Wako Alfin Promosikan UMKM Sungai Penuh di ICE 2026 Medan

MEDAN – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, menghadiri pembukaan Indonesia City Expo (ICE) 2026 di Hotel Santika Medan, Rabu (1/7).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII APEKSI 2026.Alfin hadir bersama Ketua Dekranasda Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin, S.Kep., Ns. Setelah pembukaan, keduanya meninjau stan UMKM dari berbagai kota di Indonesia.

Indonesia City Expo menjadi ajang promosi produk unggulan daerah. Pameran ini juga membuka peluang perluasan jaringan pemasaran serta mendorong kolaborasi untuk mengembangkan ekonomi kreatif dan meningkatkan daya saing UMKM.

Wali Kota Alfin menilai keikutsertaan Kota Sungai Penuh dalam ICE 2026 menjadi peluang strategis untuk memperkenalkan potensi daerah. Menurutnya, ajang tersebut juga membuka akses kerja sama yang lebih luas bagi pelaku UMKM.

“Indonesia City Expo bukan hanya ajang pameran, tetapi juga momentum untuk memperkuat promosi produk unggulan daerah. Kami berharap UMKM Kota Sungai Penuh semakin dikenal, memiliki daya saing, dan mampu menembus pasar yang lebih luas,” kata Alfin.

Melalui keikutsertaan dalam ICE 2026, Pemerintah Kota Sungai Penuh terus memperluas promosi produk lokal sekaligus mendorong UMKM agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun pasar yang lebih luas.(Adz)

Tiba di Medan Hadiri Rakernas APEKSI 2026, Wako Alfin Siap Serap Inovasi untuk Sungai Penuh

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., didampingi Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin, S.Kep., Ns., tiba Medan, Sumatera Utara, Selasa (30/6/2026), untuk mengikuti rangkaian kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026.(Ist)

MEDAN – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., didampingi Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin, S.Kep., Ns., tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Medan, Sumatera Utara, Selasa (30/6/2026), untuk mengikuti rangkaian kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026.

Kehadiran Wali Kota Sungai Penuh bersama rombongan menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam memperkuat kolaborasi dan sinergi dengan pemerintah kota di seluruh Indonesia. Melalui forum nasional ini, para kepala daerah akan bertukar pengalaman, berbagi inovasi, serta merumuskan langkah strategis guna mendorong pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.

Baca Juga: Wawako Azhar Hamzah Apresiasi Pandangan Fraksi DPRD pada Paripurna Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Rakernas XVIII APEKSI Tahun 2026 dipusatkan di Kota Medan dengan mengusung tema "Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat". Kegiatan tersebut diikuti oleh para wali kota dari seluruh Indonesia untuk membahas berbagai isu strategis, mulai dari tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, hingga penguatan pembangunan daerah.

Wali Kota Alfin mengatakan, keikutsertaan Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam Rakernas APEKSI menjadi kesempatan penting untuk memperluas kerja sama antardaerah sekaligus menyerap berbagai inovasi yang dapat diterapkan di Kota Sungai Penuh.

Baca Juga: Semarak HUT Bhayangkara ke-80, Polres Kerinci Hadirkan Fasilitas Air Bersih bagi Warga Desa Sungai Jernih

"Rakernas APEKSI menjadi momentum bagi kami untuk belajar, bertukar pengalaman, serta membangun sinergi dengan pemerintah kota lainnya. Berbagai gagasan dan inovasi yang diperoleh nantinya akan kami jadikan referensi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat pembangunan di Kota Sungai Penuh demi kesejahteraan masyarakat," ujar Alfin.

Selama mengikuti Rakernas, Wali Kota Alfin dijadwalkan menghadiri sejumlah agenda penting, seperti sidang pleno, forum diskusi, dan kegiatan kolaborasi antarkepala daerah. Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap keikutsertaan dalam forum nasional tersebut dapat menghasilkan kerja sama yang lebih luas serta melahirkan berbagai terobosan untuk mendukung kemajuan daerah.(*adz)

Pertahankan Opini WTP, Wako Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

SUNGAIPENUH - Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H, menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Sungai Penuh Tahun Anggaran 2025 pada Rapat Paripurna Kesatu Masa Persidangan Ketiga, Jumat (26/06/2026)..

Sidang paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, S.Sos., M.H., didampingi Wakil Ketua Hardizal, S.Sos., M.H., dan Amrizal, S.Pt. .

Wali Kota Alfin, dalam pidatonya menyampaikan bahwa penyampaian Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 merupakan amanat peraturan perundang-undangan sebagai bentuk pertanggungjawaban pemerintah daerah atas pelaksanaan APBD yang telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Berdasarkan hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 oleh BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi, Pemerintah Kota Sungai Penuh kembali berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Capaian tersebut merupakan opini WTP ke-14 yang diraih Pemerintah Kota Sungai Penuh, yaitu pada tahun 2009, 2012, serta secara berturut-turut sejak tahun 2014 hingga 2025.

Orang nomor satu di Kota Sungai Penuh juga memaparkan gambaran pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 yang meliputi realisasi pendapatan daerah, belanja daerah, serta pembiayaan daerah.

Menurutnya, pelaksanaan APBD Tahun 2025 telah berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan menjadi instrumen penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Wako Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025.(iST)

“Alhamdulillah, Pemerintah Kota Sungai Penuh kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK RI. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, sinergi, dan komitmen seluruh jajaran pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.

“Kami berharap dukungan DPRD agar Raperda ini dapat dibahas dan disetujui sesuai mekanisme yang berlaku demi keberlanjutan pembangunan daerah,” ujarnya..

Paripurna ditutup dengan penyerahan dokumen Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Sungai Penuh Tahun Anggaran 2025 kepada pimpinan DPRD Kota Sungai Penuh untuk selanjutnya dibahas sesuai tahapan dan mekanisme yang berlaku.(ADZ)

Wako Alfin dan Ketua PKK Sungai Penuh Hadiri Malam Pergelaran Seni Budaya Kenduri Sko Enam Luhah

Wako Alfin dan Ketua PKK Hadiri Malam Pergelaran Seni Budaya Kenduri Sko Enam Luhah.(Ist)

SUNGAI PENUH – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin, S.Kep., Ns, menghadiri Malam Pergelaran Seni Budaya yang digelar di Luhah Rio Mangku Bumi, Kamis malam (25/6).

Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian Kenduri Sko Enam Luhah Sungai Penuh Tahun 2026 ini mengusung tema “Membudayakan Masyarakat Adat yang Beradab”. Acara dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni tradisional seperti pencak silat, tari iyo Iyo, tari rangguk, tari sekapur sirih, dan tari asoak. 

Wako Sungai Penuh Alfin beserta Isteri saat menerima persembahan sekapur sirih pada acara penyambutan. (Ist)

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Sungai Penuh Alfin menyampaikan apresiasi kepada masyarakat adat dan seluruh pihak yang terus menjaga serta melestarikan budaya warisan leluhur.

Dalam sambutannya, "kegiatan seni budaya menjadi sarana penting untuk memperkuat identitas daerah, mempererat silaturahmi, dan menanamkan nilai-nilai adat kepada generasi muda. " Ujar Wako Alfin 

Pergelaran berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat yang hadir. Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian adat dan budaya sebagai kekayaan serta jati diri Kota Sungai Penuh.(Ali) 

Malam Ini, Pemkot Sungai Penuh Rombak Kabinet lagi, Sekitar 50 Pejabat Eselon III dan IV Dilantik

SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh kembali melakukan perombakan birokrasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan puluhan pejabat administrator dan pengawas pada Kamis (18/6/2026) malam.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, prosesi pelantikan mulai berlangsung sekitar pukul 21.00 WIB dan melibatkan pejabat eselon III serta eselon IV dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Sungai Penuh.Referensi Geografis

Agenda tersebut langsung menjadi perhatian publik karena jumlah pejabat yang dilantik cukup banyak. Berdasarkan informasi dari sumber internal pemerintahan, jumlah pejabat yang mengikuti pelantikan diperkirakan mencapai sekitar 50 orang.

Perombakan ini disebut sebagai bagian dari langkah strategis Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam meningkatkan efektivitas birokrasi, memperkuat pelayanan publik, serta melakukan penyegaran organisasi guna mendukung percepatan program pembangunan daerah.

“Ya, malam ini memang ada pelantikan. Informasinya pejabat eselon III dan IV. Jumlahnya sekitar 50 orang,” ujar salah seorang sumber yang mengetahui agenda tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh daftar lengkap nama-nama pejabat yang dilantik maupun posisi jabatan baru yang ditempati. Pemerintah Kota Sungai Penuh juga belum memberikan keterangan resmi terkait rincian mutasi dan rotasi tersebut.Referensi Geografis

Namun, reshuffle ini diperkirakan akan membawa perubahan pada sejumlah posisi strategis di OPD yang selama ini menjadi sorotan dalam pelaksanaan program pemerintah dan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara media masih menghimpun informasi lebih lanjut terkait daftar pejabat yang dilantik, jabatan yang mengalami pergeseran, serta alasan di balik kebijakan rotasi dan mutasi tersebut. (red)

Memprihatinkan! Salah satu Ikon Wisata Kota Sungai Penuh Tidak Terurus

Kondisi objek wisata Bukit Khayangan yang selama ini menjadi salah satu ikon pariwisata Kota Sungai Penuh memprihatinkan.(Ist)

SUNGAI PENUH – Kondisi objek wisata Bukit Khayangan yang selama ini menjadi salah satu ikon pariwisata Kota Sungai Penuh memprihatinkan. Sejumlah fasilitas terlihat tidak terurus, sementara semak belukar mulai menutupi berbagai sudut kawasan wisata tersebut.

Dilansir dari Malalaipos Berdasarkan pantauan dilapangan, Selasa (16/6/2026), kondisi di lapangan menunjukkan kawasan wisata yang dikenal memiliki panorama alam pegunungan yang indah itu tampak kurang mendapat perhatian dari segi pemeliharaan.

Rumput liar dan semak belukar terlihat tumbuh di beberapa titik, sehingga mengurangi kenyamanan serta keindahan destinasi yang selama ini menjadi salah satu tujuan wisata unggulan di Kota Sungai Penuh.

Kondisi tersebut pun menuai perhatian masyarakat yang berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah penataan dan perawatan agar objek wisata tersebut kembali menarik untuk dikunjungi.

Sebagai salah satu ikon pariwisata daerah, Bukit Khayangan memiliki potensi besar untuk mendatangkan wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah. Namun, apabila tidak dikelola secara optimal, dikhawatirkan dapat berdampak pada menurunnya minat kunjungan wisatawan.

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Kota Sungai Penuh, khususnya instansi yang membidangi sektor pariwisata, terkait kondisi terkini kawasan wisata tersebut.

Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan pembersihan dan penataan kembali kawasan Bukit Khayangan agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya sebagai destinasi wisata andalan daerah.(adz) 

Dua Kepala Daerah Satu Suara, Dorong Percepatan IAIN Kerinci Menjadi UIN

Bupati Kerinci bersama Walikota Sungai Penuh saat menghadiri acara Wisuda ke-XII IAIN Kerinci. (ist) 

Kerinci – Wisuda ke-XII Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci Tahun Akademik 2025/2026 tidak hanya menjadi momentum pengukuhan 538 wisudawan dan wisudawati, tetapi juga menandai semakin dekatnya langkah kampus tersebut menuju transformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Kerinci.

Dalam Sidang Senat Terbuka yang digelar di Aula Perpustakaan Digital IAIN Kerinci, Rektor IAIN Kerinci, Dr. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si., mengungkapkan bahwa proses alih status IAIN menjadi UIN terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.

Berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Agama Republik Indonesia, IAIN Kerinci masuk dalam lima perguruan tinggi yang dinyatakan memenuhi syarat dari 15 kampus yang mengajukan perubahan status kelembagaan.

“Perjalanan menuju UIN bukan hanya cita-cita kampus, tetapi juga harapan masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh. Dukungan pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh masyarakat, alumni, dan seluruh stakeholder sangat besar dalam mendorong terwujudnya UIN Kerinci,” ujar Jafar Ahmad.

Ia optimistis jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, status UIN Kerinci dapat terwujud paling lambat pada tahun 2027 atau awal 2028.

Menurutnya, transformasi menjadi UIN akan memberikan dampak strategis bagi kemajuan pendidikan tinggi di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh. Selain memperluas pilihan program studi, perubahan status tersebut juga akan meningkatkan daya saing daerah di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia.

Sebagai bagian dari penguatan institusi, IAIN Kerinci juga mengumumkan rencana pembukaan Program Doktor (S3) untuk Program Studi Islam dan Program Studi Pendidikan Agama Islam. Langkah ini menjadi tonggak baru sekaligus bukti kesiapan kampus dalam menyongsong perubahan status menjadi universitas.

“Pembukaan program doktoral merupakan bagian dari penguatan kapasitas akademik kampus dan menjadi salah satu indikator kesiapan IAIN Kerinci menuju UIN,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Sungai Penuh Alfin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Angkatan XII IAIN Kerinci.

“Hari ini merupakan momentum bersejarah yang menandai keberhasilan saudara menyelesaikan satu tahapan penting dalam perjalanan pendidikan. Di balik toga yang dikenakan terdapat perjuangan panjang, kerja keras, serta pengorbanan orang tua dan keluarga yang patut dihargai,” ujarnya.

Alfin juga menegaskan komitmen dan dukungan penuh Pemerintah Kota Sungai Penuh terhadap upaya peningkatan status IAIN Kerinci menjadi UIN Kerinci.

“Transformasi IAIN Kerinci menjadi UIN Kerinci akan menjadi batu loncatan besar yang membawa manfaat lebih luas bagi masyarakat dan generasi mendatang,” katanya.

Sementara itu, Bupati Kerinci Monadi turut menyampaikan dukungan penuh terhadap percepatan perubahan status IAIN Kerinci menjadi UIN. Menurutnya, kehadiran UIN Kerinci nantinya akan menjadi kebanggaan masyarakat serta memperkuat posisi Kerinci dan Sungai Penuh sebagai pusat pendidikan di wilayah barat Provinsi Jambi.

Monadi menegaskan Pemerintah Kabupaten Kerinci siap bersinergi dan memberikan dukungan dalam berbagai bentuk untuk mewujudkan cita-cita besar tersebut.

“Keberadaan UIN Kerinci akan membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda daerah untuk mengakses pendidikan tinggi berkualitas tanpa harus keluar daerah. Ini investasi penting bagi masa depan Kerinci dan Sungai Penuh,” ungkap Monadi.

Ribuan Warga Meriahkan Pawai Obor Sambut 1 Muharam 1448 H, Wako Alfin Ajak Bangun Generasi Qur'ani

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Ribuan warga memadati Lapangan Merdeka Kota Sungai Penuh untuk mengikuti Pawai Obor dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, Senin (15/6/2026) malam. Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H. secara resmi melepas peserta sekaligus mengajak masyarakat menjadikan momen hijrah sebagai semangat membangun generasi Qur'ani.

Pawai Obor mengusung tema "Membangun Generasi Qur'ani, 1000 Hafidz-Hafidzah Menuju Sungai Penuh Juara." Kegiatan ini menjadi ajang syiar Islam sekaligus mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam menyambut tahun baru Hijriah.

Ribuan peserta mengikuti pawai dengan penuh antusias. Mereka berasal dari siswa SD, SMP, dan SMA, para guru, kepala sekolah, jajaran Pemerintah Kota Sungai Penuh, serta masyarakat dari berbagai kalangan.

Baca Juga: Perbaikan Selesai, Jembatan Kerinduan Sungai Penuh Kembali Dibuka, Akses ke Pasar Normal Lagi

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin mengatakan Pawai Obor tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai Islam kepada generasi muda. Ia mengajak masyarakat menjadikan semangat hijrah sebagai motivasi untuk terus memperbaiki diri dan memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur'an.

"Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kota Sungai Penuh, saya mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah. Mari berhijrah menuju kebaikan, membangun generasi Qur'ani, mewujudkan 1.000 Hafidz-Hafidzah, dan bersama-sama mengantarkan Kota Sungai Penuh menjadi Kota Juara yang diberkahi Allah SWT," ujar Alfin.

Menurutnya, Tahun Baru Islam menjadi momentum untuk melakukan refleksi diri, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta memperkuat semangat hijrah dalam kehidupan pribadi maupun bermasyarakat.

Usai pelepasan, peserta bergerak dari Lapangan Merdeka dan menyusuri sejumlah ruas jalan utama Kota Sungai Penuh. Cahaya obor yang menyala sepanjang perjalanan berpadu dengan penampilan marching band sehingga menciptakan suasana yang meriah dan penuh semangat.

Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap peringatan Tahun Baru Islam ini semakin memperkuat persatuan masyarakat, menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur'an, serta mendorong lahirnya generasi Qur'ani yang berakhlak mulia, berprestasi, dan mampu membawa Kota Sungai Penuh menuju daerah yang semakin maju, religius, dan penuh keberkahan. (*Adz)

Zoom Meeting Bersama Komisi II DPR RI, Wako Alfin Dorong Kepastian Status PPPK Penuh dan Paruh Waktu

Zoom Meeting Bersama Komisi II DPR RI, Wako Alfin Dorong Kepastian Status PPPK Penuh dan Paruh Waktu.(Adz) 

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, mengikuti Rapat Kerja (Raker), Rapat Dengar Pendapat (RDP), dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi II DPR RI secara virtual melalui Zoom Meeting dari Ruang Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh, Senin (8/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Alfin didampingi Sekretaris Daerah Alpian, para Asisten Sekretariat Daerah, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Rapat membahas berbagai isu strategis terkait penataan aparatur sipil negara, terutama menyangkut kebijakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu dan PPPK penuh waktu, penanganan tenaga honorer, serta relaksasi aturan belanja pegawai daerah yang melampaui 30 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Zoom Meeting Bersama Komisi II DPR RI, Wako Alfin Dorong Kepastian Status PPPK Penuh dan Paruh Waktu.(Adz) 

Kegiatan tersebut melibatkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Menteri Dalam Negeri, gubernur dari berbagai provinsi, perwakilan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), serta para kepala daerah dari seluruh Indonesia.

Pembahasan berfokus pada upaya mencari solusi terbaik dalam penataan tenaga non-ASN. Salah satu poin utama yang menjadi perhatian adalah skema PPPK paruh waktu dan PPPK penuh waktu yang diharapkan mampu memberikan kepastian status bagi tenaga honorer tanpa mengabaikan kemampuan fiskal pemerintah daerah.

Wali Kota Alfin menyambut baik langkah Komisi II DPR RI bersama pemerintah pusat yang terus mendorong penyelesaian berbagai persoalan kepegawaian di daerah. Menurutnya, pembahasan tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan tata kelola aparatur yang lebih profesional dan berkeadilan.

“Pemerintah Kota Sungai Penuh mengapresiasi Komisi II DPR RI, Kementerian PAN-RB, dan Kementerian Dalam Negeri yang telah membuka ruang pembahasan terkait PPPK paruh waktu dan PPPK penuh waktu. Kami berharap kebijakan yang lahir nantinya mampu memberikan kepastian hukum, meningkatkan kesejahteraan tenaga honorer, serta tetap mempertimbangkan kondisi keuangan daerah,” ujar Alfin.

Zoom Meeting Bersama Komisi II DPR RI, Wako Alfin Dorong Kepastian Status PPPK Penuh dan Paruh Waktu.(Adz) 

Alfin menegaskan, pemerintah daerah membutuhkan kebijakan yang seimbang antara kebutuhan pelayanan publik dan kemampuan anggaran. Karena itu, ia berharap hasil rapat dapat menghasilkan keputusan yang berpihak kepada daerah sekaligus memberikan kepastian bagi tenaga honorer yang telah lama mengabdi.

Menurutnya, penataan aparatur yang tepat akan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan mendukung kinerja pemerintah daerah secara berkelanjutan.

Keikutsertaan Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam rapat tersebut menjadi bentuk komitmen daerah dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat sekaligus menyampaikan aspirasi daerah terkait penataan aparatur sipil negara. Langkah itu diharapkan dapat memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik. (*Adz)

Disaksikan Wako Alfin: Dukcapil Sungai Penuh Musnahkan 245 Ribu KTP dan KIA

Pemusnahan KTP dan KIA yang sudah tidak berlaku disaksikan langsung oleh Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, didampingi Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, Sekretaris Daerah Alpian, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).(Adz)

Sungai Penuh, Merdekapost.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sungai Penuh memusnahkan sebanyak 245 ribu keping Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Identitas Anak (KIA) yang sudah tidak berlaku dengan cara dibakar di halaman kantor Disdukcapil, Jumat (5/6/2026).

Pemusnahan tersebut disaksikan langsung oleh Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, didampingi Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, Sekretaris Daerah Alpian, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kehadiran Wali Kota dan jajaran pemerintah daerah tidak hanya untuk menyaksikan proses pemusnahan dokumen kependudukan tersebut, tetapi juga melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi pelayanan di Disdukcapil. Dalam kesempatan itu, Wali Kota berdialog dengan jajaran pegawai guna mengetahui berbagai kendala dan kebutuhan yang dihadapi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Pemusnahan KTP dan KIA yang sudah tidak berlaku disaksikan langsung oleh Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, didampingi Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, Sekretaris Daerah Alpian, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).(Adz)

Kepala Disdukcapil Kota Sungai Penuh, Hariyanto, menjelaskan bahwa KTP dan KIA yang dimusnahkan merupakan dokumen yang sudah tidak berlaku, baik karena mengalami kerusakan dan telah diganti dengan yang baru maupun karena pemiliknya telah pindah domisili ke luar Kota Sungai Penuh.

“Pemusnahan ini dilakukan untuk menjaga tertib administrasi kependudukan serta menghindari potensi penyalahgunaan dokumen yang sudah tidak berlaku,” ujarnya.

Selain melaksanakan pemusnahan dokumen, Disdukcapil juga menyalurkan bantuan sembako kepada sejumlah lanjut usia (lansia) dan keluarga kurang mampu di Kota Sungai Penuh. Bantuan tersebut berasal dari iuran para ASN di lingkungan Disdukcapil sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat.

Hariyanto juga memaparkan sejumlah program pelayanan yang selama ini dijalankan Disdukcapil, di antaranya program Jemput Bola (Jebol) yang menyasar lansia, penyandang disabilitas, dan masyarakat yang mengalami keterbatasan untuk datang langsung ke kantor pelayanan.

Selain itu, terdapat program pengantaran langsung dokumen kependudukan kepada masyarakat kurang mampu, termasuk warga yang akan maupun telah melangsungkan pernikahan, sehingga pelayanan administrasi dapat diterima dengan lebih mudah dan cepat.

Di sisi lain, Hariyanto berharap Pemerintah Kota Sungai Penuh dapat memberikan perhatian terhadap peningkatan sarana dan prasarana pelayanan di kantor Disdukcapil. Menurutnya, sejumlah fasilitas penunjang pelayanan masih perlu dibenahi guna meningkatkan kenyamanan masyarakat dan efektivitas kerja pegawai.

“Kami berharap adanya penambahan fasilitas seperti AC, kursi ruang tunggu yang layak, serta perangkat komputer dengan spesifikasi yang memadai. Saat ini masih terdapat kursi yang kurang layak/rusak terpaksa kami pakai dan beberapa komputer bekerja lambat karena spesifikasinya sudah tidak mendukung kebutuhan pelayanan yang semakin tinggi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, peningkatan fasilitas tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik yang menekankan pentingnya penyelenggaraan pelayanan publik secara optimal, cepat, dan berkualitas bagi masyarakat.

Melalui dukungan sarana yang memadai, Disdukcapil berharap kualitas pelayanan administrasi kependudukan di Kota Sungai Penuh dapat terus meningkat dan memberikan kepuasan yang lebih baik kepada masyarakat.(*Adv)

Sembelih Hewan Qurban di Masjid Raya, Wako Alfin: Dengan Ibadah Kurban Kita belajar Arti Keikhlasan

Sembelih Hewan Qurban di Masjid Raya, Wako Alfin menyebutkan dengan Ibadah Kurban Kita belajar Arti Keikhlasan. semoga menjadi barokah untuk kita semua.(Ist)

SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh menggelar penyembelihan hewan qurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Raya Sungai Penuh, Rabu (27/5/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur pemerintah daerah serta masyarakat.

Wali Kota Sungai Penuh Alfin hadir langsung bersama Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah Alpian, Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, dan sejumlah tamu undangan lainnya. Masyarakat juga tampak antusias menyaksikan proses penyembelihan hewan qurban.

Dalam kegiatan tersebut, satu ekor sapi qurban disembelih langsung oleh Wali Kota Sungai Penuh sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat kebersamaan dengan masyarakat pada momentum Idul Adha.

Wako Alfin saat melakukan penyembelihan hewan kurban di Masjid Raya Kota SUngai Penuh.(Ist)

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin mengungkapkan rasa syukur karena masih diberi kesempatan merayakan Hari Raya Idul Adha bersama masyarakat Kota Sungai Penuh. Ia mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan memperkuat rasa kepedulian terhadap sesama.

Baca Juga: Shalat Ied di Lapangan Merdeka, Wako Alfin: Idul Adha Momentum Keikhlasan dan Persatuan

“Melalui ibadah qurban ini, kita belajar tentang arti keikhlasan, pengorbanan, dan kebersamaan. Semoga semangat berbagi di Hari Raya Idul Adha terus terjaga dan membawa keberkahan bagi masyarakat Kota Sungai Penuh,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan qurban dapat mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat. Menurutnya, semangat gotong royong dan kebersamaan perlu terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.

Proses penyembelihan hewan qurban berlangsung tertib, lancar, dan penuh kebersamaan hingga kegiatan selesai dilaksanakan.(Adz)

Wali Kota Sungai Penuh Luncurkan Kotak Amal Digital dengan Sistem QR Barcode

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH didampingi Wakil Wali Kota Azhar Hamzah secara resmi melaunching Digitalisasi Legalitas Kotak Amal dengan Sistem QR Barcode.(Ist)

SUNGAI PENUH – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH didampingi Wakil Wali Kota Azhar Hamzah secara resmi melaunching Digitalisasi Legalitas Kotak Amal dengan Sistem QR Barcode, bertempat di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Selasa (26/05/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa, S.Sos., M.M., unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Alpian, SE., M.M., Panit Idensos Cegah Satgaswil Jambi Detasemen Khusus 88 Anti Teror Polri AKP Sudiro, S.Pd.I., M.H. beserta rombongan, Ketua MUI Kota Sungai Penuh, para staf ahli, para asisten Setda, kepala perangkat daerah, kabag, serta para camat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin menyampaikan bahwa perkembangan teknologi digital saat ini telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam tata kelola pengumpulan dan penyaluran dana sosial keagamaan.

Baca Juga: Sinergi Pemkot dan Lembaga Adat Sungaipenuh, Shalat Idul Adha 1447 H Dimatangkan

“Digitalisasi kotak amal melalui QR Barcode merupakan bentuk pemanfaatan teknologi yang sangat tepat, modern, dan menjawab kebutuhan masyarakat saat ini. Melalui program ini, masyarakat akan semakin mudah dalam bersedekah dan berinfak secara aman, cepat, dan praktis,” ujar Wali Kota.

Lebih lanjut disampaikannya, selain memberikan kemudahan bagi masyarakat, program ini juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan transparansi pengelolaan dana umat sekaligus mencegah potensi penyalahgunaan kotak amal untuk kepentingan yang tidak sesuai dengan tujuan sosial dan keagamaan.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH didampingi Wakil Wali Kota Azhar Hamzah secara resmi melaunching Digitalisasi Legalitas Kotak Amal dengan Sistem QR Barcode.(Ist)

“Program ini bukan hanya tentang kemudahan transaksi, tetapi juga bentuk komitmen bersama dalam menjaga akuntabilitas dan memastikan dana umat benar-benar dikelola secara amanah dan tepat sasaran,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Detasemen Khusus 88 Anti Teror Polri yang telah berkolaborasi bersama Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam menghadirkan program digitalisasi legalitas kotak amal tersebut.

Baca Juga: 7 Tahun Dipelihara, Sapi Berbobot 836 Kg Milik Warga Jambi Dipilih Jadi Kurban Presiden Prabowo

Menurutnya, sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, serta mendukung kemajuan daerah.

“Kami sangat mendukung kolaborasi ini. Sinergitas yang terjalin menjadi langkah nyata dalam menjaga keamanan sekaligus memperkuat tata kelola sosial keagamaan yang lebih baik di Kota Sungai Penuh,” ungkapnya.

Sebagai penanda dimulainya program tersebut, Wali Kota Sungai Penuh bersama Wakil Wali Kota secara resmi melaunching Digitalisasi Legalitas Kotak Amal dengan Sistem QR Barcode.

Melalui inovasi ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap pengelolaan kotak amal dapat berjalan lebih tertib, transparan, akuntabel, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menyalurkan sedekah dan infak, sejalan dengan pemanfaatan teknologi digital di era modern. (Adz) 

Sinergi Pemkot dan Lembaga Adat Sungaipenuh, Shalat Idul Adha 1447 H Dimatangkan

 

Sinergi antara Pemkot dengan Lembaga Adat, Shalat Idul Adha 1447 H di Sungai Penuh Dimatangkan.(ist)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus mematangkan persiapan pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah. Kepastian tersebut mengemuka saat Wali Kota Sungai Penuh Alfin menerima kunjungan panitia dan petugas pelaksana Shalat Idul Adha di rumah dinas wali kota, Senin malam (25/5/2026).

Pertemuan itu menjadi bagian dari koordinasi akhir antara pemerintah daerah, unsur adat, tokoh agama, dan panitia guna memastikan pelaksanaan ibadah Idul Adha berlangsung aman, tertib, dan lancar di Lapangan Merdeka Kota Sungai Penuh.

Hadir mendampingi Wali Kota Alfin, Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, Sekretaris Daerah, para asisten, kepala SKPD, unsur Lembaga Adat Enam Luhah Sungai Penuh, Ketua Lembaga Adat Pondok Tinggi, Ketua Adat Dusun Baru, Depati Nan Batujuh, para camat, lurah, pengurus masjid.

Baca Juga: Pimpin Upacara Gabungan ASN, Sekda Alpian Soroti Disiplin dan Kemacetan di Lingkungan Pemkot Sungai Penuh

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kerapatan Adat Depati Nan Batujuh Aspar Nasir menyampaikan laporan kesiapan pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kepada pemerintah daerah. Ia menyebut seluruh kebutuhan teknis dan kesiapan panitia telah dipersiapkan secara maksimal.

Sinergi antara Pemkot dengan Lembaga Adat, Shalat Idul Adha 1447 H di Sungai Penuh Dimatangkan.(ist)

Selain itu, panitia turut menyerahkan daftar petugas pelaksanaan Shalat Idul Adha yang telah ditetapkan. Hendri Candra dipercaya sebagai khatib, Muhammad sebagai imam, Endi Lukman sebagai mubaligh pertama, dan Muhammad Iqbal Mulyadi sebagai mubaligh kedua.

Wali Kota Alfin menyampaikan apresiasi atas keterlibatan seluruh unsur masyarakat dan lembaga adat dalam mendukung pelaksanaan Idul Adha tahun ini. Menurutnya, kekompakan antara pemerintah, tokoh adat, dan masyarakat menjadi modal utama menjaga kekhidmatan perayaan hari besar keagamaan di Kota Sungai Penuh.

Bacaan Lainnya: 7 Tahun Dipelihara, Sapi Berbobot 836 Kg Milik Warga Jambi Dipilih Jadi Kurban Presiden Prabowo

“Pemerintah Kota Sungai Penuh berkomitmen memastikan seluruh rangkaian pelaksanaan Shalat Idul Adha berjalan baik, mulai dari persiapan hingga selesai pelaksanaan nanti,” ujar Alfin.

Ia juga mengungkapkan bahwa jumlah hewan kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah di Kota Sungai Penuh mencapai sekitar 647 ekor sapi ditambah ratusan hewan kurban kambing yang tersebar di berbagai wilayah.

Wali Kota berharap pelaksanaan Idul Adha tahun ini tidak hanya berjalan sukses, tetapi juga semakin memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat Kota Sungai Penuh. 

Pimpin Upacara Gabungan ASN, Sekda Alpian Soroti Disiplin dan Kemacetan di Lingkungan Pemkot Sungai Penuh

Sekretaris Daerah (Sekda) Alpian, SE., MM., memimpin upacara gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Sungai Penuh yang digelar di lapangan Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Senin (25/5/2026).(Ist)

Sungai Penuh, Merdekapost.com - Wali Kota Sungai Penuh diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Alpian, SE., MM., memimpin upacara gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Sungai Penuh yang digelar di lapangan Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Senin (25/5/2026).

Upacara tersebut dihadiri oleh para asisten, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Dalam amanatnya, Sekda Alpian menekankan pentingnya kedisiplinan ASN, khususnya dalam mengikuti apel gabungan rutin setiap hari Senin. Pada kesempatan itu, Alpian secara mendadak menginstruksikan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sungai Penuh untuk melakukan absensi manual langsung di lapangan upacara.

Baca Juga: Kapolres Cup U-40 Resmi Dibuka, Wako Alfin: Persaudaraan Jadi Kekuatan Utama

Langkah tersebut dilakukan guna memastikan tingkat kehadiran dan kedisiplinan ASN dari masing-masing OPD yang mengikuti upacara gabungan.

Selain itu, Sekda Alpian juga menyoroti persoalan kemacetan yang kerap terjadi setiap pelaksanaan apel gabungan hari Senin. Menurutnya, ruas jalan utama menuju Kantor Wali Kota Sungai Penuh sering mengalami kepadatan panjang, sehingga banyak ASN terlambat mengikuti upacara maupun mengisi absensi “Siap Juara” yang telah dijadwalkan mulai pukul 07.00 WIB hingga 07.30 WIB.

Sekretaris Daerah (Sekda) Alpian, SE., MM., memimpin upacara gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Sungai Penuh yang digelar di lapangan Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Senin (25/5/2026).(Ist)

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Alpian menginstruksikan BKPSDM, Bagian Organisasi, dan Dinas Kominfo Kota Sungai Penuh untuk kembali membahas mekanisme pelaksanaan apel gabungan hari Senin.

Ia mengusulkan agar apel rutin hari Senin ke depan dilaksanakan di masing-masing dinas guna mengurangi kemacetan dan meningkatkan efektivitas kerja ASN. Sementara itu, apel gabungan Hari Kesadaran Nasional (HKN) setiap tanggal 17 tetap diwajibkan dilaksanakan di halaman Kantor Wali Kota Sungai Penuh.

Baca Juga: Kopi Kerinci Tembus Pasar Internasional, Pemprov Jambi Dorong Lewat Pelabuhan Daerah

Lebih lanjut, Sekda Alpian juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Sungai Penuh akan melaksanakan penyembelihan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di halaman Masjid Kantor Wali Kota Sungai Penuh.

Pada akhir amanatnya, Alpian menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Sungai Penuh yang dinilai sukses melaksanakan tugas pengamanan dan pelaksanaan upacara bendera.

Ia juga memberikan apresiasi atas langkah penertiban di kawasan Pasar Tanjung Bajure menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah demi menciptakan ketertiban dan kenyamanan masyarakat.(*) 

(Aldie Prasetya / Sumber: MC Kominfo). 

Warga Kerinci dan Sungai Penuh Keluhkan Pemadaman Bergilir Tanpa Jadwal Pasti

KERINCI – Masyarakat di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh mengeluhkan sistem pemadaman listrik bergilir yang dilakukan oleh pihak PLN karena dinilai tidak memberikan kepastian jadwal kepada warga.

Keluhan tersebut muncul lantaran informasi yang disampaikan hanya sebatas wilayah yang akan mengalami pemadaman, tanpa disertai waktu dan durasi yang jelas. Kondisi ini membuat masyarakat kesulitan melakukan persiapan maupun antisipasi terhadap aktivitas sehari-hari.

“Lokasi yang mau dipadamkan ada, tapi kapan dan jam berapa tidak ada. Gimana warga mau siap-siap antisipasi, Pak,” ujar salah seorang warga.

Baca Juga:

PLTA Batang Merangin Berkapasitas Besar, Kenapa Kerinci-Sungai Penuh Masih Padam? Ini Kata PLN

Warga Desak PLN: Listrik di Kerinci dan Sungai Penuh Jangan Digilir

Menurut masyarakat, ketidakjelasan jadwal pemadaman berdampak pada berbagai aktivitas, mulai dari pekerjaan, usaha kecil, hingga kebutuhan rumah tangga. Warga berharap PLN dapat memberikan informasi yang lebih rinci dan terjadwal agar masyarakat bisa menyesuaikan aktivitas selama pemadaman berlangsung.

“Parah dak jeleh tanggal dan waktu,,,,”

Selain itu, masyarakat juga meminta agar informasi pemadaman disampaikan lebih cepat melalui media sosial maupun saluran resmi lainnya sehingga tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.

Hingga saat ini, pemadaman bergilir masih terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh menyusul gangguan pada sistem kelistrikan Sumatera yang sebelumnya mengalami blackout di beberapa daerah.(Adz)

Kapolres Cup U-40 Resmi Dibuka, Wako Alfin: Persaudaraan Jadi Kekuatan Utama

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., menghadiri pembukaan Turnamen Sepak Bola Kapolres Cup I U-40 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Lapangan PS Penawar, Minggu (24/5/2026).

Turnamen yang digelar Polres Kerinci ini menjadi ajang mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat olahraga, serta memperkuat sportivitas di tengah masyarakat.

Pembukaan turnamen turut dihadiri Bupati Kerinci, Wakil Bupati Kerinci, Kapolres Kerinci beserta jajaran, Danramil, Sekda Alpian, Kepala Bandara Depati Parbo, perwakilan PT KMH PLTA, camat, kepala desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta peserta dari berbagai tim sepak bola U-40 se-Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.

Baca Juga: Festival Panen Rayo Kopi Robusta, Bupati Kerinci Dorong Kopi Lokal Tembus Pasar Dunia

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin mengapresiasi terselenggaranya turnamen tersebut. Menurutnya, olahraga sepak bola mampu memperkuat kebersamaan dan mempererat hubungan antarwarga.

“Melalui turnamen ini, kita berharap persaudaraan semakin kuat, kekompakan terus terjaga, dan semangat sportivitas tumbuh di tengah masyarakat,” ujar Wako Alfin.

Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Turnamen Kapolres Cup I U-40 juga diharapkan menghadirkan hiburan bagi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat.(Adz) 

Gerak Cepat Dirut Baru RSUD M.H.A. Thalib Kini Hadirkan Pelayanan Prioritas untuk Ibu Hamil hingga Disabilitas

 

Gerak Cepat Dirut Baru, RSUD M.H.A. Thalib Kini Hadirkan Pelayanan Prioritas untuk Ibu Hamil hingga Disabilitas.(Ist)

SUNGAI PENUH – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mayjen H.A. Thalib terus berbenah demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih prima, inklusif, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Di bawah komando Direktur Utama (Dirut) yang baru, dr. Rofi Imran, rumah sakit plat merah ini langsung melakukan pergerakan luar biasa dengan meluncurkan program Pelayanan Prioritas Rawat Jalan.

Langkah progresif ini menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus, meliputi ibu hamil, lansia di atas 60 tahun dengan risiko tinggi, penyandang disabilitas, serta ibu yang membawa bayi di bawah usia satu tahun.

Alur Pendaftaran Khusus: Tanpa Antre di Loket Reguler

Untuk memastikan kenyamanan pasien prioritas, manajemen RSUD Mayjen H.A. Thalib telah memangkas birokrasi pendaftaran yang selama ini kerap memakan waktu. Melalui sistem baru ini, pasien kelompok prioritas tidak perlu lagi menunggu di ruang tunggu reguler.

Berikut adalah alur pelayanan prioritas yang telah diterapkan:

Penyambutan dan Fasilitas Khusus: Sejak tiba di area rumah sakit, pasien prioritas akan langsung dibantu oleh petugas. Bagi yang membutuhkan, fasilitas kursi roda dan pendampingan antipasien jatuh telah disiagakan.

Pencetakan Nomor Antrean: Petugas secara sigap akan membantu mengambilkan nomor antrean di mesin Counter Antrian. Bagi pasien yang mendaftar secara daring via Mobile JKN, cukup menunjukkan bukti pendaftaran.

Pemberian ID Card/Kalung Prioritas: Pasien akan diberikan kalung penanda khusus oleh petugas agar seluruh elemen rumah sakit mengenali status prioritas mereka.

Langsung Menuju Loket Khusus (Loket 2): Pasien prioritas diarahkan langsung menuju Loket 2 (Pendaftaran Manual) tanpa harus mengantre lama di jalur pasien umum.

Pemeriksaan Sidik Jari & Menuju Poliklinik: Setelah proses verifikasi berkas dan fingerprint, petugas akan mengantarkan pasien langsung ke poliklinik tujuan (seperti Poliklinik Kebidanan/Kandungan) untuk mendapatkan tindakan medis.

Komitmen Penuh dr. Rofi Imran untuk Kerinci dan Sungai Penuh

Pergerakan cepat yang dilakukan oleh dr. Rofi Imran ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Melalui kebijakan ini, RSUD Mayjen H.A. Thalib membuktikan diri bukan sekadar tempat berobat, melainkan institusi yang humanis dan ramah terhadap kelompok rentan.

"Kami berkomitmen penuh untuk memberikan pelayanan yang setara, cepat, dan berdampak langsung bagi masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh. Ibu hamil, penyandang disabilitas, dan lansia adalah fokus utama kami untuk mendapatkan kenyamanan ekstra tanpa harus merasa terbebani oleh antrean panjang," ujar pihak manajemen dalam sosialisasi program tersebut.

Dengan jargon "Rumah Sakit Kita Semua", perubahan positif ini diharapkan dapat terus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap mutu dan kepedulian layanan kesehatan di bumi Sakti Alam Kerinci dan Kota Sungai Penuh.(Ald/Ali)

Temui Baznas Pusat, Wako Alfin Perjuangkan Usulan Prioritas dan Mendesak

Temui Baznas Pusat, Wako Alfin Perjuangkan Usulan Prioritas dan Mendesak: Bantuan Rumah, Ambulans dan UMKM untuk Kota Sungai Penuh.(mpc)

JAKARTA, MERDEKAPOST.COM – Pemerintah Kota Sungai Penuh mulai memperkuat sinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pusat guna memperluas program bantuan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Langkah tersebut ditandai dengan pertemuan langsung antara Wali Kota Sungai Penuh, Alfin dan jajaran Baznas Pusat, Kamis (21/5/2026).

Dalam audiensi tersebut, Wali Kota Alfin membawa sejumlah usulan prioritas yang dinilai mendesak bagi masyarakat. Program yang diajukan meliputi bantuan rumah layak huni, pengadaan ambulans, beasiswa pendidikan bagi pelajar kurang mampu, hingga dukungan permodalan dan pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Baca Juga: Wawako Azhar Lepas Nindya Eltsani Kembali Bertugas di Istana Negara

Pertemuan itu juga dihadiri Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Koordinator Wilayah Sumatera, serta Ketua Baznas Provinsi Jambi. Diskusi berlangsung fokus pada penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan Baznas agar penyaluran bantuan sosial lebih efektif dan tepat sasaran.

Wako Alfin menilai peran Baznas sangat strategis dalam membantu pemerintah daerah mempercepat penanganan persoalan sosial masyarakat. Menurutnya, kolaborasi lintas lembaga diperlukan agar program kesejahteraan mampu menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan.

Baca Juga: 3S Panen Penghargaan, Gerakan Sederhana Berdampak Nyata

“Program seperti rumah layak huni, ambulans, dan beasiswa sangat dibutuhkan masyarakat. Kami berharap sinergi bersama Baznas dapat memberi dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga,” ujar Alfin.

Selain bantuan sosial, pembahasan juga mengarah pada penguatan program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui dukungan terhadap pelaku UMKM. Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap dukungan Baznas dapat membuka peluang usaha baru sekaligus meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga.

Audiensi tersebut menjadi bagian dari langkah Pemkot Sungai Penuh membangun jaringan dukungan nasional untuk mempercepat pembangunan sosial dan pengentasan kemiskinan di daerah.(*adz)

3S Panen Penghargaan, Gerakan Sederhana Berdampak Nyata

Panen Penghargaan: Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH menyerahkan penghargaan kepada Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin, selaku inisiator gerakan 3S (Segenggam Beras, Sebutir Telur, dan Seribu Rupiah).

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH menyerahkan penghargaan kepada Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin, selaku inisiator gerakan 3S (Segenggam Beras, Sebutir Telur, dan Seribu Rupiah).

Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas inovasi dan kepedulian sosial yang dinilai berhasil mendorong percepatan penurunan angka stunting di Kota Sungai Penuh.

Baca Juga: Ketua TP PKK Sungai Penuh Buka Bimtek Posyandu, Fokus Tingkatkan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

Selain penghargaan kepada Ketua TP PKK, Wali Kota Alfin, SH juga menyerahkan piagam penghargaan kepada Komunitas 3S Juara (Maju Adil dan Sejahtera) serta mitra LSM/komunitas Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). 

Baca Juga: Kapolsek Sitinjau Laut Iptu Sigit Purwanto Pimpin Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118 Tahun 2026

Penghargaan tersebut berasal dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN dengan predikat Gold.

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin, SH menyampaikan apresiasi atas lahirnya gerakan 3S yang mampu membangun partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung program pemerintah, khususnya penanganan stunting dan kepedulian terhadap masyarakat lanjut usia.

“Gerakan 3S membuktikan bahwa langkah kecil dan sederhana dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat,” ujar Wako Alfin.

Baca Juga: Tingkatkan Profesionalisme Personel Sat Lantas Polres Kerinci Gelar Latihan TPTKP Laka Lantas

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Alfin, SH juga menyerahkan penghargaan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 kategori Juara I dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia kepada Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh, Alpian, SE.,MM.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif seluruh ASN dalam mendukung program penanggulangan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting di Kota Sungai Penuh.

Baca Juga: Al Haris Ungkap Dukungan Kemenhub Wacana Jalur Kereta Api Batu Bara Jambi Rute Bungo-Sarolangun-Kemingking

Tidak hanya itu, pada momentum tersebut Wali Kota, Alfin, SH juga menerima sertifikat  Keputusan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) Komunal lagu daerah Kota Sungai Penuh dari Kementerian Hukum Republik Indonesia. Sertifikat tersebut menjadi bentuk pengakuan dan perlindungan hukum negara terhadap karya budaya daerah Kota Sungai Penuh.(Ali)

Sidak di Kantor Camat Sungai Bungkal, Wako Alfin Ingatkan ASN Disiplin dan Layani Warga

Sidak di Kantor Camat Sungai Bungkal, Wako Alfin Ingatkan ASN Disiplin dan Layani Warga dengan baik.(Ist)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH, melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di kantor Kecamatan Sungai Bungkal, Senin (19/5/2026)

Wako yang akrab disapa Bang Alfin menjelaskan, sidak ini dilakukan untuk memastikan para pegawai hadir dan menjalankan tugas sesuai dengan tanggungjawab masing-masing.

Selain itu, orang nomor satu di Bumi Sahalun Suhak Salatuh Bdei juga mengecek dan memastikan pelayanan publik berjalan optimal serta benar-benar memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Kantor-kantor ini bersentuhan langsung dengan masyarakat, terutama mengenai pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terhambat, harus berjalan baik,” tegasnya.

Sidak di Kantor Camat Sungai Bungkal, Wako Alfin Ingatkan para ASN gara Disiplin dan Layani masyarakat dengan baik.(Ist)

Ia menambahkan, disiplin dan tanggung jawab merupakan hal penting yang harus dimiliki setiap ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“ASN harus menjadi contoh yang baik di tengah masyarakat. Kehadiran dan kedisiplinan sangat mempengaruhi kualitas pelayanan publik,” ungkapnya.

Dari sidak tersebut, masih ditemukan beberapa pegawai yang belum hadir tanpa keterangan yang jelas.(*aDZ)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs