![]() |
| BPC HIPMI Kabupaten Kerinci melakukan langkah strategis dengan menggelar audiensi bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Sungai Penuh pada Rabu (10/09).(MPC) |
KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kabupaten Kerinci melakukan langkah strategis dengan menggelar audiensi bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Sungai Penuh pada Rabu (10/09/2026). Kegiatan ini mempertemukan para pengusaha muda dengan jajaran manajemen perbankan untuk membangun kolaborasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi pengusaha muda dan UMKM.
Kehadiran BPC HIPMI Kerinci diwakili Sekretaris Umum (Sekum) Rian Aframa Wijaya, bersama Ketua Bidang I, Deni Kurniawan, Ketua Bidang II, Vado Ferlyno, Ketua Bidang VII, Edy Syaputra, Kompartemen Organisasi, Mhd. Khaidir Ali, dan beberapa pengurus lainnya.
Kedatangan Pengurus BPC HIPMI Kerinci ini disambut hangat oleh Kepala BSI Kancap Sungai Penuh, Riki Satria. Dalam kesempatan tersebut, Riki mengapresiasi semangat pengusaha muda yang tergabung dalam HIPMI Kerinci dan menyatakan kesiapan BSI untuk menjadi mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
![]() |
| BPC HIPMI Kabupaten Kerinci melakukan langkah strategis dengan menggelar audiensi bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Sungai Penuh pada Rabu (10/09).(MPC) |
"Kami sangat menyambut baik kehadiran rekan-rekan dari HIPMI Kerinci. BSI berkomitmen untuk terus bersinergi, terutama dalam mendukung akses keuangan dan pembiayaan yang berbasis syariah bagi para pengusaha muda agar terus berkembang dan naik kelas," ujar Riki Satria.
Terpisah, Ketua Umum BPC HIPMI Kerinci, Anugra Andiska, menyampaikan kegiatan ini merupakan langkah awal yang baik untuk membangun ekosistem usaha yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan di Kabupaten Kerinci.
"Ini merupakan langkah strategis bagi perkembangan pengusaha muda daerah," ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum, Rian Aframa Wijaya menjelaskan sinergi antara HIPMI dan BSI Sungai Penuh ini diharapkan dapat melahirkan program-program konkret yang berdampak langsung bagi pengusaha sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah kedepan.
"Kami ingin memastikan pengusaha muda Kerinci tidak kesulitan mendapatkan akses keuangan dan pembinaan yang diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kerinci," jelasnya.
Pertemuan ditutup dengan diskusi santai mengenai pemetaan potensi ekonomi lokal serta foto bersama sebagai simbol kolaborasi strategis tersebut. (HZA)

