Pj Bupati Tebo Pinjam Pajero Sport Kadishut Tebo

Ir.H.Havis Husnaini bersama Wakil Ketua DPRD Tebo Syamsu Rizal, SE

MUARA TEBO, MP - Setelah dilantik Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) pada Senin lalu, Ir.H.Havis Husnaini yang ditunjuk sebagai Pejabat Bupati Tebo tiba di Rumah Dinas Bupati Tebo, Kamis (23/06) kemarin dengan menggunakan mobil Nissan Terrano BH 15 untuk Asisten II Setda Provinsi Jambi.

Untuk kendaraan mobil dinas (Mobnas) PJ Bupati Tebo oleh Bagian Umum Setda Tebo disiapkan Pajero Sport milik Dinas Kehutanan (Dishut) Tebo yang sehari-hari dipakai Kadishut Tebo dan Toyota Hilux.

Dari dua Mobnas yang disediakan tersebut Havis Husaini harus memilih salah satu karena satu di antaranya akan diperuntukkan bagi Kadishut Tebo. Saat ditanya, dari kedua mobil tersebut manakah yang akan ia pilih, ataukah ia akan meminta dianggarkan untuk dibelikan mobil dinas baru, Havis mengatakan ia tidak memerlukan mobil baru.

"Apa yang ada sajalah, kita harus menghemat anggaran, kalau untuk beli mobil baru saya nilai itu tidak efisien. Ungkapnya

Selain itu mobil dinas yang disediakan saat ini juga sudah cukup memadai. "Saya rasa mobil yang ada saat ini sudah cukup memadai, jika ada dua pilihan jenis mobil, ya saya rasa saya pilih Pajero Sport saja,” ujarnya saat jumpa pers di rumah dinas.

Dijelaskannya, untuk keperluan dinas luar Pajero tersebut juga sangat cocok, sedangkan mobil Hilux tersebut lebih pantas jika dipakai Dinas Kehutanan karena memang medan yang mereka tempuh cukup sulit dan mobil itu sangat pas untuk dilapangan.

"Kita juga akan mengefektifkan anggaran yang ada saat ini, apalagi APBD Tebo saat ini sedang mengalami defisit. Jadi tidak perlu ada mobil dinas baru, yang lama juga masih bagus. Jadi dengan anggaran yang ada saat ini kita akan fokuskan dan efisienkan untuk pembangunan Kabupaten Tebo ke depan” pungkasnya. (her)

Untuk Mobnas, Pj Bupati Tebo Pinjam Pajero Sport Kadishut Tebo

MUARA TEBO, MP - Setelah dilantik Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) pada Senin lalu, Havis Husnaini yang ditunjuk sebagai Pejabat Bupati Tebo tiba di Rumah Dinas Bupati Tebo, Kamis (23/06) kemarin dengan menggunakan mobil Nissan Terrano BH 15 untuk Asisten II Setda Provinsi Jambi.

Untuk kendaraan mobil dinas (Mobnas) PJ Bupati Tebo oleh Bagian Umum Setda Tebo disiapkan Pajero Sport milik Dinas Kehutanan (Dishut) Tebo yang sehari-hari dipakai Kadishut Tebo dan Toyota Hilux.

Dari dua Mobnas yang disediakan tersebut Havis Husaini harus memilih salah satu karena satu di antaranya akan diperuntukkan bagi Kadishut Tebo. Saat ditanya, dari kedua mobil tersebut manakah yang akan ia pilih, ataukah ia akan meminta dianggarkan untuk dibelikan mobil dinas baru, Havis mengatakan ia tidak memerlukan mobil baru.

"Apa yang ada sajalah, kita harus menghemat anggaran, kalau untuk beli mobil baru saya nilai itu tidak efisien. Ungkapnya

Selain itu mobil dinas yang disediakan saat ini juga sudah cukup memadai. "Saya rasa mobil yang ada saat ini sudah cukup memadai, jika ada dua pilihan jenis mobil, ya saya rasa saya pilih Pajero Sport saja,” ujarnya saat jumpa pers di rumah dinas.

Dijelaskannya, untuk keperluan dinas luar Pajero tersebut juga sangat cocok, sedangkan mobil Hilux tersebut lebih pantas jika dipakai Dinas Kehutanan karena memang medan yang mereka tempuh cukup sulit dan mobil itu sangat pas untuk dilapangan.

"Kita juga akan mengefektifkan anggaran yang ada saat ini, apalagi APBD Tebo saat ini sedang mengalami defisit. Jadi tidak perlu ada mobil dinas baru, yang lama juga masih bagus. Jadi dengan anggaran yang ada saat ini kita akan fokuskan dan efisienkan untuk pembangunan Kabupaten Tebo ke depan” pungkasnya. (her)

Bupati Himbau Pejabat Tebo untuk Tinggal di Tebo

MUARA TEBO, MP – Pejabat Bupati Tebo menegaskan bahwa pejabat atau kepala dinas dilingkungan Pemkab Tebo diharapkan dapat berada atau menetap di Tebo meskipun hari libur pada setiap minggunya.

Hal ini disampaikan Pejabat Bupati Tebo Hafiz Husaini setelah mendengar bahwa banyak pejabat dan kepala dinas yang pada setiap hari kamis atau jum’at sudah meninggalkan Kabupaten Tebo untuk keluar daerah atau kembali ke kediamannya, baik yang bertempat tinggal dikota jambi maupun di daerah lainnya.

Hal ini menurut Hafiz tidak efisien dan terkesan pemborosan anggaran, sebab, kendati jam kerja yang berlaku di Tebo selama 5 hari kerja, namun, dalam kenyataannya tidak seefisien yang diharapkan, masa pejabat hari kamis ada yang sudah meninggalkan Tebo, kasian masyarakat, pasti pelayanan akan terganggu”. Ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, dengan banyaknya pejabat, kepala dinas dan pegawai yang meninggalkan Kabupaten Tebo, tentu hal ini akan berdampak pada beberapa segi perekonomian, sebagai contoh, pasar Tebo menjadi sepi, para pedagang banyak yang mengeluh dikarenakan barang dagangannya tidak laku, tentu saja perputaran uang akan lebih sedikit dan ini jelas-jelas merugikan daerah”. Ungkapnya.

“Dapat uangnya di Tebo, ya sebaiknya belanjanya juga di Tebo” ujar Bupati sambil berseloroh.

Ketika ditanya cara apa yang bakal ditempuh untuk menghindari banyaknya pejabat yang meninggalkan Tebo pada setiap akhir minggunya, menurut Hafiz, kita akan coba terapkan cara Gubernur Jambi Pak HBA, beliau mengadakan rapat staf atau kegiatan yang melibatkan pejabat atau kepala dinas itu pada setiap hari Sabtu atau malam minggu, jadi secara otomatis pejabat yang bersangkutan tidak dapat meninggalkan Jambi dan ini saya nilai cukup efisien”. Ujar suami dari Prof. Anis ini. (her)

Haviz Prioritaskan Sarana Kesehatan dan Usaha Peningkatan PAD


MUARA TEBO, MP – Ir. H. Hafiz Husaini selaku Pejabat Bupati Tebo dalam jumpa persnya sesaat setelah penyambutan dirinya di Kabupaten Tebo mengatakan bahwa dirinya selama menjabat sebagai bupati tebo akan memprioritaskan peningkatan sarana kesehatan dan upaya-upaya untuk peningkatan PAD Kabupaten Tebo.

Hal ini menurutnya merupakan hal-hal yang sangat penting, dari segi kesehatan Saya dengar informasi bahwa pelayanan kesehatan baik dirumah sakit maupun puskesmas masih sangat minim, bahkan lebih parahnya lagi, saya dapat masukan dari masyarakat bahwa staf di rumah sakit dan di puskesmas sering tidak berada ditempat, kondisi ini sangat memprihatinkan bagi masyarakat”. Ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, fasilitas juga sangat minim, saya berharap kedepannya akan lebih baik, dan ini harus menjandi faktor yang mendapatkan prioritas didalam pembangunan kedepannya.” Kata Hafiz. (her)

Tebo Dapat Dana ADB 8 Milyar

Bantuan untuk 32 Desa

yang Masih Minim Fasilitas

MUARA TEBO, MP – Pejabat Bupati Tebo Ir. H. Havis Husaini menyampaikan bahwa Kabupaten Tebo mendapatkan dana ADB tersebut senilai 8 Milyar yang diperuntukkan bagi 32 Desa dengan kategori Desa yang masih minim dukungan fasilitas perekonomiannya. Ini merupakan Bantuan dari Asian Development Bank (ADB) Dana ini hamper sama dengan PNPM RIS sebagaimana yang sudah berjalan beberapa waktu yang lalu.

Dikatakan Bupati, Alhamdulillah Kabupaten Tebo mendapatkan dana ADB senilai 8 Milyar yang diperuntukkan bagi 32 Desa dengan kategori Desa yang masih minim dukungan fasilitas perekonomiannya. Dana ini adalah bantuan dari Asian Development Bank (ADB) yang sejenis dengan PNPM RIS sebagaimana yang sudah berjalan sejak beberapa waktu yang lalu.

Dilanjutkannya, “Dengan bantuan dana tersebut Saya berharap desa-desa yang selama ini masih tertinggal dalam hal fasilitas dan dukungan sarana-prasarana akan dapat mengejar ketertinggalan tersebut, dan saya menghimbau kepada semua aparat yang terkait Mari kita bersama-sama membangun Kabupaten Tebo, kepada para kepala SKPD terkait, para Camat, Kepala Desa, marilah kita bersama-sama dengan hati yang ikhlas untuk membangun Kabupaten Tebo”. Ungkap Hafiz yang baru senin (20/6) lalu di lantik oleh Gubernur Jambi sebagai Pejabat Bupati Tebo. (her)

Peluang Dana ADB & IDB (Pengembangan Pembangunan Daerah)

Atasi Krisis Global dengan Sektor Riil dalam Pemanfaatan Dana ADB & IDB
(Pengembangan Pembangunan Daerah)


Kabar berita yang sangat bagus terjadi perjanjian beberapa hari yang lalu antar dua lembaga donor pemerintah yakni antara Asian Development Bank (ADB) dengan Islamic Develompent Bank (IDB), perjanjian ini terkesan unik karena hampir sejajar dengan Forum Tingkat Tinggi antar negara dan deklarasi internasional dalam hal harmonisasi dan efektvitas pembangunan.

Perjanjian ini berlangsung dengan kesepakatan selama 3 tahun berjalan dan masing-masing menyiapkan dana untuk berkontribusi dalam pembiayaan proyek-proyek bisnis yang terdapat dibeberapa negara khususnya negara-negara asia. Salah satu negara yang akan mendapatkan kucuran dana tersebut adalah Indonesia.

Dalam perjanjian ini terget penyaluran dana tersebut akan dimanfaatkan untuk pembiayaan dalam kerjasama keuangan terutama dalam hal proyek infrastruktur (termasuk didalamnya adalah irigasi), fasilitas publik dan proyek-proyek perkotaan, serta sektor pendidikan, kesehatan dan sektor lainnya.

Big Opportunity

Hal ini merupakan peluang besar dan kesempatan yang sangat bagus. Jika masing-masing kedua lembaga tersebut ADB dan IDB akan memberikan dana sebesar 2 Milyar dollar, hampir sekitar 22 triliun rupiah. Mengapa kesempatan yang besar? Tak lain adalah peranan ekonomi syariah yang bermain. Salah aspek penunjang dalam menggapai potensi dana tersebut dengan memainkan instrumen yang sudah tersedia yaitu sukuk. Disinilah kesempatan besar terjadi disaat dengan keterbatasan dana yang dimiliki oleh pemerintah Indonesia dalam mengembangkan infrastruktur dan lain sebagainya untuk pembangunan. Saat ini pemerintah Indonesia membutuhkan dana untuk pembangunan infrastruktur dan lain sebagainya, dimana berdasarkan Road Map pembiayaan infrastruktur 2005-2009 disebutkan bahwa dalam 5 tahun kedepan akan membutuhkan dana mencapai Rp 1.400 Triliun (kementrian BUMN 2005).

Pendanaan untuk pembangunan infrastruktur diatas mencapai nilai yang sangat besar. Hal ini tidak bisa hanya mengandalkan investor domestik saja melainkan menggandeng investor atau donatur dari beberapa lembaga asing. Dan masalah ini, dapat diselesaikan jika kita selektif dalam menggandeng investor atau donatur dari luar negeri.


Strategi pemanfaatan dana; salah satu menangkap peluang besar ini adalah terutama potensi Indonesia yang terbilang besar dalam pengembangan proyek perkotaan dan didukung sistem baru yaitu dengan adanya otonomi daerah. Memainkan peran dalam mengembangkan otonomi daerah, berkaitan dengan pengembangan otonomi daerah saya sependapat dengan Agustianto dalam hal ini khususnya sistem otonomi daerah, pemerintah pusat membuka peluang bagi pemerintah daerah untuk menerbitkannya (sukuk daerah), hal ini untuk membantu pemerintah pusat pada saat pemerintah juga sudah mengesahkan regulasi sukuk pada april tahun 2008. artinya potensi dana yang telah tersedia dan pemerintahpun telah menyiapkan sarana pendukung untuk memperoleh dana tersebut. Sehingga semakin mempermudah pemerintah Indonesia dalam memanfaatkan dana tersebut.

Tujuannya adalah untuk mengatasi kesenjangan yang terjadi dalam proses pembangunan antar pusat kota dan perkotaan lain di berbagai ibukota propinsi di Indonesia dan mengembangkan perekonomian daerah yang ada di Indonesia.


Measureable impact

Dampak dari sistem ini dapat memainkan peranan penting, terutama daerah (perkotaan maupun pedesaan) dalam mengembangkan perekonomian yang lebih baik terutama terhadap sektor riil dan pengembangan infrastruktur. Dengan berkembangnya infrastruktur kota baik jalanan, bangunan dan sarana dan prasarana yang menopang perekonomian akan berdampak pada akses dan kemudahan dalam mengambangkan skala usaha yang lebih baik lagi dan besar.

Selanjutnya adalah dapat meningkatkan kemandirian kota-kota lainnya, dengan ditopang faktor-faktor produksi yang begitu banyak sehingga dapat dimanfaatkan dan dibudidayakan lebih inovatif lagi. Selain itu, ketergantungan akan pemerintah pusat semakin berkurang dan terakhir adalah terciptanya pertumbuhan yang semakin merata akan terjadi diberbagai kota-kota lainnya. )Oleh : Hendro Wibowo***

Pemkab Gelar Penyambutan Pejabat Bupati Tebo

Ibu Prof. DR.Hj. Anis Mariani Haviz (berkacamata) bersama ibu-ibu
PKK Kabupaten Tebo dalam acara ramah tamah sesaat setelah sampai
di Rumah Dinas Bupati Tebo

H. Haviz Husaini (Pejbaat Bupati Tebo) saat acara makan siang bersama Unsur
Muspida Tebo, Kapolres, DPRD dan tokoh masyarakat


Haviz : Mari Kita Bangun Tebo dengan Penuh Keikhlasan


MUARA TEBO, MP – Pemkab Tebo menggelar acara syukuran penyambutan Pejabat Bupati Tebo Ir. H. Havis Husaini bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Tebo di Km. 3 Jalan lintas Tebo-Bungo.

Acara yang dihadiri oleh unsur muspida, DPRD Tebo,Kapolres, para kepala SKPD dilingkungan Pemkab Tebo, alim ulama dan tokoh masyarakat Tebo ini diawali dengan penyambutan H. Havis Husaini selaku Bupati Tebo di halaman depan pintu Rumah Dinas dengan tari penyambutan, kemudian setelah istirahat sebentar, tepat jam 12.30 WIB acara dilanjutkan dengan makan siang bersama bertempat di ruang makan Rumah Dinas Bupati Tebo.

Dalam sambutannya, Bupati Tebo Havis Husaini menyampaikan bahwa dirinya semula tidak menyangka-nyangka akan mendapat tugas yang cukup berat ini dari Bapak Gubernur jambi Hasan Basri Agus, namun, karena memang sudah menjadi takdirnya demikian maka dia harus menerima tugas yang sangat berat ini, sebab, kondisi Tebo saat ini sedang mengalami masa transisi yaitu menunggu adanya Bupati yang definitif.

Dilanjutkannya, Setelah Saya dilantik oleh Gubernur Jambi tepatnya pada hari senin (20/6) lalu, Saya tidak tinggal diam, keesokan harinya saya langsung mengikuti pertemuan dengan pihak ADB, dan Alhamdulillah Kabupaten Tebo mendapatkan dana ADB tersebut senilai 8 Milyar yang diperuntukkan bagi 32 Desa dengan kategori Desa yang masih minim dukungan fasilitas perekonomiannya. Dana ini sejenis dengan PNPM RIS sebagaimana yang sudah berjalan beberapa waktu yang lalu.

Selain sedikit menyampaikan mengenai misinya dalam pembangunan Kabupaten Tebo, Havis juga menghimbau kepada semua pihak agar betul-betul dari dalam hati yang paling dalam untuk ikut serta membangun Kabupaten Tebo.

Dikatakannya, “Mari kita bersama-sama membangun Kabupaten Tebo, kepada para kepala SKPD, para Camat, Kepala Desa, marilah kita bersama-sama dengan hati yang ikhlkas untuk membangun Kabupaten Tebo, lupakan jika ada perbedaan-perbedaan pendapat terutama dalam pelaksanaan Pilkada Tebo yang telah berlangsung beberapa waktu yang lalu”.

Setelah selesai acara jamuan makan siang bersama, Suami dari Prof. DR. Hj.Anis Mariani Haviz ini selanjutnya menggelar jumpa pers dengan para wartawan yang bertugas meliput di Kabupaten Tebo. (her)


Sidang MK Masih Melanjutkan Perkara yang Lama

Suka-Hamdi Pemohon, Yopi-Sapto Terkait, KPU Tebo Termohon.

Sidang Pembuktian Dilanjutkan Senin 27 Juni

MUARA TEBO, MP – Sidang perdana Gugatan Pasangan Yopi-Sapto ke MK atas sengketa Pemilukada Kabupaten Tebo telah dilaksanakan sekitar pukul 15.00 WIB, namun, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun MP bahwa sidang dimaksud merupakan lanjutan dari sidang sebelumnya yang mana Suka-Hamdi sebagai pemohonnya.

Tidak ada registrasi atau perkara baru akan tetapi masih kelanjutan dari perkara lama sebagai tindak lanjut dari perkara yang diajukan Suka-Hamdi selaku pemohon dengan nomor 33/PHPU.D-IX/2011.

Berdasarkan informasi yang dirilis dari situs resmi MK pada pukul 17.30 WIB, siding tersebut melanjutkan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Tebo Tahun 2011 dengan Pemohon : H. Sukandar dan Hamdi (Nomor Urut 1) dengan Kuasa Hukum : Heru Widodo, S.H., dkk selaku Termohon : KPU Kabupaten Tebo dan selaku pihak terkait adalah Yopi-Sapto (Calon no urut 3).

Sebagaimana diungkapkan sumber MP di Mahkamah Konstitusi, bahwa sidang akan dilanjukan dan akan digelar pada hari Senin (27/6) pukul 14.) WIB dengan agenda ke tahap Panel Pembuktian (VIII). (her)

Yopi-Sapto Sorot Masalah Dugaan DPT Palsu dan Money Politic

Pada Sidang Perdana di MK Besok

MUARA TEBO, MP – Sidang perdana gugatan pasangan Yopi-Sapto yang bakal digelar Rabu (22/6) besok dijadwalkan pada pukul 15.00 WIB. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua Tim Koalisi Pemenangan Yopi-Sapto Syamsu Rizal, SE kepada wartawan sesaat setelah dilaksanakannya pelantikan pejabat Bupati Tebo Haviz Husaini di Aula Kantor Gubernur Jambi Senin (20/6) kemaren.

Dikatakan Iday, sapaan akrab untuk Syamsurizal, materi gugatan perkara dengan nomor 33/PHPU.D-IX/2011 yang diajukan oleh pasangan nomor urut tiga itu diantaranya mengenai permasalahan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam pemungutan suara ulang 5 Juni lalu.

“Salah satu materi gugatan kita adalah masalah DPT yang digunakan pada saat pemungutan suara ulang, dimana KPU sebagai pihak penyelenggara meminta kepada PPK dengan surat tertanggal 30 Mei 2011 agar menarik semua DPT yang beredar”.

Padahal, lanjut Iday, pada saat itu sudah sangat dekat waktunya dengan hari pemungutan suara, sehingga pemilihan 5 juni tidak menggunakan DPT semula yaitu pemilihan 10 Maret, makanya pada putaran kedua banyak warga yang sebelumnya mencoblos tidak dapat mencoblos lagi pada oleh karena tidak lagi masuk dalam DPT yang baru, kita menganggap pihak penyelenggara lalai dalam menjalankan tugasnya dan diduga sudah ada rekayasa (DPT palsu)” Ungkapnya.

“kita tahu sebelumnya MK telah menginstruksikan agar dalam pemungutan suara ulang tetap menggunakan DPT lama, yaitu DPT pemilihan 10 Maret, kita minta MK mampu atau tidak mempertahankan putusannya yang menyatakan bahwa DPT yang digunakan tetap DPT 10 Maret”. Ungka Politisi Demokrat yang juga Wakil Ketua DPRD Tebo itu.

Selain masalah DPT, pihak pemohon yaitu Pasangan Yopi-Sapto juga mempermasalahkan adanya money politic dan juga beberapa materi gugatan lainnya.

Menmgenai Pengacara atau kuasa Hukum pasangan Yopi-Sapto, kali ini pihaknya sudah menyiapkan Sembilan orang pengacara yang di ketuai oleh Denny Kalimang. “Insya Allah untuk persiapan sudah kita lakukan, selain pengacara, kita juga sudah menginventarisir semua permasalahan termasuk barang bukti serta saksi-saksinya”. Tegasnya.

Ditempat terpisah, Subirman, SE selaku anggota KPU Tebo membenarkan bahwa siding gugatan Yopi-Sapto di MK bakal segera dimulai pada Rabu mendatang. “ya, siding dimuali Rabu mendatang”. Ungkapnya singkat.

Mengenai materi gugatan dia mengaku belum tahu secara detail, “ Untuk materi gugatan saya belum tahu betul, kita sudah serahkan semua kepada kuasa hokum kita (KPU-red) maiful Effendi, SH dan rekannya”. Pungkas Subirman.

Dilain sisi, pihak Suka-Hamdi yang dalam perkara gugatan kali ini sebagai pihak terkait, melalui Media Center Suka – Hamdi, M. Chudori mengaku bahwa pihaknya tetap tenang-tenang saja menghadapi gugatan lawannya, dan saat ini dikarenakan pihaknya sebagai terkait, maka belum begitu sibuk menyiapkan saksi-saksi, namun, untuk persiapan menghadapi gugatan kita malah sudah siap dari awal.

Sebab, menurutnya, jika yang dipermasalahkan oleh Yopi-Sapto mengenai DPT, maka akmi sampaikan bahwa yang semula mempermasalahkan mengenai DPT adalah Tim Suka-Hamdi melalui RTM (Rakyat Tebo Menggugat), kita sudah beberapa kali melakukan aksi di KPU Tebo meminta agar masalah DPT segera diselesaikan. Dan pada saat itu pihak lain tidak ada yang ribut dan terkesan tidak mempermasalahkannya, nah, begitu selesai pemungutan suara ulang kok malah terbalik, mereka yang mempermasalahkannya.

Namun, lanjut Chudori, terlepas dari itu semua, pihak Suka-Hamdi menghormati Yopi-Sapto yang membawa masalah Pilkada ulang Tebo ini ke MK. (joe)

Besok Sidang Perdana Gugatan Yopi-Sapto di MK

Agenda Pembuktian dan Registrasi

MUARA TEBO, MP – Gugatan Pasangan Yopi-Sapto ke MK atas sengketa Pemilukada Kabupaten Tebo bakal disidangkan besok Rabu (22/6). Hal ini dibenarkan oleh KPUD Tebo melalui divisi hukum Bahrullah, siding dimaksud merupakan lanjutan dari siding sebelumnya yang pada awalnya Suka-Hamdi sebagai pemohonnya.

Dikatakan Bahrullah, Kita sudah dapat pemberitahuan untuk menghadiri siding tersebut, perkara tersebut masih perkara yang lama dengan nomor registrasi 33/PHPU.D-IX/2011, jelas Bahrullah.

Dijelaskannya lagi, agenda persidangan Rabu besok masih soal pembuktian karena perkara yang diajukan Suka-Hamdi belum mempunyai kekuatan hokum yang tetap (incrach), dari siding nanti baru bisa diketahui kelanjutannya”. Ungkap Bahrullah.

Ketika disinggung apakah siding yang akan digelar atas dasar gugatan Yopi-Sapto yang menolak hasil Pemungutan Suara Ulang? Bahrullah mengaku pihaknya belum mengetahui. “Kalau berdasarkan nomor registrasi, masih merupakan lanjutan dari perkara gugatan atas hasil pemilukada 10 Maret lalu”. Ungkapnya.

Menurut Bahrullah, Pihak KPU Tebo sudah mempersiapkan semua bukti-bukti yang bakal dibawa ke MK di Jakarta, Hari selasa (21/6) kita (semua anggota KPU Tebo) sudah di Jakarta dan siap untuk mengikuti persidangan tersebut.

Untuk diketahui bahwa Pelaksanaan Pemilukada Tebo diwarnai dengan 2 kali gugatan ke MK, gugatan pertama diajukan oleh pasangan Suka-Hamdi yang pada akhirnya diputuskan bahwa pasangan dengan nomor urut 1 ini menang di MK dan MK memerintahkan untuk dilaksanakan Pemungutan Suara Ulang di seluruh TPS yang ada di Kabupaten Tebo.

Kemudian, Setelah dilakukan Pemungutan Suara Ulang yang di menangkan oleh pasangan Suka – Hamdi, maka kali ini giliran pasangan Yopi-Sapto pula yang menggugat ke MK, namun sampai berita ini diturunkan belum diketahui apakah nantinya siding perkara tersebut digabung atau terpisah, melanjutkan yang lama atau perkara dengan registrasi baru. (joe)

Haviz Husaini Resmi Jadi Pejabat Bupati Tebo

Gubernur Pimpin Pengambilan Sumpah Jabatan


JAMBI, MP - Asisten Ekonomi Pembangunan dan Sosial Setda Provinsi Jambi, Ir. H. Havis Husaini diambil sumpah jabatannya menjadi Pejabat Bupati Tebo Senin (20/6) sekitar pukul 14.00 WIB tadi. Pengambilan sumpah jabatan itu dilakukan oleh Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA).

Dalam acara yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi, dibacakan juga keputusan Menteri Dalam Negeri mengenai pemberhentian H.A.Majid Mu’az dan H.Sukandar dari jabatan Bupati dan Wakil Bupati Tebo.

Haviz Husaini dan Majid Muaz, Senin (20/6) siang tadi, secara resmi menandatangani berita acara serah terima jabatan disaksikan para petinggi propinsi Jambi, dan beberapa pejabat eselon II Pemerintah Kabupaten Tebo. Dengan serah terima ini, maka, Pimpinan Kabupaten Tebo pun beralih tangan hingga pemenang Pemilukada Tebo (Bupati dan Wakil Bupatiterpilih) nanti dilantik.

"Sesuai dengan peraturan yang berlaku, ditunjuk H. Haviz Husaini sebagai pejabat Bupati," kata HBA beberapa saat setelah pengambilan sumpah jabatan.

Dilanjutkan Gubernur, Haviz Husaini mendapat hak sesuai jabatannya, yaitu pejabat Bupati Tebo. Dia akan mendapat gaji dan fasilitas seperti Bupati tetap.

Gubernur Hasan Basri Agus (HBA) juga mengatakan seperti yang disebutkan dalam surat keputusan. untuk posisi, Havis selama di jabatan baru posisinya ya di kabupaten, bukan di provinsi”. Kata HBA.

"Nanti juga pakai BH 1 W (mobil dinas Bupati Tebo) juga," pungkas HBA. (her)




Pasca Bom Lubuk Linggau, Polres Tebo Gelar Razia Teroris

MUARA TEBO, MP - Pasca Meledaknya bom dalam sebuah paket berukuran 15 cm x 20 cm di sebuah swalayan SM di Lubuk Linggau, Sumatera Selatan pada Sabtu (18/06) sekitar pukul 09.25 WIB kemarin yang menciderai seorang satpam swalayan membuat jajaran aparat keamanan siaga.

Paket bom yang meledak di Lubuk Linggau tersebut disebut-sebut dikirim oleh seseorang dengan menggunakan mobil jenis Avanza warna Golp, dekatnya jarak antara Lubuk Linggau dengan Kabupaten Tebo membuat jajaran Poleres Tebo menggelar Razia 21 antisipasi teroris pada Sabtu (18/06) malam kemarin mulai pukul 18.00 WIB sampai dengan pukul 20.00 WIB yang dipimpin langsung oleh Kapolres Tebo AKBP, M.Arifin Sik.

Razia ini dengan sasaran Mobil mewah jenis Avanza, Kijang dan sejenisnya, guna mengantisipasi jika teroris tersebut melintas diwilayah hukum Polres Tebo.

Kapolres Tebo AKBP, M.Arifin Sik saat dikonfirmasi harian ini malam kemarin mengatakan, razia tersebut dilakukan untuk mengantisipasi larinya teroris yang meledakkan paket bom di lubuk linggau siang kemarin. dekatnya jarak antara Tebo denga Lubuk Linggau berkemungkinan teroris tersebut lari melintasi milayah Tebo.

“Linggau dan Tebo kan terbilang tetangga, jadi kita harus lakukan antisipasi untuk mempersempit ruang gerak teroris tersebut,”katanya.

Ia mengatakan, berdasarkan informasi yang mengatakan bahwa mobil yang dikendarai oleh pelaku adalah mobil Avanza, maka dari itu razia kali ini pihaknya memeriksa setiap mobil jenis tersebut dan jenis lain yang dicurigai ada kesamaan. “Khususnya Avanza, dan sejenisnya kita periksa secara menyeluruh,”akunya.

Ditambahkannya, razia yang dilakukan sekitar 2 jam tersebut tidak ditemukan hal-hal yang mencurigakan.

“Kita berharap mereka tidak melintasi kawasan kita ini, yang jelas sejauh ini tidak ditemukan sesuatu yang mencurigakan serta temuan lainnya,”pungkasnya. (her)

Waka Polres Tebo Diganti



Photo (kiri) Kapolres Tebo AKBP M. Arifin, S.Ik


MUARA TEBO, MP - Lima orang pejabat tinggi jajaran Polres Tebo diganti, pada Rabu (15/06) lalu. Serah terima jabatan (Sertijab) dipimpin langsung kapolres AKBP. M, Arifin SiK di Mapolres Tebo.

Lima orang tersebut adalah Waka Polres Tebo yang sebelumnya dijabat Kompol Adriey Setia G,SH,SiK pindah ke Bidang Propam Polda Jambi, digantikan oleh Kompol Dadang Djoko SH.

Selanjutnya, Kompol Suleman, S.Ag yang sebelumnnya menjabat Kabag Ren Polres Tebo pindah ke Binmas Polresta Jambi, namun saat ini posisi Kabag Ren belum ada penggantinya. Kapolsek Tebo Ulu yang sebelumnya dijabat AKP Aznop digantikan oleh IPTU Deni Rahmanto Ss, Aznof saat ini menjabat sebagai Kapolsek Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo.

Kapolsek Serai Serumpun yang sebelumnnya dijabat AKP Widodo digantikan oleh IPTU Suyanto. Widodo pindah ke Mabes Polri. Kapolsek Tengah Ilir yang sebelumnnya dijabat AKP Elman digantikan AKP Tanzila, Elman pindah menjadi Kapolsek Babeko Kabupaten Bungo.

Kapolres Tebo, AKBP M. Arifin SiK setelah serah terima mengucapkan selamat kepada perwira yang baru dilantik. Ia mengharapkan agar tugas yang dipercayakan dapat diemban dengan sebaik-baiknya.

“Jalankan tugas Anda dengan sebaik-baiknya, karena ini merupakan kepercayaan terhadap saudara dalam menjalankan tugas,”katanya. (joe)

Di Bungo dan Tebo BBM Langka, Harga Mencapai 8 Ribu/liter

MUARA BUNGO, MP – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM), terutama jenis premimum atau bensin yang terjadi bebarapa pekan terakhir ini mulai menunjukkan keganasannya, sehingga masyarat yang dengan ekonomi lemah merasakan jeritan atas kelangkaan BBM tersebut.

Tidak tanggung-tanggung, di Kota Muara Bungo, harga eceran yang sebelumnya di sekitar SPBU dengan hanya dijual maksimal Rp 6000, kini harga tersebut sudah mencapai Rp 7000 hingga Rp 7500 per liter.

Apalagi kondisi seperti ini sudah lumrah terjadi menjelang memasuki bulan suci Ramadhan yang hanya tinggal kurang dari dua bulan lagi.

Pantauan koran ini di beberapa SPBU di kota Muara Bungo kemarin, di dua SPBU yang ada di kota Muara Bungo yakni SPBU pal II arah Bangko dan SPBU Cadika, antrian panjang terus terjadi pada pagi hari hingga pukul 10 WIB. Akibatnya belum sampai tengah hari, SPBU sudah kehabisan stok.

Pihak SPBU melalui petugas pengisian mengatakan, terjadinya antrian kendaraan bukan dikarenakan berkurangnya stok BBM dari pertamina yang mereka dapatkan. Tapi dikarenakan ramainya kendaraan yang datang untuk mengisi BBM.

“Pasokan BBM kita normal, sama seperti hari-hari biasa. Tapi antrian kendaraan tetap juga terjadi, ”ujar petugas SPBU Cadika yang tidak ingin disebutkan namanya.

Akibat antrian yang terus terjadi tersebut, kini BBM di kota Muara Bungo sudah mulai langka. Hal ini dapat terlihat dari harga BBM di tingkat para pengecer yang mulai menaikkan harga BBM eceran tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Perdagangan (Diskoperidag) Bungo, Eko Wijakso dikonfirmasi beberapa waktu lalu mengungkapkan, terjadinya atrian panjang kendaraan di SPBU akhir-akhir ini bukanlah disebabkan dari berkurangnya stok BBM yang masuk ke kabupaten Bungo.

“Antrian terjadi dikarenakan psikologi masyarakat yang takut tidak kebagian BBM. Padahal stok yang masuk normal, ”ujar Eko.

Sementara itu, Tidak jauh berbeda dengan yang terjadi di Kota Muara Bungo, di Muara Tebo juga terjadi kelangkaan BBM, bahkan ditingkat pengecer yang berjualan dipinggiran jalan, harga BBM jenis bensin naik hingga mencapai Rp 8000 per liternya atau naik hampir dua kali lipat dari harga di SPBU.

seperti diungkapkan oleh Hariyadi, salah seorang warga di Km 4 Muara Tebo, harga BBM jenis bensin naik hampir dua kali lipat, dirinya tidak bisa berbuat apa-apa dan terpaksa membeli dengan harga tersebut, sebab, menurutnya, dia sangat membutuhkan bensin untuk kendaraan roda duanya yang akan digunakan untuk transportasinya menuju tempat dimana dia bekerja.

Dikatakannya, "Gila, harga bensin eceran mencapai Rp 8000, itupun kabarnya jika masih langka akan naik lagi, bisa-bisa terjadi seperti beberapa tahun lalu, yang mana harga bensin mencapai 15 ribu per liter, sungguh sangat memprihatinkan". Ungkapnya.

"Mudah-mudahan kondisi seperti ini bisa cepat pulih dan harga minyak bensin bisa normal seperti biasanya". Ungkap Haryadi.

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs