Landa Kabut Asap, Direktur RSUD Mayjen H.A Thalib Ajak Masyarakat Kerinci & Sungai Penuh Pakai Masker


 Merdekapost.com | Sungai Penuh, (08/09/2026) – Kondisi kualitas udara di wilayah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci kian memburuk akibat kabut asap yang menyelimuti daerah tersebut beberapa waktu terakhir. Merespons situasi ini, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mayjen H.A Thalib, dr. Rofi Irman, Sp.PD, Cht. FINASIM, mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat.

Dalam sebuah pernyataan resminya, dr. Rofi Irman mengajak warga Kerinci dan Sungai Penuh untuk kembali meningkatkan kewaspadaan dan kedisiplinan dalam menjaga kesehatan pernapasan. Ia menekankan pentingnya penggunaan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

"Kesehatan kita adalah aset yang paling berharga. Saat ini kita sedang dilanda kabut asap, dan ini sangat berisiko bagi kesehatan pernapasan," ujar dr. Rofi.

Lebih lanjut, dokter spesialis penyakit dalam tersebut menjelaskan bahwa partikel mikro yang terkandung dalam asap akibat kebakaran hutan dan lahan sangat berbahaya jika terhirup. Dampaknya bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, mulai dari Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), iritasi mata, hingga memperburuk kondisi penderita asma atau penyakit paru kronis.

"Oleh karena itu, saya mengimbau dan mengajak mari seluruh masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh untuk bersama-sama memakai masker kembali. Ini adalah langkah pencegahan paling sederhana dan efektif untuk melindungi diri kita sendiri dan keluarga dari paparan asap berbahaya," tegasnya.

Selain penggunaan masker, pihak rumah sakit juga menyarankan masyarakat untuk:

Mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama bagi anak-anak, ibu hamil, dan lanjut usia.

Memperbanyak konsumsi air putih untuk membantu detoksifikasi tubuh.

Segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala gangguan pernapasan seperti sesak napas, batuk persisten, atau nyeri dada.

RSUD Mayjen H.A Thalib berkomitmen untuk terus siaga memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak kabut asap. Mari kita jaga kesehatan bersama dengan selalu disiplin memakai masker saat kondisi udara tidak sehat.(Kai)

Sudah 8 Bulan Upah Rp10 Juta Belum Dibayar, Pekerja Proyek RSUD M.H.A. Thalib Minta Kepastian

Sudah 8 Bulan Upah Rp10 Juta Belum Dibayar, Pekerja Proyek RSUD Mayjen H.A. Thalib Minta Kepastian.(Ist)

MERDEKAPOST.COM | SUNGAI PENUH — Seorang pekerja berinisial Y mengaku belum menerima sisa upah sekitar Rp10 juta dari pekerjaan pemasangan kabel penerangan di RSUD Mayjen H.A. Thalib, Kota Sungai Penuh. Pekerjaan tersebut dilaksanakan pada Desember 2025 oleh CV Satu Putra.

Y mengaku hingga September 2026, atau sekitar delapan bulan setelah pekerjaan selesai, sisa upah yang menjadi haknya belum juga dibayarkan.

Menurut Y, dirinya telah menyelesaikan pekerjaan sesuai tugas yang diberikan. Namun, pembayaran atas sebagian upahnya hingga kini belum mendapatkan kepastian.

Baca Juga: Bertahun Berjuang Melawan Kelumpuhan Otak, Gibran Bocah Kerinci Butuh Uluran Tangan dan Kepedulian Pemerintah

“Saya sudah bekerja dan pekerjaan sudah selesai. Saya hanya meminta hak saya sebagai pekerja dibayarkan,” ujar Y.

Y mengatakan, saat meminta kepastian pembayaran, dirinya memperoleh penjelasan bahwa pihak kontraktor masih memiliki kewajiban terkait temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan nilai sekitar Rp9 juta lebih.

Informasi tersebut, menurut Y, menjadi salah satu alasan pembayaran sisa upahnya belum diselesaikan.

Namun, Y mempertanyakan hubungan antara kewajiban tersebut dengan pembayaran upah tenaga kerja.

Menurutnya, apabila terdapat kewajiban kontraktor berdasarkan hasil pemeriksaan atau persoalan administrasi lainnya, hal tersebut semestinya tidak membuat pembayaran atas pekerjaan tenaga kerja tertunda tanpa kepastian.

Y berharap pihak kontraktor memberikan penjelasan secara terbuka mengenai status pembayaran sisa upah tersebut serta kepastian waktu pembayarannya.

Baca Juga: Siapa Dalang Dibalik Aktivitas PETI Beralat Berat di Pulau Baru? Nama Bur dan Anton Muncul dari Keterangan Warga

Atas persoalan tersebut, Y berharap Dinas Tenaga Kerja dapat melakukan klarifikasi dan memeriksa persoalan pembayaran upah tersebut berdasarkan dokumen serta hubungan kerja yang sebenarnya.

Ia meminta adanya kepastian mengenai status pembayaran, alasan penundaan, serta waktu penyelesaian sisa upah yang menurut pengakuannya masih belum diterima.

Persoalan pembayaran upah tersebut dinilai perlu dilihat secara menyeluruh, termasuk mengenai hubungan kerja antara pekerja dan pihak yang mempekerjakan, bukti pembayaran, serta kesepakatan mengenai besaran dan waktu pembayaran.

Pernyataan mengenai adanya temuan BPK sekitar Rp9 juta lebih juga perlu diperjelas agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran.

Jika benar terdapat temuan pemeriksaan, perlu diketahui substansi temuan tersebut, pihak yang berkewajiban menindaklanjutinya, serta apakah temuan tersebut memiliki keterkaitan dengan pembayaran tenaga kerja.

Baca Juga: Kematian Brigadir EWS Tanjabtim Masih Didalami Polda Jambi, 5 Polisi Sudah Dipecat

Kejelasan tersebut penting agar persoalan antara kontraktor dan pihak lain tidak berujung pada ketidakpastian terhadap hak pekerja yang mengaku telah menyelesaikan pekerjaannya.

Untuk memperoleh informasi yang berimbang, pihak CV Satu Putra, RSUD Mayjen H.A. Thalib, serta Dinas Tenaga Kerja perlu memberikan penjelasan terkait persoalan tersebut.

Klarifikasi diperlukan untuk mengetahui secara pasti nilai pekerjaan, mekanisme pembayaran, status pembayaran kepada tenaga kerja, serta kebenaran informasi mengenai adanya temuan BPK yang disebut menjadi salah satu alasan tertundanya pembayaran.

Pemberitaan ini didasarkan pada keterangan awal dari pekerja dan tidak dimaksudkan untuk menyimpulkan adanya pelanggaran oleh pihak tertentu sebelum diperoleh dokumen serta keterangan dari seluruh pihak terkait.

CV Satu Putra dan pihak-pihak lain yang disebut dalam pemberitaan ini tetap memiliki ruang untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab sesuai prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.(*)

Peredaran Rokok Ilegal Kian Terbuka di Kerinci dan Sungai Penuh, Pemasok Inisial F Mencuat

 

Peredaran Rokok Ilegal Kian Terbuka di Kerinci dan Sungai Penuh, Pemasok Inisial F Mencuat

Merdekapost.com| Kerinci & Sungai Penuh – Peredaran rokok tanpa pita cukai alias ilegal dari berbagai merek dilaporkan kian marak di wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Fenomena ini menuai sorotan tajam dari masyarakat setempat lantaran rantai pasokannya disinyalir dikendalikan oleh pemain lama yang terkesan tidak tersentuh hukum.

Berdasarkan penelusuran dan informasi yang dihimpun dari warga serta pegiat sosial setempat, berbagai merek rokok ilegal beredar bebas dijual di toko-toko kelontong hingga warung pinggir jalan dengan harga jauh di bawah pasaran resmi.

Dugaan Keterlibatan Pemasok Inisial 'F'

Di tengah masifnya peredaran barang ilegal tersebut, nama seorang oknum pemasok/distributor berinisial F mencuat ke permukaan. Terduga F disinyalir menjadi salah satu aktor kunci dalam jaringan rantai pasok rokok tanpa pita cukai di wilayah Bumi Sakti Alam Kerinci.

Meskipun aktivitas distribusi tersebut diduga telah berlangsung cukup lama dan melibatkan volume barang yang tidak sedikit, keberadaan pemasok berinisial F ini disebut-sebut seolah bebas melenggang tanpa mendapat tindakan tegas dari pihak berwenang.  

"Peredarannya sudah sangat terbuka. Kita mempertanyakan mengapa aktor penyalur utamanya, seperti inisial F ini, sepertinya aman-aman saja dan belum pernah tersentuh penindakan hukum secara tuntas," ujar salah seorang aktivis lokal yang enggan disebutkan namanya.

Desakan Penindakan Tegas Kepada Aparat dan Bea Cukai

Maraknya rokok ilegal tidak hanya memicu kerugian negara dari sektor penerimaan cukai, tetapi juga merusak iklim usaha yang sehat serta meresahkan masyarakat luas.

Warga dan lembaga pemantau independen mendesak aparat penegak hukum—khususnya jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kerinci bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jambi—untuk tidak sekadar menindak pedagang eceran di tingkat bawah. Mereka meminta aparat membongkar sampai ke akar rantai pasoknya, termasuk memeriksa terduga pemasok utama berinisial F.

Masyarakat berharap ada langkah konkrit dan transparan dari pihak berwenang guna mengusut tuntas keterlibatan oknum-oknum di balik penyuplai rokok ilegal tersebut agar ada efek jera dan keadilan hukum di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh. (kai)

Putusan Kasasi Mahkamah Agung Turun, Kuasa Hukum Segera Eksekusi Ruko Milik Robiatul di Koto Periang Kayu Aro

 

PUTUSAN KASASI MAHKAMAH AGUNG: Surat Putusan Kasasi dari Mahkamah Agung sudah Turun, Kuasa Hukum Irawadi Uska, S.H, M.H Segera Eksekusi Ruko Milik Robiyatul Addawiyah di Koto Periang Kayu Aro.(Istimewa/mpc) 

KERINCI - Putusan Kasasi dari Mahkamah Agung turun, Ruko milik Robiyatul di desa Koto Periang Kayu Aro Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi akan segera di Eksekusi oleh kuasa Hukum Irawadi Uska, SH .MH

Sebagaimana dijelaskan oleh Kuasa Hukum Penggugat Irawadi Uska, S.H, M.H bahwa Kliennya Robiyatul Adawiyah (Penggugat) menang ditingkat PN Sungai Penuh, kemudian Menang Banding di PT Jambi dan terakhir sampai ke Kasasi. yang mana saat ini telah turun Putusan Mahkamah Agung yang menolak kasasi yang diajukan Pihak Bemi Rahwanto:

  • Putusan Pengadilan Negeri Sungai Penuh Nomor: Nomor 24/Pdt.G/2025/PN Spn 
  • Putusan Pengadilan Tinggi Jambi Nomor: 15/Pdt/2026/PT JMB
  • Putusan Mahkamah Agung (Kasasi) Nomor 3154 K/Pdt/2026

Untuk diketahui, bahwa dalam perkara ini, BEMI RAHWANTO, bertempat tinggal di Desa Pasar Sungai Tanduk, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, dalam hal ini memberikan kuasa kepada Taufiq Hidayat, S.H., M.H., dan kawan, Para Advokat pada Kantor Hukum Pilar Agung, beralamat di Jalan Surau Gadang, RT 002, RW 003, Koto Panjang, Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, berdasarkan Surat Kuasa Khusus tanggal 21 Februari 2026; Pemohon Kasasi /Tergugat II; 

Sementara, ROBIYATULADDAWIYAH HASIBUAN, bertempat tinggal di Desa Lindung Jaya, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, dalam hal ini memberikan kuasa kepada Irawadi Uska, S.H., M.H., dan kawan-kawan, Para Advokat pada Kantor Hukum Irawadi Uska, S.H., M.H. & Rekan, berdasarkan Surat Kuasa Khusus tanggal 16 Juli 2025; Termohon Kasasi/Penggugat; 

Adapun Petikan Putusan kasasi Mahkamah agung dalam pokok perkara: 

Menolak Eksepsi Tergugat II dan Turut tergugat I: 

dalam pokok perkara: 

1. Menerima dan mengabulkan gugatan Penggugat untuk sebagian; 

2. Menyatakan Tanah yang berdiri ruko 1 yang berbatas:

  • Ruko: utara berbatas dengan tanah Nasrudin, Timur debgan Sungai, Barat berbatas dengan jalan, selatan berbatas dengan ruko penggugat. sebagaimana disebut sebagai objek perkara adalah sah hak milik penggugat berdasarkan sertifikat hak milik nomor 103 desa Koto Periang Kecamatan Kayu Aro atas nama Robiyatul Addawiyah Hasibuan; 

3. Menyatakan bahwa bahwa perbuatan yang dilakukan oleh tergugat I dan Tergugat II terbukti telah melakukan Perbuatan melawan Hukum (onrechtmatigedaad); 

4. Memerintahkan tergugat II untuk segera mengosongkan tanah dan Ruko objek paerkara yang terletak di Desa Koto Periang  Kecamatan Kayu Aro, apabila ingkar dilaksanakan maka dibantu dengan alat keamanan negara;

5. Memerintahkan turut Tergugat I dan Tergugat II untuk Tunduk dan patuh pada putusan ini; 

6. Menolak gugatan Penggugat selain dan selebihnya;

Dalam Rekovensi Menolak gugatan Penggugat Rekovensi;

Dalam Konvensi dan Rekovensi: 

Menghukum Tergugat I dan Tergugat II Konvensi/Penggugat Rekovensi untuk membayar biaya perkara Rp1.472.000.00 (satu Juta empat ratus tujuh puluh dua ribu Rupiah);

Diputuskan dalam sidang Majelis hakim PN Sungai Penuh selasa 23 Desember 2025 oleh Aries Kata Ginting, S.H sebagai Hakim Ketua, Wanda rara Farezha, S.H dan Jessyca Fatmawaty Hutagalung, S.H asming2 sebagai Hakim anggota ditunjuk berdasarkan Surat Ketua Pengadilan Negeri Sungai Penuh Nomor 24/Pdt.G/2025/PN Spn tanggal 17 Juli 2025 putusan tersebut pada hari selasa tanggal 30 Desember 2025 diucapkan dalam persidangan terbuka untuk umum 

Petikan Putusan Mahmakah AGung atas Kasasi yang diajukan Bemi Rahwanto.(Adz)

Adapun Putusan atas Banding yang diajukan oleh Tergugat BEMI RAHWANTO:

PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG Nomor 3154 K/Pdt/2026:

Memperhatikan Undang Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman, Undang Undang Nomor 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan Undang Undang Nomor 5 Tahun 2004 dan perubahan kedua dengan Undang Undang Nomor 3 Tahun 2009 serta peraturan perundang-undangan lain yang bersangkutan; 

M E N G A D I L I: 

1. Menolak permohonan kasasi dari Pemohon Kasasi BEMI RAHWANTO tersebut; 

2. Menghukum Pemohon Kasasi untuk membayar biaya perkara dalam tingkat kasasi ini sejumlah Rp400.000,00 (empat ratus ribu rupiah); Halaman 8 dari 9 hal. Put. Nomor 3154 K/Pdt/2026 Halaman 9 dari 9 hal. Put. Nomor 3154 K/Pdt/2026 

Demikian diputuskan dalam rapat musyawarah Majelis Hakim pada hari Rabu, tanggal 22 Juli 2026 oleh Dr. Pri Pambudi Teguh, S.H., M.H., Hakim Agung yang ditetapkan oleh Ketua Mahkamah Agung sebagai Ketua Majelis, Dr. Lucas Prakoso, S.H., M.Hum., dan Ennid Hasanuddin, S.H., C.N., M.H., Hakim-Hakim Agung sebagai Anggota dan diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum pada hari itu juga oleh Ketua Majelis dengan dihadiri Para Anggota tersebut dan Susi Pangaribuan, S.H., M.H., Panitera Pengganti dengan tidak dihadiri oleh para pihak.

Dengan keluarnya putusan Kasasi tersebut, Menurut Irawadi Uska, S.H, M.H Pihaknya dalam waktu dekat akan melaksanakan Eksekusi atas Ruko Milik Robiyatul Addawiyah sebagaimana yang dijelaskan didalam putusan itu. (Adz) 

Progres Baru 70 Persen, Addendum Tinggal 60 Hari, Pasar Beringin Jaya Dikebut

 

Sungai Penuh – Pelaksana proyek rehabilitasi Pasar Beringin Jaya, PT Cimendang Sakti Kontrakindo, diminta memanfaatkan secara maksimal tambahan waktu 75 hari kerja untuk menuntaskan pekerjaan senilai sekitar Rp48 miliar tersebut.

Tambahan waktu itu diberikan setelah pekerjaan belum dapat diselesaikan hingga berakhirnya masa pelaksanaan berdasarkan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) pada pertengahan Agustus 2026. Melalui addendum, pelaksana memperoleh waktu tambahan hingga akhir Oktober 2026.

Kepastian mengenai tambahan waktu tersebut disampaikan Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan Prasarana Strategis Jambi Kementerian PUPR, Edia Putra, saat melakukan pengecekan pembangunan Pasar Beringin Jaya bersama Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, Sekretaris Daerah Alpian, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Edia menjelaskan, progres pekerjaan hingga berakhirnya masa SPMK baru mencapai sekitar 70 persen. Karena itu, pihak pelaksana diberikan kesempatan tambahan selama 75 hari kerja untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan.

“Mengingat pekerjaan baru sekitar 70 persen hingga batas akhir SPMK, maka kami memberikan tambahan waktu 75 hari kerja atau sampai akhir Oktober,” kata Edia Putra.

Namun, tambahan waktu tersebut bukan berarti pelaksana dapat bekerja tanpa konsekuensi. Edia menegaskan, apabila pekerjaan belum selesai setelah berakhirnya masa addendum dan kontrak masih dilanjutkan sesuai ketentuan, pelaksana dapat dikenakan denda keterlambatan.

Besaran denda, kata dia, diperkirakan mencapai sekitar Rp45 juta per hari, sesuai ketentuan dalam kontrak.

Wali Kota Minta Tambah Pekerja dan Jam Kerja

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Sungai Penuh Alfin meminta PT Cimendang Sakti Kontrakindo benar-benar memanfaatkan waktu tambahan yang diberikan. Menurutnya, percepatan pekerjaan diperlukan agar rehabilitasi pasar dapat segera dimanfaatkan masyarakat.

Alfin meminta kontraktor menambah jumlah tenaga kerja dan mengoptimalkan jam kerja, termasuk dengan menerapkan sistem kerja dua shift apabila memungkinkan dan sesuai ketentuan keselamatan serta pelaksanaan pekerjaan.

“Kami meminta kepada pelaksana agar memanfaatkan sisa waktu addendum sebaik mungkin. Tambah pekerja dan optimalkan jam kerja, sehingga sisa waktu ini dapat digunakan untuk mengejar pekerjaan dan menyelesaikannya tepat waktu,” ujar Alfin.

Menurutnya, pemerintah daerah berharap rehabilitasi Pasar Beringin Jaya dapat diselesaikan sesuai batas waktu yang telah diberikan sehingga tidak menimbulkan persoalan baru dan segera memberikan manfaat bagi pedagang serta masyarakat.

Kontraktor Sanggupi Tambah Pekerja

Menanggapi permintaan tersebut, Manajer Pelaksana Proyek, Asep, menyatakan pihaknya siap melakukan penambahan tenaga kerja untuk mempercepat progres pekerjaan.

“Untuk mempercepat pekerjaan, akan kami tambah pekerja agar penyelesaiannya bisa tepat waktu hingga akhir Oktober. Kami optimistis pekerjaan dapat selesai dengan baik sesuai batas akhir addendum,” kata Asep.

Dengan waktu tambahan 75 hari kerja pekerjaan berjalan, Progres baru 70 persen, addendum tinggal 60 hari, Pasar Beringin Jaya dikebut. Pehatian publik selanjutnya tertuju pada kemampuan kontraktor mengejar sisa pekerjaan sekitar 30 persen dalam waktu yang tersedia.

Pemerintah daerah pun diharapkan terus melakukan pemantauan bersama pihak terkait agar percepatan pekerjaan tetap berjalan sesuai kontrak, spesifikasi teknis, mutu, keselamatan kerja, dan ketentuan peraturan perundang-undangan.(adz/source: WartaSatu)

Pantau Pembangunan Pasar Sungai Penuh, Wali Kota Alfin Pastikan Akhir Oktober Selesai Dikerjakan

Wali Kota Alfin Pantau Pembangunan Pasar Sungai Penuh, Akhir Oktober Ditargetkan Selesai.Ist)

SUNGAI PENUH – Pembangunan Pasar Sungai Penuh terus dikebut agar dapat selesai sesuai jadwal. Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H. turun langsung ke lokasi untuk melihat perkembangan pekerjaan, Selasa (1/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Alfin meninjau sejumlah bagian bangunan yang sedang dikerjakan. Ia juga meminta penjelasan dari pihak pelaksana terkait progres dan tahapan pekerjaan.

Alfin ingin memastikan pembangunan berjalan sesuai target. Ia juga mengingatkan agar percepatan pekerjaan tidak mengorbankan kualitas bangunan.

“Pembangunan pasar ini tidak hanya harus selesai tepat waktu dan berkualitas. Kami juga ingin pembangunan ini memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui penggunaan produk-produk lokal yang tersedia,” kata Alfin.

Selain memantau pekerjaan fisik, Alfin memberikan perhatian pada penggunaan produk dalam pembangunan pasar.

Ia meminta pelaksana memanfaatkan produk lokal sepanjang memenuhi standar yang ditetapkan. Menurutnya, kebijakan tersebut dapat membuka peluang bagi pelaku usaha lokal.

“Dengan menggunakan produk lokal yang berkualitas, perputaran ekonomi juga dapat dirasakan masyarakat daerah,” ujarnya.

Pembangunan Ditargetkan Rampung Oktober

Manajer Proyek Asep menyampaikan pihaknya optimistis menyelesaikan pembangunan Pasar Sungai Penuh pada akhir Oktober 2026.

Untuk mencapai target tersebut, pelaksana akan menambah tenaga kerja. Tim juga akan mengoptimalkan pekerjaan di lapangan.

Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat progres pembangunan. Meski begitu, pelaksana tetap berkomitmen menjaga kualitas pekerjaan.

Asep menilai target akhir Oktober masih dapat dicapai dengan dukungan tambahan tenaga kerja dan pengaturan pekerjaan yang lebih optimal.

Pemkot Pastikan Pembangunan Berjalan Sesuai Target

Pemerintah Kota Sungai Penuh terus memantau perkembangan proyek tersebut. Pengawasan dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana.

Alfin berharap Pasar Sungai Penuh nantinya dapat menjadi tempat perdagangan yang nyaman bagi pedagang dan masyarakat.

Selain memiliki fasilitas yang lebih baik, keberadaan pasar tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi di Kota Sungai Penuh.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Jambi Kementerian Pekerjaan Umum, Edia Putra, Sekda Sungai Penuh Alpian, Kepala Dinas PUPR, serta Plt. Kepala Dinas Perindag.(ADZ)

Serahkan SK 195 PNS Kota Sungai Penuh, Wako Alfin: "ASN Jaga Integritas dan Profesionalitas!"

Sungai Penuh – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) kepada 195 orang di halaman Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Senin (31/8/2026).

Penyerahan SK tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh Alpian, para Asisten, Staf Ahli, serta Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh.

Sebanyak 195 orang yang menerima SK tersebut merupakan CPNS Formasi Tahun 2024 yang telah resmi diangkat menjadi PNS. Mereka terdiri dari berbagai jabatan dan formasi.

Kepala Bidang Pengadaan, Mutasi dan Informasi (PMI), Roma Usman, saat dikonfirmasi menjelaskan, dari 195 PNS yang menerima SK, sebanyak 73 orang merupakan tenaga kesehatan, 40 orang tenaga fungsional lainnya, 81 orang tenaga pelaksana, serta satu orang lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

“Yang menerima SK PNS pada hari ini sebanyak 195 orang, meliputi 73 tenaga kesehatan, 40 tenaga fungsional lainnya, 81 tenaga pelaksana dan satu orang IPDN,” kata Roma.

Sementara itu, dalam sambutannya, Wali Kota Sungai Penuh Alfin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh CPNS Formasi Tahun 2024 yang secara resmi telah diangkat menjadi PNS.

Alfin berharap pengangkatan tersebut tidak hanya menjadi pencapaian pribadi bagi para ASN, tetapi juga menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Selamat bertugas, selamat mengabdi. Mari kita bangun Kota Sungai Penuh dengan penuh kebersamaan,” ujar Alfin.

Lebih lanjut, Alfin mengingatkan seluruh PNS yang baru menerima SK agar senantiasa menjaga integritas, profesionalitas, serta menjalankan tugas sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, sebagai aparatur pemerintah, ASN memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah.

“Saya berpesan kepada seluruh ASN yang menerima SK agar menjaga integritas, profesionalitas sebagai PNS dan bijak dalam menggunakan media sosial,” tegas Alfin.

Ia juga mengingatkan agar media sosial digunakan secara bijak dan tidak menjadi ruang untuk menyampaikan sesuatu yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi. ASN diminta memahami bahwa setiap tindakan dan pernyataan di ruang publik turut mencerminkan profesionalitas aparatur pemerintah.

Dalam kesempatan tersebut, penyerahan SK sekaligus pengambilan sumpah/janji PNS dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Sungai Penuh Alfin.

Dengan telah diterimanya SK dan dilaksanakannya sumpah/janji PNS tersebut, 195 ASN diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kota Sungai Penuh.(*)

Jangan Lewatkan! Pemutihan Pajak Kendaraan, Nunggak Bertahun-tahun Cukup Bayar 1 Tahun

Jangan Lewatkan! Pemutihan Pajak Kendaraan, Nunggak Bertahun-tahun Cukup Bayar 1 Tahun

Kerinci – Dalam rangka menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Pemerintah Provinsi Jambi menghadirkan Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor dengan berbagai keringanan bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si, Senin (31/8/2026). Ia mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kerinci untuk memanfaatkan program tersebut sebaik-baiknya, khususnya bagi pemilik kendaraan yang masih memiliki tunggakan pajak.

“Program pemutihan ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyelesaikan kewajiban pajak kendaraan dengan berbagai bentuk relaksasi dan pembebasan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Kerinci Monadi menyampaikan bahwa salah satu keringanan yang menjadi perhatian dalam program tersebut adalah ketentuan “berapa tahun pun tunggakannya, cukup bayar 1 tahun”.

Dengan adanya kebijakan tersebut, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan untuk menyelesaikan kewajiban pajak sekaligus kembali tertib dalam administrasi kendaraan bermotor.

Orang nomor satu di Kabupaten Kerinci itu menjelaskan, Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor berlaku mulai 18 Agustus hingga 30 September 2026.

“Jangan menunda kesempatan ini dan segera manfaatkan program sebelum masa berlakunya berakhir. Mari jadikan semangat kemerdekaan sebagai momentum untuk semakin tertib, taat, dan bertanggung jawab dalam memenuhi kewajiban sebagai warga negara,” ungkapnya.

Menurut Monadi, dengan membayar pajak kendaraan, masyarakat tidak hanya menyelesaikan kewajiban administrasi, tetapi juga turut memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.

“Bayar pajaknya, tertib administrasinya, dan dukung pembangunan Jambi serta Kabupaten Kerinci.”pungkasnya.(adz)

Marak Reseller Internet Ilegal di Kerinci dan Sungai Penuh: Ganggu Jaringan Telkom hingga Keluhan Kabel Semrawut di Tiang PLN

Kabel Semrawut Ancam Keselamatan Warga

 Merdekepaost.com | Kerinci & Sungai Penuh - Praktik penjualan kembali (reseller) layanan internet ilegal atau yang kerap dikenal sebagai "RT/RW Net" tanpa izin resmi dilaporkan semakin marak di wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Penjualan internet secara ilegal ini diduga kuat memanfaatkan jaringan IndiHome milik PT Telkom Indonesia sebagai sumber (induk) koneksi utama.

​Fenomena ini tidak hanya merugikan penyedia layanan resmi secara bisnis, namun juga berdampak langsung pada penurunan kualitas jaringan dan layanan Telkom kepada pelanggan resmi di wilayah sekitar akibat pembagian bandwidth yang berlebihan dan instalasi yang tidak standar.

​Kabel Semrawut di Tiang PLN Memicu Kekhawatiran

​Selain permasalahan legalitas usaha dan gangguan jaringan, dampak fisik dari maraknya reseller ilegal ini terlihat jelas pada infrastruktur di lapangan. Penarikan kabel fiber optik secara asal-asalan tanpa izin di tiang-tiang listrik milik PT PLN (Persero) menyebabkan pemandangan kabel yang semrawut dan tumpang tindih di berbagai titik jalan.

​Pihak PLN merasa sangat terganggu dengan kondisi tersebut. Pemasangan kabel secara liar pada tiang listrik berisiko tinggi membahayakan keselamatan umum, memicu potensi korsleting listrik, serta menyulitkan petugas PLN saat melakukan perawatan (maintenance) berkala atau perbaikan darurat pada jaringan listrik.

​Risiko Hukum dan Imbauan

​Praktik reseller internet tanpa izin penyelenggaraan jasa telekomunikasi merupakan pelanggaran hukum yang diatur dalam UU No. 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi (serta perubahannya dalam UU Cipta Kerja). Pelaku berisiko menghadapi sanksi pidana maupun denda administratif.

​Masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam memilih penyedia layanan internet dan menggunakan jasa dari operator yang memiliki izin resmi pemerintah demi menjaga kualitas layanan, keamanan data, serta keselamatan lingkungan sekitar.

​Pihak-pihak terkait, baik dari penyedia layanan telekomunikasi maupun pihak PLN, diharapkan dapat segera berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk melakukan penertiban terhadap jaringan kabel liar dan oknum reseller ilegal yang meresahkan tersebut. (*)

Aklamasi! Hutri Randa Jadi Ketua Golkar Sungai Penuh 2026-2031

Aklamasi! Hutri Randa Jadi Ketua Golkar Sungai Penuh 2026-2031

SUNGAI PENUH – Hutri Randa kini memegang kendali DPD ll Partai Golkar Kota Sungai Penuh periode 2026–2031. 

Ketua DPRD Kota Sungai Penuh itu meraih dukungan penuh dalam Musyawarah Daerah (Musda) IV Golkar Kota Sungai Penuh di Hotel Kerinci, Minggu (23/8/2026).

Randa melaju sebagai calon tunggal setelah seluruh tahapan pencalonan berjalan hingga forum Musda. Kondisi tersebut membuat pemilihan berlangsung tanpa persaingan antar calon. 

Selanjutnya, forum Musda menetapkan Randa melalui mekanisme aklamasi.

Baca Juga: Benny Wirsa Mundur dari Bursa Ketua Golkar Sungai Penuh, Ada Pesan Kuat Jelang Musda

Kemenangan tanpa rival itu sekaligus membuka lembaran baru bagi Golkar Sungai Penuh. Kini, Randa perlu mengonsolidasikan kader, memperkuat struktur partai, dan menyiapkan strategi untuk menghadapi pemilu berikutnya.

Randa Raih Dukungan Penuh di Musda IV

Musda IV Golkar Kota Sungai Penuh membahas sejumlah agenda organisasi, termasuk pemilihan ketua DPD II untuk periode lima tahun ke depan.

Wakil Ketua DPD I Golkar Provinsi Jambi, Gusrizal, memimpin sidang pemilihan. Setelah seluruh proses pencalonan selesai, forum hanya mencatat nama Hutri Randa sebagai kandidat.

Gusrizal kemudian mengumumkan keputusan forum dan menetapkan Randa sebagai Ketua DPD II Golkar Kota Sungai Penuh periode 2026–2031.

Baca Juga: Kualitas Udara Buruk, Dinkes Kerinci Imbau Warga Gunakan Masker Saat Beraktivitas Diluar Rumah

“Mengingat hanya satu calon, maka dengan ini kami menetapkan Hutri Randa sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kota Sungai Penuh masa bakti 2026–2031,” tegas Gusrizal saat memimpin sidang.

Dengan hasil tersebut, Randa langsung menerima mandat untuk memimpin Golkar Sungai Penuh hingga 2031.

Hutri Randa Minta Kader Bergerak Bersama

Usai menerima mandat, Randa menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader dan pemilik suara yang memberikan kepercayaan kepadanya.

Namun, Randa menegaskan bahwa dirinya tidak ingin menjalankan roda organisasi seorang diri. Menurutnya, seluruh kader harus mengambil peran untuk membangun kekuatan partai.

Karena itu, ia mengajak pengurus dan kader Golkar Sungai Penuh memperkuat kerja sama. Selain menjaga soliditas internal, Randa ingin seluruh kader bergerak lebih aktif di tengah masyarakat.

“Saya tidak ingin bekerja sendiri. Saya membutuhkan kerja sama seluruh kader untuk membesarkan Partai Golkar agar kembali berjaya pada pemilu berikutnya,” ujar Randa.

Target Besar Golkar Sungai Penuh

Setelah Musda IV, Randa menghadapi pekerjaan besar. Ia perlu menyatukan seluruh kader sekaligus memperkuat koordinasi antar pengurus.

Di sisi lain, Golkar juga perlu meningkatkan konsolidasi hingga tingkat akar rumput. Langkah tersebut penting agar mesin partai dapat bekerja lebih efektif menjelang pemilu berikutnya.

Baca Juga: BSPS Jambi Naik Jadi Rp23 Juta pada 2027, Edi Purwanto Ungkap Perjuangan Lebih dari 3.000 Rumah Warga

Karena itu, Randa tidak cukup hanya mengandalkan dukungan dalam forum Musda. Ia juga harus menerjemahkan dukungan tersebut menjadi kerja organisasi yang konsisten.

Selain itu, komunikasi dengan masyarakat perlu mendapat perhatian. Golkar harus menghadirkan program dan pendekatan politik yang mampu menjawab kebutuhan warga Sungai Penuh.

Aklamasi Jadi Modal Awal Kepemimpinan Randa

Dukungan penuh dalam Musda menjadi modal awal bagi Randa untuk menjalankan kepemimpinannya. Tanpa rival dalam pemilihan, ia memiliki ruang lebih luas untuk membangun konsolidasi internal.

Meski begitu, tantangan berikutnya justru muncul setelah Musda. Randa harus menjaga kekompakan kader dan memastikan seluruh jajaran pengurus memiliki agenda yang sama.(Adz)

Apel Renungan Suci Pemkot Sungai Penuh dan Pemkab Kerinci, Peringati HUT RI ke 81 Berlangsung Khidmat di TMP Semumu

Apel Renungan Suci Pemkot Sungai Penuh dan Pemkab Kerinci, Peringati HUT RI ke 81 Berlangsung Khidmat di TMP Semumu.(Ist)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM — Pemerintah Kota Sungai Penuh bersama Pemerintah Kabupaten Kerinci menggelar Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bhakti Semumu, Minggu (16/8) tepat pukul 00.00 WIB.

Apel dipimpin langsung Kapolres Kerinci AKBP Ramadhanil, S.H., S.I.K., M.H. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., Wakil Wali Kota Azhar Hamzah, Bupati Kerinci Monadi, pimpinan DPRD, unsur Forkopimda, Sekda, kepala OPD, serta tamu undangan lainnya.

Pelaksanaan renungan suci berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa serta pengorbanan para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., mengatakan, renungan suci menjadi momentum penting untuk mengenang sekaligus memaknai kembali nilai-nilai perjuangan para pahlawan.

“Renungan suci ini menjadi momentum tepat bagi kita untuk memaknai nilai-nilai perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan. Semangat dan pengorbanan mereka harus menjadi inspirasi bagi kita untuk terus mengisi kemerdekaan dengan pembangunan dan pengabdian terbaik,” ujar Wako.(Ist)

Dua Negeri Beradik Kakak Kompak Torehkan Prestasi! Kerinci dan Sungai Penuh Sabet Apresiasi Kemendagri

Merdekapost.com – Dua daerah bertetangga di Provinsi Jambi, Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional Sumatera.

Menariknya, keberhasilan tersebut hadir hampir bersamaan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.

Kabupaten Kerinci berhasil meraih Terbaik II dalam ajang apresiasi pemerintah daerah berprestasi regional Sumatera dengan mendapatkan 250 Bedah Rumah.

Sementara itu, Kota Sungai Penuh yang merupakan pemekaran Kabupaten Kerinci juga mendapatkan apresiasi pada kategori Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan, dengan dukungan apresiasi sebesar Rp1,5 miliar dari Kemendagri.

Penghargaan tersebut diterima dalam kegiatan yang digelar di Batam, Kepulauan Riau, Rabu (12/8/2026).

Baca Juga: Pemkot Sungai Penuh Ucapkan Selamat kepada Kabupaten Kerinci atas Apresiasi Program 3 Juta Rumah

Capaian dua daerah yang secara geografis bertetangga ini menjadi kabar positif bagi masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh. Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan program dan kebijakan yang berdampak bagi masyarakat.

Bagi Kabupaten Kerinci, mendapatkan 250 unit bedah rumah predikat Terbaik II menjadi bentuk pengakuan atas kinerja pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program pembangunan dan pelayanan publik.

Sementara bagi Kota Sungai Penuh, apresiasi pada sektor pendidikan memperlihatkan adanya perhatian terhadap peningkatan akses masyarakat terhadap layanan pendidikan.

Dua Daerah Beradik Kakak, Raih Dua Prestasi

Kerinci dan Sungai Penuh selama ini memiliki hubungan yang sangat erat. Selain berbatasan secara wilayah, masyarakat kedua daerah juga memiliki hubungan sosial, budaya, ekonomi dan pemerintahan yang kuat. Kota Sungai penuh adalah Pemekaran dari Kabupaten Kerinci

Kedekatan tersebut semakin terlihat dari hubungan baik antara kedua kepala daerah. Bupati Kerinci Monadi dan Wali Kota Sungai Penuh Alfin dikenal memiliki hubungan yang akrab, sehingga komunikasi dan silaturahmi antara kedua daerah berjalan dengan baik.

Keharmonisan para pemimpin daerah tetangga ini menjadi energi positif dalam membangun kawasan Kerinci dan Sungai Penuh secara bersama-sama.

Prestasi yang diraih kali ini pun menjadi momentum untuk memperkuat sinergi. Sebab, kemajuan satu daerah pada akhirnya juga memberikan dampak positif bagi daerah tetangga, terutama dalam bidang pelayanan publik, pendidikan, ekonomi, pariwisata dan pembangunan sumber daya manusia.

Baca Juga: 

Presiden Prabowo Sapa 10 Ribu Massa Aksi Damai di GBK, Don Muzakir: Program Rakyat Harus Dijaga dan Dikawal

Jambi Raih Penghargaan Daerah Berprestasi, Dapat Rp 5 Miliar untuk Bedah 250 Rumah

Satu Lagi Prestasi Nasional, Wali Kota Sungai Penuh Terima Penghargaan dan Insentif Rp1,5 Miliar dari Kemendagri

Hadiri Upacara Hari Pramuka dan Jamnas 2026 di Cibubur, Wabup Kerinci Titip Pesan untuk Pramuka Kerinci, Jaga Nama Baik Daerah

Dengan raihan tersebut, masyarakat tentu berharap penghargaan dari pemerintah pusat tidak hanya menjadi sebuah simbol prestasi, tetapi juga mendorong lahirnya program yang semakin nyata dan dirasakan langsung manfaatnya.

Kerinci dan Sungai Penuh boleh berbeda administrasi pemerintahan, namun semangat membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat tetap dapat berjalan beriringan.

Dua daerah tetangga, dua prestasi, dan satu semangat, membawa nama Kerinci dan Sungai Penuh semakin diperhitungkan di tingkat regional Sumatera.(Editor: Aldie HR /Sumber: explorenews.id)

Pemkot Sungai Penuh Ucapkan Selamat kepada Kabupaten Kerinci atas Apresiasi Program 3 Juta Rumah

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Pemerintah Kota Sungai Penuh mengucapkan selamat kepada Pemerintah Kabupaten Kerinci atas prestasi dalam Program 3 Juta Rumah.

Kabupaten Kerinci meraih Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatera. Pemerintah pusat memberikan apresiasi tersebut atas komitmen Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam mendukung pembangunan rumah bagi masyarakat.

Melalui program tersebut, Kabupaten Kerinci berhasil membangun 250 unit rumah. Capaian ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam membantu masyarakat mendapatkan hunian yang layak, aman, dan nyaman.

BACA JUGA:

Satu Lagi Prestasi Nasional, Wali Kota Sungai Penuh Terima Penghargaan dan Insentif Rp1,5 Miliar dari Kemendagri

Jambi Raih Penghargaan Daerah Berprestasi, Dapat Rp 5 Miliar untuk Bedah 250 Rumah

Pemerintah Kota Sungai Penuh menilai pembangunan 250 unit rumah membawa manfaat besar bagi masyarakat. Setiap rumah memberikan ruang yang lebih aman bagi keluarga untuk menjalani kehidupan sehari-hari.

Selain memenuhi kebutuhan tempat tinggal, pembangunan rumah juga membantu keluarga meningkatkan kualitas hidup. Hunian yang layak dapat memberikan rasa aman dan mendukung tumbuh kembang anak dalam lingkungan yang lebih baik.

Pemerintah Kota Sungai Penuh berharap capaian tersebut mendorong Pemerintah Kabupaten Kerinci untuk terus memperluas program pembangunan rumah. Semakin banyak rumah yang tersedia, semakin banyak pula keluarga yang dapat menikmati hunian yang layak.

Pemkot Sungai Penuh juga berharap pemerintah daerah di Provinsi Jambi terus memperkuat kerja sama dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Sinergi antardaerah dapat mendorong lahirnya lebih banyak program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Selamat dan sukses kepada Pemerintah Kabupaten Kerinci atas capaian dalam Program 3 Juta Rumah. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus membangun rumah layak dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Pemerintah Kota Sungai Penuh.

BACA JUGA: Presiden Prabowo Sapa 10 Ribu Massa Aksi Damai di GBK, Don Muzakir: Program Rakyat Harus Dijaga dan Dikawal

Capaian 250 unit rumah sekaligus memperkuat kontribusi Kabupaten Kerinci dalam mendukung Program 3 Juta Rumah. Pemerintah Kota Sungai Penuh mengapresiasi langkah tersebut dan berharap Kabupaten Kerinci terus menghadirkan program pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Selamat dan sukses Pemerintah Kabupaten Kerinci. Terus bergerak, terus membangun, dan terus memberikan manfaat bagi masyarakat.(Adz/Merdekapost)

Sambut HUT RI ke-81, Bandara Depati Parbo Kerinci Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Donor Darah

Sambut HUT RI ke-81, Bandara Depati Parbo Kerinci Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan Donor Darah.(Kolase/Istimewa)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Depati Parbo Kerinci menggelar kegiatan sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah pada Selasa (11/8/2026).

Kegiatan kemanusiaan yang mengusung tema kepedulian sesama ini diikuti oleh segenap jajaran pegawai dan staf di lingkungan Bandara Depati Parbo. 

Rangkaian acara meliputi pemeriksaan tekanan darah, cek kesehatan mata, pemeriksaan medis umum, hingga pendonoran darah.

Kepala UPBU Depati Parbo, menjadi pendonor pertama yang mendonorkan darahnya dalam aksi sosial tersebut. 

Baca Juga: Semarak HUT ke-81 RI, DWP Provinsi Jambi Gelar Senam Bersama dan Gerakan Peduli Lingkungan

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk teladan serta ajakan nyata kepada seluruh jajaran untuk meningkatkan rasa kepedulian sosial terhadap sesama, khususnya dalam membantu ketersediaan stok darah.

"Kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur dan kepedulian sosial jajaran Bandara Depati Parbo dalam mengisi HUT Kemerdekaan RI ke-81. Setetes darah yang kita sumbangkan sangat berarti untuk membantu masyarakat yang membutuhkan," ujar Rahmat Subhan Fajri ,S.K.,M.M di sela-sela kegiatan.

Pelaksanaan bakti sosial ini berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme dari seluruh peserta, mencerminkan semangat gotong royong dan kebersamaan dalam memperingati hari kemerdekaan bangsa Indonesia.(ADZ)

Aksi Pencurian Motor Jamaah Shalat Subuh di Masjid Raya Jujun Terekam CCTV Masjid

Aksi Pencurian Motor Jamaah Shalat Subuh di Masjid Raya Jujun Terekam CCTV.(adz)

Kerinci, Merdekapost.com - Aksi pencurian motor saat warga sedang melaksanakan shalat subuh di masjid kembali terjadi pada Senin pagi, 27/07 2026

Kali ini nasib naas menimpa seorang ibu-ibu jamaah masjid yang memarkirkan motor dihalaman masjid Raya Jujun kecamatan Keliling Danau Kabupaten Kerinci

Namun ketika selesai menunaikan shalat subuh motornya sudah tidak ada lagi dilokasi parkir

Informasi yang berhasil dihimpun media ini menyebutkan bahwa motor tersebut milik istrinya Hendri (Sinar Danau)

Baca Juga: Aksi Nekat! Duel Senjata Tajam Antar Remaja di Taman Rimba Jambi Viral

Hingga berita ini diturunkan belum diketahui apakah sudah dilaporkan ke pidak yang berwajib atau belum

Dari Video yang beredar yang diunggah akun facebook @Buya Firdaus, terlihat pelaku terdiri dari dua orang pria yang memakai masker

dengan gerakan yang sangat cepat dan terlihat sudah profesional, dalam hitungan detik pelaku berhasil membuka kunci pengaman kendaraan dan selanjutnya bergegas membawa motor tersebut kabur meninggalkan lokasi parkir halaman masjid Raya Jujun

Baca Juga: Ciptakan Situasi Kondusif di Malam Hari, Polsek Sungai Penuh Gelar Patroli KRYD Sasar Kafe dan 'Night Karaoke'

Harapan korban semoga pelaku bisa segera tertangkap, karena jika dilihat dari rekaman CCTV yang beredar, muka atau wajah pelaku masih bisa terlihat, serta motor yang mereka gunakan juga terpantau nomor polisinya.

semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua, berhati-hatilah memarkirkan kendaraan, karena bahaya selalu mengintai. (Adz)

Ini Pesan Wako Alfin Saat Hadiri Pengukuhan Ketua dan Pengurus DWP Kota Sungai Penuh Masa Bakti 2024–2029

Walikota Sungai Penuh, Alfin, SH menghadiri acara Pengukuhan Ketua dan Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Sungai Penuh Masa Bakti 2024 - 2029 yang berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Kamis (23/7/2026).(Foto: Istimewa)

SUNGAI PENUH -  Walikota Sungai Penuh, Alfin, SH menghadiri acara Pengukuhan Ketua dan Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Sungai Penuh Masa Bakti 2024 - 2029 yang berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Kamis (23/7/2026).

Pengukuhan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jambi, Ny. Hj. Iin Kurniasih Sudirman, sebagai bentuk pengesahan kepengurusan DWP Kota Sungai Penuh untuk masa bakti lima tahun ke depan.

Mengusung tema "Dharma Wanita Persatuan Perempuan Berdaya, Perempuan Inovatif Menuju Sungai Penuh Juara 2030", kegiatan ini dihadiri Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Sekretaris Daerah Alpian, unsur Forkopimda, Ketua TP-PKK Kota Sungai Penuh, para kepala OPD, perwakilan BUMN dan BUMD, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Ketua Bhayangkari, serta tamu undangan lainnya.

Baca Juga: Hermendizal Kadinkes Kerinci Tegaskan: Layanan Kesehatan Hak Masyarakat Paling Utama, Tugas Kita Berusaha Mewujudkannya

Dalam sambutannya, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Sungai Penuh, Ny. Winda Alpian, menyampaikan bahwa pengukuhan yang dilaksanakan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.

"Pengukuhan hari ini merupakan sebuah amanah pengabdian yang harus kami emban dengan penuh rasa tanggung jawab. Kami berkomitmen menjalankan program kerja organisasi serta bersinergi dengan pemerintah daerah demi kemajuan Kota Sungai Penuh," ujarnya.

Sementara itu, Walikota Sungai Penuh Alfin, SH menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua dan seluruh pengurus Dharma Wanita Persatuan Kota Sungai Penuh yang baru saja dikukuhkan.

Ia berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan tugas pokok dan fungsi organisasi secara optimal, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah.

Baca Juga: Gara-gara Sopir Turunkan Penumpang Wanita Sendirian di Jalan Saat Hujan, Tidak Diantar ke Alamat, Travel Safa Marwa Disorot

"Saya mengucapkan selamat kepada Ketua dan seluruh Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kota Sungai Penuh yang telah dikukuhkan. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh dedikasi, serta mampu mengimplementasikan tugas pokok organisasi dan terus mendukung setiap program Pemerintah Kota Sungai Penuh menuju Sungai Penuh Juara, yakni kota yang maju, adil, dan sejahtera," kata  Wako Alfin.

Wali Kota juga mendorong seluruh jajaran DWP agar terus menjadi organisasi yang aktif, kreatif, inovatif, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan perempuan, peningkatan kualitas keluarga, dan pembangunan sumber daya manusia di Kota Sungai Penuh.

Acara pengukuhan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antara Dharma Wanita Persatuan dengan Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam mewujudkan visi pembangunan daerah menuju Sungai Penuh Juara 2030.(*Adz)

Begini Penjelasan Pihak Safa Marwa, Terkait Dugaan Sopir Turunkan Penumpang Wanita Sendirian di Jalan Saat Hujan

Begini Penjelasan Pihak Safa Marwa Terkait Dugaan Sopir Turunkan Penumpang Wanita Sendirian di Jalan Saat Hujan di kawasan Rawang Sungai Penuh.(Ist/Ilustrasi AI)
Sungai Penuh, Merdekapost.com - Polemik dugaan penumpang perempuan Travel Safamarwa berinisial P yang disebut diturunkan sendirian di tengah hujan di kawasan Rawang akhirnya mendapat tanggapan dari pihak sopir. Dua sopir yang mengantar P memberikan versi berbeda dari cerita yang sebelumnya disampaikan keluarga penumpang.

Dilansir dari Media Bekabar.id, menuliskan klarifikasi dari Salah seorang sopir Safamarwa, Jaka, menjelaskan, proses perpindahan penumpang dilakukan secara normal seperti biasanya di Desa Pulau Sangkar.

 Menurutnya, seluruh penumpang dipindahkan ke kendaraan lain sesuai jalur tujuan masing-masing agar distribusi penumpang lebih efektif dan cepat.

"Kerinci ini wilayahnya luas. Dari Pulau Sangkar penumpang dibagi berdasarkan jalur, ada yang ke Air Hangat Timur, Sungai Penuh, dan Keliling Danau," kata Jaka, Kamis (23/07/26).

Baca Juga: Gara-gara Sopir Turunkan Penumpang Wanita Sendirian di Jalan Saat Hujan, Tidak Diantar ke Alamat, Travel Safa Marwa Disorot

Jaka mengaku sejak awal P menyampaikan tujuan akhirnya adalah Sungai Tutung, Kecamatan Air Hangat Timur. Karena rute tersebut searah dengan jalur yang dibawanya, P tetap berada di dalam mobil dan tidak dipindahkan bersama penumpang lain. Namun di tengah perjalanan, P disebut tiba-tiba mengubah lokasi turun.

"Di perjalanan dia bilang mau turun di Simpang Tiga Rawang. Karena itu saya pindahkan ke mobil lain yang memang menuju arah Rawang, yang dikemudikan sopir bernama Yar. Kalau dari awal bilang turun di Koto Lolo, tentu kami pindahkan ke mobil yang searah jalurnya ke sana," ujarnya.

Sementara itu, sopir kedua, Yar, mengatakan setelah berpindah kendaraan, P kembali menyampaikan bahwa kakaknya akan menjemputnya di kawasan Simpang Tiga Rawang.

Menurut Yar, saat mobil memasuki wilayah Tanah Kampung dan melintas menuju Tanjung Rawang, ia kembali memastikan lokasi penjemputan.

"Dia bilang dijemput di salah satu minimarket di Rawang. Saat sampai di jembatan simpang Tanjung Rawang saya tanya lagi, mana kakaknya. Tiba-tiba dia malah meminta diantar ke Koto Lolo, padahal itu sudah berbeda jalur," kata Yar, Kamis (23/07/26).

Yar mengaku sempat meminta P menunggu karena dirinya harus lebih dulu mengantar penumpang lain. Namun lantaran P mengatakan kakaknya sudah hampir tiba di Rawang, ia memutuskan berhenti di salah satu bengkel di kawasan menuju Pemancar Rawang.

Sopir Bantah Tinggalkan Penumpang Sendirian 

Menurut penjelasan Yar, kendaraan tidak langsung meninggalkan lokasi P turun

"Dilokasi P turun, Kami berhenti dulu disana, mobil belum langsung jalan karena kami masih menunggu kakaknya datang, jadi tidak benar kalau kami tinggalkan P begitu saja" ujarnya

Dia menyebut sekitar lima menit kemudian beberapa penumpang lain mulai meminta agar perjalanan dilanjutkan karena mereka ingin juga cepat sampai ke tujuan

"Saat itu penumpang yang lain sudah mendesak agar segera jalan, mungkin karena mendengar itu P menangis. tapi kami tetap menunggu sampai kakaknya datang menjemput. baru setelah kakaknya tiba dilokasi barulah kami lanjutkan perjalanan mengantar penumpang lainnya" Ujar Yar

Sebelumnya, diberitakan bahwa keluarga P menyampaikan keberatan atas pelayanan Travel Safa Marwa, kakak P Rifki Dermawan mengaku adiknya diturunkan di kawasan Rawang saat hujan turun, padahal ia telah meminta sopir menunggu hingga dirinya tiba dilokasi penjemputan

Baca Juga: Hermendizal Kadinkes Kerinci Tegaskan: Layanan Kesehatan Hak Masyarakat Paling Utama, Tugas Kita Berusaha Mewujudkannya

Rifki juga menyebut dirinya sempat meminta agar adiknya diturunkan di Koto Lolo atau disebuah Mini market agar bisa berteduh,namun permintaannya disebut tidak dipenuhi

Dalam peristiwa ini, hendaknya menjadi pelajaran bagi kita semua, terutama pihak Travel yang seharusnya mengutamakan kenyamanan dan keselamatan penumpang. 

Selain kejadian ini juga masih banyak kejadian-kejadian lainnya yang diduga merupakan ulah dari supir-supir yang nakal bahkan beberapa kejadian kecelakaan disinyalir karena human error, supir ngantuk, ugal-ugalan dan memaksanakan diri.

Semoga ini jadi pembelajaran bagi kita semua. (adz/bekabar.id/berbagai sumber) 

DISCLAIMER

Berita ini bersifat informasi dan tidak bermaksud untuk menyinggung pihak manapun, melainkan sebagai bentuk penyampaian informasi publik

Gara-gara Sopir Turunkan Penumpang Wanita Sendirian di Jalan Saat Hujan, Tidak Diantar ke Alamat, Travel Safa Marwa Disorot

SUNGAI PENUH – Pelayanan Travel Safamarwa menuai sorotan setelah seorang penumpang perempuan berinisial P diduga diturunkan sendirian di tepi jalan saat hujan deras di kawasan Jembatan Rawang, Kota Sungai Penuh, Rabu (22/7/2026).

P diketahui baru saja menempuh perjalanan panjang dari Jakarta. Setelah tiba di Bandara Sultan Thaha Jambi, ia melanjutkan perjalanan menuju kampung halamannya di Sungai Tutung, Kabupaten Kerinci, menggunakan jasa travel Safamarwa.

Namun, alih-alih diantar ke lokasi yang dinilai aman, P justru disebut diturunkan di pinggir jalan dalam kondisi hujan. Peristiwa itu memicu kekecewaan pihak keluarga yang menilai sopir travel mengabaikan aspek keselamatan dan kenyamanan penumpang.

Kakak korban, Rifki Dermawan, S.Kom, mengatakan sejak awal pihak keluarga telah berkoordinasi dengan sopir. Karena adiknya dijadwalkan menjadi penumpang terakhir yang diantar setelah kendaraan memutar ke wilayah Sulak, mereka meminta agar titik penurunan disesuaikan.

Baca Juga: Kini IAIN Kerinci Sudah Punya 10 Program Studi Berakreditasi Unggul, Semakin Mantap Menuju UIN

"Saya minta adik saya diturunkan di Koto Lolo, di toko saya, tapi sopir bilang tidak lewat situ. Kami lalu mengusulkan Hamparan Mart agar dia bisa berteduh karena sedang hujan. Itu juga ditolak, " ujar Rifki.

Menurutnya, setibanya di kawasan Jembatan Rawang, sopir tetap bersikeras menurunkan adiknya dengan alasan harus mengantar penumpang lain dan tidak melewati rute yang diminta keluarga.

"Saya sudah minta jangan turunkan adik saya sendirian. Saya bilang tunggu saya datang menjemput. Tapi sopir tetap jalan dan akhirnya menurunkan adik saya begitu saja di tepi jalan saat hujan. Saya terpaksa hujan-hujanan menjemputnya, " katanya.

Rifki menyayangkan sikap sopir tersebut. Menurutnya, adiknya merupakan penumpang yang membayar penuh dan baru menyelesaikan perjalanan jauh dari Jakarta, sehingga seharusnya mendapatkan pelayanan yang mengutamakan keamanan.

Baca Juga: Sejumlah Fakta Kematian EWS Anggota Polisi Tanjabtim yang Kini Diusut Polda Jambi

"Ini penumpang yang membayar penuh. Perempuan, baru pulang dari perjalanan jauh, malah diturunkan sendirian di pinggir jalan saat hujan. Di mana tanggung jawab pelayanannya?" tegasnya.

Pihak keluarga berharap manajemen Travel Safamarwa memberikan penjelasan atas insiden tersebut, melakukan evaluasi terhadap pelayanan sopir, serta memastikan kejadian serupa tidak kembali dialami penumpang lain.

Sementara itu, Pemilik PO Safa Marwa, H. Kaharudin, saat dikonfirmasi media menyatakan belum mengetahui adanya kejadian tersebut. Ia mengaku baru mengetahui informasi itu setelah menerima pesan konfirmasi dari wartawan dan berjanji akan meminta klarifikasi dari sopir yang bertugas.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Mohon bersabar dulu, Pak. Saya belum dapat informasi mengenai masalah ini, baru tahu setelah membaca pesan WhatsApp ini. Besok saya panggil". (adz)

5 Pimpinan BAZNAS Kota Sungai Penuh Ditetapkan, Siapa saja?

 

Sungai Penuh - Pemerintah Kota Sungai Penuh mengumumkan hasil seleksi calon pimpinan BAZNAS kota Sungai penuh berdasarkan hasil seleksi penilaian  BAZNAS RI Nomor R/3699/BPR1-BHKL/KETUA/KD.02.05/VI/2026 tertanggal 9 Juni 2026.

Adapun nama-nama 5 Pimpinan Baznas tersebut adalah:

1. Muhammad Ajmain, S.Pd (Unsur Tokoh masyarakat Islam)

2. Aulia, S.Pd (Unsur Ulama)

3. Marsal, Sh,MH (Tenaga Profesional)

4. Samsuddin, S.Pd.I (Tokoh masyarakat Islam)

5. Yapendra, SHI (Tokoh masyarakat Islam)

Berdasarkan keputusan walikota Sungai Penuh ini masa kerja para pimpinan Baznas adalah selama 5 (lima) tahun terhitung sejak tanggal ditetapkan yaitu pada tanggal 6 Juli 2026.

(Adz)

Ketika Adat, Pemimpin dan Harapan Bertemu di Kenduri Sko 5 Desa Tanjung Pauh Mudik

Kerinci - Langit cerah menaungi Lapangan Bola Kaki Bukit Pulai, Tanjung Pauh Mudik, Kecamatan Danau Kerinci Barat, Kabupaten Kerinci, Minggu (5/7/2026) sore. Ribuan masyarakat memadati lokasi Kenduri Sko Lima Desa, sebuah perayaan adat yang hanya digelar sekali dalam lima tahun.

Momentum sakral ini bukan sekadar ajang berkumpulnya anak jantan dan anak batino yang pulang ke kampung halaman. Kenduri Sko juga menjadi ruang pertemuan antara masyarakat adat dan para pemimpin daerah. Tiga kepala daerah hadir langsung dalam perhelatan tersebut, yakni Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. bergelar Datuk Mangkubumi Setio Alam bersama istri Hj. Hesnidar Haris, S.E. bergelar Karang Setio, Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., dan Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H.

Turut hadir pula Ketua TP PKK Kabupaten Kerinci Novra Wenti Monadi, S.Pd., Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh Sri Kartini Alfin, S.Kep., Ners., Wakil Bupati Kerinci, Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Sekda Kabupaten Kerinci, Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, anggota DPRD Provinsi Jambi Daerah Pemilihan Kerinci-Kota Sungai Penuh, jajaran OPD Provinsi Jambi dan Kabupaten Kerinci, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Baca Juga:Merinding! Langit nan Kelabu jadi saksi, Pengasungan Sko Menyatukan Ingatan pada Leluhur

Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa Kenduri Sko bukan sekadar perayaan budaya, melainkan momentum untuk merawat sejarah, adat istiadat, dan identitas masyarakat Kerinci.

“Hidup dengan sejarah panjang, budaya, kemudian juga adat istiadat yang hari ini kita kumpulkan di lima tahun sekali,” ujar Al Haris.

Menurutnya, tradisi yang berlangsung secara berkala ini menjadi kesempatan istimewa untuk menghidupkan kembali nilai-nilai leluhur agar tetap terjaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Para Pemimpin Negeri saat berfoto bersama penari massal yang ikut mensukseskan acara Festival Kenduri Sko 5 Desa Tajung Pauh Mudik.(Ist)

Di tengah kemeriahan Kenduri Sko, masyarakat juga menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi, terutama ancaman banjir dan kondisi infrastruktur di Tanjung Pauh Mudik. Menanggapi hal itu, Gubernur Al Haris berjanji akan memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan instansi terkait untuk segera melakukan kajian serta menyusun langkah penanganan.

“Kalau tidak ada dana di daerah, kita akan mengajukan ke pusat. Kalau perlu, kami tangani secara bertahap dari anggaran provinsi. Meski pelan-pelan, insya Allah akan kami upayakan,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Gubernur Al Haris juga menyerahkan bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jambi sebesar Rp25 juta untuk lima desa di Tanjung Pauh Mudik.

Baca Juga: Perkuat Komitmen Lestarikan Budaya: Dari Tanah Mendapo Sunge Pnoh 4 Gelar Adat Kehormatan Dianugerahkan

Sementara itu, Bupati Kerinci Monadi mengajak masyarakat untuk terus menjaga pusat-pusat adat yang menjadi identitas dan kekuatan sosial masyarakat Kerinci.

“Adat lamo, pusako, dan tradisi turun-temurun yang diwariskan oleh nenek moyang merupakan identitas dan kekuatan sosial kita. Kita harus bersama-sama menjaganya agar nilai-nilai kearifan lokal tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang,” ujarnya.

Baca Juga: Lantunan Syair Tari Iyo-Iyo Lagu Pusako Hipnotis Ribuan Pengunjung pada Kenduri Sko Tanjung Pauh Mudik

Monadi juga mengapresiasi kekayaan ungkapan adat yang masih terpelihara di tengah masyarakat, mulai dari Iyo-Iyo, Nek Mamak, Depati, Kato Rajo, hingga Kato Melimpah, yang selama ini menjadi peneguh tata kehidupan adat di desa-desa.

Di sisi lain, ia mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan tantangan zaman. Perkembangan teknologi, katanya, menghadirkan kemudahan sekaligus ancaman, seperti maraknya judi online dan peredaran narkotika yang dapat merusak sendi keluarga dan kehidupan bermasyarakat.

“Kepada para orang tua, khususnya anak batino dan anak jantan di Tanjung Pauh, tunjukkan teladan yang baik. Ajarkan mereka kearifan lokal, disiplin, serta kemampuan menghadapi godaan teknologi,” pungkasnya.

Di bawah langit cerah Tanjung Pauh Mudik, Kenduri Sko Lima Desa kembali membuktikan dirinya bukan sekadar seremoni adat. Ia menjadi ruang pulang bagi ingatan kolektif, tempat bertemunya pemimpin dan masyarakat, sekaligus panggung untuk memastikan warisan leluhur tetap hidup di tengah arus perubahan zaman.(Adz)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs