Pemkot Sungai Penuh keluarkan Tarif Parkir Terbaru Kendaraan Roda dua dan Empat

Merdekapost.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Sungai Penuh resmi menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwako) Nomor 54 Tahun 2026 yang mengatur tata kelola retribusi parkir di tepi jalan umum.

Aturan baru tersebut menjadi dasar penataan pengelolaan parkir di sejumlah ruas jalan dalam wilayah Kota Sungai Penuh. Salah satu perubahan yang langsung dirasakan masyarakat adalah penyesuaian tarif parkir kendaraan.

Melalui Perwako tersebut, tarif parkir sepeda motor yang sebelumnya Rp1.000 untuk sekali parkir kini menjadi Rp2.000. Sementara tarif kendaraan roda empat naik dari Rp2.000 menjadi Rp3.000 untuk sekali parkir.

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sungai Penuh, Dianda Putra, S.STP., M.Si., yang juga menjabat sebagai Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, mengatakan aturan tersebut diterbitkan setelah dilakukan kajian terhadap pengelolaan retribusi parkir.

Menurut Dianda, Perwako Nomor 54 Tahun 2026 bukan untuk mengubah aturan pokok yang telah ditetapkan melalui Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2016. Regulasi baru tersebut lebih diarahkan untuk memperkuat pelaksanaan teknis di lapangan.

“Pada prinsipnya kita tidak mengubah substansi Perda yang sudah ada. Perwako ini memperkuat Perda sekaligus menjadi petunjuk teknis mengenai tata kelola dan besaran retribusi parkir,” ujar Dianda.

Tarif Parkir Motor Rp2.000, Mobil Rp3.000

Penyesuaian tarif menjadi salah satu poin yang mendapat perhatian dalam penerapan Perwako terbaru.

Untuk kendaraan roda dua, pengguna jasa parkir dikenakan tarif Rp2.000 sekali parkir. Adapun kendaraan roda empat dikenakan Rp3.000 sekali parkir.

Dianda menjelaskan, perubahan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan hasil kajian serta kondisi pengelolaan parkir yang berkembang di Sungai Penuh.

“Sudah hampir enam tahun tarif parkir mengacu pada ketentuan sebelumnya. Karena itu, penyesuaian tarif melalui Perwako ini dinilai wajar setelah dilakukan kajian,” jelasnya.

Pemkot juga melakukan pemetaan terhadap lokasi parkir berdasarkan tingkat kepadatan kendaraan. Hasil pemetaan membagi titik parkir menjadi tiga kategori, yakni ramai, sedang, dan sepi.

Kategori ramai ditetapkan untuk lokasi yang memiliki lebih dari 300 kendaraan terparkir per hari. Lokasi dengan jumlah kendaraan sekitar 200 hingga 300 unit masuk kategori sedang, sedangkan titik dengan jumlah kendaraan kurang dari 200 unit per hari dikategorikan sepi.

Berdasarkan uji petik Dishub, terdapat tujuh titik parkir kategori ramai, 15 titik kategori sedang, dan 12 titik kategori sepi.

Ini Daftar Kawasan Parkir yang Dipetakan Dishub

Sejumlah lokasi dengan tingkat aktivitas parkir tinggi berada di kawasan strategis Kota Sungai Penuh. Di antaranya Kincai Plaza, pintu masuk dan depan Pasar Tanjung Bajure, kawasan RSUD Mayjen H.A. Thalib, pelataran Alun-Alun Lapangan Merdeka, Terminal Tipe C, serta kawasan objek wisata Bukit Khayangan.

Untuk kategori sedang, titik parkir tersebar di sejumlah ruas pusat kota. Beberapa di antaranya berada di kawasan dealer Yamaha hingga Optik Dian, depan Rumah Makan Keluarga hingga minimarket Athaya, Toko Gigi Sentosa hingga Toko Sepatu Idola, Rumah Makan Pak Wo hingga Apotek R&D, serta kawasan Toko Buku Citra hingga Rico Offset.

Lokasi lainnya mencakup sejumlah ruas di sekitar Kincai Plaza dan kawasan Pangkalan Ojek SPN.

Adapun kategori sepi meliputi ruas jalan dari Sate Buyung hingga Ampera Marantama, kawasan Toko Rajawali hingga Apotek Sari, sekitar Toko MK Belaty Store, area Kincai Plaza di bawah jembatan penyeberangan untuk kendaraan roda empat, kawasan Toko Mas Bunga Setangkai, Gang Pasar Baru, serta sejumlah lokasi parkir khusus.

Dishub menyatakan seluruh titik tersebut masih memasuki tahap sosialisasi kepada masyarakat dan pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaan parkir.

Pengelolaan dapat dilakukan bersama pihak ketiga melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dishub. Setelah perjanjian disepakati dan ditandatangani, Dishub akan menerbitkan Surat Perintah Tugas (SPT) sebagai dasar bagi pengelola menjalankan tugas di lapangan.


Pengelola parkir diwajibkan memberikan karcis resmi kepada setiap pengguna jasa. Karcis tersebut berfungsi sebagai bukti pembayaran sekaligus membantu masyarakat mengetahui nominal retribusi yang dibayarkan.

“Pihak kedua berkewajiban memberikan karcis resmi kepada setiap pengguna jasa parkir, sehingga masyarakat mengetahui nilai pungutan sekaligus memiliki bukti pembayaran,” kata Dianda.

Dari sisi pemerintah, Dishub berkewajiban menyediakan karcis resmi, memasang perlengkapan maupun alat peraga parkir, serta melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pengelolaan parkir.

Pemkot Sungai Penuh berharap penerapan Perwako tersebut dapat membuat sistem parkir lebih teratur dan transparan. Masyarakat juga diharapkan memperoleh kepastian mengenai tarif yang harus dibayarkan ketika menggunakan jasa parkir di tepi jalan umum.

“Kita harapkan dengan terbitnya Perwako Nomor 54 Tahun 2026 ini, seluruh pihak yang terlibat memahami hak dan kewajibannya masing-masing.

Dengan demikian, sistem pengelolaan parkir dapat berjalan lebih tertib, memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, serta berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” pungkasnya.

Dengan adanya aturan baru ini, masyarakat Sungai Penuh perlu mengetahui tarif resmi sekaligus memastikan pembayaran parkir disertai karcis. Bagi pemerintah daerah, penataan tersebut diharapkan dapat menekan potensi pungutan yang tidak sesuai ketentuan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan parkir di kawasan perkotaan.(*)

Siap Kibarkan Bendera Merah Putih, 30 Paskibraka Sungai Penuh Dikukuhkan Walikota Alfin

SUNGAIPENUH– Sebanyak 30 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Sungai Penuh Tahun 2026 yang akan mengibarkan bendera merah putih pada HUT RI ke-81 di kukuhkan pada Sabtu (15/08/2026) di Gedung Nasional Kota Sungai Penuh.

Puluhan pelajar tersebut siap menjalankan tugas pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Sebanyak 30 anggota Paskibraka terdiri dari 16 putra dan 14 putri. Mereka akan mengibarkan dan menurunkan Bendera Merah Putih pada upacara tingkat Kota Sungai Penuh di Lapangan Merdeka.

Wali Kota Alfin mengukuhkan seluruh anggota setelah mereka mengikuti rangkaian seleksi, pembinaan, pendidikan, serta latihan fisik dan mental.

Baca Juga: UPDATE Gempa M7,7 NTT: Korban Jiwa 51 Orang, 64 Luka Berat, Status Darurat Berlaku

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat. Seluruh anggota mengucapkan Ikrar Putera Indonesia. Wali Kota Alfin kemudian membacakan pernyataan pengukuhan.

Alfin bersama perwakilan anggota Paskibraka melanjutkan prosesi dengan pemasangan kendit dan penyematan lencana tanda pengukuhan.

Wali Kota Alfin mengapresiasi perjuangan para anggota Paskibraka selama mengikuti seluruh tahapan persiapan.

Baca Juga: 2 Korban Hilang Perahu Karam di Sungai Batanghari Tebo Ditemukan

Ia meminta mereka menjalankan tugas dengan disiplin, tanggung jawab, dan semangat patriotisme.

«“Saudara-saudara adalah putra-putri pilihan Kota Sungai Penuh yang akan mengemban tugas mulia pada upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan jiwa patriotisme. Kibarkan Bendera Merah Putih dengan penuh kebanggaan dan kehormatan,” ujar Alfin.»

Alfin juga meminta para anggota menjaga nama baik diri, keluarga, dan Kota Sungai Penuh selama menjalankan tugas.

Baca Juga: 2 Korban Hilang Perahu Karam di Sungai Batanghari Tebo Ditemukan

Pada Senin, 17 Agustus 2026, seluruh anggota Paskibraka akan menjalankan tugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Merdeka Kota Sungai Penuh.

Acara pengukuhan berakhir dengan doa bersama. Para pejabat dan orang tua kemudian memberikan ucapan selamat kepada seluruh anggota Paskibraka.

Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, Ketua DPRD Hutri Randa, S.Sos., M.M., Sekda Alpian, S.E., M.M., unsur Forkopimda, anggota DPRD, kepala OPD, Ketua TP PKK, Ketua GOW, Ketua DWP, Ketua PIAD, serta para orang tua turut menghadiri acara tersebut. (Adz)

Apel Renungan Suci Pemkot Sungai Penuh dan Pemkab Kerinci, Peringati HUT RI ke 81 Berlangsung Khidmat di TMP Semumu

Apel Renungan Suci Pemkot Sungai Penuh dan Pemkab Kerinci, Peringati HUT RI ke 81 Berlangsung Khidmat di TMP Semumu.(Ist)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM — Pemerintah Kota Sungai Penuh bersama Pemerintah Kabupaten Kerinci menggelar Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bhakti Semumu, Minggu (16/8) tepat pukul 00.00 WIB.

Apel dipimpin langsung Kapolres Kerinci AKBP Ramadhanil, S.H., S.I.K., M.H. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, Bupati Kerinci Monadi, pimpinan DPRD, unsur Forkopimda, Sekda, kepala OPD, serta tamu undangan lainnya.

Pelaksanaan renungan suci berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa serta pengorbanan para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., mengatakan, renungan suci menjadi momentum penting untuk mengenang sekaligus memaknai kembali nilai-nilai perjuangan para pahlawan.

“Renungan suci ini menjadi momentum tepat bagi kita untuk memaknai nilai-nilai perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan. Semangat dan pengorbanan mereka harus menjadi inspirasi bagi kita untuk terus mengisi kemerdekaan dengan pembangunan dan pengabdian terbaik,” ujar Wako.(Ist)

Wawako Azhar Hamzah Ikuti Zoom Meeting Bersama Mendagri Bahas Program MBG

SUNGAI PENUH – Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, mengikuti rapat koordinasi melalui Zoom Meeting bersama Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Kamis (13/8/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan peran pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Rapat berlangsung serentak dan diikuti para gubernur, bupati, serta wali kota dari seluruh Indonesia. Di Kota Sungai Penuh, Azhar mengikuti kegiatan dari ruang kerjanya dengan didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat memantau sekaligus mengoptimalkan pelaksanaan MBG di daerah. Pemerintah mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis.

Azhar Hamzah mengatakan, MBG memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, terutama bagi kelompok penerima manfaat.

“Atas nama Pemerintah Kota Sungai Penuh, upaya yang dilakukan ini akan terus kami pantau sesuai dengan instruksi dan aturan yang telah diatur dalam Perpres. Kami akan memastikan pelaksanaannya berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Sungai Penuh,” ujar Azhar.

Menurut Azhar, pemerintah daerah perlu memastikan setiap tahapan pelaksanaan MBG berjalan sesuai kebijakan dan ketentuan yang berlaku. Karena itu, koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan perangkat terkait harus terus diperkuat.

Ia juga menekankan pentingnya pengawasan agar pelaksanaan program berjalan efektif dan tepat sasaran.

Pemerintah Kota Sungai Penuh, kata Azhar, siap memperkuat koordinasi serta melakukan pemantauan secara berkelanjutan untuk mendukung keberhasilan MBG di daerah.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, Pemkot Sungai Penuh berharap Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(Adz)

Sambut HUT RI ke-81, Direktur RSUD Mayjen H.A Thalib Bangkitkan Semangat Kebersamaan Seluruh Tenaga Kesehatan

dr. Rofi Irman, Sp.PD, FINASIM (Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Mayjen HA Thalib Sungai Penuh)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Dalam rangka menyambut Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Mayjen HA Thalib Sungai Penuh, dr. Rofi Irman, Sp.PD, FINASIM, menyampaikan pesan motivasi mendalam kepada seluruh jajaran Civitas Hospitalia RSU Mayjen H.A Thalib.

Dalam penyampaiannya, dr. Rofi Irman menegaskan pentingnya menjaga semangat persatuan, kebersamaan, dan dedikasi tinggi dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat Kota Sungai Penuh dan sekitarnya.

dr Rofi menekankan bahwa setiap elemen rumah sakit—mulai dari dokter, perawat, apoteker, tenaga kesehatan (nakes) lainnya, hingga staf pendukung non-medis—memiliki peran yang sama pentingnya dalam rantai pelayanan kesehatan.

Baca Juga: Satu Lagi Prestasi Nasional, Wali Kota Sungai Penuh Terima Penghargaan dan Insentif Rp1,5 Miliar dari Kemendagri

"Tidak ada perbedaan dalam komitmen kita untuk melayani. Baik dokter, perawat, apoteker, nakes, maupun jajaran manajemen dan staf pendukung, semuanya memiliki posisi yang sama dan setara dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang bermutu. Kita semua adalah satu tim," tegas dr. Rofi Irman.

Lebih lanjut, dirinya mengajak seluruh karyawan RSU Mayjen H.A Thalib untuk menjadikan momen Hari Kemerdekaan RI ke-81 ini sebagai pengingat untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas diri. Semangat perjuangan para pahlawan bangsa harus ditransformasikan menjadi semangat melayani pasien dengan penuh empati, profesionalisme, dan ketulusan hati.

Baca Juga: Peringati HUT Ke-81 RI, Kajari Sungai Penuh Ajak Jajaran Teladani Perjuangan Pahlawan dan Tegakkan Hukum Seadil-adilnya

"Mari kita jaga terus semangat untuk melakukan yang terbaik setiap harinya. Kemerdekaan yang kita nikmati saat ini harus diisi dengan kerja keras, integritas, dan pengabdian tanpa batas untuk kesehatan masyarakat," pungkasnya.

Pesan motivasi ini disambut hangat oleh segenap staf dan tenaga medis RSU Mayjen HA Thalib Sungai Penuh, sebagai dorongan positif untuk terus memperkuat sinergi dalam memberikan pelayanan yang optimal, ramah, dan profesional bagi masyarakat.(Ali/Merdekapost)

Satu Lagi Prestasi Nasional, Wali Kota Sungai Penuh Terima Penghargaan dan Insentif Rp1,5 Miliar dari Kemendagri

Satu Lagi Prestasi Nasional, Wali Kota Sungai Penuh Terima Penghargaan dan Insentif Rp1,5 Miliar dari Kemendagri.(Doc: Istimewa)

SUNGAI PENUH — Pemerintah Kota Sungai Penuh kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Wali Kota Sungai Penuh menerima Penghargaan Apresiasi Bagi Pemerintah Daerah Berprestasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut diraih untuk Kategori Akses Penduduk Terhadap Layanan Pendidikan, yang disertai dengan alokasi dana insentif sebesar Rp1,5 Miliar.

Penyerahan penghargaan dan secara simbolis dilakukan oleh Menko Polkam RI, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, dalam sebuah acara apresiasi nasional yang dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah dari seluruh Indonesia.

Pencapaian ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas akses layanan pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat di Kota Sungai Penuh.

Wali Kota menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya tenaga pendidik dan instansi terkait, atas kerja keras dan sinergi yang terus dibangun demi kemajuan dunia pendidikan di Kota Sungai Penuh.(Adz)

Pendapatan Daerah Naik 5 Milyar, Wawako Azhar Hamzah Sampaikan Pengantar Perubahan KUA-PPAS APBD Sungai Penuh 2026

Pendapatan Daerah Naik 5 Milyar, Wawako Azhar Hamzah Sampaikan Pengantar Perubahan KUA-PPAS APBD Sungai Penuh 2026, Rabu (12/08). (Adz/Merdekapost)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, menyampaikan Pengantar Wali Kota Alfin, S.H terkait Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Rancangan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Sungai Penuh, Rabu (12/8/2026).

Rapat tersebut dihadiri Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa, S.Sos., M.M., Wakil Ketua DPRD Hardizal, S.Sos., M.H., Wakil Ketua DPRD Emrizal, S.Pt., serta anggota DPRD Kota Sungai Penuh.

Sesuaikan Anggaran dengan Kondisi Keuangan Daerah

Azhar Hamzah menjelaskan, perubahan KUA dan PPAS merupakan tindak lanjut Perubahan RKPD Kota Sungai Penuh Tahun 2026 yang ditetapkan melalui Peraturan Wali Kota Sungai Penuh Nomor 52 Tahun 2026 pada 28 Juli 2026.

Pemerintah Kota Sungai Penuh menyesuaikan kebijakan anggaran dengan perkembangan kondisi keuangan daerah, terutama proyeksi pendapatan, alokasi belanja, pembiayaan, serta sejumlah pergeseran anggaran.

Baca Juga:

Sambut HUT RI ke-81, Bandara Depati Parbo Kerinci Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Donor Darah

Kasasi Ditolak Kasus Perusakan Bollard, Fahrudin Akan Laporkan Dinas PUPR Kota Sungai Penuh ke Ombudsman

Petani di Sungai Deras Kerinci Jadi Korban KDRT, Luka Robek Dikepala, Suami Ditemukan Meninggal di Pohon Cengkeh

Pemkot juga menyesuaikan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025 berdasarkan hasil pemeriksaan BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi sebesar Rp936.681.841,13 untuk digunakan pada Tahun Anggaran 2026.

Pendapatan Daerah Naik Rp5 Miliar

Dalam rancangan perubahan KUA dan PPAS, pendapatan daerah naik dari Rp696,94 miliar menjadi Rp701,97 miliar.

Pendapatan tersebut terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah.

PAD meningkat dari Rp105,17 miliar menjadi Rp105,85 miliar. Sementara pendapatan transfer naik dari Rp590,38 miliar menjadi Rp594,75 miliar.

Bacaan Lainnya:

Dorong Brand Pariwisata yang Berdaya Saing, Disparbud Kerinci Bekali 30 Tour Guide

Akhirnya NY (48) Warga Sungai Deras Kerinci Korban KDRT Meninggal Dunia, Menyusul Sang Suami yang Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh

Azhar mengatakan perubahan KUA dan PPAS menjadi langkah pemerintah daerah untuk menyesuaikan kebijakan penganggaran dengan kondisi keuangan dan kebutuhan pembangunan.

Pemerintah Kota Sungai Penuh bersama DPRD selanjutnya membahas rancangan tersebut dengan mengedepankan transparansi, akuntabilitas, serta kepentingan masyarakat.

Pemkot berkomitmen meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah agar kebijakan anggaran mampu mendukung pembangunan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(Adz)

Diduga Mengacak-acak Kelompok Tani, Dinas Pertanian Sungai Penuh dan Penyuluh Saling Lempar Tanggung Jawab

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Penyaluran bantuan dan program pertanian di Kota Sungai Penuh menuai sorotan tajam dari para petani. Pihak Dinas Pertanian Kota Sungai Penuh bersama oknum Penyuluh Pertanian diduga melakukan manipulasi data penerima manfaat .kelompok tani hingga mengalihkan alokasi program secara sepihak.

Praktik tersebut terungkap setelah sejumlah petani mengeluhkan adanya ketidaksesuaian antara usulan pengajuan dan penetapan penerima program. Kelompok Tani yang sejak awal mengajukan usulan bantuan justru gigit jari karena bantuan tersebut dialihkan dan diterima oleh kelompok tani lain yang diduga tidak mengajukan proposal sejak awal.

 Nama-nama petani aktif yang seharusnya menerima manfaat mendadak dihilangkan dari berkas dan digantikan oleh nama pihak lain.

Kondisi ini memicu keresahan mendalam di kalangan petani lokal yang merasa dirugikan atas hilangnya hak-hak bantuan pertanian mereka, seperti bibit, pupuk, maupun alsintan. Para petani juga menyayangkan sikap saling lempar tanggung jawab antara pihak dinas dan penyuluh lapangan ketika dikonfirmasi mengenai perbedaan data usulan dan data keputusan penerima.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Pertanian Kota Sungai Penuh, Suarman, belum memberikan penjelasan resmi mengenai kejanggalan dalam perubahan data penerima manfaat dan pengalihan alokasi program bantuan kelompok tani tersebut.

Masyarakat dan para petani mendesak Inspektorat serta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera menelusuri dugaan penyimpangan ini guna menjamin transparansi, keadilan, dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan pertanian di Kota Sungai Penuh.(Red)

Wawako Azhar Hadiri Penilaian Maladministrasi 2026, Pemkot Sungai Penuh Perkuat Pelayanan Publik

Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, menghadiri Entry Meeting Penilaian Maladministrasi Tahun 2026 yang diselenggarakan Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Jambi di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (29/7/2026).(Foto: Istimewa)

JAMBI, MERDEKAPOST.COM – Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, menghadiri Entry Meeting Penilaian Maladministrasi Tahun 2026 yang diselenggarakan Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Jambi di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah awal pelaksanaan Penilaian Maladministrasi Tahun 2026 sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ombudsman RI mengajak seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi Jambi menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta membangun sinergi untuk menghadirkan pelayanan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Penilaian maladministrasi berfokus pada upaya pencegahan praktik maladministrasi serta mendorong penyelenggaraan pelayanan publik yang semakin berkualitas. Melalui penilaian tersebut, setiap pemerintah daerah diharapkan terus melakukan pembenahan dan inovasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, mudah, dan responsif.

Wakil Wali Kota Azhar Hamzah menegaskan, Pemerintah Kota Sungai Penuh terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik melalui peningkatan kualitas pelayanan publik di seluruh perangkat daerah.

Menurutnya, penilaian maladministrasi tidak hanya menjadi sarana evaluasi, tetapi juga momentum untuk mempercepat perbaikan pelayanan yang lebih efektif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: Zahya Pelajar Asal Desa Baru Air Hangat Dikabarkan Hilang, Pamit Hendak Dekorasi ke Sekolah Sejak Senin

"Penilaian ini menjadi momentum bagi seluruh perangkat daerah untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menghadirkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat," ujar Azhar Hamzah.

Pemerintah Kota Sungai Penuh berkomitmen menjadikan hasil penilaian maladministrasi sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.

Melalui berbagai upaya perbaikan, Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap setiap layanan publik semakin efektif, responsif, dan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan melayani.(adz)

Jubir Laskar Gibran: Bukan Gagal, Kunjungan Wapres Gibran ke Sungai Penuh Di Jadwal Ulang



Jubir Laskar Gibran: Bukan Gagal, Kunjungan Wapres Gibran ke Sungai Penuh Di Jadwal Ulang

Jambi, Merdekapost.com - Dengan kunjungan kerja Wakil Presiden ke provinsi jambi tempo hari (16 Juli 2026) lalu, ternyata menjadi point daya tarik tersendiri bagi wakil Presiden Republik indonesia Gibran Rakabuming untuk tetap melakukan kunjungan kerja ke Kota Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci dan kabupaten Bungo yang sempat tertunda.

Untuk diketahui, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jambi pada Kamis, 16 Juli 2026 lalu. 

Beliau mendarat di Bandara Sultan Thaha Syaifuddin sekitar pukul 11.30 WIB dan melanjutkan serangkaian agenda peninjauan layanan publik serta infrastruktur strategis daerah.

Agenda Utama Kunjungan kerja Wapres Gibran berfokus pada sektor kesehatan, infrastruktur, dan penerimaan aspirasi masyarakat : 

BACA JUGA: Dampingi Wapres Gibran, Gubernur Al Haris Perjuangkan MRI Baru dan Tambahan Dokter Spesialis RSUD Raden Mattaher

Peninjauan RSUD Raden Mattaher: Wapres meninjau langsung fasilitas dan pelayanan kesehatan, menyapa pasien, dan berdialog dengan pihak manajemen rumah sakit terkait usulan penambahan dokter spesialis dan alat kesehatan baru. 

Makan Siang dan Dialog Mahasiswa: Selepas makan siang di kawasan Kota Baru, Wapres dicegat dan berdialog dengan perwakilan mahasiswa. Mahasiswa menyampaikan aspirasi terkait penyelamatan Kawasan Cagar Budaya Candi Muaro Jambi dari dampak stockpile batu bara.

Inspeksi Infrastruktur: Setelah agenda di rumah sakit dan makan siang, rombongan melanjutkan kunjungan untuk meninjau progres proyek Jalan Tol di daerah setempat.

Kunjungan ke Daerah lain Bukan Gagal Tapi Reschedule

Juru Bicara Relawan Laskar Gibran Nanda Hasvia, membenarkan bahwa Wapres Gibran atau akrab disapa mas Wapres sedang menjadwalkan ulang (Re-Shedule) untuk kegiatan kunker dibeberapa daerah seperti ke Kota Sungai penuh, Kabupaten Kerinci, Bungo dan Tebo yang sempat tertunda, bukan dibatalkan seperti kabar yang beredar luas di sosial media. 

Mas wapres ingin memastikan semua pembangunan merata di seluruh daerah di indonesia, dan mendengarkan langsung aspirasi masyarakat.

Menurut Nanda Hasvia, "ada beberapa titik yang menjadi perhatian mas Wapres untuk menggelar kunker yaitu di Kota sungai penuh, Kabupaten Bungo dan Kerinci, kemungkinan nanti kabupaten Tebo pun juga (Pasar tanjung Bajure, pasar bungur Bungo, proyek PSN, jembatan di desa sido mulyo tebo hilir hingga jalan padang lamo jalan penghubung Tebo ke Sumatera barat)". Pungkas Nanda.(Adz)

Safari Jumat di Dujung Sakti, Wako Sungai Penuh Alfin Serap Aspirasi Warga dan Serahkan CSR

 

Safari Jumat di Dujung Sakti, Wako Sungai Penuh Alfin Serap Aspirasi Warga dan Serahkan CSR di Masjid Nurul Huda, Desa Dujung Sakti, Kecamatan Koto Baru, Jumat (24/7) 

Sungai Penuh – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, kembali melaksanakan Safari Jumat di Masjid Nurul Huda, Desa Dujung Sakti, Kecamatan Koto Baru, Jumat (24/7). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda rutin Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

Kehadiran Wako Alfin disambut hangat oleh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat setempat. Suasana penuh kekeluargaan mewarnai rangkaian kegiatan yang diawali dengan pelaksanaan Salat Jumat berjamaah.

Dalam sambutannya, Wako Alfin menegaskan komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program pembangunan dan pelayanan publik yang berpihak kepada kepentingan warga.

“Melalui Safari Jumat ini, kami ingin mendengar langsung masukan dan harapan masyarakat, sehingga program pembangunan yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga,” ujar Alfin.

Ia menambahkan, Safari Jumat bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi wadah memperkuat komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat guna memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan berjalan tepat sasaran.

Usai Salat Jumat, kegiatan dilanjutkan dengan dialog bersama tokoh masyarakat dan jamaah Masjid Nurul Huda. Berbagai aspirasi yang disampaikan warga menjadi bahan masukan bagi Pemerintah Kota dalam menyusun program pembangunan ke depan.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Alfin juga menyerahkan bantuan sebesar Rp5 juta kepada Masjid Nurul Huda. Bantuan yang berasal dari dana CSR Bank 9 Jambi itu diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan dan peningkatan fasilitas masjid.

“Semoga bantuan ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya untuk mendukung pembangunan Masjid Nurul Huda, sehingga semakin nyaman digunakan masyarakat dalam beribadah,” tutupnya.(Adz)

Dihentikan! OPD Lingkup Pemkot Sungai Penuh Dilarang Merekrut Honorer Baru

ASN dan Honorer di Sungai Penuh.(ILustrasi)
SUNGAI PENUH - Dengan adanya Surat Edaran Wali Kota Nomor : 800/26/VII/2026/BKPSDM.2, tentang larangan pengangkatan tenaga NON ASN di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Maka dari itu, Pemerintah Kota Sungai Penuh menghentikan penerimaan pegawai honorer baru di lingkungan Pemkot Sungai Penuh.

Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkot Sungai Penuh dilarang menerbitkan Surat Keputusan (SK), surat perjanjian kerja bagi tenaga non ASN.

Baca Juga:

Divonis Seumur Hidup Kasus Pembunuhan Dosen di Bungo, Waldi Eks Polisi Ajukan Banding

Kebijakan ini telah diatur dalam Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (UU ASN) Nomor 20 Tahun 2023.

Ke depan hanya diakui dalam dua status, yakni Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Maka dengan ini ditegaskan kepada Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh sebagai berikut:

  1. Kepala Perangkat Daerah/Pejabat lainnya DILARANG untuk menerbitkan surat Keputusan Pengangkatan/surat Perjanjian kerja/sebutan lainnya bagi tenaga non ASN, termasuk honorer, tenaga sukarela dan sebutan lainnya untuk mengisi jabatan ASN dengan alasan apapun sejak tanggal 1 Januari 2026;
  2. Untuk tenaga lainnya seperti pengemudi, tenaga kebersihan dan satuan pengaman (satpam) dapat dilakukan melalui tenaga alih daya (Outsourcing) oleh pihak ketiga, dan status tenaga alih daya (Outsourcing) tersebut diatur sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
  3. Kepala perangkat daerah diharapkan untuk meneruskan dan memastikan surat edaran ini disampaikan keseluruh unit kerja dibawah koordinasinya;
  4. Bagi kepala Perangkat Daerah atau Pejabat lainnya yang tidak mengindahkan surat edaran ini dan tetap melakukan pengangkatan tenaga non ASN akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.(Red)


Utamakan Kesembuhan Pasien, Direktur RSU M.H.A Thalib dr. Rofi Imran Rutin Pantau Penanganan Medis

Direktur RSU MH Thalib, dr. Rofi Imran, turun langsung memastikan pelayanan medis serta memantau perkembangan kesehatan para pasien secara berkala.(Ist)

Merdekapost.com — Komitmen peningkatan kualitas pelayanan kesehatan terus ditunjukkan oleh jajaran pimpinan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mayjen H.A. Thalib Sungai Penuh. 

Direktur RSU MH Thalib, dr. Rofi Imran, turun langsung memastikan pelayanan medis serta memantau perkembangan kesehatan para pasien secara berkala.

Sikap kepedulian dr. Rofi Imran terhadap proses kesembuhan pasien menjadi perhatian mendasar dalam manajemen pelayanan rumah sakit tersebut. Kehadirannya di ruang-ruang perawatan merupakan bentuk pengawasan langsung untuk memastikan setiap pasien mendapatkan penanganan yang optimal, cepat, dan terukur.

Tidak hanya melakukan tinjauan di lapangan, arahan ketat terkait profesionalisme tenaga medis juga rutin disampaikan dalam setiap apel pagi jajaran RSU MH Thalib.

"Kesembuhan dan keselamatan pasien adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar. Seluruh jajaran, baik dokter, perawat, maupun tenaga pendukung, harus memberikan pelayanan terbaik. Jangan sampai ada yang lalai atau mengabaikan perawatan pasien sekecil apa pun," tegas dr. Rofi Imran saat memberikan arahan.

Langkah pengawasan melekat dan penegakan kedisiplinan ini diharapkan dapat terus meningkatkan mutu pelayanan RSU MH Thalib, sehingga masyarakat Kota Sungai Penuh dan sekitarnya merasa aman, nyaman, serta melayani dengan rasa empati yang tinggi saat membutuhkan perawatan medis.(red)

Pemkot Sungai Penuh Ajak Warga Nobar FINAL PIALA DUNIA 2026: Spanyol Vs Argentina


Sungai Penuh - Pemkot Sungai Penuh Ajak Warga Nobar FINAL PIALA DUNIA 2026. Spanyol  Vs Argentina 

Mari ramaikan dan semarakkan Nonton Bareng Final Pesta Bola Dunia 2026 bersama Keluarga, Teman dan Pecinta Bola

Spanyol vs Argentina

🕘 Start Nobar: Pukul 21.00 WIB

⚽ Kick Off: Senin, 20 Juli 2026 Pukul 02.00 WIB

📍 Taman Tugu 17 Kota Sungai Penuh

Ayo ajak keluarga, sahabat, dan tetangga untuk menikmati pertandingan final dalam suasana yang aman, nyaman, dan penuh kebersamaan.

Mari kita dukung tim favorit dengan semangat sportivitas serta bersama-sama menjaga ketertiban, kebersihan, dan keamanan selama kegiatan berlangsung.

Datang dengan semangat membara, pulang dengan damai. Sampai jumpa di lokasi!

Wabup Murison dan Isteri Tampil di Fashion Show Batik, Dukung Promosi Budaya Jambi

 

Wabup Murison dan Isteri Tampil di Fashion Show Batik, Dukung Promosi Budaya Jambi.(MPCom)

Sungai Penuh – Wakil Bupati Kerinci, H. Murison, S.Pd, S.Sos, M.Si, menghadiri pembukaan Pekan Budaya & Pariwisata “Menjaga Warisan Budaya, Menjemput Sungai Penuh Juara” yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Sungai Penuh di Taman Mini Melayu Jambi (Arena Eks MTQ), Jumat (17/7/2026) malam. Kegiatan tersebut merupakan agenda promosi tahunan resmi Pemerintah Provinsi Jambi yang bertujuan mendukung perlindungan, pelestarian, pengembangan, dan promosi kebudayaan, pariwisata, ekonomi kreatif, serta UMKM.

Kehadiran Wakil Bupati Kerinci pada kegiatan tersebut menunjukkan dukungan Pemerintah Kabupaten Kerinci terhadap upaya memperkuat identitas budaya daerah sekaligus mendorong sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Wabup Murison menyampaikan bahwa Pekan Budaya dan Pariwisata merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga serta melestarikan warisan budaya yang dimiliki daerah, sekaligus menjadi media efektif untuk memperkenalkan berbagai potensi wisata dan produk ekonomi kreatif kepada masyarakat luas.

Baca Juga: Pemantapan Kepemimpinan Daerah, Bupati Kerinci Monadi Ikuti KPPD III Lemhannas RI

“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen bersama dalam melestarikan warisan budaya, mempromosikan potensi pariwisata, serta memperkuat ekonomi kreatif sebagai bagian dari upaya mendorong kemajuan daerah,” ujar Wabup Murison.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Kerinci juga turut ambil bagian dalam fashion show batik daerah bersama Gubernur Jambi serta para kepala daerah se-Provinsi Jambi. Penampilan tersebut menjadi simbol dukungan terhadap promosi budaya lokal, karya para perajin, serta kekayaan tradisi yang menjadi kebanggaan masyarakat Jambi.

Menurut Wabup Murison, penggunaan batik daerah dalam ajang tersebut bukan sekadar menampilkan keindahan busana, tetapi juga menjadi bentuk nyata apresiasi terhadap pelaku industri kreatif sekaligus memperkuat kecintaan masyarakat terhadap produk budaya lokal.

Ia berharap penyelenggaraan Pekan Budaya dan Pariwisata dapat terus menjadi wadah mempererat sinergi antar pemerintah daerah dalam memajukan sektor budaya dan pariwisata di Provinsi Jambi.

“Semoga Pekan Budaya & Pariwisata ini semakin memperkuat sinergi antar daerah, memperkenalkan pesona budaya dan wisata kepada masyarakat luas, serta memberikan manfaat bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” harapnya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kerinci menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program yang berorientasi pada pelestarian budaya, pengembangan destinasi wisata, pemberdayaan UMKM, serta peningkatan ekonomi kreatif sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan.(Adz)

Kasus Dugaan Asusila Sempat Heboh, Sekdes Koto Renah Kembali Aktif, Kok Bisa Gitu ya?

Sungai Penuh – Mantan Sekretaris Desa (Sekdes) Koto Renah, Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh, berinisial E, kembali aktif sebagai perangkat desa. Kondisi tersebut kembali memantik sorotan publik karena E sebelumnya sempat dilaporkan ke Polres Kerinci atas dugaan tindak pidana asusila terhadap seorang perempuan penyandang disabilitas berusia 19 tahun.

Kasus tersebut sempat menjadi perhatian masyarakat pada akhir September 2025. Namun hingga kini, perkembangan penanganan perkara itu belum banyak diketahui publik sehingga memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat.

Sorotan semakin menguat setelah E diketahui kembali bertugas di Pemerintah Desa Koto Renah. Sebagian warga mempertanyakan dasar pengaktifan kembali yang bersangkutan, mengingat kasus tersebut pernah menyita perhatian publik.

Kepala Desa Koto Renah saat dikonfirmasi di ruang kerjanya pada Senin (29/6/2026) membenarkan bahwa E telah kembali bekerja sebagai perangkat desa.

Menurut Kades, E kembali aktif karena dugaan tindak pidana asusila yang dilaporkan terhadapnya dinilai tidak terbukti secara hukum.

“Oknum mantan Sekdes ini diduga tidak terbukti melakukan tindak pidana dugaan asusila tersebut. Karena itu, yang bersangkutan kembali aktif sebagai staf Pemerintah Desa Koto Renah setelah sebelumnya mengambil cuti selama menjalani pemeriksaan di Polres Kerinci,” ujar Kades.

Kades jua menjelaskan bahwa E tidak lagi menjabat sebagai Sekretaris Desa. Jabatan tersebut telah di-rolling, sehingga kini E menempati posisi sebagai Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan Desa Koto Renah.

Meski demikian, kembalinya E ke lingkungan pemerintahan desa tetap memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat. Publik berharap adanya keterbukaan dari aparat penegak hukum terkait status penanganan perkara tersebut agar tidak menimbulkan spekulasi serta memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak.(Red)

Kepercayaan Publik Meningkat, RSUD Mayjen H.A Thalib Sungai Penuh Kembali Dipadati Pasien

Dampak dari Kepercayaan Publik yang mulai Meningkat, RSUD Mayjen H.A Thalib Sungai Penuh Kembali Dipadati Pasien.(Adz/Mpc)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Upaya pembenahan dan transformasi pelayanan yang terus digalakkan oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mayjen H.A. Thalib Kota Sungai Penuh di bawah kepemimpinan Direktur dr. Rofi Irman, Sp.PD., FINASIM mulai membuahkan hasil yang nyata. Akhir-akhir ini, rumah sakit milik Pemerintah Kota Sungai Penuh tersebut kembali dipadati oleh pasien yang datang untuk berobat.

Lonjakan kunjungan pasien ini dinilai sebagai sinyal positif sekaligus bukti nyata bahwa kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan medis di RSUD Mayjen H.A. Thalib kini semakin meningkat dan bangkit kembali.

Komitmen Peningkatan Pelayanan

Di bawah manajemen dr. Rofi Irman, RSUD Mayjen H.A. Thalib secara konsisten melakukan berbagai langkah strategis demi memberikan pengalaman berobat yang prima bagi masyarakat Kota Sungai Penuh dan sekitarnya. Terdapat empat pilar utama yang menjadi fokus pembenahan rumah sakit saat ini:

Pelayanan Semakin Cepat: Pemangkasan birokrasi dan optimalisasi alur pendaftaran serta penanganan medis guna mengurangi waktu tunggu pasien.

Dokter & Perawat Profesional: Peningkatan kompetensi serta kesiapsiagaan tenaga medis dalam melayani pasien dengan ramah dan responsif.

Fasilitas Terus Ditingkatkan: Pembaruan sarana dan prasarana penunjang medis agar sesuai dengan standar pelayanan kesehatan yang modern.

Kepuasan Pasien Makin Tinggi: Menjadikan kenyamanan dan keselamatan pasien sebagai prioritas utama dalam setiap aspek pelayanan.

Sinyal Positif Kebangkitan Rumah Sakit

Masyarakat yang sempat beralih ke fasilitas kesehatan lain kini mulai kembali mempercayakan kesehatannya di RSUD Mayjen H.A. Thalib. Suasana ruang tunggu dan poliklinik yang kembali ramai menjadi indikator kuat bahwa program pembenahan internal yang dilakukan pihak manajemen berjalan di jalur yang benar.

"Lonjakan kunjungan pasien ini adalah sebuah sinyal positif kebangkitan RSUD MHA Thalib Sungai Penuh. Ini merupakan bentuk amanah dan kepercayaan publik yang harus terus kami jaga dan tingkatkan," ujar perwakilan manajemen.

Dengan komitmen yang kuat serta kepemimpinan yang adaptif, RSUD Mayjen H.A. Thalib optimis dapat terus bertransformasi menjadi pusat layanan kesehatan rujukan yang andal, profesional, dan dicintai oleh masyarakat.(Ali)

Perkuat Tata Kelola Keuangan dan Upaya Penyelamatan Aset Daerah, BKAD dan Kejari Sungai Penuh Jalin Kerjasama

Plt BKAD Kota Sungai Penuh Reno Harjoni (Kiri) dan Kajari Sungai Penuh Romi Harianto (Kanan). (Dok/Instagram)

SUNGAIPENUH - Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Sungai Penuh menjalin kerjasama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungai Penuh terkait pengelolaan keuangan daerah. 

Kedua instansi menandatangani Kesepakatan Bersama di Kantor Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Selasa (7/7/2026).

Kepala Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Robi Harianto S., S.H., M.H., menandatangani dokumen tersebut bersama Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BKAD Kota Sungai Penuh, Reno Hanjoni, S.E., M.M.

Dilansir dari laman Instagram Kejari Sungai Penuh, pemandangan bersama ini turut dihadiri Kepala Seksi Persata dan Usaha Negara (Datun) Suryadi, SH, MH, dan jajaran.

Baca Juga: Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Sungai Penuh, Wawako Azhar Hadiri Rakor Upaya Penanggulangan Gank Motor

Melalui kerja sama itu, Kejari Sungai Penuh akan memberikan pendampingan dan dukungan hukum sesuai kewenangannya. Dukungan itu ditujukan kepada BKAD dalam menjalankan tugas pengelolaan keuangan dan aset daerah.

Selain itu, Kejari dan BKAD Kota Sungai Penuh berkomitmen membangun hubungan kelembagaan yang lebih erat. Dengan adanya komitmen ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memberikan kepastian hukum dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.

Kesepakatan ini menjadi langkah nyata untuk memperkuat koordinasi antarlembaga. Adapun fokus kerja sama meliputi bidang hukum perdata dan tata usaha negara. (*Red)

Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Sungai Penuh, Wawako Azhar Hadiri Rakor Upaya Penanggulangan Gank Motor

Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Gank Motor di wilayah hukum Provinsi Jambi, Rabu (8/7/2026).(Ist)

SUNGAI PENUH – Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Gank Motor di wilayah hukum Provinsi Jambi, Rabu (8/7/2026).

Kapolda Jambi memimpin rakor secara virtual melalui Zoom Meeting. Seluruh kepala daerah, jajaran Polres se-Provinsi Jambi, serta instansi terkait mengikuti rapat tersebut untuk memperkuat koordinasi dalam mencegah aksi gank motor yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Untuk wilayah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci, peserta mengikuti rakor dari Aula Mapolres Kerinci. Wakapolres Kerinci Gumantar Aritonang, para kepala satuan Polres Kerinci, Staf Ahli Bupati Kerinci, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga hadir dalam kegiatan itu.

Rakor tersebut menjadi langkah nyata memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan seluruh pemangku kepentingan. Upaya bersama ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia yang menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjaga keamanan dan menegakkan hukum.

Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan rakor tersebut. Menurutnya, kerja sama semua pihak menjadi faktor penting untuk mencegah berkembangnya aksi gank motor yang meresahkan masyarakat.

 "Kami mengapresiasi pelaksanaan rakor ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan seluruh pemangku kepentingan. Penanganan gank motor membutuhkan sinergi dan peran aktif semua pihak, termasuk masyarakat," kata Azhar.

Azhar menegaskan, Pemerintah Kota Sungai Penuh terus mendukung berbagai langkah pencegahan. Pemerintah memperkuat pembinaan generasi muda, meningkatkan pendidikan karakter, serta menumbuhkan kesadaran hukum di tengah masyarakat.

 "Dengan kolaborasi yang kuat, kami berharap Kota Sungai Penuh tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat," tutupnya. (Adz)

Monadi Dianugerahi Gelar Adat 'Depati Sinaro Bumi Sakti' dari Tanah Mendapo Sungai Penuh

Dari Tanah Mendapo Sungai Penuh, Monadi Dianugerahi Gelar Adat 'Depati Sinaro Bumi Sakti'

SUNGAI PENUH – Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., resmi dianugerahi gelar adat kehormatan Depati Sinaro Bumi Sakti oleh Lembaga Kerapatan Adat Enam Luhah Sungai Penuh dalam prosesi Kenduri Sko yang berlangsung di Tanah Mendapo, Kota Sungai Penuh, Sabtu (4/7/2026).

Penganugerahan gelar tersebut menjadi bentuk penghormatan dan kepercayaan masyarakat adat kepada para pemimpin yang dinilai memiliki komitmen kuat dalam menjaga nilai-nilai adat dan budaya, sekaligus mendukung pembangunan daerah yang tetap berpijak pada kearifan lokal.

Selain Bupati Kerinci Monadi, Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh, Alpian, juga menerima gelar adat Depati Setyo Negroi Tanoh Sunge Pnoh. Sementara itu, Gubernur Jambi, Al Haris, dianugerahi gelar Depati Amanah Negroi Tanoh Sunge Pnoh, dan Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, menerima gelar kehormatan Depati Susun Negroi Tanoh Sunge Pnoh.

Saat dihubungi, Bupati Monadi mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh lembaga adat.

“Ini merupakan sebuah kehormatan yang sarat makna dan menjadi wujud penghormatan terhadap nilai-nilai adat serta budaya Kerinci dan Sungai Penuh. Gelar ini bukan hanya penghargaan bagi pribadi, tetapi juga amanah untuk terus menjaga dan memuliakan adat istiadat sebagai jati diri masyarakat,” ujar Monadi.

Menurutnya, penganugerahan gelar adat tersebut menjadi penyemangat untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah, ninik mamak, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun Kerinci dan Sungai Penuh yang maju tanpa meninggalkan akar budaya dan nilai-nilai kearifan lokal.

“Adat dipakai baru, pusako dipakai usang. Budaya dijunjung, persatuan diperkuat, demi Kerinci dan Sungai Penuh yang semakin berdaya dan bermartabat,” pungkasnya.(adz)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs