Evaluasi 10 Tahun Kinerja AJB Dinilai Gagal, Masyarakat Beri 'Rapor Merah'

Aksi damai yang dilakukan oleh Aliansi masyarakat Kota Sungai Penuh, Rabu (11/11) 

MERDEKAPOST.COM - Dalam memperingati 12 tahun berdirinya Kota Sungai Penuh. Aliansi masyarakat melakukan aksi damai untuk mengevaluasi kinerja dari Walikota Sungai Penuh Asafri Jaya Bakri (AJB). 

Aksi damai ini dilakukan di Kantor Walikota Sungai penuh. Massa aksi berkumpul di lapangan merdeka dan long march menuju Kantor Walikota Sungai Penuh.

Massa sempat terhadang di pintu masuk Kantor Walikota oleh petugas kepolisian dan SAT POL- PP namun dengan negosiasi massa aksi akhirnya di izinkan masuk

Massa bermaksud menemui Asafri Jaya Bakri namun Walikota sedang tidak berada di Lokasi dengan dalih Walikota Sungai Penuh sedang berada di Rapat Paripurna.

Akhirnya Massa bertemu dan menyampaikan evaluasi selama 10 tahun kinerja Walikota Sungai Penuh Asafri Jaya Bakri kepada Asisten Pemkot SUngai Penuh, Marsal, Adapun poin yang disampaikan sebagai berikut :

1. Masalah banjir yang tdak terselesaikan selama kepemimpinan Walikota AJB

2. Penataan pasar Sungai Penuh yang semrawut.

3. Masalah sampah yang membuat wajah Sungai Penuh terlihat buruk.

4. Beberapa proyek yg di duga penuh dengan Korupsi. (KONI, Rumah Sakit Bakri) 

5. Tidak meningkatnya PAD Kota Sungai Penuh secara signifikan

6. Di duga maraknya jual beli jabatan di Kota Sungai Penuh selama Pemerintahan AJB

7. Tidak adanya pembinaan terhadap masyrakat dari bidang keagamaan, olahraga dan seni di buktikan dengan pelaksanaan MTQ Kota Sungai Penuh peringkat terakhir, PSSI kota Sungai Penuh di sanksi oleh Asprov PSSI Jambi. Ini adalah suatu prestasi yang buruk bagi pemerintah Kota Sungai Penuh dan memalukan bagi masyarakat Kota Sungai Penuh

8.Pelayanan PDAM tidak maksimal.

9.KKN yang merajalela di Kota Sungai Penuh


"Ini merupakan sebagian poin yang kami sampaikan, masih banyak lagi evaluasi lainnya. Kami sebenarnya ingin bertemu langsung dengan Walikota bukan Asisten. Selama 10 tahun kami beri Rapor merah dengan nilai 2"- Ujar Weri koordinator lapangan aksi damai.

"Dengan tidak beraninya walikota bertemu dengan kami hari ini. berarti adalah pengakuan tersirat dari beliau kalau beliau gagal memimpin kota Sungai Penuh selama 10 tahun ini"- Tutupnya. (ald)

Related Posts

0 Comments:

Post a Comment


Recent Posts

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Privacy Policy | Disclaimer | Peta Situs