Havis Husaini Tinggalkan Rumdis Bupati Tebo

MUARA TEBO, MP - Dengan dilantiknnya pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Sukandar-Hamdi pada 27 Agustus (hari ini-red) dengan demikian berakhir pula masa jabatan Penajabat Bupati Tebo Ir. H Haviz Husaini. Dia menyatakan besok sudah akan keluar dan meninggalkan rumah dinas Bupati Tebo yang terletak di km 3 jalan lintas Tebo-Bungo.

Hal ini dikatakannya saat dikonfirmasi usai mengunjungi persiapan tempat untuk acara pelantikan Bupati terpilih. Ia mengatakan, hari ini (kemarin,red) ia sudah membersihkan rumah dinas dan membereskan semua barang yang selama ini dipakainya selama menjabat sebagai Penjabat Bupati.

“Semua sudah saya bersihkan, barang-barang yang saya pakai selama saya menjabat sebagai Pj Bupati juga sudah saya kembalikan,”ujarnya lagi.

Dikatakannya, besok (hari ini,red) siang kemungkinan ia sudah meninggalkan Tebo menuju Jambi.

Havis berharap, kepada pasangan Bupati terpilih yang dilantik nantinya yaitu Sukandar dan Hamdi supaya benar-benar mengimplementasikan kepentingan masyarakat sesuai dengan visi-misi yang telah di sampaikan dan telah menjadi harapan masyarakat secara umum.

“Saya berharap kepada bapak Bupati yang dilantik agar berupaya mensejahterakan masyarakat dan dapat memperjuangkan pembangunan Kabupaten Tebo kedepan,” harapnya.

Ia juga menambahkan, pembangunan Kabupaten Tebo tentunya sangat diharapkan oleh masyarakat dan itu bukan hanya segi fisik saja melainkan pembangunan yang bersipat menyentuh dan dapat dirasakan oleh masyarakat secara langsung. (ald)

Hari Terakhir, PNS Bungo Disidak

Instansi Disidak Satu Persatu

MUARA BUNGO, MP – Menjelang libur Hari Raya Idul Fitri, hari terakhir Pegawai Negeri Sipil (PNS) masuk kerja adalah Jum’at 26/8, semua PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bungo tidak satupun yang diperbolehkan ambil star libur lebih awal.

Untuk mengantisipasai terjadinya hal tersebut, Bupati Bungo H. Sudirman Zaini memerintahkan beberapa pembantunya dalam bekerja untuk mengadakan sidak ke semua dinas di lingkupan Pemkab Bungo.

Lima tim yang telah ditunjuk bupati, mendatangi satu per satu dinas instansi yang ada dilingkungan Pemkab Bungo, untuk mengecek kehadiran satu per satu PNS di instansi tersebut.

“Kita di bagi pada lima tim, untuk melakukan sidak ke semua instansi, ”ucap Asisten I Setda Bungo Masril disela-sela sidak ke Dinas Perkotaan kemarin (26/8).

Berdasarkan hasil sidak ini menurut Masril akan dilaporkan langsung ke Bupati Bungo, untuk di tindak lanjuti sesuai dengan aturan.

Lalu apa sanksi yang akan diberikan kepada PNS yang dinilai melanggar, atau tidak hadir di saat sidak tersebut. Masril tidak bisa beri kepastian hukuman apa yang akan diberikan.

Sebab katanya tugas tim hanya melihat dan mengecek kehadiran PNS pada hari terakhir kerja, dan apapun hasilnya itulah yang akan dilaporkan.

“Kita tidak berwenang masalah sanksi, nanti terserah Bupati, kita hanya mengecek ke instansi sesuai dengan perintah, ”kata Masril.

Kata Masril sidak yang akan dilakukan oleh tim ini tidak hanya pada hari terakhir kerja saja, tetapi juga pada hari pertama masuk kerja nantinya.

Sebab katanya sesuai dengan aturan, tidak satupun PNS yang diperbolehkan menambah libur, mesti masuk kerja tepat pada jadwal yang telah ditentukan.

“Tidak hanya sekarang, setelah lebaran pada hari pertama masuk kerja juga akan kita sidak, ini sesuai dengan perintah bapak Bupati, ”tegasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Bupati Bungo Sudirman Zaini menegaskan, bahwa pihaknya akan mendisiplinkan PNS. Untuk libur lebaran juga tidak satupun PNS yang diperbolehkan menambah libur, terkecuali cuti. (ald)

Besok, Suka-Hamdi Dilantik

Tim Protokoler dari Setda Propinsi Jambi sedang mengarahkan posisi Bupati dan Wabup yg dilantik pada Gladi Bersih Pelantikan Suka Hamdi Jum,at (26/8) kkemarin
Sukandar dan Hamdi mengikuti petunjuk Tim Protokoler dari Setda Propinsi Jambi pada acara Gladi Bersih Pelantikan Suka Hamdi Jum,at (26/8) kemarin

Gladi Bersih Prosesi Pelantikan Sukses Dilaksanakan

MUARA TEBO, MP – Gladi bersih Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tebo Terpilih H.Sukandar, S.Kom, M.Si dan Hamdi, S.Sos, MM sukses dilaksanakan pada Jumat (26/8) kemarin.

Cabup dan Cawabup terpilih H. Sukandar dan Hamdi, Penjabat Bupati Tebo H. Haviz Husaini, Ketua DPRD Tebo Agus Rubyanto, SE terlihat serius mengikuti pelaksanaan Gladi bersih prosesi Pelantikan yang dipandu oleh Protokoler dari Setda Provinsi Jambi.

Selain itu, berdasarkan pantauan Koran ini dilokasi kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor DPRD Kabupaten Tebo, Nampak aparat keamanan baik yang berseragam lengkap maupun yang berpakaian preman juga sudah mulai stand bye dilokasi.

Sebagaimana sebelumnya pernah diungkapkan oleh Sekwan Rizal Efendi bahwa untuk acara pelantikan tidak ada kendala yang berarti, panitia pelaksana sudah 100% siap.

Kemudian, dari pihak keamanan yang dalam hal ini dimotori oleh Polres Tebo juga sudah menyiapkan pasukannya, dan informasi yang beredar Polres akan menurunkan 800 personilnya dilokasi acara dibantu oleh Anggota TNI dan Satpol PP Kabupaten Tebo.

Pj Bupati Tebo H. Haviz Husaini berharap pelaksanaan pelantikan bisa berjalan tanpa ada suatu kendala apapun.

“Mudah-mudahan prosesi pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tebo yang akan dilaksanakan besok tidak ada kendala”. Ungkapnya singkat disela-sela dia mengikuti gladi bersih prosesi pelantikan. (ald)

PT Tetap Jaya Makmur Abadi Lakukan Illegal Mining

Diduga Tetap Nambang Meski Tak Punya SIUP

MUARA TEBO, MP - Meskipun tidak memiliki Surat Izin Usaha Pertambangan (SIUP), PT Tetap Jaya Makmur Abadi (TJMA) yang merupakan salah satu kontraktor pertambangan yang bekerja untuk PT Global Alam Lestarindo (GAL) tetap nekat beroperasi.

Meskipun sudah mendapatkan surat teguran dari Dinas ESDM Kabupaten Tebo akan tetapi PT tersebut seperti menganggap remeh surat teguran tersebut.

Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Tebo, H. Zainuddin melalui kabid pertambangan Erwanto kepada Koran ini membenarkan, bahwa subkantraktor PT GAL tersebut telah menambang secara illegal karena izinnya tidak ada.

“Memang benar beberapa waktu yang lalu kita memberikan teguran kepada PT TJMA melalui GAL, terkait PT TJMA tidak memiliki SIUP dalam beroperasi,”ujarnya kemarin.

Namun pernyataan Erwanto tersebut dibantah oleh Lobi manajer lapangan PT TJMA, Lobi mengatakan bahwa perusahan mereka memiliki izin dari pusat, namun ketika ditanyakan kepadanya apakah memiliki izin pertambangan yang dikeluarkan oleh Pemkab Tebo dirinya tidak menjawab.

“Kita tidak ada terima surat teguran dari Dinas ESDM, izin operasional kita dari pemerintah pusat dijakarta,”ujar Lobi kepada koran ini saat dihubungi melalui telpon kantornya kemarin.

Sementara itu, terkait masalah ini, pihak PT GAL ketika dikonfirmasi melalui manajer lapangan Heri, belum berhasil dikonfirmasi. (ald)

Puskesmas Rimbo Bujang Kekurangan Dokter

RIMBO BUJANG, MP - Puskesmas Rimbo Bujang sebagai pusat kesehatan satu-satunya di Kecamatan Rimbo Bujang, sejak enam bulan terakhir ini nyaris kewalahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Pasalnya, petugas medis atau dokter yang bertugas di Puskesmas Rimbo Bujang berkurang. Tadinya, ada dua orang dokter yakni Dr. Sanusi yang notabene adalah Kepala Puskesmas Rimbo Bujang dan Dr. Marno sebagai Dokter pembantu di Puskesmas Rimbo Bujang.

Namun, Dr. Marno enam bulan yang lalu melanjutkan studinya dan saat ini sedang mengambil Perkuliahan Specialis Kandungan. “ Karena sekarang hanya ada satu Dokter, kadang pelayanan di Puskesmas Keteteran,” ujar Yanto salah seorang petugas Kesehatan yang bertugas di Puskesmas Rimbo Bujang I.

Dr. Sanusi Kepala Puskesmas Rimbo Bujang harus selalu Stand Bye ditempat, terkadang kalau Dr. Sanusi sedang ada dinas luar atau izin, maka tugas beliau digantikan sementara oleh Dr. Rory yang bertugas di Puskesmas Desa Tegal Arum.

Menurut Yanto, idealnya sebuah Puskesmas, harus ada tiga orang Dokter. Mudah-mudahan, pihak Pemerintah dapat mencarikan solusinya agar Puskesmas Rimbo Bujang tidak lagi terfokus dengan satu orang Dokter. Sehingga, dapat meningkatkan keefektifan dalam melayani masyarakat.

Sementara Mardi, salah seorang warga Kecamatan Rimbo Bujang mengakui bahwa Puskesmas Rimbo Bujang memang kekurangan Dokter. Itu juga terlihat ketika warga ingin berobat ketika diluar jam dinas.

“Sekarang cuma ada satu dokter. Kalau berobat ke prakteknya, harus ngantri panjang kayak orang mau beli bensin di SPBU,” ujarnya. (apek)

800 Polisi Siap Amankan Pelantikan Suka-Hamdi

Pihak Polres Tebo saat melakukan apel gelar Kesiapan Pasukan Pengamanan Pemilukada beberapa waktu yang lalu

MUARA TEBO, MP – Pihak Kepolisian Resor (Polres) Tebo benar-benar melakukan pengamanan ekstra ketat saat pelantikan Bupati Tebo terpilih pasangan Sukandar-Hamdi (Suka-Hamdi) yang telah ditetapkan pada hari Sabtu tanggal 27 Agustus 2011 mendatang.

Untuk itu sejumlah personil jajaran Polres Tebo yang dibantu oleh sejumlah personil Polres tetangga dan Polda Jambi akan dikerahkan untuk pengamanan pelantikan nanti.

Hal ini dikatakan oleh Kapolres Tebo AKBP. M, Arifin SIK melalui kabag Ops, Kompol Kristian Adi Wibawa kepada Koran ini kemarin, ia mengatakan Polres Tebo dipastikan akan all out dalam mengamankan pelaksanaan pelantikan Bupati Tebo.

“Kita akan all out dalam mengamankan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tebo terpilih nanti, ”tegasnya.

Ia mengatakan, untuk personil yang akan dikerahkan diperkirakan hampir 800 personil, yang terdiri dari semua personil Polres Tebo dibantu oleh Brimob, Dalmas Shabara Polda Jambi, Tim Jinak Bom dan Bahan Peledak Polda Jambi, ditambah lagi bantuan personil dari Polres yang ada di lingkungan Polda Jambi.

“Dengan jumlah personil yang akan diturunkan nantinya kita harapkan semua berjalan lancar tanpa satu halangan apapun, meskipun kita akui kewaspadaan cukup tinggi selama proses hingga pelaksanaan hari H saat pelantikan nanti, ”ujarnya.

Sementara itu, Sekwan Rizal Efendi mengatakan, untuk persiapan lain pihaknnya juga sudah mempersiapkan ribuan undangan yang saat ini sudah mulai diedarkan terutama untuk daerah yang jauh dari Kabupaten Tebo, total jumlah undangan yang disiapkan adalah sebanyak 1500 undangan. (ald)

Pengusaha Sei Bengkal Diduga Nikahi Anak Di Bawah Umur


M Syayuti (kanan) Imam Masjid Dusun Pengambiran yang menikahkan Syahrul dan Lia

Langgar UU Perlindungan Anak

Tebo, MP – Seorang laki-laki dewasa menikahi anak dibawah umur, Mirip dengan kasus Syeh Fuji yang menikahi Ulfa yang masih berumur 12 tahun, namun, Kali ini bukan Syeh Puji pelakunya tapi salah seorang warga Kelurahan Sei Bengkal yang bernama Syahrul Efendi (57) menikahi gadis belia berumur 14 tahun yang bernama Lia warga Dusun Pegambiran Desa Kunangan Kecamatan Tebo Ilir Kabupaten Tebo.

Syahrul Efendi yang diduga memang doyan berpoligami ini melangsungkan pernikahannya pada tanggal 5 Juli 2011 didusun Pengambiran dengan seorang anak yang lebih pantas sebagai cucunya itu bernama Lia.

Imam masjid Desa Pengambiran M Syayuti membenarkan bahwa Syahrul Efendi telah menikah dengan Lia dan dia sendiri yang menikahkannya atas permintaan Syahrul.

Informasi yang berhasil dihimpun koran ini, Meskipun tidak diketemukan nomor induk sekolah atas nama Lia, namun ada satu bukti kuat yang menunjukan bahwa Lia masih di bawah umur yaitu dengan adanya nomor induk kakak Lia yang bernama Ardi Saputra dengan nomor induk 181 dengan tanggal lahir 31 Januari 1996. kalau dibandingkan dengan tahun kelahiran kakak Lia, berarti Lia diperkirakan lahir berkisar tahun 1997 atau tahun 1998 serta dapat di simpulkan bahwa Lia pada saat ini berkisar umur 14-15 tahun ini pun diperkuat atas keterangan M. Idris yang menyebutkan bahwa Lia sebaya dengan anaknya yang sekarang baru duduk di bangku kelas dua MTs (setingkat SMP).

"Lia seingat saya sebaya dengan anak saya yang sekarang duduk di kelas dua Mts,ucap Idris.

Menurut keterangan dari kepala KUA (Kantor Urusan Agama) Tebo Ilir mengatakan bahwa tidak ada mengeluarkan surat nikah atas nama Syahrul Efendi, namun kepala KUA sangat menyayangkan jika ada pernikahan tersebut. Sebab, ini akan berdampak pada masa depan anak itu sendiri serta dari segi kesehatan anak seusia Lia belum menunjang untuk melahirkan.

Lebih lanjut kepala KUA memaparkan, berdasarkan UU perkawinan nomor 117 tahun 1946 pernikahan anak berusia 16 tahun kebawah harus ada surat keterangan dari pengadilan Serta, lanjutnya, pelaku juga dapat dikatakan telah melanggar UU Tentang perlindungan anak. Ungkapnya.

Sementara itu, jika ditinjau dari segi Undang-undang No. 23 Tahun 2003 tentang Perlindungan Anak. Dalam undang-undang tersebut, perumusan seseorang yang dikategorikan sebagai anak adalah seseorang yang belum berusia 18 tahun, sehingga ketentuan dewasa menurut undang-undang ini adalah 18 tahun. Undang-Undang Perlindungan Anak pun mengatur bahwa orangtua berkewajiban dan bertanggung jawab untuk mencegah terjadinya perkawinan pada usia anak-anak.

dilain pihak, Koran ini juga mendapat komentar dari beberapa warga, "kami sangat berharap kasus ini bisa ditindak lanjuti secara hukum agar jangan sampai ada lagi kasus serupa yang lain, kami berharap agar aparat penegak Hukum dan Lembaga adat serius merespon kejadiaan ini”.

"lihat saja, aneh kan, kita seolah-olah tidak punya muka oleh perilaku Syahrul Efendi, contohnya saja. menantunya adik iparnya sendiri apa kita ini tidak punya adat, tukas warga seraya meminta namanya jangan di publikasikan. sampai berita ini di turunkan media ini masih melakukan investigasi untuk mencari dan mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan-keterangan untuk ditindak Lanjuti. (des)

Pilwako Jambi, PAN Bulat ke Sum Indra

JAMBI,MP - Siapa figur yang akan diusung Partai Amanat Nasional (PAN) di ajang Pilwako Jambi 2013? sudah bisa ditebak alias sudah menjadi rahasia umum. Figur yang akan diusung Pan dalam merebut BH 1 AZ yang saat ini dijabat dr. H. Rd. Bambang Priyanto tidak lain adalah Wakil Walikota Jambi Sum Indra.

Sekretaris DPW PAN Provinsi Jambi, Saiful Azwar ketika diminta tanggapannya, membenarkan bahwa PAN bakal mengusung Sum Indra di Pilwako Jambi. ''PAN hanya ada satu figur yaitu Sum Indra,'' kata Saipul Azwar beberapa waktu yang lalu.

Sementara Partai Golkar hingga kini belum ada kejelasan siapa yang akan diusung. Sejauh ini memang muncul nama Sy Fasha ketua AMPG Partai Golkar. Namun, peluang Maesita Arifien Manap maupun Nuzul Perkasa anak Zoerman Manap serta Arif Munandar anak Tommi Effendi Manap masih terbuka lebar.

''Kalau Golkar belum ada kejelasan. Belum mengerucut jadi satu,'' kata Sekretaris DPD Golkar Provinsi Jambi Sufardi Nurzain. (ald)

Arus Mudik Jambi-Kerinci Meningkat Drastis

JAMBI - Mendekati hari raya idul fitri 1432 Hijriah arus mudik mulai mengalami peningkatan yang signifikan, baik antar provinsi (AKAP) maupun antar kota dalam provinsi (AKDP). Ini terlihat dengan terjual habisnya tiket pada agen travel Jambi-Kerinci. Tingginya animo masyarakat untuk berlebaran di kampung halaman membuat agen-agen travel menambah jumlah armada.

Di agen travel Safa Marwa, yang pada hari biasa memberangkat 2 armada, menjelang lebaran ini terjadi penambahan jumlah armada mereka. Dijelaskan salah satu pengurus loketnyanya, pada kondisi normal safa marwa hanya memberangkat 2 armada tujuan Jambi-Kerinci, namun dengan banyaknya jumlah penumpang menjelang lebaran, mereka menambah jumlah armada.

"Memang pada kondisi seperti ini jumlah penumpang melonjak, biasanya kami memberangkatkan 2 travel saja, namun mendekati lebaran kami memberangkatkan 8 armada," ujarnya.

Dirincikannya, 8 armada tersebut diberangkatkan dalam dua tahap, 3 armada diberangkatkan pada pagi hari dan 5 armada diberangkatkan malam hari. Tidak hanya itu saja, untuk mengantisipasi jumlah penumpang yang melonjak, agen travel safa marwa juga menyediakan pemberangkatan armada bus.

Lebih lanjut Ia mengatakan, tiket tujuan Jambi-Kerinci rata-rata pertravel sudah ludes di beli penumpang. "Para penumpang sudah membeli tiket jauh-jauh hari, mungkin mereka takut tidak dapat tiket untuk mudik," tuturnya.

Sementara itu, di agen travel gunung kerinci juga mengalami hal yang sama, petugas agen travel gunung kerinci juga menambah jumlah armada. Yang pada hari biasa memberangkatkan 2 travel menjadi 3 travel. (ald)

Tiga Nama Masuk Bursa Kandidat Sekretaris DPC PD Tebo

JAMBI, MP - Sebanyak tiga nama muncul menjadi kandidat calon Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Tebo. Tiga nama tersebut adalah Kaswadi, M Yamin, dan Ir.Supriyono, MP.

Munculnya ketiga nama ini diakui oleh ketua terpilih DPC Partai Demokrat Tebo, Syamsu Rizal. Menurutnya, ketiga nama tersebut dianggap sangat layak untuk menjadi sekretaris DPC.

“Ya, nama-nama tersebut memiliki integritas dan loyalitas yang teruji. Mereka sangat tepat menduduki posisi sekretaris DPC,” ujar Syamsu Rizal

Selanjutnya, nama-nama tersebut akan digodok oleh tim formatur yang beranggotakan unsur DPP, DPD, dan DPC. “Dalam waktu dekat, kemungkinan setelah lebaran, tim formatur akan menggelar rapat untuk membahas susunan kepengurusan DPC Demokrat Tebo,” ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Tebo ini yakin tim formatur akan berhasil menyusun kepengurusan DPC Demokrat dengan baik. “Insya Allah, nama-nama yang masuk ke dalam kepengurusan adalah orang yang tepat, the right man in the right place,” ujarnya. (ald)

Pelajar SMK TH Tewas Terlindas

RIMBO BUJANG - Senin (22/8) kemarin, seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tewas akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi di jalan 17 Unit 1 Kecamatan Rimbo Bujang. Informasi yang dihimpun, insiden ini terjadi sekitar pukul 08.00 Wib, ketika korban hendak pergi ke sekolah.

Dalam insiden ini diketahui korban bernama Andi, warga Desa SP 6 Kecamatan Serai Serumpun Kabupaten Tebo. Korban merupakan siswa kelas 1 SMK Tunas Harapan

Kecamatan Rimbo Bujang yang tinggal atau kost di Jalan 5 Rimbo Bujang.

Salah seorang warga di lokasi kejadian, Ahmad, mengatakan korban mengendarai sepeda motor jenis bebek Satria F-U. ketika itu korban hendak pergi kesekolah. Sesampai di jalan 17 Unit 1 Kecamatan Rimbo Bujang, korban terjatuh dan terlindas mobil.

“Tidak tahu pasti apa penyebab terjadinya kecelakaan tersebut, tapi terlihat dari jasad korban, korban diduga terlindas mobil. Hal ini diperkuat dengan bekas ban mobil yang ada di tubuh korban,”ujar Ahmad, Senin (22/8) kemarin.

Melihat kejadian tersebut, kawan-kawan korban dan dibantu warga setempat segera membawa jasad korban ke puskesmas Rimbo Bujang. Dua jam kemudian orang tua korban datang dan histeris saat melihat anaknya tebujur kaku di Puskesmas tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui apa penyebab korban terjatuh dan mobil jenis apa yang melindas korban. Sementara itu pihak Polsek Rimbo Bujang juga belum bisa dimintai keterangan terkait kejadian kecelakaan yang mengakibatkan tewasnya pelajar SMK tersebut karna masih melakukan penyelidikan terkait kecelakaan tersebut. (ald).

Warga tetap Tolak PT. ISA

MUARA TEBO - Keberadaan PT.ISA di tiga desa di Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo sejak tahun 2007 sama sekali belum memberikan perubahan yang berarti bagi perekonomian masyarakat setempat. Izin perkebunan yang dikantongi PT. ISA seluas 10.000 Ha sebelum menunjukkan aktivitas. Hingga tahun 2011 ini melalui perpanjangan izin lokasi dan izin perkebunan yang diberikan luas arealnya menciut menjadi 6000 Ha.

Ironisnya, meskipun selama dua tahun tak ada aktivitas, pemerintah masih memberikan perpanjangan izin. Syahbudin, tokoh masyarakat Desa Semambu menyatakan, bahwa sejak lepas dari PT. Aldo Mandiri dan di kuasai PT. ISA belum ada kegiatan yang dilakukan perusahaan.

"Memang ada yang ditanami PT. ALDO dan sudah distacking kurang lebih luasnya 500 Ha. dan itu sudah ada yang ditanami kelapa sawit. pada tahun 2007 kemudian terjadi peralihan ke PT. ISA. Tetapi tidak ada aktivitas yang dikerjakan saat itu," kata Syahbudin, Minggu lalu.

Sekarang setelah mendapatkan perpanjangan izin, perusahaan mulai mendekati masyarakat agar mau menyerhkan lahan ke perusahaan. Hanya saja, masyarakat tetap menolak melakukan kerjasama dengan PT. ISA. MoU dengan koperasi Kurnia yang dimotori perusahaan tak pernah terealisasi ketika baru sosialisasi.

“Perjanjian kerjasamanya tidak ada yang jelas, makanya warga yang memiliki lahan menolak menyerahkan lahan ke PT. ISA. Dengan berpegang perpanjangan izin, bahkan sudah terjadi penggusuran tanah warga yang bernama Guntur, di Sungai Setelak Kecil, diseputar kamp PT. ISA. Warga ini yang baru mengutarakan keluh kesahnya kepada saya, " kata Tokoh masyarakat setempat Syahbudin, Minggu (21/8) lalu.

Kepala Desa Semambu, Hamidi menyatakan bahwa sejak dahulu tidak pernah ada penyerahan lahan masyarakat kepada perusahaan. Dulu memang ada kesepakatan yang dibuat dengan koperasi Kurnia yang intinya akan membangun lahan perkebunan dengan pola kemitraan. Sekarang pemerintah desa tidak dapat menghalangi masyarakat untuk menyerahkan lahan mereka keperusahaan.

Dulu pernah ditandatangani MoU antara koperasi dengan PT. ISA namun hingga saat ini tidak terealisasi. Silahkan bagi yang mau menyerahkan lahannya kepada PT. ISA atau kepada PT. Bagem, itu hak masyarakat untuk memilih mitranya," kata Hamidi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Ir.Islahuddin melalui kepala bidang Bina usaha perkebunan, Errafiq Efianli menyatakan bahwa memang pemerintah memberikan perpanjangan izin Lokasi dan izin perkebunan terhadap PT.ISA. Dengan pertimbangan perusahaan sudah pernah melakukan aktivitas penanaman. Namun gagal karena di amuk gajah liar.

“Tahun 2007 penguasaan lahan di take over (diambil alih) PT. ISA atas lahan yang dikuasai PT. Aldo Mandiri setelah distacking tak kurang 500 Ha. Tahun itu ditanami kelapa sawit.

Lahan tiga desa semambu , muara sekalo dan suo-suo kini hanya tinggal 6000 ha dari 10.000 ha sebelumnya," kata rafiq. (ald)

DPRD dan Pemkab Tebo Persiapkan Pelantikan Bupati

Dijadwalkan 27 Agustus

MUARA TEBO - Setelah ditetapkannya jadwal pelantikan Bupati Tebo oleh Gubernur Jambi pada tanggal 27 Agustus 2011, DPRD dan Pemkab Tebo mempercepat persiapan pelantikan pasangan Sukandar dan Hamdi sebagai Bupati dan Wabup Tebo terpilih yang hanya menyisakan waktu lima hari lagi.

Untuk persiapan tersebut, direncakana hari ini Selasa, Pemkab Tebo akan melaksanakan rapat persiapan bersama sejumlah pihak terkait. Rapat tersebut diantaranya untuk membahas pengamanan pelantikan dan persiapan lain yang menyangkut pelaksanaan hari H nanti.

Tidak hanya itu, DPRD Kabupaten Tebo juga melakukan persiapan yang terbilang di Kebut dengan sisa waktu yang hanya lima hari lagi, direncanakan dewan perwakilan rakyat daerah kabupaten Tebo akan menggelar rapat Banmus membahas persiapan pelantikan Suka-Hamdi pada Rabu (24/08) nanti.

“Memang agak di kebut, karena jadwal pelantikan hanya tiggal beberapa hari lagi dan terbilang mepet, kita juga baru menerima pemberitahuan secara resmi melalui fax kemarin, jadi dalam waktu yang hanya tinggal beberapa hari lagi ini, persiapan memang harus dipersiapakan sesegera mungkin,” ujar Sekwan Rizal Efendi kemarin.

Selain itu, untuk undangan pelantikan, Sekwan mengatakan, saat ini undangan sudah di cetak dan mudah mudahan pada Kamis (25/08) besok catak undangan sudah selesai dan siap untuk di berikan.

“Dalam dua hari ini undangan kita pastikan sudah siap dan Jumat (26/08) langsung akan kita sampaikan,” katanya lagi.

Ia menambahkan, dengan sisa waktu yang ada persiapan persiapan untuk pelaksanaan pelantikan mudah-mudahan akan terselesaikan sehingga tidak menjadi hambatan atas jadwal yang telah ditentukan. ::ald::

Pemkab Tebo Larang Bawa Mobnas Mudik

MUARA TEBO - Pemkab Tebo akhirnya mengeluarkan kebijakan larangan bagi para pejabatnya untuk membawa Mobil Dinas (Moabnas) untuk mudik Lebaran Idul Fitri nanti.

Meskipun demikian, Pemkab masih memberikan keringanan dengan beberapa catatan yakni jika untuk ke Muara Bungo kemungkinan diperbolehkan, karena dekatnya jarak tempuh. Hal ini diungkapkan oleh PJ Bupati Tebo, Haviz Husaini.

Ia mengharapkan, para pejabat di lingkungan Setda Tebo yang diberikan kepercayaan mendapatkan fasilitas mobil dinas, agar tidak membawa mobil tersebut keluar Kota Muara Tebo.

“Memang sudah ada himbauan dari KPK, Kalau bawa mobil dinas tidak dibenarkan, tidak dibenarkan dibawa keluar kota. Mobil dinas dilarang untuk dibawa mudik lebaran nanti, namun berkemungkinan ada keringanan. Sekarang masih dalam tahap pembahasan,” ujarnya kepada sejumlah wartawan beberapa hari lalu.

Ketika disinggung apakah mobil dinas ini akan ditarik dan dikumpulkan atau dibiarkan dibawa di dalam Kota, bupati mengaku masih akan membicarakan hal ini nantinya.

“Secepatnya akan saya berikan himbauan secara resmi, kita masih menunggu, nanti mekanisme akan kita beritahukan,” katanya.

Bahkan dikatakannya, pihaknya akan membentuk pengawas bagi para pejabat yang tetap ngotot menggunakan mobil dinas untuk kepentingan pribadi maupun untuk dibawa mudik Lebaran. “Nanti kita juga akan bentuk pengawas mengenai hal ini,” sebutnya.

Bupati juga mengingatkan dan memberikan warning keras agar para kepala SKPD tidak menyalahi aturan pemakaian mobil dinas yang dipinjam pakaikan dengan mengganti pelat merah menjadi hitam.

“Ini kalau ada jelas menyalahi aturan, kita akan berikan sanksi sesuai aturan yang berlaku,”pungkasnya. ::ald::

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs