Jelang Ramadhan, Bapanas & Pemkot Sungai Penuh Cek Pasar dan Harga Pangan

Jelang Ramadhan, Wawako Azhar Hamzah dampingi Bapanas Cek Pasar dan Harga Pangan.(adz)

SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) meninjau harga dan ketersediaan bahan pangan di Pasar Tanjung Bajure dan Pasar Beras, Sabtu (14/2/2026), guna memastikan stabilitas harga menjelang Ramadhan.

Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah mendampingi langsung kunjungan kerja Direktur Keanekaragaman Konsumsi Pangan Bapanas, Rina Syawal, bersama Satgas Pangan. Pemkot menegaskan komitmennya menjaga pasokan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok masyarakat.

Sebelum peninjauan pasar, rombongan mengikuti kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Gedung Nasional Kota Sungai Penuh sebagai upaya membantu warga memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau.

Peninjauan difokuskan pada komoditas strategis seperti cabai, bawang, beras, dan minyak goreng. Wakil Wali Kota berdialog langsung dengan pedagang untuk memastikan pasokan aman serta mencegah lonjakan harga.

Baca Juga:

Jelang Ramadhan, Satreskrim Polres Kerinci Ambil Langkah Proaktif Pastikan Stabilitas Harga dan Stok Bahan Pokok

Pangan Murah di Sungai Penuh Langkah Nyata Pemkot Bantu Kebutuhan Pokok Masyarakat dengan Harga Terjangkau

Hasil pemantauan menunjukkan harga pangan di Kota Sungai Penuh relatif stabil. Pemerintah daerah mengapresiasi pedagang yang tetap menjaga harga wajar di tengah meningkatnya permintaan jelang Ramadhan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh Alfian, Asisten II Bidang Perekonomian Setda Nasran, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Johansyah, Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Suarman, Kabag Perekonomian Rozalek, jajaran OPD terkait, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Sungai Penuh, serta perwakilan Bulog dan aparat keamanan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan koordinasi lintas sektor bersama Bapanas dan instansi terkait guna memperkuat pengendalian inflasi serta menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan di Kota Sungai Penuh.(Adz)

Pangan Murah di Sungai Penuh Langkah Nyata Pemkot Bantu Kebutuhan Pokok Masyarakat dengan Harga Terjangkau

Pangan Murah di Sungai Penuh Langkah Nyata Pemkot Bantu Kebutuhan Pokok Masyarakat dengan Harga Terjangkau.(adz)

Sungai Penuh, Merdekapost.com – Pemerintah Kota Sungai Penuh menggelar Gerakan Pangan Murah di depan Gedung Nasional Sungai Penuh, Sabtu (14/2/2026). Pemerintah menginisiasi kegiatan ini untuk menjaga ketersediaan pasokan dan menekan gejolak harga pangan menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, bersama Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah Alpian, Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh, serta jajaran kepala OPD menghadiri langsung kegiatan tersebut. Pemerintah pusat dan provinsi turut mendukung pelaksanaan acara ini melalui kehadiran perwakilan Badan Pangan Nasional, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Satgas Pangan, dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Sungai Penuh.

Dalam rangkaian kegiatan, Wali Kota Alfin memimpin pertemuan koordinasi bersama Badan Pangan Nasional, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi, dan Satgas Pangan. Pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga ketersediaan bahan pokok serta memastikan stabilitas harga menjelang Ramadhan.

Melalui Gerakan Pangan Murah, masyarakat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Pemerintah menyediakan beras, gula pasir, bawang merah, dan telur ayam dengan harga subsidi, antara lain gula pasir Rp17.500 per kilogram, beras Rp60.000 per karung, bawang merah Rp25.000 per kilogram, serta telur ayam Rp50.000 per papan.

Baca Juga: Jelang Ramadhan, Satreskrim Polres Kerinci Ambil Langkah Proaktif Pastikan Stabilitas Harga dan Stok Bahan Pokok

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Sungai Penuh menyampaikan apresiasi kepada Badan Pangan Nasional, Pemerintah Provinsi Jambi, Satgas Pangan, serta seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah menjadi langkah nyata pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Wali Kota juga menilai kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah mampu menjaga stabilitas pasokan serta mengendalikan harga pangan di Kota Sungai Penuh. Ia turut mengapresiasi panitia dan seluruh pihak atas terselenggaranya kegiatan secara tertib dan lancar.

Ke depan, Wali Kota berharap pemerintah dapat terus melaksanakan program serupa secara berkelanjutan, terutama menjelang momentum penting seperti bulan suci Ramadhan, agar masyarakat merasakan langsung manfaat kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan dan daya beli.(adz)

Jemput Bola, Wako Alfin Temui BWS VI dan Balai Bina Marga, Ajukan Lanjutan Normalisasi Sungai dan Peningkatan Jalan

Wako Alfin Jemput Bola Temui BWS VI dan Balai Bina Marga, Ajukan Lanjutan Normalisasi Sungai dan Peningkatan Jalan.(ist)

Merdekapost.com – Komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam menuntaskan persoalan banjir dan infrastruktur terus diperkuat. Wali Kota Sungai Penuh Alfin, bersama tim Dinas PUPR Kota Sungai Penuh, melakukan kunjungan kerja ke Balai Wilayah Sungai (BWS) VI dan Balai Wilayah Bina Marga di Jambi, Kamis (5/2/2026).

Kedatangan Wali Kota Alfin disambut langsung oleh Kepala Balai beserta jajaran. Kunjungan tersebut menjadi langkah awal Pemkot Sungai Penuh dalam mengajukan kelanjutan normalisasi sungai, sekaligus peningkatan dan perbaikan jalan yang dinilai strategis bagi masyarakat.

Baca Juga: Bupati Monadi Lantik Enam Pejabat Eselon II Pemkab Kerinci, Ini Nama-namanya

Wali Kota Alfin menyampaikan apresiasi atas dukungan Balai Wilayah Sungai VI yang telah melakukan normalisasi pada sungai-sungai utama di Kota Sungai Penuh.

“Normalisasi Sungai Batang Merao, Batang Bungkal, dan Air Sempit hingga hari ini telah berjalan sepanjang lebih dari 19 ribu meter atau 19 kilometer. Dampaknya sudah sangat dirasakan masyarakat,” ujar Alfin.

Menurutnya, Pemerintah Kota Sungai Penuh memastikan kelanjutan normalisasi pada tahun 2026 sepanjang lebih dari 11 ribu meter atau 11 kilometer, mengingat manfaat besar yang telah dirasakan warga di sepanjang aliran sungai.

Baca Juga: DPW Tani Merdeka Jambi Audiensi dengan Wamentan RI, Bawa Aspirasi Petani ke Pusat

“Banjir saat musim hujan mulai berkurang. Bahkan sawah yang lebih dari 30 tahun tidak digarap, kini kembali diolah sejak tahun 2025,” jelasnya.

Tak hanya itu, Wali Kota Alfin juga menyampaikan terima kasih kepada Balai Wilayah Bina Marga atas pembangunan Jalan Tanjung Rawang dan Jalan Muara Jaya yang telah membuka akses antarwilayah.

Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur jalan tidak hanya berdampak pada ekonomi dan pertanian, tetapi juga memperkuat konektivitas antar kecamatan di wilayah Kota Sungai Penuh.

“Akses jalan ini membuka keterisolasian wilayah dan menghubungkan beberapa kecamatan. Harapan masyarakat tentu agar program ini dapat dilanjutkan pada tahun 2026,” pungkasnya.

Pemkot Sungai Penuh menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat demi pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.(adz)

Ini 5 Pejabat Eselon II Pemkot Sungai Penuh yang Kena Nonjob karena Merger OPD

PELANTIKAN - Wawako Sungai Penuh, Azhar Hamzah, melantik, mengukuhkan, dan mengambil sumpah jabatan 144 pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh, Sabtu (31/1/2026) malam. Namun, lima pejabat terpaksa di-nonjob-kan.(ist) 

SUNGAI PENUH - Sebanyak 144 pejabat eselon II, eselon III, dan eselon IV dilantik Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah.

Namun, karena ada penggabungan atau merger organisasi perangkat daerah (OPD), lima pejabat terpaksa kena nonjob atau tidak memiliki jabatan.

Wawako secara resmi melantik, mengukuhkan, sekaligus mengambil sumpah jabatan pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh pada Sabtu (31/1/2026) malam.

Sebanyak 144 pejabat mengikuti pelantikan tersebut, terdiri atas 9 pejabat eselon II, 63 pejabat eselon III, dan 72 pejabat eselon IV.

Baca Juga: Dilantik Malam Tadi, Ini Nama Pejabat Eselon II, III dan IV Sungai Penuh yang Dilantik Wawako Azhar Hamzah

Pelantikan ini dilakukan sebagai bagian dari langkah penyegaran birokrasi serta upaya meningkatkan kinerja aparatur sipil negara guna menunjang percepatan pembangunan dan optimalisasi pelayanan publik di Kota Sungai Penuh.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Azhar Hamzah menegaskan bahwa pelantikan tidak hanya dimaknai sebagai pergeseran jabatan semata, melainkan sebagai bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab yang harus dijalankan dengan penuh profesionalisme dan integritas.

“Saya berharap para pejabat yang dilantik dapat bekerja secara profesional, loyal, dan berintegritas.

"Jabatan ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan Kota Sungai Penuh dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Wawako Azhar Hamzah.

Ia juga mengingatkan agar seluruh pejabat yang baru dilantik mampu menyesuaikan diri dengan dinamika pemerintahan, meningkatkan kinerja organisasi perangkat daerah, serta memperkuat sinergi dalam rangka mewujudkan visi pembangunan daerah.

Acara pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Alpian, para asisten, kepala OPD, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Berdasarkan data yang diperoleh, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) akan dilebur dalam rangka penataan struktur pemerintahan.

Beberapa dinas yang direncanakan mengalami penggabungan antara lain Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) yang akan disatukan dengan Dinas Pariwisata, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan yang dilebur ke dalam Dinas Pertanian.


Selain itu, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Diaperkim) akan digabung dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Balitbangda yang direncanakan menyatu dengan Bappeda.

Sementara itu, Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) juga akan disederhanakan strukturnya menjadi dua instansi, salah satunya adalah Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Daftar 5 Pejabat Pemkot Sungai Penuh Di-nonjob-kan

Berikut Daftar Pejabat Nonjob karena Penggabungan OPD di jajaran Pemkot Sungai Penuh.

  1. Safrizal, sebelumnya  Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan.
  2. Khaidirman, sebelumnya Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga.
  3. Boby Arisandi, sebelumnya Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
  4. Khalik Munawar, sebelumnya Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman.
  5. Damhar, sebelumnya Kepala Badan Ketahanan Pangan

(Aldie Prasetya | adz )

Dilantik Malam Tadi, Ini Nama Pejabat Eselon II, III dan IV Sungai Penuh yang Dilantik Wawako Azhar Hamzah

Wawako Sungai Penuh Azhar Hamzah saat melantik dan mengukuhkan 144 pejabat Pemkot yang  terdiri atas 9 pejabat eselon II, 63 pejabat eselon III, dan 72 pejabat eselon IV. (Istimewa)

SUNGAIPENUH, MERDEKAPOST.COM – Pemerintah Kota Sungai Penuh kembali melakukan penyegaran besar dalam struktur birokrasi. Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, secara resmi melantik, mengukuhkan, dan mengambil sumpah jabatan 144 pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemkot Sungai Penuh, Sabtu malam (31/1/2026).

Pelantikan berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh. Sekretaris Daerah Alpian, para asisten, kepala OPD, serta undangan lainnya turut menghadiri kegiatan tersebut. Pemerintah daerah menjadikan langkah ini sebagai strategi untuk memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) dan meningkatkan pelayanan publik.

Dari total 144 pejabat yang dilantik, terdiri atas 9 pejabat eselon II, 63 pejabat eselon III, dan 72 pejabat eselon IV. Rotasi dan pengukuhan ini diharapkan mampu mempercepat pembangunan daerah serta membentuk birokrasi yang lebih profesional dan adaptif.

Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Azhar Hamzah menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Jabatan adalah kepercayaan. Saya berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat bekerja sungguh-sungguh, profesional, loyal, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tegas Azhar Hamzah.

Azhar Hamzah juga meminta para pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dengan tugas masing-masing, meningkatkan kinerja OPD, serta memperkuat sinergi antarperangkat daerah demi mewujudkan visi pembangunan Kota Sungai Penuh.

Berikut beberapa nama mereka yang dilantik:

Eselon II:

Yz Oktavianus Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Suharman Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perkebunan, dan Peternakan.

Alpianti Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Pengendalian Penduduk.

Aflizar Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah.

Dafri Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran.

Sunardi Kepala Dinas Perizinan dan Pelayanan Terpadu.

Tiarudin Kepala Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja.

Joni Zeber Kepala Bappeda dan Riset Daerah.

Dedi Wahyudi Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga.

Bacaan Lainnya:

Bupati Merangin M Syukur Lantik 8 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Namanya!

Eselon III

Mila Honovia – Irban I

Leni Yunilza – Sekretaris BPBD

Mahasa Erlangga – Kabag Perundang-undangan DPRD

Qory Ekaswati – Kabag Anggaran DPRD

Indri Firman – Kabid Bappeda

Alfred Yoza – Kabag Administrasi Pembangunan Setda

Azar Deni – Sekcam Sungai Bungkal

Maryani – Kabid Koperasi

Reni Kurnia – Kabid Pemberdayaan dan Pengembangan UMKM Diskop

Eko Purnaputra – Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes

Ners Marlinda Angriawan – Direktur RS Bakri

Mona Fitri Anggraini – Kabid Perencanaan, Evaluasi, dan Pengelolaan Sistem Informasi Bapenda

Heri Irawan – Kabid Pendapatan Pajak Daerah Bapenda

Eva Marni – Kabid Bappeda

Pebrinida Sasmita – Kabid Bappeda

Marman – Kabid Dinas Perhubungan

Helmi – Kabid Sarana dan Prasarana Damkar

Mira Satriani – Kabid Pembinaan PAUD Disdik

Deri Napolion – Kabid Pembinaan Disdik

Ners Romi Wijaya – Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes

dr. Rinda Purmasari – Kabid Pelayanan dan Keperawatan RSU

Febria Kusuma – Kabid Pelayanan Penunjang RSU

Dewi Erlina – Kabid Keuangan dan Perencanaan RSU

Leo Candra Kusnadi – Sekretaris Budparpora

Edwin Dwi Lesmana Putra – Kabid Perencanaan Bappeda

Depin Trisna Dewi – Kabid Pengembangan Kompetensi BKPSDM

Nova Rozi, S.Pd – Kabid Sarana dan Prasarana Dishub

Sandra Febrial – Kabid Pengelolaan BMD BKAD

Neli Madyawati – Sekretaris PPPA

Herlinda – Kabid PPPA

Osman – Kabid Perikanan

Dadang Sofriadi – Kabid Satpol PP

Despia Safitri – Kabid Lingkungan Hidup

Agustian Heri – Sekretaris BKAD

Fajri – Sekretaris Badan Pendapatan

Amrizon – Kabag Pemerintahan

Rozalek Basayrin – Kabag Ekonomi

Liza Permana Sari – Sekretaris PUPR

Yulizar – Sekretaris Satpol PP

Gusti Kurnia – Sekretaris PTSP

Sonya Lesmana – Sekretaris Diskoperasi

Ners Yafrizal – Kabid Dinas Kesehatan

Firta Melyati – Sekretaris Pertanian

Ir. Dita Autri – Kabid PUPR

Teddy Adrian – Kabid Perumahan PUPR

Dede Kostri – Kabid Bina Marga PUPR

Ari Susanti – Kabid Cipta Karya PUPR

Farya – Kabid Sosial

Setia Dwi Putri – Kabid PTSP

Fidya Putra, S.Sos – PTSP

Davit Setiawan – Kabid Koperasi

Widya Roza – Kabid Tanaman Hortikultura

Rini Misda Safrini – Kabid Ketahanan Pangan

Ners Reti – Kabid PPPP dan KB

Surya Anggraini – Kabid Ekonomi Kreatif

Nirpa – Kabid Pemuda

Endang Kurniawan – Kabid Olahraga

Sulastri – Kabid Bappeda

Ike Kurniawan – Kabid Anggaran BKAD

Puti Mayangsari – Kabid Akuntansi

Intan Suri – Kabid PBB dan BPHTB

Eliya Gusniardi – Kabid Balai Latihan

Reno Hanjoni – Kabid Perfilman

(adz)

Wako Alfin dan Wawako Azhar Tinjau SPAM Hamparan Rawang

 

Wako Alfin dan Wawako Azhar Tinjau SPAM Hamparan Rawang.(ist/hms)

SUNGAI PENUH – Walikota Sungai Penuh, Alfin, SH bersama Wakil Walikota Azhar Hamzah meninjau Sarana Penyediaan Air Minum (SPAM) Hamparan Rawang yang berlokasi di Desa Simpang Tiga Rawang, Kecamatan Hamparan Rawang, Jumat (30/1).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi infrastruktur SPAM serta memastikan sistem penyediaan air bersih dapat berfungsi optimal dalam memenuhi kebutuhan masyarakat setempat operasional serta kendala yang dihadapi di lapangan.

Baca Juga: Wako Alfin Gandeng Lembaga Adat Enam Luhah dalam Mendukung Pembangunan di Sungai Penuh

Walikota Sungai Penuh Alfin, SH menegaskan bahwa ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Ia berharap keberadaan SPAM Hamparan Rawang dapat memberikan manfaat maksimal dan berkelanjutan bagi warga.

Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam meningkatkan pelayanan dasar serta mendukung kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan infrastruktur yang memadai dan berfungsi dengan baik.(adz)

Wako Alfin Gandeng Lembaga Adat Enam Luhah dalam Mendukung Pembangunan di Sungai Penuh

SUNGAIPENUH, MERDEKAPOST.COM -- Walikota Sungai Penuh Alfin menerima kunjungan silaturahmi Lembaga Kerapatan Adat Enam Luhah Sungai Penuh bersama para ninik mamak, pemangku adat, dan tokoh masyarakat. Pertemuan berlangsung di rumah dinas wali kota, Kamis, (29/01/2026)

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan lembaga adat menyampaikan sejumlah aspirasi terkait pembangunan daerah. Isu yang mengemuka antara lain pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, serta pemerataan pembangunan di wilayah Enam Luhah.

Alfin mengatakan pertemuan dengan tokoh adat menjadi bagian penting dalam proses pengambilan kebijakan pemerintah daerah. Menurut dia, aspirasi masyarakat adat diperlukan untuk memastikan pembangunan berjalan adil dan berkelanjutan.

Bacaan Lainnya:

Terjun Langsung ke Alam, Bupati Kerinci Monadi Susuri Hutan Pauh Tinggi

Diduga Keracunan Makanan MBG, Puluhan Murid di Muaro Jambi dilarikan ke Rumah Sakit

“Pemerintah kota membuka ruang dialog dan akan menindaklanjuti setiap masukan yang disampaikan,” kata Alfin.

Ia menambahkan, keterlibatan ninik mamak dan pemangku adat dinilai strategis dalam menjaga harmoni sosial sekaligus mendukung agenda pembangunan Kota Sungai Penuh.

Silaturahmi berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan diakhiri dengan komitmen memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat.(Adz)

Wali Kota Alfin Lantik Lima Kades PAW Sungai Penuh

Wali Kota Sungai Penuh Melantik Lima orang Kades PAW se-kota Sungai Penuh.(istimewa)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM - Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, secara resmi melantik lima Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW) di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh, Jumat (16/1). Pelantikan ini dilakukan sebagai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan desa serta memastikan keberlanjutan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Adapun lima kepala desa PAW yang dilantik masing-masing yakni Masril sebagai Kepala Desa Permai Indah Kecamatan Koto Baru, Rengki Frandia sebagai Kepala Desa Koto Dian Kecamatan Hamparan Rawang, Ramdhi Hidayat sebagai Kepala Desa Cempaka Kecamatan Hamparan Rawang, Andi Supriadi sebagai Kepala Desa Tanjung Kecamatan Hamparan Rawang, serta Duwi Karyanto sebagai Kepala Desa Kumun Hilir Kecamatan Kumun Debai.

Baca Juga: Monadi Pastikan Jalan Inpres Talang Kemulun Berperan Strategis dan Jawab Kebutuhan Rakyat

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin menegaskan bahwa jabatan kepala desa merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi. Ia meminta para kepala desa yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dan bekerja secara cepat, tepat, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Jabatan kepala desa adalah kepercayaan dari masyarakat. Saya berharap para kades yang dilantik hari ini mampu menjaga integritas, bekerja dengan sungguh-sungguh, serta memberikan pelayanan terbaik bagi warga desa,” ujar Alfin.

Bacaan Lainnya:

Walikota Alfin Hadir di Swarna Bhumi Beri Semangat PS Sungai Penuh pada Gubernur Cup 2026

Begini Respon Gubernur Al Haris Soal Perkelahian Guru vs Murid SMKN 3 Tanjab Timur

Selain itu, Wali Kota juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, terutama dalam pengelolaan dana desa dan pelaksanaan program pembangunan. Ia mengingatkan agar para kepala desa menjalin sinergi dengan perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta seluruh elemen masyarakat.

Alfin juga meminta para kepala desa untuk mendukung dan menyelaraskan program-program Pemerintah Kota Sungai Penuh, serta menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah masing-masing demi terciptanya lingkungan desa yang aman dan harmonis.

Baca Juga: 

Dihajar Merangin 3-0, PS Kerinci Terpaksa "Balek Kampung Duluan" Tersingkir dari Gubernur Cup 2026

384 ASN Kota Sungai Penuh Dimutasi Imbas Perampingan OPD, Cek Daftar Lengkap Nama dan Penempatannya!

Pelantikan lima kepala desa PAW tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah, Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa, Sekretaris Daerah Alfian, Dandim 0417/Kerinci Letkol Inf Eko Siswanto, S.Hub, unsur Forkopimda, Staf Ahli, para Asisten, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Pelantikan ini diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan pembangunan desa dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Sungai Penuh.(ADZ/MPC)

SK PPPK Paruh Waktu Tidak Mencantumkan Gaji, Begini Penjelasan Pemkot Sungai Penuh

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM - Ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kota Sungai Penuh mendatangi kantor BKPSDM dan BAKAUDA pada Rabu (14/1/2026).

Mereka mempertanyakan alasan tidak dicantumkannya besaran gaji dalam Surat Keputusan (SK) pengangkatan yang baru mereka terima.

Sejumlah PPPK Paruh Waktu mengaku terkejut karena format SK yang mereka dapatkan berbeda dengan SK PPPK penuh waktu yang selama ini mencantumkan komponen penghasilan secara jelas.

“Saya lihat SK PPPK paruh waktu tidak ada gajinya. Dulu waktu dapat SK PPPK penuh waktu, gajinya tertulis lengkap,” ungkap beberapa pegawai.

Gaji Diatur di Perjanjian Kerja, Bukan di SK

Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa tidak adanya rincian gaji di SK PPPK Paruh Waktu bukan merupakan kesalahan, melainkan memang mengikuti aturan baru.

Besaran gaji PPPK Paruh Waktu akan dicantumkan secara rinci dalam dokumen Perjanjian Kerja (PK) yang dijadwalkan ditandatangani pada Januari 2026.

Baca Juga:  Advokat Irawadi Uska S.H,M.H Berhasil Bebaskan Kliennya Robiyatul Addawiyah dari Segala Tuntutan Hukum

Seluruh PPPK Paruh Waktu juga telah menerima SPMT per 1 Januari 2026, yang berarti mereka mulai berhak atas pembayaran gaji mulai bulan tersebut.

Meskipun demikian, banyak pegawai mengaku khawatir gaji mereka tidak jauh berbeda dari honor saat masih menjadi tenaga non-ASN.

“Kalau gajinya sama seperti dulu, kasihan teman-teman. Harapannya saat tanda tangan PK nanti kami bisa lega,” ujar salah seorang PPPK Paruh Waktu.

Sesuai Regulasi: SK Memang Tidak Wajib Cantumkan Gaji

Merujuk SE Kepala BKN Nomor 6 Tahun 2025 tentang Tata Cara Penetapan Nomor Induk PPPK Paruh Waktu, format SK PPPK Paruh Waktu memang berbeda dengan yang penuh waktu.

SE itu mengatur dua jenis SK:

  • SK Individual (satu orang satu SK)
  • SK Kolektif (satu SK untuk banyak pegawai dalam lampiran)

Pada SK Kolektif, SK hanya menegaskan bahwa nama-nama yang tercantum memenuhi syarat sebagai PPPK Paruh Waktu, tanpa wajib mencantumkan gaji.

Baca Juga: PPPK-Paruh Waktu Kota Sungai Penuh Kecewa, Rencana Gaji Rp 400 Ribu Dinilai Jauh Dibawah Pendapatan Sebelumnya

Ketentuan tersebut juga menegaskan bahwa:

  • Besaran gaji PPPK Paruh Waktu wajib dicantumkan dalam Perjanjian Kerja, bukan dalam SK pengangkatan.
  • Dengan demikian, format SK tanpa rincian gaji yang diterapkan di Kota Sungai Penuh sepenuhnya sesuai ketentuan BKN dan bukan kekeliruan administrasi.

Contoh format SK yang mencantumkan gaji pada lampiran SE BKN bersifat opsional, sehingga Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dapat memilih format yang dianggap paling efektif, termasuk SK kolektif tanpa komponen gaji.

Hingga kini belum ada laporan apakah seluruh daerah menerapkan format ini, namun secara regulasi langkah tersebut dibenarkan.(red)

PPPK-Paruh Waktu Kota Sungai Penuh Kecewa, Rencana Gaji Rp 400 Ribu Dinilai Jauh Dibawah Pendapatan Sebelumnya

Sungai Penuh, Merdekapost.com – Sejumlah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh mengaku kecewa dan merasa terzolimi atas besaran gaji yang akan mereka terima. Informasi yang beredar menyebutkan, gaji PPPK paruh waktu hanya sebesar Rp400 ribu per bulan, angka yang dinilai sangat jauh di bawah pendapatan yang mereka terima sebelumnya saat masih berstatus non-ASN.

Para PPPK paruh waktu menilai kebijakan tersebut tidak mencerminkan asas keadilan dan bertentangan dengan regulasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Pasalnya, dalam peraturan menteri terkait PPPK, telah ditegaskan bahwa penghasilan PPPK paruh waktu minimal tidak boleh lebih rendah dari pendapatan sebelumnya.

“Selama ini kami menerima pendapatan yang lebih layak. Setelah diangkat menjadi PPPK paruh waktu, justru penghasilan turun drastis. Ini sangat tidak adil dan memberatkan, apalagi kebutuhan hidup semakin tinggi,” ungkap salah seorang PPPK paruh waktu yang enggan disebutkan namanya.

Bacaan Lainnya: Divonis Bersalah oleh Pengadilan, Dua ASN Tebo Bakal Dipecat Tidak Hormat, Ini Kasusnya!

Kekecewaan para PPPK paruh waktu juga semakin bertambah menyusul rencana Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sungai Penuh yang akan melaksanakan penandatanganan perjanjian kerja. Dalam perjanjian kerja tersebut, disebutkan bahwa tidak tercantum besaran gaji PPPK paruh waktu.

Padahal, menurut para PPPK, dalam Surat Keputusan (SK) pengangkatan PPPK paruh waktu seharusnya sudah dicantumkan secara jelas besaran gaji yang akan diterima. Namun, gaji justru akan dituangkan dalam perjanjian kerja, yang hingga kini belum memberikan kepastian nominal penghasilan.

“Kami diminta menandatangani perjanjian kerja, tetapi gaji tidak dicantumkan. Ini menimbulkan tanda tanya besar. Kalau di SK tidak ada gaji, lalu di perjanjian kerja juga tidak jelas, kami ini sebenarnya dihargai atau tidak?” keluh PPPK lainnya.

Baca Juga: Audiensi dengan DTPH Kerinci, PMII Soroti Jalan Usaha Tani

Para PPPK paruh waktu berharap Pemerintah Kota Sungai Penuh dan BKPSDM dapat meninjau kembali kebijakan tersebut serta berpedoman pada peraturan menteri yang telah mengatur secara jelas mengenai hak dan penghasilan PPPK paruh waktu. Mereka juga meminta adanya transparansi dan kejelasan terkait besaran gaji sebelum penandatanganan perjanjian kerja dilaksanakan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pemerintah Kota Sungai Penuh belum memberikan keterangan resmi terkait penetapan gaji Rp400 ribu serta alasan rencana tidak dicantumkannya besaran gaji dalam perjanjian kerja PPPK paruh waktu.(Ali_Adz)

Dugaan Pungli Berkedok Retribusi Sudah Berlangsung Lama di Sungai Penuh, Untuk Apa dan Siapa?

Dugaan Pungli Berkedok Retribusi Sudah Berlangsung Lama di Sungai Penuh, Untuk Apa dan Siapa?

Sungai Penuh, Merdekapost.com – Koordinator Daerah BEM Nusantara Jambi, Fadhil Ikhsan Mahendra, menabuh genderang perang terhadap praktik maladministrasi kronis di Kota Sungai Penuh. Berdasarkan hasil bedah LHP BPK RI, Fadhil mengendus adanya Anomali Administrasi Gila di mana Pemerintah Kota Sungai Penuh diduga kuat telah menguras keringat pedagang Kincai Plaza melalui pungutan ilegal selama belasan tahun.

BEM Nusantara Jambi menyoroti lahirnya Perda Nomor 1 Tahun 2024 sebagai bukti nyata kebobrokan intelektual dan moral di birokrasi Kota Sungai Penuh.

“Ini bukan sekadar kelalaian, ini adalah Penyelundupan Hukum (Legal Smuggling) yang sangat vulgar! Mencantumkan aset milik Kabupaten Kerinci ke dalam Perda Kota adalah kejahatan birokrasi terencana”, tegas Fadhil

Baca Juga: Dibalik Ambruknya Tembok Penahan Tebing Kantor Camat Tanco yang Baru Dibangun, Publik Desak Audit Secara Menyeluruh

Temuan BPK yang menyatakan bahwa penarikan uang rakyat sebesar Rp98.870.000,00 pada tahun 2024 di nyatakan TIDAK SAH. Parahnya, praktik ini diakui telah berjalan sejak tahun 2012 tanpa ada satu pun pejabat yang mampu menjelaskan dasar hukumnya saat diaudit.

“Jika negara sudah menyatakan ini TIDAK SAH, maka setiap rupiah yang di ambil sejak 2012 adalah harta haram hasil kejahatan jabatan! Kami menduga ada sindikat birokrasi yang sengaja membiarkan status aset ini menggantung agar mereka bisa terus memeras pedagang di bawah lindungan Perda yang cacat,” tambah Fadhil

Tuntutan BEM Nusantara Jambi

Berdasarkan bukti otentik dalam LHP BPK dan analisis sosial, BEM Nusantara Jambi menuntut :

  1. Mendesak Kejaksaan Tinggi Jambi dan Polda Jambi mengusut tuntas dugaan kejahatan jabatan (Pasal 3 UU Tipikor) atas pungutan liar yang di paksakan sejak 2012. Jangan biarkan pejabat amnesia lolos dari jeratan hukum!
  2. Menuntut Pemerintah Kota Sungai Penuh mengembalikan atau memberikan kompensasi penuh atas kerugian finansial para pedagang akibat pungutan ilegal selama 12 tahun yang kini terbukti melawan hukum.
  3. Mendesak DPRD Kota Sungai Penuh untuk segera meninjau kembali ,merevisi dan menghapus Kincai Plaza dari objek retribusi dalam Perda No. 1 Tahun 2024. Jika tidak di lakukan, maka DPRD terbukti menjadi antek penyelundupan hukum ini.

“Negara tidak boleh kalah oleh praktik premanisme birokrasi. temuan BPK ini harus di tindaklanjuti berdasarkan hukum yang berlaku,” tutup Fadhil.(Red/Tim)

Sungai Penuh 'Juara' Kembali Rombak Kabinet, Ini Nama 9 Pejabat Eselon II yang Dilantik

Pemerintah Kota Sungai Penuh kembali merombak Kabinet, Wawako Azhar Hamzah melantik 9 orang pejabat eselon II di jajaran Pemkot Sungai Penuh, Selasa, 23/12.(.(adz) 

Merdekapost.com, SUNGAI PENUH - Sebanyak 9 Pejabat Eselon II di Lingkup Pemkot Sungaipenuh dilantik, Selasa malam (23/12/2025) bertempat di ruang pola Walikota Sungaipenuh. 

Adapun 9 Pejabat Eselon II yang dilantik adalah:

  1. Dedi Wahyudi, S.Pt, M.Si : Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan-Pemerintah Kota Sungai Penuh (Setara Eselon II.b) dilantik sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sungai Penuh (Setara Eselon II.b). 
  2. SAFRIZAL, SP, MSI : Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Sungai Penuh (Setara Eselon II.b) mutasi ke Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kota Sungai Penuh (Setara Eselon II.b)
  3. AFLIZAR M, SE., MM : Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kota Sungai Penuh (Setara Eselon II.b) ke Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Sungai Penuh (Setara Eselon II.b)
  4. NASRAN, SE M.Si : Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Sungai Penuh (Setara Eselon II.b) ke Asisten Perekonomian dan Pembangunan-Pemerintah Kota Sungai Penuh (Setara Eselon II.b)
  5.  ⁠YULIA ROZA, SE., M.Si : Asisten Perekonomian dan Pembangunan-Pemerintah Kota Sungai Penuh (Setara Eselon II.b) ke Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan (Setara Eselon II.b).
  6. LEDDI SEPDINAL, SH : Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Sungai Penuh (Setara Eselon II.b) ke Kepala Dinas Perhubungan Kota Sungai Penuh (Setara Eselon II.b)
  7.  ⁠DAFRI, S PD M.Si : Kepala Dinas Perhubungan Kota Sungai Penuh (Setara Eselon II.b) ke Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Sungai Penuh (Setara Eselon II.b)
  8. KHAIDIRMAN, SPD, M.Si : Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh (Setara Eselon II.b) ke Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Sungai Penuh (Setara Eselon II.b)
  9. BOBY ARISANDI, S.Pd., M.Pd : Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Sungai Penuh (Setara Eselon II.b) ke Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Sungai Penuh (Setara Eselon II.b) 

Dengan pelantikan ini diharapkan kinerja organisasi perangkat daerah semakin optimal dalam mendukung kemajuan daerah.(adz/mpc)

Wawako Sungai Penuh Tinjau Normalisasi Dua Sungai Rawan Banjir

Wawako Sungai Penuh Tinjau Normalisasi Dua Sungai Rawan Banjir.(mpc)

Sungai Penuh, Merdekapost.com – Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, meninjau progres normalisasi Sungai Batang Merao dan kegiatan pengerjaan Sungai Bungkal di kawasan Jalan Cangking, Selasa, (02/12/2025).

Kunjungan lapangan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah kota mengantisipasi risiko banjir yang kerap mengancam permukiman warga.

Azhar mengatakan normalisasi dua sungai tersebut masuk agenda prioritas, mengingat tingginya tekanan curah hujan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Juga: Sungai Penuh Juara Rombak Kabinet, Eselon II dan Eselon III, Ini Nama-namanya!

“Normalisasi ini harus berjalan sesuai rencana. Kami ingin memastikan tidak ada hambatan teknis di lapangan sehingga manfaatnya langsung di rasakan masyarakat,” ujar Azhar.

Di Batang Merao, Azhar memantau pengerukan sedimen yang selama ini menghambat aliran air. Sedangkan di Sungai Bungkal, ia mengecek pelebaran alur serta pembersihan material yang menumpuk di bantaran, terutama di titik rawan sekitar Jalan Cangking.

Pemerintah Kota Sungai Penuh menyatakan akan melanjutkan program mitigasi bencana secara bertahap, mulai dari normalisasi sungai dan penguatan tebing hingga peningkatan kapasitas drainase di kawasan rentan banjir.(*)

Sungai Penuh Juara Rombak Kabinet, Eselon II dan Eselon III, Ini Nama-namanya!

Sungai Penuh, Merdekapost.com – Walikota Sungai Penuh Azhar Hamzah, melantik dan mengambil sumpah 48 pejabat tinggi Pratama dan administrator.

Berdasarkan nama-nama sementara Pejabat Eselon II dan III yang dilantik. Pelantikan dilaksanakan di aula kantor Wali Kota Sungai Penuh, Senin (1/12/2025)

Adapun pejabat Eselon II dan III yang dilantikan sebagai berikut:

1. Nina Pastian – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan

2. Khalik Munawar – Kepala Dinas Perkim

3. Suharman – Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan

4. Damhar – Kepala Dinas Ketahanan Pangan

5. Armizon – Kabag Tata Pemerintahan

6. Rozalek Yulandra Basyar – Kabag Perekonomian Setda

7. Netti Desmita – Sekretaris Dinas Sosial

8. Gusti Kurnia – Sekretaris Dinas Penanaman Modal Pelayanan Satu Pintu dan Tenaga Kerja

9. Fivta Meryati – Sekretaris Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan

10. Loli Oktaviana – Sekretaris Dinas Peternakan dan Perikanan

11. Liza Permana Sari – Sekretaris Dinas PUPR

12. Afrizal – Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga

13. Affan – Kabid Pengadaan Mutasi dan Kepegawaian BKPSDM

14. Frangki Julius – Kabid Pembinaan Penilaian dan Promosi BKPSDM

15. Intan Suri – Kabid Pendapatan BKD

16. Ike Kurniawan – Kabid Anggaran BKD

17. Heri Setiawan – Kabid Kominfo

18. YZ Oktavianus – Kabid Bina Marga Dinas PU

19. Binta Oktry Herianja – Kabid Tata Ruang Dinas PU

20. Fidya Putra – Kabid Pelayanan Perizinan DPMPTSPT

21. Novel – Kabid Perikanan Dinas Peternakan dan Perikanan

22. Wazirman – Kabid Politik Dalam Negeri dan Organisasi Kesbangpol

23. Surya Anggraini – Kabid Pariwisata Disbudpar

24. Zulkifli – Penataan Koordinator Camat Sungai Penuh

25. Ria Herdayani – Kasubag Umum dan Kepegawaian Bappeda

26. Septrideni – Kasubbag Umum dan Kepegawaian Dinas Perpustakaan

27. Jasmaniar – Kasi Ekobang Kantor Camat Tanah Kampung

28. Rosnidar – Kasubag Perencanaan dan Keuangan Dishub

29. Susyanto – Kasubbag Perencanaan dan Keuangan Dinas Dukcapil

30. Herlinda – Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Penanaman Modal

31. Hartoni – Kasubbag Perencanaan dan Keuangan Dinas PUPR

32. Efendi – Kasubbag Umum dan Kepegawaian Kantor Camat Sungai Penuh

33. Yudi Okta Permana – Kepala Instalasi Farmasi Dinkes

34. Shyntia Sari – Kasubbag Umum dan Kepegawaian Dinkes

35. Intan Yunni Azti – Kasubbag Tata Usaha RSUD H. Bakri

36. Harman – Kepala Sub Rumah Tangga RSUD MHAT

37. Adrizal – Kasi Penunjang Pelayanan Umum RS H. Bakri

38. Edi Afrizon – Kepala Tata Usaha Puskesmas Desa Gedang

39. Afrianto – Kasubbag Perencanaan dan Keuangan Kecamatan Hamparan Rawang

40. Dewi – Kasubbag Perencanaan dan Keuangan Kantor Camat Kumun Debai

41. Edi Lukman – Kepala TU Puskesmas Koto Lolo

42. Nelly Febrina – Kasubag Perencanaan dan Keuangan BKPSDM

43. Puji Dwi Azti – Kasi Keuangan RSUD MHA Thalib

44. Riza Novita – Kasubbag Umum dan Kepegawaian Disdukcapil

45. Desterman – Kasubbag Umum dan Kepegawaian Dinas Pemberdayaan Masyarakat

46. Fevi Desmery – Kasi Pemerintahan Kantor Lurah Pasar Sungai Penuh

47. Reska Andeka – Kasi Pelayanan Umum Kecamatan Kumun Debai

48. Nely Marlina – Kasubbid Anggaran Langsung dan Pendapatan Bidang Anggaran BKD

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Azhar Hamzah menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang dilantik dan menegaskan bahwa jabatan yang diberikan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Ia berharap seluruh pejabat dapat bekerja maksimal dan mendukung terwujudnya visi–misi Pemerintah Kota Sungai Penuh. “Bekerjalah dengan penuh tanggung jawab. Jabatan ini adalah amanah,” ujarnya(*)

Pelaku Penusukan di Pelayang Raya di Vonis Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa

Terdakwa Rangga Yupiter alias Fatir terduga pelaku penusukan didepan Indikos Wanita Dusun Sungai Akar Desa Pelayang Raya pada pada jum’at 15 Agustus 2025 lalu. Pelaku Divonis Lebih Ringan Dari Tuntutan Jaksa.(adz/mpc)

Sungai Penuh, Merdekapost.com – Terdakwa Rangga Yupiter alias Fatir terduga pelaku penusukan didepan Indekos Wanita di Dusun Sungai Akar Desa Pelayang Raya pada pada Jum’at 15 Agustus 2025 lalu, hari ini kembali menjalani Persidangan Agenda Putusan, dalam persidangan hakim memberikan Vonis 12 Tahun Penjara.

‎‎Sidang Lanjutan Kasus Penusukan di Desa Pelayang Raya Kota Sungai Penuh yang mengakibatkan korban meninggal dunia, dalam pembacaan keputusan dari Majelis Hakim, terdakwa divonis 12 tahun penjara, Vonis ini lebih ringan dibandingkan Tuntutan JPU.

‎‎Saat dikonfirmasi Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Sungai Penuh M Haris Fikri menyampaikan pada persidangan sebelumnya pihaknya telah membacakan tuntutan untuk Rangga Yupiter alias Fatir, dimana pasal yang disangkakan 338 KUHP tentang Pembunuhan.

Berita Terkait:

Polres Kerinci Buru Terduga Pelaku Penusukan di Pelayang Raya

Mau Kabur, Pelaku Penusukan Pemuda di Sungai Penuh Berhasil di Tangkap Tim Buser Macan Kincai

"Pada tuntutan sebelumnya pidana penjara 15 tahun sesuai perbuatannya, pelaku dijerat dikarenakan pasal tersebut adalah pasal yang paling berat dijatuhkan,”Ungkap JPU Haris (Senin 24/11)

‎Ia menambahkan pada persidangan persidangan hari ini majelis hakim memutuskan dengan hukum 12 tahun penjara. “ Putusan tersebut lebih ringan dibandingkan tuntutan JPU sebelumnya, kami juga belum memutuskan menerima Keputusan Majelis Hakim, JPU akan mempertimbangkan keputusan Majelis Hakim dan masih pikir-pikir untuk 7 hari kedepan,” Tegas Haris.

‎Sementara itu, Juru Bicara Pengadilan Negeri Sungai Penuh Wanda Rara Farezha membenarkan Terdakwa Terbukti telah melakukan Tindak Pidana Pembunuhan pihaknya menerapkan pasal 338 dengan keputusan Hukum 12 Tahun untuk Terdakwa.

"Iya benar Keputusannya 12 tahun penjara,” Sebut Jubir Wanda.

Lokasi kejadian (TKP) di depan Indekost Sungai akar Pelayang Raya.(adz)

Ditanya soal hukuman terdakwa kenapa lebih ringan dari tuntutan JPU ia menyebut Majelis Hakim Memutuskan Hukum tersebut telah dimusyawarahkan dan itulah hukum terberat yang sesuai dengan undang-undang dan pasal berlaku saat ini.

“Iya hal tersebut sudah di musyawarahkan itu hukuman terberat, yang sesuai dengan undang-undang dan pasal berlaku,” Jelasnya.

Saat pembacaan keputusan keluarga korban sempat histeris menerima keputusan, menganggap hukuman tersebut tidak setimpal.

‎Adapun Kronologis Kejadian Penusukan tersebut, sebelum peristiwa terjadi korban atas nama ramon kurniawan dan beberapa saksi termasuk Pacar Terdakwa bernama yuli, berada di salah Satu Room Karaoke di Kota Sungai Penuh. 

Bacaan Lainnya:

Pengemudi Mendadak Pingsan, Mobil Escudo Terjun ke Sawah di Sungai Penuh

Dalam keadaan mabuk akibat pengaruh alkohol, Yuli (pacar pelaku) mengalami luka pada tangannya akibat memegang botol yang pecah, korban Ramon kemudian mengantar Yuli berobat ke Puskesmas desa Ggedang dan selanjutnya mengantarkannya pulang ke kost-nya.

‎‎Setibanya di Kos Yuli yang berlokasi di Dusun Sungai Akar, Pelaku Rangga Alias Fatir sudah menunggu di depan pagar, terjadilah adu mulut antara pelaku dan Korban Ramon, hingga berujung penusukan terhadap korban dua kali di bagian dada kiri menggunakan pisau, korban sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat namun korban akhirnya meninggal dunia.

‎Kasus ini menyita perhatian publik dimana dugaan pembunuhan tersebut terjadi didepan Indekos Wanita dan pelaku sempat melarikan diri keluar Kota Sungai Penuh hingga akhirnya berhasil ditangkap tim Macan Kincai satreskrim Polres Kerinci.(adz/red)

Roma Arusty Siap Bersaing di Muscab HIPMI Sungai Penuh

SUNGAI PENUH – Suhu politik di tubuh organisasi pengusaha muda Kota Sungai Penuh mulai menghangat menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) V BPC HIPMI. Satu nama baru kembali mencuri perhatian: Roma Arusty, pengusaha muda yang di kenal vokal dan progresif dalam isu ekonomi lokal, resmi mengambil formulir pencalonan ketua.

Kehadiran Roma di sekretariat panitia bukan sekadar simbolis. Ia datang langsung untuk mengambil formulir, sebuah sinyal kuat bahwa diri nya siap masuk gelanggang dan tidak sekadar menjadi penonton dalam perebutan kursi tertinggi HIPMI Sungai Penuh.

Baca Juga: Raih Posisi ke-4, Kafilah Sungai Penuh Bersinar di MTQ Ke-54, Wako Alfin Sampaikan Apresiasi

Di tengah dinamika yang terus bergerak, langkah Roma memicu reaksi beragam. Sejumlah pelaku usaha muda melihatnya sebagai figur yang selama ini bekerja nyata dan membangun usahanya secara mandiri. Kehadirannya di anggap akan memberi warna baru dalam kontestasi kepemimpinan HIPMI, terutama karena gaya komunikasinya yang tegas dan tanpa basa-basi.

Panitia Muscab V melalui Ketua SC kembali menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran berlangsung terbuka dan transparan. Tahapan pengambilan formulir yang di gelar pada 16–22 November 2025 di sebut menjadi arena awal bagi calon yang benar-benar siap mengadu gagasan.

Masuknya Roma Arusty dalam bursa pencalonan di perkirakan mengubah peta kekuatan di internal HIPMI. Pertarungan gagasan dan pengaruh antar figur muda pengusaha kini mulai terbentuk, menandai bahwa Muscab kali ini tidak akan berlangsung datar.(adz)

Raih Posisi ke-4, Kafilah Sungai Penuh Bersinar di MTQ Ke-54, Wako Alfin Sampaikan Apresiasi

Kafilah Sungai Penuh berfoto bersama para peraih juara MTQ ke-54.

Muarojambi, Merdekapost.com - Walikota Sungai Penuh hadir pada  penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-54 Tingkat Provinsi Jambi di Muaro Jambi, Selasa (21/11/2025). Pada ajang ini  Kota Sungai Penuh berhasil naik peringkat dan menempati posisi keempat, sementara tuan rumah Muaro Jambi meraih peringkat kedua,  Tanjung Jabung Barat berada di posisi ketiga. Kota Jambi juara pertama.

Prestasi Kota Sungai Penuh meningkat signifikan meskipun mengirim kafilah paling sedikit se-Provinsi Jambi, yaitu hanya 37 peserta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 16 peserta berhasil lolos ke babak final. Padahal, jumlah maksimal peserta untuk seluruh cabang lomba mencapai 74 orang.

Baca juga :   

Wako Alfin Beri Semangat dan Saksikan Langsung Kafilah Sungai Penuh yang Berlaga di Final MTQ Provinsi

Asisten Pemerintahan dan Kesra, Zahirman, S.H., M.H., selaku Pimpinan Kafilah Kota Sungai Penuh, menegaskan bahwa seluruh peserta yang dikirim telah melalui seleksi ketat serta mengikuti pelatihan intensif.

Ia menekankan bahwa Kota Sungai Penuh mengutamakan kualitas dibanding kuantitas. “Kafilah yang kita bawa merupakan yang terbaik. Kita mengedepankan kualitas, quality over quantity,” ujar Zahirman.

Walikota Sungai Penuh, Alfin, S.H., menyampaikan apresiasi tinggi kepada para kafilah atas capaian tersebut. “Terima kasih kepada seluruh kafilah atas prestasi yang diraih. Semoga ke depan kita bisa memberikan hasil yang lebih baik lagi,” ucapnya.

Baca juga :   

Kerinci Nomor Buncit di MTQ ke-54, Begini Tanggapan Bupati Kerinci Monadi

Ia juga menegaskan bahwa kerja keras dan keseriusan Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam mempersiapkan kafilah akhirnya membuahkan hasil membanggakan. “Semoga prestasi para kafilah terus meningkat,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, saat menutup MTQ, mengajak seluruh pihak untuk terus bergerak dan berlomba-lomba menegakkan akhlak Qur'ani. Ia menegaskan bahwa MTQ bukan hanya ajang meraih prestasi, tetapi juga menjadi indikator pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk diketahui, pada MTQ sebelumnya, yaitu MTQ ke 53 Tingkat Provinsi Jambi yang dilaksanakan di Kerinci tahun 2024, Sungai Penuh berada di posisi ke-5 sedangkan tuan Rumah Kabupaten Kerinci posisi ke-7.(*adz)

Pembobolan Rekening Nasabah, Rafina Eks Pegawai Bank Jambi Divonis 10 Tahun Penjara

Sungai Penuh. Merdekapost.com – Pengadilan Negeri Sungai Penuh kembali menggelar sidang putusan terhadap terdakwa Rafina Salsabila, mantan pegawai Bank Jambi Cabang Kerinci, dalam perkara pembobolan rekening nasabah.

Dalam sidang yang berlangsung Senin (17/11), majelis hakim menjatuhkan vonis 10 tahun penjara dan denda Rp10 miliar kepada Rafina. 

Putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yang mana sebelumnya JPU meminta pidana penjara 11 tahun dan denda yang sama Rp 10 miliar.

Baca Juga: 

Raih Progres Terbaik, 8 SD di Sungai Penuh Ikuti Bimtek Revitalisasi Tahap 2

Meski Hujan, Rangkaian HUT PGRI dan HGN Sukses, ini Pesan Bupati Monadi untuk Para Guru!

Majelis hakim dalam amar putusannya menyatakan bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penggelapan dana nasabah melalui serangkaian transaksi ilegal saat masih bekerja di Bank Jambi Cabang Kerinci.

Vonis lebih rendah tersebut dipertimbangkan karena terdakwa kooperatif selama persidangan serta belum pernah terlibat perkara pidana sebelumnya. Meski demikian, majelis hakim tetap menegaskan bahwa perbuatan terdakwa telah merusak kepercayaan publik terhadap lembaga perbankan.

Baca Juga: Keren, Dinkes Kota Sungai Penuh Raih Delapan Penghargaan HKN 2025

Sementara itu, pihak JPU, M Haris, menyatakan masih mempertimbangkan langkah hukum selanjutnya apakah akan mengajukan banding atau menerima putusan majelis hakim.

Kasus ini sempat menyita perhatian publik karena besarnya nominal kerugian nasabah serta keterlibatan oknum internal bank dalam praktik pembobolan rekening.(red)

Keren, Dinkes Kota Sungai Penuh Raih Delapan Penghargaan HKN 2025

Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh menampilkan delapan penghargaan yang diraih pada HKN 2025.(ist)

Jambi, Merdekapost.com  — Pemerintah Kota Sungai Penuh kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih delapan penghargaan pada puncak peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2025 tingkat Provinsi Jambi, 18 November  2025.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh, Damhar, SKM., M.Si, didampingi Kabid Kesmas Gunardi, SKM., MKM, Kabid P2P Era Syafitri, S.Kep, serta tim pelaksana Dinas Kesehatan.

Dengan mengusung tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat,” HKN tahun ini menjadi momentum evaluasi dan apresiasi terhadap kinerja pembangunan kesehatan di daerah. Kota Sungai Penuh tampil menonjol melalui serangkaian inovasi kesehatan yang dinilai berdampak langsung bagi masyarakat.

Delapan penghargaan tersebut meliputi:

1. Program Tuberkulosis – Terbaik I

2. Surveilans PD3I – Terbaik I

3. Imunisasi Dasar Lengkap Berbasis Aplikasi ASIK – Terbaik II

4. Imunisasi Baduta Lengkap Berbasis Aplikasi ASIK – Terbaik II

5. Gizi – Pencapaian Terbaik II

6. Kabupaten/Kota Sehat – Terbaik II

7. Kelengkapan Unit pada Profil Kesehatan – Terbaik III

8. Inovasi Percepatan Penurunan Stunting

Raihan ini menjadi bukti nyata komitmen Kota Sungai Penuh dalam memperkuat layanan kesehatan, sekaligus mendukung terwujudnya Kota Sungai Penuh Maju, Adil, dan Sejahtera (JUARA) 2025–2029.(***)

Raih Progres Terbaik, 8 SD di Sungai Penuh Ikuti Bimtek Revitalisasi Tahap 2

Jakarta, Merdekapost.com – Delapan Sekolah Dasar (SD) di Kota Sungai Penuh yang menerima Bantuan Program Pemerintah Revitalisasi SD Tahun 2025 Tahap 2 mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelaporan Bantuan Revitalisasi Sekolah Dasar. Kegiatan ini digelar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Jakarta, 13–16 November 2025.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Dr. Roli Darsa, M.Pd., MT, menjelaskan bahwa seluruh sekolah penerima bantuan wajib mengikuti Bimtek sebagai bagian dari penguatan pelaporan dan pengawasan program.

Baca Juga: Hadiri Sidang Perdana Pakai Baju Hitam dan Kopiah Haji, Ini Dakwaan JPU pada Agus

“Bimtek ini memastikan progres pekerjaan berjalan dengan baik dan dimonitor langsung oleh Kemendikdasmen Direktorat SD,” ujar Roli.

Adapun 8 sekolah penerima bantuan Revitalisasi SD Tahun 2025 tersebut ialah: 

  • SDN 1, 
  • SDN 2, 
  • SDN 4, 
  • SDN 5, 
  • SDN 9, 
  • SDN 10, 
  • SDN 20, dan 
  • SD Alfikr.

Roli menambahkan, selain mengikuti Bimtek, Kota Sungai Penuh juga mendapat apresiasi sebagai daerah dengan Progres Terbaik Tahap 1 dari Kemendikdasmen.

Baca Juga: Meski Hujan, Rangkaian HUT PGRI dan HGN Sukses, ini Pesan Bupati Monadi untuk Para Guru!

“Program revitalisasi bukan sekadar memperbaiki bangunan sekolah, tetapi juga meningkatkan kualitas lingkungan belajar untuk mendorong mutu pendidikan,” tegasnya.

Sementara itu, menurut keterangan konsultan teknis, progres fisik pada sekolah-sekolah penerima bantuan telah diverifikasi oleh fasilitator kementerian dan dinyatakan sesuai dengan dokumen teknis, dengan capaian rata-rata mencapai 70 persen, berada di atas rata-rata progres nasional.

Program revitalisasi ini diharapkan menjadi pendorong percepatan peningkatan mutu pendidikan dasar di Kota Sungai Penuh.(adz)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs