Tembakkan 200 Roket dan 20 Drone, Hizbullah Gempur Israel Besar-besaran

Tembakkan 200 Roket dan 20 Drone, Hizbullah Gempur Israel Besar-besaran 

Merdekapost.com – Militer Israel pada Kamis (12/3/2026) mengatakan, kelompok bersenjata Lebanon, Hizbullah, meluncurkan sekitar 200 roket dan 20 drone ke wilayah Israel dalam semalam. Serangan itu disebut sebagai rentetan serangan terbesar yang dilakukan Hizbullah sejak perang Amerika Serikat, Israel, dan Iran dimulai. 

Juru bicara militer Israel, Nadav Shoshani, mengatakan bahwa Hizbullah meluncurkan serangan secara terkoordinasi dengan Iran pada malam sebelumnya. 

“Tadi malam, Hizbullah mengatur serangan simultan dengan Iran, menembakkan roket dan drone ke kota-kota dan komunitas di seluruh Israel,” kata Shoshani kepada wartawan dalam sebuah pengarahan. Ia menjelaskan jumlah proyektil yang ditembakkan cukup besar, yang terdiri dari 200 roket dan 20 drone. 

“Jumlahnya sekitar 200 roket, sekitar 20 UAV (drone), dan digabungkan dengan rudal balistik yang ditembakkan dari Iran pada saat yang sama,” ujarnya. Shoshani menegaskan bahwa serangan tersebut merupakan yang terbesar dari Hizbullah sejak konflik berlangsung. “Ini adalah rentetan serangan terbesar Hizbullah sejak awal perang,” kata dia. 

Meski demikian, ia mengatakan bahwa sistem pertahanan udara Israel mampu merespons dengan cepat. “Kami memiliki pertahanan udara yang baik dan respons cepat, sehingga korban sangat minim, hanya dua atau tiga dampak langsung… dan beberapa warga sipil yang mengalami luka ringan,” ujarnya. 

Israel balas serang target Hizbullah di Lebanon 

Militer Israel mengatakan, pihaknya telah melakukan gelombang serangan terhadap target Hizbullah di Lebanon selatan pada malam harinya untuk membatasi kemampuan kelompok tersebut menembakkan roket. 

Serangan juga terus dilakukan di pinggiran selatan Beirut. Kepala militer Israel, Eyal Zamir, mengatakan, pasukannya menewaskan komandan Divisi Imam Hussein yang didukung Iran beserta wakilnya dalam serangan di distrik selatan ibu kota Lebanon. 

“Jangan sampai ada kebingungan—kami sedang melawan kejahatan mutlak,” kata Zamir dalam pernyataan militer. 

Menurut militer Israel, selama 12 hari terakhir Hizbullah telah menembakkan lebih dari 1.000 drone, roket, dan rudal ke Israel. Sementara itu, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengeklaim bahwa ia telah memerintahkan militer untuk mempersiapkan perluasan operasi di Lebanon setelah rentetan serangan terbaru tersebut. 

Militer Israel juga memperluas perintah evakuasi bagi warga yang tinggal di wilayah Lebanon selatan, seraya menyatakan bahwa mereka bertindak “dengan kuat” di kawasan tersebut. Selain itu, militer Israel mengaku telah menyerang sebuah bangunan di pusat Beirut yang diklaim sebagai fasilitas milik Hizbullah.(Editor: Aldie Prasetya / Sbr: Kompas.com)

Related Postss

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs