Siapkan Lulusan Berdaya Saing, AKBP-STIE "KBP" Padang Wisudakan 256 Lulusan

 

Wisudawan/ti AKBP-STIE "KBP" Padang. Foto: 064

Merdekapost.com - Akademi Keuangan dan Perbankan Pembangunan dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Keuangan, Perbankan dan Pembangunan (AKBP-STIE “KBP”) Padang menggelar Wisuda lulusan periode I dan II Tahun 2026 yang digelar di Ballroom Pangeran Beach Hotel Kota Padang, Sabtu (23/05/2026).

Lulusan periode I dan II yang dikukuhkan yaitu AKBP Wisuda yang ke 81, STIE "KBP" Wisuda ke 74 dan Magister Manajemen "KBP" Wisuda yang ke 42.

Baca Juga: Magister Manajemen STIE KBP Padang Studi Banding ke Kampus MSU Malaysia dan Singapura

Ketua STIE "KBP" Dr. Suhelmi Helia, M.Si dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada seluruh Wisudawan-Wisudawati periode I dan II tahun 2026 baik.

"Selamat kepada lulusan jenjang Diploma III, lulusan Strata I dan Program S2 Magister Manajemen yang resmi Wisuda hari ini," ujar Suhelmi.

Lebih lanjut, Dr. Suhelmi Helia, M.Si mengatakan, Jumlah Wisudawan-Wisudawati yang resmi dikukuhkan Periode I dan II Tahun 2026 ini sejumlahlah 256 orang.

Baca Juga : Ketua Asprov PSSI Jambi Mhd. Fadhil Arief Hadiri Final JSFL 2026, SDN 144 Bungo Raih Juara Usai Kalahkan SD IT Nurul ilmi 2 Kota Jambi

"Saya yakin lulusan AKBP STIE "KBP" Padang akan mampu berdaya saing kedepan, memberikan karya dan kinerja terbaiknya bagi bangsa yang dicintainya," kata Suhelmi.

Dikesempatan yang sama, Ketua LLDIKTI Wilayah X Sumatera Barat-Jambi, Dr. Afdalisma, SH., M.Pd, mengapresiasi seluruh jajaran AKBP - STIE " KBP Padang yang sudah meraih banyak penghargaan dari LLDIKTI atas dedikasi di dunia Pendidikan tingkat Tinggi.

"Selamat kepada seluruh Wisudawan-Wisudawati yang resmi menyandang gelar baru hari ini, semoga bermanfaat di dunia kerja kedepan," ungkapnya.

Wisuda lulusan Periode I dan II AKBP - STIE "KBP" Padang tahun 2026 ini dihadiri oleh Anggota DPRD Provisi Sumatera Barat, Wakil Ketua DPRD Kota Padang, dan OPD Pemerintah Kota Padang. (*)

Baru Dilantik, Belasan Kepala Sekolah di Muaro Jambi Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya

Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno dan Wakilnya Junaidi Mahir melantik 183 kepala sekolah (Kepsek), Senin (18/5/2026). namun beberapa hari setelah dilantik belasan kepala sekolah mendatangi Dinas Pendidikan Muaro Jambi dan Mereka mengajukan pengunduran diri.(Ist) 

Muaro Jambi - Sejumlah kepala sekolah di Kabupaten Muaro Jambi yang baru dilantik pada Senin (18/5/2026) dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya.

Mereka disebut resmi menyampaikan pengunduran diri dengan mendatangi Dinas Pendidikan Kabupaten Muaro Jambi pada Rabu (20/5/2026) pagi.

Dari total 183 kepala sekolah yang dilantik, sebagian memilih melepaskan jabatan.

Beberapa yang sempat TribunJambi.com tanyai, mengaku keberatan dengan lokasi penempatan tugas baru yang dianggap terlalu jauh dari tempat tinggal mereka.

Informasi yang beredar menyebutkan penempatan kepala sekolah tersebut dinilai belum mempertimbangkan aspek geografis domisili masing-masing.

Kondisi itu membuat sejumlah kepala sekolah harus menempuh perjalanan cukup jauh untuk menuju sekolah tempat mereka bertugas.

Sejumlah guru di Kabupaten Muaro Jambi turut menyoroti persoalan tersebut.

Mereka meminta pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap kebijakan penempatan kepala sekolah agar disesuaikan dengan wilayah tempat tinggal.

"Kami berharap penempatan kepala sekolah ini logis dan sesuai dengan tempat tinggal mereka. Jangan sampai ada kepala sekolah yang tinggal di kawasan Mendalo, tetapi malah ditempatkan bertugas di Kumpeh atau Bahar Selatan. Jaraknya terlalu ekstrem," ujar seorang guru yang enggan disebutkan identitasnya.

Menurutnya, keluhan tersebut cukup beralasan karena perjalanan dari Mendalo menuju wilayah seperti Kumpeh maupun Bahar Selatan membutuhkan waktu berjam-jam dengan kondisi infrastruktur yang dinilai masih menantang.

Penempatan Dinilai Bertentangan dengan Pancacita Bupati

Kebijakan penempatan kepala sekolah ini juga dinilai bertolak belakang dengan salah satu program prioritas daerah dalam Pancacita Bupati Muaro Jambi, yakni “Guru Nyaman, Siswa Senang”.

"Bagaimana siswa bisa belajar dengan senang dan optimal, jika para kepala sekolahnya sudah kelelahan di jalan atau bahkan memilih mundur karena beban jarak tempuh yang tidak realistis," kata salah seorang kepala sekolah lainnya.

Mereka berharap Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi segera melakukan pemetaan ulang atau zonasi penempatan kepala sekolah agar aktivitas belajar mengajar tetap berjalan kondusif dan kualitas pendidikan tidak terganggu.

Sebelumnya, sebanyak 183 kepala sekolah mulai dari tingkat TK, SD hingga SMP resmi dilantik dan diambil sumpah jabatan untuk menempati posisi baru.

Pelantikan tersebut digelar di Ruang Nang Inang, Kantor Bupati Muaro Jambi dan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Muaro Jambi, Jun Mahir.

Kebijakan itu disebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Muaro Jambi.

Berdasarkan data yang dihimpun, dari 183 kepala sekolah yang dilantik terdiri dari 99 Kepala SD, 53 Kepala SMP dalam skema promosi maupun rotasi, serta 31 Kepala TK yang tersebar di berbagai kecamatan.

Dalam sambutannya, Jun Mahir menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan tanggung jawab penuh, baik secara moral maupun akademik.

"Jabatan ini adalah amanah. Jalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, jaga integritas, dan jadilah pemimpin yang mampu meningkatkan mutu pendidikan di sekolah masing-masing,” kata Jun Mahir.

Ia juga mengingatkan pentingnya kerja sama antara sekolah, komite, dan orang tua murid demi menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi siswa.

Menurut Jun Mahir, kepala sekolah memiliki peran penting sebagai manajer sekaligus penggerak utama di lingkungan satuan pendidikan.

Karena itu, ia meminta seluruh kepala sekolah yang baru dilantik segera bekerja dan menunjukkan inovasi dalam memajukan sekolah.

“Jangan ada lagi laporan-laporan miring terkait pengelolaan dana BOS maupun administrasi sekolah,” tegasnya.

"Selamat atas jabatannya, semoga amanah dan saya minta semuanya langsung bekerja," ungkapnya.

Tindak Lanjut Dinas Pendidikan

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi, M Hendri Gunawan, membenarkan adanya pengunduran diri sejumlah kepala sekolah yang baru dilantik.

Menurut Hendri, hingga saat ini pihak dinas telah menerima surat pengunduran diri dari 13 kepala sekolah.

"Saat ini sudah ada sekitar 13 orang kepala sekolah yang mengajukan surat pengunduran diri ke Dinas Pendidikan.

"Alasan yang disampaikan cukup beragam, mulai dari faktor kondisi kesehatan, masa pensiun yang sudah dekat, hingga kendala jarak tempuh ke lokasi tugas yang baru," ujar M Hendri Gunawan.

Menanggapi kondisi tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi menyatakan segera melakukan evaluasi dan kajian lebih lanjut.

Langkah itu dilakukan agar proses kepemimpinan serta kegiatan belajar mengajar di sekolah yang terdampak tetap berjalan normal.(*)

Daftar 12 Tim Juara dan Semifinalis Jambi School Football League 2026 di Batanghari

Kolase foto juara Jambi School Football League 2026 tingkat SD, SMP, dan SMA yang berlangsung di Lapangan Alun-Alun Batang Hari, 11--17 Mei 2026. 

MUARA BULIAN - Tiga sekolah di masing-masing tingkat telah meraih kampiun di ajang Jambi School Football League 2026 yang berlangsung di Kabupaten Batang Hari dalam sepekan terakhir.

Pertandingan JSFL 2026 berlangsung pada 11--17 Mei 2026 kemarin, menghadirkan tim-tim dari sekolah-sekolah se-Provinsi Jambi.

Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Jambi, M Fadhil Arief menilai ajang liga pelajar tidak hanya bertujuan mencari bibit atlet sepak bola berbakat, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter generasi muda.

Menurutnya, melalui kompetisi olahraga para pelajar dapat belajar mengelola emosi, membangun mental bertanding, hingga memahami cara bangkit setelah mengalami kekalahan.

"Dalam pertandingan ini bukan hanya soal mencari bakat, tetapi bagaimana karakter anak-anak bisa terbentuk dengan baik.

"Mental mereka diasah, bagaimana menghadapi tekanan, bagaimana bangkit ketika sedih atau kalah," katanya.

Pria yang juga menjabat Bupati Batang Hari itu menjelaskan pengalaman emosional yang dialami pemain selama bertanding menjadi pembelajaran berharga yang belum tentu diperoleh di lingkungan sekolah.

Bupati Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief, menegaskan pentingnya pembinaan generasi muda melalui olahraga sepak bola dalam kegiatan gala dinner Jambi School Football League (JSFL) tingkat Provinsi Jambi, Kamis (14/5/2026). (Ist)

"Kita melihat ada yang menangis karena kecewa, tetapi itu bagian dari proses.

"Semua orang pernah merasa sedih, yang penting bagaimana mereka bisa bangkit kembali.

"Nilai-nilai seperti ini didapat dari interaksi selama pertandingan olahraga," jelasnya.

Ia menambahkan, peran orang tua juga sangat penting dalam membangun motivasi serta semangat bertanding para pelajar selama mengikuti kompetisi.

"Karena itu, menurutnya diperlukan sinergi antara pemerintah, sekolah, dan keluarga agar pembinaan atlet usia dini dapat berjalan optimal.

"Terkait JSFL ini, seluruh stakeholder harus bersinergi supaya anak-anak bisa berkembang lebih baik lagi.

"Harapannya ke depan Jambi dapat melahirkan pemain nasional Indonesia yang membanggakan keluarga, daerah, provinsi hingga negara," tutupnya.

Deretan Juara

Di tingkat SD, SDN 144 Bungo berhasil menyabet juara setelah menakulkkan SDIT Nurul Ilmi 2 Kota Jambi melalui adu penalti setelah laga berakhir imbang 0-0.

Di bawah keduanya, ada SDIT Alkahfi Sarolangun dan SDN 155 Muaro Jambi yang menjadi semifinalis.

Di tingkat SMP, wakil Kota Jambi, SMPN 12 berhasil meraih juara.

Mereka berhasil menaklukkan tim runner up MTsN 1 Sarolangun dengan skor 2-0 di babak final, Minggu (17/5) kemarin.

Adapun, sebagai semifinalis, ada SMPN 11 Sungai Penuh dan SMPN 34 Kerinci.

Di tingkat SLTA, SMAN 1 Batang Hari meraih gelar juara JSFL 2026.

Pertandingan sengit dengan hasil tipis 1-0 melawan SMAN 6 Kerinci menutup partai final.

Sementara sebagai semifinalis, ada SMAN 5 Tanjab Timur dan SMAN 9 Tanjab Barat.

Pertandingan JSFL 2026 iini berlangsung di Lapangan Alun-alun Kabupaten Batang Hari.

Berikut daftar juara JSFL 2026:

Tingkat SD

Juara: SDN 144 Bungo

Runner Up: SDIT Nurul Ilmi 2 Kota Jambi

Semifinalis: SDIT Alkahfi Sarolangun dan SDN 155 Muaro Jambi

Tingkat SMP

Juara: SMPN 12 Kota Jambi

Runner Up: MTsN 1 Sarolangun

Semifinalis: SMPN 11 Sungai Penuh dan SMPN 34 Kerinci

Tingkat SMA

Juara: SMAN 1 Batang Hari

Runner Up: SMAN 6 Kerinci

Semifinalis: SMAN 5 Tanjung Jabung Timur dan SMAN 9 Tanjung Jabung Barat.(*)

Anak Diduga Jadi Korban Pengeroyokan di Sekolah di Tebo, Orang Tua Tempuh Jalur Hukum

Anak Diduga Jadi Korban Pengeroyokan di Sekolah di Kabupaten Tebo, Orang Tua Tempuh Jalur Hukum

MUARA TEBO – Dunia pendidikan di Kabupaten Tebo kembali menjadi sorotan.

Seorang siswa di salah satu SMP Negeri di Kabupaten Tebo, inisial MOP (14), diduga menjadi korban pengeroyokan oleh 9 orang kakak kelas di lingkungan sekolah pada Rabu 13 Mei 2026.

Akibat kejadian tersebut, korban dikabarkan mengalami trauma berat dan enggan kembali masuk sekolah.

Orang tua korban pun mengaku kecewa dan tidak terima atas peristiwa yang menimpa anaknya.

Menurut keterangan keluarga, mereka menilai pihak sekolah belum menunjukkan langkah tegas terhadap para pelaku yang diduga terlibat.

Bahkan, pada Sabtu 16 Mei 2026, guru Bimbingan dan Penyuluhan (BP) mendatangi rumah keluarga korban untuk melakukan upaya perdamaian.

Namun, langkah tersebut justru memicu kekecewaan dari pihak keluarga, karena dinilai belum disertai tindakan disiplin yang jelas terhadap para siswa yang diduga melakukan kekerasan.

“Anak kami trauma dan takut masuk sekolah lagi. Kami kecewa karena sampai sekarang belum ada tindakan tegas dari pihak sekolah,” ujar Lia, ibu korban.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena dugaan aksi kekerasan terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang seharusnya menjadi ruang aman bagi siswa untuk belajar dan berkembang.

Ibu korban juga mempertanyakan pengawasan pihak sekolah hingga dugaan aksi kekerasan secara bersama-sama terhadap seorang siswa dapat terjadi.

Baca Juga: Bupati Merangin Tegaskan Siap Pasang Badan Perjuangkan Hak Tenaga Medis RSUD Kolonel Abundjani

Sementara itu, pihak keluarga memastikan akan membawa persoalan tersebut ke jalur hukum. Mereka menyatakan dalam waktu dekat akan membuat laporan resmi ke pihak kepolisian.

“Kami akan membuat laporan langsung ke Polres. Kami ingin ada keadilan untuk anak kami,” tegas orang tua korban.

Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tebo melalui Kepala Bidang SD dan SMP, Rahman, mengaku belum menerima laporan resmi dari pihak sekolah.

“Kami baru mendapatkan informasi dari teman-teman media. Secepatnya kami akan memanggil kepala sekolah yang bersangkutan untuk meminta keterangan serta menentukan langkah yang akan diambil,” ujarnya.

Baca Juga: Jaksa Tolak Pledoi 4 Terdakwa Kasus Korupsi DAK SMK Jambi

Rahman menambahkan, pihaknya juga akan mendalami apakah terdapat korban lain dalam kasus tersebut.

“Apakah hanya satu orang atau ada korban lain, nanti akan kami dalami dan informasikan kembali kepada teman-teman media,” tutupnya.*

Ketua Asprov PSSI Jambi Mhd. Fadhil Arief Hadiri Final JSFL 2026, SDN 144 Bungo Raih Juara Usai Kalahkan SD IT Nurul ilmi 2 Kota Jambi

Batang Hari, Merdekapost.com – Puncak kompetisi sepak bola pelajar Jambi School Football League (JSFL) 2026 tingkat Sekolah Dasar (SD) resmi digelar Minggu, 17 Mei 2026. Di alun-alun Batang hari Laga penentuan juara yang berlangsung penuh gairah dan sportivitas ini mempertemukan SD IT Nurul Ilmi 2 Kota Jambi melawan SDN 144 Bungo. 

Dalam pertandingan yang berlangsung ketat hingga babak akhir, SDN.144 MUARO BUNGO sebagai pemenang dengan skor akhir 5-4 melalui babak adu penalti, setelah kedua tim bermain imbang dalam waktu normal.

Gelar juara ini membawa kebanggaan tersendiri bagi tim dari Kota Jambi sekaligus membawa pulang apresiasi berupa dana pembinaan senilai Rp2.000.000. Penyerahan piala bergilir dan hadiah juara dilakukan langsung oleh Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jambi, M. Fadhil Arief, yang juga menjabat sebagai Bupati Batanghari, di hadapan para pemain, pelatih, dan penonton yang memadati lokasi pertandingan.

Bacaan Lainnya:

JSFL, SDIT Al-Kahfi Sarolangun Menang 2-1 atas SD Islam Mutiara Al Madani Sungai Penuh

Hujan, Duel Sengit di Lapangan Garuda Batang Hari, MIN 3 Kerinci vs SDN 75 Merangin

Dalam sambutannya usai penyerahan piala dan hadiah, M. Fadhil Arief menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah menampilkan permainan berkelas dan menjunjung tinggi nilai-nilai olahraga. Ia menegaskan, kompetisi seperti JSFL memiliki peran vital dalam menjaring talenta muda daerah.

“Anak-anak inilah bibit atlet masa depan kita. Potensi yang mereka miliki hari ini adalah modal utama bagi sepak bola Jambi dan Indonesia di masa mendatang. Keberadaan liga sekolah ini sangat penting sebagai wadah pembinaan dini, agar talenta yang ada di pelosok daerah dapat tergali, terlatih, dan siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” ujar M. Fadhil Arief.

Ia berharap, semangat dan kedisiplinan yang ditunjukkan para pemain selama mengikuti kompetisi dapat terus dijaga dan ditingkatkan. Tidak hanya mengutamakan kemenangan, Ketua PSSI Jambi juga menekankan pentingnya keseimbangan antara prestasi olahraga dan prestasi akademik, serta pembentukan karakter atlet yang tangguh, jujur, dan berakhlak mulia.

Pertandingan final JSFL 2026 ini menjadi penutup rangkaian kompetisi yang telah berjalan sejak beberapa waktu lalu, melibatkan ratusan sekolah dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Jambi. Keberhasilan penyelenggaraan ini membuktikan komitmen PSSI Provinsi Jambi dalam memajukan sepak bola usia dini, sekaligus memastikan ketersediaan regenerasi pemain yang berkualitas dari akar rumput.

Dengan berakhirnya edisi tahun ini, para pemangku kepentingan berharap JSFL akan terus menjadi agenda rutin yang menjembatani bakat-bakat muda Jambi menuju kancah sepak bola nasional.(*)

Hujan, Duel Sengit di Lapangan Garuda Batang Hari, MIN 3 Kerinci vs SDN 75 Merangin

JSFL - Laga MIN 3 Kerinci vs SDN 75 Merangin berlangsung sengit saat Hujan mengguyur Lapangan Garuda Alun-alun Kabupaten Batang Hari pada Jumat (15/5/2026) sore.(Ist) 

MUARA BULIAN - Hujan yang mengguyur Lapangan Garuda Alun-alun Kabupaten Batang Hari pada Jumat (15/5/2026) sore, tidak menyurutkan semangat para peserta dalam ajang Jambi School Football League Tingkat Provinsi.

Sejumlah pertandingan berlangsung sengit dengan aksi saling serang dari tiap tim yang berlaga.

Pantauan Tribun Jambi di lokasi, pada sore hari ini, pertandingan pembuka mempertemukan MIN 3 Kerinci melawan SDN 75 Merangin. 

Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim langsung tampil agresif dengan pola permainan menyerang.

Sorak sorai para pendukung terdengar semakin emosional ketika kedua tim silih berganti menekan pertahanan lawan dan nyaris menciptakan gol. 

Baca Juga: Kemenag Kerinci Lepas kontingen MIN 3 Kerinci Menuju Ajang JSFL Jambi 2026

Namun, hingga pertengahan pertandingan, skor masih bertahan tanpa gol.

Di tengah jalannya laga, satu pemain dari tim SDN 75 Merangin harus menerima kartu kuning usai pelanggaran yang terjadi saat pertandingan berlangsung ketat. 

Meski kedua tim sama-sama mendominasi permainan sejak awal laga, pertandingan akhirnya ditutup dengan skor imbang 0-0.

Hasil Pertandingan Lain

Sementara itu, hujan kembali turun saat pertandingan berikutnya mempertemukan SDIT Nurul Ilmi 2 Kota Jambi melawan SDN 56 Batang Hari. Kendati diguyur hujan, pertandingan tetap dilanjutkan dan berlangsung tak kalah menegangkan.

Para penonton dan pelatih tetap bertahan di pinggir lapangan memberikan dukungan penuh kepada tim masing-masing. 

Serangan demi serangan terus dilancarkan hingga akhirnya SDIT Nurul Ilmi 2 Kota Jambi berhasil mencetak satu gol.

Bacaan Lainnya: SMPN 34 Kerinci dan SMPN 12 Kota Jambi Raih Kemenangan pada Hari Ketiga JSFL

Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta dalam pertandingan dan mengantarkan SDIT Nurul Ilmi 2 Kota Jambi menang dengan skor 1-0 atas SDN 56 Batang Hari.

Pertandingan selanjutnya mempertemukan SDN 15 Tanjab Barat melawan SDIT Al Kahfi Sarolangun. 

Pada laga tersebut, SDIT Al Kahfi Sarolangun berhasil membuka keunggulan lebih dulu melalui satu gol yang tercipta di babak pertandingan.

Keunggulan 1-0 tersebut mampu dipertahankan hingga peluit panjang dibunyikan dan memastikan kemenangan bagi SDIT Al Kahfi Sarolangun.

Pertandingan lainnya mempertemukan SDN 155 Muara Jambi melawan SDN 144 Bungo. 

Pada menit-menit awal pertandingan, SDN 155 Muara Jambi langsung tampil dominan dan sukses mencetak gol pembuka.

Namun, menjelang akhir babak pertama, SDN 144 Bungo menunjukkan permainan dengan menyamakan kedudukan lewat satu gol balasan.

Hingga turun minum, skor kedua tim bertahan imbang 1-1 dengan pertandingan berlangsung ketat dan penuh tensi di tengah dukungan para suporter yang memadati area lapangan.

Pada babak kedua menit ke-1, SDN 144 Bungo kembali menyerang dengan tembakan dari jauh.

Usaha itu berhasil menambah poin hingga skor akhir 2-1 untuk kemenangan tim SDN 144 Bungo.(*) 

SMPN 34 Kerinci dan SMPN 12 Kota Jambi Raih Kemenangan pada Hari Ketiga JSFL

Jambi School Football League 2026: SMPN 34 Kerinci dan SMPN 12 Kota Jambi Raih Kemenangan pada Hari Ketiga JSFL Kamis (14/5/2026). 

MUARA BULIAN -  Cuaca cerah mewarnai jalannya pertandingan hari ketiga turnamen  Jambi School Football League 2026  di Lapangan Garuda Alun-alun Kabupaten Batanghari, Kamis (14/5/2026). 

Dua pertandingan yang mempertemukan tim-tim SMP dari berbagai daerah di Provinsi Jambi berlangsung sengit dan menyita perhatian penonton pada sore hari ini.

Pada pertandingan pertama, SMPN 34 Kerinci berhasil menaklukkan SMPN 11 Kota Sungai Penuh dengan skor akhir 2-1.

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, kedua tim tampil menyerang dan saling menekan pertahanan lawan.

Baca Juga: Wako Alfin Resmi Buka FLS2N dan O2SN Tingkat Kota Sungai Penuh 2026

Pantauan media ini di laga JSFL, intensitas permainan berlangsung tinggi meski  satu pemain SMPN 34 Kerinci harus menerima kartu merah pada babak pertama.

Kendati demikian, SMPN 34 Kerinci tetap mampu mempertahankan keunggulan 1-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, SMPN 34 Kerinci kembali menambah keunggulan melalui serangan cepat yang gagal diantisipasi lini pertahanan lawan.

Tidak berselang lama, SMPN 11 Kota Sungai Penuh mencoba bangkit dengan mengatur ulang strategi permainan dan berhasil memperkecil ketertinggalan lewat satu gol balasan.

Baca Juga: Kamabicab Kerinci Buka Jambore Cabang 2026, Kak Monadi Dorong Generasi Muda yang Tangguh dan Berkarakter

Namun hingga peluit panjang dibunyikan wasit, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan SMPN 34 Kerinci.

Sementara itu, pertandingan kedua mempertemukan SMPN 1 Bungo melawan SMPN 12 Kota Jambi. Laga tersebut juga mendapat sorotan penonton lantaran SMPN 12 Kota Jambi tampil dominan sejak awal pertandingan.

Pada babak pertama, SMPN 12 Kota Jambi langsung unggul telak 5-0 melalui serangan bertubi-tubi yang sulit dibendung lawan.

Meski tertinggal cukup jauh, para pemain SMPN 1 Bungo tetap menunjukkan semangat juang tinggi dengan terus berupaya mengejar ketertinggalan dan memperkuat lini pertahanan.

Hingga pertandingan berakhir, SMPN 12 Kota Jambi tetap memimpin dengan skor 5-0.(Adz)

Wujud Kenangan dan Kepedulian, Orang Tua Siswa Serahkan Infaq dan Shodaqoh untuk Pembangunan Mushala MIN 1 Kerinci

Kerinci, Merdekapost.com - Suasana haru dan penuh kebersamaan mewarnai acara perpisahan siswa/i kelas VI MIN 1 Kerinci yang berlangsung pada Selasa, 12 Mei 2026. Dalam momentum penuh makna tersebut, para orang tua siswa menunjukkan rasa cinta dan kepedulian mereka kepada madrasah melalui penyerahan infaq dan shodaqoh untuk pembangunan mushala madrasah.

Infaq dan shodaqoh dengan total sebesar Rp2.500.000 diserahkan secara langsung dalam rangkaian acara perpisahan sebagai bentuk kenangan dan kontribusi nyata dari orang tua siswa kepada madrasah yang telah menjadi tempat belajar dan tumbuh bagi putra-putri mereka selama ini. Penyerahan bantuan diterima langsung oleh Ketua Panitia Pembangunan Mushala, Bapak Harmadi, S.Ag., bersama Kepala Madrasah, Ibu Hasminiyeti.S, S.Ag., M.Pd.

Momentum penyerahan bantuan ini mendapat apresiasi dari seluruh tamu undangan dan keluarga besar madrasah. Kepedulian para wali murid menjadi bukti kuatnya hubungan kekeluargaan antara orang tua dan pihak madrasah dalam mendukung kemajuan sarana ibadah di lingkungan sekolah.

Kepala Madrasah, Ibu Hasminiyeti.S, S.Ag., M.Pd, menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya atas perhatian serta dukungan para orang tua siswa. Beliau berharap bantuan tersebut dapat menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat.

Bacaan Lainnya: Komitmen Pejuang Petani, Bupati Kerinci Monadi Teken MoU Cetak Sawah 2026

"Semoga sumbangan yang diberikan menjadi ladang pahala dan membawa manfaat besar bagi kemajuan mushala MIN 1 Kerinci. Terima kasih atas kepedulian dan kenangan indah yang diberikan kepada madrasah tercinta ini," ungkap beliau.

Acara perpisahan yang berlangsung penuh haru tersebut tidak hanya menjadi momen pelepasan siswa/i kelas VI, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong keluarga besar MIN 1 Kerinci dalam membangun lingkungan madrasah yang lebih baik.(*)

Siswa MAN 3 Kerinci Raih Medali Emas Olimpiade Sosiologi Tingkat Provinsi Jambi

 

Merdekapost.com – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan di Kabupaten Kerinci. Puti Nabila Lesyarti, siswi kelas X.A MAN 3 Kerinci, sukses menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara Satu (I) dan Medali Emas dalam ajang Kompetensi Sains Siswa Sigma (KSSS) Bidang Studi Sosiologi tingkat Provinsi Jambi tahun 2026.

Keberhasilan Puti ini dikukuhkan melalui Surat Keputusan (SK) resmi yang dikeluarkan pada Mei 2026. Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga menjadi bukti kualitas pendidikan di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri di Provinsi Jambi.

Dukungan Keluarga Menjadi Kunci

Di balik kesuksesan tersebut, terdapat dukungan penuh dari kedua orang tuanya. Puti Nabila Lesyarti merupakan putri tercinta dari pasangan Bapak Lesmar dan Ibu Aliyar. Keberhasilan ini menjadi kado terindah bagi keluarga besar mereka, sekaligus membuktikan bahwa kerja keras dan ketekunan belajar membuahkan hasil yang manis.

Apresiasi dari Pihak Sekolah

Pihak MAN 3 Kerinci (Manega) menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi Puti. Sebagai siswa berprestasi, Puti diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi rekan-rekan sesama siswa untuk terus mengejar mimpi dan berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi.

Pencapaian ini menambah panjang daftar prestasi yang diraih oleh siswa-siswi MAN 3 Kerinci, memperkuat posisi sekolah sebagai salah satu lembaga pendidikan yang unggul dalam bidang akademik maupun non-akademik. (")

Juarai JSFL Wilayah Kerinci, SMAN 6 Siap Unjuk Gigi di Level Provinsi Jambi

KERINCI – SMA Negeri 6 Kerinci kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih juara pertama pada ajang Jambi School Football League (JSFL) Wilayah Kerinci 2025. Atas capaian tersebut, SMAN 6 Tanjung Tanah Kerinci resmi mewakili Kabupaten Kerinci untuk berlaga di tingkat Provinsi Jambi tahun 2026.

Berdasarkan jadwal resmi, kompetisi tingkat provinsi akan digelar mulai 12 hingga 17 Mei 2026. SMAN 6 Kerinci tergabung di Grup A bersama SMAN 1 Sarolangun dan SMAN 8 Kota Jambi.

Pada laga perdana, SMAN 6 Kerinci akan menghadapi SMAN 1 Sarolangun pada Selasa, 12 Mei 2026 pukul 07.30 WIB. Selanjutnya, mereka dijadwalkan bertemu SMAN 8 Kota Jambi pada Kamis, 14 Mei 2026 pukul 14.00 WIB.

PLH Kepala Sekolah SMAN 6 Kerinci, Erwady, kepada media ini menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian yang diraih para siswa.

“Alhamdulillah, ini adalah hasil dari kerja keras, disiplin, dan semangat juang anak-anak serta dukungan penuh dari para pelatih dan pihak sekolah. Kami sangat bangga atas prestasi ini,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pihak sekolah akan terus memberikan dukungan penuh kepada tim untuk menghadapi pertandingan di tingkat Provinsi Jambi.

“Kami berharap tim SMAN 6 Kerinci dapat tampil maksimal, menjaga sportivitas, dan membawa nama baik sekolah serta Kabupaten Kerinci. Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat,” pungkasnya. Kamis (30/4/2026).

Ajang ini akan menjadi pembuktian bagi SMAN 6 Kerinci untuk bersaing dengan tim-tim terbaik dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Jambi. Jika berhasil lolos dari fase grup, mereka akan melaju ke babak semifinal pada 16 Mei 2026, sebelum puncaknya di partai final pada 17 Mei 2026.(*)

Magister Manajemen STIE KBP Padang Studi Banding ke Kampus MSU Malaysia dan Singapura

 

Merdekapost.com - Program Studi Magister Manajemen (MM) STIE KBP Padang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas, inovasi, dan daya saing global melalui kegiatan studi banding ke kampus Management and Science University (MSU) di Kuala Lumpur, Malaysia. Kegiatan yang dimulai pada Kamis (30/4/2026) sampai Minggu (3/5/2026) ini juga menghadirkan pembelajaran lapangan di dua negara, yakni Malaysia dan Singapura.

Rombongan dipimpin Ketua STIE KBP Padang Dr Suhelmi Helia didampingi Wakil Ketua Dr Afriyeni, dosen senior Prof Yasri, serta Ketua Prodi MM Dr Sumiati. Kegiatan ini turut diikuti dosen S1 dan S2 serta mahasiswa dari berbagai angkatan. Sejumlah tokoh publik juga menjadi mahasiswa MM, di antaranya Anggota DPRD Sumbar Verry Mulyadi dan Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye turut ikut dalam kegiatan bersama 30 orang lainnya.

Ketua STIE KBP Padang Suhelmi Helia menyampaikan apresiasi atas sambutan dan kesempatan yang diberikan oleh MSU Malaysia. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas pendidikan berbasis internasional.

“Kami sangat berterima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh MSU kepada dosen dan mahasiswa STIE KBP. Ini bukan sekadar kunjungan, tetapi bagian dari upaya serius kami untuk meningkatkan kualitas, memperluas wawasan global, serta membangun jejaring internasional,” ujar Suhelmi.

Dalam kegiatan tersebut, STIE KBP juga mencatat prestasi membanggakan. Dr Sumiati dipercaya menjadi guest lecturer (dosen tamu) dalam International Lecture Series di MSU Malaysia. Ia menerima Certificate of Appreciation atas kontribusinya dalam kegiatan bertajuk Strategic Green Management: ESG, Innovation and Competitive Advantage in the Net-Zero Era.

Sumiati menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh pihak MSU. Ia menilai kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus bentuk pengakuan atas kualitas akademik STIE KBP.

“Saya sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh MSU. Ini menjadi pengalaman luar biasa dan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas akademik dan memperluas kolaborasi internasional,” ungkapnya.

Sumiati juga menambahkan bahwa kegiatan ini membuka peluang besar untuk kerja sama berkelanjutan di bidang pendidikan dan riset. “Kami berharap kolaborasi ini tidak berhenti di sini, tetapi terus berkembang dalam bentuk program akademik lainnya yang lebih luas,” tambah Sumiati.

Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan dosen MSU Malaysia, Dr. Aimi Anuar, yang memberikan materi bertajuk Strategic Workforce Planning. Dalam pemaparannya, Aimi menekankan pentingnya perencanaan tenaga kerja berbasis data dan berkelanjutan untuk memastikan organisasi memiliki SDM yang tepat.

“Perencanaan tenaga kerja harus dilakukan secara strategis, mulai dari menyelaraskan tujuan bisnis, menganalisis kondisi saat ini, hingga memproyeksikan kebutuhan masa depan agar organisasi tetap kompetitif,” jelas Aimi.

Aimi juga menegaskan bahwa proses tersebut harus terus dievaluasi dan disesuaikan dengan dinamika perubahan. “Organisasi perlu adaptif dan terus melakukan penyesuaian agar tetap relevan dengan perkembangan lingkungan bisnis,” tambahnya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata keseriusan STIE KBP dalam menghadirkan pendidikan berstandar internasional. Dengan pengalaman lintas negara dan kolaborasi global, STIE KBP semakin memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang mampu mencetak lulusan unggul, adaptif, dan berdaya saing global. (*)

Jadwal Libur Anak Sekolah dan Pegawai pada Lebaran 2026

MERDEKAPOST.COM - Pemerintah telah menetapkan jadwal resmi melalui Surat Edaran Bersama tiga kementerian yang mengatur kegiatan pembelajaran selama Ramadan sekaligus libur Idulfitri bagi sekolah.

Lantas kapan libur sekolah pada lebaran 2026?

Mengacu pada Surat Edaran Bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Agama, serta Menteri Dalam Negeri Nomor 5 Tahun 2026, Nomor 2 Tahun 2026, dan Nomor 400.1/857/SJ tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan 1447 Hijriah atau Tahun 2026 Masehi, libur sekolah dalam rangka Idulfitri dimulai pada 16 Maret 2026.

Dalam edaran tersebut dijelaskan bahwa kegiatan belajar mengajar ditiadakan pada sejumlah tanggal tertentu sebagai bagian dari libur bersama Idulfitri bagi sekolah, madrasah, satuan pendidikan anak usia dini, serta satuan pendidikan keagamaan.

Selama masa libur ini, peserta didik diharapkan memanfaatkan waktu untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan masyarakat guna mempererat hubungan persaudaraan.

Berikut rincian jadwal libur sekolah Lebaran 2026:

  • Senin, 16 Maret 2026: Libur Idulfitri 2026
  • Selasa, 17 Maret 2026: Libur Idulfitri 2026
  • Rabu, 18 Maret 2026: Cuti bersama Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948
  • Kamis, 19 Maret 2026: Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948
  • Jumat, 20 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri 1447 Hijriah
  • Sabtu, 21 Maret 2026: Idulfitri 1447 Hijriah/libur akhir pekan
  • Minggu, 22 Maret 2026: Idulfitri 1447 Hijriah/libur akhir pekan
  • Senin, 23 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri 1447 Hijriah
  • Selasa, 24 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri 1447 Hijriah
  • Rabu, 25 Maret 2026: Libur Idul Fitri 2026
  • Kamis, 26 Maret 2026: Libur Idulfitri 2026
  • Jumat, 27 Maret 2026: Libur Idulfitri 2026
  • Sabtu, 28 Maret 2026: Libur akhir pekan
  • Minggu, 29 Maret 2026: Libur akhir pekan

Dengan jadwal tersebut, total libur sekolah Lebaran 2026 berlangsung selama 10 hari kerja.

Namun Jika dihitung sejak 16 hingga 29 Maret 2026, siswa menikmati libur selama 14 hari kalender tanpa jeda sekolah.

Kegiatan belajar mengajar dijadwalkan kembali berlangsung pada Senin, 30 Maret 2026.

Libur pegawai

libur bagi pegawai pemerintah dan pekerja swasta diatur melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri mengenai hari libur nasional dan cuti bersama.

Untuk Idulfitri 1447 Hijriah, jadwal libur bagi pegawai meliputi:

- Rabu, 18 Maret 2026: Cuti bersama Nyepi

- Kamis, 19 Maret 2026: Libur nasional Hari Raya Nyepi

- Jumat, 20 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri

- Sabtu, 21 Maret 2026: Libur nasional Idulfitri

- Minggu, 22 Maret 2026: Libur nasional Idulfitri

- Senin, 23 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri

- Selasa, 24 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri. (*)

Syarat Diperlonggar, Kini Guru PPPK Bisa Jadi Kepala Sekolah

Syarat Diperlonggar, Kini Guru PPPK Bisa Jadi Kepala Sekolah.(Doc. ANTARA)

MERDEKAPOST.COM – Pemerintah membuka peluang lebih luas bagi guru aparatur sipil negara (ASN), termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), untuk menjabat sebagai kepala sekolah. Kebijakan ini di atur dalam Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah.

Aturan baru tersebut menggantikan regulasi sebelumnya dan di nilai memberi kesempatan lebih setara bagi guru ASN, baik PNS maupun PPPK. Salah satu perubahan penting adalah di hapuskannya kewajiban memiliki sertifikat guru penggerak sebagai syarat utama.

Meski demikian, calon kepala sekolah tetap harus memenuhi sejumlah kualifikasi. Di antaranya berpendidikan minimal S1 atau D-IV, memiliki sertifikat pendidik, pengalaman mengajar atau manajerial sekurang-kurangnya dua tahun, serta memperoleh penilaian kinerja minimal baik dalam dua tahun terakhir.

Baca Juga:

Viral di Medsos, Konten Kreator Kerinci Keluhkan Pelayanan RSUD Mayjen H.A. Thalib Sungai Penuh

Tinjau Ruang Belajar SMPN 2 Pasca Terbakar, Wako Alfin Minta PUPR Lakukan Kajian Kelayakan Konstruksi

Pemkab Merangin Dorong Ekonomi Warga Melalui Pasar Bedug Ramadhan

Bakteri Jadi Penyebab Ratusan Siswa Keracunan MBG di Muaro Jambi, GMNI : Tindak Tegas SPPG Sengeti!

Khusus bagi guru PPPK, pemerintah mensyaratkan pengalaman mengajar minimal delapan tahun sebagai pertimbangan penting. Selain itu, batas usia maksimal saat pengangkatan di tetapkan 56 tahun.

Regulasi tersebut juga mengatur masa jabatan kepala sekolah selama empat tahun dan dapat di perpanjang hingga empat periode atau maksimal 16 tahun, selama memenuhi evaluasi kinerja.

Dalam kondisi tertentu, jika daerah mengalami kekurangan calon kepala sekolah yang telah mengikuti pelatihan resmi, pemerintah daerah dapat menugaskan guru ASN yang memenuhi syarat untuk menjabat sementara selama satu periode.

Kebijakan guru PPPK jadi kepala sekolah ini di nilai membawa perubahan signifikan dalam tata kelola kepemimpinan sekolah. Peluang terbuka lebih luas, namun proses seleksi tetap di tuntut berjalan objektif dan profesional guna menjaga kualitas pendidikan.***

Milad ke-79 HMI, Satukan Semangat Ikhtiar Cetak Kepemimpinan Masa Depan

HMI Cabang Kerinci-Sungai PenuhMomentum Milad ke-79 di maknai melalui pelaksanaan School of Leadership bagi pelajar tingkat SLTA sederajat se-Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Minggu (15/2/2026).(adz)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM -  Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Kerinci Sungai Penuh meneguhkan peran strategisnya dalam mencetak generasi pemimpin. Momentum Milad ke-79 di maknai melalui pelaksanaan School of Leadership bagi pelajar tingkat SLTA sederajat se-Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Minggu (15/2/2026), di Aula Kantor Wali Kota Sungai Penuh.

Kegiatan ini di buka Secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh, Alpian, S.E., M.M. Ia mewakili Wali Kota Sungai Penuh dalam membuka acara secara resmi. Kehadiran pemerintah daerah menandai kuatnya dukungan terhadap pembinaan kepemimpinan pelajar.

Dalam sambutannya, Alpian mengapresiasi konsistensi HMI dalam melahirkan kader intelektual. Selain itu, ia menilai HMI terus memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan daerah.

Baca Juga: Bupati Monadi Turun Langsung Bersihkan Sampah di Danau Kerinci, Langkah Nyata Wujudkan Lingkungan Bersih  

Selamat Milad ke-79 HMI Cabang Kerinci–Sungai Penuh. Perjalanan panjang ini menunjukkan dedikasi dan komitmen yang tidak pernah padam. Semoga HMI terus menjadi rumah bagi pemimpin berintegritas,” ujarnya.

Sementara itu, Alpian mendorong para peserta agar memanfaatkan School of Leadership sebagai ruang pembentukan diri. Ia mengajak pelajar mengasah karakter, memperluas wawasan, serta menumbuhkan keberanian.

"Kalian adalah calon pemimpin masa depan. Karena itu, bangun jejaring sejak dini. Tumbuhkan kepercayaan diri. Siapkan diri untuk memikul tanggung jawab". tambahnya.

Baca Juga: Dari Danau Kerinci, Gerakan Indonesia Asri Dimulai! DLH Serukan Aksi Nyata  

Kemudian, rangkaian Milad ke-79 di tandai dengan pemotongan tumpeng. Prosesi ini di lakukan bersama perwakilan pemerintah daerah, Rektor IAIN Kerinci, unsur Polres Kerinci, serta senior KAHMI.

Melalui kegiatan ini, HMI Cabang Kerinci Sungai Penuh menegaskan komitmennya. HMI menyemai benih kepemimpinan hari ini. Dengan demikian, masa depan daerah dan bangsa di harapkan tumbuh lebih kuat, cerdas, dan berkarakter.(Adz)

Tak Perlu Keluar Daerah, IAIN Kerinci Resmi Kantongi Izin Program Doktor S3 Studi Islam

IAIN Kerinci melaksanakan penyerahan Surat Keputusan (SK) pembukaan Program Doktor (S3) Program Studi Islam dari Direktorat Pendidikan Islam (Pendis) Program Pascasarjana.(ist)

Kerinci, Merdekapost.com  – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci resmi mengantongi izin penyelenggaraan Program Doktor (S3) Studi Islam. Program ini menjadi yang pertama di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, sekaligus menandai babak baru pengembangan pendidikan tinggi di wilayah tersebut.

IAIN Kerinci melaksanakan penyerahan Surat Keputusan (SK) pembukaan Program Doktor (S3) Program Studi Studi Islam dari Direktorat Pendidikan Islam (Pendis) Program Pascasarjana. SK tersebut secara resmi diserahkan oleh Rektor Dr Jafar Ahmad, M.Si,. kepada Ketua Senat, Prof. Dr. H. As’ari, M.Ag., dan selanjutnya diteruskan kepada Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Wisnarni, Jumat (13/2).

Baca Juga: 

Pimpin Rakor Indonesia ASRI, Bupati Monadi Tegaskan Komitmen Kerinci Bersih Pariwisata Maju Ekonomi Tumbuh

Rektor IAIN Kerinci, Dr. Ja’far Ahmad, M.Si., menyampaikan bahwa terbitnya SK Program Doktor Studi Islam merupakan hasil kerja keras kolektif seluruh unsur pimpinan dan tim pengembangan program pascasarjana. Ia menegaskan bahwa pembukaan program doktor (S3) ini bukan sekadar pencapaian administratif, tetapi amanah besar untuk meningkatkan kualitas tridharma perguruan tinggi.

“Program Doktor Studi Islam ini adalah langkah strategis dalam menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia akademik akan sumber daya manusia yang unggul, kompeten, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan keilmuan Islam,” ujarnya.

“Ini program doktor pertama di Kabupaten Kerinci dan Sungai Penuh. Kami ingin menghadirkan pusat studi Islam yang unggul, progresif, dan berdampak,” ujarnya.

Baca Juga:

Bupati Monadi Panen Padi Perdana dan Gotong Royong Bersama warga Desa Baru Semerah

Penyerahan SK dilaksanakan beriringan dengan kegiatan Asesmen Lapangan (AL) Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) tersebut berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur. Kegiatan ini disaksikan jajaran pimpinan, anggota senat, dosen, serta tamu undangan.

Momen ini sekaligus menandai babak baru dalam pengembangan akademik IAIN Kerinci dalam memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam yang terus bertransformasi dan berinovasi.

Ketua Senat, Prof. Dr. H. As’ari, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh tim serta dukungan berbagai pihak yang telah mengawal proses pengajuan hingga terbitnya keputusan resmi tersebut. Ia menekankan pentingnya menjaga mutu dan integritas akademik dalam pelaksanaan program doktor ke depan.

Baca Juga:

Kasdim 0417/Kerinci Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pasar Beringin Jaya Sungai Penuh

“Senat akan terus mengawal implementasi program ini agar berjalan sesuai standar akademik dan regulasi yang berlaku. Kualitas harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Wisnarni, menyatakan kesiapan Pascasarjana IAIN Kerinci dalam mengelola dan menyelenggarakan Program Doktor Studi Islam secara profesional dan berkualitas. Berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari penyusunan kurikulum berbasis riset, penguatan sumber daya dosen, hingga penyediaan sarana dan prasarana pendukung pembelajaran.

“Program ini diharapkan mampu melahirkan doktor-doktor yang memiliki kedalaman ilmu, keluasan wawasan, serta sensitivitas terhadap dinamika sosial-keagamaan kontemporer,” jelasnya.

Pilihan Redaksi:

Jaga Ekosistem dan Dorong Kesejahteraan Nelayan, Bupati Monadi Bersama PT KMH Restocking Ikan Endemik di Danau Kerinci

Dengan diterbitkannya SK Program Doktor (S3) Studi Islam ini, IAIN Kerinci kembali menunjukkan diri sebagai pusat pengembangan kajian keislaman yang progresif dan adaptif di wilayah Kota Sungai Penuh, Kabupaten Kerinci, dan sekitarnya. Kehadiran program doktor ini membuka akses lebih luas bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menempuh jenjang pendidikan tertinggi tanpa harus keluar daerah.

Langkah strategis ini diharapkan mampu mendorong percepatan kualitas riset dan publikasi ilmiah, sekaligus menjadi motor penggerak peningkatan reputasi akademik dan kontribusi keilmuan di tingkat nasional hingga internasional.(Red)

Bupati Lampung Timur Tanggapi Viralnya Video Pelajar yang menyeberangi Sungai dengan Getek

Lampung, Merdekapost.com - Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menanggapi viralnya video pelajar dan warga yang menyeberangi sungai menggunakan perahu kecil di Desa Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur.

Kondisi tersebut dinilai sang kepala daerah sangat membahayakan keselamatan, terutama bagi anak-anak sekolah yang setiap hari harus melintasi sungai untuk berangkat dan pulang sekolah.

Kata Ela, Pemerintah daerah bahkan dirinya sudah berulang kali meninjau langsung lokasi setempat. Ia memastikan sudah melakukan serangkaian upaya dan langkah kongkret agar jembatan bisa segera dibangun.

“Jembatan di lokasi itu panjangnya kurang lebih 100 meter. Kalau dikerjakan sendiri oleh pemerintah kabupaten, kami belum mampu karena keterbatasan anggaran, saya juga sudah beberapa kali meninjau ke lokasi,” ujar Bupati Ela Siti Nuryamah saat diwawancarai, Minggu (1/2/2026).

Baca Juga:

Viral, Video Pelajar Lampung Timur Terpaksa Seberangi Sungai dengan Perahu Getek

Iamenjelaskan, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur telah mengajukan pembangunan jembatan permanen kepada pemerintah pusat sejak beberapa tahun lalu, melalui Kementerian Pekerjaan Umum, termasuk melalui skema bantuan presiden.

“Tapi kembali lagi, sampai saat ini pembangunan itu belum dapat direalisasikan karena keterbatasan anggaran,” katanya.

Di tengah meningkatnya perhatian publik akibat video yang viral, Bupati menyampaikan bahwa respons lintas instansi mulai bergerak cepat. Kodim, Kodam, serta Kementerian Pekerjaan Umum telah turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi penyeberangan sungai tersebut.

“Sebagai bentuk afirmasi dan solusi sementara, sambil menunggu jembatan permanen, kami mengusulkan pembangunan jembatan gantung yang diberi nama Jembatan Merah Putih,” kata Ela.

Menurut rencana, Jembatan Merah Putih akan dibangun oleh pemerintah pusat pada triwulan pertama atau kedua tahun 2026. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) juga telah melakukan koordinasi dan dijadwalkan turun ke lapangan untuk melakukan pengukuran teknis sebagai tahap awal pelaksanaan.

“BPJN sudah berkoordinasi dan besok akan turun untuk mengukur lokasi. Ini agar masyarakat tidak lagi bergantung pada perahu kecil yang sangat berisiko,” ujarnya.(***) 

Viral, Video Pelajar Lampung Timur Terpaksa Seberangi Sungai dengan Perahu Getek

Para Pelajar di Lampung Timur Terpaksa Seberangi Sungai dengan Perahu Getek tanpa ada fasilitas keamanan. ini harus mereka jalani setiap harinya ketika akan berangkat ke sekolah.(istimewa)

Lampung Timur | Merdekapost.com – Sebuah video memperlihatkan pelajar di Desa Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, menyeberangi sungai menggunakan perahu getek viral di media sosial. 

Kondisi tersebut memantik keprihatinan publik karena dinilai sangat membahayakan keselamatan warga, khususnya anak-anak sekolah.

Dalam rekaman video tersebut, terlihat sebuah perahu getek mengangkut sejumlah penumpang, termasuk sepeda motor, tanpa dilengkapi alat keselamatan seperti pelampung. Perahu sederhana itu tampak penuh dan dalam kondisi yang dinilai tidak layak.

Perekam video menyebut, hingga kini pemerintah belum pernah membangun jembatan penyeberangan di Desa Kali Pasir sejak desa tersebut berdiri pada tahun 1960. 

Akibatnya, warga terpaksa menggunakan perahu getek untuk beraktivitas sehari-hari, termasuk pelajar yang harus menyeberangi sungai setiap hari untuk bersekolah.

“Kondisi ini sangat membahayakan. Ini anak-anak, generasi bangsa, yang setiap hari mempertaruhkan nyawa hanya untuk pergi ke sekolah,” ujar perekam video dalam narasinya.

Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya sempat dihubungi oleh Wakil Gubernur Lampung yang meminta agar video tersebut dihentikan. Namun, perekam menegaskan tidak akan berhenti menyuarakan persoalan tersebut hingga jembatan penghubung benar-benar dibangun.

“Terima kasih untuk Wakil Gubernur yang semalam sudah menelepon dan menyuruh menghentikan video saya. Saya tidak akan berhenti sebelum Jembatan Kali Pasir Way Bungur ini benar-benar dibangun. Kasihan anak didik, generasi bangsa ini,” ucapnya.

Lebih lanjut, perekam video meluapkan kekecewaannya terhadap para pemimpin daerah yang dinilai hanya menebar janji tanpa realisasi. Ia menyoroti minimnya perhatian pemerintah terhadap penyediaan sarana dan prasarana dasar bagi masyarakat.

“Tidak ada satu pun alat keselamatan di perahu ini. Perahunya pun sudah rapuh. Tidak ada yang bisa menjamin keselamatan mereka,” tambahnya.

Menurut perekam, jarak penyeberangan sungai yang harus ditempuh warga mencapai sekitar 700 meter, sehingga risiko kecelakaan semakin besar, terlebih saat kondisi cuaca buruk.(*)

BGN Larang Siswa Bawa Pulang Makan Bergizi Gratis: Wajib dikonsumsi di Sekolah

JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) menerapkan aturan baru dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Siswa kini dilarang membawa pulang makanan yang disediakan sekolah dan diwajibkan mengonsumsinya di lingkungan sekolah. Selain itu, BGN memberlakukan pengawasan berlapis untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan.

BGN meminta sekolah rutin menyampaikan pengumuman kepada siswa mengenai kewajiban mengonsumsi MBG di sekolah serta larangan menyimpan makanan untuk dibawa pulang. Kebijakan tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan program.

Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang mengatakan aturan ini tidak dimaksudkan membatasi hak siswa, melainkan melindungi mereka dari risiko kesehatan. Menurut dia, MBG dirancang untuk memastikan kebutuhan gizi anak terpenuhi secara aman dan berkualitas.

Berita Lainnya:

SPPG Sengeti Ditutup Sementara Usai Dugaan Keracunan Massal

Soto MBG Diduga Pemicu Keracunan, Ratusan Siswa Muaro Jambi Masih Dirawat

Program MBG merupakan salah satu program strategis nasional yang menyasar pelajar di berbagai daerah. Program ini bertujuan meningkatkan status gizi anak, mendukung konsentrasi belajar, serta menekan angka stunting.

BGN berharap penerapan aturan baru ini dapat membuat pelaksanaan MBG lebih tertib dan bertanggung jawab. Sinergi antara satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) dan sekolah dinilai menjadi kunci agar manfaat program dapat dirasakan optimal tanpa menimbulkan risiko kesehatan.

BGN juga menyatakan akan terus melakukan evaluasi. Jika ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan yang telah ditetapkan, BGN menyiapkan sanksi untuk menjaga kualitas dan kredibilitas Program Makan Bergizi Gratis di seluruh Indonesia.(Red)

Gebrakan Literasi Digital: Depati Akademi & FORMA KIP-K IAIN Kerinci Bersinergi Cetak Generasi Unggul

FORMA KIP-K IAIN Kerinci resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Depati Akademi.(mpc)

KERINCI – FORMA KIP-K IAIN Kerinci resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Depati Akademi. Sinergi ini bertujuan untuk mengakselerasi peningkatan kompetensi digital dan soft skill mahasiswa melalui workshop pelatihan penulisan karya ilmiah.

Kegiatan tersebut yang berlangsung di lingkungan kampus IAIN Kerinci ini dihadiri oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan kerjasama IAIN KERINCI, pengurus FORMA KIP-K IAIN KERINCI, serta perwakilan dari Depati Akademi.

Ketua FORMA KIP-K IAIN Kerinci, Dzikril Ikhsan menegaskan bahwa melalui momen workshop tersebut, merupakan langkah progresif untuk memberikan nilai tambah bagi mahasiswa penerima beasiswa KIP-K.

Bacaan Lainnya:

Ibu MS Minta Perlindungan DPRD Jambi, Anaknya Diduga Diperkosa 4 Orang, 2 Diantaranya Oknum Polisi

Polres Batang Hari Gagalkan Penyalahgunaan Gas Elpiji Subsidi, Tiga Orang Ditahan

“Kami tidak ingin mahasiswa KIP-K hanya unggul di ruang kelas secara teoritis. Melalui kolaborasi dengan Depati Akademi, kami ingin membekali mereka dengan keahlian praktis yang dibutuhkan industri saat ini. Ini adalah komitmen kami untuk mencetak lulusan yang siap kerja dan berdaya saing tinggi,” ujar Dzikril.

Senada dengan hal tersebut, Akram Tri Rezki selaku perwakilan dari Depati Akademi menyambut baik antusiasme mahasiswa IAIN Kerinci. Menurutnya, potensi lokal harus didukung dengan akses literasi digital yang memadai.

“Kolaborasi antara depati akademi dengan forma kip-k dalam workshop karya ilmiah merupakan suatu bentuk ajang peningkatan kapasitas mahasiswa bergelut dalam dunia kampus, terkhusus dalam kemampuan karya ilmiah. Dengan tujuan agar proses riset/penelitian dapat terselesaikan dengan kemampuan teknis yang memadai,” Ujar Akram

Dukungan penuh juga datang dari pihak birokrasi kampus. Wakil Rektor III IAIN Kerinci, Dr. Halil Khusairi, M.Ag, dalam arahannya, ia menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor seperti ini sangat krusial dalam mendukung transformasi institusi.

“Pihak kampus sangat mendukung inisiatif ini. Sinergi antara FORMA KIP-K dan Depati Akademi sejalan untuk menciptakan ekosistem akademik yang dinamis. Kami berharap ini menjadi pemantik bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi dan memperluas jejaring di luar kampus,” pungkasnya.(adz)

Kasus Guru dan Siswa, Polda Jambi Audiensi dengan PGRI Provinsi dan Dorong Jalur Mediasi

JAMBI – Polda Jambi menggelar audiensi bersama Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Jambi pada Senin, (26/01/2026). Kegiatan audiensi berlangsung di Ruang Coffee Morning Lantai 1 Gedung A Polda Jambi. Audiensi dipimpin oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol. M. Mustaqim.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Pol. Jimmy Christian Samma, Dirbinmas Polda Jambi Kombes Pol. Henky Poerwanto, Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, Ketua PGRI Provinsi Jambi Nanang Sunarya, serta pengurus PGRI dari Muaro Jambi dan Tanjung Jabung Timur.

Dalam audiensi tersebut, Wakapolda Jambi menegaskan pentingnya penyelesaian permasalahan antara guru dan siswa melalui pendekatan mediasi dan kekeluargaan, sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih luas bagi dunia pendidikan.

Berita Terkait:

Kasus Perkelahian Guru dan Siswa SMKN 3 Tanjabtim, Guru Agus Laporkan Dugaan Pengeroyokan ke Polda

Pengakuan Versi Siswa dalam Kasus SMKN 3 Tanjabbar: Oknum Guru AS Tampar dan Tinju, Pengeroyokan Terjadi Spontan

“Kejadian perselisihan antara guru dengan siswa di Kabupaten Tanjung Jabung Timur beberapa waktu yang lalu menjadi bahan evaluasi kita bersama. Permasalahan kedua belah pihak di harapkan dapat di mediasi dan di selesaikan secara kekeluargaan,” ujar Brigjen Pol. M. Mustaqim.

Selain itu, Wakapolda Jambi juga memberikan apresiasi kepada para guru atas dedikasi dan peran strategis mereka dalam mencerdaskan generasi bangsa.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menegaskan bahwa Polda Jambi akan berkomitmen mendukung perlindungan terhadap profesi guru serta mendorong penyelesaian permasalahan di lingkungan pendidikan melalui pendekatan yang humanis dan berkeadilan.

Berita Lainnya:

Terkait Pengeroyokan Guru oleh Siswa, Jubir Pemprov Jambi Bantah Gubernur Tulis Surat Terbuka ke Presiden

Uji Coba Pengaliran Air PLTA Disebut Jadi Penyebab Air Danau Kerinci Menyusut Drastis

”Polda Jambi akan selalu mendukung penuh upaya perlindungan terhadap guru dalam menjalankan tugas profesionalnya. Namun demikian, setiap permasalahan yang muncul tetap harus di sikapi secara proporsional dengan mengedepankan komunikasi, mediasi, dan restorative justice,” ujar Kombes Pol. Erlan Munaji.

Ia menambahkan, penyelesaian kasus secara mediasi di harapkan dapat menjadi solusi terbaik agar tidak menimbulkan dampak psikologis maupun sosial yang berkepanjangan, baik bagi guru, siswa, maupun lingkungan sekolah.(adz)



Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs