Pangan Murah di Sungai Penuh Langkah Nyata Pemkot Bantu Kebutuhan Pokok Masyarakat dengan Harga Terjangkau

Pangan Murah di Sungai Penuh Langkah Nyata Pemkot Bantu Kebutuhan Pokok Masyarakat dengan Harga Terjangkau.(adz)

Sungai Penuh, Merdekapost.com – Pemerintah Kota Sungai Penuh menggelar Gerakan Pangan Murah di depan Gedung Nasional Sungai Penuh, Sabtu (14/2/2026). Pemerintah menginisiasi kegiatan ini untuk menjaga ketersediaan pasokan dan menekan gejolak harga pangan menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, bersama Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah Alpian, Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh, serta jajaran kepala OPD menghadiri langsung kegiatan tersebut. Pemerintah pusat dan provinsi turut mendukung pelaksanaan acara ini melalui kehadiran perwakilan Badan Pangan Nasional, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Satgas Pangan, dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Sungai Penuh.

Dalam rangkaian kegiatan, Wali Kota Alfin memimpin pertemuan koordinasi bersama Badan Pangan Nasional, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi, dan Satgas Pangan. Pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga ketersediaan bahan pokok serta memastikan stabilitas harga menjelang Ramadhan.

Melalui Gerakan Pangan Murah, masyarakat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Pemerintah menyediakan beras, gula pasir, bawang merah, dan telur ayam dengan harga subsidi, antara lain gula pasir Rp17.500 per kilogram, beras Rp60.000 per karung, bawang merah Rp25.000 per kilogram, serta telur ayam Rp50.000 per papan.

Baca Juga: Jelang Ramadhan, Satreskrim Polres Kerinci Ambil Langkah Proaktif Pastikan Stabilitas Harga dan Stok Bahan Pokok

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Sungai Penuh menyampaikan apresiasi kepada Badan Pangan Nasional, Pemerintah Provinsi Jambi, Satgas Pangan, serta seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah menjadi langkah nyata pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Wali Kota juga menilai kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah mampu menjaga stabilitas pasokan serta mengendalikan harga pangan di Kota Sungai Penuh. Ia turut mengapresiasi panitia dan seluruh pihak atas terselenggaranya kegiatan secara tertib dan lancar.

Ke depan, Wali Kota berharap pemerintah dapat terus melaksanakan program serupa secara berkelanjutan, terutama menjelang momentum penting seperti bulan suci Ramadhan, agar masyarakat merasakan langsung manfaat kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan dan daya beli.(adz)

Jalan Depan Gedung Nasional Rusak Parah, Warga: "Jangan Dibiarkan Terlalu Lama"

Jalan Depan Gedung Nasional Rusak Parah, Warga bilang Jangan Dibiarkan Terlalu Lama.(adz/mpc)

Sungai Penuh – Di tengah gencarnya pembangunan infrastruktur yang digaungkan Pemerintah Kota Sungai Penuh, kondisi jalan di depan Gedung Nasional—tepat di kawasan rumah dinas Wakil Wali Kota, justru memunculkan sorotan. Ruas jalan yang menggunakan batu andesit itu kini terlihat rusak, bergelombang, dan sejumlah batunya dilaporkan terlepas.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pekerjaan jalan tersebut telah dua kali dilakukan perbaikan. Namun hingga kini, permukaan jalan masih belum rata dan bahkan dinilai semakin memburuk. Kondisi itu dikhawatirkan membahayakan pengendara, terutama pada jam-jam sibuk ketika arus lalu lintas meningkat.

Baca Juga: Disdik Sungai Penuh Pindah ke Kantor Baru, Kantor Lama di Rusak, Dewan Kecam Pengrusakan Aset

“Kami hampir setiap hari melintas di sini. Jalannya makin parah, bergelombang dan batu andesit banyak yang lepas. Sangat berbahaya bagi pengendara,” ujar salah seorang warga yang ditemui di lokasi.

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret tanpa harus menunggu kondisi semakin parah. Menurut mereka, perbaikan jalan di kawasan strategis seharusnya menjadi prioritas demi keselamatan pengguna jalan.

Selain itu, masyarakat juga berharap fungsi pengawasan DPRD Kota Sungai Penuh dapat berjalan optimal dalam mengawal kualitas pekerjaan infrastruktur. “Jangan sampai persoalan seperti ini berlarut-larut. Keselamatan masyarakat harus diutamakan,” tambah warga tersebut.

Baca Juga: Jalan Provinsi Dikerok Tanpa Kejelasan, Warga Terancam Kecelakaan

Pantauan media di lapangan menunjukkan sejumlah titik permukaan jalan mengalami gelombang cukup tajam dan celah antar batu yang berpotensi menyebabkan kendaraan kehilangan keseimbangan, khususnya bagi pengendara roda dua.

Sementara itu, Ketua Umum LSM Petisi Sakti, Indra Wirawan, S.Pd., menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan tidak seharusnya menunggu viral atau sorotan publik.

“Pemerintah perlu lebih peka. Jalan rusak, apalagi berada di kawasan strategis, tidak boleh dibiarkan terlalu lama. Kritik masyarakat ini adalah bentuk partisipasi publik agar pembangunan berjalan lebih baik dan tepat sasaran,” tegas Indra.

Baca Juga:

Wako Alfin Serahkan Sembako Ramadhan dan Bantuan Renovasi Rumah Baznaz 

Hukum Adat Masuk KUHP Baru, LAM Jambi-Aparat Penegak Hukum Godok Aturan Perda

Ia juga menekankan pentingnya respons cepat dan transparan dari pemerintah daerah terhadap keluhan warga.

“Kalau segera diperbaiki dan dikomunikasikan dengan baik, masyarakat pasti mengapresiasi. Ini bukan soal lokasi pejabat, tetapi soal keselamatan dan kenyamanan bersama,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari dinas terkait mengenai rencana penanganan kerusakan jalan tersebut.(*)

Disdik Sungai Penuh Pindah ke Kantor Baru, Kantor Lama di Rusak, Dewan Kecam Pengrusakan Aset

Disdik Kota Sungai Penuh Pindah Kantor Baru, Kantor Lama di Rusak: Maswan, Anggota DPRD Mengecam keras pengrusakan aset.(adz/mpc)

Sungai Penuh,Merdekapost.com - Kebijakan pemindahan Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Sungai Penuh ke eks kompleks  Kantor Bupati menuai sorotan. Perpindahan tersebut dinilai terkesan dipaksakan, terlebih di tengah kondisi kantor lama di Desa Sumur Gedang yang baru selesai dibangun dan disebut masih sangat layak digunakan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kantor baru dinilai kurang memadai dari sisi fasilitas dan kelengkapan. Untuk menutupi kekurangan tersebut, sejumlah fasilitas di kantor lama justru dibongkar dan dipindahkan. Padahal, gedung lama berdiri di atas lahan yang luas dengan beberapa bangunan baru yang masih dalam kondisi baik.

Akibat pembongkaran itu, gedung Disdik lama berpotensi terbengkalai dan tidak lagi difungsikan secara optimal. Hingga kini, belum ada penjelasan resmi terkait alasan mendasar pemindahan ke kantor yang dinilai lebih sempit dan minim fasilitas.

Baca Juga: 

Dandim 0417/Kerinci Tekankan kepada Anggota agar Bijak Bermedsos dan Jauhi Kegiatan Ilegal

Wako Alfin Serahkan Sembako Ramadhan dan Bantuan Renovasi Rumah Baznaz

Kepala Bidang Aset Kota Sungai Penuh, Agus, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp belum memberikan tanggapan meski pesan telah terkirim. Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon juga belum membuahkan hasil.

Sementara itu, dilansir dari media Portal Buana, Anggota DPRD Kota Sungai Penuh Komisi I, Maswan, menyampaikan keprihatinannya atas pencopotan fasilitas di kantor lama. Ia menilai tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan.

“Sangat disayangkan perbuatan oknum Dinas Pendidikan yang telah melakukan perusakan kantor dinas lama. Apa pun alasannya, tindakan tersebut tidak bisa diterima karena telah merusak aset negara,” tegas Maswan.

Baca Juga: Hukum Adat Masuk KUHP Baru, LAM Jambi-Aparat Penegak Hukum Godok Aturan Perda

Maswan mengaku telah melaporkan persoalan ini kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sungai Penuh. Ia meminta agar penanganan dilakukan secara objektif dan transparan.

“Saya sudah melaporkan hal ini ke Sekda. Jangan sampai masyarakat setempat yang dijadikan kambing hitam. Harus jelas siapa yang bertanggung jawab,” tambahnya.

Kebijakan relokasi kantor ini juga memunculkan tanda tanya publik. Pasalnya, tidak hanya Disdik yang dipindahkan dari wilayah barat kota ke pusat kota, tetapi juga Dinas Pariwisata yang sebelumnya berada di tengah kota justru dipindah ke wilayah Tanah Kampung di ujung timur Kota Sungai Penuh.

Bacaan Lainnya: Jalan Provinsi Dikerok Tanpa Kejelasan, Warga Terancam Kecelakaan

Berdasarkan video yang beredar di masyarakat, terlihat sejumlah fasilitas di kantor lama dibongkar, mulai dari pintu, stop kontak, instalasi lampu hingga perlengkapan lainnya.

Untuk di ketahui, berdasarkan informasi masyarakat desa Sumur Gedang, tanah yang didirikan bangunan untuk kantor Disdik Sungai Penuh itu adalah tanah hibah dari masyarakat setempat guna untuk memajukan pendidikan termasuk untuk kantor Disdik.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh belum memberikan keterangan resmi terkait alasan relokasi, kondisi kantor baru, maupun status pemanfaatan gedung lama. Publik kini menanti penjelasan terbuka dari Pemerintah Kota Sungai Penuh guna memastikan pengelolaan aset daerah dilakukan secara tertib dan sesuai aturan.(*)

Wako Alfin Serahkan Sembako Ramadhan dan Bantuan Renovasi Rumah Baznaz

 

Wako Alfin Serahkan Sembako Ramadhan dan Bantuan Renovasi Rumah Layak Huni Baznaz.(adz)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Walikota Sungai Penuh Alfin menyerahkan bantuan paket sembako Ramadhan 1447 Hijriah/2026M kepada mustahik dhuafa serta bantuan Renovasi Rumah Layak Huni Baznas (RLHB), Rabu, 11 Februari 2026. Penyerahan di lakukan secara simbolis di Aula Kantor Walikota Sungai Penuh.

Kegiatan itu di hadiri Wakil Walikota Azhar Hamzah, Sekretaris Daerah Alpian, jajaran organisasi perangkat daerah, Ketua Baznas Kota Sungai Penuh Atma Bahar, Ketua MUI Jasrial Zakir, serta para penerima manfaat.

Alfin menyatakan apresiasi kepada Baznas Kota Sungai Penuh yang di nilainya konsisten mengelola dana zakat, infak, dan sedekah secara transparan. Ia mengatakan program sembako Ramadhan dan bantuan renovasi rumah merupakan bentuk kepedulian sosial menjelang bulan suci.

Baca Juga: Dandim 0417/Kerinci Tekankan kepada Anggota agar Bijak Bermedsos dan Jauhi Kegiatan Ilegal

“Pengelolaan zakat harus tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” kata Alfin dalam sambutannya.

Menurut dia, zakat memiliki potensi besar sebagai instrumen sosial dan ekonomi untuk memperkuat ketahanan sosial sekaligus membantu pengentasan kemiskinan.

Ia juga mendorong Baznas memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lain.

Baca Juga: Tim SAR Gabungan Tutup Operasi Lapangan, H+7 Asmadi Korban Terseret Arus Sungai Belum Ditemukan, Keluarga dan Masyarakat Masih Terus Berupaya

Alfin juga mengajak aparatur sipil negara, pelaku usaha, dan masyarakat yang telah memenuhi syarat sebagai muzakki untuk menyalurkan zakat.

Ia berharap bantuan sembako dan renovasi rumah layak huni dapat meringankan beban penerima serta meningkatkan kualitas hidup mereka menjelang Ramadhan.(adz)

Jemput Bola, Wako Alfin Temui BWS VI dan Balai Bina Marga, Ajukan Lanjutan Normalisasi Sungai dan Peningkatan Jalan

Wako Alfin Jemput Bola Temui BWS VI dan Balai Bina Marga, Ajukan Lanjutan Normalisasi Sungai dan Peningkatan Jalan.(ist)

Merdekapost.com – Komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam menuntaskan persoalan banjir dan infrastruktur terus diperkuat. Wali Kota Sungai Penuh Alfin, bersama tim Dinas PUPR Kota Sungai Penuh, melakukan kunjungan kerja ke Balai Wilayah Sungai (BWS) VI dan Balai Wilayah Bina Marga di Jambi, Kamis (5/2/2026).

Kedatangan Wali Kota Alfin disambut langsung oleh Kepala Balai beserta jajaran. Kunjungan tersebut menjadi langkah awal Pemkot Sungai Penuh dalam mengajukan kelanjutan normalisasi sungai, sekaligus peningkatan dan perbaikan jalan yang dinilai strategis bagi masyarakat.

Baca Juga: Bupati Monadi Lantik Enam Pejabat Eselon II Pemkab Kerinci, Ini Nama-namanya

Wali Kota Alfin menyampaikan apresiasi atas dukungan Balai Wilayah Sungai VI yang telah melakukan normalisasi pada sungai-sungai utama di Kota Sungai Penuh.

“Normalisasi Sungai Batang Merao, Batang Bungkal, dan Air Sempit hingga hari ini telah berjalan sepanjang lebih dari 19 ribu meter atau 19 kilometer. Dampaknya sudah sangat dirasakan masyarakat,” ujar Alfin.

Menurutnya, Pemerintah Kota Sungai Penuh memastikan kelanjutan normalisasi pada tahun 2026 sepanjang lebih dari 11 ribu meter atau 11 kilometer, mengingat manfaat besar yang telah dirasakan warga di sepanjang aliran sungai.

Baca Juga: DPW Tani Merdeka Jambi Audiensi dengan Wamentan RI, Bawa Aspirasi Petani ke Pusat

“Banjir saat musim hujan mulai berkurang. Bahkan sawah yang lebih dari 30 tahun tidak digarap, kini kembali diolah sejak tahun 2025,” jelasnya.

Tak hanya itu, Wali Kota Alfin juga menyampaikan terima kasih kepada Balai Wilayah Bina Marga atas pembangunan Jalan Tanjung Rawang dan Jalan Muara Jaya yang telah membuka akses antarwilayah.

Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur jalan tidak hanya berdampak pada ekonomi dan pertanian, tetapi juga memperkuat konektivitas antar kecamatan di wilayah Kota Sungai Penuh.

“Akses jalan ini membuka keterisolasian wilayah dan menghubungkan beberapa kecamatan. Harapan masyarakat tentu agar program ini dapat dilanjutkan pada tahun 2026,” pungkasnya.

Pemkot Sungai Penuh menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat demi pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.(adz)

Wako Alfin dan Wawako Azhar Ikuti Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026

Wako Alfin dan Wawako Azhar Ikuti Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, Presiden menekankan pentingnya memastikan setiap program pembangunan di daerah berjalan selaras dengan kebijakan dan prioritas nasional.(adz/hms)

BOGOR, MERDEKAPOST.COM – Walikota Sungai Penuh, Alfin, SH, bersama Wakil Walikota Azhar Hamzah mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2).

Keikutsertaan Wako, Alfin, SH dan Wawako, Azhar Hamzah dalam Rakornas ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk menyelaraskan program pembangunan daerah dengan kebijakan nasional, khususnya dalam mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia.

Baca Juga: Ini 5 Pejabat Eselon II Pemkot Sungai Penuh yang Kena Nonjob karena Merger OPD

Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 secara resmi dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh unsur pemerintah pusat dan daerah, di antaranya jajaran Kabinet Merah Putih, para kepala daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan DPRD, unsur TNI/Polri, serta pejabat terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya pemahaman terhadap peran dan tugas aparatur pemerintahan, baik di tingkat pusat maupun daerah, sebagai pemimpin yang mengabdi kepada rakyat. Menurut Presiden, pada dasarnya rakyat Indonesia menginginkan kehidupan yang tenang, aman, dan harmonis.

Presiden juga menyampaikan bahwa harapan rakyat tertuju kepada pemimpin yang adil, jujur, serta bekerja sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat luas, bukan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.

“Mereka berharap bahkan mereka mendambakan selalu pemimpin yang baik, pemimpin yang adil, pemimpin yang jujur, pemimpin yang bekerja untuk kepentingan rakyat, ini adalah harapan semua rakyat kita,” tegas Presiden Prabowo Subianto.

Pilihan Redaksi:

Dilantik Malam Tadi, Ini Nama Pejabat Eselon II, III dan IV Sungai Penuh yang Dilantik Wawako Azhar Hamzah

Usai mengikuti Rakor tersebut, Walikota, Sungai Penuh, Alfin, SH, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Menurut Wako, Alfin, SH berbagai arahan yang disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia memberikan penegasan kepada seluruh kepala daerah agar lebih fokus bekerja untuk kepentingan rakyat. Selain itu, Presiden juga menekankan pentingnya memastikan setiap program pembangunan di daerah berjalan selaras dengan kebijakan dan prioritas nasional.

" Rakornas ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa pembangunan daerah harus sejalan dengan arah pembangunan nasional, dengan tujuan utama meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Alfin. (*adv/adz)

Ini 5 Pejabat Eselon II Pemkot Sungai Penuh yang Kena Nonjob karena Merger OPD

PELANTIKAN - Wawako Sungai Penuh, Azhar Hamzah, melantik, mengukuhkan, dan mengambil sumpah jabatan 144 pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh, Sabtu (31/1/2026) malam. Namun, lima pejabat terpaksa di-nonjob-kan.(ist) 

SUNGAI PENUH - Sebanyak 144 pejabat eselon II, eselon III, dan eselon IV dilantik Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah.

Namun, karena ada penggabungan atau merger organisasi perangkat daerah (OPD), lima pejabat terpaksa kena nonjob atau tidak memiliki jabatan.

Wawako secara resmi melantik, mengukuhkan, sekaligus mengambil sumpah jabatan pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh pada Sabtu (31/1/2026) malam.

Sebanyak 144 pejabat mengikuti pelantikan tersebut, terdiri atas 9 pejabat eselon II, 63 pejabat eselon III, dan 72 pejabat eselon IV.

Baca Juga: Dilantik Malam Tadi, Ini Nama Pejabat Eselon II, III dan IV Sungai Penuh yang Dilantik Wawako Azhar Hamzah

Pelantikan ini dilakukan sebagai bagian dari langkah penyegaran birokrasi serta upaya meningkatkan kinerja aparatur sipil negara guna menunjang percepatan pembangunan dan optimalisasi pelayanan publik di Kota Sungai Penuh.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Azhar Hamzah menegaskan bahwa pelantikan tidak hanya dimaknai sebagai pergeseran jabatan semata, melainkan sebagai bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab yang harus dijalankan dengan penuh profesionalisme dan integritas.

“Saya berharap para pejabat yang dilantik dapat bekerja secara profesional, loyal, dan berintegritas.

"Jabatan ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan Kota Sungai Penuh dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Wawako Azhar Hamzah.

Ia juga mengingatkan agar seluruh pejabat yang baru dilantik mampu menyesuaikan diri dengan dinamika pemerintahan, meningkatkan kinerja organisasi perangkat daerah, serta memperkuat sinergi dalam rangka mewujudkan visi pembangunan daerah.

Acara pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Alpian, para asisten, kepala OPD, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Berdasarkan data yang diperoleh, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) akan dilebur dalam rangka penataan struktur pemerintahan.

Beberapa dinas yang direncanakan mengalami penggabungan antara lain Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) yang akan disatukan dengan Dinas Pariwisata, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan yang dilebur ke dalam Dinas Pertanian.


Selain itu, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Diaperkim) akan digabung dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Balitbangda yang direncanakan menyatu dengan Bappeda.

Sementara itu, Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) juga akan disederhanakan strukturnya menjadi dua instansi, salah satunya adalah Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Daftar 5 Pejabat Pemkot Sungai Penuh Di-nonjob-kan

Berikut Daftar Pejabat Nonjob karena Penggabungan OPD di jajaran Pemkot Sungai Penuh.

  1. Safrizal, sebelumnya  Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan.
  2. Khaidirman, sebelumnya Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga.
  3. Boby Arisandi, sebelumnya Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.
  4. Khalik Munawar, sebelumnya Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman.
  5. Damhar, sebelumnya Kepala Badan Ketahanan Pangan

(Aldie Prasetya | adz )

Dilantik Malam Tadi, Ini Nama Pejabat Eselon II, III dan IV Sungai Penuh yang Dilantik Wawako Azhar Hamzah

Wawako Sungai Penuh Azhar Hamzah saat melantik dan mengukuhkan 144 pejabat Pemkot yang  terdiri atas 9 pejabat eselon II, 63 pejabat eselon III, dan 72 pejabat eselon IV. (Istimewa)

SUNGAIPENUH, MERDEKAPOST.COM – Pemerintah Kota Sungai Penuh kembali melakukan penyegaran besar dalam struktur birokrasi. Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, secara resmi melantik, mengukuhkan, dan mengambil sumpah jabatan 144 pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemkot Sungai Penuh, Sabtu malam (31/1/2026).

Pelantikan berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh. Sekretaris Daerah Alpian, para asisten, kepala OPD, serta undangan lainnya turut menghadiri kegiatan tersebut. Pemerintah daerah menjadikan langkah ini sebagai strategi untuk memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) dan meningkatkan pelayanan publik.

Dari total 144 pejabat yang dilantik, terdiri atas 9 pejabat eselon II, 63 pejabat eselon III, dan 72 pejabat eselon IV. Rotasi dan pengukuhan ini diharapkan mampu mempercepat pembangunan daerah serta membentuk birokrasi yang lebih profesional dan adaptif.

Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Azhar Hamzah menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Jabatan adalah kepercayaan. Saya berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat bekerja sungguh-sungguh, profesional, loyal, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tegas Azhar Hamzah.

Azhar Hamzah juga meminta para pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dengan tugas masing-masing, meningkatkan kinerja OPD, serta memperkuat sinergi antarperangkat daerah demi mewujudkan visi pembangunan Kota Sungai Penuh.

Berikut beberapa nama mereka yang dilantik:

Eselon II:

Yz Oktavianus Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Suharman Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perkebunan, dan Peternakan.

Alpianti Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Pengendalian Penduduk.

Aflizar Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah.

Dafri Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran.

Sunardi Kepala Dinas Perizinan dan Pelayanan Terpadu.

Tiarudin Kepala Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja.

Joni Zeber Kepala Bappeda dan Riset Daerah.

Dedi Wahyudi Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga.

Bacaan Lainnya:

Bupati Merangin M Syukur Lantik 8 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Namanya!

Eselon III

Mila Honovia – Irban I

Leni Yunilza – Sekretaris BPBD

Mahasa Erlangga – Kabag Perundang-undangan DPRD

Qory Ekaswati – Kabag Anggaran DPRD

Indri Firman – Kabid Bappeda

Alfred Yoza – Kabag Administrasi Pembangunan Setda

Azar Deni – Sekcam Sungai Bungkal

Maryani – Kabid Koperasi

Reni Kurnia – Kabid Pemberdayaan dan Pengembangan UMKM Diskop

Eko Purnaputra – Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes

Ners Marlinda Angriawan – Direktur RS Bakri

Mona Fitri Anggraini – Kabid Perencanaan, Evaluasi, dan Pengelolaan Sistem Informasi Bapenda

Heri Irawan – Kabid Pendapatan Pajak Daerah Bapenda

Eva Marni – Kabid Bappeda

Pebrinida Sasmita – Kabid Bappeda

Marman – Kabid Dinas Perhubungan

Helmi – Kabid Sarana dan Prasarana Damkar

Mira Satriani – Kabid Pembinaan PAUD Disdik

Deri Napolion – Kabid Pembinaan Disdik

Ners Romi Wijaya – Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes

dr. Rinda Purmasari – Kabid Pelayanan dan Keperawatan RSU

Febria Kusuma – Kabid Pelayanan Penunjang RSU

Dewi Erlina – Kabid Keuangan dan Perencanaan RSU

Leo Candra Kusnadi – Sekretaris Budparpora

Edwin Dwi Lesmana Putra – Kabid Perencanaan Bappeda

Depin Trisna Dewi – Kabid Pengembangan Kompetensi BKPSDM

Nova Rozi, S.Pd – Kabid Sarana dan Prasarana Dishub

Sandra Febrial – Kabid Pengelolaan BMD BKAD

Neli Madyawati – Sekretaris PPPA

Herlinda – Kabid PPPA

Osman – Kabid Perikanan

Dadang Sofriadi – Kabid Satpol PP

Despia Safitri – Kabid Lingkungan Hidup

Agustian Heri – Sekretaris BKAD

Fajri – Sekretaris Badan Pendapatan

Amrizon – Kabag Pemerintahan

Rozalek Basayrin – Kabag Ekonomi

Liza Permana Sari – Sekretaris PUPR

Yulizar – Sekretaris Satpol PP

Gusti Kurnia – Sekretaris PTSP

Sonya Lesmana – Sekretaris Diskoperasi

Ners Yafrizal – Kabid Dinas Kesehatan

Firta Melyati – Sekretaris Pertanian

Ir. Dita Autri – Kabid PUPR

Teddy Adrian – Kabid Perumahan PUPR

Dede Kostri – Kabid Bina Marga PUPR

Ari Susanti – Kabid Cipta Karya PUPR

Farya – Kabid Sosial

Setia Dwi Putri – Kabid PTSP

Fidya Putra, S.Sos – PTSP

Davit Setiawan – Kabid Koperasi

Widya Roza – Kabid Tanaman Hortikultura

Rini Misda Safrini – Kabid Ketahanan Pangan

Ners Reti – Kabid PPPP dan KB

Surya Anggraini – Kabid Ekonomi Kreatif

Nirpa – Kabid Pemuda

Endang Kurniawan – Kabid Olahraga

Sulastri – Kabid Bappeda

Ike Kurniawan – Kabid Anggaran BKAD

Puti Mayangsari – Kabid Akuntansi

Intan Suri – Kabid PBB dan BPHTB

Eliya Gusniardi – Kabid Balai Latihan

Reno Hanjoni – Kabid Perfilman

(adz)

Wako Alfin dan Wawako Azhar Tinjau SPAM Hamparan Rawang

 

Wako Alfin dan Wawako Azhar Tinjau SPAM Hamparan Rawang.(ist/hms)

SUNGAI PENUH – Walikota Sungai Penuh, Alfin, SH bersama Wakil Walikota Azhar Hamzah meninjau Sarana Penyediaan Air Minum (SPAM) Hamparan Rawang yang berlokasi di Desa Simpang Tiga Rawang, Kecamatan Hamparan Rawang, Jumat (30/1).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi infrastruktur SPAM serta memastikan sistem penyediaan air bersih dapat berfungsi optimal dalam memenuhi kebutuhan masyarakat setempat operasional serta kendala yang dihadapi di lapangan.

Baca Juga: Wako Alfin Gandeng Lembaga Adat Enam Luhah dalam Mendukung Pembangunan di Sungai Penuh

Walikota Sungai Penuh Alfin, SH menegaskan bahwa ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Ia berharap keberadaan SPAM Hamparan Rawang dapat memberikan manfaat maksimal dan berkelanjutan bagi warga.

Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam meningkatkan pelayanan dasar serta mendukung kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan infrastruktur yang memadai dan berfungsi dengan baik.(adz)

Wako Alfin Gandeng Lembaga Adat Enam Luhah dalam Mendukung Pembangunan di Sungai Penuh

SUNGAIPENUH, MERDEKAPOST.COM -- Walikota Sungai Penuh Alfin menerima kunjungan silaturahmi Lembaga Kerapatan Adat Enam Luhah Sungai Penuh bersama para ninik mamak, pemangku adat, dan tokoh masyarakat. Pertemuan berlangsung di rumah dinas wali kota, Kamis, (29/01/2026)

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan lembaga adat menyampaikan sejumlah aspirasi terkait pembangunan daerah. Isu yang mengemuka antara lain pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, serta pemerataan pembangunan di wilayah Enam Luhah.

Alfin mengatakan pertemuan dengan tokoh adat menjadi bagian penting dalam proses pengambilan kebijakan pemerintah daerah. Menurut dia, aspirasi masyarakat adat diperlukan untuk memastikan pembangunan berjalan adil dan berkelanjutan.

Bacaan Lainnya:

Terjun Langsung ke Alam, Bupati Kerinci Monadi Susuri Hutan Pauh Tinggi

Diduga Keracunan Makanan MBG, Puluhan Murid di Muaro Jambi dilarikan ke Rumah Sakit

“Pemerintah kota membuka ruang dialog dan akan menindaklanjuti setiap masukan yang disampaikan,” kata Alfin.

Ia menambahkan, keterlibatan ninik mamak dan pemangku adat dinilai strategis dalam menjaga harmoni sosial sekaligus mendukung agenda pembangunan Kota Sungai Penuh.

Silaturahmi berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan diakhiri dengan komitmen memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat.(Adz)

Hadiri Kenduri Sko Siulak Mukai, Wako Alfin: "Jaga dan Lestarikan Adat Warisan Budaya"

Hadiri Kenduri Sko Siulak Mukai, Wako Alfin ajak menjaga dan Lestarikan Adat Warisan Budaya.(adz) 

SUNGAIPENUH — Walikota Sungai Penuh, Alfin, menghadiri Kenduri Sko Luhah Depati Intan Siulak Mukai yang di gelar di Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Siulak Mukai, Sabtu, (24/01/2026). Upacara adat yang sarat makna itu berlangsung khidmat dan menjadi ruang temu masyarakat adat dalam menjaga tradisi Sakti Alam Kerinci.

Kenduri Sko merupakan ritual adat turun-temurun yang merepresentasikan nilai luhur masyarakat Kerinci, memadukan adat dan agama dalam satu rangkaian doa bersama. Tradisi ini sebagai ikhtiar kolektif untuk memohon keberkahan, kesuburan, serta ketenteraman negeri, sekaligus mempererat ikatan sosial antar warga.

Bacaan Lainnya:

Kenduri Sko Depati Intan Siulak Mukai, Bupati Monadi: Pondasi Moral Memberi Arah dan Makna Kemajuan Daerah

Dalam sambutannya, Alfin mengapresiasi masyarakat dan pemangku adat Luhah Depati Intan Siulak Mukai yang konsisten menjaga warisan budaya tersebut. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk terus mendukung pelestarian adat sebagai bagian dari identitas daerah.

“Ini bukan sekadar seremoni budaya, tetapi fondasi persatuan masyarakat. Nilai adat yang sejalan dengan ajaran agama harus terus di jaga dan di wariskan,” kata Alfin.

Kenduri Sko kali ini juga dihadiri Gubernur Jambi Al Haris, sejumlah kepala daerah se-Provinsi Jambi, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh Alpian, para kepala organisasi perangkat daerah, serta tokoh adat seperti depati dan ninik mamak.(adz)

Saksikan, Laga Hidup Mati Grup B, PS Kota Sungai Penuh Vs Tanjabbar, Ini Jadwalnya!

MERDEKAPOST.COM, JAMBI - PS Kota Sungai Penuh memasuki fase krusial di ajang Gubernur Cup Jambi 2026. Laskar Kota JUARA bakal menjamu PS Tanjung Jabung Barat dalam duel panas perebutan status juara dan run up Grup B yang digelar di Stadion Tri Juang Lomba KONI Kota Jambi Senin (19/1/2026) pukul 16.00 WIB.

Pertandingan ini menjadi penentu langkah PS Kota Sungai Penuh menuju babak selanjutnya (Semi Final). Tim asuhan Rahmad Triza wajib mengamankan poin demi memastikan tiket lolos otomatis sebagai run up atau juara grup.

Asisten Pelatih PS Kota Sungai Penuh, Ngoh, memberikan sinyal kesiapan maksimal jelang laga hidup mati ini. Ia berharap support dan do’a dari masyarakat Kota Sungai Penuh dunanapun berasa, agar tim kesayangan warga Kota Sungai Penuh bisa meraih kemenangan.

Bacaan Lainnya:

Dihajar Merangin 3-0, PS Kerinci Terpaksa "Balek Kampung Duluan" Tersingkir dari Gubernur Cup 2026

Kantongi 3 Poin, PS Kota Sungai Penuh Menang 1-0 Lawan Tanjabtim

“Saya harap, pada pertandingan nanti stadion akan penuh seperti ketika kami menghadapi Tanjabbar ” ujar ngoh dikonfirmasi via WhatsApp, Minggu (18/1).

Mantan pemain PS Kota Sungai Penuh itu menegaskan bahwa atmosfer Gor KONI yang penuh sesak akan menjadi salah satu faktor pemenangan. Menurutnya, tim yang merasa nyaman bermain mendapat dukungan jika dipenuhi supporter PS Kota Sungai Penuh dari semua sisi stadion, ujarnya.

Untuk diketahui, Laskar Kota JUARA meraup 3 poin dalam dua kali pertandingan dan setelah menang melawan Tanjabtim 1-0 meski sebelumnya kalah tipis dari PS Batanghari.

Klasemen sementara Grup B:

  1. PS. Batang Hari 4 poin
  2. PS. Tanjabbar 4 poin
  3. PS. Kota Sungai Penuh 3 poin
  4. PS. Tanjabtim 0 poin. 
(***)

Wali Kota Alfin Lantik Lima Kades PAW Sungai Penuh

Wali Kota Sungai Penuh Melantik Lima orang Kades PAW se-kota Sungai Penuh.(istimewa)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM - Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, secara resmi melantik lima Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW) di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh, Jumat (16/1). Pelantikan ini dilakukan sebagai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan desa serta memastikan keberlanjutan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Adapun lima kepala desa PAW yang dilantik masing-masing yakni Masril sebagai Kepala Desa Permai Indah Kecamatan Koto Baru, Rengki Frandia sebagai Kepala Desa Koto Dian Kecamatan Hamparan Rawang, Ramdhi Hidayat sebagai Kepala Desa Cempaka Kecamatan Hamparan Rawang, Andi Supriadi sebagai Kepala Desa Tanjung Kecamatan Hamparan Rawang, serta Duwi Karyanto sebagai Kepala Desa Kumun Hilir Kecamatan Kumun Debai.

Baca Juga: Monadi Pastikan Jalan Inpres Talang Kemulun Berperan Strategis dan Jawab Kebutuhan Rakyat

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin menegaskan bahwa jabatan kepala desa merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi. Ia meminta para kepala desa yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dan bekerja secara cepat, tepat, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Jabatan kepala desa adalah kepercayaan dari masyarakat. Saya berharap para kades yang dilantik hari ini mampu menjaga integritas, bekerja dengan sungguh-sungguh, serta memberikan pelayanan terbaik bagi warga desa,” ujar Alfin.

Bacaan Lainnya:

Walikota Alfin Hadir di Swarna Bhumi Beri Semangat PS Sungai Penuh pada Gubernur Cup 2026

Begini Respon Gubernur Al Haris Soal Perkelahian Guru vs Murid SMKN 3 Tanjab Timur

Selain itu, Wali Kota juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, terutama dalam pengelolaan dana desa dan pelaksanaan program pembangunan. Ia mengingatkan agar para kepala desa menjalin sinergi dengan perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta seluruh elemen masyarakat.

Alfin juga meminta para kepala desa untuk mendukung dan menyelaraskan program-program Pemerintah Kota Sungai Penuh, serta menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah masing-masing demi terciptanya lingkungan desa yang aman dan harmonis.

Baca Juga: 

Dihajar Merangin 3-0, PS Kerinci Terpaksa "Balek Kampung Duluan" Tersingkir dari Gubernur Cup 2026

384 ASN Kota Sungai Penuh Dimutasi Imbas Perampingan OPD, Cek Daftar Lengkap Nama dan Penempatannya!

Pelantikan lima kepala desa PAW tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah, Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa, Sekretaris Daerah Alfian, Dandim 0417/Kerinci Letkol Inf Eko Siswanto, S.Hub, unsur Forkopimda, Staf Ahli, para Asisten, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Pelantikan ini diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan pembangunan desa dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Sungai Penuh.(ADZ/MPC)

Perwakilan PPPK Paruh Waktu Ngadu ke DPRD Sungai Penuh Keluhkan Nominal Insentif yang Tak Sebanding

Perwakilan PPPK Paruh Waktu Ngadu ke DPRD Sungai Penuh Keluhkan Nominal Insentif yang Bakal Mereka Terima.(ist)

SUNGAI PENUH - DPRD Kota Sungai Penuh menerima kunjungan perwakilan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Kota Sungai Penuh, terkait penyampaian keluhan mengenai nominal insentif yang diterima, bertempat di Aula DPRD Kota Sungai Penuh, Kamis (15/01).

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Ketua DPRD Hutri Randa, S.Sos.,MM didampingi Wakil Ketua I DPRD Hardizal, S.Sos.,MH dan Anggota DPRD Hadir, SE. Dalam pertemuan itu, perwakilan PPPK Paruh Waktu menyampaikan aspirasi dan harapan agar pemerintah daerah dapat meninjau kembali besaran insentif yang dinilai belum sebanding dengan beban dan tanggung jawab kerja yang dijalankan.

Baca Juga: 

SK PPPK Paruh Waktu Tidak Mencantumkan Gaji, Begini Penjelasan Pemkot Sungai Penuh

Advokat Irawadi Uska S.H,M.H Berhasil Bebaskan Kliennya Robiyatul Addawiyah dari Segala Tuntutan Hukum

Walikota Alfin Hadir di Swarna Bhumi Beri Semangat PS Sungai Penuh pada Gubernur Cup 2026  

Perwakilan PPPK Paruh Waktu juga menjelaskan bahwa insentif yang diterima saat ini masih jauh dari harapan, sehingga berdampak pada kesejahteraan pegawai. Oleh karena itu, mereka berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah melalui DPRD sebagai wakil rakyat.

Menanggapi hal tersebut, DPRD Kota Sungai Penuh menyatakan akan menampung dan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan. DPRD berkomitmen untuk melakukan koordinasi dengan pihak eksekutif, khususnya perangkat daerah terkait, guna mencari solusi terbaik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan kemampuan keuangan daerah.

Baca Juga:

Viral, Video Guru Dikeroyok Siswa di Tanjabtim, Dunia Pendidikan Tercoreng  

Begini Respon Gubernur Al Haris Soal Perkelahian Guru vs Murid SMKN 3 Tanjab Timur

DPRD juga menegaskan bahwa aspirasi PPPK Paruh Waktu merupakan bagian dari kepedulian bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang adil dan berpihak pada kesejahteraan aparatur. Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis, tertib, dan penuh keterbukaan.

Diharapkan, melalui pertemuan ini, dapat ditemukan langkah konkret yang memberikan kepastian dan keadilan bagi PPPK Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.(red)

Walikota Alfin Hadir di Swarna Bhumi Beri Semangat PS Sungai Penuh pada Gubernur Cup 2026

JAMBI, MERDEKAPOST.COM — Walikota Sungai Penuh Alfin menghadiri pembukaan Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup 2026 di Lapangan Swarnabhumi, Muaro Jambi, Rabu, (14/01/2026). Kehadiran Alfin menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap Tim Laskar Kota Juara yang mewakili Kota Sungai Penuh dalam ajang tersebut.

Usai pembukaan, Alfin menemui para pemain, pelatih, dan ofisial tim. Ia memberikan motivasi agar para atlet bertanding dengan semangat, menjunjung sportivitas, serta menjaga kekompakan tim.

“Turnamen Gubernur Cup ini bukan hanya tentang meraih kemenangan, tetapi juga tentang menunjukkan semangat juang, disiplin, dan kebanggaan sebagai wakil daerah,” kata Alfin.

Berita Viral:

Begini Respon Gubernur Al Haris Soal Perkelahian Guru vs Murid SMKN 3 Tanjab Timur

Viral, Video Guru Dikeroyok Siswa di Tanjabtim, Dunia Pendidikan Tercoreng

Ia juga mengapresiasi persiapan Tim Laskar Kota Juara dalam menghadapi kompetisi tingkat provinsi itu. Menurut Alfin, partisipasi dalam Gubernur Cup 2026 menjadi momentum penting untuk mengasah kemampuan atlet sekaligus membawa nama baik Kota Sungai Penuh.

“Bertandinglah dengan penuh semangat, junjung tinggi sportivitas, dan berikan yang terbaik untuk Kota Sungai Penuh,” ujarnya.

Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup 2026 di buka langsung Gubernur Jambi Al Haris. Acara tersebut turut dihadiri para bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi, unsur Forkopimda, serta masyarakat pecinta sepak bola.(adz)

PPPK-Paruh Waktu Kota Sungai Penuh Kecewa, Rencana Gaji Rp 400 Ribu Dinilai Jauh Dibawah Pendapatan Sebelumnya

Sungai Penuh, Merdekapost.com – Sejumlah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh mengaku kecewa dan merasa terzolimi atas besaran gaji yang akan mereka terima. Informasi yang beredar menyebutkan, gaji PPPK paruh waktu hanya sebesar Rp400 ribu per bulan, angka yang dinilai sangat jauh di bawah pendapatan yang mereka terima sebelumnya saat masih berstatus non-ASN.

Para PPPK paruh waktu menilai kebijakan tersebut tidak mencerminkan asas keadilan dan bertentangan dengan regulasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Pasalnya, dalam peraturan menteri terkait PPPK, telah ditegaskan bahwa penghasilan PPPK paruh waktu minimal tidak boleh lebih rendah dari pendapatan sebelumnya.

“Selama ini kami menerima pendapatan yang lebih layak. Setelah diangkat menjadi PPPK paruh waktu, justru penghasilan turun drastis. Ini sangat tidak adil dan memberatkan, apalagi kebutuhan hidup semakin tinggi,” ungkap salah seorang PPPK paruh waktu yang enggan disebutkan namanya.

Bacaan Lainnya: Divonis Bersalah oleh Pengadilan, Dua ASN Tebo Bakal Dipecat Tidak Hormat, Ini Kasusnya!

Kekecewaan para PPPK paruh waktu juga semakin bertambah menyusul rencana Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sungai Penuh yang akan melaksanakan penandatanganan perjanjian kerja. Dalam perjanjian kerja tersebut, disebutkan bahwa tidak tercantum besaran gaji PPPK paruh waktu.

Padahal, menurut para PPPK, dalam Surat Keputusan (SK) pengangkatan PPPK paruh waktu seharusnya sudah dicantumkan secara jelas besaran gaji yang akan diterima. Namun, gaji justru akan dituangkan dalam perjanjian kerja, yang hingga kini belum memberikan kepastian nominal penghasilan.

“Kami diminta menandatangani perjanjian kerja, tetapi gaji tidak dicantumkan. Ini menimbulkan tanda tanya besar. Kalau di SK tidak ada gaji, lalu di perjanjian kerja juga tidak jelas, kami ini sebenarnya dihargai atau tidak?” keluh PPPK lainnya.

Baca Juga: Audiensi dengan DTPH Kerinci, PMII Soroti Jalan Usaha Tani

Para PPPK paruh waktu berharap Pemerintah Kota Sungai Penuh dan BKPSDM dapat meninjau kembali kebijakan tersebut serta berpedoman pada peraturan menteri yang telah mengatur secara jelas mengenai hak dan penghasilan PPPK paruh waktu. Mereka juga meminta adanya transparansi dan kejelasan terkait besaran gaji sebelum penandatanganan perjanjian kerja dilaksanakan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pemerintah Kota Sungai Penuh belum memberikan keterangan resmi terkait penetapan gaji Rp400 ribu serta alasan rencana tidak dicantumkannya besaran gaji dalam perjanjian kerja PPPK paruh waktu.(Ali_Adz)

Reshuffle Pejabat Eselon II dan III Pemkot Sungai Penuh, Berikut 16 Nama yang Dilantik!

Reshuffle Pejabat Eselon II dan III Pemkot Sungai Penuh.(adz) 

Sungai Penuh, Merdekapost.com – Wakil Walikota Azhar Hamzah didampingi Sekretaris Daerah Alpian, SE, MM, dan Asisten Melantik Pejabat Eselon II dan Eselon III Lingkup Pemerintah Kota Sungai Penuh yang berlangsung di Aula Kantor Walikota Sungai Penuh, Rabu malam. (07/01)

Pejabat yang dilantik ini berjumlah 16 orang yang terdiri dari 7 orang Pejabat Eselon II dan 9 Orang Pejabat Eselon III.

Berikut Nama – nama Pejabat yang dilantik dari Eselon II yaitu:

1. Dianda Putra, S.STP M.Si sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesra.

2. Affan SE. MM sebagai Kepala BKSDM

3. ELMA SUFENTRI, A.Md.Farm, SE, M.Si sebagai Kepala Dinas Sosial Kota Sungai Penuh.

4. H. Ns. ALPIANTRI, S.Kep, M.P.H sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Sungai Penuh.

5. GUNARDI, SKM MM sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh

6. Y Z OKTOVIANUS, ST sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Sungai Penuh

7. ZETRIA DELFI, SE, M.M sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Sungai Penuh.

Baca Juga: Rombak Kabinet, Ini Nama Pejabat Eselon III Pemkab Kerinci yang Dilantik Wabup Murison

Pejabat yang dilantik dari Eselon III yaitu :

1. BOVI HANDRIYANTO,S.Pd, MM Sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh.

2. YOSRIZAL, ST. Sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Sungai Penuh.

3. JUMADIL, SE.,M.Si Sebagai Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Sungai Penuh.

4. DAMRI, A. MAK,S.K.M, MM Sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh.

5. RHOMA USMAN,SE., MM Sebagai Kepala Bidang Pengadaan, Mutasi dan Informasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Sungai Penuh.

6. ARRY SUSANTO,ST., MT Sebagai Kepala Bidang Cipta Karya dan Jasa Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Sungai Penuh.

Prosesi Pelantikan pejabat eselon II dan II dilingkup Pemkot SUngai Penuh yang dilantik oleh Wawako Azhar Hamzah.(adz)

7. DEDE KOSRI MAFAZAN, ST., MT Sebagai Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Sungai Penuh.

8. Dr. ROLI DARSA, S.Pd, M.Pd, M.T Sebagai Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kota Sungai Penuh.

9. ADRI YANSYAH,S.Pd SebagaiKepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh

Dalam arahannya, Wawako Azhar menekankan pentingnya dedikasi, loyalitas, dan kinerja tinggi bagi seluruh pejabat yang baru dilantik.

"Pelantikan ini harus menjadi momentum peningkatan kinerja, dengan berkerja lebih solid, bergerak cepat, dan hasilnya bisa diukur secara nyata oleh masyarakat,” Tutupnya.(adz)

Pemkot Sungai Penuh Susun Strategi Optimalisasi Pajak dan Retribusi

SUNGAI PENUH, Merdekapost.com – Pemerintah Kota Sungai Penuh mulai menyusun langkah strategis untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kajian optimalisasi pajak dan retribusi daerah. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda), Senin (29/12/2025).

Kajian ini menjadi bagian dari upaya evaluasi sekaligus perumusan kebijakan baru dalam pengelolaan pendapatan daerah, seiring dengan meningkatnya kebutuhan pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik di Kota Sungai Penuh.

Baca Juga:

Dandim 0417/Kerinci Berikan Pengarahan Prajurit dan Persit dalam Kegiatan Farewell

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari DPRD Kota Sungai Penuh, pimpinan organisasi perangkat daerah, perwakilan BUMN dan BUMD, para camat, hingga tokoh masyarakat. Pelibatan lintas sektor ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan yang komprehensif dan sesuai dengan potensi daerah.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, menegaskan bahwa penguatan PAD merupakan salah satu kunci utama dalam mewujudkan kemandirian fiskal daerah. Menurutnya, peningkatan penerimaan daerah harus diiringi dengan perbaikan sistem pengelolaan serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Optimalisasi pendapatan daerah tidak hanya berorientasi pada pencapaian target, tetapi juga bagaimana membangun sistem yang transparan, adil, dan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat,” ujar Alfin.

Baca Juga:

Rilis Akhir Tahun 2025, Kapolres Kerinci Paparkan Capaian Kinerja, Sampaikan Mohon Maaf Sekaligus Pamit

Selain itu, Pemerintah Kota Sungai Penuh terus mendorong digitalisasi sistem pemungutan pajak dan retribusi, penguatan kinerja Badan Usaha Milik Daerah, serta pengembangan sektor UMKM dan pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi daerah.

Melalui kajian ini, Pemkot Sungai Penuh berharap dapat merumuskan strategi pengelolaan pendapatan daerah yang lebih efektif dan berkelanjutan, dengan mengedepankan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.(adz)

28 Calon Lulus Seleksi Administrasi Lelang Jabatan Eselon II Pemkot Sungai Penuh


JAMBI, MERDEKAPOST.COM - Panitia Seleksi (Pansel) mengumumkan hasil seleksi lelang tujuh jabatan eselon II Pemerintah Kota Sungai Penuh. Tercatat 28 yang dinyatakan lulus seleksi dan mengikuti tahapan berikutnya.

Berikut daftar calon yang dinyatakan lulus seleksi. Dinyatakan lolos dan selanjutnya berhak mengikuti tahap seleksi berikutnya.

Pengumuman seleksi administrasi itu berdasarkan surat Nomor: 005/Pansel.JPT/Sei Penuh/2025. Ditandatangani oleh Ketua Pansel Prof. Dr. Helmi S.H., M.H. Seleksi tahap selanjutnya Kompetensi Manajerial, Kompetensi Teknis/Bidang berupa Penulisan Makalah dan Kompetensi Teknis/Bidang berupa Wawancara.

“”Seluruh peserta diundang untuk mengikuti pengukuran kompetensi seleksi terbuka yang akan dilaksanakan sejak hari Jum’at 26-30 Desember 2025, pukul 07:30 Wib” ujar sumber kepada media ini, Kamis (25/12/2025).

Berikut adalah Daftar Nama Peserta yang Lulus Seleksi Administrasi, dikelompokkan berdasarkan Jabatan yang Dilamar:

A. Asisten 1 Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.

1.  DIANDA PUTRA, S.STP, M.S

2. JUMADIL, SE, M.Si

3. CANDRA GUSNADI, S.ST.Par,

4. EV EKA PUTRA, S.Pd, M.E

B. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

1. GUSTIAN HERI, SE, MM

2. ALPIANTRI, S.Kep, M.PH

3. DEBI ZARTIKAM, S. Kep. Biomed

4. Ns. RETTI SURYANI, S,Kep, MM

C. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia

1. AFFAN, SE, MM

2. DAVID SETIAWAN, SE, M.Si

3. NOVEL, S.Pd

4. ROLI EKO PURNAMA, SE, MM

D. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

1. FADIL KASTRA, S.T, M.T

2. FARYA DWANTA PUTRA,

3. INLAHADI PUTRA, S.T, M.T

4. Y.Z OKTOVIANUS, S.T, M.T

E. Kepala Dinas Kesehatan

1. AFTRI DESY, S.KM, M.KM

2. GUNARDI, S.KM, MM

3. Ns. ROMI WIJAYA, S.Kep, MM

4. dr. YULIANI, M.A.R.S

F. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa

1. ARMIZON, S.Hut, M.Si

2. SRI NOVI PEBRIANI, ST, MT

3. VICTORY SYAFUTRA, S.STP,

4. ZETRIA DELFI, SE, MM

G. Kepala Dinas Sosial

1. ARIES ARMEN, S.Pt., M.Si

2. BOVI HANDRIYANTO, S.Pd, M.M

3..ELMA SUFENTRI, SE, M.Si

4. FIVTA MERYATI, S.P

Sebelumnya, Pemkot Sungai Penuh telah membuka pendaftaran seleksi terbuka untuk tujuh Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau setara Kepala Dinas dan Kepala Badan. Pendaftaran dimulai tanggal 11 hingga 25 Desember 2025. (Ali) 

Kejuaraan Tenis Meja Wali Kota Cup Antar Instansi se-Kota Sungai Penuh Resmi Dibuka

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM - Pemerintah Kota Sungai Penuh secara resmi membuka Kejuaraan Tenis Meja Wali Kota Cup yang pertama Antar Instansi se-Kota Sungai Penuh, sebuah ajang olahraga bergengsi yang mempertemukan aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai instansi vertikal dalam semangat sportivitas, kebersamaan, dan hidup sehat.

Pembukaan kejuaraan berlangsung khidmat namun penuh antusiasme, ditandai dengan kehadiran unsur panitia pelaksana, serta perwakilan peserta dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi vertikal. Turnamen ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi lintas instansi sekaligus menumbuhkan budaya kompetisi yang sehat.

Bacaan Lainnya:

Polres Kerinci Selidiki Dugaan Praktik Perjudian Berkedok Pasar Malam

Sekretaris PTMSI dalam kesempatan itu manyatakan bahwa Kejuaraan Tenis Meja Wali Kota Cup Antar Instansi se-Kota Sungai Penuh tidak sekadar berorientasi pada prestasi, tetapi juga menjadi sarana membangun kekompakan dan sinergi antar lembaga.

“Melalui kejuaraan ini, kami ingin menciptakan ruang interaksi yang positif antar pegawai, sehingga semangat kebersamaan dapat terbawa ke lingkungan kerja,” ujarnya.

Selain itu, turnamen ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong pola hidup aktif dan sehat di kalangan aparatur di tengah padatnya aktivitas birokrasi, olahraga tenis meja dinilai efektif untuk menjaga kebugaran fisik sekaligus melatih konsentrasi dan ketangkasan.(adz)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs