![]() |
| Siswa Diduga Kecewa dengan Layanan SPPG Karya Kita Peduli Kerinci, Pertanyakan Kualitas Menu Makanan.(Ist/FB) |
KERINCI – Sejumlah siswa menyampaikan kekecewaannya terkait kualitas porsi dan sajian makanan yang disediakan oleh pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karya Kita Peduli Kerinci. Para siswa menilai menu yang disajikan tidak sebanding dengan besaran anggaran yang dialokasikan.
Berdasarkan keluhan yang dihimpun beserta dokumentasi foto yang beredar, sajian makanan dalam wadah bekal tersebut tampak sangat minim.
Menu hanya berisi selembar roti tawar yang dipotong, sepotong kecil buah jeruk, serta telur rebus yang kondisi bagian dalamnya berubah warna dan tampak tidak segar.
Seorang siswa yang enggan disebutkan namanya menuturkan bahwa kondisi seperti ini bukan pertama kalinya terjadi. Keluhan mengenai menu makanan yang dianggap kurang layak dan tidak bervariasi terus berulang.
"Anggaran yang dikelola padahal lumayan besar, tetapi kenapa sajian yang kami terima selalu seperti ini? Kami berharap ada perbaikan kualitas dan pengawasan yang jelas," ujar salah satu siswa.
Sementara itu, keterangan yang berhasil dihimpun Merdekapost dari sumber menyebutkan, bahwa didalam roti dikasih buah anggur yang diiris tipis-tipis, dan mereka biasanya makan nasi tapi kali ini diganti dengan roti, sudah kayak orang barat katanya.
![]() |
| Didalam roti dikasih anggur yang diiris tipis-tipis, anak-anak sudah biasa makan nasi tapi kali ini diganti dengan sepotong roti dalam menu.(Facebook/Mpc) |
Dlm Roti, Dksih Buah Anggur yg diiris2 tipis...🙏 sangat miris Skali, Anak2 dak bakaln kenyang, qt lh biaso Mkn Nasi, Mlah dGanti sm Roti Sprti Org Barat..🙏😂🫢
"Anggaran yang dikelola padahal lumayan besar, tetapi kenapa sajian yang kami terima selalu seperti ini? Kami berharap ada perbaikan kualitas dan pengawasan yang jelas," ujar salah satu siswa.
Para siswa dan wali murid berharap pihak pengelola SPPG Karya Kita Peduli Kerinci serta dinas terkait segera melakukan evaluasi menyeluruh. Pengawasan terhadap standar gizi, kebersihan, dan kelayakan makanan yang dibagikan kepada peserta didik dinilai mutlak dilakukan agar pemenuhan gizi siswa benar-benar tercapai secara optimal.(Ali/Merdekapost.com)

