Mengapa Warga Koto Baru Tolak Kedatangan dan Kampanye Fikar-Yos? Ini Alasannya

Warga Kecamatan Koto Baru yang menolak kedatangan Paslon Fikar-Yos yang akan menggelar Kampanye di desa mereka, hal ini sebagai buntut dari perlakuan tim Fiyos terhadap anak batino Koto Baru saat pelantikan dan pengukuhan timnya beberapa waktu lalu. (ald)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM - Tekad Paslon nomor urut 2 Fikar Azami-Yos Adrino menguasai Basis Sembilan Luhah Koto Baru, ternyata tidak mudah. 

Cawako nomor urut dua atau FIYOS mendapat penolakan keras dari mayoritas masyarakat Koto Baru. Mereka menghadang setiap pintu masuk ke wilayah itu yang dijadwalkan menjadi tempat kampanye Paslon 02.

Pantauan media ini, Massa yang mayoritas Ibu-ibu sudah menunggu di pintu masuk sekitar pukul 10.00 WIB kemarin 29/10. Mereka meneriakkan yel-yel dan menolak kedatangan Fikar-Yos dan timnya. 

Bahkan ada yang menyebutkan “Budeah….! Uhang kito adea, untuk apo mendukung uhang laang.”

Menurut informasi Fikar Azami dan Yos Adrino ikut dalam rombongan tersebut beserta beberapa tokoh Koto Baru yang Pro Fikar-Yos plus serta massa bawaan yang berasal dari luar Koto Baru sudah siap untuk masuk dan blusukan.

Namun saat hendak masuk ke Desa Sri Menanti yang berbatasan langsung dengan Hamparan Rawang itu massa yang mayoritas ibu-ibu sudah menunggu. Mereka meneriaki rombongan tersebut yang intinya menolak.

Para pemuda dan bapak-bapak juga turun. Sejumlah pintu masuk dihadang. Tidak ada celah, bagi paslon yang diusung 20 kursi parpol besar di Kota Sungaipenuh itu untuk masuk. Kabarnya, Putra Walikota AJB Fikar Azami dan Yos Adrino diamankan guna meredakan dan menenangkan massa.

“Kami menolak Fikar Azami dan timnya masuk ke Koto Baru. Karena Pasangan calon nomor urut dua sudah melecehkan kami (masyarakat Koto Baru,red),” kata Hajri salah seorang Anak Jantan Sembilan Luhah Koto Baru., kemarin.

Menurutnya, penolakan masyarakat Koto Baru terhadap Fikar dan timnya telah diputuskan melalui Rapat Adat pada Kamis (29/10) lalu, yang dihadiri anak jantan dan anak batino Sembilan Luhah Koto Baru. Keputusannya, menolak Paslon 02 masuk ke daerah Sembilan Luhah Koto Baru.

Menurut Hajri masyarakat sudah menyampaikan keputusan Rapat Anak Jantan dan Anak Batino Sembilan Luhah Koto Baru kepada Kapolres Kerinci. Surat tertanggal 29 Oktober ditandatangani oleh Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat dan Pemuda setempat.

Intinya menolak Paslon 02 Fikar - Yos masuk ke wilayah Koto Baru, Hal ini dikarenakan Paslon 02 dinilai telah melecehkan dan menghina anak batino Sembilan Luhah Koto Baru. Mereka juga minta Kapolres Kerinci untuk tidak mengeluarkan STTP dalam kegiatan kampanye/blusukan yang dilakukan oleh Paslon 02 di Koto Baru. Dengan tujuan untuk menciptakan keamanan dan situasi yang kondusif dalam pemilu damai di wilayah Kecamatan Koto Baru.

Tokoh yang menandatangani surat penolakan itu H Ulil Amri Magku, H Buzarman, DPt, Tajri, Dpt, Azrizal, Dpt, Ardi Rio, Basrul, Faizulmi, Mahadi MK, Joni Hasferi dan A Yani. Sementara mewakili Anak Jantan dan Pemuda Enam Desa Koto Baru Hasbullah, Weri Pratama, Permai Indah, Iskandar Koto Limau Manis, Hajri Kampung Tengah, Joni Asman Dujung Sakti dan Zas Budiar Sri Menanti.

Menurut Tokoh Adat Sembilan Luhah Koto Baru H Buzarman Dpt penghadangan Paslon 02 beserta timnya ke wilayah Koto Baru karena untuk menjaga keamanan dan kondusifitas Pilkada yang damai di Koto Baru.

Massa menghadang kedatangan FIYOS dan Rombongannya. (ald)

Sebelumnya, Anak Batino Koto Baru merasa sangat dilecehkan saat usai mereka mengikuti acara pengukuhan tim Fikar-Yos untuk Kecamatan Koto Baru yang bertempat di Posko Induk Paslon 01 di Tanah Kampung yang digelar dua pekan lalu. Saat itu pembagian snack (makanan) yang dilakukan oleh tim Fikar-Yos dinilai tidak etis dan tidak  manusiawi. 

“Sepertinya anak batino kita tidak ada artinya, sangat tidak dihargai, makanan dan minuman dibagikan dengan Dilempar begitu saja seperti pengemis,kami sangat malu”. katanya.

Merasa harga diri mereka dikangkangi, makanya para pemuda protes. Keputusan rapat anak jantan dan anak batino menolak kedatangan paslon 02 untuk kampanye/blusukan. “Tujuannya untuk menjaga keamanan,karena situasi cukup memanas”. kata Tajzi.(ald)

Related Posts

0 Comments:

Post a Comment


Recent Posts

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Privacy Policy | Disclaimer | Peta Situs