis dengan menggelar audiensi bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Sungai Penuh pada Rabu (10/06/2026). Kegiatan ini mempertemukan para pengusaha muda dengan jajaran manajemen perbankan untuk membangun kolaborasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi pengusaha muda dan UMKM.

Kehadiran BPC HIPMI Kerinci diwakili Sekretaris Umum (Sekum) Rian Aframa Wijaya, bersama Ketua Bidang I, Deni Kurniawan, Ketua Bidang II, Vado Ferlyno, Ketua Bidang VII, Edy Syaputra, Kompartemen Organisasi, Mhd. Khaidir Ali, dan beberapa pengurus lainnya.

Kedatangan Pengurus BPC HIPMI Kerinci ini disambut hangat oleh Kepala BSI Kancap Sungai Penuh, Riki Satria. Dalam kesempatan tersebut, Riki mengapresiasi semangat pengusaha muda yang tergabung dalam HIPMI Kerinci dan menyatakan kesiapan BSI untuk menjadi mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

BPC HIPMI Kabupaten Kerinci melakukan langkah strategis dengan menggelar audiensi bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Sungai Penuh pada Rabu (10/09).(MPC)

"Kami sangat menyambut baik kehadiran rekan-rekan dari HIPMI Kerinci. BSI berkomitmen untuk terus bersinergi, terutama dalam mendukung akses keuangan dan pembiayaan yang berbasis syariah bagi para pengusaha muda agar terus berkembang dan naik kelas," ujar Riki Satria.

Terpisah, Ketua Umum BPC HIPMI Kerinci, Anugra Andiska, menyampaikan kegiatan ini merupakan langkah awal yang baik untuk membangun ekosistem usaha yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan di Kabupaten Kerinci.

"Ini merupakan langkah strategis bagi perkembangan pengusaha muda daerah," ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum, Rian Aframa Wijaya menjelaskan sinergi antara HIPMI dan BSI Sungai Penuh ini diharapkan dapat melahirkan program-program konkret yang berdampak langsung bagi pengusaha sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah kedepan. 

"Kami ingin memastikan pengusaha muda Kerinci tidak kesulitan mendapatkan akses keuangan dan pembinaan yang diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kerinci," jelasnya.

Pertemuan ditutup dengan diskusi santai mengenai pemetaan potensi ekonomi lokal serta foto bersama sebagai simbol kolaborasi strategis tersebut. (HZA)

Kebakaran Hebat di Sebukar, Rumah Orang Tua Pj Bupati Ikut Terbakar

KERINCI, MERDEKAPOST.COM - Si jago merah mengamuk di Desa Sebukar, Kecamatan Tanah Cogok, Kabupaten Kerinci, Jumat (5/6/2026) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Kebakaran di Sebukar Kerinci, Rumah Orang Tua Mantan PJ Bupati Ikut Terbakar

Si jago merah mengamuk di Desa Sebukar, Kecamatan Tanah Cogok, Kabupaten Kerinci, Jumat (5/6/2026) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Kebakaran yang terjadi di kawasan permukiman warga itu sontak mengundang perhatian masyarakat. Warga bersama petugas berupaya keras memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lainnya.

Pihak Pemadam Kebakaran Kabupaten Kerinci membenarkan kejadian tersebut. Saat dikonfirmasi, Joni menyampaikan bahwa sebanyak empat armada pemadam kebakaran telah diterjunkan ke lokasi.

Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Kerinci, Nazif Ediyanto, saat dikonfirmasi menyampaikan, 3 armada Damkar sudah dikerahkan ke lokasi kebakaran.

“Tiga armada damkar sudah kita kerahkan. Armada semurup, Armada depati 7 dan armada jujun”. Sebut nya.

“Tiga unit armada Damkar yang diturunkan malam ini, dan tidak menutup kemungkinan tambah armada”. Tambahnya lagi.

Berdasarkan informasi dilapangan, salah satu rumah yang terdampak dalam peristiwa tersebut adalah rumah keluarga orang tua mantan Pj Bupati Kerinci, Asraf.

"ada 2 unit rumah yang dilalap api dan rumah tersebut salah satunya adalah milik Orang tuanya Pak Asraf (Mantan Pj Bupati Kerinci)" Ujar Khaidir

"Iyo, rumah orang tuonyo pak Pj" Ujar Warga

Hingga berita ini diturunkan belum diketahui penyebab kebakaran dan berapa kerugian yang ditimbulkan.(Ali)

Info Pemadaman Listrik Sabtu Besok, Ini Sejumlah Wilayah Sungai Penuh dan Kerinci yang Terdampak

 

Info Pemadaman Listrik Sabtu Besok, Sejumlah Wilayah Sungai Penuh dan Kerinci Terdampak.(Ist)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – PT PLN (Persero) UP3 Muara Bungo melalui ULP Sungai Penuh mengumumkan akan melakukan pemeliharaan jaringan listrik Besok Sabtu, 6 Juni 2026. Kegiatan tersebut diperkirakan akan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB dan berdampak pada pemadaman sementara di sejumlah wilayah Kota Sungai Penuh serta sebagian Kabupaten Kerinci.

Berdasarkan pemberitahuan resmi PLN, pekerjaan yang dilakukan berupa Commissioning DFR Connect CT Bay PHT Merangin SUTT sebagai bagian dari upaya peningkatan keandalan sistem kelistrikan bagi pelanggan.

Adapun wilayah yang terdampak meliputi Kota Sungai Penuh, Desa Koto Lolo, Koto Keras, Simpang Tigo Rawang, Sungai Ning, Talang Lindung, Desa Gedang, Sungai Liuk, Semurup, Siulak, Lubuk Nagodang, Rawang, Sungai Tutung, Sanggaran Agung, Tamiai, Muara Hemat, Karya Bakti, Kumun, Tanjung Pauh, Pulau Tengah, Ujung, Lempur, Tanjung Syam, Muara Lingkat, Tanah Kampung, Sebukar, Ujung Pasir, Debai dan wilayah sekitarnya.

Manager PLN ULP Sungai Penuh, Eko Pitono, Jum’at (5/6/2026), mengatakan pemeliharaan tersebut dilakukan untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik dan meminimalisir gangguan pada sistem jaringan di masa mendatang.

“Pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya PLN dalam menjaga dan meningkatkan keandalan sistem kelistrikan untuk masyarakat. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama proses pemeliharaan berlangsung,” ujar Eko Pitono.

PLN juga mengimbau masyarakat yang menggunakan genset agar memisahkan instalasi genset dari instalasi PLN guna menghindari risiko yang dapat membahayakan keselamatan.

Selain itu, PLN menegaskan apabila pekerjaan selesai lebih cepat dari jadwal yang telah ditentukan, maka pasokan listrik akan segera dinormalkan kembali tanpa pemberitahuan lebih lanjut.

Masyarakat diimbau untuk melakukan antisipasi terhadap aktivitas yang membutuhkan pasokan listrik selama periode pemeliharaan tersebut berlangsung. Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat mengakses aplikasi PLN Mobile atau menghubungi layanan pelanggan PLN.(*)

Ajang Bergengsi jadi Promosi Wisata Daerah! Pimpinan DPRD Kerinci Berikan Apresiasi

Kerinci – Pimpinan DPRD Kabupaten Kerinci menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas suksesnya penyelenggaraan Event Asia MX – Bupati Kerinci Cup 2026, Minggu 31/05/26 di Sirkuit Pro Lahar Dingin, Sungai Rumpun, Kec. Kayu Aro.

Di Promotori langsung oleh Adi Purnomo, SE., MM., Anggota DPRD Kab. Kerinci, Event Asia MX – Bupati Kerinci Cup 2026 yang Diselenggarakan dari tanggal 30-31 Mei 2026 berlangsung Meriah dan Sukses digelar serta mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat lokal, luar daerah maupun para peserta dari berbagai daerah.

Ketua DPRD Kabupaten Kerinci, Irwandri, menilai ajang balap motor bergengsi tersebut tidak hanya menjadi sarana penyaluran bakat dan prestasi para pembalap, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap promosi daerah serta peningkatan aktivitas perekonomian masyarakat.

“Penyelenggaraan Asia MX – Bupati Kerinci Cup 2026 merupakan sebuah langkah positif dalam memajukan olahraga otomotif di Kabupaten Kerinci. Kami mengapresiasi seluruh panitia, pemerintah daerah, sponsor, aparat keamanan, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan sukses, aman, dan lancar,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran peserta dari luar daerah, Mancanegara hingga pengunjung dari berbagai daerah turut memperkenalkan potensi wisata, budaya dan Kuliner. Hal ini menjadi nilai tambah yang sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah.

Pimpinan DPRD Kabupaten Kerinci berharap event serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan kualitas yang semakin baik, sehingga mampu melahirkan atlet-atlet otomotif berprestasi sekaligus menjadi agenda tahunan yang mampu menarik kunjungan wisatawan ke Kabupaten Kerinci.

“Semoga kegiatan ini menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi di bidang olahraga otomotif dan menjadi momentum dalam memperkuat citra Kabupaten Kerinci sebagai daerah yang mampu menyelenggarakan event berskala besar dan berkualitas,” tutupnya.

Eksekusi Sebidang Tanah di Koto Iman Berjalan Lancar, Irawadi: Terima Kasih PN Sungai Penuh dan Polres Kerinci

LANCAR DAN AMAN: Eksekusi Sebidang Tanah di Koto Iman Berjalan Lancar, Kuasa Hukum Irawadi Uska, SH,MH ucapkan  Terima Kasih kepada PN Sungai Penuh dan Aparat dari Polres Kerinci

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Pengadilan Negeri (PN) Sungai Penuh secara resmi melaksanakan eksekusi riil terhadap sebidang tanah yang terletak di Desa Koto Iman, dulu Kecamatan Danau Kerinci sekarang Kecamatan Tanah Cogok, Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi.

Dilansir dari Pengadilan Negeri Sungai Penuh, Pelaksanaan eksekusi ini berdasarkan Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Sungai Penuh Nomor 1/Pdt.Eks/2026/PN Spn jo Nomor 19/Pdt.G/2023/PN Spn. Jalannya proses pengosongan dan penyerahan objek sengketa tersebut dipimpin oleh tim Juru Sita PN Sungai Penuh dengan didampingi langsung oleh personel pengamanan dari Polres Kerinci.

"Eksekusi ini merupakan tindak lanjut dari putusan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht). Kehadiran personel Polres Kerinci di lokasi adalah untuk memastikan seluruh tahapan eksekusi berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai dengan prosedur hukum," ujar perwakilan pihak otoritas di lapangan.

Baca Juga: Pengusaha Cafe dan Billyard di Sungai Penuh-Kerinci di Laporkan ke Polisi, Dugaan Penipuan Berkedok Investasi

Kuasa Hukum Penggugat (Pemohon eksekusi) Irawadi Uska, SH, MH menyebutkan, Eksekusi putusan perkara perdata nomor 19 kita menang di tingkat pertama di pengadilan negeri Sungai Penuh, ditingkat banding di pengadilan tinggi Jambi juga memenangkan pihak Penggugat dan ditingkat kasasi  di mahkamah Agung juga di menangkan pihak penggugat, dan Peninjauan Kembali (PK) di mahkamah agung RI juga di menangkan pihak Penggugat Nurdin Dkk yang diwakili kuasa hukum Irawadi Uska,S.H.M.H

"Adapun Luas tanah yang di eksekusi 30 x 182 m2". Ungkap Irawadi 

Kuasa Hukum Penggugat (Pemohon eksekusi) Irawadi Uska, SH, MH mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu proses eksekusi ini sehingga berjalan dengan lancar dan aman

"Berkat pengamanan ketat dan pendekatan humanis dari pihak Polres Kerinci bersama aparat terkait, proses pembacaan penetapan eksekusi hingga penyerahan objek eksekusi berjalan dengan aman dan kondusif tanpa adanya perlawanan berarti dari pihak termohon". 

Kini, hak penguasaan fisik tanah objek eksekusi tersebut telah resmi beralih sepenuhnya kepada pihak pemohon eksekusi Nurdin Dkk yang diwakili kuasa hukum Irawadi Uska ,S.H.M.H.(Adz) 

Taklukkan "Sekepal Tanah Surga", Komunitas Sepeda POC Jambi Sukses Gowes Lintasi Jambi, Kerinci, Hingga Sungai Penuh

 

Merdekapost.com – Menguji nyali, fisik, sekaligus menikmati keindahan alam menjadi esensi utama dari agenda gowes jarak jauh yang digelar oleh komunitas sepeda Road Bike POC Provinsi Jambi. 

Kali ini, komunitas tersebut sukses menuntaskan misi gowes menantang dari Kota Jambi menuju kawasan barat, menjelajahi eksotisme Kabupaten Kerinci, hamparan teh Kayu Aro, hingga berfoto bersama di jantung Kota Sungai Penuh.

Perjalanan yang memakan jarak ratusan kilometer dengan rute menanjak ekstrem ini diikuti oleh deretan cyclist tangguh, termasuk salah satu anggota aktif, Bang Jaya, bersama rekan-rekan sehobi yang kompak mengenakan jersey kebanggaan mereka.

Menantang Jalur Ekstrem Menuju Atas Awan

Perjalanan panjang dari Kota Jambi menyuguhkan trek variatif, mulai dari jalur lurus yang menguras tenaga hingga rute perbukitan khas pegunungan Jambi. Setibanya di wilayah Kerinci yang masyhur dijuluki "Sekepal Tanah Surga", para pesepeda langsung disuguhi rute ikonik berlatar Gunung Kerinci.

Salah satu titik paling berkesan sekaligus menguji mental adalah jalur Kayu Aro. Di sana, Bang Jaya dan tim POC Jambi harus menaklukkan jalanan menanjak di tengah hamparan hijau kebun teh tertua dan tertinggi kedua di dunia. Hawa dingin yang menusuk tulang dan kabut tipis tidak menyurutkan semangat mereka untuk terus mengayuh pedal hingga mencapai titik tertinggi rute.

"Sensasi mengayuh sepeda di Kerinci ini luar biasa. Lelahnya perjalanan ratusan kilometer dari Kota Jambi langsung terbayar lunas begitu disuguhi pemandangan megah kebun teh Kayu Aro dan segarnya udara di sini," ujar salah satu perwakilan rombongan.

Selebrasi Kompak di Tugu Adipura Kota Sungai Penuh

Setelah puas menikmati eksotisme jalur pegunungan dan perkebunan teh, rombongan goweser POC Jambi melanjutkan perjalanan menuju pusat Kota Sungai Penuh. Perjalanan ini menjadi simbol tuntasnya petualangan mereka menaklukkan topografi Bumi Sakti Alam Kerinci.

Sebagai bentuk selebrasi atas keberhasilan menyelesaikan rute berat ini, Bang Jaya bersama seluruh anggota komunitas menyempatkan diri melakukan sesi foto bersama di Tugu Adipura (Tugu Payung/Tugu Keris) yang menjadi salah satu landmark ikonik di pusat Kota Sungai Penuh. Kehadiran para pesepeda dengan sepeda road bike premium dan jersey penuh warna sempat menarik perhatian warga lokal yang melintas.

Perkuat Silaturahmi Lewat Olahraga

Selain untuk menyalurkan hobi dan mempromosikan gaya hidup sehat, kegiatan gowes lintas kabupaten/kota ini juga bertujuan untuk mempererat kekompakan internal komunitas POC Provinsi Jambi, sekaligus mengeksplorasi potensi sport tourism (wisata olahraga) yang ada di Provinsi Jambi, khususnya di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh.

Kegiatan berjalan dengan aman, lancar, dan penuh keseruan. Dengan suksesnya gowes "Sekepal Tanah Surga" ini, POC Jambi membuktikan bahwa batas fisik bisa dilampaui dengan kebersamaan dan kedisiplinan dalam bersepeda. (*)

Kamabicab Kerinci Buka Jambore Cabang 2026, Kak Monadi Dorong Generasi Muda yang Tangguh dan Berkarakter

Bupati Kerinci selaku Kamabicab Kwarcab Kerinci resmi membuka kegiatan Jambore Cabang Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Kerinci Tahun 2026 yang digelar di Bumi Perkemahan Desa Lubuk Nagodang pada 13–16 Mei 2026.(Doc.Istimewa)

Kerinci, Merdekapost.com – Bupati Kerinci selaku Kamabicab Kwarcab Kerinci resmi membuka kegiatan Jambore Cabang Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Kerinci Tahun 2026 yang digelar di Bumi Perkemahan Desa Lubuk Nagodang pada 13–16 Mei 2026.

Kegiatan bertema “Tangguh, Aktif, Jiwaku Inspiratif” tersebut diikuti ratusan anggota Pramuka Penggalang dari berbagai kwartir ranting di Kabupaten Kerinci.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kwarda Jambi Kak Yevi Rivaldi, S.H., M.H. selaku sekretaris Kwarda Jambi beserta anggota dan perwakilan Dewan Kerja Daerah Kwarda Jambi, Kamabicab Kerinci Kak Monadi, S.Sos., M.Si., Kakwarcab Kerinci Kak Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si., Unsur Forkompinda,Forkompincab, Kabupaten Kerinci beserta sekretaris, Kakwaran Dalam Jajaran Kwarcab Kerinci, Para Andalan,Dan Pelatih Pramuka Kwarcab Kerinci.

Baca Juga:

Komitmen Pejuang Petani, Bupati Kerinci Monadi Teken MoU Cetak Sawah 2026

Sebanyak 18 kwartir ranting tercatat sebagai peserta jambore, dengan 16 ranting hadir mengikuti kegiatan. Total penghuni bumi perkemahan mencapai 606 orang.

Dalam sambutannya, Ketua Kwarcab Kerinci, Kak Murison, menyampaikan bahwa Jambore Cabang merupakan sarana strategis dalam membangun karakter generasi muda serta mempererat persaudaraan antar anggota Pramuka.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang pertemuan dan perkemahan, tetapi juga wadah meningkatkan keterampilan, menanamkan disiplin, membangun jiwa kepemimpinan, serta memperkuat semangat kebersamaan.

“Melalui Jambore ini, kami berharap lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat, berakhlak mulia, dan bertanggung jawab terhadap bangsa dan negara,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Kwarda Jambi, Kak Yevi Rivaldi, menyampaikan bahwa jambore merupakan kegiatan pertemuan besar Pramuka yang diselenggarakan secara berjenjang mulai dari tingkat ranting hingga dunia.

Baca Juga: Longsor di Bungo Telan Korban Jiwa, Gubernur Al Haris: Pemda Harus Ambil Langkah Cepat

Ia menegaskan bahwa melalui kegiatan tersebut, peserta didik diharapkan mampu mengamalkan kode kehormatan Pramuka, mempererat persaudaraan, serta mengembangkan nilai kepemimpinan, kemandirian, kerja sama, dan kepedulian sosial.

Dalam kesempatan itu, Kwarda Jambi juga menyampaikan agenda besar Gerakan Pramuka tahun 2026, yakni pelaksanaan Jambore Daerah Jambi pada Juni 2026 di Bumi Perkemahan Cadika Muaro Jambi, Sungai Gelam, serta Jambore Nasional yang direncanakan berlangsung pada Agustus 2026.

Kegiatan pembukaan jambore turut dirangkai dengan penyerahan tanda penghargaan Pancawarsa kepada para pembina dan andalan cabang, serta penyerahan Tanda Garuda kepada Pramuka Penggalang di jajaran Kwarcab Kerinci.

Bupati Monadi Tekankan Pembinaan Karakter Generasi Muda

Bupati Kerinci, Monadi, dalam sambutannya menekankan bahwa jambore bukan sekadar kegiatan berkemah maupun perlombaan fisik, melainkan momentum penting dalam pembangunan karakter dan penempaan mental generasi muda.

Baca Juga: Bupati M Syukur Akan Selesaikan Gaji Pegawai BLUD RSUD Kol. Abundjani Bangko

Menurutnya, esensi jambore adalah melatih jiwa kepemimpinan, memperkuat persaudaraan, serta menanamkan nilai pengabdian kepada bangsa dan daerah.

“Jambore adalah tempat menempa mental, melatih kemandirian, dan membangun disiplin untuk menjadi generasi yang tangguh menghadapi masa depan,” ungkapnya.

Bupati juga mengingatkan para peserta agar mampu menghadapi tantangan era digital dengan bijak serta menjauhi pengaruh negatif seperti narkoba dan kekerasan.

Selain itu, ia memotivasi anggota Pramuka agar tidak minder meskipun berasal dari keluarga sederhana. Menurutnya, banyak tokoh besar lahir dari kesederhanaan dengan modal semangat belajar dan keberanian bermimpi besar.

Menutup sambutannya, Kamabicab Kerinci secara resmi membuka Jambore Cabang Kerinci Tahun 2026 dengan ditandai pemukulan gong dan pengalungan tanda peserta sebagai simbol dimulainya pesta besar Pramuka Penggalang Kabupaten Kerinci.(adz)

Bupati dan Wabup Kerinci Serahkan 334 SK PNS dilingkup Pemkab Kerinci

 


KERINCI - Penyerahan 334 Surat Keputusan (SK) Pegawai Negeri Sipil (PNS) menjadi momen utama dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Kerinci.

Bupati Monadi didampingi Wakil Bupati H. Murison secara langsung menyerahkan SK sekaligus mengambil sumpah/janji PNS, menandai awal pengabdian sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat.

Momentum ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi langkah awal untuk membangun ASN yang profesional, berintegritas, dan siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kerinci.

"ASN harus bekerja profesional, jujur, disiplin serta selalu berorientasi pada pelayanan masyarakat" Ujar Bupati Kerinci

Selamat kepada seluruh PNS yang telah menerima SK, jalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.(*adz/adv) 

Sudah Dua Kali Kejadian, Aksi Curanmor Saat Shalat Subuh di Masjid Bukit Pulai Kerinci

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di Kabupaten Kerinci saat warga tengah menunaikan ibadah shalat subuh.

Kali ini, peristiwa pencurian tersebut terjadi di area parkir Masjid Desa Bukit Pulai, Kecamatan Danau Kerinci Barat, Kabupaten Kerinci, Minggu (3/5/2026).

Korban diketahui bernama Marajab, warga Desa Sumur Jauh. Ia baru menyadari sepeda motornya hilang usai melaksanakan shalat subuh berjamaah. Motor yang sebelumnya diparkir di halaman masjid sudah tidak lagi berada di tempat.

“Kejadian pagi tadi, selesai shalat motor sudah tidak ada,” ungkapnya.

Peristiwa ini menambah kekhawatiran masyarakat setempat. Pasalnya, aksi serupa disebut sudah terjadi untuk kedua kalinya di lokasi yang sama, sehingga memunculkan keresahan di tengah warga.

Bacaan Lainnya:

Kendalikan Sabu Asal Lapas Jambi, Supir Ekspedisi Diringkus Satreskrim Polres Kerinci

Bantah Selingkuh, Kuasa Hukum DK : Ada Saksi Kunci di Lokasi

Atas kejadian tersebut, korban telah melaporkan kasus ini ke pihak Kepolisian Resort Kerinci guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Laporan sudah kami buat, mudah-mudahan pelaku bisa segera ditangkap,” tambahnya.

Pihak kepolisian dari Polsek setempat juga telah turun langsung ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan.

Warga berharap adanya peningkatan pengawasan serta langkah tegas dari aparat berwenang guna mencegah kejadian serupa terulang kembali, terutama pada waktu-waktu rawan seperti saat ibadah berlangsung.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk lebih waspada, di antaranya dengan menggunakan kunci ganda dan memastikan keamanan kendaraan, meskipun hanya ditinggalkan dalam waktu singkat.(*)

Juarai JSFL Wilayah Kerinci, SMAN 6 Siap Unjuk Gigi di Level Provinsi Jambi

KERINCI – SMA Negeri 6 Kerinci kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih juara pertama pada ajang Jambi School Football League (JSFL) Wilayah Kerinci 2025. Atas capaian tersebut, SMAN 6 Tanjung Tanah Kerinci resmi mewakili Kabupaten Kerinci untuk berlaga di tingkat Provinsi Jambi tahun 2026.

Berdasarkan jadwal resmi, kompetisi tingkat provinsi akan digelar mulai 12 hingga 17 Mei 2026. SMAN 6 Kerinci tergabung di Grup A bersama SMAN 1 Sarolangun dan SMAN 8 Kota Jambi.

Pada laga perdana, SMAN 6 Kerinci akan menghadapi SMAN 1 Sarolangun pada Selasa, 12 Mei 2026 pukul 07.30 WIB. Selanjutnya, mereka dijadwalkan bertemu SMAN 8 Kota Jambi pada Kamis, 14 Mei 2026 pukul 14.00 WIB.

PLH Kepala Sekolah SMAN 6 Kerinci, Erwady, kepada media ini menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian yang diraih para siswa.

“Alhamdulillah, ini adalah hasil dari kerja keras, disiplin, dan semangat juang anak-anak serta dukungan penuh dari para pelatih dan pihak sekolah. Kami sangat bangga atas prestasi ini,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pihak sekolah akan terus memberikan dukungan penuh kepada tim untuk menghadapi pertandingan di tingkat Provinsi Jambi.

“Kami berharap tim SMAN 6 Kerinci dapat tampil maksimal, menjaga sportivitas, dan membawa nama baik sekolah serta Kabupaten Kerinci. Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat,” pungkasnya. Kamis (30/4/2026).

Ajang ini akan menjadi pembuktian bagi SMAN 6 Kerinci untuk bersaing dengan tim-tim terbaik dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Jambi. Jika berhasil lolos dari fase grup, mereka akan melaju ke babak semifinal pada 16 Mei 2026, sebelum puncaknya di partai final pada 17 Mei 2026.(*)

Pagar dan Atap Lahan Milik Jurnalis jambi 28TV di Tigo Luhah Tanjung Tanah Raib Digondol Maling

Pagar dan Atap Lahan Milik Jurnalis jambi 28TV di Tigo Luhah Tanjung Tanah Raib Digondol Maling

Kerinci – Aksi pencurian kembali terjadi di wilayah Kecamatan Danau Kerinci. Kali ini, lahan milik seorang jurnalis Jambi 28TV yang berada di Tigo Luhah Tanjung Tanah menjadi sasaran pelaku.

Lahan berukuran sekitar lebar 30 x panjang 15 meter persegi tersebut diketahui kehilangan pagar seng dan bagian atap bangunan sederhana. Dari kondisi di lapangan, terlihat pagar sudah dalam keadaan rusak dan sebagian besar material seng hilang, diduga dicabut dan dibawa kabur oleh pelaku.

Peristiwa ini baru diketahui saat pemilik lahan datang untuk mengecek kondisi lokasi. Saat tiba, ia mendapati pagar telah terbongkar dan area tampak terbuka .

Deza, jurnalis Jambi 28TV, menyampaikan kekecewaannya atas kejadian tersebut.

Baca Juga: Polres Kerinci Gelar Rekonstruksi Kasus Dugaan Asusila Oknum Guru SMPN di Sungai Penuh

“Saat saya datang, kondisi sudah seperti ini. Pagar seng dan atap sudah tidak ada lagi. Ini sangat merugikan, karena sebelumnya masih terpasang, ujar Deza.

Ia menduga aksi pencurian dilakukan saat lokasi dalam keadaan sepi dan tidak terpantau dalam beberapa waktu. Material seng yang mudah dilepas menjadi target empuk bagi pelaku.

Jurnalis muda tersebut berharap pihak berwajib dapat  meningkatkan keamanan di wilayah tersebut.

“Saya berharap kedepannya perlu ada perhatian dan keamanan dari pihak kepolisian, karena kejadian seperti ini bisa terulang jika tidak di tanganin lebih serius” tambahnya.

Kasus ini menjadi peringatan bagi pemilik lahan kosong lainnya agar lebih meningkatkan pengawasan, terutama di area yang jarang dikunjungi.

Warga sekitar juga diimbau untuk lebih waspada dan segera melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.(Ali)

Bupati Monadi Tanda Tangani Komitmen Bersama Percepatan Digitalisasi Desa

Bupati Monadi Tanda Tangani Komitmen Bersama Percepatan Digitalisasi Desa.(Ist)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM - Pemerintah Kabupaten Kerinci terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat desa melalui Percepatan Digitalisasi Desa Tahun 2026.

Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si bersama Wakil Bupati H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si serta jajaran Pemerintah Kabupaten Kerinci menandatangani Komitmen Bersama Percepatan Digitalisasi Desa, Kamis (23/4/2026) di Ruang Pola Kantor Bupati Kerinci.

Melalui inovasi Aplikasi GEMA DESA (Gerbang Elektronik Masyarakat Desa) yang digagas oleh Dinas Kominfo Kabupaten Kerinci, pelayanan administrasi desa kini diarahkan menjadi lebih mudah, cepat dan transparan.

Pada kesempatan tersebut, Pemkab Kerinci juga memberikan piagam penghargaan kepada 10 desa terbaik penerapan digitalisasi desa tahun 2025 sebagai bentuk apresiasi atas inovasi pelayanan kepada masyarakat.

"Salah satu upaya mewujudkan Kerinci yang berdaya saing, maju dan sejahtera adalah melalui inovasi dan teknologi,” ujar Bupati Monadi.

Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan pelayanan desa yang semakin modern, efektif, dan mudah diakses masyarakat.(*Adz)

Warga Keluhkan Keberadaan Karaoke Inisial ‘D’ di Kerinci: Diduga Kebal Hukum dan Jadi Sarang Maksiat

 

Merdekapost.com – Keresahan masyarakat terkait aktivitas tempat hiburan malam di Kabupaten Kerinci kembali mencuat. Kali ini, sebuah tempat karaoke yang dikenal dengan inisial ‘D’ menjadi sorotan tajam. Lokasinya yang sangat dekat dengan Komplek Perkantoran Bupati Kerinci dinilai telah mencoreng citra pusat pemerintahan daerah.

Berdasarkan laporan warga sekitar dan pantauan di lapangan, tempat karaoke ini diduga kuat tidak hanya menawarkan jasa hiburan musik, namun juga menjadi sarang berbagai aktivitas ilegal.

Dugaan Pelanggaran Berat

Beberapa poin utama yang menjadi sumber keresahan masyarakat meliputi:

Praktik Prostitusi: Tempat ini diduga menyediakan layanan prostitusi terselubung yang beroperasi setiap malam.

Peredaran Miras & Obat Terlarang: Adanya indikasi kuat penjualan Minuman Keras (Miras) tanpa izin serta peredaran obat-obatan terlarang di lingkungan karaoke tersebut.

Gangguan Ketertiban: Suara kebisingan dan aktivitas hingga larut malam dianggap sangat mengganggu ketenangan warga yang tinggal di sekitar area perkantoran bupati.

Dinilai "Kebal Hukum"

Hal yang paling disayangkan oleh masyarakat adalah kesan bahwa pemilik tempat karaoke berinisial ‘D’ ini seolah-olah kebal hukum. Pasalnya, meski keresahan ini sudah berlangsung lama dan lokasinya berada di "depan mata" pemerintah daerah, hingga saat ini belum ada tindakan tegas atau penertiban yang dilakukan oleh pihak berwenang.

"Kami heran, tempatnya sangat dekat dengan kantor Bupati, tapi kenapa tidak pernah tersentuh hukum? Apakah ada pembiaran atau memang pemiliknya punya pengaruh besar?" ujar salah satu warga yang meminta namanya dirahasiakan demi keamanan.

Desakan Untuk Aparat Penegak Hukum

Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Kerinci, Satpol PP, dan jajaran Kepolisian setempat untuk segera turun tangan melakukan razia dan menutup tempat tersebut jika terbukti melanggar aturan.

Keberadaan tempat karaoke yang diduga menjadi sarang maksiat ini dianggap sangat tidak pantas berada di lingkungan instansi pemerintahan dan dapat merusak moral generasi muda di Kerinci.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola karaoke inisial ‘D’ belum memberikan tanggapan resmi terkait tudingan warga tersebut. (ali)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs