Perbaikan Selesai, Jembatan Kerinduan Sungai Penuh Kembali Dibuka, Akses ke Pasar Normal Lagi

Perbaikan Selesai, Jembatan Kerinduan Sungai Penuh Kembali Dibuka, Akses ke Pasar Normal Lagi

SUNGAI PENUH – Kabar gembira bagi masyarakat Kota Sungai Penuh dan pengguna jalan yang setiap hari melintasi Jembatan Kerinduan. Setelah beberapa waktu dilakukan pengerjaan perbaikan portal, akses jalan yang menghubungkan Kecamatan Tanah Kampung dengan kawasan Pasar Sungai Penuh kini kembali dibuka dan dapat dilalui secara normal.

Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Sungai Penuh, Dianda Putra, pada Minggu (15/6/2026). Ia menyebutkan bahwa seluruh pekerjaan perbaikan portal Jembatan Kerinduan telah selesai dilaksanakan sesuai rencana.

Dengan selesainya pekerjaan tersebut, kendaraan dari arah Jambi melalui Kecamatan Tanah Kampung menuju Pasar Sungai Penuh sudah dapat melintas tanpa hambatan. Begitu pula kendaraan dari arah sebaliknya yang menuju Kecamatan Tanah Kampung dan jalur penghubung ke Kota Jambi.Referensi Geografis

Jembatan Kerinduan sendiri merupakan salah satu akses penting yang menjadi jalur mobilitas masyarakat. Setiap harinya, jalan ini digunakan oleh warga yang melakukan aktivitas perdagangan, pendidikan, pelayanan publik hingga distribusi barang menuju pusat kota.Panduan & Petunjuk Perjalanan

Selama proses perbaikan berlangsung, sejumlah pengguna jalan harus menyesuaikan rute perjalanan mereka. Namun demikian, kondisi tersebut dapat berjalan dengan baik berkat dukungan dan pengertian masyarakat yang tetap mematuhi pengaturan lalu lintas yang diterapkan oleh petugas di lapangan.

Dianda Putra menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah bersabar selama proses pengerjaan berlangsung. Menurutnya, keberhasilan penyelesaian pekerjaan tersebut tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak, termasuk warga yang mendukung kelancaran pekerjaan perbaikan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kerja sama yang baik dari seluruh masyarakat pengguna jalan Jembatan Kerinduan selama proses perbaikan berlangsung,” ujar Dianda Putra.

Meski akses telah kembali normal, pengguna jalan tetap diimbau untuk mengutamakan keselamatan saat berkendara. Pengendara diminta mematuhi rambu lalu lintas, menjaga kecepatan kendaraan, serta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi area jembatan terutama pada jam-jam sibuk.

Dengan kembali berfungsinya Jembatan Kerinduan, diharapkan aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat Kota Sungai Penuh dapat berjalan lebih lancar. Normalnya akses penghubung ini juga menjadi kabar positif bagi para pedagang dan warga yang bergantung pada jalur tersebut sebagai urat nadi transportasi harian.

Informasi disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Sungai Penuh, Dianda Putra. Perbaikan portal telah selesai dan akses jalan dari kedua arah sudah kembali dibuka untuk pengguna jalan. Akses kembali normal setelah pekerjaan perbaikan portal dinyatakan selesai pada 15 Juni 2026.

Jalur yang bisa dilalui dari arah Jambi melalui Kecamatan Tanah Kampung menuju Pasar Sungai Penuh dan sebaliknya.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Sungai Penuh, Dianda Putra. juga menyampaikan, Pengguna jalan diminta tetap berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, dan menjaga keselamatan saat melintasi Jembatan Kerinduan.(*)

Pemkot Sungai Penuh: Mulai Senin Jembatan Kerinduan ditutup Sementara

SUNGAI PENUH - Pemerintah kota Sungai penuh melalui Dinas Perhubungan menghimbau kepada masyarakat terkait penutupan sementara akses Jembatan Kerinduan

Dalam rangka mendukung pekerjaan perbaikan palang jembatan demi keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, Dinas Perhubungan Kota Sungai Penuh mengimbau seluruh masyarakat untuk memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

✅ Menggunakan jalur alternatif yang telah disediakan selama masa penutupan.

✅ Mematuhi rambu-rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan.

✅ Mengurangi kecepatan kendaraan saat melintasi area sekitar lokasi pekerjaan.

✅ Mengatur waktu perjalanan dan menghindari lokasi penutupan untuk mencegah kemacetan.

✅ Mengutamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Penutupan sementara berlaku mulai 14 Juni 2026 hingga pekerjaan selesai di Jembatan Kerinduan.

Atas perhatian, pengertian, dan kerja sama seluruh masyarakat, kami ucapkan terima kasih.

Keselamatan Anda adalah Prioritas Kami. 

(*adv)

Ketua DPD Partai Nasdem Kota Sungai Penuh Dahkir Yahya Tutup Usia

Anggota DPRD Kota Sungai Penuh dari Fraksi NasDem, Dahkir Yahya, S.Pd., MM, meninggal dunia pada Rabu (10/6/2026) pukul 23.30 WIB di RS Melati Sungai Penuh dalam usia 62 tahun.

SUNGAI PENUH – Kabar duka menyelimuti keluarga besar DPRD Kota Sungai Penuh dan masyarakat Kota Sungai Penuh. Anggota DPRD Kota Sungai Penuh dari Fraksi NasDem, Dahkir Yahya, S.Pd., MM, meninggal dunia pada Rabu (10/6/2026) pukul 23.30 WIB di RS Melati Sungai Penuh dalam usia 62 tahun.

Kepergian almarhum menjadi kehilangan besar bagi dunia politik dan pemerintahan di Kota Sungai Penuh. Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai sosok yang santun, sederhana, serta memiliki dedikasi tinggi dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. Komitmennya dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat membuat almarhum dihormati oleh berbagai kalangan, baik di lingkungan legislatif maupun masyarakat luas.

Ucapan Duka

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Sungai Penuh yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hardizal, menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Atas nama pribadi, keluarga besar PDI Perjuangan Kota Sungai Penuh, pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kota Sungai Penuh, saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya saudara sekaligus rekan kami, Bapak Dahkir Yahya. Kepergian beliau merupakan kehilangan yang sangat mendalam bagi kami semua,” ujar Hardizal.

Menurut Hardizal, almarhum merupakan sosok legislator yang memiliki integritas, loyalitas, dan kepedulian tinggi terhadap kepentingan masyarakat. Dalam setiap kesempatan, Dahkir Yahya selalu berupaya menjalankan amanah rakyat dengan penuh tanggung jawab serta mengedepankan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

“Beliau adalah pribadi yang baik, rendah hati, mudah bergaul, dan selalu membangun komunikasi yang harmonis dengan siapa saja. Selama bertugas di DPRD, beliau aktif memperjuangkan berbagai aspirasi masyarakat dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” katanya.

Hardizal menambahkan, kepergian Dahkir Yahya bukan hanya meninggalkan duka bagi keluarga besar DPRD, tetapi juga bagi masyarakat yang selama ini mengenal dan merasakan langsung pengabdiannya. Banyak jejak pengabdian yang telah ditorehkan almarhum selama menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.

“Kami sangat kehilangan sosok beliau. Almarhum adalah sahabat, rekan kerja, dan tokoh masyarakat yang selalu mengedepankan semangat kebersamaan. Dedikasi serta pengabdian beliau kepada masyarakat akan selalu menjadi teladan dan dikenang oleh kita semua,” tambahnya.

Lebih lanjut, Hardizal mengajak seluruh masyarakat Kota Sungai Penuh untuk bersama-sama mendoakan almarhum agar diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa dan khilafnya, serta diterima seluruh amal ibadah yang telah dilakukannya selama hidup.

Ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan tersebut.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Setiap yang bernyawa pasti akan kembali kepada Allah SWT. Semoga almarhum husnul khatimah, dilapangkan kuburnya, diterima segala amal ibadahnya, serta ditempatkan di tempat yang mulia di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kesabaran dan keteguhan hati dalam menghadapi musibah ini,” tutup Hardizal.

Wafatnya Dahkir Yahya menjadi duka bagi seluruh elemen masyarakat Kota Sungai Penuh. Pengabdian, dedikasi, serta kontribusi yang telah beliau berikan selama hidup akan selalu dikenang sebagai bagian dari perjalanan pembangunan daerah dan perjuangan untuk kepentingan masyarakat. Semoga segala amal baik almarhum menjadi ladang pahala dan mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT.(*) 

Zoom Meeting Bersama Komisi II DPR RI, Wako Alfin Dorong Kepastian Status PPPK Penuh dan Paruh Waktu

Zoom Meeting Bersama Komisi II DPR RI, Wako Alfin Dorong Kepastian Status PPPK Penuh dan Paruh Waktu.(Adz) 

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, mengikuti Rapat Kerja (Raker), Rapat Dengar Pendapat (RDP), dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi II DPR RI secara virtual melalui Zoom Meeting dari Ruang Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh, Senin (8/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Alfin didampingi Sekretaris Daerah Alpian, para Asisten Sekretariat Daerah, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Rapat membahas berbagai isu strategis terkait penataan aparatur sipil negara, terutama menyangkut kebijakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu dan PPPK penuh waktu, penanganan tenaga honorer, serta relaksasi aturan belanja pegawai daerah yang melampaui 30 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Zoom Meeting Bersama Komisi II DPR RI, Wako Alfin Dorong Kepastian Status PPPK Penuh dan Paruh Waktu.(Adz) 

Kegiatan tersebut melibatkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Menteri Dalam Negeri, gubernur dari berbagai provinsi, perwakilan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), serta para kepala daerah dari seluruh Indonesia.

Pembahasan berfokus pada upaya mencari solusi terbaik dalam penataan tenaga non-ASN. Salah satu poin utama yang menjadi perhatian adalah skema PPPK paruh waktu dan PPPK penuh waktu yang diharapkan mampu memberikan kepastian status bagi tenaga honorer tanpa mengabaikan kemampuan fiskal pemerintah daerah.

Wali Kota Alfin menyambut baik langkah Komisi II DPR RI bersama pemerintah pusat yang terus mendorong penyelesaian berbagai persoalan kepegawaian di daerah. Menurutnya, pembahasan tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan tata kelola aparatur yang lebih profesional dan berkeadilan.

“Pemerintah Kota Sungai Penuh mengapresiasi Komisi II DPR RI, Kementerian PAN-RB, dan Kementerian Dalam Negeri yang telah membuka ruang pembahasan terkait PPPK paruh waktu dan PPPK penuh waktu. Kami berharap kebijakan yang lahir nantinya mampu memberikan kepastian hukum, meningkatkan kesejahteraan tenaga honorer, serta tetap mempertimbangkan kondisi keuangan daerah,” ujar Alfin.

Zoom Meeting Bersama Komisi II DPR RI, Wako Alfin Dorong Kepastian Status PPPK Penuh dan Paruh Waktu.(Adz) 

Alfin menegaskan, pemerintah daerah membutuhkan kebijakan yang seimbang antara kebutuhan pelayanan publik dan kemampuan anggaran. Karena itu, ia berharap hasil rapat dapat menghasilkan keputusan yang berpihak kepada daerah sekaligus memberikan kepastian bagi tenaga honorer yang telah lama mengabdi.

Menurutnya, penataan aparatur yang tepat akan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan mendukung kinerja pemerintah daerah secara berkelanjutan.

Keikutsertaan Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam rapat tersebut menjadi bentuk komitmen daerah dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat sekaligus menyampaikan aspirasi daerah terkait penataan aparatur sipil negara. Langkah itu diharapkan dapat memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik. (*Adz)

Info Pemadaman Listrik Sabtu Besok, Ini Sejumlah Wilayah Sungai Penuh dan Kerinci yang Terdampak

 

Info Pemadaman Listrik Sabtu Besok, Sejumlah Wilayah Sungai Penuh dan Kerinci Terdampak.(Ist)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – PT PLN (Persero) UP3 Muara Bungo melalui ULP Sungai Penuh mengumumkan akan melakukan pemeliharaan jaringan listrik Besok Sabtu, 6 Juni 2026. Kegiatan tersebut diperkirakan akan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB dan berdampak pada pemadaman sementara di sejumlah wilayah Kota Sungai Penuh serta sebagian Kabupaten Kerinci.

Berdasarkan pemberitahuan resmi PLN, pekerjaan yang dilakukan berupa Commissioning DFR Connect CT Bay PHT Merangin SUTT sebagai bagian dari upaya peningkatan keandalan sistem kelistrikan bagi pelanggan.

Adapun wilayah yang terdampak meliputi Kota Sungai Penuh, Desa Koto Lolo, Koto Keras, Simpang Tigo Rawang, Sungai Ning, Talang Lindung, Desa Gedang, Sungai Liuk, Semurup, Siulak, Lubuk Nagodang, Rawang, Sungai Tutung, Sanggaran Agung, Tamiai, Muara Hemat, Karya Bakti, Kumun, Tanjung Pauh, Pulau Tengah, Ujung, Lempur, Tanjung Syam, Muara Lingkat, Tanah Kampung, Sebukar, Ujung Pasir, Debai dan wilayah sekitarnya.

Manager PLN ULP Sungai Penuh, Eko Pitono, Jum’at (5/6/2026), mengatakan pemeliharaan tersebut dilakukan untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik dan meminimalisir gangguan pada sistem jaringan di masa mendatang.

“Pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya PLN dalam menjaga dan meningkatkan keandalan sistem kelistrikan untuk masyarakat. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama proses pemeliharaan berlangsung,” ujar Eko Pitono.

PLN juga mengimbau masyarakat yang menggunakan genset agar memisahkan instalasi genset dari instalasi PLN guna menghindari risiko yang dapat membahayakan keselamatan.

Selain itu, PLN menegaskan apabila pekerjaan selesai lebih cepat dari jadwal yang telah ditentukan, maka pasokan listrik akan segera dinormalkan kembali tanpa pemberitahuan lebih lanjut.

Masyarakat diimbau untuk melakukan antisipasi terhadap aktivitas yang membutuhkan pasokan listrik selama periode pemeliharaan tersebut berlangsung. Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat mengakses aplikasi PLN Mobile atau menghubungi layanan pelanggan PLN.(*)

Sembelih Hewan Qurban di Masjid Raya, Wako Alfin: Dengan Ibadah Kurban Kita belajar Arti Keikhlasan

Sembelih Hewan Qurban di Masjid Raya, Wako Alfin menyebutkan dengan Ibadah Kurban Kita belajar Arti Keikhlasan. semoga menjadi barokah untuk kita semua.(Ist)

SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh menggelar penyembelihan hewan qurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Raya Sungai Penuh, Rabu (27/5/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur pemerintah daerah serta masyarakat.

Wali Kota Sungai Penuh Alfin hadir langsung bersama Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah Alpian, Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, dan sejumlah tamu undangan lainnya. Masyarakat juga tampak antusias menyaksikan proses penyembelihan hewan qurban.

Dalam kegiatan tersebut, satu ekor sapi qurban disembelih langsung oleh Wali Kota Sungai Penuh sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat kebersamaan dengan masyarakat pada momentum Idul Adha.

Wako Alfin saat melakukan penyembelihan hewan kurban di Masjid Raya Kota SUngai Penuh.(Ist)

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin mengungkapkan rasa syukur karena masih diberi kesempatan merayakan Hari Raya Idul Adha bersama masyarakat Kota Sungai Penuh. Ia mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan memperkuat rasa kepedulian terhadap sesama.

Baca Juga: Shalat Ied di Lapangan Merdeka, Wako Alfin: Idul Adha Momentum Keikhlasan dan Persatuan

“Melalui ibadah qurban ini, kita belajar tentang arti keikhlasan, pengorbanan, dan kebersamaan. Semoga semangat berbagi di Hari Raya Idul Adha terus terjaga dan membawa keberkahan bagi masyarakat Kota Sungai Penuh,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan qurban dapat mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat. Menurutnya, semangat gotong royong dan kebersamaan perlu terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.

Proses penyembelihan hewan qurban berlangsung tertib, lancar, dan penuh kebersamaan hingga kegiatan selesai dilaksanakan.(Adz)

Shalat Ied di Lapangan Merdeka, Wako Alfin: Idul Adha Momentum Keikhlasan dan Persatuan

Shalat Ied di Lapangan Merdeka, Wako Alfin: Idul Adha Momentum Keikhlasan dan Persatuan

SUNGAI PENUH - Wali Kota Sungai Penuh, Alfin melaksanakan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah bersama masyarakat di Lapangan Merdeka Kota Sungai Penuh, Rabu pagi (27/5/26).

Pelaksanaan Sholat Idul Adha berlangsung khidmat dan dipadati jamaah yang datang dari berbagai wilayah di Kota Sungai Penuh untuk bersama-sama merayakan hari besar umat Islam tersebut.

Dalam sambutannya, Wako Alfin menyampaikan bahwa ibadah qurban merupakan bentuk keteladanan tentang keikhlasan, pengorbanan, serta kepedulian terhadap sesama. Momentum Idul Adha, menurutnya, harus menjadi penguat rasa kebersamaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Selain itu, Wako Alfin juga mengajak seluruh masyarakat Kota Sungai Penuh untuk bersama-sama mendoakan para jamaah haji asal Kota Sungai Penuh yang saat ini tengah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Walikota Sungai Penuh Alfin dan Wawako Azhar Hamzah bersama tmasyarakat setelah pelaksanaan shalat Ied di Lapangan Merdeka SUngai Penuh, Rabu, 27/05.(Ist)

“Mari kita bersama mendoakan jamaah haji Kota Sungai Penuh agar senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan ibadah, serta kembali ke tanah air menjadi haji dan hajjah yang mabrur,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Wako Alfin turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang selama ini terus mendukung Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam pelaksanaan pembangunan daerah.

Menurutnya, dukungan dan kebersamaan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan kemajuan Kota Sungai Penuh yang lebih baik ke depan.

Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 H diharapkan dapat semakin mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat semangat persatuan di tengah masyarakat Kota Sungai Penuh. (Adz)

Wali Kota Sungai Penuh Luncurkan Kotak Amal Digital dengan Sistem QR Barcode

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH didampingi Wakil Wali Kota Azhar Hamzah secara resmi melaunching Digitalisasi Legalitas Kotak Amal dengan Sistem QR Barcode.(Ist)

SUNGAI PENUH – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH didampingi Wakil Wali Kota Azhar Hamzah secara resmi melaunching Digitalisasi Legalitas Kotak Amal dengan Sistem QR Barcode, bertempat di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Selasa (26/05/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa, S.Sos., M.M., unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Alpian, SE., M.M., Panit Idensos Cegah Satgaswil Jambi Detasemen Khusus 88 Anti Teror Polri AKP Sudiro, S.Pd.I., M.H. beserta rombongan, Ketua MUI Kota Sungai Penuh, para staf ahli, para asisten Setda, kepala perangkat daerah, kabag, serta para camat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital saat ini telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam tata kelola pengumpulan dan penyaluran dana sosial keagamaan.

Baca Juga: Sinergi Pemkot dan Lembaga Adat Sungaipenuh, Shalat Idul Adha 1447 H Dimatangkan

“Digitalisasi kotak amal melalui QR Barcode merupakan bentuk pemanfaatan teknologi yang sangat tepat, modern, dan menjawab kebutuhan masyarakat saat ini. Melalui program ini, masyarakat akan semakin mudah dalam bersedekah dan berinfak secara aman, cepat, dan praktis,” ujar Wali Kota.

Lebih lanjut disampaikannya, selain memberikan kemudahan bagi masyarakat, program ini juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan transparansi pengelolaan dana umat sekaligus mencegah potensi penyalahgunaan kotak amal untuk kepentingan yang tidak sesuai dengan tujuan sosial dan keagamaan.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH didampingi Wakil Wali Kota Azhar Hamzah secara resmi melaunching Digitalisasi Legalitas Kotak Amal dengan Sistem QR Barcode.(Ist)

“Program ini bukan hanya tentang kemudahan transaksi, tetapi juga bentuk komitmen bersama dalam menjaga akuntabilitas dan memastikan dana umat benar-benar dikelola secara amanah dan tepat sasaran,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Detasemen Khusus 88 Anti Teror Polri yang telah berkolaborasi bersama Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam menghadirkan program digitalisasi legalitas kotak amal tersebut.

Baca Juga: 7 Tahun Dipelihara, Sapi Berbobot 836 Kg Milik Warga Jambi Dipilih Jadi Kurban Presiden Prabowo

Menurutnya, sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, serta mendukung kemajuan daerah.

“Kami sangat mendukung kolaborasi ini. Sinergitas yang terjalin menjadi langkah nyata dalam menjaga keamanan sekaligus memperkuat tata kelola sosial keagamaan yang lebih baik di Kota Sungai Penuh,” ungkapnya.

Sebagai penanda dimulainya program tersebut, Wali Kota Sungai Penuh bersama Wakil Wali Kota secara resmi melaunching Digitalisasi Legalitas Kotak Amal dengan Sistem QR Barcode.

Melalui inovasi ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap pengelolaan kotak amal dapat berjalan lebih tertib, transparan, akuntabel, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menyalurkan sedekah dan infak, sejalan dengan pemanfaatan teknologi digital di era modern. (Adz) 

Sinergi Pemkot dan Lembaga Adat Sungaipenuh, Shalat Idul Adha 1447 H Dimatangkan

 

Sinergi antara Pemkot dengan Lembaga Adat, Shalat Idul Adha 1447 H di Sungai Penuh Dimatangkan.(ist)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus mematangkan persiapan pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah. Kepastian tersebut mengemuka saat Wali Kota Sungai Penuh Alfin menerima kunjungan panitia dan petugas pelaksana Shalat Idul Adha di rumah dinas wali kota, Senin malam (25/5/2026).

Pertemuan itu menjadi bagian dari koordinasi akhir antara pemerintah daerah, unsur adat, tokoh agama, dan panitia guna memastikan pelaksanaan ibadah Idul Adha berlangsung aman, tertib, dan lancar di Lapangan Merdeka Kota Sungai Penuh.

Hadir mendampingi Wali Kota Alfin, Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, Sekretaris Daerah, para asisten, kepala SKPD, unsur Lembaga Adat Enam Luhah Sungai Penuh, Ketua Lembaga Adat Pondok Tinggi, Ketua Adat Dusun Baru, Depati Nan Batujuh, para camat, lurah, pengurus masjid.

Baca Juga: Pimpin Upacara Gabungan ASN, Sekda Alpian Soroti Disiplin dan Kemacetan di Lingkungan Pemkot Sungai Penuh

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kerapatan Adat Depati Nan Batujuh Aspar Nasir menyampaikan laporan kesiapan pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kepada pemerintah daerah. Ia menyebut seluruh kebutuhan teknis dan kesiapan panitia telah dipersiapkan secara maksimal.

Sinergi antara Pemkot dengan Lembaga Adat, Shalat Idul Adha 1447 H di Sungai Penuh Dimatangkan.(ist)

Selain itu, panitia turut menyerahkan daftar petugas pelaksanaan Shalat Idul Adha yang telah ditetapkan. Hendri Candra dipercaya sebagai khatib, Muhammad sebagai imam, Endi Lukman sebagai mubaligh pertama, dan Muhammad Iqbal Mulyadi sebagai mubaligh kedua.

Wali Kota Alfin menyampaikan apresiasi atas keterlibatan seluruh unsur masyarakat dan lembaga adat dalam mendukung pelaksanaan Idul Adha tahun ini. Menurutnya, kekompakan antara pemerintah, tokoh adat, dan masyarakat menjadi modal utama menjaga kekhidmatan perayaan hari besar keagamaan di Kota Sungai Penuh.

Bacaan Lainnya: 7 Tahun Dipelihara, Sapi Berbobot 836 Kg Milik Warga Jambi Dipilih Jadi Kurban Presiden Prabowo

“Pemerintah Kota Sungai Penuh berkomitmen memastikan seluruh rangkaian pelaksanaan Shalat Idul Adha berjalan baik, mulai dari persiapan hingga selesai pelaksanaan nanti,” ujar Alfin.

Ia juga mengungkapkan bahwa jumlah hewan kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah di Kota Sungai Penuh mencapai sekitar 647 ekor sapi ditambah ratusan hewan kurban kambing yang tersebar di berbagai wilayah.

Wali Kota berharap pelaksanaan Idul Adha tahun ini tidak hanya berjalan sukses, tetapi juga semakin memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat Kota Sungai Penuh. 

Pimpin Upacara Gabungan ASN, Sekda Alpian Soroti Disiplin dan Kemacetan di Lingkungan Pemkot Sungai Penuh

Sekretaris Daerah (Sekda) Alpian, SE., MM., memimpin upacara gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Sungai Penuh yang digelar di lapangan Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Senin (25/5/2026).(Ist)

Sungai Penuh, Merdekapost.com - Wali Kota Sungai Penuh diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Alpian, SE., MM., memimpin upacara gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Sungai Penuh yang digelar di lapangan Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Senin (25/5/2026).

Upacara tersebut dihadiri oleh para asisten, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Dalam amanatnya, Sekda Alpian menekankan pentingnya kedisiplinan ASN, khususnya dalam mengikuti apel gabungan rutin setiap hari Senin. Pada kesempatan itu, Alpian secara mendadak menginstruksikan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sungai Penuh untuk melakukan absensi manual langsung di lapangan upacara.

Baca Juga: Kapolres Cup U-40 Resmi Dibuka, Wako Alfin: Persaudaraan Jadi Kekuatan Utama

Langkah tersebut dilakukan guna memastikan tingkat kehadiran dan kedisiplinan ASN dari masing-masing OPD yang mengikuti upacara gabungan.

Selain itu, Sekda Alpian juga menyoroti persoalan kemacetan yang kerap terjadi setiap pelaksanaan apel gabungan hari Senin. Menurutnya, ruas jalan utama menuju Kantor Wali Kota Sungai Penuh sering mengalami kepadatan panjang, sehingga banyak ASN terlambat mengikuti upacara maupun mengisi absensi “Siap Juara” yang telah dijadwalkan mulai pukul 07.00 WIB hingga 07.30 WIB.

Sekretaris Daerah (Sekda) Alpian, SE., MM., memimpin upacara gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Sungai Penuh yang digelar di lapangan Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Senin (25/5/2026).(Ist)

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Alpian menginstruksikan BKPSDM, Bagian Organisasi, dan Dinas Kominfo Kota Sungai Penuh untuk kembali membahas mekanisme pelaksanaan apel gabungan hari Senin.

Ia mengusulkan agar apel rutin hari Senin ke depan dilaksanakan di masing-masing dinas guna mengurangi kemacetan dan meningkatkan efektivitas kerja ASN. Sementara itu, apel gabungan Hari Kesadaran Nasional (HKN) setiap tanggal 17 tetap diwajibkan dilaksanakan di halaman Kantor Wali Kota Sungai Penuh.

Baca Juga: Kopi Kerinci Tembus Pasar Internasional, Pemprov Jambi Dorong Lewat Pelabuhan Daerah

Lebih lanjut, Sekda Alpian juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Sungai Penuh akan melaksanakan penyembelihan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di halaman Masjid Kantor Wali Kota Sungai Penuh.

Pada akhir amanatnya, Alpian menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Sungai Penuh yang dinilai sukses melaksanakan tugas pengamanan dan pelaksanaan upacara bendera.

Ia juga memberikan apresiasi atas langkah penertiban di kawasan Pasar Tanjung Bajure menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah demi menciptakan ketertiban dan kenyamanan masyarakat.(*) 

(Aldie Prasetya / Sumber: MC Kominfo). 

Temui Baznas Pusat, Wako Alfin Perjuangkan Usulan Prioritas dan Mendesak

Temui Baznas Pusat, Wako Alfin Perjuangkan Usulan Prioritas dan Mendesak: Bantuan Rumah, Ambulans dan UMKM untuk Kota Sungai Penuh.(mpc)

JAKARTA, MERDEKAPOST.COM – Pemerintah Kota Sungai Penuh mulai memperkuat sinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pusat guna memperluas program bantuan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Langkah tersebut ditandai dengan pertemuan langsung antara Wali Kota Sungai Penuh, Alfin dan jajaran Baznas Pusat, Kamis (21/5/2026).

Dalam audiensi tersebut, Wali Kota Alfin membawa sejumlah usulan prioritas yang dinilai mendesak bagi masyarakat. Program yang diajukan meliputi bantuan rumah layak huni, pengadaan ambulans, beasiswa pendidikan bagi pelajar kurang mampu, hingga dukungan permodalan dan pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Baca Juga: Wawako Azhar Lepas Nindya Eltsani Kembali Bertugas di Istana Negara

Pertemuan itu juga dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Koordinator Wilayah Sumatera, serta Ketua Baznas Provinsi Jambi. Diskusi berlangsung fokus pada penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan Baznas agar penyaluran bantuan sosial lebih efektif dan tepat sasaran.

Wako Alfin menilai peran Baznas sangat strategis dalam membantu pemerintah daerah mempercepat penanganan persoalan sosial masyarakat. Menurutnya, kolaborasi lintas lembaga diperlukan agar program kesejahteraan mampu menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan.

Baca Juga: 3S Panen Penghargaan, Gerakan Sederhana Berdampak Nyata

“Program seperti rumah layak huni, ambulans, dan beasiswa sangat dibutuhkan masyarakat. Kami berharap sinergi bersama Baznas dapat memberi dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga,” ujar Alfin.

Selain bantuan sosial, pembahasan juga mengarah pada penguatan program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui dukungan terhadap pelaku UMKM. Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap dukungan Baznas dapat membuka peluang usaha baru sekaligus meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga.

Audiensi tersebut menjadi bagian dari langkah Pemkot Sungai Penuh membangun jaringan dukungan nasional untuk mempercepat pembangunan sosial dan pengentasan kemiskinan di daerah.(*adz)

Wawako Azhar Lepas Nindya Eltsani Kembali Bertugas di Istana Negara

Wawako Sungai Penuh  Azhar Hamzah secara resmi melepas Nindya Eltsani Fawwaz Kembali Bertugas di Istana Negara. (Istimewa)

SUNGAI PENUH – Wakil Wali Kota Sungai Penuh secara resmi melepas keberangkatan siswi berprestasi asal Kota Sungai Penuh, Nindya Eltsani Fawwaz, untuk kembali menjalankan tugas kenegaraan pada peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Jakarta.

Nindya Eltsani Fawwaz siswi SMAN 2 Sungai Penuh, merupakan perwakilan Provinsi Jambi yang sebelumnya telah sukses menjalankan tugas sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional pada peringatan HUT Kemerdekaan RI di Istana Merdeka tahun 2025.

Baca Juga; 3S Panen Penghargaan, Gerakan Sederhana Berdampak Nyata

Pada tahun 2026 ini, Nindya Eltsani Fawwaz kembali dipercaya untuk bertugas dalam rangka peringatan Hari Lahir Pancasila yang akan dilaksanakan di Jakarta pada 1 Juni 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas capaian yang diraih Nindya. 

Wawako Sungai Penuh  Azhar Hamzah secara resmi melepas Nindya Eltsani Fawwaz Kembali Bertugas di Istana Negara. (Istimewa)

“Kami bangga atas prestasi yang diraih Nindya capaian ini merupakan bukti bahwa putra-putri Kota Sungai Penuh mampu bersaing dan dipercaya mengemban tugas negara," ucapnya 

"Semoga dapat menjalankan amanah dengan baik,” tambahnya Wawako Azhar Hamzah 

Acara pelepasan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh pelatih, keluarga, serta Kepala Perangkat Daerah terkait.(*Adz)

Ketua TP PKK Sungai Penuh Buka Bimtek Posyandu, Fokus Tingkatkan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

Ketua TP PKK Sungai Penuh Buka Bimtek Posyandu, Fokus Tingkatkan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak.(Ist)

SUNGAI PENUH – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin, resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Pembina Posyandu Bidang Kesehatan Tahun 2026, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan berlangsung di Hotel Grand Kerinci dan diikuti pengurus PKK, tenaga kesehatan, perwakilan pemerintah desa, serta peserta bimtek dari berbagai wilayah di Kota Sungai Penuh.

Bimtek tersebut bertujuan meningkatkan kualitas pengelolaan Posyandu agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin optimal, khususnya bagi ibu dan anak.

Baca Juga: Banjir Bandang Terjang Lima Desa di Tanjung Pauh Mudik

Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua Dharma Wanita Kota Sungai Penuh Winda Alpian, Kepala Dinas Kesehatan, jajaran pengurus PKK Kota Sungai Penuh, serta perwakilan pemerintah desa.

Dalam sambutannya, Sri Kartini Alfin menegaskan bahwa Posyandu memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat dan pencegahan stunting.

Menurutnya, peningkatan kapasitas tim pembina Posyandu menjadi langkah penting agar pelayanan kesehatan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Baca Juga: Kapolsek Sitinjau Laut Iptu Sigit Purwanto Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118 Tahun 2026

“Melalui Bimtek ini, kami ingin mendorong peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak, termasuk memperkuat upaya pencegahan stunting. Kami berharap seluruh peserta dapat menambah pengetahuan dan kemampuan dalam pengelolaan Posyandu sehingga mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan pemerintah desa dalam mendukung program kesehatan di Kota Sungai Penuh.

Kegiatan berlangsung lancar dan penuh antusiasme. Ke depan, TP PKK Kota Sungai Penuh berharap bimtek tersebut mampu melahirkan tim pembina Posyandu yang aktif, inovatif, dan berperan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.(*Adz)

Sidak di Kantor Camat Sungai Bungkal, Wako Alfin Ingatkan ASN Disiplin dan Layani Warga

Sidak di Kantor Camat Sungai Bungkal, Wako Alfin Ingatkan ASN Disiplin dan Layani Warga dengan baik.(Ist)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH, melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di kantor Kecamatan Sungai Bungkal, Senin (19/5/2026)

Wako yang akrab disapa Bang Alfin menjelaskan, sidak ini dilakukan untuk memastikan para pegawai hadir dan menjalankan tugas sesuai dengan tanggungjawab masing-masing.

Selain itu, orang nomor satu di Bumi Sahalun Suhak Salatuh Bdei juga mengecek dan memastikan pelayanan publik berjalan optimal serta benar-benar memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Kantor-kantor ini bersentuhan langsung dengan masyarakat, terutama mengenai pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terhambat, harus berjalan baik,” tegasnya.

Sidak di Kantor Camat Sungai Bungkal, Wako Alfin Ingatkan para ASN gara Disiplin dan Layani masyarakat dengan baik.(Ist)

Ia menambahkan, disiplin dan tanggung jawab merupakan hal penting yang harus dimiliki setiap ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“ASN harus menjadi contoh yang baik di tengah masyarakat. Kehadiran dan kedisiplinan sangat mempengaruhi kualitas pelayanan publik,” ungkapnya.

Dari sidak tersebut, masih ditemukan beberapa pegawai yang belum hadir tanpa keterangan yang jelas.(*aDZ)

Proyek Normalisasi dan Irigasi, Ada Dugaan Pelanggaran Teknis dan Keuangan di Tubuh PT Wika

Sungai Penuh – Proyek yang dikerjakan oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau PT WIKA di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh sepanjang tahun 2025 masih menyisakan polemik panjang. Proyek normalisasi sungai dan pembangunan irigasi yang semula diharapkan menjadi solusi pengendalian banjir serta mendukung sektor pertanian, justru menuai berbagai sorotan dari masyarakat.

Sejak awal pelaksanaan, sejumlah persoalan muncul di lapangan. Mulai dari kualitas pekerjaan yang dinilai tidak maksimal, dugaan pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi, hingga lemahnya pengawasan pelaksanaan proyek.

Sorotan paling banyak muncul pada proyek normalisasi di kawasan Sungai Batang Merao serta pembangunan irigasi di wilayah Kayu Aro. Warga menilai pengerjaan dilakukan terkesan amburadul dan tidak rapi. Bahkan pada proyek irigasi Kayu Aro, cerucut pengaman disebut tidak terpasang sepenuhnya sebagaimana mestinya.

Baca Juga: HIMSAK Soroti TPST di Kawasan Hutan: Wali Kota Sungai Penuh di Duga Abaikan Hukum

Selain itu, proyek juga sempat diterpa isu dugaan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi untuk operasional alat berat. Dugaan tersebut sempat menjadi perbincangan di tengah masyarakat karena dinilai bertentangan dengan aturan penggunaan BBM subsidi.

Tidak hanya persoalan teknis di lapangan, kondisi internal perusahaan pelaksana juga disebut-sebut mengalami kekacauan. Lemahnya pengawasan dinilai menjadi salah satu penyebab berbagai persoalan proyek muncul di sejumlah titik pekerjaan.

Kini, memasuki bulan kelima tahun 2026, muncul lagi informasi terbaru terkait dugaan persoalan pencairan dana proyek. Berdasarkan informasi yang beredar, terdapat dugaan dana proyek tidak dicairkan sesuai prosedur dan perjanjian kontrak.

Baca Juga: Tak Hanya Reses Amrizal Juga Serahkan Bantuan di Bengkolan Dua, Bupati Monadi Turut Hadir

Bahkan, dana proyek disebut tidak masuk ke rekening perusahaan sebagaimana mekanisme resmi, melainkan mengalir ke rekening pihak ketiga. Jika dugaan tersebut benar, maka hal itu dinilai berpotensi melanggar aturan hukum dan tata kelola keuangan proyek.

Berbagai persoalan yang mencuat membuat masyarakat mempertanyakan kualitas pengawasan terhadap proyek-proyek bernilai besar tersebut. Publik berharap adanya penjelasan resmi dari pihak terkait agar polemik yang berkembang tidak terus menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak PT WIKA terkait berbagai dugaan yang berkembang tersebut.(*)

HIMSAK Soroti TPST di Kawasan Hutan: Wali Kota Sungai Penuh di Duga Abaikan Hukum

Operasional Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di kawasan Renah Kayu Embun (RKE) kini menjadi bom waktu bagi Pemerintah Kota Sungai Penuh. Persoalan ini tidak lagi sekadar bicara soal sampah, tetapi sudah masuk ke wilayah yang jauh lebih serius: dugaan pelanggaran hukum kehutanan dan lingkungan hidup di kawasan hutan produksi tetap.

Pemerintah Kota Sungai Penuh sibuk membangun citra bahwa TPST RKE adalah simbol modernisasi pengelolaan sampah berbasis konsep 3R (reduce, reuse, recycle). Publik disuguhi narasi tentang mesin pencacah organik, pengolahan maggot, mesin komposer, hingga produksi biji plastik. Semuanya dibingkai seolah menjadi tonggak kemajuan lingkungan hidup Kota Sungai Penuh.

Namun pertanyaannya sederhana: apa gunanya berbicara soal “lingkungan modern” jika berdiri di atas kawasan hutan yang legalitasnya justru dipersoalkan?

Fakta yang tidak bisa ditutupi adalah TPST tersebut berada di kawasan hutan produksi tetap. Dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, penggunaan kawasan hutan untuk kepentingan di luar kehutanan wajib memperoleh Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) dari pemerintah pusat melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Aturan ini bukan formalitas. Ini adalah pagar hukum agar hutan tidak dijarah atas nama pembangunan.

Masalahnya, TPST RKE diduga sudah dibangun dan dioperasikan sebelum seluruh izin kehutanan dan lingkungan hidup diselesaikan. Jika dugaan ini benar, maka publik patut bertanya: apakah pemerintah sedang menjalankan pembangunan, atau justru mempertontonkan bagaimana aturan bisa dinegosiasikan oleh kekuasaan?

Yang lebih ironis, kawasan Renah Kayu Embun sebelumnya juga telah dipersoalkan karena dijadikan lokasi pembuangan sampah yang dianggap tidak sesuai dengan fungsi kawasan hutan. Alih-alih melakukan pemulihan kawasan, pemerintah justru kembali menghadirkan aktivitas persampahan dengan skala yang lebih besar dan dibungkus jargon “TPST modern”.

Ini menimbulkan kecurigaan serius: jangan-jangan modernisasi hanya dijadikan tameng untuk melegitimasi pelanggaran lama.

Pemerintah boleh saja berbicara tentang target Adipura dan transformasi pengelolaan sampah. Namun penghargaan lingkungan tidak akan pernah bermakna jika diperoleh dengan mengorbankan kepastian hukum dan keberlanjutan kawasan hutan. Jangan sampai demi mengejar simbol prestise, pemerintah justru meninggalkan jejak persoalan ekologis dan hukum yang jauh lebih besar.

Belum lagi persoalan lingkungan hidup. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, kegiatan pengolahan sampah skala besar wajib memiliki persetujuan lingkungan melalui AMDAL atau UKL-UPL. Tanpa dokumen tersebut, operasional TPST berpotensi cacat hukum dan dapat dikenai sanksi administratif hingga pidana apabila terbukti menimbulkan pencemaran atau kerusakan lingkungan.

Persoalan ini tidak boleh dianggap sepele. Sebab ketika pemerintah mulai merasa bisa membangun apa saja di kawasan hutan tanpa transparansi penuh kepada publik, maka yang sedang dipertaruhkan bukan hanya legalitas proyek, tetapi juga wibawa hukum itu sendiri.

Sebagai organisasi mahasiswa yang lahir dari semangat menjaga marwah alam Kerinci. Efandra Rahmat Hidayat selaku Presiden HIMSAK menegaskan "Pemerintah Kota Sungai Penuh wajib membuka seluruh dokumen legalitas TPST RKE kepada publik. Mulai dari izin penggunaan kawasan hutan, persetujuan lingkungan, hingga kajian dampak ekologisnya. Transparansi adalah kewajiban, bukan pilihan."

Kami juga mendesak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta aparat penegak hukum melakukan audit menyeluruh terhadap keberadaan TPST tersebut.

Hutan bukan tanah kosong yang bisa dipakai sesuka hati atas nama pembangunan.(*)

*Penulis: Efandra Rahmat Hidayat, Presiden Himpunan Mahasiswa Sakti Alam Kerinci (HIMSAK) 


Musda VI PPNI Kota Sungai Penuh Sukses, Wako Alfin: Perawat Garda Terdepan Pelayanan Kesehatan

Wako Alfin membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) VI Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Sungai Penuh.(Adz)

SUNGAI PENUH - Musyawarah Daerah (Musda) VI Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Sungai Penuh berjalan sukses.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wali Kota Sungai Penuh Alfin, turut dihadiri Ketua TP-PKK Kota Sungai Penuh Sri Kartini Alfin, dan jajaran pengurus dan anggota PPNI, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Wali Kota Alfin menyampaikan apresiasi kepada seluruh perawat yang selama ini terus menunjukkan dedikasi dan pengabdian dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Baca Juga:

Wako Alfin Resmi Buka FLS2N dan O2SN Tingkat Kota Sungai Penuh 2026

Menurutnya, perawat memegang peranan penting sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan karena selalu hadir mendampingi pasien, mulai dari proses perawatan hingga pemulihan.

“Perawat merupakan salah satu pilar utama pelayanan kesehatan. Profesionalisme, kepedulian, dan semangat pengabdian yang dimiliki para perawat sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat,” ujar Alfin.

Baca Juga:

Kamabicab Kerinci Buka Jambore Cabang 2026, Kak Monadi Dorong Generasi Muda yang Tangguh dan Berkarakter

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Sungai Penuh terus mendorong peningkatan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, ramah, aman, adil, dan manusiawi agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.

Alfin juga berharap Musda VI PPNI menjadi momentum memperkuat soliditas organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas sumber daya perawat di Kota Sungai Penuh.

“Melalui Musda ini, saya berharap lahir program-program kerja yang mampu mendukung kemajuan pelayanan kesehatan dan memperkuat peran perawat di tengah masyarakat,” tambahnya. (Red)

Wako Alfin Resmi Buka FLS2N dan O2SN Tingkat Kota Sungai Penuh 2026

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH secara resmi membuka kegiatan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Olimpiade Sains Nasional (OSN), Lomba Cerdas Cermat (LCC), Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI), Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), dan Gala Siswa Indonesia (GSI) jenjang SD/MI dan SMP/MTs se-Kota Sungai Penuh Tahun 2026, Kamis (14/5).

Kegiatan yang digelar sebagai ajang pengembangan prestasi dan kreativitas pelajar tersebut diikuti peserta dari berbagai sekolah di Kota Sungai Penuh.

Baca Juga: 

Kamabicab Kerinci Buka Jambore Cabang 2026, Kak Monadi Dorong Generasi Muda yang Tangguh dan Berkarakter

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah penting untuk menggali potensi siswa di bidang akademik, olahraga, seni, budaya, dan keagamaan.

“Melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi muda yang berprestasi, berkarakter, serta mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” ujar Wako Alfin.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak, khususnya para guru dan tenaga pendidik, yang terus membina dan mendukung pengembangan bakat siswa di sekolah.

Selain itu, Wali Kota mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan semangat kompetisi yang sehat selama perlombaan berlangsung.(Adz)

Pemkot Sungai Penuh Siapkan Infrastruktur Air Bersih Modern untuk Masyarakat

SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus memperkuat pembangunan infrastruktur dasar guna meningkatkan pelayanan bagi masyarakat. Salah satunya melalui rencana pembangunan Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) berkapasitas 50 liter per detik yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Sosialisasi pembangunan IPAM tersebut secara resmi dibuka oleh Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, Jumat (8/5/2026), di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh.

Pembangunan instalasi pengolahan air minum ini direncanakan berlokasi di Kecamatan Hamparan Rawang dan diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kebutuhan air bersih bagi masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah, Sekda Alpian, pimpinan dan anggota DPRD, para asisten, kepala SKPD, camat, hingga kepala desa se-Kecamatan Hamparan Rawang.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait rencana pembangunan instalasi pengolahan air minum, sekaligus membuka ruang diskusi mengenai progres pekerjaan, potensi kendala di lapangan, hingga solusi agar proses pembangunan berjalan sesuai mekanisme konstruksi yang telah ditetapkan.

Dalam sambutannya, Wako Alfin menegaskan bahwa pembangunan IPAM merupakan langkah strategis Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam mendukung penyediaan air bersih yang layak, aman, dan berkualitas untuk masyarakat.

Bacaan Lainnya:

PLN Lakukan Pemeliharaan Jaringan di Wilayah Penyulang Semurup Sabtu 09/05, Ini Lokasi Terdampak Pemadaman!

Sempat Lumpuh Karena Longsor, Kiini Jalur Muara Hemat Sudah Bisa Dilalui

Pemkot Sungai Penuh Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Koto Tinggi

Menurutnya, ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan dasar yang sangat penting sehingga pembangunan infrastruktur pendukung harus terus diperkuat secara bertahap dan berkelanjutan.

“Pemerintah Kota Sungai Penuh terus berupaya meningkatkan infrastruktur dasar demi kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui pembangunan instalasi pengolahan air minum ini,” ujar Wako Alfin.

Ia juga berharap pembangunan tersebut mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, alim ulama, tokoh pemuda, hingga masyarakat Kota Sungai Penuh secara umum agar program dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi warga.

Selain menjadi sarana penyampaian informasi terkait rencana pembangunan, sosialisasi ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pelayanan air bersih yang lebih baik di Kota Sungai Penuh. (Adz)

Atasi Kekurangan Air Bersih, Perumda Tirta Kahyangan Bangun IPAM 50 L/detik di Rawang

Atasi Kekurangan Air Bersih, Perumda Tirta Kahyangan Bangun IPAM 50 L/detik di Rawang

SUNGAIPENUH, MERDEKAPOST.COM — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kahyangan Kota Sungai Penuh akan membangun Instalasi Pengolahan Air Modern (IPA) berkapasitas 50 liter per detik di kawasan Hamparan Rawang sebagai upaya mengatasi kekurangan pasokan air bersih.

Rencana pembangunan tersebut disosialisasikan kepada masyarakat pada Jumat (8/5/2026), sebagai bagian dari program peningkatan sistem penyediaan air minum di daerah.

Direktur Perumda Tirta Kahyangan, Edi Alfarisi, mengatakan proyek ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2026 dengan nilai sekitar Rp34,8 miliar.

Menurutnya, perjuangan untuk mendapatkan bantuan pembangunan IPA tersebut telah dimulai sejak 2019 ke pemerintah pusat. Setelah melalui proses panjang dan sempat tertunda, proyek ini akhirnya akan direalisasikan pada tahun ini.

“Sosialisasi ini sebenarnya sudah pernah dilakukan sebelumnya, namun sempat batal. Karena itu, kami berharap pembangunan IPA ini benar-benar dapat terlaksana pada 2026,” ujarnya.

Baca Juga:

Pemkot Sungai Penuh Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Koto Tinggi

Ia menjelaskan, saat ini jumlah pelanggan Perumda Tirta Kahyangan telah mencapai 16.764 sambungan. Namun kapasitas produksi air yang tersedia baru sekitar 170 liter per detik, sehingga masih mengalami kekurangan sekitar 40 liter per detik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal.

“Pembangunan IPA berkapasitas 50 liter per detik ini menjadi solusi untuk menutupi kekurangan tersebut,” jelasnya.

Dia juga mengakui bahwa keterbatasan kapasitas membuat distribusi air bersih di sejumlah wilayah masih dilakukan secara bergilir. Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat agar turut mendukung program pembangunan tersebut.

“Kami masih melakukan sistem penggiliran di beberapa tempat. Kami berharap dukungan dari pemerintah, tokoh adat, pemuda, hingga kepala desa agar program ini berjalan lancar,” tambahnya.

Baca Juga:

Sempat Lumpuh Karena Longsor, Kiini Jalur Muara Hemat Sudah Bisa Dilalui

Sementara itu, Pemerintah Kota Sungai Penuh melalui Wali Kota Alfin menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan IPA tersebut. Program ini dinilai sejalan dengan visi dan misi pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan dasar, khususnya pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.

“Mari kita bersama mendukung pembangunan IPA ini agar kebutuhan air bersih masyarakat semakin baik,” demikian ajakan Wali Kota.

Pembangunan IPA di Hamparan Rawang ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan kontinuitas distribusi air bersih, sekaligus memperkuat infrastruktur pelayanan publik di Kota Sungai Penuh.(Ali)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs