DPRD Muaro Jambi Dapati Berbagai Kekurangan pada Pekerjaan Fisik Dinas PUPR


Merdekapost.com - Anggota DPRD Muaro Jambi Dapil Jambi Luar Kota (Jaluko) terjun mengevaluasi sejumlah proyek pekerjaan fisik yang dilaksanakan Dinas PUPR Muaro Jambi tahun anggaran 2020 di wilayah Kecamatan Jambi Luar Kota. Kegiatan evaluasi pekerjaan fisik itu berlangsung pada Kamis (7/1/2021).

Kegiatan evaluasi ini diikuti oleh lima orang anggota dewan Dapil Jaluko yaitu Ulil Amri (PAN), Zulkifli, SH (Gerindra), Wiji Susyani (PKB), Sukarman Bontet (Demokrat) dan Sumarsen Purba (PDI-P)

Mereka turun langsung ke lapangan dan mengecek satu persatu pekerjaan fisik di Dapil Jaluko. Pekerjaan fisik yang ditinjau mulai dari pengerjaan jalan lingkungan, jembatan, peningkatan jalan hingga irigasi atau normalisasi.

“Dalam evaluasi hari pertama ini kita temukan masih banyak kejanggalan di lapangan. Ini terindikasi kurangnya pengawasan dari PUPR Muaro Jambi terhadap hasil dan mutu pekerjaannya,” kata Zulkifli SH di sela-sela kegiatan kegiatan evaluasi tersebut, Kamis (7/1/2021).

Zulkifli mencontohkan, pekerjaan pengerasan atau peningkatan  jalan di Desa Pematang Jering. Hasil pantauan mereka terlihat secara kasat mata ada kekurangan dari ketebalan material di pekerjaan peningkatan jalan tersebut.

“Bahkan dari pengakuan masyarakat ada beberapa titik yang dikerjakan manual sehingga hasilnya tidak padat,” kata Zulkifli.

Untuk memastikan apakah ada kesesuaian spesifikasi material yang digunakan sesuai dengan standart pekerjaan dalam RAB, anggota dewan telah mengambil sampel material di sana. Mereka berharap temuan ini ditindaklanjuti oleh dinas terkait yakni PUPR, dan hal tersebut sudah mereka sampaikan kepada perwakilan dinas terkait yang turut hadir dalam kegiatan ini.

“Ke depan, kepada pemerintah kita meminta untuk rekanan diperketat pengawasannya, jangan sampai terulang lagi ada temuan di lapangan. Ini setiap tahun selalu ada temuan, bagaimana fungsi pengawasannya, agar lebih ditingkatkan lagi,” kata Sukarman Bontet politis Demokrat yang juga turut hadir saat evaluasi tersebut.

Menurut Sukarman, pekerjaan peningkatan jalan tersebut kurang optimal di sisi pemadatan materialnya. Hal itu tentu akan berdampak pada umur jalan yang dibangun tidak akan bertahan lama.

“Ke depan saya harap Dinas PU betul-betul meningkatkan pengawasan. Ini sudah pernah kita lakukan. Dan juga kami minta temuan ini ditindaklanjuti dan diperbaiki atau dilaksanakan pemelihara agar kualitasnya sesuai standar. Jika tidak ditindaklanjuti tentu kami minta dilakukan audit oleh pihak terkait baik inspektorat maupun BPK,” kata Sukarman Bontet. (064)

Related Posts

0 Comments:

Posting Komentar

Copyright © MERDEKAPOST.COM. All rights reserved.
Redaksi | Pedoman Media Cyber | Network | Disclaimer | Sejarah Kerinci | Peta Situs