Viral...! Gara-gara Penanganan Banjir, Para Pejabat Pemkab Kerinci Saling Tuding Saling Serang


MERDEKAPOST.COM, KERINCI - Sorotan miring pekerjaan Tanggap Darurat (TD) Dinas PUPR Kerinci pasca banjir melanda sebagian kecamatan di Kabupaten Kerinci awal bulan Juni lalu, yang mana saat itu sebagian wilayah Kerinci diguyur hujan lebat sejak sore yang mengakibatkan terjadinya banjir di beberapa Kecamatan, diantaranya Kecamatan Gunung Kerinci, Siulak, Depati Tujuh, Air Hangat Timur, dan terparah dialami Semurup Kecamatan Air Hangat, sepanjang jalan antara Semurup hingga Belui terlihat digenangi air bagaikan danau.

Berawal dari sorotan keras Afdel Risurdita Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Pemkab Kerinci yang menyorot kerjaan Tanggap Darurat (TD) PUPR Kabupaten Kerinci dan malah terkesan sudah menilai hasil kerja dinas lain yang bukan urusannya selaku pejabat di Dinas Perhubungan.

Padahal seharusnya pihak Dinas Perhubungan membantu kelancaran pekerjaan tanggap darurat atasi banjir, pada pengerokan parit di Desa Sawahan Kecamatan Air Hangat Semurup bukan sebaliknya.
Syahmadi ST,MT selaku Kasi Tanggap Darurat PUPR Kerinci, Jum’at (12/06/2020) sekitar pukul 20:00 WIB menyebutkan, sorotan miring dilakukan Afdel Risurdita selaku ASN, sebagai sumber berita disalah satu Media yang menyorot kinerja Dinas lain sepertinya tidak beretika sesama ASN yang nota bene sama-sama berdinas di Pemkab Kerinci.

“Ya kita tau ada sorotan miring yang dilontarkan oleh Pak Afdel Risurdita sebagai sumber berita salah satu media online, tapi, kita kerja untuk tanggap darurat kan menolong orang banyak, bukan untuk perseorangan dalam atasi banjir di Desa Sawahan Semurup yang kebetulan pinggir jalan Nasional, lalu apa salahnya? Sepertinya Afdel terlalu jauh ikut campur kerjaan kita, uruslah kerja dia di dinas dishub jangan ngurus dinas lain lah, saat kerja orang dari balai malah tidak melarang kami kerja, kok dia yang usil” ujar Syahmadi.

Ditambahkan Syahmadi, diatas kami kan ada juga Safrida ST selaku Kabid Tanggap Darurat PUPR Kerinci. “Untuk kerjaan tanggap darurat bukan mudah mengeluarkan alat berat, kita mesti naikkan nota dinas disetujui Kadis dan bapak Bupati". ujarnya.

Dilanjutkannya, “Malah pekerjaan tanggap darurat disitu, warga masyarakat desa sawahan dan Camat Dafrisman berterima kepada pihak PUPR Kerinci yang cepat bertindak mengerok parit yang sudah dangkal”. pungkasnya.

“Setahu saya, namanya saja pekerjaan tanggap darurat, ya tentu dikerjakan setelah ada dampak dari bencana alam atau pasca kejadian bencana. Intinya, bukan dikerjakan sebelum bencana yang terlalu butuh perencanaan” Papar Sahmadi Kasi TD PUPR Kerinci.

Diterangkannya pengerokan saluran parit kurang lebih 1,5 meter dengan lebar 1 meter lebih akibat penyumbatan saluran parit yang telah dangkal di lokasi Desa Sawahan Jaya Semurup itu. “jika ada kesalahan soal teknik pekerjaan kami dilapangan, sebaiknya bukan dia yang berwenang melakukan kritikan pekerjaan, tapi Bapak Bupati dan Wakil Bupati kan ada untuk melakukan pembinaan terhadap pekerjaan kami, ini malah seakan-akan dia yang jadi Kepala Daerah”. tandas Syahmadi dengan nada kesal.

Jawaban Safrida ST Kabid Tanggap Darurat dan Kadis PUPR

Sementara itu, Safrida ST Kabid Tanggap Darurat PUPR Kerinci Kamis (14/6/20) kepada media menerangkan bahwa, tanggap darurat ini adalah permintaan masyarakat Desa Sawahan Jaya melalui Kepala Desa setempat. “Pasca banjir yang meresahkan masyarakat sekitar Kecamatan Air Hangat dan Depati Tujuh, pihak dari Desa Sawahan Jaya Semurup melalui surat usulan ke dinas PUPR Kerinci.

“mereka minta sesegera mungkin dilakukan pengerokan pada saluran parit karena sudah dangkal, terjadi penyumbatan pada tiap jembatan.

Ada juga warga minta gorong-gorong, malah pekerjaan tersebut tanggung jawab dan dijamin Kades bersama masyarakat, supaya cepat terlaksana penanggulangannya,”ungkap Kabid TD Safrida.

Ditanya soal sorotan miring Afdel Risudirta seorang Kabid di Dishub Kerinci, Syafrida mengatakan pekerjaan tanggap darurat itu pihaknya bertanggung jawab kepada warga masyarakat yang huniannya terancam oleh banjir.

“Soal kerjaan tanggap darurat PUPR Kerinci Pasca Banjir, kami hanya bertanggung jawab dengan masyarakat bukan sama Afdel Kabid Lalin Dishub.

“Dan perlu diketahui Pak Afdel, ini kan tanggap darurat bukan pekerjaan baru. Saluran pembuangan itu sudah lama ada, cuma karena terjadi

pendangkalan serta penyumbatan makanya perlu dikerok,”ujar Safrida ST membantahkan tudingan Kabid Afdel yang terlalu jauh ikut campur soal pekerjaan di Dinas Lain.

“jika ada kesalahan soal teknik pekerjaan kami dilapangan, sebaiknya bukan dia yang berwenang melakukan kritikan pekerjaan, tapi Bapak Bupati dan Wakil Bupati kan ada untuk melakukan pembinaan terhadap pekerjaan kami, ini malah seakan-akan dia yang jadi Kepala Daerah” tandas Syahmadi dengan nada kesal.

Statement yang dilontarkan Afdel Risurdita Pejabat salah satu di Dinas Dishub Lingkungan Pemkab Kerinci melalui media, yang menohok dan menyorot miring kinerja Dinas PUPR melalui Bidang Tanggap Darurat ternyata ditanggapi Maya Novefri,ST Kadis PUPR Kerinci dengan “Nyengir Kuda”.

Afdel Risurdita
Plt Kadis PUPR Maya Novefri, menyebutkan kalau kerjaan tanggap darurat pasca bencana tidak segampang membalik telapak tangan.

“Banyak proses juga yang mesti bidang tanggap darurat lalui, mereka naikkan nota dinas dulu. setelah kita setujui lalu nota dinas tersebut naik lagi ke Bupati selaku kepala daerah, dan nunggu beliau setujui".

“Kita punya acuan kerja jelas sesuai dengan petunjuk dan juknisnya, Pedoman standarisasi peralatan penanggulangan bencana.

“Ada semua kitabnya, tidak pula sembarangan kita menurunkan alat berat untuk kerja. Apa perlu setiap pekerjaan saya lapor dengan pak Afdel saja ya,”ungkap Kadis Maya dengan nada sumringah.

Ditambahkan Kadis Maya, Seharusnya Dinas Perhubungan berperan aktif untuk turut berpartisipasi mengamankan laju  lalulintas selama alat berat bekerja.

“Sebaiknya kita sama-sama kelapangan untuk mencari solusi terbaik, apa lagi ini kan menyangkut ancaman musibah bagi warga masyarakat dari dampak musibah alam.

“Terlalu jauh pak Afdel tu ikut campur soal kerjaan tanggap darurat, kerja kita hanya mengerok untuk mengembalikan fungsi saluran dangkal dan tersumbat guna memperbarui sarana dan prasarana lingkungan baru masyarakat,”ujar Maya Novefri menutup pembicaraannya.

Jawaban Afdel Risurdita melalui akun Facebooknya (ald)
Hingga berita ini di publish, Afdel Risudirta selaku Kabid Lalin Dishub Kerinci belum didapat keterangan resmi darinya. Hanya saja melalui status di akun facebooknya afdel menyebutkan. 

"Asmlkm,kabarnya salah satu media yg membuat berita tentang sorotan saya terhadap pelerjaan dinas PUPR. Perlu saya jelaskan bahwa sore kemaren ada salah satu media yg menemui saya di rumah.bertanya masalah alat berat yg bekerja di lokasi tanggap darurat semurup.apakah ada pemberitahuan ke dishub....saya jawab tidak ada..."

"Bagaimana tanggapan dishub atas hal itu.saya sepontanitas menjawab.memang sebaiknya ada saling kordinasi aar tidak merusak pasilitasi jalan nasional sebaiknya kalau eksapator itu di alasi dgn papan dan juga perlu kajian pembuangan nanti harus memotong jalan nasional seputaran samping kantor samsat itu namanya ANDALALIN (analisis dampak lalulintas) yg di buat oleh dishub.tapi pak dewan boy Edward sudah menjawab..boleh karena tanggap darurat saya tidak bermaksud lain atau menyalahkan kinerja dinas PUPR.sekarang tergantung yg membaca dan yg menilai.trimks". Pungkasnya.

Pengamat dan pemerhati sosial di Kabupaten Kerinci, Atas kejadian tudingan miring seorang oknum ASN Afdel Risudirta Pejabat di Dinas lingkungan Pemkab Kerinci terhadap pekerjaan dinas lain ini, menilai bahwa sepertinya hanya mencari sensasional dan Bupati Kerinci perlu melakukan teguran keras. karena walau bagaimanapun yang bersangkutan adalah sama-sama ASN dan bertugas di Pemkab Kerinci yang hendaknya saling mendukung.

Seharusnya kondisi ini tidak diperbesar dan tidak perlu diributkan, hendaknya antara satu dinas dengan dinas lainnya saling berkoordinasi, agar tidak ada miskomunikasi serta supaya apapun yang dilakukan dan apapun yang dibangun bisa betul-betul bermanfaat dan dinikmati oleh masyarakat. )*

| Penulis: Ari | Editor: hza | Sumber : Kerincitime | PortalJambi | Merdekapost.com

Related Posts

0 Comments:

Post a Comment


Recent Posts

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Privacy Policy | Disclaimer | Peta Situs