Bekuk Filipina, Indonesia ke Semifinal Piala Sultan Hassanal Bolkiah


Merdekapost.com - Bandar Seri Begawan - Timnas Indonesia U-21 lolos ke semifinal Piala Sultan Hassanal Bolkiah, bermodal kemenangan 3-0 atas Filipina. Andik Vermansyah jadi bintang kemenangan Indonesia di laga tersebut.

Di laga terakhir fase Grup A, Minggu (4/3/2012) malam WIB, Indonesia terlihat cukup mendominasi Filipina yang sejauh ini akrab dengan kekalahan.

Babak pertama ditandai dengan keunggulan 2-0 Indonesia berkat sepasang gol dari Andik masing-masing pada menit 17 dan 44. Andik juga berperan besar dalam gol ketiga Indonesia yang dibuat Yoshua Pahabol.

Dengan hasil tersebut maka Indonesia kini mengemas poin tujuh hasil dari empat pertandingan, dan lolos ke semifinal sebagai runner-up Grup A menemani Myanmar yang punya poin 10.

Ini tak lepas dari hasil imbang 0-0 yang dipetik Singapura dalam pertandingannya dengan Myanmar, sehingga Singapura hanya menyudahi fase ini dengan poin 5. Sementara itu Laos, yang sudah lebih dulu memainkan laga grup terakhirnya, hanya punya poin enam. Di semifinal, Indonesia akan berhadapan dengan juara Grup B, Vietnam.

Jalannya Pertandingan

Pada menit 10, tendangan Syaiful Indra ke arah kotak penalti masih bisa dibelokkan pemain belakang Filipina. Yoshua berhasil mengejar bola untuk tidak meninggalkan lapangan dan menjaga ritme serangan Indonesia.

Tak lama berselang, bola sampai ke kaki Miko Ardiyanto. Ia lantas melepaskan tembakan jitu yang masih bisa ditahan kiper Paulo Pascual.

Indonesia memimpin melalui Andik Vermansyah pada menit 17. Diawali tendangan bebas jarak jauh yang dilepaskan Nurmufid Fastabiqul Khairat, bola coba disapu pemain Filipina tapi justru bergerak liar ke kotak penalti. Andik bereaksi paling cepat dan menanduknya ke dalam gawang lawan.

Filipina coba ganti menekan tak lama berselang, diawali dari kesalahan Achmad Faris Ardiansyah. Tetapi bola hasil tandukan pemain Filipina masih lekat ditangkap kiper M. Ridwan.

Serangan lagi dari Indonesia kali ini melalui Ridwan Awaludin. Ia melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti dan kiper Pascual harus meregangkan tubuh untuk menepis bola.

Dari sepak pojok, Pascual kembali harus beraksi di depan gawang menepis bola. Si kulit bundar lantas dikuasai Ridwan yang kembali melepaskan tembakan keras yang kali ini arahnya masih melambung.

Indonesia terus menekan. Dari sisi kiri, tendangan bebas diambil Andik dan bola ia kirim deras ke muka gawang meski Pascual masih bisa menepis si kulit bundar.

Filipina melakukan serangan balik berbahaya pada menit 35. Dengan kondisi lapangan yang licin akibat hujan, barisan belakang Indonesia kesulitan menahan meski akhirnya arah bola hasil sepakan pemain Filipina masih melebar dari gawang M. Ridwan.

Sebelum turun minum, wasit kemudian menunjuk titik putih setelah Andik dilanggar Jerry Berbaso. Penalti yang dilakukan Andik sempat harus diulang, meski keduanya sama-sama berujung bola masuk ke dalam gawang.

Di menit injury time, Achmad Faris Ardiansyah menjebol gawang Filipina tapi gol tidah disahkan karena sudah offside. Sementara itu pelatih Filipina sepertinya tidak puas akan suatu hal dan masuk ke dalam lapangan untuk memprotes.

Andik kembali jadi ancaman pertahanan Filipina di paruh kedua laga. Usaha Angelo Verheyye menghentikan lajunya di sayap kiri pun berbuah kartu kuning pada menit 51.

Pada menit 58, Syaiful Indra Cahya berhasil melepaskan tembakan jitu ke arah gawang menyusul sebuah sepak pojok. Tapi bola mengarah tepat ke kiper Pascual.

Tiga menit berselang, serangan cepat dari Indonesia pada akhirnya membuat bola dikuasai Kurniawan. Ia melepaskan tembakan keras yang masih bisa ditepis Pascual. Miko coba mengejar bola muntah tapi ia sudah terjebak offside.

Pada menit 63, Indonesia akhirnya menambah keunggulan. Dikawal dua pemain lawan, Andik masih bisa menyepak bola ke arah gawang. Si kulit bundar lantas hanya bisa ditepis Pascual dan Yoshua kemudian berhasil menyambar bola rebound.

Andik yang terus-menerus jadi momok untuk pertahanan Filipina akhirnya ditarik keluar pada menit 72, digantikan M. Fadly. Pergantian lain untuk Indonesia terjadi enam menit kemudian dengan Ryan Putra Maylandu menggantikan Ridwan Awaludin.


Susunan Pemain

Indonesia: M. Ridwan (Aji Saka 84'); Achmad Faris Ardiansyah, Samsul Arifin, Syaiful Indra Cahya, Agus Nova Wiantara, Nurmufid Fastabiqul Khairat, Yoshua Pahabol, Ridwan Awaludin (Ryan Putra Maylandu 78'), Andik Vermansyah (M. Fadly 72'), Kurniawan, Miko Ardiyanto.

Filipina: Paulo Pascual (Russel Pierson 90'); Jerry Barbaso, Jacques van Bossche, Amani Agunaldo, Gabriel Borja, Marvin Janver Malinay Angeles, Joshua Beloya (Joseph San Martin 76'), Marwin Janwer Malinay Angeles, Allen Serna, Angelo Verheyye Marasigan, David Pusing.

Chelsea Pecat Villas-Boas

Merdekapost.com, London - Kebersamaan Chelsea dan Andre Villas-Boas ternyata tak sampai semusim. Bekerja tak sampai sembilan bulan di Stamford Bridge, Villas-Boas sudah berpisah dengan The Blues.

Pemecatan Villas-Boas ini adalah buntut dari hasil buruk yang didapat Chelsea dalam beberapa pekan terakhir. Dalam sepuluh pertandingan terakhir di Premier League, Chelsea cuma menang tiga kali. Empat partai lainnya berakhir seri dan sisanya berujung kekalahan.

Kekalahan teraktual yang diderita klub London Barat itu adalah saat mereka berkunjung ke The Hawthorns, Sabtu (3/3/2012). menghadapi tuan rumah West Bromwich Albion, mereka menyerah 0-1.

Gara-gara kekalahan itu, Chelsea tertahan di peringkat kelima klasemen sementara, tertinggal 20 poin dari Manchester City yang menguasai peringkat teratas.

Di Liga Champions, pasukan Villas-Boas juga keteteran. Mereka terancam tak lolos ke perempatfinal karena kalah 1-3 dari Napoli di leg pertama babak 16 besar.

Kondisi itu membuat pihak klub kehilangan kesabaran. Mereka pun memutuskan jalinan kerja sama dengan pria asal Portugal itu.

"Andre Villas Boas- telah berpisah dengan Chelsea Football Club hari ini," demikian keterangan di situs resmi Chelsea.

"Pihak direksi ingin mengucapkan terima kasih untuk hasil kerjanya dan mengungkapkan kekecewaan kami karena hubungan ini harus diakhiri begitu cepat."

"Sayangnya, hasil-hasil dan penampilan tim tak cukup bagus dan tak menunjukkan tanda perkembangan di masa-masa kunci."

"Dengan kondisi demikian, kami merasa satu-satunya pilihan kami adalah membuat perubahan pada saat ini."

"Sebagai efeknya, Roberto Di Matteo untuk sementara ditunjuk sebagai pelatih tim pertama hingga akhir musim."



( cho  )

Kenapa Agnes Monica Selalu Rahasiakan Kisah Cintanya?

Jakarta - Agnes Monica merupakan salah satu selebriti yang enggan mengungkapkan kehidupan pribadinya ke publik. Bahkan, Agnes selalu menutup-nutupi kisah cintanya. Kenapa?

"Ya dari dulu aku kalau masalah asmara nggak pernah ngomong ya, karena kita nyatuin dua orang saja susah kan?" ujar Agnes ketika ditemui usai syuting 'Bukan 4 Mata' di Studio Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (29/2/2012) malam.

"Belum lagi pendapat keluarga, pendapat dari orang-orang terdekat, itu aja kan kita udah repot," lanjutnya.

Pelantun 'Teruskanlah' itu lebih nyaman jika prestasinya yang menjadi bahan pembicaraan masyarakat ketimbang kehidupan pribadinya. Ia pun merasa kariernya bisa bersinar seperti sekarang ini bukan karena gosip.

"Gini-gini aku naiknya juga bukan karena kehidupan pribadi aku," tuturnya.

Maka, ketika ditanya siapa pacarnya sekarang, lagi-lagi Agnes menghindar. Namun, kabarnya Agnes tengah menjalin asmara dengan salah satu musisi pendukung Sammy Simorangkir.

(choe) 

10 pemain Barca Tundukkan S. Gijon

Barcelona - Barcelona tetap berhasil memetik angka penuh meski bermain dengan 10 orang pemain sejak awal babak kedua. Menjamu Sporting Gijon di Camp Nou, Minggu (4/3/2012) dinihari WIB, The Catalans menang 3-1.

Sejumlah pemain inti Barca tidak diturunkan dari awal pertandingan dan kehilangan Lionel Messi yang terkena skorsing akibat akumulasi kartu kuning.

Barca langsung melakukan tekanan meski Gijon berhasil menahan dengan tembok pertahanan yang cukup tangguh. Andres Iniesta membuka skor 1-0 yang bertahan hingga jeda.

Di awal babak kedua, Barca harus bermain dengan 10 orang usai Gerard Pique dikeluarkan dari permainan. Gijon pun menghidupkan asa dengan mencetak gol balasan lewat pemain pengganti David Barral.

Meski kalah jumlah pemain, Barca mampu memperbesar keunggulannya lewat Seydou Keita di menit 79 dan gol dari Xavi di menit 88 unuk memastikan kemenangan di tangan.

Tiga tambahan angka yang diperoleh Barca tetap di urutan dua klasemen dengan mempunyai 57 poin, sekaligus guna memangkas jaraknya dengan Real Madrid yang baru akan bermain hari ini waktu setempat.

Sementara Gijon makin terpuruk di zona degradasi dengan perolehan 21 poin yang sekarang dimilikinya mereka tidak beranjak dari posisi 19.


Jalannya Pertandingan
Daniel Alves bergerak ke depan untuk mengirim umpan silang terukur dan tidak bisa dihalau oleh pertahanan Gijon. Cesc Fabregas mendapatkan bola dan mengoper kepada Pedro untuk diceploskan ke gawang dengan tembakan mendatar.

Namun, gol tersebut dianggap tidak sah oleh wasit karena pemain Barca sudah berada di posisi offise. Skor masih 0-0.

Serangan Barcelona kembali dibangun kali ini diawali dari Adriano.yang maju ke depan setelah melakukan solo run. Sepakan dia ke arah tiang jauh masih melebar.

Sejauh ini Barca masih kesulitan untuk membongkar pertahanan Gijon yang memang sangat rapat meskipun sangat unggul dalam penguasaan bola.

Kebuntuan pun pecah. Kerjasama satu-dua antara Adriano dengan Andres Iniesta menghasilkan gol yang membawa Barcelona memimpin 1-0. 

Menjelang waktu normal babak pertama, Barcelona menciptakan peluang lain. Alves mengirim umpan terobosan yang menemui Fabregas karena tembakannya terlalu lemah yang kemudian diamankan oleh Andrea Botia.

Barcelona justru dihampiri petaka di babak kedua. Baru satu menit laga berjalan, mereka harus kehilangan seorang pemainnya usai Gerard Pique diganjar kartu merah akibat melanggar Miguel de las Cuevas di area terlarang.

Pelanggaran yang dilakukan Iniesta bikin Gijon diberi tendangan bebas. David Barral yang masuk menggantikan Damian Suarez menjadi eksekutor namun tendangannya membentur pagar betis.

Dari bola muntah, Formose Mendy di sisi kanan mengirim umpan silang mendatar dan Barral menghujamkan bola untuk merobek gawang yang dikawal Victor Valdes sekaligus menyamakan skor menjadi 1-1.

Gijon berpeluang menambah golnya. Tusukan Pedro Orfilla disambut oleh Barral. Namun keragu-raguannya untuk menembak membuat serangan tim tamu patah.

Alexis Sanchez langsung menebar ancama tak lama setelah masuk menggantikan Fabregas. Mendapat operan dari Iniesta, sepakan Alexis bisa ditepis oleh kiper Juan Pablo.

Demikian pula dengan Cristian Tello yang menggantikan Pedro Rodriguez. Mendapat umpan Iniesta, dia melakukan tembakan menyilang tapi cuma bersarang dia atap gawang.

Gol! Barcelona kini memimpin 2-1. Seydou Keita menjebol gawang Gijon dengan sepakan dari batas dari kotak usai menerima umpan matang dari Xavi.

Pundi-pundi gol Barca bertambah setelah Xavi mencatatkan namanya di papan skor. Lolos dari jebakan offside, maestro lapangan tengah itu melakukan tendangan yang melambung untuk melewati kiper yang sudah terlanjur maju sebelum masuk ke gawang. Barca 3, Gijon 1.



Susunan Pemain
BARCELONA: Victor Valdes, Gerard Pique, Javier Macherano, Adriano, Dani Alves, Seydou Keita, Andres Iniesta, Xavi, Pedro (Cristian Tello 58'), Cesc Fabregas (Alexis Sanchez 58'), Isaac Cuenca (Carles Puyol 82')

GIJON: Juan Pablo Colinas, Alejandro Galvez, Alberto Botia, Roberto Canella, Pedro Orfilla, Nacho Cases, Andre Casto, Garcia Ayoze (Gonzalez Carmelo 48'), Damian Suarez (David Barral 48'), Formose Mendy, Miguel de las Cuevas (Sebastian Eguren 75')

Murasman Respon Positif Wacana Pemekaran Kerinci

H Murasman
Hilir Mudik Harus Sama-sama Maju


MERDEKAPOST.COM, KERINCI - Pemerintah Kabupaten Kerinci merespon positif wacana pembentukan Kabupaten Kerinci Hilir yang digulirkan para tokoh Kerinci. Rencana pembentukan Kabupaten Kerinci Hilir ini sudah diperjuangkan sejak beberapa tahun silam saat Bupati Murasman masih duduk sebagai anggota DPRD Kerinci.
 
Dukungan Pemerintah Kabupaten Kerinci terhadap pembentukan Kabupaten Kerinci Hilir itu sangat positif. Meskipun di satu sisi kepentingan Bupati Kerinci H. Murasman bisa memanfaatkan isu tersebut untuk kepentingan majunya ia menjadi calon bupati mendatang. 

“Saya sepakat dan akan memperjuangkan pembentukan Kabupaten Kerinci hilir. Dan itu sudah saya perjuangkan dan upayakan sejak dulu ketika saya masih menjabat sebagai anggota DPRD Kerinci,” ungkap Murasman tokoh Siulak itu.
Dijelaskannya, usulan masyarakat Kerinci Hilir untuk dilakukan pemekaran adalah usulan yang baik dan akan diperjuangkan Pemkab Kerinci.  “Hilir mudik harus sama-sama maju,“ jelasnya.

Hal yang senada juga diungkapkan tokoh masyarakat Kerinci Hilir Hasani Hamid yang juga mantan wakil Bupati Kerinci menyampaikan Segala keluh kesah masyarakat Kerinci hilir yang menginginkan daerahnya dimekarkan jadi kabupaten baru. 

Dijelaskannya kinerja yang dilaksanakan Bupati Kerinci, H Murasman sejauh ini sudah cukup baik. Hanya saja tujuan pembangunan tersebut masih ada yang belum mengena di masyarakat, terutama masyarakat Kerinci Hilir. 


“Masyarakat Kerinci hilir ini butuh perhatian agar tidak terjadi kesenjangan antar hilir dan mudik,” terangnya.

Ketua Rempah Propinsi Jambi itu menambahkan, hingga kini sebagian besar masyarakat Kerinci, terutama masyarakat Kerinci Hilir masih belum menikmati jerih payah dan program dari Bupati Kerinci tersebut. Untuk itu diperlukan alternatif lain untuk mewujudkannya. (skt)

Dosen yang Juga Tokoh Jambi itu Telah Berpulang

Jenazah H. Tabroni M Soleh saat akan dikebumikan Jum'at 2/03 
MERDEKAPOST.COM, JAMBI - Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Telah berpulang kerahmatullah salah seorang  tokoh Provinsi Jambi, H. Tabrani M Sholeh SH MH  pada Jumat, 2 Maret 2012. Dosen Fakultas Hukum Universitas Jambi itu menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 12.55 WIB di kediamannya Perumahan Bougenville Lestari Blok AB RT 24, Kelurahan Kenali Besar, Kota Jambi. ''Beliau wafat sekitar pukul 12.55 WIB,'' kata Amri Intan, Ketua RT 24 Perumahan Bougenville, Kelurahan Kenali Besar, Kota Jambi, kepada jambiglobal di sela-sela pemakaman Tabrani, Jumat, 2 Maret 2012.  

Putra kelahiran Sumatera Selatan, 8 November 1966 dimakamkan di samping kediamannya di RT 24 Perumahan Bougenville, Kelurahan Kenali Besar, Kota Jambi sekitar pukul 17.15 WIB. Mantan Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Gubernur Jambi tahun 2005 yang baru saja menunaikan ibadah haji itu, meninggalkan satu orang istri, empat putra dan satu putri. 


Tabrani M Sholeh dikenal cukup luas di kalangan masyarakat Jambi. Sosok yang ramah ini memiliki pergaulan yang luas dan bermasyarakat. Sebut saja, berbagai kegiatan  di lingkungan Perumahan Bougenville sosok Tabrani M Sholeh nyaris tak pernah tinggal. ''Pak Tabrani aktif di kegiatan sosial kemasyaratan di Perumahan Bougenville Lestari,'' sebut Amri Intan. 

Ditambahkan oleh Kasrianto, selain aktif di lingkungan tempat tinggalnya di Perumahan Bougenville, Tabrani M Sholeh juga aktif di  kegiatan tingkat sosial kemasyarakatan tingkat Provinsi Jambi. Seperti Tabrani  M Sholeh pernah menjadi Ketua Panwas Pemilu Gubernur Jmabi 2005, Panitia Seleksi KPU Kota Jambi tahun 2008, kepengurusan KNPI Provinsi Jambi dan lainnya. ''Beliau sempat menjadi nara sumber selaku pengamat politik di Metro TV nasional di Jakarta menjelang Pemilihan Gubernur 19 Juni 2012 lalu,'' kata Kasrianto yang bertetangga dengan Tabrani di Perumahan Bougenville Lestari. 

Tampak hadir pada pemakaman Tabrani M Sholeh,  Pembantu Rektor III Universitas  Jambi DR. Maizar Karim, Pembantu Rektor I Universitas Jambi Ardinal, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Provinsi Jambi Azwan Zahari, Ketua KPU Provinsi Jambi M. Yasir Arafat, Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjungjabung Barat Arif Munandar, Dekan Fakultas Hukum Unja Taufik SH MH, Ansorullah SH MH, DR. Kaspul Anwar Us MPd, DR. Kemas Imron Rosadi MPd serta banyak lagi dosen dan mahasiswa serta alumni Fakultas Hukum UNJA . (yok/MPO)

Jalan Batubara Sarolangun-Talang Duku Butuh Dana Sekitar 6T

Kondisi jalan Bungo-Jambi yang macet akibat kompoi truk batubara
dari Bungo menuju Pelabuhan Talang Duku Jambi beberapa waktu lalu
Tebo-Merlung Sedang Dikerjakan


MERDEKAPOST.COM, JAMBI – Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Ir Syahrasaddin, menyatakan rencana pembangunan jalan khusus batubara dari Kabupaten Sarolangun menuju Pelabuhan Talang Duku, Kota Jambi, tinggal menunggu dokumen resmi perusahaan. Hasil ini, menurutnya, merupakan buah rapat dengan para koordinator pembangunan jalan khusus angkutan batubara belum lama ini.

“Saat ini dokumen resmi PT Swarna Dwipa yang akan mengerjakan jalan khusus itu sedang dilengkapi,” ucapnya. Sedangkan untuk jalan khusus dari Simpang Niam Kabupaten Tebo menuju Merlung Kabupaten Tanjungjabung Barat, yang dikerjakan PT NTC, sebuah perusahaan batubara di Kabupaten Bungo, menurut Sekda sedang dalam pengerjaan. “Bahkan saat ini sudah dalam pengerjaan,” katanya. Untuk Pelabuhan Sadu di Kabupaten Tanjungjabung  Timur (Tanjabtim), menurut Sekda sedang dalam pengerjaan feasibility study (FS) dan master plan. Untuk pekerjaan ini akan dikerjakan bersamaan dengan pekerjaan infrastruktur angkutan batubara lainnya tersebut.

Pembangunan jalan khusus ini memang diprediksi memakan biaya yang cukup besar. Untuk Sarolangun-Talang Duku nilainya bahkan ditaksir mencapai Rp 6 triliun. Namun semua pekerjaan ini, sesuai pernyataan gubernur Jambi, Hasan Basri Agus (HBA) akan ditanggulangi sepenuhnya oleh perusahaan batubara.

Sementara untuk jalan khusus Simpang Niam-Merlung, belum diprediksi besaran biayanya. Hanya saja pekerjaan jalan ini ditanggulangi oleh perusahaan PT NTC. Namun untuk perbaikan saja yang sempat dianggarkan Pemprov Jambi sebesar Rp 5 miliar akhirnya ditanggulangi oleh PT NTC. 


Wakil Gubernur Jambi, Fachrori Umar, menyebutkan perusahaan sanggup mengerjakan pekerjaan jalan khusus itu selama delapan bulan saja, terhitung sejak mulai pekerjaan.  Padahal Menteri BUMN saja memprediksi untuk membangun jalan ini membutuhkan waktu yang lama. Paling cepat adalah mengeruk sungai. “Tapi itu kata mereka cuma 8 bulan,” ujar Wagub usai menggelar rapat masalah jalan khusus di Hotel Abadi Grand beberapa waktu lalu. (ald)

PT PGE Akan Libatkan Masyarakat Gunung Raya

F. Ilustrasi (Gunung Raya Kabupaten Kerinci)
MERDEKAPOST.COM, JAMBI - PT Pertamina Giothermal Energy (PGE) di Kecamatan Gunung Raya Kabupaten Kerinci, menyepakati soal penerimaan karyawan akan melibatkan masyarakat sekitar perusahaan. Kesepakatan ini dicapai, dalam Forum Group Discussion (FGD) Polsek Gunung Raya, Jumat kemarin (02/03).

Diskusi yang digelar di aula Kantor Camat Kecamatan Gunung Raya ini, hadir sebagai pembicara dari pemerintah daerah Kabupaten Kerinci, Managemen PT PGE dan Kapolsek Gunung Raya sebagai moderator. Sementara peserta yang hadir adalah  58 orang, terdiri dari security PT PGE, unsur pemuda dari 18 desa se Kecamatan Gunung Raya dan Tokoh masyarakat setempat 20 orang.

Kabid Humas Polda Jambi AKBP Almansyah mengatakan, FGD dilaksanakan karena ada desakan dari masyarakat dan pemuda agar mempekerjakan sebagian besar masyarakat setempat di PT PGE. Setelah diskusi dicapai beberapa kesepakatan, antara lain PT PGE dan masyarakat sepakat, masalah sosial dan penerimaan karyawan melibatkan masyarakat setempat. (skt)

Mei, Gubernur Akan Menerima Gelar Adat Kerinci

Hasan Basri Agus (HBA)
Berjanji Siap Lestarikan Adat


MERDEKAPOST.COM, JAMBI - Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus (HBA) yang akan menerima gelar adat dari Desa Sumurup, sebuah kawasan di kabupaten Kerinci yang kaya akan potensi wisata dan budaya, berjanji akan terus melestarikan adat istiadat. Janjinya ini bukan hanya untuk kabupaten Kerinci, namun untuk adat istiadat di seluruh kabupaten/kota, Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.

“Saya akan terus berupaya melestarikan adat istiadat yang ada di kabupaten/kota dalam Provinsi Jambi,” ucapnya. Hanya saja, gelar adat yang akan diterima gubernur Jambi, masih dirahasiakan. 


Gubernur juga mengatakan cukup banyak adat istiadat yang perlu diperhatikan, seperti potensi yang dimiliki Kabupaten Kerinci adalah budaya, seperti juga kenduri seko ini, kemudian pariwisata dan home industry yang dihasilkan masyarakat. 


Menurut gubernur lagi, kenduri seko tersebut sangat khas di Kabupaten Kerinci bahkan mungkin tidak ada di daerah lain di Indonesia. Karena itu, Desa Semurup, Kecamatan Air Hangat, Kabupaten Kerinci, yang memiliki kebiasaan melaksanakan kenduri seko setiap lima tahun sekali perlu dilestarikan. Menurutnya, potensi ini bahkan bisa dijadikan objek pariwisata yang menarik. Karena itu ia meminta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi untuk mengundang wisatawan asing pada acara tersebut. 

Gubernur juga berjanji, selaku Ketua Dewan Pembina Lembaga Adat Melayu Jambi, akan datang pada acara tersebut. Apalagi, dia sudah dijemput dengan sekapur sirih oleh tokoh adat. “Itu artinya mengundang dalam suatu acara dan sirihnya telah kita makan, maka bila tidak ada aral melintang yang benar-benar menghalangi, maka kita akan datang,” ucap gubernur. 


Menurut gubernur, dirinya siap menerima gelar adat ini jika masyarakat setuju. Pemberian gelar merupakan penghargaan dari tokoh adat dan masyarakat.  “Jadi bagaimana masyarakat dan tokoh adat Desa Semurup yang akan memberikan, jika diberikan saya tentunya siap menerima penghargaan tersebut,” ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Kenduri Seko Desa Semurup, H.M Matjenalis mengatakan, sudah melaksanakan tradisi ini sejak turun temurun, setiap lima tahun sekali. “Kami masyarakat adat Desa Semurup telah sepakat dalam musyawarah mengharapkan kehadiran Gubernur, sekaligus dapat menerima gelar adat Desa Semurup dimaksud,” ujarnya, ketika menyerahkan selemak semanis, di rumah dinas gubernur Jambi, Kamis lalu. Menurut dia, pemberian gelar adat ini sudah disepakati dari tigo lurah (tiga lurah), 25 Desa, dengan jumlah penduduk 22.000 jiwa. Pihaknya tetap memegang teguh adat yang telah berlaku sejak turun temurun dan untuk tahun ini akan dilaksanakan pada bulan Mei 2012 ini dan menyesuaikan jadwal kunjungan gubernur. (ald)

Fajran ; Kaji Ulang Penempatan Guru di Kota Sungai Penuh


Fajran, SP

Banyak Penumpukan di Satu Sekolah
MERDEKAPOST.COM, SUNGAI PENUH - Pemerintah Kota (Pemkot) Sungaipenuh diminta untuk melakukan pengkajian ulang terkait menumpuknya tenaga guru di sebuah sekolah. Sehingga dengan kondisi tersebut Komisi I DPRD Kota Sungai Penuh Meragukan efektivitas dalam proses belajar mengajar.
Fajran S P, Wakil Ketua Komisi I kepada  wartawan, mengatakan bahwa pihaknya meminta kepada pemerintah dalam hal ini dinas pendidikan agar melakukan pendataan ulang terhadap sekolah yang mengalami penumpukan tenaga pendidik. ‘’Kami Komisi I DPRD Kota Sungaipenuh meminta kepada dinas terkait untuk mengatasi masalah penumpukan guru. Hal ini bertujuan untuk pemerataan guru yang ada dalam Kota Sungaipenuh,’’ ungkap alumni UNJA ini.

Dengan meratanya tenaga guru nantinya, maka pihaknya optimis proses belajar mengajar bisa berjalan lebih efektif dan efisien. Sehingga mutu pendidikan dalam kota lebih terjamin alias bisa diandalkan. ‘’Jika penumpukan guru terus terjadi, maka kita mengkhawatirkan kualitas pendidikan pada sekolah-sekolah yang mengalami kekurangan guru," ujarnya. 
Mantan aktivis mahasiswa ini meminta kepada dinas pendidikan untuk segera mungkin melakukan pendataan ulang terhadap sekolah yang mengalami penumpukan tenaga guru. Tujuannya agar lebih tercipta pemerataan kualitas pendidikan dan menghilangkan kesan adanya sekolah unggul dan sekolah marginal. ‘’Untuk peningkatan mutu pendidikan, harus ada pemerataan tenaga guru profesional yang sudah mengikuti berbagai diklat, pelatihan dan sertifikasi. Biasanya ini dimiliki guru-guru yang berstatus PNS. Agar tidak terjadi kesenjangan atau perbedaan kualitas pendidikan, harus tata ulang penempatannya," tegasnya.

Fajran menambahkan, hingga saat ini masih ditemui sekolah yang hanya mempunyai seorang guru PNS. Sementara lainnya masih merupakan tenaga bantu kependidikan atau honorer. Hal ini akan berpengaruh terhadap kualitas didik siswa. ‘’Kita tidak menyepelekan tenaga bantu kependidikan, karena mereka juga pasti kualifikasi pendidikannya menunjang. Namun biasanya kalau guru negeri itu sudah mendapat tambahan ilmu dan wawasan melalui pelatihan ataupun diklat yang memang sudah difasilitasi pemerintah, selain itu juga lebioh berpengalaman. Jadi kita minta penempatannya jangan menumpuk di satu sekolah saja," katanya. (skt)

Lagi, Diduga Oknum Polisi Aniaya Istrinya



Triska (berjilbab) korban KDRT suaminya, Brigadir Jon Edwar, Anggota Polsek Kumpeh Ilir Muarojambi )*
Terancam Undang-undang KDRT 
MERDEKAPOST.COM, JAMBI - Brigadir Jon Edwar, oknum anggota Polsek Kumpeh Ilir, menganiaya Triska, istrinya, hingga babak belur. Mirisnya, penganiayaan ini dilakukan di depan puluhan orang di jalan Kol. Abunjani, Sipin, Kecamatan Telanaipura, tepatnya di depan Apotek Kimia Farma samping gedung STMIK Nurdin Hamzah, sekitar pukul 14.00 WIB, Jumat (2/3) kemarin.
Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, Brigadir Jon Edwar melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan cara memukul dan mencekik hingga istrinya terjatuh. Saat terjatuh tersebut, kemudian Jon Edwar menginjak-injak Triska yang sudah tidak berdaya.Triska adalah guru SDN 76 Muarojambi. Kepada wartawan ia mengatakan dirinya dipukuli, dicekik, dan diinjak. KDRT tersebut berawal ketika dirinya dan Jon Edwar pisah ranjang sejak lama. Kemarin, mereka janjian ingin bertemu.

Pertemuan itu dilakukan guna menyelesaikan masalah rumah tangga mereka. Namun, ketika bertemu, justru suaminya langsung marah-marah dan memukuli dirinya. “Saat ketemu tersebut, aku diminta dio untuk masuk ke dalam mobil Kijang yang dibawanyo, agar diskusi tersebut dilakukan di dalam mobil. Karena aku menolak tempat diskusinya di dalam mobil, dio langsung marah dan menyebut siapo ndak lindungi kau,” ujar Triska.

Diungkapkan Triska, suaminya sering kali melakukan kekerasan dengan cara memukul dirinya. Namun selama ini dirinya masih hanya diam dan tidak membeberkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib. Kali ini dirinya serius akan membawa kasus kekerasan yang dilakukan suaminya itu ke jalur hukum. Ketika peristiwa ini terjadi, banyak warga yang menyaksikan. Sejumlah warga berniat menghalang-halangi tindakan Jon Edwar. 
Namun, Jon Edwar menggertak warga dan mengaku dirinya adalah polisi. Warga pun kemudian mengurungkan niatnya. Beruntung saat itu ada salah seorang ibu yang bernama Elviana datang melihat kejadian kekerasan tersebut. Karena merasa sebagai perempuan dan seorang ibu, ia langsung menghalang-halangi perbuatan Jon Edwar.

“Saya datang ke sana karena mendengar adanya orang minta tolong. Ketika tiba ternyata suami dio itu sedang memukul dio dengan caro menampar, mencekik, dan menginjak-nginjaknyo. Sebagai sama-sama wanita, saya langsung memisahkan keduonyo dan suami dio nanyo kau siapo dio. Namun aku jawab, aku dak ado hubungan dengan dio, aku ke sini hanyo kasihan dan dak tega kau perlakukan dio seperti itu,” ujar Elviana menirukan ucapannya kepada pelaku. 
Diungkap Elviana lagi, sebagai sesama wanita dirinya siap untuk bersaksi terhadap kejadian kekerasan yang dilakukan Jon Edwar tersebut. “Saya siap untuk menjadi saksinya. Saya lihat langsung suaminyo memukul dio, mencekik, dan menginjak-nginjak Triska. Padahal saat kejadian tadi banyak orang yang ingin memisahkan kejadian tersebut, namun tidak berani karena suami Triska ini mengaku dirinya sebagai polisi. Sehingga mereka hanya melihatnya saja,” ungkap Elviana.

Sementara itu, salah satu tukang ojek setempat yang enggan disebut namanya mengatakan dirinya sempat ingin mencegah pemukulan yang dilakukan Jon Edwar terhadap istrinya tersebut. Namun Jon Edwar tidak mau mendengar perkataan dirinya. “Saya tadi datang dan menanyakan kepada suaminya. Mengapa sampai ribut di depan umum, dak enak dilihat orang, apalagi abang polisi. Kalau di rumah terserah abanglah mau ribut macam mano. Tapi dio tetap dak mau dengar kata saya,” ungkap seorang satu tukang ojek saat ditemui di pangkalannya.

Pantauan koran ini, hingga sore kemarin sekitar pukul 17.45 WIB, korban masih berada di rumah sakit Bhayangkara untuk menunggu hasil visum atas kekerasan yang dialaminya. Setelah visum tersebut keluar, korban akan melaporkan kasus kekerasan yang diterimanya kepada pihak kepolisian. 
Sementara itu, kepada wartawan Jon Edwar membantah telah melakukan kekerasan terhadap istrinya. “Tidak betul saya telah melakukan kekerasan terhadap istri saya. Sumpah pocong pun saya sanggup,” ujarnya. Jon Edwar justru menuding balik istrinya yang telah melakukan kekerasan terhadap dirinya. “Dia pernah menyiramkan air panas ke saya,” ujarnya. (ald)

Gerindra Bungo Jadi Icon DPD Jambi

Sudah Bentuk Ranting 90%
MERDEKAPOST.COM, MUARA BUNGO - DPC Gerindra kabupaten Bungo berhasil menarik simpati pengurus DPD Gerindra Jambi. Pasalnya dari seluruh DPC partai Gerakan Indonesia Raya di Sepucuk Jambi Sembilan Lurah, rating Gerindra Bungo berada paling atas dalam proses pembentukan pengurus Ranting dimasing-masing PAC.

Keberhasilan tersebut membuat pihak DPD Gerindra memutuskan bahwa kabupaten Bungo paling layak dijadikan wilayah pertemuan antar kader Gerindra se provinsi Jambi yang rencananya akan dihalat dalam bulan Maret ini.

Surip Harianto, Ketua DPC Gerindra Bungo mengemukakan bahwa pertemuan antar kader partai berlambangkan kepala burung garuda yang rencananya akan dipusatkan di Bumi Langkah Serentak Limbai Seayun merupakan riwoord yang diberikan pihak DPD Jambi atas kesuksesan dalam membentuk kepengurusan ranting.

“Pengurus ranting yang telah dibentuk sekitar 90 persen saat ini. Angka tersebut merupakan angka tertinggi dari seluruh DPC yang ada,” tuturnya.

Politisi Gerindra Bungo tersebut juga menegaskan bahwa dalam waktu satu minggu ini, pihaknya akan segera menuntaskan program pembentukan ranting tersebut. Dirinya optimis sebelum pertemuan antar kader se provinsi Jambi nanti, seluruh kepengurusan Ranting Gerindra sudah rampung. “Waktu temu kader nanti, seluruh pengurus ranting harus sudah terbentuk,” tegasnya.

Dalam perbincangan kemarin, ketua Gerindra Bungo menuturkan bahwa pihaknya akan selalu berusaha untuk bisa menjadikan kabupaten Bungo sebagai central gerakan partai berlambangkan kepala burung garuda dari setiap kabupaten dan kota dalam provinsi Jambi.
Harapan tersebut, diyakini Surip akan bisa diwujudkan melihat tingginya antusias masyarakat Bungo yang ingin bergabung dengan partai yang dipimpinnya saat ini.

“Gerindra mendapat berhasil mendapatkan tempat dihati warga Bungo, untuk itu kedepan kami akan bertekad untuk menjadikan Bungo sebagai tangan kanan alias central kedua setelah DPD Jambi,” tukasnya. (ald)

Hamdi ; Pengguna Narkoba di Tebo Meningkat

MERDEKAPOST.COM, MUARA TEBO –  Maraknya penangkapan pengguna maupun pengedar narkoba oleh Polisi Tebo, membuat Wabup Tebo Hamdi angkat bicara. Hal ini diungkapkan setiap dirinya menghadiri berbagai acara ataupun undangan masyarakat.

Menurut Wabup, masuknya pengaruh narkoba di Kabupaten Tebo ini adalah hal yang sangat memprihatinkan bagiu generasi muda Tebo yang akan datang. Karena apabila barang haram tersebut sudah berani dicoba akan menjadi acaman pada kesehatan tubuh dan fsikologis manusia yang memakainya.

“ Dalam kasus ini, kita sangat menekankan kepada orang tua untuk selalu menjaga anaknya agar terhindar dari pengaruh pengguna narkoba. Tak terlepas juga dari lembaga pendidikan yang mana kebanyakan pengguna narkoba tersebut di kalangan anak muda,” ujar Hamdi, kemarin.

Lanjutnya, untuk saat ini Kabupaten Tebo sudah termasuk kategori luar biasa akan acaman pengaruh narkoba, apalagi di Kecamatan Tebo Ilir,  Tebo Tengah dan Rimbo Bujang. “Di Tebo saat ini sudah luar biasa tingkat penggunaan narkoba,” ujarnya.

Meskipun demikian, dirinya selalu mengumumkan hal tersebut disetiap menghadiri kegiatan, baik itu kegiatan yang bersifat agama maupun umum. (ald)

Konflik PT. LAJ dengan Warga Belum Juga Selesai

Aksi Pembakaran aset PT LAJ oleh warga di januari lalu
Gubernur  Belum Setujui Tim Terpadu 
MUARA TEBO – Penyelesaian konflik PT LAJ dengan masyarakat pendatang yang terjadi pada bulan lalu belum menemukan titik terang. Bahkan penyelesaiannya kini terlihat mandeg dikarena tim terpadu yang dibentuk belum mendapatkan persetujuan dari gubernur Jambi, H. Hasan Basri Agus.

Usulan tersebut sudah disampaikan oleh Pemda Tebo kepada Gubernur Jambi beberapa waktu lalu, tapi hingga kini belum ada kejelasan atas usulan yang disampaikan tersebut.

Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Tebo, Ir. Yolli B Bungin saat dijumpai kamis (01/03) kemarin mengatakan hal tersebut. Hanya saja kepastian terbentuk atau tidaknya tim tersebut tergantung kebijakan Gubernur HBA.

“Ini konflik yang cukup rumit, maka dari itu kita ajukan pembentukan tim terpadu, karena persoalannya bukan hanya soal saling klaim kepemilikan lahan tapi juga soal tapal batas antara dua Propinsi Riau dan Jambi,” kata Yolli kemarin.

Lebih jauh dikatakannya, tim yang akan dibentuk nanti akan bergerak untuk dapat memberikan pengertian kepada masyarakat agar persoalan tidak melebar lebih luas. Disamping itu dikatakannya juga bahwa surat penolakan yang pernah disampaikan ke masyrakat juga telah disampaikan ke Provinsi.

“Nantinya tim bergerak mulai dari pendataan kepemilikan lahan setiap warga yang ada disana dan berapa jumlah lahan mereka, setelah semuanya di inventarisir kemudian hasilnya akan dikaji dan yang berhak memutuskan tetap pihak pusat (Menhut),” katanya lagi.

Ditambahkannya, saat ini situasi di lokasi PT LAJ sudah kondusif, namun pihak dari Polda tetap melakukan patroli di lokasi tersebut untuk memantau setiap perkembangan yang terjadi. (ald)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs