Selebaran Provokasi Berbau SARA Beredar di Rimbo

MUARA TEBO – Semakin hari jelang digelarnya pemungutan suara ulang pada tanggal 5 juni mendatang, suhu dan suasana politik di Kabupaten Tebo semakin memanas, setelah aksi demo dikantor Camat Rimbo Bujang, selasa lalu warga menemukan selebaran yang bersifat provokatif terhadap warga Rimbo Bujang.

Selebaran kertas berwarna biru yang berjumlah ratusan dan berserakan disepanjang jalan mulai dari Kampus STIT Al Falah hingga Studio Radio BNM Rimbo Bujang yang berisikan antara lain " Maaf........., Kursi Bupati Tebo Tidak Untuk Orang Rimbo," dan selebaran yang satu lagi bertuliskan " Warga Trans (Pendatang) Tidak Layak Jadi Bupati,".


Hampir setiap warga yang lewat di lokasi, heran melihat selebaran yang berserakan dan memenuhi tepi jalan dan membuat penasaran warga untuk mengambil dan membacanya dan setelah dibaca selebaran tersebut dibuang dan ada juga selebaran tersebut dibawa oleh warga setelah dibaca. Tentunya, warga bingung dan bertanya – tanya apa maksud dan tujuan dengan orang yang membuat selebaran itu.


Yanto salah seorang warga jalan Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang mengaku resah dengan adanya selebaran tersebut, dan dirinya mengaku heran kenapa aparat penegak hukum tidak segera mengamankan selebaran yang meresahkan dan berbau sara itu dan terkesan sengaja dibiarkan masyarakat membacanya.


"Yang kita sayangkan kenapa aparat penegak hukum dan pemerintahan yang ada di Rimbo Bujang terkesan membiarkan dengan sengaja selebaran tersebut berserakan agar dibaca masyarakat yang lewat, bukan dipunguti dan diamankan," tukasnya.(ald)

Related Postss

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs