Merdekapost.com – Wakil Bupati Batang Hari H. Bakhtiar menghadiri acara Pengukuhan Perkumpulan Bundo Kandung Minangkabau (PBKM) Kabupaten Batang Hari periode 2025–2026 yang digelar di Gedung Pemuda Muara Bulian, Sabtu (25/04/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh nuansa budaya Minangkabau.
Dalam acara tersebut, Bundo Elfi Yennie resmi dikukuhkan sebagai Bundo Kandung Kabupaten Batang Hari dan dilantik langsung oleh Ketua PBKM Provinsi Jambi, Bundo Gustimaniar. Sementara itu, Kepala Daerah Kabupaten Batang Hari dipercaya sebagai Payung Panji PBKM Batang Hari dengan Ibu Nuraini Zubir sebagai penasehat organisasi.
Pengukuhan PBKM menjadi momentum penting dalam memperkuat peran perempuan Minangkabau di tanah rantau, khususnya dalam menjaga nilai adat, budaya, serta ajaran agama yang menjadi dasar kehidupan masyarakat Minang.
Bundo Kandung sendiri merupakan gelar kehormatan bagi perempuan Minangkabau yang telah berkeluarga dan memiliki posisi penting dalam sistem sosial masyarakat matrilineal. Melalui PBKM, perempuan Minangkabau diharapkan mampu menjadi penggerak dalam melestarikan adat “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah” di tengah perkembangan zaman.
Pada kesempatan tersebut, turut hadir Bundo Prof. Dr. Ir. Puti Reno Raudha Thaib, MP selaku Yang Dipertuan Gadih Pagaruyuang yang memberikan seminar dan diskusi budaya bertema “Perempuan sebagai Tonggak Tuo (Limpapeh Rumah Gadang) dalam Melestarikan Adat dan Budaya Minangkabau.”
Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya peran perempuan sebagai penjaga nilai budaya, pendidikan keluarga, serta perekat persatuan masyarakat Minangkabau, baik di ranah maupun di rantau.
Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat Minangkabau di Kabupaten Batang Hari. Kehadiran PBKM dinilai mampu menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus menjaga harmonisasi antara nilai adat, budaya, dan ajaran agama di tengah kehidupan masyarakat perantauan. (*)
