Sempat Ditolak Warga Pemakaman Jenazah PDP Tebo, Pihak Kepolisian Turun Tangan Gali Makam

Polisi melakukan penggalian makam untuk jenazah HS (65) yang dinyatakan Meninggal PDP Covid-19 di Tebo. (ist)
Muara Tebo, Merdekapost.com - Pro dan kontra pemakaman pasien positif covid-19 atau pasien PDP covid-19 menjadi dilema tersendiri bagi petugas medis untuk memakamkan jenazah, hal inilah yang terjadi terhadap pasien PDP Tebo HS (65) saat hendak di makamkan di Pelayang. diketahui bahwa HS meninggal pada Selasa (14/04) pukul 13.00 WIB siangnya.

Bukan hal yang biasa dilakukan personil Polres Tebo dimana tugas polisi adalah melakukan pengamanan dan keamanan bagi warga, namun momen kali ini sangat berbeda yang dilakukan oleh IPDA Cindo Kottama, S.Trk, bersama Briptu Chairul Arifin ikut turun dalam menggali makam untuk jenazah PDP covid-19 dan dibantu warga hinggal malam, sungguh suatu perbuatan yang sangat mulia yang mereka lakukan, tidak itu saja Kapolres Tebo AKBP Abdul Hafiz, S.I.K juga tampak dilokasi pemakaman jenazah.

Namun sebelum melakukan penggalian makam, sempat mendapat penolakan dari warga, setelah mendapat penjelasan secara detail dari pihak kepolisian akhirnya warga memahaminya, sehingga beberapa orang wargapun ikut membantu menggali makam, hal ini dibenarkan oleh Kapolres Tebo AKBP Abdul Hafiz, S.I.K melalui Kapolsek Serai Serumpun IPDA Cindo Kottama, S.Trk saat dikonfirmasi.

"Memang awalnya terjadi perdebatan dengan warga, dan warga menolak jenazah dimakamkan di desanya, tetapi setelah kita beri penjelasan Alhamdulillah akhirnya wargapun memahaminya dan ikut membantu hingga selesai" jelas IPDA Cindo Kottama saat dikonfirmasi.

Cindo menuturkan bahwa pemicu adanya drama (Warga tidak mau gali makam,red) tersebut dikarenakan almarhum bukanlah warga setempat dan Kades setempat pun mengakui bahwa almarhum bukan warganya. Hanya saja, almarhum memiliki keluarga di desa setempat sehingga pihak Pemerintah desa menyetujui jenazah PDP Covid-19 tersebut dimakamkan di desa Pelayang.

Sudah selayaknya kita sesama manusia saling bantu, siapapun orangnya, mungkin dari apa yang dilakukan oleh dua orang personil kepolisian ini bisa diteladani, demi sesama. (ald/Teboonline.id)

Related Posts

0 Comments:

Post a Comment


Recent Posts

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Privacy Policy | Disclaimer | Peta Situs