![]() |
| Enam kabupaten di Provinsi Jambi mati lampu pada Jumat (22/5/2026) malam ini. Informasi yang dihimpun, aliran listrik padam di beberapa kabupaten mulai sekira pukul 19.00 WIB.(Ist) |
JAMBI - Enam kabupaten di Provinsi Jambi mati lampu pada Jumat (22/5/2026) malam.
Informasi yang dihimpun malam ini, aliran listrik padam di beberapa kabupaten mulai sekira pukul 19.00 WIB.
Daftar daerah mati lampu di Jambi malam ini:
1. Kota Jambi: Mayang, Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Telanaipura, Pematang Sulur, Aur Kenali, Penyengat Rendah.
2. Kerinci -Sungai penuh
3. Kabupaten Muaro jambi
4. Kabupaten Muaro Jambi: Mendalo Darat, Sungai Gelam
5. Batang hari dan sekitarnya
6. Sarolangun dan sekitarnya
Berdasarkan laporan warga, aliran listrik mulai padam sekitar pukul 19.00 WIB dan berlangsung hampir merata di sejumlah wilayah.
Di Kota Jambi, pemadaman terjadi di kawasan Mayang, Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Telanaipura, Pematang Sulur, Aur Kenali, hingga Penyengat Rendah.
Selain Kota Jambi, pemadaman juga dilaporkan terjadi di wilayah Kerinci-Sungai Penuh.
Kemudian di Kabupaten Muaro Jambi, khususnya Mendalo Darat dan Sungai Gelam.
Kabupaten Batang Hari dan sekitarnya pun putus aliran listrik.
Begitu juga Sarolangun dan wilayah sekitarnya.
"Sarolangun ini mati lampu, ini masih mati lampu," ujar Nuri, warga Sarolangun.
Akibat pemadaman tersebut, aktivitas warga terganggu.
Sejumlah rumah tangga, pelaku usaha kecil, hingga perkantoran terpaksa menghentikan kegiatan yang bergantung pada listrik.
Tak hanya aliran listrik, jaringan internet di sejumlah wilayah juga dilaporkan ikut terputus, sehingga menyulitkan komunikasi dan aktivitas daring warga.
“Lampu mati mendadak pas malam. Internet juga langsung hilang, jadi tidak bisa kerja dan anak-anak tidak bisa belajar,” ujar Rendi, warga Telanaipura.
Keluhan serupa disampaikan warga di Mendalo Darat, Muaro Jambi.
Mereka menyebut pemadaman listrik pada malam hari cukup menyulitkan, terutama bagi warga yang memiliki usaha rumahan.
"Usaha warung langsung tutup. Mesin mati, lampu tidak ada, pembeli juga sepi," kata Siti, warga Mendalo Darat.
"Kerinci sempat mati dan baru hidup sekitar pukul 19.30 WIB," kata Hendri, warga Kerinci.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada penjelasan resmi dari PT PLN (Persero) terkait penyebab mati lampu massal disejumlah kabupaten tersebut. (*)
