Hujan-Hujan, Antos Turun Kerumah Warga yang Dilanda Banjir

Malam ini Cawawako nomor urut 1 Dr. Alvia Santoni dan Rombongan yang di dampingi oleh Pengurus Organisasi KTLA 2314 langsung Menyambangi Rumah warga yang terkena luapan air.(hza)

 
SUNGAI PENUH - Usai kegiatan blusukan di Hamparan Rawang, Malam ini Cawawako nomor urut 1 Dr. Alvia Santoni,S.E.M.M dan Rombongan yang di dampingi oleh Pengurus Organisasi KTLA 2314 langsung Menyambangi Rumah warga yang terkena luapan air di sepanjang Jalan arah ke tanah kampung.

Banjir merendam rumah warga dan bahkan jalan Pancasila sempat beberapa saat tidak bisa dilewati. Ketinggian air mencapai 30 sampai 40 centimeter dan sejumlah rumah di Desa Lawang Agung ikut terendam air.

Salah satu rumah milik Iwan yang berlokasi sekitar 100 meter dari rumah dinas Walikota ikut terendam. Kedalaman air mencapai 50 meter sehingga peralatan dan perabot rumah tangga milik Iwan mengalami kerusakan.

“Hujan labek bana, tahu-tahu air sudah masuk ke rumah,” kata Iwan.

"Saking deras nya curah hujan sore hingga malam ini, selain rumah kami, beberapa Rumah Warga yang berlokasi di Depan AMIK Depati Parbo jalan arah menuju kecamatan Tanah Kampung turut terendam Air". Ujar Iwan 

Kepada media ini Iwan lebih lanjut menuturkan, kondisi seperti ini selalu terjadi jika diguyur hujan lebat. "Rumah kami ini pasti tergenang air jika diguyur hujan lebat, pasca tergenang maka kami harus membersihkan lumpur-lumpur yang dibawa air masuk kedalam rumah". Ungkapnya sedih.

"Harapan kami, Semoga Pemerintah Kota Sungai Penuh bisa memperhatikan lagi kami yang berada dijalan Utama menuju Tanah Kampung ini, jika sudah turun hujan, maka kami pasti akan bercemas-cemas dan mau tidak mau harus memindahkan barang-barang yang ada dirumah ini ketempat yang lebih tinggi". Ungkapnya. 

Menurut Cawawako nomor urut 1 ini banjir disebabkan oleh drainase yang tidak berfungsi secara maksimal. Ini dampak dari penataan kota yang tidak bagus dan proyek terkesan asal jadi. Kedepan, katanya jika Paslon 01 dipercayakan memimpin Kota Sungaipenuh masalah pemukiman warga dan drainase akan jadi perhatian serius dan prioritas.


“Kasihan masyarakat jadi korban kegagalan dari perencanaan pemerintah,” kata Antos di Desa Lawang Agung, kemarin.

Penanggulangan banjir dan penataan pemukiman jadi perhatian, sehingga pemukiman jadi bersih, tertib dan manusiawi. “Kita tetap berpihak pada masyarakat,” tambah Antos.

Antos meminta kepada warga agar bersabar, kondisi ini tidak akan dibiarkannya jika dirinya bersama Ahmadi Zubir diberikan kesempatan untuk memimpin Kota Sungai Penuh. (ald)

Related Posts

0 Comments:

Post a Comment


Recent Posts

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Privacy Policy | Disclaimer | Peta Situs