Kongres GP Ansor 2024 Bakal Digelar diatas Kapal, PW Ansor Jambi Berangkatkan Puluhan Kader

Merdekapost.com - Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor (PW GP Ansor) Provinsi Jambi, melalui Sekretaris Wilayah, H Habibi melepas puluhan anggotanya yang tergabung dari Pengurus PW, dan Pimpinan Cabang GP Ansor se-Provinsi Jambi, 

Keberangkatan menuju lokasi kongres menggunakan Jalur darat dan jalur udara

"untuk mengikuti Kongres XVI GP Ansor 2024 yang akan digelar pada 2 Februari 2024 kader berangkat melalui jalur darat dan udara". ujar Habibi 

Adapun tema yang diusung Kongres kali ini "GP Ansor: Peta Jalan NU Masa Depan".

Dalam arahanya, H Habibi menyampaikan pesan kepada seluruh kader Ansor yang ikut, agar tetap  kompak dan solid. 

"Jaga nama baik GP Ansor Jambi, jaga kesehatan, dan tetap kompak," 

 "Kongres ini digelar di laut, lebih tepatnya di atas Kapal Pelni KM Kelud. Dan selanjutnya, Kapal Pelni KM Kelud akan bergerak menempuh perjalanan menuju Pelabuhan Tanjung Emas Semarang," ungkapnya. 

H Habibi juga mengingatkan kepada kader GP Ansor agar senantiasa memantapkan niatnya saat berkongres serta berkhidmah dalam membesarkan dan menjaga organisasi. (Nek) 

Lebih Dekat dengan Prof. Asad, Rektor UIN STS Jambi, Dulu Pernah Jadi Marbot

Prof. Dr Asad Isma, M.Pd.

MERDEKAPOST.COM - Nama Prof. Dr Asad Isma, M.Pd., cukup dikenal luas di tengah masyarakat Provinsi Jambi. Pria kelahiran Muara Indung, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi.

Hidupnya penuh liku, perjuangan dan juga ujian. Semasa kuliahnya tahun 1987-1991, dia juga sembari menjadi marbot Masjid Al Hidayah, Kawasan Pasar Keluarga, Sipin, Kota Jambi. Saat menjadi marbot, dia terus mengasah kemampuan dan menimba pengalaman baik di bidang keilmuan, keorganisasian, maupun keagamaan dengan banyak orang yang dikenalnya. Termasuk di antaranya, salah seorang Guru Besar Universitas Jambi Prof. Dr Amri Amir, yang semasa Prof. Asad Isma menjadi marbot, dia merupakan salah seorang pengurus di masjid tersebut. 

Semasa kuliah di IAIN (sebelum alih status menjadi UIN) STS Jambi, Prof. Asad di sela aktivitasnya menjadi seorang marbot, dia setiap hari berjalan kaki dari Kawasan Sipin menuju kampus di Kawasan Telanaipura. Pulang kuliah, dia isi dengan aktivitas mengajar ngaji dari rumah ke rumah agar kebutuhan ekonominya bisa terpenuhi.   

Kerja kerasnya selama kuliah membuahkan hasil pada tahun 1994. Dia menjadi salah seorang yang terpilih sebagai dosen. Mulai dari tahun itulah, dia memulai kkariernyasebagai dosen di UIN STS Jambi sejak tahun 1994, semasa UIN STS Jambi masih berstatus Institut Agama Islam Negeri (IAIN). 

Prof. Asad Isma dilantik menjadi Rektor UIN STS Jambi. (ist)

Dia mengawali karirnya sebagai dosen di Fakultas Ushuluddin, pernah juga menjadi sekretaris Kopertais, sebelum pada akhirnya dipercaya sebagai Wakil Rektor II bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan UIN STS Jambi pada periode sebelumnya di bawah kepemimpinan Prof. Dr. Suaidi Asyari, M. A., Ph. D. Pada masa menjabat sebagai wakil rektor II itu, Prof. Asad juga berhasil meraih gelar guru besar dengan pengajuan proses yang cukup cepat dari Mendikbudristek karena keahliannya atas bidang ilmu Manajemen Sumber Daya Insani terhitung 1 Juli 2022.        

Pria yang berusia 53 tahun ini menyelesaikan studi S1 di IAIN STS Jambi pada tahun 1987. Dilanjutkan kemudian pada tahun 1996 dia menamatkan kuliah di Universitas Negeri Padang. Lalu tepat pada tahun 2015 dia menyelesaikan studi doktoralnya (S3) di Universitas negeri Jakarta. 

Untuk diketahui, selain menjadi dosen, pria yang dikenal ramah bergaul dan humoris ini juga aktif di berbagai organisasi sejak masih menjadi mahasiswa hingga saat ini. Semasa mahasiswa, dia merupakan sempat menjabat Ketua Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Jambi yakni pada tahun 1992-1996. Lalu dia juga pernah diamanahkan sebagai Ketua Wilayah Gerakan Pemuda Ansor di Provinsi Jambi. 

Prof. Asad Isma Aktif di berbagai kegiatan. (ist)

Di samping itu, Prof. Asad Isma juga dikenal sejak lama karena biasa menjadi narasumber di berbagai media massa di Provinsi Jambi, baik itu media cetak, maupun elektronik. Dia seringkali diminta pendapat ilmiahnya oleh wartawan untuk bidang politik maupun sosial di Provinsi Jambi. Beberapa kali juga dia dipercaya sebagai bagian dari tim seleksi penyelenggara Pemilu, baik itu KPU maupun Bawaslu, dan sebagai tim seleksi KPID di Provinsi Jambi. Tak cukup disitu, dia juga dipercaya sebagai dewan riset daerah, pernah terlibat aktif di Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Provinsi Jambi, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Lembaga Adat Melayu Provinsi Jambi, dan kini juga tengah mengemban amanah sebagai Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Jambi. 

Di dalam bidang politik, pada masa seorang ASN masih diperkenankan untuk mencalonkan diri, Prof. Asad Isma juga pernah punya catatan atas keikutsertaan di Pilkada di Kabupaten Sarolangun tahun 2011 lalu. Namun nasib berkata lain, dia tidak berhasil terpilih pada pesta demokrasi tersebut. Akhirnya, selepas itu, dia memilih kembali aktif menjadi tenaga pengajar di kampus UIN STS Jambi, hingga akhirnya hari ini, Kamis (28/12), dia dilantik sebagai Rektor UIN STS Jambi.   

Di dalam hidupnya, Prof. Asad Isma selalu berprinsip bahwa apabila membawa kebaikan untuk orang banyak, mestilah didahulukan. Baginya, hidup harus terus diperjuangkan. “Kita harus terus bergerak maju. Jika sesuatu hal kita anggap baik dan membawa manfaat bagi banyak orang, kita upayakan agar itu bisa diraih. Tentunya dengan bersama-sama dengan keterlibatan dan dukungan banyak orang,” ujarnya. (*)

Warnai HUT RI ke-78, Ratusan Kader GP Ansor Kerinci Gelar Pawai

Ratusan anggota Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) cabang Kerinci dan Sungai Penuh melaksanakan pawai keliling dan syukuran pada Kamis (17/08/2023). (doc/ist)

KERINCI | MERDEKAPOST.COM - Dalam Rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 tahun 2023, Ratusan anggota Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) cabang Kerinci dan Sungai Penuh melaksanakan pawai keliling dan syukuran pada Kamis (17/08/2023).

Sebelum melaksanakan syukuran bersama, ratusan anggota GP Ansor Kerinci dan Sungai Penuh melakukan Pawai dengan menggunakan kendaraan bermotor di kota Sungai Penuh, dikawal oleh petugas kepolisian dari Polres Kerinci.

Ketua GP Ansor Kerinci, M.Hanil, M.Pd, mengatakan, pada HUT Kemerdekaan ke-78, GP Ansor Kerinci melaksanakan Pawai Keliling dengan menggunakan motor. Kegiatan itu merupakan salah satu bentuk partispasi GP Ansor Kerinci dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI.

"Pada Hari Kemerdekaan RI ke-78, GP Ansor Kerinci ikut memeriahkan dengan Pawai Keliling dan Melaksanakan Syukuran pemotongan Tumpeng di Sekretariat,"jelasnya.

Kenurut M. Hanil, dalam Kemerdekaan Republik Indonesia tidak lepas dari Perjuangan dari para Ulama Nahdatul Ulama (NU). Makanya GP Ansor adalah bagian dari NU, hari ini merupakan bentuk partispasi dan mengingatkan jasa para Ulama.

"Maka untuk mengenangkan jasa para pejuang NU yang ikut berjuang demi mempertahankan NKRI, kita melaksanakan syukuran dan Pawai Keliling,"ujarnya.

Selain itu, kegiatan hari ini sekaligus silaturahmi dengan sesama Kader GP Ansor kabupaten Kerinci. "Semoga kedepannya selalu Kompak dan menjaga persatuan dan kesatuan,"ingatnya.

Selanjutnya Anggota GP Ansor, Kerinci melaksanakan pemotongan Tumpeng, sebagai bentuk syukuran HUT kemerdekaan RI ke-78 tahun 2023, dengan dihadiri Rektor IAIN Kerinci, Wakil Rektor IAIN Kerinci dan Kabora IAIN Kerinci.(hza)

Kondisi Terkini Anak Pengurus GP Ansor yang Dianiaya: Ventilator Sempat Dilepas, tapi Terpasang Lagi

David saat dijenguk Ketua Umum GP Ansor, H. Yaqut Cholil Qoumas, Rabu, 22 Februari 2023 di RS Medika Permata Hijau, Jakarta Selatan sebelum dipindahkan ke RS Mayapada Kuningan.  (Foto: FB Yaqut Cholil Qoumas)

Jakarta - Orang dekat keluarga korban, Rustam Hatala, menyampaikan kondisi terkini anak pengurus GP Ansor, D (17 tahun), yang dianiaya Mario Dandy Satriyo (20 tahun). Rustam berujar, D belum sadarkan diri dan masih dirawat di ICU Rumah Sakit Mayapada, Kuningan, Jakarta Selatan.

“Alhamdulillah jadi kondisi D sebenarnya masih di ICU, tapi ada respons-respons meningkat terus, jadi semakin membaik,” kata dia di RS Mayapada, Senin, 27 Februari 2023. 

Menurut Rustam, korban penganiayaan yang sudah dia anggap sebagai keponakan itu sebenarnya sudah memberikan respons sejak tiga hari lalu. Pihak rumah sakit juga sempat melepas ventilator dari tubuh D.

Akan tetapi, alat bantu napas itu kembali terpasang lantaran D belum sepenuhnya sadar. "Kalau sekarang respons ya mulai leluasa, tapi belum dalam kondisi sadar, jadi sadar maksimal. Kalau istilahnya kayak masih bayi gitu,” tutur dia.

Rustam mengatakan nantinya pihak RS Mayapada akan mengumumkan secara langsung detail kondisi D. Dia tak merincikan kapan. 

“Sebenarnya tim dokter sih berencana akan mengeluarkan rilis resminya secara medis,” ucap dia. 

D sebelumnya dianiaya anak mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak alias Ditjen Pajak Jakarta Selatan II, Mario Dandy. Ayah Mario bernama Rafael Alun Trisambodo yang kemudian dicopot jabatannya dan mengundurkan diri sebagai aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Keuangan.

Mario menganiaya D di Kompleks Grand Permata, Cluster Boulevard, Kelurahan Ulujami, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Senin, 20 Februari 2023. Motif penganiayaan adalah melampiaskan amarah setelah mendapat informasi dari pacaranya, A (15 tahun). 

Kepada Mario, A mengaku telah diperlakukan tak baik oleh D. Belum ada informasi rinci soal perlakuan yang dimaksud. Yang pasti, A pernah menjalin asmara dengan D.

Polisi telah menetapkan Mario Dandy sebagai tersangka kekerasan anak dan penganiayaan. Polisi juga tengah menelusuri dugaan pelanggaran lalu lintas lantaran mobil Jeep Rubicon hitam yang dikendarai Mario menggunakan pelat nomor palsu. (adz) 

Aklamasi, Gus Fatkhullah Pimpin PW Pagar Nusa Jambi Periode 2023-2028

KH.Fatkhullah SH MH terpilih sebagai Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Provinsi Jambi. (doc/ist)

JAMBI | MERDEKAPOST.COM - KH.Fatkhullah SH MH terpilih sebagai Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Provinsi Jambi. Ia terpilih secara aklamasi yang didukung 7 PC dalam Konferensi Wilayah ke-1 di Aston Jambi Hotel, pada Jumat (17/02/2023) kemarin.

Gus Fat sapaan akrabnya KH Fatkhullah menjadi satu-satunya calon tunggal yang diusung sebagai ketua Pimpinan Wilayah Pagar Nusa Provinsi Jambi oleh 7 Pimpinan Cabang yang hadir.

“Sesuai dengan tatib, kita tetapkan Gus Fatkhullah sebagai ketua PW Pagar Nusa Jambi 2023-2028.” Kata pimpinan sidang pleno kongres dari PP Pagar Nusa Indrawan Husairi yang didampingi Muktaruddin. Tepuk tangan peserta kongres pun gemuruh.

Pria yang juga pengasuh Ponpes Muhajirin Tembesi Batanghari itu lalu disilahkan memberi sambutan. Ia mengungkapkan, akan membenahi kepengurusan dan kader pagar nusa hingga bawah.

” Kwalitas SDM para pendekar Pagar Nusa akan kita benahi mulai dari kepelatihan hingga keorganisaan, sehingga tidak dalam puncaknya saja tapi juga organisasi dan SDMnya,” ungkapnya.

Ia berpesan, agar anggota Pagar Nusa tetap solid dan konsisten dalam menjaga kerohanian, kedamaian dan menjunjung tinggi NKRI. Sebab, organisasi ini dibentuk oleh Nahdlatul Ulama yang melahirkan santri-santri pilihan.

“Mari kita junjung tinggi kedamaian organisasi dan junjung tinggi NKRI,” tutupnya.

Gus Fatkhullah terpilih menjadi Ketua PW Pagar Nusa menggantikan H.Herman,S.Ag, M.PdI yang telah memimpin PW Pagar Nusa periode 2017-2022.(*)

Rangkaian Peringatan 1 Abad NU, PKB Kerjasama dengan NU, Ansor dan PMII Kerinci Gelar Donor Darah

 

Anggota DPRD Kerinci FPKB Reno Efendy bersama Ketua PCNU Kerinci beserta Pengurus GP Ansor Kerinci. (foto: Merdekapost.com)

KERINCI - DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kerinci menggelar kegiatan sosial donor darah yang bertempat di Bintang Kerinci Hotel di Kayu Aro, Minggu (12/02/2023). 

Ketua DPC PKB Kabupaten Kerinci Heri Zaldi melalui Reno Efendy, ST (Ketua Pelaksana) menjelaskan, Dalam memperingati hari lahir NU, 1 abad Nahdlatul Ulama maka PKB Kerinci menggelar kegiatan sosial donor darah.

Salah seorang warga sedang melaksanakan Donor darah. (foto: merdekapost.com)

Kegiatan sosial ini pihaknya berkerja sama dengan PCNU Kerinci, GP Ansor Kabupeten Kerinci dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kerinci.

Dilanjutkannya, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Sebab, setiap tetes darah yang keluar merupakan bentuk kepedulian terhadap kemanusiaan. selain itu, untuk diri sendiri (pendonor) juga dapat menjaga kesehatan jantung, meningkatkan produksi sel darah merah, membantu penurunan berat badan serta mendapatkan kesehatan psikologis.

"kegiatan donor darah kali ini diikuti oleh lebih dari 50 orang pendonor secara sukarela, Kegiatan donor darah ini tentu bermanfaat sekali, setiap tetesan darah yang keluar adalah manifestasi dari kemanusiaan itu sendiri,apapun golongan darah mu tetap bisa membantu," ujarnya.

“donor darah ini ada kontribusi positif untuk membantu masyarakat yang mebutuhkan darah, kepada para pendonor kami ucapkan terima kasih atas kesikutsertaannya dalam kegiatan sosial ini, biarlah Allah SWT yang akan membalas budi baik saudara-saudaraku semua.” pungkasnya. (rdp)


Pimpinan Cabang Fatayat NU Kota Sungaipenuh Gelar LKD Ke-1 Se-Provinsi Jambi


MERDEKAPOST.COM – Sungai Penuh. Pimpinan Cabang Fatayat NU Kota Sungaipenuh melaksanakan Latihan Kader Dasar (LKD) angkatan pertama pada Jumat - Sabtu 30 - 31 Desember 2022 di Aula Ma’had IAIN Kerinci. 

Ketua PC Fatayat NU Sungaipenuh Eka Mutia mengatakan, LKD bertema “Membentuk Kader Fatayat NU yang Militan, Bermartabat dan Bermanfaat bagi Umat” ini adalah program internal untuk menciptakan kader militan. Tak hanya itu, tapi visioner, memahami ajaran, nilai-nilai, cara pikir dan karakter NU, Aswaja dan Fatayat, serta jadilah pengurus yang mau mengurus jangan mintak di urus apalagi menjadi urusan. 

Hadir dalam LKD tersebut Ketua Pimpinan Wilayah Fatayat NU Provinsi Jambi Sri Rahayu, M.Pd. Ketua Nahdlatul Ulama Kota Sungaipenuh Nasrun Farut, S.PD,Dpt, serta Danramil Kota Sungaipenuh Kapten Firman dari Kodim 0417/Kerinci.

Dalam sambutannya, Sri Rahayu menyampaikan agar Fatayat NU memahami tentang jati diri Fatayat sebagai perempuan dan kader, dimana sebagai perempuan juga mempunyai kewajiban yang sama dengan laki-laki untuk saling mengasihi, melakukan amar ma’ruf dan nahi munkar (QS Attaubah:71). 

Sedangkan sebagai kader organisasi, kata dia, Fatayat NU Sungaipenuh juga harus selalu memahami aturan dan kode etik organisasi, selalu berkoordinasi antara tingkatan pengurus serta pentingnya kader Fatayat selalu menebar kebaikan dimana pun dan kepada siapa pun.

Sri Rahayu juga mengajak peserta LKD untuk senantiasa menjadikan fikrah nahdliyyah di atas dijadikan pedoman dalam kehidupan berorganisasi, sehingga kader Fatayat dapat memberikan manfaat yang luas dan besar bagi umat dan bangsa. 

LKD ini juga diselingi dengan penyerahan bantuan usaha produktif Baznas propinsi Jambi oleh ketua Baznas Propinsi Jambi Sri Rahayu kepada 11 penerima bantuan.

Sri Rahayu juga mengharapkan kedepan dalam menjalankan roda organisasi seluruh pengurus mengedepankan -sebagaimana ajaran qoidah fiqhiyah- “Tasharrufual Imam ‘alarroiyah manutun bilmaslahah” bahwa kebijakan pemimpin hendaknya bertumpu pada kemasalahatan umatnya atau yang dipimpinnya”.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Nahdlatul Ulama Kota Sungaipenuh Nasrun Farut juga menyampaikan sejarah NU, serta pola pikir dan karakter  NU yang terdiri dari pertama, pola pikir (fikrah Tawasutthiyyah) artinya NU selalu bersikap seimbang (tawazun) dan moderat (I’tidal) dalam menyikapi berbagai persoalan. (rdp)

Ka.Kanwil Kemenag Jambi Ingatkan Tuntaskan Kelengkapan Kerja dan Tertib Administrasi

 

Apel Senin Kanwil Kemenag Jambi. Foto: Ist

Merdekapost.com - Menjelang berakhirnya tahun anggaran 2022 yang tinggal hitungan bulan, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, H. Zoztafia mengingatkan kepada seluruh pegawai Kanwil Kemenag Jambi untuk segera menyelesaikan segala pekerjaan disertai dengan kelengkapan laporan pekerjaannya.


“Seperti biasa pekerjaan kita akan dilakukan audit yang menjadi tanggung jawab kita adalah pentingnya kelengkapan laporan kinerja tersebut, penting sekali kembali memeriksa pekerjaan masing-masing serta laporannya agar tidak menjadi masalah di kemudian hari,” kata Ka.Kanwil saat memimpin Apel Senin (24/10/2022).


Ka.Kanwil mengatakan, penting menyadari bahwa semua pegawai di instansi ini adalah sama pentingnya sesuai penugasannya dengan sikap profesional. 


“Semua penugasan di instansi ini penting. Semua ada tugas masing-masing, bahkan tenaga honorer pun dalam tugas kesehariannya juga sangat penting,” kata Ka.Kanwil.


Menurut Ka.Kanwil, dalam pelaksanaan tugas tersebut dibutuhkan komitmen disertai keikhlasan yang dibangun melalui sebuah komunikasi dan koordinasi yang baik dalam hubungan internal dan eksteranl, baik secara vertikal maupun horizontal. Hubungan baik dalam lingkungan kerjapun harus dijaga dengan saling mendukung satu sama lain. Dalam melaksanakan tugas penting menjaga hubungan baik demi kelancaran pekerjaan dalam sebuah instansi.


Komunikasi dan koordinasi pekerjaan, anggaran, dan hal terkait lainnya dengan Kementerian Agama RI harus dijalin secara intens agar keberlangsungan pekerjaan sesuai dengan apa yang diharapkan. 


“Perhatikan dengan teliti apa yang diinstruksikan oleh pusat agar dapat dilaksanakan sesuai perintah. Kemenag akan memfasilitasi komunikasi dimaksud dengan pusat untuk membenahi instansi ini bersama-sama,” imbuhnya


Dalam birokrasi pemerintahan, tentunya semua pegawai bekerja dalam sebuah tatanan sistem. “Semua komunikasi baik ke atas maupun ke bawah semua dapat dibicarakan sesuai dengan tupoksi. Semua berada dalam satu komando dan satu aba-aba. Semuanya harus tertib. Inilah yang dinamakan birokrasi, ujar Kakanwil.


Ka.Kanwil juga menegaskan pentingnya penggunaan aplikasi yang dibuat oleh Kementerian Agama RI harus dapat dioperasikan dengan penguasaan teknologi yang baik. 


“Harus dikuasai dan dilaksanakan dengan baik. Jangan sampai menjadi risiko bagi instansi karena tidak menguasai penggunaan aplikasi dimaksud. Apalagi sampai terjadi keterlambatan pelaporan melalui aplikasi tersebut,” ungkap Ka.Kanwil.


“Mari bekerja secara baik dan ikhlas agar membawa manfaat dan berkah bagi sesama,” tutup Kakanwil. (064)

Open Recruitment, GP Ansor Kota Sungai Penuh Bakal Gelar PKD 19-21 Agustus 2022


MERDEKAPOST.COM, Sungai Penuh - Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Sungai Penuh akan menggelar agenda proses kaderisasi, yakni, Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Tahun 2022 selama tiga hari, Jumat,sabtu dan Minggu pada tanggal 19-20 dan 21 Agustus 2022). 

Acara dipusatkan di gedung Ma'had Aljamiah IAIN Kerinci di desa Tanjung Pauh Kabupaten Kerinci Hal ini disampaikan Panitia pelaksana PKD PC GP Ansor Kota Sungai Penuh Saptian Marta disela-sela persiapan agenda tersebut, Selasa (09/08).

Adapun Persyaratan untuk Mengikuti PKD PC GP Ansor Sungai Penuh sebagi berikut: Laki - laki berusia 20 hingga 40 tahun, mengisi formulir pendaftaran yang disediakn oleh panitia, fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK), Bisyaraoh Rp. 200.000,-, sehat jasmani dan rohani, mengumuplkan Pas poto 3 x 4 sebanyak dua lembar, membawa perlengkapan sholat, kemeja putih, celana Hitam, pakaian Olahraga, dan perlengkapan mandi lainnya,.

Sekretaris Panitia Pelaksana Andriyanto juga menambahkan fasilitas peserta akan di bekali sertfikat, T-shirt, Peci Ansor, snack dan cofee serta yang paling utama adalah ilmu yang bermanfaat. 

 Registrasi peserta dimulai pada tanggal 01 Agustus s.d 18 Agustus 2022, Formulir dan bisyaroh diserahkan paling lamabat 18 Agustus 2022, daftar ulang dan screening peserta dilaksanakan pada tanggal 15 - 18 Agustus 2022 

 Untuk melakukan registrasi peserta dapat mengakses link sebagai berikut : bit.ly/AnsorSPN 

 Para pemateri yang akan hadir antara lain; Rektor IAIN Kerinci, PW GP Ansor Propinsi Jambi, PC NU Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, dan banyak lagi petinggi Ansor lainya. 

Informasi lebih lanjut seputar PKD PC GP Ansor Kota Sungai Penuh, bisa menghubungi nomor Handphone berikut ini; 0822-3507-8868 (Saptian Marta),dan 0812-9199-8858 (Andriyanto). (rdp)

Gerakan Pemuda Ansor Kerinci Gelar Pelatihan Kader Dasar (PKD)

Pelatihan Kader Dasar (PKD) GP Ansor Kerinci. Foto: 064

Merdekapost.com - Pemuda Ansor Cabang Kerinci menggelar Pelatihan Kader Dasar (PKD) bertempat di Mahad, IAIN Kerinci, Senin (4/7/2022).

Kegiatan pembukaan dihadiri oleh Kepala Kemenag Kabupaten Kerinci Fahrizal, Perwakilan Kapolres, Kasad Bimas AKP Sofyan Harahab, Perwakilan Dandim Mayor Liswar, Kader Ansor lainnya, Wakil Rektor I IAIN Kerinci Dr Ahmad Jamin, dan Kader Senior GP Ansor yang juga Wakil Rektor II IAIN Kerinci Dr Jafar Ahmad.

Pelatihan Kader Dasar (PKD) GP Ansor Kerinci. Foto: 064

Hanil, Ketua Ansor Cabang Kerinci dalam sambutanya mengucapkan terimakasih kepada kader senior GP Ansor yang telah hadir dan membantu terlaksananya kegiatan.

“Kepada para peserta diharap sabar mengikuti pelatihan. Dan mengikuti pelatihan secara khidmat,” ungkapnya.

Kegiatan pelatihan akan di isi dengan materi seputar Nahdatul Ulama, dan materi umum ke organisasian Ansor.

“Materi pengkaderan terkait ke NU an, dan materi umum lainnya dengan pemateri yang berkompeten,” jelasnya.

Dr. Jafar Ahmad sebagai sahabat senior GP Ansor, saat membuka acara berujar, ber Ansor bukan hanya ikut pelatihan dan mendapat sertifikat. Namun ber Ansor itu bersama sama menjaga republik ini. Kalau kita baca buku riset sejarah, Fred Riley, bagaimana NU berjuang merawat Indonesia ini. 

“NKRI harga mati, ber ansor itu menjaga NKRI dalam bingkai ke Islaman. Ada titik jumpa NKRI Nasionalisme dan NKRI ke Islaman, ” ungkapnya.

Ditambahkannya, Indonesia saat ini sedang membutuhkan orang orang seperti kader Ansor. “Saat negara terjadi polarisasi akibat pilpres 2019, akan ada potensi polarisasi di 2024. Jangan sampai politik menjadikan polarisasi. Maka kita perlu membenttuk sikap toleran atas perbedaan,” sambungnya.

Ia juga berpesan agar kader Ansor lebih hati hati membaca isu di media sosial. “Setiap isu, pasti ada layer politiknya. Jadi kita harus lebih bijak,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Dasrel mengatakan, peserta yang mendaftar kegiatan PKD Ansor ini sebanyak 70 orang lebih, namun yang lolos 40 orang. 

“Peserta sudah melalui seleksi ketat dan juga karena kapasitas ruangan yang terbatas, ” ungkapnya. (*)

Menteri BUMN Erick Thohir Resmi Jadi Anggota Kehormatan Banser

 

Merdekapost.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir resmi menjadi anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) setelah berhasil mengikuti seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan dasar (Diklatsar) sebagai syarat menjadi anggota Banser di Sekolah Citra Alam Jagakarsa, Jakarta Selatan, Ahad (28/11/2021).

Tak berbeda dengan para calon anggota Banser lain, Erick pun menjalani sejumlah ujian yang cukup berat untuk menjadi anggota Banser, mulai dari jalan jongkok dan merayap, mencari baret, hingga meneriakan yel-yel.Mantan Presiden Inter Milan itu tampak begitu bersemangat dan tidak ingin kalah dengan puluhan calon anggota Banser lain.

"Ini suatu penghormatan luar biasa yang tidak terhingga buat saya karena saya bisa menjadi keluarga besar Banser," ujar Erick saat Penyegaran dan Pembaretan Banser Provinsi DKI Jakarta di Sekolah Citra Alam Jagakarsa, Jakarta Selatan, Ahad (28/112021).

Erick menyebut Banser selama ini telah berkomitmen jihad untuk NKRI. Erick menyampaikan Banser juga begitu menjunjung tinggi keberagaman dan perbedaan yang menjadi kekuatan bagi Indonesia.

"Dengan keberagaman kita, dengan perbedaan kita, itulah kekuatan kita. Bahkan itu masuk ke darah kita. Kita harus pastikan NKRI adalah harga mati," ucap Erick.

Erick mengaku kerap berdiskusi dengan keluarga besar Banser dalam upaya meningkatan dan menjaga NKRI ke depan. Bagi Erick, upaya menjaga dan memajukan Indonesia merupakan tujuan mulia dan berguna bagi generasi mendatang.

"InsyaAllah, saya akan mewakafkan pikiran saya, energi saya, kemampuan saya untuk kebenaran untuk kesejahteraan masyarakat," ungkapnya.

Erick mengatakan Indonesia saat ini masih menghadapi tantangan akibat pandemi, baik sektor kesehatan maupun ekonomi. Erick menyebut gotong-rotong dan kolaborasi menjadi kekuatan bangsa dalam keluar dari pandemi dan mampu menjadi bangsa pemenang di masa yang akan datang.

"Oleh karena itu, kita terus menggarap bagaimana masyarakat pada umumnya mendapatkan kesempatan untuk naik kelas, naik kelas tidak hanya secara ekonomi, tapi naek kelas sebagai kebangsaan yang bersatu karena itulah Indonesia yang kita kenal," kata Erick.

Sumber: republika.co.id

PW GP Ansor dan Fatayat NU Jambi Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Tanjabtim

PW GP Ansor dan Fatayat NU Jambi Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Tanjabtim

Merdekapost.com – Gerakan Pemuda Ansor Wilayah Jambi bekerjasama dengan Pengurus Fatayat NU Provinsi Jambi telah menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk 400 KK korban kebakaran di Desa Mendahara Tengah, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur Rabu (30/6/2021) Kemarin.

Paket bantuan berupa perlengkapan sekolah bagi Siswa Sekolah Dasar, Tsanawiyah (MTs). Selain itu ada juga bantuan berupa peralatan dapur, baju layak pakai. Adapula sayuran kentang dan bawang yang dikirim oleh Kader Ansor Kerinci.

Bantuan lainnya yang bersumber dari hasil penggalangan yang dilakukan Pengurus Fatayat NU Provinsi Jambi adalah perlengkapan dan kebutuhan nutrisi untuk bayi berupa susu, popok dan kebutuhan perempuan lainnya.

Proses penyerahan bantuan untuk para korban di pimpin langsung oleh Juwanda, Ketua PW Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Jambi ke lokasi kebakaran. Juwanda bersama pengurus PW GP Ansor Jambi dan Pengurus Fatayat NU juga mengunjungi langsung posko korban kebakaran.

Bantuan untuk para peserta didik disana dititipkan langsung melalui Kepala Desa Mendahara Tengah, Nur Hidayah S.Pd.

“Alhamdulillah, bersama Fatayat NU, GP Ansor Jambi menyalurkan bantuan untuk masyarakat korban kebakaran di Desa Mendahara Tengah, Kec. Mendahara, Kabupaten Tanjabtim yang menghanguskan 148 unit Rumah,” kata Juwanda.

“Barang yang disalurkan berupa, perlengkapan sekolah, peralatan dapur, kebutuhan bayi, kebutuhan perempuan, pakaian layak pakai, sayuran kentang & bawang,” sambung Juwanda.

Politisi muda yang kini duduk di Kursi Legislatif DPRD Provinsi Jambi ini juga menyempatkan diri mengunjungi para korban dan relawan di Posko korban kebakaran.

Juwanda juga mengunjungi beberapa kader NU yang turut menjadi korban kebakaran. Dalam kesempatan itu Juwanda menyampaikan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah menyalurkan bantuan melalui rumah besar Pemuda Ansor Provinsi Jambi.

Proses distribusi bantuan langsung dilakukan oleh pengurus PW Ansor Jambi dan Banser. Hingga peroses distribusian ke Posko melewati akses dan medan jalan yang cukup sulit. Hingga harus melalui jalur air yang ditempuh dengan menggunakan perahu bermesin.

“Terimakasih kepada semua pihak yang telah mempercayai kami untuk menyalurkan bantuan tersebut, semoga menjadi amal ibadah buat kita semua,” katanya.

Ketua PW Fatayat NU, Sri Rahayu melalui Suhaibatul Aslamiyah, koordinator penggalangan dan distribusi bantuan korban kebakaran dari PW Fatayat NU Jambi mengatakan pihaknya lebih fokus menggalang bantuan untuk korban. Terutama perempuan dan anak dibawah umur.

Diharapkan dengan bantuan perlengkapan perempuan dan balita ini bisa membantu bagi para korban. Bantuan yang disalurkan atas kerjasama Pengurus Wilayah Fatayat NU dan pengurus PC Fatayat NU Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi sudah memberi amanah. Menyalurkannya melalui Fatayat NU Jambi.

“Bantaun yang kita serahkan lebih fokus untuk keperluan perlengkapan perempuan dan Anak terutama. Seperti pakaian untuk ibu dan anak-anak. Untuk balita seperti pampers bayi dan susu untuk nutrisi bayi,” Kata Suhaibatul Aslamiyah.

Nurhidayah, Kades Mendahara Tengah menyambut baik bantuan masyarakat yang telah disalurkan melalui PW GP Ansor Jambi dan Pengurus Fatayat NU. Bantuan tersebut dirasa sangat bermanfaat terutama bagi anak sekolah, kaum perempuan dan anak usai Balita.

Kepedulian dari masyarakat Jambi terhadap para korban tidak hanya bernilai materil. Tapi, juga menjadi dukungan moril bagi para korban.

“Terimakasih sudah menyalurkan bantuan kepada warga kami yang menjadi korban kebakaran. Semoga ini menjadi ladang pahala, amal baik untuk semua pihak yang sudah membantu,” kata Nurhidayah. (Nek)



Setelah Eja 2019, Ini Dua Jurnalis yang Dipercaya Jadi Kades di Kerinci


MERDEKAPOST.COM | KERINCI - Pemilihan kepala desa (Pilkades) Kabupaten Kerinci secara serentak untuk 153 Desa sudah terlaksana Selasa 6/4/2021 kemarin. 

Pantauan Media ini Ada beberapa Desa yang mempercayakan kepemimpinan desa mereka kedepan kepada calon kades yang juga merupakan jurnalis, aktivis pergerakan dan LSM. 

Dari Hasil Pemilihan kepala desa yang sudah terlaksana kemarin, Dodi Indra salah seorang wartawan Portal Buana sekaligus anggota LSM Petisi terpilih sebagai kepala desa Pungut Tengah Kecamatan Air Hangat Timur Kabupaten Kerinci.

Kemudian, ada nama Antoni Rozi yang juga merupakan Jurnalis sekaligus aktivis pergerakan (GP Ansor), yang dipercaya oleh masyarakat Desa Sungai Abu sebagai Kepala Desa, terbukti dengan perolehan suara terbanyak pada Pilkades 6 April kemarin.

Doni Indra dan Antoni Rozi sebagai Kades terpilih didesanya masing-masing, membuktikan bahwa publik menaruh kepercayaan dan harapan yang tinggi terhadap seorang Jurnalis (Wartawan) dan aktivis LSM.

Baca Juga: 

Al Haris Harap Penyelenggara Siapkan PSU Agar Hasilnya Tidak Ada Lagi Keraguan

Ucapan selamat atas terpilihnya Dodi Indra sebagai kepala desa Pungut Tengah melalui media facebook turut disampaikan kalangan wartawan serta aktivis LSM kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. 

Lebih lanjut Iwan mengatakan,"semoga desa pungut tengah yang akan di pimpin oleh rekan kita Dodi Indra akan lebih baik lagi. Mewujudkan apa yang menjadi harapan masyarakat" Pungkas Iwan efendi 

Hal senada disampaikan Firmansyah (Firman Conet) kepala wilayah Portal Buana provinsi Jambi." "saya mengucapkan selamat dan sekaligus berbangga kepada saudara Dodi Indra salah seorang wartawan media ini yang dipercaya oleh masyarakat Desa Pungut Tengah sebagai pemimpin mereka kedepannya". 

Harapan saya, jadilah pemimpin yang amanah, dicintai masyarakat desa, Bangunlah desa lebih baik lagi dan lebih maju lagi sebagaimana yang diinginkan dan diharapkan masyarakat". 

Sementara itu, Ucapan selamat juga mengalir dari kalangan aktivis pergerakan, GP Ansor Kerinci, terutama di Media sosial facebook atas keberhasilan Antoni Rozi memenangkan Pilkades Sungai Abu Air Hangat Timur.

Seperti di sampaikan oleh Fahrual, "Selamat kepada Antoni Rozi, semoga Sungai Abu BERTUAH bisa terwujud". Tulisnya.

Diusulkan 5 Mei, Namun KPU Tetapkan PSU Pilgub Jambi 27 Mei 'Pasca Lebaran'

"Selamat atas Terpilihnya Dodi Indra Zamzari Antony Rozy Al-Fattih Semoga amanah". tulis Amrizal.

Untuk diketahui, pada Pilkades sebelumnya tahun 2019, salah seorang wartawan Senior di Kabupaten Kerinci juga dipercaya masyarakat untuk memimpin desanya yaitu Edi Januar (biasa dipanggil Eja) sebagai Kepala Desa Baru Semerah Kecamatan Tanco. 

Eja (Adi Januar) dua dari kanan, Jurnalis yang sekarang menjadi Kepala Desa baru Semerah. (ist)

Dengan terpilihnya Cakades yang berprofesi sebagai Jurnalis dan LSM pada Pilkades di Kerinci tahun 2021. maka hal ini menjadi salah satu ajang untuk membuktikan bahwa Jurnalis, aktivis dan LSM bisa menjadi pemimpin ditengah-tengah masyarakat.

"Ini merupakan ajang untuk membuktikan bahwa Wartawan, Aktivis dan LSM bisa menjadi pemimpin ditengah-tengah masyarakat", Ujar Heri wartawan senior Merdekapost.com.

"harapan kita tentunya ada nilai plus-nya, karena pengalaman seorang Jurnalis atau LSM akan sangat dibutuhkan dalam memimpin dan membangun. sebab,kita ketahui bahwa ada daerah-daerah yang selama ini terkesan alergi dengan wartawan dan LSM, nah sekarang wartawan dan LSM-nya sudah jadi Kepala Desa, masih alergi?". ujar Heri sambil berseloroh. 

"Saya mengucapkan selamat untuk saudara Dodi dan Antoni, semoga bisa membawa desanya lebih maju lagi, ayo buktikan bahwa Wartawan dan aktivis LSM itu bisa jadi Kepala Desa yang baik". Pungkasnya. (ari / dari berbagai sumber)

3 Hari Berkeliling Jambi Sambangi PKD Ansor, Juwanda: Letih Tapi Tidak Boleh Mengeluh, Semoga menjadi Barokah

Juwanda saat menghadiri dan membuka PKD Ansor di 3 Kabupaten yaitu Kerinci, Sarolangun dan Bungo. (hza)

JAMBI, MERDEKAPOST.COM - Wajahnya terlihat letih dan kelelahan, Begitu sampai di Jambi sudah larut malam. Setelah selama 3 hari berkeliling Jambi.

Sahabat Juwanda Ketua PW Ansor Provinsi Jambi yang juga merupakan anggota DPRD Provinsi jambi ternyata baru habis berkeliling Jambi mulai dari paling ujung barat yaitu kabupaten Kerinci, kemudian Sarolangun dan terakhir di Bungo.

Dirinya menghadiri pembukaan sekaligus memberikan pembekalan kepada para kader Ansor yang mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) GP Ansor di Tiga Kabupaten tersebut.

Memberikan materi di PKD Ansor Bungo. (hza)

Rabu 25 Maret dirinya bertolak Ke Kerinci karena sudah dijadwalkan membuka PKD GP Ansor Kerinci pada besoknya yaitu Kamis 26 Maret, kemudian besoknya ke Sarolangun dan terakhir di Bungo 28 Maret.

Ketika dikonfirmasi Merdekapost.com, Juwanda menyebutkan, bahwa itu adalah tanggung jawab dan amanah yang harus dijalaninya sebagai pimpinan Ansor Provinsi Jambi.

Baca Juga: Juwanda Ketua PW GP Ansor Jambi Resmi Buka Kegiatan PKD GP Ansor Kerinci

"Iya, letih, lelah tentu saja, apalagi kalau ke Kerinci, jarak tempuhnya cukup jauh, dan sekarang hanya ada jalur darat, 9 sampai 11 jam dari Jambi". Ungkapnya.

PKD Ansor Sarolangun (ist)

"jadi kalau dihitung-hitung sebenarnya 4 hari ya, keliling dari Rabu sampai minggu, karena Rabu sudah meluncur menuju Kerinci".

"namun, lanjutnya, meskipun demikian tidak boleh mengeluh, karena itu semua adalah bagian dari tanggung jawab yang harus dijalani". tuturnya

Berita Lainnya: Sukses Gelar PKD, GP Ansor Kerinci Kibarkan Bendera Ansor di Hamparan Perkebunan Teh Kaki Gunung Kerinci

"dan bagi Saya, rasa letih dan lelah itu akan hilang ketika saya bisa bertemu dengan adik-adik dan sahabat serta kader-kader yang berada di daerah-daerah", ujarnya.

"iya, letih itu semoga menjadi barokah dan insya Allah juga menjadi amal ibadah, dan harapan Saya semoga selalu dalam lindungan-Nya dan selalu diberikan kesehatan". Pungkasnya sambil tersenyum. (hza)

Sukses Gelar PKD, GP Ansor Kerinci Kibarkan Bendera Ansor di Hamparan Perkebunan Teh Kaki Gunung Kerinci

Sukses melaksanakan PKD di Kayu Aro Kerinci, para peserta dan panitia mengibarkan bendera Ansor di hamparan perkebunan teh di kaki Gunung Kerinci-Kayu Aro. (ist) 

MERDEKAPOST.COM | JAKARTA - Pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) GP Ansor Kabupaten Kerinci Sukses dilaksanakan dan telah ditutup secara resmi Minggu sore (28/03/2021).

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Ketua PW GP Ansor Jambi Juwanda pada Jum'at (26/03) lalu, yang mana acara pembukaannya bertempat di auditorium IAIN Kerinci dan selanjutnya pelatihan, pembekalan atau penyampaian materi dilaksanakan di Kayu Aro.

Fahrual, S.E selaku ketua panitia pelaksana didampingi Sekretaris panitia Rian Aframa menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pemateri yang telah menyempatkan diri hadir dan memberikan pembekalan yang sangat bermanfaat bagi para peserta, terutama pemateri sahabat senior yang dari Jambi yang telah menempuh perjalanan jauh ke Kayu Aro Kerinci.

Kemudian, lanjut Fahrual, Setelah acara pembukaan secara resmi di IAIN Kerinci, semua peserta bertolak ke Kayu Aro untuk mengikuti pelatihan dan menginap selama dua malam yaitu dari 26-28 Maret di aula mess Kerinci di Kayu Aro.

Acara pembukaan yang dilaksanakan di auditorium IAIN Kerinci (bawah) dan para pemateri dari sahabat senior Ansor Provinsi Jambi. (doc/mpc)

Adapun jumlah peserta yang berhasil lulus screening dan berhak mengikuti PKD kali ini adalah sebanyak 31 orang dari jumlah yang mendaftarkan diri sebanyak 90 orang, peserta memang terbatas karena selain masalah fasilitas juga kita mengutamakan dan menaati protokol Covid-19". Ujar Fahrual.

Alhamdulillah semua kegiatan berjalan lancar meskipun suasana di Kayu Aro ini sangat dingin karena berada di kaki gunung Kerinci, namun semua peserta terlihat semangat mengikuti semua tahapan-tahapan kegiatan.

Sementara itu, M Hanil Ketua GP Ansor Kerinci kepada Media Merdekapost.com menyatakan ucapan terima kasih dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia pelaksana yang telah sukses melaksanakan kegiatan yang menyita banyak energi ini. mulai dari tahapan persiapan, screening test hingga pelaksanaan pelatihan dan pembekalan di Kayu Aro.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia pelaksana yang telah sukses melaksanakan kegiatan PKD ini, Saya tau sahabat panitia begitu banyak tersita waktunya sejak dari mulai persiapan sampai pada pelaksanaan kegiatan, dan alhamdulillah telah sukses dilaksanakan dan ditutup secara resmi pada Minggu 28/03 sore". Ungkap Hanil.

Berita Merdekapost.com lainnya:

"Kemudian, lanjutnya, Terima kasih kami kepada Nahdlatul Ulama Kerinci, Rektor IAIN Kerinci, para sahabat senior, para pemateri yang telah hadir dan mensupport penuh kegiatan PKD kali ini, seperti Sahabat senior Dr. Asyari, MA (Rektor IAIN Kerinci), Dr. Jafar Ahmad (Wakil Rektor IAIN Kerinci), Mensediar, S.Pd, MM (FPKB DPRD Kerinci), Kemenag Kerinci dan Kota Sungai Penuh serta banyak lagi yang tidak bisa kami sebutkan namanya satu persatu". Ungkap Hanil.

"dan, lanjut Hanil, wabil khusus Sahabat Senior Bang Jun atau Juwanda (Ketua PW Ansor/Anggota FPKB DPRD Provinsi Jambi), H. Zostavia, M.PdI (Kanwil Kemenag), Arif Hermanto, "terima kasih sudah berkenan meluangkan waktu ke Kerinci". Ujar Hanil.

"Harapan kami tentunya dengan selesainya kegiatan ini, maka para kader dan sahabat dapat lebih mengembangkan diri kedepannya, dan tetap menjadi garda terdepan pembela para ulama ahlussunah waljamaah selalu menjaga persatuan dan kesatuan NKRI". (hza)

Juwanda Ketua PW GP Ansor Jambi Resmi Buka Kegiatan PKD GP Ansor Kerinci

Acara pembukaan PKD Ansor Kerinci bertempat di Auditorium IAIN Kerinci. (nek)

MERDEKAPOST, KERINCI - Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Cabang Kerinci tahun 2021, resmi dibuka pada Jumat (26/04) Kemarin bertempat di Auditorium IAIN Kerinci. 

Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Gp Ansor Kerinci tahun 2021 ini, dibuka langsung oleh Ketua PW GP Ansor Provinsi Jambi Juwanda.

Dalam pembukaan ini turut Hadir Rektor IAIN Kerinci bersama Wakil Rektor, Dandim 0417/Kerinci, Polres Kerinci, Ketua KPU Kerinci, Pimpinan Bawaslu Kerinci serta Kader-Kader GP Ansor Kerinci.

Ketua PW GP Ansor Provinsi Jambi, Juwanda, dalam sambutanya menyampaikan apresiasi bagi PC GP Ansor Kerinci yang telah melaksakan PKD tahun 2021.

Baca Juga: KPU Didemo, Ormas Tuntut Pecat Komisioner Tidak Netral

"Mari Kita membesarkan organisasi GP Ansor ini, kalau kita membesarkan Ansor nanti akan dapat manfaat dari beransor,"tutur Juwanda yang juga Anggota DPRD Provinsi Jambi. 

Dia menyampaikan Banyak yang beransor dan hidup dari Ansor, saya pun hidup dari Ansor, karena barokah bersansor. "Apapun yang diperoleh dari Ansor, kita harus siap meluangkan waktu untuk membesarkan Ansor Karena kita ingin ansor tumbuh kuat dan dan berkembang,"tutupnya

Ketua GP Ansor Kerinci, M. Hanil, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia PKD GP Ansor yang telah berhasil melaksanakan pembukaan PKD GP Ansor 2021.

"Peserta yang sebanyak 35 orang ini adalah orang pilihan, karena prosesnya melalui test Screening, mari ikuti pelatihan dengan baik,"ujarnya. 

Rektor IAIN Kerinci, Dr. Asa'ari, M.Ag, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi pelaksanaan kegiatan PKD GP Ansor tahun 2021 ini yang dilaksanakan di mess kayu aro.

"Saya bangga pergerakan GP Ansor kerinci tumbuh dengan penuh semangat. Kepada peserta dapat Menkhayati dan memahami misi GP Ansor,"katanya. 

Karena beberapa Ideologi radikalisme dan paham sesat ditengah berbangsa dan bernegara, seperti HTI dan FPI yang sudah dibubarkan.

Baca Juga: KPU Jambi Sebut PSU Bisa Digelar Pada Bulan Puasa

"Mari sama-sama kita menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia, (NKRI), tugas kita meluruskan paham radikalisme yang yang menyimpang dinegeri kita. Sehingga kades Ansor ini bisa menjaga keharmonisan dan berbangsa dan bernegara,"ucapnya.  

Sementara Ketua Panitia PKD GP Ansor, Fahrual, dalam sambutan, menyampaikan peserta yang mendaftar banyak, namun setelah dilakukan Test Screening yang lulus 35 orang. 

"Kenapa diambil 35 org,  karena mengingat kondisi saat Covid-19, sehingga Pimpinan Cabang GP Ansor kabupaten Kerinci memutuskan sebanyak 35 orang. Pelaksanaan PKD dilaksanakan selama Tiga hari dari 26-28 Maret tahun 2021,"katanya. (Nek/mpc)

Kongres XX PMII di Balikpapan, Gus AMI; PMII Harus Jadi Garda Terdepan Bentengi Kebhinekaan

Ketua Majelis Pembina Nasional (Mabinas) Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) A Muhaimin Iskandar atau Gus AMI hadiri Kongres XX PMII di Balikpapan, Kalimantan Timur, 17 Maret 2021.(ist/dpppkb/merdekapost.com)

MERDEKAPOST.COM - Ketua Majelis Pembina Nasional (Mabinas) Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) A Muhaimin Iskandar atau Gus AMI menghadiri Kongres XX PMII di Balikpapan, Kalimantan Timur, 17 Maret 2021.

Dalam sambutannya, Gus AMI yang juga Ketua Umum DPP PKB menyampaikan bahwa PMII memiliki kekuatan yang lebih dibanding organisasi-organisasi lain dalam membentengi kebhinekaan di Indonesia.

“Komitmen kebangsaan PMII harus terus diperkuat. PMII harus menjadi garda terdepan dalam membentengi kebhinekaan,"

PMII turut serta melahirkan reformasi yang spirit utamanya adalah perubahan, perbaikan dan pembaharuan.

Spirit reformasi tersebut, lanjut Gus AMI, telah melahirkan wajah demokrasi yang dinamis dan tumbuh dengan baik, sehingga bisa dinikmati bersama oleh masyarakat Indonesia saat ini.


Wakil Ketua DPR RI ini menambahkan, PMII juga telah meletakkan tonggak sejarah spirit perubahan tersebut melalui berbagai produk gagasan, salah satunya pergerakan arus balik masyarakat pinggiran yang kemudian diadopsi oleh pemerintah dengan konsep membangun dari pinggiran.

Dia juga menyatakan progresifitas PMII selama ini telah melahirkan banyak kader yang turut serta mewarnai kancah perpolitikan nasional, pun demikian di wilayah eksekutif maupun yudikatif.

"Kita semua sudah melihat banyak kader-kader PMII yang mengisi dan turut andil melahirkan pemimpin-pemimpin progresif. PMII juga harus menjadi kunci transformasi bagi SDM yang unggul,"

Puncak acara kongres ini berlangsung di Balikpapan, Kalimantan Timur, 17-20 Maret 2021. Kongres XX PMII di buka secara langsung oleh Presiden Joko Widodo dengan didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

(hmsdpp/dpppkb/herizaldi/Merdekapost.com)

PKB Menilai Abu Janda Merugikan dan Merusak Citra NU

 

MERDEKAPOST.COM - Ungkapan kebencian berbasis SARA yang dilontarkan Abu Janda menggegerkan dunia maya. Sosok yang dikenal sebagai pendukung Jokowi itu mengatakan "Islam sebagai agama arogan". Ia juga melontarkan ujaran bernada rasisme kepada Natalius Pigai.

Abu Janda yang memiliki nama asli Arya Permadi beberapa kali mengaku sebagai bagian dari Nahdlatul Ulama (NU).  

Waketum PKB yang juga Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid menilai apa yang sudah dilakukan Abu  Janda tentu merugikan NU. 

"Kalau mengatasnamakan NU dan tidak sesuai visi Nahdliyin ya pasti rugi dong. Apalagi mengatakan Islam arogan, itu merusak citra NU," tutur pria yang akrab disapa Gus Jazil dalam diskusi Trijaya, Sabtu (30/1). 

Ia kemudian menegaskan bahwa meskipun Abu Janda pernah mengaku bagian dari NU, apa yang dilakukannya tidak mencerminkan nilai NU.  

Sebagai aktivis NU sejak kecil, Gus Jazil mengaku tidak pernah melihat Abu Janda. Artinya, bisa saja dia hanya mengaku namun tidak bisa disebut merepresentasikan NU.

"Dia ikut kader atau tidak. Ada anggota biasa, saya yakin dia enggak ikut pengaderan," imbuhnya. 

Gus Jazil juga mengatakan biarkan tindakan Abu Janda diproses oleh hukum dengan semestinya. NU juga tidak akan melindungi orang yang terbukti bersalah. 

"Saya tidak bersuudzon terhadap Abu Janda. Kalau dia NU ya tunjukkan ke-NU-annya, keanggotannya, kalau bersalah ya NU tidak akan melindungi org yang salah," pungkasnya.

Sumber: Kumparan

Kabar Gembira! Ustadz dan Santri Bakal Dapat BLT dan Beasiswa dari Kemenag

Ilustrasi santri (ist)

Merdekapost.com | Kabar gembira bagi ustaz dan santri. Kementerian Agama (Kemenag) mengalokasikan anggaran insentif atau bantuan langsung tunai (BLT) untuk ustadz pesantren dan santri. 

Dirjen Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani, menyebutkan besaran BLT untuk ustadz pesantren senilai Rp250 ribu. Kemudian untuk para santri ada dua jenis bantuan yang disiapkan. 

"Pertama, Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Pesantren. Kami alokasikan anggaran lebih dari Rp12 miliar untuk 160 ribu lebih santri," ujar Ali seperti dikutip umma.id dari situs Kemenag.

Baca Juga: Gus AMI: Darah Daging, Ruh, Akhlak, dan Perilaku PKB adalah Spirit Reformasi 

"Kedua, Program Indonesia Pintar (PIP) pesantren. Ada sekitar Rp145 miliar yang dialokasikan untuk membantu lebih dari 188 ribu santri," sambungnya. 

Ia menyampaikan program-program afirmasi terhadap lembaga pendidikan Islam tertua dan khas Indonesia ini akan terus dilakukan, bahkan ditingkatkan. 

Program bantuan tersebut selaras dengan komitmen Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk memberikan afirmasi terhadap pendidikan pesantren. 

Menteri Agama Gus Yaqut Choulil

"Sejumlah program afirmasi pesantren sudah kita siapkan di 2021. Kami menyebutnya sebagai program penguatan dan pengembangan pesantren," kata Menag. 

Menag menyampaikan program ini mencakup aspek akademik, kelembagaan, SDM, bahkan bantuan sarana prasarana. 

Penguatan SDM, kata Menag, antara lain akan dilakukan dengan memberikan program afirmasi bagi peningkatan kualifikasi akademik pengajar pesantren, khususnya Ma’had Aly. 

"Kami akan memberikan beasiswa pascasarjana bagi para dosen Ma'had Aly," ujarnya. 

Ma'had Aly adalah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) yang menyelenggarakan pendidikan akademik dalam bidang penguasaan ilmu agama Islam. 

Pendidikan akademi di perguruan tinggi tersebut berbasis pada kitab kuning yang diselenggarakan pondok pesantren. 

Kemudian, afirmasi lainnya adalah pendampingan program disertifikasi bagi ustaz pesantren, utamanya mereka yang mengajar di Ma'had Aly, diniyah formal, dan mu'adalah. 

Baca Juga: Sofyan Ali Anggota Komisi V DPR-RI, Suarakan Peningkatan Infrastruktur Pondok Pesantren

"Kami menargetkan ada 6.000 tenaga pendidik pesantren yang bisa menerima manfaat beasiswa atau sertifikasi ini," ucapnya. 

Menurutnya, penguatan SDM akan berdampak pada aspek penguatan kelembagaan pesantren. 

Oleh karena itu, Kemenag akan melakukan pendampingan terhadap proses akreditasi Ma’had Aly hingga sampai pada tingkat Mumtaz atau "A". 

Perlu diketahui, saat ini ada 60 Ma’had Aly di seluruh Indonesia. Dari jumlah itu, sebanyak 52 di antara lain sudah terakreditasi, baik Maqbul (C), Jayyid (B), atau Mumtaz (A). 

"Tahun ini kami targetkan ada 15 Ma’had Aly terakreditasi Mumtaz." katanya.(*)

Sumber: umma.id | Editor: Heri ZA | Merdekapost.com | 

Silaturahmi ke KH Mustofa Bisri, Ini Pesan Gus Mus untuk Menag Gus Yaqut

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas bertemu dengan KH Mustofa Bisri di Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Leteh, Rembang, Jateng, Jumat (25/12/2020). (Foto/iNews)

MERDEKAPOST.COM, REMBANG - Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas sowan atau silaturahmi ke KH Mustofa Bisri (Gus Mus) di kompleks Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Leteh, Rembang, Jateng, Jumat (25/12/2020).

Sebelum bertemu Gus Mus, Menag berziarah ke makam ayahandanya, KH Cholil Bisri dan leluhurnya di makam Desa Kabongan Kidul, Rembang. Setelah itu, Gus Yaqut langsung menuju kediaman Gus Mus. Lokasinya berjarak sekitar 100 meter dari rumah pribadi Yaqut Cholil Qoumas yang asli Rembang dan dibesarkan di pondok pesantren tersebut.

Pertemuan dengan Gus Mus berlangsung tertutup. Setelah pertemuan, Gus Yaqut menyatakan meminta nasehat dan arahan kepada pamannya setelah menduduki kursi Menteri Agama. “Saya dalam rangka ziarah ke makam abah dan leluhur saya, sekarang saya sowan ke Gus Mus, ini orang tua saya sekarang. Minta nasehat beliau," katanya.

BERITA TERKAIT:

Prabowo-Sandi Masuk Istana, Haikal Hasan: Pengikutnya Masuk Penjara

UAS dan Rocky Gerung Sudah Jadi Target? Kenapa Tak Ditangkap, Mahfud MD Ungkap Alasannya

Gus Yaqut menjelaskan bahwa Gus Mus berpesan untuk menghindari perilaku tidak baik, seperti korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Selain itu, Gus Mus juga meminta dirinya mampu merangkul semua pihak. Sehingga dapat mewujudkan rasa memiliki dan mencintai Indonesia.

"Saya diminta harus amanah, hindarkan jauh-jauh yang nggak baik dan rangkul semua untuk memiliki perasaan yang sama terhadap Indonesia. Nggak penting apa latar belakang agama, kelompok, rasnya. Dengan begitu apa yang diinginkan agar Indonesia lebih maju, akan mudah dicapai," tandas Gus Yaqut.

Ditanya perihal kelompok radikal, Yaqut menyebut akan melakukan penelusuran dan pendekatan. "Tentu kita akan profiling yang disebut kelompok radikal seperti apa. Kalau mau, diajak kembali ke republik ini. Karena republik ini berbagai aliran dan kelompok kan, kalau nggak mau ya pilihan mereka. Mereka di sini atau pergi dari sini," tandasnya.

Terkait Front Pembela Islam (FPI), Menteri Agama menyatakan bahwa FPI tidak memperpanjang Surat Keterangan Terdaftar (SKT) di Kementerian Dalam Negeri sehingga secara normatif organisasi FPI tidak ada.

BACA JUGA: Menag Tegaskan Tidak Akui Keberadaan FPI, Yaqut: Ormas Itu Tidak Ada, Tidak Terdaftar!

"Kabar Presiden mau bubarkan FPI itu hoaks, dicek dulu kebenarannya. Soalnya FPI itu tidak terdaftar di Kemendagri. Kalau disebut FPI, FPI itu sekarang ini nggak ada. Organisasinya secara hukum nggak memperpanjang SKT di Kementerian Dalam Negeri, “ imbuhnya.

Seusai dari kediaman Gus Mus, Yaqut Cholil Qoumas sempat singgah sebentar di depan kediaman ulama Kiai Syaroffudin, yang juga pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin. Tak berselang lama, rombongan mobil Menteri Agama melaju ke arah timur.

Gus Yaqut juga Sowan ke kediaman Gus Baha'
sambil minta arahan dan nasehat. (ist) 

Kiai Syaroffudin mengaku tidak mengira Gus Yaqut akan menjabat Menteri Agama. Bisa jadi karena belakangan paham radikal semakin banyak berkeliaran di Indonesia, Gus Yaqut merupakan sosok yang tepat menduduki Menteri Agama.

Menurutnya, keberanian Gus Yaqut sama halnya seperti keberanian ayahnya almarhum Kiai Cholil Bisri dan juga tokoh NU, Gus Dur. "Keberaniannya model kayak Mbah Cholil dan Gus Dur. Yang saya amati sekarang banyak orang pandai, tapi keberaniannya itu jarang, “ kata Mbah Sarof, panggilan akrab Kiai Syaroffudin.

Gus Yaqut juga dijadwalkan bertemu dengan ulama Gus Baha’ di pondok pesantren Al-Qur’an Desa Narukan, Kecamatan Kragan, Kabupaten Rembang dan ulama Gus Najieh Maimoen Zubair, pengasuh Pondok pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang.(*)

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs