Meski Tidak Ada Gejala Corona, 15 TKI di Tanjabbar Tetap Diisolasi

Kedatangan penumpang dari Batam, diantaranya ada para TKI dari Malaysia. (ald)
Jambi – Tim dari dinas kesehatan telah melakukan screening pada 15 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang tiba di Kota Kualatungkal. Kendatipun diminta melakukan isolasi mandiri, tapi sayangnya para TKI tersebut tak diberi stasus Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Juru bicara Tim Gugus Covid-19 Tanjab Barat, Taharuddin Tahir mengatakan, jika 15 TKI tersebut terdiri dari 9 orang laki-laki dan 6 orang perempuan. Dari hasil screening, semuanya dalam kondisi sehat.

“Semuanya dalam kondisi sehat dan sudah kita edukasi untuk melakukan isolasi mandiri,” katanya, Sabtu (28/3/2020).

Menurutnya dari hasil pemeriksaan kesehatan, tidak ditemukan adanya gejala terpapar virus Corona. Baik itu demam tinggi, batuk dan juga flu. Tapi dalam 14 hari kedepan, mereka diminta untuk tidak melakukan banyak kontak dengan masyarakat.

“Kita minta isolasi saja, karena tidak ada gelaja,” katanya.

Untuk diketahui, pada Sabtu pagi, sebanyak 15 orang TKI yang bekerja di Malaysia tiba di Kota Kualatungkal. Begitu turun dari kapal, mereka menjalani pemeriksaan sebanyak 2 kali. Pertama pemeriksaan di Pelabuhan, kemudian dilanjutkan di Puskesmas I.

Usai dilakukan pemeriksaan seluruh TKI diperbolehkan untuk pulang ke rumahnya masing-masing. 15 orang TKI tersebut merupakan warga Tanjab Barat. (ald)

Related Posts

0 Comments:

Post a Comment


Recent Posts

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Privacy Policy | Disclaimer | Peta Situs