Astaga! Bu Guru Ketahuan Main Film Porno

California, Astaga! Seorang wanita yang menjadi guru di Amerika Serikat kedapatan bermain film porno. Otoritas pendidikan setempat kini tengah mempertimbangkan tindakan apa yang akan diambil terhadap guru tersebut.

Sebelumnya, guru di Sekolah Menengah Richard B. Haydock di Oxnard, California itu telah diliburkan pada Senin, 5 Maret waktu setempat. Dalam kontrak kerja bu guru tersebut tidak ada klausul mengenai kejahatan moral.

Namun Kepala Distrik Sekolah Oxnard, Jeff Chancer mengatakan, Pasal Edukasi California mencantumkan syarat-syarat kerja yang bisa menyebabkan guru tersebut dipecat.

Kasus ini mencuat setelah para siswa SMP di sekolah tersebut melaporkan bahwa guru yang tidak disebutkan namanya itu bekerja sampingan sebagai bintang porno. Laporan itu awalnya tidak diacuhkan pihak sekolah karena mereka tidak menemukan gambar-gambar bu guru tersebut di internet.

Namun penyelidikan kemudian kembali dilakukan setelah sejumlah guru menunjukkan sejumlah video esek-esek yang diunduh dari smartphones.

"Saya melihat sebagian video itu," kata Chancer. "Itu pornografi hardcore," imbuhnya seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (9/3/2012).

Menyusul temuan itu, pihak distrik mengirimkan surat untuk para orangtua murid SMP tersebut yang isinya meminta agar anak-anak mereka tidak mencari gambar guru tersebut di internet.

"Diduga bahwa salah satu guru kami muncul dalam setidaknya satu video porno dan kemungkinan di video-video lainnya di internet," kata Chancer dalam surat untuk para orangtua murid tersebut.

Chancer tidak bersedia mengatakan apakah bu guru tersebut mengakui atau membantah tentang kemuculannya dalam video syur tersebut. 

Pihak Departemen Kepolisian Oxnard telah diberitahu mengenai hal ini. Namun sejauh ini belum ada investigasi kriminal yang dilakukan polisi.

(choe)

Polri Gandeng Hacker Ungkap Pengunggah Blog Pembunuh Bayaran

Merdekapost.com, Jakarta. Mabes Polri terus menelusuri siapa di balik pengunggah blog pembunuh bayaran. Polri menggunakan keahlian hacker untuk membuka pemilik blog yang menyediakan jasa pembunuh bayaran tersebut.

"Dengan hacker kita akan membuka siapa yang memposting dan siapa yang membuka," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Saud Usman Nasution, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (9/3/2012). 

"Kita akan gunakan semua pihak untuk membantu mengungkap. Hacker kadang juga ada bagusnya," imbuh Saud.

Penyidik Polri, kata Saud, terus bekerja keras guna melacak titik komunikasi pemilik blog pembunuh bayaran.

"Tim sedang bekerja keras, masih dalam pendalaman," ujar Saud.

Pihaknya belum mengetahui motif dari pemilik mengunggah jasa yang tertera di dalam blog yang dikelola. Guna mencari apakah ada tindak pidana terkait isi blog pihaknya berharap dapat segera mengungkap pelakunya.

"Kita belum tahu persis siapa pelaku dan motivasinya. Nanti akan terlihat apa ada tindak pidana dari yang bersangkutan bila sudah terungkap," katanya.

Disinggung kabar tertangkapnya pemilik blog penyedia jasa pembunuh bayaran, Saud mengaku belum menerima kebenaran informasi tersebut.

(choe)

Zumi Zola Nikahi Sherrin 27 Maret?

Sherrin dan Ibunya
Merdekapost.com, Jakarta - Bupati Tanjung Jabung Timur yang sebelumnya dikenal sebagai bintang film dan sinetron Zumi Zola tak lama lagi akan melepas masa lajangnya. Perempuan bernama Sherrin yang tak lain calon istrinya telah mendaftarkan pernikahan tersebut ke KUA Cilandak, Jakarta Selatan.

Namun, Kepala KUA Cilandak Muksin Al Bajuri saat ditemui di kantornya, Kamis (8/3/2012) mengaku belum mendapat kabar mengenai pelaksanaan pernikahan keduanya. 

Muksin hanya bisa memastikan bahwa pernikahan itu akan digelar tahun ini. Kabar yang beredar, waktunya tak lama lagi, yakni bulan ini juga tepatnya 27 Maret. Benarkah?

"Saya sampaikan, pelaksaanaan pernikahannya belum ada kepastian. Tempatnya belum tahu, tapi pasti di Tanah Abang," tegasnya.

Yang jelas, berkas-berkas nikah telah terdaftar sejak 1 Maret lalu atas nama Sherrin Tharia yang akan menikah dengan Zumi Zola Zulkifli. Sedikit data tentang Sherrin, ia berusia 28 tahun, anak dari presenter berita TVRI Tengku Malinda dan seorang pemain biola. (cho) 

Pernikahan Zumi Zola untuk Pengalihan Isu Perzinaan?

Merdekapost.com, Jakarta - Artis Zumi Zola rencananya akan meminang Sherrin Thalia pada pertengahan bulan ini. Beberapa pihak menuding, Zumi ingin segera menikah untuk memperbaiki citranya karana kasus perzinaan. Benarkah?

Sosok Sherrin adalah seorang violis yang merupakan putri dari presenter berita terkenal di TVRI Tengku Malinda. Ia merupakan anak pertama dari 3 bersaudara pasangan Tengku Malinda dan Dr Sudirman Aris.

Nama Sherrin sepertinya memang nampak asing di jagat hiburan Indonesia. Meski sang ibu cukup terkenal di masanya sebagai salah satu pembaca berita tersohor di Indonesia. 

Pernikahan merekapun cukup mengejutkan, karena baru-baru ini Zumi diberondong tudingan berzina dengan istri Aldi, Peni Farnita. Apakah pernikahan Zumi hanya sekedar pengalihan isu perzinaan saja?

Zumi sendiri menutup rapat-rapat mulutnya mulai dari tanggal pernikahan, hingga tempat pernikahan. Apalagi isu perzinaan tersebut cukup mencoreng citra Zumi yang saat ini menjabat sebagai Bupati Tanjung Jabung Timur, Jambi.

Hingga saat ini, proses hukum pun atas tuduhan perzinaan masih berjalan. Pihak Aldi, suami Farnita juga keukeuh, untuk menjebloskan pria kelahiran 31 Maret 1980 ke penjara.

Jadi, apakah pernikahan Zumi memang sudah direncanakan sejak lama, atau hanya dimanfaatkan untuk pengalihan isu?

(choe) 

TP PKK dan BPPP-KP Tebo Gelar Lomba Masak Antar Instansi


Bupati Tebo dan Kaban PPP dan KP saat meninjau
aneka menu yang dilombakan
Tema : Beragam, Bergizi, Berimbang dan Aman (3BA)

MUARA TEBO– Tim Penggerak PKK Kabupaten Tebo dibawah pimpinan Ny. Hj. Saniatul Latifa Sukandar menggelar Lomba Masak antar instansi dilingkungan Pemkab Tebo, Kamis (8/3) kemarin.
Lomba yang bertema Melalui Lomba Menu Pangan Lokal yang beragam, Bergizi, Berimbang dan Aman (3BA) mari Kita mengkonsumsi pangan yang berkualitas.

Kegiatan lomba ini adalah Kerjasama antara TP PKK Kabupaten Tebo dengan Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten (BPP dan KP) Kabupaten Tebo yang saat ini dipimpin oleh Ir. Sarjono.

Dalam sambutannya, Ny. Saniatul Latifa Sukandar mengaharapkan  agar dengan kegiatan ini masyarakat Kabupaten Tebo bisa lebih memahami dan memperhatikan menu atau makanan yang dikonsumsi sehari-hari, sehingga didalamnya terkandung 3BA yaitu Beragam, Bergizi, Berimbang dan Aman.

Ibu Hj. Saniatul Latifa Sukandar, Ny. Dewi Hamdi dan Bupati Tebo
saat menilai menu yang ditampilkan peserta
Sementara itu, Bupati Tebo dalam sambutan singkatnya menyebutkan bahwa peran ibu-ibu PKK dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga sangat fital, apalagi dalam menyiapkan menu kebutuhan makanan sehari-hari bagi keluarganya, untuk itu diharapkan agar menu yang disajikan memenuhi kriteria 3BA.

Bupati juga mengakui bahwa keberanekaragaman menu itu penting, sebab, dengan adanya aneka masakan maka dengan sendirinya akan meningkatkan selera makan.

Dicontohkannya, “Saya suka menu ikan lele yang dimasak dengan gulai putih, sedangkan anak saya lain lagi kesukaannya, nah untuk itulah perlu ada pilihan lain atau keragaman dalam menyiapkan menu makan keluarga”. Ungkapnya.

Sebagian besar menu yang ditampilkan para peserta lomba ini berasal dari ikan dan juga hasil tanaman (toga) yang ditanam dipekarangan rumah, dan inilah yang saat ini sedang digiatkan sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Kegiatan yang berlangsung satu hari  ini diikuti oleh seluruh Dinas, Instansi dan Kecamatan yang ada di Kabupaten Tebo, dan setelah penilaian maka keluarlah sebagai Juara I dari TP PKK Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tebo. (ald)

Wabup BH Akan Sidak Perusahaan Batubara Tanpa Amdal


Sinwan SH

MERDEKAPOST.COM, MUARABULIAN - Wakil Bupati Kabupaten Batanghari, Sinwan SH dalam waktu dekat ini akan melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) terhadap perusahaan Batu Bara yang ditengarai beroperasi tanpa izin Amdal.
"Kita akan sidak langsung ke perusahaan yang sudah melanggar hukum dan tidak memiliki izin amdal itu,” tegas Sinwan.
Dijelaskannya, dari informasi yang diterima, ketiga perusahaan yang belum memiliki izin amdal itu, PT Bangun Energi Indonesia, PT Nan Riang, dan PT Bubuhan Multi Sejahtera.” Ke tiga perusahaan ini harus memiliki izin amdal, karena ini berdampak terhadap lingkungan, dan bisa jadi lingkungan tidak sehat.”
Untuk memastikan informasi yang diterima, dalam waktu dekat, Dia akan melakukan Sidak tersebut,” bukan hanya DPRD yang bisa sidak, saya juga bisa sidak,” tegasnya, menyikapi hasil temuan dewan tersebut.
Bahkan tidak hanya akan melaksanakan Sidak, Dia juga akan memanggil dinas terkait,”dinas terkait akan saya akan panggil, untuk tindak lanjut temuan itu.”
Ketika ditanya, apakah  beroperasinya perusahaan tanpa izin amdal ini terindikasi permainan curang? Ditegaskannya, Dia tidak mengetahui persoalan tersebut,”Saya tidak tahu kalau soal itu, namun permasalahan ini akan di selesaikan secepatnya.”
Sementara itu, Kepala Teknik Tambang PT Bangun Energi Indonesia, Yulhendri, mengaku belum mengetahui apakah perusahaannya telah memiliki  amdal atau baru sebatas UPL dan UKL,”saya baru disini, jadi saya belum tahu pastinya. Tapi akan saya cek dokumen-dokumen yang ada,” kata Yuhendri di kantornya. (ald)
 

Menjadi PNS Masih Tujuan Utama Masyarakat


H. Murasman

MERDEKAPOST.COM, KERINCI - Bupati Kerinci H Murasman merasa kurang yakin masyarakat Kerinci mau untuk berwirausaha. Karena  sebagian masyarakat Kerinci termotivasi untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). H Murasman mengatakan kewirausahaan sulit terlaksana karena adanya paradigma dari masyarakat yang mengutamakan PNS menjadi pekerjaan terbaik di Kerinci.
Pekerjaan PNS merupakan pekerjaan yang penting bagi masyarakat, pekerjaan tersebut telah menjadi impian dari semua masyarakat Kerinci. ‘’PNS seakan telah menjadi Dewa Brahmana di Kerinci, semua masyarakat Kerinci bertujuan untuk menjadi PNS, sangat sedikit yang tidak,” ujarnya. Dikatakan bupati, kondisi tersebut memang wajar terjadi. Namun paradigma tersebut mesti diubah karena akan berdampak buruk bagi masyarakat dan kemajuan Kerinci ke depannya. 

Pasalnya, kemajuan di Kerinci tidak hanya tergantung pada PNS saja. Peran serta masyarakat dengan perkerjaan lain, seperti wiraswasta sangat dibutuhkan dalam mengembang dan meningkatkan dan memajukan Kerinci. Peran wirausahawan sangat penting dalam memasarkan dan meningkatkan hasil produksi masyarakat Kerinci, terutama di bidang pertanian.

‘’Paradigma ini mesti dirubah, jangan sampai masyarakat kita buta akan pekerjaan PNS. Masih banyak pekerjaan yang lebih baik, termasuk menjadi wirausahawan. Wirausaha adalah pekerjaan yang berperan penting dalam meningkatkan hasil produksi kita, terutama di bidang pertanian Kerinci,” ujarnya. (skt)

Di Sarolangun, Ada Pemerkosa Misterius


Photo Ilustrasi (ist/ald/mpcom)

Sempat di Kepung Warga Tapi Berhasil Lolos
MERDEKAPOST.COM, SAROLANGUN - Warga Kampung Lidung dan Dusun Baru, Sarolangun, heboh oleh berita munculnya laki-laki misterius yang mendatangi rumah warga saat tengah malam dan memperkosa wanita di rumah itu.
Informasi yang berhasil dirangkum menyebutkan, laki-laki misterius itu berciri badan kurus dan berambut panjang. Laki-laki itu muncul sejak awal Maret lalu.
Menurut warga Sarolangun, Domrah, hingga saat ini sudah dua orang wanita menjadi korban laki-laki misterius tersebut. Sebut saja namanya Melati (50) dan Mawar (9). Sayangnya kedua korban tidak mau melapor ke polisi.
Domrah mengungkapkan, berita tentang laki-laki misterius itu membuat warga resah. Puluhan warga pernah melakukan pengintaian pada malam hari. Mereka sempat bertemu, namun laki-laki itu berhasil lolos dari kepungan warga.
Warga berharap aparat keamanan segera turun tangan, agar warga bisa hidup tenang. “Kami minta orang misterius itu cepat ditangkap,” ujar Domrah.
Kapolres Sarolangun melalui Kasat Reskrim Polres Sarolangun, AKP Sahlan Umagapi mengakui adanya laki-laki misterius yang meresahkan warga itu. Saat ini pihak kepolisian sedang memburu laki-laki tersebut.
"Kami saat ini sedang menindak-lanjuti laporan warga tentang munculnya laki-laki misterius itu," ujar Sahlan.
Menurut Sahlan, pihaknya akan memasang strategi untuk menangkap laki-laki misterius tersebut. (ald)

PPP Kerinci Bertekad Kembalikan Kejayaan dimasa Lalu


Dra. Hj. Elviana, M.Si

Elviana : Berikan Bukti Kepada Masyarakat
Elyusnadi : Target Kita Menang 2014 dan BH 2 DZ
MERDEKAPOST.COM, KERINCI – Untuk mengembalikan kejayaan partai berlambang Ka’bah ini era 1970-an dan 1980-an, DPC PPP Kabupaten Kerinci mempunyai tugas dan pekerjaan rumah yang sangat berat. Demikian dikatakan Korwil Sumbagel DPP PPP, Hj.Elviana, M.Si saat menghadiri ulang tahun kelahiran (harlah) PPP Kabupaten Kerinci di Gedung Serbaguna, Desa Belui, Kecamatan Depati Tujuh.
Menurut dia, pada tahun 1970-an, PPP merupakan partai yang memperoleh suara terbanyak di Provinsi Jambi. Dan perolehan tertinggi dicapai di Kabupaten Kerinci. “Ke depan kita berharap, kader PPP untuk merebut kembali hati rakyat, dengan mengembalikan kepercayaan masyarakat, dan memberikan bukti,” ungkap anggota Komisi III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) ini. 
Selain merebut hati masyarakat melalui bukti, DPP juga menghimbau kepada seluruh kader PPP, membenahi dan membina, serta merekrut kader-kader PPP baru dan lama. Sehingga, PPP bisa dikembalikan kepada kejayaannya pada masa lalu. “Saat ini, DPP, tengah melaksanakan pencetakan 12 juta kader untuk mengembangkan dan memajukan PPP ke depannya,” ungkap Elviana.

Dikatakannya, sosialisasi merupakan salah satu solusi dalam usaha memperluas jaringan dan mencetak kader. “Ajak semua masyarakat masuk ke rumah besar Islamiah dalam PPP. Jadikan mereka kader baru dan berikan bukti kepada masyarakat,” tegas Elviana. 
Menanggapi pernyataan tersebut, Elyusnadi, Ketua DPC PPP Kabupaten Kerinci, mengungkapkan kesiapannya.Menurut dia, saat ini pihaknya bersama pengurus DPC Kerinci lainnya, tengah merekrut kader-kader PPP baru dan lama. Hal ini, salah satu langkah pihaknya, untuk menyokong dan mengembalikan  kejayaan PPP kepada massa lalu. Bahkan, pihaknya juga turun kepada masyarakat melalui DPAC, DPART yang ada dalam Kabupaten Kerinci untuk mensosialisasikan visi dan misi PPP ke depan.

Selain itu, lanjut Elyusnadi, DPC-PPP juga melakukan survei dan seleksi kader dan tokoh masyarakat sebagai bakal calon yang akan maju pada Pemilu legislative pada 2014 mendatang. “Kita telah lakukan survei dan seleksi, untuk balon legislatif 2014 mendatang. Saat ini kita telah kantongi 47 balon, pada setiap dapil,” bebernya. 
Berkaitan dengan target PPP pada 2014 mendatang, Elyusnadi, mengungkapkan optimis bisa menjadi pemenang. Sebab, mayoritas masyarakat Kerinci yang berpenduduk Islam, menginginkan kejayaan pada masa lalu. “Kita menargetkan, pada 2014 mendatang menjadi pemenang. Ya, target kita BH 2 DZ, dan berkat kerjasama dengan semua kader dan semua masyarakat Kerinci, kita sangat yakin, itu bakal terwujud,” tandas Elyusnadi. (skt)

Ps Tebo Juara Divisi III BLAI


Bujang : Ini Hasil Kerja Keras Kita Selama Ini
MERDEKAPOST.COM, JAMBI - Akhirnya PS Tebo membuktikan sebagai tim terkuat pada divisi III Badan Liga Amatir indonesia (BLAI)  yang dilangsungkan selama enam hari di Stadion Trillomba Juang. Pada laga final, Selasa (6/3), PS Tebo berhasil mengalahkan Persitaj dengan skor 1-0. Satu-satunya gol kemenangan itu terjadi pada menit terakhir babak tambahan 2x15 menit oleh  Bobi Bilardo.
Kemenangan ini harus dibayar mahal, menyusul tiga pemain PS Tebo harus diusir dari lapangan karena mendapat kartu merah dan akumulasi kartu kuning. Ketiganya adalah Boby Bilardo Aulia yang terkena akumulasi kartu akibat melepas kaus usai mencetak gol kemenangannya, Rendy Lansyah dan M Aris, keduanya mendapat kartu merah langsung karena pelanggaran keras. Kedua pemain terakhir yang mendapat kartu merah itu terpaksa keluar lapangan pada menit ke-120 alias menit terakhir babak tambahan waktu. Namun itu menjadi tak berarti karena tim mereka akhirnya berhasil menjadi juara.

Ketua panitia kompetisi Dumyati mengatakan sangat puas dengan penyelenggaraan kompetisi kali ini. "Hasil yang disuguhkan sangat memuaskan, ini menunjukkan ketatnya persaingan antarklub di divisi III di Jambi," ujarnya. Dikatakannya, berikutnya Persitaj dan PS Tebo akan mendapat tiket melanjutkan kompetisi diisi III BLAI di tingkat Sumatera. Tebo dan Persitaj akan berlaga di wilayah Sumatera. Hanya nanti jadwalnya masih akan ditentukan BLAI. Dimana ada dua grup di Sumatera yang akan dilakoni kedua tim, Sumatera bagian utara (Sumbagut) dan Sumatera bagian selatan (Sumbagsel).

Di Sumbagut, akan menanti pemenang dari Sumut, Aceh, Riau dan Sumbar. Adapun wilayah Sumbagsel akan mempertemukan para pemenang dari Sumsel, Babel, Bengkulu dan Lampung. "Kita masih menunggu jadwal  dari BLAI," jelasnya. Laga final kemarin berjalan sangat ketat. Baik Persitaj atau PS Tebo, menumpuk pemain di lini tengah. Alhasil, kedua tim banyak bermain di tengah. Di babak pertama, praktis permainan berkutat di lini tengah. Hanya sesekali penyerang kedua tim mampu merangsek ke kotak penalti. Namun itu pun tidak bisa berbubah menjadi gol karena kekurangtenangan pemain mengeksekusi bola.   Hal serupa juga terjadi saat laga di babak kedua. Kedua tim tetap mempertahankan pola permainan di sektor tengah. Hanya kali ini mereka lebih terbuka, beberapa peluang pun banyak tercipta.

Namun sayang, karena lebih banyak pemain yang menumpuk di lini tengah, second line  kedua tim otomatis tak bisa memanfaatkan peluang dan bola-bola rebound untuk dikonversi menjadi gol. Kembali babak kedua ini harus berakhir tanpa gol. Maka wasit pun menentukan pemenang dengan menambah waktu pertandingan 2x15 menit. Dengan kondisi pemain yang sudah mulai kelelahan, permainan menjadi lebih tegang. Pelanggaran-pelanggaran yang tak perlu sering terjadi. Kembali, di 15 menit babak tambahan waktu, kedudukan masih 0-0. Tambahan waktu 15 menit kedua berjalan. Pertandingan lebih banyak menampilkan para pemain yang kelelahan. Namun untung saja konsentrasi pemain kedua tim masih terjaga, sehingga meski fisik sudah mulai kelelahan, mereka masih bisa mempertahankan diri gawang dari kebobolan.

Saat semua sudah pasrah dengan adu penalty, sebuah serangan dari sisi kanan pertahanan Persitaj datang tiba-tiba. Bobi Bilardo yang tak terkawal berhasil melewati pemain belakang Persitaj yang terakhir. Maka dengan tendangan keras mendatar, pemain bernomor punggung enam ini berhasil memasukkan bola ke sisi kiri gawang Persitaj di menit ke-119. Namun ia harus keluar lapangan usai mencetak gol karena diusir wasit. Selebrasi berlebihan dengan mencopot kaus membuat ia mendapat kartu kuning kedua. ketinggalan 1-0 di menit-menit terakhir, membuat Persitaj langsung meningkatkan tekanan. Namun apa daya, waktu tidak berpihak.  Pelatih PS Tebo Bujang Slamet sangat puas dengan hasil yang diperoleh,”Ini hasil dari kerja keras kita selama ini,”katanya.

Dalam pertandingan final melawan Persitaj, anak-anaknya  bermain dengan hati dan mengutamakan profesionalitas. “Saya sangat puas sekali, Alhamdulillah  kita menjadi juara,”ujarnya. Apa yang didapat tak terlepas dari doa masyarakat Tebo. Selain itu ia mengucapkan rasa terimakasih kepada sang manajer M Najib ,SE yang telah banyak berjasa  selama kompetisi. 
Sementara itu Husaini. pelatih Persitaj usai petandingan   mengakui kekalahan mereka. Katanya penyebabnya faktor kekalahan karena anak–anaknya kelelahan karena baru bermain satu hari sebelumnya. “Permainan sangat ketat, kita kebobolan di menit akhir tambahan . Yang jelas kita lolos juga,” ujarnya.  Untuk menghadapi kompetisi lanjutan ia akan melakukan evaluasi kepada tim. “Bisa saja akan ada rotasi pemain,” tandasnya.(ald)

Pasar Sungai Bengkal Butuh Truk Sampah


Kondisi sampah yang berserakan disekitar pasar Sungai Bengkal
Kecamatan Tebo Ilir Kabupaten Tebo

TEBO - Seringnya sampah menumpuk, membuat warga yang bermukim di sekitar Pasar Tradisional Kelurahan Sungai Bengkal, Kecamatan Tebo Ilir resah dan merasa tercemari. Pasalnya sampah kerap menimbulkan bau tidak sedap dan dikhawatirkan menjadi sumber penyakit. Hal ini dibenarkan Lurah setempat, Muhammad Nur.

Katanya, Pasar Tradisional Sungai Bengkal saat ini masih sangat membutuhkan perhatian penuh. Terutama soal sampah yang melimpah ruah dan kerap menumpuk hingga berhari-hari. “Soal sampah di pasar ini sudah lama dikeluhkan warga. Untuk mengatasi hal itu sangat diperlukan pengangkutan yang dilakukan secara kontinyu,” ujarnya.

Dijelaskannya, sampah yang menumpuk dan terbiarkan berhari-hari itu menimbulkan bau yang tidak enak. Ditambah pula dengan kondisi drainase yang tidak berfungsi dengan baik.  Jika musim hujan maka sampah akan terbawa air mengalir kemana-mana. Dengan demikian tentunya sangat dikhawatirkan akan membuat penyakit mudah berkembang biak.

“Jika dibiarkan akan memberikan dampak yang berat. Untuk itu kami sangat berharap kepada instansi terkait dapat mengupayakan kendaraan pengangkut sampah. Sehingga sampah itu dapat dibuang ke pembuangan terakhir secara rutin,” harapnya.

Hal yang sama diungkapkan oleh salah seorang warga yang bermukim disekitar pasar tersebut, Abdul Murad, Dirinya sudah sejak lama mengeluhkan kondisi ini, namun apa boleh buat dari hari kehari kondisinya semakin parah saja.

“Kami sebagai warga yang bermukim disekitar pasar ini telah lama mengeluhkan masalah sampah, sebab, setiap sehabis pasar kalangan, maka sampah akan terlihat berserakan dimana-mana, tentunya selain merusak pemandangan juga menimbulkan keresahan masyarakat karena bau yang tidak sedap”. Ungkapnya.
“Kami sangat berharap pemerintah serius memperhatikan masalah ini dan secepatnya diambil tindakan”. Pungkas Murad. (ald)

Wisata Air Panas Sei Bengkal Butuh Penggarapan Serius


(F. Ilustrasi)

MERDEKAPOST.COM, MUARA TEBO - Seluas 1,5 Hektar lahan objek wisata Air Panas yang berlokasi di Kelurahan Sungai Bengkal Kecamatan Tebo Ilir telah dilakukan pembebasan lahan. Namun hingga kini pengunjung yang datang  kerap gagal dan putus asa mencapai lokasi itu. Pasalnya jalan menuju air panas belum dibangun secara permanen.

Seperti yang dikatakan warga setempat, Bujang, untuk mencapai lokasi air panas tersebut saat ini para pengunjung harus melewati jalan setapak dan bahkan semak belukar. Meskipun demikian, sejauh ini pihak kelurahan telah melakukan dua kali pembersihan lokasi air panas itu.

“Kalau tidak sama orang sini yang tau jalan, wah sulit sekali untuk sampai ke lokasi itu. Sebab jalannya masih semak belukar, dan ini sangat butuh sekali penggarapan yang serius. Sebab di Provinsi Jambi, air panas ini termasuk langka,” ujarnya.

Hal senada dikatakan Lurah Sungai Bengkal, Muhammad Nur. Untuk mencapai lokasi air panas itu harus melewati kebun warga. Sebab lokasinya berada ditengah-tengah. Dan saat ini status air panas tersebut masih aktif dan telah dilakukan pembebasan lahan. Hanya saja untuk langkah selanjutnya belum diketahui bagaimana kelanjutannya.

“Pembebasan lahan sudah selesai, namun kita belum dapat kabar kapan akan digarap lagi. Tentunya masyrakat disini sangat menantikan hal itu. Sebab kedepan itu akan menjadi salah satu ikon wisata Kabupaten Tebo,” ujar Muhammad Nur.

Sementara itu, Wakil Bupati Tebo Hamdi beberapa waktu lalu mengatakan, objek wisata air panas ini memang tidak diketahui oleh mayoritas masyarakat Tebo. Bahkan juga tidak terlalu ramai dikunjungi. Sebab dengan fasilitas yang tidak memadai membuat pengunjung enggan mendatangi tempat tersebut.

“Tahun ini sudah dilakukan pembebasan lahan, dan kedepan kita akan upayakan meskipun kontribusi dari objek wisata ini terhadap PAD tidak terlalu banyak. Namun apabila telah digarap dengan baik maka akan memberikan nilai serta daya tarik tersendiri bagi Kabupaten Tebo,”ungkapnya. (ald) 

Dishut Tebo Usulkan 500-1000 Ha HTR


Yolli : Harus Betul-betul digarap dengan Baik

MERDEKAPOST.COM, TEBO - Tahun 2012 ini, Dinas Kehutanan Tebo mengusulkan sekitar 500 hingga 1000 hektar progran Hutan Tanaman Rakyat (HTR) untuk masyarakat. Tapi program HTR kali ini benar-benar diberikan kepada masyarakat yang betul-betul serius untuk menggarap. Hal ini dikatakan Kadis Kehutanan Yolli B Bungin.

Katanya, untuk memperlancar program HTR tersebut, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang benar-benar ingin menggarap hutan HTR nantinya. “Kita sudah turun dan lakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang prosedur untuk mendapatkan izin penggarapan HTR. Kita benar-benar menginginkan masyarakat yang serius untuk menggarap,”katanya.

Dijelaskan Yolli, prosedurnya nanti diajukan melalui desa yang bersangkutan, kemudian diteruskan ke kecamatan dan ke kabupaten. Setelah itu dari pihak kabupaten melalui Dinas Kehutanan akan mengajukan ke Dinas Kehutanan Provinsi.

“Nantinya pihak provinsi yang akan mengkaji pengajuan tersebut termasuk pengesahannya. Setelah disetujui oleh pihak provinsi, diterbitkan izinnya oleh Bupati,” jelas Yolli lagi.

Ketika ditanya dimana saja lokasi HTR yang nantinya akan diberikan izin tersebut, Yolli mengatakan, sejauh ini sudah ada beberapa kecamatan yang akan dibuka yakni, Kecamatan VII Koto, Sumay dan Serai Serumpun.

“Kita berharap program ini bisa membantu masyarakat. Tapi kita tidak hanya memberikan begitu saja, setelah izin diterbitkan kita akan kroscek ke lapangan untuk memastikan apakah benar-benar digarap atau tidak oleh yang bersangkutan,”pungkasnya. (ald)

Dishut Tebo Surati Pemprov

Aset Perusahaan yang dibakar warga beberapa waktu lalu

Terkait Upaya Meredam Konflik Lahan Warga dengan PT LAJ
MERDEKAPOST.COM, MUARATEBO - Sebagai upaya untuk meredam dan menyelesaikan konflik lahan yang terjadi antara warga pendatang asal Riau dan Medan dengan PT LAJ di Kecamatan VII Koto Ilir, Pemerintah Kabupaten Tebo (Pemkab), meminta Pemerintah Propinsi Jambi, membentuk tim untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
“Kita usulkan bentuk tim, dan Pemkab Tebo sudah mengirim surat ke Pemprov. Surat itu langsung kita tujukan ke Gubernur,” ujar Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Tebo, Yolly B Bungin ketika dikonfirmasi.
Dia berharap, melalui tim yang akan dibentuk nanti, dapat memberi pengertian kepada masyarakat, agar persoalan tidak melebar lebih luas, serta dapat membahas keberadaan perbatasan Provinsi Riau dan Jambi.
Meski situasinya dalam keadaan terkendali dan dalam pengawasan Polda, namun persoalan ini harus segera dicari solusinya, situasinya sangat sulit, dan dilematis,” tegas Yolly. (ald) 

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs