Wisuda ke-XII IAIN Kerinci, Momentum Percepatan Transformasi Menuju UIN Kerinci

Momen pengukuhan 538 wisudawan dan wisudawati, IAIN Kerinci.

MERDEKAPOST.COM, KERINCI – Wisuda ke-XII Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci Tahun Akademik 2025/2026 tidak hanya menjadi momen pengukuhan 538 wisudawan dan wisudawati, tetapi juga menandai semakin kuatnya langkah kampus tersebut menuju transformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Kerinci.

Hal itu disampaikan Rektor IAIN Kerinci, Dr. Jafar Ahmad, S.Ag., M.Si., dalam Sidang Senat Terbuka yang digelar di Aula Perpustakaan Digital IAIN Kerinci. Menurutnya, proses alih status IAIN menjadi UIN terus menunjukkan perkembangan yang positif.

Berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Agama Republik Indonesia, IAIN Kerinci masuk dalam lima perguruan tinggi yang dinyatakan memenuhi persyaratan dari 15 perguruan tinggi yang mengajukan perubahan status kelembagaan.

“Perjalanan menuju UIN bukan hanya cita-cita kampus, tetapi juga harapan masyarakat Kerinci dan Sungai Penuh. Dukungan pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh masyarakat, alumni, dan seluruh stakeholder sangat besar dalam mendorong terwujudnya UIN Kerinci,” ujar Jafar Ahmad.

Ia menjelaskan, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh civitas akademika yang didukung oleh berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Kerinci dan Pemerintah Kota Sungai Penuh yang selama ini aktif mengawal proses pengembangan kampus.

Rektor optimistis proses transformasi tersebut dapat segera terealisasi. Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, status UIN Kerinci ditargetkan dapat terwujud paling lambat pada tahun 2027 atau awal 2028.

Transformasi menjadi UIN dinilai akan membawa dampak strategis bagi kemajuan pendidikan tinggi di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh. Selain memperluas pilihan program studi, perubahan status tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing daerah dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia.

Sebagai bagian dari penguatan institusi, IAIN Kerinci juga mengumumkan rencana pembukaan Program Doktor (S3) pada Program Studi Islam dan Program Studi Pendidikan Agama Islam. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kapasitas akademik kampus sekaligus memperkuat kesiapan menuju status universitas.

“Pembukaan program doktoral merupakan bagian dari penguatan kapasitas akademik kampus. Ini menjadi salah satu indikator kesiapan IAIN Kerinci dalam menyongsong perubahan status menjadi UIN,” katanya.

Prosesi wisuda turut dihadiri Bupati Kerinci, Wali Kota Sungai Penuh, unsur Forkopimda, pimpinan perguruan tinggi, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai mitra strategis. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bukti kuat bahwa transformasi IAIN Kerinci menuju UIN mendapat dukungan luas dari berbagai elemen daerah.

Dengan dikukuhkannya 538 lulusan pada tahun ini, IAIN Kerinci kembali menegaskan perannya sebagai salah satu pusat pendidikan tinggi Islam yang terus berkembang di Provinsi Jambi. Wisuda ke-XII tidak hanya menjadi perayaan akademik, tetapi juga momentum untuk memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan cita-cita besar lahirnya UIN Kerinci sebagai kebanggaan masyarakat Kerinci, Sungai Penuh, dan Provinsi Jambi.(adz)

Bongkar Jaringan Sabu Sumbar-Jambi, Polres Kerinci Sita 15,25 Gram Sabu, Dua Pelaku Ditangkap, Salah satunya PNS

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kerinci kembali menorehkan prestasi dalam pemberantasan narkotika. Kali ini, aparat berhasil membongkar jaringan peredaran narkoba antar-provinsi Sumatera Barat-Jambi dan mengamankan dua orang pelaku, salah satunya berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Kapolres Kerinci melalui Kasat Resnarkoba, AKP Yandra, mengungkapkan bahwa kedua tersangka yang diamankan yakni Z (56), seorang karyawan swasta asal Kota Padang, Sumatera Barat, dan N alias H (49), seorang PNS warga Kota Sungai Penuh.

"Pengungkapan kasus ini berawal dari strategi undercover buy atau pembelian terselubung yang dilakukan Tim Opsnal melalui media sosial. Dari penyelidikan tersebut, kami berhasil mengurai jaringan peredaran sabu lintas provinsi dan menangkap pelaku yang berperan sebagai kurir serta penempel barang haram tersebut," ujar AKP Yandra.

Kasus ini bermula pada Jumat (12/6/2026), ketika Tim Opsnal mendeteksi aktivitas transaksi narkotika secara online melalui akun WhatsApp bernama "ANAK PAKAN" yang diduga dikendalikan oleh seorang bandar berinisial J di Kota Padang.

Para pelaku menggunakan modus "tempel", yakni pembeli memesan sabu secara online dan mentransfer uang melalui aplikasi DANA. Setelah pembayaran dilakukan, pembeli menerima foto lokasi tempat sabu disembunyikan di pinggir jalan.

Dari hasil penyelidikan awal, petugas berhasil menemukan satu paket sabu seberat 0,55 gram yang disimpan di dalam kotak peluru senapan angin di wilayah Desa Karya Bakti, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh.

Berbekal temuan tersebut, Tim Opsnal melakukan pengembangan selama tiga hari. Pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 12.00 WIB, petugas berhasil mengadang tersangka Z saat melintas di Desa Pelompek menggunakan sepeda motor tanpa pelat nomor.

Dari hasil pemeriksaan, Z mengaku diperintahkan oleh bandar berinisial J untuk mengantarkan sabu dari Padang kepada tersangka N alias H di Kota Sungai Penuh. Namun, karena merasa dibuntuti petugas, Z sempat membuang barang bukti di sepanjang jalan kawasan Perkebunan Teh Kayu Aro.

Tim kemudian memancing tersangka N alias H untuk bertemu di kawasan ATM depan Pabrik Teh Kayu Aro. Saat tiba di lokasi, petugas langsung melakukan penangkapan. N alias H pun mengakui perannya sebagai penempel sabu di wilayah Kota Sungai Penuh.

Usai mengamankan kedua pelaku, Tim Opsnal bergerak cepat melakukan penyisiran di sepanjang jalan Perkebunan Teh Bedeng 8, Kayu Aro. Hasilnya, petugas berhasil menemukan 41 paket sabu siap edar dengan berat bruto mencapai 14,7 gram.

Secara keseluruhan, barang bukti yang berhasil diamankan berupa narkotika jenis sabu seberat 15,25 gram bruto, satu kotak peluru senapan angin merek Super warna merah, dua unit telepon genggam, serta dua unit sepeda motor yang digunakan para pelaku.

Saat ini kedua tersangka telah diamankan di Mapolres Kerinci guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Keduanya dijerat Pasal 114 Ayat (1) Jo Pasal 132 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan ketentuan terkait dalam UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Polres Kerinci mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran gelap narkotika di lingkungan sekitar.(Ale)


Zafina Siswi SMPN 30 Kerinci Siap Harumkan nama Daerah di Jamda Pramuka Jambi 2026

Kerinci, Merdekapost.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Siswi SMPN 30 Kerinci. Di bawah kepemimpinan kepala sekolah yang baru, Liskha Nurlidya, S.Pd, salah satu siswi terbaik sekolah tersebut, Zafina Dwi Putri, dipercaya mewakili Kecamatan Gunung Raya pada ajang Jambore Daerah (Jamda) Gerakan Pramuka Jambi Tahun 2026.

Zafina Dwi Putri, atau biasa disapa Zafina, lahir di Bangko pada 19 Juni 2012 dan merupakan anak kedua dari pasangan Wenrosmadi dan Sunarti.

Dengan berbekal semangat yang tinggi, disiplin, serta kemampuan yang dimilikinya, Zafina berhasil lolos melalui proses seleksi bersama tiga siswa lainnya untuk membawa nama Kecamatan Gunung Raya pada kegiatan kepramukaan tingkat Provinsi Jambi tersebut.

Proses seleksi yang diikuti berlangsung cukup ketat dengan berbagai tahapan penilaian, mulai dari kemampuan kepramukaan, kedisiplinan, mental, kekompakan, hingga keterampilan peserta.

Keberhasilan Zafina lolos menjadi bukti kerja keras, dedikasi, dan semangatnya dalam mengikuti pembinaan kepramukaan.

Keberhasilan ini sekaligus menjadi salah satu prestasi membanggakan bagi SMPN 30 Kerinci di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Liskha Nurlidya, S.Pd. Meski belum lama memimpin sekolah tersebut, berbagai pembinaan dan dukungan terus diberikan kepada para siswa guna mendorong lahirnya prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Baca Juga: Bupati Monadi Resmi Buka Jambore Pramuka Kwarcab Kerinci 2026

Kepala SMPN 30 Kerinci, Liskha Nurlidya, S.Pd, menyampaikan rasa bangga dan syukur atas capaian yang diraih salah satu siswinya tersebut.

“Alhamdulillah, ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMPN 30 Kerinci.

Terpilihnya Zafina melalui seleksi yang ketat menjadi bukti bahwa siswa kami memiliki kemampuan dan semangat yang luar biasa. Semoga Zafina dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik, menambah pengalaman, mempererat persaudaraan, serta membawa nama harum sekolah dan Kecamatan Gunung Raya,” ujarnya.

Rasa bangga juga disampaikan Camat Gunung Raya, Azwir, S.pd. M.Si Ia mengapresiasi semangat dan prestasi para pelajar yang mampu membawa nama Kecamatan Gunung Raya hingga ke tingkat Provinsi Jambi.

“Kami sangat bangga kepada anak-anak yang terpilih mewakili Kecamatan Gunung Raya dalam Jamda Pramuka Jambi 2026. Semoga mereka dapat memberikan yang terbaik, menjaga nama baik daerah, serta menjadi generasi muda yang berprestasi dan berkarakter,” ungkapnya.

Baca Juga: Kamabicab Kerinci Buka Jambore Cabang 2026, Kak Monadi Dorong Generasi Muda yang Tangguh dan Berkarakter

Jambore Daerah Gerakan Pramuka Jambi 2026 dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 25 Juni 2026 di Bumi Perkemahan Pramuka Abdurrahman Sayoeti Musa. Kegiatan akbar kepramukaan tersebut akan mempertemukan peserta terbaik dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi.

Selain menjadi ajang silaturahmi, Jamda juga menjadi wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, kreativitas, serta kemandirian generasi muda. Berbagai persiapan terus dilakukan menjelang keberangkatan peserta.

Dukungan penuh dari pihak sekolah, pemerintah kecamatan, keluarga, dan masyarakat diharapkan menjadi motivasi bagi Zafina untuk tampil maksimal dan mengharumkan nama SMPN 30 Kerinci serta Kecamatan Gunung Raya di tingkat Provinsi Jambi.(Adz)

Pelayanan Kesehatan di Kerinci Semakin Terjangkau, Melayani Pasien Pengguna BPJS dan Bisa Berobat Gratis

KERINCI – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Kerinci. Kini pelayanan kesehatan di RSUD Bukit Kerman dan RSUD Kabupaten Kerinci semakin mudah dijangkau masyarakat.

Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Kerinci tersebut saat ini telah melayani pasien pengguna BPJS Kesehatan.

Kehadiran layanan BPJS ini menjadi angin segar bagi masyarakat, khususnya warga di wilayah Bukit Kerman dan sekitarnya yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai.

Dengan fasilitas yang terus dibenahi, pelayanan yang semakin ramah, serta dukungan tenaga medis yang kompeten, masyarakat kini dapat berobat dengan lebih nyaman dan terjangkau tanpa harus keluar daerah.

Baca Juga: Bupati Monadi Lepas Ekspor ke Tiongkok, Produk Unggulan Kerinci Ini Primadona Baru

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, Hermendizal, mengatakan bahwa kerja sama dengan BPJS Kesehatan merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Kerinci.

“Kerja sama dengan BPJS ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang lebih mudah, cepat, dan terjangkau,” ujar Hermendizal.

Ia menjelaskan, penerapan layanan BPJS di RSUD Bukit Kerman diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan secara rutin.

Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Kerinci juga menghadirkan program layanan berobat gratis bagi masyarakat kurang mampu di RSUD Kabupaten Kerinci yang berada di kawasan Bukit Tengah jalur dua.

Baca Juga: Kapolres Cup U-40 Resmi Dibuka, Wako Alfin: Persaudaraan Jadi Kekuatan Utama

Program tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat.

Melalui program ini, warga kurang mampu diharapkan tetap bisa memperoleh pelayanan kesehatan yang layak tanpa harus terbebani biaya pengobatan.

Hermendizal juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan yang telah tersedia dengan baik serta terus menjaga kesehatan keluarga dan lingkungan.

“Pemerintah daerah akan terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan agar masyarakat Kerinci mendapatkan pelayanan yang maksimal,” tutupnya.(*)

Listrik Kembali Normal, Pemkab Kerinci Sampaikan Terima Kasih atas Bantuan Suplai dari PLTA Kerinci

KERINCI, MERDEKAPOST.COM  Pemerintah Kabupaten Kerinci mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada PT Kerinci Merangin Hidro (KMH) selaku pengelola PLTA Kerinci, atas bantuan suplai listrik yang diberikan untuk wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Bantuan ini menjadi solusi krusial setelah hampir seluruh wilayah mengalami pemadaman total selama lebih dari tiga hari akibat robohnya salah satu tower transmisi listrik pada Sabtu lalu.

Mulai Selasa (20/5/2025), kondisi kelistrikan di wilayah paling barat Provinsi Jambi ini kembali normal. Suplai listrik sementara yang disalurkan dari PLTA Kerinci berhasil memulihkan pasokan hingga seluruh pelanggan PLN di Kerinci dan Sungai Penuh kembali menikmati aliran listrik tanpa gangguan.

General Manager PLN Rayon Kerinci Sungai Penuh, Eko, membenarkan bahwa suplai listrik saat ini telah kembali normal. “Alhamdulillah iya. Insya Allah suplai listrik dari PLTA akan terus berlangsung sampai pembangunan tower SUTT selesai,” ujarnya saat dikonfirmasi awak media.

Baca Juga :  

Pasca Banjir Bandang di 5 Desa Tanjung Pauh Mudik, PUPR dan BPBD Kerinci Bergerak Cari Solusi

Warga Kerinci pun menyambut baik kembalinya aliran listrik yang stabil. “Alhamdulillah listrik sudah kembali normal. Yang penting bagi kita listrik menyala, aktivitas dan usaha bisa berjalan seperti biasa,” ujar salah satu warga Kerinci.

Sebelumnya, selama masa blackout, PLN hanya mampu mendistribusikan listrik ke beberapa wilayah dengan sistem bergilir yang belum optimal karena keterbatasan daya. Namun dengan kerja sama antara PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB), Unit Transmisi, serta pihak PT. KMH PLTA Kerinci, solusi darurat berhasil ditemukan.

Merespon hal tersebut, Bupati Kerinci Monadi, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada pihak PLN dan PLTA atas upaya dan langkah cepat penanganan krisis kelistrikan yang dilakukan.

Baca Juga :  

Kabar Baik Pelayanan Kesehatan! Berobat ke RSUD Bukit Kerman Kini Bisa Pakai BPJS

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kerinci, kami menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang tulus kepada pihak PLN dan PLTA Kerinci yang telah bahu-membahu memberikan penanganan cepat sehingga suplai listrik ke wilayah kami kembali normal. Sinergi ini menjadi bukti nyata semangat gotong royong dalam menghadapi situasi darurat berjalan dengan baik,” ungkap Bupati Monadi.

PLN sendiri saat ini tengah membangun Emergency Restoration System (ERS), sebuah menara darurat untuk menggantikan fungsi tower transmisi yang roboh, guna mempercepat penormalan total jaringan.

Dengan suplai listrik dari PLTA Kerinci, listrik di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh kini kembali menyala sejak pukul 02.30 WIB dini hari tadi dan diharapkan akan tetap stabil hingga perbaikan tower selesai sepenuhnya.(ADZ)

Semangat HARKITNAS Menggema di Kerinci, Bupati Monadi Ajak Jaga Tunas Bangsa

KERINCI – Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos, M.Si memimpin langsung upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118.(Ist)

KERINCI – Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos, M.Si memimpin langsung upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 sekaligus Hari Kearsipan Nasional ke-55 Tahun 2026 di Lapangan Kantor Bupati Kerinci, Bukit Tengah Siulak, Rabu (20/5/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para pimpinan instansi vertikal, kepala OPD, camat, pejabat struktural, ASN, serta tamu undangan lainnya.

Tema nasional Harkitnas tahun 2026 mengusung semangat “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” yang menekankan pentingnya menjaga generasi muda sebagai pondasi utama menuju Indonesia yang maju dan berdaulat.

Dalam amanatnya, Bupati Monadi membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang menegaskan bahwa Hari Kebangkitan Nasional merupakan momentum untuk merefleksikan kembali semangat persatuan yang lahir sejak berdirinya Boedi Oetomo tahun 1908. Semangat kebangkitan bangsa saat ini, menurutnya, harus mampu menjawab tantangan zaman, terutama di era transformasi digital dan kedaulatan informasi.

Semangat HARKITNAS Menggema di Kerinci, Bupati Monadi Ajak Jaga Tunas Bangsa.(Ist)

Monadi menyampaikan bahwa tema Harkitnas tahun ini memiliki makna penting dalam menjaga dan membina generasi muda agar tumbuh menjadi sumber daya manusia unggul, berkarakter, serta mampu menjaga kedaulatan bangsa di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat. Ia juga menekankan pentingnya literasi digital, persatuan, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan nasional.

Selain memperingati Hari Kebangkitan Nasional, pada kesempatan tersebut juga diperingati Hari Kearsipan Nasional ke-55 Tahun 2026 dengan tema “Empowering The Future: Kearsipan Untuk Memberdayakan Masa Depan Menuju Indonesia Emas 2045”. Dalam sambutannya, Bupati Monadi menegaskan bahwa arsip memiliki peran strategis sebagai fondasi pengambilan kebijakan, menjaga identitas bangsa, memperkuat transparansi pemerintahan, serta menjadi warisan pengetahuan bagi generasi mendatang.

Bacaan Lainnya: Desak Kades Diberhentikan, Ratusan Warga Semerah Geruduk Kantor Bupati Kerinci

Ia mengajak seluruh civitas kearsipan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kerinci, perguruan tinggi, BUMN, BUMD, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat luas untuk membangun budaya sadar arsip demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan berkualitas.

“Semangat Hari Kebangkitan Nasional dan Hari Kearsipan Nasional harus menjadi momentum memperkuat kolaborasi, inovasi, dan transformasi kearsipan di Kabupaten Kerinci,” ujar Monadi.

Upacara berlangsung tertib dan penuh semangat nasionalisme. Peringatan ini diharapkan mampu membangkitkan kembali semangat persatuan, meningkatkan kesadaran pentingnya literasi digital, serta memperkuat budaya tertib arsip dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Kerinci yang maju dan berdaya saing.(ADZ)

ASN Kerinci Peduli: Ketua TP PKK Salurkan Bantuan SECANTING untuk Cegah Stunting di Tingkat Desa

Wujud Nyata Kepedulian ASN Kerinci: Ketua TP PKK Salurkan Bantuan SECANTING untuk Cegah Stunting di Tingkat Desa.(adz/kominfo)

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Pemerintah Kabupaten Kerinci semakin masif dalam memutus mata rantai stunting. Melalui kolaborasi Tim Percepatan Pencegahan Penurunan Stunting (TP3S) dan Tim Penggerak PKK, langkah konkret dilakukan dengan menyalurkan bantuan program SECANTING (Senin Cegah Stunting) di Desa Sungai Pegeh dan Desa Koto Tengah, Kecamatan Siulak, pada Jumat (13/3/2026).

​Aksi pencegahan ini dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Kerinci, Novra Wenti Monadi. Fokus utama kegiatan ini adalah memastikan anak-anak dan keluarga beresiko mendapatkan asupan gizi berkualitas melalui penyaluran paket beras, telur, dan dukungan finansial untuk pemenuhan nutrisi harian.

​Inovasi Pencegahan Melalui Kepedulian ASN

​Dalam keterangannya, Novra Wenti Monadi menegaskan bahwa pencegahan stunting di Kabupaten Kerinci kini menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh jajaran birokrasi.

Baca Juga:Wujud Kepedulian di Bulan Suci, Kapolres dan Wakapolres Kerinci Turun ke Jalan Berbagi Takjil

​"Pencegahan stunting tidak bisa ditunda. Program SECANTING ini adalah bukti nyata kepedulian seluruh ASN di lingkup Pemkab Kerinci hingga ke jajaran terbawah. Kami ingin memastikan setiap anak di Kerinci memiliki kesempatan tumbuh yang sama dengan dukungan nutrisi yang layak," ujar Novra Wenti.

​Program ini mengandalkan sistem gotong royong, di mana setiap hari Senin, para ASN secara sukarela mengumpulkan satu butir telur, satu canting beras, dan uang tunai Rp2.000. Komoditas ini kemudian dikonversi menjadi stimulan gizi bagi masyarakat di desa-desa yang membutuhkan intervensi cepat.

​Membangun Benteng Pertahanan Gizi di "Sekepal Tanah Surga"

​Sebagai penutup, Novra Wenti menekankan bahwa pencegahan stunting adalah investasi terbesar bagi masa depan daerah. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk melihat isu ini sebagai tanggung jawab moral bersama demi menyelamatkan generasi mendatang.

​"Stunting adalah ancaman nyata bagi kecerdasan dan masa depan anak-anak kita.

Melalui SECANTING, kita sedang membangun benteng pertahanan gizi di setiap dapur keluarga Kerinci. Kami mengajak masyarakat, swasta, dan komunitas untuk bergerak bersama. Jangan biarkan satu pun anak kita tertinggal dalam tumbuh kembangnya," tegasnya.

Baca Juga: Wako Alfin Luncurkan Rumah Singgah Lansia Juara di Sungai Penuh

​Pemerintah Kabupaten Kerinci optimis bahwa dengan konsistensi gerakan ini, angka prevalensi stunting akan terus ditekan secara signifikan. Sinergi yang kuat antara kepedulian ASN dan partisipasi warga diharapkan mampu mencetak generasi emas Kerinci yang sehat, cerdas, dan kompetitif di masa depan.

​"Langkah kecil hari ini adalah jaminan bagi anak-anak kita untuk meraih cita-cita setinggi langit. Karena dari setiap butir telur dan setiap canting beras yang kita salurkan, ada harapan besar untuk Kerinci bebas stunting," pungkas Novra wenti.(adz/kominfo)

Aktivis Kerinci Kritik Keras 'Lomba Selfie' Ala DLH di Tumpukan Sampah, Begini Klarifikasi Kadis LH

 

Aktivis Kerinci (Hitam Putih) Kritik Lomba Selfie Ala DLH di Tumpukan Sampah, Begini Klarifikasi Kadis LH.(Adz/Facebook Ant Black)

Kerinci, Merdekapost.com – Polemik terkait persoalan kebersihan di Kabupaten Kerinci kembali menjadi perbincangan publik. Setelah sebelumnya sorotan datang dari LSM PEDAS terhadap kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kerinci, kali ini kritik keras disampaikan oleh aktivis senior Kerinci, Zalmiyanto yang lebih dikenal dengan sapaan Anto Black.

Melalui unggahannya di media sosial, tokoh yang kerap dijuluki sebagai Pentolan Hitam Putih tersebut menilai respons DLH Kerinci terhadap persoalan sampah belum menyentuh akar permasalahan. Ia menyoroti munculnya kegiatan yang menampilkan lomba swafoto atau selfie di sekitar tumpukan sampah, sementara masyarakat justru menantikan langkah konkret untuk mengatasi persoalan kebersihan yang kian mengkhawatirkan.

Anto Black menyebut fenomena tersebut sebagai sebuah ironi. Menurutnya, ketika masyarakat membutuhkan solusi nyata dan cepat terhadap persoalan sampah, yang muncul justru kegiatan yang dianggap bersifat simbolik.

Baca Juga: Wako Alfin Luncurkan Rumah Singgah Lansia Juara di Sungai Penuh

“Dunia sudah terbalik. Dinas LH Kerinci lagi viral dengan lawakannya, sibuk mempertontonkan lomba selfie cantik di tumpukan sampah saat warga butuh solusi cepat,” tulisnya dalam unggahan tersebut.

Ia juga menilai bahwa persoalan sampah di Kerinci tidak akan pernah tuntas apabila daerah tersebut belum memiliki fasilitas pengolahan sampah yang memadai, seperti Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) atau Tempat Pemrosesan Sampah Akhir (TPSA).

Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut merupakan kunci utama dalam pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Tanpa infrastruktur yang jelas, berbagai program penanganan sampah dinilai hanya bersifat sementara.

Baca Juga: Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan 26 Orang Lainnya terjaring OTT KPK  

“Selagi tidak ada TPST atau TPSA, masalah sampah tidak akan selesai sampai kapan pun, sehebat apa pun teorinya,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti pola pengangkutan sampah yang dinilai masih kurang tertib. Ia mengingatkan agar armada pengangkut sampah dapat bekerja lebih profesional dan tidak menimbulkan persoalan baru, seperti sampah yang tercecer di sepanjang jalan.

Anto Black berharap pemerintah daerah dapat menangani persoalan sampah secara lebih serius dan terencana, sehingga tidak hanya menjadi sorotan publik, tetapi juga menghasilkan solusi nyata bagi masyarakat.

Tanggapan Kepala Dinas LH

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kerinci, Neneng Susanti, S.Hut., M.Si., memberikan klarifikasi terkait foto dirinya yang sempat ramai dibicarakan di media sosial. Dalam keterangannya kepada Media Andalas Group, ia menjelaskan bahwa foto tersebut diambil saat kegiatan survei dan identifikasi lokasi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut dilakukan di sepanjang jalan nasional yang meliputi wilayah Gunung Kerinci, Kayu Aro hingga Bukit Kerman. Langkah tersebut merupakan bagian dari tahap awal program nasional “Asri” yang bertujuan memetakan titik-titik penumpukan sampah ilegal agar dapat segera ditangani.

“Identifikasi ini kami lakukan untuk melihat seberapa parah kondisi persampahan kita. Kami tidak hanya sekadar berfoto, tetapi sedang mencari solusi nyata agar persoalan ini tidak berlarut-larut,” ujarnya.

Baca Juga: Bantu Ringankan Beban Masyarakat, Polres Kerinci Gelar Gerakan Pangan Murah  

Sebagai tindak lanjut, sejak Jumat (13/3) pemerintah daerah telah menggerakkan Satgas Kebersihan Pra dan Pasca Idul Fitri. Kegiatan gotong royong massal dimulai dari wilayah Kayu Aro Barat dan Ujung Ladang, kemudian akan dilanjutkan ke Danau Kerinci Barat hingga wilayah Bukit Kerman.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, tokoh adat, pemuda, hingga unsur TNI dan Polri.

Selain penanganan langsung di lapangan, DLH Kerinci juga tengah menyiapkan sejumlah langkah jangka panjang untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah. Di antaranya adalah program edukasi pemilahan sampah dari tingkat rumah tangga serta optimalisasi Instalasi Pengolahan Sampah Terpadu (IPST) yang direncanakan segera diresmikan oleh Bupati Kerinci.

Baca Juga: Wujud Kepedulian di Bulan Suci, Kapolres dan Wakapolres Kerinci Turun ke Jalan Berbagi Takjil

Tak hanya itu, pemerintah daerah Kerinci juga mengklaim telah memperoleh dukungan dari pemerintah pusat. Hasil audiensi dengan Menteri Lingkungan Hidup pada Februari lalu disebut menghasilkan komitmen bantuan sarana dan prasarana untuk pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan penguatan fasilitas IPST di Kabupaten Kerinci.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah, tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah saja. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan agar pengelolaan lingkungan di Kerinci dapat berjalan lebih baik dan berkelanjutan.(Adz)

Wabup Murison Gaungkan SECANTING Investasi untuk Masa Depan

KERINCI, MERDEKAPOST.COM – Wakil Bupati Kerinci, H. Murison, S.Pd, S.Sos., M.Si., memimpin upacara dan apel kerja gabungan Pemerintah Kabupaten Kerinci yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Kerinci, Bukit Tengah Siulak, Senin (2/3/2026).

Apel gabungan tersebut diikuti oleh Sekda Kerinci, Zainal Efendi, Ketua GOW Kerinci, Septi Malinda Murison, serta jajaran pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Kerinci.

Dalam amanatnya, Wabup Murison menekankan pentingnya disiplin, peningkatan kinerja, serta komitmen seluruh ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia mengingatkan bahwa apel gabungan bukan sekadar rutinitas, tetapi momentum untuk memperkuat soliditas dan tanggung jawab sebagai pelayan publik.

Baca Juga:

Senin Besok Program SECANTING Pemkab Kerinci: ASN Bawa Telur, Beras dan Donasi Rp2.000

Ikuti Rakor Operasi Ketupat 2026 di Polres Kerinci, Wako Alfin: Koordinasi yang Matang Kunci menciptakan suasana kondusif

“Sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, kita dituntut untuk bekerja dengan penuh integritas, profesionalisme, serta semangat kebersamaan demi kemajuan Kabupaten Kerinci,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kerinci juga melaksanakan program SECANTING (Senin Cegah Stunting) sebagai bentuk komitmen nyata dalam upaya percegahan stunting di daerah.

Melalui gerakan ini, seluruh ASN secara bersama-sama mengumpulkan 1 butir telur, secanting beras, serta uang tunai sebesar Rp2.000 setiap hari Senin. Bantuan yang terkumpul akan disalurkan kepada keluarga yang membutuhkan sebagai bagian dari intervensi gizi untuk mencegah stunting di Kabupaten Kerinci.

Bacaan Lainnya:

Sinergi Perbankan dan Pemda, Bank Jambi Kerinci Siap Akselerasi Pembangunan

Safari Ramadhan di Kemantan Hilir, Wabup Murison Tegaskan Komitmen Pembangunan dan Pelayanan Hingga Desa

Wabup Murison menyampaikan bahwa gerakan SECANTING bukan hanya soal bantuan materi, tetapi juga wujud kepedulian dan gotong royong ASN dalam mendukung program prioritas pemerintah daerah.

“Gerakan ini adalah simbol kebersamaan kita. Dengan langkah kecil yang dilakukan secara konsisten, kita bisa memberikan dampak besar bagi masa depan generasi Kerinci,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah untuk terus berinovasi dalam mendukung program penurunan stunting, baik melalui edukasi, pendampingan keluarga, maupun kolaborasi lintas sektor.

Apel gabungan yang dirangkaikan dengan kegiatan SECANTING tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat, mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, dan unggul menuju kerinci yang berdaya saing, maju dan sejahtera.(*)

Komitmen Serius Benahi Masalah Sampah di Kerinci, Bupati Monadi Temui Menteri LH

Bupati Monadi menemui langsung Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Jakarta, Jum'at (27/2/2026).(Adz)

Jakarta, Merdekapost.com – Komitmen serius Bupati Kerinci Monadi dalam membenahi persoalan persampahan di Kabupaten Kerinci semakin nyata.

Jum'at (27/2/2026), Bupati Monadi menemui langsung Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Jakarta. Pertemuan tersebut bertujuan memaparkan kondisi riil pengelolaan sampah di Kabupaten Kerinci sekaligus mengajukan usulan dukungan dari pemerintah pusat.

Hasilnya, langkah proaktif itu mendapat respons positif. Menteri Lingkungan Hidup RI menyatakan komitmennya untuk memberikan dukungan sarana dan prasarana penanganan persampahan bagi Kabupaten Kerinci.

Dalam pertemuan tersebut, Monadi menegaskan tekad kuat Pemerintah Kabupaten Kerinci untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan. Upaya itu mencakup pengurangan sampah dari sumber, peningkatan kesadaran masyarakat, hingga penguatan fasilitas dan infrastruktur pendukung.

Baca Juga:  

Jadi PR Berat Bupati dan DLH Kerinci? Salah Siapa, Pantai Danau Kerinci Kembali Dipenuhi Sampah

Dukungan Penuh Kementerian

Menteri Hanif Faisol Nurofiq menyambut baik kedatangan Bupati Kerinci beserta jajaran. Ia mengapresiasi keseriusan dan komitmen daerah dalam membenahi tata kelola persampahan, serta menyatakan dukungan terhadap langkah-langkah konkret yang akan dijalankan.

Pertemuan ini menjadi momentum penting memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadirkan solusi nyata terhadap persoalan sampah, demi terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kerinci, Neneng Susanti, yang turut mendampingi dalam pertemuan tersebut, menyampaikan terima kasih atas dukungan Kementerian Lingkungan Hidup.

Baca Juga:

Raih Dukungan Menteri LH, Sistem Sampah Sungai Penuh Siap Modernisasi

Ia menegaskan, pihaknya siap menindaklanjuti arahan Menteri, termasuk mewujudkan pemilahan sampah dari rumah tangga sebagaimana diinstruksikan.

“Dinas Lingkungan Hidup akan bekerja seoptimal mungkin mewujudkan lingkungan bersih. ‘Kerinci Bersih’ harus menjadi gerakan bersama. Setiap kecamatan harus bersih,” tegasnya.

Langkah ini menjadi satu babak penting dalam ikhtiar mewujudkan “Kerinci Bersih”, sekaligus harapan baru bagi masyarakat akan sistem pengelolaan sampah yang lebih tertata dan berdaya guna.(Adz)

Bupati Kerinci dan Walikota Sungai Penuh Sambut Kedatangan Kapolres Baru AKBP Ramadhanil, SH, SIK, MH

KERINCI | MERDEKAPOST.COM - Bupati Kerinci Monadi dan Wako Sungai Penuh Alfin sambut langsung kedatangan Kepala Kepolisian Resor Kapolres Kerinci yang baru, AKBP Ramadhanil, SH, SIK, MH.

Diketahui, latar belakang pendidikan Rahmadhanil adalah S1 STIK PTIK, Magister Hukum, serta pengalaman lintas fungsi dan wilayah, AKBP Ramadhanil akhirnya dipercaya mengemban amanah sebagai Kapolres Kerinci Polda Jambi.

Penunjukan ini dinilai sebagai bagian dari regenerasi kepemimpinan Polri yang mengedepankan profesionalisme, integritas, dan pengalaman lapangan.

Penyambutan yang berlangsung penuh khidmat ini digelar Mapolres Kerinci, juga turut dihadiri unsur Forkopimda, staf dan personil Polres Kerinci bersama ibuk Bhayangkari serta tamu undangan lainnya.

Acara diawali dengan pengalungan sal batik serta penyerahan buket bunga kepada AKBP Ramadhanil beserta istri sebagai bentuk penghormatan dan ucapan selamat datang.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota, Alfin, SH menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas kepada Kapolres Kerinci yang baru. Ia berharap kehadiran AKBP Ramadhanil dapat semakin memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Sungai Penuh dan Polres Kerinci.

“Semoga kerja sama dan koordinasi yang selama ini telah terjalin dengan baik antara Pemkot Sungai Penuh dan Polres Kerinci dapat terus ditingkatkan demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Alfin.

BACA JUGA:

Sambut Kapolres Baru AKBP Ramadhanil, S.H, S.I.K Jajaran Polres Kerinci Gelar Pedang Pora

Hal senada disampaikan oleh Bupati Kerinci Monadi, dengan singkat ditambahkannya dengan adanya kemitraan yang solid antara Pemda dengan lembaga penegak hukum diharapkan semua program dan pembangunan daerah bisa terselenggara lancar dan sukses.

“Sesungguhnya, lancar dan suksesnya pembangunan yang ada manfaat besarnya juga tergantung pada sejauhmana pertanggung jawaban masing pengelola secara hukumnya. Maka, Pemerintah daerah berkewajiban menggelar kordinasi dan kemitraan yang kuat dengan lembaga penegak hukum diantaranya adalah Polres Kerinci,” singkat Monadi Bupati Kerinci.

Bacaan Lainnya: Resmi Jabat Kapolres Kerinci, Ini Profil dan Rekam Jejak AKBP AKBP Ramadhanil, S.H., S.I.K., M.H

Penyambutan ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga stabilitas, keamanan, serta mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat di wilayah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci 

Sebagai Kapolres Kerinci, AKBP Ramadhanil diharapkan mampu menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, meningkatkan pelayanan publik kepolisian, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.(***)

Anugra Andiska Resmi Ditetapkan Jadi Calon Tunggal Ketua HIPMI Kerinci

Anugra Andiska Resmi Ditetapkan Jadi Calon Tunggal Ketua HIPMI Kerinci

KERINCI, MERDEKAPOST.COM — Musyawarah Cabang (Muscab) IV Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kerinci memasuki babak penting setelah Steering Committee (SC) merampungkan proses verifikasi calon ketua. Pada rapat penetapan yang di gelar Sabtu, 22 November 2025, SC secara resmi menetapkan Anugra Andiska sebagai calon tunggal Ketua Umum BPC HIPMI Kerinci periode 2025–2028.

Ketua SC Muscab HIPMI Kerinci, Deni Kurniawan, mengatakan penetapan ini di lakukan setelah verifikasi ketat terhadap seluruh persyaratan administrasi.

“Alhamdulillah kami telah melakukan verifikasi seluruh berkas dengan sangat cermat dan teliti. Berdasarkan hasil penelitian dan pemeriksaan, hanya satu calon yang memenuhi syarat sesuai AD/ART, yaitu saudara Anugra Andiska,” ujarnya.

Baca Juga:

Roma Arusty Siap Bersaing di Muscab HIPMI Sungai Penuh

Dengan lolosnya seluruh tahapan verifikasi, Anugra Andiska di tetapkan sebagai satu-satunya calon yang berhak maju dalam kontestasi kepemimpinan organisasi tersebut.

Ketua Organizing Committee (OC), drg. Rizki Wulandari, menegaskan seluruh rangkaian proses berjalan transparan dan mengikuti mekanisme organisasi.

“Semua proses dan tahapan telah di laksanakan secara terbuka sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART),” katanya.

Ketua Umum BPC HIPMI Kerinci, H. Angga Perdana Hamdani, menyebut penetapan ini menjadi bagian dari rangkaian menuju puncak Muscab IV.

Baca Juga:

Kantor Dinas Pertanian Provinsi Jambi Terbakar, 10 Unit Damkar Diturunkan

“Ini merupakan rangkaian dari tahapan penyelenggaraan Musyawarah ke IV HIPMI Kerinci. Setelah ini akan kita lanjutkan dengan penyampaian visi dan misi calon ketua,” ujarnya.

Penetapan calon tunggal ini menandai berakhirnya proses penjaringan dan membuka jalan bagi Muscab IV untuk mengukuhkan kepemimpinan baru. Publik HIPMI Kerinci kini menanti bagaimana Anugra Andiska akan mengusung semangat “The Next Level Entrepreneur” dalam memajukan pengusaha muda Kerinci selama tiga tahun ke depan.(Adz)

GP Ansor – Banser Kota Sungai Penuh dan FKPPI Gelar Patroli Bersama Kodim 0417 Kerinci Jaga Ketertiban Masyarakat

 

GP Ansor - Banser Sungai Penuh dan FKPPI Gelar Patroli Bersama Kodim 0417/Kerinci

Merdekapost.com | Kota Sungai Penuh – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), GP Ansor dan Banser Kota Sungai Penuh bersama Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-POLRI (FKPPI) melaksanakan patroli bersama dengan jajaran Kodim 0417/Kerinci, Minggu malam (14/09/2025).

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara organisasi kepemudaan, masyarakat, dan aparat TNI untuk menciptakan suasana aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kota Sungai Penuh. Patroli bersama dilakukan di sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas seperti pusat keramaian, jalan utama, dan area pemukiman.

Ketua GP Ansor Kota Sungai Penuh Edy Syaputra, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah wujud kepedulian Ansor dan Banser terhadap keamanan lingkungan.

“Patroli ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan sinergi antara Ansor–Banser, FKPPI, dan Kodim 0417 Kerinci untuk menjaga kondusivitas kota. Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas,” ujarnya.

Berdialog dengan Masyarakat

Perwakilan Kodim 0417/Kerinci mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan GP Ansor, Banser, dan FKPPI. Menurutnya, partisipasi aktif organisasi masyarakat dan pemuda menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan di daerah.

Kegiatan patroli bersama ini diharapkan menjadi agenda rutin dan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk ikut serta menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan masing-masing. (rdp)

Dinsos Kerinci Gelar Sosialisasi Peralihan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial

 

Merdekapost.com - Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan sosial dan memperkuat validitas data penerima manfaat, Dinas Sosial Kabupaten Kerinci menggelar kegiatan Sosialisasi Peralihan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) ke Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) serta percepatan digitalisasi pelayanan sosial, Selasa (5/8/2025), bertempat di Aula Kantor Bupati Kerinci.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., dan diikuti oleh seluruh Kepala Desa dan Lurah se-Kabupaten Kerinci, sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintahan desa dalam memperkuat sistem pelayanan sosial yang lebih akurat, efisien, dan berbasis data nasional.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kerinci, Drs. Juanda Sasmita, menekankan bahwa DTSEN merupakan lompatan besar dalam sistem pendataan sosial di Indonesia. Dengan adanya DTSEN, pemerintah daerah memiliki basis data tunggal yang menjadi rujukan dalam seluruh program perlindungan sosial dan intervensi kebijakan.

“Melalui DTSEN, kita tidak hanya memperbarui data penerima bantuan, tetapi membangun fondasi data yang menyeluruh, valid, dan lintas sektor. Ini akan mempercepat pelayanan sekaligus meminimalkan tumpang tindih bantuan,” tegas Juanda.

Ia juga menjelaskan bahwa digitalisasi pelayanan sosial yang tengah dikembangkan merupakan bagian dari reformasi birokrasi untuk menghadirkan pelayanan publik yang transparan dan berbasis teknologi.

“Kami di Dinas Sosial siap mendigitalisasi proses pelayanan sosial, mulai dari pendataan, verifikasi, hingga penyaluran bantuan. Tapi tentu ini membutuhkan dukungan penuh dari seluruh kepala desa dan lurah sebagai ujung tombak di lapangan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si., dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif Dinas Sosial dalam mempercepat peralihan DTKS ke DTSEN dan digitalisasi layanan. Ia menekankan pentingnya data yang valid untuk menunjang pembangunan daerah berbasis kebutuhan riil masyarakat.

“Pemerintah daerah mendukung penuh langkah ini. Saya berharap kolaborasi antara dinas dan pemerintah desa terus ditingkatkan demi pelayanan yang cepat, tepat, dan merata,” ujar Bupati Monadi.

Kegiatan ini berlangsung lancar dan produktif. Sesi tanya jawab yang interaktif membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan DTSEN, tantangan di lapangan, serta kesiapan infrastruktur digital di desa-desa.

Dengan semangat kolaboratif, Dinas Sosial Kabupaten Kerinci menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pelayanan sosial yang modern, akuntabel, dan berbasis data yang dapat dipertanggungjawabkan. (*)

Presiden Prabowo Instruksikan Bentuk Koperasi Merah Putih, Desa Dusun Baru Tanjung Tanah Gelar Musdes

  

Merdekapost.com - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi menginstruksikan pembentukan Koperasi Merah Putih melalui Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025. Instruksi ini menjelaskan percepatan pembentukan koperasi di tingkat desa dan kelurahan sesuai dengan amanat UUD 1945 serta Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.

Tujuan utama pembentukan koperasi ini adalah untuk memajukan kesejahteraan anggota dan masyarakat luas melalui usaha yang berbasis kekuatan gotong royong dan kemandirian.

Menindak lanjuti instruksi tersebut, Pemerintah Desa dusun baru tanjung tanah, Kecamatan danau kerinci, Kabupaten Kerinci, menggelar musyawarah desa khusus untuk pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Kegiatan ini diselenggarakan pada selasa, 27 Mei 2025, bertempat di kantor Kepala Desa dusun baru tanjung tanah.

Acara tersebut dihadiri oleh Camat danau kerinci, pendamping desa, Kepala Desa dusun baru tanjung tanah, perangkat desa, Ketua BPD beserta anggota dan juga tokoh masyarakat setempat

Kepala desa dusun baru tanjung tanah menyampaikan bahwa Koperasi Desa Merah Putih merupakan program strategis desa yang bertujuan memperkuat perekonomian masyarakat melalui pengelolaan usaha simpan pinjam, unit perdagangan, serta pelayanan kebutuhan dasar masyarakat secara mandiri dan transparan.

“Harapan kami sebagai pemerintah desa, melalui program Merah Putih ini bisa meningkatkan perekonomian warga dan mensejahterakan masyarakat setempat. Pemerintah desa sangat mendukung penuh adanya program Koperasi Merah Putih ini,” tegas Kepala Desa.

Dengan adanya program ini, diharapkan desa-desa di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Kerinci, dapat semakin mandiri secara ekonomi dan meningkatkan taraf hidup masyarakatnya. (ali)

Ini 5 Pahlawan asal Jambi yang Pantang Menyerah, Ada Sultan Thaha Syaifuddin hingga Abundjani

Ini 5 Pahlawan Asal Jambi, Ada Sultan Thaha Syaifuddin hingga Abundjani

Jambi - Provinsi Jambi adalah salah satu provinsi di Sumatera Bagian Selatan. Sama seperti daerah lainnya, terdapat beberapa tokoh pahlawan asal Jambi.

Sebagai salah satu bagian dari negara Indonesia, Jambi telah berdiri sejak tahun 1401. Oleh karena itu, terdapat beberapa tokoh pahlawan yang berasal dari Jambi dalam upaya perjuangan kemerdekaan.

Nah, siapa saja pahlawan asal Jambi? Berikut 5 pahlawan asal Jambi sebagaimana dilansir dari detikSumbagsel.

5 Pahlawan Asal Jambi

1. Sultan Thaha Syaifuddin

Profil Sultan Thaha Syaifuddin

Nama Kecil: Raden Thaha Jayadiningrat

Tempat Lahir: Keraton Tanah Pilih, Kampung Gedang Jambi

Tahun lahir: 1816

Perjuangan Singkat Sultan Thaha Syaifuddin

Dikutip dari buku Sultan Thaha Syaifuddin oleh Masjkuri, Sultan Thaha Syaifuddin naik tahta pada tahun 1855. Sebelumnya ia menjabat sebagai perdana menteri di masa pemerintahan Sultan Abdurrahman.

Saat menjadi Sultan Jambi ia melakukan peninjauan ulang terhadap perjanjian dengan kesultanan Jambi yang berisi Jambi hanyalah dipinjamkan kepada Sultan Jambi. Akibatnya, Belanda menyerang Muara Kumpeh pada 25 September 1858. Membuat ia harus memindahkan pusat pemerintahannya ke daerah pedalaman.


Kemudian pada 31 Juli 1901 Sultan Thaha berhasil memporak-porandakan pasukan Belanda di Sarolangun. Setelahnya ia bersembunyi dan terus diikuti oleh Belanda hingga ke daerah Muara Tebo. Namun, Sultan Thaha tidak berhasil ditangkap Belanda hingga ia meninggal dunia. Sultan Thaha wafat pada 24 April 1904 saat usia 88 tahun di Muara Tebo.

2. Raden Mattaher

Raden Mattaher Foto: (Foto: Istimewa/doc. Buku Pandak Tarikh Kesatrai Jambi)

Profil Raden Mattaher

Nama: Raden Mattaher bin Pangeran Kusin bin Adi

Tempat Lahir: Dusun Sekamis, Kasau Melintang Pauh, Air Hitam, Batin VI, Jambi

Tahun Lahir: 1871

Perjuangan Singkat Raden Mattaher

Dilansir dari laman Ditjen Kebudayaan Kemdikbud, Raden Mattaher adalah seorang panglima perang Jambi. Ia memimpin pasukan Jambi setelah kematian Sultan Thaha Syaifuddin pada tahun 1904.Kecerdasannya dalam mengatur strategi membuat ia menjadi panglima yang ditakuti Belanda pada saat itu.

Dalam penyerangannya, ia dikenal sebagai Singo Kumpeh. Julukan tersebut diberikan setelah Raden Mattaher terlibat langsung dalam perang Kumpeh (di Sungai Kumpeh) dengan menyerang kapal Belanda pada tahun 1902.

Perjuangan Raden Mattaher berakhir pada 10 September 1907. Ia tewas oleh sedadu KNIL di rumahnya sendiri. Jejak dari Raden Mattaher berupa Jari kelingking miliknya yang putus dalam pertempuran hebat melawan Belanda di sebuah desa di Muaro Jambi pada tahun 1907 sebelum kematiannya.

3. Depati Parbo

Profil Depati Parbo

Nama: Kasib Gelar Depati Parbo

Tempat Lahir: Desa Lolo, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi

Tahun Lahir: 1839

Perjuangan Singkat Depati Parbo

Dilansir dari Kemdikbud, Belanda masuk ke Kerinci pada tahun 1900 lewat Mukomuko, Bengkulu. Saat itu kehadiran Belanda tidak diterima oleh masyarakat Kerinci.

Belanda kemudian mengirim dua utusan untuk membujuk depati di alam Kerinci utntuk menerima kedatangan mereka. Namun, pasukan Depati Parbo saat itu justru membunuh salah satu dari utusan tersebut dan membuat pasukan Belanda marah.

Kemudian pada tahun 1901, Depati Parbo memimpin rakyat Kerinci untuk melawan Belanda di Manjuto Lempur pada tahun 1901. Selama pergerakan Depati Parbo, Belanda selalu memperhatikan gerak geriknya yang selalu menjadi penghalang Belanda untuk menguasai kerinci.

Mengetahui pentingnya peran Depati Parbo akhirnya Belanda mengajak Depati Parbo untuk berunding pada tahun 1903. Namun ternyata itu hanyalah siasat Belanda untuk menangkap Depati Parbo. Kemudian Ia diasingkan ke Ternate selama 25 tahun dan dipulangkan pada tahun 1927. 2 tahun kemudian, tepatnya pada 1929 ia menghembuskan nafas terakhirnya di kampung halamannya di Dusun Lolo.

4. Ratumas Sina

Profil Ratumas Sina

Nama: Ratumas Sina

Tempat Lahir: Kampung Pudak, Kumpeh

Tahun Lahir: 1887

Perjuangan Singkat Ratumas Sina

Dilansir dari laman Kemdikbud, Ratumas Sina dibesarkan dalam kawasan perkebunan di Kampung Pudak. Ia mulai ikut berperang pada awal tahun 1900 saat berusia 13 tahun setelah dinikahkan dengan seorang anggota pasukan berani mati dibawah komando Wakil Panglima Perang wilayah Merangin.

Namun, pada tahun 1902, Suaminya tumbang di medan perang dan mayatnya diperlakukan dengan keji. Hal itu kemudian membuat Ratumas Sina marah dan menyerang Belanda bersama pasukan Haji Umar.

Ratumas Sina terus mengikuti penyerangan dan bergerilya bersama dengan pasukan Haji Umar. Selama ia mengikuti pasukan gerilya, ia sempat mempelajari ilmu bela diri dan kesaktian kanuragan.

Nama Ratumas Sina menjadi satu-satunya pejuang perempuan asal Jambi yang diketahui secara tertulis. Ia sempat tertangkap dan diasingkan ke Lumajang oleh Belanda. Perjalananan hidup Ratumas Sina berakhir pada usia 80 tahun.

5. Abundjani

Abundjani Foto: (Foto: Istimewa/Pemprov Jambi)

Profil Abundjani

Nama: Abundjani

Tempat Lahir: Batang Asai, Kabupaten Sarolangun - Bangko (Merangin)

Tahun Lahir: 24 Oktober 1918

Perjuangan Singkat Abundjani

Abundjani adalah perintis Angkatan Pemuda Indonesia (API) sebagai bagian dari BKR (Badan Keamanan Rakyat). Ia diangkat menjadi Komandan BKR Jambi dengan pangkat Kolonel hingga tahun 1949.

Pada 1950 ia mengundurkan diri dari BKR atau saat ini TNI. Hal tersebut membuat pangkatnya sebagai kolonel turun menjadi Letnan Kolonel.

Ia beralih menjadi pengusaha yang mendirikan Badan Keuangan Perjuangan. Peran besarnya adalah dalam memindahkan pusat pertahanan dan pemerintahan ke Jambi Ulu pada saat agresi 29 Desember 1948.

Nah, itulah 5 pahlawan asal Jambi, lengkap dengan profil dan perjuangan singkatnya. Dua diantara nama tersebut telah ditetapkan sebagai pahlawan nasional, yakni Sultan Thaha dan Raden Mattaher. Semoga bermanfaat ya detikers!

*Artikel ini ditulis oleh Putri Fadyla, peserta Program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka di detikcom.

*Berbagai sumber lainnya

171 Website Desa Telah Terbit, Digitalisasi Desa Kerinci Tahap 1 Sukses Dilaksanakan


Merdekapost.com
| Kerinci – Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kerinci sukses melaksanakan kegiatan Pendampingan Digitalisasi Desa Tahap 1 yang mencakup 18 kecamatan. Hingga hari ini, 17 April 2025 tercatat sebanyak 171 Website Desa telah resmi terbit sebagai bagian dari upaya mendorong kemajuan desa melalui penerapan teknologi informasi.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Lusi Kestina, M.Kom, yang menyampaikan materi tentang pentingnya digitalisasi desa melalui pemanfaatan website desa. Dalam paparannya, Lusi menekankan pentingnya peran operator desa untuk aktif dalam mengelola dan memperbarui konten website.

"Website desa bukan hanya etalase informasi, tapi juga sarana utama untuk menyampaikan kegiatan desa, pengumuman, serta layanan kepada masyarakat," ujar Lusi.

Tahap selanjutnya dari program ini akan memilih 60 desa dengan website yang aktif untuk lanjut ke Tahap 2, yaitu implementasi layanan surat-menyurat desa secara digital dan Tanda Tangan Elektronik (TTE) bagi kepala desa.

Kepala Dinas Kominfo Kerinci, Yuldi Chandra, SKM, memberikan apresiasi kepada seluruh operator desa yang telah berperan aktif dalam kegiatan ini. “Semangat terus rekan-rekan operator desa! Makin cakap digital, makin maju desanya,” ucap beliau.

Bupati Kerinci, Monadi, S.Sos., M.Si, juga menyampaikan harapannya agar kegiatan ini bisa terus berlanjut hingga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Kami berharap masyarakat bisa segera menikmati layanan desa secara digital, termasuk pengajuan surat dan dokumen melalui website desa. Ini langkah awal menuju tata kelola desa yang modern dan transparan," ujar Bupati.

Dengan semangat kolaboratif dan dukungan semua pihak, Digitalisasi Desa di Kabupaten Kerinci diharapkan menjadi percontohan dalam mewujudkan transformasi digital hingga ke tingkat desa. (rdp)

Wisatawan asal Bungo terjatuh saat rebus telur di Air Panas Semurup

Ilustrasi: objek wisata Air panas (Gao) semurup Kerinci. (ist)

KERINCI - Salah seorang pengunjung Objek wisata air panas Semurup terpeleset dan terjatuh masuk air panas, Informasi yang dihimpun kejadian pada Jumat sekitar pukul 11.00 WIB. Beruntung cepat ditarik oleh wisatawan lainnya, namun korban mengalami luka serius hampir seluruh tubuh yang terkena air panas.

Korban mengalami luka bakar serius di seluruh badannya hingga kaki. Kejadian ini terjadi saat korban akan memasak telur namun dirinya terpeleset dan terjatuh kedalam air panas.

Salah seorang pengunjung Doni, kepada media ini membenarkan kejadian tersebut, benar memang ada warga Bungo yang jatuh kedalam air panas semurup, Kejadiannya hari Jumat kemaren sekitar pukul 11.00 WIB,” kata sumber media ini.

Baca Juga: Dugaan Pungli di Jembatan Kelok Sago, Kapolsek Batang Merangin Langsung Turun Ke Lokasi

Informasi yang didapat media ini bahwa korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, korban sempat dirawat di ruangan HCU. Salah seorang keluarga korban yang enggan namanya disebutkan mengatakan bahwa korban bersama keluarga datang Kerinci dalam rangka liburan. 

“Kami datang ke Kerinci untuk liburan, korban terpeleset dan jatuh saat ingin merebus telur,” kata keluarga korban saat berada di rumah sakit.

Baca Juga: Sebelum Antar Kepulangan Menko ke Bandara, Bupati Monadi Temani Prof Yusril dan Keluarga Keliling Kerinci

Kepala UPTD Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Kerinci, Usman, saat dikonfirmasi juga membenarkan hanya saja kejadiannya bukan di objek wisata air panas yang dikelola oleh Dinas Pariwisata.

”Ya, benar, tapi bukan di objek wisata yang kita kelola, kalau di gao Air panas Semurup itu ada pagar tidak semua pengunjung bisa masuk, kalau mau masuk dalam pagar itu diawasi oleh petugas”. katanya.(*)


Kepala Bandara Depati Parbo Sebut Arus Balik Hari ini Pengguna Pesawat Wings Air Penuh

Kepala Bandara Depati Parbo Kerinci Rahmat Subhan Fajri, S.Kom, M.M.(doc/ist)

Kerinci – Kepala Bandara Depati Parbo Kerinci Rahmat Subhan Fajri ,S.Kom,MM mengatakan bahwa animo masyarakat untuk menggunakan transportasi pesawat udara cukup tinggi, untuk arus mudik terlayani dengan baik tingkat keterisian penumpang ( Load Factor) Maskapai Wings hampir 70 persen terpenuhi.Dan untuk hari ini Minggu 6 April 2025 untuk arus balik ada penumpang sebanyak 57 orang.

”Alhamdulillah kami pihak Depati Parbo Kerinci akan melayani dengan baik ,dan long time juga tidak begitu lama ,kita berharap pelanggan akan puas selama melakukan perjalanan dan menggunakan transportasi pesawat udara melalui Bandara Depati Parbo Kerinci “. Ujar Subhan Fajri

Baca juga

Wings Air memiliki 70 kapasitas penumpang ,tetapi dikarenakan masih transit via Bandara Muaro Bungo ,bererti dengan adanya penumpang dari Kerinci hari ini sebanyak 57 orang bisa dikategorikan full, karena di Muaro Bungo nanti juga ada tambahan penumpang yang akan ikut naik menuju Jambi.

Subhan Fajri, juga menjelaskan terkait harga tiket masih normal Kerinci - Jambi Rp980.000.

Sehubungan kunjungan Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Permasyarakatan Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, bersama istri, Ibu Rika Kato Mahendra, dan keluarga menggunakan pesawat Wings air, ini tentu saja akan memberi dampak positif untuk peningkatan penggunaan pesawat ke Kerinci.

Baca juga: 
“Iya, ini akan memberi dampak positif untuk peningkatan penggunaan jasa transportasi udara yang ingin pulang ke Kerinci, pak Menteri aja naik Wings Air

"Harapan kita semoga ini bisa menjadi pemantik untuk masyarakat yang berada diluar daerah menggunakan jasa transportasi udara menjadi bukti bahwa jasa transportasi udara di Kabupaten Kerinci layak untuk dikembangkan”,Pungkas Subhan. (*)

Biaya Pengobatan, Lisridawati Butuh Uluran Tangan Para Dermawan

Merdekapost.com – Seorang wanita bernama Lisridawati (35) yang berasal dari Desa Sungai Medang, Kecamatan Air Hangat Timur, Kerinci, saat ini tengah berjuang melawan penyakit serius yang dideritanya. 

Dia diketahui menderita TBC ginjal dan gangguan jantung yang mengharuskannya menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit M. Jamil, Padang.

Kondisi Lisridawati saat ini sangat memprihatinkan dan membutuhkan bantuan dana untuk biaya pengobatan. 

Pihak keluarga membuka donasi bagi siapa saja yang ingin menyumbangkan sebagian dari rezkinya untuk membantu meringankan beban finansial mereka.

Bagi para dermawan yang ingin berdonasi, bantuan dapat disalurkan melalui rekening: Lisridawati No. Rekening: 7770-01-006909-52-1

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Pak Pando di nomor +62 878-1737-4147.

Mari bersama-sama membantu Lisridawati agar ia bisa mendapatkan perawatan yang layak dan segera pulih.(*)

Copyright © Merdekapost.com. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Karir | Peta Situs