Assesmen Pejabat Pratama Sungai Penuh, Wako Alfin: Pejabat Harus Punya Kompetensi, Profesional dan Berintegritas

Assesmen Pejabat Pratama Sungai Penuh, Wako Alfin: Pejabat Harus Punya Kompetensi, Profesional dan Berintegritas.(Ist)

“Berjalan sukses dan melahirkan sosok yang profesional, berintegritas, bekerja cepat, mampu memberikan pelayanan terbaik sesuai tupoksinya dalam mendukung visi misi kepala daerah,” ujar Wako Alfin
 SUNGAI PENUH - Tahapan asesmen Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) atau Eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh berlangsung sukses. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian seleksi terbuka JPTP Tahun 2026 untuk mengisi sejumlah jabatan strategis di lingkungan pemerintah daerah.

Wali Kota Sungai Penuh, Alfin Bakar, berharap proses seleksi tersebut mampu menghasilkan pejabat yang memiliki kompetensi, profesionalitas dan integritas dalam menjalankan amanah jabatan.

“Berjalan sukses dan melahirkan sosok yang profesional, berintegritas, bekerja cepat, mampu memberikan pelayanan terbaik sesuai tupoksinya dalam mendukung visi misi kepala daerah,” ujar Alfin belum lama ini.

Baca Juga:

Diduga Penyedia Makanan SPPG Yayasan Kita Peduli di Semerah Tanah Cogok Sajikan Menu Minim, Warga Pertanyakan Kualitas

Menurut Alfin, pejabat yang nantinya dipercaya menduduki jabatan pimpinan tinggi harus memiliki kemampuan untuk bekerja secara efektif dan responsif terhadap kebutuhan pemerintahan maupun masyarakat.

Ia menekankan, keberadaan pejabat pada posisi strategis bukan hanya berkaitan dengan jabatan administratif, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam memastikan pelayanan publik berjalan dengan baik.

“Pejabat yang terpilih nantinya harus mampu menjalankan tugas sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Alfin.

Baca Juga:

Petani Mengadu Terkait Dugaan Penggelapan Hasil Panen yang seret nama PNS, Advokat : PNS Bukan Kebal Hukum

Bupati Bungo Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Berikut Nama-nama dan Jabatan Barunya

Seleksi terbuka JPTP Pemkot Sungai Penuh Tahun 2026 mencakup sejumlah jabatan strategis. Proses tersebut dilaksanakan melalui beberapa tahapan, termasuk asesmen terhadap para peserta yang telah memenuhi persyaratan.

Sebelumnya, Panitia Seleksi telah mengumumkan peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi jabatan dan rekam jejak melalui Pengumuman Nomor 004/Pansel.JPT/Sei Penuh/2026.

Melalui rangkaian seleksi tersebut, Pemkot Sungai Penuh berupaya mendapatkan pejabat yang memiliki kompetensi, integritas dan kemampuan manajerial untuk mendukung pelaksanaan program pemerintahan serta pencapaian visi dan misi kepala daerah.(Adz)

Ini 20 Nama yang Lolos Administrasi Lelang Jabatan di Sungai Penuh 2026, Berebut 5 Jabatan Kepala OPD

20 Nama Lolos Administrasi Lelang Jabatan di Sungai Penuh 2026, Bakal Berebut 5 Jabatan Kepala OPD.(MPC)

SUNGAI PENUH – Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemerintah Kota Sungai Penuh mengumumkan hasil seleksi administrasi tahun 2026.

Pengumuman tersebut tertuang dalam Pengumuman Nomor 004/PANSEL JPT/Sei Penuh/2026 tertanggal 19 September 2026.

Sebanyak 20 peserta dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya. Mereka tersebar pada lima jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Lima jabatan tersebut meliputi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, serta Kepala Dinas Perhubungan.

Untuk jabatan di Kesbangpol, terdapat empat peserta yang lolos administrasi. Mereka adalah: Maylan, S.T., M.Si., Munandar, S.E., M.M., Dr. Wazirman, S.Ag., M.M., dan Zanti Ismawan Sulti, S.Sos., M.Si.

Sementara itu, BPBD diikuti tiga peserta, yakni Desrizal, S.Pd., M.M., Ihsan, S.E., M.M., dan Inlahadi Putra, S.T., M.T. Untuk Dinas Pendidikan, empat nama dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi, yaitu Bovi Handriyanto, S.Pd., M.M., Gusparnel, S.Pd., M.Pd., Novel, S.Pd.SD, dan Yafri Juned, S.Pd., M.Pd.

Kemudian, empat peserta lolos untuk posisi Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Mereka adalah Armizon, S.Hut., M.Si., Endang Kurniawan, S.E., M.Si., Hendrizal, S.Si., M.M., dan Jumadil, S.E., M.Si. Adapun jabatan Kepala Dinas Perhubungan diikuti lima peserta, yakni Ade Saputra, S.Pd., M.M., Penny Pebriyanti, S.Pt., M.Si., Sansri Harsa, S.Sos., M.Si., Ulul Azmi, S.H., M.Si., dan Drs. Yulizar, MAP.

Setelah seleksi administrasi, para peserta akan mengikuti Uji Potensi dan Kompetensi atau asesmen serta tahapan pembuatan makalah. Artinya, nama-nama tersebut belum dapat disebut sebagai pejabat terpilih karena proses seleksi masih berlangsung.

Kepala BKPSDM Kota Sungai Penuh, Affan, S.E., M.M., sebelumnya mengingatkan calon peserta agar mengikuti seluruh ketentuan yang ditetapkan panitia. Peserta juga diminta memastikan dokumen administrasi sesuai persyaratan dan mengikuti informasi melalui kanal resmi BKPSDM.

Dalam pemberitaan sebelumnya, BKPSDM juga menekankan bahwa proses asesmen mengacu pada hasil penilaian dan ketentuan seleksi. Peserta diminta tidak menggantungkan kelulusan kepada pihak yang menjanjikan hasil tertentu.

Dengan diumumkannya 20 peserta yang lolos administrasi, perhatian berikutnya akan tertuju pada tahapan asesmen dan penilaian lanjutan. Hasil akhir nantinya akan menentukan kandidat yang akan mengisi lima jabatan pimpinan tinggi pratama tersebut. (Adz)

Wako Alfin dan Isteri Nikmati Secangkir Kopi di Festival Kopi Kerinci

Wako Alfin bareng Istefi Menikmati Kopi Kerinci di Tengah Meriahnya Festival Kopi.(Ist) 

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM –  Festival Kopi Kerinci 2026 menjadi ajang promosi kopi lokal. Kegiatan ini juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH menghadiri festival tersebut. Ia hadir bersama Ketua TP-PKK Kota Sungai Penuh Sri Kartini Alfin.

Festival berlangsung di Lapangan N10 Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Sabtu (19/9/2026).

Kopi Lokal Jadi Perhatian

Sejumlah pejabat dan pelaku usaha turut menghadiri festival. Mereka berasal dari berbagai daerah di Jambi dan Sumatera Barat.Buka Peta Digital

Perwakilan Kementerian Perkebunan Republik Indonesia juga hadir. Selain itu, perwakilan Gubernur Jambi ikut mengikuti rangkaian kegiatan.

Para bupati dan wali kota turut meramaikan festival. Komunitas pecinta kopi serta masyarakat juga memadati lokasi kegiatan.

Kehadiran Pemkot Sungai Penuh menunjukkan dukungan terhadap sektor pertanian. Kopi menjadi salah satu komoditas unggulan Kerinci dan Sungai Penuh.

Alfin datang bersama Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa. Sekda Kota Sungai Penuh Alpian, SE., MM juga mendampingi Wali Kota.

Alfin Soroti Peluang Petani

Alfin mengapresiasi pelaksanaan Festival Kopi Kerinci 2026. Ia menilai festival tersebut memberi ruang bagi kopi lokal untuk berkembang.

Menurut Alfin, kegiatan itu bukan sekadar ajang promosi. Festival juga membuka peluang bagi petani untuk meningkatkan pendapatan.

“Festival ini tidak hanya menjadi sarana promosi produk unggulan daerah. Kegiatan ini juga mampu meningkatkan nilai tambah komoditas kopi,” ujar Alfin.

Ia menyebut festival dapat membuka peluang ekonomi yang lebih luas. Terutama bagi masyarakat dan para petani kopi di daerah.

Dorong Festival Jadi Agenda Tahunan

Alfin berharap Festival Kopi Kerinci terus berlangsung setiap tahun. Ia ingin kegiatan tersebut semakin kuat dan menarik lebih banyak pelaku usaha.Akses Data Demografi

Menurutnya, festival juga dapat memperkuat identitas Kerinci dan Sungai Penuh. Kedua daerah memiliki potensi besar sebagai penghasil kopi berkualitas.

Pengembangan kopi juga dapat berjalan bersama sektor pariwisata. Ekonomi kreatif pun bisa ikut tumbuh melalui kegiatan tersebut.

“Harapannya, kegiatan ini terus berkembang dan memberikan dampak bagi masyarakat,” kata Alfin.

Ia menilai pengembangan kopi dapat memberi manfaat bagi banyak sektor. Mulai dari perkebunan hingga pariwisata dan ekonomi kreatif.

Festival Kopi Kerinci 2026 pun tidak hanya menghadirkan kemeriahan. Kegiatan ini menjadi ruang untuk memperkenalkan kopi lokal kepada pasar yang lebih luas.

Selain itu, festival mempertemukan petani, pelaku usaha, komunitas, dan  pemerintah. Pertemuan tersebut dapat membuka peluang kerja sama baru bagi pengembangan kopi Kerinci.

(Adz/source: indosberita.com)

Wako Alfin dan Wawako Azhar Safari Jumat di Masjid Nurul Hikmah Sumur Anyir Serahkan Bantuan CSR

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH, melaksanakan Safari Jumat sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat di Masjid Nurul Hikmah, Desa Sumur Anyir, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh, Jumat (18/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Wako Alfin didampingi Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah, Sekretaris Daerah Alpian, serta sejumlah Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Wako Alfin bersama rombongan turut melaksanakan salat Jumat berjamaah bersama masyarakat dan jamaah Masjid Nurul Hikmah. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

Dalam khutbah Jumat, Buya Nasriman mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Ia juga menyampaikan harapan agar Kota Sungai Penuh terus berkembang menjadi daerah yang unggul, tidak hanya dalam kehidupan keumatan, tetapi juga dalam aspek pelayanan publik, pembangunan, dan penyelenggaraan pemerintahan.

Buya Nasriman turut mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah dengan memberikan saran, masukan, serta kritik yang konstruktif kepada Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Baca Juga: Dukung Perluasan Lahan Perkebunan Kopi di Kayu Aro, Monadi Bidik Kopi Kerinci Berkualitas

Usai pelaksanaan salat Jumat, Wali Kota Alfin menyerahkan bantuan pembangunan sebesar Rp5 juta kepada Masjid Nurul Hikmah. Bantuan tersebut bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank 9 Jambi dan diharapkan dapat mendukung kebutuhan pembangunan serta peningkatan fasilitas masjid.

Dalam arahannya di hadapan jamaah, Wako Alfin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, lingkungan yang bersih merupakan bagian penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang sehat, nyaman, dan berkualitas.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai. Kebiasaan tersebut, kata Wako Alfin, dapat menghambat aliran air, terutama ketika terjadi peningkatan debit sungai, sehingga berpotensi menimbulkan luapan yang dapat berdampak terhadap masyarakat.

“Menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh masyarakat. Mari kita jaga lingkungan bersama-sama,” ujar Wako Alfin.

Selain mengajak masyarakat menjaga kebersihan, Wako Alfin menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk terus mendorong pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat nyata dan menjawab kebutuhan masyarakat.

Ia menyebutkan, pemerintah daerah juga tengah menyiapkan langkah perbaikan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) sebagai bagian dari upaya memperkuat pengelolaan persampahan sekaligus menjaga kebersihan lingkungan kota.

Pada kesempatan tersebut, Wako Alfin turut mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi kualitas udara. Mengingat Kota Sungai Penuh saat ini dilanda kabut asap dengan kategori sedang, masyarakat diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah serta mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara kurang baik.

“Pemerintah Kota Sungai Penuh akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta menghadirkan pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat dan menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Safari Jumat tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Selain menjadi sarana memperkuat ukhuwah dan silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan program pembangunan sekaligus mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi masyarakat.(Adz)

Dorong Tata Ruang Lebih Terarah, Wako Alfin Teken Kerja Sama dengan ATR/BPN Susun RDTR

SUNGAI PENUH |  MERDEKAPOST.COM – Pemerintah Kota Sungai Penuh bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Direktorat Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang menandatangani kerja sama penanganan Indikasi Pelanggaran Pemanfaatan Ruang (IPPR) dalam rangka penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., bersama Direktur Penertiban Pemanfaatan Ruang Direktorat Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN, Agus Sutanto, S.T., M.Sc., Kamis (3/9/2026), di Gedung Kementerian ATR/BPN, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Wako Alfin Sambangi BNPB, Bawa Usulan Rehabilitasi Infrastruktur dan Penanganan Bencana

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengendalian pemanfaatan ruang di Kota Sungai Penuh. Selain itu, kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung penyusunan RDTR yang lebih terarah, akurat, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Wali Kota Sungai Penuh Alfin menyampaikan, kolaborasi dengan Kementerian ATR/BPN merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata ruang yang tertib dan berkelanjutan.

Menurutnya, penanganan terhadap indikasi pelanggaran pemanfaatan ruang perlu diperkuat agar pembangunan di Kota Sungai Penuh dapat berjalan sesuai dengan perencanaan tata ruang yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Dirut RSUD Mayjen H.A. Thalib Sampaikan Terima Kasih kepada Walikota Sungai Penuh atas Hadirnya Layanan CT-Scan

“Melalui kerja sama ini, Pemkot Sungai Penuh berkomitmen untuk memperkuat pengawasan terhadap pemanfaatan ruang serta mencegah terjadinya pelanggaran yang dapat menghambat pembangunan,” ujar Alfin.

Ia berharap RDTR yang nantinya disusun dapat menjadi pedoman yang jelas bagi pemerintah dalam mengarahkan pembangunan sekaligus memberikan kepastian dalam pemanfaatan ruang.

“Semoga RDTR yang disusun nantinya bisa menjadi pedoman dalam mewujudkan pembangunan yang terencana dan berkelanjutan,” pungkasnya.(*)

Warga Sungai Penuh-Kerinci Tak Perlu Jauh, CT-Scan Segera Hadir di RSUD Mayjen HA Thalib

Masyarakat Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci segera mendapat akses layanan pemeriksaan CT-Scan di RSUD Mayjen H.A. Thalib Sungai Penuh.(iST/ai) 

MERDEKAPOST.COM | SUNGAI PENUH - Masyarakat Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci segera mendapat akses layanan pemeriksaan CT-Scan di RSUD Mayjen H.A. Thalib Sungai Penuh.

Fasilitas tersebut dihadirkan sebagai bagian dari upaya rumah sakit meningkatkan kualitas dan kelengkapan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Direktur Utama RSUD Mayjen H.A. Thalib, dr. Rofi Irman, mengatakan kehadiran CT-Scan menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih lengkap, cepat, dan berkualitas.

“Ini merupakan langkah kami untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan yang lebih lengkap, cepat, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat,” ujar dr. Rofi Irman.

Dengan tersedianya fasilitas CT-Scan, masyarakat nantinya dapat menjalani pemeriksaan penunjang medis dengan teknologi yang lebih memadai.

Hasil pemeriksaan tersebut diharapkan dapat membantu dokter memperoleh gambaran kondisi pasien secara lebih akurat dalam menentukan diagnosis dan penanganan medis.

BERITA LAINNYA:

Kepercayaan Publik Meningkat, RSUD Mayjen H.A Thalib Sungai Penuh Kembali Dipadati Pasien

Dirut RSUD Mayjen H.A. Thalib Sampaikan Terima Kasih kepada Walikota Sungai Penuh atas Hadirnya Layanan CT-Scan 

Dr. Rofi Irman berharap kehadiran CT-Scan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci untuk mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan berteknologi modern.

Selama ini, pemeriksaan CT-Scan menjadi salah satu layanan penunjang yang dibutuhkan untuk membantu diagnosis berbagai kondisi medis.

Dengan segera beroperasinya fasilitas tersebut, RSUD Mayjen H.A. Thalib diharapkan mampu memberikan layanan kesehatan yang semakin lengkap kepada masyarakat.

Kehadiran CT-Scan juga menjadi kabar positif bagi warga Sungai Penuh dan Kerinci karena akses terhadap layanan pemeriksaan tersebut nantinya lebih dekat sehingga tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pemeriksaan serupa. (Ali)

Dirut RSUD Mayjen H.A. Thalib Sampaikan Terima Kasih kepada Walikota Sungai Penuh atas Hadirnya Layanan CT-Scan

Dirut RSUD Mayjen H.A. Thalib Sampaikan Terima Kasih kepada Walikota Sungai Penuh atas Hadirnya Layanan CT-Scan

 Merdekapost.com | ​Sungai Penuh – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mayjen H.A. Thalib Kota Sungai Penuh, dr. Rofi Imran, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Walikota Sungai Penuh, Alfin, SH., atas komitmen dan dukungan penuhnya terhadap peningkatan fasilitas kesehatan masyarakat.

​Apresiasi tersebut disampaikan seiring dengan pengadaan fasilitas medis terbaru, yaitu fasilitas layanan pemeriksaan CT-Scan, yang akan segera beroperasi di RSUD Mayjen H.A. Thalib. Layanan alat medis canggih ini menjadi satu-satunya yang tersedia di wilayah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.

​"Atas nama keluarga besar RSUD Mayjen H.A. Thalib, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Walikota Sungai Penuh, Alfin, SH. Atas dukungan dan perhatian luar biasa dari beliau, rumah sakit kita kembali dapat menyediakan layanan CT-Scan bagi masyarakat," ujar dr. Rofi Imran.

​Hadirnya fasilitas CT-Scan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh di bawah kepemimpinan Walikota Alfin untuk terus mendorong pelayanan medis yang lebih lengkap, cepat, akurat, dan berkualitas bagi seluruh warga Kota Sungai Penuh maupun Kabupaten Kerinci.

​Dengan adanya fasilitas pemeriksaan diagnostik ini, pasien diharapkan dapat memperoleh:

​Pemeriksaan yang lebih akurat untuk mendeteksi berbagai kondisi medis secara detail.

​Proses diagnosis yang lebih cepat, sehingga pengobatan dapat dilakukan tanpa penundaan.

​Penanganan medis yang lebih tepat sesuai kebutuhan kondisi pasien.

​Layanan kesehatan masyarakat yang semakin lengkap tanpa harus dirujuk ke luar daerah.

​Pihak manajemen RSUD Mayjen H.A. Thalib berharap, dengan terwujudnya penambahan sarana medis modern ini, kualitas derajat kesehatan masyarakat Kota Sungai Penuh dan sekitarnya dapat meningkat secara signifikan. (kai)

Wako Alfin Sambangi BNPB, Bawa Usulan Rehabilitasi Infrastruktur dan Penanganan Bencana

Wako Alfin Sambangi BNPB, Bawa Usulan Rehabilitasi Infrastruktur dan Penanganan Bencana.(Ist)

JAKARTA – Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., menyambangi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI di Jakarta, Kamis (03/09). Dalam kunjungan tersebut, Alfin membawa usulan dukungan rehabilitasi infrastruktur dan penanganan bencana untuk Kota Sungai Penuh.

Alfin menyampaikan langsung sejumlah kebutuhan tersebut kepada Direktur R.R Infrastruktur BNPB, Dr. Ir. Afrizal Posya, M.A., M.Si. Pertemuan itu membahas upaya pemerintah daerah mendapatkan dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat rehabilitasi infrastruktur sekaligus memperkuat penanganan bencana di Kota Sungai Penuh.

Alfin mengatakan, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

Menurutnya, dukungan BNPB sangat penting agar pemerintah daerah dapat mempercepat pembangunan dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Baca Juga:

Bupati Monadi Didampingi Camat AHT Hadir Jenguk Korban Kebakaran di Kemantan dan Salurkan Bantuan

“Kami berharap usulan rehabilitasi infrastruktur dan penanganan bencana ini mendapat dukungan BNPB. Ini penting untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan kesiapsiagaan, serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat,” ujar Alfin.

Dalam pertemuan tersebut, BNPB meminta Pemerintah Kota Sungai Penuh mengajukan usulan secara rutin setiap tahun. Langkah tersebut penting agar pemerintah daerah dapat menyampaikan kebutuhan penanganan infrastruktur dan kebencanaan secara berkelanjutan.

Pemkot Sungai Penuh terakhir kali mengajukan usulan kepada BNPB pada 2019. Karena itu, Alfin kembali membawa usulan terbaru dalam kunjungan tersebut sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah memperjuangkan dukungan pusat.

BNPB menyampaikan bahwa pihaknya akan mengupayakan pemenuhan usulan Pemerintah Kota Sungai Penuh. Namun, Pemkot harus melengkapi seluruh persyaratan dan memenuhi ketentuan yang berlaku.

Alfin berharap komunikasi dan koordinasi dengan BNPB terus berjalan. Ia juga berharap dukungan tersebut dapat membantu Kota Sungai Penuh mempercepat rehabilitasi infrastruktur dan meningkatkan kesiapan menghadapi bencana.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemkot Sungai Penuh untuk memperkuat pembangunan infrastruktur dan perlindungan masyarakat dari risiko bencana. (Adz)

Diskominfosta Kota Sungai Penuh Rutin Jalankan Program 3S Dukung Penanganan Stunting

Diskominfosta Kota Sungai Penuh Rutin Jalankan Program 3S Dukung Penanganan Stunting.Ist)

SUNGAI PENUH — Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfosta) Kota Sungai Penuh rutin menjalankan Program 3S (Segenggam Beras, Sebutir Telur, Seribu Rupiah) untuk mendukung percepatan penanganan stunting.

Program sosial tersebut menjadi bentuk kepedulian ASN Diskominfosta terhadap pemenuhan gizi anak yang membutuhkan pendampingan.

Kepala Diskominfosta Kota Sungai Penuh, H. Josrizal Helman, S.Si., Apt., mengatakan Diskominfosta langsung mendukung Program 3S sejak Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh, Ny. Sri Kartini Alfin, menggagas program tersebut.

“Sejak Program 3S dicanangkan, Diskominfosta terus berpartisipasi aktif. Kami menetapkan kegiatan sosial ini sebagai agenda rutin setiap minggu,” ujar Josrizal.

Saat ini, Diskominfosta memiliki dua anak asuh dalam program tersebut.

Salah satu anak asuh di Desa Pelayang Raya, Kecamatan Sungai Bungkal, telah dinyatakan pulih.

“Alhamdulillah, anak asuh kami di Desa Pelayang Raya telah dinyatakan pulih. Meski demikian, kami tetap memantau perkembangannya agar kondisinya tetap baik,” katanya.

Sementara itu, Diskominfosta masih mendampingi satu anak asuh lainnya di Desa Sungai Ning hingga kondisi kesehatan dan status gizinya kembali normal.

“Insyaallah, anak asuh kami di Desa Sungai Ning akan terus mendapatkan perhatian sampai sehat serta tumbuh normal kembali,” tambahnya.

Program 3S melibatkan berbagai OPD di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh. Gerakan ini mengedepankan gotong royong dan kepedulian bersama dalam mendukung penurunan angka stunting.

Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap program tersebut turut mendorong lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.(*)

(Adz/Diskominfosta)

Pantau Pembangunan Pasar Sungai Penuh, Wali Kota Alfin Pastikan Akhir Oktober Selesai Dikerjakan

Wali Kota Alfin Pantau Pembangunan Pasar Sungai Penuh, Akhir Oktober Ditargetkan Selesai.Ist)

SUNGAI PENUH – Pembangunan Pasar Sungai Penuh terus dikebut agar dapat selesai sesuai jadwal. Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H. turun langsung ke lokasi untuk melihat perkembangan pekerjaan, Selasa (1/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Alfin meninjau sejumlah bagian bangunan yang sedang dikerjakan. Ia juga meminta penjelasan dari pihak pelaksana terkait progres dan tahapan pekerjaan.

Alfin ingin memastikan pembangunan berjalan sesuai target. Ia juga mengingatkan agar percepatan pekerjaan tidak mengorbankan kualitas bangunan.

“Pembangunan pasar ini tidak hanya harus selesai tepat waktu dan berkualitas. Kami juga ingin pembangunan ini memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui penggunaan produk-produk lokal yang tersedia,” kata Alfin.

Selain memantau pekerjaan fisik, Alfin memberikan perhatian pada penggunaan produk dalam pembangunan pasar.

Ia meminta pelaksana memanfaatkan produk lokal sepanjang memenuhi standar yang ditetapkan. Menurutnya, kebijakan tersebut dapat membuka peluang bagi pelaku usaha lokal.

“Dengan menggunakan produk lokal yang berkualitas, perputaran ekonomi juga dapat dirasakan masyarakat daerah,” ujarnya.

Pembangunan Ditargetkan Rampung Oktober

Manajer Proyek Asep menyampaikan pihaknya optimistis menyelesaikan pembangunan Pasar Sungai Penuh pada akhir Oktober 2026.

Untuk mencapai target tersebut, pelaksana akan menambah tenaga kerja. Tim juga akan mengoptimalkan pekerjaan di lapangan.

Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat progres pembangunan. Meski begitu, pelaksana tetap berkomitmen menjaga kualitas pekerjaan.

Asep menilai target akhir Oktober masih dapat dicapai dengan dukungan tambahan tenaga kerja dan pengaturan pekerjaan yang lebih optimal.

Pemkot Pastikan Pembangunan Berjalan Sesuai Target

Pemerintah Kota Sungai Penuh terus memantau perkembangan proyek tersebut. Pengawasan dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana.

Alfin berharap Pasar Sungai Penuh nantinya dapat menjadi tempat perdagangan yang nyaman bagi pedagang dan masyarakat.

Selain memiliki fasilitas yang lebih baik, keberadaan pasar tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi di Kota Sungai Penuh.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Jambi Kementerian Pekerjaan Umum, Edia Putra, Sekda Sungai Penuh Alpian, Kepala Dinas PUPR, serta Plt. Kepala Dinas Perindag.(ADZ)

Serahkan SK 195 PNS Kota Sungai Penuh, Wako Alfin: "ASN Jaga Integritas dan Profesionalitas!"

Sungai Penuh – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) kepada 195 orang di halaman Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Senin (31/8/2026).

Penyerahan SK tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh Alpian, para Asisten, Staf Ahli, serta Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Sebanyak 195 orang yang menerima SK tersebut merupakan CPNS Formasi Tahun 2024 yang telah resmi diangkat menjadi PNS. Mereka terdiri dari berbagai jabatan dan formasi.

Kepala Bidang Pengadaan, Mutasi dan Informasi (PMI), Roma Usman, saat dikonfirmasi menjelaskan, dari 195 PNS yang menerima SK, sebanyak 73 orang merupakan tenaga kesehatan, 40 orang tenaga fungsional lainnya, 81 orang tenaga pelaksana, serta satu orang lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

“Yang menerima SK PNS pada hari ini sebanyak 195 orang, meliputi 73 tenaga kesehatan, 40 tenaga fungsional lainnya, 81 tenaga pelaksana dan satu orang IPDN,” kata Roma.

Sementara itu, dalam sambutannya, Wali Kota Sungai Penuh Alfin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh CPNS Formasi Tahun 2024 yang secara resmi telah diangkat menjadi PNS.

Alfin berharap pengangkatan tersebut tidak hanya menjadi pencapaian pribadi bagi para ASN, tetapi juga menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Selamat bertugas, selamat mengabdi. Mari kita bangun Kota Sungai Penuh dengan penuh kebersamaan,” ujar Alfin.

Lebih lanjut, Alfin mengingatkan seluruh PNS yang baru menerima SK agar senantiasa menjaga integritas, profesionalitas, serta menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, sebagai aparatur pemerintah, ASN memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah.

“Saya berpesan kepada seluruh ASN yang menerima SK agar menjaga integritas, profesionalitas sebagai PNS dan bijak dalam menggunakan media sosial,” tegas Alfin.

Ia juga mengingatkan agar media sosial digunakan secara bijak dan tidak menjadi ruang untuk menyampaikan sesuatu yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi. ASN diminta memahami bahwa setiap tindakan dan pernyataan di ruang publik turut mencerminkan profesionalitas aparatur pemerintah.

Dalam kesempatan tersebut, penyerahan SK sekaligus pengambilan sumpah/janji PNS dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Sungai Penuh Alfin.

Dengan telah diterimanya SK dan dilaksanakannya sumpah/janji PNS tersebut, 195 ASN diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kota Sungai Penuh.(*)

Wako Alfin Apresiasi Capaian Prestasi Generasi Muda

MERDEKAPOST.COM, SUNGAIPENUH - Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., bertindak sebagai Inspektur Upacara pada apel kerja Senin yang berlangsung di Lapangan Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Senin (31/8/2026).

Dalam arahannya, Wali Kota Alfin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Sungai Penuh atas kerja sama, dukungan, dan komitmen dalam menjalankan berbagai program pembangunan daerah.

Menurutnya, berkat sinergi dan kerja keras seluruh jajaran serta dukungan masyarakat, Kota Sungai Penuh kembali berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan Pemimpin Daerah Awards 2026 kategori Inovasi Daerah melalui program Gerakan Segenggam Beras, Sebutir Telur, Seribu Rupiah (3S).

“Prestasi ini bukan hanya milik kepala daerah, tetapi merupakan hasil kerja keras dan kebersamaan seluruh jajaran Pemerintah Kota Sungai Penuh serta dukungan masyarakat. Mari kita jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Wako Alfin

BACA JUGA:  

Bupati Fadhil Arief Hadiri Tambat Merdeka Reborn Fun Trail Adventure #6 di Batang Hari

Selain itu, Wali Kota Alfin menekankan pentingnya evaluasi terhadap capaian kinerja masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), upaya pencapaian indikator kinerja, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta pemanfaatan teknologi informasi secara optimal dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.

“Saya berharap seluruh ASN mampu meningkatkan profesionalisme dan memanfaatkan teknologi informasi secara optimal. ASN juga harus menjadi jembatan komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat, sehingga setiap informasi dan kebijakan pemerintah dapat tersampaikan dengan benar, jelas, dan dapat dipahami,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., juga menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah siswa berprestasi yang telah mengharumkan nama Kota Sungai Penuh di tingkat nasional.

Penghargaan diberikan kepada siswa yang berhasil meraih Peringkat I Nasional Peduli Lingkungan, serta siswa yang masuk dalam Top 100 Ketua OSIS se-Indonesia.

Selain itu, Wali Kota Alfin turut menyerahkan piagam penghargaan kepada Nindya Eltsani Fawwaz atas prestasinya sebagai pembawa Bendera Pusaka pada Kirab Monas dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.

BACA JUGA:  

Rakerwil I Tani Merdeka Provinsi Jambi: Satgas Pertegas Pengawasan Program Pertanian dan MBG

Wali Kota Alfin mengapresiasi capaian generasi muda Kota Sungai Penuh tersebut dan berharap prestasi yang telah diraih dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk terus belajar, berprestasi, dan memberikan kontribusi positif bagi daerah maupun bangsa. (Red)

1.521 PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Menanti Kepastian Status Jadi Penuh Waktu

Sejumlah 1.521 PPPK Paruh Waktu Sungai Penuh Menanti Kepastian Status Penuh Waktu.(Ist)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Sebanyak 1.521 tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kota Sungai Penuh terus mencermati kabar peralihan status kepegawaian.

Para pegawai dari lini pendidikan, kesehatan, hingga teknis ini menggantungkan harapan besar pada kebijakan terbaru pemerintah pusat.

Jon, salah seorang tenaga PPPK Paruh Waktu di Sungai Penuh, menyambut positif kabar peluang kenaikan status ini. Dirinya berharap pemerintah memberikan kesempatan setara bagi semua sektor, tidak hanya terfokus pada tenaga guru.

Menurutnya, tenaga kesehatan dan teknis memegang peranan yang sama pentingnya dalam mendukung pelayanan publik harian.

Baca Juga: Kelompok Brajo Sakti Gelar Aksi Penghijauan Tanam Bibit Buah di Tanah Cogok Kerinci

“Semoga saja informasi itu benar, tapi tidak hanya berlaku bagi tenaga PPPK Guru Paruh Waktu saja, tapi juga bagi PPPK paruh waktu nakes dan teknis. Kami semua menjalankan tugas pelayanan publik yang sama pentingnya,” katanya penuh harap.

Pemerintah Kota Sungai Penuh membenarkan keberadaan 1.521 pegawai paruh waktu yang terdata dalam sistem.

Kepala BKPSDM Kota Sungai Penuh, Affan, bersama Kabid Pengadaan, Mutasi, dan Informasi, Rhoma Usman, menegaskan bahwa Pemkot terus memantau arahan resmi dari BKN dan Kementerian PANRB.

“Kita juga berharap yang terbaik bagi PPPK paruh waktu di Kota Sungai Penuh, kita tunggu saja aturan terbarunya dari pemerintah pusat,” kaatanya.

Baca Juga: 8 Program Prioritas Masuk APBN 2027, Edi Purwanto Minta Dana Daerah Jangan Sampai Terabaikan

Senada dengan hal tersebut, Kepala BKPSDM Kota Sungai Penuh, Affan, menegaskan kesiapan jajarannya untuk langsung memproses perubahan status begitu regulasi resmi terbit:

“Jika ada peluang peningkatan status PPPK paruh waktu atau apapun yang baik bagi ASN Sungai Penuh, maka kita akan langsung bergerak,” tambahnya.

Pemkot Sungai Penuh siap mengeksekusi petunjuk teknis begitu regulasi resmi terbit. Langkah ini diambil untuk memastikan proses transisi berjalan sesuai payung hukum dan tidak memicu simpang siur informasi.

Berdasarkan UU Nomor 20 Tahun 2023, PPPK Paruh Waktu merupakan bagian sah dari aparatur sipil negara (ASN). Skema ini hadir sebagai solusi transisi dalam menata tenaga honorer.

Data BKN Semester I 2026 mencatat 1.147 PPPK Paruh Waktu berhasil beralih status menjadi PPPK Penuh Waktu di instansi baru.

Baca Juga: 

Pelantikan Pengurus ISMI Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh Berlangsung Khidmat

Peralihan status memerlukan pemenuhan syarat khusus, ketersediaan anggaran, kebutuhan formasi, dan regulasi resmi.

Status paruh waktu tidak serta-merta berubah secara otomatis tanpa mekanisme seleksi atau aturan pendukung.

Pemkot Sungai Penuh mengimbau seluruh PPPK Paruh Waktu agar memvalidasi setiap dokumen kepegawaian dan terus memantau kanal informasi resmi Pemkot, BKN, serta Kementerian PANRB. Langkah ini jauh lebih aman daripada mempercayai rumor yang beredar di media sosial. (**)

Pemkot Sungai Penuh keluarkan Tarif Parkir Terbaru Kendaraan Roda dua dan Empat

Merdekapost.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Sungai Penuh resmi menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwako) Nomor 54 Tahun 2026 yang mengatur tata kelola retribusi parkir di tepi jalan umum.

Aturan baru tersebut menjadi dasar penataan pengelolaan parkir di sejumlah ruas jalan dalam wilayah Kota Sungai Penuh. Salah satu perubahan yang langsung dirasakan masyarakat adalah penyesuaian tarif parkir kendaraan.

Melalui Perwako tersebut, tarif parkir sepeda motor yang sebelumnya Rp1.000 untuk sekali parkir kini menjadi Rp2.000. Sementara tarif kendaraan roda empat naik dari Rp2.000 menjadi Rp3.000 untuk sekali parkir.

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sungai Penuh, Dianda Putra, S.STP., M.Si., yang juga menjabat sebagai Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, mengatakan aturan tersebut diterbitkan setelah dilakukan kajian terhadap pengelolaan retribusi parkir.

Menurut Dianda, Perwako Nomor 54 Tahun 2026 bukan untuk mengubah aturan pokok yang telah ditetapkan melalui Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2016. Regulasi baru tersebut lebih diarahkan untuk memperkuat pelaksanaan teknis di lapangan.

“Pada prinsipnya kita tidak mengubah substansi Perda yang sudah ada. Perwako ini memperkuat Perda sekaligus menjadi petunjuk teknis mengenai tata kelola dan besaran retribusi parkir,” ujar Dianda.

Tarif Parkir Motor Rp2.000, Mobil Rp3.000

Penyesuaian tarif menjadi salah satu poin yang mendapat perhatian dalam penerapan Perwako terbaru.

Untuk kendaraan roda dua, pengguna jasa parkir dikenakan tarif Rp2.000 sekali parkir. Adapun kendaraan roda empat dikenakan Rp3.000 sekali parkir.

Dianda menjelaskan, perubahan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan hasil kajian serta kondisi pengelolaan parkir yang berkembang di Sungai Penuh.

“Sudah hampir enam tahun tarif parkir mengacu pada ketentuan sebelumnya. Karena itu, penyesuaian tarif melalui Perwako ini dinilai wajar setelah dilakukan kajian,” jelasnya.

Pemkot juga melakukan pemetaan terhadap lokasi parkir berdasarkan tingkat kepadatan kendaraan. Hasil pemetaan membagi titik parkir menjadi tiga kategori, yakni ramai, sedang, dan sepi.

Kategori ramai ditetapkan untuk lokasi yang memiliki lebih dari 300 kendaraan terparkir per hari. Lokasi dengan jumlah kendaraan sekitar 200 hingga 300 unit masuk kategori sedang, sedangkan titik dengan jumlah kendaraan kurang dari 200 unit per hari dikategorikan sepi.

Berdasarkan uji petik Dishub, terdapat tujuh titik parkir kategori ramai, 15 titik kategori sedang, dan 12 titik kategori sepi.

Ini Daftar Kawasan Parkir yang Dipetakan Dishub

Sejumlah lokasi dengan tingkat aktivitas parkir tinggi berada di kawasan strategis Kota Sungai Penuh. Di antaranya Kincai Plaza, pintu masuk dan depan Pasar Tanjung Bajure, kawasan RSUD Mayjen H.A. Thalib, pelataran Alun-Alun Lapangan Merdeka, Terminal Tipe C, serta kawasan objek wisata Bukit Khayangan.

Untuk kategori sedang, titik parkir tersebar di sejumlah ruas pusat kota. Beberapa di antaranya berada di kawasan dealer Yamaha hingga Optik Dian, depan Rumah Makan Keluarga hingga minimarket Athaya, Toko Gigi Sentosa hingga Toko Sepatu Idola, Rumah Makan Pak Wo hingga Apotek R&D, serta kawasan Toko Buku Citra hingga Rico Offset.

Lokasi lainnya mencakup sejumlah ruas di sekitar Kincai Plaza dan kawasan Pangkalan Ojek SPN.

Adapun kategori sepi meliputi ruas jalan dari Sate Buyung hingga Ampera Marantama, kawasan Toko Rajawali hingga Apotek Sari, sekitar Toko MK Belaty Store, area Kincai Plaza di bawah jembatan penyeberangan untuk kendaraan roda empat, kawasan Toko Mas Bunga Setangkai, Gang Pasar Baru, serta sejumlah lokasi parkir khusus.

Dishub menyatakan seluruh titik tersebut masih memasuki tahap sosialisasi kepada masyarakat dan pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaan parkir.

Pengelolaan dapat dilakukan bersama pihak ketiga melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Dishub. Setelah perjanjian disepakati dan ditandatangani, Dishub akan menerbitkan Surat Perintah Tugas (SPT) sebagai dasar bagi pengelola menjalankan tugas di lapangan.


Pengelola parkir diwajibkan memberikan karcis resmi kepada setiap pengguna jasa. Karcis tersebut berfungsi sebagai bukti pembayaran sekaligus membantu masyarakat mengetahui nominal retribusi yang dibayarkan.

“Pihak kedua berkewajiban memberikan karcis resmi kepada setiap pengguna jasa parkir, sehingga masyarakat mengetahui nilai pungutan sekaligus memiliki bukti pembayaran,” kata Dianda.

Dari sisi pemerintah, Dishub berkewajiban menyediakan karcis resmi, memasang perlengkapan maupun alat peraga parkir, serta melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pengelolaan parkir.

Pemkot Sungai Penuh berharap penerapan Perwako tersebut dapat membuat sistem parkir lebih teratur dan transparan. Masyarakat juga diharapkan memperoleh kepastian mengenai tarif yang harus dibayarkan ketika menggunakan jasa parkir di tepi jalan umum.

“Kita harapkan dengan terbitnya Perwako Nomor 54 Tahun 2026 ini, seluruh pihak yang terlibat memahami hak dan kewajibannya masing-masing.

Dengan demikian, sistem pengelolaan parkir dapat berjalan lebih tertib, memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, serta berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” pungkasnya.

Dengan adanya aturan baru ini, masyarakat Sungai Penuh perlu mengetahui tarif resmi sekaligus memastikan pembayaran parkir disertai karcis. Bagi pemerintah daerah, penataan tersebut diharapkan dapat menekan potensi pungutan yang tidak sesuai ketentuan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan parkir di kawasan perkotaan.(*)

Dua Negeri Beradik Kakak Kompak Torehkan Prestasi! Kerinci dan Sungai Penuh Sabet Apresiasi Kemendagri

Merdekapost.com – Dua daerah bertetangga di Provinsi Jambi, Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional Sumatera.

Menariknya, keberhasilan tersebut hadir hampir bersamaan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.

Kabupaten Kerinci berhasil meraih Terbaik II dalam ajang apresiasi pemerintah daerah berprestasi regional Sumatera dengan mendapatkan 250 Bedah Rumah.

Sementara itu, Kota Sungai Penuh yang merupakan pemekaran Kabupaten Kerinci juga mendapatkan apresiasi pada kategori Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan, dengan dukungan apresiasi sebesar Rp1,5 miliar dari Kemendagri.

Penghargaan tersebut diterima dalam kegiatan yang digelar di Batam, Kepulauan Riau, Rabu (12/8/2026).

Baca Juga: Pemkot Sungai Penuh Ucapkan Selamat kepada Kabupaten Kerinci atas Apresiasi Program 3 Juta Rumah

Capaian dua daerah yang secara geografis bertetangga ini menjadi kabar positif bagi masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh. Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan program dan kebijakan yang berdampak bagi masyarakat.

Bagi Kabupaten Kerinci, mendapatkan 250 unit bedah rumah predikat Terbaik II menjadi bentuk pengakuan atas kinerja pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program pembangunan dan pelayanan publik.

Sementara bagi Kota Sungai Penuh, apresiasi pada sektor pendidikan memperlihatkan adanya perhatian terhadap peningkatan akses masyarakat terhadap layanan pendidikan.

Dua Daerah Beradik Kakak, Raih Dua Prestasi

Kerinci dan Sungai Penuh selama ini memiliki hubungan yang sangat erat. Selain berbatasan secara wilayah, masyarakat kedua daerah juga memiliki hubungan sosial, budaya, ekonomi dan pemerintahan yang kuat. Kota Sungai penuh adalah Pemekaran dari Kabupaten Kerinci

Kedekatan tersebut semakin terlihat dari hubungan baik antara kedua kepala daerah. Bupati Kerinci Monadi dan Wali Kota Sungai Penuh Alfin dikenal memiliki hubungan yang akrab, sehingga komunikasi dan silaturahmi antara kedua daerah berjalan dengan baik.

Keharmonisan para pemimpin daerah tetangga ini menjadi energi positif dalam membangun kawasan Kerinci dan Sungai Penuh secara bersama-sama.

Prestasi yang diraih kali ini pun menjadi momentum untuk memperkuat sinergi. Sebab, kemajuan satu daerah pada akhirnya juga memberikan dampak positif bagi daerah tetangga, terutama dalam bidang pelayanan publik, pendidikan, ekonomi, pariwisata dan pembangunan sumber daya manusia.

Baca Juga: 

Presiden Prabowo Sapa 10 Ribu Massa Aksi Damai di GBK, Don Muzakir: Program Rakyat Harus Dijaga dan Dikawal

Jambi Raih Penghargaan Daerah Berprestasi, Dapat Rp 5 Miliar untuk Bedah 250 Rumah

Satu Lagi Prestasi Nasional, Wali Kota Sungai Penuh Terima Penghargaan dan Insentif Rp1,5 Miliar dari Kemendagri

Hadiri Upacara Hari Pramuka dan Jamnas 2026 di Cibubur, Wabup Kerinci Titip Pesan untuk Pramuka Kerinci, Jaga Nama Baik Daerah

Dengan raihan tersebut, masyarakat tentu berharap penghargaan dari pemerintah pusat tidak hanya menjadi sebuah simbol prestasi, tetapi juga mendorong lahirnya program yang semakin nyata dan dirasakan langsung manfaatnya.

Kerinci dan Sungai Penuh boleh berbeda administrasi pemerintahan, namun semangat membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat tetap dapat berjalan beriringan.

Dua daerah tetangga, dua prestasi, dan satu semangat, membawa nama Kerinci dan Sungai Penuh semakin diperhitungkan di tingkat regional Sumatera.(Editor: Aldie HR /Sumber: explorenews.id)

Fahruddin Resmi Mundur dari Jabatan Ketua Komisi II DPRD Sungai Penuh, Begini Alasannya!

Fahruddin, S.Pd Komisi II DPRD Kota Sungai Penuh yang mengundurkan diri. (Ilustrasi AI)

Sungai Penuh – Anggota DPRD Kota Sungai Penuh dari Fraksi Partai Golkar, Fahruddin, resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Komisi II DPRD Kota Sungai Penuh. Pernyataan pengunduran diri tersebut disampaikannya dalam rapat paripurna DPRD dan kemudian dipublikasikan melalui akun media sosial pribadinya.

Dalam unggahannya, Fahruddin menyebut keputusan itu diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral karena dirinya merasa belum berhasil meyakinkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar menaikkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar tiga persen pada tahun anggaran 2027.

"Hari ini saya resmi mengundurkan diri sebagai Ketua Komisi II yang membidangi PAD dan sudah saya sampaikan dalam rapat paripurna hari ini," tulis Fahruddin dalam unggahan di media sosialnya.

Baca Juga: Wawako Azhar Hamzah Ikuti Zoom Meeting Bersama Mendagri Bahas Program MBG

Menurut Fahruddin, sebagai pimpinan Komisi II yang membidangi sektor pendapatan daerah, ia merasa perlu mempertanggungjawabkan hasil kerja yang menurut penilaiannya belum mampu mendorong peningkatan target PAD sebagaimana yang diharapkannya.

Selain itu, dalam unggahan yang sama, Fahruddin juga menyampaikan kritik terhadap proses pembahasan kebijakan pendapatan daerah. Ia menyatakan menilai adanya kurangnya ketegasan dalam pengambilan kebijakan, serta mempertanyakan penurunan target PAD tahun 2027 di tengah potensi penerimaan daerah yang menurutnya masih dapat dioptimalkan.

Baca Juga: Dituntut 3,5 Tahun, Jasman Eks Kades Muara Hemat Sebut Ada Pihak Lain yang Terlibat, Kuasa Hukum akan Sampaikan saat Pembelaan

Fahruddin juga mengaku telah meminta Wali Kota agar memberikan evaluasi terhadap OPD pengelola PAD apabila dinilai tidak bekerja secara optimal dan tidak transparan. Ia juga menyampaikan kekecewaannya karena merasa pandangan yang disampaikannya tidak memperoleh dukungan penuh, bahkan mendapat penolakan dari sebagian anggota DPRD.

Pernyataan tersebut merupakan pandangan pribadi Fahruddin sebagaimana disampaikan melalui media sosialnya. Hingga berita ini ditulis, belum terdapat tanggapan resmi dari pimpinan DPRD, TAPD, maupun Pemerintah Kota Sungai Penuh terkait pernyataan dan alasan pengunduran diri tersebut.

Di kalangan masyarakat, Fahruddin dikenal sebagai salah satu anggota DPRD yang kerap menyuarakan berbagai persoalan publik, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan pendapatan daerah dan pelayanan kepada masyarakat. 

Baca Juga: Ketika Pers Tegak Lurus, Korupsi Tak Bisa Sembarang Menjalar

Sejumlah warga menilai sikap kritis dan konsistensinya dalam menyampaikan aspirasi publik menjadi salah satu alasan mengapa ia mendapat perhatian dan dukungan dari sebagian masyarakat.

Pengunduran diri Fahruddin dari jabatan Ketua Komisi II menjadi perhatian publik karena dilakukan di tengah pembahasan target PAD Kota Sungai Penuh tahun 2027. Langkah tersebut dipandang sebagai bentuk pertanggungjawaban politik atas sikap dan prinsip yang diyakininya dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pengelolaan pendapatan daerah.(Adz)

Satu Lagi Prestasi Nasional, Wali Kota Sungai Penuh Terima Penghargaan dan Insentif Rp1,5 Miliar dari Kemendagri

Satu Lagi Prestasi Nasional, Wali Kota Sungai Penuh Terima Penghargaan dan Insentif Rp1,5 Miliar dari Kemendagri.(Doc: Istimewa)

SUNGAI PENUH — Pemerintah Kota Sungai Penuh kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Wali Kota Sungai Penuh menerima Penghargaan Apresiasi Bagi Pemerintah Daerah Berprestasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut diraih untuk Kategori Akses Penduduk Terhadap Layanan Pendidikan, yang disertai dengan alokasi dana insentif sebesar Rp1,5 Miliar.

Penyerahan penghargaan dan secara simbolis dilakukan oleh Menko Polkam RI, Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, dalam sebuah acara apresiasi nasional yang dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah dari seluruh Indonesia.

Pencapaian ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas akses layanan pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat di Kota Sungai Penuh.

Wali Kota menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya tenaga pendidik dan instansi terkait, atas kerja keras dan sinergi yang terus dibangun demi kemajuan dunia pendidikan di Kota Sungai Penuh.(Adz)

Pendapatan Daerah Naik 5 Milyar, Wawako Azhar Hamzah Sampaikan Pengantar Perubahan KUA-PPAS APBD Sungai Penuh 2026

Pendapatan Daerah Naik 5 Milyar, Wawako Azhar Hamzah Sampaikan Pengantar Perubahan KUA-PPAS APBD Sungai Penuh 2026, Rabu (12/08). (Adz/Merdekapost)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, menyampaikan Pengantar Wali Kota Alfin, S.H terkait Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Rancangan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Sungai Penuh, Rabu (12/8/2026).

Rapat tersebut dihadiri Ketua DPRD Kota Sungai Penuh Hutri Randa, S.Sos., M.M., Wakil Ketua DPRD Hardizal, S.Sos., M.H., Wakil Ketua DPRD Emrizal, S.Pt., serta anggota DPRD Kota Sungai Penuh.

Sesuaikan Anggaran dengan Kondisi Keuangan Daerah

Azhar Hamzah menjelaskan, perubahan KUA dan PPAS merupakan tindak lanjut Perubahan RKPD Kota Sungai Penuh Tahun 2026 yang ditetapkan melalui Peraturan Wali Kota Sungai Penuh Nomor 52 Tahun 2026 pada 28 Juli 2026.

Pemerintah Kota Sungai Penuh menyesuaikan kebijakan anggaran dengan perkembangan kondisi keuangan daerah, terutama proyeksi pendapatan, alokasi belanja, pembiayaan, serta sejumlah pergeseran anggaran.

Baca Juga:

Sambut HUT RI ke-81, Bandara Depati Parbo Kerinci Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Donor Darah

Kasasi Ditolak Kasus Perusakan Bollard, Fahrudin Akan Laporkan Dinas PUPR Kota Sungai Penuh ke Ombudsman

Petani di Sungai Deras Kerinci Jadi Korban KDRT, Luka Robek Dikepala, Suami Ditemukan Meninggal di Pohon Cengkeh

Pemkot juga menyesuaikan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025 berdasarkan hasil pemeriksaan BPK RI Perwakilan Provinsi Jambi sebesar Rp936.681.841,13 untuk digunakan pada Tahun Anggaran 2026.

Pendapatan Daerah Naik Rp5 Miliar

Dalam rancangan perubahan KUA dan PPAS, pendapatan daerah naik dari Rp696,94 miliar menjadi Rp701,97 miliar.

Pendapatan tersebut terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah.

PAD meningkat dari Rp105,17 miliar menjadi Rp105,85 miliar. Sementara pendapatan transfer naik dari Rp590,38 miliar menjadi Rp594,75 miliar.

Bacaan Lainnya:

Dorong Brand Pariwisata yang Berdaya Saing, Disparbud Kerinci Bekali 30 Tour Guide

Akhirnya NY (48) Warga Sungai Deras Kerinci Korban KDRT Meninggal Dunia, Menyusul Sang Suami yang Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh

Azhar mengatakan perubahan KUA dan PPAS menjadi langkah pemerintah daerah untuk menyesuaikan kebijakan penganggaran dengan kondisi keuangan dan kebutuhan pembangunan.

Pemerintah Kota Sungai Penuh bersama DPRD selanjutnya membahas rancangan tersebut dengan mengedepankan transparansi, akuntabilitas, serta kepentingan masyarakat.

Pemkot berkomitmen meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah agar kebijakan anggaran mampu mendukung pembangunan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(Adz)

Safari Jumat di Dujung Sakti, Wako Sungai Penuh Alfin Serap Aspirasi Warga dan Serahkan CSR

 

Safari Jumat di Dujung Sakti, Wako Sungai Penuh Alfin Serap Aspirasi Warga dan Serahkan CSR di Masjid Nurul Huda, Desa Dujung Sakti, Kecamatan Koto Baru, Jumat (24/7) 

Sungai Penuh – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, kembali melaksanakan Safari Jumat di Masjid Nurul Huda, Desa Dujung Sakti, Kecamatan Koto Baru, Jumat (24/7). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda rutin Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

Kehadiran Wako Alfin disambut hangat oleh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat setempat. Suasana penuh kekeluargaan mewarnai rangkaian kegiatan yang diawali dengan pelaksanaan Salat Jumat berjamaah.

Dalam sambutannya, Wako Alfin menegaskan komitmen Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program pembangunan dan pelayanan publik yang berpihak kepada kepentingan warga.

“Melalui Safari Jumat ini, kami ingin mendengar langsung masukan dan harapan masyarakat, sehingga program pembangunan yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga,” ujar Alfin.

Ia menambahkan, Safari Jumat bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi wadah memperkuat komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat guna memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan berjalan tepat sasaran.

Usai Salat Jumat, kegiatan dilanjutkan dengan dialog bersama tokoh masyarakat dan jamaah Masjid Nurul Huda. Berbagai aspirasi yang disampaikan warga menjadi bahan masukan bagi Pemerintah Kota dalam menyusun program pembangunan ke depan.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Alfin juga menyerahkan bantuan sebesar Rp5 juta kepada Masjid Nurul Huda. Bantuan yang berasal dari dana CSR Bank 9 Jambi itu diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan dan peningkatan fasilitas masjid.

“Semoga bantuan ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya untuk mendukung pembangunan Masjid Nurul Huda, sehingga semakin nyaman digunakan masyarakat dalam beribadah,” tutupnya.(Adz)

Ini Pesan Wako Alfin Saat Hadiri Pengukuhan Ketua dan Pengurus DWP Kota Sungai Penuh Masa Bakti 2024–2029

Walikota Sungai Penuh, Alfin, SH menghadiri acara Pengukuhan Ketua dan Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Sungai Penuh Masa Bakti 2024 - 2029 yang berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Kamis (23/7/2026).(Foto: Istimewa)

SUNGAI PENUH -  Walikota Sungai Penuh, Alfin, SH menghadiri acara Pengukuhan Ketua dan Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Sungai Penuh Masa Bakti 2024 - 2029 yang berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Kamis (23/7/2026).

Pengukuhan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jambi, Ny. Hj. Iin Kurniasih Sudirman, sebagai bentuk pengesahan kepengurusan DWP Kota Sungai Penuh untuk masa bakti lima tahun ke depan.

Mengusung tema "Dharma Wanita Persatuan Perempuan Berdaya, Perempuan Inovatif Menuju Sungai Penuh Juara 2030", kegiatan ini dihadiri Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Sekretaris Daerah Alpian, unsur Forkopimda, Ketua TP-PKK Kota Sungai Penuh, para kepala OPD, perwakilan BUMN dan BUMD, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Ketua Bhayangkari, serta tamu undangan lainnya.

Baca Juga: Hermendizal Kadinkes Kerinci Tegaskan: Layanan Kesehatan Hak Masyarakat Paling Utama, Tugas Kita Berusaha Mewujudkannya

Dalam sambutannya, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Sungai Penuh, Ny. Winda Alpian, menyampaikan bahwa pengukuhan yang dilaksanakan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.

"Pengukuhan hari ini merupakan sebuah amanah pengabdian yang harus kami emban dengan penuh rasa tanggung jawab. Kami berkomitmen menjalankan program kerja organisasi serta bersinergi dengan pemerintah daerah demi kemajuan Kota Sungai Penuh," ujarnya.

Sementara itu, Walikota Sungai Penuh Alfin, SH menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua dan seluruh pengurus Dharma Wanita Persatuan Kota Sungai Penuh yang baru saja dikukuhkan.

Ia berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan tugas pokok dan fungsi organisasi secara optimal, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah.

Baca Juga: Gara-gara Sopir Turunkan Penumpang Wanita Sendirian di Jalan Saat Hujan, Tidak Diantar ke Alamat, Travel Safa Marwa Disorot

"Saya mengucapkan selamat kepada Ketua dan seluruh Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kota Sungai Penuh yang telah dikukuhkan. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh dedikasi, serta mampu mengimplementasikan tugas pokok organisasi dan terus mendukung setiap program Pemerintah Kota Sungai Penuh menuju Sungai Penuh Juara, yakni kota yang maju, adil, dan sejahtera," kata  Wako Alfin.

Wali Kota juga mendorong seluruh jajaran DWP agar terus menjadi organisasi yang aktif, kreatif, inovatif, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan perempuan, peningkatan kualitas keluarga, dan pembangunan sumber daya manusia di Kota Sungai Penuh.

Acara pengukuhan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antara Dharma Wanita Persatuan dengan Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam mewujudkan visi pembangunan daerah menuju Sungai Penuh Juara 2030.(*Adz)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs