![]() |
| Pemkot Sungai Penuh Terus Upayakan Penanganan Banjir, Wako Alfin Tegaskan Normalisasi Batang Merao Berlanjut.(ADZ) |
SUNGAIPENUH, MERDEKAPOST.COM – Walikota Sungai Penuh, Alfin S.H., menegaskan bahwa program normalisasi Sungai Batang Merao di Kecamatan Hamparan Rawang tetap dilaksanakan meskipun sempat terdampak efisiensi anggaran tahap II dari pemerintah pusat.
Hal tersebut diungkapkan Wako Alfin saat membuka kegiatan sosialisasi pembangunan instalasi pengolahan air bersih di Hamparan Rawang, bertempat diruang Aula Kantor Walikota Sungai Penuh, Jumat (08/05).
Normalisasi sungai tersebut akan dilakukan mulai dari Jembatan Simpang Tiga hingga batas kota di wilayah Koto Lanang dengan panjang sekitar 1,68 kilometer. Program ini bertujuan untuk mengurangi risiko banjir sekaligus mendukung peningkatan produktivitas pertanian masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, proyek normalisasi menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Jalur pengerjaan melewati tujuh jembatan yang dinilai menghambat akses dan aktivitas alat berat. Selain itu, beberapa tembok penahan banjir juga akan dibongkar sementara guna mempermudah akses alat berat menuju lokasi pekerjaan.
Tidak hanya itu, sejumlah kandang ternak dan kebun masyarakat diperkirakan turut terdampak selama proses pengerjaan berlangsung.
Wako Alfin berharap dukungan penuh dari masyarakat agar pelaksanaan normalisasi Sungai Batang Merao dapat berjalan lancar demi kepentingan bersama.
“Pembangunan ini dilakukan untuk kepentingan masyarakat luas, terutama dalam mengurangi risiko banjir dan mendukung sektor pertanian. Kami berharap dukungan dan pengertian masyarakat agar pekerjaan dapat berjalan dengan baik,” ujar Wako Alfin.
![]() |
| Wako Alfin saat membuka kegiatan sosialisasi pembangunan instalasi pengolahan air bersih di Hamparan Rawang, bertempat diruang Aula Kantor Walikota Sungai Penuh, Jumat (08/05).(Adz) |
Wako Alfin juga menyampaikan bahwa saat ini sektor pertanian di Kota Sungai Penuh mulai menunjukkan perkembangan positif. Luas sawah yang telah dapat digarap mencapai 2.165,87 hektare di Kecamatan Sungai Penuh dan 775,14 hektare di Kecamatan Hamparan Rawang.
Berbagai pembangunan infrastruktur yang telah dilaksanakan pemerintah di wilayah Hamparan Rawang di antaranya rehabilitasi daerah irigasi Bungkal, Simpang Tiga dan Paling Serumpun, pembangunan tembok penahan banjir Air Sempit dan Air Sesat, pembangunan jalan beton, SPAM Rawang, SPAM Air Sempit, Air Sesat, Kampung Dilir hingga Kampung Dalam.
Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap berbagai pembangunan tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan wilayah terhadap bencana banjir di masa mendatang.(Ali/mpc).

