![]() |
| Zikrillah Bisma Ajak Masyarakat Tetap Kritis |
Merdekapost.com | Jambi – Aktivis muda Zikrillah Bisma mengajak masyarakat untuk tetap menjaga sikap kritis terhadap para pemegang jabatan publik. Menurutnya, kepercayaan rakyat merupakan amanah yang harus dijaga melalui integritas, transparansi, dan tanggung jawab moral.
Dalam pernyataannya, Zikrillah menilai masyarakat tidak boleh mudah terbuai oleh citra maupun kekuasaan seseorang. Ia menegaskan bahwa setiap pejabat publik memiliki kewajiban untuk menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh rakyat.
"Kepercayaan publik bukanlah sesuatu yang diberikan begitu saja. Kepercayaan harus dijaga dengan integritas, transparansi, dan tanggung jawab moral," ujar Zikrillah.
Ia juga menyoroti maraknya praktik judi online yang dinilai telah menjadi ancaman serius bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Menurutnya, aktivitas perjudian daring yang banyak disebut beroperasi dari luar negeri, termasuk di Kamboja, telah menyebabkan berbagai dampak negatif, mulai dari kerugian finansial hingga rusaknya keharmonisan keluarga.
Selain itu, Zikrillah menyinggung munculnya nama Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Ahmad Dasco Ahmad, dalam sejumlah perbincangan publik terkait isu tersebut. Ia menegaskan bahwa apabila seorang pejabat menjadi sorotan publik, maka yang diperlukan adalah keterbukaan dan klarifikasi yang jujur agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Namun demikian, hingga saat ini belum terdapat putusan pengadilan yang menyatakan keterlibatan Sufmi Ahmad Dasco Ahmad dalam aktivitas judi online. Karena itu, setiap dugaan tetap harus menghormati asas praduga tak bersalah dan didasarkan pada proses hukum serta bukti yang sah.
Zikrillah menegaskan bahwa kritik yang disampaikannya bukan bertujuan menjatuhkan individu tertentu, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap kehidupan demokrasi dan upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.
"Kritik adalah bentuk cinta terhadap negeri. Masyarakat harus tetap kritis, tidak mudah percaya pada informasi yang belum terbukti, dan terus mendorong akuntabilitas dari setiap pejabat publik," katanya.
Ia menutup pernyataannya dengan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
"Bukan soal menjatuhkan seseorang, tetapi soal menjaga agar kepercayaan rakyat tidak dikhianati. Setiap dugaan harus diuji melalui mekanisme hukum yang adil dan transparan," pungkasnya. (fdl)
