Tono : Kita sedang lakukan pengumpulan data
RIMBO BUJANG, MP – Peta perpolitikan Kabupaten Tebo paska Pemilukada Tebo ulang yang digelar pada Minggu lalu (5/6) kian memanas dan tidak menentu. Pasalnya, diantara masing-masing kandidat bersikukuh mempertahankan harga diri terkait perolehan suara dan dapat dipastikan pula hasil Pemilukada Tebo ulang ini bakal berbuntut panjang seperti pada Pemilukada Tebo putaran pertama 10 Maret lalu berujung pada putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
Kepastian bahwa hasil Pemilukada Tebo ulang akan dibawa ke MK lagi meskipun belum ada keputusan Pleno KPUD Tebo terkait siapa Bupati dan Wakil Bupati terpilih nanti, ditegaskan oleh Ketua Tim partai Koalisi pasangan Cabup dan Cawabup Tebo Yopi – Sapto, wartono Triyan Kusuma,SE.
“ Tim Yopi-Sapto pasti akan bawa hasil Pemilukada Tebo ulang ini ke MK,” tegas Tono kepada Media ini, Senin (6/6).
Saat ini, Tim sedang melakukan investigasi ke bawah untuk melakukan pengumpulan data pelanggaran yang dilakukan oleh pasangan calon nomor urut 1 Suka-Hamdi sebagai pasangan Cabup dan Cawabup Tebo perolehan suara pada posisi teratas versi penghitungan cepat Desk Pemilukada dan masing-masing Tim Cabup dan Cawabup, kata Tono lagi.
Pada Quick Count tersebut, Yopi-Sapto berada pada urutan kedua perolehan suara. Untuk itulah kata Ketua DPC PDIP Kabupaten Tebo ini, Tim Yopi-Sapto sedang mengumpulkan data pelanggaran Tim Suka-Hamdi seperti dugaan Money Politik, Intimidasi, dan keterlibatan unsur Penyelenggara Pemilukada. Semua temuan pelanggaran Tim Suka-Hamdi sudah dilaporkan ke Panwas Kabupaten dan data itulah nanti juga akan dibawa ke MK. Termasuk salah satunya, beredarnya kaset CD rekaman sidang MK yang disebarkan oleh Tim Suka-Hamdi.
Menurut Tono, isi pada rekaman yang sudah tersebar di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Tebo, sudah diedit dahulu dan dipotong-potong sehingga isi pada rekaman tersebut tidak menyeluruh memuat jalannya tahapan sidang di MK.
Beredarnya kaset CD isi rekaman sidang MK menurut Ketua partai Koalisi Tim Yopi-Sapto adalah salah satu Black Campaigne Pemilukada Tebo ulang. Memojokan pasangan Yopi-Sapto dan penyelenggara Pemilukada Tebo, itulah isi pada rekaman dalam CD tersebut, ucap Tono lagi.
Terkait hasil penghitungan cepat, baik itu Desk Pilkada maupun versi tim sukses, Tono mengatakan, hasilnya mengalami perbedaan. Seperti di Kecamatan Rimbo Ilir, antara pasangan Yopi-Sapto dan Suka-Hamdi, ada perselisihan perolehan suara mencapai ratusan. Namun, masih menurut Tono, pada prinsipnya penghitungan cepat tidak masalah. Biarkan penghitungan oleh PPK dilakukan, agar tidak ada saling mencurigai. “ Untuk lebih baiknya, tunggu hitungan di PPK,”tegas Tono lagi.
Sementara, Sukandar pasangan dengan perolehan suara terbanyak sementara menyatakan bahwa Suka-Hamdi siap digugat ke MK. (Apek)