Kabar Baik, Fasha Lepas Kepulangan Pasien Covid-19 yang Sembuh

Walikota Jambi Syarif Fasya saat melepas kepulangan pasien Covid-19 yang dunyatakan sembuh. (14/6) (hms/ari)
JAMBI - Riuh tepuk tangan menyemarak di gedung perawatan khusus pasien Covid-19 RSUD H. Abdul Manap, Kota Jambi, dua pasien terkonfirmasi positif Covid-19 telah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang oleh Tim Medis Penanganan Covid-19 Kota Jambi.

Kedua pasien tersebut adalah Sujarniwati, pasien 07 Kota Jambi (07 KJ), warga Kelurahan Eka Jaya, Kecamatan Paal Merah dan Ahmad Budi Santoso, pasien 20 Kota Jambi (20 KJ), warga Kelurahan Rawasari Kecamatan Alam Barajo. Keduanya selama ini telah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah H. Abdul Manap Kota Jambi.

Kepulangan keduanya langsung dilepas oleh Wali Kota Jaiang kemarmbi, H. Syarif Fasha, bersama jajaran perawat, tim dokter, Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi, Direktur RSUD H. Abdul Manap. Hadir pula Camat dan Lurah, tempat kedua pasien tersebut berdomisili.

Wali Kota Fasha yang menyambut langsung memberi setangkai bunga mawar kepada kedua pasien tersebut. Mawar itu merupakan wujud ungkapan rasa suka cita dan bahagia Fasha, karena pasien yang sembuh terus bertambah di Kota Jambi.

Raut wajah kedua pasien tersebut juga terlihat bahagia pasca dinyatakan sembuh. Karena keduanya dapat kembali berkumpul bersama keluarga dan lingkungan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Jambi memberikan hadiah dari dirinya pribadi kepada kedua pasien tersebut. Tidak hanya itu, seperti biasanya, Wali Kota Fasha juga turut memberi bantuan sembako, hand sanitizer, madu, suplemen vitamin dan beberapa keperluan lainnya bagi pasien.

“Hari ini (kemarin) kami melepas saudara-saudara kami yang telah dirawat lebih kurang 57 hari dan 37 hari. Mereka berdua adalah pasien terkonfirmasi positif dan sudah dinyatakan sembuh.Setelah melalui uji swab 2 kali,” ungkap Fasha, yang juga sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Jambi.

Fasha juga meminta kepada masyarakat, khususnya warga Kota Jambi, agar tidak membuat stigma negatif terhadap pasien-pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh oleh tim medis. “Mereka sudah sehat. Terhadap saudara kita yang baru keluar ini, jangan dikucilkan. Mereka sama seperti kita,” timpalnya.

Menurut Fasha, sepulangnya kedua pasien tersebut, dalam 14 hari ke depan tetap harus menjalankan protokol kesehatan. Yaitu melakukan isolasi diri secara mandiri dirumah masing-masing. “Mereka sudah sehat. Jangan takut. Bapak ibu juga tetap harus melakukan isolasi mandiri selama 14 hari ke depan. Kami harapkan tetap menjalankan protokol kesehatan,” tegasnya.

Sementara itu, 1 pasien warga Kota Jambi lainnya yang telah dinyatakan sembuh, dirawat di RSUD Raden Mattaher juga telah pulang kerumahnya.  “Kebetulan yang satu lagi kita belum sempat datangi. Karena telah dipulangkan sebelumnya oleh pihak RSUD Raden Mattaher. Untuk pasien lainnya, kita masih menunggu hasil uji Swab dari Jakarta. Sementara uji swab mandiri yang kemarin, masih uji coba. Kemungkinan pekan depan sudah bisa digunakan,” jelas Fasha.

Ahmad, salah satu pasien yang telah dinyatakan sembuh, mengungkapkan rasa syukur dan bahagia. Karena dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang oleh tim dokter. ‘’Alhamdulillah terima kasih. Kami sangat bersyukur, terutama kepada Allah SWT. Terima kasih juga kepada Wali Kota Jambi pak Fasha, Pemkot Jambi serta pihak perawat yang telah merawat kami selama lebih kurang 37 hari. Pelayanan perawatan selama ini bagus dan ramah-ramah. Apa yang kita keluhkan mereka cepat tanggapnya. Tentu puluhan hari dirawat ada rasa jenuh, Cuma ya kuncinya harus iklhas dan sabar,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Sujarniwati, pasien warga Kelurahan Eka Jaya, turut pula menyampaikan rasa syukurnya atas kesembuhan dirinya. "Alhamdulillah kami dirawat dengan baik. Mantap layanannya, tempatnya bersih, pelayanannya ramah, perawatnya ramah, bagus sekali," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, meski di tengah kesibukannya, Wali Kota Jambi Syarif Fasha masih menyempatkan dirinya menjemput kepulangan pasien sembuh Covid-19 yang di rawat di Kota Jambi. Selain memberikan motivasi bagi pasien tersebut, upaya simpatiknya itu juga diharapkan dapat meningkatkan rasa optimisme bagi kesembuhan pasien-pasien lain yang saat ini masih menjalani perawatan.

"Kesembuhan ini juga membahagiakan kami. Baik sebagai Wali Kota maupun sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Jambi. Karena setidaknya, ini juga menunjukkan kinerja penanganan Covid-19 khususnya pada pemberian layanan medis rumah sakit kepada pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Jambi," katanya.

Minggu lalu, suasana haru bercampur gembira juga sempat menyelimuti RSUD H. Abdul Manap. Saat Wali Kota Jambi dua periode itu menjemput kepulangan pasien sembuh Covid-19 kakak beradik, Alghivari (11) sang kakak dan Nurfadillah (5) adiknya.

Pasien anak-anak yang sebelumnya telah menjalani perawatan selama kurang lebih satu bulan itu mendapat hadiah kejutan. Yakni sepeda baru dari Wali Kota Jambi Syarif Fasha.

Keceriaan kakak beradik itu pun tampak, ketika sang Adik Nurfadillah yang langsung mencoba sepeda baru miliknya.

Sementara itu, data perkembangan kasus Covid-19 di Kota Jambi yang dirilis Humas Kota Jambi, hingga saat ini, masih terdapat 15 pasien yang menjalani perawatan dan terkonfirmasi positif di RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi. Sisanya, dirawat tersebar di beberapa rumah sakit pemerintah dan swasta di Kota Jambi. Sedangkan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Jambi sampai dengan tanggal 14 Juni 2020 berjumlah 31 orang, dengan 10 orang telah dinyatakan sembuh.(ari/hms)

Related Posts

0 Comments:

Post a Comment


Recent Posts

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Privacy Policy | Disclaimer | Peta Situs