![]() |
| Peredaran Rokok Ilegal Kian Terbuka di Kerinci dan Sungai Penuh, Pemasok Inisial F Mencuat |
Merdekapost.com| Kerinci & Sungai Penuh – Peredaran rokok tanpa pita cukai alias ilegal dari berbagai merek dilaporkan kian marak di wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Fenomena ini menuai sorotan tajam dari masyarakat setempat lantaran rantai pasokannya disinyalir dikendalikan oleh pemain lama yang terkesan tidak tersentuh hukum.
Berdasarkan penelusuran dan informasi yang dihimpun dari warga serta pegiat sosial setempat, berbagai merek rokok ilegal beredar bebas dijual di toko-toko kelontong hingga warung pinggir jalan dengan harga jauh di bawah pasaran resmi.
Dugaan Keterlibatan Pemasok Inisial 'F'
Di tengah masifnya peredaran barang ilegal tersebut, nama seorang oknum pemasok/distributor berinisial F mencuat ke permukaan. Terduga F disinyalir menjadi salah satu aktor kunci dalam jaringan rantai pasok rokok tanpa pita cukai di wilayah Bumi Sakti Alam Kerinci.
Meskipun aktivitas distribusi tersebut diduga telah berlangsung cukup lama dan melibatkan volume barang yang tidak sedikit, keberadaan pemasok berinisial F ini disebut-sebut seolah bebas melenggang tanpa mendapat tindakan tegas dari pihak berwenang.
"Peredarannya sudah sangat terbuka. Kita mempertanyakan mengapa aktor penyalur utamanya, seperti inisial F ini, sepertinya aman-aman saja dan belum pernah tersentuh penindakan hukum secara tuntas," ujar salah seorang aktivis lokal yang enggan disebutkan namanya.
Desakan Penindakan Tegas Kepada Aparat dan Bea Cukai
Maraknya rokok ilegal tidak hanya memicu kerugian negara dari sektor penerimaan cukai, tetapi juga merusak iklim usaha yang sehat serta meresahkan masyarakat luas.
Warga dan lembaga pemantau independen mendesak aparat penegak hukum—khususnya jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kerinci bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jambi—untuk tidak sekadar menindak pedagang eceran di tingkat bawah. Mereka meminta aparat membongkar sampai ke akar rantai pasoknya, termasuk memeriksa terduga pemasok utama berinisial F.
Masyarakat berharap ada langkah konkrit dan transparan dari pihak berwenang guna mengusut tuntas keterlibatan oknum-oknum di balik penyuplai rokok ilegal tersebut agar ada efek jera dan keadilan hukum di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh. (kai)
