Bupati Fadhil Arief Tutup Turnamen Batang Hari Cup 2026, Tegaskan Komitmen Majukan Olahraga Prestasi

 

Merdekapost.com – Turnamen Batang Hari Cup 2026 resmi berakhir. Penutupan ajang olahraga tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Batang Hari, Mhd. Fadhil Arief, di Lapangan Tenis Muara Bulian, Minggu (19/7/2026).

Kehadiran Bupati pada partai penutup menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Batang Hari terhadap pembinaan olahraga prestasi. Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para atlet, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat sportivitas, serta melahirkan bibit-bibit atlet  potensial yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mhd. Fadhil Arief menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, para atlet, pelatih, wasit, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga Turnamen Batang Hari Cup 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sukses.

Ia berharap semangat kompetisi yang tercipta selama turnamen menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan kemampuan dan prestasi. Menurutnya, pembinaan olahraga harus dilakukan secara berkelanjutan agar Kabupaten Batang Hari memiliki atlet-atlet berkualitas yang mampu mengharumkan nama daerah di berbagai kejuaraan.

Penutupan turnamen berlangsung dalam suasana meriah dan penuh kebersamaan. Selain menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian pertandingan, momen tersebut juga menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi para peserta yang telah menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kejaksaan Negeri Batang Hari, anggota DPRD Kabupaten Batang Hari, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang Hari, Ketua KONI Kabupaten Batang Hari, serta tamu undangan lainnya yang turut menyaksikan penutupan Turnamen Batang Hari Cup 2026. (*)

Bupati Fadhil Arief Resmi Buka Batang Hari Belago 2026, Ajang Boxing dan Kick Boxing Cetak Atlit Berprestasi

 

Merdekapost.com – Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief secara resmi membuka ajang Batang Hari Belago 2026 cabang olahraga Boxing dan Kick Boxing yang digelar di pelataran GOR Waskita Muara Bulian, Minggu (19/7/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Batang Hari dalam mendorong pembinaan atlet sekaligus meningkatkan gairah olahraga bela diri di daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Fadhil Arief menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, KONI, serta pihak-pihak yang telah berkontribusi menyelenggarakan kejuaraan tersebut. Menurutnya, Batang Hari Belago bukan sekadar ajang adu kemampuan di atas ring, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter, sportivitas, disiplin, dan mental juara bagi para atlet.

"Melalui kompetisi ini, kita berharap lahir atlet-atlet muda berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Batang Hari di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Jadikan setiap pertandingan sebagai momentum untuk menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas," ujar Bupati.

Kejuaraan Batang Hari Belago 2026 mempertandingkan sebanyak 35 partai pertandingan yang diikuti para atlet boxing dan kick boxing dari berbagai daerah. Bupati juga berpesan kepada seluruh peserta agar selalu mengutamakan keselamatan selama bertanding, menjaga semangat persaudaraan, serta menjadikan kompetisi ini sebagai pengalaman berharga untuk meningkatkan prestasi.

"Selamat bertanding kepada seluruh atlet. Tampilkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, utamakan keselamatan, dan teruslah mengukir prestasi demi kejayaan olahraga Batang Hari yang SuPer TANGGUH," pesannya.

Turut menghadiri kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kabupaten Batang Hari beserta jajaran, Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Hari, para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang Hari, Camat Muara Bulian, Ketua KONI Kabupaten Batang Hari, Ketua Panitia Pelaksana, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran para pejabat dan masyarakat menambah semarak pembukaan kejuaraan yang diharapkan menjadi agenda rutin dalam pembinaan olahraga prestasi di Kabupaten Batang Hari. (*)

Dari Satu Pengguna, Polisi Ungkap Jaringan Narkoba di Desa Pompa Air

 

Merdekapost.com – Ketajaman analisis dan kecepatan pengembangan perkara yang dilakukan Tim Kuda Hitam Satresnarkoba Polres Batanghari kembali membuahkan hasil besar. Dalam satu rangkaian operasi pada Rabu, 15 Juli 2026, petugas berhasil membongkar tiga perkara tindak pidana narkotika yang saling berkaitan di Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari.

Pengungkapan ini bermula dari penangkapan seorang pengguna narkotika yang kemudian membuka jalan bagi terbongkarnya jaringan peredaran sabu di wilayah tersebut. Dari hasil pengembangan cepat di lapangan, petugas kembali mengamankan sejumlah terduga pelaku berikut barang bukti sabu siap edar, timbangan digital, uang hasil transaksi, hingga perlengkapan yang diduga kuat digunakan untuk mendukung aktivitas peredaran narkotika.

Perkara pertama diawali dengan diamankannya Mulyadi (29) sekitar pukul 22.00 WIB. Dari tangan pelaku, petugas menemukan satu paket sabu dengan berat bruto 0,14 gram. Saat diperiksa, Mulyadi mengaku barang haram tersebut diperoleh dari seseorang bernama Fatur.

Berbekal keterangan itu, Tim Kuda Hitam yang dipimpin langsung Kanit Opsnal Satresnarkoba Polres Batanghari, IPDA Eric Meibuqhin Nasution, S.H., M.H., bergerak cepat melakukan pengembangan. Hanya berselang sekitar 15 menit, tim berhasil menemukan dan mengamankan Fatur Rahman (19) bersama Dopi Saputra (28) di sebuah pondok pelotan minyak di Desa Pompa Air.

Kedua terduga sempat berupaya kabur saat hendak diamankan. Bahkan, Fatur diduga sempat membuang sebuah plastik putih untuk menghilangkan jejak barang bukti. Namun upaya itu gagal. Setelah dilakukan penyisiran di sekitar lokasi, petugas menemukan sejumlah paket sabu yang diduga sengaja dibuang untuk mengelabui petugas.

Dari hasil penggeledahan, polisi menyita enam paket sabu, terdiri dari dua paket ukuran sedang dan empat paket kecil dengan berat bruto 9,45 gram. Selain itu, turut diamankan timbangan digital, plastik klip kosong, sendok sabu, wadah plastik, tisu, dua kantong plastik bening, uang tunai Rp2 juta yang diduga hasil transaksi narkotika, serta satu unit telepon genggam.

Dalam pemeriksaan awal, Fatur mengakui dirinya berperan sebagai pengguna sekaligus pengedar sabu. Ia juga menyebut mendapatkan pasokan dari seorang pria berinisial Wita yang kini telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Sementara itu, Dopi diduga berperan sebagai penghubung atau penerima informasi dari calon pembeli sebelum diteruskan kepada Fatur.

Pengembangan kasus tidak berhenti sampai di situ. Berdasarkan keterangan para pelaku, petugas kembali melakukan penelusuran dan berhasil mengamankan Andri (27) di lokasi lain yang masih berada di kawasan Desa Pompa Air.

Saat hendak ditangkap, Andri juga sempat mencoba melarikan diri. Dari sekitar lokasi pelaku, polisi menemukan 40 paket kecil sabu yang disimpan di dalam kotak rokok dengan berat bruto 6,11 gram, berikut alat hisap sabu, telepon genggam, dan satu unit sepeda motor yang diduga digunakan dalam aktivitas peredaran narkotika.

Dalam pemeriksaan, Andri mengaku sebagai pengguna sekaligus penjual sabu. Ia menyebut narkotika tersebut diperoleh dari Fatur, serta mengungkap bahwa transaksi sabu di wilayah itu diduga telah berlangsung berulang kali dan melibatkan pola peredaran yang cukup rapi.

Kasat Narkoba Polres Batanghari, AKP Saprizal, S.H., M.H., menegaskan bahwa pengungkapan ini menjadi bukti nyata keseriusan jajarannya dalam memutus mata rantai peredaran narkotika di Batanghari.

“Kami tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi para pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Batanghari. Dari satu penangkapan, kami kembangkan secara cepat, terukur, dan profesional hingga terbongkar jaringan yang lebih luas. Ini adalah komitmen kami untuk menyelamatkan masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya narkoba.” tegas AKP Saprizal.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus memburu pemasok utama berinisial Wita yang diduga menjadi mata rantai penting dalam jaringan peredaran narkotika di Kecamatan Bajubang.

“Siapa pun yang terlibat, baik sebagai pengguna, pengedar, maupun pemasok, akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Tidak ada kompromi bagi pelaku narkoba. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak takut memberikan informasi kepada kepolisian jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkotika.” ujarnya.

Dari keseluruhan rangkaian pengungkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan empat orang, yakni Mulyadi, Fatur Rahman, Dopi Saputra, dan Andri. Tiga laporan polisi telah diterbitkan dalam proses penanganan perkara ini, sementara penyidik masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Batanghari.

Seluruh tersangka beserta barang bukti kini diamankan di Satresnarkoba Polres Batanghari untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi memastikan pengembangan kasus akan terus dilakukan hingga seluruh jaringan yang terlibat berhasil diungkap tuntas. (*)

Universitas Islam Batang Hari Resmi Miliki Guru Besar Pertama, Dr. Ansori, S.Pd.I., M.Pd.I Raih Jabatan Profesor

 

Merdekapost.com – Universitas Islam Batang Hari (UNISBA) kembali mencatatkan sejarah penting dalam perjalanan pengembangan pendidikan tinggi di Kabupaten Batang Hari. Rektor UNISBA, Prof. Dr. Ansori, S.Pd.I., M.Pd.I., resmi memperoleh jabatan akademik tertinggi sebagai Guru Besar (Profesor) dalam bidang Manajemen Pendidikan Islam.

Pengangkatan tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor: 040847/MA/KP.07.6/05/2026 tentang Penetapan Jabatan Akademik Fungsional Guru Besar, yang berlaku efektif sejak 1 Juni 2026.

Raihan gelar profesor ini menjadi tonggak bersejarah bagi Universitas Islam Batang Hari karena untuk pertama kalinya kampus tersebut memiliki seorang Guru Besar. Capaian ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen UNISBA dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat kapasitas akademik, serta mendorong pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Keberhasilan Prof. Dr. Ansori tidak terlepas dari dedikasi, integritas, dan perjalanan akademik yang panjang dalam dunia pendidikan Islam. Pencapaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi seluruh dosen dan sivitas akademika UNISBA untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian sebagai bagian dari pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi.

Keluarga besar Universitas Islam Batang Hari pun menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas amanah yang diraih oleh Prof. Dr. Ansori. Dengan hadirnya Guru Besar pertama di lingkungan UNISBA, diharapkan kampus ini semakin kokoh dalam mewujudkan visi sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan, khususnya di Provinsi Jambi dan Indonesia pada umumnya.

"Selamat dan sukses kepada Prof. Dr. Ansori, S.Pd.I., M.Pd.I. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, serta kemudahan dalam mengemban amanah sebagai Guru Besar, dan terus memberikan dedikasi terbaik bagi kemajuan Universitas Islam Batang Hari serta dunia pendidikan Indonesia. (*)

Ibu Muda di Batang Hari Disergap Tim Kuda Hitam, Sempat Buang Tisu Berisi Sabu

Seorang ibu muda berusia 18 tahun disergap Tim Kuda Hitam Satresnarkoba Polres Batang Hari. Ibu muda berinisial GR itu merupakan warga Desa Jebak, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batang Hari.(mpc) 

MUARABULIAN - Seorang ibu muda berusia 18 tahun disergap Tim Kuda Hitam Satresnarkoba Polres Batang Hari. 

Ibu muda berinisial GR itu merupakan warga Desa Jebak, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batang Hari.

Saat disergap aparat yang operasi pemberantasan narkotika di pinggir jalan, GR sedang berada di atas sepeda motor.

Dia sempat berusaha menghilangkan barang bukti dengan membuang bungkusan tisu yang berisi sabu.

Namun, aksi tersebut diketahui petugas yang telah mengepung lokasi. 

Bungkusan tisu itu langsung diamankan dan ditemukan berisi tiga paket kecil sabu.

Kasatresnarkoba Polres Batang Hari, AKP Saprizal, membenarkan adanya upaya pelaku membuang barang bukti saat proses penangkapan.

"Benar, pelaku merupakan target operasi kami. Saat diamankan di pinggir jalan di atas motornya, pelaku sempat menjatuhkan barang bukti yang dibalut menggunakan tisu," kata Saprizal, Jumat (10/7/2026).

Usai mengamankan GR, petugas melakukan interogasi awal di lokasi dengan disaksikan Ketua RT dan warga setempat. Pengembangan kemudian dilakukan dengan menggeledah rumah pelaku serta rumah tetangganya.

"Dari hasil penggeledahan di rumah tetangga pelaku, tim kembali menemukan empat paket sabu siap edar yang disembunyikan di dalam sebuah kopiah hitam di dalam kamar," ujarnya.

Dari rangkaian penggeledahan tersebut, polisi menyita tujuh paket kecil sabu dengan berat bruto 3,80 gram, puluhan plastik klip kosong, tisu, kopiah hitam, serta satu unit sepeda motor yang diduga digunakan pelaku.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, penyidik menduga GR memperoleh sabu dari seseorang berinisial R.

"Dari hasil interogasi, pelaku GR mengakui mendapatkan pasokan narkotika jenis sabu tersebut dari saudari R, yang tidak lain adalah ibu kandungnya sendiri," ungkap Saprizal.

Polisi juga mengungkap bahwa sebelum penangkapan GR, suaminya lebih dulu diamankan dalam perkara narkotika.

Saat ini, GR beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Batang Hari untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. 

Polisi juga masih melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan pemasok narkotika tersebut.

Penangkapan GR berlangsung pada malam yang sama ketika aksi sekelompok emak-emak menggerebek lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi narkoba di Desa Rantau Kapas Mudo, Kecamatan Muara Tembesi.

Sebelumnya, video emak-emak itu viral di media sosial.(*) 

Lapor Pak Bupati, Diduga Kepsek Zolim Rampas Hak Sertifikasi Oknum Guru

 

Merdekapost.com – Persoalan pembagian jam mengajar yang berimbas pada hak sertifikasi guru diduga terjadi di SD Negeri 187/1 Teratai, Kabupaten Batang Hari. Seorang guru berinisial IS mengaku keberatan atas kebijakan kepala sekolah yang menurutnya menghilangkan jam mengajar yang selama ini menjadi dasar pemenuhan beban kerja sertifikasi.

Kepada wartawan, IS mengaku telah mengajar di sekolah tersebut selama lebih dari satu tahun, dan selama itu memperoleh jam mengajar sesuai ketentuan sehingga dapat menerima tunjangan profesi guru (sertifikasi).

Namun, pada semester berjalan, ia mengaku diminta melepaskan jam mengajar yang selama ini diampunya, untuk dialihkan kepada guru lain yang baru menyelesaikan Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Menurut IS, ia juga mendapat tekanan agar menerima keputusan tersebut.

"Saya tidak takut dengan siapa pun, saya kepala sekolahnya, siap pasang badan dan siap dipindahkan ke mana pun," ujar IS menirukan perkataan yang diduga disampaikan kepala sekolah.

Ia juga mengaku mendengar pernyataan, "Kalau tidak suka silakan pindah dari SD sini, cari sekolah yang ada jam kosongnya."

Merasa haknya sebagai guru sertifikasi dirugikan, Iwit berharap Pemerintah Kabupaten Batang Hari, khususnya Bupati melalui Dinas Pendidikan, dapat turun tangan untuk menelusuri dan menyelesaikan persoalan tersebut sesuai aturan yang berlaku.

Sementara itu, Kepala SDN 187/1 Teratai, Maria Fitri, membantah tuduhan tersebut.

Saat dikonfirmasi, Maria Fitri menyatakan bahwa informasi yang beredar tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

"Cerita itu tidak benar, tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Iwit datang ke sekolah ketika posisi guru kami sudah berlebih. Dari awal kami sudah menolak dan menyarankan pindah karena sekolah tidak membutuhkan lagi, sebab guru kami sudah berlebih," jelas Maria Fitri.

Menanggapi penjelasan tersebut, Iwit kembali memberikan klarifikasi. Menurutnya, persoalan yang dipermasalahkan bukan lagi mengenai penempatan dirinya saat pertama kali bertugas di sekolah tersebut, melainkan mengenai pembagian jam mengajar pada semester ini.

"Yang dibahas sekarang masalah jam mengajar semester ini, bukan waktu saya pertama masuk. Saya sudah lebih dari setahun di sekolah ini. Kalau memang dari awal tidak menghendaki saya di sekolah itu, mengapa selama setahun kemarin saya tetap diberikan jam mengajar?" ujarnya.

Berdasarkan informasi yang diterima, persoalan ini juga menjadi pembahasan di grup WhatsApp para guru.

Redaksi telah menerima tangkapan layar percakapan tersebut sebagai bagian dari dokumen pendukung. Namun, isi percakapan tersebut belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan benar atau tidaknya dugaan yang disampaikan, sehingga masih memerlukan klarifikasi dan verifikasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang Hari terkait polemik pembagian jam mengajar di SDN 187/1 Teratai. (*)

Hadiri Pekan Budaya Tradisi Merangin, Wabup Batang Hari Dukung Pelestarian Warisan Adat dan Budaya

 

Merdekapost.com - Wakil Bupati Batang Hari H. Bakhtiar menghadiri pembukaan Pekan Budaya Tradisi Kabupaten Merangin yang digelar di Anjungan Rumah Adat Merangin, Jambi, Sabtu (27/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan kekayaan adat dan budaya yang dimiliki Kabupaten Merangin.

Mengusung tema "Merajut Tuah, Merawat Marwah Adat Merangin Demi Masa Depan di Bumi Tali Tambang Undang Teliti", acara berlangsung meriah dengan menampilkan beragam pertunjukan seni tradisional, termasuk tarian khas daerah yang menggambarkan nilai-nilai budaya masyarakat Merangin.

Selain pertunjukan seni, para tamu juga disuguhkan peragaan busana batik khas Merangin yang dikenakan oleh jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Merangin. Penampilan tersebut menjadi salah satu bentuk promosi produk budaya lokal yang sarat akan nilai seni dan kearifan daerah.

Kehadiran Wakil Bupati Batang Hari menjadi wujud dukungan terhadap upaya pelestarian budaya Nusantara. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan nilai-nilai adat dan tradisi tetap terjaga, dikenal oleh generasi muda, serta menjadi identitas daerah yang terus diwariskan dari masa ke masa. (*)

Buka Kemping Bareng Sumatra #5, Bupati Fadhil Arief Sambut Ratusan Komunitas Camper Van di Batang Hari

 

Merdekapost.com - Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief secara resmi membuka kegiatan Kemping Bareng Sumatra #5 yang digelar oleh Camper Van Indonesia (CVI) Regional 06 Jambi di kawasan Taman Tapa Melenggang, Muara Bulian, Sabtu (27/6/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 100 unit mobil camper dan lebih dari 200 peserta dari berbagai daerah di Pulau Sumatra tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus promosi potensi wisata Kabupaten Batang Hari.

Dalam sambutannya, Bupati Fadhil Arief menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta di Bumi Serentak Bak Regam. Ia berharap kehadiran komunitas Camper Van Indonesia dapat memberikan pengalaman positif sekaligus memperkenalkan destinasi wisata Batang Hari kepada masyarakat luas.

Bupati juga mengapresiasi Camper Van Indonesia Regional 06 Jambi yang dinilai berhasil menghadirkan kegiatan yang tidak hanya mempererat kebersamaan antarkomunitas, tetapi juga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat setempat.

Pada kesempatan tersebut, Fadhil Arief mengajak seluruh peserta untuk menjadi teladan dalam menjaga keselamatan berlalu lintas, menerapkan budaya peduli lingkungan melalui prinsip Leave No Trace atau tidak meninggalkan sampah, serta ikut mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di setiap daerah yang dikunjungi.

Acara pembukaan turut dihadiri sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang Hari, Camat Muara Bulian, Ketua dan jajaran pengurus Camper Van Indonesia Regional 06 Jambi, serta tamu undangan lainnya. Suasana berlangsung meriah dengan semangat kebersamaan yang mewarnai seluruh rangkaian kegiatan. (*)

Bupati Batang Hari Sambut Kepulangan Jemaah Haji, Ajak Jadikan Kemabruran Sebagai Pedoman Hidup

 

Merdekapost.com – Suasana penuh haru dan syukur menyelimuti penyambutan jemaah haji asal Kabupaten Batang Hari yang telah kembali ke tanah air usai menunaikan rukun Islam kelima. Penyambutan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief, Sabtu (27/6/2026). 

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan rasa syukur atas kepulangan seluruh jemaah dalam keadaan sehat dan berharap seluruh pengalaman spiritual selama berada di Tanah Suci dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, keberhasilan menunaikan ibadah haji tidak hanya diukur dari selesainya rangkaian ibadah, tetapi juga dari kemampuan setiap jemaah menjaga akhlak, meningkatkan ketakwaan, serta memberi manfaat bagi keluarga dan masyarakat setelah kembali ke kampung halaman.

Bupati juga mengajak para jemaah untuk menjadi teladan di lingkungan masing-masing dengan memperkuat nilai-nilai kejujuran, kepedulian, dan semangat kebersamaan. Ia berharap predikat haji mabrur dapat terus dipelihara sepanjang hayat melalui amal saleh dan pengabdian kepada masyarakat.

Acara penyambutan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Tangis haru keluarga yang telah lama menanti kepulangan sanak saudara turut mewarnai momen tersebut, menandai berakhirnya perjalanan ibadah haji dan dimulainya pengabdian baru sebagai pribadi yang lebih baik di tengah masyarakat. (*)

Pengakuan Bocah Kelas 3 SD Dilecehkan Ayah Tiri, Kronologis Hingga Pelaku Diamuk Massa

RUDAPAKSA  - Kemarahan melanda masyarakat Maro Sebo Ulu, Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi oleh aksi seorang ayah tiri diduga lecehkan anak tiri.(Ist)

JAMBI, MERDEKAPOST – Kemarahan besar melanda masyarakat Kecamatan Maro Sebo Ulu, Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi oleh aksi seorang ayah tiri diduga lecehkan anak tiri. 

Kemarahan warga itu awalnya dipicu oleh pengakuan polos seorang bocah perempuan, ratusan warga yang tersulut emosi nekat mengepung kantor desa setempat.

Mereka datang untuk menghakimi seorang ayah tiri berumur 50 tahun yang diduga kuat telah melakukan aksi pelecehan seksual secara keji.

Insiden ketegangan di tengah malam tersebut mendadak viral setelah disiarkan secara langsung oleh akun TikTok @s***a dan Bibikbila pada Selasa (23/6/2026).

Keberanian Korban Mengungkap Aksi Bejat

Rentetan peristiwa memilukan ini bermula dari keberanian CY, seorang anak perempuan yang baru menginjak usia 9 tahun dan kini duduk di bangku kelas 3 Sekolah Dasar (SD). 

Setelah sekian lama memendam trauma, CY akhirnya memutuskan untuk mengadu dan menceritakan tindakan tidak senonoh yang dilakukan oleh ayah tirinya sendiri kepada pihak keluarga.

Mendengar penuturan jujur dari sang bocah, pihak keluarga yang terkejut langsung menyebarkan kabar tersebut kepada warga sekitar. 

Baca juga: Prabowo Ungkap Ada Demo Bayaran, Massa Dibayar Rp200 Ribu: Hati-Hati! Saya Tahu Siapa yang Membiayai

Keterangan dari warga setempat mengonfirmasi bahwa laporan dari mulut ke mulut mengenai penderitaan CY langsung memicu gelombang solidaritas sekaligus kemarahan kolektif dari masyarakat desa.

Langkah Darurat Kepala Desa dan Kepungan Massa

Sadar bahwa situasi di lingkungan tempat tinggal korban mulai tidak kondusif, pihak kepala desa setempat mengambil langkah darurat. 

Demi mencegah terjadinya aksi main hakim sendiri yang dapat mengancam nyawa, perangkat desa berinisiatif mengamankan terduga pelaku ke dalam kantor atau rumah kepala desa.

Namun, upaya lokalisasi pelaku justru memicu konsentrasi massa yang jauh lebih besar. 

Berdasarkan rekaman video amatir dari siaran langsung akun B**ik Bi*a, ratusan warga pria dan wanita tampak merapatkan barisan mengepung rumah panggung kayu tempat pelaku disembunyikan. 

Warga yang emosional terus tertahan di luar pagar pembatas kayu sembari menuntut pelaku dikeluarkan. 

Meskipun pihak kepolisian dilaporkan sudah tiba di lokasi, petugas terpaksa menahan pelaku di dalam ruangan untuk menghindari amukan langsung di lapangan.

Teriakan Histeris Warga yang Mencekam

Suasana di lokasi berubah menjadi sangat mencekam sebagaimana terdokumentasi dalam siaran langsung akun TikTok @s***a. 

Di tengah kegelapan malam di sekitar halaman terbuka dekat pohon pepaya, riuh kemarahan warga sudah berada di titik puncak. 

BACA JUGA: Layanan M-Banking Bank Jambi Segera Beroperasi, Al Haris Minta APH Sikat Pelaku

Ratusan masyarakat yang tidak lagi mampu membendung rasa geram mereka terdengar berteriak histeris secara berulang-ulang, mendesak agar terduga pelaku segera dibunuh di tempat akibat perbuatan bejatnya kepada anak di bawah umur.

Hingga saat ini, jurnalis Tribunjambi.com masih terus menggali kebenaran informasi lebih mendalam dan berupaya mengonfirmasi pihak berwajib guna mengetahui proses hukum serta evakuasi terduga pelaku dari kepungan massa tersebut.

Persoalan Serius Kekerasan Seksual di Jambi

Kasus dugaan yang terjadi di Sungai Ruan Ilir menambah daftar perhatian terhadap tindak kekerasan seksual terhadap anak di Provinsi Jambi.

Data Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Provinsi Jambi menunjukkan bahwa hingga awal September 2025 tercatat 120 laporan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, dengan 43 kasus menimpa anak-anak. 

Kekerasan seksual masih menjadi salah satu bentuk kekerasan yang dominan dilaporkan.

Di Kota Jambi, UPTD PPA mencatat 149 laporan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sepanjang 2025. 

Lembaga tersebut menyebut pelecehan seksual terhadap anak masih menjadi kasus yang paling banyak ditangani.

Sementara itu, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Jambi melaporkan hingga Agustus 2025 terdapat 57 anak yang menjadi korban kekerasan. 

Sejumlah kasus disebut melibatkan pelaku yang berasal dari lingkungan terdekat korban.

Khusus di Kabupaten Batanghari, UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak mencatat 60 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sepanjang 2025. 

Meski secara total mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, aparat daerah mencatat adanya peningkatan kasus kekerasan seksual terhadap anak pada akhir tahun.

Pengamat perlindungan anak menilai pengungkapan kasus-kasus kekerasan seksual terhadap anak membutuhkan dukungan masyarakat, keluarga dan aparat penegak hukum agar korban memperoleh pendampingan psikologis, bantuan hukum serta perlindungan selama proses penyidikan berlangsung.(Adz)

Zulva Fadhil Hadiri Rakor Tim Penggerak PKK Kecamatan Se-Kabupaten Batang Hari 2026

 

Merdekapost.com - Ketua TP-PKK Batang Hari Bunda Zulva Fadhil Menghadiri Rapat Koordinasi Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang Hari bersama Tim Penggerak PKK Kecamatan Se-Kabupaten Batang Hari Bulan Juni 2026. Bertempat di Ruang Kaca Rumah Dinas Bupati Batang Hari. Rabu (24/06/26).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kaca Rumah Dinas Bupati Batang Hari pada Rabu, 24 Juni 2026 ini dihadiri oleh seluruh Ketua TP-PKK Kecamatan se-Kabupaten Batang Hari dengan mengikutsertakan Sekretaris, Bendahara, Ketua dan Sekretaris Pokja I hingga Pokja IV, serta Koordinator Motivator Kecamatan.

Rapat koordinasi ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat sinergi dan menyamakan persepsi dalam pelaksanaan program kerja PKK di seluruh wilayah Kabupaten Batang Hari. Pada kesempatan tersebut, masing-masing TP-PKK Kecamatan membawa Program Kerja Tahun 2026 untuk periode Juni hingga Desember 2026 sebagai bahan pembahasan, evaluasi, dan sinkronisasi program.

Ketua TP-PKK Batang Hari Bunda Zulva Fadhil dalam kata sambutannya menyampaikan Melalui pertemuan ini, diharapkan seluruh jajaran TP-PKK dapat meningkatkan koordinasi, memperkuat komitmen, serta mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK guna mendukung terwujudnya keluarga yang berdaya, sehat, mandiri, dan sejahtera.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang Hari terus berupaya menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan Menuju Batang Hari SuPer TANGGUH. (*)

Bupati Fadhil Arief Resmikan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026, Dorong Pembangunan Berbasis Data di Batang Hari

 

Merdekapost.com – Pemerintah Kabupaten Batang Hari resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sekaligus Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) dalam sebuah kegiatan yang dihadiri langsung oleh Bupati Batang Hari, Mhd. Fadhil Arief, Senin (22/06/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan pentingnya peran data yang akurat dan terpercaya sebagai dasar dalam menyusun kebijakan pembangunan daerah. Menurutnya, setiap program pembangunan yang dijalankan pemerintah harus didukung oleh data yang valid agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat sasaran.

Fadhil Arief menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 menjadi langkah strategis untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan perkembangan sektor usaha di Kabupaten Batang Hari. Melalui pendataan ini, berbagai potensi ekonomi daerah, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga perusahaan berskala besar, dapat teridentifikasi dengan lebih baik.

Ia juga menilai bahwa Batang Hari memiliki peluang besar untuk terus berkembang melalui penguatan sektor ekonomi masyarakat. Karena itu, hasil sensus nantinya diharapkan menjadi acuan dalam merancang program peningkatan investasi, pengembangan UMKM, serta penciptaan lapangan kerja yang lebih luas.

Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat, pelaku usaha, instansi pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan untuk berpartisipasi aktif menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, keberhasilan pendataan tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas sensus, tetapi memerlukan dukungan bersama demi menghasilkan data yang berkualitas.

Kegiatan pencanangan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Hari, jajaran Badan Pusat Statistik (BPS) Batang Hari, kepala OPD, perwakilan instansi vertikal, BUMN/BUMD, pelaku usaha, serta petugas sensus yang akan bertugas di lapangan.

Dengan semangat kolaborasi dan partisipasi seluruh pihak, Pemerintah Kabupaten Batang Hari optimistis Sensus Ekonomi 2026 dapat menjadi pijakan penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang lebih terarah, maju, dan berkelanjutan. (*)

Bupati Fadhil Arief Lepas Kontingen Pramuka Batang Hari Menuju Jambore Daerah Jambi 2026

 

Merdekapost.com – Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Batang Hari secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Batang Hari untuk mengikuti Jambore Daerah Jambi Tahun 2026. Kegiatan pelepasan berlangsung di Bumi Perkemahan Abdurrahman Sayoeti-Musa, Sungai Gelam, Jumat (19/06/2026).

Dalam arahannya, Bupati Fadhil Arief menekankan bahwa Gerakan Pramuka merupakan wadah pembentukan karakter generasi muda yang sarat dengan nilai-nilai positif. Menurutnya, berbagai kegiatan kepramukaan mengajarkan kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, serta semangat untuk berprestasi dan membanggakan orang tua.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga kesehatan selama mengikuti rangkaian kegiatan jambore. Sementara kepada para pembina dan pendamping, Bupati meminta agar senantiasa memberikan perhatian dan pengawasan kepada para peserta demi kelancaran serta keselamatan selama kegiatan berlangsung.

“Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar, menambah pengalaman, serta menjalin persahabatan dengan peserta dari daerah lain. Tunjukkan sikap terbaik dan jaga nama baik Kabupaten Batang Hari,” pesan Bupati.

Keikutsertaan kontingen Batang Hari pada Jambore Daerah Jambi 2026 diharapkan mampu menjadi sarana pembinaan generasi muda yang berkarakter, berjiwa kepemimpinan, serta memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan nilai-nilai Dasa Dharma dan Tri Satya Pramuka.

Acara pelepasan turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang Hari, para Kepala OPD yang tergabung dalam Majelis Pembimbing Cabang, Ketua KONI Batang Hari, Kepala BPJS Ketenagakerjaan, para camat, kepala sekolah, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (*)

Bunda Zulva Fadhil Apresiasi Pelestarian Budaya dalam Kemeriahan Gerebek Suro Seridadi

 

Merdekapost.com – Ketua TP-PKK Kabupaten Batang Hari, Bunda Zulva Fadhil, menghadiri pagelaran pentas seni dalam rangka tradisi Gerebek Suro yang digelar di Kelurahan Seridadi, Kamis (18/06/2026). Kegiatan yang menjadi agenda budaya tahunan tersebut berlangsung meriah dengan partisipasi aktif masyarakat dan para pelaku seni lokal.

Kedatangan Bunda Zulva Fadhil mendapat sambutan hangat dari warga yang memadati lokasi acara. Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal kegiatan hingga berakhirnya pertunjukan yang menampilkan beragam kesenian tradisional dan kreasi generasi muda.

Dalam kesempatan tersebut, Bunda Zulva menyampaikan bahwa Gerebek Suro memiliki makna yang lebih dari sekadar perayaan budaya. Tradisi tersebut merupakan sarana mempererat hubungan sosial masyarakat sekaligus bentuk rasa syukur atas berbagai nikmat yang telah diberikan.

Menurutnya, keberlangsungan tradisi seperti Gerebek Suro menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat dalam menjaga warisan budaya daerah. Di tengah perkembangan zaman yang semakin modern, nilai-nilai kearifan lokal harus tetap dipertahankan dan diwariskan kepada generasi penerus.

Ia juga menilai kegiatan budaya dapat menjadi media pembelajaran yang efektif dalam membangun karakter generasi muda, menanamkan nilai kepedulian, kebersamaan, serta rasa cinta terhadap budaya sendiri.

Selama acara berlangsung, Bunda Zulva tampak menyaksikan berbagai penampilan seni yang disuguhkan, mulai dari pertunjukan musik, tari tradisional, hingga penampilan vokal yang dibawakan oleh para seniman dan talenta muda setempat.

Pagelaran Gerebek Suro tahun 2026 di Kelurahan Seridadi pun berlangsung sukses dan penuh kehangatan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan masyarakat, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam melestarikan seni, budaya, dan nilai-nilai kebersamaan yang telah tumbuh di tengah masyarakat. (*)

Dukung Pendataan Nasional, Bupati Fadhil Arief Sambut Tim BPS dan Ikut Sensus Ekonomi 2026

 

Merdekapost.com – Pemerintah Kabupaten Batang Hari menegaskan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Hal tersebut ditandai dengan diterimanya kunjungan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) beserta jajaran di ruang kerja Bupati Batang Hari, Kamis (18/6/2026).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief tidak hanya menerima audiensi dari tim BPS, tetapi juga turut berpartisipasi sebagai responden dalam kegiatan pendataan yang menjadi agenda nasional tersebut.

Pertemuan itu membahas berbagai persiapan pelaksanaan sensus di wilayah Kabupaten Batang Hari, termasuk strategi pengumpulan data dan dukungan yang diperlukan agar kegiatan berjalan lancar serta menghasilkan data yang berkualitas.

Bupati Fadhil Arief menyampaikan bahwa data ekonomi yang akurat memiliki peran penting dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah. Melalui sensus ini, pemerintah dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi dan potensi ekonomi masyarakat, termasuk perkembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah.

Menurutnya, hasil pendataan akan menjadi landasan dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat serta perangkat daerah untuk berperan aktif membantu petugas sensus selama proses pendataan berlangsung. Bupati menekankan pentingnya memberikan informasi yang benar dan lengkap agar data yang dihimpun dapat mencerminkan kondisi riil di lapangan.

Dengan dukungan berbagai pihak, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Batang Hari diharapkan mampu menghasilkan data yang valid dan terpercaya sebagai dasar penyusunan program pembangunan yang lebih efektif dan berkelanjutan. (*)

Bupati Fadhil Arief Ajak Masyarakat Jadikan Tahun Baru Hijriah Momentum Perbaikan Diri

 

Merdekapost.com – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Bupati Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief menghadiri kegiatan doa bersama dan tausiah yang berlangsung di Serambi Rumah Dinas Bupati, Muara Bulian, Senin (15/6/2026). 

Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat sebagai bentuk rasa syukur sekaligus refleksi memasuki tahun baru Islam. 

Dalam sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan pergantian tahun Hijriah sebagai sarana evaluasi diri terhadap berbagai capaian dan kekurangan selama setahun terakhir. Menurutnya, semangat hijrah harus diwujudkan melalui perubahan sikap, peningkatan kualitas ibadah, serta kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar. 

Fadhil Arief juga menekankan pentingnya menjaga optimisme dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Ia meyakini bahwa setiap ujian yang dihadapi akan membawa hikmah dan kemudahan bagi mereka yang terus berusaha serta mendekatkan diri kepada Allah SWT. 

Selain itu, Bupati mengapresiasi meningkatnya aktivitas keagamaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang Hari, termasuk keterlibatan para kepala OPD dalam kegiatan mengaji. Menurutnya, penguatan nilai-nilai spiritual sangat penting untuk membangun pemerintahan yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. 

Menutup kegiatan tersebut, Bupati mengajak seluruh warga Batang Hari untuk menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan semangat kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta terus meningkatkan amal ibadah demi mewujudkan kehidupan yang lebih baik dan penuh keberkahan. (*)

Zulva Fadhil Kukuhkan Pengurus TP-PKK dan Sejumlah Bunda Program Kecamatan, Perkuat Sinergi Pembangunan di Batang Hari

 

Merdekapost.com – Ketua TP-PKK Kabupaten Batang Hari, Zulva Fadhil, secara resmi mengukuhkan Ketua TP-PKK Kecamatan, Bunda Genre, Bunda PAUD, Ketua Pembina Posyandu Kecamatan, serta Relawan Rumah Bunda dari Kecamatan Muara Bulian, Pemayung, Mersam, dan Maro Sebo Ilir, Jumat (12/06/2026).

Prosesi pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat peran perempuan dalam mendukung berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat kecamatan hingga desa.

Dalam sambutannya, Zulva Fadhil menyampaikan apresiasi kepada para camat beserta pendamping yang telah memberikan pengabdian terbaik selama menjalankan tugas. Ia berharap para pengurus yang baru dilantik mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menjadi penggerak berbagai program pemerintah daerah di wilayah masing-masing.

Menurutnya, jabatan yang diemban bukan sekadar tugas organisasi, tetapi juga sarana untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kerja sama demi keberhasilan program-program yang akan dilaksanakan.

Sementara itu, Bupati Batang Hari dalam arahannya menegaskan bahwa camat memiliki peran strategis sebagai pembina dan pengawas penyelenggaraan pemerintahan di desa. Karena itu, sinergi antara camat dan Ketua TP-PKK kecamatan dinilai sangat penting untuk mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan pembangunan, khususnya yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat desa.

Bupati juga mengingatkan agar seluruh pejabat yang baru mendapatkan amanah dapat menjalankan tugas dengan penuh dedikasi dan keikhlasan. Menurutnya, setiap pengabdian yang dilakukan untuk masyarakat akan menjadi nilai ibadah dan memberikan manfaat jangka panjang bagi daerah.

Acara pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Hari beserta istri, Asisten III Setda Batang Hari, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat se-Kabupaten Batang Hari, serta jajaran pengurus TP-PKK Kabupaten Batang Hari. (*)

Sekda wakili Bupati Batang Hari Sambut Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Dorong Penguatan Program Keagamaan dan Pembinaan Keluarga

 

Merdekapost.com - Ketua TP-PKK Provinsi Jambi Ny. Hj. Hesnidar Haris, S.E. melaksanakan kunjungan kerja ke Kabupaten Batang Hari dalam rangka supervisi dan evaluasi kegiatan Tim Penggerak PKK sekaligus sosialisasi Gerakan Jambi Bersholawat. Kegiatan tersebut digelar di Ruang Kaca Rumah Dinas Bupati Batang Hari pada Senin (25/05/2026).

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Batang Hari menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan TP-PKK Provinsi Jambi terhadap berbagai program pemberdayaan keluarga dan pembinaan keagamaan di daerah. Sambutan Bupati Batang Hari yang dibacakan Sekretaris Daerah menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan TP-PKK sangat penting dalam membangun keluarga yang berkualitas dan religius.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan buku Cara Cepat Membaca Al-Qur’an oleh Ketua TP-PKK Provinsi Jambi kepada peserta yang hadir. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan masyarakat dalam membaca Al-Qur’an sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II Setda Kabupaten Batang Hari, Ketua TP-PKK Kabupaten Batang Hari Zulva Fadhil, Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Batang Hari Hj. Nuraini Zubir Bakhtiar, Kepala Dinas DPPKBP3A, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Batang Hari, jajaran TP-PKK Provinsi dan Kabupaten, anggota GOW, Dharma Wanita Persatuan, serta tamu undangan lainnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan program PKK dan Gerakan Jambi Bersholawat dapat semakin mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus meningkatkan peran perempuan dalam mendukung pembangunan daerah. (*)

Bupati Fadhil Arief Raih Penghargaan Nasional atas Komitmen Pelestarian Bahasa Daerah

 

Merdekapost.com - Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief menerima penghargaan nasional dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) Tahun 2026 sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kontribusi Pemerintah Kabupaten Batang Hari terhadap program revitalisasi bahasa daerah.

Penghargaan tersebut diserahkan pada puncak kegiatan FTBIN 2026 yang berlangsung di Gedung Garuda, Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Kemendikdasmen, Depok, Senin (25/05/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya nasional dalam menjaga dan melestarikan bahasa ibu di tengah perkembangan zaman.

Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional merupakan agenda berskala nasional yang melibatkan pelajar, tenaga pendidik, pemerintah daerah, hingga masyarakat umum dalam upaya mempertahankan eksistensi bahasa daerah sebagai warisan budaya bangsa.

Selain penyerahan penghargaan, acara juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni budaya dan pertunjukan bahasa daerah dari berbagai provinsi di Indonesia yang menampilkan kekayaan budaya nusantara.

Kabupaten Batang Hari turut mengirimkan perwakilan peserta didik dari sejumlah sekolah, di antaranya SDN 25/I Muara Tembesi, SDN 20/I Pemayung, SDN 131/I Jangga Baru, SDN 47/I Rantau Kapas Mudo, SDN 58/I Rambutan Masam, SMPN 3 Batang Hari, dan SMPN 31 Batang Hari. Kehadiran para siswa tersebut menjadi bentuk partisipasi aktif daerah dalam mendukung pelestarian bahasa ibu melalui dunia pendidikan.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari rangkaian Semarak Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Atip Latipulhayat, S.H., LL.M., Ph.D., para kepala daerah penerima penghargaan, serta tamu undangan lainnya. (*)

Peringati Harkitnas 2026, Bupati Batang Hari Ajak Masyarakat Perkuat Semangat Persatuan di Era Digital

 

Merdekapost.com - Pemerintah Kabupaten Batang Hari menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026 di Lapangan Alun-Alun Batang Hari, Rabu (20/05/2026). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief sebagai inspektur upacara.

Peringatan Harkitnas tahun ini mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” yang menekankan pentingnya menjaga generasi muda sebagai penerus bangsa di tengah perkembangan teknologi dan transformasi digital yang semakin pesat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Batang Hari membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Disampaikan bahwa Hari Kebangkitan Nasional tidak hanya menjadi momentum mengenang sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga sebagai pengingat untuk terus membangun semangat persatuan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat kesiapan menghadapi tantangan zaman modern.

Pemerintah juga mengajak masyarakat agar lebih bijak dalam memanfaatkan media digital dengan meningkatkan literasi digital serta menjaga etika dalam bermedia sosial. Hal tersebut dinilai penting untuk mencegah penyebaran informasi hoaks, ujaran kebencian, dan berbagai bentuk ancaman yang dapat memecah persatuan bangsa.

Selain itu, semangat kebangkitan nasional diharapkan dapat diwujudkan melalui kerja sama dan gotong royong seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaulat. Pemerintah pun berkomitmen menghadirkan pemerataan transformasi digital agar manfaat teknologi dapat dirasakan hingga ke daerah-daerah.

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti unsur Forkopimda, ASN, TNI-Polri, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Batang Hari. (*)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs