Noura Akan Kena Sanksi Jika Terbukti Mabuk-mabukan


Jakarta - Partai Gerindra akan menindak tegas kadernya yang berperilaku tidak baik apalagi sampai mencoreng nama DPR maupun Partai. Hal ini terkait anggota Fraksi Partai Gerindra Noura Dian Hartarony yang diduga mabuk di klab malam.

"Kalau terbukti, ini pelanggaran kode etik. Melakukan perbuatan yang tidak terhormat. Siapapun kader yang melakukan tidak baik kita tindak. Kita ada majelis etis," kata Sekretaris Fraksi Gerindra Edhie Prabowo di DPR, Jakarta, Senin (9/5/2011).

Namun, sambung Edhie, semuanya harus dibuktikan terlebih dahulu dan harus ada bukti yang kuat. Barulah kemudian, kata dia Gerindra dapat memproses dan menindak tegas. "Kita tidak melindungi kader kita yang tidak benar. Kalau ada yang melihat sampaikan resmi ke kami atau BK," ujarnya.

Saat ditanyakan terkait sanksi yang akan diberikan jika kader Gerindra terbukti bersalah atau melanggar kode etik. "Sanksinya banyak, yang menentukan majelis etik," ujarnya. Ia juga menyampaikan, kasus yang melibatkan Noura Dian Hartarony akan dibahas dengan pimpinan fraksi hari Senin ini.

Sebelumnya diberitakan, anggota Komisi VI DPR RI Noura Dian Hartarony (NDH) membantah kabar yang menyebutkan dirinya meminum minuman keras sehingga mabuk di salah satu klub malam. "Nggak benar sama sekali kalau saya dikatakan mabuk-mabukan dan sampai naik ke meja segala," kata Noura, Jakarta, Jumat (6/5/2011).

Noura mengatakan dirinya sendiri sangat alergi dengan alkohol karena mengidap penyakit maag. "Bagaimana bisa saya mabuk-mabukan sampai naik ke atas meja sama sekali. Juga apakah saya akan mencelakakan diri saya sendiri karena saya nyetir mobil dalam keadaan mabuk," terangnya. (ald/inilah.com)

Related Postss

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs