Akhirnya NY (48) Warga Sungai Deras Kerinci Korban KDRT Meninggal Dunia, Menyusul Sang Suami yang Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh

Kerinci, Merdekapost.com - NY (48), warga Desa Sungai Deras, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci, yang diduga menjadi korban KDRT pada Senin malam (10/8/2026) akhirnya meninggal dunia.

NY sempat dilarikan ke RSU MHA Thalib Sungai Penuh untuk mendapatkan perawatan. 

Namun, sekitar pukul 06.30 WIB, Selasa (11/8/2026), NY dinyatakan meninggal dunia.

Jenazah NY kemudian dibawa ke rumah duka di Desa Sungai Deras. Sementara itu, suami korban yang dilaporkan meninggal dunia di pohon cengkeh dimakamkan di Koto Majidin, di rumah kerabatnya.

Peristiwa ini tentu saja menjadi duka mendalam sekaligus pengingat bahwa persoalan dalam rumah tangga tidak seharusnya diselesaikan dengan kekerasan.

Kronologis Kejadian Konflik Keluarga yang Berakhir Memilukan

Suasana tenang di Desa Sungai Deras, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci berubah menjadi duka pada Senin (10/8/2026) malam. Konflik dalam sebuah keluarga berakhir memilukan dan menyita perhatian warga setempat.

Seorang warga berinisial NY (48) harus menjalani perawatan medis darurat di rumah sakit akibat luka yang dialaminya. Sementara itu, sang suami berinisial D (60) ditemukan meninggal dunia di area perkebunan warga beberapa jam setelah peristiwa tersebut terjadi.

Kepedulian Warga Meringankan Musibah

Peristiwa ini bermula sekitar pukul 19.15 WIB. Ketika itu, saksi H (46) dan F (31) mendengar pertengkaran dari dalam rumah korban. Kepedulian tetangga mendorong warga untuk segera mendatangi lokasi guna memastikan keselamatan penghuni rumah.

Mengingat pintu rumah terikat dari dalam dan tidak ada jawaban, warga berinisiatif membuka pintu secara paksa. Di dalam rumah, warga menemukan NY membutuhkan pertolongan medis mendesak, sementara D sudah tidak berada di tempat.

Warga dengan cepat menolong NY dan membawanya ke Rumah Sakit Umum M. Thalib agar segera mendapatkan penanganan medis secara intensif.

Keterangan dari saksi bahwa dirinya mendengar ada keributan antara suami isteri tersebut dari dalam rumah

setelah saksi masuk kerumah tidak ada ditemukan suami korban

Pencarian Keberadaan Suami

Usai membawa korban NY ke rumah sakit, warga bersama petugas kepolisian berupaya mencari keberadaan D untuk dimintai keterangan.

Sekitar pukul 22.15 WIB, tim pencari menemukan D sudah dalam kondisi tidak bernyawa di kawasan perladangan cengkeh milik warga setempat yang berjarak dari rumah korban sekitar 2 km.

Kasat Reskrim Polres Kerinci, AKP Very Prasetyawan, mengonfirmasi kabar penemuan tersebut dan menyampaikan bahwa jajaran kepolisian telah menindaklanjuti temuan di lapangan.

Penyelidikan Resmi Kepolisian

Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman untuk mengumpulkan fakta-fakta yang ada secara utuh dan terukur. Tim penyidik telah menghimpun keterangan dari para saksi serta mengamankan area kejadian.

Kepolisian mengajak masyarakat untuk saling merangkul, mendoakan pemulihan korban, serta tidak menyebarkan spekulasi atau gambar yang kurang pantas di media sosial demi menjaga kedamaian dan rasa empati bagi keluarga yang di tinggalkan. 

Kepada seluruh masyarakat, mari kita hindari segala bentuk kekerasan dalam rumah tangga. Jika terjadi persoalan atau konflik keluarga, selesaikan dengan kepala dingin, komunikasi yang baik, dan libatkan pihak yang dapat membantu.(*Red)

DISCLAIMER

Berita ini bersifat informasi dan tidak bermaksud untuk menyinggung pihak manapun, melainkan sebagai bentuk penyampaian informasi publik


Banyak yang Kecewa soal Cabut Laporan, Ini Tanggapan Lesti Kejora

Lesti Kejora bersama ayahnya Endang Mulyana dan kuasa hukum, saat memberi keterangan pers. Foto: Agus Apriyanto.

Merdekapost.com - Usai keputusan untuk mencabut laporan polisi terhadap Rizky Billar kasus dugaan melakukan KDRT yang viral di publik, Tak Sedikit yang kecewa dan tidak menyangka Lesti akhirnya bersedia untuk berdamai.

Saat menggelar jumpa pers di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (14/10/2022), Lesti Kejora menanggapi kabar banyaknya orang yang kecewa dengan keputusan yang diambilnya tersebut.


Baca Juga: Wisuda XIX STIE Sakti Alam Kerinci, Wawako Antos: Terus Tingkatkan Kapasitas Diri Songsong Dunia Kerja


Lesti merespons dengan cukup tenang, dirinya mengaku tidak ambil pusing dengan reaksi orang-orang terhadap keputusannya untuk mencabut laporan.


"Itu, kan, hak setiap orang masing-masing. Jadi, kalau ditanya seperti itu, saya berserah aja, enggak apa-apa," ucap Lesti.


Baca Juga: Bawaslu Kerinci Umumkan Jadwal dan Sesi Tes CAT Panwascam, Cek Disini


Baginya, yang terpenting adalah ia, suami Rizky Billar, dan keluarga bisa mengambil pelajaran dari permasalahan ini. 


"Yang penting, insyaallah, ini menjadi pelajaran untuk suami saya, mudah-mudahan saya, keluarga, bisa dijadikan pelajaran supaya hal seperti ini tidak terjadi lagi, ke depannya bisa lebih baik lagi," jelasnya.


Seperti berita yang telah beredar, Lesti Kejora melaporkan Rizky Billar ke polisi atas dugaan KDRT pada hari Rabu, (28/09/2022), pukul 22.27 WIB. Tindak KDRT diduga terjadi pada hari yang sama pukul 01.51 dan 09.47 WIB.


Baca Juga: Seorang Pelajar di Pondok Tinggi Sungai Penuh Edarkan Narkoba, Polisi Gercep Amankan Pelaku


Atas dugaan melakukan tindak KDRT, Rizky Billar disangkakan dengan Pasal 44 Ayat (1) UU RI No. 23 Tahun 2004. Ia terancam hukuman lima tahun penjara dan denda maksimal Rp 30 juta.


Sumber: Kumparan.com



Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs