SUNGAI PENUH - Lorong di Desa Pasar Baru, Kota Sungai Penuh, masih menyisakan jejak kebakaran. Sebuah bangunan yang dilalap api menjadi saksi musibah yang menimpa warga. Pada Rabu, 7 Oktober 2026, Wali Kota Sungai Penuh Alfin datang melihat langsung kondisi di lokasi.Cari Peta Wilayah
Walikota Alfin tak datang sendirian, Sejumlah pejabat Pemerintah Kota Sungai Penuh dan Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin, turut mendampinginya. Rombongan menyusuri lorong tempat kebakaran terjadi. Mereka kemudian melihat bangunan yang terbakar dan menemui warga terdampak.
Baca Juga: Jelang MTQ ke-55, Wako Alfin dan Wawako Azhar Silaturahmi dan Berikan Motivasi untuk Kafilah
Kunjungan itu tak sekadar meninjau lokasi. Pemerintah Kota Sungai Penuh membawa sejumlah bantuan untuk membantu kebutuhan warga setelah kebakaran. Bantuan tersebut berupa paket logistik, makanan, perlengkapan keluarga, kesehatan, hingga bahan bangunan.
Di hadapan warga, Alfin mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Menurut dia, korban kebakaran membutuhkan dukungan bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan mendesak, tetapi juga untuk memulai kembali kehidupan setelah musibah.
"Atas nama Pemerintah Kota Sungai Penuh, kami turut berduka atas musibah ini. Semoga Bapak dan keluarga diberi kekuatan, kesabaran, serta segera dapat kembali membangun rumah dan menjalani kehidupan seperti sedia kala," ujar Alfin.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Sungai Penuh akan terus hadir memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama saat menghadapi bencana maupun musibah.
Kunjungan ini juga diikuti Sekda Alpian, jajaran OPD, Camat sungai penuh, dan TP. PKK kota sungai penuh, Kepala Desa pasar baru, serta organisasi masyarakat.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan serta dukungan moril dan materil kepada warga yang sedang mengalami musibah,” kata Alfin. Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban korban sehingga mereka bisa segera pulih dan kembali menjalankan aktivitas.
Bantuan juga datang dari pihak lain. TP PKK Kota Sungai Penuh menyerahkan paket sembako melalui Program 3S. Alumni Angkatan 87 Kota Sungai Penuh ikut memberikan bantuan kepada warga terdampak. Dukungan dari berbagai pihak itu menjadi bagian dari upaya membantu keluarga korban melewati masa setelah kebakaran.
Kehadiran Wali Kota bersama Ketua TP-PKK di lokasi kebakaran menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam memberikan pelayanan, perhatian, dan dukungan kepada masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.
Di sela kunjungannya, Alfin mengingatkan warga agar lebih waspada terhadap ancaman kebakaran. Kewaspadaan, menurut dia, diperlukan untuk menghadapi berbagai potensi bencana, baik bencana alam maupun sosial. Kebakaran dapat terjadi sewaktu-waktu sehingga pencegahan perlu menjadi perhatian bersama.
Kunjungan tersebut turut dihadiri BPBD Kota Sungai Penuh, Dinas Sosial, serta Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan. Pengurus TP PKK Kota Sungai Penuh juga hadir.
Sementara itu, Sudirman menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian yang diberikan oleh Wali Kota Sungai Penuh, Ketua TP-PKK, serta seluruh jajaran Pemerintah Kota Sungai Penuh.
"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Wali Kota, Ibu Ketua TP-PKK, dan seluruh Pemerintah Kota Sungai Penuh yang telah datang langsung memberikan bantuan dan perhatian kepada keluarga kami. Bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk memulai kembali kehidupan setelah musibah ini," ungkap Sudirman.
Kunjungan tersebut turut dihadiri BPBD Kota Sungai Penuh, Dinas Sosial, serta Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan. Pengurus TP PKK Kota Sungai Penuh juga hadir.
Di lorong Pasar Baru yang baru dilanda musibah itu, bantuan yang datang mungkin belum dapat mengganti seluruh kerugian. Namun, bagi warga terdampak, perhatian dan uluran tangan menjadi langkah awal untuk kembali bangkit. (Red)


