Aksi Pencurian Motor Jamaah Shalat Subuh di Masjid Raya Jujun Terekam CCTV Masjid

Aksi Pencurian Motor Jamaah Shalat Subuh di Masjid Raya Jujun Terekam CCTV.(adz)

Kerinci, Merdekapost.com - Aksi pencurian motor saat warga sedang melaksanakan shalat subuh di masjid kembali terjadi pada Senin pagi, 27/07 2026

Kali ini nasib naas menimpa seorang ibu-ibu jamaah masjid yang memarkirkan motor dihalaman masjid Raya Jujun kecamatan Keliling Danau Kabupaten Kerinci

Namun ketika selesai menunaikan shalat subuh motornya sudah tidak ada lagi dilokasi parkir

Informasi yang berhasil dihimpun media ini menyebutkan bahwa motor tersebut milik istrinya Hendri (Sinar Danau)

Baca Juga: Aksi Nekat! Duel Senjata Tajam Antar Remaja di Taman Rimba Jambi Viral

Hingga berita ini diturunkan belum diketahui apakah sudah dilaporkan ke pidak yang berwajib atau belum

Dari Video yang beredar yang diunggah akun facebook @Buya Firdaus, terlihat pelaku terdiri dari dua orang pria yang memakai masker

dengan gerakan yang sangat cepat dan terlihat sudah profesional, dalam hitungan detik pelaku berhasil membuka kunci pengaman kendaraan dan selanjutnya bergegas membawa motor tersebut kabur meninggalkan lokasi parkir halaman masjid Raya Jujun

Baca Juga: Ciptakan Situasi Kondusif di Malam Hari, Polsek Sungai Penuh Gelar Patroli KRYD Sasar Kafe dan 'Night Karaoke'

Harapan korban semoga pelaku bisa segera tertangkap, karena jika dilihat dari rekaman CCTV yang beredar, muka atau wajah pelaku masih bisa terlihat, serta motor yang mereka gunakan juga terpantau nomor polisinya.

semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua, berhati-hatilah memarkirkan kendaraan, karena bahaya selalu mengintai. (Adz)

Ini Pesan Wako Alfin Saat Hadiri Pengukuhan Ketua dan Pengurus DWP Kota Sungai Penuh Masa Bakti 2024–2029

Walikota Sungai Penuh, Alfin, SH menghadiri acara Pengukuhan Ketua dan Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Sungai Penuh Masa Bakti 2024 - 2029 yang berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Kamis (23/7/2026).(Foto: Istimewa)

SUNGAI PENUH -  Walikota Sungai Penuh, Alfin, SH menghadiri acara Pengukuhan Ketua dan Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Sungai Penuh Masa Bakti 2024 - 2029 yang berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Kamis (23/7/2026).

Pengukuhan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jambi, Ny. Hj. Iin Kurniasih Sudirman, sebagai bentuk pengesahan kepengurusan DWP Kota Sungai Penuh untuk masa bakti lima tahun ke depan.

Mengusung tema "Dharma Wanita Persatuan Perempuan Berdaya, Perempuan Inovatif Menuju Sungai Penuh Juara 2030", kegiatan ini dihadiri Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Sekretaris Daerah Alpian, unsur Forkopimda, Ketua TP-PKK Kota Sungai Penuh, para kepala OPD, perwakilan BUMN dan BUMD, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, Ketua Bhayangkari, serta tamu undangan lainnya.

Baca Juga: Hermendizal Kadinkes Kerinci Tegaskan: Layanan Kesehatan Hak Masyarakat Paling Utama, Tugas Kita Berusaha Mewujudkannya

Dalam sambutannya, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Sungai Penuh, Ny. Winda Alpian, menyampaikan bahwa pengukuhan yang dilaksanakan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.

"Pengukuhan hari ini merupakan sebuah amanah pengabdian yang harus kami emban dengan penuh rasa tanggung jawab. Kami berkomitmen menjalankan program kerja organisasi serta bersinergi dengan pemerintah daerah demi kemajuan Kota Sungai Penuh," ujarnya.

Sementara itu, Walikota Sungai Penuh Alfin, SH menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua dan seluruh pengurus Dharma Wanita Persatuan Kota Sungai Penuh yang baru saja dikukuhkan.

Ia berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan tugas pokok dan fungsi organisasi secara optimal, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah.

Baca Juga: Gara-gara Sopir Turunkan Penumpang Wanita Sendirian di Jalan Saat Hujan, Tidak Diantar ke Alamat, Travel Safa Marwa Disorot

"Saya mengucapkan selamat kepada Ketua dan seluruh Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kota Sungai Penuh yang telah dikukuhkan. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh dedikasi, serta mampu mengimplementasikan tugas pokok organisasi dan terus mendukung setiap program Pemerintah Kota Sungai Penuh menuju Sungai Penuh Juara, yakni kota yang maju, adil, dan sejahtera," kata  Wako Alfin.

Wali Kota juga mendorong seluruh jajaran DWP agar terus menjadi organisasi yang aktif, kreatif, inovatif, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan perempuan, peningkatan kualitas keluarga, dan pembangunan sumber daya manusia di Kota Sungai Penuh.

Acara pengukuhan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antara Dharma Wanita Persatuan dengan Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam mewujudkan visi pembangunan daerah menuju Sungai Penuh Juara 2030.(*Adz)

Begini Penjelasan Pihak Safa Marwa, Terkait Dugaan Sopir Turunkan Penumpang Wanita Sendirian di Jalan Saat Hujan

Begini Penjelasan Pihak Safa Marwa Terkait Dugaan Sopir Turunkan Penumpang Wanita Sendirian di Jalan Saat Hujan di kawasan Rawang Sungai Penuh.(Ist/Ilustrasi AI)
Sungai Penuh, Merdekapost.com - Polemik dugaan penumpang perempuan Travel Safamarwa berinisial P yang disebut diturunkan sendirian di tengah hujan di kawasan Rawang akhirnya mendapat tanggapan dari pihak sopir. Dua sopir yang mengantar P memberikan versi berbeda dari cerita yang sebelumnya disampaikan keluarga penumpang.

Dilansir dari Media Bekabar.id, menuliskan klarifikasi dari Salah seorang sopir Safamarwa, Jaka, menjelaskan, proses perpindahan penumpang dilakukan secara normal seperti biasanya di Desa Pulau Sangkar.

 Menurutnya, seluruh penumpang dipindahkan ke kendaraan lain sesuai jalur tujuan masing-masing agar distribusi penumpang lebih efektif dan cepat.

"Kerinci ini wilayahnya luas. Dari Pulau Sangkar penumpang dibagi berdasarkan jalur, ada yang ke Air Hangat Timur, Sungai Penuh, dan Keliling Danau," kata Jaka, Kamis (23/07/26).

Baca Juga: Gara-gara Sopir Turunkan Penumpang Wanita Sendirian di Jalan Saat Hujan, Tidak Diantar ke Alamat, Travel Safa Marwa Disorot

Jaka mengaku sejak awal P menyampaikan tujuan akhirnya adalah Sungai Tutung, Kecamatan Air Hangat Timur. Karena rute tersebut searah dengan jalur yang dibawanya, P tetap berada di dalam mobil dan tidak dipindahkan bersama penumpang lain. Namun di tengah perjalanan, P disebut tiba-tiba mengubah lokasi turun.

"Di perjalanan dia bilang mau turun di Simpang Tiga Rawang. Karena itu saya pindahkan ke mobil lain yang memang menuju arah Rawang, yang dikemudikan sopir bernama Yar. Kalau dari awal bilang turun di Koto Lolo, tentu kami pindahkan ke mobil yang searah jalurnya ke sana," ujarnya.

Sementara itu, sopir kedua, Yar, mengatakan setelah berpindah kendaraan, P kembali menyampaikan bahwa kakaknya akan menjemputnya di kawasan Simpang Tiga Rawang.

Menurut Yar, saat mobil memasuki wilayah Tanah Kampung dan melintas menuju Tanjung Rawang, ia kembali memastikan lokasi penjemputan.

"Dia bilang dijemput di salah satu minimarket di Rawang. Saat sampai di jembatan simpang Tanjung Rawang saya tanya lagi, mana kakaknya. Tiba-tiba dia malah meminta diantar ke Koto Lolo, padahal itu sudah berbeda jalur," kata Yar, Kamis (23/07/26).

Yar mengaku sempat meminta P menunggu karena dirinya harus lebih dulu mengantar penumpang lain. Namun lantaran P mengatakan kakaknya sudah hampir tiba di Rawang, ia memutuskan berhenti di salah satu bengkel di kawasan menuju Pemancar Rawang.

Sopir Bantah Tinggalkan Penumpang Sendirian 

Menurut penjelasan Yar, kendaraan tidak langsung meninggalkan lokasi P turun

"Dilokasi P turun, Kami berhenti dulu disana, mobil belum langsung jalan karena kami masih menunggu kakaknya datang, jadi tidak benar kalau kami tinggalkan P begitu saja" ujarnya

Dia menyebut sekitar lima menit kemudian beberapa penumpang lain mulai meminta agar perjalanan dilanjutkan karena mereka ingin juga cepat sampai ke tujuan

"Saat itu penumpang yang lain sudah mendesak agar segera jalan, mungkin karena mendengar itu P menangis. tapi kami tetap menunggu sampai kakaknya datang menjemput. baru setelah kakaknya tiba dilokasi barulah kami lanjutkan perjalanan mengantar penumpang lainnya" Ujar Yar

Sebelumnya, diberitakan bahwa keluarga P menyampaikan keberatan atas pelayanan Travel Safa Marwa, kakak P Rifki Dermawan mengaku adiknya diturunkan di kawasan Rawang saat hujan turun, padahal ia telah meminta sopir menunggu hingga dirinya tiba dilokasi penjemputan

Baca Juga: Hermendizal Kadinkes Kerinci Tegaskan: Layanan Kesehatan Hak Masyarakat Paling Utama, Tugas Kita Berusaha Mewujudkannya

Rifki juga menyebut dirinya sempat meminta agar adiknya diturunkan di Koto Lolo atau disebuah Mini market agar bisa berteduh,namun permintaannya disebut tidak dipenuhi

Dalam peristiwa ini, hendaknya menjadi pelajaran bagi kita semua, terutama pihak Travel yang seharusnya mengutamakan kenyamanan dan keselamatan penumpang. 

Selain kejadian ini juga masih banyak kejadian-kejadian lainnya yang diduga merupakan ulah dari supir-supir yang nakal bahkan beberapa kejadian kecelakaan disinyalir karena human error, supir ngantuk, ugal-ugalan dan memaksanakan diri.

Semoga ini jadi pembelajaran bagi kita semua. (adz/bekabar.id/berbagai sumber) 

DISCLAIMER

Berita ini bersifat informasi dan tidak bermaksud untuk menyinggung pihak manapun, melainkan sebagai bentuk penyampaian informasi publik

Gara-gara Sopir Turunkan Penumpang Wanita Sendirian di Jalan Saat Hujan, Tidak Diantar ke Alamat, Travel Safa Marwa Disorot

SUNGAI PENUH – Pelayanan Travel Safamarwa menuai sorotan setelah seorang penumpang perempuan berinisial P diduga diturunkan sendirian di tepi jalan saat hujan deras di kawasan Jembatan Rawang, Kota Sungai Penuh, Rabu (22/7/2026).

P diketahui baru saja menempuh perjalanan panjang dari Jakarta. Setelah tiba di Bandara Sultan Thaha Jambi, ia melanjutkan perjalanan menuju kampung halamannya di Sungai Tutung, Kabupaten Kerinci, menggunakan jasa travel Safamarwa.

Namun, alih-alih diantar ke lokasi yang dinilai aman, P justru disebut diturunkan di pinggir jalan dalam kondisi hujan. Peristiwa itu memicu kekecewaan pihak keluarga yang menilai sopir travel mengabaikan aspek keselamatan dan kenyamanan penumpang.

Kakak korban, Rifki Dermawan, S.Kom, mengatakan sejak awal pihak keluarga telah berkoordinasi dengan sopir. Karena adiknya dijadwalkan menjadi penumpang terakhir yang diantar setelah kendaraan memutar ke wilayah Sulak, mereka meminta agar titik penurunan disesuaikan.

Baca Juga: Kini IAIN Kerinci Sudah Punya 10 Program Studi Berakreditasi Unggul, Semakin Mantap Menuju UIN

"Saya minta adik saya diturunkan di Koto Lolo, di toko saya, tapi sopir bilang tidak lewat situ. Kami lalu mengusulkan Hamparan Mart agar dia bisa berteduh karena sedang hujan. Itu juga ditolak, " ujar Rifki.

Menurutnya, setibanya di kawasan Jembatan Rawang, sopir tetap bersikeras menurunkan adiknya dengan alasan harus mengantar penumpang lain dan tidak melewati rute yang diminta keluarga.

"Saya sudah minta jangan turunkan adik saya sendirian. Saya bilang tunggu saya datang menjemput. Tapi sopir tetap jalan dan akhirnya menurunkan adik saya begitu saja di tepi jalan saat hujan. Saya terpaksa hujan-hujanan menjemputnya, " katanya.

Rifki menyayangkan sikap sopir tersebut. Menurutnya, adiknya merupakan penumpang yang membayar penuh dan baru menyelesaikan perjalanan jauh dari Jakarta, sehingga seharusnya mendapatkan pelayanan yang mengutamakan keamanan.

Baca Juga: Sejumlah Fakta Kematian EWS Anggota Polisi Tanjabtim yang Kini Diusut Polda Jambi

"Ini penumpang yang membayar penuh. Perempuan, baru pulang dari perjalanan jauh, malah diturunkan sendirian di pinggir jalan saat hujan. Di mana tanggung jawab pelayanannya?" tegasnya.

Pihak keluarga berharap manajemen Travel Safamarwa memberikan penjelasan atas insiden tersebut, melakukan evaluasi terhadap pelayanan sopir, serta memastikan kejadian serupa tidak kembali dialami penumpang lain.

Sementara itu, Pemilik PO Safa Marwa, H. Kaharudin, saat dikonfirmasi media menyatakan belum mengetahui adanya kejadian tersebut. Ia mengaku baru mengetahui informasi itu setelah menerima pesan konfirmasi dari wartawan dan berjanji akan meminta klarifikasi dari sopir yang bertugas.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Mohon bersabar dulu, Pak. Saya belum dapat informasi mengenai masalah ini, baru tahu setelah membaca pesan WhatsApp ini. Besok saya panggil". (adz)

5 Pimpinan BAZNAS Kota Sungai Penuh Ditetapkan, Siapa saja?

 

Sungai Penuh - Pemerintah Kota Sungai Penuh mengumumkan hasil seleksi calon pimpinan BAZNAS kota Sungai penuh berdasarkan hasil seleksi penilaian  BAZNAS RI Nomor R/3699/BPR1-BHKL/KETUA/KD.02.05/VI/2026 tertanggal 9 Juni 2026.

Adapun nama-nama 5 Pimpinan Baznas tersebut adalah:

1. Muhammad Ajmain, S.Pd (Unsur Tokoh masyarakat Islam)

2. Aulia, S.Pd (Unsur Ulama)

3. Marsal, Sh,MH (Tenaga Profesional)

4. Samsuddin, S.Pd.I (Tokoh masyarakat Islam)

5. Yapendra, SHI (Tokoh masyarakat Islam)

Berdasarkan keputusan walikota Sungai Penuh ini masa kerja para pimpinan Baznas adalah selama 5 (lima) tahun terhitung sejak tanggal ditetapkan yaitu pada tanggal 6 Juli 2026.

(Adz)

Ketika Adat, Pemimpin dan Harapan Bertemu di Kenduri Sko 5 Desa Tanjung Pauh Mudik

Kerinci - Langit cerah menaungi Lapangan Bola Kaki Bukit Pulai, Tanjung Pauh Mudik, Kecamatan Danau Kerinci Barat, Kabupaten Kerinci, Minggu (5/7/2026) sore. Ribuan masyarakat memadati lokasi Kenduri Sko Lima Desa, sebuah perayaan adat yang hanya digelar sekali dalam lima tahun.

Momentum sakral ini bukan sekadar ajang berkumpulnya anak jantan dan anak batino yang pulang ke kampung halaman. Kenduri Sko juga menjadi ruang pertemuan antara masyarakat adat dan para pemimpin daerah. Tiga kepala daerah hadir langsung dalam perhelatan tersebut, yakni Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H. bergelar Datuk Mangkubumi Setio Alam bersama istri Hj. Hesnidar Haris, S.E. bergelar Karang Setio, Bupati Kerinci Monadi, S.Sos., M.Si., dan Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H.

Turut hadir pula Ketua TP PKK Kabupaten Kerinci Novra Wenti Monadi, S.Pd., Ketua TP PKK Kota Sungai Penuh Sri Kartini Alfin, S.Kep., Ners., Wakil Bupati Kerinci, Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Sekda Kabupaten Kerinci, Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, anggota DPRD Provinsi Jambi Daerah Pemilihan Kerinci-Kota Sungai Penuh, jajaran OPD Provinsi Jambi dan Kabupaten Kerinci, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Baca Juga:Merinding! Langit nan Kelabu jadi saksi, Pengasungan Sko Menyatukan Ingatan pada Leluhur

Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa Kenduri Sko bukan sekadar perayaan budaya, melainkan momentum untuk merawat sejarah, adat istiadat, dan identitas masyarakat Kerinci.

“Hidup dengan sejarah panjang, budaya, kemudian juga adat istiadat yang hari ini kita kumpulkan di lima tahun sekali,” ujar Al Haris.

Menurutnya, tradisi yang berlangsung secara berkala ini menjadi kesempatan istimewa untuk menghidupkan kembali nilai-nilai leluhur agar tetap terjaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Para Pemimpin Negeri saat berfoto bersama penari massal yang ikut mensukseskan acara Festival Kenduri Sko 5 Desa Tajung Pauh Mudik.(Ist)

Di tengah kemeriahan Kenduri Sko, masyarakat juga menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi, terutama ancaman banjir dan kondisi infrastruktur di Tanjung Pauh Mudik. Menanggapi hal itu, Gubernur Al Haris berjanji akan memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan instansi terkait untuk segera melakukan kajian serta menyusun langkah penanganan.

“Kalau tidak ada dana di daerah, kita akan mengajukan ke pusat. Kalau perlu, kami tangani secara bertahap dari anggaran provinsi. Meski pelan-pelan, insya Allah akan kami upayakan,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Gubernur Al Haris juga menyerahkan bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jambi sebesar Rp25 juta untuk lima desa di Tanjung Pauh Mudik.

Baca Juga: Perkuat Komitmen Lestarikan Budaya: Dari Tanah Mendapo Sunge Pnoh 4 Gelar Adat Kehormatan Dianugerahkan

Sementara itu, Bupati Kerinci Monadi mengajak masyarakat untuk terus menjaga pusat-pusat adat yang menjadi identitas dan kekuatan sosial masyarakat Kerinci.

“Adat lamo, pusako, dan tradisi turun-temurun yang diwariskan oleh nenek moyang merupakan identitas dan kekuatan sosial kita. Kita harus bersama-sama menjaganya agar nilai-nilai kearifan lokal tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang,” ujarnya.

Baca Juga: Lantunan Syair Tari Iyo-Iyo Lagu Pusako Hipnotis Ribuan Pengunjung pada Kenduri Sko Tanjung Pauh Mudik

Monadi juga mengapresiasi kekayaan ungkapan adat yang masih terpelihara di tengah masyarakat, mulai dari Iyo-Iyo, Nek Mamak, Depati, Kato Rajo, hingga Kato Melimpah, yang selama ini menjadi peneguh tata kehidupan adat di desa-desa.

Di sisi lain, ia mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan tantangan zaman. Perkembangan teknologi, katanya, menghadirkan kemudahan sekaligus ancaman, seperti maraknya judi online dan peredaran narkotika yang dapat merusak sendi keluarga dan kehidupan bermasyarakat.

“Kepada para orang tua, khususnya anak batino dan anak jantan di Tanjung Pauh, tunjukkan teladan yang baik. Ajarkan mereka kearifan lokal, disiplin, serta kemampuan menghadapi godaan teknologi,” pungkasnya.

Di bawah langit cerah Tanjung Pauh Mudik, Kenduri Sko Lima Desa kembali membuktikan dirinya bukan sekadar seremoni adat. Ia menjadi ruang pulang bagi ingatan kolektif, tempat bertemunya pemimpin dan masyarakat, sekaligus panggung untuk memastikan warisan leluhur tetap hidup di tengah arus perubahan zaman.(Adz)

Merinding! Langit nan Kelabu jadi saksi, Pengasungan Sko Menyatukan Ingatan pada Leluhur

Pengasungan Sko pada Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik, Kecamatan Danau Kerinci Barat, seakan menghidupkan kembali jejak para leluhur.Minggu (05/07). (Istimewa)

MERDEKAPOST.COM – Tanjung Pauh Mudik pada Minggu pagi (5/7/2026), Langkah demi langkah para pemangku adat berjalan perlahan seperti mengikuti irama sakral yang tercipta sendiri. Wajah mereka teduh, tangan mereka kokoh mengusung pusaka yang selama ini tersimpan rapi dalam penjagaan adat. 

Di hadapan ribuan pasang mata, Pengasungan Sko pada Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik, Kecamatan Danau Kerinci Barat, seakan menghidupkan kembali jejak para leluhur.

Baca Juga: Perkuat Komitmen Lestarikan Budaya: Dari Tanah Mendapo Sunge Pnoh 4 Gelar Adat Kehormatan Dianugerahkan

Tak ada hiruk-pikuk. Yang terdengar hanya lantunan petatah-petitih adat, suara langkah yang teratur, dan sesekali bisik takjub dari masyarakat yang memadati lokasi prosesi.

Ketika pusaka adat mulai diangkat dan diarak, aroma kemenyan perlahan menyeruak di udara. Wanginya lembut, namun cukup menghadirkan suasana yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Sejumlah warga mengaku merinding. Bukan karena takut, melainkan karena merasakan kuatnya aura sakral dari tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun itu.

Bagi masyarakat Lima Desa Tanjung Pauh Mudik – Kerinci, Pengasungan Sko bukan sekadar mengeluarkan benda pusaka. Ia adalah peristiwa budaya yang mempertemukan masa lalu dan masa kini. Di dalamnya tersimpan pesan tentang penghormatan kepada leluhur, tentang amanah yang harus dijaga, dan tentang identitas yang tidak boleh hilang ditelan zaman.

Bagi masyarakat Lima Desa Tanjung Pauh Mudik – Kerinci, Pengasungan Sko bukan sekadar mengeluarkan benda pusaka. Ia adalah peristiwa budaya yang mempertemukan masa lalu dan masa kini.(Istimewa)

Di tengah derasnya arus modernisasi, Kenduri Sko Lima Desa Tanjung Pauh Mudik kembali membuktikan bahwa adat masih memiliki tempat yang istimewa di hati masyarakatnya. Pusaka boleh diusung hanya sesekali, namun nilai-nilai yang dikandungnya terus dipikul setiap hari oleh anak negeri.

Di bawah langit Tanjung Pauh Mudik yang mendung Pengasungan Sko bukan hanya sebuah prosesi adat. Ia menjelma menjadi pengingat bahwa sebuah kampung akan tetap tegak selama masyarakatnya tidak melupakan akar dan leluhurnya.(adz)

Wujud Kepedulian Sosial, PT Kerinci Merangin Hidro Gelar Sunatan Massal Gratis

PT Kerinci Merangin Hidro (PT KMH) menggelar kegiatan bakti sosial berupa Sunatan Massal Gratis.(Ist)

KERINCI – Sebagai bentuk komitmen dan kepedulian nyata terhadap kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya, PT Kerinci Merangin Hidro (PT KMH) menggelar kegiatan bakti sosial berupa Sunatan Massal Gratis.​

Kegiatan yang berkolaborasi dengan Kalla Group ini menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program ini dihadiri langsung oleh perwakilan manajemen perusahaan, tim medis, serta para orang tua yang mendampingi putranya.

Komitmen CSR Perusahaan untuk Masyarakat

​Kegiatan sunatan massal ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Kerinci Merangin Hidro, selaku pengembang proyek PLTA Kerinci. Perusahaan berkomitmen penuh untuk tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur energi bersih, tetapi juga memberikan dampak positif yang langsung dirasakan oleh masyarakat lokal.

​"Kami berharap kegiatan khitanan massal gratis ini dapat membantu meringankan beban finansial para orang tua, sekaligus membantu anak-anak tumbuh dengan lebih sehat," ujar perwakilan manajemen PT KMH di sela-sela acara.

Antusiasme Peserta dan Orang Tua

​Acara berlangsung dengan lancar dan penuh kehangatan. Anak-anak peserta sunatan massal tampak berani, didampingi oleh senyum bahagia dari para orang tua yang merasa sangat terbantu dengan adanya program gratis ini. Di akhir sesi, dilakukan foto bersama antara manajemen PT KMH, panitia, serta anak-anak peserta khitanan sebagai simbol suksesnya acara tersebut.

​Melalui aksi sosial seperti ini, PT Kerinci Merangin Hidro berharap hubungan harmonis dan sinergi antara pihak perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat sekitar dapat terus terjalin erat demi kemajuan bersama di masa mendatang.(adz)

Wako Alfin Promosikan UMKM Sungai Penuh di ICE 2026 Medan

MEDAN – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, menghadiri pembukaan Indonesia City Expo (ICE) 2026 di Hotel Santika Medan, Rabu (1/7).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII APEKSI 2026.Alfin hadir bersama Ketua Dekranasda Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin, S.Kep., Ns. Setelah pembukaan, keduanya meninjau stan UMKM dari berbagai kota di Indonesia.

Indonesia City Expo menjadi ajang promosi produk unggulan daerah. Pameran ini juga membuka peluang perluasan jaringan pemasaran serta mendorong kolaborasi untuk mengembangkan ekonomi kreatif dan meningkatkan daya saing UMKM.

Wali Kota Alfin menilai keikutsertaan Kota Sungai Penuh dalam ICE 2026 menjadi peluang strategis untuk memperkenalkan potensi daerah. Menurutnya, ajang tersebut juga membuka akses kerja sama yang lebih luas bagi pelaku UMKM.

“Indonesia City Expo bukan hanya ajang pameran, tetapi juga momentum untuk memperkuat promosi produk unggulan daerah. Kami berharap UMKM Kota Sungai Penuh semakin dikenal, memiliki daya saing, dan mampu menembus pasar yang lebih luas,” kata Alfin.

Melalui keikutsertaan dalam ICE 2026, Pemerintah Kota Sungai Penuh terus memperluas promosi produk lokal sekaligus mendorong UMKM agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun pasar yang lebih luas.(Adz)

Verifikasi Diperketat, Puluhan Pengajuan Penerima BBM Subsidi UMKM di Sungai Penuh Gugur

Sungai Penuh, Merdekapost.com – Dinas Koperasi dan UMKM Kota Sungai Penuh mulai memperketat proses penerbitan surat rekomendasi pengambilan bahan bakar minyak (BBM) subsidi bagi pelaku UMKM pada tahun 2026. Kebijakan ini diterapkan sebagai langkah mencegah dugaan penyalahgunaan BBM subsidi yang selama ini ditemukan di lapangan.

Jika sebelumnya surat rekomendasi dapat diterbitkan setelah pemohon melampirkan surat keterangan usaha dari kepala desa, kini mekanismenya jauh lebih ketat. Selain surat pengantar dari desa, petugas Dinas Koperasi dan UMKM juga melakukan verifikasi langsung ke lokasi usaha untuk memastikan usaha tersebut benar-benar beroperasi serta menghitung kebutuhan riil BBM yang digunakan setiap hari.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Kerinci Raih Juara III Lomba Kampung Bebas Naroba Tingkat Polda Jambi

Setelah proses verifikasi selesai, seluruh data pemohon diinput ke dalam aplikasi X_Star, aplikasi ini resmi dari Pertamina dan mulai berlaku 1 Juni 2026. Berdasarkan data tersebut, pihak Pertamina akan menentukan besaran kuota BBM subsidi yang berhak diterima masing-masing pelaku usaha.

Kepala dinas Koperasi dan UMKM melalui Susi Komala Dewi, Penggerak swadaya masyarakat  di UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Kota Sungai Penuh, menjelaskan bahwa pengetatan dilakukan untuk memastikan BBM subsidi benar-benar dinikmati oleh pelaku usaha yang berhak.

"Sekarang pengeluaran rekomendasi pengambilan BBM subsidi bagi pelaku UMKM kami perketat. Mengingat banyaknya temuan dugaan penyalahgunaan di lapangan, langkah ini kami lakukan untuk menekan penyalahgunaan BBM subsidi," ujarnya.

Susi menambahkan, sejak 22 Juni 2026, seluruh proses pengajuan di Kota Sungai penuh telah menggunakan aplikasi X-Star yang telah di buat oleh Pertamina.

"Semua data yang telah kami seleksi dan diverifikasi ke lapangan langsung kami input ke sistem Pertamina. Selanjutnya Pertamina yang menentukan berapa kebutuhan BBM subsidi masing-masing pelaku UMKM," katanya.

Ia mengungkapkan, pada tahun 2025 terdapat 25 pelaku usaha yang memperoleh rekomendasi pengambilan BBM subsidi. Namun, hingga Juni 2026 terdapat 55 permohonan, baik pengajuan baru maupun perpanjangan. Setelah dilakukan seleksi administrasi dan verifikasi lapangan, hanya 14 pelaku UMKM yang dinyatakan memenuhi syarat.

Dari jumlah tersebut, 8 pelaku usaha memperoleh rekomendasi untuk pengisian di SPBU Kumun, sedangkan 6 pelaku usaha diarahkan ke SPBU Pelayang Raya.

Adapun jenis usaha yang dinyatakan memenuhi syarat terdiri atas:

• 2 unit usaha pengolahan kayu (sawmill);

• 6 usaha produksi batu bata;

• 2 usaha penggilingan daging bakso; dan

• 4 usaha penggilingan kopi dan tepung.

Menurut Susi, rata-rata kuota BBM subsidi yang direkomendasikan sekitar 20 liter per hari untuk setiap pelaku usaha, disesuaikan dengan hasil verifikasi kebutuhan di lapangan. Susi juga berharap, Kepala Desa selektif dalam memberikan izin usaha bagi pelaku UMKM.

"Kami berharap pemerintah desa juga lebih selektif dalam menerbitkan surat keterangan usaha. Jangan sampai surat tersebut diberikan kepada usaha yang tidak memenuhi ketentuan, sehingga potensi penyalahgunaan BBM subsidi dapat ditekan," ujarnya.

Bacaan Lainnya: Terungkap Kesaksian Kakak Yuvita di depan Kang Dedi Mulyadi, Mengapa Dia Diam Selama Ini?

Sementara itu, seorang warga Kota Sungai Penuh yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan berharap pengawasan tidak hanya menyasar pelaku UMKM, tetapi juga dilakukan terhadap proses penyaluran di SPBU.

Menurutnya, aparat berwenang perlu menelusuri dugaan kepemilikan lebih dari satu barcode oleh oknum tertentu serta memeriksa kendaraan yang setiap hari terlihat berulang kali mengantre di SPBU.

"Kalau memang ada dugaan barcode lebih dari satu atau kendaraan yang berkali-kali mengisi BBM untuk kemudian dijual kembali, hal itu juga perlu diperiksa. Pengawasan harus menyeluruh agar subsidi benar-benar tepat sasaran," ujarnya.

Dengan sistem verifikasi lapangan dan penggunaan aplikasi terintegrasi milik Pertamina, Dinas Koperasi dan UMKM Kota Sungai Penuh berharap penyaluran BBM subsidi kepada pelaku UMKM menjadi lebih akurat, transparan, dan tepat sasaran, sekaligus meminimalkan potensi penyalahgunaan di lapangan.(Adz)

Wawako Azhar Hamzah Sambut 128 Jamaah Haji Kloter 23 Asal Sungai Penuh

Wawako Azhar Hamzah Sambut 128 Jamaah Haji Kloter 23 Asal Sungai Penuh di Asrama Haji Jambi

JAMBI – Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti Aula Asrama Haji Jambi saat 128 jamaah haji Kloter 23 asal Kota Sungai Penuh tiba dari Tanah Suci, Sabtu (27/6/2026). Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, hadir langsung menyambut kepulangan para tamu Allah tersebut bersama Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Sungai Penuh, Mawarti Azhar.

Penyambutan berlangsung sebagai bagian dari rangkaian pemulangan jamaah haji Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Seluruh proses mengacu pada jadwal resmi yang diterbitkan Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Sungai Penuh melalui Surat Nomor J-87/KK.05.05/06/2026 tanggal 22 Juni 2026 tentang Jadwal Pemulangan Jamaah Haji Kota Sungai Penuh.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Azhar Hamzah mengungkapkan rasa syukur karena seluruh jamaah tiba di Tanah Air dengan selamat dan dalam kondisi sehat.

Ia berharap ibadah yang telah dijalankan di Tanah Suci diterima Allah SWT sehingga seluruh jamaah memperoleh predikat haji yang mabrur. Selain itu, Azhar juga mengajak para jamaah untuk menjadi teladan dengan menebarkan nilai-nilai kebaikan, kebersamaan, dan kepedulian di tengah masyarakat.

Pemerintah Kota Sungai Penuh terus berkoordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah, panitia penyelenggara, serta seluruh pihak terkait agar proses pemulangan jamaah berjalan tertib, aman, dan lancar hingga seluruh jamaah tiba di rumah masing-masing.

Kepulangan 128 jamaah haji Kloter 23 ini menjadi momen penuh kebahagiaan bagi keluarga yang telah menanti sejak keberangkatan mereka ke Tanah Suci. Pemerintah Kota Sungai Penuh pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang telah mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji hingga proses pemulangan selesai.(Adz) 

Wako Alfin dan Ketua PKK Sungai Penuh Hadiri Malam Pergelaran Seni Budaya Kenduri Sko Enam Luhah

Wako Alfin dan Ketua PKK Hadiri Malam Pergelaran Seni Budaya Kenduri Sko Enam Luhah.(Ist)

SUNGAI PENUH – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, SH, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sungai Penuh, Sri Kartini Alfin, S.Kep., Ns, menghadiri Malam Pergelaran Seni Budaya yang digelar di Luhah Rio Mangku Bumi, Kamis malam (25/6).

Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian Kenduri Sko Enam Luhah Sungai Penuh Tahun 2026 ini mengusung tema “Membudayakan Masyarakat Adat yang Beradab”. Acara dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni tradisional seperti pencak silat, tari iyo Iyo, tari rangguk, tari sekapur sirih, dan tari asoak. 

Wako Sungai Penuh Alfin beserta Isteri saat menerima persembahan sekapur sirih pada acara penyambutan. (Ist)

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Sungai Penuh Alfin menyampaikan apresiasi kepada masyarakat adat dan seluruh pihak yang terus menjaga serta melestarikan budaya warisan leluhur.

Dalam sambutannya, "kegiatan seni budaya menjadi sarana penting untuk memperkuat identitas daerah, mempererat silaturahmi, dan menanamkan nilai-nilai adat kepada generasi muda. " Ujar Wako Alfin 

Pergelaran berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat yang hadir. Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian adat dan budaya sebagai kekayaan serta jati diri Kota Sungai Penuh.(Ali) 

Malam Ini, Pemkot Sungai Penuh Rombak Kabinet lagi, Sekitar 50 Pejabat Eselon III dan IV Dilantik

SUNGAI PENUH – Pemerintah Kota Sungai Penuh kembali melakukan perombakan birokrasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan puluhan pejabat administrator dan pengawas pada Kamis (18/6/2026) malam.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, prosesi pelantikan mulai berlangsung sekitar pukul 21.00 WIB dan melibatkan pejabat eselon III serta eselon IV dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Sungai Penuh.Referensi Geografis

Agenda tersebut langsung menjadi perhatian publik karena jumlah pejabat yang dilantik cukup banyak. Berdasarkan informasi dari sumber internal pemerintahan, jumlah pejabat yang mengikuti pelantikan diperkirakan mencapai sekitar 50 orang.

Perombakan ini disebut sebagai bagian dari langkah strategis Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam meningkatkan efektivitas birokrasi, memperkuat pelayanan publik, serta melakukan penyegaran organisasi guna mendukung percepatan program pembangunan daerah.

“Ya, malam ini memang ada pelantikan. Informasinya pejabat eselon III dan IV. Jumlahnya sekitar 50 orang,” ujar salah seorang sumber yang mengetahui agenda tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh daftar lengkap nama-nama pejabat yang dilantik maupun posisi jabatan baru yang ditempati. Pemerintah Kota Sungai Penuh juga belum memberikan keterangan resmi terkait rincian mutasi dan rotasi tersebut.Referensi Geografis

Namun, reshuffle ini diperkirakan akan membawa perubahan pada sejumlah posisi strategis di OPD yang selama ini menjadi sorotan dalam pelaksanaan program pemerintah dan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara media masih menghimpun informasi lebih lanjut terkait daftar pejabat yang dilantik, jabatan yang mengalami pergeseran, serta alasan di balik kebijakan rotasi dan mutasi tersebut. (red)

Perbaikan Selesai, Jembatan Kerinduan Sungai Penuh Kembali Dibuka, Akses ke Pasar Normal Lagi

Perbaikan Selesai, Jembatan Kerinduan Sungai Penuh Kembali Dibuka, Akses ke Pasar Normal Lagi

SUNGAI PENUH – Kabar gembira bagi masyarakat Kota Sungai Penuh dan pengguna jalan yang setiap hari melintasi Jembatan Kerinduan. Setelah beberapa waktu dilakukan pengerjaan perbaikan portal, akses jalan yang menghubungkan Kecamatan Tanah Kampung dengan kawasan Pasar Sungai Penuh kini kembali dibuka dan dapat dilalui secara normal.

Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Sungai Penuh, Dianda Putra, pada Minggu (15/6/2026). Ia menyebutkan bahwa seluruh pekerjaan perbaikan portal Jembatan Kerinduan telah selesai dilaksanakan sesuai rencana.

Dengan selesainya pekerjaan tersebut, kendaraan dari arah Jambi melalui Kecamatan Tanah Kampung menuju Pasar Sungai Penuh sudah dapat melintas tanpa hambatan. Begitu pula kendaraan dari arah sebaliknya yang menuju Kecamatan Tanah Kampung dan jalur penghubung ke Kota Jambi.Referensi Geografis

Jembatan Kerinduan sendiri merupakan salah satu akses penting yang menjadi jalur mobilitas masyarakat. Setiap harinya, jalan ini digunakan oleh warga yang melakukan aktivitas perdagangan, pendidikan, pelayanan publik hingga distribusi barang menuju pusat kota.Panduan & Petunjuk Perjalanan

Selama proses perbaikan berlangsung, sejumlah pengguna jalan harus menyesuaikan rute perjalanan mereka. Namun demikian, kondisi tersebut dapat berjalan dengan baik berkat dukungan dan pengertian masyarakat yang tetap mematuhi pengaturan lalu lintas yang diterapkan oleh petugas di lapangan.

Dianda Putra menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah bersabar selama proses pengerjaan berlangsung. Menurutnya, keberhasilan penyelesaian pekerjaan tersebut tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak, termasuk warga yang mendukung kelancaran pekerjaan perbaikan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kerja sama yang baik dari seluruh masyarakat pengguna jalan Jembatan Kerinduan selama proses perbaikan berlangsung,” ujar Dianda Putra.

Meski akses telah kembali normal, pengguna jalan tetap diimbau untuk mengutamakan keselamatan saat berkendara. Pengendara diminta mematuhi rambu lalu lintas, menjaga kecepatan kendaraan, serta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi area jembatan terutama pada jam-jam sibuk.

Dengan kembali berfungsinya Jembatan Kerinduan, diharapkan aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat Kota Sungai Penuh dapat berjalan lebih lancar. Normalnya akses penghubung ini juga menjadi kabar positif bagi para pedagang dan warga yang bergantung pada jalur tersebut sebagai urat nadi transportasi harian.

Informasi disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Sungai Penuh, Dianda Putra. Perbaikan portal telah selesai dan akses jalan dari kedua arah sudah kembali dibuka untuk pengguna jalan. Akses kembali normal setelah pekerjaan perbaikan portal dinyatakan selesai pada 15 Juni 2026.

Jalur yang bisa dilalui dari arah Jambi melalui Kecamatan Tanah Kampung menuju Pasar Sungai Penuh dan sebaliknya.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Sungai Penuh, Dianda Putra. juga menyampaikan, Pengguna jalan diminta tetap berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, dan menjaga keselamatan saat melintasi Jembatan Kerinduan.(*)

Pangkas Birokrasi Rujukan, Direktur RSU dr. Rofi Irman Resmi Luncurkan Program SISRUTE

 

Merdekapost.com – Rumah Sakit Umum (RSU) dr. Rofi Imran terus berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Langkah nyata ini dibuktikan dengan diluncurkannya program Sistem Rujukan Terintegrasi (SISRUTE) secara resmi oleh Direktur RSU dr. Rofi Imran pada hari ini.

Program SISRUTE merupakan inovasi berbasis digital yang dirancang untuk mempercepat, mempermudah, dan mengintegrasikan proses rujukan pasien antar-fasilitas kesehatan. Dengan sistem ini, koordinasi mulai dari puskesmas, klinik, hingga rumah sakit rujukan utama dapat dilakukan secara real-time.

Mempercepat Penanganan, Menyelamatkan Nyawa

Dalam sambutannya, Direktur RSU dr. Rofi Imran menyampaikan bahwa kecepatan penanganan adalah kunci utama dalam keselamatan pasien, terutama pada kasus-kasus darurat (emergency).

"SISRUTE bukan sekadar aplikasi baru, melainkan sebuah transformasi layanan. Selama ini, kendala rujukan sering kali terletak pada komunikasi dan kepastian ketersediaan ruang atau dokter spesialis. Dengan SISRUTE, semua data pasien dan kapasitas rumah sakit terbuka secara transparan sejak pasien masih berada di fasilitas kesehatan tingkat pertama," ujar Direktur.

Keunggulan Program SISRUTE

Penerapan teknologi ini membawa beberapa perubahan signifikan dalam alur pelayanan medis, di antaranya:

Kepastian Ketersediaan Fasilitas: Fasilitas kesehatan perujuk dapat langsung mengetahui ketersediaan kamar, alat medis, dan dokter spesialis di RSU dr. Rofi Imran sebelum mengirimkan pasien.

Transfer Data Medis Cepat: Rekam medis singkat pasien dapat dikirimkan secara digital, sehingga tim medis di RSU dr. Rofi Imran bisa melakukan persiapan tindakan bahkan sebelum pasien tiba di ruang IGD.

Efisiensi Waktu dan Biaya: Memangkas birokrasi administrasi konvensional (menggunakan telepon atau surat kertas) yang sering memakan waktu lama.

Sinergi Bersama Fasilitas Kesehatan Mitra

Acara peluncuran ini turut dihadiri oleh jajaran Dinas Kesehatan setempat, kepala puskesmas, serta perwakilan klinik swasta mitra RSU dr. Rofi Imran. Menutup acara, Direktur mengajak seluruh pihak untuk bersinergi menyukseskan program ini.

"Kami berharap seluruh fasilitas kesehatan mitra dapat mengoptimalkan penggunaan SISRUTE ini. Mari kita hilangkan ego sektoral demi memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan humanis untuk masyarakat," pungkasnya.

Dengan hadirnya SISRUTE, RSU dr. Rofi Imran optimistis angka keterlambatan penanganan pasien rujukan dapat ditekan secara signifikan, sekaligus membawa pelayanan kesehatan daerah ke era digital modern. (*)

Kapolres Cup U-40 Resmi Dibuka, Wako Alfin: Persaudaraan Jadi Kekuatan Utama

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., menghadiri pembukaan Turnamen Sepak Bola Kapolres Cup I U-40 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Lapangan PS Penawar, Minggu (24/5/2026).

Turnamen yang digelar Polres Kerinci ini menjadi ajang mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat olahraga, serta memperkuat sportivitas di tengah masyarakat.

Pembukaan turnamen turut dihadiri Bupati Kerinci, Wakil Bupati Kerinci, Kapolres Kerinci beserta jajaran, Danramil, Sekda Alpian, Kepala Bandara Depati Parbo, perwakilan PT KMH PLTA, camat, kepala desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta peserta dari berbagai tim sepak bola U-40 se-Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.

Baca Juga: Festival Panen Rayo Kopi Robusta, Bupati Kerinci Dorong Kopi Lokal Tembus Pasar Dunia

Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin mengapresiasi terselenggaranya turnamen tersebut. Menurutnya, olahraga sepak bola mampu memperkuat kebersamaan dan mempererat hubungan antarwarga.

“Melalui turnamen ini, kita berharap persaudaraan semakin kuat, kekompakan terus terjaga, dan semangat sportivitas tumbuh di tengah masyarakat,” ujar Wako Alfin.

Selain menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Turnamen Kapolres Cup I U-40 juga diharapkan menghadirkan hiburan bagi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat.(Adz) 

PLTA Batang Merangin Berkapasitas Besar, Kenapa Kerinci-Sungai Penuh Masih Padam? Ini Kata PLN

MERDEKAPOST.COM – Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh belakangan ini sempat menuai sorotan masyarakat. Pasalnya, daerah tersebut memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Merangin yang dikelola PT Kerinci Merangin Hydro (KMH) dengan kapasitas besar.

Sejumlah warga mempertanyakan alasan masih terjadinya pemadaman, padahal PLTA Batang Merangin diketahui memiliki kapasitas mencapai 350 Megawatt. Sementara kebutuhan listrik untuk wilayah Kerinci dan Kota Sungai Penuh disebut jauh lebih kecil.

“PLN harus didesak agar listrik di Kerinci dan Sungai Penuh tidak dipadamkan. Kapasitas PLTA mencapai 350 Megawatt, sedangkan kebutuhan daerah ini relatif kecil. Tinggal bagaimana komunikasi kepala daerah dengan PLN agar wilayah kita tidak ikut pemadaman bergilir,” ujar salah seorang sumber yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga: Warga Desak PLN: Listrik di Kerinci dan Sungai Penuh Jangan Digilir

Menanggapi hal tersebut, pihak PLN melalui Manager ULP Sungai Penuh, Eko Pitono, menjelaskan bahwa PLTA KMH terhubung langsung dengan jaringan transmisi SUTT 150 KV dan masuk dalam sistem kelistrikan Sumatera secara terintegrasi.

Menurutnya, gangguan yang terjadi pada sistem kelistrikan Sumatera membuat pasokan listrik dari PLTA Batang Merangin harus disalurkan untuk membantu pemulihan listrik di sejumlah daerah lain di Pulau Sumatera yang terdampak padam.

“Pada gangguan listrik tanggal 22 Mei 2026 kemarin, hampir seluruh wilayah Sumatera mengalami pemadaman. Sementara Kerinci dan Kota Sungai Penuh menjadi daerah yang masih tetap menyala pada awal kejadian,” jelas Eko saat dikonfirmasi Media Andalas Group.

Ia menambahkan, karena masih banyak wilayah lain yang belum mendapatkan aliran listrik normal, maka dilakukan pemadaman bergilir di Kerinci dan Sungai Penuh sebagai bagian dari upaya pemerataan pasokan listrik di sistem Sumatera.

PLN juga meminta dukungan masyarakat agar proses normalisasi sistem kelistrikan dapat segera selesai sehingga pemadaman bergilir tidak lagi terjadi.

“Kami mohon dukungan dan doa dari semua pihak agar kondisi kelistrikan segera kembali normal dan tidak ada lagi pemadaman bergilir,” tutupnya.(*Red)

Gerak Cepat Dirut Baru RSUD M.H.A. Thalib Kini Hadirkan Pelayanan Prioritas untuk Ibu Hamil hingga Disabilitas

 

Gerak Cepat Dirut Baru, RSUD M.H.A. Thalib Kini Hadirkan Pelayanan Prioritas untuk Ibu Hamil hingga Disabilitas.(Ist)

SUNGAI PENUH – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mayjen H.A. Thalib terus berbenah demi mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih prima, inklusif, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Di bawah komando Direktur Utama (Dirut) yang baru, dr. Rofi Imran, rumah sakit plat merah ini langsung melakukan pergerakan luar biasa dengan meluncurkan program Pelayanan Prioritas Rawat Jalan.

Langkah progresif ini menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus, meliputi ibu hamil, lansia di atas 60 tahun dengan risiko tinggi, penyandang disabilitas, serta ibu yang membawa bayi di bawah usia satu tahun.

Alur Pendaftaran Khusus: Tanpa Antre di Loket Reguler

Untuk memastikan kenyamanan pasien prioritas, manajemen RSUD Mayjen H.A. Thalib telah memangkas birokrasi pendaftaran yang selama ini kerap memakan waktu. Melalui sistem baru ini, pasien kelompok prioritas tidak perlu lagi menunggu di ruang tunggu reguler.

Berikut adalah alur pelayanan prioritas yang telah diterapkan:

Penyambutan dan Fasilitas Khusus: Sejak tiba di area rumah sakit, pasien prioritas akan langsung dibantu oleh petugas. Bagi yang membutuhkan, fasilitas kursi roda dan pendampingan antipasien jatuh telah disiagakan.

Pencetakan Nomor Antrean: Petugas secara sigap akan membantu mengambilkan nomor antrean di mesin Counter Antrian. Bagi pasien yang mendaftar secara daring via Mobile JKN, cukup menunjukkan bukti pendaftaran.

Pemberian ID Card/Kalung Prioritas: Pasien akan diberikan kalung penanda khusus oleh petugas agar seluruh elemen rumah sakit mengenali status prioritas mereka.

Langsung Menuju Loket Khusus (Loket 2): Pasien prioritas diarahkan langsung menuju Loket 2 (Pendaftaran Manual) tanpa harus mengantre lama di jalur pasien umum.

Pemeriksaan Sidik Jari & Menuju Poliklinik: Setelah proses verifikasi berkas dan fingerprint, petugas akan mengantarkan pasien langsung ke poliklinik tujuan (seperti Poliklinik Kebidanan/Kandungan) untuk mendapatkan tindakan medis.

Komitmen Penuh dr. Rofi Imran untuk Kerinci dan Sungai Penuh

Pergerakan cepat yang dilakukan oleh dr. Rofi Imran ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Melalui kebijakan ini, RSUD Mayjen H.A. Thalib membuktikan diri bukan sekadar tempat berobat, melainkan institusi yang humanis dan ramah terhadap kelompok rentan.

"Kami berkomitmen penuh untuk memberikan pelayanan yang setara, cepat, dan berdampak langsung bagi masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh. Ibu hamil, penyandang disabilitas, dan lansia adalah fokus utama kami untuk mendapatkan kenyamanan ekstra tanpa harus merasa terbebani oleh antrean panjang," ujar pihak manajemen dalam sosialisasi program tersebut.

Dengan jargon "Rumah Sakit Kita Semua", perubahan positif ini diharapkan dapat terus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap mutu dan kepedulian layanan kesehatan di bumi Sakti Alam Kerinci dan Kota Sungai Penuh.(Ald/Ali)

Banjir Bandang Terjang Lima Desa di Tanjung Pauh Mudik

KERINCI - Hujan lebat yang mengguyur Lima Desa Kecamatan Danau Kerinci Barat, Kabupaten Kerinci pada Rabu (20/5/2026) sore. Sejumlah rumah warga dilaporkan digenangi air. Debit air yang deras juga datang dari kawasan perbukitan dan mengalir langsung ke permukiman masyarakat.

Tak hanya merendam rumah warga, aliran air juga meluap hingga melewati badan Jalan. Kondisi tersebut membuat arus lalu lintas terganggu, bahkan sejumlah kendaraan tidak dapat melintasi jalan tersebut akibat tingginya genangan dan derasnya arus air.

Warga setempat menyebut banjir terjadi cukup cepat setelah hujan lebat yang mengguyur sore hari ini.

Mereka berharap adanya penanganan cepat dari pemerintah dan instansi terkait guna mengantisipasi banjir susulan apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

Hingga berita ini diturunkan, warga masih berjibaku membersihkan genangan air sambil terus memantau kondisi cuaca di wilayah tersebut.

Camat Danau Kerinci Barat, Noverman Nurdin, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian banjir tersebut. Ia menyebut pihak kecamatan telah akan melakukan pendataan awal terhadap wilayah terdampak dan pihak PUPR Kerinci dalam perjalanan menuju lokasi. (Red)

Komitmen Pejuang Petani, Bupati Kerinci Monadi Teken MoU Cetak Sawah 2026

KERINCI – Pemerintah Kabupaten Kerinci di bawah kepemimpinan Bupati Kerinci Monadi terus menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung perekonomian masyarakat.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui Pemerintah Daerah Kabupaten Kerinci mengikuti penandatanganan nota kesepakatan (MoU) dan kontrak konstruksi program cetak sawah Tahun Anggaran 2026 yang difasilitasi Kementerian Pertanian RI melalui Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian.

Kegiatan tersebut berlangsung Rabu, 13 Mei 2026 di Hotel The Margo, Kota Depok, Jawa Barat.

Bupati Kerinci Monadi, ke media ini menyampaikan bahwa program tersebut merupakan langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat kapasitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM) pertanian di Kabupaten Kerinci.

“Penandatanganan nota kesepakatan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat SDM pertanian dan mempercepat pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Kerinci,” ujar Monadi.

Ia menegaskan, sektor pertanian masih menjadi prioritas utama pembangunan daerah karena mayoritas masyarakat Kerinci menggantungkan perekonomiannya pada bidang tersebut.

Program cetak sawah melalui skema Swakelola Tipe II ini diharapkan mampu membuka lahan pertanian baru yang produktif, meningkatkan hasil produksi pangan, serta menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat.

Selain mendukung program nasional swasembada pangan, kerja sama tersebut juga menjadi bentuk sinergi nyata antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun pertanian yang modern, maju, berkelanjutan dan berdaya saing.

Pemkab Kerinci optimistis program tersebut akan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani dan memperkuat posisi Kabupaten Kerinci sebagai salah satu daerah penyangga pangan di Provinsi Jambi.(*)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs