Wako Alfin Terima Sirih Undangan Kenduri Sko dari Tokoh Adat Tigo Luhah Semurup

Wako Alfin Terima Sirih Undangan Kenduri Sko dari Tokoh Adat Tigo Luhah Semurup.(Ist)

SUNGAI PENUH, MERDEKAPOST.COM – Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., menerima kunjungan tokoh adat dan anak batino Tigo Luhah Semurup yang mengantarkan sirih serta undangan Kenduri Sko. Kunjungan tersebut berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota Sungai Penuh, Rabu (4/11/2026), sebagai bentuk silaturahmi sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat adat.

Wako Alfin bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyambut kedatangan rombongan dengan hangat. Suasana pertemuan berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan.

Dalam kunjungan tersebut, tokoh adat Tigo Luhah Semurup menyerahkan sirih dan undangan secara langsung kepada Wali Kota Alfin untuk menghadiri Kenduri Sko yang akan berlangsung pada Sabtu, 7 November 2026.

Baca Juga:

Wali Kota Alfin Bahas Prioritas Pembangunan Kota Sungai Penuh di Forum REBOAN Kemendagri

Wawako Azhar Hamzah Melauncing Program 'Juara Mas' Dukcapil, Pelayanan Adminduk Warga Kian Mudah

Tablig Akbar Bersama Buya Ristawandi Datu Marajo Batungkek Ameh, Terbuka untuk Umum, Disini Lokasinya!

Melalui kunjungan itu, para tokoh adat berharap Wali Kota Alfin dapat hadir dalam rangkaian kegiatan Kenduri Sko. Kehadiran kepala daerah juga menjadi bentuk perhatian dan dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat istiadat serta budaya Kerinci.

Wako Alfin menyambut baik kunjungan dan undangan tersebut. Ia mengapresiasi upaya para tokoh adat dalam menjaga tradisi dan warisan leluhur yang menjadi bagian penting dari identitas masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh.

Menurutnya, hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dan pemangku adat memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan nilai-nilai budaya. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong sinergi dengan masyarakat adat dalam melestarikan tradisi dan memperkuat identitas budaya daerah.

Silaturahmi tersebut mencerminkan semangat kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat adat. Melalui Kenduri Sko, masyarakat tidak hanya merawat tradisi leluhur, tetapi juga mewariskan nilai-nilai adat kepada generasi penerus.(Adz)m

Related Postss

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs