Oman Diayam-sayur 3-0, Ini Baru Timnas Kata Netizen! Simak ceritanya

Oman Diayam-sayur 3-0, Ini Baru Timnas Kata Netizen

Akhirnya Timnas kembali merasakan kemenangan. Duh senangnya. Oman yang menjadi lawan, diayam-sayur Romeney cs 3-0. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!

Timnas yang bertengger di peringkat 122 FIFA sukses menggebuk Oman yang nangkring di peringkat 79 FIFA dengan skor telak 3-0 dalam laga persahabatan di GBK. Ya, 122 mengalahkan 79.

Sejak babak pertama dimulai, pasukan John Herdman langsung mengeluarkan Jurus Naga Merah Mencari THR. Oman dibuat sibuk bertahan. Peluang berdatangan seperti pesan WA pinjaman online saat tanggal tua.

Untung bagi Oman, kiper mereka, Ahmed Faraj Abdulla AI Rawahi, masih waras. Kemungkinan sebelum pertandingan beliau minum kopi robusta dicampur doa orang tua. Kalau tidak, skor bisa berubah seperti nomor antrean BPJS.

Di tribun, suasana pecah. lbu-ibu komplekS yang biasanya khusyuk pengajian mendadak mengajukan cuti rohani. Mamang bakso lewat seperti hantu, tak dianggap. Semua mata tertuju ke lapangan.

Menit ke-8, Beckam Putra melakukan tekel dan langsung diberi kartu kuning. Penonton langsung berwajah seperti orang salah transfer uang.

"Beckam, pelan-pelan. Jangan buka Jurus Tendangan Mabuk Laut dulu" teriak seorang bapak yang berat badannya setara kulkas dua pintu.

Gol pertama lahir pada menit ke-13. Tendangan bebas dari luar kotak penalti disambut sundulan Justin Hubner. Bola masuk. Gawang Ahmed Faraj Abdulla AI Rawahi jebol.

GBK langsung meledak. Burung-burung di sekitar stadion mungkin ikut kaget dan pindah domisili sementara.

Menit ke-27, Ole Romeny melakukan aksi solo yang membuat pertahanan Oman seperti murid silat baru latihan gratis. Gol kedua!

Penonton pecah lagi. Konon ada seorang cewek berteriak, "Ole, marry me!" Sementara di rumah-rumah, gelombang kedua kopi nasional mulai diproduksi.

Drama datang pada menit ke-38. Justin Hubner menjatuhkan pemain Oman di kotak penalti. Wasit menunjuk titik putih. Hatem Al Rushadi maju sebagai algojo.

Seluruh rakyat mendadak diam seperti siswa melihat kepala sekolah lewat. Tendangan dilepas. Namun Emil Audero mengeluarkan Jurus Tapak Dewa Penepis Kutukan. Bola berhasil ditepis.

Penonton mengusap dada. Sebagian hampir pesan ambulans karena jantungnya sempat pindah ke tenggorokan.

Babak pertama berakhir 2--0. Indonesia menguasai 65 persen permainan.

Di ruang ganti, Herdman konon berkata, "Pertahankan kemenangan. Kalau bisa tambah gol. Siapa tahu rupiah lebih perkasa dari dolar."

Sementara pelatih Oman, Tarik Sektioui, memberi motivasi, "Kita makan Kabsa. Mereka makan sambal. Masa kalah? Malu sama nenek moyang!"

Sayangnya dunia punya rencana lain.

Masuk babak kedua, Oman mulai berani menyerang dengan formasi 4-2-3. Namun benteng Garuda yang dijaga Elkan Baggott, Rizky Ridho, dan Justin Hubner berdiri seperti tembok kerajaan yang dicor pakai tekad ibu-ibu arisan.

Justin kemudian diganti Dony Pamungkas. Mungkin untuk mencegah beliau membuka Jurus Kartu Merah Penghancur Kedamaian.

Menit ke-58, Nathan Tjoe-A-On mendapat kartu kuning. "Nathan, ngopi dulu, Nak," kata jutaan pelatih dadakan di seluruh Indonesia.

Lalu pada menit ke-56, Ragnar Oratmangoen menjebol gawang Ahmed Faraj Abdulla Al Rawahi. Gol ketiga! Kiper Oman mungkin mulai bertanya kepada alam semesta, "Mengapa aku berada di sini?"

Penonton tak peduli lagi soal pekerjaan besok pagi. Yang pacaran lupa romantis. Yang ronda lupa ngantuk. Bahkan nenek-nenek ikut nimbrung nonton.

Tarik Sektioui hanya bisa termenung melihat pasukannya gagal mengeluarkan jurus andalan. Nathan kemudian diganti Yacob Sayuri untuk menambah daya gedor.

Oman terus menyerang sampai akhir. Namun pertahanan Indonesia malam itu keras kepala seperti WiFi tetangga yang tidak pernah mau berbagi.

Peluit panjang berbunyi. Skor tetap 3-0. Indonesia menang. Warkop penuh. Pos ronda meriah. Netizen damai.Next, lawan Mozambik. Ngopi lagi kita, Bro. ungkap Netizen!. (Adz)

Emosionalnya Thom Haye Usai Cetak Gol Perdana untuk Timnas

Selebrasi pemain Timnas Indonesia Thom Haye usai mencetak gol ke gawang Timnas Filipina Patrick pada pertandingan lanjutan Grup F ronde kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (11/6/2024). Foto: Istimewa

Merdekapost.com - Timnas Indonesia melawan Filipina dalam matchday terakhir Ronde Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Selasa (11/6). Thom Haye mencetak gol perdananya untuk 'Garuda' dalam laga ini.

Haye mencetak gol di menit 31. Gelandang yang musim lalu masih membela SC Heerenveen itu melepas sepakan terukur dari luar kotak penalti. Kiper Filipina, Kevin Mendoza, hanya terdiam, tak kuasa menepisnya.

Seusai mencetak gol, Haye pun langsung berselebrasi. Tampak dari raut wajahnya, pemain 29 tahun itu menangis. Rekan-rekannya pun ikut memeluk Haye untuk merayakan gol tersebut.

Pemain Timnas Indonesia Thom Haye mencetak gol ke gawang Timnas Filipina Patrick pada pertandingan lanjutan Grup F ronde kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (11/6/2024). Foto: ANTARA 

Laga melawan Filipina merupakan sebuah hal krusial bagi pasukan Shin Tae-yong. Timnas Indonesia wajib menang pada pertandingan ini jika tak mau bergantung dengan hasil Irak vs Vietnam untuk lolos ke Ronde Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Kemenangan akan menghasilkan sejarah baru. Sebab untuk kali pertama, Timnas Indonesia lolos ke Ronde Ketiga Kualifikasi Piala Dunia dengan format terkini sekaligus memastikan juga lolos ke Piala Asia 2027.(adz)

Kalahkan Filipina 2-0, Ini Skenario Timnas Lolos Piala Dunia, Bakal Hadapi Lawan Kuat Putaran 3

Pertandingan Timnas Indonesia vs Filipina, di SUGBK, Selasa (11/6/2024) malam 

JAKARTA, MERDEKAPOST.COM - Bermain di hadapan pendukung fanatik, Timnas Indonesia menang 2-0 atas Filipina, Selasa (11/6/2024).

Gol di putaran kedua World Cup Qualification ini dicetak oleh Tom Haye melalui tendangan keras menit ke-32, dan sundulan Rizky Ridho pada menit ke-56.

Hasil ini menempatkan Indonesia finish di urutan kedua Grup F, di bawah Irak dengan poin 10.

Sementara Vietnam yang masih punya satu laga tersisa melawan Irak, mengantongi 6 poin, sudah tak sanggup mengejar Garuda.

Timnas Indonesia dipastikan lolos ke putaran ketiga. Ronde ini akan diikuti oleh juara dan runner up dari semua grup.

Total 18 tim yang akan lolos putaran ketiga. Indonesia jadi satu-satunya peserta dari Asia Tenggara. Malaysia dan Thailand dipastikan kandas.

Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Filipina 2-0 dalam pertandingan Kualifikais Piala Dunia 2026. (Instagram)

Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Filipina 2-0 dalam pertandingan Kualifikais Piala Dunia 2026. (Instagram)

Tim Lolos ke Putaran 3:

Grup A: Qatar dan India/Afganistan/Kuwait

Grup B: Jepang dan Suriah/Korea Utara

Grup C: Korea Selatan dan Cina

Grup D: Oman dan Kirgistan

Grup E: Iran dan Usbekistan

Grup F: Irak dan Indonesia

Grup G: Arab Saudi dan Yordania

Grup H: Uni Emirat Arab dan Bahrain

Skenario Indonesia Lolos Piala Dunia

Perjuangan untuk bermain di Piala Dunia sudah sangat dekat usai lolos dari putaran kedua. Pada putaran ketiga, 18 tim akan dibagi dalam 3 grup.

Masing-masing grup akan diisi oleh 6 tim. Nantinya, juara dan runner up setiap grup akan otomatis lolos ke Piala Dunia.

Bila ternyata Indonesia tidak mampu finish setidaknya urutan kedua, masih ada peluang, yakni di putaran keempat.

Adapun yang masuk ke babak ini adalah yang menghuni peringkat 3 dan 4, totalnya 6 tim.

Artinya peluang masih ada bila Timnas Garuda nantinya bukan masuk tim urutan 2 terbawah klasemen akhir.

Mereka akan dibagi dalam 2 grup, masing-masing berisi 3 tim. Laga digelar di tempat netral. Juara grup lolos Piala Dunia.

Namun bila ternyata di babak ini juga tidak mampu jadi juara grup, masih ada peluang terakhir.

Namun Timnas Indonesia minimal berada pada posisi runner up putaran 4 (bukan juru kunci).

Sebab runner up dari dua grup di putaran keempat ini nantinya akan bertarung dengan sistem home and away. Pemenangnya juga lolos Piala Dunia.

Sedangkan tim yang kalah, akan memiliki peluang yakni playoff dengan utusan dari benua lain.

Jalannya Pertandingan Indonesia vs Filipina

Sejak menit awal, Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan dengan mencoba menekan.

Variasi kerja sama Thom Haye, Marselino, Calvin Verdonk, dan Ragnar berusaha membongkar lini pertahanan Filipina.

Timnas Indonesia mendapat peluang pertama lewat sundulan Marselino pada menit ketujuh.

Dia menerima umpan silang matang dari akselerasi Thom Haye, lalu menyundul bola. Namun, sundulan Marselino masih bisa ditangkap oleh kiper Filipina, Kevin Ray Mendoza.

Tim Garuda kembali mendapat peluang 10 menit kemudian. Calvin Verdonk melakukan tendangan memanfaatkan kesalahan lawan, tetapi masih di atas mistar gawang.

Dalam dua menit, pada menit ke-27 dan ke-28, Garuda mendapat dua peluang emas.

Tendangan Calvin nyaris membobol gawang Filipina usai mendapat umpan silang datar dari Struick. Akan tetapi, upaya Calvin masih bisa dihalau kaki Kevin Rey Mendoza.

Semenit berselang, kiper Filipina yang bermain untuk Persib itu kembali menyelamatkan gawangnya dengan menepis tendangan Marselino.

Timnas Indonesia bisa memecah kebuntuan lewat Thom Haye pada menit ke-31.

Haye melakukan tendangan roket jarak jauh dari luar kotak penalti yang membobol gawang Filipina.

Timnas Indonesia pun unggul 1-0 atas Filipina dan bertahan hingga babak pertama usai.

Pada awal babak kedua, Indonesia menyerang dengan akselerasi lewat Calvin Verdonk dan Ragnar Oratmangoen.

Keduanya, ditopang Thom Haye, merepotkan bek-bek Filipina.

Filipina mengubah cara main usai kebobolan babak pertama.

Mereka coba menekan dan mendapat peluang lewat Dylan Demuynck, tetapi tendanganya masih dihalau Ernando Ari.

Pada menit ke-55, timnas Indonesia berhasil menggandakan keunggulan lewat Rizky Ridho.

Bermula dari tendangan bebas, Nathan mengirim umpan yang disundul Rizky Ridho.

Sundulan pemain yang membela Persija itu membobol gawang Kevin Rey Mendoza. Timnas Indonesia unggul 2-0.

Indonesia semakin nyaman bermain. Pada menit ke-70, Jay Idzes mendapat peluang.

Mendapat umpan sepak pojok, Idzes melakukan sundulan, tetapi masih mengenai mistar gawang.

Sekitar menit ke-85, laga sempat terhenti usai adanya insiden perebutan bola yang melibatkan pemain Filipina, Adrian, dengan kiper Indonesia, Ernando.

Adrian mendapat perawatan medis, lalu dibawa oleh kendaraan medis untuk mendapat tindakan lanjutan.

Tak ada lagi gol yang tercipta. Indonesia pun menang 2-0 atas Filipina. (*)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs