Terkait Kelangkaan BMM
MUARA SABAK – Langkanya BBM jenis premium di Kabupaten Tanjabtim yang mulai terjadi beberapa hari terakhir, langsung disikapi. Bahkan, Pemkab Tanjabtim, hari ini (12/07) sudah menyurati Pertamina. Bupati Tanjabtim Zumi Zola Zulkifli membenarkan, pihaknya telah meminta kepada Pertamina agar menambah pasokan BBM khususnya premium ke SPBU di Tanjabtim. Menjelang adanya respon dari Pertamina, Pemkab akan berkoordinasi dengan pihak SPBU dan juga Polres Tanjabtim, untuk menjajaki kemungkinan diberlakukannya pembatasan konsumsi premium bagi kendaraan bermotor.
‘’Tadi kita sudah koordinasi dengan SPBU soal rencana penambahan pasokan. Hari ini juga kita sudah menyurati Pertamina,’’ucap Zumi Zola usai peringatan Isra dan Mi’raj di Masjid Agung Nur Addarojat di Muarasabak.
Rencanya, apabila pasokan ke SPBU masih belum ditambah, maka akan diberlakukan pembatasan. Untuk sepeda motor dibatasi Rp 20 ribu, sedangkan untuk mobil dibatasi maksimal Rp 100 ribu.
Sementara itu, pihak SPBU PT Cantika yang beroperasi di Muarasabak, mengaku sudah sejak Senin meminta penambahan pasokan dari 10 ribu menjadi 20 ribu liter perhari. Hanya saja permintaan itu belum dipenuhi.
Permintaan itu menyusul tingginya pembelian masyarakat yang terlihat antri setiap pagi saat SPBU mulai buka. Pada kondisi normal, premium di SPBU Cantika bisa bertahan hingga jam tiga sore.
