![]() |
| DIBUNGKAM: Ternyata Yuvita terpaksa bungkam demi selamatkan keluarga dari ancaman Taufik Hidayat.(adz) |
Merdekapost.com - Fakta mengerikan terungkap! Selama ini Taufik Hidayat menyembunyikan kondisi Yuvita (Vita) yang sudah tidak bisa melihat di balik masker dan kacamata. Kakak kandung korban akhirnya terbongkar semuanya di depan Kang Dedi Mulyadi."
Selama awal tahun 2026, Taufik diketahui masih bebas berkeliaran di Bandung dan sering membawa Vita ke kantor Pak Dadang dengan cara dibonceng menggunakan sepeda motor. Namun, fakta diungkapkan oleh kakak k0rb4n bahwa saat itu Vita sebenarnya sudah kehilangan penglihatannya akibat penyekapan pelaku. Siashat masker dan kacamata tebal digunakan pelaku agar tindakan biad4bnya tidak dicurigai orang lain.
"Menurut keterangan temannya yang diAdira, waktu Vita dibawa-bawa (ke kantor Pak Dadang) itu, Vita sudah dalam keadaan tidak bisa melihat, Pak," ungk4p kakak Vita dengan sedih.
Pihak keluarga sempat kebingungan mengapa Vita tidak memilih pulang ke rumah. Ternyata, korb4n berada di bawah tekanan psikologis yang luar biasa. Taufik, yang bekerja sebagai penagih eksternal (debt collector) di Adira, kerap membawa s3njata t4jam dan meng4ncam akan mengh4bisi orang tua Vita jika korb4n berani melarikan diri.
Bahkan, aksi protes Vita di media sosial beberapa bulan lalu yang sempat memarahi keluarganya ternyata merupakan settingan di bawah ancaman fisik si pelaku.
"Ternyata waktu saya bagikan foto itu, Vita di4ncam dan disiks4 sama Taufik. Jadi marahnya dipandu sama laki-laki itu, Pak," jelas sang kakak.publik dan sayembara viral. Pelaku bahkan nekad mendatangi pos dan mencari Kang Dedi Mulyadi untuk membela diri. Hal ini ditegaskan langsung oleh KDM berdasarkan informasi lapangan yang ia terima.
"Jadi saya dapat informasi, Taufik Hidayat itu pernah datang ke sini mencari saya. Nanti rekaman CCTV-nya sedang dicari. Taufik beberapa kali menghubungi Pak Wawan. Jadi ingin menemui saya, ingin melakukan klarifikasi bahwa apa yang dituduhkan beredar itu ingin dia jelaskan. Berarti pelariannya tidak jauh sebelum akhirnya ditangk4p," tegas Kang Dedi Mulyadi.
Saat ini, Vita masih harus menjalani perawatan intensif di Rs dan belum dipindahkan ke rumah aman karena keterbatasan fasilitas medis. Selain memerlukan rekontruksi wajah, Vita membutuhkan donor mata dari orang yang baru meninggal agar bisa melihat kembali. KDM pun memberikan simpati atas ketegaran Vita yang tetap memikirkan keluarganya.
"Bentur4n di kepala itu traumanya panjang. Tapi keinginannya tinggi ya, dalam keadaan
Sebelum akhirnya diringkus oleh jajaran Polda Jabar, Taufik Hidayat ternyata sempat mengalami kepanikan akibat tekananseperti ini pun dia masih memikirkan kepentingan keluarga. Dari dulu memang pekerja keras ya," ujar KDM memberikan empati.
Kesedihan keluarga semakin memvncak karena rumah hasil jerih payah Vita bersama keluarganya di Rancaekek kini sudah selesai direnovasi, namun Vita belum bisa menikmatinya. Tergerak oleh perjuangan keluarga ini, KDM berj4nji akan memb4ntu memfasilitasi pemasangan tiang PLN agar rumah keluarga Vita tidak lagi menyambung listrik ke tetangga.
"Indah banget ya, satu keluarga kerja keras bareng-bareng bisa bangun rumah. Sedih banget pas tahu Vita tiba-tiba berubah kondisinya. Ya sudah, nanti kirim alamatnya. Saya akan usahakan bantu urus tiangnya supaya bisa pasang listrik sendiri," ucap KDM.
Saat ini, proses hukum terhadap Taufik Hidayat tengah berjalan di Polda Jabar. Kita tidak boleh membiarkan kasus ini menguap begitu saja. Kita kawal kasus ini sampai benar-benar tuntas dan keadilan ditegakkan bagi Vita dan keluarganya.(adz)
