Diprediksi Angka Golput di Tebo Meningkat

Libur Panjang Akan Turut Mempengaruhi


MUARA TEBO - Jumlah pemilih tetap yang tidak menggunakan hak suaranya dalam Pemilukada Tebo pada 5 Juni 2011 mendatang diprediksi akan meningkat dari jumlah pilkada sebelumnya. Pasalnya, sosialisasi terkait kegiatan tersebut kepada masyarakat di daerah itu sangat minim, baik oleh KPU Kabupaten Tebo, maupun oleh masing-masing pasangan calon kepala daerah yang akan dipilih dalam pilkada itu.

“Bisa jadi jumlah golput atau pemilih yang tidak menggunakan hak suaranya akan meningkat dari sebelumnya. Sebab sosialisasi pilkada pada 5 Juni itu oleh KPU, maupun masing-masing pasangan sangat minim,” terang Ketua KPU Kabupaten Tebo, Syahlan Arfan, Kamis (26/5).

Menurut Syahlan, minimnya sosialisasi Pilkada Tebo oleh KPU karena keterbatasan dana yang dimiliki oleh KPU, sehingga sosialisasi tidak berjalan maksimal. Dan hal itu cukup mengkhawatirkannya sebagai penyelenggara pemilu di daerah tersebut, karena akan berimbas secara signifikan terhadap meningkatnya jumlah warga yang golput.

Dijelaskannya, warga yang golput bisa jadi bukan karena alasan politis, tapi mungkin saja karena kealpaan waktu dan tempat pencoblosan, sehingga mereka lupa untuk hadir di TPS pada saat Pemilukada Tebo minggu 5 juni nanti.

Syahlan juga menghimbau kepada masyarakat supaya tetap datang ke TPS untuk mencoblos kandidatnya pada 5 Juni mendatang.

Selain alasan yang dikemukakan oleh Sahlan, libur panjang bagi para PNS yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tebo yang dimulai pada hari Kamis (2/05) hingga Minggu (5/05) juga akan berpengaruh, karena rata-rata PNS Tebo jika ada libur panjang seperti ini maka mereka akan meninggalkan Tebo baik untuk berlibur maupun mengunjungi keluarga yang berada di daerah lain. Ungkap salah seorang Pengamat. (ald)

Related Postss

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs