Waspadalah, Di Kerinci 221 Warga Berstatus ODP Covid-19, Ini Datanya

Waspadalah, Saat ini ada 221 orang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan 1 orang diantaranya berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP). (doc/ilustrasi)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM - Berdasarkan Informasi yang berhasil dihimpun terkait dengan Penyebaran Virus Corona di Kerinci, Saat ini ada 221 orang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan 1 orang diantaranya berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Adapun Warga yang masuk dalam kreteria Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 221 orang, dari data perdesanya antara lain sbb :

Desa Pelompek 5 orang, Desa Semerap 6 orang,Desa Sungai Turing 18 orang, Desa Sanggaran Agung 84 orang,Desa Lempur sebanyak 35 orang, Desa Pelompek 6 orang, Desa Jujun 8 orang, Desa Lolo 18 orang, Desa Tarutung 10 orang, Desa Siulak Deras 5 orang, Desa Siulak Gedang 2 orang, Desa Gunung Labu 20 orang, Desa Bukit Kerman 4 orang.

Sedangkan warga yang masuk dalam Kreteria Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 1 orang yang berasal dari Desa Pelompek.

Kepala Dinas kesehatan Kabupaten Kerinci, Hermendizal, kepada awak media membenarkan hal tersebut, dikatakannya bahwa ODP tersebut kebanyakan adalah TKI yang pulang dari wilayah terjangkit Covid-19, seperti dari Malaysia. "Iya, itu kan ODP, yang PDP satu diantaranya". Ujar hermendizal.

Dijelaskannya, bahwa jumlah ODP atau Orang Dalam Pemantauan itu misalnya pulang dari Malaysia, itu kan negara terjangkit, maka dilakukan pemantauan. "itu data Puskesmas, panjang prosesnya setelah itu, kalau ada gejala sakit dalam 14 hari ini kita suruh ke Dokter, hingga pemeriksaan lebih lanjut sampai ada hasilnya". Jelasnya.

Dengan adanya data ini, Dinkes meminta warga yang ODP tersebut untuk melakukan isolasi diri dirumah selama 14 hari, "Iya, warga yang ODP ini harus isolasi diri dirumah". Katanya

Sampai saat ini disebutkan Kadiskes di Kerinci belum ada warga yang positif Covid-19. "Sampai saat ini belum ada yang Positif, kita berdo'a mudah-mudahan tidak ada yang positif Covid-19". Ujarnya.

Pantauan media ini, Saat ini berbagai pihak di Kerinci sedang melakukan upaya antisipasi pencegahan dan penyebaran Virus Corona, Pemkab, Kepolisian dan TNI terlihat aktif  bersama-sama berjuang dalam Tim Gugus Tugas kesiapan Pencegahan Pengendalian dan Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19.

Sesuai instruksi Bupati Kerinci, beberapa pintu masuk Kabupaten kerinci diperketat pengawasannya, seperti jalur Muara Emat,Letter W dan juga jalur masuk dari Sumbar via Solok Selatan, jalur Puncak pintu masuk dari Bengkulu dan Padang via Tapan begitu juga pintu masuk jalur udara bandara Depati Parbo. (her)

Related Posts

0 Comments:

Post a Comment


Recent Posts

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Privacy Policy | Disclaimer | Peta Situs