Peduli Korban Erupsi Gunung Semeru, PMII Komisariat IAIN Kerinci Gelar Penggalangan Dana

 

Merdekapost.com - Bencana alam erupsi Gunung Semeru beberapa waktu lalu sontak mendapatkan perhatian dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Institut Agama Islam Negeri Kerinci, hingga menggelar aksi penggalangan dana pada Minggu (12/12/2021) di Sungai Penuh. 

Penggalangan dana ini dilaksanakan sebagai bentuk rasa kepedulian dan solidaritas kader-kader PMII terhadap masyarakat yang terdampak. 

Ketua PMII Komisariat IAIN Kerinci, Rapi Pianto mengatakan penggalangan dana dilakukan oleh anggota PMII komisariat IAIN Kerinci di alun-alun Kota Sungai Penuh, hal ini sebagai bagian dari proses mengabdi pada bangsa ini, dan membentuk kader berkarakter nasionalis religius.

"Hari ini, kami dari PMII Komisariat IAIN Kerinci menggelar aksi penggalangan dana untuk membantu saudara kita korban letusan gunung semeru," kata Rapi.

Selanjutnya, dari hasil penggalangan dana yang sudah dilakukan pada hari ini, nantinya akan secara langsung disalurkan kepada korban erupsi gunung semeru di Lumajang, Jawa Timur.

"Meski tidak dalam jumlah yang banyak, mahasiswa program studi PAI ini mengajak berbagai pihak, khususnya kader PMII Komisariat IAIN Kerinci untuk saling bergotong royong dalam membantu meringankan beban saudara kita," ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, Gunung Semeru dilaporkan meletus pada Sabtu (4/12) sekitar pukul 15.00 WIB. (lan)

MAPABA Ke-VI PMII Komisariat IAIN Kerinci Sukses Digelar

MAPABA PMII Komisariat IAIN Kerinci

Merdekapost.com-Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci, menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru  (Mapaba) ke-VI, yang dimulai pada hari Jum'at, (3/12/2021) lalu hingga Minggu (5/12/2021).

Kegiatan MAPABA ini bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kerinci dan Auditorium IAIN Kerinci.

Kegiatan tersebut sebagai wahana pengenalan awal terhadap PMII serta penanaman nilai-nilai yang ada. Selain itu juga memperjelas idealisme mahasiswa muslim dalam melakukan pergerakan.

Ketua Panitia, Ginda Saputra dalam laporannya menyampaikan Mapaba dilaksanakan dengan tetap memperhatikan efektivitas dan kualitas. 

"Perlu kami sampaikan bahwa Mapaba Ke-VI PMII Komisariat IAIN Kerinci dilaksanakan selama 3 hari berturut-turut, dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19," jelas Ginda. 

Sementara itu, H. Pahrizal, S.Ag., M.M., dalam sambutannya mengharapkan PMII terus tumbuh dan berkembang.

"Saya berharap Kader PMII Komisariat IAIN Kerinci khususnya, dapat menjadi contoh teladan bagi mahasiswa dan masyarakat. Tetap semangat berkhidmat untuk PMII," harap H. Pahrizal. 

Kali ini, Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) dibuka langsung oleh tokoh pergerakan senior, bapak Dr. H. Asa'ari, M.Ag. Dalam arahannya, Azhari menyampaikan agar peserta benar-benar berproses dengan baik.

"Kepada adik-adik teruslah berproses, dapatkan ilmu, manfaatkan waktu. Kalian memiliki potensi yang luar biasa, yakinlah dengan ber PMII akan menempa kalian menjadi pribadi yang tangguh, agamis, nasionalis, dan berilmu," pesan H. Asa'ari, Rektor IAIN Kerinci ini ketika membuka secara resmi Mapaba Ke-VI. 

Lebih lanjut, H. Asa'ari mengucapkan selamat atas terselenggaranya Mapaba PMII Komisariat IAIN Kerinci yang ke-VI tersebut.. 

"Selamat dan sukses, laksanakan dengan baik dan penuh tanggung jawab," ujarnya. 

Diketahui, Mapaba Ke-VI PMII Komisariat IAIN Kerinci diikuti 33 orang peserta. (Lan)

RTK PMII komisariat IAIN Kerinci, Rapi Pianto Jabat Ketua, Alda Srilupita Ketua Kopri

 

Ketua Komisariat dan Ketua Kopri PMII  IAIN Kerinci terpilih

Merdekapost.com - Puluhan aktifis yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat IAIN Kerinci, mengikuti Rapat Tahunan Komisariat (RTK) di Kampus 1 IAIN dan berlanjut di Aula Kantor Camat Sitinjau Laut , Jum'at (23/7/2021).

Dalam RTK PMII Komisariat IAIN tersebut, Rapi Pianto terpilih sebagai Ketua dan Alda Srilupita sebagai Ketua Kopri periode 2021-2022

Ketua Panitia, Ahmad Kausari mengatakan, kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan pengurus PMII tingkatan kampus. Dalam agenda utamanya adalah pemilihan ketua komisariat baru.

“Alhamdulillah RTK kali ini berjalan lancar. Selain memilih ketua komisariat, kita juga membahas rencana langkah PMII Komisariat untuk 1 tahun mendatang, tentunya semua itu sesuai usulan dari kader maupun anggota,” katanya.

Ahmad Kausari menambahkan, untuk kedepan, diharapkan kepemimpinan Ketua Komisariat PMII IAIN Kerinci yang terpilih sekarang bisa berkembang untuk hal yang lebih baik.

"Semoga PMII komisariat IAIN kerinci akan lebih baik untuk seterusnya," ungkapnya. (fdl)

3 Hari Berkeliling Jambi Sambangi PKD Ansor, Juwanda: Letih Tapi Tidak Boleh Mengeluh, Semoga menjadi Barokah

Juwanda saat menghadiri dan membuka PKD Ansor di 3 Kabupaten yaitu Kerinci, Sarolangun dan Bungo. (hza)

JAMBI, MERDEKAPOST.COM - Wajahnya terlihat letih dan kelelahan, Begitu sampai di Jambi sudah larut malam. Setelah selama 3 hari berkeliling Jambi.

Sahabat Juwanda Ketua PW Ansor Provinsi Jambi yang juga merupakan anggota DPRD Provinsi jambi ternyata baru habis berkeliling Jambi mulai dari paling ujung barat yaitu kabupaten Kerinci, kemudian Sarolangun dan terakhir di Bungo.

Dirinya menghadiri pembukaan sekaligus memberikan pembekalan kepada para kader Ansor yang mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) GP Ansor di Tiga Kabupaten tersebut.

Memberikan materi di PKD Ansor Bungo. (hza)

Rabu 25 Maret dirinya bertolak Ke Kerinci karena sudah dijadwalkan membuka PKD GP Ansor Kerinci pada besoknya yaitu Kamis 26 Maret, kemudian besoknya ke Sarolangun dan terakhir di Bungo 28 Maret.

Ketika dikonfirmasi Merdekapost.com, Juwanda menyebutkan, bahwa itu adalah tanggung jawab dan amanah yang harus dijalaninya sebagai pimpinan Ansor Provinsi Jambi.

Baca Juga: Juwanda Ketua PW GP Ansor Jambi Resmi Buka Kegiatan PKD GP Ansor Kerinci

"Iya, letih, lelah tentu saja, apalagi kalau ke Kerinci, jarak tempuhnya cukup jauh, dan sekarang hanya ada jalur darat, 9 sampai 11 jam dari Jambi". Ungkapnya.

PKD Ansor Sarolangun (ist)

"jadi kalau dihitung-hitung sebenarnya 4 hari ya, keliling dari Rabu sampai minggu, karena Rabu sudah meluncur menuju Kerinci".

"namun, lanjutnya, meskipun demikian tidak boleh mengeluh, karena itu semua adalah bagian dari tanggung jawab yang harus dijalani". tuturnya

Berita Lainnya: Sukses Gelar PKD, GP Ansor Kerinci Kibarkan Bendera Ansor di Hamparan Perkebunan Teh Kaki Gunung Kerinci

"dan bagi Saya, rasa letih dan lelah itu akan hilang ketika saya bisa bertemu dengan adik-adik dan sahabat serta kader-kader yang berada di daerah-daerah", ujarnya.

"iya, letih itu semoga menjadi barokah dan insya Allah juga menjadi amal ibadah, dan harapan Saya semoga selalu dalam lindungan-Nya dan selalu diberikan kesehatan". Pungkasnya sambil tersenyum. (hza)

Sukses Gelar PKD, GP Ansor Kerinci Kibarkan Bendera Ansor di Hamparan Perkebunan Teh Kaki Gunung Kerinci

Sukses melaksanakan PKD di Kayu Aro Kerinci, para peserta dan panitia mengibarkan bendera Ansor di hamparan perkebunan teh di kaki Gunung Kerinci-Kayu Aro. (ist) 

MERDEKAPOST.COM | JAKARTA - Pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) GP Ansor Kabupaten Kerinci Sukses dilaksanakan dan telah ditutup secara resmi Minggu sore (28/03/2021).

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Ketua PW GP Ansor Jambi Juwanda pada Jum'at (26/03) lalu, yang mana acara pembukaannya bertempat di auditorium IAIN Kerinci dan selanjutnya pelatihan, pembekalan atau penyampaian materi dilaksanakan di Kayu Aro.

Fahrual, S.E selaku ketua panitia pelaksana didampingi Sekretaris panitia Rian Aframa menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pemateri yang telah menyempatkan diri hadir dan memberikan pembekalan yang sangat bermanfaat bagi para peserta, terutama pemateri sahabat senior yang dari Jambi yang telah menempuh perjalanan jauh ke Kayu Aro Kerinci.

Kemudian, lanjut Fahrual, Setelah acara pembukaan secara resmi di IAIN Kerinci, semua peserta bertolak ke Kayu Aro untuk mengikuti pelatihan dan menginap selama dua malam yaitu dari 26-28 Maret di aula mess Kerinci di Kayu Aro.

Acara pembukaan yang dilaksanakan di auditorium IAIN Kerinci (bawah) dan para pemateri dari sahabat senior Ansor Provinsi Jambi. (doc/mpc)

Adapun jumlah peserta yang berhasil lulus screening dan berhak mengikuti PKD kali ini adalah sebanyak 31 orang dari jumlah yang mendaftarkan diri sebanyak 90 orang, peserta memang terbatas karena selain masalah fasilitas juga kita mengutamakan dan menaati protokol Covid-19". Ujar Fahrual.

Alhamdulillah semua kegiatan berjalan lancar meskipun suasana di Kayu Aro ini sangat dingin karena berada di kaki gunung Kerinci, namun semua peserta terlihat semangat mengikuti semua tahapan-tahapan kegiatan.

Sementara itu, M Hanil Ketua GP Ansor Kerinci kepada Media Merdekapost.com menyatakan ucapan terima kasih dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia pelaksana yang telah sukses melaksanakan kegiatan yang menyita banyak energi ini. mulai dari tahapan persiapan, screening test hingga pelaksanaan pelatihan dan pembekalan di Kayu Aro.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia pelaksana yang telah sukses melaksanakan kegiatan PKD ini, Saya tau sahabat panitia begitu banyak tersita waktunya sejak dari mulai persiapan sampai pada pelaksanaan kegiatan, dan alhamdulillah telah sukses dilaksanakan dan ditutup secara resmi pada Minggu 28/03 sore". Ungkap Hanil.

Berita Merdekapost.com lainnya:

"Kemudian, lanjutnya, Terima kasih kami kepada Nahdlatul Ulama Kerinci, Rektor IAIN Kerinci, para sahabat senior, para pemateri yang telah hadir dan mensupport penuh kegiatan PKD kali ini, seperti Sahabat senior Dr. Asyari, MA (Rektor IAIN Kerinci), Dr. Jafar Ahmad (Wakil Rektor IAIN Kerinci), Mensediar, S.Pd, MM (FPKB DPRD Kerinci), Kemenag Kerinci dan Kota Sungai Penuh serta banyak lagi yang tidak bisa kami sebutkan namanya satu persatu". Ungkap Hanil.

"dan, lanjut Hanil, wabil khusus Sahabat Senior Bang Jun atau Juwanda (Ketua PW Ansor/Anggota FPKB DPRD Provinsi Jambi), H. Zostavia, M.PdI (Kanwil Kemenag), Arif Hermanto, "terima kasih sudah berkenan meluangkan waktu ke Kerinci". Ujar Hanil.

"Harapan kami tentunya dengan selesainya kegiatan ini, maka para kader dan sahabat dapat lebih mengembangkan diri kedepannya, dan tetap menjadi garda terdepan pembela para ulama ahlussunah waljamaah selalu menjaga persatuan dan kesatuan NKRI". (hza)

Juwanda Ketua PW GP Ansor Jambi Resmi Buka Kegiatan PKD GP Ansor Kerinci

Acara pembukaan PKD Ansor Kerinci bertempat di Auditorium IAIN Kerinci. (nek)

MERDEKAPOST, KERINCI - Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Cabang Kerinci tahun 2021, resmi dibuka pada Jumat (26/04) Kemarin bertempat di Auditorium IAIN Kerinci. 

Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Gp Ansor Kerinci tahun 2021 ini, dibuka langsung oleh Ketua PW GP Ansor Provinsi Jambi Juwanda.

Dalam pembukaan ini turut Hadir Rektor IAIN Kerinci bersama Wakil Rektor, Dandim 0417/Kerinci, Polres Kerinci, Ketua KPU Kerinci, Pimpinan Bawaslu Kerinci serta Kader-Kader GP Ansor Kerinci.

Ketua PW GP Ansor Provinsi Jambi, Juwanda, dalam sambutanya menyampaikan apresiasi bagi PC GP Ansor Kerinci yang telah melaksakan PKD tahun 2021.

Baca Juga: KPU Didemo, Ormas Tuntut Pecat Komisioner Tidak Netral

"Mari Kita membesarkan organisasi GP Ansor ini, kalau kita membesarkan Ansor nanti akan dapat manfaat dari beransor,"tutur Juwanda yang juga Anggota DPRD Provinsi Jambi. 

Dia menyampaikan Banyak yang beransor dan hidup dari Ansor, saya pun hidup dari Ansor, karena barokah bersansor. "Apapun yang diperoleh dari Ansor, kita harus siap meluangkan waktu untuk membesarkan Ansor Karena kita ingin ansor tumbuh kuat dan dan berkembang,"tutupnya

Ketua GP Ansor Kerinci, M. Hanil, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia PKD GP Ansor yang telah berhasil melaksanakan pembukaan PKD GP Ansor 2021.

"Peserta yang sebanyak 35 orang ini adalah orang pilihan, karena prosesnya melalui test Screening, mari ikuti pelatihan dengan baik,"ujarnya. 

Rektor IAIN Kerinci, Dr. Asa'ari, M.Ag, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi pelaksanaan kegiatan PKD GP Ansor tahun 2021 ini yang dilaksanakan di mess kayu aro.

"Saya bangga pergerakan GP Ansor kerinci tumbuh dengan penuh semangat. Kepada peserta dapat Menkhayati dan memahami misi GP Ansor,"katanya. 

Karena beberapa Ideologi radikalisme dan paham sesat ditengah berbangsa dan bernegara, seperti HTI dan FPI yang sudah dibubarkan.

Baca Juga: KPU Jambi Sebut PSU Bisa Digelar Pada Bulan Puasa

"Mari sama-sama kita menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia, (NKRI), tugas kita meluruskan paham radikalisme yang yang menyimpang dinegeri kita. Sehingga kades Ansor ini bisa menjaga keharmonisan dan berbangsa dan bernegara,"ucapnya.  

Sementara Ketua Panitia PKD GP Ansor, Fahrual, dalam sambutan, menyampaikan peserta yang mendaftar banyak, namun setelah dilakukan Test Screening yang lulus 35 orang. 

"Kenapa diambil 35 org,  karena mengingat kondisi saat Covid-19, sehingga Pimpinan Cabang GP Ansor kabupaten Kerinci memutuskan sebanyak 35 orang. Pelaksanaan PKD dilaksanakan selama Tiga hari dari 26-28 Maret tahun 2021,"katanya. (Nek/mpc)

Kongres XX PMII di Balikpapan, Gus AMI; PMII Harus Jadi Garda Terdepan Bentengi Kebhinekaan

Ketua Majelis Pembina Nasional (Mabinas) Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) A Muhaimin Iskandar atau Gus AMI hadiri Kongres XX PMII di Balikpapan, Kalimantan Timur, 17 Maret 2021.(ist/dpppkb/merdekapost.com)

MERDEKAPOST.COM - Ketua Majelis Pembina Nasional (Mabinas) Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) A Muhaimin Iskandar atau Gus AMI menghadiri Kongres XX PMII di Balikpapan, Kalimantan Timur, 17 Maret 2021.

Dalam sambutannya, Gus AMI yang juga Ketua Umum DPP PKB menyampaikan bahwa PMII memiliki kekuatan yang lebih dibanding organisasi-organisasi lain dalam membentengi kebhinekaan di Indonesia.

“Komitmen kebangsaan PMII harus terus diperkuat. PMII harus menjadi garda terdepan dalam membentengi kebhinekaan,"

PMII turut serta melahirkan reformasi yang spirit utamanya adalah perubahan, perbaikan dan pembaharuan.

Spirit reformasi tersebut, lanjut Gus AMI, telah melahirkan wajah demokrasi yang dinamis dan tumbuh dengan baik, sehingga bisa dinikmati bersama oleh masyarakat Indonesia saat ini.


Wakil Ketua DPR RI ini menambahkan, PMII juga telah meletakkan tonggak sejarah spirit perubahan tersebut melalui berbagai produk gagasan, salah satunya pergerakan arus balik masyarakat pinggiran yang kemudian diadopsi oleh pemerintah dengan konsep membangun dari pinggiran.

Dia juga menyatakan progresifitas PMII selama ini telah melahirkan banyak kader yang turut serta mewarnai kancah perpolitikan nasional, pun demikian di wilayah eksekutif maupun yudikatif.

"Kita semua sudah melihat banyak kader-kader PMII yang mengisi dan turut andil melahirkan pemimpin-pemimpin progresif. PMII juga harus menjadi kunci transformasi bagi SDM yang unggul,"

Puncak acara kongres ini berlangsung di Balikpapan, Kalimantan Timur, 17-20 Maret 2021. Kongres XX PMII di buka secara langsung oleh Presiden Joko Widodo dengan didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

(hmsdpp/dpppkb/herizaldi/Merdekapost.com)

Gus Ami Hadiri Kongres PMII ke-XX di Balikpapan



Merdekapost.com - Ketua Majelis Pembina Nasional (Mabinas) Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) A Muhaimin Iskandar atau Gus AMI menghadiri Kongres XX PMII di Balikpapan, Kalimantan Timur, rabu (17/3/2021).

Dalam sambutannya, Gus AMI yang juga Ketua Umum DPP PKB menyampaikan bahwa PMII memiliki kekuatan yang lebih dibanding organisasi-organisasi lain dalam membentengi kebhinekaan di Indonesia.

“Komitmen kebangsaan PMII harus terus diperkuat. PMII harus menjadi garda terdepan dalam membentengi kebhinekaan," jelasnya.

PMII turut serta melahirkan reformasi yang spirit utamanya adalah perubahan, perbaikan dan pembaharuan.

Spirit reformasi tersebut, lanjut Gus AMI, telah melahirkan wajah demokrasi yang dinamis dan tumbuh dengan baik, sehingga bisa dinikmati bersama oleh masyarakat Indonesia saat ini.

Wakil Ketua DPR RI ini menambahkan, PMII juga telah meletakkan tonggak sejarah spirit perubahan tersebut melalui berbagai produk gagasan, salah satunya pergerakan arus balik masyarakat pinggiran yang kemudian diadopsi oleh pemerintah dengan konsep membangun dari pinggiran.

Dia juga menyatakan progresifitas PMII selama ini telah melahirkan banyak kader yang turut serta mewarnai kancah perpolitikan nasional, pun demikian di wilayah eksekutif maupun yudikatif.

"Kita semua sudah melihat banyak kader-kader PMII yang mengisi dan turut andil melahirkan pemimpin-pemimpin progresif. PMII juga harus menjadi kunci transformasi bagi SDM yang unggul," ungkapnya.

Puncak acara kongres ini berlangsung di Balikpapan, Kalimantan Timur, 17-20 Maret 2021. Kongres XX PMII di buka secara langsung oleh Presiden Joko Widodo dengan didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. (064)

Kabar Gembira! Ustadz dan Santri Bakal Dapat BLT dan Beasiswa dari Kemenag

Ilustrasi santri (ist)

Merdekapost.com | Kabar gembira bagi ustaz dan santri. Kementerian Agama (Kemenag) mengalokasikan anggaran insentif atau bantuan langsung tunai (BLT) untuk ustadz pesantren dan santri. 

Dirjen Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani, menyebutkan besaran BLT untuk ustadz pesantren senilai Rp250 ribu. Kemudian untuk para santri ada dua jenis bantuan yang disiapkan. 

"Pertama, Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Pesantren. Kami alokasikan anggaran lebih dari Rp12 miliar untuk 160 ribu lebih santri," ujar Ali seperti dikutip umma.id dari situs Kemenag.

Baca Juga: Gus AMI: Darah Daging, Ruh, Akhlak, dan Perilaku PKB adalah Spirit Reformasi 

"Kedua, Program Indonesia Pintar (PIP) pesantren. Ada sekitar Rp145 miliar yang dialokasikan untuk membantu lebih dari 188 ribu santri," sambungnya. 

Ia menyampaikan program-program afirmasi terhadap lembaga pendidikan Islam tertua dan khas Indonesia ini akan terus dilakukan, bahkan ditingkatkan. 

Program bantuan tersebut selaras dengan komitmen Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk memberikan afirmasi terhadap pendidikan pesantren. 

Menteri Agama Gus Yaqut Choulil

"Sejumlah program afirmasi pesantren sudah kita siapkan di 2021. Kami menyebutnya sebagai program penguatan dan pengembangan pesantren," kata Menag. 

Menag menyampaikan program ini mencakup aspek akademik, kelembagaan, SDM, bahkan bantuan sarana prasarana. 

Penguatan SDM, kata Menag, antara lain akan dilakukan dengan memberikan program afirmasi bagi peningkatan kualifikasi akademik pengajar pesantren, khususnya Ma’had Aly. 

"Kami akan memberikan beasiswa pascasarjana bagi para dosen Ma'had Aly," ujarnya. 

Ma'had Aly adalah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) yang menyelenggarakan pendidikan akademik dalam bidang penguasaan ilmu agama Islam. 

Pendidikan akademi di perguruan tinggi tersebut berbasis pada kitab kuning yang diselenggarakan pondok pesantren. 

Kemudian, afirmasi lainnya adalah pendampingan program disertifikasi bagi ustaz pesantren, utamanya mereka yang mengajar di Ma'had Aly, diniyah formal, dan mu'adalah. 

Baca Juga: Sofyan Ali Anggota Komisi V DPR-RI, Suarakan Peningkatan Infrastruktur Pondok Pesantren

"Kami menargetkan ada 6.000 tenaga pendidik pesantren yang bisa menerima manfaat beasiswa atau sertifikasi ini," ucapnya. 

Menurutnya, penguatan SDM akan berdampak pada aspek penguatan kelembagaan pesantren. 

Oleh karena itu, Kemenag akan melakukan pendampingan terhadap proses akreditasi Ma’had Aly hingga sampai pada tingkat Mumtaz atau "A". 

Perlu diketahui, saat ini ada 60 Ma’had Aly di seluruh Indonesia. Dari jumlah itu, sebanyak 52 di antara lain sudah terakreditasi, baik Maqbul (C), Jayyid (B), atau Mumtaz (A). 

"Tahun ini kami targetkan ada 15 Ma’had Aly terakreditasi Mumtaz." katanya.(*)

Sumber: umma.id | Editor: Heri ZA | Merdekapost.com | 

Komisariat PMII IAIN Kerinci Rekrut Anggota Baru

Masa Penerimaan Anggota Baru PMII Komsat IAIN Kerinci


MERDEKAPOST.COM
- Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat IAIN Kerinci mengadakan Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) yang dilaksanakan di Aula STIA NUSA Kerinci.

Ketua panitia, Defri Ahmad, mengungkapkan "Masa Penerimaan Anggota Baru PMII Komisariat IAIN Kerinci kali ini sebanyak 32 peserta, setelah itu calon kader dibaiat menjadi kader PMII kedepannya bisa mengikuti pengkaderan yaitu pelatihan kader dasar," ucapnya, Jumat (23/10/2020).

Peserta Mapaba kali ini berjumlah 32 orang yang terdiri dari mahasiswa baru IAIN Kerinci dan AMIK Depati Parbo Kerinci. Kegiatan ini mengambil tema "Menyiapkan generasi yang setia organisasi serta berjiwa cerdas, nasionalis, tangguh dan agamis".

Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Dr. As'ari. M.Ag Kabupaten Kerinci, Ketua Cabang PMII Kerinci Sungai Penuh Riki Saputra, Ketua Komsat PMII IAIN Kerinci Toby Arif Munanda, Ketua Mabinkom Hamdia Ikhsan, dan turut hadir Sahabati ketua kopri komisariat IAIN Kerinci Ezzah Irdiani dan Ketua Kopri Pengurus Cabang PMII Kerinci Sungai Penuh Ilda Damayanti. (Rdp)

Komisariat PMII IAIN Kerinci Sukses Gelar PKD Se-provinsi Jambi

MERDEKAPOST.COM - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat IAIN Kerinci sukses menggelar Pelatihan Kader Dasar (PKD) Se-Provinsi Jambi. Kegiatan dilaksanakan sejak Kamis (1/10) sampai dengan Minggu (4/10/2020), di Mess Pemda Kerinci, Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci.

Kegiatan tersebut digelar bertujuan mengukuhkan integritas kader mujahid ditengah pandemi Covid-19.

Ketua Panitia Pelaksana, Fadhlan Al Kahfi ketika dikonfirmasi mengatakan PKD telah selesai dilaksanakan, diikuti 30 peserta dari Cabang Se-Provinsi Jambi. 

"Peserta berjumlah 30 orang, dari Cabang dalam Provinsi Jambi," kata Fadhlan, Minggu (4/10/2020). 

Sementara itu, Ketua PMII Komisariat IAIN Kerinci, Tobi Arif Munandar merasa bersyukur atas suksesnya PKD Se-Provinsi Jambi yang dilaksanakan PMII Komisariat IAIN Kerinci untuk pertama kalinya. 

"Alhamdulillah, PKD berlangsung lancar dan sukses, diharapkan Kader yang berproses disini dapat mengamalkan ilmu yang telah didapat di Cabangnya masing-masing," ungkap Tobi ketika dihubungi via WhatsApp, Minggu (4/10/2020). 

Diketahui, Pelatihan Kader Dasar (PKD) Se-Provinsi Jambi PMII Komisariat IAIN Kerinci dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. (ian)

Muscab Kedua IKA-PMII Tebo, Ahmad Abrar Terpilih Secara Aklamasi

Ketum IKA-PMII Tebo terpilih Ahmad Abrar (doc/ist)
MERDEKAPOST.COM - Musyawarah Cabang kedua Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) Kabupaten Tebo berjalan sukses. Pada kegiatan Muscab itu, Ahmad Abrar, S.Pd.I M.Pd.I terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum IKA PMII Tebo.

Ahmad Abrar, S.Pd.I M.Pd.I mengucapkan terimakasih kepada seluruh alumni yang telah mempercayai dirinya untuk meneruskan estafet kepemimpinan sahabat Dr. H. Jamrizal, M.Pd, dan meyakinkan dimasa kepengurusannya nanti dapat membawa organisasi tersebut menjadi lebih baik.

“Terimakasih saya ucapkan kepada seluruh alumni PMII Tebo telah memberikan amanah untuk memimpin IKA PMII Tebo, saya yakin dengan solidnya kepengurusan nanti dapat membawa organisasi menjadi lebih baik, untuk itu do’a dari sahabat sahabati sangat kami harapkan,” ucapnya, Minggu (26/7/2020).

Menurut Abrar menyatakan bahwa dalam masa kepengurusannya nanti pihaknya akan menjalankan visi misi yang mengoptimalkan pengabdian dengan ilmu dan bhakti yang diberikan.

“Dimasa kepengurusan ini, kami akan menjalankan visi misi keislaman dan keindonesiaan yang memberikan ilmu dan bhakti, serta memfokuskan pendistribusian kader dan menjadikan kader PMII yang intelektual, profesional, sehingga dapat bermanfaat bagi orang lain. Untuk itu melalui IKA PMII ini kita dapat menjalin silaturrahim serta bergerak selalu dalam kontribusi pembangunan Tebo kedepan,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tebo, Drs. Teguh Arhadi, MM, mengatakan bahwa pemerintah kabupaten Tebo senantiasa mendukung penuh atas segala kegiatan- kegiatan IKA PMII, dan mengingatkan agar selalu berkontribusi penuh dalam pembangunan kabupaten Tebo.

“Melalui wadah IKA PMII ini hendaknya selalu berkontribusi penuh dalam pembangunan Tebo, kami dari pemerintah senantiasa mendukung penuh atas segala inisiasi kegiatan kegiatan dari IKA PMII,” pungkasnya. (red)

Badko HMI Laporkan Istri Gubernur ke BK DPRD Provinsi Jambi

Laporan Badko HMI Jambi Kepada Badan Kehormatan DPRD Provinsi Jambi. (ist/arg)

Merdekapost.com, Jambi – Istri Gubernur Jambi yang juga legislator dari Partai Nasdem, Rachima Fachrori, dilaporkan Badko HMI Jambi ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Jambi, lantaran diduga jadi komisaris salah satu Badan Usaha di Jambi.

Ketua umum Badko HMI Jambi, Iin Habibi, menerangkan, laporan tersebut akan mereka masukan tadi pagi (8/6/2020) ke BK DPRD Provinsi Jambi.

Dalam laporan tersebut, Badko HMI Jambi melaporkan Rachima Fachrori, yang merupakan anggota DPRD Provinsi Jambi Fraksi Nasdem, karena diduga menjadi komisaris pada salah satu badan usaha yang melakukan pekerjaan yang anggaran nya bersumber dari APBD.

Baca Juga: Istri Gubernur Jambi Laporkan Ketua Badko HMI Ke Polda, Andri; Kecewa, Tokoh Publik Ingin Membungkam Aktivis, Sedangkan Korupsi Mereka Tutup Mata

“Berdasarkan UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang pemerintahan daerah dan UU Nomor 27 tahun 2009 tentang susunan dan kedudukan DPR, MPR, DPD dan DPRD, maka sangat tegas dijelaskan bahwa setiap anggota DPRD dilarang merangkap jabatan atau melakukan pekerjaan yang anggaran dan atau pendanaannya bersumber dari APBN dan APBD,” isi dalam surat laporannya, yang diterima pada Senin pagi (8/6/2020) dilansir dari Dinamikajambi.com dari laman Sitimang.com.

Tak hanya melaporkan Rachima ke Badan Kehormatan, Badko HMI Jambi juga melaporkannya ke pimpinan DPRD Provinsi Jambi. Serta ditembuskan ke Kapolda Jambi dan Kejati Jambi.

Baca Juga: OKP Cipayung Berikan Catatan Penting Terkait Kebijakan Pemprov Jambi

Sementara itu, saat dikonfirmasi Iin Habibi selaku Ketua Umum Badko HMI Jambi, membenarkan laporan tersebut.

“Ia hari ini bentuk PDF nya sudah kita kirim lewat via WhatsApp, ke BK DPRD Provinsi Jambi. Dimana yang menjadi BK DPRD ini, ada bang Evi Suherman, Pak Anwar Sadat, Apif Firmansyah, ada juga Abun Yani.” ungkapnya.

Selanjutnya, disinggung soal dugaan Rahima Fachrori jadi Komisaris salah satu badan usaha, seperti yang tertera dalam surat laporan tersebut. Iin juga membenarkannya.

“Benar, salah satu Badan Usaha di Jambi.” Imbuhnya.

Baca Juga: ASN di Sungai Penuh Jangan Takut! Enam Bulan Sebelum Pilkada Kepala Daerah Tidak Dibenarkan Mutasi

Untuk itu, besok Selasa (09/06) Iin bersama rombongan dari Badko HMI Jambi, akan mengantarkan langsung laporan tersebut kepada BK DPRD Provinsi Jambi.

“Laporan resminya, besok pagi kita serahkan langsung bersama rombongan dari Badko HMI,” tuturnya. (ald/arg)

OKP Cipayung Berikan Catatan Penting Terkait Kebijakan Pemprov Jambi


MERDEKAPOST.COM, JAMBI - Dalam kegiatan daring dengan Organisasi Kepemudaan (OKP) Cipayung Plus yang terdiri dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Persatuan Mahasiswa Katholik Republik Indonesia (PMKRI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI),  Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) tingkat Provinsi Jambi akan menggelar kegiatan Ngobrol Daring, yang berlangsung Kamis malam (4/6) lalu, melahirkan beberapa catatan.

Baca Juga: Istri Gubernur Jambi Laporkan Ketua Badko HMI Ke Polda, Andri; Kecewa, Tokoh Publik Ingin Membungkam Aktivis, Sedangkan Korupsi Mereka Tutup Mata

Kegiatan daring yang mengangkat tema catatan dalam penanganan Covid dan konsep new normal, mendapat perhatian khusus dari para ketua yang tergabung Cipayung Plus ini.

Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Ketua DPD IMM Provinsi Jambi Muhammad Awal. “Betul, beberapa hari yang lalu, kami baru selesai mengadakan kegiatan daring bersama ketua-ketua OKP Cipayung Plus, dari diskusi daring tersebut, melahirkan beberapa catatan sesuai dengan tema daring,” ujarnya.

Baca Juga: HBA Kembali Tegaskan Sikapnya Terkait Pilgub Jambi, Ini Pernyataan Resminya

Dijelaskannya, dari catatan daring tersebut, ada beberapa point yang menjadi fokus diskusi, pertama mengenai bantuan sosial dan jaringan pengaman sosial dan kedua adalah mengenai konsep new normal, serta yang ketiga adalah harus ada grand desain dalam penanganan Covid-19. “Artinya dalam hal penyaluran bantuan sosial atau bantuan jaringan pengaman sosial (JPS) harus diawasi dan perlu adanya keterbukaan informasi, guna penyaluran ini bisa tepat sasaran, walaupun kita nilai penyalurannya terkesan lambat,” jelasnya mewakili OKP Cipayung Plus.

Selain itu, Ketua OKP Cipayung ini juga mengingatkan adanya potensi atau dugaan korupsi dalam penyaluran bantuan. “Potensi ini perlu kami ingatkan sebagai salah satu fungsi sosial kontrol kami dari aktifis dan mahasiswa kepada pemerintah, agar pandemi ini dan bantuan sosial tidak dipolitisasi demi kepentingan pribadi dan kelompok tertentu, apalagi di tengah tahun Pilkada,” ingatnya.

Ia juga mengingatkan masalah konsep penerapan dalam new normal ini. “Dalam penerapan new normal ini, pemerintah diminta untuk melakukan kajian secara ilmiah dan secara sains, jangan sampai new normal ini menjadi gelombang besar kedua dalam potensi bertambahnya korban yang terpapar Covid-19, salah satu contoh adalah yang terjadi di Korea Selatan, bisa menjadi salah satu rujukan dalam upaya penangana Covid-19,” tambahnya.

Sementara itu, OKP Cipayung Plus Jambi juga meminta agar ada konsep grand desain dalam menangani Covid-19 secara keseluruhan, agar tidak banyak yang menjadi korban. “Ini penting, sebagai upaya pencegahan yang harus dilakukan, agar terarah dan tersistematis dalam menangani percepatan penanganan Covid-19, jangan sampai memakan korban lebih banyak lagi,” ucapnya.

Baca Juga: Masalah Banjir Kerinci-Sungai Penuh, Ketua PMII Komsat IAIN Minta Pemerintah Segera Normalisasi Sungai

Dalam kesempatan tersebut, Ketua-Ketua OKP Cipayung Plus Jambi memberikan doa dan support kepada Ketua Badko HMI Iin Habibi, atas kejadian yang menimpannya. “Sebagai bentuk solidaritas para ketua-ketua OKP terhadap kasus yang dilaporkan ke Polda Jambi, adalah saudara Iin Habibi, kami meminta agar kasus ini bisa segera diselesaikan, jangan sampai kalangan aktifis di bungkam, dalam menyampaikan aspirasi dan stop kriminalisasi terhadap para aktifis di Jambi,” tambahnya lagi.

Dikatakannya, setelah dilakukan koordinasi dan komunikasi dengan Ketua-Ketua OKP Cipayung Plus Jambi ini, bisa melaksanakan kegiatan daring ini. “Seperti Ketua IMM Muhammad Awal, Ketua PMII  Hengky Tornado, Ketua GMKI Eko Saputra Marbun, Ketua KAMMI Nurhasan Dani, Ketua HMI Iin Habibi, Ketua GMNI Eldaniel Siallaga, dan Ketua PMKRI Kresensia Simanjuntak,” katanya.

Ia juga berharap dengan adanya kegiatan ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara. “Inilah bentuk wujud peduli kami serta perhatian kami kepada masyarakat, bangsa dan negera, semoga masukan dan saran nantinya bisa berguna demi kemaslahatan bersama,” harapnya. (hza)

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Sejarah Kerinci | Peta Situs